Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV 0:14 [Tepuk tangan] 0:32 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:34 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:37 Asalamualaikum warahmatullahi 0:38 wabarakatuh. 0:39 Waalaikumsalam ikhwan dan akhwat 0:41 pendengar radio silaturahim dan juga 0:43 pemirsa Rasil Visual yang dirahmati 0:45 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:47 berjumpa di sore hari ini Wan Awat di 0:50 Selasa sore tanggal 15 Syakban 1444 0:53 Hijriah atau tanggal 7 Maret 2023 hadir 0:59 tausiah sore bersama Ustaz Wahyu Diks 1:02 yang alhamdulillah telah bersama kita di 1:04 studio hari ini. Kita sapa Ustaz 1:07 Dulahwat. Asalamualaikum warahmatullahi 1:10 wabarakatuh Ustaz. 1:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13 wabarakatuh. 1:14 Sehat Ustaz kabarnya hari ini? 1:15 Alhamdulillah. 1:16 Alhamdulillahirabbil alamin. Dan sore 1:18 hari ini tema yang akan disampaikan 1:19 adalah mengenai musafir di dunia, mukim 1:24 di surga. Amin. Ya, semua kita berharap 1:26 seperti itu, Ustaz, ya. 1:28 Amin ya rabbal alamin. Dan nanti ustaz 1:30 akan memaparkan materinya dan nanti juga 1:33 yang ingin bergabung silakan Anda bisa 1:35 bergabung bersama kami untuk bertanya 1:36 ataupun berkomentar di 0811999720 1:42 ataupun di 0218451512. 1:45 Tada ustaz. 1:47 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:50 Innalhamdalillah 1:52 nahmaduhu wa nastainuhu wa nastagfiruh 1:56 wa naud nauzubillahi min syururi 1:58 anfusina waminati a'alina may 2:01 yahdihillahu fala mudillalah w yudlil 2:04 fala hadiyaalah. 2:08 Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la 2:10 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 2:13 abduhu wa rasuluh wasalatu wassalamu ala 2:16 rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wa 2:20 mawalah auzubillahiminasyaitanirrajim 2:23 ya ayyuhalladzina amanutaqulaha haqqa 2:26 tuqatih wala tamutunna illa wa antum 2:30 muslimun 2:31 amma ba'd fainasdaqal hadis kitabullah 2:35 wiral haji haji muhammad 2:37 was 2:44 masyaallah wam yasya lam yakun laula 2:47 wala quwwata illa billah. 2:50 Para ikhwan dan akhwat pemirsa Rasil 2:53 Visual dan pendengar Radio Silaturahim 2:55 di mana saja berada. 2:58 Alhamdulillah pada kesempatan sore hari 3:00 ini kita bisa berjumpa kembali dalam 3:03 acara tausiah sore yang biasanya kita 3:07 melakukan kajian kitab Mausuatul Adabil 3:10 Islamiyah. Namun hari ini kita 3:13 ee beralih dulu ke satu tema yang 3:17 insyaallah penting untuk kita pahami 3:20 yaitu 3:22 kita menjadi musafir ya di dunia. Tapi 3:25 insyaallah mudah-mudahan kita mukim di 3:27 surga. 3:27 Amin rabbal alamin. 3:29 Tentu ini harapan semua pihak ya, semua 3:31 orang 3:32 baik kaya atau miskin, baik dia tua atau 3:35 muda, pejabat atau rakyat, siapapun 3:38 inginnya seperti itu. Toh dunia ini 3:40 adalah sebagai tempat tempat musafir dan 3:44 tempat kita yang sebenarnya adalah nanti 3:46 di akhirat. Tapi jangan sampai di 3:48 akhiratnya masuk selain ke surga gitu 3:50 ya. 3:51 Kalau surga berarti neraka kan. 3:53 Nauzubillahik. Oleh karena itulah mari 3:54 kita awali majelis ini dengan membacakan 3:57 doa menuntut ilmu. 3:58 Bismillahirrahmanirrahim. 4:00 Rabbi zidni ilman Allahumfni bima 4:03 alamtani waimni ma yanfauni warzuqni 4:07 ilman yanfauni. Amin. 4:10 Ikhwan aatillah 4:12 aakumullah. 4:14 Ee kenapa judul ini diambil? 4:18 Saya terinspirasi dengan satu hadis 4:20 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 4:20 yang ringkas hadisnya pendek gitu ya. 4:24 Dan itu juga dimuat di dalam ee hadis 4:27 arbain yang ke-40 4:29 dalam riwayat Bukhari nomor 6416. 4:34 Ya, hadisnya adalah dari Abdullah bin 4:36 Umar. An Abdullah bin Umar radhiallahu 4:38 anhuma. Dari Abdullah bin Umar semoga 4:40 Allah meridai kepada keduanya yaitu 4:43 Abdullah bin Umar dan Umar bin Khattab. 4:46 Nah, qala ia berkata, "Akhada 4:50 Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam 4:52 bimangqibi 4:54 adalah Rasulullah sahu alaihi wasallam 4:55 ya memegang kedua pundakku." 4:58 Jadi ini saking akrabnya Rasul dengan 5:00 sahabat 5:01 pegang pundak pundak sahabat e Abdullah 5:04 bin Umar. Faqala. Kemudian Nabi bersabda 5:06 begini, "Kun fid dunya." Jadilah engkau 5:10 fid dunia kaannaka goribun. Seolah-olah 5:14 engkau orang asing. 5:16 Airisabil. 5:18 Airus sabil atau dalam orang yang dalam 5:21 perjalanan. 5:22 I 5:23 itu jadi orang asing atau dalam 5:25 perjalanan. 5:28 Wakana Ibnu Umar dan adalah Ibnu Umar 5:31 yaakul. Ibnu Umar kemudian berkata, 5:35 "Mamaita falairil masa." 5:42 Apabila engkau dalam keadaan sore 5:44 hariangah, 5:46 maka janganlah menunggu pagi hari. 5:50 Wa asbahta. Dan apabila engkau pagi 5:53 hari, falairil masa maka janganlah 5:56 menunggu sore hari. Tuh. Jadi kalau kita 5:59 sedang ini sekarang sore ya, 6:00 jangan nunggu pagi. Kalau ada sesuatu 6:02 yang harus kita lakukan, segera lakukan. 6:04 Segera 6:05 jangan itu karena besok bukan milik kita 6:07 belum tahu 6:08 itu kita belum tahu. Apalagi kalau itu 6:10 niat kebaikan kita, niat sodqah misalkan 6:12 ya, niat menjariahkan harta, 6:14 niat menolong orang. Ah sudah besok aja 6:16 lah masih ada waktu besok. Siapa yang 6:18 waktu memang ada cuman kita masih hidup 6:20 apa tidak gitu? 6:21 Iya. Betul. 6:22 Nah, besok mungkin besok masih ada hari 6:26 esok. Tetapi apakah kita ada atau tiada? 6:29 Nah, itu yang paling penting. 6:31 Makanya tadi kalimatnya gitu. Amsaita 6:34 apabila kamu dalam keadaan sore hari 6:35 falang maka jangan menunggu pagi hari. 6:39 Waid asbahta dan apabila kamu dalam 6:41 keadaan pagi hari 6:43 masa, maka janganlah menunggu sore hari. 6:49 lima dan jadikan kesehatanmu 6:53 untuk sakitmu. Tuh maksudnya apa? Jangan 6:57 sampai kita menyia-nyiakan kesehatan 7:00 ya. Karena memang secara umum 7:02 orang-orang tuh banyak yang terjebak, 7:03 tertipu, terpesona, terkesima atau 7:07 terlupakan, terlena gitu ya dengan 7:09 kesehatan. 7:11 Maka Rasul sahu alaihi wasallam 7:12 wanti-wanti bahwa nikmatani magbunun. 7:16 Ini dalam hadis Albukhari juga ada dua 7:18 kenikmatan yang manusia nikmataniun 7:22 makbunun katirun minanas. 7:25 Ya. Jadi nikmatani ada dua kenikmatan 7:30 yang 7:32 magbunun fihim kasirun minannas. Jadi 7:35 pada mereka itu banyak yang tertipu 7:37 kebanyakan manusia ya. Apa itu yang dua 7:41 kenikmatan itu? Asiahah wal faru. Dua 7:44 itu kesehatan dan kesempatan. 7:46 Kesempatan. 7:47 Maka di sini pesannya wudika lima. 7:51 Jadikan sehatmu untuk sakitmu. Maksudnya 7:53 sebelum sakit gitu ya. 7:56 Sehat itu sebelum sakit kita optimalkan 7:58 untuk berkifrah, untuk ber apa melakukan 8:02 ee tindakan-tindakan yang produktif, 8:05 tindakan-tindakan yang berprestatif gitu 8:08 ya. Ya, itu hendaklah kita lakukan. 8:11 Kemudian wamin hayatika limautika dan 8:15 hidupmu sebelum mati. 8:17 Mati 8:18 tuh. Jadi hidup untuk mati ya maksudnya 8:21 adalah hidup untuk supaya kita meraih 8:23 prestasi di akhir kehidupan dan meraih 8:25 prestasi di saat kematian itu. Nah, ini 8:30 hadis nomor 6416 8:33 ya. Nih. Apa itu artinya garib? Garib 8:36 itu adalah orang asing. Tadi kan kun fid 8:39 dunya goribun. Jadilah kamu di dunia 8:42 adalah sebagai orang asing. 8:43 Orang asing. 8:44 Goribun. Orang asing. Orang asing itu 8:47 asing dari negerinya. 8:49 Ya. 8:50 Ada yang waktu berdiam namun hanya 8:52 sebentar. 8:53 H. 8:53 Yang namanya orang asing begitu. 8:54 Enggak mungkin lama. 8:55 Iya. Tidak mungkin dia tinggal lama-lama 8:57 di satu tempat. 8:58 Nah, kondisi ini garib ya. Zamannya kan 9:02 guroba gitu. 9:03 Guroba. Dan ini juga akan dialami 9:07 asing ini oleh orang-orang yang 9:09 melaksanakan sunah. H. 9:11 Maka Nabi bersabda, "Badaa badal Islam 9:13 goriba wasudu gorib kama badaa." 9:17 Islam dulu datang dalam keadaan asing. 9:20 Datang juga 9:20 satu saat nanti akan kembali pada 9:22 masanya dia asing lagi. 9:24 Hm. 9:25 Tuh kama badaa seperti permulaannya. 9:27 Jadi permulaan Islam itu asing akan 9:30 datang satu saat menjadi asing lagi. 9:33 Nah, maka kita harus jadi orang asing. 9:35 Nah, goroba berbahagialah orang yang 9:38 asing tuh. Masyaallah. 9:40 Jadi perintah oleh Nabi itu asing dalam 9:42 pengertian fisik juga kita harus siap. 9:45 Asing dalam pengertian mental, nilai 9:48 juga harus siap. He. 9:50 Dalam keadaan mental ee secara fisik 9:52 kita harus menjadi orang asing. Itu 9:55 artinya jangan sampai kita terlenakan 9:58 dengan urusan dunia. 9:59 He. 9:59 Sehingga seolah dunia itu menjadi tempat 10:01 mukim. 10:02 Padahal itu sementara. 10:04 Ya kan ada lagui sendiri hasilnya. Dunia 10:08 hanya sementara, akhirat selama-lamanya 10:10 kayak gitu. 10:11 Jadi memang si itu loh dunia itu 10:12 musafir. 10:13 Iya. Jadi jangan sampai kita terlena, 10:16 terpaku ya, terninak bobokan gitu ya 10:19 dengan kenikmatan dunia. Akhirnya lupa 10:22 kalau kita ini musafir. 10:24 Yang namanya musafir Rasul di dalam 10:27 riwayat lain menyebutkan seperti kamu 10:29 sedang di perjalanan nih. 10:30 Kemudian ada pohon 10:32 h 10:32 yang rindang di situ. Lalu kita berdiam 10:34 sebentar sejenak untuk istirahat. He. 10:37 Setelah itu kemudian melanjutkan 10:38 perjalanan. Nah, tinggalnya kita di 10:41 pohon itu sebentar seperti itulah kita 10:43 hidup di dunia. 10:44 Kita kan di alam arwah. 10:46 He. 10:46 Alam arwah masuk alam rahim. Kemudian 10:48 dikeluarkanum 10:53 keluar dari perut ibu kita dengan tanpa 10:56 mengetahui apapun. Kemudian hiduplah di 10:59 dunia. Nah, set itu sebentar sekali 11:02 dunia ini. 11:02 Iya. 11:03 Coba masih terbayang enggak, Kang Fahri? 11:06 Heeh. 11:06 Masa usia-usia 11:08 5 tahun, 10 tahun terbayang enggak? 11:10 Terbayang ya. 11:10 Terbayang walaupun tidak seluruhnya kan. 11:13 Tapi 11:14 sebagian besar apalagi momen-momen yang 11:15 sangat 11:16 berkesan gitu itu ingat terus gitu ya. 11:19 Heeh. 11:19 Ya. Saya masih ingat ketika masih kecil 11:21 dibalapkan lari sama kakak saya. 11:24 Masih kecil belum sekolah itu sampai 11:26 sekarang masih ingat gitu. Masih 11:27 ingat. 11:28 Saya ingat ketika ya istilahnya 11:30 cari-cari saya ngumpet ingat masih kecil 11:32 tuh. 11:33 Nah. Nah, ini jadi garib orang asing. 11:36 Jadi kita harus siap jadi orang asing 11:37 secara fisik dan kita pun harus siap 11:40 jadi orang asing secara mental. Secara 11:42 fisik tadi garib menjadikan dunia ini 11:45 adalah sebagai tempat singgah, bukan 11:48 tempat mukim, bukan tempat tinggal. 11:51 Dan secara nilai kita harus siap jadi 11:53 orang asing. Karena melaksanakan 11:55 kebenaran di akhir zaman akan banyak 11:57 sekali tantangan, rintangan, bahkan 11:59 ancaman. 12:00 Betul. Godaan rayuan pun terus datang 12:02 siri berganti. Kita harus siap dalam hal 12:05 itu menampilkan Islam yang rahmatan lil 12:07 alamin walaupun harus menjadi orang yang 12:09 asing tuh. Nah, jadi kemudian yang 12:12 kedua, abirus sabil. Apa itu abirus 12:15 sabil? Itu adalah musafir. 12:17 Musafir 12:18 ya. Jadi garib dan musafir. Jadi ini 12:20 sama sekali tidak menetap. Dia terus 12:22 berjalan abir stabil itu. He 12:25 ya. Sehingga sebentar jalan lagi, 12:27 sehingga sebentar jalan lagi. Begitu. 12:29 Kalau orang asing mungkin beberapa saat 12:31 dia tinggal di situ jadi orang asing 12:33 seperti kita bertamu 12:34 kan beberapa hari saja tuh. 12:36 Iya. 12:36 Nah, kalau orang yang abir stabil itu 12:38 jalan terus 12:39 ya. 12:40 Jadi tidak sampai 12:42 meninggal beberapa war di satu tempat. 12:43 Tidak. Dia terus jalan. 12:45 Jadi berhenti sejenak paling sekedar 12:46 minum atau istilah sejenak terus jalan 12:48 lagi. 12:49 Itu musafir begitu. 12:49 Musafir. 12:50 Nah, dua hal ini harus kita 12:54 renungkan. H 12:55 dua ini harus kita yakini bahwa kita 12:57 mengalami hal semacam itu. 12:59 Ada yang cuma berapa saat di dunia tapi 13:01 kemudian dipanggil Allah 13:03 ya kan? Ada yang belum dewasa dipanggil 13:06 Allah. Kemarin saya baru ceritakan salah 13:08 seorang 13:09 ee apa satu sekeluarga ya yang dia 13:13 merasa kehilangan betul dengan anaknya. 13:15 Padahal anaknya itu saleh banget gitu. 13:17 Di usia 12 tahun dipanggil Allah karena 13:19 kanker 13:21 tuh. Masyaallah. Tapi kesalehannya luar 13:22 biasa. sampai kalau ee sebelum azan dia 13:26 sudah siap wudu. 13:27 He 13:28 tuh. Jadi kalau azan berkumandang dia 13:31 belum wudu tuh kayak kayak gimana gitu 13:33 merasa kehilangan gitu. Nah, saya rasa 13:36 aduh saya malu malu juga diceritain 13:37 begitu ya. Orang kita juga tidak begitu. 13:39 Kita seringnya bergerak kalau sudah azan 13:41 kan gitu. 13:42 Apalagi ada juga yang azan restorasi 13:43 masih belum bergerak juga 13:45 asik dengan pekerjaannya. Nah, ini 13:48 karena dia tidak merasa sebagai orang 13:50 asing 13:51 tuh. Nah, ini kemudian 13:54 syarah hadis ini oleh Ibnu Rajab di 13:57 disebutkan Ibnu Rajab rahimahullah 13:59 berkata, "Haris ini jadi dasar agar kita 14:02 tidak panjang angan-angan." 14:04 Jangan tulang angan-angan. 14:07 Dunia ini hendaknya tidak dijadikan 14:09 negeri dan tempat tinggal sehingga kita 14:11 jadi merasa tenang ketika berada di 14:13 dalamnya. Ya, hendaklah dunia ini 14:17 dijadikan tempat persiapan peralatan 14:21 untuk perjalanan. Persiapan peralatan, 14:23 persiapan perbekalan untuk perjalanan. H 14:26 itu 14:28 apa nih? Kita kita akan menempuh satu 14:30 perjalanan yang cukup panjang. Nanti 14:32 kemudian setelah itu kita akan 14:34 ee masuk ke alam kelanggengan gitu. Nah, 14:38 apa yang harus kita siapkan? Bukannya 14:39 apa? 14:40 Bekal kita untuk melakukan sebuah 14:42 perjalanan yang singkat saja butuh 14:44 bekal. 14:45 Heeh. 14:45 Apalagi perjalanan cukup panjang. 14:46 Iya. 14:47 Nah, ini dunia kita sementara. Sementara 14:51 kita akan hidup selama-lamanya. Nah, 14:53 maka di sini hendaknya kita siap 14:56 menyiapkan perbekalan itu ya. Wasiat 14:59 para nabi dan pengikutnya ya sama dalam 15:02 hal ini ya. Allah Taala telah 15:04 menceritakan tentang orang beriman dan 15:06 keluarga Firaun. Disebutkan ya kaum 15:09 auzubillahimas minasyaitanirrajim ya 15:11 kaumi innama hadihil hayatud dunya 15:15 mataun wa innal akhirata hiya darul 15:20 qorar. Tuh dalam surah eh almukmin ya 15:24 surah gfir ayat 39. 15:26 Hai kaumku ya kaum hai kaumku innama 15:30 hadil hayatud dunya. Sesungguhnya 15:33 kehidupan dunia ini hanyalah pakai 15:36 adatul hasr indama bukan indah 15:40 wa inal akhirata dan sesungguhnya 15:43 akhirat itu 15:45 ya hiadarul qarorar lah negeri yang 15:48 kekal jadi kalau dunia sementara 15:51 akhiratlah kekal 15:54 kemudian 15:56 Ibnu Rajab melanjutkan bahwa dunia bagi 15:59 seorang mukmin itu bukanlah negeri untuk 16:02 menetap 16:04 bukan sebagai tempat tinggal 16:07 ya. Hendaklah seorang mukmin berada 16:10 dalam salah satu keadaan. Makanya ada 16:13 seorang istri yang apa mengungkapkan 16:17 kalimat yang menenangkan suaminya. 16:19 H 16:20 pas tahu suaminya itu sibuk dengan 16:21 urusan umat, urusan perjuangan. 16:25 Sementara biasanya kan kalau penganten 16:27 baru ya macam-macamlah gitu ya. He. 16:30 Ee rencananya tapi ini tidak. Dia bilang 16:33 gini 16:34 ee kalau kalau orang Sunda bilangnya aa 16:37 kalau orang Jawa bilangnya emas gitu ya. 16:39 Mas 16:40 kalau orang Jawa misal bilang gini, "Mas 16:43 ee kalau saja Mas sibuk dengan urusan ee 16:47 perjuangan, urusan 16:49 ngurus umat dan sebagainya, 16:51 lantas tak sempat membuat rumah 16:54 ya, tak sempat membuat ee apa? tempat 16:59 tinggal di dunia 17:00 tidak apalah. Yang penting jangan sampai 17:03 kehilangan gedung kita di surga. 17:04 Masyaallah. Luar biasa. 17:07 Ini karena ini sebenarnya satu-satu 17:08 penghayatan bahwa memang ke dunia itu 17:10 sementara. 17:11 Heeh. 17:13 Tidak apalah kita kehilangan sesuatu 17:14 yang sementara tapi jangan sampai 17:16 kehilangan gedung kita di surga yang itu 17:18 pasti gak akan kekal. 17:20 Kekal gitu. Nah, ini jadi ungkapan 17:23 sehingga dengan itulah memotivasi. Tapi 17:25 ya alhamdulillah pada akhirnya ya mereka 17:28 pun akhirnya punya punya rumah 17:30 setelah sekian belas tahun berjalan gitu 17:33 ya 17:33 akhirnya dikabulkan Allah punya rumah 17:35 juga akhirnya walaupun cukuplah menjadi 17:36 kontraktor 17:38 kontraktor 17:39 kontraktor kan kontrak terus kontrak 17:41 sini kontrak sana gitu ya. 17:43 Nah. 17:44 Nah, jadi ceritakan hendaklah seorang 17:46 mukmin berada dalam salah satu keadaan 17:48 tadi pertama garib menjadi seorang 17:51 garib, seorang yang asing 17:54 itu tinggal di negeri asing. 17:56 Ketika kita misalkan ee ada tugas nih 17:59 jauh-jauh jangan jauhlah ke Malaysia lah 18:01 dekat kan tinggal loncat situ. 18:04 Loncat border di mana? Di Kalimantan 18:07 Barat tuh tinggal langsung ke Malaysia 18:09 kan 18:09 terbatasan. Nah, 18:12 nah misalkan di situ kita karena itu 18:15 tempat asing, tempat kita tinggal di 18:17 sini, 18:17 maka hendaknya kita semangat 18:19 mempersiapkan bekal untuk kembali ke 18:21 negeri tempat tinggal sebenarnya. 18:23 He. 18:23 Nah, kita ingat orang tua kita dulu 18:26 tempat tinggalnya di mana? 18:28 Di surga. 18:29 Iya, enggak di surga. Lalu Allah 18:31 turunkan ke dunia, berkembang biaklah di 18:33 dunia. 18:34 Naknya semua ingat bahwa tempat tinggal 18:36 kamu tuh sebenarnya nanti di surga. 18:38 Heeh. kamu sementara di dunia tuh Rasul 18:41 sahu alaihi wasallam menyebutkan bahwa 18:43 antara aku dengan hari kiamat itu 18:46 seperti seperti jari tengah dan jari 18:49 telunjuk ini 18:51 saking dekatnya 18:52 gitu artinya sementara sementara 18:54 walaupun memang realitanya sampai 18:57 sampai berabad-abad ya 18:59 bahkan bermilenium kan 19:02 nah ini tapi tetap kita sayang kita 19:04 yakini bahwa ini adalah tempat kita 19:08 sejenak saja. 19:09 Iya. 19:09 Dan makanya di dalam hadis riwayat 19:10 Muslim itu ada dua kelompok manusia. 19:14 Yang satu orang yang paling senang di 19:16 dunia. 19:17 Heeh. 19:17 Artinya dia bergelimang dengan semua 19:20 kenikmatan dunia tetapi dia jauh dari 19:23 Allah. 19:24 Maka orang ini dimasukkan ke dalam 19:26 neraka satu celupan. 19:28 Satu celupan lagi. 19:29 Satu celupan. Lalu diangkat lagi sama 19:30 Allah. 19:31 Ditanya sama Allah, "Eh, hambaku, kamu 19:34 pernah enggak merasakan nikmatnya dunia? 19:37 Maka orang itu menjawab, "Demi Allah, 19:39 saya tidak pernah merasakan nikmatnya 19:41 dunia kecuali sekejap saja." Sekejap. 19:44 Padahal dia puluhan tahun hidup dunia. 19:45 Heeh. 19:46 Kenapa? Karena bayangannya ee karena 19:49 sudah disebutkan di Al-Qur'an kan bahwa 19:51 satu hari di akhirat nanti jadi 1000 19:54 tahun dunia. 19:55 Ya, enggak? Makanya sekejap sekali 19:57 terasanya gitu. 19:58 Nah, kemudian yang kedua orang yang 20:01 paling susah di dunia tapi dia dekat 20:03 dengan Allah 20:04 tuh. Jadi dia rajin beribadah. lapar 20:06 walaupun dia dalam keadaan serbat 20:08 keterbatasan 20:09 ya lalu kemudian dia dicelupkan ke dalam 20:11 surga 20:13 diambil lagi ditanya adakah kamu pernah 20:15 merasakan susahnya dunia jawabnya apa 20:18 demi Allah saya tidak pernah merasakan 20:20 susahnya dunia kecuali sekejap saja tuh 20:22 sekejap itulah dunia sementara itu di 20:24 situ. 20:26 Sekejap se 20:26 pernah sahabat bertanya pada Rasulullah 20:28 ya Rasulullah 20:30 bagaimanakah perbandingan dunia dengan 20:32 akhirat itu? Kata Rasul, "Masukkan 20:34 telunjukmu ke dalam samudra. 20:36 Angkat air yang menetes dari jari 20:39 telunjukmu itu." Itulah gambaran 20:40 kenikmatan dunia. 20:42 Samuda, dan isinya itulah gambaran 20:43 kenikmatan akhirat. Masyaallah. 20:46 Tidak seberapa? 20:46 Enggak ada seberapa. Maka disebutkan 20:48 qolilun ya, mata qolil, kesenangan yang 20:52 sedikit. 20:53 Oh, masyaallah. 20:55 Nah, inilah jadi seorang yang garib. 20:57 Yang kedua, menjadi seorang musafir itu 20:59 tidak tinggal sama sekali. Kalau tadi 21:01 garib sempat tinggal gitu ya, tapi 21:03 sebentar. 21:04 Iya. 21:04 Nah, kalau orang asing orang yang 21:06 musafir tidak. 21:07 Bahkan malam dan siangnya pun ia terus 21:09 berjalan di negeri ee ke negeri tempat 21:11 tinggalnya. Makanya Nabi sallallahu 21:13 alaihi wasallam bersabda kepada 21:15 mewasiatkan pada Umar eh pada Ibnu Umar 21:17 tadi menyampaikan kun fid dunya goribun 21:22 abirusil. Jadilah engkau di dunia dengan 21:25 salah satu dari kedua keadaan. jadi 21:26 orang asing 21:28 atau jadi orang yang musafir. 21:31 Silakan pilih para pemirsa rasil visual 21:35 mau mau milih yang mana silakan 21:37 ya. Nah, mau pilih jadi orang asing 21:40 silakan, 21:41 mau pilih jadi musafir silakan. Ya. 21:44 Nah, jika seorang semangat dalam 21:45 memperakkan bekal safarnya, bekal 21:47 perjalanannya tadi, 21:48 tentu semangatnya bukan memperbanyak 21:50 kesenangan dunia. 21:51 Iya. Kalaupun Allah kurniakan dunia 21:53 padanya, dia segera menyalurkan dunia 21:56 itu agar menjadi bekal di akhirat nanti. 22:00 Alangkah menyesalnya seorang yang dia 22:03 bergelimang dengan harta tapi tak sempat 22:07 dia menikmati untuk di akhiratnya nanti. 22:09 Oh, masyaallah. Makanya ada dalam ee 22:13 hadis disebutkan bahwa seorang hamb 22:15 menyatakan mali mali hartaku, hartaku 22:19 gitunya. Kata Rasulull sallah alaih 22:20 wasallam, "Ana hartamu itu hartamu itu 22:22 adalah itulah pertama pakaian yang kamu 22:26 pakai sampai lusuh untuk beribadah 22:27 kepada Allah." 22:29 Itu harta 22:29 makanan yang kamu konsumsi menjadi 22:32 energi untuk beribadah kepada Allah. 22:35 Maka itulah yang namanya rezeki. 22:37 Dan yang ketiga, sedekah kamu yang kamu 22:39 keluarkan itulah rezeki kamu. 22:42 Itulah hartamu sebenarnya. Karena itu 22:45 sudah pasti ya yang dipakai ibadah kan 22:48 jadi membuahkan pahala. Heeh. 22:49 Ya enggak? Kemudian yang kita sedekahkan 22:52 jadi pahala 22:52 gitu. 22:54 Tapi kalau harta yang tersisa belum 22:55 tentu jadi hartamu. 22:56 Tabungan belum tentu ya. 22:58 Belum tentu juga. Kalau tidak dijariahk 23:00 tidak akan jadi tabungan. Iya enggak? 23:02 Bahkan bisa jadi awal malapetaka, 23:05 menjadi awal percekcokan, awal 23:07 perselisihan 23:08 ee awal pertengkaran keluarga hanya 23:10 karena warisan yang kita tinggalkan. 23:12 Sementara kita hanya mewariskan harta, 23:14 tidak mewariskan keyakinan, 23:16 tidak mewariskan ilmu, tidak mewariskan 23:18 agama. kepada kita hanya mewariskan 23:19 harta. Ini yang jadi masalah. 23:22 Nah, ini ya. Kemudian 23:25 menurut Ibnu Abbas radhiallahu anhuma, 23:28 Ibnu Abbas pesannya begini. Iktanim 23:31 khamsan qobla khamsin. 23:33 Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima 23:36 perkara. 23:38 Pertama, syababaka qobla haramika. Ya, 23:42 waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu. 23:46 Ya. Kemudian wasihat ke qobla saqomika 23:51 ya sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. 23:55 Tuh. Jadi ini mengamanatkan apa? 23:58 Memanfaatkan waktu muda pun memang tidak 24:00 mudah. 24:01 Makanya orang yang beribadah di saat 24:03 muda pahalanya lebih besar daripada 24:05 orang tua karena dorongan syahwatnya 24:08 luar biasa. 24:08 He 24:09 ya. Dan termasuk tujuh golongan yang 24:11 dapat perlindungan Allah nanti itu kan 24:14 salah satunya wasabunasa mualaun qolbu 24:17 bil masajid 24:18 ya. Seor pemuda yang hatinya terikat ke 24:21 masjid. 24:22 Pemuda yang selalu 24:25 memperbaiki ibadahnya. Nah, ini menjadi 24:27 manusia langka. 24:28 Maka kalau kita masuk masjid gitu ya, 24:30 seringkiali saya masuk masjid kok tidak 24:32 ada pemudanya. 24:34 Ke mana pemudanya? Oh, pemudanya lagi 24:35 sibukai itu wah macam-macam. lagi 24:38 bergelut dengan kenikmatan dunia gitu 24:40 ya, lagi bergelut dengan 24:42 kesenangan-kesenangan 24:43 yang sementara. 24:45 Nah, bahkan pernah saya datang satu 24:47 masjid saya tanya, "Pok enggak ada pem 24:49 satuun? Saya di sini tuh sudah jadi 24:51 budaya katanya." 24:53 "Kalau lagi muda poya-poya 24:55 pura-pura. Nanti sudah tua baru 24:57 siap-siap untuk 24:58 tobatnya. 24:58 Untuk tobat gitu untuk persiapan mati. 25:01 Loh, emangnya bisa menjamin sampai tua C 25:03 gitu ya? Seolah-olah waktu itu diatur 25:06 oleh dirinya. 25:07 Iya. I 25:07 itu jadi jarang pemuda. 25:09 He. 25:10 Nah, di beberapa masjid jarang pemuda 25:11 gitu. Alhamdulillah sih masjid-masjid 25:14 yang subur gitu ada remaja masjidnya 25:16 gitu. Itu insyaallah saya tuh merasakan 25:18 nikmat gitu kalau seperti itu. 25:20 Karena saya per sendiri pernah merasakan 25:21 jadi remaja masjid. Bahkan 25:24 saya dulu pernah jadi garam gabungan 25:27 remaja muslim. 25:28 Oh garem. 25:29 E iya. Saya ketua satu gabungan remaja 25:31 muslim 25:32 di Garut dulu. 25:33 He. 25:34 Nah. Jadi ada garam Garut itu kono 25:36 garut. di setiap masjid. Nah, makanya 25:38 gabungan remaja muslim. 25:42 Nah, kemudian ada lagi sebutkan 25:45 wagina qobla faqrika ya kayakmu sebelum 25:50 masa fakirmu. H 25:52 ya jangan seperti halnya yang saya 25:55 ceritakan minggu yang lalu itu. 25:57 Ada orang kaya rea tiba-tiba jatuh ya. 25:59 Padahal saat kaya sebenarnya dia bisa 26:00 haji tapi dia menunda-nunda. 26:02 Nah, sampainya jatuh tak bisa lagi haji. 26:04 Iya, 26:05 gitu. Nah, ini jadi jangan sampai masa 26:09 kayamu melenakkan kamu sehingga 26:11 menunda-nunda kebaikan. Nah, 26:13 kemudian masa luangmu sebelum datang 26:15 masa sibuk 26:16 yaitu 26:18 waagogoka qobla suglika. Tuh paroka itu 26:22 waktu luang waktu kosong 26:24 ya sebelum waktu suglik. Suglik itu 26:26 adalah waktu sibuk. Sugul ya. Jadi 26:29 jangan sampai ketika kita sedang sibuk 26:32 baru kita nyesal. Perah kemarin sempat 26:34 malah saya banyak chattingan, malah 26:37 malah saya banyak videoan gitu ya. Nah, 26:39 malah lihat TikTok. 26:41 Padahal waktu itu bisa dipakai untuk 26:44 begini begini. Sekarang banyak kerjaan. 26:45 Waduh nyesal gitu ya. Nah, ini 26:48 jangan sampai terjadi ya. Sekarang itu 26:50 makin banyak ya, makin banyak. Makin 26:52 hari itu makin banyak 26:53 godaannya banyak gitu ya. Masyaallah. 26:56 Sehingga banyak melalaikan pekerjaan, 26:58 banyak melalaikan tugas. Nah, kemudian 27:01 wahayataka qobla mautika dan hidupmu 27:05 sebelum datang matimu. Nah, ini pesan ee 27:09 Abdullah bin Abbas ya dalam hadis 27:11 riwayat Alhakim dalam kitab mustadraknya 27:13 nomor 7846. 27:16 Dan ini sesuai dengan syarat Bukhari dan 27:18 Muslim. 27:22 Kemudian Ibnu Rajab rahimahullah berkata 27:23 juga, "Wajib bagi setiap mukmin 27:25 bersegera beramal." 27:28 ya, segera beramal saleh sebelum tidak 27:32 mampu. 27:33 He. 27:34 Sebelum terhalang melakukannya. 27:36 Iya. 27:37 Ya, seperti misalkan kita dalam tadi 27:38 dalam keadaan sehat kita bisa berbuat 27:40 banyak. 27:40 Begitu sakit banyak yang tidak bisa kita 27:42 berbuat. 27:42 Iya. 27:43 Ya. Enggak 27:43 terhalang. 27:44 Wah, harus begini. Aduh, gimana saya 27:45 enggak sanggup ini. Badannya lemas, 27:48 kepala pusing. Wah, 27:49 sudah enggak bisa berbuat maja. Nah, 27:51 jadi bisa terjadi terhalang karena 27:53 sakit, karena meninggal dunia ya, atau 27:57 mendapat hal-hal yang membuat amal kita 27:58 sudah tidak lagi diterima. Nah, ini jadi 28:01 jangan sampai kita terjadi seperti itu. 28:05 Nah, maka 28:07 ee faedah dari hadis ini pertama adalah 28:11 memotivasi ya, motivasi kita untuk zuhud 28:14 terhadap dunia. Makanya ketika sahabat 28:17 bertanya, "Ya Rasulullah ee tunjukkanlah 28:20 kepadaku, ya dullani, tunjukkanlah 28:23 kepadaku 28:24 yang sekiranya aku melakukan akan 28:27 dicintai oleh Allah dan dicintai oleh 28:29 manusia." 28:31 Maka kata Rasulullah, "Izhad fid dunya 28:34 yuhibakallah." 28:36 Ya. 28:37 Ee zuhudlah engkau terhadap dunia, 28:39 niscaya Allah akan mencintaimu. 28:42 Wazhadanas. 28:44 Dan zuhudlah engkau pada apa-apa yang 28:46 ada pada manusia. Yuhibakanas. Niscaya 28:50 manusia akan mencintaimu. 28:52 Jadi kita harus zuhud dalam hal ini. 28:56 Zuhud terap dunia maksudnya jangan 28:58 sampai menjadi orang yang rakus. He. 29:00 Ketika kesempatan ada kita menghabiskan 29:03 ya atau berpoya-poya, berhura-hura, 29:06 lupa akan tanggung jawab, lupa akan 29:09 kewajiban kita, lupa akan kepedulian 29:12 kita kepada orang lain sehingga cukup 29:14 bersenang-senang dengan dirinya dan 29:16 keluarganya. Nah, ini jangan sampai 29:18 terjadi 29:19 ya. Demikian pula wazanas. 29:23 Zuhudlah tersarap apa yang ada pada 29:25 manusia. Maksudnya jangan panasan, 29:28 ya. 29:28 Panasan ya. Jangan panas, jangan dengki 29:31 terhadap keberadaan orang lain. 29:33 Itu yang dibolehkan tu gibto. Kalau gibt 29:35 itu adalah iri tanpa dengki. 29:37 Tanpa dengki. 29:38 Nah, kalau iri dan dengki namanya hasad. 29:40 Ini yang dilarang ya. 29:42 Nah, itu para ikhwan. Kemudian 29:45 dalam hadis ini juga menggambarkan 29:47 indahnya metode pengajaran Nabi 29:49 sallallahu alaihi wasallam dengan 29:51 memberi contoh yang memuaskan. Tuh. Jadi 29:54 contohnya seperti orang musafir. Nabi 29:56 itu sering menyampaikan contoh-contoh 29:58 seperti halnya ee Nabi pernah menawarkan 30:01 bangkai kambing. Siapa yang memberi 30:03 kambing ini? 2 dirham saja. Gitu. 30:06 Shabat. Ya Rasulullah jangankan 2 dirham 30:09 dikasih pun saya tidak mau gitu ya. 30:11 Ee apa kata Rasul? 30:13 Seperti inilah gambaran kehidupan dunia. 30:15 Seperti bangkai katanya. Artinya tapi di 30:18 antara kalian banyak yang berebut. 30:19 Tuh. Ini adalah gambaran-gambaran supaya 30:22 manusia itu ee lebih fokus kepada 30:25 akhirat. Tapi bukan berarti kita harus 30:27 miskin. Nah, karena perintahnya jelas 30:31 kan. Wagi fakallah darul akhirah wang 30:35 minun. Carilah oleh kamu kebahagiaan 30:37 akhirat untuk negeri akhirat nanti. Tapi 30:39 jangan lupakan nasib kamu di dunia. 30:43 Nah, maksudnya tetap dunia tuh menjadi 30:46 pikiran kita tapi bukan tujuan utama. He 30:49 gitu. Tujuan utama itu akhirat dan dunia 30:51 ini sebagai ladang amal saleh. Menjadi 30:54 lapangan, menjadi ladang amal saleh 30:55 untuk meraih kebahagiaan akhirat. 30:58 Dan konsep seperti ini melakukan sikap 31:01 konsek tidak mudah 31:03 gitu. 31:03 Seperti Abdullah bin Auf dia kaya raya 31:05 kan. 31:06 Iya. 31:06 Seorang miliarder kalau sekarang mungkin 31:08 triliuner. 31:09 He. 31:09 Ya. Karena luar biasa coba 31:11 sekali sekali infak 4.000 dinar. 31:13 H 31:14 bahkan 4 40.000 dinar juga pernah. 1 31:17 dinar tuh berapa? Sadunya itu 4,25 gr * 31:20 R800.000 31:22 berapa tuh? 31:23 Berarti 2 juta lebih. 31:25 Eh 3 eh 3,2 ya 800 * 4 3,2 ditambah 31:30 ee 31:32 ditambah 200 31:34 ya berarti 3,4 kurang lebih. 31:37 He. 31:38 Nah, 31:39 luar biasa. 31:39 Luar biasa gitu. 3,4 juta itu kali 31:42 R0.000 berapa? 31:45 Luar biasa. Nah, ini walaupun bisa infak 31:48 sampai sebesar itu, tapi tidak pernah 31:50 hatinya terikat dengan dunia. Nah, ini 31:53 jadi konsep ini jangan berarti bukan 31:55 berarti Islam itu harus miskin, bukan. 31:58 Silakan Islam kaya silakan, tapi 32:01 konsepnya, mentalitasnya jangan sampai 32:04 kita termasuk orang yang menjadikan 32:06 dunia sebagai tempat tinggal. Gitu. Itu 32:09 intinya. Jadi, Abdullah bin Auf ini 32:11 tidak pernah menyimpan harta dalam 32:13 hatinya, dia simpan dalam tangannya. 32:14 dalam tangan 32:15 sehingga dengan mudah dia 32:16 menyalurkannya. 32:17 H 32:18 ini ya. Nah, inilahnya di diyakini 32:21 seperti itu. Mari kita ee menjadikan 32:25 dunia sebagai ladang amal saleh. 32:26 Kemudian di surat Asyura ayat ke-20 32:28 Allah berfirmankan, "Manana yuridul 32:30 harsal akhirah nazid lahu harsihi." 32:33 Barang siapa yang orientasi kehidupannya 32:35 untuk akhirat, nazidu harsihi, kami 32:39 tambahkan padanya kehidupan dunianya. 32:41 Tapi memang harun siapa yang 32:44 orientasinya pada duniaha 32:47 kami berikan dunia itu kepadanya 32:50 akir tapi di akhirat dia tidak dapat 32:52 bagian apapun tuh. Jadi kalau 32:55 orientasinya dunia hanya didapatkan 32:58 kalau orientasinya akhirat dunia dan 32:59 akhirat didapatkan. 33:00 Dua-duanya 33:01 ini seperti lagu Bimbo tahun 0-an dulu. 33:03 Yang mengejar akhirat mendapat akhirat 33:05 dan dunia. Yang mengejar dunia hanya 33:08 mendapat dunia gitu. Betul. 33:10 Masyaallah. 33:12 Kang Pari belum lahir ya? 33:14 Belum tahu. 33:14 Jadi tadi belum pernah dengar lagu itu. 33:16 Belum belum. 33:18 Itu saya saat saat saya SD SMP tuh masih 33:21 ingat itu. 33:21 Masyaallah. 33:22 Nah itu ya. Jadi inilah hendaknya kita 33:25 sadari ya. Nah kemudian yang ketiga Pak 33:28 Hedaris ini hendaklah kita bersegera 33:31 memanfaatkan jatah umur di waktu kuat 33:35 yaitu masa sehat dan masa hidup. 33:38 Tuh jangan sia-siakan. 33:40 Jangan sampai ada hari berlalu tanpa 33:42 makna dan pahala. 33:44 Jangan sampai hari berlalu malah 33:46 menumpuk dosa dan kemaksiatan. 33:49 Karena itu akan berakibat pada kita 33:51 sendiri. 33:53 Baik para ikhwan, saya kira itu saja 33:56 dulu. Freskan pikiran kita ya. 33:58 Ini karena sudah kalau menyangkut 33:59 akhirat dunia kan kayak gimana itu 34:02 istilahnya ngeri-ngeri sedap. 34:05 Kadang-kadang di hati nyut nyut nyut. Uh 34:07 takut itu takut ini. Masyaallah ya. J 34:09 kadang antara khauf dan raja, antara 34:12 takut dan harapan tuh ada dalam hati 34:14 kita 34:15 bercampur, berkecamuk gitu. 34:17 Kita ini nanti akan gimana gitu. Apakah 34:20 kita akan menjadi penghuni dunia 34:22 ya menjadikan dunia sebagai tempat 34:23 tinggal. Akhirnya di akhirat kita tidak 34:26 kebagian apa-apa. 34:27 Enggak punya bekal 34:29 untuk hidup di akhirat. Apakah kita akan 34:30 menjadikan dunia sebagai tadi orang 34:33 asing atau sebagai musafir sehingga kita 34:35 banyak perbekalan untuk pulang kepada 34:38 Allah nanti dengan perbakalan yang cukup 34:40 sehingga kita dapat nikmat dari Allah 34:41 subhanahu wa taala. Demikian barakallahu 34:44 wakum. Baik akwat musafir di dunia mukim 34:48 di surga. Itu tema kita di sore hari ini 34:50 di acara tausiah sore bersama Ustaz 34:51 Wahyu DKS. yang ingin bergabung bertanya 34:53 silakan Anda bisa bergabung bersama kami 34:55 Ewan Nawat di WhatsApp rahasia di 34:57 0811999720 35:00 ataupun di 0218451512. 35:03 Kami segera kembali 35:19 Radio Rasil untuk Islami yang satu. 35:21 Masih bersama kami ikhwan akhwat di 35:22 acara tausiah sore bersama Ustaz Wahyu 35:24 DKS membahas tema mengenai musafir di 35:27 dunia, mukim di surga. Jadi kita harus 35:30 men-setting kehidupan kita seperti 35:32 musafir, Ustaz ya. Seperti atau seperti 35:35 ee asing gitu ya. 35:37 Jadi kita tidak terlalu mencintai dunia. 35:40 Kalau orang asing ya wisatawan orang 35:41 asing tuh 35:42 itu wisatawan lagi kan orang asing. 35:46 Jadi orientasi kita ee fokus ke akhirat 35:48 ya karena itu tujuan akhirat kita 35:51 selama-lamanya. Baik ustaz mungkin akan 35:53 melanjutkan kembali materinya di sore 35:54 hari ini, Pak Ustaz. Ustaz 35:56 baik ikhwan akhwat fillah pemirsa rasil 35:58 visual dan pendengar radio silaturahim 36:01 ee kita masuk pada faidah hadis tadi 36:03 baru tiga tadi ya. Nah, hadis ee yang 36:06 keempat faedahnya itu adalah keutamaan 36:09 Ibnu Umar ya. Keutan Ibnu Umar 36:11 radhiallahu anhuma ini beliau ini adalah 36:14 ee sangat cerdas gitu ya. Sehingga ee 36:19 dari ungkapan Rasul Sallahu Alaih 36:20 Wasallam tadi membuahkan kalimat-kalimat 36:22 yang luar biasa. 36:25 Jadi tadi kalimat ee jadikanlah sehatmu 36:28 sebelum sakitmu, hidupmu seb itu kan 36:31 dari Ibnu Umar. 36:31 Ibnu Umar. Tapi itu merupakan 36:33 penterjemahan dari kalimat Rasul Sahi 36:34 Wasallam. Kun fid dunya gioribun au 36:37 abirusil. Begitu. 36:39 Ini menunjukkan kecerdasan seseorang 36:41 yang mampu mencerna dan meng apa? 36:44 Mbrebreakdown gitu ya. Menjelaskan 36:46 sampai lugas demikian. Nah, itulah sosok 36:50 Ibnu Umar. Kemudian yang kelima, 36:54 bersegera beramal ya beramal saleh dan 36:57 tidak menundanya. I 36:58 ini jadi tadi 37:01 masa asbahna asbahtairil 37:05 masa 37:07 asbahta terusang 37:11 kalau kamu dalam keadaan sore hari 37:13 jangan nunggu pagi hari kalau dalam 37:14 keadaan pagi hari jangan nunggu sore 37:15 hari 37:16 ini tidak men-nunda gitu jadi begitu ada 37:18 kesempatan kita segera ambil nah karena 37:22 kita tidak tahu keadaan salah itu 37:23 seperti apa. 37:25 Ya, banyak yang orang karena menunda uh 37:26 nyesalnya luar biasa. Betul 37:28 ya? Karena kehilangan kesempatan padahal 37:30 hitungannya detik misalkan 37:32 hitungannya menit. Nah, tapi kaitannya 37:35 kalau dengan rezeki ada juga begini. Ini 37:38 belum lama nih saya cerita 37:40 kamu gimana sih azan sudah berkumandang 37:43 kok. Kenapa enggak ke masjid malah milih 37:45 yang yang dekat? Padahal coba kalau 37:48 perhatikan salatnya pakai bagusan mana 37:50 gitu ya. 37:50 Masih bagusan di sana gitu ya. Daripada 37:53 yang debat tat 37:55 salat tidak rapat gitu ya. Kok malah 37:58 milih ke situ? Saya itu biar saya segera 38:01 kembali ke warung katanya kan nanti 38:04 khawatir ada yang beli 38:05 gini-gini kasihan. Nah eh dengerin yang 38:09 ngatur rezeki siapa? 38:11 Allah 38:11 ya. Allah kan usahnya di kita, Ustaz. 38:15 Usahannya bukan seperti itu. 38:17 Ibadah itu yang terbaik. 38:19 He. 38:20 Dan ingat buah ketaatan itu luar biasa. 38:22 He. 38:22 Silakan kamu baca surat Annur ayat 51. 38:25 He 38:26 orang mukmin itu kanun 38:34 tuh kalau kita saman antara panggilan 38:37 Allah seperti azan maka Allah akan 38:40 berikan keberuntungan. 38:42 Hayya alal falah. Ayo kita kepada 38:44 kebahagiaan. Masa kita tidak mau. 38:46 H. 38:47 Nah kemudian kita ambil yang terbaik dan 38:49 kamu yakinkan 38:51 bahwa rezeki bagianmu tidak akan diambil 38:54 orang. Iya. 38:56 Hanya karena ibadah kepada Allah enggak 38:57 akan adil. 38:59 Allah tuh maha adil. Allah tidak akan 39:00 menganiaya hambanya. Justru ketika kamu 39:03 milih yang terbaik ya ah saya mau ini 39:06 mau syaratnya di sini karena milih yang 39:07 terbaik. 39:08 Ya Allah pun akan berikan yang terbaik 39:10 pula. 39:11 Pasti 39:12 ya. Itu pasti. Allah tidak pernah 39:14 menzalimi hambanya. 39:16 He. 39:16 Kalau kamu berpikir seperti itu, 39:17 logikamu itu seolah kamu tidak yakin 39:19 dengan Allah. 39:22 Oh, gitu ya. Iya. Coba kalau enggak 39:24 percaya gitu ya. Nah, itu jadi kecuali 39:27 kalau misalkan kamu sudah tahu Yul sudah 39:29 di masjid tuh sudah selesai salat dengan 39:31 bagus eh malah ngobrol lalur ngidul 39:33 padahal kamu sedang jualan. Itu yang 39:34 tidak boleh. He. 39:35 E saatnya jualan segera kembali. Seperti 39:38 di dalam surat Aljumuah kan 39:40 setelah ibadah pangtadir 39:42 bersabar eh pasiru fil 39:44 bertebar 39:44 bertebaran di mukamu. 39:48 Carilah karunia Allah tuh. Jadi begitu. 39:51 Oh iya. Alhamdulillah gitu. Jadi cari 39:54 yang terbaik. Nah. Nah, ini jadi 39:56 hendaknya tidak menunda-nunda. Kemudian 39:59 Ibnu Rajab rahimahullah berkata, 40:01 "Hendaklah seorang itu atau setiap 40:03 mukmin itu benar-benar memanfaatkan 40:05 kesempatan 40:07 dengan sisa umur yang ada." Tuh, 40:10 kita semua kita tidak tahu. 40:13 Kita baru saja pindah di 2022 ke 2023 40:17 secara angka bertambah tapi umur kita 40:19 berkurang sebenarnya. kurang jat 40:21 sisa kita makin sedikit. 40:22 He 40:23 ya boleh jadi bulan depan bahkan Ramadan 40:27 yang sudah di dalam mata pun belum tentu 40:29 kita injak. He 40:30 ya. Ada yang sehari sebelum Ramadan 40:32 dipanggil Allah. Padahal dia sudah 40:35 sangat sangat antusias untuk menjemput 40:37 Ramadan dengan imanan wahtisaban dengan 40:40 keimanan dan ikhlas keikhlasan. 40:42 Dia sudah siap. Bahkan sudah disiapkan 40:44 program Ramadan. Eh ternyata Allah 40:46 berkehendak lain. Dia dipanggil sebelum 40:47 memasuki Ramadan. 40:49 Ada yang seperti itu. 40:51 Ini makanya janganlah kita menyanyiakan 40:53 sisa umur kita. Optimalkan untuk meraih 40:56 prestasi terbaik. 40:59 Nah, maka jadikan dunia sebagai ladang 41:01 amal saleh untuk meraih kebahagiaan 41:03 akhirat. Nah, lalu gimana aplikasi atau 41:07 relevansi hadis ini dengan kehidupan 41:08 berjamaah? Nah, ini pertama adalah di 41:12 sini menunjukkan adanya kedekatan dan 41:15 kasih sayang pemimpin kepada yang 41:17 dipimpin. 41:18 Oh, luar biasa. Imam atau amir kepada 41:21 makmum tergambar dalam sikapnya 41:23 Rasulullah sahu alaihi wasallam kepada 41:24 Ibnu Umar tadi. 41:26 Tiba-tiba pegang pundaknya. Ini kan 41:28 bukan kedekatan seorang imam kepada 41:30 makmum. 41:32 Nah, coba kita seringkiali kadang antara 41:36 makmum atau pemimpin yang dan yang 41:38 dipimpin itu saling menghormati. Kalau 41:39 ada kepentingan bersama. H 41:41 ya. Bukan karena roh kasih sayang, 41:44 bukan karena 41:46 roh keimanan gitu ya, bukan. Tapi karena 41:49 kepentingan-kepentingan yang sama. Nah, 41:51 ini hati-hati 41:52 ya. Jadi kalau kita melihat potret Rasul 41:54 dan sahabat, itulah gambaran hidup 41:56 berjamaah. Rasulullah sahu alaihi 41:58 wasallam itu sebagai imam selalu 42:00 memberikan arahan dan santunan rohani 42:03 kepada makmumnya seperti kepada Ibnu 42:05 Umar radhiallahu anhu tadi ya. Jadi 42:07 disampaikan arahan selalu disampaikan. 42:09 Jadi kasih sayang itu luar biasa. 42:11 Kemudian Ibnu Umar sebagai makmum yang 42:13 cerdas mampu memahami ungkapan imamnya 42:18 sehingga diaplikasikan dengan begitu 42:20 rinci nih. Antara lain pertama 42:24 optimalisasi manfaat waktu dengan tidak 42:27 menunggu atau menunda suatu pekerjaan 42:30 yang bisa dilakukan saat itu. 42:32 H. 42:33 Jadi di sinilah faidah parukans 42:36 jadi berurut terus gitu sudah selesai 42:39 lanjut lagi selanjut lagi gitu 42:41 ya masyaallah 42:44 apabila kamu sudah selesai maka 42:46 lanjutkan melakukan tindakan yang lain 42:48 nah begitu pula kita dalam keseharian 42:50 jangan sampai ada waktu yang dipakai 42:52 untuk melamun gitu ya kalau lelah 42:55 istirahat 42:56 sudah istirahat jangan pula jkan 42:58 istirahat sebagai pekerjaan 43:00 istirahat 43:01 ya tidur. Jadi pekerjaan kan repot 43:04 sebentar-sebentar tidur. Kalau Nabi kan 43:05 tidurnya sedikit, kita kan 43:06 sedikit-sedikit tidur kan gitu. 43:08 Nah, 43:09 nih kemudian mensyukuri nikmat atau 43:13 manfaat waktu dengan tidak menunggu atau 43:16 suatu pekerjaan yang bisa dilakukan itu. 43:18 Mensyukuri nikmat sehat ya. Yang kedua, 43:20 he 43:20 dengan beramal saleh sebanyak mungkin 43:22 dan sebaik mungkin sebelum datangnya 43:25 sakit. 43:27 Jadi itulah syukur atas kesehatan ini. 43:31 Banyak orang yang ketika sakit dia 43:33 berobat ke sana kemari sampai ke 43:35 mancanegara. 43:36 Bahkan enggak perlu ee enggak khawatir 43:38 habis hartanya. Yang penting sehat. 43:41 Karena apa artinya? 43:42 Harta berlimpah ruah tapi kalau sakit. 43:45 Minum pun tak bisa, makan tak nikmat, 43:48 tidur tak nyenyak kan gitu. Akhirnya 43:50 pokoknya pengin sehat ya udah pokoknya 43:54 ke sana kemari. Nah, saya pernah punya 43:56 punya teman yang ee cek cek apa 44:00 diagnosanya aja dikirim ke Amerika. W 44:03 itu 44:04 dari Hasan Sadikin Bandung dikirim ke 44:06 Amerika dia begitu dicek beberapa menit 44:08 kemudian sudah kembali tapi bayarannya 44:10 berapa? Hampir R juta. 44:12 Cuman gitu doang cuma untuk mengetahui 44:14 mengecek karena keterbatasan alat di 44:16 kita. 44:17 Heeh. 44:17 Nah, untuk diagnos aja seperti itu. 44:19 Masyaallah. 44:19 Ini betul mahalnya. 44:20 Sehat itu mahal. Terus saya pernah 44:22 nengok di di Malaysia, 44:23 saya nanya tanya kenapa mesti jauh-jauh 44:26 ke sini gitu. 44:27 Di sini lebih enak katanya gitunya. Enak 44:30 apanya? Emang kalau sakit tetap aja 44:32 sakit kan gitu. Iya tapi di sini nyaman 44:35 ee apa 44:37 pelayanannya perawatannya gini ya. 44:39 Walaupun sebenarnya saya costnya juga 44:40 cukup banyak di sini gitu ya. 44:42 Wah itu buat berarti karena pentingnya 44:45 kesehatan. 44:45 He coba kita sedang sakit gigi dikasih 44:49 gulai ikan. Heeh. Kayak gle kambing 44:52 bakar ikan ya. 44:54 Apa sih dikasihkan? Boro-boro mau makan 44:56 kan. 44:57 Paling cuma nangis sejen sakit gigi. 44:59 Nah, kenapa? Mahal kesehatan itu. 45:01 Mahal 45:02 tuh. Kemudian mengisi hidup dengan 45:05 nilai-nilai produktif sebelum mau 45:07 menjemput nih. Jadi mari kita 45:10 produktivitas diri kita ini luar biasa. 45:12 Jangan sampai kita mendapatkan sesuatu 45:15 yang ee tidak menjadi yang terbaik. Nah, 45:19 berikan yang terbaik. Kalau kita bisa 45:21 mampu memberikan yang terbaik, maka 45:24 berikan yang terbaik. Contohlah ketika 45:27 Harun Ar-Rasyid ya, seorang khalifah di 45:29 Bani Abbasiyah 45:31 ee itu berjalan-jalan sama anaknya, sama 45:34 anaknya yang perempuan. Jalan JJS lah, 45:37 jalan-jalan sore, 45:38 tiba-tiba ada orang yang minta-minta. 45:40 He. 45:40 Kemudian Harun As itu memberikan cukup 45:43 besar. Anaknya protes, "Ayah, kenapa 45:47 beri besar sebesar itu? Dia mah sedikit 45:49 juga akan bersyukur." Gitu. 45:51 Dia akan bersyukur. Nah, apa katanya? 45:54 "Wahai anakku, kalau dia bisa menerima 45:57 dengan yang kecil, kita bisa memberi 45:59 dengan yang besar." 46:01 Masyaallah. Ini luar biasa ya. 46:03 Luar biasa. 46:03 Jadi, kadang-kadang kita melihat ketika 46:05 memberikan sesuatu melihat itu adalah 46:07 orangnya karena bukan kemampuan kita. 46:09 Betul. 46:10 Contoh misalkan masuk masuk ke tempat 46:13 kondangan ya. He 46:14 Sakur Walimah nih. 46:15 Iya. 46:16 Ah dia mangisin. Udahlah 46:17 kecil aja 46:17 enggak usah banyak-banyak lah. Cuman 46:19 R.000 aja dah. 46:20 Eh begitu mau masuk ke orang kaya malu 46:22 masal sudah R.000. Nah ini kadang-kadang 46:26 salah persisah 46:28 gitu. 46:29 Maka ada istilah yang kaya makin kaya, 46:31 miskin makin miskin. Kenapa? karena 46:33 akibat gagal paham tadi. He he. 46:35 Ketika kita mensikapi kepedulian tadi. 46:38 Nah, ini kemudian yang terakhir, 46:39 Rasulullah sahu alaihi wasallam itu 46:40 berjamaah tidak hanya di dalam salat, 46:43 akan tetapi juga di dalam kehidupan 46:45 sehari-hari. Beliau jadi imam, semua 46:48 sahabat menjadi makmum. Sehingga mereka 46:50 hidup tertaat, tertib dan disiplin. 46:52 Bukan hanya di dalam salat, tapi juga di 46:55 luar salat. Sehingga nilai pahala 46:57 berjamaahnya selama 24 jam. termasuk 46:59 tadi sikap berjamaahnya diperlakukan 47:02 dengan interaksi dengan Ibnu Umar tadi. 47:04 Demikian 47:05 masyaallahwat 47:08 musyafir di dunia dan mukim di surga 47:10 merupakan tema kita di sore hari ini. 47:12 Dan saya juga menyapa yang sudah 47:13 bergabung di WhatsApp Rasi yang sudah 47:15 mengirimkan atensinya nih dari ee Ibu 47:17 Maria. Terima kasih Ustaz atas nasihat 47:19 dan tausiahnya. Bapak Mukhtar juga 47:21 sedang menyimak di sore hari ini. Bapak 47:23 Muhammad Rosidi, Bapak Mugi Jumana. 47:27 Terima kasih Ustaz atas nasihat dan 47:28 tausiahnya. Bapak Widodo, Bapak Abdul 47:31 Rasyid, Bapak Imam Pratomo, Ibu Alyah 47:33 Yahya, Ibu Rina Depok juga sedang 47:36 menyimak tausiah sore hari ini. Bapak 47:38 Selamat, Bapak Herman, Pak Anwar, dan 47:40 banyak lagi yang sudah mengirimkan 47:42 WhatsApp-nya di sore hari ini. Kita 47:45 langsung, Ustaz, ke pertanyaan yang 47:46 sudah masuk di 0811999720 47:50 dari Ibu Bibah. Asalamualaikum 47:52 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 47:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:54 wabarakatuh. Eh, Ustaz, benarkah kalau 47:56 perbuatan dosa-dosa kecil itu akan 47:59 menjadi penghalang atas kasih sayang 48:02 Allah, atas rezekinya, juga atas 48:03 keberkahannya? Lalu tips apa saja, 48:07 Ustaz, agar terhindar dari hal semacam 48:10 itu dan supaya kita bisa sukses dunia 48:13 akhirat? 48:14 I 48:14 syukran, Ustaz. 48:15 Bismillahirrahmanirahim. Pertama, memang 48:17 dosa-dosa kecil kalau ditumpuk tidak ada 48:19 tidak jadi kecil lagi. 48:20 Jadi kecil. Suatu saat Rasulullah di 48:22 saat selesai perang Hunin 48:24 menyuruh para sahabat mengumpulkan 48:25 sampah 48:26 sampai menggunung 48:28 seperti bukit. 48:29 Rasul sahu alaih wasam. Tahukah kamu apa 48:31 maksudku demikian? 48:32 Tidak ya Rasulullah. 48:34 Inilah gambaran seperti halnya kamu 48:36 menumpukan dosa-dosa kamu. 48:39 Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi 48:41 bukit. 48:43 Tupuk terus ya. 48:44 Iya. Jadi itu sampah perang ditumpuk 48:46 judi di bukit. 48:47 Heeh. Nah, begitu pula kamu terdeser 48:50 usamu. 48:51 Kamu anggap remeh, kamu kecil, ah 48:54 dikitlah enggak apa-apa. Ah, ini dikit 48:56 ah dikit dosa dikit enggak apa-apa. 48:58 Padahal tidak terasa. 49:00 Iya. 49:00 Dan itu terus makin hari makin banyak. 49:03 Tiba-tiba sudah banyak. Dan itu menjadi 49:05 penghalang datangnya rezeki, penghalang 49:08 keberkahan hidupnya. 49:09 Tuh, masyaallah. 49:11 Makanya dengan salat sunah 49:14 rawatib qobliah atau badiah itu salah 49:17 satunya adalah menghapus dosa-dosa 49:19 kecil. 49:21 Dengan kita membiasakan wudu itu pun 49:23 bisa menghapuskan dosa-dosa kecil. 49:25 Dosa kecil 49:26 selama dia tidak berbuat dosa besar 49:29 seperti berzina. Seperti syirik ya. 49:31 Syirik 49:32 berzina, membunuh, 49:34 terus mengumpat itu dosa besar 49:36 mengumpat. 49:37 Mengumpat terus kemudian meninggalkan 49:39 salat. meninggalkan zakat, tidak berhaji 49:43 padahal dia mampu. 49:44 Heeh. 49:45 Meninggalkan puasa di bulan Ramadan 49:46 padahal dia tidak ada uzur syari. Itu 49:49 semua dosa-dosa besar. Riba, besar, 49:51 durhaka pada orang tua. Wah, banyak 49:52 sekali. 49:53 Banyak 49:54 banyak. Ada 72 sampai 76 dosa besar yang 49:57 dituliskan Imam Azzahabi dalam kitab 49:58 Alkabair. 49:59 Alkabair. 50:00 Masyaallah. Nah, ini anaknya dihindari 50:03 ya. Nah, maka banyaknya bertobat, 50:06 banyaknya istigfar itu bisa mendapatkan 50:09 ee keberkahan rezeki. Makanya ketika 50:12 Imam Hasan Albasri kan ditanya, ada 50:14 orang 50:15 saya tuh sempit ini suruh istigfar. 50:17 Ada orang susah cari jodoh suruh 50:19 istigfar. 50:20 Istigfar. 50:21 Ada orang ya sakit-sakitan suruh 50:23 istigfar. Sampai guru muridnya nanya, 50:25 "Kenapa semua dikasih istigfar kayak 50:27 antalgin untuk semua penyakit?" Git 50:29 sekaligus 50:30 jelaskan. Dibacakanlah surat Nuh ayat 10 50:32 sampai 12 bahwa ternyata dengan 50:34 membiasakan istigfar ini Allah akan 50:37 berikan berbagai macam keberkahan. 50:39 Nah, kemudian tadi istikamah ya tobat 50:42 kita kepada Allah sesuai dengan surat 50:43 Annisa ayat 145 sampai 146 itu 50:46 kanal 50:49 apa? Innal munafiin inal munafikina 50:52 fiqil asfal minanarajumir. 50:55 Sesungguhnya orang munafik itu akan 50:57 berada keraknya api neraka. 51:00 Dan kamu tidak akan mendapatkan seorang 51:02 pun yang bisa menolong merekau 51:05 kecil orang yang bertobat. Oh, tobat. 51:08 Tobat artinya dia berhenti ya menyesal 51:11 dan berhenti dari perbuatan buruk itu. 51:14 Kemudian tidak melakukannya kembali. 51:17 Kalau hak adami diselesaikan hak 51:18 daminya. Pernah kita nyakitin orang 51:20 minta maaf. Urusan utang-putih 51:22 selesaikan dulu. Apakah minta dibebaskan 51:25 gitu ya 51:26 atau kita minta waktu untuk kita 51:28 berjuang untuk membayarnya. 51:30 Yang kedua, islah melakukan 51:31 perbaikan-perbaikan 51:33 ya setelah kita bertobat kita perbaiki. 51:36 Tingkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal 51:38 salehnya. Yang ketiga, watas watasum 51:40 billah. Berpegang teguh kepada Allah. 51:43 Artinya diah istikamah. Baru yang 51:45 terakhir wauahum 51:47 dan ikhlas dalam melaksanakan agama ini. 51:50 Maka ketika itu kita terapkan tobat, 51:53 islah, iktisam billah atau istiqamah dan 51:55 ikhlas dalam Islam maka Allah akan 51:58 mengumpulkan kita kembali dengan 52:00 orang-orang yang beriman dan Allah 52:01 sediakan pahala yang sangat besar 52:02 baginya. 52:03 Masyaallah. 52:04 Jadi sej sejatin ini enggak ada dosa 52:06 kecil ya kalau kita sering apa 52:09 melakukannya jadi besar ya. Jangan 52:11 sampai dosa-dosa kita itu menghalangi 52:13 rezeki dari Allah, menghalangi kasih 52:14 sayang. Jangan sampai dengan bertobat 52:16 tadi ya, dengan tip-tips yang tadi Ustaz 52:18 sampaikan. Semoga terjawab Ibu Bibah. 52:20 Selanjutnya pertanyaan dari 52:25 Iya, kita coba dari Ibu Atik ya. 52:28 Asalamualaikum warahmatullahi 52:29 wabarakatuh, Ustaz. 52:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:31 wabarakatuh. di Jati Asih. 52:33 Pak Ustaz ee jika sedang mengalami 52:37 kesempitan rezeki seperti sulit 52:40 mendapatkan penghasilan atau income, 52:43 apakah ada doa-doa atau zikir-zikir 52:45 untuk penarik rezeki Allah dan bagaimana 52:48 supaya bisa tetap bersyukur walaupun 52:51 kita dalam keadaan kesempitan. 52:53 Syukran, Ustaz. 52:55 Ya. Baik. Eh Allah Subhanahu wa taala 52:58 berfirman di Al-Qur'an, salah satu ciri 53:00 orang yang bertakwa itu dan Allah 53:03 siapkan surga baginya. Alladzina 53:05 yunfiquuna fara w 53:08 orang yang menginfakkan hartanya dalam 53:10 keadaan lapang dan sempit. 53:11 Iya. 53:11 Ya. 53:12 Kemudian eh Rasulullah bersabda, 53:14 "Wallahu fiil abdi kanal abdu fiuni 53:18 akhi." Allah akan menolong seorang hamba 53:21 selama hamba tersebut menolong 53:22 saudaranya. Ini artinya kepedulian. 53:25 peduli 53:25 dalam kondisi sesempit apapun kita masih 53:27 punya peduli kepada orang lain. 53:29 H. 53:29 Nah, kemudian ee harta ini akan menjadi 53:32 berkah ya. Berkah. Berkah itu bukan 53:34 berarti berlimpah ruah. 53:36 He. 53:36 Berkah itu istilah sunah mah setik mahi 53:38 lobanya loba waratra gitu ya. Sedikit 53:41 cukup dan kalau banyak juga 53:43 bisa merata bisa memberikan keberkahan. 53:45 Bisa merata. Nah, ini dalam artian di 53:47 sini kita terus melakukan hal ini. 53:50 Kemudian kita sering berdoa, "Allahumma 53:52 inni azubika minal hammi wal hazani 53:54 wazubika minal ajzi wal kasali wubika 53:57 minal jubni wal bukhli wubika minabatiin 54:00 waqah rijal." Ya, itu doa sering dibaca. 54:04 Iya. 54:04 Ya. Kemudian Allahumma inni auzubika 54:06 minalami wali. Ya Allah aku berlindung 54:09 kepadamu dari dosa dan utang. 54:13 Oh. Jadi insyaallah ya banyak sekali 54:16 peristiwa-peristiwa yang terjadi di 54:18 lapangan. Mereka yang bertumpuk 54:20 hutangnya tapi kemudian dengan 54:21 kesungguhan dirinya dia ber apa bertobat 54:25 atas segala kealpaan dan kesalahan di 54:26 masa lalu. Terutama kalau dia selampat 54:29 pernah makan barang yang haram. 54:30 Iya 54:31 pernah melakukan tindakan yang haram itu 54:33 kan jadi penghalang ter rezeki 54:35 itu ya. Termasuk dengan dosa-dosa tadi. 54:38 Maka dia memperbanyak istigfar, 54:40 memperbanyak salat sunah ya salat malam. 54:43 salat ee apa salat duha 54:46 dan sebagainya ya. Jadi tentu kepedulian 54:49 terus dilakukan. 54:50 Nah, jadi kemudian kualitas dijaga. 54:53 Kualitas dan kuantitas salat itu harus 54:55 dijaga. Jadi jangan hanya kuantitas 54:56 saja. 54:57 Kita kadang-kadang salat sampai ratusan 54:59 rakaat tapi tidak dijaga kualitasnya. 55:02 Tuh. Padahal ketika Allah turunkan w'mur 55:05 akhlaka bisah wastobir alaiha la 55:09 nasaluka rizqo nahnu narzuquuk. 55:14 Surah Thaha 132. 55:17 Perintahkan keluargamu pada salat wasbir 55:20 alaiha dan sabar atas perintah itu. 55:23 Sabar 55:23 di saat kita melaksanakan apa? 55:26 Mendirikan salat ini harus sabar 55:28 ya atas perintah itu. Perintah untuk 55:30 menyuruh keluarga kan itu kan perintanya 55:32 waur akhlak. Perintahkanlah pada 55:34 keluargamu. Jadi artinya kita harus 55:36 melaksanakan perintah Allah agar kita 55:38 memerintahkan keluarga kita gitu. 55:41 Ya, itu fiilnya fi'il amar kan berita 55:44 wajib. Alas fi'il amri wuj asal amar itu 55:47 menunjukkan wajib. Wajib kita menyuruh 55:49 keluarga menggiatkan untuk beribadah 55:51 kepada Allah. Nah, kemudian wastobir 55:54 alaiha menggunakan tidak wasbir tapi 55:56 wastobir. Ya. Jadi kalimat wasbir itu 55:59 lebih dahsyat daripada wasbir. 56:02 Sabar itu pahit ya enggak? 56:04 Iya. 56:04 Sabar itu pahit walaupun buahnya manis. 56:06 Heeh. 56:07 Tapi wastobir jauh lebih pahit gitu. 56:10 Dari lipat. 56:12 keluarin kel itu lebih sulit daripada 56:14 pada orang lain. 56:15 Iya, benar. Benar. 56:16 Karena kan orang lain tu enggak ada 56:17 perasaan apa-apa. 56:18 Heeh. 56:19 Lancar aja gitu kan. Nah, t ngajak orang 56:21 ngajak keluarga masyaallah luar biasa 56:23 sulitnya. 56:24 Serba ewuh pekewuh gitu ya. 56:26 Kagok. 56:27 Kagok risih. 56:28 Ada risih. 56:29 Nah, kemudian Allah melanjutkan ayatnya. 56:32 Lanas' alaluka rizqo. Kami tidak minta 56:35 rezeki kepadamu. 56:37 Nahnu narzukka. Kamilah yang berikan 56:39 rezeki kepadamu. Tuh. Wal aqibatulqwa. 56:43 Dan akibat yang baik bagi orang yang 56:44 bertakwa. Maka dalam surah itu dalam 56:47 surah Tha2 di surah di surah atalaq 56:49 disebutkan wam yattaqillah yaj'alahu 56:52 makhraj. Siapa yang bertakwa kepada 56:54 Allah akan berikan jalan keluar 56:57 kepadanya sehingga dia tidak akan akrab 56:58 dengan susah, tidak sering pusing dan 57:00 tidak bertemu bingung. He 57:05 dankan rezeki yang tidak 57:06 disangka-sangka. Wih, masyaallah luar 57:07 biasa. 57:08 Bahagia sekali ketika kita dapat rezeki 57:10 tidak disangka-sangka. 57:12 Di saat kita sempit, tiba-tiba datang 57:14 rezeki itu di luar dugaan kita. 57:16 Masyaallah. Ya, maka berharap kepada 57:18 Allah hidupnya pas-pasan sejadah. 57:20 Pas-pasan, 57:20 pas butuh, pas ada gitu 57:23 ya. Demikian ya. 57:25 Subhanallah. Jadi tingkatkan ketakwaan 57:27 kita ya. Jadi kalau sudah takwa mah 57:28 gampang ya. I tak dan tawakal tadi kan 57:31 wakau. Siapa yang tawakal kepada Allah 57:33 maka akal akan cukupkan tadi pas tadi 57:36 pasfasan itu yang paling kita sukai. 57:39 Baik selanjutnya dari Ibu Tini. Ustaz 57:41 asalamualaikum warahmatullahi 57:42 wabarakatuh. 57:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:43 wabarakatuh. 57:44 Ee terkait dengan menyegerakan salat 57:46 khususnya salat berjamaah bagi kaum 57:48 laki-laki. Bagaimana dengan pekerjaan 57:51 yang berhubungan dengan orang atau pihak 57:53 lain? Misalkan acara masih berlangsung, 57:55 sedangkan waktu salat Isya sudah sampai. 57:58 Karena jadwal acara itu ada di antara 58:00 waktu magrib dan isya atau antara jam 58:02 18.00 sampai jam 20. Apabila ditunaikan 58:05 dulu salat Isya berjamaah, waktunya 58:07 tidak cukup untuk pembahasan. 58:09 Acara ada jeda hanya selama azan dan 58:12 juga nasyid. Ini bagaimana? Mohon 58:14 pencerahannya, Ustaz. 58:15 Baik. Ee dalam hal ini ada dua salat 58:18 yang boleh ditunda. 58:20 Hm. Ada dua salat. 58:22 Ini aneh juga ya. Salat boleh 58:23 boleh itu 58:24 artinya ada dalilnya gitu. 58:27 Pertama salat Isya. 58:29 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 58:30 pernah menunda salat isya karena masih 58:32 ada urusan. 58:33 Heeh. 58:34 Jadi urusan urusan ini tentu bukan 58:35 urusan maksiat, 58:36 urusan-urusan yang positif ya. Urusan 58:39 termasuk misalkan urusan keumatan atau 58:40 mungkin kita sedang mengkaji ilmu boleh 58:42 ditu 58:43 salat isya itu. Wah ini tanggung. Kalau 58:45 salat nanti malah bubar. 58:46 Lanjutin aja dulu pengajiannya boleh. 58:48 He heh. 58:49 Ah jam 0.00 baru salat Isya boleh atau 58:51 0.30 masih boleh. Heeh. 58:53 Gitu. Jadi Rasulull Sallah alaihi 58:54 wasallam pernah terlambat salat Isya 58:55 sampai para sahabat tuh 58:56 terkantuk-kantuk. 58:58 H. 58:58 Jadi ngantuk para sahabat tuh saking 59:00 lamanya nunggu gitu. E nah kan kata 59:03 Rasulullah la takumu hatta taroni. 59:06 Janganlah kamu berdiri sehingga kamu 59:08 melihat aku datang. Gitu. Maka para 59:10 sahabat pada begitu R rasul datang baru 59:13 pada berdiri salat. Nah itu. Jadi sampai 59:15 duduknya terkantuk-kantuk saking lamanya 59:18 menunggu Rasul datang. Nah, dasar ini 59:20 dijadikan alasan bolehnya menunda salat 59:22 Isya 59:23 asal jangan lewat jam 12.00ah karena jam 59:26 12 sudah masuk waktu salat malam itu 59:29 ya. Satu. Yang kedua, salat zuhur. 59:31 Salat zuhur bisa juga 59:32 salat zuhur juga boleh ditunda kalau 59:34 suasananya sangat tidak nyaman 59:37 karena terik matahari terlampau panas 59:40 ya. Apalagi dulu kan tidak ditutup. 59:42 Iya. 59:42 I enggak kalau sekarang mah duur juga 59:44 AC. 59:45 Oh, sejuk gitu ya. dulu tuh panas 59:48 sekali. Maka kondisi ini membolehkan 59:50 seorang menunda salatnya 59:52 tapi tidak terlalu lama. Jadi hanya 59:54 sebentar. Misalkan kalau misalkan jam 59:56 12. Kan terlalu panas saat terinjil di 59:59 atas ya, Pak. 30 sudah bergeser kan. 1:00:02 Nah, itu seperti itulah maksudnya. 1:00:03 Jadi kebolehan menunda salat waktu zuhur 1:00:06 dan salat isya. 1:00:07 Wallahuam. 1:00:09 Ternyata boleh ya isya sama zuhur itu 1:00:11 karena ada yang bilang juga isya itu 1:00:12 waktunya panjang katanya. 1:00:13 Iya. Kecuali mungkin kalau enggak ada 1:00:15 uzur, 1:00:15 tapi tadi ada yang juga salah gitu ya, 1:00:18 salah salat Isyanya nanti jam .00 1:00:22 sama tahajud ya. 1:00:23 Karena ada dalil ada dalil yang sangat 1:00:25 jelas bahwa salat itu ila wasyatil lail 1:00:27 sampai tengah malam. 1:00:29 Itu dalil itulah yang kita pakai 1:00:31 ya. Walaupun memang ada di antara ulama 1:00:34 mungkin ya atau mungkin pendapat yang 1:00:36 berpendapat seperti itu. 1:00:38 Tapi kita lebih memikir jumhur ulama. 1:00:40 Jumhur ulama berpendapat bahwa 1:00:42 berdasarkan dalil yang jelas bahwa salat 1:00:44 itu sampai tengah malam. 1:00:46 H. 1:00:46 Demikian. 1:00:47 Baik. Selanjutnya ada pertanyaan dari 1:00:51 Bapak Hadi di Tangerang. Asalamualaikum 1:00:53 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:00:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:55 wabarakatuh. 1:00:56 Kadang saya merasa heran kenapa masih 1:00:58 ada orang yang enggan dalam beribadah. 1:01:01 Sedangkan Allah Maha Baik membuat dunia 1:01:03 ini bukan hanya untuk orang yang beriman 1:01:05 saja. Nah, Allah mengizinkan orang kafir 1:01:07 dan lain untuk masuk di dunianya Allah 1:01:10 Subhanahu wa taala. Ini bagaimana, Pak 1:01:11 Ustaz? Demikian 1:01:12 sebenarnya tidak perlu heran karena 1:01:13 memang Allah sudah menyebutkan di 1:01:16 Al-Qur'an di surat Al-Hijr itu 1:01:18 setan kan berjanji 1:01:19 terus tumma laatahum min baini aidihim 1:01:24 wamin khalfihim wa aimanihim 1:01:26 waamailihim. Tuh 1:01:27 setan itu berjanji akan menggoda Nabi 1:01:29 Adam dan anak cucunya itu kan anak cucu 1:01:32 Adam itu akan digoda dari depan dari 1:01:35 belakang. dari kanan dan dari kiri. 1:01:37 W lengkaplah pokoknya 1:01:38 lengkap dari semua penjuru, dari semua 1:01:40 arah 1:01:41 gitu. Nah, dari depan gimana? 1:01:44 Apa pemirsa Rasil pernah lihat setan 1:01:46 gitu ngajak tertawa sama kita? 1:01:50 Nah, dalam tafsir Ibnu Abbas disebutkan 1:01:52 mim baini aidim itu adalah kita 1:01:54 ditimbulkan keraguan, ditimbulkan sanksi 1:01:57 terhadap dahsyatnya akhirat. 1:01:59 Dragu-raguin gitu ya. 1:02:00 Iya. Ditimbulkan keraguan. Jadi, wah itu 1:02:03 mah itu mah lamunan orang-orang 1:02:05 pengkhayal katanya. 1:02:07 Belum tentu masa itu. Bagaimana nanti 1:02:09 saja gitu. Nah, ini ini setan sebenarnya 1:02:12 setan berwujud manusia. Nah, gitu ya. 1:02:15 Nah, membuat satu stigma yang negatif 1:02:18 terhadap keadaan akhirat. 1:02:20 Nah, jadi ditimbulkan keraguan, enggak 1:02:22 yakin dengan akhirat. 1:02:24 Kemudian wamin khfihim dari belakang 1:02:26 mereka. 1:02:27 Selain dia dikaburkan dengan sejarah 1:02:29 masa lalu, nah itu mah dongeng-dongeng 1:02:31 terdahulu. Biarlah yang lalu diarah 1:02:34 berlalu. 1:02:35 Nah, lagian itu mah cuman dongeng biasa 1:02:37 aja gitu ya. 1:02:39 Dan juga ditanamkan kecintaan pada dunia 1:02:41 berlebihan 1:02:42 tuh sehingga nganggap remeh kepada 1:02:44 kehidupan akhirat. 1:02:45 Iya. 1:02:46 Wa aimanihim. Dari kanan mereka setan 1:02:49 menggoda dengan apa? Orang disibukkan 1:02:51 beribadah tapi ditanamkan ria dalam 1:02:54 hatinya agar hilang pahalanya. 1:02:56 Heeh. Masyaallah. 1:02:59 Waamaai dari kiri mereka setan menggoda 1:03:02 menanamkan meringankan berbuat dosa. 1:03:05 H 1:03:05 ringan berbuat maksiat. Ah udah nanti 1:03:08 juga hapus dengan salat katanya. 1:03:11 Tinggal tobat aja kamu. Yang penting 1:03:12 udah sekarang menikmati aja. 1:03:14 Nah udah mumpung ada ini belum tentu 1:03:17 kamu ketemu lagi. Ah masyaallah ini yang 1:03:19 terjadi. 1:03:20 Jadi dari semua penjuru setan. Makanya 1:03:22 tidak perlu heran 1:03:24 malas beribadah termasuk itu. Setan kan 1:03:26 tidak mau kalau hamba Allah ini 1:03:29 beribadah kepada Allah Subhanahu wa 1:03:30 taala. Saya tidak mau. 1:03:32 Nah, yang anehnya kan gini. Iblis nih 1:03:35 kan setan 1:03:36 he 1:03:37 itu walaupun dia tidak mau sujud kepada 1:03:39 Adam, dia sujud kepada Allah. 1:03:42 Iya. Tetap sama Allah sujud. 1:03:43 Tetap pada Allah sujud gitu. Yang aneh 1:03:46 sekarang ini bukan iblis katanya. 1:03:48 Iya. 1:03:49 Bukan setan tapi tidak mau sujud kepada 1:03:51 Allah. He 1:03:52 coba. Jadi kira-kira lebih dahsyat 1:03:55 daripada iblis kan? 1:03:56 Iya. 1:03:57 Lebih kurang ajar lagi. 1:03:58 Lebih kurang ajar gitu ya. Iblis aja 1:04:01 walau dia tidak masuk itu kepada Adam. 1:04:03 Kenapa? Karena kesombongannya. 1:04:05 Ini khairu minhu. Aku lebih baik kepada 1:04:07 Adam. 1:04:08 Kholqani minar wqah mintin gitu ya. Aku 1:04:10 ciptakan daripada api Adam dari tanah. 1:04:13 Masa aku harus sujud pada Adam. 1:04:15 Tapi ketika sujud pada Allah mau iblis 1:04:17 itu sujud kepada Allah. 1:04:19 Ini sekarang orang tidak mau sujud 1:04:20 kepada Allah. Enggak mau beribadah kan 1:04:22 berarti lebih iblis daripada setan. 1:04:26 Karena iblis itu kan ablas. Ablas itu 1:04:27 bandel. 1:04:29 Makanya anak orang tua dulu kalau mal si 1:04:31 iblis ya katanya si iblis si iblis. Nah 1:04:34 bandel gitu ya. 1:04:36 Nah itu demikian. 1:04:38 Jadi jangan heran setan akan selalu 1:04:40 terus menggoda manusia ustaz. 1:04:41 Iya karena akan mencari teman 1:04:43 sebanyak-banyak sebanyak mungkin. Itu 1:04:44 janjinya 1:04:44 karena dia yakin tidak akan masuk surga. 1:04:47 Akan mencari teman sebanyak mungkin. 1:04:49 ngajak-ngajak jangan sampai terajak 1:04:50 gimana ya selain 1:04:51 kayak ini kayak jenis Israel itu 1:04:53 itu kan yakin akan kehancurannya 1:04:55 maka mumpung ada kesempatan dia berbuat 1:04:58 sehancur se apa sebesar-besarnya 1:05:01 sebrutal-brutalnya 1:05:02 di Al-Qur'an wabiru ma takbir 1:05:05 maka malaikat itu akan dihancurkan 1:05:08 dengan sehancur-hancurnya itu dalam 1:05:09 surat Al-Isra ayat ke-7 1:05:12 dengan yakin dia itu seperti itu. Akan 1:05:14 dikejar-kejar oleh kaum muslimin di 1:05:15 balik pohon dan batu. R berkata, "Ya 1:05:18 Muslim, ya Abdullah, wahai Muslim, wahai 1:05:19 hamba Allah, hadal yahud." 1:05:21 Hm. 1:05:22 Taal fataal faqtulhu, gitu ya. Sini 1:05:25 bunuhlahnya. Nah, karena yakin dengan 1:05:27 itu ya, maka mereka berbuat 1:05:30 sebutal-brutalnya kepada kaum muslimin 1:05:31 sekarang. 1:05:32 Nauzubillah 1:05:32 gitu. Membuat kerusakan sebanyak mungkin 1:05:35 karena yakin di akhirnya akan hancur ya 1:05:38 sekalian aja. 1:05:40 Masyaallah. 1:05:41 Demikian. Baik, beralih ke pertanyaan 1:05:43 selanjutnya, Ustaz. ini dari 1:05:48 ya dari tidak ada namanya nih dari hamba 1:05:51 Allah. Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:51 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:05:52 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:05:54 Ada istilah kejarlah dunia seolah hidup 1:05:56 selamanya dan kejarlah akhirat seolah 1:05:58 akan mati besok. Itu bagaimana 1:06:00 maksudnya, Pak Ustaz? Demikian. 1:06:02 Iya. Itu ada hadis tapi adalah la 1:06:06 aslalahu. Tidak ada asalnya. Jadi tidak 1:06:08 ada dalam kitab kutubutisah. Enggak ada. 1:06:10 Sebenarnya itu kata mutiara, 1:06:11 kata motivasi mutiara gitu 1:06:13 dijadikan dianggap sebagai hadis 1:06:21 gitu. Carilah dunia 1:06:24 apa sebanyak-banyaknya 1:06:26 seolah kamu akan hidup selama-lamanya. 1:06:28 Semangat gitu ya. Semangat maksudnya 1:06:30 gitu. 1:06:31 Terus kemudian dan berbuatlah untuk 1:06:33 akhiratmu seolah kamu akan menuhi 1:06:35 kematian besok. 1:06:35 He 1:06:36 gimana semacam itu? 1:06:38 Iya 1:06:38 secara logika juga susah kita susah ya. 1:06:41 He. 1:06:41 Nah, kita saat dunia datang akhirat 1:06:44 seolah akan mati gitu ya. 1:06:46 Yang ada tuh yang benar Al-Qur'an. Wal 1:06:49 akhiratuiraka minal ula. 1:06:51 Akhirat itu lebih baik daripada dunia. 1:06:54 Ada juga wabagul 1:06:56 akhirah. Kejarlah oleh kamu ke bagian 1:06:58 akhirat tangib minad dunya. 1:07:01 Tapi jangan kamu lupakan nasib kamu di 1:07:02 dunia. 1:07:03 Segera jangan dilupakan. Beda mencari 1:07:06 mengejar dengan jangan dilupakan. Paham 1:07:08 enggak? 1:07:09 Contoh gini. Mandilah kamu setiap hari, 1:07:11 jangan lupa gosok gigi. Coba seimbang 1:07:13 enggak mandi dengan gosok gigi? 1:07:15 Tidak ya? 1:07:16 Tidak. Gosok gigi itu hanya satu bagian 1:07:18 saja. Mandi itu seluruh tubuhnya. 1:07:20 Begitu pula dalam hal ini akhirat tuh 1:07:21 harus dikejar, dicari. 1:07:24 Yang namanya mencari mengerahkan semua 1:07:26 kemampuan. 1:07:27 Coba misalkan gini, kita kehilangan HP 1:07:29 ini. Mana HP saya? Oh, sampai 1:07:31 dibuka-buka. Goreng dibuka semua taplak 1:07:33 meja dibanting-banting kan mencari HP. 1:07:36 Kenapa? Karena ingin ketemu. 1:07:38 Iya. Ya, itulah orang yang mencari. Tapi 1:07:41 kalau jangan lupa nasib kamu di dunia, 1:07:43 jangan sekerjaan dilupakan. Eh, jangan 1:07:45 lupa nih, gitu nih. Jangan lupa nih bawa 1:07:48 bakalnya ini. Jadi, arnya pelengkap 1:07:50 sifatnya 1:07:51 tapi akhir itu menjadi tujuan utama. 1:07:53 Tujuan bukan pelengkap. 1:07:54 Betul. Maka mari kita berlomba untuk 1:07:57 membangun gedung di akhirat nanti ya 1:08:00 dengan amal saleh di dunia sebanyak 1:08:01 mungkin. Punya harta berkifarlah dengan 1:08:03 harta. Punya ilmu beramallah dengan 1:08:05 ilmu. Punya tenaga, berusahalah dengan 1:08:08 tenaganya. Berusaha terus. Semakin 1:08:10 banyak kita beramal, semakin banyak kita 1:08:12 berkiprah, maka insyaallah prestasi kita 1:08:15 lebih besar. Masyaallah. 1:08:16 Tuh, ya. Jadi, tapi niat tadi jaga niat, 1:08:20 jaga hati, jaga prosedur, dan jaga 1:08:22 tujuan. 1:08:23 Jangan sampai beralih orientasi hidup 1:08:25 kita. 1:08:25 Iya. 1:08:26 Tuh, itu jadi itu bukan hadis. 1:08:29 Iya. 1:08:30 Jadi, itu kata mutiara. Kata mutiara 1:08:33 maksudnya memotivasi. 1:08:34 Kalau reg maksudnya kesungguhan itu 1:08:36 diperlukan dalam setiap aspek. He. 1:08:38 Dalam mencari dunia juga harus. Nah, 1:08:40 kalau Imam Syafi'i berkata 1:08:41 ya man arud dunya faai bil ilmi waman 1:08:45 arudal akhirah faai ilmi. Itu Imam 1:08:47 Syafi'i. 1:08:48 Siapa yang mengharapkan dunia dengan 1:08:49 ilmu. Siapa yang mengharapkan akhirat 1:08:51 dengan ilmu. Tuh. 1:08:53 Jadi bukan karena banyaknya bekerja 1:08:54 orang dapat harta banyak. 1:08:56 Ya enggak 1:08:57 bukan karena lamanya. Kalau lamanya 1:08:59 banyak orang yang kerja dari pagi sampai 1:09:01 malam cuma dapat Rp100.000. 1:09:03 Banyak orang yang cuman beberapa menit 1:09:04 dapat sekian juta. Nah, jadi bukan 1:09:06 karena lamanya, tapi tadi ilmu. 1:09:09 Karena ilmu. 1:09:09 Karena ilmu. Intinya harus belajar. 1:09:11 Harus belajar. Ya, tambah-tama 1:09:12 kita belajar sama orang yang sukses 1:09:13 seperti apa? Kok kamu bisa seperti itu? 1:09:15 Belajar sama orang sukses. 1:09:17 Nah, kok bisa kamu mempelajari ilmu ini? 1:09:19 Belajar sama orang yang sukses. Itu 1:09:21 semua ada ilmunya. 1:09:23 Mengharapkan dunia dan akhirat juga 1:09:25 dengan ilmu. 1:09:26 Dengan ilmu juga ya. Masyaallah. 1:09:29 Selanjutnya dari Bapak Asyraf. 1:09:32 Asalamualaikum warahmatullahi 1:09:33 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:09:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:35 wabarakatuh. 1:09:35 Ini mengenai puasa nih. Mungkin sebentar 1:09:37 kita akan puasa ya. Mengenai sahur ini, 1:09:39 Ustaz. Batas waktunya sampai azan subuh 1:09:42 apa sebelumnya? Tolong penjabaran 1:09:44 tentang mengenai hal ini, Pak Ustaz. 1:09:45 Iya. Jadi ee Rasulullah sallallahu 1:09:48 alaihi wasallam menyebutkan tasahru 1:09:51 fainna fisah barokah. Sahurlah kalian 1:09:54 karena sesungguhnya dalam sahur itu ada 1:09:56 berkah. Maka hendaklah kita sahur walau 1:09:58 hanya seteguk air, walau hanya satu biji 1:10:01 kurma, hendaklah kita sahur karena dalam 1:10:02 sahur itu ada berkah. 1:10:04 Iya. 1:10:04 Lalu bagaimana waktunya? Sampai kapan? 1:10:07 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:10:09 itu melaksanakan sahur sampai menjelang 1:10:11 subuh. Dan beliau biasanya berhenti 1:10:14 menjelang subuh itu setelah itu beliau 1:10:17 membaca Al-Qur'an kurang lebih 50 ayat. 1:10:19 50 ayat inilah oleh para ulama 1:10:21 diperkirakan 1:10:23 kurang lebih 10 menit. 1:10:24 Iya. Maka itu ada disebutkan imsak. 1:10:27 Imsak ya. 1:10:27 Imsak itu artinya menahan. Tapi bukan 1:10:29 berarti batal kalau saat itu kita makan 1:10:32 dan minum. Tapi menahan istirahat, 1:10:35 mengistirahatkan perut kita, 1:10:37 mengistirahatkan kegiatan kita dalam 1:10:38 makan untuk mempersiapkan diri salat 1:10:41 subuh 1:10:42 gitu ya. Jadi 1:10:45 menjadi batal seseorang kalau sudah azan 1:10:47 subuh dia baru makan dan minum. Sebatal 1:10:50 itu enggak boleh. Tapi kalau sebelum 1:10:51 azan dia masih boleh sahur. Wah saya 1:10:54 terlambat tinggal 3 menit. Boleh enggak 1:10:56 minum? Boleh. 1:10:57 Boleh sebelum azan? Ya, 1:10:58 sebelum azan pentingnya ya. Itu yang 1:11:00 namanya sahur. Jadi itu kebijakan para 1:11:02 ulama memperkirakan Rasulullah sahu 1:11:05 alaih wasallam tadi istirahat setelah 1:11:07 makan itu kurang lebih 10 menit 1:11:09 karena membaca 50 ayat. Tentu 50 ayat 1:11:11 bukan bagi orang yang belajar. He 1:11:13 kalau belajar mungkin bisa 2 jam 50 ayat 1:11:16 orang yang lancar bacaannya itu 50 ayat 1:11:18 itu insyaallah 10 menit 1:11:19 kurang lebih demikian. 1:11:21 Baik dari hamba Allah. Asalamualaikum 1:11:24 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 1:11:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11:26 wabarakatuh. 1:11:27 Bagaimana kalau suami saya ini enggak 1:11:29 pernah ngerjakan salat? Saya sudah capek 1:11:32 menasehatinya dan apakah saya berdosa 1:11:35 menasehati suami terus, Pak Ustaz, 1:11:37 hingga sampai mau salat? Demikian 1:11:39 ya. Justru ketika istrinya terus 1:11:42 menasihati terus berarti pahala terus 1:11:44 baginya. He. 1:11:45 Ya. Adapun diterima atau tidaknya utusan 1:11:48 dia dengan Allah. 1:11:48 Iya. 1:11:49 Maka jangan hanya mengandalkan kekuatan 1:11:52 fisik tapi lakukan kekuatan rohani. 1:11:55 Jangan mengandalkan kekuatan lisan 1:11:57 semata-mata kekuatan rohani. Ingat yang 1:11:59 punya hati baik hati ibu atau hati suami 1:12:03 itu adalah Allah. 1:12:05 Ya, makanya ada doakan ya 1:12:07 muqalibalubitbi 1:12:09 wahai zat yang bolak-balikkan hati 1:12:11 tetapkan hatiku kepada agamamu. Kan gitu 1:12:13 yaubitbi 1:12:16 wahai zat yang memalingkan hati 1:12:18 palingkan, tetapkan hatiku dalam 1:12:19 ketaatan padu. 1:12:20 Maka begitulah kita doakan seperti Rasul 1:12:23 mendoakan Umar bin Khattab. 1:12:25 Iya, 1:12:25 Rasul doakan karena yang punya hati itu 1:12:27 adalah Allah. Bagi Allah tidaklah sulit 1:12:30 untuk mengganti atau merubah keadaan 1:12:33 seseorang. termasuk membalikkan hati 1:12:35 seorang yang tidak tersesat menjadi 1:12:37 dapat hidayah. 1:12:38 Betul. 1:12:38 Maka doakan dengan penuh keikhlasan. 1:12:40 Nangislah kepada Allah di akhir zaman. 1:12:42 Eh, di akhir zaman. Di akhir malam. 1:12:44 Akhir malam. 1:12:45 Di akhir malam. M akhir malam itu 1:12:47 berdoalah kepada Allah. 1:12:49 Insyaallah. 1:12:51 Astajib lakum. Ya, berdoalah kepadaku 1:12:54 nis akan mengabulkan doamu. Jelas 1:12:56 ayatnya. Maka dalam ini kita jangan 1:12:59 pernah berhenti untuk berdoa. Terus 1:13:02 perlihatkanlah kebaikan kepadanya tetap 1:13:05 karena dalam wasibhuma fi dunya marufa 1:13:07 kan kepada orang kafir saja 1:13:09 orang tuanya kafir. Misalkan seorang 1:13:11 anak harus berbakti 1:13:12 seorang istri pada suaminya juga begitu. 1:13:14 He. 1:13:15 Nah, kecuali kalau misalkan ah ini sudah 1:13:17 gimana lagi nih istri ini sudah berbuat 1:13:19 musyrik ya sudah tidak ada lagi nilainya 1:13:21 kebaikan Islamnya. Ah sudah seperti itu 1:13:23 kan tidak ada cara lain. 1:13:25 Ada jalan yang terbaik. gitu ya. Maka 1:13:29 kalau misalkan masih ada peluang untuk 1:13:31 dinasihati, nasihatilah. Teruskan dan 1:13:34 doakan ya mungkin diberikan contoh. 1:13:37 Perlihatkanlah kebaikan kita, keterusan 1:13:39 kita dalam mendoakannya. 1:13:42 Boleh jadi saat dia tidur doakan ya 1:13:44 supaya lemas hatinya. 1:13:46 Ada seorang suami yang tadinya seorang 1:13:49 pemabuk gitu ya, 1:13:50 boro-boro salat mabuk lagi. Mabuk, judi. 1:13:54 Istrinya seorang yang shah. Tapi 1:13:56 tiba-tiba begitu malam pulang ya di 1:13:59 akhir malam tuh pulang suaminya dalam 1:14:01 keadaan mabuk. 1:14:02 Dia dengar istrinya sedang berdoa 1:14:05 dengan suara yang ril. Ya Allah 1:14:08 berikanlah hidayah pada suamiku. Ya 1:14:10 Allah saya mencintainya ya Allah. Saya 1:14:13 tidak mau berpisah dengannya ya Allah. 1:14:15 Berikanlah hidayah kepadanya ya Allah 1:14:17 agar dia berbakti dan beribadah kepadamu 1:14:19 ya Allah. Nabi nangis tuh. 1:14:20 Iya 1:14:21 si suaminya belum masuk ya. Dengerin 1:14:23 dengerin 1:14:23 di situ tersentuh. Wah alangkah bodohnya 1:14:27 saya. Saya selama ini berbuat maksiat. 1:14:29 Istri saya malah berdoa kepada mendoakan 1:14:31 saya dengan kecintaan. Subhanallah. 1:14:33 Masyaallah. 1:14:34 Tersentuh juga. 1:14:35 Iya. Iya. 1:14:36 Ada yang sama anaknya juga ada anaknya 1:14:38 yang berdoa. Ya Allah 1:14:39 berikanlah hidayah kepada ayahku ya 1:14:41 Allah. Sambil nangis. Nah, itu tersentuh 1:14:45 banyak seperti itu. Maka jangan pernah 1:14:48 putus asa. 1:14:49 He. 1:14:49 Lanjutkan terus. Insyaallah pahala terus 1:14:51 mengalir. 1:14:52 Iya. 1:14:52 Nah, demikian 1:14:53 kita berusaha dengan semaksimal mungkin 1:14:56 nangis juga. Jadi sedih sedih ustaz ya. 1:14:59 Karena doanya luar biasa. Apalagi untuk 1:15:00 orang yang kita cintai ya. Masih 1:15:02 doanya kan muhul ibadah. 1:15:03 Sumsumnya ibadah. Silatul mukmin. 1:15:05 Senjatanya mukmin itu doa. 1:15:07 Kekuatan doa itu luar biasa. Heeh. 1:15:09 Jangan pernah ngap. He. 1:15:11 Dan doa orang mukmin itu dia jangan 1:15:14 pernah bahkan firasatnya pun jangan 1:15:16 remeh karena melihat dengan cahaya 1:15:17 Allah. 1:15:18 Heeh. 1:15:19 Doanya didengar Allah Subhanahu wa 1:15:20 taala. 1:15:23 Perlu ditiru juga tuh doanya sambil 1:15:25 dikeraskan ya supaya mendengar suaminya 1:15:27 ya. 1:15:27 Iya. Sebetulnya 1:15:28 dengan suara lirih tadi sebab itu 1:15:30 tergugah dengan 1:15:31 termasuk sunah juga bahwa 1:15:33 kita berdoa itu atau bahkan salat malam 1:15:35 itu kan sunahnya juga di dijaharkan 1:15:38 walaupun jangan terlalu keras. Heeh. 1:15:39 Sekedar untuk kita dengar sendiri ya. 1:15:42 Berdoa Jogi itu berdoa. 1:15:44 Berdoalah dengan dengan suara yang agak 1:15:46 terdengar. 1:15:47 Heeh. 1:15:47 Kalau kita tidak bisa dengan bahasa 1:15:48 Arab, boleh dengan bahasa kita sendiri. 1:15:50 Heeh. 1:15:50 Gitu. 1:15:51 Masyaallah. 1:15:53 Dari hamba Allah di Sukabumi. Ustaz, 1:15:55 asalamualaikum warahmatullahi 1:15:56 wabarakatuh. 1:15:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15:57 wabarakatuh. 1:15:58 Ini mengenai salat salat sunat mutlak 1:16:01 itu 1:16:02 ee niatnya seperti apa? Salat sunat 1:16:04 mutlak dan faedahnya apa, Pak? Ustaz, 1:16:06 demikian. Salat sunat mutlak itu adalah 1:16:08 salat sunat yang tidak mengenal waktu. 1:16:11 Artinya kapan saja. Selama bukan waktu 1:16:14 yang dilarang. Waktu dilarang salat 1:16:16 hanya tiga. Pertama di saat terbit 1:16:18 matahari, 1:16:19 di saat tergelincir, dan di saat 1:16:21 terbenam. Itu yang tidak boleh. Tapi 1:16:24 kalau di luar itu kapan saja. 1:16:26 Maksudnya ketika kita 1:16:28 ee apa? Merasa diri ini adalah apa? 1:16:32 Galau gitu ya, gelisah. 1:16:34 Ah, sudah salat saja. Itulah dikatakan 1:16:37 salat sunat mutlak. 1:16:39 Salat ketika kita ee ingin berjumpa 1:16:43 dengan Allah, kita rindu kepada Allah di 1:16:44 mana saja tinggal kita salat. Itu ada 1:16:49 juga salat syukur wudu kan itu setelah 1:16:50 wudu. Kalau ini enggak 1:16:52 wudunya sudah dari tadi misalkan gitu. 1:16:54 Tapi ee tiba-tiba kok 1:16:57 salat 1:16:57 kenapa begini saya kok jadi galau ini 1:16:59 ada apa hati itu tadi terang i salat 1:17:01 salat. Nah itu salat. Jadi salat sunat 1:17:04 dua rakaat khususnya salat sunat mutlak. 1:17:06 Demikian 1:17:07 ini mungkin pertanyaan yang terakhir 1:17:09 Ustaz ya dari Bapak Yanto di Bogor. 1:17:11 Asalamualaikum warahmatullahi 1:17:12 wabarakatuh Ustaz. 1:17:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:14 wabarakatuh. 1:17:14 Ini bagaimana cara kita mensinergikan 1:17:17 sifat sabar, qanaah dan juga zuhud 1:17:21 berikut tawakal dalam kehidupan kita 1:17:23 sehari-hari, Pak Ustaz. Supaya kita 1:17:24 selamat di dunia dan menuju kesuksesan 1:17:27 di akhirat kelak. 1:17:28 I 1:17:29 demikian, Ustaz. 1:17:29 Jadi memang pertama kita harus 1:17:31 meluruskan niat. merubah orientasi hidup 1:17:35 dan meluruskan prosedur kita. Dan kita 1:17:37 perlu komunitas 1:17:39 untuk hal itu. Makanya kenapa ketika 1:17:42 cerita tentang orang yang membunuh 100 1:17:44 orang tadi 1:17:45 ya membunuh 100 orang itu kan disuruh 1:17:47 datang ke tempat orang yang saleh. 1:17:49 Hm. 1:17:50 Bergabunglah kamu dengan mereka. 1:17:51 Iya. 1:17:52 Ya maksudnya apa? Karena perlu yang 1:17:54 namanya kondisi itu perlu lingkungan itu 1:17:56 perlu biah 1:17:57 atau milia itu penuh 1:17:59 ya. tidak boleh dianggap remeh. Maka 1:18:01 kenapa Nabi bersabda faal wahid? 1:18:05 Sesungguhnya setan itu bersama orang 1:18:06 yang sendiri. Faikum bil jamaah. Maka 1:18:09 wajib bagi kamu itu berjamaahumurq 1:18:13 dan jauhilah dari perpecahan. Man 1:18:16 arbatal jannahzamil jamaah. Barang siapa 1:18:19 yang ingin bertempat tinggal di surga 1:18:20 tetapilah aljamaah. Tuh maksud ini 1:18:23 menunjukkan pentingnya lingkungan. 1:18:24 lingkungan 1:18:25 bahwa hidup berjamaah terpimpin oleh 1:18:27 seorang imam itu merupakan hal yang 1:18:28 penting. 1:18:29 Maka hendaknya kita berusaha untuk 1:18:30 mewujudkan. Bahkan Rasul Sallahu Alaihi 1:18:32 Wasallam ketika terjadi fitnah dalam 1:18:35 hadis Bukhari yang cukup panjang itu 1:18:37 ya dalam Bukhari, Muslim, Ibnu Majah dan 1:18:40 Ahmad hadisnya cukup panjang akan 1:18:42 terjadi nanti di akhir zaman itu pertama 1:18:44 akan datang kaum kaumun yastanuna bigar 1:18:47 sunnati. Kaum yang mengikuti petunjuk 1:18:50 bukan eh mengikuti sunah bukan sunahku. 1:18:52 Wahunair hadi. Mengikuti petunjuk bukan 1:18:54 petunjukku. 1:18:55 Itu satu. Yang kedua yang lebih dahsyat 1:18:58 akan muncul duatun al abwabi jahanam. 1:19:01 orang-orang atau para dai, para penyeru 1:19:04 ya yang menyeru kepada pintu jahanam. 1:19:07 Coba dai itu men ngajak kepada surga. 1:19:10 Ini ngajaknya para pintu jahanam. Tapi 1:19:11 tidak begini. Hei kaum muslimin muslimat 1:19:14 yuk kita masuk neraka jahanam. Bukan 1:19:16 begitu. 1:19:16 Enggak terang-terangan gitu ya. 1:19:18 Tidak dengan kalimat seperti itu 1:19:19 tentunya. Tapi dengan sesuatu yang dia 1:19:22 lakukan itu tidak berdasar kepada aturan 1:19:24 yang benar. 1:19:25 H 1:19:26 diserukan kepada orang lain. Akhirnya 1:19:28 melakukan kesalahan yang sama. H 1:19:30 karena kata Nabi, 1:19:33 "Siapa yang menyambut seruan mereka sama 1:19:35 akan dilemparkan ke dalam jahanam." 1:19:36 H 1:19:37 tuh. Maka dalam kondisi begini, Huzaifah 1:19:40 bin Yaman kemudian dengan cerdas nanya, 1:19:44 "Ya Rasulullah, sibhum lana, sifatilah 1:19:47 mereka bagi kami, ya Rasulullah, 1:19:48 seperti apa sosok mereka itu seperti 1:19:51 gimana? Kok ngajaknya kepada pintu 1:19:53 jahanam?" Kata Nabi, "Hum min 1:19:55 jildatinaamun 1:19:57 biinatina." 1:19:58 Mereka itu dari kulit-kulit kita dan 1:20:00 berbicara dengan lisan kita. Maksudnya 1:20:02 apa? Secara penampilan enggak ada 1:20:05 bedanya antara penegak kebenaran dengan 1:20:07 penyesat umat. 1:20:09 Penampilannya sama. Bahkan bisa jadi 1:20:11 mungkin mungkin jenggotnya lebih panjang 1:20:13 gitu ya. Mungkin sorbannya lebih bagus, 1:20:15 mungkin jubahnya lebih lebih mewah 1:20:17 mungkin begitu ya. Bahkan mungkin 1:20:20 Qurannya lebih hafal, hadisnya juga 1:20:21 lebih hafal. 1:20:22 Tapi dia tidak dengan keimanan dia tidak 1:20:25 takut kepada Allah. 1:20:26 Nah. Nah, maka dengan itulah akhirnya 1:20:29 dia melakukan kesalahan. Dia menyeru 1:20:31 kepada jahanam. Diajak umat ini kepada 1:20:34 seleranya. Diajak umat ini kepada hawa 1:20:37 nafsunya, 1:20:38 bukan kepada pimpinan Allah dan Rasul. 1:20:40 Tuh. Maka dalam beginilah Uzabah bin 1:20:42 Yaman bertanya lagi, "Ya Rasulullah, 1:20:46 inalika, 1:20:48 apa yang kau perintahkan kepadaku jika 1:20:49 aku berjumpa dengan keadaan seperti 1:20:51 itu?" Maka kata Nabi, "Talzamu jamaatal 1:20:54 muslimina waamahum." Tetapilah olehmu 1:20:57 jemaah muslimin dan imam mereka. Nah, 1:20:59 ini perintah hidup berjamaah bersama 1:21:01 imam. Baik, demikian yang dapat saya 1:21:03 sampaikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya. 1:21:05 Mohon maaf bila ada yang kurang 1:21:06 berkenan. Winkum subhanakallahumma 1:21:08 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 1:21:11 astagfiruka waubai walhamdulillahiabbil 1:21:13 alamin. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:21:16 wabarakatuh. 1:21:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:21:18 wabarakatuh. Demikian akhwat tausiah 1:21:20 sore bersama Ustaz Wahyu DKS membahas 1:21:22 tema mengenai musafir di dunia dan mukim 1:21:25 di surga. Amin. Semoga apa yang 1:21:26 disampaikan dapat menambah ilmu agama 1:21:28 kita juga menambah iman kita kepada 1:21:30 Allah subhanahu wa taala. Saya yang 1:21:32 bertugas Pak Harri ditemani Neza dan 1:21:34 juga Yusuf Subangit pamit. Billahi 1:21:36 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:21:38 warahmatullahi wabarakatuh. 1:21:40 Waalaikumsalam.