Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Brail TV. 0:11 [musik] 0:15 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 0:17 subhanahu wa taala. Tiba kita di sesi 0:19 dialog spesial topik berita edisi hari 0:22 Jumat. Kita sudah terhubung dengan Ustaz 0:25 Abdullah Heha Mahua di ujung telepon. 0:27 Halo. Asalamualaikum warahmatullahi 0:29 wabarakatuh, Bang Dula. 0:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:33 wabarakatuh, Mas Angga. 0:35 Bagaimana, Bang Dula? Kabarnya sehat, 0:36 ya? 0:38 Alhamdulillah sehat. 0:39 Alhamdulillah. Kita akan berbincang di 0:42 pagi hari ini, Bang Dul. Tentu saja 0:45 dengan isu-isu terhangat yang menjadi 0:48 sorotan publik. Selain mengimbangi 0:51 pemerintahan di media, kita juga perlu 0:53 sebenarnya gitu ya analisis yang matang 0:56 gitu ya. analisis yang ee cukup tajam 1:00 dari ee seorang Abdullah Amahua. Bang 1:03 Dula, ada beberapa topik ya se ee di 1:06 antaranya adalah Nadim yang menangis 1:09 ketika vonis 10 tahun. Tapi yang viral 1:12 malah videonya eh Hotman Parisopea ya 1:16 yang apa yang mengomentari ee apa yang 1:19 terjadi dengan ee Nadim atas ponisan 1:22 hukum ee tersebut. Kita sih ingin 1:24 melihatnya ee begini, Bang Dula, se ee 1:28 ee bagian dari proses ee pengadilan gitu 1:31 ya, itu kan melibatkan memang para 1:33 penegak hukum gitu ya, dan juga aparatur 1:36 gitu ya. Lalu juga ada pihak yang ee 1:39 terdakwa, saksi-saksi gitu ya. Namun ee 1:43 bagaimana sebenarnya 1:46 bangunan utuh gitu ya dari pengadilan 1:50 Tipikor khususnya mantan-mantan menteri 1:53 gitu ya. yang terus berulang. Nah, ini 1:56 nih, Bang Dula. Ada permasalahan serius 1:58 apa gitu ya. Ini yang pertama nih dari 2:00 kasus Nadim ataupun bisa dikaitkan 2:02 dengan kasus-kasus mantan-mantan menteri 2:04 lainnya yang sudah dijatuhi ee vonis 2:06 gitu ya. Karena kan ee respon ternyata 2:09 ada yang pro juga kepada Nadim gitu ya, 2:11 yang kounter juga banyak. Nah, itu. 2:14 Terus yang kedua, Bang Dula ini menjadi 2:17 ee ee apa e editorialnya media hari ini 2:21 ketika estafet korupsi, 2:25 korupsi kepala daerah yang terus 2:26 berulang ini Bang Dula, cermin 2:29 kemajalan membangun tata kelola 2:31 pemerintahan yang berintegritas itu 2:34 ternyata masih jauh sekali gitu ya untuk 2:37 urusan ee pemimpin-pemimpin di di 2:39 daerah. ee dua hal yang yang disoroti di 2:43 tulisan ini adalah bagaimana praktik 2:45 rente. Praktik rente ini waduh ternyata 2:49 di Indonesia ini kok ee bukan hanya ee 2:51 budaya gitu ya ee tapi juga sudah 2:54 mendarah daging gitu ya. Apalagi praktik 2:57 rente ini ee ee berdasarkan dengan 3:00 selama praktik upeti gitu ya. Itu 3:02 dianggap wajar padahal ini kan 3:04 benih-benih benih-benih korupsi gitu ya. 3:07 Nah, perhatian masyarakat gitu ya 3:10 terhadap pejabat-pejabat ee daerah ini 3:12 yang terus ee berulang seleksinya kan 3:15 sebenarnya ke depan tuh harus diberikan 3:16 hukuman kepada mereka. Bukan hanya dari 3:18 ee undang-undang ataupun hukum yang 3:21 berlaku, tapi juga dari rakyat. Rakyat 3:22 itu harus ngasih hukuman ke mereka gitu 3:24 ya, ke pejabat-pejabat yang seperti ini. 3:26 Nah, bagaimana itu ee menurut Bang Dula? 3:28 Selain yang ketiga, Bang Dul ee kami 3:31 juga ingin Bang Dula mengomentari ee 3:33 ketika Prabowo itu berencana memberikan 3:37 dana riset, Bang Dul rencana memberikan 3:41 anggaran riset kampus gitu ya sampai Rp 3:45 triliun. ini disampaikan oleh Menteri 3:48 Sekretaris Negara Persetio Hadi yang 3:51 memang berencana untuk meningkatkan ee 3:53 anggaran untuk para ee akademisi di 3:57 kampus sampai 12 triliun ketika ketika 4:00 gitu ya para akademisi ini ee gitu ya 4:03 mulai sepertinya ee memperhatikan 4:07 kebijakan-kebijakan pemerintah gitu ya. 4:09 Bagaimana ee ee Bang Dola melihat tiga 4:11 hal ini? Monggo. 4:13 Iya. ee para pendengar [mendengus] 4:16 silaturahim yang insyaallah dirahmati 4:18 Allah Taala pada Jumat berkah pagi ini. 4:22 Yang pertama ketika GPU mengajukan 4:26 tuntutan 18 tahun 4:27 h 4:28 ee penjara bagi Nadim, saya menganggap 4:32 bahwa itu keterlaluan 4:34 18 tahun. 4:36 Tapi setelah saya pelajari ee apa dasar 4:39 tuntutan TPU, saya malah mengatakan 18 4:42 tahun itu sedikit. mestinya kurang. 4:45 Heeh. 4:45 Iya. Kenapa? Karena ee pertama 4:49 substansinya itu soal pengadam barang 4:52 dan jasa. Jadi soal laptop itu yang 4:55 kedua saya kaget bahwa ee kekayaan dari 5:00 Nadim itu sekian belasan triliun dan dia 5:03 tidak bisa membuktikannya dari mana ee 5:07 apa namanya ee kekayaan sebesar itu. 5:10 Jadi kalau dalam pasal 12B huruf besar 5:14 Undang-Undang Tipikor, maka kemudian 5:17 kalau seseorang mempunyai apa menerima 5:20 sesuatu di atas 10 juta maka dia harus 5:25 bisa buktikan kepada KPK bahwa itu bukan 5:29 suap. Nah, sebaliknya kalau di bawah R 5:32 juta maka KPK dengan instrumennya akan 5:35 membuktikan bahwa itu swap. Nah, ini 5:37 kekayaan dia sekian belasan triliun itu 5:40 dia tidak bisa buktikan sehingga di situ 5:42 ditemukan ada unsur-unsur money launding 5:44 dan seterus sepertinya. Ee sehingga 5:46 dengan begitu maka menurut saya ee 5:49 seharusnya ee lebih daripada 18 tahun 5:53 tuntutannya. Sebab ee ketua MK itu cuma 5:56 sekian puluh miliar dia terima suap 5:59 dalam konteks Pilkada di beberapa 6:02 daerah. Nah, dia dijati hukuman seumur 6:04 hidup. Nah, ini Nadim sekian e triliun, 6:08 belasan triliun seperti itu. Nah, 6:10 persoalannya adalah bahwa kalau toh 6:14 misalnya ee dia mendengar putusan 6:18 hukuman apa namanya ee 10 10 tahun ya. 6:22 Ya, 6:23 10 10 tahun. 6:25 Iya. 10 tahun. Nah, sebenarnya itu sudah 6:28 ee lumayan ee apa namanya? Rendah karena 6:32 tuntutan 18 tahun. Jadi dalam KUHAB itu 6:36 disebutkan bahwa untuk seorang hakim itu 6:40 menjatuhkan hukuman pertama berdasarkan 6:44 alat bukti yang diajukan di dalam 6:46 pengadilan, baik oleh para saksi, oleh 6:50 terdakwa ee baik oleh JPU dan pengacara. 6:55 Ee tapi yang ketiga itu adalah keyakinan 6:57 hakim. H. 6:58 Jadi dalam ee KUAB itu selain minimal 7:02 ada dua alat bukti yang terbukti di 7:04 dalam pengadilan, yang ketiga adalah 7:06 keyakinan hakim. Nah, kalau hakim merasa 7:08 bahwa ini cukup 10 tahun, 10 tahun. Tapi 7:12 kalau lebih ee lebih seperti itu. Nah, 7:14 keyakinan hakim ini yang kemudian 7:16 menjadi masalah. Apakah misalnya ee itu 7:21 wajar atau tidak? ee seperti beberapa 7:25 tahun yang lalu ada kisah di Indonesia 7:27 seorang ibu-ibu yang apa namanya ee 7:30 mencuri kakau di satu kebun kemudian apa 7:34 namanya dilaporkan ee ke ee kejaksaan 7:39 oleh yang punya kebun itu. Maka kemudian 7:42 akhirnya berdasarkan uhab ada barang 7:46 bukti adalah bukti lantas kemudian hakim 7:50 harus jatuhkan itu bersalah pasal apa 7:53 362 pencurian seperti itu. 7:56 Tapi kemudian hakim itu menjatuhkan juga 7:58 hukuman bagi semua [mendengus] yang 8:00 hadir itu harus membayar sekian ee 8:03 puluh. ya karena membiarkan seorang 8:07 nenek-nenek, ibu-ibu yang kemudian 8:09 kelaparan ee kemudian tidak punya apa 8:12 kemudian mencuri hanya beberapa biji 8:14 kakau sehingga terjadi hukuman. Dan 8:16 hakim itu sendiri kemudian juga apa 8:19 memberikan denda apa umbang ee sumbangan 8:23 itu seperti itu ya. Jadi ini ini 8:26 persoalannya adalah bahwa ee ketika 8:29 hakim itu memberikan hukuman ee pertama 8:33 alat bukti tadi saya katakan kemudian ee 8:35 keyakinan hakim. Nah, problem yang akan 8:38 terjadi itu adalah bahwa akhirnya 8:40 seperti Mas Angga katakan tadi, tidak 8:42 [berdehem] berhenti, tidak berhenti 8:44 terus apa tuh ee karena ee keputusan 8:48 hakim itu tidak memperhatikan 8:50 aspek-aspek tertentu. Kenapa di dalam 8:54 Islam itu diberikan hukuman badan, 8:58 hukuman badan, bukan hukuman penjara. Di 9:00 situ apa rahasia kehebatan hukum Islam. 9:03 Kalau hukuman badan ee potong tangan, 9:06 maka kemudian itu apa namanya? 9:08 Hm. 9:09 Menjadi saksi hidup ya buat dirinya, 9:12 keluarganya, masyarakat. ketika dia 9:14 jalan terus kemudian ee pakai tangan 9:17 buntung atau tangan palsu apa maka orang 9:20 misal kenapa itu dia mencuri apa ya 9:22 seperti itu. Jadi langsung begitu juga 9:24 tentang apa namanya di dalam Al-Qur'an e 9:28 surah Al-Maidah ayat 33 ketika kejahatan 9:32 yang dilakukan itu mengakibatkan terjadi 9:34 kerusakan alam dan seterusnya maka 9:37 kemudian kata Al-Qur'an pasal ayat 33 9:39 Almaidah itu dibunuh, disalib, dikasih 9:43 potong tangan kanan kaki kiri atau 9:46 tangan kiri kaki kanan atau di dibuang 9:49 ke laut ditenggelamkan seperti itu. Jadi 9:50 ee apa namanya? Karena itu bencana 9:52 misalnya kasus Sumatera Utara, kasus 9:54 Aceh, kasus Sumatera Barat itu coba 9:57 angga itu ada 11 sekian orang meninggal 10:02 yang Oktober tahun lalu itu. 10:04 Kemudian ada 50.000 yang luka-luka. 10:07 Ada yang 30 berapa orang yang masih 10:09 hilang dan kemudian kerugian keuangan 10:12 negara karena infrastruktur itu 56 10:15 triliun koma sekian seperti itu. Itu 10:17 luar biasa. dan menurut Al-Qur'an itu 10:20 harus dibunuh, disalib dan seterusnya. 10:22 He. 10:23 Nah, kalau itu dilakukan maka kemudian 10:25 saya pikir ee orang tidak akan lagi 10:28 mengulanginya itu. Kalau misalnya ee 10:30 katakanlah kasus Cina meskipun apa yang 10:33 dilakukan oleh Cina itu ketika saya 10:34 tahun berapa 2013 ee ke Cina saya tanya 10:38 tentang hukuman mati itu ee mereka 10:40 melakukan kepada oposisi. Oposisi 10:43 pemerintah melakukan kepada oposisi. 10:45 Tapi itu berpengaruh berpengaruh kepada 10:47 para pejabat seperti itu sehingga kalau 10:50 pejabat pejabat juga macam-macam. Nah, 10:52 kemudian dikenakan seperti itu. Nah, 10:54 jadi itu hukuman badan itu penting 10:57 sekali atau hukuman sosial di dalam KHP 11:01 lama atau apapun KHP baru ada hukuman 11:03 sosial yang dalam buku saya jihad 11:06 memberantas kopi. saya katakan bahwa ee 11:09 misalnya putusan hakim 1 bulan 11:11 berturut-turut dari Jalan Tamrin terus 11:14 sampai ke mana ke istana sana itu dia 11:17 pakai kaos tuliskan saya koruptor 11:20 kemudian membersihkan ee got sepanjang 11:23 jalan itu dalam waktu berapa bulan itu 11:26 dampaknya luar biasa bagi masyarakat 11:29 yang menemudi 11:31 ditempatkan di Pulau Seribu satu pulau 11:34 dia ee kemudian dikasih barang 11:36 barang-barang apa ee apakah parang, 11:39 apakah cangkul, apakah alat-alat dapur 11:42 dan tidak boleh dibesuk oleh keluarganya 11:44 kecuali aparat penegak hukum selama 11:47 beapa bulan. Maka kemudian kalau dia 11:49 memang betul-betul apa tobatan dia 11:51 survive. 11:52 Tapi kalau dia misalnya tidak tobatasa, 11:55 dia mungkin frustrasi, bunuh diri laut 11:57 dan seterusnya seperti itu. 11:59 Nah, itu dibutuhkan oleh hakim sekian 12:01 tahun di situ. Sudah itu kat setahun, 2 12:03 tahun, 3 tahun baru dibawa ke 12:05 perkebunan. kelapa sawit, perbuangan 12:07 karet, apa macam kerja di sana kerja 12:09 sosial. Nah, dari situ dia dapat 12:12 penghasilan apa namanya sekian puluh 12:15 ribu atau sekian ribu. Ee kemudian 2/3 12:19 dari penghasilan itu dia ganti kepada 12:21 negara kemudian sepertiga untuk dia apa 12:24 kehidupan sehari-hari sampai sekian 12:27 tahun yang dia sudah betul-betul tobat 12:29 nasuha seperti itu kembali. 12:31 Maka dalam Islam itu Mas Angga tidak 12:33 dikenal penjara. 12:34 Iya. yang ada hanya rumah tahanan. Rumah 12:37 tahanan ketika diproses apa macam sudah 12:39 itu kemudian dijati hukuman apakah 12:41 dipotong apakah dikisas apakah ada nti 12:44 ada penjara seperti sekarang untuk 12:46 penjara saya waktu mahasiswa demonstrasi 12:50 pernah ditahan selama sekitar 2 tahun. 12:53 Jadi saya tahu kondisi penjara itu 12:54 bagaimana. Orang yang tidak narkoba 12:57 masuk dalam penjara narkoba. Orang yang 12:59 tidak homoseks masuk penjara homosek. I 13:02 yang perempuan juga begitu seperti jadi 13:04 penjara bukan tambah parah seperti itu. 13:07 Nah, itu masalah Nadim. 13:10 Persoalan kedua, editorial. 13:12 Editorial ee 13:14 media. He 13:16 media seperti itu. Editor media itu jadi 13:19 estafapet korupsi, pimpinan daerah. H 13:23 problemnya adalah 13:25 saya sudah beberapa kali sebutkan di 13:27 beberapa kepan termasuk di rasul rasil 13:30 ini 13:31 survei KPK 2019 ditemukan bahwa 49% dari 13:36 anggota DPR itu pengusaha. 13:38 Nah, karena pengusaha orientasinya 13:39 adalah bisnis. 13:41 usaha seperti itu. Maka kemudian 13:44 ditemukan hanya sekitar 10% dari 500 13:46 lebih anggota yang terpilih bersih. 13:49 Sisanya itu diproses oleh pengusaha. 13:52 Nah, pengusaha itu kemudian di-nya 13:55 adalah proyek dan undang-undang. Jadi ee 13:58 kos untuk jadi anggota DPRD, Bupati, 14:02 kabupaten, provinsi, pusat, kemudian 14:05 jadi ee walikota, bupati, gubernur ee 14:08 dan presional itu besar sekali biayanya 14:11 besar sekali. Itu apa namanya ee ada 14:14 yang sampai 10 miliar tidak terpilih, 14:17 ada yang 15 miliar yang terpilih seperti 14:19 itu. Sehingga ketika terpilih jadi 14:21 anggota DPR, Bupati, Gubernur, Walikota, 14:23 kemudian jadi menteri, dia harus 14:25 kembalikan. dia harus kembalikan uang 14:27 yang dia keluarkan waktu Pilkada seperti 14:29 itu. Jangan lupa bahwa jadi menteri juga 14:32 itu harus nyetor. Jangan dikira jadi 14:35 menteri tidak nyetor. Enggak tahu 14:36 Prabowo ini ada yang nyetor atau tidak. 14:38 Tapi pengalaman sebelumnya waktu Jokowi 14:41 itu nyetor ada seorang dosen apa namanya 14:44 di UI itu cerita bahwa dia ditawarkan 14:48 oleh ee kementerian tertentu. 14:51 Nah, kemudian dia di harus stor sekian 14:54 ee miliar ternyata kemudian dia tidak 14:57 terpilih karena saingannya itu setornya 15:00 lebih besar daripada setor dia seperti 15:02 itu. Ee sehingga akhirnya kemudian orang 15:04 lain yang jadi menteri seperti itu. 15:06 Lantas sebagai kompensasi ditawarkan 15:09 kepada dosen UI ini sudah Anda jadi 15:12 dubes saja Pak. Nah teman bilang ngapain 15:14 jadi dubes apa seperti jadi untuk jadi 15:16 menteri juga setor seperti itu. Sehingga 15:19 ketika jadi menteri dia harus kembalikan 15:22 kepada presiden itu kepada wakil 15:24 presiden atau kepada sindikat seperti 15:26 itu. Begitu juga jadi gubernur bupati 15:28 walikota, anggota DPR-DPR dan seterusnya 15:30 sehingga itu berantai seperti itu. Nah, 15:32 bagaimana jalan keluarnya Mas Angga? 15:34 Salah satunya adalah kembali ke Undang 15:37 Dasar 4 yang asli. Undang-Undang Dasar 4 15:40 yang asli itu adalah Presiden, Wakil 15:42 Presiden dipilih oleh MPR, Gubernur 15:45 dipilih oleh DPRD tingkat 1, Bupati, 15:48 Walikota dipilih oleh DPRD tingkat du. 15:51 Seperti itu yang selalu saya katakan 15:53 kalau masih ada korupsi KPK bisa proses, 15:56 KPK [berdehem] bisa tanggap sana. 15:57 Katakanlah e DKI anggota DPRD-nya ee 16:01 berapa? 100 150 orang. Nah, untuk jadi e 16:05 Gubernur DKI berarti harus 76 orang kan. 16:09 Kalau 150 berarti 75 + 1 76. Nah, 76 ini 16:13 kalau misalnya masih korupsi nyuap apa, 16:16 KPK bisa tangkap 776 seperti itu. 16:19 Seperti yang pernah saya katakan berapa 16:20 tahun lalu ee KPK tangkap 42 dari 45 16:25 anggota DPRD Kota Malang satu bis 16:28 diangkut ke Jakarta seperti itu. Nah, 16:30 jadi 16:31 kalau masih ada korupsi itu bisa 16:33 dipantau, bisa dikontrol seperti itu 16:35 daripada kalau Pilkada, kalau Pilpres 16:38 seperti itu tidak bisa bagaimana mau 16:40 nangkap jutaan orang. Dan Pilpres dan 16:44 Pilkada itu bertentangan dengan pasal 4 16:47 ee sila keempat apa namanya ee Pancasila 16:50 kerakyatan politikana dalam permusalahan 16:53 perwakilan. Jadi dipilih dalam 16:55 perwakilan yang perwakilan itu di MPR, 16:58 perwakilan itu di DP tingkat satu, 17:00 tingkat dan tingkat du. Jadi itu untuk 17:04 bisa mengatasi tidak terjadi ee 17:07 kelanjutan korupsi, turunan korupsi dan 17:10 seterusnya seperti itu. 17:12 Betul. Nah, Bang Dulah ini kan kaitannya 17:14 kaitannya kan ini 17:15 ee yang terbaru nih ya ee Bupati Kansing 17:19 apa bupati Kuantan ee Singingi gitu ya 17:22 atau ee Kansing ini di daerah Riau. Yang 17:26 menarik adalah ini beber info terakhir 17:30 ee di salah satu berita KPK bakal 17:32 periksa Menteri Kehutanan Raja Juli eh 17:36 Antoni gitu ya dalam dugaan suap 17:38 pelepasan hutan produksi terbatas di 17:42 Riau di Kuansing ini yang sekarang 17:44 bupatinya tertangkap OTT. Jadi, waduh 17:47 bagaimana ini jadi potret gitu ya, kisah 17:49 yang serupa itu kayaknya nunggu gulur 17:52 nunggu menunggu giliran untuk terungkap 17:54 kasus-kasus lainnya yang melibatkan 17:56 pusat juga gitu ya, Bang Dula ya. 17:59 Iya. Jadi apa namanya dengan ee 18:02 Undang-Undang Cipta Kerja 18:04 maka Pemuda sudah tidak lagi punya 18:06 peranan penting tapi semua dari pusat 18:09 baik oleh presiden atau menteri dan ini 18:12 terakhir Riau ini pengalaman saya di KPK 18:15 itu ee Riau ini tiga gubernurnya hatrick 18:18 ditangkap oleh KPK tiga gubernur hatrik 18:20 betul seperti itu. Antaranya lain ya 18:23 soal hutan itu seperti itu. Jadi apa 18:26 namanya izin yang tidak resmi, kemudian 18:29 apa namanya penyuapan dan seterusnya 18:32 sehingga yang kita kenal dengan ilegal 18:34 loging e kasus Sumatera Utara, apa 18:37 namanya Sumatera Barat dan Aceh Oktober 18:39 tahun lalu itu adalah ilegal loging izin 18:42 yang tidak bertanggung jawab dan seterus 18:44 seperti itu. Nah, kata Rasulullah, 18:47 "Jangan kamu potong pohon kecuali yang 18:50 diperlukan." seperti itu. Jadi, oleh 18:53 karena itu maka e tidak boleh seenaknya 18:55 tebang pohon. Kalau tebang satu pohon 18:58 dia harus tanam dua pohon baru ganti 19:01 seperti itu. Sehingga dalam waktu 10 19:03 tahun itu kemudian ee hutan itu tetap 19:06 subur, 20 tahun tetap juga menjadi rimba 19:09 raya seperti itu. Kalau sekarang kan 19:11 tidak. ditebang saja tidak ditanam 19:13 kembali sehingga ketika hujan banjir ah 19:15 seperti itu. Nah, oleh karena itu maka 19:18 tadi kasus apa namanya di Riau itu 19:22 bupati itu persoalannya yang tadi saya 19:25 katakan karena Pilkada itu mahal. 19:28 Pilkada itu mahal. Sehingga dengan 19:29 begitu maka kalau dipilih oleh DPRD 19:32 tingkat du maka tidak terjadi seperti 19:34 itu. Tetapi karena dipilih dalam Pilkada 19:38 e kalau misalnya harus dapat suara ee 19:40 R500.000 satu orang R juta misalnya 19:43 sudah 500 M apa namanya 5 5 M seperti 19:48 itu. Nah, itu harus kembalikan 19:50 kembalikan melalui apa namanya 19:52 modus-modus seperti itu. Itu Mas Angga. 19:56 He 19:56 ee soal 19:58 jadi memang kita harus stop sikap 20:00 permisif nih ya terhadap perilaku ee 20:03 korup agar korupsi ini tadi tidak 20:04 terus-menerus diwariskan itu masalahnya. 20:08 Iya. Ya, itu diwariskan karena itu maka 20:11 [berdehem] 20:12 maka sistem jadi bukan persoalan orang 20:14 tapi soal sistem seperti itu. Jadi 20:17 misalnya apa namanya ee 20:21 Prabu mengatakan mau kasih sekian 20:22 triliun kepada apa namanya para dosen 20:26 apa sih 20:27 I kampus untuk biaya riset. 20:29 Jadi, jadi ini problem problemnya itu 20:32 adalah ee tiba akal tiba apa namanya 20:35 seperti itu. Jadi bukan dalam 20:37 tiba masa datang akal 20:39 tidak masa daftar akal bukan dalam 20:41 program. Karena itu kenapa saya katakan 20:43 kembali ke UNAS 45 yang asli maka 20:45 kemudian ada GBHN. Hm. 20:47 GBHN itu disusun untuk 5 tahun, 5 tahun, 20:50 5 tahun sampai 25 tahun seperti itu. 20:53 Jadi tinggal dilaksanakan. Ketika salah 20:55 menyimpang, maka kemudian ee presiden 20:58 bisa di apa namanya diturunkan karena 21:02 melanggar konstitusi ee apa melalui GBHN 21:05 dan seterus seperti kalau sekarang apa 21:07 namanya tidak ada GBHN cuma ee presiden 21:11 kampanye untuk men simpati. Nah, terus 21:13 kemudian nanti kasih makan siang gratis 21:15 buat sekolah. He. 21:16 Nah, lantas kemudian dibuat akhirnya 21:18 kemudian karena itu tidak dibahas di 21:20 dalam apa namanya GBHN melalui BAPENAS 21:24 dan seterusnya kemudian pakar-pakar 21:26 akademisi segala macam. Nah, sehingga 21:28 akhirnya ya apa yang terjadi kan saya 21:30 sudah pernah bilang bahwa sebelum 21:32 dilaksanakan MGG tahun lalu saya sudah 21:35 nulis artikel khusus tentang itu sebelum 21:37 dilaksanakan baru ide b akan jadi begini 21:40 jadi begini. Ternyata betul orang-orang 21:42 apa namanya ee yang bos-bos MBG itu apa 21:45 namanya yang yang korupsi dan kemudian 21:47 menurut ketua MBG yang sekarang itu dia 21:50 katakan MBG tidak bisa dihentikan karena 21:53 semua partai politik, semua polisi, 21:56 semua tentara punya proyek dapat SPPG. 21:59 Jadi, jadi seperti itu. Jadi berarti itu 22:01 ee proyek bisnis bukan proyek apa 22:04 namanya memberikan gizi makanan gizi 22:07 kepada apa pelajar seperti itu. Nah, ini 22:10 yang saya katakan bahwa 22:12 waktu saya sudah pernah ceritakan waktu 22:14 saya di Malaysia, anak saya kelas 1 SD, 22:18 Senin Kamis pulan bawa roti panjang 22:20 dengan dengan susu tinggi, susu kotak 22:22 seperti itu. Saya tanya, "Semua murid 22:24 dapat apa?" Enggak, cuma beberapa orang. 22:26 Nah, kemudian saya tanya sama seorang 22:28 dosen, "Kenapa anak saya dapat susu 22:31 tinggi, susu kotak dengan panjang itu 22:34 satu pekan dua kali?" Dia tanya, "Abang, 22:38 waktu isi formulir masukkan anak ke SD 22:41 kelas 1 itu isi penghasilan berapa?" 22:43 Saya bilang waktu itu baru datang ke 22:45 Malaysia baru berapa lama belum ada 22:47 kerja. Jadi saya isi aja R500. Oh iya, 22:50 pantas itu dianggap miskin. He. 22:52 Nah, jadi kalau dianggap bahkan dikasih 22:54 subsidi seperti itu. Berapa? Minimal 22:57 R800 ke atas baru tidur. 23:00 Itulah MBG-nya. MBG-nya langsung dari 23:02 sekolah. Tidak perlu ada pakai motor 23:05 untuk beli apa segala macam tidak perlu 23:07 macam-macam. Sederhana sekali. Nah, 23:10 sehingga dengan begitu maka tidak 23:11 menjadi ladang korupsi seperti sekarang. 23:14 Nah, itu intinya adalah kembali kond 23:17 asli baru kemudian ada GBHN sehingga 23:21 kemudian bisa dikontrol rakyat dan 23:23 seterusnya maka kekurangan-kekurangan 23:25 atau kesalahan-kesalahan bisa 23:27 dieliminasi secara bertahap dalam waktu 23:30 sekian tahun. Begitu Mas Angga. Nah, 23:32 menyinggung mengenai rencana Presiden 23:35 menambah dana riset 12 triliun untuk 23:39 dosen ee peneliti di kampus gitu ya. 23:42 Sementara itu kita juga melihat ada 23:45 video kemarin nih Bang Dula yang viral 23:47 pecah tangis ibu dosen ketika dia 23:49 menceritakan gaji yang tidak layak 23:51 menjadi dosen padahal padahal S3 dan dia 23:54 sudah lebih dari 20 tahun menjadi dosen 23:56 tapi gajinya sangat tidak layak. 23:58 Bagaimana melihat potret ini, Bang Dula? 24:00 Jadi ee apa namanya? Ee sebenarnya kan 24:07 dalam Islam itu kan luar biasa. Dalam 24:09 Islam itu luar biasa. Kenapa wahyu 24:12 pertama itu tidak tentang salat, tidak 24:16 tentang zakat, tidak tentang haji, tapi 24:19 tentang pendidikan. Wahyu pertama 24:22 tentang pendidikan. Karena dengan 24:24 pendidikan itulah manusia bisa menjadi 24:26 manusia seseorang bisa seperti itu. Ee 24:29 kalau kita ingat restorasi maji eh 24:31 restorasi meji Jepang ee berapa puluh 24:34 tahun yang lalu, 24:35 dia mulai dengan pendidikan dan dalam 24:38 konsepnya itu adalah bagaimana agar 24:41 supaya ee bersaing di dalam ee apa? 24:46 belajar bersaing dalam mencipta, 24:49 bersaing dalam nasionalisme. Jadi 24:51 bersaing belajar. Kemudian dia kirim itu 24:54 masukmasuk belajar di luar negeri. 24:56 Ditugaskan mereka mencuri tanda petik 24:59 ilmu-ilmu yang ada di Eropa, di Amerika 25:00 bawa dibawa ke Jepang, diterjemahkan 25:02 dalam bahasa Jepang. Baru kemudian jadi 25:05 itu bersain dalam belajar, kemudian 25:07 bersain dalam mencipta. Maka kita tahu 25:09 di dunia ini Jepang itu ada Honda, ada 25:11 Suzuki, ada Mitsubishi, ada macam-macam 25:13 seperti itu. E itu karena bersaing dalam 25:16 mencipta baru kemudian bersaing dalam 25:18 nasionalisme. Dipasanglah Kaisar sebagai 25:21 apa namanya? Lambang ee bagaimana 25:24 kemudian disebut dengan harakiri atau 25:26 apa busido seperti itu. Nah, itu yang 25:29 sehingga demikian maka mereka 25:30 nasionalisme luar biasa. ee bagaimana 25:33 seorang menteri ee beberapa tahun 3 atau 25:35 4 tahun yang lalu dia makan di restoran 25:38 mewah pakai uang pribadi tapi diketahui 25:40 oleh wartawan dipublikasikan maka 25:42 kemudian dia mengendurkan diri 25:44 mengendurkan diri karena itu dianggap 25:46 apa nasionalismenya apa namanya rendah 25:49 tidak memperhatikan orang yang sederhana 25:51 orang miskin dan seperti itu. Ya, oleh 25:54 karena itu maka ee kalau ee perbuk mau 25:59 kasih sekian ee triliun kepada apa dan 26:02 diambil dari mana? Diambil dari mana? 26:04 Kan itu problem diambil dari mana? Kan 26:07 APB-nya sudah tersusun dari tahun 3.500 26:11 triliun. Nah, sudah ada paket-paketnya, 26:13 pos-posnya. Nah, kalau mau diambil apa 26:16 namanya dari anggaran pendidikan kan 26:18 seharusnya ada 260 sekian triliun 26:21 dipakai untuk MBG kan. He. 26:23 Nah, kalau begitu untuk bisa 26:25 mensejahterakan dosen dan kemudian 26:28 melakukan riset, ya sudah MBG di 26:30 apaanya? dihapus dibuat seperti bansos 26:33 saja seperti itu. Jadi tidak perlu 26:35 seperti sekarang. Maka kemudian anggaran 26:37 pendidikan yang semestinya itu untuk 26:40 dosen, untuk apa namanya sekolah 26:42 menengah dari dasar menengah itu 26:45 digunakan untuk betul-betul kepentingan 26:47 pendidikan bukan untuk MBG yang jadi 26:50 ladang korup seperti itu. Nah, kalau 26:52 MBG jalan berarti kan berarti harus 26:55 utang lagi kan? Nah, utang lagi seperti 26:57 itu. Nah, yang bayar siapa? 82, 27:01 sekian persen APB kita kan dari pajak 27:04 berarti ee dari rakyat juga. Nah, 27:07 sekarang ada ada cerita lucu lagi 27:10 Bambang itu kemudian sudah memberikan 27:12 satu menentukan kebijakan baru dalam 27:14 bulan Juli ini. 27:15 Mas Angga kalau mau ambil apa uang di 27:18 ATM harus dipotong apa nama itu mau mau 27:21 simpan mau itu juga harus bayar sekian. 27:23 Yang sebelumnya 27:24 tidak ada 27:26 ada potongan 27:26 potongannya masuk ke negara. 27:29 [tertawa] 27:32 Jadi, jadi apa namanya? Gara-gara 27:35 kebijakan pemerintah itu maka 27:36 swasta-swasta ini kan juga apa namanya 27:39 kan jadi pus juga kan. Ee kata ketua 27:41 partai buruh, sekian buru akan apa 27:44 namanya di PHK dan segala macam. Nah, 27:47 bank-bank ini juga cari akal bagaimana 27:49 dia sesai maka kemudian mau ambil uang 27:51 di ATM dipotong R atau R00 27:55 mau mau masukan juga bayar juga seperti 27:59 yang sebelumnya itu tidak ada seperti 28:01 itu. Nah, jadi jadi akhirnya kemudian 28:03 kebijakan pemerintah yang seperti itu 28:05 berdampak kepada semua aspek ee apa 28:07 namanya kehidupan masyarakat. Nah, 28:09 itulah sebabnya maka pemimpin itu 28:12 bertanggung jawab kepada seluruh aspek 28:14 masyarakat, negara dan seterusnya. Nah, 28:17 dan pemimpin itulah penanggung jawabnya 28:19 seperti dalam salat berjamaah ee 28:22 pemimpin sujud ya rukuk ya makmum rukuk, 28:25 pemimpin sujud, imam sujud, makmum sujud 28:28 dan seterusnya. Nah, seperti itu. Nah, 28:30 ini problem kepimpinan dalam apa namanya 28:33 Islam itu ya kepalan negara itu 28:35 bertanggung jawab secara keseluruhan 28:37 seperti itu. 28:38 Begitu, Mas. 28:39 Sebagai penutup, Bang Dolah karena tadi 28:41 disinggung tentang pemimpin gitu ya, di 28:44 media sosial salah satunya juga ini ada 28:47 akun dari tempo.co gitu ya. Ee 28:51 oh bukan ada akun berita gitu ya. Ini 28:55 yang memposting 28:58 ee video 29:00 podcast antara eh influencer eh Deni 29:04 Sumargo dan eh Purbaya gitu ya. Ini 29:07 ketika membahas sikap Prabowo ketika 29:10 mengetahui 29:11 dadan korupsi gitu ya. Nah, direktur MBG 29:14 sebelumnya gitu. Ternyata di keterangan 29:17 itu Purbaya bilang Prabowo ini bukan 29:19 dikibulin gitu ya. Prabowo itu presiden 29:21 itu tahu Dadan itu korupsi tapi dia 29:24 hatinya baik. Saking baiknya ngebiarin 29:26 Dadan sempat korupsi baru diringkus. Ini 29:30 jadi perbincangan ee warga net juga gitu 29:32 ya. Karena ee sikap baik ee Prabowo ini 29:36 dilihatnya sebenarnya dalam penegakan 29:38 korupsi tuh e jadi bagaimana gitu ya. 29:41 Nah, lalu juga ada dugaan ini dugaan 29:44 liar sih sebenarnya Bang Dulah gitu ya. 29:46 Ketika Nadim sudah diponis gitu ya 29:48 ee mungkin nanti dia akan diberikan 29:52 seperti abolisi gitu ya atau diberikan 29:54 kebebasan langsung oleh Presiden seperti 29:56 kasus Tom Lembong kemarin hanya untuk 29:59 menunjukkan citra presiden sebagai 30:01 penutup bagaimana ee Bang Dulah nih dari 30:04 potret potret-potret ini? 30:07 [berdehem] 30:07 Iya. saya di beberapa kesempatan 30:10 khususnya kepada mahasiswa pasca sarjana 30:12 saya, saya katakan bahwa ee Prabowo itu 30:15 kalau pidato pakai teks. Kalau pakai 30:18 teks jadi baca saja teks. 30:21 Kalau bicara itu makin ngaur seperti 30:23 itu. 30:24 Ee kata istri saya, dia pakai teks juga 30:27 tapi ngaur juga seperti itu. Jadi luar 30:30 luar di luar teks. Nah, ini ini yang 30:32 jadi jadi problem seperti itu. 30:35 Sebab apa ee akibatnya? Karena ngomong 30:39 saja skenanya apa? Lihat ada orang di 30:41 situ nari dia nari. Ada orang teriak dia 30:44 teriak. Tapi kalau baca teks kan itu apa 30:46 namanya sudah disiapkan oleh staf ahli 30:49 dan seterusnya ee tentang program dan 30:51 visi mungi apa seperti itu. Nah ini ini 30:54 ini problem sehingga dengan begitu. Maka 30:57 ee apa yang dilakukan oleh Prabowo kalau 31:01 betul Purbaya mengatakan begitu itu 31:03 tidak bisa. Karena 31:05 ketika ada seorang ee turunan bangsawan 31:09 perempuan di Madinah mencuri. Eah 31:13 kemudian Rasulullah perintahkan potong 31:14 tangannya. Maka kemudian karena dia 31:17 turunan bangsawan, para sahabat itu mau 31:19 sampaikan kepada Nabi enggak enak. 31:21 Mereka minta kepada apa namanya? Zaid 31:23 bin Haritah. Karena Haris ini dianggap 31:26 sebagai anak angkat apa namanya ee dari 31:30 maaf Usama. Usama ini anak dari Sayidina 31:33 Harisah ee dianggap Usama ini sebagai 31:35 anak angkat dari Aisyah Rasulullah untuk 31:38 sampaikan kepada Rasulullah supaya 31:40 diringankan. Ketika Usama sampaikan 31:42 kepada Rasulullah Rasulullah marah kamu 31:45 untuk saya apa melanggar ketentuan Allah 31:48 tidak bisa. Demi Allah jika Fatimah 31:50 binti Muhammad mencuri pasti kepotong 31:52 tangan. Ya. Maka kemudian dieksekusi. 31:55 Eksekusi seperti potong tangan. Nah, 31:56 jadi tidak bisa karena kasihan, tidak 31:59 bisa karena apa namanya ee keluarga atau 32:03 teman dan seterusnya. Enggak bisa. Ee 32:05 ketika Umar bin Khattab jadi khalifah, 32:08 kemudian Khalid bin Walid itu luar biasa 32:10 sedang memimpin perang. Ee kemudian Umar 32:13 mengirim surat ee kepada Khalid Wid 32:16 suruh menghadap di dipecat suruh 32:18 menghadap. Nah, dipecat jadi panglima. 32:20 Luar biasa. Khalid bin Walid menghadap 32:22 Umar ibn Khattab. Apa kesalahan saya 32:25 sampai saya dipecat? Kata Umar, 32:27 "Tidak ada kesalahan Anda. Tidak loh. 32:29 Kalau saya tidak bersalah, terus kenapa 32:32 saya dipecat?" Sebab ketika dalam hatimu 32:35 ada rasa takabur, ada rasa ijab, ada 32:38 rasa angkuh, karena dia jadi luar biasa 32:40 kan ee puluhan perang dimenangkan, maka 32:44 itu akan tempatnya kamu kembali ke 32:46 neraka. Karena itu saya hentikan kamu 32:49 agar supaya tidak masuk neraka. Ketika 32:51 dengar itu Khalid bin Walid kemudian 32:53 memeluk Umar. Luar biasa sekali. Jadi 32:57 mencintai seorang sahabat itu bukan 32:59 dibiarkan, tapi ditegakkan supaya dia 33:02 selamat daripada hukuman neraka. Ee 33:04 daripada di di Indonesia di dunia bebas 33:08 tapi kemudian nanti neraka. Ah, di 33:10 akhirat seperti itu. Jadi kalau misalnya 33:12 kata Prabowo purba seperti begitu, 33:14 berarti Prabowo itu tidak apa namanya ee 33:18 mencintai orang-orangnya. Tapi saya ee 33:21 dengar cerita yang lain bahwa ee Prabowo 33:24 ini cuma gagah di podium. Tapi ketika 33:27 kemudian di kamar katanya nangis dia 33:30 nangis. 33:30 Dia nangis seperti anak kecil begitu. 33:33 Kenapa orang dekat dia seperti itu? Ee 33:36 kemudian apa namanya? Korupsi. Nah, jadi 33:39 ee apa namanya di ada berbeda mengatakan 33:43 begitu karena Prabowo itu satu sumber 33:46 yang saya terima itu menangis ketika 33:49 sudah di ditangkap oleh apa namanya 33:52 Jaksa Agung. Nah, artinya bahwa ee dia 33:55 ee biarkan seperti itu. Kalau dia tahu 33:58 kenapa dia tidak seperti itu, tapi 34:01 dibiarkan seperti itu, seperti demikian. 34:04 H 34:05 itu Mas. 34:06 Baikbaik, Bang. Terima kasih, Bang Dul, 34:08 atas dialognya di pagi hari ini, Bang 34:10 Dula. Semoga selalu sehat. 34:12 Baik, 34:12 insyaallah kita jumpa lagi pekan depan 34:14 ya. 34:14 Insyaallah. 34:15 Asalamualaikum. 34:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:18 wabarakatuh.