Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Terkadang ana lagi salat, ana berhadapan 0:02 dengan satu problema memahami satu ayat 0:04 bawanya. Lama dipikirkan ana salat, 0:07 ibadah, 0:09 tengah jalan tahtahu apa yang tadinya 0:11 gelap kayak ada percikan gitu yang 0:13 memberikan pemahaman kita. Itu merupakan 0:16 hal yang datang dari Allah Taala [musik] 0:18 berkaitan. 0:19 Iya. Tapi kalau kita cari barang yang 0:21 hilang enggak ketemu-temu, begitu masuk 0:24 salat keingetan itu setan punya kerjaan. 0:27 [tertawa] 0:28 Jadi Abu Hanifah [musik] 0:30 ditanya, "Saya punya barang hilang, 0:32 sudah saya cari ke sana kembali salat." 0:35 [mendengus] Kalau dua rakaat belum 0:36 ketemu, salat lagi dua rakaat baru 0:38 Allahu Akbar. Ingat. [tertawa] 0:41 Jadi kalau antum perhatikan [musik] 0:42 bagaimana setan itu berusaha menggoda 0:44 kita dan yang paling berat masalah rumah 0:46 tangga. Betul-betul yang paling berat 0:49 kalau kita damai hidup berumah tangga, 0:51 hati bahagia, tenang. Enggak. Tapi 0:54 begitu kita dapat rongan dalam rumah 0:56 [musik] tangga, istri yang nasyis, 0:58 membangkang, kurang ajar sama orang tua 1:00 kita, hati-hati kurang ajar sama orang 1:02 tua tuh ya. Atau laki-laki yang kurang 1:04 ajar sama orang tua kita juga. Itu 1:06 kewajiban laki-laki harus hormati 1:08 mertuanya. [musik] 1:09 Kenapa? Dikasih hadiah tanpa minta 1:11 apa-apa. Ana [musik] berikan punya anak 1:14 tidak mengharapkan apa-apa. Ente butuh 1:16 uang, ana punya, ana berikan buat ente. 1:19 Tapi perlakukan [musik] dia seperti kita 1:21 perlakukan dia. Dan di saat dia hormati 1:24 [musik] mertuanya, dia hargai, 1:26 keberkahan pasti datang dan istri akan 1:29 semakin menghormati kita. Begitu juga 1:31 laki-laki di saat [musik] dia beristri, 1:33 jangan pernah mencemohkan orang tuanya. 1:36 Begitu dia remehkan orang tuanya, si 1:37 istri bakal ikut meremehkan juga 1:39 mertuanya. 1:40 Jadi betul-betul [musik] kita menjadi 1:42 contoh dalam menghormati orang tua kita, 1:44 menghormati mertua kita, dan betul-betul 1:47 saling menghargai. Itu yang akan membuat 1:48 [musik] hidup menjadi bahagia. Jadi 1:50 kalau datang hal-hal yang bersifat 1:52 duniawi dalam salat, setan punya 1:53 kerjaan. 1:55 Tapi kalau hal-hal yang baik, yang 1:57 positif, [musik] terkadang kita lagi 1:58 bingung menghadapi persoalan mana jalan 2:00 yang terbaik. Setelah salat atau di 2:03 dalam salat datang bimbingan [musik] 2:05 petunjuk Allah Taala. itu merupakan 2:07 bimbingan datang ilham dari Allah 2:09 Subhanahu wa taala memberikan bimbingan 2:11 asal hati ingat Allah. Jadi siapa saja 2:14 yang ingat bersama Allah tidak akan 2:15 pernah kecewa sama sekali. Yeah. 2:17 [mendengus]