Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:06 Brazil 0:36 Ahlan was sahlan. 0:43 Bismillahirrahmanirrahim. 0:45 Asalamualaikum warahmatullahi 0:46 wabarakatuh. 0:48 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:49 wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:52 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:53 ini hari Selasa tanggal 22 Muharram 1448 0:58 Hijriah atau tanggal 7 Juli 1:02 2026. Kita jumpa lagi dalam acara 1:04 Ahlanwalan. 1:06 Di sini ada Ondi Saputra 1:09 yang kotak-katera. 1:12 Kemudian ada Alghifarur Roji Popter kita 1:15 nih. Dan ada yang sedang PKL yaitu Siti 1:19 dan Anggun dari SMK 4 e Bekasi. 1:23 Kita jumpa lagi dalam acara ahlan 1:25 wasalan. Kami mengundang seorang wanita, 1:30 seorang perempuan lahirnya di Mojokerto 1:33 tanggal 16 Juli. SD-nya di Mojokerto, 1:38 SMP-nya di Mojokerto, SMA-nya di 1:41 Mojokerto, kemudian kuliah di Surabaya, 1:45 perhotelan, dan sekarang adalah 1:50 ee tugasnya itu berceramah di penjara, 1:53 berdakwah di dalam penjara. 1:56 Dekatin. 1:57 Oh, kurang dekat ya tadi enggak begitu. 2:00 Tarik ting. 2:00 Oh, gini. 2:02 Oke. Micinya terlalu jauh dari mulut 2:06 sehingga kurang terdengar. Dikoreksi 2:08 oleh Ondi Saputra. Terima kasih Ondi 2:10 Saputra. 2:12 Kita hadirkan di sini Mbak Juli Trias 2:16 Ningsi. Asalamualaikum Mbak Yuli. 2:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:21 wabarakatuh. Mbak Juli ini berdakwah di 2:25 penjara. Nah, yang yang saya tahu dari 2:28 Mbak Juli adalah punya suami. Suaminya 2:32 pintar masak bahkan punya restoran soto 2:35 Betawi Bang Aang di Pondok Gede. 2:38 Kemudian pernah di Kemang di Godagado di 2:41 Kemang. 2:42 Pernah jugalah menangani 2:44 restoran-restoran besar di Jakarta. Nah, 2:47 Mbak Yuli sebagai biasanya ngedapurkan 2:49 wanita kan suami ini pintar masak. Iya. 2:51 Bagaimana pembagian masakmemasak di 2:54 rumah itu? 2:55 Wah, masyaallah. 2:56 Apakah Mbak Nul enggak usah ini enggak 2:58 usah kerja, enggak usah ke dapur karena 2:59 toh suami pintar masak apa gimana? 3:03 Ya, alhamdulillah bersyukur punya suami 3:06 pintar masak. Jago masak. 3:07 Chines food ya. 3:08 Iya betul. Chinese food dan 3:10 jajan-jajanan berbagai macam masakan 3:13 ee pempek, Palembang. 3:16 Somai itu 3:17 kalau kata anak-anak pokoknya the best. 3:20 tidak ada yang lebih enak dari masakan 3:23 ayah begitu ya. [tertawa] 3:24 Jadi kita bersyukur ya. 3:26 Heeh. Betul. Alhamdulillah. Ee tapi 3:29 tetap saja kalau saya mungkin Mas Kris 3:31 ee masakan Jawa ya. Saya suka sekali 3:35 ee apa namanya dulu karena ibu saya juga 3:37 punya rumah makan jadi saya juga adalah 3:40 keahlian masak begitu. Jadi 3:42 sama-sama jago 3:42 sama-sama. Jadi Heeh. Alhamdulillah. 3:45 Saling 3:45 suka suka dikritik enggak masakannya? 3:47 Kurang ini, kurang itu. 3:49 Ee iya 3:50 suami kan jago nih masaknya. 3:51 Betul, betul, betul. Tidak selama ini 3:54 selalu apa enak katanya adanya enak dan 3:57 enak sekali ya. Betul. 3:58 Masyaallah. Alhamdulillah. 4:00 Bang juga pintar bikin apa tuh nasanya? 4:03 Soto Betawi ya saat ini? 4:05 Ee sayur butek. [tertawa] 4:07 Oh ketupat butek Bang. 4:08 Ketupat butek. Oh ketupat butek. Ketupat 4:10 butek karena itu khas pekat itunya 4:13 bumunya. Ya. 4:13 Betul betul. Oke, sekarang kita kembali 4:16 ke tema yaitu berdakwah di dalam 4:19 penjara. Gimana ceritanya Mbak Juli ini 4:22 kok mau-maunya gitu? 4:24 Iya. 4:25 Berceramah di penjara itu gimana 4:28 ceritanya bisa nyemplung ke sana atau 4:29 gimana? 4:30 Saya boleh menyapa dulu ya, Mas Kris. 4:32 Oh, silakan. Silakan, Mas. 4:33 I bismillahirrahmanirrahim. 4:35 Asalamualaikum warahmatullahi 4:38 wabarakatuh. 4:40 Alhamdulillahiabbil alamin nahmaduhu 4:43 waastainuhu wasastagfir wa naud 4:45 nazubillahi minuri anfusina wamati 4:51 aalina may yahdiahu fala mudillalah wam 4:56 yudlilhu fala hadiyaalah. Ashadu alla 5:00 ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa 5:04 ashadu anna muhammadan abduhu wa 5:08 rasuluhu la nabiya ba ritu billahibba 5:12 wabil islami 5:15 wabiuhammadin 5:16 nabiya waasula 5:19 zidna ilma warzuqna fahmabisrohliir 5:26 amri wahlul 5:32 Pertama-tama saya ingin mengucapkan 5:34 alhamdulillah puji syukur ke hadirat 5:36 Allah Subhanahu wa taala karena pada 5:40 pagi hari ini pagi yang sangat cerah 5:42 hari ini bisa ee bertemu dengan Bang 5:47 Kris, Mas Krisna ya di acara Ahlan 5:50 Wasahlan ya, Radio Rasil dan TV Rasil. 5:54 Saya ucapkan terima kasih. saya ee bisa 5:57 apa mengisi di acara ini juga. Saya 6:00 ingin pertama-tama keberadaan saya di 6:02 penjara, saya ingin mengucapkan terima 6:03 kasih juga kepada PKM Kodi yang sudah 6:07 memfasilitasi saya sehingga saya bisa ee 6:11 berkhidmat di Lapas atau lembaga 6:14 pemasyarakatan dan juga rumah tahanan 6:18 perempuan ya kelas 2A di Pondok Bambu. 6:21 Ee saya ucapkan terima kasih untuk K. H. 6:25 Jamaluddin Hasyim. Dan juga sebelumnya 6:27 saya ingin mengucapkan terima kasih 6:29 kepada Kiai Rakimin dari TNC Tarbiyatun 6:33 Na Center sehingga juga saya bisa ee 6:36 berkhidmat di Lapas ya. Alhamdulillah 6:39 selawat dan salam senantiasa kita 6:41 haturkan kepada junjungan kita Nabi 6:43 Besar Nabi Muhammad sallallahu alaihi 6:46 wasallam. Semoga kita semua yang di sini 6:49 baik yang menyimak dan yang hadir, Allah 6:52 izinkan kita mendapatkan syafaat dari 6:55 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 6:58 Alhamdulillah tadi pertanyaannya 7:01 ceritanya ya, Mas Kris, bagaimana awal 7:03 ini belum apa-apa juga nanya nih. Mbak 7:05 Fan juga tanyanya sama saya, kenapa kok 7:08 bisa nyemplung e ceramah di penjara? 7:11 Betul, betul. Alhamdulillah eh sejak 7:14 tahun 2003 saya memang 7:17 memperdalam pembelajaran Al-Qur'an. Kita 7:20 tahu khairukum man taamal Quran waamahu. 7:23 Jadi sebaik-baik manusia adalah yang 7:26 belajar dan mengajarkan Al-Qur'an. Nah, 7:29 dari sana saya terus belajar sampai 7:30 akhirnya saya bertemu dengan PKM Kodi 7:34 ya. PKM itu adalah 7:36 pendidikan kadar mubaligh 7:39 koordinasi dakwah Indonesia Pempr DKI. 7:42 Nah, dari instansi inilah ya dari 7:45 lembaga ini saya ditugaskan ke Lapas ya 7:49 dan Rutan. 7:50 Langsung terima itu langsung terima 7:52 ditugaskan. 7:53 Ditugaskan ya itu tugas wajib 7:55 termasuknya dalam 7:56 dedekan enggak itu? 7:58 Oh iya betul. Sangat dedekan karena 8:00 tentu kita tidak pernah terbayangkan 8:02 bagaimana penjara, 8:04 bagaimana ee apa hanya lihat di film 8:07 gitu ya. 8:07 Karena bahasa yang harus kita gunakan 8:09 kan harus harus cocok kan ya. 8:11 Betul. Betul. Berhati-hati dalam ee 8:15 memang itu sudah dipekali sebelumnya 8:17 bahwa ketika masuk di sana kita harus 8:20 menjaga dari ucapan-ucapan karena di 8:22 sana adalah tempat orang-orang yang 8:24 hilang kebebasannya. Artinya mereka 8:26 mungkin saja stres. Iya, betul gitu ya. 8:30 Jadi kita di sana justru memberikan 8:33 semangat motivasi gitu. Itu tentunya 8:37 berharapnya dengan kita kehadiran kita 8:39 di dakwah tentunya di dalam pembelajaran 8:42 Al-Qur'an mereka semangat itu. 8:45 Iya. Saya pernah ngantar Ustaz Husein 8:48 penjara apa yang di Cibinong tuh apa? 8:52 Apa sih? Ee terus Ustaz Suusan dalam 8:53 ceramah dia bilang, "Anda nih beruntung 8:56 di penjara." 8:56 Masyaallah. 8:57 Karena ibaratnya dibersihkan sekarang. 8:58 Jadi nanti 9:00 ketika ketemu Allah sudah bersih gitu. 9:02 Sudah insaf. Beruntunglah masih hidup. 9:05 Iya. 9:06 Betul. Betul. 9:06 Dijewer gitu. Dijewer sekarang. Jadi 9:09 langsung insaf kan gitu ya. 9:10 Betul. Betul. 9:11 Ee nah bagaimana perhatian mereka ketika 9:14 Mbak Yuli memberikan materi dakwah? 9:17 Mereka konsentrasi penuh. Apa ada yang 9:20 bercanda juga? apa yang memberikan 9:22 pertanyaan yang 9:24 kasar gitu ada enggak? 9:26 Oh iya, 9:26 bagaimana itu? Alhamdulillah kalau ee 9:29 untuk madunya ya jemaah yang ada di 9:33 Lapas dan Rutan gitu mereka sudah 9:36 dikondisikan juga mungkin ya dan juga 9:38 kan kami hadir ke situ selalu ada 9:40 pendampingan ya dan tentunya ee mereka 9:44 sangat serius ya ketika kita 9:46 menyampaikan materi-materi keagamaan 9:49 Islam 9:50 dan saya pikir ee semuanya kayak 9:52 tertarik gitu ya, tertarik gitu. Mungkin 9:55 juga salah satu tempat paling nyaman ya 9:58 di Lapas itu adalah masjid ya. 10:00 Paling nyaman bisa ee apa namanya? Lebih 10:04 bisa berkomunikasi secara batinnya lebih 10:07 tenang. Tentunya kita juga tahu ee di 10:10 dalam satu majelis ilmu didatangkan 10:13 sakinah. He. 10:14 Jadi saya melihatnya ketika bertatapan 10:17 langsung dengan mereka, apapun latar 10:19 belakang kasus yang mereka ee lakukan 10:23 ya, sehingga mereka masuk di dalam 10:25 sebuah penjara tentunya ee terkena kasus 10:28 kriminal ya, Mas Kris ya. Nah, tapi 10:30 alhamdulillah ketika disentuh dengan 10:33 Al-Qur'an, dengan dakwah, terlihat dari 10:36 wajah-wajahnya itu sangat interest gitu, 10:38 tertarik dan senang sekali gitu. 10:40 Betul. Manggil mereka apa? Mbak-mbak 10:42 atau apa? ee karena usia yang hadir di 10:45 sana dia usia produktif ya. Produktif. 10:48 Jadi kadang ya saya untuk lebih itu juga 10:51 kadang teman-teman. 10:52 Oh, teman-teman. 10:53 Ada yang apa tanya tanya jawab ada gitu? 10:56 Ruang tanya jawabnya ada. 10:57 Iya, mereka sangat tertib. Jadi memang 11:00 ee ada sesi materi. Nah, baru kemudian 11:04 tanya jawab. Tapi memang kita membuat ee 11:07 pembelajaran ini lebih menarik. Misalnya 11:11 ee pada awal biasanya kita mulai kita 11:14 setelah kita buka ee membaca tadarus ya 11:18 membaca kita contohkan baru mereka 11:21 mengikuti. Dan saya senang sekali karena 11:24 mereka mengikutinya itu dengan suara 11:25 yang lantang 11:27 gitu ya. Dengan suara yang lantang 11:29 mengikuti ee bacaan tilawah kita dan 11:32 tentunya kita penggal-penggal ayat 11:34 Al-Qur'an itu tidak terlalu 11:36 panjang-panjang sehingganya mereka 11:39 wakafnya itu tepat, ibtidanya tepat 11:42 gitu. Jadi 11:43 ee senang sekali suaranya bergema gitu. 11:46 Oh, lepas gitu suaranya. 11:47 Lepas ya? Iya. Justru ee saya sangat apa 11:50 ya merinding gitu ketika mereka 11:53 membacanya dengan suara yang lantang 11:54 tuh. Masyaallah. Dan karena mereka juga 11:57 sudah dibekali dengan teori ilmu tajwid 12:00 sehingganya juga bacaannya, ghunahnya, 12:04 makhrajul sifatulnya sudah mulai makin 12:07 membaik. 12:07 Anda dulu teman kita siapa? Angel. 12:10 Angelina Sonda itu dibambu juga ya. 12:13 Tapi bagaimana lalu dia malah banyak 12:15 menghafal Quran jadi malah 12:17 Iya. Iya. lebih anu ya, 12:19 lebih 12:19 lebih religius di mana kalau dia di 12:22 luar. 12:22 Iya. Masyaallah. Betul. 12:23 Bagaimana dia bisa menghafal kira-kira 12:25 seperti apa itu? 12:26 Ee betul Mas Kris. Kemarin juga saya 12:29 bertemu dengan seorang ibu di sana, 12:30 seorang direktur ya, direktur sebuah 12:33 perusahaan properti. Justru dia merasa 12:36 bersyukur ada di dalam penjara. 12:38 Rumahnya di Pondok Indah kalau enggak 12:39 salah. 12:39 Iya betul. [tertawa] 12:41 Rumahnya di Pondok Indah gitu. Anaknya 12:43 kebayangan ya perbandingan antara 12:45 kenyamanan rumahnya dengan di penjara 12:47 ya. Betul. Betul. 12:48 Tapi dia enggak enggak ini ya. 12:50 Iya, betul. Dan ketika berjumpa saya 12:52 sudah 7 tahun di dalam penjara. 12:53 H. Dan dia punya ee menikmati gitu ya. 12:56 Menikmati. Betul. Dan dia sangat 12:58 bersyukur karena ee ketika di luar 13:01 penjara dulu apa yang dipikirkan hanya 13:03 dunia saja. I 13:04 bahkan dia salat lalai. 13:06 He. 13:07 Ngaji enggak pernah baca Quran apalagi. 13:11 Tapi ketika masuk ke dalam penjara dia 13:13 sangat bersyukur. 13:15 Jadi justru dia merasa bahwa masuk 13:18 penjara adalah bentuk rahmat dan kasih 13:20 sayang Allah. 13:21 He. 13:21 Jadi dia bersyukur, dia sangat menikmati 13:24 itu gitu selama 7 tahun ini gitu. He. 13:27 Dan dia terpilih menjadi salah satu 13:29 koordinator ee untuk para warga binaan 13:32 ya kalau sebutannya di penjara adalah 13:34 warga binaan gitu. 13:36 Masih berapa lama lagi kira dia di 13:37 penjara? 13:38 Ee sebenarnya dia sudah minta apa tuh 13:41 namanya? Remisi ya 13:43 seperti itu tapi belum diizinkan gitu. 13:46 Masih ada pasal-pasal yang berkaitan 13:49 sehingga jadi harus masih melanjutkan ee 13:51 ininya hukuman di penjaranya. 13:53 Kan di Pondok Bambu itu ada dua gedung 13:55 ya. ada rumah tahanan ee rumah tahanan 14:00 apa namanya? Ada yang lembaga 14:02 pemasyarakat itu apa bedanya? 14:04 Iya betul Mas. 14:05 Ada dua gedung itu. 14:06 Betul. Jadi ada rutan atau rumah tahanan 14:09 dan satu lagi ada lapas yaitu lembaga 14:12 pemasyarakatan. 14:13 Jadi kalau di Rutan itu adalah 14:15 orang-orang yang karena di daerah Pondok 14:18 Bambu itu memang khusus perempuan ya. 14:20 Jadi yang memang belum diputus 14:22 pengadilan ee hukumannya 14:25 itu diletakkan di rutan. Jadi 14:27 ee penahanan sementara lah ya gitu. Di 14:30 situ banyak sekali ya masih 14:33 ee latar belakang di situ. Dan kemudian 14:36 kalau dilapas baru adalah yang sudah 14:39 divonis atau ingkrah 14:40 sudah dihukum ya dan minimal itu 1 14:43 tahun. 14:44 Minimal 14:44 minimal 1 tahun. 14:45 Paling lama 14:46 paling rendah 1 tahun. 14:48 Paling rendah 1 tahun. Yang paling lama 14:49 berapa? Yang berapa tahun? 14:51 Ada yang seumur hidup. 14:52 Seumur hidup? 14:52 Iya. 14:53 Kasus apa itu? 14:54 Ya itu dia ya 14:57 yang mungkin menghilangkan nyawa ya 14:59 seperti itu ya. Menghilangkan nyawa dan 15:02 ee apa saya pernah juga dari teman yang 15:05 sesama pendakwah. Jadi memang ibu ini ya 15:09 apakah dia karena keterbatasan ekonomi 15:11 atau seperti apa. Jadi dia hanya bekerja 15:15 sebagai ee penad ya, penad aborsi 15:19 seperti itu. 15:20 Jadi penada plasenta ya karena plasenta 15:23 itu sangat diperlukan untuk dunia 15:25 kecantikan kosmetika gitu. Jadi 15:28 dia hanya penad sebenarnya tapi 15:30 hukumannya ternyata berat gitu. Iya. 15:33 Iya. 15:35 Heeh. itu dari daerah Tangerang beliau. 15:37 Oke. Oke. 15:38 Itu ya. 15:39 Ee nih ada yang tanya nih dari siapa 15:41 nih? Dari Rendy. Mbak Juli selamat 15:44 datang di Rasil. Senang sekali mendengar 15:46 suara Mbak Juli. Mbak Juli kalau Mbak 15:48 Yuli sendiri kalau mau masuk sendiri 15:50 periksa juga enggak? 15:51 Wah ya jelas. Betul. Betul sekali. Waktu 15:54 pertama masuk tentunya kita di gerbang 15:56 yang besar itu ya kita masuk pasti 15:59 ditanya dari mana karena masuk ke 16:01 penjara itu harus dari instansi gitu 16:04 atau lembaga tertentu tidak bisa sendiri 16:07 ya kalau sendiri mungkin ada aturan yang 16:10 lain tapi sejauh ini mungkin dari 16:12 lembaga-lembaga Islam atau ormas atau 16:14 juga Kemenak gitu. Nah, ketika masuk 16:17 tentunya kita seluruh tas akan 16:19 diletakkan di tempat khusus ya. Kemudian 16:22 juga kita akan absen dan kita distampel 16:25 kayak kita masuk ke Dufan gitu ada 16:27 stempel ya diangan. 16:29 Iya betul. Kemudian diberikan apa tuh e 16:31 nametag dan kemudian masuk ruangan 16:33 khusus dicek seluruh badan 16:36 gitu ya. Kita yang ngecek perempuan juga 16:38 ya diraba seluruh badan. 16:39 Termasuk kalau baca bawa Quran juga 16:40 dicek juga. 16:41 Betul. Heeh. Kan kita membawa materi 16:43 gitu atau buku itu seluruh lembarnya 16:45 akan dicek seluruhnya karena mungkin 16:47 menghindari hal-hal yang tidak 16:49 diinginkan. ya 16:50 seperti itu. Jadi kemudian ee KTP pasti 16:54 diserahkan gitu baru kita diizinkan 16:57 masuk sesuai jamnya. 16:58 Heeh. 16:59 Langsung menuju ke masjidnya. Betul 17:03 gitu. [tertawa] 17:04 Oke. Masyaallah Iwan danadat. Kami 17:06 sedang berbincang-bincang dengan Mbak 17:08 Yuli Triastining sih. Eh Triastining. 17:13 Iya. 17:13 Lahirnya di Mojokerto tanggal 16 Juli. 17:16 Beliau adalah pendakwah di penjara ya. 17:19 memberi tarbiah, memberi apa namanya 17:22 nasihat-nasihat 17:24 kepada orang-orang yang dipenjara atau 17:26 istilahnya sekarang apa namanya? Warga 17:28 binaan. 17:29 Iya, betul. 17:29 Warga binaan. Oke, silakan yang mau 17:32 bertanya nanti kami akan juga membacakan 17:34 nomor HP beliau. Ini sudah ada yang mau 17:36 bertanya. Mbak Nana Sumar, Mas atau Mbak 17:39 nih? Nana Sumarna. Silakan, Mbak. Mas 17:43 Algi tolong diangkat. 17:45 Halo. Asalamualaikum. 17:50 Halo. 17:54 Mana Mas Nana nih? Nana Sumarna. 17:57 Oh, 17:58 hah? 17:59 Oh, terputus ya. Oke. 18:04 Eh, 18:07 ada yang tanya juga apa nama siapa nih 18:09 ya? Pak Marwan. E Mbak Juli, apakah 18:13 kenal nama-nama mereka dan kasus mereka 18:16 masing-masing? Apa? H ya memang ee 18:20 interaksi kita dibatasi dalam hal 18:24 misalnya mereka mau curhat ya ee kita ee 18:28 tidak boleh terlalu dalam gitu ya untuk 18:31 mengetahui. Kita tidak tahu juga latar 18:33 belakangnya jadi kita juga dijaga. Jadi 18:36 untuk tahu mungkin yang mendekati saya 18:39 misalnya kalau di sana tuh Mas Kris saya 18:41 ngisinya dari jam 11.00 sampai zuhur. 18:44 Kemudian zuhur kita salat berjamaah 18:46 bersama 18:47 ya kan. diimami dari ee ada dari bagian 18:51 lapas ya, petugas lapas. Nah, kemudian 18:53 biasanya setelah salat itulah ada yang 18:55 mendekati saya gitu baru ee apa 18:59 bercerita betul namanya siapa kemudian 19:03 kenapa ada di sini kemudian ee pengin 19:06 nanti katanya saya keluar penjara saya 19:08 mau belajar ngaji sama Mbak Yuli gitu. 19:10 Jadi sudah minta nomor apa ini nomor 19:13 telepon gitu. Tapi memang mereka di 19:15 dalam penjara itu terbatas ya dengan 19:18 alat komunikasi, tidak ada handphone, 19:20 tidak ada TV juga. Jadi mereka cuman 19:23 bisa berangan-angan gitu. Nanti kalau 19:25 keluar penjara pokoknya saya mau ngaji 19:28 gitu ya. Masyaallah. 19:30 Oke. 19:30 Jadi untuk nama-nama paling beberapa 19:33 saja yang bisa ee saya ketahui. Tapi 19:36 sebenarnya di list absen ada, Mas Kris. 19:39 Nah, di list absen yang hadir saat itu 19:42 kan satu grup itu bisa sampai 30 sampai 19:45 40 orang gitu. 19:47 Ada Bapak Tejo mau bertanya nih. Silakan 19:49 Pak Tejo kalau mau tanya. 19:51 Ee tadi mau tanya karena kan ee 19:54 bertanyanya ketika saya e Mbak Yuli 19:56 sedang menerangkan jadi saya enggak bisa 19:58 motong. 20:00 Oke, silakan yang mau bertanya kami 20:02 tunggu di 0811999720. 20:07 Kami besar nama Mbak Yuli. Beliau adalah 20:10 pendakwah di penjara 20:14 wanita Pondok Bambu. Dulu tuh penjara 20:17 wanitanya ada di Jatenggar, di Tongtek 20:20 istilahnya pindah ke sana tadinya di 20:22 Tongtek tuh di pinggir. Satu lagi di 20:24 Tangerang, Mas Kris. Perempuan. 20:26 Asalamualaikum. 20:27 Di Tangerang ya. 20:29 Oh, halo. Sudah ada telepon? Halo. 20:33 Asalamualaikum. 20:36 Asalamualaikum. 20:38 Heeh. Halo. Dengan siapa ini? Maaf. 20:41 Dengan siapa ini? 20:44 Dengan Adi. Bejok. Bejok. Adi. 20:47 Adi. 20:49 Iya. Adi. 20:50 Oke, silakan ada yang mau ditanya ke 20:52 Mbak Yuli? Silakan. 20:55 Asalamualaikum wabarakatuh. 20:56 Waalaikumsalam warahmatullah. 20:59 Halo. 20:59 Iya, silakan kami mendengar. Silakan. 21:02 Ya. Eh ee izin bertanya ee Ustazah Juli 21:07 ee beberapa hal sih. Pertama, berapa 21:10 lama sempat di dalam apa penjara 21:14 ada apa pondok Bambu ya. 21:16 Yang kedua ee apa betul di penjara 21:20 ponduk bambu itu di sana karena wanita 21:23 itu malah seram banget itu ee 21:26 narapananya itu sama perempuan. Yang 21:29 ketiga, konon yang enggak punya uang, 21:31 enggak punya institusi itu nasibnya ee 21:36 sedih sekali gitu loh. Ee di dalam 21:39 penjara dan konon di dalam menjara itu 21:42 se apa ya lebih banyak ee pembinaannya 21:46 kurang. Jadi orang yang tidak ngerti 21:49 kejahatan jadi tahu kejahatan di sana. 21:52 Terima kasih. 21:53 Oke, terima kasih Pak. 21:55 Iya, 21:55 silakan bisa dijawab. Ya, tadi 21:58 pertanyaan pertamanya apa, Mas Kris? 22:00 Ya, di sana seram sekali. Betul. 22:02 Oh, iya ya. Ee enggak sebenarnya ee 22:06 karena kami itu berdakwah di masjid ya, 22:09 area masjid ya. Tentunya yang hadir itu 22:12 secara 22:14 hari-harinya mungkin saya enggak tahu ya 22:15 seperti apa. Tapi ketika mereka menyimak 22:18 dakwah di masjid ya baik-baik saja. 22:21 Kalau menurut saya sih enggak terlalu 22:24 seram seperti apa karena ee mereka kalau 22:28 saya lihat ya mengikutinya dengan baik 22:30 gitu ya, mengikutan dengan baik gitu. 22:33 Terus pokoknya jauh ya dari gosip yang 22:36 di luaran. Kalau menurut saya ketika 22:38 saya masuk itu 22:39 saya merasakan kenyamanan juga di dalam 22:43 area Masjid Lapas itu. Jadi 22:45 terus enggak betul enggak tadi kalau di 22:47 sana enggak ada uang ya repot juga. Nah, 22:49 jadi ada bagian-bagian di mana itu mesti 22:52 pakai uang itu. Betul. 22:54 Aduh, itu mungkin di luar kapasitas saya 22:56 ya. Saya cuman memang pernah mendengar 22:58 seperti itu. Tapi yang jelas di sana itu 23:01 di Lapas Perempuan tentunya kan ada 23:03 kantin, kemudian ada salon gitu ya. 23:06 Oh, ada salon juga ya. 23:07 Heeh. Jadi kalau pengin jajan ya pasti 23:08 harus punya uang ya. 23:10 Kemudian ada salon kecantikan juga kan 23:12 pasti perlu atau mungkin ya mereka 23:14 perawatan juga gitu. Bagi yang punya 23:17 uang. Bagi yang punya uang. Tapi memang 23:19 ee mungkin ee yang seperti di kita 23:23 dengar-dengar dari luar gitu seramnya 23:25 penjara. Saya tidak melihat itu gitu. Di 23:28 sana itu ada empat paviliun ya, Pak ya. 23:31 Empat paviliun itu ada dulu pavilun itu 23:33 blok ya A B C D gitu ya. Sekarang sudah 23:37 dengan nama pavilun tokoh-tokoh anu ya 23:40 perjuangan wanita. [berdehem] 23:42 Ada pavilun Cnyaadin, ada Rajen Ajeng 23:45 Kartini gitu ya. Dewi satu lagi Pavilun 23:49 Fatmawati 23:50 gitu. Dan mereka memang pastinya 23:52 kebebasan mereka ee seperti ke masjid 23:56 gitu ya. Ada waktu-waktunya mereka akan 23:58 ditoak, dipanggil. 24:00 H 24:00 heeh. Kelompok yang ee karena kan selalu 24:04 bergilir yang datang ke masjid per 24:06 kelompok gitu. Per kelompok dalam arti 24:08 ee mereka sih tidak dipaksa untuk hadir 24:12 di kajian. mereka boleh memilih saking 24:14 banyaknya materi yang boleh ee mereka 24:17 ikuti. Tapi kalau yang sejauh ini yang 24:20 tadi yang agak dalam tanda kutip seram 24:22 itu ya saya tidak merasakan ya. Mohon 24:25 maaf ya saya tidak merasakan itu. Iya 24:28 betul. 24:29 Oke. Mereka itu para warga binan 24:33 tidurnya di penjara tuh di lantai saja. 24:35 Apakah ada kasurnya, ada bantal atau 24:37 bagaimana apa? Ada toiletnya atau 24:38 bimana? 24:39 Iya ada. Ada tempat tidurnya 24:41 masing-masing ya. Tapi memang sekamar 24:44 satu kamar itu ramai-ramai ya kayak 24:46 pesantren jadinya ya. Oh satu. 24:48 Tapi untuk kamar mandi bersama-sama. 24:49 Satu sel bisa untuk berapa orang? 24:52 Ada yang 10, ada yang 20 gitu ya. 24:55 Heeh. Banyak ee ininya pedanya. 24:58 Tapi sirkulasi udara masih dapat ya? 25:00 Ya. Alhamdulillah. Saya waktu melihat di 25:03 Lapas itu ee Pondok Bambu ya ee ini kok 25:07 enggak terlalu penuh ya 25:08 dan kapasitas kan 360-an ya. He. 25:12 Ee kalau misalnya melebihi kapasitas 25:14 akan dipindahkan ke Tangerang seperti 25:16 itu, Mas. 25:17 H 25:17 di ini apa? Diolling ya? Dirolling. Jadi 25:21 apa? Nyaman. Nyaman insyaallah. Tapi 25:23 bukan berarti kalau nyaman terus 25:26 [tertawa] 25:27 gitu ya. 25:27 Oke. Oke. Iwan kami Iwan dan Hawat. Kami 25:31 masih berbincang-bincangan dengan Mbak 25:33 Juli. Beliau adalah pendawa 25:36 di ee Rutan Pondok Bambu, rutan wanita 25:40 apa namanya? Terus kalau di Amerika 25:43 namanya Capline ya, Cap Caplin itu yang 25:46 berkhidmat ya. Berhikmat 25:47 berhidmat memberi nasihat kepada 25:49 orang-orang di penjara. 25:50 Iya. Masyaallah. 25:51 Itu di di Amerika namanya Capline. 25:53 Iya betul. 25:54 Ini di Indonesia ini ada namanya nomor 25:57 telepon Mbak Yuli. Silakan disiapkan PP 26:00 sama kertas. Saya akan bacakan nomor HP 26:02 Mbak Yuli Terias Tining. 26:05 Iya betul. 26:05 Ler di Mojokerto tanggal 16 Juli 26:08 nomornya 08. 26:11 Kemudian 999 26:14 9nya [berdehem] tiga kali kemudian 22 26:18 kemudian 86 98 08 26:23 999 26:24 9 tiga kali kemudian 26:27 22 kemudian 86 26:31 9 8 oke 26:37 dari siapa nih? dari 26:41 awak ada yang 26:43 telepon. Halo. Asalamualaikum, 26:46 Ibu. 26:47 I Asalamualaikum. 26:51 Asalamualaikum. 26:53 Halo. 26:56 Berhasil di sini. [berdehem] 26:59 Silakan, 27:01 Mbak Fani. 27:04 Ini suaranya kena begit. 27:08 Ya, masih bersama Mbak Juli. Hah? Oh, 27:11 terfokus. 27:15 Tapi dia mencoba lagi nih. Halo. 27:20 Halo. 27:25 Halo. 27:27 Ya, nomor telepon Mbak Yuli adalah 08999 27:32 kali. Kemudian 22 27:35 8 98 27:39 999 27:42 128 27:44 98 27:55 ee 27:57 peduli apakah yang 28:01 menjadi keluarga kita orang-orang dari 28:04 Jakarta sajakah atau juga ada di 28:06 berbagai tempat di Indonesia? 28:08 Iya. Kebanyakan memang dari DKI Jakarta 28:12 kan dikatakan setiap wilayah mempunyai 28:15 lapas 28:17 dia kasusnya 28:25 kasus. 28:27 Iya. Di Lapas Pondok Bambu kebanyakan 28:31 kasus narkoba untuk wanita biasanya 28:34 mungkin dia 28:36 penyalur pengedar ya ada juga pengun. 28:39 Saya kemarin tuh sempat bertemu juga 28:41 dengan salah satu ee seorang ibu ya 28:45 mengunjungi anaknya gitu. Sudah 7 tahun 28:47 [musik] juga di penjara gitu sampai 28:50 cucunya itu sampai besar gitu ya. karena 28:52 ee ibu itu apa masuk penjara 28:57 dalam keadaan anak itu masih kecil ya. 28:59 Jadi sampai anaknya itu besar gitu dan 29:02 itu dia ee akibat cerai gitu ya Mas Kis 29:06 ya. Cerai. Kemudian dia mengambil jalan 29:09 pintas 29:10 dengan ee ini narkoba ya. Sepertinya ee 29:14 mengedar ya karena dia sudah beberapa 29:16 kali dikejar polisi katanya. 29:20 Oke. Ada ada telepon. 29:23 Oh, enggak ada telepon. Oh, jadi dia 29:26 karena narkoba ya? 29:27 Iya, banyakan narkoba tapi juga kasus 29:30 kriminal lain ya. Misalnya penipuan atau 29:34 juga mungkin dia 29:37 kasus-kasus yang 29:40 menghilangkan nyawa manusia. Ya, bisa 29:42 jadi 29:42 Halo. Asalamualaikum. 29:45 Halo, asalamualaikum. 29:49 problem nih 29:52 eh 29:53 dari kakak. Asalamualaikum, Pak Juli. 29:56 Kalau beli tahu mereka di usia berapa 29:58 rata-rata? 30:00 Memang ee terbanyaknya usia produktif 30:04 dari angka 30 sampai 40 gitu. He. 30:08 Tetapi memang yang saya jumpai itu 30:11 seorang direktur itu beliau sudah 30:15 7 tahun di dalam penjara gitu 30:18 ya. Banyak usia produktif ya. Mungkin 30:20 juga karena faktor-faktor ekonomi ya Mas 30:23 Kris ya. 30:23 He. 30:24 Menempuh jalan-jalan pintas gitu mungkin 30:26 ya. 30:29 Oke, ada tanya lagi nih dari siapa? Mbak 30:34 Mbak Raisa. Asalamualaikum Mbak Juli. 30:36 Waalaikumsalam. Perbedaan ee memberikan 30:39 ceramah berdakwah di penjara dengan di 30:42 luar di tempat biasa di masjid atau di 30:44 mana itu apa bedanya? 30:46 Ya, masyaallah tentunya pertama saya 30:49 sangat bersyukur ya Allah berikan 30:51 kesempatan saya untuk berkhidmat di 30:53 penjara wanita gitu. Ee selama saya 30:57 memberikan ee apa materi gitu materi 31:00 pembelajaran Al-Qur'an tentunya 31:03 perbedaan utama adalah madunya 31:05 jemaahnya. Kalau di sana adalah 31:06 orang-orang yang tidak punya kebebasan 31:08 ya, Mas Kris. Mereka segalanya terbatas 31:11 dan mereka berseragam ya. 31:12 Mereka pakai seragam ya biru gitu ya. 31:15 Tapi pada saat mengaji semuanya 31:16 menggunakan mukenah gitu ya. 31:18 Nah, mereka jelas ee orang-orang yang ee 31:22 apa 31:23 butuh gitu. Butuh. Jadi makanya lebih 31:26 kayaknya lebih fokus gitu kalau mereka 31:28 mengaji itu di ya bukannya berarti yang 31:30 di luar tidak fokus, tetapi memang 31:32 benar-benar mereka ketika hadir itu 31:35 sangat-sangat bersemangat gitu untuk ee 31:38 menerima pembelajaran Al-Qur'an gitu. 31:41 Kalau untuk ee 31:45 apa? Kemampuan ya. Kemampuan pastinya 31:47 beragam. beragam dari latar belakang 31:50 kemampuan agama yang berbeda gitu dan 31:53 juga latar belakang ee organisasi 31:56 mungkin yang berbeda gitu. Tetapi 31:58 alhamdulillah ee bisa mereka ee karena 32:01 kita ada semacam silabus ya Mas Krisna. 32:04 Jadi itu ee pembelajarannya itu baik itu 32:07 ada teori dulu, kemudian praktik, 32:09 kemudian juga nanti akan ada fikih, 32:13 praktik ibadah gitu. Jadi sebenarnya 32:15 sudah paket komplit sebuah pesantren 32:17 kilat gitu. Sehingganya memang ee 32:21 diharapkan mereka secara 32:25 kalbunya ya lebih terjaga, lebih 32:30 mengharapkan mereka karena kan mereka 32:32 pasti kalau sudah hadir ke situ tobat 32:35 ya, Mas ya. 32:35 Heeh. 32:36 Ingin tobat tentunya. Apalagi kita ke 32:38 situ senantiasa mengingatkan itu ya. 32:41 mengingatkan untuk mereka senantiasa 32:44 terus mendekatkan ketaatan kepada Allah 32:46 gitu. 32:47 Jadi ya tentunya 32:49 berbeda karena mereka di dalam itu tanpa 32:51 kebebasan ya kalau di luar. 32:54 Dari Bapak Agus Mbak Yuli, tema-tema apa 32:58 yang paling mereka sukai dalam 32:59 ceramahnya Mbak Yuli? 33:02 Mm. Baik. Alhamdulillah kalau saya 33:05 memang fokusnya di pembelajaran 33:07 Al-Qur'an gitu. untuk pembelajaran 33:09 Al-Qur'an ee memperbaiki bacaan seperti 33:13 itu ya. Tapi untuk teman-teman lain yang 33:15 pendakwah tadi saya sebutkan ee mereka 33:18 tentunya senang sekali dengan yang 33:19 psikologi Islam ya suka sekali karena 33:22 mereka bisa 33:23 mengungkapkan gitu mengungkapkan 33:26 atau curhat dalam tanda kutip ya Mas 33:28 Kris ya. mereka bisa ee apa namanya 33:31 menyampaikan gitu unek-uneknya gitu. 33:35 Tapi ya semuanya mereka menikmati 33:37 insyaallah gitu karena itu satu program 33:39 yang mereka terima gitu. Jadi ee 33:43 semuanya termasuknya pembelajaran 33:44 Al-Qur'an tentunya tadi Mas Kisnya 33:47 ngasih contoh seperti Angeline Sonda 33:49 sampai akhirnya hafal Quran gitu ya. 33:51 Jadi mereka masyaallah di sana 33:52 benar-benar memangkan [berdehem] waktu 33:55 lebih baik. Iya. Tentunya yang mungkin 33:57 tadinya belum pernah ngaji atau belum 33:59 pernah memperbaiki bacaan, akhirnya di 34:01 dalam penjara itu kesempatannya 34:03 dia akhirnya bisa membaca dengan baik 34:06 karena fokus ya, karena rutin gitu. 34:09 Tidak seperti di luar. Mungkin kalau di 34:11 luar kita ah ngaji nanti aja gitu. Kalau 34:14 di situ kan rutin hari-harinya habis 34:17 senam, habis sarapan, kemudian waktunya 34:20 ee apa namanya? Ee ke masjid gitu 34:23 semuanya itu yang dia lakukan. rutin 34:25 rutinitas gitu. Jadi makin maksimal 34:28 hasilnya sebenarnya 34:29 gitu. Bagus. 34:32 Oke. Iya. Danang tanya Mbak Yuli mohon 34:35 maaf ya. Hah? Telepon. Halo. 34:37 Asalamualaikum. 34:40 Asalamualaikum. 34:41 Ya. Dengan siapa ini? Maaf. 34:44 Dengan 34:45 Halo. 34:45 Halo. 34:46 Dengan siapa? 34:48 Fani. 34:49 Oh, Fani. Dengan Ibu. Silakan Bui. 34:53 Mbak Yuli. 34:54 Iya. Salam kenal. 34:55 I salam kenal juga, 34:58 Pak 34:58 Yuli. Aku mau tanya 35:01 kalau ada narapidana yang tidak mau 35:06 untuk diajak dakwahnya Mbak Yuli, bahkan 35:10 ee dia menentang gitu, bagaimana caranya 35:13 Mbak Yuli membujuk mereka agar mereka 35:16 mau dan apa yang Mbak Yuli ingin capai 35:22 untuk napi-napi di sana. Makasih ya, 35:24 Mbak. 35:25 Iya, terima kasih, Mbak Fani. 35:27 Eh, apa namanya maksudnya menentang 35:30 menolak gitu ya. 35:31 Sebenarnya itu ee seluruh materi atau 35:34 yang disajikan dari Lapas itu mereka 35:36 adalah sukarela. Mereka e mereka sendiri 35:39 yang mau. Disilakan. Silakan kalau mau 35:42 ikut kajian mereka melis nama gitu. Jadi 35:45 mereka tidak ada yang menyuruh. 35:47 He. 35:48 Adalah kemauan masing-masing. 35:49 Engak ada yang menolak. Justru malah 35:50 haus ya. Iya. Ee jadi itu kemauan mereka 35:53 masing-masing memilih karena programnya 35:55 sangat banyak gitu kan. Karena kita tahu 35:58 penjara kalau misalnya dalam satu tahun 36:00 kalau enggak tidak diisi dengan ee apa 36:03 materi-materi yang terus terstruktur 36:04 mereka kan ee agak kosong juga ya 36:07 waktu-waktunya. Makanya mereka bisa 36:09 memilih. Jadi tidak ada yang merasa ee 36:12 terpaksa atau ee menentang untuk ee dari 36:17 dakwah ini gitu ya. tidak ada sih sejauh 36:19 ini alhamdulillah mereka malah sangat 36:22 antusias dan ee sopan-sopan ya gitu 36:25 ketika kita menyampaikan pun gitu sopan 36:28 dan mereka ekspresif gitu kalau merasa 36:30 senang ya senang gitu Mas Kris 36:32 [berdehem] 36:32 saya senang sekali dengan ini materinya 36:35 pada hari ini gitu jadi ee alhamdulillah 36:39 tapi memang karena memang ini kebanyakan 36:42 adalah narkoba kadang-kadang juga saya 36:44 bisa melihat gitu dari tatapan matanya 36:46 itu kosong gitu ya mungkin mungkin 36:48 mungkin juga ada yang dipikirkan gitu ya 36:50 Mas Kis ya. Ya, tapi ee it's ok sih 36:54 mereka tetap ee ada di dalam majelis 36:56 aja. Masyaallah, alhamdulillah. Yang 36:58 penting 36:59 hadiran kehadiran mereka itu sangat 37:00 berharga gitu ya. Jadi mereka yang 37:02 penting hadir di majelis taklim itu 37:05 sudah sesuatu. Nah, tadi ketika kita 37:07 melafazkan Al-Qur'an kemudian kita baca 37:10 bersama-sama masing-masing bawa 37:11 Al-Qur'an satu-satu Mas Kis. Jadi kita 37:14 mengikuti kemudian berikutnya kita 37:16 setelah tilawah nanti kita akan 37:18 sama-sama khotmul Quran. Jadi ee apa doa 37:21 khotmul Quran juga semangat sekali 37:23 sampai hafal mereka ya. 37:25 Heeh. Jadi 37:27 masyaallah. [mendengus] 37:29 Asalamualaikum dari hamba Allah Mbak 37:30 Yuli. Mohon maaf saya mau tanya nih ya. 37:33 Agak sensi nih. Mbak Juli kalau ceramah 37:36 di penjara itu dapat honor enggak? 37:38 Oh iya masyaallah. [tertawa] 37:39 Alhamdulillah terima kasih ininya 37:40 pertanyaannya. Alhamdulillah saya memang 37:43 berniat berkhidmat gitu. Jadi tidak ada 37:46 honor rata-rata yang untuk ee ceramah di 37:49 penjara itu tidak ada honor untuk ee 37:51 ceramah gitu ya. 37:53 He. Jadi 37:54 buat saya sudah ada kesempatan aja saya 37:56 sangat bersyukur sama Allah ya. 37:58 Masyaallah gitu. Sangat bersyukur gitu 38:01 karena tidak semua orang tidak semua 38:03 pendakwah bisa masuk ke sana. 38:05 Jadi tidak tidak ada honor khusus Mas 38:07 Kris. Iya. Oke. 38:09 Heeh. 38:10 Dari Bapak Fandi tadi sudah ditanya, 38:12 "Assalamualaikum Mbak Yuli. Kebanyakan 38:14 kesalahan apa dia masuk penjara dan 38:16 ajarkan mereka supaya bisa jadi ustazah 38:19 seperti itu." Ustaz Yuli supaya nanti 38:21 keluar ada kebiasaannya. 38:24 Kesalahan apa? 38:25 Kesalahan apa? Rata-rata mereka dari 38:27 Bapak kasusnya 38:29 Heeh. Memang kalau di Pondok Bambu 38:30 kasusnya terbanyak adalah narkoba gitu 38:32 ya. Tapi juga ee saya juga temui tadi ee 38:37 penipuan ee kasus-kasus penipuan 38:39 misalnya ee penipuan properti gitu ya 38:43 atau mungkin juga tadi seperti ee apa 38:46 aborsi tadi tempat sebagai penyalur apa 38:50 namanya ee 38:50 yang seumur hidup itu ya. 38:52 Iya, betul. Jadi banyak sekali kasus 38:54 yang jelas adalah kasus kriminal pasti 38:56 dia akan bertanggung jawab. Heeh. Gitu. 38:59 Oke. 38:59 Dan minimal penjaranya 1 tahun di sana. 39:03 dari Bapak Warsito di Joharbaru. 39:05 Asalamualaikum, Mbak Yuli. Mau tanya, 39:07 gimana kalau mereka punya anak balita? 39:09 Apakah boleh anaknya dibawa ke penjara? 39:12 Yang kedua, gimana kalau suaminya 39:14 kangen? Apakah bisa diajak pulang 39:16 sebentar ke rumah walaupun hanya 39:17 seberapa jam saja? Terima kasih dari 39:20 Bapak Warsito di Joharbaru. 39:22 Iya. Baik, Pak Warsito. Kemarin saya 39:25 memang melihat sendiri ada bayi di dalam 39:27 penjara gitu. Jadi memang kalau yang 39:30 masih di bawah umur ya perlu ASI gitu, 39:33 mereka masih bersama ibunya. Jadi ada di 39:35 dalam beberapa bayi ada 39:37 gitu ya. Tapi kalau yang udah mungkin 39:40 udah yang bisa lari-lari mungkin enggak 39:41 ya Mas Kris 39:42 itu [berdehem] yang ee bayi-bayi gitu 39:44 ada. Tapi kalau dengan suami nah itu 39:46 saya belum tahu. Iya 39:48 yang dibawa pulang itu 39:49 dibawa pulang kayaknya 39:50 e enggak ada. 39:52 Enggak ada. He 39:52 k dari Bapak Aziz. Asalamualaikum. Eh 39:54 dari Bapak Malik di Jati Bening Bekasi. 39:57 Salam Mbak Yuli. Adakah dakwah tentang 39:59 sirah nabawiyah biar ada inspirasi figur 40:02 Nabi? Terima kasih dari Bapak Malik di 40:04 Jati Bening, Bekasi. 40:06 Masyaallah. Ya. Ee di Lapas itu 40:10 programnya sangat komplit ya. Sirah 40:12 Nabawi ada dan bahkan menurut saya 40:15 melebihi kita yang di luar materinya 40:18 sangat banyak. Dan misalnya ee ada waktu 40:21 kosong ee warga binaan melihat tayangan 40:25 sirah nabawi, tayangan TV, tayangan film 40:28 gitu ya tentang sirah nabawi. Jadi sudah 40:31 komplit ya semuanya dilengkapi di sana 40:34 baik di ee visual gitu dengan 40:37 tayangan-tayangan juga dengan 40:39 ustaz-ustaz yang mumpuni. Karena di sana 40:41 itu dari berbagai lembaga, lembaga 40:44 organisasi ormas Islam juga lembaga 40:47 dakwah gitu. dari BM banyak sekali ya. 40:51 Bahkan Kemenak pun juga ada di sana. 40:53 Jadi sudah penuh bahkan penuh Mas Kris 40:56 kalau kita mau mengisi sana itu agak 40:58 susah 40:59 saking penuhnya 41:01 sudah penuh. Oke. 41:03 Asalamualaikum, Pak Yuli. Mau tanya di 41:06 ee tema-tema apakah yang dilarang 41:08 dibawakan ee ceramah di depan mm para 41:13 pembina itu, para apa namanya 41:15 ee warga binaan itu tema-tema apa yang 41:18 dilarang? 41:18 Iya. Hm. Baik. Ee sebenarnya bukan 41:22 persoalan apa ya dilarang gitu ya, 41:24 karena kita kan berasal dari berbagai 41:26 lembaga dakwah masing-masing punya 41:28 ketentuan. Tapi kalau dari kami memang 41:30 tentunya menghindari gitu misalnya 41:34 ayat-ayat yang 41:36 membuat mereka tambah stres ya gitu. 41:39 Hukuman-hukuman gitu maksudnya ya. Jadi 41:42 kita senantiasa membesarkan hati, 41:44 memberikan motivasi gitu, 41:46 memberikan teladan gitu ya. 41:49 Jadi memang di sana intinya membuat 41:51 mereka tidak tambah stres. 41:53 Heeh. Tidak tambah stres gitu. Jadi 41:55 kalau mereka ada yang sakit, ada 41:56 kelideki di sana? 41:57 Ada. Heeh. Saya juga sempat melihat ada 41:59 yang dibawa keluar juga ke rumah sakit 42:02 untuk pengobatan gitu. 42:04 Mbak Yuli apa betul di sana suka bikin 42:07 souvenir juga paran apinya. 42:09 Oh iya betul. Masyaallah ada. Betul. 42:11 Jadi kalau ee saya ee setelah selesai 42:14 mengajar saya pasti melihat pas sebelum 42:17 pintu gerbang keluar itu di situ banyak 42:19 sekali souvenir ya seperti anyaman, 42:21 manik-manik, tas-tas gitu. Oh, 42:24 dan itu dijual ada harganya gitu 42:26 disangkut-sangkutin gitu, Mas. Kayak ada 42:28 pajangan ya. 42:30 Ada pajangan di situ. Jadi ee bisa 42:33 membeli gitu ya. Membeli gitu yang baik 42:36 pengunjung ataupun yang memberikan 42:38 pelatihan-pelatihan bisa membeli itu. 42:40 Oke. 42:40 Heeh. 42:41 Ini ada yang minta Pak Juli membacakan 42:44 Quran. 42:45 Oh iya. 42:46 Oke, 42:46 mungkin boleh ini ya Alinsan ya. Ee apa 42:50 mohon izin gitu. 42:54 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 42:55 [bernyanyi] 43:03 Bismillahirrahmanirrahim. 43:10 Hal ata ala insanium 43:16 minadzahri lam yakun 43:19 saai. 43:22 Lam yakun 43:25 saai 43:26 madkuro. 43:30 Inna khalaqnal insana 43:34 min nutfatin amsyajin 43:38 nabtali 43:42 faja'alnahu 43:43 sami 43:46 bashiro. 43:49 Inna haddainahusbila 43:53 imma syakir 43:57 wa imma kafuro. 44:01 Sadaqallahuladzim. 44:05 Baik. Tadi surat tadi kenapa saya pilih 44:07 Mas Kris? 44:08 Karena di situ ada inna hadzainahus 44:10 sabila imma syakiro wa imma kafuro. Jadi 44:14 Allah itu hanya memberikan dua jalan. 44:16 Apakah kamu bersyukur syakiro ataukah 44:19 kamu ingkar kafur? 44:21 Jadi tidak ada jalan yang di 44:22 tengah-tengah. Ketika kita memilih ada 44:26 resiko yang ditanggung. Salah satunya 44:28 adalah penjara. 44:29 Ketika kamu tidak bersyukur, ingkar sama 44:32 Allah, zalim sama Allah, banyak 44:35 melakukan perbuatan yang menentang 44:37 Allah, hukuman dunia disiapkan. 44:41 Yaitu penjara. Ya, Mas Kris. Belum 44:43 sampai di alam barzakh dan akhirat. 44:45 Baik, Mbak Juli. Eh, ini ada kaitannya 44:48 dengan tadi Mbak Yuli baca Quran. Ini 44:50 ada undangan Bapak dan Ibu 44:53 Jemah Tahsin yang dirahmati Allah. Kami 44:56 mengundang Bapak dan Ibu di acara Temu 44:58 Jemah Tasin tilawah Al-Qur'an mendengar 45:01 Hasil Kopdar yang insyaallah akan 45:03 diadakan pada hari Ahad tanggal 12 Juli 45:06 2026 pukul 10.30 sampai pukul 11.00 45:09 Tempatnya di Masjid Silaturahim Taman 45:11 Lagunang, Kalimanggis Jati Jati 45:14 Sampurna, Kota Bekasi dekat dengan Radio 45:16 Rasil bersama narasumber tahsin Syekh 45:20 Dr. Kholil Ibrahim. 45:22 Masyaallah. 45:23 Barang siapa menempuh jalan untuk 45:24 menuntut ilmu, insyaallah memudahkan 45:26 baginya jalan menuju surga. Ini hadis 45:29 riwayat Muslim. Demikian ee Bapak dan 45:32 Ibu silakan hadir di acara kumpul-kumpul 45:35 jemaah tahsin pada hari Ahad tanggal 12 45:38 Juli 2026 pukul 0.30 hingga pukul 11.00 45:43 di Masjid Silaturahim Cibubur dekat 45:45 dengan Radio Rasil. Kalau bisa Mbak Yuli 45:47 juga bisa hadir nih kalau bisa [tertawa] 45:49 nanti undangannya bisa dikirimkan. 45:52 Mbak Juli sendiri masih menuntut ilmu 45:54 juga tentu ya. 45:55 Iya masih. ee saya masih di Pendidikan 45:58 Dasar Ulama MUI sampai sekarang 45:59 alhamdulillah. 46:01 Jadi memang ee tidak habisnya saya terus 46:04 ingin apa mencari ilmu, terus belajar 46:08 gitu dan terus dipraktikkan tentunya ya. 46:10 Karena kalau kita berilmu tidak 46:12 dipraktikkan kayaknya tidak belajar lagi 46:16 gitu Mas Kris. Jadi kita memang ee 46:18 ketika kita menuntut ilmu belajar kita 46:21 sampaikan walaupun itu satu ayat gitu. 46:24 Mungkin saya juga bukan ee sesuat bukan 46:28 apa ya insan yang luar biasa tetapi ee 46:31 saya mensyukuri apa yang sudah Allah 46:33 berikan gitu sedikit ini saya sampaikan 46:36 gitu. 46:36 Oke Mbak Yuli, apa pesan Mbak Yuli buat 46:39 kami pendengar Rasil dan para wanita 46:42 yang saat ini mendengarkan siaran 46:43 inspiratif ini? Nah. 46:45 Heeh. Masyaallah. 46:46 Apa pesannya? I 46:47 pesannya ya pesannya masyaallah tadi ya 46:50 sebenarnya memang 46:53 ee berkaitan tadi ada bawah di dalam 46:55 almulk ya di dalam almulk itu ada 46:58 kita itu ahsanul khaliqin ahsanul amala. 47:02 Jadi manusia 47:04 sebaik-baik manusia adalah dia adalah 47:06 yang paling ahsan perbuatannya amalannya 47:10 gitu. Karena pada akhirnya kita semua 47:13 nanti 47:15 akan dipertanggungjawabkan semua amal 47:17 kita. Dan ketika kita meninggal nanti 47:20 pun yang kita bawa hanya amal kita. 47:23 Makanya insyaallah apa yang saya lakukan 47:25 juga mungkin semua ee pemirsa apa yang 47:29 dilakukan ya diharapkan itu adalah 47:32 sebuah amalan-amalan kita menjadi bekal 47:34 kita nanti kelak di yaumil akhir. 47:37 Oke. 47:38 Ini mungkin Mbak Ibu Tati enggak dengar 47:42 dari awal nih. Bagaimana asal muasalnya 47:45 bisa mengejar di penjara? Apa Mbak Yuli 47:47 melamar atau diajak? bisa dijawab lagi 47:49 tadi dijelaskan ini. Ini baru mendengar 47:52 ini. Iya, alhamdulillah. Terima kasih Bu 47:55 Tati pertanyaannya. Betul. 47:57 Ee saya memang ee berfokus untuk 47:59 mengajarkan Al-Qur'an gitu dan 48:02 alhamdulillah masuk di dalam sebuah 48:03 lembaga pendidikan kader mubaligh 48:06 koordinasi dakwah Indonesia PEMPR DKI. 48:09 Nah, dari instansi inilah kami 48:11 diterjunkan ya diterjunkan untuk ee 48:15 berdakwah di penjara. Awalnya seperti 48:17 itu dan terus berlangsung hingga saat 48:19 ini. Alhamdulillah. Nah, nanti itu 48:21 program-programnya 48:23 dari TNC 48:25 Tarbiyatun No Center. Itu program 48:28 pesantren kilat. Ada yang 6 bulan, ada 1 48:30 tahun. Nah, saya alhamdulillah di bagian 48:34 pembelajaran Al-Qur'an. Untuk ee materi 48:37 tentu banyak ya, akidah sendiri, fikih 48:40 ibadah sendiri, dan saya alhamdulillah 48:41 di bagian pembelajaran Al-Qur'an. 48:43 Oke. Baik. Ini ada yang tanya nomor 48:46 telepon Mbak Juli lagi. Silakan yang 48:47 tadi belum mencatat nomor teleponnya 48:49 Mbak Juli. Nama panjang Juli 48:51 Triastining. Lahirnya di Mojokerto 48:54 tanggal 16 Juli. Ini nomornya Mbak Juli 48:58 08 sudah. 49:01 08 sudah ya. Kemudian 999 9 kali. 49:06 Kemudian 22 kemudian 86 49:10 98. Kami ulangi lagi 08. 49:14 Kemudian 9 99 9nya tiga kali 22 kemudian 49:21 86 49:22 98 Mbak Yuli Trias Tining, 49:27 pendakwah di penjara wanita di Pondok 49:29 Palu. 49:31 Terakhir ada yang mau disampaikan Pak 49:32 Yi? 49:34 Eh, alhamdulillah ya tentunya saya 49:37 terima kasih dulu ya sama Rasil TV, 49:39 Radio Rasil sudah mengundang saya karena 49:41 emang jarang-jarang ya ee informasi 49:45 tentang pendakwah di penjara ya, Mas. 49:47 Alhamdulillah gitu. 49:48 Ee mungkin ee kita semuanya di luar nih 49:52 ya, yang tidak di dalam penjara tentunya 49:55 kita tingkatkan rasa syukur kita. 49:57 Rasa syukur kita gitu. Qonaatul qolbi 50:00 yaitu senantiasa qanaah. Bersyukur 50:03 dengan apa yang sudah Allah berikan pada 50:05 kita. Apalagi kita ada di luar. Kapan 50:08 lagi kita mau ngaji apa nunggu di 50:10 penjara. [tertawa] 50:12 Jadi harus cus, harus segera untuk 50:15 memperbaiki diri gitu ya. Yaitu tadi 50:18 qonatul qobi. Senantiasa kita bersyukur 50:20 dengan apa yang sudah Allah berikan 50:22 karena ternyata nikmat kita yang di luar 50:24 nih ya. Nikmat kita itu begitu 50:26 banyaknya, 50:27 begitu [tertawa] luas. Iya. Tadi ada 50:29 penghuni yang dari yang rumahnya di 50:31 Pondok Indah justru malah senang ya 50:33 dengan penjara karena dia lebih 50:35 senang 50:36 lebih banyak mengaji dulu ketika dia 50:38 masih di luar 50:39 ini enggak salat enggak ngaji tapi di 50:41 penjara malah dia 50:42 salat lima waktu 50:43 berarti itu anu ya salah satu bentuk 50:45 rahmat dan kasih sayang Allah 50:47 yaitu tenaga di penjara tapi kita jangan 50:50 sampai ya seperti [tertawa] itu. 50:52 Iya iya iya. Oke terima kasih Pak Yuli 50:55 atas sharingnya yang luar biasa ya. 50:57 Mudah-mudahan ada hikmah yang dapat kita 50:59 petik dari pembicaraan tadi. 51:01 Baik, saya Muhammad Krishna, kemudian 51:03 Audi Saputra, Algi Faroji, kemudian ada 51:07 Siti, ada 51:11 siapa? Anggun ya. 51:13 Mohon pamit. Wabillahi taufik 51:15 walhidayah. Wasalamualaikum 51:16 warahmatullahi wabarakatuh.