Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:50 [Musik] 0:55 Rasil 1:19 Allahu Allah. 1:22 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:24 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 1:26 akhwat 1:28 rahimakumullah. Syukur 1:31 alhamdulillah kepada Allah subhanahu wa 1:33 taala zat yang memiliki segala keagungan 1:37 dan kesempurnaan atas segala nikmat dan 1:42 rahmat-Nya sehingga kita bisa 1:43 bersama-sama di sepenggala acara tausiah 1:48 pagi Radio Silaturahim. 1:51 Tentu selawat dan salam tidak lupa kita 1:53 limpahkan kepada kekasih kita pembimbing 1:57 umat Muhammad sallallahu alaihi 1:59 wasallam. Mudah-mudahan kelak kita 2:02 dipersatukan di saat yang sangat kita 2:04 rindukan ya. Ikhwan akhwat. Hari ini 2:08 seperti biasa tausiah pagi akan 2:11 menghadirkan Ustaz Abul Hidayah Saoji 2:14 yang sudah siap untuk kita. 2:16 Asalamualaikum warahmatullahi 2:17 wabarakatuh Ustaz. Waalaikumsalam 2:19 warahmatullah. wabarakatuh. 2:21 Alhamdulillah wasyukurillah di hari 2:24 kesekian Ramadan Ustaz masih sehatar dan 2:28 penuh semangat. Hari ini bahasan kita 2:30 terkait dengan puasa dan tujuh golongan 2:33 manusia istimewa. Tujuh golongan manusia 2:37 istimewa yang seperti apakah gerangan? 2:39 Mari kita simak. Silakan, Ustaz. 2:44 Baik. Asalamualaikum warahmatullah 2:47 wabarakatuh. Waalaikumsalam. Bismillahi 2:51 alhamdulillah alladzi farodho alain siam 2:54 haqqo 2:55 hamdih wasalatu wasalamu ala sayyidina 3:00 muhammadinadzi san lanaal qiyam nabihi 3:03 wa abdih wa ala alihi wasohbihi wa junih 3:07 waman tabiahum biisanin ila 3:11 yaumiddin yauma yazillahu ala amal 3:14 ibadih amma 3:16 ba'du ay ikhwah rahimakumullah Para 3:19 ikhwan, muslimin dan muslimat, 3:22 saudara-saudaraku, mudah-mudahan 3:25 senantiasa dalam kebaikan yang diberkati 3:28 oleh Allah subhanahu wa taala. 3:32 Alhamdulillah pagi ini walaupun saya 3:34 sedikit agak batuk-batuk ya, tapi karena 3:37 cinta saya kepada Radio Silaturahim dan 3:41 kangen saya kepada para ikhwan, rasanya 3:44 kalau tidak datang itu rasa gimana 3:48 begitu. Maka saya tetap walaupun agak 3:51 batuk-batuk sedikit nanti kalau 3:53 mudah-mudahan gak terjadi. 3:56 Di tengah pergolakan dunia yang 4:00 dibayangi oleh perang dunia 4:03 ketiga ini menggambarkan gagalnya 4:06 manusia membangun peradaban. 4:10 Karena yang dibangun tidak berdasarkan 4:13 kepada konsep ilahi, melainkan 4:16 didasarkan kepada 4:18 nafsu. Kalau manusia yang punya otak 4:22 cerdas 4:24 kemudian mereka mengikuti hawa nafsu, 4:27 maka benarlah sinyalamen Al-Qur'an. 4:29 Rusaklah dunia 4:31 ini. Bisa bayangkan kalau terjadi perang 4:35 dunia 4:36 ketiga yang digunakan tentu 4:38 habis-habisan pakai senjata 4:42 nuklir. Walaupun kita tidak secara 4:45 langsung terlibat, tapi akan mengalami 4:48 kan kesulitan-kesulitan. Belum dampak 4:50 negatifnya dari nuklir itu sendiri. 4:53 belum nanti masalah-masalah krisis 4:57 minyak, krisis segala macam menimbulkan 5:01 kesulitan. Jadi ini menunjukkan 5:03 kegagalan ideologi pemikiran besar 5:05 manusia dalam bangun peradaban karena 5:09 meninggalkan konsep 5:11 ilahi. Dan Al-Qur'an sendiri sudah 5:14 menyebutkan waman a'zikri fain lahu maat 5:19 dongkah wahsuruh yaumalqiamati. 5:25 Dan barang siapa 5:27 berpaling dari peringatanku, artinya 5:30 dari 5:31 Al-Qur'an, maka sungguh baginya akan 5:33 kami berikan kehidupan yang sempit, yang 5:36 sulit, problem, masalah yang tiada 5:39 habis-habisnya. 5:42 Dan kami bangkitkan pada hari kiamat 5:44 dalam keadaan 5:45 buta. Qbi lima syartani a'ma waqad kuntu 5:50 basir. Mereka protes pada Allah. Ya 5:53 Allah kenapa kami dibangkitkan dalam 5:55 keadaan buta? Kami adalah bukan orang 5:57 buta dahulunya. 6:00 Qala Allah berfirman, "Kadzalika ataska 6:04 ayatuna fasitaha walikal yaum tunsa." 6:09 Demikian disebabkan karena 6:11 ketika kami 6:13 berikan kepadamu ayat-ayat kami, kamu 6:17 lupakan. Maka hari ini kamu 6:20 dilupakan. Jadi ini akibat dari manusia 6:24 yang lupa kepada Allah. Maka Al-Qur'an 6:28 wanti-wanti. Wala takunuina nasullaha 6:32 faansahum anfusahum ulika humul fasquun. 6:36 Jangan kamu menjadi orang yang lupa 6:38 kepada Allah. 6:40 Akibatnya Allah akan menjadikan orang 6:43 yang lupa itu lupa pada dirinya 6:47 sendiri. Itulah mereka orang-orang 6:49 fasik. Kalau dunia ini dihuni oleh 6:52 orang-orang yang lupa kepada Allah, dia 6:55 lupa pada dirinya bahwa dirinya itu 6:57 manusia, maka 7:00 kelakuannya, mohon maaf, itu kehilangan 7:04 sifat k. 7:07 Yang mestinya manusia berpikir 7:09 bijak, bertindak arif, dia punya 7:13 tenggang 7:14 rasa berjalan dalam kehidupan dengan 7:17 hati. Ini kehilangan itu semua yang ada 7:20 adalah nafsu 7:22 serakah. Adigang, adigung, adiguno, 7:25 sombong, takabur, 7:27 membanggakan kecerdasan otaknya. Dan 7:31 kecerdasan intelektualnya hanya 7:33 digunakan bagaimana caranya menguasai 7:36 orang 7:39 lain. Bagaimana untuk 7:42 mendapatkan yang ada pada orang lain 7:44 kalau bisa dikukup 7:46 sendiri? Dikukup sendiri. Nah, untuk itu 7:50 diperlukan satu alat yaitu yang disebut 7:55 dengan senjata pemusnah massal ini kan. 7:59 Masyaallah luar 8:01 biasa otaknya cerdas, mampu membuat bom 8:05 nuklir yang ribuan kali daripada bom 8:08 atonya pernah dijatuhkan di Jepang dulu. 8:11 Ini mau gimana gitu loh. Di mana 8:14 manusianya itu? Binatang aja ya. Paling 8:18 kalau kebos seruduk-sudukan aja, luka 8:21 paling banter. Tapi kalau manusia 8:23 masyaallah yang sudah begitu karena 8:25 ditopang kejahatannya, ditopang oleh 8:28 kecerdasan ini bahayanya. Maka dunia 8:31 modern 8:32 dibayang-bayangi oleh perang dunia 8:34 ketiga. Semoga saja ini tidak 8:37 terjadi. Amin. Allahum amin. Yang 8:41 kedua, kita lihat bagaimana Zionis 8:44 Yahudi, Zionis Israel. 8:48 dengan semena-mena tidak fair. Kalau mau 8:51 fair mestinya biarkan Palestina itu 8:54 merdeka. Kemudian 8:57 perang terbuka. Gak usah model-model 9:00 begitu dikurung, diboikot sekian puluh 9:03 tahun, kemudian diperangi, dibom. Itu 9:06 kan lebih jahat daripada 9:08 binatang, lebih jelek daripada ya 9:11 binatang. Binatang aja gak pernah 9:13 seperti itu. Inilah benar firman Allah. 9:16 Oleh karenanya, mari di bulan Ramadan 9:19 ini kita mawas diri, kita 9:23 introspeksi, kita tepo seliro ya untuk 9:26 mengkaji diri kita sendiri. Maka pada 9:29 pagi ini saya ingin menyampaikan puasa 9:31 dan tujuh golongan manusia 9:34 istimewa. Pada pekan yang 9:38 lalu saya menyampaikan tentang dua 9:40 target penting dari 9:43 puasa. Apa sih puasa itu? 9:46 Tentu bukan sekedar tidak makan dan 9:48 tidak minum. Seluruh rangkaian ibadah 9:51 itu syarat 9:53 makna yang mestinya harus diterjemahkan 9:56 dalam kehidupan 9:58 real. Jadi puasa itu sendiri seluruh 10:01 rangkaian ibadah yang kita lakukan yang 10:03 diperintah oleh Allah di dalam Islam itu 10:07 adalah banyak sekali 10:09 isyarat-isyarat yang harus disempurnakan 10:12 dalam praktik kehidupan. Maka saya 10:15 sering menggunakan kalimat jangan 10:17 terjebak pada rutinitas ritual ibadah 10:21 tapi tanpa 10:22 makna salat. Tapi kalau dia tidak 10:27 meninggalkan perbuatan fahs dan mungkar 10:30 berarti salatnya adalah salat yang 10:33 kosong. Puasa. Tapi kalau puasanya itu 10:37 hanya hanya tidak makan dan tidak minum, 10:41 sekalipun dia tarawih, sekalipun dia 10:43 baca Al-Qur'an, tapi tidak berpengaruh 10:46 pada kepribadian sebagai manusia takwa, 10:50 maka ini pun puasanya disebut oleh 10:52 baginda Nabi, 10:54 rubbimin hadu minam alal. 10:58 Berapa banyak orang berpuasa tapi yang 11:00 diperoleh hanya lapar dan dahaga, 11:03 artinya sia-sia. Nah, itulah 11:06 sebabnya maka puasa 11:09 sebenarnya merupakan rahman dan rahimnya 11:13 Allah. Wujud kasih sayang Allah pada 11:15 kita manusia 11:17 ini. Karena manusia itu sebenarnya 11:19 makhluk 11:20 yang diberikan kemuliaan tapi bisa 11:24 menjadi manusia yang menjadi malapetaka 11:26 bagi 11:27 dunia. Nah, ini gambaran kalau perang 11:30 dunia ketiga dengan nuklir itu terjadi 11:32 apa? Bukan malapetaka. 11:35 Dan itu hanya bisa dilakukan oleh 11:36 manusia, bukan oleh jin, bukan oleh yang 11:38 lain. Coba. Jadi penting sekali. Maka 11:42 Allah setiap masa itu menurunkan setiap 11:45 kurun waktu 11:47 itu mengirimkan 11:50 utusannya dan diberikan konsep ilahi 11:53 langsung dari Allah. Coba kurang kasih 11:56 sayang apa Allah Subhanahu wa taala agar 11:58 hidup ini 11:59 selamat. Agar bumi ini juga selamat, 12:02 aman. 12:04 hari kehancuran. Kemudian kita sendiri 12:06 manusia itu sejahtera dunia akhirat. 12:10 Tapi konsep ilahi yang Allah turunkan 12:13 itu melewati para nabi ini sedikit 12:15 sekali orang yang beriman. Kebanyakan 12:17 kafir, kebanyakan gembelo, 12:20 mustaka, kebanyakan edek, kebanyakan 12:24 menolak, merasa otaknya hebat. Kemudian 12:28 apa yang terjadi? gemerah terus dunia 12:31 berkolak tanpa henti seperti berkolaknya 12:35 air yang sedang mendidih di preuk gak 12:37 pernah berhenti sampai hari ini. Cuma 12:39 rebutan apa? Rebutan pengaruh, rebutan 12:42 harta, rebutan isi perut 12:47 aja. Dan ini pun pernah disabdakan oleh 12:49 baginda 12:51 Nabi, nanti akan datang satu mahsah. 12:55 Himatuhun 12:56 butunuhum wasarofuhum matauhum. 13:08 ulaika khq la khalaqahu 13:12 minallah. Pada suatu saat nanti akan ada 13:14 bahwa dorongan hidup yang menjadi 13:16 motivasi hanya karena nafsu perut. Heeh. 13:20 Perutnya kecil sih orang dibanding perut 13:22 kebok. Tapi kalau sudah bersemayam 13:25 nafsu, masyaallah semua mau dimakan. 13:30 Kalau orang dulu makan ya walaupun 13:32 serakus-rakusnya yang dimakan makanan. 13:35 Tapi kalau orang modern yang dimakan tuh 13:38 beton, 13:39 aspal, kemudian gedung lah. 13:43 Dimakan dengan korupsi-korupsi seperti 13:46 itu. Keserakahan. Jadi kalau sudah 13:49 manusia bergerak motivasinya adalah 13:51 nafsu perut ini luar biasa. Yang muncul 13:54 serakah. Kalau seragam timbul egoisme 13:58 kemudian timbul tomak ingin menguasai 14:02 punya apa harta dan milik orang lain. 14:05 Karena dia tidak puas walaupun dia sudah 14:07 mendapatkan 14:08 banyak. Kemudian wasarofum matuhum. 14:12 Kemuliaan mereka ditakar parameternya 14:15 oleh nafsu syahwat. 14:18 Kalau untuk hal-hal yang cocok dengan 14:21 selera syahwatnya, dia mau 14:25 memberikan apa 14:28 namanya memberikan satu pembiayaan 14:31 berapapun asal cocok dengan selera 14:33 memberikan 14:36 kepuasan. Tapi kalau enggak cocok ya 14:40 jadi kemuliaan itu bukan ditakar oleh 14:42 harga diri sebagai manusia yang sejati. 14:48 Ini yang disebut dengan manusia ya, 14:51 bahwa akan ditakar manusia itu dengan 14:55 uang wani 14:57 piro. Orang disebut orang hebat, kita 15:01 suka, kita senang kalau ada uang. 15:05 Jadi saya sering berseloroh 15:06 kadang-kadang bukan kadang-kadang 15:08 sayaing mengatakan kalau negeri ini 15:11 falsafah bangsa ini didasarkan pada 15:14 Ketuhanan Yang Maha Esa. Tetapi sayang 15:17 sekali praktiknya bukan agamis, bukan 15:20 manusia religius, tapi adalah praktiknya 15:24 keuangan yang maha kuasa. 15:29 Jadi uang dan 15:31 uang benar dasarkan uang yang uangnya 15:34 banyak itu yang benar. Menang kalah 15:37 dalam peradilan yang uangnya banyak maju 15:40 tak gentar membela yang bayar. Nah, 15:42 duitnya mesti banyak. Jadi pejabat yang 15:45 menang itu yang dapat itu yang duitnya 15:47 banyak. Jadi uang uang uang dalam 15:50 komunikasi sosial dalam kehidupan orang 15:54 menghargai orang itu karena uang. 15:58 bersahabat juga karena uang. Seolah-olah 16:01 manusia itu dilihat jidatnya ada gambar 16:03 uang apa gak. Kalau gambar uang ya 16:05 bersahabat. Nyari suami juga begitu yang 16:08 ada uangnya apa enggak jelek enggak 16:09 apa-apalah asal duitnya banyak. Begitu 16:12 selanjutnya dalam kehidupan rusak 16:13 kehidupan ini. Para parameter kemuliaan 16:17 nilai-nilai itu menjadi hancur 16:20 lebur. Yang ketiga, orientasi mereka 16:23 dilampiaskan kepada lawan jenis. 16:26 kepada wanita, wanita kepada laki-laki 16:30 dalam pergaulan bebas, 16:33 freek. Hancurlah dunia ini. Suruh nikah 16:36 enggak mau, tapi kawin mau. Kawin terus, 16:39 nikah enggak mau. Kenapa? Repot. Kalau 16:42 nikah harus tanggung jawab, memberikan 16:44 nafkah, menyediakan rumah, dan 16:46 sebagainya. Kalau kawin kan bisa ngeteng 16:49 kapan aja bisa punya duit. Nah, inilah 16:52 rusaknya dunia. Jadi enggak jelas 16:53 keturunan 16:55 apa. Wanita juga sudah enggak mau lagi 16:58 repot-repot berumah tangga. Nanti punya 17:00 anak repot daripada ngurus anak, mending 17:03 ngurus anak anjing 17:05 aja. Kacau dunia. 17:10 Masyaallah. Bahkan lebih buruk lagi 17:12 adalah agama mereka adalah dinar dan 17:15 uang. Orang sekarang berani ngomong yang 17:18 halal jadi haram. Yang haram dihalalkan. 17:22 Berani ngomong yang bertentangan dengan 17:24 Quran, dengan sabda Nabi. Asal yang 17:27 penting 17:28 piti duit loh pitih. 17:33 Kalau ada duitnya dia mau ngomong apa 17:35 saja. Coba gobloknya ini orang pintar, 17:37 orang ngaku orang Islam tapi kok 17:39 masyaallah. Dia mau menjelekkan agamanya 17:41 sendiri. Ngomong yang bertentangan 17:43 dengan akidah, dengan syariat asal ono 17:46 bayarane wani piroqon bayar bayar saya. 17:52 Masyaallah luar biasa. 17:57 Maka itulah kata Nabi, seburuk-buruk 18:02 makhluk di kolong langit kalau sudah 18:04 pola pikir dan perilaku hidupnya seperti 18:08 itu. La khalaqalah minallah. Dan jelas 18:11 dia tidak akan mendapatkan kebahagiaan 18:13 di sisi Allah Subhanahu wa taala. Di 18:15 dunia buat rusak, di akhirat 18:18 apalagi. Nah, jadi puasa ini sangat 18:20 penting sekali. 18:22 Jadi puasa mari kita bangun pribadi 18:26 kita. Nungkluo kamu itu lihat ke dalam 18:31 diri kita masing-masing. Apa yang 18:33 bersemayam di hati kita, kita bersihkan 18:35 dengan puasa ini. Kesombongan, 18:38 ketakaburan, keriaan, popularitas, 18:41 dibersihkan. Hasad, dengki, bersifat 18:44 permusuhan. Itulah maksudnya puasa 18:48 itu. Dari mana? Seperti yang kemarin 18:50 saya katakan, orang kalau ingat pada 18:53 Allah, selalu mampu menghubungkan 18:55 dirinya kepada Allah, insyaallah dia 18:57 masih mikir kalau berbuat yang 18:59 macam-macam. Seperti cerita anak gembala 19:02 kemarin yang diuji oleh Umar bin Khattab 19:04 disuruh menjual kambingnya, dia bilang, 19:06 "Saya bukan pemiliknya. Saya seorang 19:09 budak." Umar ingin lebih jauh lagi 19:12 mengucinya. Ya kan kau bisa bilang 19:14 kambingmu itu yang kau jual padaku 19:16 dimakan serigala sama bosmu itu. Kamu 19:19 dapat uang. 19:21 Anak tadi kemudian mengatakan 19:25 fainallah. Kalau begitu Allah di 19:28 mana? Apakah Allah tidak 19:31 melihat? Nah ini luar biasa. Anak 19:33 gembala 19:34 itu jelek orangnya. Badannya kurus 19:38 kerempeng. kulitnya hitam, mungkin 19:41 rambutnya terbagan matahari 19:43 kemerah-merahan, pakaiannya alakadarnya 19:45 saja mungkin bisa kumal dan sebagainya 19:48 tapi ternyata menyimpan mutiara akidah. 19:51 Sebenarnya ini mewakili jati diri mukmin 19:54 sejati. 19:57 mestinya jiwa penggembala ini ada pada 19:59 seorang pemimpin dari presiden sampai RT 20:03 itu punya seperti itu. Ada para kaum 20:05 saintis, 20:07 ilmuan, ada pada ekonom, orang-orang 20:10 pengusaha yang sukses. Kalau bersemayam 20:13 hati yang seperti hati anak gembala tadi 20:15 yang berisi akidah, keimanan, ihsan 20:18 tadi, mampu di mana pun dia terhubung 20:21 dengan sang pencipta, dunia akan aman. 20:25 Heeh. 20:26 Tapi ini 20:30 ditepiskan. Otaknya cerdas luar biasa. 20:33 Fisik terjaga kesehatannya, 20:37 kebersihannya. Makan sehari tiga kali 20:40 tapi hatinya, jiwanya dibiarkan kosong, 20:43 kerontak, kering, 20:45 kerontang, bongkor lagi. Maka yang ngisi 20:49 adalah setan. 20:51 Kalau hati sepi dari Al-Qur'an, cahaya 20:54 ilahi dari Allah Subhanahu wa taala, 20:56 maka yang bersemayam, yang menghuni hati 20:59 manusia itu 21:01 setan. Kalau sudah setan yang menghuni 21:04 ya sudah gelap hatinya. Muncul di 21:06 pandangan pandangan setan, muncul di 21:09 otaknya otak 21:11 setan, 21:13 perilakunya perilaku setan malah lebih 21:16 dari setan. 21:17 Orang setannya sudah putus asa kok lihat 21:20 manusia sekarang dia ngobrol sama 21:23 temannya. Ih cok saya sudah mau berhenti 21:26 ajaalah dari setan ya. Kenapa? Malas 21:28 saya. Masa kita selalu jadi kambing 21:31 hitam. Ada orang berzina katanya setan 21:33 mana? Ada orang membunuh katanya setan 21:35 mana yang longkrong di kepalanya. 21:38 Padahal dia yang 21:39 berbuat. Orang mekenangkannya kita kena 21:43 pulutnya. Sudah saya mau berhenti aja 21:45 dari setan. manusia sudah lebih dari 21:47 setan ya. Ini selor tapi ternyata benar. 21:50 Jadi kelakuan manusia itu sudah memang 21:53 jadi setan. Memposisikan sebagai 21:57 setan. Ayo al ikhw rahimakumullah. Jadi 22:00 anak gembala yang saya utarakan pada 22:02 pekan yang lalu ini contoh karena orang 22:05 berpuasa itu ketika dia berpuasa 22:08 sekalipun lapar, 22:10 dahaga, terik, lelah, di rumah tidak ada 22:13 siapa-siapa, ada makanan segar, minum eh 22:17 makanan lezat, minuman segar, dia tidak 22:20 mau makan, tidak mau melanggar syariat 22:25 itu. Padahal kan hanya mengikuti logika. 22:28 Kesimpulannya orang lapar mesti makan, 22:31 orang haus mesti dahaga mesti minum. Ini 22:35 yang diminum, yang dimakan punya dia, 22:37 adanya di rumah, di depan dia. Dan tidak 22:40 ada orang 22:41 tahu. Opo salahe diimplok ae. Tapi orang 22:44 puasa gak pernah mau. Nah, ini poin 22:47 pentingnya dalam 22:49 puasa. Kenapa dia tidak mau? Karena pada 22:53 saat itu terhubung jiwanya kepada sang 22:55 pencipta. Allah 22:57 ningali Gusti Allah kui ora turu. Gusti 23:00 Allah itu ningali. Gusti Allah itu 23:03 mengawasi. Dan semua apa yang kita 23:06 lakukan pasti akan ada tanggung jawabnya 23:10 di hadapan Allah. Itu antara lain poin 23:14 terbesarnya. Yang kedua, kemarin pekan 23:17 yang lalu kasih sayang. Bagaimana ahli 23:19 surga itu? Ternyata ahli surga tidak 23:22 hanya orang ahli ibadah yang baca 23:24 Qurannya hebat, yang pergi haji 23:28 bolak-balik, ternyata adalah jiwa yang 23:31 bersih yang tersimpan di dalamnya adalah 23:34 k dan peduli kasih sayang yang ada. 23:38 Seperti tamu yang datang ke rumah ibunda 23:41 Aisyah. Masa mau saya ulang lagi 23:44 ceritanya ya. Dengar lagi nanti apa 23:47 ulang ulangannya dari yang ceramah 23:49 kemarin. Kasih sayang. Karena inti 23:53 ajaran Islam dalam dimensi horizontal 23:57 adalah menebar kasih 24:02 sayang. Bukan orang beriman kalau dia 24:04 tidak kasih 24:06 sayang. Kepedulian sosial. 24:10 Puasa melahirkan jiwa mengikis egoisme, 24:14 melahirkan jiwa 24:16 isariah atau altruisme, care dan peduli 24:20 terhadap sesama. Itu inti puasa. Jadi, 24:23 dua hal yang saya ulang-ulang di sini 24:26 agar puasa kita tidak hanya tidak makan 24:29 dan tidak minum dan sudah separuh lebih 24:32 puasa kita ini, masa kita enggak 24:33 mendapatkan apa-apa. 24:36 Lalu apa kaitannya dengan puasa dengan 24:39 tujuh golongan manusia istimewa? 24:44 Dari sabda baginda nabi menurut hadis 24:47 muttafaqun alaih, hadis 24:50 sahih, beliau pernah mengatakan begini 24:54 dalam sabdanya, sabatun yudilhumullah 24:57 yaumadilla illau. Ada tujuh 25:01 golongan yang akan mendapatkan naungan 25:04 Allah dikala tidak ada naungan pada saat 25:07 itu kecuali naungan 25:09 Allah. Artinya kapan? Hari kiamat. 25:13 di menderita panas susah luar biasa 25:16 nasibnya itu tidak menentu ke mana kita 25:20 ini mau mengadukan kita gak 25:22 tahu sehingga masing-masing mereka ingin 25:25 minta bantuan yang diminta bantuannya 25:27 wah saya juga lagi 25:29 repot suaminya istrinya minta tolong 25:32 suaminya suaminya bilang gimana 25:33 boro-boro mikir loh gua aja belum tentu 25:36 nih nasibnya anak juga begitu jadi harta 25:39 anak yang kita banggakan yang 25:41 hebat-hebat di dunia ternyata tidak bisa 25:43 memberikan pertolongan sedikit pun 25:45 kecuali amalnya sendiri. Nah, di kalau 25:48 saat yang panik seperti itu penderitaan 25:51 yang panjang, ada manusia-manusia 25:54 istimewa yang justru dalam naungan 25:57 rahmat kasih sayang Allah. Ah, ini kan 25:59 luar biasa. Siapa dia? Satu, imamun 26:03 adil. Imam yang 26:06 adil. Pemimpin yang bijak. 26:10 Kenapa dia menjadi pemimpin yang adil? 26:13 Padahal decision maker itu ada di 26:15 tangannya. Hitam putihnya apapun yang 26:18 dia lakukan, keputusannya di tangannya. 26:21 Tanda tangan itu akan 26:23 berpengaruh kepada yang dipimpin. Kalau 26:26 jadi presiden apalagi bupati, DPR 26:30 semuanya sampai pada rumah 26:32 tangga 26:34 pemimpin. Tapi dia bagaimana bisa 26:37 adil kalau yang di dalam hatinya tidak 26:41 bersemayam iman? He. Kenapa dia bisa 26:45 adil? Karena terdidik setiap tahun 1 26:48 bulan kita dilatih untuk mendapatkan 26:50 ihsan. 26:52 Bukan Pak Ihsan ya. Maksudnya ihsan itu 26:54 adalah orang yang merasa selalu diawasi 26:56 oleh Allah Subhanahu wa 26:59 taala. Ini maka dia berpikir mau 27:02 menandatangani keputusan mikir dulu ini 27:04 benar apa enggak ini ini akibatnya 27:07 bagaimana ini untung di saya rugi orang 27:09 lain atau tidak ini bisa maslahah apa 27:12 tidak itu namanya pemimpin yang adil dan 27:15 bijak. Satu. Kalau bisa begitu, 27:18 masyaallah yang takut kepada 27:21 Allah. Yang 27:24 kedua, ini para pemimpin nih dengerin 27:27 nih. Bertindaklah adil. Kalau enggak 27:30 nanti dikuyah-kuyah, setiap kata, setiap 27:32 keputusan akan diminta tanggung jawab di 27:34 hadapan Allah. Gak ada Allah gak bisa 27:37 disogok kayak pengadilan di 27:39 dunia. Jadi berlakulah adilkan takut 27:42 pada Allah. Setiap ngambil keputusan, 27:44 kebijakan, rapat. 27:47 apapun itu ingat takut pada Allah semua 27:50 yang kita katakan akan diminta tanggung 27:52 jawab. Yang kedua wasabun fi 27:55 ibadatillahi taala pemuda yang masa 27:58 pertumbuhannya dia senantiasa ibadah 28:01 kepada Allah subhanahu wa taala. Ini 28:03 beruntung pada adik-adik atau orang tua 28:05 yang sejak mudanya itu terus terbimbing 28:08 terpimpin ibadahnya, pertumbuhan 28:10 fisiknya, pertumbuhan 28:13 psikologinya, psikologinya semua. Dia 28:16 tetap tekun melakukan ibadah, tidak 28:20 menyimpang ke kanan ke kiri. Ini manusia 28:22 pilihan manusia istimewa. Masyaallah. 28:24 Ya, kalau yang enggak sempurna gimana, 28:26 Pak? Saya dulu masa mudanya kelabu. W 28:29 kamu ke mana? Gunakan masa muda untuk 28:32 hura-hura, untuk plesira, untuk maksiat. 28:34 Ya sudah enggak masuk golongan ini. Tapi 28:37 saatnya untuk bertobat mudah-mudahan 28:39 diampuni 28:41 dosanya. Itu yang kedua. Yang ketiga, 28:44 warajulun qolbuhu muallaqu bil 28:47 masajid. Seorang yang hatinya tertambat 28:50 ke masjid, rumah kedua sudah rumahnya 28:52 itu masjid yang sering sekali 28:55 dikunjungi. Syukur bisa lima kali kalau 28:57 sedang di rumah. Subuh ke masjid, zuhur 29:00 ke masjid, asar ke masjid, magrib ke 29:03 masjid, isya ke masjid. Dia betah di 29:05 masjid. Maka 29:08 dianjurkan, diberikan petunjuk oleh 29:10 Rasulullah pada 10 hari yang terakhir 29:13 iktikaf di masjid, duduk di masjid untuk 29:15 apa? Menghubungkan dirinya kepada Allah, 29:17 evaluasi diri, 29:21 perbaikan-perbaikan, ya. Bongkar jiwa, 29:24 mesin jiwa kita. Kita servis satu 29:27 persatu. Di mana kotoran-kotoran jiwa 29:30 kita ya? Di masjid tempatnya. Dia senang 29:33 berlama-lama di masjid untuk ibadah. 29:36 Itu yang 29:38 ketiga. Yang keempat adalah warajulani 29:41 tahabba fillah ijtamaa alai tafarqo 29:46 alaih. Orang yang 29:50 bersaudara, berteman, bersahabat, 29:53 bertetangga, 29:55 bermitra itu dia lakukan karena Allah. 30:00 Maksudnya karena Allah itu ikatannya 30:02 bukan ikatan 30:03 materi. Ada orang baik-baik tapi karena 30:06 urusan uang. Heeh. Biasanya orang mau 30:09 nembung hutang itu kan baik-baik sekali. 30:11 Itu ramah, santun. Tapi ada maunya, ada 30:15 maksudnya. Nah, ini juga nular kepada 30:18 para pejabat. Kalau mau pengin dipilih 30:20 baru dia baik-baik, rakyatlah segala 30:22 macam. Ngasih uang, ngasih sajadah, 30:25 ngasih karpet di masjid, bangun jariah, 30:27 macam-macam. 30:29 Begitu enggak kepilih, karpetnya diminta 30:31 lagi. Itu bukan karena Allah, tapi 30:33 karena politik. Karena ada maunya ada 30:36 udang di balik peyek. Ya sudah ada 30:40 maunya. Tapi ini persaudaraan yang murni 30:43 karena Allah. Allah menjadikan manusia 30:46 itu bersaudara maka dia lakukan 30:48 persaudaraan. Dia mau menolong 30:50 saudaranya perlu pertolongan. Dia 30:52 bersahabat baik. Dia tersenyum. Dia 30:54 melakukan kebaikan-kebaikan itu. 30:56 Menghubungkan silaturahim. Semua 30:58 dilakukan karena Allah. Ikhlas. 31:00 Mukhlisina lahuddin. Ini hari ini makin 31:04 langka. Kalau ada yang punya 31:06 kepentingan, nah itu baru ramai itu. 31:08 Tapi kalau yang tulus ikhlas 31:10 persaudaraan. Nah persaudaraan yang 31:12 ikhlas inilah yang dibangun oleh para 31:15 nabi. Maka Rasulullah ketika hijrah ke 31:18 Madinah iklim kondusif, dapat dukungan 31:22 dari masyarakat. Kemudian umat umatnya 31:25 makin berkembang. Apa langkah beliau 31:27 sesudah membangun masjid? 31:29 Mempersaudarakan di antara 31:33 keduanya. Dari kaum ya Muhajirin yang 31:38 hijrah dari Makkah yang gak bawa apa-apa 31:41 dia dalam keadaan terancam, terusir, 31:43 rumah ditinggal, hartanya ditinggal, 31:45 kekayaannya ditinggal, gak punya 31:47 apa-apa. 31:49 Tapi kaum ansar di Madinah yang memang 31:52 mungkin mereka di sana dia punya kebun, 31:55 dia punya rumah, kemudian 31:56 dipersaudarakan. 31:58 Persaudaraan karena 32:00 Allah. Maka karena dipersaudarakan maka 32:04 kaum Ansar yang punya rumah, yang mukim, 32:08 yang punya kehidupan, Maisah, mereka 32:11 tawarkan kebaikan pada saudara dari 32:13 Muhajirin yang dari Makkah itu. Maka 32:17 Nabi itu membangun umat, membangun kaum. 32:20 Kaum yang di atas, didasari kepada 32:23 akidah lailahaillallah. diikat mereka 32:26 itu dalam ikatan 32:29 persaudaraan. He. 32:31 Kalau ditinggal dari 32:34 sosiologi, ilmu 32:36 kemasyarakatan. Masyarakat itu kan ada 32:38 antara lain ada 32:40 dua dalam bahasa Belanda disebutnya ada 32:44 kemenf. Satu bentuk masyarakat yang 32:47 mereka hidup di satu tempat, hidup 32:50 bersama. 32:51 Kemudian daya tariknya yang mengikat 32:55 mereka ikatan 32:57 batin. Jadi kalau hal seperti ini dia 33:00 enggak mikir-mikir soal keuntungan. 33:02 Seperti 33:03 suku, famili, saudara. Walaupun jauh dia 33:07 datang, ada apa. Bahkan saling memberi, 33:09 saling menolong karena Allah. Kelompok 33:12 kematian termasuk keagamaan masyarakat 33:16 yang religius. Gotong-royong, 33:18 tolong-menolong, taawan alal watwa, 33:21 saling menasehati. Dasarnya kasih sayang 33:24 bukan karena pamri. Ini yang dibangun 33:27 oleh para nabi. Nah, ini dilupakan oleh 33:28 umat Islam. Yang dibangun masyarakat 33:31 politik. Ya sudah, kalau sudah 33:33 masyarakat politik ya curiga. Baik. 33:36 Kalau ada untungnya kira-kira untung. 33:38 Kalau enggak enggak baik ya, maka yang 33:42 ada yang dipakai bukan Quran dan sunah. 33:45 Adegium 33:46 politik. Menok kawan seiring menggunting 33:49 dalam lipatan, seolah-olah itu merupakan 33:52 satu keharusan. Pur-pur tersenyum 33:54 padahal menyeringai di balik topengnya. 33:57 Heeh. Untuk mengelabui musuh. Itu kan 34:00 wejangan-wejangan politik itu. Cuma 34:02 kadang-kadang enggak terasa. Jadi 34:04 senyumnya orang politik kan lain ya. 34:07 Kecuali yang ikhlas. ya yang hatinya 34:09 ikhlas karena Allah yang puasanya benar 34:12 mendapatkan 34:15 ihsan. Baik. Nah, inilah bersaudara 34:18 karena 34:19 Allah, menolong karena Allah, membantu 34:22 karena Allah, tersenyum karena Allah. 34:24 Dia tidak ingin dipuji dan tidak takut 34:26 dicela. Persahabatannya murni 34:29 persaudaraan yang karena Allah, bukan 34:31 karena ada 34:32 kepentingan. Ini yang keempat. Yang 34:35 kelima 34:37 adalah warajulun taatu 34:40 imroatun mansubin wa jamalin. Mansubun 34:44 wa jamalin. Faqala inni 34:47 akullah. Nah, kira-kira coba ini para 34:50 pendengar atau kita 34:52 semuanya. Ada seorang 34:55 laki-laki didatangi seorang wanita 34:57 cantik, 34:59 beautiful. Senyumnya aduh. Hai. Dia juga 35:03 bangsawan. Rupawan dia yang menggoda. 35:07 Kira-kira sampean lagi duduk gitu 35:09 kemudian didatangi wanita cantik, 35:11 rupawan, duitan, 35:14 hartawan. Kemudian dia 35:17 menggoda, tidak tanggung-tanggung 35:19 mengajak apa saja, pokoknya menyerahkan 35:21 diri mengajak yang 35:23 begituan. Ayo kira-kira dan di situ 35:26 tidak ada siapa-siapa yang 35:29 tahu kumaha kira-kira. Ayo. Kalau hanya 35:32 logika mikir, "Wah, kesempatan ini 35:35 neangan kie mah hese y kapan lagi? Kapan 35:39 lagi kalau bukan ayuna empat aja sikat 35:42 itu kalau hanya logika apalagi 35:47 nafsu. Kemudian kalau kemudian apa 35:50 namanya? 35:53 Ee berpikirnya kan itu dosa nurani 35:56 menegur begitu. Ah, gampang dosa nanti 35:58 tobat." Masyaallah. ini mm lima golongan 36:03 yang insyaallah masih dua lagi nanti 36:05 kita lanjutkan kembali ikhwan akhwat 36:09 rahimakumullah kita akan jeda terlebih 36:12 dahulu terima kasih yang sudah 36:14 mengirimkan WA atau juga komentar di 36:17 YouTube kita jedah sejenak kita akan 36:20 bersama-sama melantunkan surah 36:22 al-fatihah dan surah Ar-Rahman agar 36:25 mendapatkan berkah Ramadan. Semoga 36:28 Jakarta maju, warganya sejahtera, dan 36:32 mendapatkan berkah. Insyaallah. 36:35 [Musik] 37:00 [Musik] 37:49 [Musik] 38:30 [Musik] 38:38 [Musik] 39:19 [Musik] 39:26 [Musik] 40:15 [Musik] 41:03 Waqulalu 41:05 fasayarallahu amalakum wa rasuluhu wal 41:09 mukminun. 41:12 [Musik] 41:15 gai 41:18 wasahadah 41:21 funabbiukum bimaa 41:24 kuntum tamalun 41:28 [Musik] 41:41 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 41:43 perhatian Allah dan 41:46 Rasul-Nya. Jika perhatian dari atasan, 41:49 pejabat, dan orang-orang yang berkuasa 41:51 saja sudah bisa membuat kita kegirangan. 41:55 Bagaimana jika perhatian itu datang dari 41:58 pencipta alam semesta beserta ciptaannya 42:01 yang paling indah, yaitu baginda nabi? 42:06 Apalagi yang kita cari di dunia selain 42:09 dua hal 42:14 tersebut? Perhatian tadi bisa didapat 42:17 hanya jika kita beramal saleh apapun 42:20 bentuknya. bisa dengan tenaga, harta, 42:25 pemikiran, dan lain 42:27 sebagainya. Namun amalan yang paling 42:30 menyenangkan baginda Nabi adalah 42:33 memperjuangkan ajarannya, meneruskan 42:36 perjuangan beliau, berdakwah di 42:38 jalannya. 42:40 [Musik] 42:43 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 42:46 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 42:50 bersama-sama berjuang bersama Radio 42:52 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 42:55 rekening berikut. 43:16 Waqul'malu 43:18 fasayarallahu amalakum wa rasuluhu wal 43:22 mukminun. 43:28 ghaibi 43:31 wasahadah 43:34 fayunabbiukum bimaa 43:37 kuntum tamalun 43:41 [Musik] 43:54 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 43:56 perhatian Allah dan 43:59 Rasul-Nya. Jika perhatian dari atasan, 44:02 pejabat, dan orang-orang yang berkuasa 44:05 saja sudah bisa membuat kita kegirangan. 44:08 Bagaimana jika perhatian itu datang dari 44:11 pencipta alam semesta beserta ciptaannya 44:15 yang paling indah, yaitu Baginda Nabi? 44:19 Apalagi yang kita cari di dunia selain 44:22 dua hal 44:27 tersebut? Perhatian tadi bisa didapat 44:30 hanya jika kita beramal saleh apapun 44:33 bentuknya. bisa dengan tenaga, harta, 44:38 pemikiran, dan lain 44:40 sebagainya. Namun amalan yang paling 44:43 menyenangkan baginda Nabi adalah 44:46 memperjuangkan ajarannya, meneruskan 44:49 perjuangan beliau, berdakwah di 44:51 jalannya. 44:53 [Musik] 44:57 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 44:59 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 45:03 bersama-sama berjuang bersama Radio 45:05 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 45:08 rekening berikut. 45:29 Brail 45:30 [Musik] 45:37 [Musik] 46:08 Alhamdulillah. Lantunan Alfatihah dan 46:11 Arrahman membahana, 46:13 mengangkasa, mengetuk keagungan pintu 46:16 arsnya. Semoga kita benar-benar dapat 46:19 meresapi nikmat Allah yang tiada 46:21 bandingnya. 46:26 Fabiayikumasiral 46:28 muslimin. Mudah-mudahan 46:30 dengan di bacaan surah Fatihah dan surah 46:35 Ar-Rahman mengingatkan kita 46:38 betapa anugerah Allah yang tidak 46:41 terhingga diberikan pada kita Jakarta 46:44 yang indah, aman, nyaman, dan juga 46:48 Indonesia pada umumnya negeri yang 46:51 jamrut katulistiwa dan nikmat-nikmat 46:54 lain yang tidak mungkin bisa kita hitung 46:57 mengingatkan kepada kita agar kita 46:59 menjadi hamba yang pandai mensyukuri 47:01 nikmat. 47:03 Semoga Allah memberikan berkah kepada 47:06 kita semuanya. Amin. Allah amin. Allahum 47:08 amin. Baik, Ustaz. Kita langsung ke 47:11 pertanyaan yang sudah dikirim. Tapi 47:12 masih ada dua yang belum dibahas. 47:14 Tambahkan dulu kalau begitu. Baik kalau 47:16 begitu. Maasyiral muslimin, ayyuhal 47:18 ikhwah rahimakumullah. 47:20 tadi yang kelima adalah 47:24 sekalipun ujian datang godaan yang 47:26 begitu memikat hasrat tetapi karena 47:31 akidahnya yang dibenteng oleh jiwa ihsan 47:35 yang dibina oleh puasa setiap tahun 1 47:39 bulan lamanya bahwa dia apapun yang dia 47:42 lakukan pasti Allah akan melihatnya 47:45 menjadikan benteng imannya makin kokoh 47:48 maka dia katakan inni akullah bukan 47:51 tidak mau tapi saya takut kepada Allah 47:53 subhanahu wa taala sehingga ajakan itu 47:55 ditolak dengan cara yang bijak ini 47:58 golongan yang kelima bisakah kita 48:00 seperti itu tergantung bagaimana kita 48:03 menempatkan posisi diri ini. Kemudian 48:06 yang keenam adalah warajulunodqo 48:10 bisodqatin 48:11 faakfaha hatta lau simalu 48:15 maunfiquaminu. Yang keenam adalah 48:17 seorang yang bersedekah tapi sedekahnya 48:22 disembunyikan sehingga tangan kanan 48:24 memberi, tangan kiri tidak tahu apa yang 48:26 disedekahkan tangan kanan. Ini adalah 48:28 sedekah yang terbaik yang disebut dengan 48:30 ibadatus sirri. Kok dia mau mengeluarkan 48:33 uang, memberikan 48:35 hartanya sehingga dia tidak dikenal 48:38 orang. Bahkan sengaja supaya orang tidak 48:40 tahu. Nah, inilah namanya sodq sodqatus 48:44 sirri. Karena dia tahu bahwa sekalipun 48:46 orang tidak tahu, yang penting adalah 48:49 Allah maha melihat amalnya. Pasti Allah 48:52 tidak akan menyanyiakan. Sodqah yang 48:54 terbaik adalah sodqatus sirri, sedekah 48:57 yang 48:58 disembunyikan. Yang terakhir adalah 49:01 warajulun zakarallah kholian fafadot 49:04 aina. 49:06 Seorang yang ingat pada Allah, ingat 49:09 dosa, ingat keagungan Allah, ingat 49:13 betapa kuasanya Allah, ingat tanggung 49:15 jawabnya di hadapan Allah kelak dalam 49:17 keadaan sunyi sendiri. Kemudian tergetar 49:21 hatinya, menangislah dia berlinang air 49:25 mata. Ah, ini luar biasa manusia-manusia 49:28 pilihan. Jadi, tujuh golongan manusia 49:31 istimewa yang akan mendapatkan naungan 49:34 rahmat pada hari kiamat yang sangat 49:36 dahsyat adalah manusia-manusia yang 49:39 dicelup oleh celupan akidah, ibadah yang 49:41 benar yang dia mampu mengaplikasikan 49:43 dalam kehidupan. Terutama adalah ada 49:46 terletak pada ibadah puasa. ketika dia 49:50 menjalani puasa kemudian ibadatus sirri, 49:55 ibadah yang tersembunyi yang hanya Allah 49:57 yang tahu. Jadi selalu dalam puasa itu 50:00 melatih kita selalu terhubung jiwanya 50:03 kepada Allah setiap saat merasa diawasi. 50:06 Mudah-mudahan Allah memberkati kita 50:08 semuanya sehingga Ramadan berlalu kita 50:12 bisa mendapatkan poin besar dalam 50:14 kehidupan kita. Amin. Allahum amin. 50:16 Alhamdulillah. Terima kasih Ustaz Abul. 50:19 Kita boleh langsung ke pertanyaan ya. 50:21 Silakan. Emm banyak sekali pertanyaan 50:24 yang meskipun tidak menanyakan sesuatu 50:28 seperti misalnya dari Batam. 50:31 Asalamualaikum ustaz. Waalaikumsalam. 50:33 Kalau kita bicara soal kegagalan 50:35 membangunnya peradaban, sepertinya umat 50:37 dan ulama ini sudah sangat paham. Cuma 50:40 kalau ulama mau membangun peradaban yang 50:42 dianjurkan Allah, seperti ada penghalang 50:45 dinding baja yang sulit sekali untuk 50:48 ditembus. Dan kita takut kepada mereka 50:50 yang sekarang sedang seperti yang ustaz 50:52 bilang, adigang, adigung 50:55 adiguno. Iya. Mohon nasihatnya, Ustaz. 50:59 Bagaimana kami? Heeh. Iya. 51:03 Kalau justru 51:05 agama itu yang harus kita pegang teguh. 51:08 Gondelono waton he watasimu bihablillahi 51:13 jamia tafarqu. Pegang teguh iman. Bahkan 51:17 Rasul mengatakan nanti ada gendro dalam 51:20 kehidupan ini. Maka Rasul menganjurkan, 51:23 "Fa'alikum bisunnati wasunatil khulafa 51:25 rasyidin almadin." Berpegang teguh 51:28 dengan sunahku dan sunah khulafaur 51:30 rasyidin almahdiin yaitu Abu Bakar, 51:34 Umar, Utsman dan Ali. Ini yang ada 51:38 peribahasa Jawa 51:39 mengatakan senajan to lindu sedino 51:42 kaping pitu tetep ono gondelono waton. 51:47 Nah, pegang teguh itu pegangan hidup 51:49 kita yaitu Al-Qur'an dan sunah. 51:51 Insyaallah kita selamat. Kebilan gak 51:53 akan mampu mengatasi kebaikan. Amin. 51:56 Insyaallah. Kita terima telepon dulu, 51:57 Ustaz. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. I 52:00 dengan Ibu siapa? Di mana? Ini ini 52:03 dengan Yati nih, Mbak Nuning. I dengan 52:05 di Pejaten. Ee, Ustaz, asalamualaikum. 52:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:09 wabarakatuh. Ee begini, Ustaz. Sekarang 52:12 kan kita tahu ya, umat Islam ini ee 52:15 selalu 52:16 disudutkan, dihina, dilecehkan, bahkan 52:18 difitnah gitu, Ustaz ya. Terus kita nih 52:21 sebagai mayoritas mayoritas di Indonesia 52:24 ini merasa sangat merasa sangat ter apa 52:27 tersisi dan terhina gitu, Ustaz ya. 52:29 Terus apa kita selalu diam terus, Ustaz, 52:31 dengar perlakuan mereka seperti ini? 52:33 Terus satu lagi pertanyaan saya kan ada 52:36 tuh di surah ee at-Taubah ya ayat-ayat 52:39 pertama itu kan Allah menyiksamu melalui 52:43 tangan manusia gitu ya, tangan orang 52:45 lain. Apakah itu benar ustaz yang 52:48 kemarin terjadi itu kan ada tuh yang 52:50 seorang yang dipukuli itu apakah itu 52:51 semut sisa dari Allah itu Ustaz? Terima 52:53 kasih, Ustaz Pagi. Asalamualaikum. 52:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:56 wabarakatuh. Iya, silakan Ustaz. 52:59 Iya, memang sunatullah. 53:03 Setiap kebaikan pasti akan dihadang oleh 53:07 kebatilan. Nabi saja manusia pilihan. 53:11 Dari segi fisik, anatominya saja 53:13 ganteng, hebat, cerdas, akhlaknya luar 53:18 biasa. Untaian kalimat-kalimatnya adalah 53:21 untaian wahyu ilahi. Akhlaknya luhur 53:24 bisa dicontoh. Tapi tetap saja ada 53:28 orang-orang yang benci, yaitu dihadang 53:30 oleh setan. 53:32 Setan itu ternyata ada dua, setan jin 53:34 dan setan manusia. Nah, yang sering 53:37 menghina, membully, mencaci itu setan 53:40 juga namanya setan itu. Nah, dalam 53:42 posisi seperti ini insyaallah kita tidak 53:45 akan menjadi hina. Justru ketiap 53:47 lontaran kalimat-kalimat busuk, kalimat 53:50 tidak baik, menghina Islam itu adalah 53:53 pada hakikatnya menghina dirinya 53:55 sendiri. Kita tidak boleh terpancing 53:58 modan ikut emosi. Biarkan saja itu nanti 54:01 akan akan mati dengan sendirinya. Coba 54:04 lihat siapapun dia yang menentang Islam, 54:07 menentang firman Allah itu pasti 54:10 dihancurkan oleh Allah Subhanahu wa 54:12 taala. Kayak apa hebatnya Namrud bukan 54:14 hanya membully? Nabi Ibrahim dibakar 54:17 hidup-hidup. Dia punya tentara, dia 54:20 punya hebat, punya 54:22 kekuasaan. Namrud, kemudian Firaun. 54:26 menghadapi Musa dengan bala tentaranya 54:29 akan membunuh Musa dan 54:31 pengikutnya. Semua akan dihancurkan oleh 54:33 Allah. Abu Jahal, Abu Lahab semua. Dan 54:36 orang-orang kontemporer di abad ini yang 54:39 memusuhi pasti lambat atau cepat akan 54:42 dihancurkan Allah Subhanahu wa taala. 54:44 Enggak usah khawatir, itu jaminan Allah 54:46 pasti. Kalau enggak percaya tonton. 54:48 Lihat tuh si lambinin doble itu orang 54:50 suka menghina Islam itu. Insyaallah kita 54:53 tonton aja nanti pasti oleh Allah akan 54:55 dihancurkan dengan segala cara yang 54:58 Allah kehendaki. Apalagi di akhirat 55:00 nanti kecuali dia bertobat kembali 55:03 kepada Allah. Jadi untuk kita itu ujian 55:05 ujian kualitas kita. Kita sebagai 55:08 manusia sudah 55:10 terlatih. Beramal itu bukan karena ingin 55:13 dipuji. Beramal itu bukan takut dicaci. 55:15 Tidak. Takut tidak peduli, takutnya 55:17 hanya kepada Allah Subhanahu wa taala. 55:20 Nah, tetapi kita punya kewajiban untuk 55:22 terus menunjukkan Islam itu rahmat lil 55:26 alamin. Kita ingatkan mereka yang 55:28 sombong-sombong itu dengan amar makruf 55:31 nahi mungkar. Insyaallah mudah-mudahan 55:34 yang penting kemantapan hati kita jangan 55:37 menjadi terpengaruh oleh ucapan-ucapan 55:40 busuk itu. Wallahuam. Baik, saya 55:42 mengucapkan banyak terima kasih untuk 55:44 yang sudah memberikan respon cuman 55:47 sayang waktu kita terbatas untuk Ibu 55:50 Lili, kemudian Bapak Nurdin, Bunda 55:52 Emilda, Pak Hanafi, juga Eyang Sri dan 55:57 Bapak Andi di Tambun Bekasi serta 56:00 beberapa yang tanpa nama. 56:04 Emm, tunggu sebentar. Tadi ada 56:08 pertanyaan yang bisa jadi. Oh ya, untuk 56:12 YouTube saya juga ingin sekali menyapa 56:15 ee Bapak Muhammad Hannafi. Alhamdulillah 56:18 menyimak. Masyaallah syukr nasihat dan 56:21 pencerahannya Ustaz. juga dari Novia 56:23 Naili dan juga Mbak Liza. Ustaz, ada 56:28 waktu masih sedikit kita bertanya 56:30 terkait 56:31 dengan kalau pemimpin bicara dan 56:35 faktanya jauh berbeda, bagaimana 56:37 hukumnya ya, Pak Ustaz? Terima kasih 56:40 dari Eyang Sri. Iya. Tidak hanya 56:43 pemimpin, kita juga semua yang hidup di 56:46 muka bumi ini akan menghadapi hisab 56:50 yaumil hisab hari. 56:52 perhitungan di sana akan di sidang kita 56:55 di Mahmilub luar biasa kita akan diminta 56:58 tanggung jawab setiap untaian kata yang 57:01 kita utarakan yang kita ucapkan itu sem 57:03 ada tanggung jawab jadi kalau dia bohong 57:06 dia dusta dia khianat dia hasad dia 57:08 dengki semuanya lengkap tercatat dan 57:11 akan diminta tanggung jawab di hadapan 57:12 Allah karenanya hendaklah ini menjadi 57:15 hati-hati khususnya kita jangan gampang 57:17 berjanji kalau kita tidak bisa 57:20 menepatinya Kemudian jangan juga 57:23 melakukan satu kejahatan-kejaan lisan 57:25 ataupun lewati medsos dan sebagainya 57:29 walaupun hanya untaian satu kata satu 57:31 baris kata semua akan ada tanggung 57:34 jawabnya. Wallahuam. Masyaallah. Ustaz 57:38 kalau mungkin ini tambahan dari Eyang 57:40 tadi adalah mudah-mudahan batu Pak Ustaz 57:44 segera Amin. Sembuh. Amin. Pak mohon 57:47 dong dari menghimbau masjid usiaat beroa 57:51 untuk Palestina dan Masjidil Aqsa agar 57:53 Allah lindungi dan 57:55 hancurkan mereka yang mau menghancurkan 57:59 kita. Ustaz, kita rangkum bahasan kita 58:02 hari ini. I alhamdulillah, Ibu. 58:04 Mudah-mudahan harapan pertama tadi ya 58:06 kepedulian umat Islam kalau kita tidak 58:08 bisa membantu, minimal kita doa 58:11 selemah-lakan ya selama-lemah iman ya. 58:14 Atau mungkin saya doakan dari sini. 58:17 Bismillahirrahmanirrahim. 58:18 Alhamdulillahirabbil alamin. Hamda 58:26 yahukana Allah nabina 58:29 Muhammad aj. 58:38 Allah muslim 58:42 [Musik] 58:44 Allah muslimin 58:47 Allahum jamahum 58:50 allahumhumalzilhum rbana atina fid dunya 58:53 hasanah wafil akhirati hasanah 58:56 waqinaabanar walhamdulillahiabbil 58:58 alaminhamdulillah 59:00 baik waktunya juga membatasi kita. Mohon 59:03 maaf segala kekurangan. Mari kita ambil 59:05 hikmah ya kalau ada baik kebaikan dari 59:09 Allah Subhanahu wa taala. Tapi sayang 59:10 sekali kalau kita melewati Ramadan 59:14 kemudian kita tidak mendapatkan apa-apa 59:16 dan Ramadan tahun depan belum tentu 59:19 menjadi milik kita. Anggaplah Ramadan 59:21 ini adalah Ramadan terakhir sehingga 59:23 kita bersungguh-sungguh dalam 59:25 mendapatkan hikmah mutiara-mutiara yang 59:28 terdapat di dalam bulan suci Ramadan. 59:31 Mohon maaf segala kekurangan. 59:33 Wabillahi wabillahi taufik wal hidayah. 59:36 Wasalamualaikum warahmatullah 59:38 wabarakatuh. Waalaikumsalam 59:40 warahmatullah wabarakatuh. 59:43 Ya, ikhwan akhwat mudah-mudahan ya kalau 59:46 tadi kita masih ingat satu aja bahwa 59:48 ahli surga itu jiwanya berlimpah peduli 59:52 dan juga kasih sayang. 59:55 Insyaallah mulai sekarang, besok, ke 59:58 depan, dan selanjutnya rumah kedua kita 1:00:00 adalah masjid ya. Insyaallah. Sekali 1:00:02 lagi terima kasih untuk kebersamaan ini 1:00:04 dan terima kasih juga tadi pada pukul 1:00:06 10. waktu Indonesia Barat kita 1:00:09 bersama-sama melantunkan al-Fatihah dan 1:00:12 surah 1:00:13 Ar-Rahman yang mudah-mudahan menjadi 1:00:15 berkah bagi kita semuanya. Baik, Ikhwan 1:00:18 akhwat rahimakumullah. Subhanaka 1:00:20 Allahumma wabihamdika ashadu alla 1:00:23 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:00:25 ilaik. Billahi taufik wal hidayah. 1:00:27 Wasalamualaikum warahmatullah 1:00:29 wabarakatuh. 1:00:33 [Musik] 1:01:02 [Musik] 1:01:07 [Musik]