Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 di tempat mana atau di negeri mana 0:03 tempat 0:04 berlindung kita mau lari ke timur mau 0:08 lari ke selatan ke Australia sama juga 0:11 kondisinya mau lari ke barat juga 0:14 korbannya sangat dahsyat sekali mau lari 0:18 ke Eropa berkali-kali mereka melakukan 0:21 Lockdown berdasarkan ijtihad usaha dari 0:25 kemanusiaannya mereka melakukan Lockdown 0:28 berkali-kali tidak ada tempat yang aman 0:32 untuk lari dari sebuah bencana wabah ini 0:36 ada tempat yang aman salah satunya 0:40 adalah tempat 0:43 masjid dan itu Allah Terangkan di dalam 0:47 kitab suci al-quran kalau kita lari ke 0:50 mana pun enggak ada tempat yang aman 0:53 tempat yang aman justru ada di sekitar 0:55 kita 0:58 masjid dan tidak bisa kita mengandalkan 1:01 kepada siapapun yang kita bisa andalkan 1:03 hanyalah kepada Allah Bersandar kepada 1:07 Allah begituun dengan bencana-bencana 1:11 yang lain belum selesai coronanya bahkan 1:14 semakin Dahsyat kayaknya terjadi juga 1:18 bencana pesawatnya 1:21 jatuh Sriwijaya Air ternyata jatuh di 1:27 lautan korbannya puluhan orang 1:31 jangankan bisa dikenali tubuhnya saja 1:34 tercabik-cabik hancur berantakan susah 1:37 untuk 1:39 diidentifikasi belum selesai itu majen 1:42 dihantam digoyang 1:44 gempa yang luar biasa Dahsyat kekuatan 1:47 6,2 Sek 1:49 rekter belum selesai korban majni Rumah 1:53 Sakit lima tingkat rata Jadi tanah Dima 1:57 Muju Dima jenik 2:00 ternyata disusul juga dengan banjir di 2:04 Kalimantan Selatan Kalimantan ini 2:08 puluhan tahun tidak pernah jadi banjir 2:11 tetapi ternyata banjir bandang yang 2:14 membuat kesusahan ratusan 2:17 orang belum selesai itu juga terjadi 2:21 banjir di Subang longsor banjir di Aceh 2:25 bahkan di puncak ternyata terjadi banjir 2:29 bandang 2:30 Bukankah di puncak itu di atas di atas 2:33 gunung di dataran tinggi ternyata 2:36 terjadi 2:48 banjir