Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
3:23 Bismillahirrahman 3:30 Ahimrahmanirrahim. 3:39 Asalamualaikum warahmatullahi 3:41 wabarakatuh. 3:43 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 3:45 nasta'in waa umurid dunya waddin 3:48 wasalatu wassalam ala asrofil iyaai wal 3:51 mursalin wa ala alihi wasohbihi ajmain. 3:55 Ashadu alla ilahaillallah. Wa asadu anna 3:58 muhammadan abduhuasul. 4:00 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 4:03 nabina Muhammadin waa alihi wasohbihi 4:07 ajmain. Qallahu taala fil quranil karim. 4:10 Aubillahiminasyaitanirrajim. 4:13 Qolu subhanaka la ilma lana illa ma 4:16 alamtana innaka antal alimul hakim. 4:19 Qbisrohli sodri waassirli amri wahlul 4:23 uqdatan lisani yafqahu qiqallahulim. 4:27 Alhamdulillahiabbil alamin. Masih 4:28 dipancarkan dari jalan Masjid 4:30 Silaturahim nomor 36, Cibubur, Bekasi. 4:34 Inilah radio silaturahim dan Rasil TV 4:36 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 4:39 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa 4:40 taala, bagaimana kabar Anda di Selasa 4:43 malam ini? Semoga selalu dalam keadaan 4:47 sehat walafiat. Senang sekali saya Fauzi 4:49 Ridwanul Haq ditemani oleh Neza dan juga 4:52 Yusuf Subangkit dapat kembali menemani 4:55 ikhwan akhwat dalam program tadabur 4:57 Al-Qur'an edisi 4 Rabiul Akhir 1448 5:03 Hijriah dan juga bertepatan dengan 5:04 tanggal 15 September 5:07 2026 5:09 bersama guru kita almukaram Ustaz Doni 5:12 Amir Sagaf. Alhamdulillah beliau sudah 5:14 hadir bersama kita. Kita sapa guru kita 5:16 terlebih dahulu. Asalamualaikum 5:18 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 5:20 Waalaikumsalam warahmatullah 5:21 wabarakatuh, Kang Fauzi. 5:24 Kabarnya sehat, Ustaz? 5:26 Alhamdulillah, ya. Mudah-mudahan semua 5:28 ikhwan akhwat di mana pun berada juga 5:30 sehat, penuh barokah. Insyaallah. 5:32 Amin. Insyaallah. Ee senang sekali bisa 5:35 kembali lagi berendapatkan ilmu berjumpa 5:39 dengan Ustaz Don Amir Sagaf dalam 5:41 program Taabur Al-Qur'an. 5:43 Insyaallah pada 5:47 Selasa malam ini Ustaz Doni akan 5:50 mengajarkan kita akan memberikan ilmu 5:52 kepada kita semua tentang dampak ajaib 5:56 dengan Al-Qur'an. Masyaallah ini sungguh 5:59 ya sungguh ajaib berarti Ustaz 6:01 insyaallah sungguh ajaib ee oleh-oleh 6:04 yang akan diberikan oleh ustaz kepada 6:07 kita. Ee kami mengharapkan semoga ikhwan 6:10 akhwat dapat 6:13 mendapatkan dampak ajaib, dampak 6:15 kebaikan dengan Al-Qur'an ini. Namun 6:18 sebelumnya bagi ikhwan akhwat yang ingin 6:20 berpartisipasi dalam kajian tadabur 6:23 Al-Qur'an bersama Ustaz Doni dapat 6:25 mengirimkan pertanyaan Anda di nomor 6:28 WhatsApp Rasil 0811999720. 6:34 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 6:35 langsung dengan ustaz dapat menghubungi 6:37 di 0218451512. 6:42 Sebelum ustaz memberikan ilmu kepada 6:45 kita, kita doa thabul ilmu terlebih 6:47 dahulu. Bismillahirrahmanirrahim. 6:49 Allahumma inna nasaluka ilman nafian 6:51 warizqan thiban wa amalan mutaqobalan. 6:55 Rabbanagfirlana waliwalidina warhamhuma 6:58 kama rbainigoro. Allahumma faqihna 7:00 fiddin waimna takwil. Baik ya, mari kita 7:04 dengarkan ilmu yang akan disampaikan 7:06 oleh Ustaz Doni Amir Sagaf dengan tema 7:10 dampak ajaib dengan Al-Qur'an. Tadfadol 7:12 Ustaz. 7:13 Baik, terima kasih ee Kang Fauzi, 7:17 ikhwan-akhwat sekalian di mana pun 7:19 berada. Bismillahirrahmanirrahim. 7:21 Asalamualaikum warahmatullahi 7:23 wabarakatuh. 7:26 Alhamdulillah. 7:28 Alhamdulillahilladzi 7:29 anzalakinubil 7:31 mminin liyadu iman maimillahi 7:37 junamawati 7:42 wasalam alahmatanilamin 7:46 asalya wal mursalin waa alihi wasohbihi 7:50 ajmain. Amma ba. Ikhwan akhwat yang 7:53 dirahmati Allah. Bapak, Ibu sekalian, 7:56 para pendengar Radio Silaturahim, 7:58 demikian pula para pemirsa Rasil TV di 8:00 mana pun berada. Alhamdulillah, segala 8:03 puji bagi Allah di malam hari ini kita 8:05 kembali bisa berjumpa lewat udara, lewat 8:09 layar. 8:10 Semoga Allah rida kepada kita semua dan 8:13 insyaallah apa yang akan kita bahas 8:15 nanti betul-betul bisa memberikan 8:17 manfaat kepada kita semua dan layak 8:20 untuk kita bawa pulang sebagai amal 8:22 kebaikan kepada sisi Allah subhanahu wa 8:25 taala. Selawat dan salam mari senantiasa 8:28 kita sampaikan dan kita curahkan kepada 8:31 baginda Nabi Muhammad sallallahu alaihi 8:33 wasallam. Demikian pula kepada seluruh 8:35 keluarga dan sahabat-sahabat beliau. 8:38 Semoga kita istikamah dalam mempelajari, 8:41 dalam mengamalkan, dan mendakwahkan 8:44 nilai-nilai yang beliau sallallahu 8:45 alaihi wasallam telah ajarkan untuk kita 8:48 semua. 8:50 Ikhwan akhwat, Bapak, Ibu yang dirahmati 8:51 Allah. Pada beberapa waktu yang lalu 8:56 kita digemparkan 8:59 begitu kagetkan dengan satu kasus yang 9:03 terjadi di ee Ancol ya, di Ancol. 9:08 Di sana ada sekumpulan anak-anak muda 9:12 begitu 9:14 yang ee 9:17 melakukan atau membuat festival musik. 9:21 Lalu ini festival disponsori oleh 9:26 produk minuman keras ya. Produk minuman 9:29 keras biras. 9:32 Dan yang membuat heboh itu adalah adanya 9:36 rekaman video di acara tersebut 9:39 di mana MC-nya, pembawa acaranya 9:44 itu menantang atau memberikan challenge 9:47 gitu kepada 9:49 yang hadir. 9:53 Tantangannya adalah kalau bisa membaca 9:57 surat Ad-Duha, 10:00 hafal gitu, baca di luar kepala 10:03 bakal diberikan minuman keras gratis 10:09 dan itu dilakukan ya di ada videonya 10:12 gitu ditampilkan itu. 10:15 Ee 10:16 jadi MC-nya tuh bilang gini, "Ayo siapa 10:19 yang bisa surat ad-Duha?" 10:21 baca surat aduhaha nanti dapat nih 10:24 minuman keras gratis. Nah, ini gambarnya 10:26 saya tampilkan di layar. Dan itu 10:30 anak-anak mudaha itu maju gitu baca 10:32 surat aduhahu lengkap dari ayat pertama 10:35 sampai habis. Nah, begitu berhasil wah 10:37 di mereka tepuk tangan. Nah, dapat 10:39 minuman gratis, minuman keras gitu lagi. 10:43 Ayo, siapa lagi yang bisa surat aduhahu? 10:45 Wah, baju lagi. Nah, 10:49 ini luar biasa. Ini fenomena yang ee 10:53 tentu 10:55 apa sesuatu apapun yang terjadi di hidup 10:59 kita ini adalah bentuk pembelajaran 11:02 Allah buat kita, Bapak, Ibu. Ee 11:06 persoalan ini sudah ditangani polisi dan 11:08 ee ya artinya sudah menjadi ranah hukum 11:13 begitu. Tentu saja ini ada adalah 11:15 penistaan agama gitu dan sudah sudah 11:17 ditangani. 11:19 Ee yang menjadi pelajaran bagi kita 11:21 adalah kenapa ya kok 11:25 itu anak-anak itu kan yang nanya juga 11:28 pasti dia tahu juga kan surat aduha itu 11:32 makanya dia challenge ee orang tuh 11:35 karena dia hafal juga kan dia yang 11:37 menentukan benar atau enggak bacaan 11:39 surat aduhanya. Nah baru dikasih miras 11:42 kalau benar gitu. Jadi dia MC-nya ini ee 11:45 seorang perempuan. Dia dia pun hafal 11:47 surat Adduha. Yang ditanya-tanyain juga 11:49 pada hafal surat aduhaha tapi dibuat 11:51 begituan. 11:54 Tentu ini dosa besar. Nah, ini 11:55 tampilannya di layar nih, Bapak Ibu ya. 11:58 Nauzubillah minzalik. Ini terjadi 12:00 sekarang ini. Nah, pelajarannya buat 12:02 kita apa? Luar biasa. Jadi menurut saya, 12:05 Bapak Ibu yang dirahmati Allah, dari 12:07 sini kita bisa belajar 12:09 bahwa 12:12 generasi muda ini ya 12:16 harus diberitahu, diajarkan 12:21 bahwa Al-Qur'an itu ajaib. 12:25 Kalau kamu bersentuhan dengan Quran, 12:27 interaksimu benar dengan Al-Qur'an, itu 12:30 dampaknya luar biasa. 12:34 ini yang mereka tidak diajarkan. 12:37 Bahkan mungkin saja dulu waktu 12:42 ee ya waktu mereka kecil disuruh ngfal 12:46 surat aduhahu ya di mungkin dengan cara 12:50 yang apa ya mungkin dimarahi atau apa 12:55 gitu ya demi demi mengejar misalkan 12:58 nilai ya sekolah dan lain sebagainya 13:00 hingga 13:02 pengalaman itu menjadi pengalaman yang 13:05 buruk Quran jadi pengalaman pengalaman 13:06 yang buruk 13:08 gitu. Dan akhirnya begitu mereka dewasa, 13:13 mereka ada ada kebetulan ada acara 13:17 seperti itu ya Quran itu menjadi sesuatu 13:21 yang kolot, sesuatu yang ketinggalan 13:24 zaman gitu yang diolok-olok gitu oleh 13:27 mereka ini. Nauzubillah. Nah, maka itu 13:31 kesempatan malam hari ini 13:34 kita tampilkan mudah-mudahan bisa di 13:37 sebarluaskan dan banyak orang yang 13:39 melihat terutama anak-anak generasi muda 13:42 kita. 13:44 Betapa ajaibnya Quran kalau kalau kamu 13:47 bersentuhan dengan Quran itu tidak 13:49 main-main gitu. 13:51 itu dampaknya ajaib luar biasa dan 13:53 hidupmu bisa bisa 13:57 bahagia bisa bagus enak hidupmu dengan 14:01 sentuhan Quran bersentuhan dengan Quran 14:03 ini mesti kita sampaikan. 14:05 Nah, apa saja dia itu ya kalau 14:09 bersentuhan dengan Quran ini apa saja 14:10 yang akan memberi ada ada dampak apa 14:13 saja? Yang pertama ada dampak ajaib dari 14:18 sekedar mendengarkan bacaan Al-Qur'an. 14:21 Itu saja sudah berdampak. Nanti kita 14:22 buka. Yang kedua, lebih jauh lagi dampak 14:27 ajaibnya 14:29 ketika membaca Al-Qur'an sesuai tajwid. 14:32 Ah, 14:35 gitu. Jadi tidak main-main itu. Kalau 14:37 pahala mah udah enggak usah dihitung 14:39 dah. Pahala di sisi Allah mah itu sudah 14:41 berjibun. Kalau kata orangor Depok tuh 14:44 berjibun sudah ya. Satu huruf aja 10 14:48 kebaikan. 14:49 Kita cuma baca satu huruf doang nih. Nun 14:53 kita baca begitu sudah 10. 14:55 Baca dua Yasin udah 20. 15:00 Itu mah itu mah enggak usah dihitungin 15:01 lagi. Itu udah luar biasa. Udah. Nah, 15:04 tapi nanti kita buka betapa dahsyatnya 15:07 dampak ya yang kita bisa rasakan ketika 15:10 membaca Al-Qur'an sesuai tajwid. 15:12 Meningkat lebih jauh lagi ah dampak 15:15 ajaibnya ketika mendapatkan kepahaman 15:19 Al-Qur'an. Wah, luar biasa. 15:22 Nah, meningkat lebih jauh lagi dampak 15:25 ajaibnya ee menghafal dengan kepahaman. 15:30 Ah, itu kalau kalau anak-anak muda yang 15:34 di Ancol kemarin itu dia menghafalkan 15:36 tapi dia tidak paham sehingga tidak ada 15:39 urutan poin 1 2 3 cuma hafal saja tapi 15:43 tidak paham beda. Nah, jadi menghafalkan 15:46 dengan kepahaman itu beda ya Bapak Ibu. 15:49 Jadi apa saja nih? Kita mulai yang 15:51 pertama 15:53 dampak ajaib dari mendengarkan 15:55 Al-Qur'an. Wah, luar biasa ini. Memang 15:57 firman Allah begini. Surat Ala'raf ayat 15:59 204 ya kalimatnya 16:01 auzubillahiminasyaitanirrajim. 16:03 Waidza qurial Quran. Apabila kamu 16:06 mendengarkan bacaan Al-Qur'an fastu lahu 16:09 dengarkanlah. Lalu ada syaratnya waitu 16:14 maka diam dan tenanglah. 16:17 Nah diam itu maksudnya jangan bicara 16:20 Bapak Ibu. Waitu laakum turhamun supaya 16:24 kamu dapat rahmatnya. 16:27 Kenapa kok jangan bicara? 16:29 Kalau selain selain bicara gimana? Bisa. 16:32 Boleh. Misalkan orang sambil jalan 16:34 dengerin Quran boleh. Orang sambil ya 16:38 misalkan dalam perjalanan di mobil 16:40 dengerin bacaan Quran boleh. Yang enggak 16:42 boleh itu bicara. Jadi jangan sampai 16:44 kita buka murotal di anu misalkan di 16:49 rumah gitu tapi kita tinggal ngomong. 16:52 Itu enggak boleh, Bapak, Ibu. 16:54 Ee ini ayatnya kalau kalau mau ngobrol 16:57 matiin dulu aja murotalnya supaya kita 17:00 dapat rahmat. Kenapa kok begitu? Kenapa? 17:02 Kenapa jangan bicara? Waansitu diam. 17:05 Diam. Ansit itu diamnya mulut gitu ya. 17:07 Jangan ngomong gitu ya. Kenapa kok 17:09 begitu? Rupanya ini ada penelitian 17:13 dilakukan di Selangor, Malaysia ya 17:17 judulnya Effect of Listening to the 17:19 Al-Qur'an on Heart Sound. 17:23 Ini efek mendengarkan ini baru 17:25 mendengarkan saja ya. Baru mendengarkan 17:27 saja bacaan Al-Qur'an terhadap jantung 17:31 manusia. Nah, ini jadi penelitian ini 17:35 dilakukan di fakultas ee apa eh 17:40 electrical engineering University of 17:42 Technologi eh Sah Alam di Selangor, 17:44 Malaysia. ditampilkan ini ee jurnal 17:47 penelitiannya dan alat yang mereka buat 17:50 itu ditampilkan di acara namanya 17:52 International Conference of Applied 17:55 Electronic and Engineering 2017. Nah, di 17:59 Kuching, di Sarawak, Malaysia 18:01 ditampilkan di situ. Nah, lalu 18:03 dipublikasikan ini paper-nya ya. Jadi, 18:06 kalau Bapak Ibu mau mau download bisa 18:09 open access bebas bisa di-download 18:11 gratis silakan baca. Nah, jadi apa yang 18:15 terjadi di sini? Penelitian ini ee juga 18:18 ee apa melibatkan atau ee mengikutkan ya 18:26 sebuah lembaga fisika di Inggris ya, 18:30 Institute of Physic di Inggris itu ada 18:33 tulisannya di situ ya. Makanya 18:34 dipublikasikan secara internasional. 18:37 Nah, jadi mereka bikin alat ya. Nanti 18:40 alat itu akan mengukur bagaimana 18:43 heart rate variability atau variabel 18:45 detak jantung 18:48 ee 20 orang partisipan ya sebelum diukur 18:52 sebelum mendengarkan dan saat 18:54 mendengarkan Al-Qur'an ya. Sebelum 18:58 mendengarkan dan saat mendengarkan 18:59 bacaan Quran apa yang terjadi 19:01 perbedaannya ya. Nah, jadi dari situ di 19:06 anu diprint diprint out. Nah, dari hasil 19:09 detak jantung tadi diprint out ee 19:12 menjadi satu data gitu ya. Dikekstrak 19:15 menjadi satu data. 19:17 Nah, kemudian dibandingkan tadi tentu 19:20 saja ada dua tadi ya, sebelum dan 19:21 sesudah dibandingkan. Nah, jadi rupanya 19:25 dari hasil ini dari hasil 20 orang tadi 19:28 partisipan 19:29 ini gambarnya di layar Rasil TV saya 19:32 tampilkan. 19:33 penelitiannya. Jadi yang biru ini 19:37 variabel detak jantungnya yang diastolik 19:40 yang yang apa bawah gitu ya. Frekuensi 19:43 bawahnya eh diastoliknya maksudnya bukan 19:47 sistoliknya. Itu biru tuh. Yang biru ini 19:52 tinggi dan tidak terlalu beraturan 19:55 sebelum mendengarkan Quran. Nih yang 19:57 biru nih. Before nih ya before before 20:00 listening to the Al-Qur'an nih Bapak 20:02 Ibu. Nah, 20:05 saat mendengarkan Quran. Saat 20:07 mendengarkan ya saat mendengarkan 20:09 artinya ketika itu dia tidak bicara 20:12 hanya mendengarkan Quran. Eah apa yang 20:14 terjadi? Eah frekuensi diastoliknya 20:18 menjadi lebih baik. Nah di tempat yang 20:20 harus turun turun. Nah, jadi lebih 20:23 beraturan ya dan lebih terlihat pola 20:26 yang lebih sehat menurun 8,6% angka 8,6% 20:32 dalam frekuensi diastolik itu sangat 20:34 bagus. 20:36 Angka yang sangat signifikan menunjukkan 20:39 kondisinya rileks, tenang, dan sehat. 20:43 Padahal dia tidak ngerti nih apa yang 20:46 dibacakan juga enggak ngerti. Ini karena 20:48 hanya mendengarkan saja ya. Hanya 20:50 mendengarkan saja. Jadi dipilih orang 20:52 yang memang tidak ngerti gitu loh apa 20:55 bacaan Quran yang dibacakan itu apa. 20:57 Sekadar modal mendengarkan saja. 21:01 Nah, syaratnya apa? Jangan ngomong, Pak. 21:05 Waktu kita dengarin Quran itu di dalam 21:07 mulut kita itu jangan ada keluar. 21:10 Maksudnya jangan bicara yang lain. 21:11 Jangan mengalihkan fokus kita. Jangan 21:14 berbicara. Kalau jalan enggak apa-apa 21:16 jalan gitu ya. Karena kita masih bisa 21:18 fokus gitu. Apalagi kalau jalan itu kan 21:20 ee apa ee otot calf namanya calf muscle 21:25 yang ada di betis kita itu. Itu jantung 21:29 kedua dia memompa memomp darah ke atas. 21:32 Jadi makin bisa fokus kita kalau kalau 21:34 lagi jalan itu sebetulnya bisa bagus 21:37 dengarin bacaan Quran itu. Nah jadi maka 21:40 itu yang hebat adalah kalimat Allah 21:42 tadi. Surah Ala'raf ayat 204. Wa qurial 21:46 Quran. Apabila dibacakan Al-Qur'an 21:50 walaupun Anda tidak paham, fastamiu 21:54 dengarkanlah. Fastamiu dengarkanlah 21:56 kepada bacaan itu dan diam. Waitu laakum 22:01 turhamun. Supaya kamu dapat rahmatnya. 22:04 Kalau kita ngomong, walaupun kita duduk 22:06 tapi ngomong kita gitu ya, kita 22:08 kehilangan konsentrasi fokusnya dan kita 22:11 dan bicara itu membuat kelenjar 22:13 nasofaring yang ada di di dada kita 22:16 kemudian menekan diafragma kita nih ya. 22:19 Dan itu menciptakan 22:22 getaran ee suara di dalam diri kita 22:25 sehingga otak kita lebih fokus kepada 22:28 apa yang kita bicarakan. tidak 22:29 memfokuskan kepada suara yang datang 22:32 dari arah lain, yakni bacaan Quran. Maka 22:35 itu kata Allah, "Jangan bicara 22:39 supaya kamu dapat rahmat." 22:41 Nah, 22:43 Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, 22:45 anak-anak kita di Ancol itu dia enggak 22:47 tahu ini. Dia enggak tahu betapa 22:50 mendengarkan Quran itu 22:53 scientifically proven, 22:55 sudah diuji secara saciific. 22:59 saentifik ini kan sebetulnya hanya 23:01 kacamata saja ya kan ee zaman sekarang 23:05 gitu ya sudah ada pembuktian apa ya 23:08 okelah gitu tapi sudah ada gitu 23:12 bahwa ajaib sampai-sampai saya tuh 23:15 begini Bapak Ibu 23:17 ikhwan akhwat sekalian saya tuh kalau di 23:19 masjid-masjid yang tempat ya saya 23:21 memberikan pelajaran gitu ceramah gitu 23:25 saya kadang suka menyarankan untuk 23:28 melakukan kegiatan ya bikin kegiatan 23:33 namanya 23:35 jantung sehat. Nah, 23:38 acara apa ini? Acara jantung sehat di 23:41 mana? Masjid kita. Masjid-masjid kita 23:44 gitu. Misalkan apa acaranya? Jemaah 23:46 diundang-undangin. Suruh pada duduk 23:48 tenang. Jangan ada yang ngobrol. Kalau 23:51 bawa anak kecil yang bisa mendistract 23:53 jauhin dulu gitu ya. Ah, duduk dah pada 23:56 tenang. Duduk jemaah. Lalu hadirkan satu 23:59 orang qari 24:01 yang membaca Al-Qur'an dengan baik, 24:02 dengan tajwid yang bagus, dengan apa? 24:05 Suruh qari ini baca Quran 24:08 ah 5 menit, 10 menit. Semua jemaah diam 24:11 mendengarkan. Jangan ada yang ngomong 24:14 diam mendengarkan. 24:16 Ah, itu kegiatan jantung sehat. 24:20 Kegiatan jantung sehat. Nah, besok gitu 24:22 lagi ulang, besok gitu lagi ulang. 24:24 Sama-sama. Ee itu luar biasa itu. Jadi 24:28 jantung sehat itu karena mendengarkan 24:31 Quran. Ee dan ini enggak bisa diganti 24:34 sama yang lain. Enggak ada. Enggak bisa 24:35 Bapak Ibu ya Anda mendengarkan musik 24:38 klasik umpamanya gitu ya. Wah mungkin 24:41 otaknya jadi enak tenang tapi tidak akan 24:43 sampai kepada manfaat seperti menurunkan 24:46 frekuensi diastolik yang seperti itu. 24:48 Tidak kan? 24:50 Ee yang bisa cuma Quran. Nah yang bisa 24:52 cuma Quran. Nah, jadi itu ajaibnya 24:55 Quran. Ee baru mendengarkan saja ini 24:58 nomor satu dampak ajaib mendengarkan 25:01 bacaan Al-Qur'an 25:04 itu anak-anak kita enggak tahu ini. Ini 25:06 mesti dikasih tahu, mesti disampaikan. 25:09 Ini loh ee risetnya nih supaya mereka 25:12 itu sadar 25:15 ya. 25:16 Nomor satu itu. Nomor dua. 25:19 Ah, kalau tadi mendengarkan, 25:23 sekarang meningkat lebih jauh lagi. 25:27 Kalau Anda membaca Quran syaratnya 25:30 adalah sesuai tajwid. Sesuai tajwid ya. 25:35 Hukum-hukumnya 25:37 ee ikhfanya, idghamnya sesuai, 25:41 harakat-harakatnya sesuai. Anda baca, 25:45 maka ya itu membaca Al-Qur'an yang 25:49 seperti itu lebih hebat daripada 25:53 kalau orang yoga tuh namanya hamming. 25:58 Haming itu apa sih? Haming itu kayak 26:01 orang apa? Mendengung di dalam di dalam 26:06 apa? Tubuh ee di dalam anunya sendiri 26:08 kayak ee 26:12 gitu. itu hambing namanya. 26:15 Nah, hambing seperti itu diajarkan kalau 26:17 orang yoga apa 26:21 begitu ya. membuat getaran ke dalam ke 26:25 dalam tubuh 26:27 ini, Bapak, Ibu. huming seperti ini ada 26:29 penelitiannya diterbitkan di ee National 26:33 Library of Medicine itu tahun 2023 26:37 penelitiannya bulan April nih. Kalau 26:40 hubing seperti itu ya itu 10 detik aja 26:47 bakal meningkatkan nitrik okside 26:51 sebanyak 1400%. 26:54 Apa itu nitric okside? Nitrik okside itu 26:56 adalah ya secara gampangnya aja ya 26:59 membuka pembuluh darah kita. 27:03 Membuka pembuluh darah kita. Seluruh 27:05 pembuluh darah terbuka dengan dengan 27:07 nitrik okside itu salah satunya. Nah, 27:10 1400% meningkat hanya 10 detik saja. 27:14 Begitu juga patogen-patogen yang bisa 27:16 menyebabkan kanker itu mati. 27:19 Meningkatkan flow oksigen dan 27:21 seterusnya. Memperbaiki sel itu haming. 27:24 Oh. 27:26 begitu ya. Nah, 27:29 kalau orang-orang yang yoga ini dia cuma 27:33 bergetar begitu enggak ada maknanya. 27:35 Kalimatnya apa enggak ada 27:38 begitu doang. Nah, kita saya baca 27:41 penelitian ini. Ya Allah, ini kita baca 27:46 Quran, Bapak Ibu ya. Kalau tajwidnya 27:49 benar kita lakukan, itu jauh lebih 27:52 dahsyat daripada hamingnya orang yoga 27:54 yang enggak ada maknanya. Itu 27:58 syaratnya bacanya mesti benar. 28:02 Misalkan kita baca nih ya, 28:05 alif lam 28:08 mim. 28:12 Allahu la ilahailla 28:15 huwal hayyul qayyum. 28:20 nazalaikal 28:22 bilhaqqi musdiq lima ba yadai wa anzalat 28:29 taurata wal injil 28:33 wah 28:34 idgamnya itu ya ikfanya idghamnya 28:37 panjang pendeknya ya wa ee wa anzalat 28:43 taurata wal injil 28:48 tadi surah Ali Imran tuh yang saya 28:50 bacakan ee jadi sudah berapa puluh detik 28:54 itu kita 28:55 belum lagi ee harakatnya tadi ada yang 28:59 dua harakat, ada yang tiga harakat eh 29:01 ada yang dua harakat, ada yang lebih 29:03 dari dua harakat sampai en harakat. Nah, 29:06 gitu panjang pendeknya Bapak, Ibu. Nah, 29:10 sudah luar biasa ni trik okside yang 29:12 bisa dihasilkan dari bacaan Al-Qur'an 29:15 kita. gitu. Nah, yang lebih dahsyat lagi 29:19 secara khusus ini ada penelitian 29:22 dilakukan di Universitas Sriwijaya di 29:26 Palembang nih ya. ee dilakukan 29:29 penelitiannya 2021 ya tahun 2021 29:34 nih diterbitkan di jurnal di jurnal eh 29:38 internasional Journal of Islamic 29:40 Medicine. Nah, itu ya judul 29:43 penelitiannya Holy Quran Recitation 29:46 bacaan 29:48 kitab suci Quran of surah Al-Muluk. 29:52 Surah 67 Albuluk ya. 29:55 and Alhasyah 29:56 surah ke berapa tuh? Al-Hasyr 59 ya. On 30:00 decreasing anxiety in medical student. 30:04 Membaca surah almulk dan surah Al-Hasyr 30:08 selama 7 hari berturut-turut. dalam 30:10 penelitian ini 7 hari berturut-turut 30:12 itu rupanya menurunkan 30:15 tingkat kecemasan, anxiety 30:20 dan juga akhirnya berdampak kepada 30:22 bentuk kesehatan fisik dari 30:26 menurunnya kecemasan tadi itu 30:30 ya, kekhawatiran, 30:33 pikiran yang tidak jelas, meningkatkan 30:36 ee sympathetic nervous system atau 30:39 autonom Nerv system yang merupakan 30:41 simpatetiknya. Simpatetik itu stres. 30:45 Nah, rupanya turun 30:48 dengan rutin membaca selama 7 hari 30:51 berturut-turut. 30:52 Seven consecutive days. Nah, ini ya 30:55 kalimatnya nih. 7 hari berturut-turut 30:57 baca ya surat dua surat ini tanpa 31:01 berhenti 7 hari berturut-turut. Di 7 31:02 hari setelah baca itu berturut-turut 31:04 diteliti rupanya turun. 31:07 Tingkat kecemasannya jauh turun. 31:09 dan kemudian ee membawa dampak kesehatan 31:14 fisik tentu saja Bapak Ibu ya. Dampak 31:17 kesehatan fisik. Nah, jadi ini ya 31:19 penelitian di bulan Juli tahun oh 31:22 penelitiannya 2020 terbitnya 2021 ya. 31:25 Partisipan dibaca minta membaca surah 31:27 almulk dan surah Al-Hasyr 7 hari 31:29 berturut-turut. Kemudian ee dihitung 31:33 setiap Oh, gini gini setiap hari mereka 31:35 di anu di 31:38 apa lewat Zoom itu ee diteliti dibikin 31:43 kuesioner setiap harinya ee bagaimana 31:45 ini hari ini, bagaimana ini. Nah, dari 31:48 data 7 hari itulah kemudian 31:49 dibandingkan. Nah, jadi penurunannya 31:52 terjadi secara ee apa? Secara gradual, 31:56 secara bertahap ya. Hasil penelitian 31:59 menunjukkan tingkat kecemasan partisipan 32:00 menurun setelah membaca kedua surat 32:03 tersebut. Nah, jadi nitrik okside tadi 32:06 yang menjadi ee meningkat dengan adanya 32:11 frekuensi getaran di dalam diri kita ya 32:14 membuka pembuluh darah kita seluruhnya. 32:17 Rupanya tersambung dengan penelitian di 32:20 Sriwijaya ini. Bagaimana bacaan Quran 32:22 memang menurunkan tingkat kecemasan. 32:24 Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, 32:26 ikhwan-akhwan. Nah, jadi ini bukan 32:31 enggak main-main ini. Ini orang sekarang 32:34 ya, apalagi anak-anak muda kita ini. 32:36 Waduh, tingkat kecemasannya itu tinggi 32:38 sekali. 32:40 Depresi, 32:42 suicidal 32:44 eh intention itu ya istilahnya tuh niat 32:47 bunuh diri itu sudah 32:49 banyak. Betul. Itu tingkat bunuh diri 32:52 juga naik. Bapak, Ibu yang dirahmati 32:53 Allah di Indonesia ini anak-anak nih 32:56 sekarang gitu. Nah, makanya yang di 33:01 Ancol kemarin itu mereka enggak paham 33:03 ini, enggak tahu mereka ini hal ini. 33:06 Eah, jadi mereka kira Al-Qur'an itu 33:10 kayak kuno gitu ya, kayak sesuatu yang 33:14 ah apaan sih gitu kira-kira gitu ya. 33:16 Padahal itu luar biasa gitu. ee ini 33:23 kita harus kasih tahu gitu Bapak, Ibu 33:26 kepada mereka harus harus dipahamkan ya. 33:28 Jangan sampai jangan sampai anak-anak 33:30 kita apa namanya di di dicekokin 33:36 apa media ya yang merusak mereka nih. 33:41 Ini data ya di yang saya tampilkan 33:43 sekarang di layar ini data bunuh diri di 33:46 Indonesia. 33:49 itu peningkatannya dari 2019. Tinggi 33:52 sekali Bapak, Ibu ya sampai 2023. 33:56 Desember 2023 itu kenaikannya tinggi 33:59 sekali. Angka bunuh diri itu sudah ada 34:01 1226 orang di 2023. tentunya 2025 ini 34:06 lebih tinggi lagi 2026 sekarang kita itu 34:09 dan kalau kita perhatikan ini anak 34:13 remaja Gen Z ke bawah itu yang juga 34:17 paling banyak satu dari tiga remaja ya 34:20 berdasarkan penelitian yang dilakukan 34:22 oleh ee apa Global School Student Health 34:27 Survei Gh GSHs Indonesia 2023 34:31 menunjukkan satu dari tiga remaja 34:33 mengalami gangguan kesehatan mental satu 34:36 dari tiga itu banyak sekali satu dari 34:39 tiga 34:41 nah faktor pemicu kesehatan mental Gen Z 34:44 pada tahun 2024 itu adalah kekhawatiran 34:47 tadi kecemasan terhadap masa depan 34:50 khawatir 34:52 ee 34:54 jadi ada dua warna ya di layar tuh ini 34:57 yang kuning yang belum memiliki anak nah 34:59 Genzet yang belum punya anak yang merah 35:01 Genzet yang sudah punya anak justru 35:03 lebih tinggi kekhawatiran para anak-anak 35:07 muda GZET yang belum punya anak khawatir 35:09 cemas akan masa depan. Cemas itu yang 35:12 paling tinggi kesehatan mental Genz tuh 35:14 rusaknya tuh karena khawatir akan masa 35:17 depan ini 62%. 35:20 Nah, masa depan keuangan aja enggak 35:22 segitunya, cuma 57% nih di bawahnya. 35:25 Masalah keuangan tidak segitunya. Tapi 35:27 masalah khawatir masa depan itu 62% itu 35:31 menjadi kontributor terbesar dalam ee 35:34 kesehatan mental anak-anak kita, 35:36 anak-anak Genzet itu Bapak, Ibu, 35:39 remaja sekarang. 35:41 Nah, makanya yang di acara di Ancol itu 35:44 kemarin itu 35:46 mereka kan generasi Z ni, Gen Z ini. 35:50 Mereka tidak tahu fakta bahwa 35:52 Al-Qur'anlah obat justru yang bisa 35:55 menurunkan 35:57 anxiety mereka tadi itu, kecemasan 35:59 mereka tadi itu dengan membacanya sesuai 36:02 dengan tajwid. 36:04 Nah, 36:05 ini 36:07 akhirnya mereka enggak tahu obatnya ke 36:09 mana. Akhirnya ada ketergantungan obat 36:12 ya. Pakai obat namanya Sanak, Senex ya. 36:16 Wah, ada obat wah macam-macam Bapak Ibu 36:19 ya. Ee atau akhirnya ya pelariannya tadi 36:23 itu sampai-sampai minum-minuman keras 36:26 ada yang apa lagi yang lebih buruk lagi 36:28 dan lain sebagainya Bapak Ibu. 36:31 Ee ini padahal Al-Qur'anlah obatnya. 36:34 Al-Qur'an obat kita mesti kasih tahu. 36:37 Mesti kita kasih tahu kepada anak-anak 36:39 itu, kepada anak-anak kita. Ee kalau 36:42 enggak dikasih tahu dia kira alah 36:44 ngapain baca Quran apa guna manfaatnya 36:47 gituitu. Mereka memang sudah sudah 36:50 waktunya sekarang ini ya ada penelitian 36:53 seperti ini ya kita beritahu gitu. Kalau 36:55 kalau generasi mungkin zaman dulu kita 36:58 tidak memerlukan itu enggak masalah gitu 37:00 ya. Tapi mungkin anak-anak sekarang ini 37:02 nah ini karena memang Al-Qur'an itu 37:04 lintas zaman untuk sampai akhir zaman. 37:08 Dia update sampai akhir zaman Al-Qur'an 37:10 ini, Bapak, Ibu ya. Allah menciptakan 37:13 Al-Qur'an itu untuk seluruh manusia di 37:16 mana pun itu ya. Dan silakan mau di mau 37:20 diadu atau adu apa Al-Qur'an itu terbuka 37:23 silakan. menunjukkan betul-betul memang 37:25 tidak ada tidak ada kekurangan di dalam 37:28 Al-Qur'an itu. Nah, gitu. Ini yang ini 37:32 bagian ini yang mesti kita ajarkan gitu. 37:35 masuk di sekolah-sekolah kita, sampaikan 37:38 kepada anak-anak kita tu dengan dengan 37:41 cara yang seperti itu. Latih mereka lalu 37:44 lalu dibuat dibuat anunya di kalau ada 37:47 apa dibuat apa istilahnya pembuktiannya 37:51 ya kalau bisa ada alatnya mengukur nih 37:54 sebelum kamu baca Quran begini detak 37:57 jantungmu. Saat kamu baca Quran begini 37:59 detak jantungmu. 38:01 Begini tingkat kecemasanmu. Ya. Supaya 38:03 mereka ngerti paham. 38:05 Ya, jadi tidak mengolok-ngolok Quran ya. 38:08 Tidak mengolok-ngolok Quran. Ini kan 38:10 sekarang diolok-olok itu karena ya 38:13 karena mereka tidak tidak ngerti. Saya 38:16 melihat kasus yang di Ancol itu sebagai 38:20 anu Bapak Ibu gunung es ya. Puncak 38:22 gunung es itu. Nah, itu yang terjadi tuh 38:25 banyak lagi. Berarti gini yang terjadi 38:27 itu banyak lagi yang enggak kelihatan 38:30 gitu loh ya. yang yang kelihatan tuh 38:32 baru puncaknya aja gitu ya. Yang yang 38:36 ini lebih banyak lagi ya. 38:41 Ee oke itu nomor dua ya membaca Quran. 38:45 Wah baca Quran saja dampaknya sudah ee 38:49 segitu luar biasanya gitu ya. 38:53 Nah lalu kita share lagi di sini. 38:59 Nah, 39:01 nih 39:03 lebih tinggi lagi Bapak, Ibu ya, dampak 39:07 dari memahami 39:10 Al-Qur'an. Jadi, sudah dengarnya sudah 39:13 bacanya sudah, maka itu baca Quran 39:16 walaupun enggak paham, baca aja apalagi 39:19 kalau paham nih tambahan lagi nih ya 39:21 dengar Quran ya. Demikian pula walaupun 39:23 belum paham ya dengar dengarin Quran 39:26 karena segitu aja manfaatnya sudah luar 39:28 biasa dampak apalagi sampai kepada ee 39:31 poin tiga nih dampak memahami Quran. Wah 39:35 luar biasa. 39:38 Nah jadi Al-Qur'an itu adalah cahaya 39:42 ketika dia dijelaskan. 39:44 Ee penjelasan Quran namanya bayan. 39:50 Bayan itu artinya penjelasan. Mubin itu 39:53 adalah alat untuk menjelaskan ya gitu ya 39:57 atau terjelaskan saat dia terjelaskan. 40:00 Mubid. Nah kata Allah dalam surat Annisa 40:03 ayat 174, "Ya ayyuhanas, wahai sekalian 40:06 manusia qod jaakum burhanumikum." Telah 40:09 datang burhan bukti kepada kalian dari 40:11 Tuhan kalian. Maksudnya dalam beberapa 40:15 kitab tafsir burhan itu Nabi Muhammad. 40:19 Wa anzalna ilaikum dan kami turunkan 40:21 kepada kalian. Nah, ini maksudnya Quran 40:23 ya. Wa anzalna ilaikum. Kami turunkan 40:25 kepada kalian nur cahaya mubin. 40:30 Nuron mubina. Cahaya yang memberikan 40:35 penjelasan dan akan menjadi cahaya 40:38 manakala dia dijelaskan. 40:40 Ya, dua ya. cahaya yang akan memberikan 40:44 penjelasan tentang sesuatu yang gelap. 40:46 Lalu kemudian dari situlah dari 40:48 penjelasan itulah menjadi terang 40:50 benderang segala sesuatunya. Nah, jadi 40:53 persamaannya itu dua nih ya. A = B, B = 40:57 A gitu ya. Jadi cahaya ini akan 41:00 menjelaskan sesuatu yang tadinya tidak 41:02 jelas dan kejelasan itu akan memberikan 41:05 cahaya kepada kehidupan kita. 41:08 Nah, jadi maksudnya Al-Qur'an itu adalah 41:12 cahaya 41:14 ketika dia dijelaskan 41:16 dan ketika 41:19 Al-Qur'an itu dijelaskan ya maksudnya, 41:22 tujuannya dalam dampak kehidupan 41:24 sehari-hari maka menjadi teranglah 41:27 persoalan kehidupan sehari kita. Jadi 41:30 anu apa ee 41:34 back and forth apa namanya? Eh apa depan 41:37 belakang. Nah kurang lebih begitu. Depan 41:39 belakang. Jadi kalau ada koin, uang, 41:43 duit tuh ya uang itu kan dua sisi dia. 41:46 Nah dua sisi itu nuron mubina tadi itu. 41:49 Demikian pula surah Al-Hadid ayat 9. 41:52 Hualladzi yunazzilu ala abdihi. Dialah 41:55 Allah yang menurunkan kepada hambnya. 41:58 Apa dia? ayatin eh bayyinatin 42:03 ayat yang terjelaskan, yang memberikan 42:06 penjelasan dan akhirnya menjadikanur 42:11 untuk mengeluarkan kalian dari kegelapan 42:13 menuju cahaya. 42:16 Kelihatan jadinya semuanya dan itu 42:18 menjadi cahaya dia ee setelah adanya 42:21 bayyinat kejelasan, penjelasan. 42:25 Ee jadi 42:28 ee penjelasannya 42:30 harus dilakukan dengan ilmu, Bapak Ibu 42:33 di surat Ala'raf ayat 52 ya. Jadi apa 42:36 maksudnya ayat ini? Kenapa kalimatnya 42:39 begitu? Kenapa pakai ini gitu ya? Itu 42:41 semuanya ada ada ilmunya. Nah, 42:44 kalimatnya surah 7 ayat 52. Wqahum 42:47 bikitabin. Kami telah datangkan kitab 42:50 Alquran. Falahu ala ilmin. Kami jelaskan 42:55 dengan ilmu. Ilmunya dari sisi Allah 42:57 juga ya. Ilmunya dari sisi Allah juga 43:00 sebagai huda, sebagai petunjuk warahmah 43:04 dan kasih sayang Allah liqu yminun 43:08 kepada orang-orang yang beriman. Bapak, 43:10 Ibu. 43:11 Tadi kami datangkan kitab wqahu bikitab 43:14 laluahu 43:18 itu penting saya garis bawahu 43:21 ilmin kami jelaskan dengan ilmu dari 43:24 sisi kami dari sisi Allah juga ilmunya 43:26 itu ya ni falnahu ala ilmin baru dia 43:31 jadi hud petunjuk rahmah kasih sayang 43:35 liqu yukminun ya memang harus ada harus 43:38 ada fase harus ada waktu di mana kita 43:43 mendengarkan penjelasan Quran 43:46 begitu. Nah, ini sampai tahap yang 43:48 ketiga tuh di ya 43:52 ee sebentar saya ambilkan contoh yang 43:54 mudah saja Bapak Ibu nih ya. 43:59 Nah, jadi 44:02 kenapa kok Quran ya memberikan kata-kata 44:06 kepada kita tuh misalkan ya dalam dalam 44:09 kisah Nabi Yusuf Alaih Salam ya. Nabi 44:13 Yusuf itu Bapak Ibu ya dalam Al-Qur'an 44:15 disebut sebagai ahsan ahsanal qasos 44:19 cerita yang paling baik ya. Nahnu nakusu 44:22 alika ahsanal qasos. Kami menceritakan 44:25 kepadamu kisah terbaik ya dalam surah 44:28 Yusuf itu ya. Karena di surah Yusuf itu 44:31 salah satunya 44:33 adalah perjalanan Nabi Yusuf. Itu 44:35 diambil contoh saja untuk tadi 44:37 penjelasan Quran. 44:39 Salah satunya Nabi Yusuf itu berhasil 44:42 memaafkan abang-abang beliau. 44:46 berhasil memaafkan abang-abang beliau. 44:49 Nah, 44:51 kita tahu kisahnya abang-abang beliau 44:53 ini ya, abang satu bapak ya, lain ibu 44:57 gitu ya, itu membuat konspirasi 45:02 sedemikian rupa untuk membunuh Nabi 45:04 Yusuf atau membuang beliau. 45:07 Nah, dimasukin di sumur nih. Nah, itu ya 45:12 hitungannya mah sudah meninggal gitu 45:13 kira-kira Nabi Yusuf. Tapi qadarullah 45:15 Nabi Yusuf rupanya belum wafat. 45:18 Lalu 45:20 sampailah sekian lama waktu sudah 45:23 berbagai macam kejadian hidup yang 45:26 dilalui oleh Nabi Yusuf sampai akhirnya 45:28 berjumpa lagi beliau Nabi Yusuf dengan 45:31 abang-abangnya. Sekarang 45:34 situasi sudah berubah berbeda. Nabi 45:36 Yusuf jadi orang hebat, jadi menterilah 45:39 kurang lebih gitu. Di saat itu semua 45:42 orang lagi butuh ee pasokan makanan dan 45:46 hanya di kerajaan itulah ada ya sebab 45:49 takwil mimpinya Nabi Yusuf alaihi salam 45:52 ya. Beliau sudah jadi orang hebat. 45:55 Akhirnya singkat cerita jumpalah 45:58 ya abang-abang beliau dengan beliau. 46:01 Apa yang kemudian Nabi Yusuf katakan 46:03 kepada abang-abangnya saat berjumpa itu? 46:05 Kalimatnya begini. Q laba alaikumul 46:09 yaum. Wahai abang-abangku, mulai hari 46:13 ini dan seterusnya tidak akan pernah ada 46:17 kalian mendengar dari mulutku ini 46:20 mengungkit-ngungkit 46:21 perbuatan kalian yang pernah kalian 46:23 lakukan kepada saya di zaman dulu. Tidak 46:26 ada. Ah, jadi luar biasa kemampuan Nabi 46:30 Yusuf memaafkan itu. Bahkan beliau 46:33 doakan abang-abangnya. Yangfirullahu 46:35 lakum. Saya doakan abang-abangku supaya 46:38 Allah mengampuni kalian. Wahua arhamur 46:40 rahimin. Dan Allah itu sangat menyayangi 46:44 kalian. Nah, kata Nabi Yusuf gitu ya. 46:47 Nah, ayat ini Bapak Ibu ya kalau kita 46:52 tidak jelaskan kita tidak berhasil 46:55 mengambil nuron mubina tadi. Cahaya yang 46:59 terjelaskan untuk menyelesaikan 47:01 persoalan hidup kita sehari-hari. 47:04 Maksudnya ayat ini, kisah Yusuf itu ada 47:08 di di surat ke-12 itu dalam Quran kita 47:11 itu maksudnya adalah untuk kita ambil 47:13 pelajaran dalam hidup kita. 47:17 Ah, rupanya kalau orang berhasil 47:19 memaafkan itu 47:23 rupanya dia membuat sehat dirinya. 47:27 Nah, makanya nanti di ayat-ayat 47:29 berikutnya tuh Nabi Yusuf menjadi 47:33 apa? mendapat kesuksesan hidup. Ya, jadi 47:36 sebagian ulama bahkan mengatakan 47:38 kesuksesan hidup itu adalah ketika kita 47:40 mampu tadi melepaskan dendam terutama 47:43 kepada saudara-saudara 47:46 senasab ya, sebapak gitu ya dengan kita. 47:49 Nah, ini saya tutup di sini aja mungkin 47:51 ya, nanti kita sambung lagi di 47:53 insyaallah di ee pekan depan. 47:56 Jadi rupanya menyimpan dendam itu 47:59 merusak. 48:00 Ee yang dikisahkan Allah lewat Nabi 48:04 Yusuf kepada kita adalah pelajaran tadi 48:06 ayat 92 tadi ya. Berikan maaf kepada 48:10 orang itu sebetulnya adalah untuk 48:13 kebaikan kita 48:16 ya. 48:18 Untuk kebaikan kita. Memberi maaf itu 48:21 bukan untuk orang itu, bukan. Tapi untuk 48:23 kebaikan kita. 48:25 Nah, ini ini penelitiannya nih 48:28 diterbitkan di eh penelitian dilakukan 48:30 di Amerika ini tahun 2009 ya, 23 April 48:33 2009. Judulnya Bearing Grudge, menyimpan 48:38 dendam dan kaitannya dengan physical 48:41 health dengan kesehatan fisik ya. Dan 48:45 juga nanti ada kaitannya dengan merokok. 48:48 Ee merokok itu rupanya bukan sekedar 48:50 masalah kebiasaan rupanya ya. di sini 48:53 tuh ada kaitannya dengan kondisi mental 48:56 yang masih ada luka batin. Nah, rupanya 48:59 begitu ya. Ini penelitiannya luar biasa. 49:02 Lalu kaitannya dengan kardiovascular 49:04 health, kesehatan jantung dan juga 49:07 stomacher atau luka di usus ya. luka di 49:11 khusus Bapak Ibu di penelitiannya 49:14 dilakukan oleh lembaga namanya The 49:17 National Commorbity Survey. Nah, lembaga 49:20 ini men-survei 9.882 49:24 orang ee yang sakit. Orang-orang yang 49:27 sakit disurvei. Kenapa sih ini orang 49:29 pada sakit kira-kira begitu ya? Disurvei 49:32 dari 9.882 49:34 82 orang itu konklusinya adalah 49:36 ditemukan 49:38 ya di saya bacakan in population by 49:40 survey 9882 orang tadi itu rupanya punya 49:44 kesamaan yang sama tuh 9882 49:47 orang itu sama-sama menyimpan marah 49:51 bearing grudge 49:54 itu rupanya yang sama di antara mereka 49:57 itu. Nah, ini saya garis bawahi di layar 50:00 itu bearing grudge, menyimpan marah itu 50:04 dekat, 50:06 tersambung atau menjadi sebab akibat 50:10 kepada history of pain disorder. Ee jadi 50:15 rasa sakit yang tubuh rasa sakit apa ee 50:20 psikologis tadi itu tersimpan marah itu 50:22 menyebabkan rasa sakit di tubuh menjadi 50:26 peradangan yang adanya di tubuh itu, 50:28 Bapak, Ibu. Karena ee apa? Memberikan 50:32 dampak kepada detak jantung yang tidak 50:35 seimbang. Nah, nanti ada namanya 50:37 aterosklerosis, penyempitan pembuluh 50:39 jantung. ee dan akhirnya berdampak 50:41 kepada seluruh tubuh lewat inflamasi 50:43 tadi itu ya gitu ya. Lalu terjadi 50:47 kardiovascular disease tentu saja 50:49 terjadi ee sakit di ee jantung ya karena 50:54 tadi aterosklerosis penyempitan pembuluh 50:56 jantung karena detak jantung saat kita 50:59 menyimpan dendam, nyimpan marah tadi 51:01 tidak beraturan. Nah, dan satu lagi 51:03 rupanya menjadi luka di usus. Nah, jadi 51:07 kalau orang sakit maah enggak 51:10 sembuh-sembuh gitu ya, jangan-jangan itu 51:13 bukan soal asam lambung ya, tapi soal 51:16 adanya luka di usus. Dan itu memang dari 51:19 penelitian ini disebutkan terkait dengan 51:22 bagaimana kita belum bisa melepaskan 51:24 marah, dendam. 51:27 Nah, kadang-kadang orang bilang begini, 51:29 "Kayaknya enggak ada saya dendam marah 51:32 kayak gitu, tapi kenapa sakit dia gitu." 51:34 Sebetulnya bukan enggak ada, tapi sudah 51:36 ditekan. Udah lama udahlah ditekan, 51:39 ditekan tapi enggak selesai, enggak 51:42 selesai, enggak dilepaskan. Nah, Nabi 51:44 Yusuf tadi melepaskan 51:46 ya melepaskan. Disampaikan oleh Nabi 51:48 Yusuf kepada abang-abangnya. Q laba 51:51 alikumulum. Wahai abang-abangku mulai 51:54 hari ini dan seterusnya tidak ada lagi. 51:56 Kalian akan tidak tidak akan kalian 51:58 mendengar dari mulutku ini ya. 52:00 mengucapkan kata-kata mengungkit apa 52:03 yang pernah kalian buat kepadaku. 52:04 Yagfirullahu lakum. Saya doain dengan 52:06 tulus semoga Allah mengampuni kesalahan 52:09 yang pernah kalian buat. Nah, itu 52:10 pelepasannya tuh itu 52:13 Bapak, Ibu. Tapi kalau kita cuma 52:15 sekedar, "Ah, udahlah terserah aja deh. 52:18 Udah deh, ee gitu." Itu mah belum lepas. 52:21 Nah, nanti lama-lama ditinggal 52:24 seolah-olah sudah dilupakan tapi karena 52:26 belum lepas, belum beres di dalam tubuh 52:29 kita. Nah, gitu. Ini semua maksud saya 52:34 adalah penjelasan Al-Qur'an yang amat 52:37 luar biasa. Baru dari satu kisah saja 52:40 Nabi Yusuf dan baru sepotongan ayat saja 52:44 itu untuk kehidupan kita. Begitu kita 52:46 pakai dalam kehidupan kita, kita contoh 52:48 Nabi Yusuf ee kita jadi sehat, hidup 52:52 kita jadi lebih baik fisik kita. Nah, di 52:56 situlah cahaya itu mulai bekerja. Cahaya 53:00 kejelasan Quran tadi itu, Bapak, Ibu di 53:03 ya ee cahaya kejelasan Al-Qur'an, 53:06 penjelasan dengan ilmu ya dijelaskan 53:10 dengan ilmu. Ilmu kedokteran yang 53:12 seperti ini itu dari Allah juga. Nah, 53:14 cuma dipelajari oleh manusia kan begitu. 53:17 Ee dibuka, dilihat isinya. Rupanya ada 53:20 kaitannya antara psikologis dan fisik 53:23 gitu. Rupanya ada kaitannya. Kalau kita 53:25 marah jadinya begini, kalau kita dendam 53:27 jadinya begini. Kalau kita bahagia 53:28 begini, ada kaitannya. Nah, itu semua 53:31 ilmu dari Allah. Nah, maka itu tadi kata 53:33 Quran, walaqod jahum bikitabin. Kami 53:36 sudah datangkan kitab Quran dan kami 53:39 jelaskan dengan ilmu. Ee baru kemudian 53:42 dapat. Jadi kita itu melihat 53:45 Al-Qur'an itu luar biasa. 53:49 sudah menjelaskan ini sudah 14 abad yang 53:52 lalu, Bapak, Ibu, saat turun kepada Nabi 53:54 Muhammad. Ee gitu. Sekarang ilmu 53:57 pengetahuan kan baru-baru aja meneliti 54:00 yang seperti ini. Baru mengerti ilmu 54:02 pengetahuan tuh ya, ilmu pengetahuan 54:04 modern. Quran mah sudah dari dulu. Nah, 54:07 gitu. Jadi, inilah dampak luar biasa 54:11 ketika kita memahami Al-Qur'an tadi. 54:15 Memahami Al-Qur'an. Nah, itu baru satu 54:18 cuplik aja tuh. Baru satu cuplikan saja. 54:20 Belum lagi yang lainnya. Bagaimana kisah 54:22 Nabi Adam perangkap iblis di dalamnya 54:26 gitu. Kisah Nabi Musa dan perjalanannya 54:30 gitu ya. Kisah Siti Maryam, kisah Nabi 54:32 Zakaria yang tiba-tiba ee apa ee 54:38 istrinya bisa hamil kembali padahal 54:40 sudah usia tua dan lain sebagainya. Ini 54:42 itu dan seterusnya. Luar biasa Nu. 54:46 Ya, jadi mungkin ini saja yang bisa saya 54:48 sampaikan. Insyaallah kita lanjutkan di 54:50 pertemuan berikutnya. Mudah-mudahan 54:52 Allah izinkan berikan umur panjang 54:54 kepada kita dan barokah di pekan depan 54:56 kita bisa berjumpa lagi. Kita lanjutkan 54:59 di poin ketiga ini lebih dalam dan juga 55:01 poin keempatnya insyaallah. Wallahuam 55:04 bisawab. Billahi taufik walhidayah. 55:05 Wasalamualaikum warahmatullahi 55:07 wabarakatuh. 55:10 Alhamdulillahirabbil alamin. 55:11 Jazakumullahiran kir ustaz. 55:14 Berikut yang sudah disampaikan oleh 55:15 Ustaz Doni Amir Sagaf tentang dampak 55:19 ajaib dengan Al-Qur'an. Sudah tiga poin 55:21 yang kita 55:23 dapatkan. Sudah tiga poin yang 55:25 disampaikan oleh Ustaz Doni. Dan 55:27 berikutnya di pertemuan yang akan datang 55:30 Ustaz Doni akan menyambung dari poin 3 55:32 dan poin 4 insyaallah. 55:35 Baik ya, saat ini sedang menyaksikan 55:38 siaran live tadabur Al-Qur'an bersama 55:40 Ustaz Domini 55:41 Ustaz Doni Amir Sagaf. Siapkan 55:44 dan pertanyaan Anda kami akan segera 55:48 kembali setelah nada berikut. Terima 55:51 kasih. 55:53 Bismillahirrahmanirrahim. 59:42 Bismillahirrahmanirrahim. 59:56 Alhamdulillahirabbil alamin. Terima 59:57 kasih Ikhwan Wat. Masih bersama Radio 1:00:00 Silaturahim. Saat ini Anda sedang 1:00:02 menyaksikan siaran live tadabur 1:00:05 Al-Qur'an bersama Ustaz Dunia Amir Segf. 1:00:07 Kita sudah masuk di 1:00:12 tanya jawab di sesi kedua. 1:00:15 Kita akan bacakan atensi dulu dari 1:00:20 yang sudah masuk. Pertama dari Bapak 1:00:22 Kun. 1:00:24 Kemudian juga alhamdulillah ada telepon 1:00:27 yang masuk ini kita angkat. 1:00:33 Asalamualaikum warahmatullahi 1:00:34 wabarakatuh. 1:00:44 Enggak 1:00:52 boleh dipakai enggak bakal bisa. 1:00:59 Baik, sepertinya tidak masuk. 1:01:02 Kita lanjutkan lagi. 1:01:06 Ada Ibu Iim menyimak. 1:01:10 Bapak Wahyu Disari juga menyimak. 1:01:14 Ibu Indarti juga menyimak. 1:01:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Terima kasih 1:01:19 Bapak Amal Radika. Alhamdulillah 1:01:21 menyimak. Terima kasih Ustaz ilmunya. 1:01:24 Bapak Hadi, Bapak Komarudin di Karawang 1:01:27 alhamdulillah menyimak. Bapak Arwin di 1:01:31 Lenteng Agung juga alhamdulillah 1:01:32 menyimak. 1:01:34 Kemudian kita akan bacakan pertanyaan 1:01:37 pertama dari 1:01:42 dari Ibu Yunier. Asalamualaikum 1:01:45 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:01:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:01:48 wabarakatuh, Bu Yudiar. Ya, silakan. 1:01:50 Iya, Ustaz. Izin bertanya, Ustaz. 1:01:52 Iya. 1:01:53 Bagaimana apabila ketika kita berbicara 1:01:58 ketika mendengarkan Al-Qur'an, Ustaz? 1:02:00 Apa dampak buruk yang akan kita 1:02:03 dapatkan, Ustaz? Jazakumullah kir 1:02:07 ya. Terima kasih, Bu Yuliar dan ee 1:02:09 seluruh ikhwan akhwat di mana pun 1:02:11 berada. Tadi kalimat Allah ee surah 1:02:14 Ala'raf ayat 204 ya. 1:02:17 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Waidza 1:02:18 qurial Quran fastabiu lahu waitu 1:02:23 laallakum turhamun. Apabila dibacakan 1:02:25 Al-Qur'an dengarkanlah dan diam. diam 1:02:28 itu unsit itu tidak berbicara gitu ya. 1:02:31 Nah, kalau kita bicara lagi dengarin 1:02:34 baca Quran apa yang hilang? Apa yang 1:02:36 kita tidak dapatkan adalah salah satunya 1:02:39 tadi sebagaimana sudah disampaikan tadi 1:02:42 di apa di layar 1:02:45 kalau kita bicara itu kelenjar 1:02:49 nasofaring yang ada di dari mulut kita 1:02:53 ke dalam gitu dan juga nanti ee apa 1:02:57 terkena juga kepada diafragma kita 1:03:00 menekan diafragma kita ya ke bawah itu 1:03:03 ke perut dan ee ee lain sebagainya. 1:03:07 Karena kita bicara gitu, berbicara maka 1:03:11 detak jantung kita jadi merespon 1:03:15 ee internal dalam tubuh ketika kita 1:03:18 ngomong. 1:03:20 Jadi dia tidak merespon apa yang datang 1:03:22 dari telinga tadi. Itu frekuensi yang 1:03:25 datang dari telinga karena mendengarkan 1:03:27 Quran. Karena ketika kita berbicara 1:03:30 lebih dekat ee kita berbicara itu ee apa 1:03:34 ee kelenjar nasofaring kita. Kemudian 1:03:36 juga ee apa ee saraf ee fagus kita gitu 1:03:43 juga ya yang di itu semua akhirnya 1:03:46 terkonsentrasi dan berdampak kepada eh 1:03:49 heart rate variability kita atau 1:03:50 variabel detak jantung kita. Nah, jadi 1:03:53 maka itu kata Allah jangan bicara, diam 1:03:56 atau kalau mau pakai bahasa isyarat 1:03:58 mungkin masih bisa gitu ya. Supaya yang 1:04:01 lagi dibaca, yang lagi kita dengarkan 1:04:03 dari bacaan Quran ini betul-betul 1:04:04 frekuensinya ee menyentuh kepada jantung 1:04:08 kita seperti yang penelitian di Selangor 1:04:10 tadi itu. Nah, diastoliknya jadi lebih 1:04:13 baik gitu. Nah, frekuensinya 1:04:17 gitu. Jadi sebenarnya ee apa yang 1:04:21 terjadi kepada kita ketika kita 1:04:22 berbicara padahal dengar baca Quran, 1:04:24 kita kehilangan benefit manfaatnya. Kita 1:04:28 kehilangan manfaatnya. Ee kalau kita mau 1:04:32 ee kalau kita mau bicara matiin aja dulu 1:04:34 bacaan Qurannya supaya kemudian nanti 1:04:37 begitu kita sudah siap mendengarkan, 1:04:39 kita putar lagi manfaatnya kita dapat. 1:04:41 Kata Allah tadi manfaat itu dalam surah 1:04:44 7 204 tadi. La'allakum turhamun supaya 1:04:48 kamu dirahmati Allah. Bentuk rahmatnya 1:04:50 rupanya dari penelitian di Selangor di 1:04:53 Malaysia tadi salah satunya adalah 1:04:55 variabel detak jantung kita sehat. 1:04:57 Karena variabel detak jantung sehat 1:04:59 seluruh tubuh itu jadi ikut dampak 1:05:01 sehatnya. Nah, itu salah satu makna 1:05:03 rahmat tadi yang bisa kita rasakan 1:05:06 langsung ketika kita mendengarkan 1:05:08 Al-Qur'an dan tidak bicara. 1:05:11 Ee gitu Bapak Ibu kurang lebih ya. 1:05:14 Wallahuam bawab. Ya, 1:05:15 demikian. Wallahuam bisab. Demikian Ibu 1:05:18 Yuniar semoga dapat menjawab. 1:05:22 Berikutnya dari Bapak Gunawan. Ustaz 1:05:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:26 wabarakatuh. 1:05:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:29 wabarakatuh. Silakan 1:05:30 Ustaz. Terima kasih, Ustaz ilmunya. 1:05:32 Sungguh insyaallah menjadi ajaib untuk 1:05:36 keluarga kami, 1:05:38 Ustaz. ee anak kami dan kita melihat 1:05:42 juga beberapa pesantren tahfid ee 1:05:46 santrinya masyaallah banyak yang hafal 1:05:49 Al-Qur'an termasuk anak saya. 1:05:52 Nah, dari yang Ustaz sampaikan tadi 1:05:55 bagaimana kalau 1:05:58 anak kita baru saja menghafal Al-Qur'an 1:06:01 dan belum sampai memahaminya. 1:06:03 Dampak apa yang didapatkan? Apakah ada 1:06:08 dampak buruknya karena belum 1:06:09 memahaminya, Ustaz? Demikian. 1:06:11 Baik. Ee terima kasih Pak Gunawan dan 1:06:14 Bapak Ibu yang dirahmati Allah di mana 1:06:16 pun berada ikhwan akhwat sekalian. Jadi 1:06:18 sebetulnya nanti dampak hebat yang 1:06:20 keempat itu adalah dampak kalau kita 1:06:24 hafal dan paham gitu ya. Itu luar biasa 1:06:27 tinggi sekali dahsyat. Jadi anak Bapak 1:06:31 yang sudah hafal Quran itu punya modal 1:06:32 yang luar biasa. Jadi tinggal 1:06:35 ditambahkan 1:06:38 dengan kepahamannya. 1:06:40 Nah, sekarang sudah hafal murajaahnya 1:06:43 berarti mendapatkan tadi bacanya itu 1:06:46 apa? Nitrik okside yang bertambah, 1:06:48 demikian pula kecemasan yang turun 1:06:51 karena bacanya sudah pasti sesuai tajwid 1:06:53 gitu kan. Ee ee tinggal ditambah 1:06:56 pemahamannya. Oleh karenanya ee 1:07:00 kalau saya lihat justru 1:07:04 ini positif. Jadi banyak sudah 1:07:07 pesantren-pesantren tahfizul Quran di 1:07:08 mana-mana itu bagus. Ah tinggal kita 1:07:11 suntik, kita tambahkan pemahamannya 1:07:15 supaya mereka hafal dan mereka paham 1:07:18 seperti ini nih yang sedang kita 1:07:19 sampaikan ini yang sedang kamu hafalkan 1:07:21 itu, Nak. Itu ya itu adalah keajaiban 1:07:25 luar biasa. Nah, dampaknya kamu baca aja 1:07:28 enggak ngerti aja sudah dampaknya luar 1:07:30 biasa. Apalagi nanti kamu paham. Nah, 1:07:33 jadi hadirkan majelis-majelis seperti 1:07:35 itu di di ruang-ruang dengar kita, di 1:07:38 rumah kita supaya anak-anak kita yang 1:07:40 sudah hafal Quran ini sadar yang sudah 1:07:43 mereka hafalkan itu adalah satu berkah 1:07:46 yang luar biasa. Nah, syaratnya mesti 1:07:49 mereka diajarkan ya gitu ya. Jadi justru 1:07:53 saya melihatnya Pak Gunawan positif. ya 1:07:56 tinggal ditambahkan dari pemahamannya. 1:07:59 Lebih enak kalau kita memberikan 1:08:00 pelajaranpajaran kepada orang yang sudah 1:08:02 hafal Quran itu lebih enak karena dia 1:08:05 sudah sudah tahu ini ayatnya di sini, 1:08:07 ayatnya di sini, ayatnya di sini. 1:08:08 Tinggal nanti dijelaskan ini maksudnya 1:08:10 begini, ini maksudnya begitu, maksudnya 1:08:11 begini. Ee kurang lebih begitu ya, Pak 1:08:15 Gudawan. Wallahuam. Alhamdulillah. 1:08:16 Barakallah, Pak. 1:08:18 Alhamdulillah. Barakallah. Masyaallah. 1:08:20 Jazakumullah khairan kirsir, Ustaz. 1:08:23 Hm. 1:08:24 Berikutnya Ibu Fani. 1:08:26 Iya. 1:08:27 Asalamualaikum warahmatullahi 1:08:28 wabarakatuh, Ustaz. 1:08:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:08:30 wabarakatuh. 1:08:32 Ustaz, saya izin bertanya. Bagaimana 1:08:37 Fatah Al-Qur'an dapat menjadi obat 1:08:40 fisik? Apakah dengan 1:08:44 membaca kali, Ustaz? 1:08:47 Heeh. 1:08:48 Bagaimana 1:08:50 fakta Al-Qur'an dapat menjadi 1:08:55 obat untuk fisik gitu ya? 1:08:56 Oh, fatah Al-Qur'an 1:08:59 dapat menjadi obat fisik. Apakah dengan 1:09:01 fatah Al-Qur'an membaca sebuah surat 1:09:07 dengan segelas air 1:09:09 pulih lalu kita memoleskan pada luka 1:09:11 tersebut? Ustaz, mohon nasihatnya. 1:09:14 Iya. I bagaimana caranya rukiah mandiri, 1:09:17 Ustaz? 1:09:18 Oh, iya iya Bu Fadi ya yang bertanya ya. 1:09:21 Iya. 1:09:22 Jadi, 1:09:23 Bu Fadi dan Bapak Ibu dari pertanyaan Bu 1:09:25 Fadi tadi sebetulnya ada beberapa hal 1:09:27 itu yang tidak bisa satu kali aduh satu 1:09:31 kali saja tidak. Jadi misalkan luka di 1:09:34 fisik umpamanya gitu ya. Kemudian juga 1:09:37 tadi ada rukiah gitu kan. itu dua hal 1:09:40 yang berbeda. Jadi kalau misalkan Ibu 1:09:43 membaca Quran, mendengarkan Quran tadi 1:09:45 ya, mendengarkan Quran membuat ee apa? 1:09:50 Detak jantung kita jadi lebih baik, 1:09:52 otomatis metabolisme. Metabolisme itu 1:09:55 sistem di tubuh kita berjalan jadi lebih 1:09:57 baik. Tapi kan itu butuh waktu untuk 1:10:00 bisa berdampak kepada tubuh kita secara 1:10:02 langsung. Misalkan luka. Kalau kita ada 1:10:05 diabetes ya, gula itu luka kita jadi 1:10:09 sulit sembuh sebab gulanya, gula darah 1:10:12 kita tinggi gitu kan. Nah, otomatis 1:10:16 mendengarkan bacaan Al-Qur'an tidak 1:10:18 serta-merta langsung bisa menyembuhkan 1:10:19 luka kita secara cepat. Kecuali kalau 1:10:22 kemudian dibantu sudah kita baca dengar 1:10:24 Quran setiap hari gitu ya, ee detak 1:10:27 jantung kita kan berdetak jadi lebih 1:10:29 baik. Nah, gula darah kita kita 1:10:31 rendahkan sehingga darah yang mengalir 1:10:33 dengan detak jantung yang lebih baik 1:10:35 tadi adalah darah yang lebih sedikit 1:10:37 gulanya sehingga tidak perlu ada 1:10:40 resistensi insulin gitu. Jadi, jadi bisa 1:10:44 dampak kesembuhannya sel-selnya jadi 1:10:47 lebih baik. Ditambahkan lagi misalkan 1:10:49 membaca Quran tadi tajwidnya sesuai itu 1:10:52 bisa membunuh patogen ee apa sel-sel 1:10:55 yang bisa membuat kanker. Demikian pula 1:10:57 meningkatkan nitrik okside yang membuka 1:10:59 pembuluh darah gitu. Nah, jadi membaca 1:11:02 Al-Qur'an ee dibarengi juga dengan ee 1:11:06 apa? Nutrisi yang ada di dalam darah 1:11:09 kita. Karena darah itu membawa membawa 1:11:12 albumin namanya protein darah, membawa 1:11:15 ee neurotransmitter gitu ya, membawa ee 1:11:19 oksigen gitu. Nah, membaca Quran, 1:11:22 mendengarkan Quran itu membuka, 1:11:24 melancarkan itu semua. Tapi bahan 1:11:26 bakunya mesti kita perbaiki juga. Ee 1:11:29 turunkan gula darahnya misalkan ee puasa 1:11:33 dulu enggak enggak minum ee apa gula 1:11:36 gitu misalkan atau karbohidrat dalam 1:11:38 beberapa hari bapaknya sambil terus 1:11:40 membaca Al-Qur'an gitu sambil terus 1:11:42 mendengarkan Al-Qur'an. Ee dengan 1:11:43 demikian ee dampaknya jadi besar, jadi 1:11:48 ee lebih sesuai gitu. Ee jadi anunya 1:11:53 secara simultan ya ee penggunaannya 1:11:55 secara ee simultan. Demikian pula 1:11:58 pemahamannya tadi melepaskan dendam, 1:12:01 melepaskan marah itu mesti dilatih. Nah, 1:12:03 sehingga nanti dampaknya kepada fisik, 1:12:05 faktanya tadi beberapa penelitian tadi 1:12:08 bisa kita saksikan gitu. Kurang lebih 1:12:11 demikian ya, Bu Fani. Wallahuam bawab. 1:12:13 Wallahuam bisab. Demikian ya, Bu Fani. 1:12:15 Semoga dapat menjawab. 1:12:18 Oh, pertanyaan berikutnya. 1:12:21 Iya, 1:12:21 pertanyaan keempat 1:12:23 dari 1:12:26 Bapak Ahmad. Asalamualaikum 1:12:27 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:12:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12:30 wabarakatuh. 1:12:31 Ustaz, izin bertanya. 1:12:33 Iya. 1:12:33 Kenapa banyak orang pintar di bidangnya 1:12:37 masing-masing? 1:12:38 Ada dokter yang sarjana mengatakan bahwa 1:12:41 saya mendapatkan ilmu karena kerja keras 1:12:44 saya dan juga ada artis terkenal sukses 1:12:48 karena usaha saya. Padahal itu semua 1:12:51 datangnya dari Allah ilmunya, Ustaz. 1:12:53 Bagaimana cara memahaminya kepada 1:12:55 mereka, Ustaz? Demikian. 1:12:57 Iya. Terima kasih, Pak Ahmad ya yang 1:13:00 bertanya. 1:13:01 Sebetulnya itu bukanlah hal yang baru, 1:13:04 Pak Ahmad dan Bapak Ibu ya, ikhwan- 1:13:05 Ikhwan. Dulu Qarun juga pernah begitu. 1:13:09 Nanti kalau Bapak buka surat 28 Al-Qasas 1:13:12 ayat 78 itu kalimatnya Qarun bilang 1:13:14 begini. Q innama utituhu ala ilmin. Kata 1:13:19 Qarun begitu ini semua kekayaan ini saya 1:13:22 dapat karena ilmu saya, karena usaha 1:13:26 saya gitu, karena kemampuan saya gitu. 1:13:29 Jadi itu mah bukan hal yang baru. 1:13:31 He. 1:13:32 Terus gimana menghilangkan yang seperti 1:13:35 itu? enggak bakal bisa hilang, Pak. Yang 1:13:38 ada di Quran itu akan terus berulang. 1:13:40 Itu itu rumusnya ya. Akan terus berulang 1:13:43 dan bakal terus ada orang yang kayak 1:13:45 gitu sampai kapanpun, sampai hari kiamat 1:13:47 itu. Nah, tinggal kita mendakwahi saja. 1:13:52 Mendakwahinya gimana? Ada di surat itu 1:13:55 juga di surat 28 itu sekarang ayat 1:13:57 ke-76-nya 1:13:58 kata orang-orang di yang di sekitar 1:14:00 Qarun itu la tafroh di dinasihatin dia 1:14:04 oleh orang-orang di sekitar itu. Kamu 1:14:06 jangan anu jangan melampaui batas dalam 1:14:08 bergembira berbangga kamu. Innallaha la 1:14:11 yuhibbul farihin. Allah enggak suka 1:14:13 dengan orang yang ee melampaui batas 1:14:15 seperti itu. Di ayat 76-nya. Nah, boleh 1:14:18 kita contoh kalau memang itu ada orang 1:14:21 seperti itu, kita beri nasihat bahwa itu 1:14:23 semua dari Allah boleh-boleh saja, 1:14:24 enggak masalah. Sebagaimana yang 1:14:27 dilakukan atau terjadi kepada Qarun di 1:14:29 di surat Al-Qasas tadi itu, Bapak, Ibu 1:14:31 yang dirahmati Allah. Nah, kalau kembali 1:14:33 ke 78nya tadi itu kata Allah ee 1:14:39 Qarun ini kaya gitu, kaya raya. Tapi 1:14:44 yang orang-orang terdahulu sebelum Qarun 1:14:46 itu jauh lebih kaya daripada dia dan 1:14:48 sudah dihancurkan Allah sedemikian rupa. 1:14:51 Sudah sudah pernah berada di atas muka 1:14:54 bumi ini dan Allah hancurkan mereka 1:14:57 semua. Nah, gitu kata Allah. Jadi perlu 1:15:00 kita juga memberikan kalau kalau bisa 1:15:02 gitu ya memberikan nasihat seperti itu 1:15:04 boleh-boleh saja misalkan ya seperti 1:15:07 memberi nasihat kepada Qarun tadi gitu 1:15:09 ya. ee supaya ee menunaikan tugas kita, 1:15:15 memberikan nasihat gitu ya. Makanya kata 1:15:16 Allah pada ayat 78 ya, awalam yamallaha 1:15:20 qod ahlaka minqlihi minal quun man hua 1:15:25 asaddu minhuatan 1:15:27 jam. 1:15:29 Apakah dia tidak sadar kata Allah bahwa 1:15:34 sudah ada berlalu sebelum dia dari kurun 1:15:39 masa itu orang-orang yang asyaddu minhu 1:15:42 quatan lebih kuat kekuatannya daripada 1:15:45 Qarun dan lebih besar anunya 1:15:48 organisasinya ya waar jamah gitu ya 1:15:51 hartanya lebih banyak lebih kuat tapi 1:15:53 kami hancurkan sudah nah gitu jadi ee 1:15:57 apa kisah ini atau cerita seperti itu 1:16:00 bukanlah hal yang baru ya dan pasti 1:16:03 berulang lagi Pak tugas kita memberikan 1:16:06 peringatan saja sebagaimana surat 1:16:08 Al-Qasas ini kalau mau dengar ya 1:16:11 alhamdulillah gitu ya tapi kalau tidak 1:16:13 ya memang akan terus berulang seperti 1:16:16 itu ya kurang lebih demikian wallahuam 1:16:19 bawab wallahuam bawab demikian Ibu e 1:16:23 Bapak Ahmad semoga dapat menjawab 1:16:27 alhamdulillah kita sudah di akhir di 1:16:30 ujung siaran Ustaz. 1:16:33 Iya. 1:16:33 Baik, Ustaz. Sebagai 1:16:36 ee sebagai-oleh dan nasihat untuk ikhwan 1:16:40 akhwat supaya ikhwan akhwat menjadi bagi 1:16:44 ikhwan akhwat ini dampak ajaib dengan 1:16:47 Al-Qur'an yang tadi Ustaz sampaikan. 1:16:49 Ustaz silakan. 1:16:49 I. Iya. Ikhwan akhwat sekalian, Bapak 1:16:52 Ibu yang dirahmati Allah. Ini fenomena 1:16:56 anak-anak muda kita mengkhawatirkan tapi 1:16:59 sekaligus memberi alarm kepada kita agar 1:17:04 kita aware sadar mereka mesti kita ee 1:17:08 berikan ee 1:17:11 pemahaman tentang Al-Qur'an yang ajaib 1:17:13 supaya mereka sadar bahwa Al-Qur'an itu 1:17:16 adalah sesuatu hal yang luar biasa ajaib 1:17:19 buat mereka, buat kepentingan mereka 1:17:22 juga gitu ya. Nah, apa malam hari ini 1:17:25 sudah kita sampaikan beberapa. 1:17:26 Insyaallah kita sambung lagi di pekan 1:17:28 depan. Semoga Allah meridai kita semua. 1:17:31 Wallahuam biswab. Billahi taufik 1:17:32 walhidayah. Wasalamualaikum 1:17:34 warahmatullahi wabarakatuh. 1:17:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:37 wabarakatuh. Jazakumullah khairan kiran 1:17:39 ustaz. E demikian ikhwan awat. Semoga 1:17:42 bermanfaat ilmu yang disampaikan oleh 1:17:45 Ustaz Doni tentang dampak ajaib dengan 1:17:49 Al-Qur'an. Sebelum kita akhiri, kami 1:17:51 akan membaca 1:17:53 atensi yang datang dari Pak Ahmad, 1:17:56 Pak Ahmad Fauzi Depok. Kemudian juga ada 1:17:59 Ibu Anihani Hudaifah menyimak atasnya 1:18:03 dari Pak Ahmad Fauzi Depok itu isinya 1:18:06 Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar Nabi 1:18:09 Muhammad dengan membawa rahmat bagi 1:18:12 seluruh alam. Konsep Al-Qur'an sebagai 1:18:15 syifa obat lahir dan kesehatan. 1:18:19 dan obat batin, hati, pikiran, dan sikap 1:18:23 kita dengan Al-Qur'an dalam satu aturan 1:18:26 sistem kehidupan, yaitu menerapkan 1:18:28 Al-Qur'an syariah Islam dalam seluruh 1:18:32 aspek kehidupan. Itulah kebesaran 1:18:35 keajaiban Al-Qur'an dalam merubah 1:18:38 peradaban jahiliah kepada peradaban 1:18:40 islamiah. Inilah yang harus kita pahami. 1:18:43 Amalkan Al-Qur'an dalam berislam kafah. 1:18:47 Allah memberikan petunjuk bagi manusia 1:18:51 wabil khusus umat Islam dunia dan 1:18:55 akhirat. Demikian, Ustaz 1:18:58 ya. Semoga bermanfaat untuk kita semua. 1:19:01 Terima kasih Bapak Ahmad Fauzi. Saya 1:19:04 Fauzi Ridul Haq mohon undu diri. Mohon 1:19:06 maaf atas segala khilaf. Kita tutup 1:19:08 dengan doa. Subhanakallahumma 1:19:10 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:19:13 astagfiruka waubu ilaik. Asalamualaikum 1:19:15 warahmatullahi wabarakatuh.