Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:41 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:43 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:44 akhwat rahimakumullah. Syukur 0:47 alhamdulillah atas karunia Allah, 0:49 hidayah, rahmat, dan taufiknya sehingga 0:52 kita bisa berada bersama-sama di acara 0:55 tausiah pagi Rasil untuk Islam yang 0:57 satu. Mudah-mudahan apa yang kita simak 1:01 hari ini membuat kita menjadi hamba 1:04 Allah yang semakin layak mendapatkan 1:06 rida dan ampunannya. Tidak lupa tentu 1:09 saja salam selawat kita lantunkan kepada 1:11 junjungan umat kekasih kita Muhammad 1:14 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:16 Mudah-mudahan kelak di saat-saat yang 1:19 sangat kita rindukan kita dipertemukan 1:22 dengan beliau ya di yaumil akhir. Dan 1:27 untuk pagi ini kita sapa Ustaz Abul 1:29 Hidayah Sairoji yang sudah siap. 1:31 Asalamualaikum warahmatullahi 1:32 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:34 warahmatullahi wabarakatuh. 1:36 Alhamdulillah sehat ya hari ini tidak 1:38 terjebak macet. I alhamdulillah. 1:41 Bicara soal doa nih, Ustaz. Ada doa-doa 1:44 yang orang bilang monumental. Keren 1:47 banget kalau itu jadi bahasan kita hari 1:48 ini, Ustaz. Insyaallah. Jadi doa yang 1:51 monument 1:52 doa Nabi Ibrahim alaihi salam. Doa Nabi 1:54 Ibrahim yang tentu saja akan kita kenang 1:57 sepanjang masa. Tapi sebelumnya saya 1:59 ingin sekali menyapa radio-radio yang 2:01 juga menyebarluaskan acara kita, radio 2:04 silaturahim bukan hanya di Jakarta 2:06 tetapi juga di Semarang, di Yogyakarta 2:09 dan juga di Bondowoso. Serta di 2:13 Banyuwangi suara Habibullah, di Sukabumi 2:16 ada Latane. Kemudian juga di Batam, 2:20 Seila FM, serta Madinah di Pontianak dan 2:25 Rasal di Palembang. Mudah-mudahan acara 2:28 ini benar-benar dapat membuka sekat hati 2:30 kita, memberi pemahaman baru. Baik, 2:33 Ustaz. Enggak sabar rasanya. Silakan. 2:35 Baik. 2:36 Alhamdulillah. Asalamualaikum 2:39 warahmatullah wabarakatuh. 2:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:42 wabarakatuh. 2:44 Bismillahi 2:47 alhamdulillah alladzi khalaqal mauta wal 2:50 hayata liyawuakum ayyukum ahsanu amala. 2:54 Ashadu alla ilahaillallah. Wahdahu la 2:57 syarikalah wa asyhadu anna muhammadan 3:00 abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah. 3:03 Allahumma sholli wasallim ala nabiyana 3:06 Muhammadin wa ala alihi wasohbihi wa 3:09 jundihi waman tabiahum biisanin ila 3:13 yaumil qiyamah. Masyaallahu kan wama lam 3:16 yasya lam yakun. La haula wala quwwata 3:20 illa billah. Amma 3:23 ba'du. Ayyuhal ikhwan rahimakumullah. 3:26 Saudara-saudaraku kaum muslimin di mana 3:28 pun Anda berada. Semoga rahmat dan kasih 3:32 sayangnya selalu tercurah pada antum 3:36 semuanya di mana pun berada. 3:38 Insyaallah pagi ini tentu saja kita 3:41 bersyukur pada Allah dengan mengucap 3:43 hamdalah. 3:46 Alhamdulillahiabbil alamin. Segala puji 3:48 bagi 3:49 Allah yang telah mencurahkan segala 3:52 kebajikan. 3:55 Ternyata pada kalimah ini mengingatkan 3:57 kepada kita bahwa yang kita miliki 4:00 sesungguhnya milik Allah. Karena segala 4:02 puji itu hanya milik Allah. Berarti kita 4:05 gak punya apa-apa. Dan memang benar kita 4:08 lahir ke dunia tidak punya tidak bawa 4:11 uang, tidak punya apa-apa. Selembar 4:15 benang pun tidak menempel pada tubuh 4:17 kita, telanjang bulat kita dalam keadaan 4:20 ololehok ya, 4:22 bodoh oon. gak ngerti 4:25 apa-apa. Tapi kemudian kalau hari ini 4:27 menjadi pintar, cerdas, hebat adalah 4:31 mutlak anugerah Allah. Jangan lupa pada 4:35 kalimat hamdalah ini mengingatkan pada 4:37 kita supaya kita tahu 4:39 diri. Jadi kehebatan kita hari ini 4:42 adalah karena anugerah Allah. 4:45 Dengan demikian kesadaran yang 4:47 diharapkan 4:48 melahirkan kesadaran bahwa dirinya 4:52 itu sebagai hamba-hamba 4:55 Allah. Lalu kesadaran itu membuahkan 4:58 satu keinsafan diri dan mereposisi diri 5:02 di hadapan sang pencipta sebagai makhluk 5:05 terhadap khaliqnya. 5:08 Sehingga tidak ada kata lain ketika 5:10 diperintah samina wa at sendiko dawuh 5:16 apapun yang 5:17 diperintah dan menjadikan atau 5:20 memposisikan dirinya untuk mengawulo 5:23 gusti mengabdikan dirinya sepenuhnya 5:26 kepada Allah subhanahu wa taala. Dan ini 5:29 yang kita ikrarkan tiap salat dengan doa 5:32 iftitah. 5:34 Artinya inna apa? Dalam salat kita 5:37 sering baca 5:40 innatiusuki wa mahyaya waamati 5:43 lillahiabbil alamin. Tetapi hendaknya 5:46 ucapan ini bukan hanya dalam doa 5:49 iftitah, tapi mestinya kita mampu 5:51 menterjemahkan dan mengaplikasikan dalam 5:54 kehidupan kita sehari-hari sebagai hamba 5:57 terhadap Tuhan yang menciptakan dirinya 6:00 insyaallah. 6:02 Ayyuhal ikhwan rahimakumullah. Kita 6:04 sebagai umat 6:06 nabi adalah banyak sekali nikmat yang 6:10 Allah berikan pada 6:12 kita. Walaupun kita ini umat yang lemah, 6:15 malas 6:17 ibadahnya ya, 6:21 kemudian banyak dosa, banyak 6:24 kesalahan, tapi oleh Allah Subhanahu wa 6:26 taala diberikan kemudahan-kemudahan. 6:29 Tidak serta-merta ketika kita melakukan 6:31 kejahatan, melakukan dosa langsung 6:34 diazab oleh Allah, tapi diberikan 6:36 kesempatan waktu untuk sadar diri dan 6:41 kemudian 6:42 bertobat. Amal yang sedikit tapi 6:44 pahalanya dilipat 6:46 gandakan. Dan banyak lagi nikmat-nikmat 6:49 lainnya. 6:51 Di antaranya adalah banyaknya 6:55 peristiwa, fenomena peristiwa yang 6:58 terjadi yang ternyata pada setiap 7:01 peristiwa itu, setiap fenomena itu 7:04 banyak sekali hikmah dan maidzatil 7:10 hasanah. Contoh di bulan Ramadan kita 7:13 diingatkan nuzulul Qur'an, turunnya 7:16 Al-Qur'an. 7:19 Dengan demikian kita ingat bahwa di 7:20 bulan Ramadan itu diturunkan Al-Qur'an 7:23 sebagai hudal linnas, petunjuk bagi 7:26 manusia. Bisa dibayangkan kalau dalam 7:29 hidup ini Allah tidak memberikan 7:33 petunjuk. Kita yakin manusia nalurinya 7:36 percaya ada Tuhan, ada kekuatan di luar 7:39 dirinya. Yang orang lain menyebut Tuhan 7:41 tapi siapa Tuhan 7:43 kita? Maka Allah turunkan itu Al-Qur'an. 7:46 Qul 7:47 huwallahu ahad. Katakan 7:50 dia adalah Allah Tuhan yang 7:54 esa. Jadi jelas 7:56 sekali, jelas sekali diberikan 7:59 bimbingan, petunjuk, dibentangkan peta 8:02 kehidupan dan 8:04 diinformasikan 8:06 al-ikhbaru. Diberikan 8:08 khabar dari yang telah lewat. 8:14 Peristiwa Nabi 8:16 Ibrahim, Nabi Nuh, Nabi Adam semuanya 8:20 itu 8:22 lengkap. Padahal Nabi tidak pernah 8:25 belajar, tidak pernah berhubungan ke 8:28 mana-mana, kepada siapa. Beliau tidak 8:31 sekolah, tidak bisa membaca. 8:34 itu membuktikan bahwa informasi yang 8:37 diterima oleh Rasulullah kemudian 8:38 disampaikan kepada kita dalam bentuk 8:41 ayat-ayat itu adalah wahyu ilahi dan 8:45 sekaligus membuktikan kebenaran wahyu 8:48 Allah tadi menginformasikan berbagai 8:52 peristiwa masa lalu. Bagaimana akibat 8:54 orang-orang durjana, orang durhaka, 8:57 orang banyak dosa dan 8:59 sebagainya. Dan hari ini pun dipetakan 9:01 kehidupan dengan jelas. 9:04 Seolah-olah kita bisa membaca peta bukan 9:06 peta 9:08 buta. Jalan ke mana ada tanjakan, ada 9:11 jalan menurun, ada jalan kemuliaan, 9:15 jalan kasih sayang, jalan keutamaan yang 9:17 bisa membawa kemuliaan. Mengangkat 9:19 derajat manusia jelas di sana terang 9:22 sekali ada 9:24 petunjuk-petunjuknya, ada 9:27 rambu-rambunya. Di sisi lain juga ada 9:30 jalan-jalan yang dibentangkan, 9:31 jalan-jalan yang sesat. 9:34 jalan ke neraka, jalan kejahiliahan, 9:38 jalan kemusyrikan. Hanya saja di sana 9:41 diberikan perbonden, dilarang masuk, 9:44 dilarang jalan ini. Karena jalan itu 9:47 berujung dengan nastaa, penderitaan yang 9:50 berkepanjangan. Maka oleh Allah diperbod 9:53 dan 9:54 dilarang. Hanya saja kenapa anehnya 9:57 banyak sekali jalan-jalan yang 9:58 diperboden dilewati juga oleh banyak 10:01 orang. 10:04 Ini artinya apa? Dan enggan melewati 10:07 jalan 10:08 kemuliaan, jalan ke surga, jalan kasih 10:12 sayang, jalan ampunan dari 10:14 Allah, rasanya 10:16 berat. Nah, di sinilah hanya dengan iman 10:20 kita akan bisa melihat, bisa membedakan 10:22 mana jalan yang harus ditempuh dan mana 10:24 jalan yang harus kita hindari. 10:26 Dan memang kata baginda Nabi, "Hujibatil 10:28 jannah fil makari w hujibatin narar 10:32 fyahawat." Jalan ke surga itu 10:34 dibayang-bayang oleh 10:36 kesulitan-kesulitan. Mesti begitu kita 10:38 mau kepengin berbuat baik, dihadang oleh 10:40 setan dengan berbagai macam 10:42 bayangan-bayangan buruk. Nanti gimana? 10:44 Nanti bagaimana? Nanti bagaimana? Nanti 10:47 bagaimana? Nanti bagaimana? Padahal 10:49 belum tentu 10:50 terjadi. Akhirnya banyak yang urung. 10:54 Tapi kalau 10:56 jalan ke neraka itu dihiasi dengan 10:59 syahwat. Lampu-lampu diskotik ya indah 11:02 kelihatannya bunga-bunga walaupun bunga 11:04 palsu. Jalannya kelihatan mulus. 11:08 Kalau apa jalan ini cocok dengan selera 11:11 nafsu tapi dengan iman gak 11:14 cocok. Makanya banyak sekali jalan itu 11:18 adalah jalan yang ditempuh oleh banyak 11:20 orang. 11:23 Saya pernah ceramah di satu masjid di 11:25 Bogor. Saya lupa nama 11:27 masjidnya. Yang di dekat masjid itu ada 11:30 sebuah lapangan 11:32 bola. Sekitar 200 m menuju ke tempat 11:36 itu. Jalan saya lihat berbondong-bondong 11:38 orang ramai 11:40 berjalan. Saya berpikir positif. Waduh 11:43 hebat orang Bogor ini rupanya sudah ada 11:46 perubahan bagus sekali. Dia suka 11:49 mendengar ceramah. 11:51 Tapi apa yang terjadi? Kira-kira 100 m, 11:55 50 m dari masjid tempat saya berceramah, 11:59 ada jalan 12:00 bercabang. Yang ke kanan ke masjid, yang 12:02 ke kiri ke lapangan. Kebanyakan 90 12:07 sekian persen itu belok ke kiri ke 12:10 lapangan. Sedikit sekali yang ke masjid. 12:14 Ternyata di lapangan itu ada yang lebih 12:17 menarik yaitu pertunjukan inul dara eh 12:23 daratista ya benar ya ngomongnya ya. Itu 12:26 waktu lagi populer-populernya dengan 12:28 goyang ngebornya. Jadi sedikit yang ikut 12:31 taklim di masjid banyak di lapangan. 12:34 Nah, inilah kalau parameter kacamata 12:37 kita melihat kehidupan didasarkan pada 12:39 selera, maka yang akan ditempuh adalah 12:42 jalan-jalan justru yang diperboden oleh 12:44 Allah. Dirasakan nikmat. Orang berjudi 12:48 semalam suntuk betah dia enggak ngantuk. 12:51 Coba dengerin khotbah sebentar aja sudah 12:53 ngantuk 12:54 kita. Ah inilah antara lain jadi 12:56 hujibatil jannah bil makari wujibatinar 13:00 bisyahwat. Nauzubillah minzalik. 13:04 Kemudian 13:06 peristiwa-peristiwa lainnya di bulan 13:08 Zulhijah ini banyak sekali penuh dengan 13:12 hikmah mauidatil 13:15 hasanah khususnya yang berangkat haji 13:18 ataupun kalau tidak kita pun bisa 13:20 mendapatkan mauidah 13:22 itu. pertama coba kita lihat kita 13:26 diingatkan oleh satu peristiwa 13:28 perjalanan Nabi Ibrahim Alaih 13:31 Salam yang beliau seorang nabi yang 13:34 sungguh perjuangannya berat maka beliau 13:36 termasuk ul 13:38 azmi. Lima di antara para nabi yang 13:40 masuk ul azmi karena perjuangannya amat 13:43 berat. Pertama beliau diutus sebagai 13:45 seorang nabi yang dihadapi adalah 13:48 bapaknya sendiri yang justru pembuat 13:50 patung. Padahal Nabi Ibrahim apa? Tugas 13:54 utamanya memerintah manusia menyembah 13:56 pada Allah. Jangan menyembah patung, 13:59 jangan menyembah 14:00 berala. Kemudian masyarakatnya juga 14:03 demikian. Raja yang kafir itu namanya 14:05 Namrud. Raja di raja punya kekuasaan dan 14:09 bala tentara yang kuat. 14:11 Sehingga kisah cerita karena Nabi 14:14 Ibrahim ingin berikan pelajaran patung 14:16 yang kecil di kampaknya kemudian yang 14:18 besar dibiarkan, kampak dikalungkan di 14:21 leher patung yang besar terjadilah 14:24 dialog. Siapa yang ini? Kamu Ibrahim 14:28 tanya saja sama yang paling besar tuh 14:30 yang kalung berkalung kampak. Bagaimana 14:34 saudara mau saya harus bertanya kepada 14:36 patung yang gak bisa ngomong? 14:39 Nah, kalau gak bisa ngomong kenapa kamu 14:40 sembah? Sebenarnya Ibrahim hanya bermain 14:43 logika untuk supaya orang menjadi 14:46 sadar. Nah, ternyata akhirnya Nabi 14:50 Ibrahim ditangkap dan dibakar 14:52 hidup-hidup. Nabi yang dibakar 14:54 hidup-hidup ya Nabi Ibrahim. Beliau 14:57 tinggal di Baghdad, kota 15:00 Hur, utara apa selatan kalau enggak 15:03 salah sebelah selatan kota Baghdad. 15:06 Kemudian beliau ditugaskan untuk 15:08 berdakwah sampai ke lewat Gaza sampai 15:11 Palestina di kota Alkalil yang dikenal 15:14 sekarang oleh ee dikenal sebagai Hebron. 15:19 Masjidnya Masjid 15:21 Hebron padahal namanya Alkalil. yaitu di 15:25 mana Nabi Ibrahim dimakamkan di sana 15:28 bersama Ibu Sarah, Nabi Ishak dan 15:31 istrinya juga Nabi Yakub itu ada di sana 15:34 di masjid namanya Masjid Ibron yang 15:36 sekarang dikuasai dikungkungi oleh 15:39 Zionis Israel Yahudi. Siapapun yang akan 15:43 ke sana harus melewati beapa 15:44 pemeriksaan. 15:47 Pemeriksaannya begitu ketat. Sepatu, 15:49 tali pinggang, semua dibuka. Apalagi 15:52 kalau ada yang bunyi detektornya. Ee itu 15:56 mungkin bisa berjam-jam itu 15:59 diperiksa. Dari sana beliau ditugaskan 16:02 lagi ke 16:03 Mesir. 16:05 Tugas berapa jauh antara Palestina 16:08 sampai ke Mesir. Kemudian dari Mesir 16:10 kembali Palestina. 16:12 Dalam usia yang sudah 99 16:15 tahun baru dikurniaai oleh Allah seorang 16:18 anak yang bernama Ismail dari istri yang 16:22 kedua yaitu Siti Siti 16:25 Hajar. Bisa dibayangkan seorang bapak 16:28 yang penuh kelembutan dan kasih sayang 16:32 mendapatkan anak di usia yang sudah 16:34 senja. Betapa gembiranya, syukurnya 16:37 kepada Allah. Tapi 16:40 dikala sedang 16:43 senang-senangnya Allah menguji Ibrahim 16:45 lagi diperintahkan untuk berjalan menuju 16:48 ke satu tempat justru membawa anak dan 16:51 istrinya bayi Ismail yang masih merah 16:54 itu. Ke mana rupanya? Beliau sendiri gak 16:57 tahu ke mana sebenarnya. Tapi intinya 17:01 adalah disuruh mereka pergi ke suatu 17:03 lembah yang namanya namanya lembah baka. 17:07 Sekarang disebutnya Makkah. Makkah 17:10 jangan digambarkan hari ini. Tapi Makkah 17:13 pada saat itu adalah sebuah lembah yang 17:15 tandus, kurus, kering, kerontang, tidak 17:20 ada tanaman, tidak ada air, dan tidak 17:23 ada 17:24 penduduknya. Hanya ada Ka'bah yang telah 17:28 usang. Bisa dibayangkan dari Palestina 17:31 berjalan menuju ke sana di mana 17:33 kendaraan tidak ada. Entah dengan apa 17:36 tidak diceritakan Nabi Ibrahim membawa 17:38 istri dan anaknya yang masih bayi itu 17:41 dalam perjalanan yang berapa lama, 17:42 berapa mil, bekal yang bisa dibawa juga 17:45 berapa? Sangat amat 17:48 terbatas. Tapi singkat cerita sampailah 17:51 di lembah 17:53 itu. Di lembah yang tidak ada orang, 17:56 tidak ada tanaman, tidak ada air, tidak 18:00 ada siapa-siapa. Seram. 18:03 Justru setelah 18:05 sampai beberapa hari kemudian Nabi 18:08 Ibrahim diperintah, "Tinggalkan istri 18:10 dan anakmu di sini." 18:14 Coba. Ya Allah, di situlah Nabi Ibrahim 18:17 teruji betul. Bagaimana harus 18:20 meninggalkan anak dan istri di tempat 18:23 itu? Kalau di kali manggis saja 18:25 ditinggalkan aja enggak apa-apa. 18:28 Jalan kaki kanan kiri ada bakul, ada 18:31 tukaan cendol, ada es, ada minuman, ada 18:34 air segala 18:36 macam. Ada daun-daun. Kalau lewat kamp 18:40 sawah juga hutan itu ada berbagai macam 18:43 tanaman. Tapi di 18:45 sana, di sinilah kemudian Ibrahim teruji 18:48 walaupun dia sudah punya gelar alkalil, 18:51 Khalilullah artinya orang yang dicintai 18:55 oleh Allah Subhanahu wa taala. Tapi 18:57 ketika diuji dengan seperti ini bukan 19:00 main-main. Anak itu kegantilaning 19:02 hati, permata 19:05 jiwa. Jadi berat 19:08 sekali. Sehingga Nabi Ibrahim hanya 19:10 diam, kelu lidahnya gak bisa 19:13 ngomong, diam saja. Nah, di sinilah 19:18 fungsi istri pejuang, istri Nabi Ibrahim 19:22 Alaih Salam yang bernama Siti Hajar. Dia 19:26 tanggap dengan isyarat itu. Orang Jawa 19:30 bilang tanggap ing sasmito ngerti 19:32 gregeting sambet. Jadi enggak usah 19:35 diterjemahkan dia sudah ngerti. Rupanya 19:38 Ibrahim sedang berpikir keras. Ada 19:40 sesuatu yang bergelayut di hatinya dan 19:44 diajak ngomong pun diam saja. Ini tentu 19:46 ada sesuatu. Nah, tanggap seperti ini 19:49 perlu bagi seorang 19:52 istri ingin meringankan kalau itu beban, 19:56 ingin memberikan pencerahan kalau itu 19:57 sebuah kegelapan berpikir. Lalu 20:00 bertanyalah Siti 20:02 Hajar, "Ya Ibrahim, apa gerangan yang 20:05 kau 20:08 pikirkan? Ada apa 20:10 sebenarnya? Katakan padaku." Ibrahim 20:14 hanya diam saja. 20:16 berat mau ngomong lidahnya 20:18 keluak bisa mengutarakan bagaimana 20:20 mungkin saya ngomong sama istri saya 20:23 bahwa anak dan kamu mau saya tinggalkan 20:25 di sini atas perintah Allah walaupun itu 20:28 perintah Allah sehingga Nabi Ibrahim 20:30 hanya diam 20:32 saja ya 20:34 Ibrahim apakah engkau diperintah Allah 20:36 suruh meninggalkan kami di tempat ini 20:39 dalam melaksanakan tugas kenabianmu 20:41 untuk menyampaikan amar makruf nahi 20:43 mungkar mengajari manus manusia untuk 20:45 menyembah Allah dan meninggalkan berhala 20:47 dan 20:49 kejahatan. Barulah Nabi Ibrahim 20:51 menganggukkan 20:53 kepalanya. 20:55 Benar. Kalau begitu wahai Ibrahim 20:59 berangkatlah. Ini kalimat yang mungkin 21:02 sejuta orang juga belum tentu ada atau 21:06 mungkin hanya satu-satunya mau ditinggal 21:09 begitu suruh pergi malahan. Pergilah 21:10 engkau Ibrahim. 21:12 Karena saya yakin jika Allah yang 21:14 menyuruhmu, pasti Allah yang akan 21:17 menjamin kami di tempat ini. Itu ngomong 21:20 begitu. Kalau di kanan kirinya banyak 21:21 tanaman, ada air, ada kehidupan, gak 21:25 masalah. Tapi ini di tempat yang kering, 21:27 kerontang seperti itu dengan keyakinan 21:29 yang bulat. Inilah kehebatan Siti Hajar 21:32 yang tidak ada 21:35 duanya. Masyaallah, luar biasa. 21:39 Para ibu, para wanita nih perhatikan. 21:42 Jadi tanggap terhadap bagaimana suami 21:45 kemudian dia ngerti dengan problem dan 21:47 masalah dan dia selalu berkeyakinan 21:50 kepada Allah, bersandar kepada Allah 21:52 bukan bersandar pada 21:54 manusia. Enak diceritakan tapi belum 21:57 tentu kita bisa melaksanakan. Enggak 21:59 usah jauh-jauh di padang pasir 22:01 ditinggalkan yang ada apa-apa. Bawa ke 22:03 tanah Abang sampai di Tanah Abang 22:05 ditinggal enggak punya uang. Enggak 22:08 dikasih uang, enggak ngasih apa-apa, 22:10 tinggal aja coba. Kalau enggak 22:11 muring-muring sampai rumah minta pisah. 22:14 Kurang ajar laki-laki macam apa kau? Aku 22:17 ditinggal sendiri enggak dikasih uang 22:20 lagi. Coba. Tapi Siti Hajar justru 22:24 mengatakan, "Pergilah engkau Ibrahim 22:26 kalau memang itu perintah Allah. Dan 22:28 saya yakin enggak usah khawatir tentang 22:30 kami. Karena jika Allah yang menyuruhmu 22:33 memerintahkannya, pasti Allah yang akan 22:35 menjamin. Itu dalam kondisi yang memang 22:38 bertentangan dengan 22:41 keadaan. Itu hebatnya Siti Hajar. Allahu 22:44 Akbar. Jadi memang suami istri itu sudah 22:47 dijodohkan oleh Allah. Memang seperti 22:50 itu Ibrahim yang berat 22:52 tugasnya diberikan seorang istri yang 22:55 luar biasa tabah dan sabar. serta 22:57 tanggap dan 23:00 cerdas. Pergilah baru Ibrahim Alaih 23:02 Salam meninggalkan mereka di tempat 23:04 itu. Bayangkan di lembah yang sunyi. 23:08 Kalau dalam lagu enak, lembah yang sunyi 23:11 dilakukan dengan apa gitu. Tapi kalau 23:14 ini masyaallah panas yang tandus enggak 23:16 ada rumah, enggak ada apa. Ya Allah, 23:19 bekal yang dibawa itu berapa lagi? 23:21 Karena kendaraannya juga kendaraan apa? 23:24 Akhirnya habislah bekal itu. Minumannya 23:28 juga makin habis. Air susu ibundanya 23:32 Siti Hajar habis kering. Menangislah 23:35 Siti si Ismail yang bayi itu dengan 23:39 sekeras-kerasnya. Tapi lama-lama 23:41 kemudian menjadi lemah karena kehabisan 23:42 tenaga untuk menangis. Di situlah 23:45 perjuangan Siti Hajar dengan keyakinan 23:47 yang kuat. Naiklah ke Bukit Safa, turun 23:50 lagi naik ke Bukit Marwah. Kemudian naik 23:53 turun berkali-kali mencari apa? 23:55 Barangkali ada orang yang lewat, 23:59 barangkali ada mata air yang bisa 24:00 dijadikan tempat minum. Barangkali ada 24:03 apa-apa yang bisa dijadikan untuk 24:06 menyambung kehidupannya. Itulah kemudian 24:08 dikenal dengan sai, para orang-orang 24:11 umrah dan orang pergi haji. Jadi luar 24:14 biasa ini perjuangan seorang wanita yang 24:16 namanya Siti Hajar 24:19 itu. Akhirnya dengan kasih sayang Allah 24:22 benar apa yang dikatakan Siti Hajar. 24:24 Pasti Allah akan memberikan jaminan 24:28 kalau Allah memerintahkan 24:30 dari kaki Siti ee Ismail itulah ketika 24:34 kelojotan, kelaparan apa kehausan. Maka 24:37 keluarlah air yang namanya zamzam. 24:41 Zamzam artinya muncrat gitu ya. Air 24:44 zamzam itu. Masyaallah. Di situlah hidup 24:47 dengan air zamzam. Karena air zamzam itu 24:50 juga termasuk mukjizat. Itu tergantung 24:53 niat yang minum. Kalau niatnya untuk 24:56 supaya perutnya kenyang, kenyang dia. 24:58 Kalau diatkan untuk berobat maka dia 25:01 akan sembuh dari penyakitnya. dengan air 25:04 zam-zam itulah sumber merupakan awal 25:06 sebuah kehidupan. Akhirnya banyak air di 25:09 sana. Burung-burung berterbangan ingin 25:11 minum juga. Kemudian berkumpul seorang 25:15 musafir yang ingin mencari air mata air 25:19 itu lihat ke langit. Kalau banyak 25:20 burung-burung di atas berterbangan, itu 25:22 berarti di situ ada air. Maka di situlah 25:24 menjadi orang bersinggah menjadi sebuah 25:28 penetap sana satu, dua orang, tiga orang 25:30 dan sebagainya menjadi ramai. Jadilah 25:32 sebagai kehidupan. Dan yang dimaksud 25:35 dengan doa monumental di sini adalah 25:37 ketika dalam satu riwayat Nabi Ibrahim 25:40 meninggalkan mereka, maka Nabi Ibrahim 25:43 hanya berpasrah kepada 25:45 Allah. Doa yang menental yang diabadikan 25:48 dan dikenang sepanjang masa sampai hari 25:51 ini. Dan terbukti kebenaran mukjizat 25:53 Al-Qur'an itu adalah yang disebut dalam 25:56 surat Ibrahim ayat 37. 25:59 Allah berfirman, 26:02 azubillahiminasyaitanirrajim. 26:04 Rabbana inni askantum min 26:07 dzurriyati biwadin giri dzi zarin ina 26:12 baitikal 26:14 muharram. Rbana 26:17 liuqimusata faj'al afidatam minanasi 26:21 tahwi ilaihim warzuqhum 26:25 minsamarati la'allahum yaskurun. 26:28 Ini doa yang enggak masuk 26:30 akal. Tapi justru terbukti sampai hari 26:33 ini membuktikan kebenaran Nabi Ibrahim 26:36 Alaih Salam. Benar Al-Qur'an yang 26:39 menginformasikan tentang peristiwa itu 26:41 dan sekaligus menunjukkan adalah 26:43 mukjizat kekuasaan dari Allah. Apa 26:46 artinya? Rabbana wahai Rabb pencipta 26:49 pemelihara alam semesta yang mengatur 26:52 rezeki, yang memelihara manusia. Jadi 26:54 kalimat Rabb itu lengkap sekali 26:56 maknanya. Kalau kita berdoa dengan 26:58 kalimat Rabb, berarti kita menyebut zat 27:01 yang maha pencipta, yang maha memberi, 27:04 yang memelihara, yang menghidupkan, yang 27:07 mengatur dan 27:10 seterusnya. Ini sesungguhnya aku askantu 27:13 aku 27:14 tinggalkan minzurriyati sebagian dari 27:18 keturunanku yaitu Ismail maksudnya. He 27:21 biwadin di sebelah 27:24 lembah giri zarin yang tidak ada tanam 27:27 tumbuh kering dan tandus. Indda baitikal 27:31 muharram di sisi rumahmu yang dimuliakan 27:35 yaitu baitullah. Berarti baitullah sudah 27:39 ada sebelum Nabi Ibrahim sudah ada 27:42 Baitullah. Bahkan konon sebelum Nabi 27:44 Adam Alaih Salam. Wallahuam. 27:48 Tapi Baitullah yang sudah usang, Ka'bah 27:51 yang sudah usang dalam 27:53 arti sudah dalam keadaan yang tidak 27:58 utuh. Rbana liuqimus 28:01 shata. Untuk apa mereka ditinggalkan? 28:04 Agar mereka salat di tempat 28:06 itu. Kenapa sih mesti salat aja di 28:10 tempat itu? Kenapa enggak di Palestina 28:12 sana? Kenapa enggak di tempat lain? di 28:14 Mesir atau tempat-tempat lain yang tidak 28:16 sunyi seperti itu. Tapi kenapa justru 28:20 ditinggalkan di situ? Agar tempat itu 28:22 menjadi tempat 28:24 salat. Dan ternyata benar doa Nabi Allah 28:28 dikabulkan. Justru salat bersama umat 28:32 sejagat adalah orang di mengunjungi 28:36 Ka'bah. Seper seperti orang pergi haji, 28:39 umrah itu bisa salat bersama umat 28:41 sejagat. 28:43 warna kulit yang berbeda, bahasa yang 28:45 berbeda, budaya dan adat kebiasaannya 28:47 berbeda. Tapi begitu sampai sana 28:49 semuanya salat dengan irama yang sama, 28:52 gerakan yang sama, tasbihnya sama, 28:54 takbirnya 28:56 sama, mereka bersaudara, rukuk 28:58 bersama-sama indah. 29:01 Masyaallah berarti benar doa Nabi 29:04 Ibrahim. Rbana 29:06 liuqimusata faj'al afidatan minanas. Dan 29:11 jadikanlah ya Allah sebagian hati-hati 29:13 mereka 29:17 manusia. Faja'al afidata minanas tahwi 29:21 ilaihim. Cenderung tertarik kepada 29:24 mereka di sana. Nah sekarang kan orang 29:27 ingin pergi ke 29:29 Makkah. Orang mau pergi haji tentunya 29:31 apa yang dilihat di sana kan cuma batu 29:34 ee padang pasir, kemudian iklimnya panas 29:38 ekstrem. Kalau dingin-dingin kelewatan, 29:41 masyaallah debu yang berterbangan. Tapi 29:44 kenapa justru manusia cenderung 29:45 tertarik? Sebagian manusia cenderung ke 29:47 sana. Yaitu umat Islam khususnya sampai 29:51 puluhan tahun antri nunggu pengin pergi 29:54 ke sana. Bahkannya sudah pergi ke sana 29:56 pun pengin lagi pergi ke sana. Begitu 29:57 selanjutnya. Ada apa? Dan ternyata 30:00 benar. Benarlah Nabi Ibrahim. Doa Nabi 30:02 Ibrahim. orang tertarik untuk pergi ke 30:05 sana kapanp walaupun mahal puluhan juta 30:09 mereka berikan dia tinggalkan istri dia 30:11 tinggalkan keluarga dia tinggalkan harta 30:14 dia tinggalkan sanak famili anak cucunya 30:18 untuk hanya ingin pergi ke sana 30:20 menunaikan ibadah haji atau umrah itu 30:23 benar doa Nabi Ibrahim luar biasa. Nah, 30:26 kemudian yang terakhir lagi yang gak 30:27 masuk akal adalah warzuqhum minasamarati 30:30 laahum yaskurun. Berikan mereka ya Allah 30:33 rezeki dari buah-buahan. Buah mana? 30:36 Orang rumput aja 30:38 susah. Boro-boro 30:40 buah. Rumput aja susah 30:43 hidup. Tapi Nabi Ibrahim berdoanya, 30:46 "Berikanlah ya Allah mereka rezeki dari 30:48 buah-buahan." Dan ternyata doa ini 30:52 sampai hari ini manuental dapat 30:54 dibuktikan. Justru kumpulnya buah-buah 30:57 peranikaan buah dari segala penjuru 31:00 negeri adalah ada di Makkah di waktu 31:02 musim haji ya khususnya dan di 31:05 musim-musim yang lain. Kalau kita naik 31:07 pesawat ketika mau landing kalau siang 31:10 hari kita lihat pemandangan yang aduh 31:14 rasanya pemandangan yang kurang panas ya 31:18 debu pasir sepanjang mata memandang 31:21 tandus dan kering. Tapi begitu turun di 31:25 berbagai macam tempat, beraneka macam 31:28 buah-buah ada kumpul di sana. Ada 31:31 semangka yang besarnya sebesar bayi, 31:33 sebesar bantar guling. Kemudian ada 31:36 anggur yang bagus-bagus, kurma sudah 31:40 jelas, buah segala macam 31:43 buah apalagi daging dan lain-lain. Jadi 31:47 ini doa monumental, doa yang diijabah 31:52 oleh Allah. 31:53 Dan sekaligus berita ini adalah berita 31:55 yang diinformasikan dari Al-Qur'an yang 31:57 membuktikan 32:00 kebenarannya. Jadi satu di tempat itu 32:04 menjadikan salat umat 32:06 sejagat ya beraneka macam warna kulit 32:09 dan bahasa, adat dan kebiasaan menjadi 32:12 satu. Sujud semuanya kepada Allah. 32:15 meletakkan bagian anggota yang terhormat 32:18 kepala, wajah ini di tempat kaki. Di 32:20 mana kaki 32:22 menginjakkannya, tempat menginjakkan 32:24 kaki di situ semua sama, takbirnya sama. 32:28 Ini gambaran persaatan bahwa umat-umat 32:29 itu semua manusia itu sama. 32:32 Jadi jangan merasa hebat yang kulit 32:35 putih dari kulit hitam atau sebaliknya 32:38 karena ini turunannya ningrat dan rakyat 32:40 jelata ini mengingatkan bahwa semua 32:43 manusia di hadapan Allah Subhanahu wa 32:45 taala. Dan yang 32:48 kedua mereka diberikan apa kecenderungan 32:51 ke sana dan ini terbukti sampai hari ini 32:53 sampai mengantri puluhan tahun ya. 32:56 Padahal hanya mau datang ke sana. Biaya 32:58 juga tidak sedikit, tidak mudah. Saya 33:03 pernah pada tahun 33:05 92 saya pergi haji di kala panas sampai 33:09 92 derajat sampai eh 50 derajat tahun 92 33:15 bahkan 54 pernah panasnya luar 33:20 biasa. Saya naik ke atas ke lantai 33:23 masjid lantai tig saya lihat ke bawah 33:26 bagaimana orang tawaf 33:28 itu tawaf itu manusia yang berjubel 33:31 bagai air bah dari berbagai penjuru 33:35 berputar-berputar itu tiada kunjung 33:38 habisnya padahal yang namanya tawaf itu 33:40 kan tujuh putaran keluar tujuh putaran 33:43 keluar tapi pada saat itu tidak 33:45 seolah-olah tidak seperti air b tidak 33:46 pernah berhenti. Masyaallah. Padahal 33:49 saya pikir yang datang ke situ tidak 33:52 mudah ya. Kalau bagi orang kaya mungkin 33:54 mudah ya karena duitnya banyak. Tapi ada 33:56 orang-orang yang rela mengumpul menabung 33:59 umur hidupnya sampai 50 tahun barusah 34:02 pergi haji. Ada yang masyaallah dari 34:04 pelosok penjuru negeri semua tertarik ke 34:07 sana. Itu seperti airbah. Tidak hanya 34:08 waktu siang. Siang, malam, pagi, sore 34:11 sama 34:13 semuanya. Saya ingin mencium hajar 34:15 aswad. 34:17 Saya lihat mesti berjubel di situ. Dan 34:20 ada orang-orang yang kadang-kadang 34:21 mungkin pemahaman agamanya kurang 34:25 sehingga dia memaksa harus mencium Hajar 34:28 Aswad dengan cara apapun. Yang penting 34:31 sikut sana, dorong 34:33 sana. 34:34 Akhirnya syariatnya itu sunah tapi 34:37 caranya haram. Karena ngikut orang, 34:40 karena dorong orang itu kan enggak 34:42 boleh. 34:44 Jadi akhirnya saya ndak ikut-ikutan 34:46 seperti 34:48 itu. Saya mengancam nanti aja waktu 34:51 siang hari bolong ketika panas sedang 34:54 puncak-puncaknya panas saya akan tawaf 34:57 sendirian akan mencium Hajar Aswad. Tapi 35:00 apa yang terjadi? Jam .00 jam . jam 3. 35:03 Lagi panas-panasnya seperti itu justru 35:05 tetap ramai dan tidak bedanya dengan 35:08 waktu pagi. Saya mengancam lagi. Saya 35:11 enggak dapat siangnya. Saya nanti malam 35:13 jam 3.00 sendirian. Saya mau tawaf, mau 35:15 cium hajar aswad. Malam pun sama. 35:18 Ternyata pagi, sore, siang, malam 35:21 begaikan air bah. Mereka berputar tawaf 35:24 mengelilingi 35:25 Ka'bah. Inilah kebesaran dan keagungan 35:28 Allah. Bagaimana kecenderungan hati 35:30 manusia untuk tertarik kepada mereka di 35:32 sana. Insyaallah. Dan ini doa monumental 35:35 yang menjadi bukti bahwa Al-Qur'an dalam 35:38 mukjizat. Bahwa doa Nabi Ibrahim Alaih 35:41 Salam adalah doa yang diijabah. Dan 35:44 sekaligus membuktikan bahwa Ibrahim 35:46 adalah nabi yang berpernah tinggal dan 35:50 mukim beberapa kali di 35:52 Makkah menurunkan keturunannya Ismail 35:55 alaihi salam. Yang dari Ismail itulah 35:57 lahirnya Rasulullah sallallahu alaihi 36:01 wasallam. Wallahuam. Mudah-mudahan ada 36:04 manfaatnya. Asalamualaikum 36:05 warahmatullahi wabarakatuh. 36:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:10 wabarakatuh. Selalu ya ikhwan akhwat 36:12 kisah tentang Idul Adha yang segera akan 36:19 kita lewati beberapa saat 36:22 lagi. Dan kalau doa yang monumental tadi 36:26 tidak kita optimalkan di dalam 36:28 perjalanan hidup kita, rasanya sayang. 36:31 Ya, saya ingin 36:33 sekali menunggu untuk yang mau telepon 36:36 ke 36:40 0811999720. Tapi terima kasih untuk yang 36:43 sudah kirim ee WA-nya yang ke 36:49 0811999720. Kalau ingin telepon langsung 36:52 bisa ke 845 151 ya. Sekali lagi terima 36:56 kasih untuk yang sudah kirim dan kita 36:58 jedah sejenak. Kami tunggu 37:00 pertanyaan-pertanyaan Anda. ya 37:03 [Musik] 37:35 [Musik] 37:41 ghaibi 37:43 wasyahadah 37:46 fayunabbiukum bimaa 37:49 kuntum ta'malun 37:53 [Musik] 38:06 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 38:09 perhatian Allah dan 38:11 Rasul-Nya. Jika perhatian dari atasan, 38:14 pejabat, dan orang-orang yang berkuasa 38:17 saja sudah bisa membuat kita kegirangan. 38:20 Bagaimana jika perhatian itu datang dan 38:23 pencipta alam semesta beserta ciptaan 38:27 yang paling indah yaitu baginda Nabi. 38:31 Apalagi yang kita cari di dunia selain 38:34 dua hal 38:40 tersebut? Perhatian tadi bisa didapat 38:43 hanya jika kita beramal saleh apapun 38:46 bentuknya. bisa dengan tenaga, harta, 38:50 pemikiran, dan lain 38:52 sebagainya. Namun amalan yang paling 38:55 menyenangkan baginda Nabi adalah 38:58 memperjuangkan ajarannya, meneruskan 39:01 perjuangan beliau, berdakwah di jalan. 39:05 [Musik] 39:09 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 39:11 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 39:15 bersama-sama berjuang bersama Radio 39:17 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 39:20 rekening berikut. 39:23 [Musik] 39:50 Terima kasih. Masih bersama Rasil untuk 39:52 Islam yang satu di acara tausiah pagi 39:55 bersama Ustaz Abul Hidayah Saioji yang 39:58 tengah membahas soal doa yang tidak 40:00 masuk akal tapi luar biasa emm terkait 40:04 dengan Idul Adha ya. Ustaz, kita boleh 40:08 langsung ke pertanyaan dari hamba Allah. 40:11 Luar biasa nih pengorbanannya dan 40:13 percayanya pada Allah. Tetapi kami sedih 40:15 pada tahun ini sama sekali tidak bisa 40:18 berkurban. Ustaz, amal apa yang harus 40:21 diupayakan terkait dengan ketidakmampuan 40:24 tahun ini? Terima kasih. Iya. Ayo alik 40:28 ikhwah rahimakumullah. Allah maha 40:30 pemurah, Allah maha 40:32 pengasih. Untuk bisa meraih takwa, 40:35 meraih pahala tidak tergantung pada satu 40:39 jenis 40:41 amalan. Seperti yang pernah datang 40:43 kepada Rasulullah, orang-orang duafa 40:45 karena iri melihat orang kaya, banyak 40:47 amalnya. 40:49 Lalu Rasulullah 40:50 memberikan 40:52 memberikan nasihat pada mereka orang tua 40:54 apa tadi? Agar perbanyak baca 40:58 tasbih, banyak zikir dan sebagainya. 41:03 Jadi zikir itu sendiri apakah itu 41:05 tahlil, apakah itu tasbih, apakah itu 41:08 tahmid, apakah itu 41:10 istigfar, itu insyaallah bisa 41:14 mengimbangi ee sedekah orang-orang kaya 41:19 karena ketiadaan dari orang-orang 41:22 miskin. Banyak hal 41:25 sebenarnya yang bisa dilakukan oleh 41:27 kita. Kalau kita hari ini gak bisa 41:29 berkorban loh banyak amal-amal lain. 41:32 Misalnya anjuran sejak tanggal 1 supaya 41:35 banyak beramal. Apakah puasa, baca 41:38 Quran, ya kemudian berbuat baik, 41:42 silaturahim, menolong orang yang bisa 41:44 kita lakukan. Itu juga sama anjuran 41:47 berbuat baik. Kalau tidak mampu, ya kita 41:50 niat sudah punya niat bahwa niat kita, 41:53 keinginan kita ingin berkorban tapi apa 41:55 daya kemampuan terbatas. itu pun 41:57 insyaallah sudah memadai amalan kita 42:00 karena Allah melihat hati kita. Tapi 42:02 jangan dibalik karena orang kaya pelit 42:04 hanya cukup niat saja kat niat sudah 42:07 dapat pahala. Jadi insyaallah masih 42:10 banyak sekali peluang. Berbuatlah apa 42:12 saja yang baik yang bisa kita lakukan. 42:14 Apa salat malam, salat duha, kemudian 42:19 salat sunah fajar, salat sunah rawatib, 42:22 kemudian berpuasa, bersilaturahim. 42:25 Banyak amalan-amalan yang insyaallah 42:27 pahalanya tidak kalah dengan pahala 42:31 orang berkorban karena ketiadaan 42:35 ketidakmampuan. Bukan karena menghindar 42:37 dari korban. Kalau mampu dia tidak 42:39 berkorban, nah ini yang masalah. 42:42 Wallahualam. 42:43 Iya. Oke, kita lanjut kembali dari Ibu 42:48 Aminah di Citra Indah. 42:52 Ustaz mohon pencerahannya. 42:55 Asalamualaikum. Waalaikumsalam 42:57 warahmatullahi. Waktu saya ibadah umrah, 42:59 saya dikatain katanya saya sudah 43:01 expired. H barisnya di belakang di depan 43:05 yang muda-muda. Padahal orang itu hampir 43:08 sebaya sama saya. Tapi oke saya sabar. 43:11 Padahal hati saya tersinggung dengan 43:14 expire-nya. Terus emm kalau yang 43:18 berikutnya kalau rezekinya cuma kurban 43:21 buat kambing satu saja kurbannya di 43:24 lingkungan rumah saja ya. 43:27 Iya. Ini apa hubungannya korban dengan? 43:31 Enggak ada dua pertanyaan yang berbeda. 43:32 Dua pertanyaan ya. Sebenarnya kalau 43:35 orang sedang umrah, sedang haji gak 43:37 boleh ada kata-kata yang menyinggung 43:39 orang lain. 43:41 Kalau orang lain yang bilang, kitanya 43:43 enggak boleh tersinggung. Sabar, jangan 43:45 membalas. Jangan membalas. Itu pahalanya 43:48 insyaallah. Dan itu mengurangi dosa 43:52 kita. Ya, sakit hati kita akan terobati 43:55 karena dosa kita dikurangi. Tapi jangan 43:58 balas. He. Kalau kita membalas sama. Dan 44:01 mestinya bagi yang ngomong seperti itu 44:03 yang menyakitkan orang, nah ini menjadi 44:06 cacat umrah dan hajinya. Jadi dalam 44:09 melaksana ibadah haji dilarang kita 44:11 jidal, dilarang kita berkata yang tidak 44:14 baik, kita harus berperilaku baik, 44:17 kemudian terus sabar ya. Banyak hal yang 44:20 harus kita lakukan menahan diri. 44:23 Kemudian untuk korban ya korban itu kan 44:27 sebenarnya diberikan penyembelihan kita 44:30 itu untuk ya yang baik memang di 44:32 lingkungan kita untuk tetangga kita. 44:34 Insyaallah. Benar. Wallahualam. 44:37 Baik. Yang berikutnya dari Ibu Darma di 44:42 Bekasi. Ee asalamualaikum, selamat pagi, 44:45 Ustaz. Waalaikumsalam warahmatullahi 44:47 wabarakatuh. Kalau saya ikut 44:50 kurban sama ustaz saya yang biasa ngajar 44:54 di musala kami karena beliau asli Nusa 44:57 Tenggara Timur. Jadi harganya sangat 45:00 jauh dari harga di sini. Terus gimana 45:04 sama kita dengan yang lain? Pahalanya 45:08 sama enggak karena perbedaan harganya 45:10 itu? Iya. Iya. Bukan soal harga, tapi 45:14 kambingnya. 45:15 Bisa saja harganya murah karena di 45:17 tempat, di kampung misalnya, tapi 45:20 kambingnya ternyata lebih besar. Itu 45:22 pahalanya lebih banyak daripada yang 45:23 mahal kambingnya kecil. Jadi bukan soal 45:25 harganya, tapi soal kualitas kambing 45:27 yang dikorbankan. Wallahualam. Ini ada 45:30 tambahannya. Saya ee jawabannya akan 45:34 membuat saya lega. Saya ikut dua. Wow. 45:37 Ken banget ya. Iya. Artinya insyaallah 45:39 kualitas yang dilihat itu justru ee 45:42 hewan korbannya yang dilihat bukan 45:44 harga. Soal harga relatif. Wallahuam. 45:48 Terima kasih untuk Pak Sunan yang sedang 45:52 menyimak acara 45:53 kita. Pertanyaannya, haji itu sebagai 45:57 gelar atau? 46:01 Iya. 46:02 Ya, haji bukan 46:04 gelar, bukan gelarnya yang memang khusus 46:06 harus punya gelar kalau sudah haji. Tapi 46:09 di sana, karena mulainya di sana itu 46:11 biasanya kan dipanggil oleh askar, oleh 46:15 petugas-petugas ya haj, ya haj, ya haj, 46:19 yal, yal, yalah, ya haj, haj. Jadi 46:21 dipanggil ya haj. Kalau ketemu orang 46:22 juga enggak kenal ya Haj. Jadi haji itu 46:25 dari situ maka menjadi gelar. Jadi tidak 46:28 harus menjadi gelar. Kalau kita kemudian 46:30 menghormati dia dengan Pak Haji ya tidak 46:34 dilarang sih. Asal jangan dari yang 46:37 bersangkutan minta tolong kalau panggil 46:39 saya haji ya kalau enggak marah itu lain 46:41 lagi barangkali niatnya. Atau ketika dia 46:44 menyebut haji dipanggil haji untuk 46:46 dirinya itu sebagai tahadus 46:49 binikmatillah. Betapa nikmatnya saya 46:51 bisa pergi haji sebagai syukur pada 46:53 Allah. Tapi tidak ada keriaan dan tidak 46:56 ada kebanggaan. Wallahualam. 46:59 Baik, itu tadi jawabannya. Yang 47:01 berikutnya tanpa nama, Ustaz, boleh 47:04 enggak sih kita kurban atas nama ibu 47:07 yang sudah meninggal? Terima kasih. Iya. 47:10 Kalau kita lihat dari apa yang pernah 47:12 Rasul katakan bahwa satu keluarga bisa 47:16 satu ekor 47:18 kambing. Eh, iya. Satu ekor kambing. 47:20 Jadi berkorban saya berkorban atas nama 47:24 saya dan untuk keluarga saya. 47:26 Bahkan Rasulullah sallahu alaihi 47:27 wasallam pernah berkorban atas nama saya 47:32 dan atas nama umatku. Berarti termasuk 47:34 yang sudah meninggal dunia. Nah, kalau 47:36 dilihat dari sini insyaallah menurut 47:39 saya itu dibolehkan. Karena kalaupun dia 47:43 tidak niat untuk ibunya, dia sudah dapat 47:46 pahala ibunya. Karena anaknya bisa 47:48 korban itu kan atas apa? Gulau wentah 47:52 daripada ibundanya. Gak mungkin dia bisa 47:54 menjadi orang yang mampu, bisa beli 47:57 hewan korban kalau tidak dididik oleh 48:00 orang tuanya. Jadi sudah otomatis 48:03 kalaupun gak disebut itu insyaallah 48:05 orang tua akan dapat. Tapi karena secara 48:08 khusus ya kembali pada tadi Rasul pernah 48:12 mengatakan bahwa satu korban beliau 48:15 untuk seluruh umatnya itu boleh. Satu 48:18 kambing berkorban untuk satu keluarga, 48:20 satu ekor kambing itu boleh. Berarti 48:23 tidak harus satu orang persatu kecuali 48:25 akikah ya. Kalau akikah itu memang 48:27 perang itu harus apa namanya berkorban 48:31 dengan satu ekor kambing bahkan dua ekor 48:34 kambing untuk laki-laki. Wallahuam. 48:37 Baik. Yang berikutnya dari Ibu Mai. 48:39 Kambing 48:41 bertujuh itu jadi sapi. Kalau satu 48:44 kambing sendiri afdolan mana ya, Ustaz? 48:48 Ikut kambing satu atau kambing satunya 48:51 untuk sapi? 48:52 satu bertujuh. Iya. Ya, begitu 48:56 syariatnya. Berarti syariatnya yang 48:58 afdal yang bagaimana? Yang ikhlas. Heeh. 49:01 Heeh. Dia berkorban dari harta yang 49:04 halal. Kemudian ikhlas. Kemudian dia 49:07 bisa apa 49:09 namanya dari makna berkorban itu sendiri 49:12 berpengaruh pada dirinya. Dia menjadi 49:15 manusia yang rela cinta kepada Allah 49:18 dengan lewat pengorbanan dan sebagainya. 49:20 Jadi kalau misalnya tujuh dengan satu 49:23 yang afdal yang mana ya gak ada 49:26 keterangan seperti itu. Artinya 49:27 kemudahan kalau untuk seekor sapi itu 49:30 untuk tujuh orang. Tapi kalau dilihat 49:32 dari segi ee segi manfaat itu kayaknya 49:37 dagingnya lebih banyak satu ekor sapi 49:39 daripada tujuh kambing. Tujuh tujuh ekor 49:42 kambing kalau dilihat dari jumlah 49:44 daging. Insyaallah wallahuam. 49:48 Iya. Terima kasih untuk yang sudah kasih 49:50 jempol dan bilang menyimak. 49:53 Mudah-mudahan rezeki berlimpah tapi ini 49:55 tinggal berapa hari. Baik. Nah, ini 49:57 pertanyaan yang berikutnya juga dari 49:59 hamba Allah. Ustaz, kalau orang tua 50:03 sudah meninggal dua-duanya, 50:07 sementara ada tetangga yang anaknya 50:11 satu, hidupnya sederhana, kok 50:14 bisa berkorban atau mengorbankan satu 50:17 sapi? 50:18 kami yang punya anak lebih dari dua 50:22 malah enggak pernah. Itu apakah karena 50:25 pendidikan yang salah atau apa ya, 50:28 Ustaz? Padahal enggak susah-susah amat 50:31 sih hidup anak-anak. Heeh. Iya. Ya, itu 50:35 semua kembali pada niat ya. Kalau 50:38 walaupun duit berlimpah tapi enggak niat 50:40 ya enggak minat enggak mungkin bisa. 50:43 Tapi kalau diniatkan walaupun enggak 50:45 punya uang, ada aja pertolongan Allah. 50:48 Misalnya saya untuk bayar seekor kambing 50:52 gak mungkin cash, tapi nabung dia. Saya 50:54 nabung untuk 1 tahun ke depan saya akan 50:57 berkorban. Bismillah. Ah, itu Allah 50:59 memudahkan. Ada aja rezeki. Jadi semua 51:02 ya tergantung pada penghayatan beragama. 51:06 Kalau beragama yang benar yaitu mereka 51:09 akan lebih 51:11 suka beramal sesuai dengan perintah 51:15 Allah. Jadi dia senang beramal. 51:18 Oleh karenanya, apakah ini masalah 51:20 pendidikan? Nah, ini yang harus kita 51:21 latih. Jangan kita boleh menjadi manusia 51:24 kaya, tapi juga harus kaya hati. Heeh. 51:27 Jangan menjadi kaya harta kemudian 51:29 miskin jiwanya. Nah, untuk bisa menjadi 51:32 orang yang kaya harta dan kaya jiwa 51:34 tentu harus dididik agamanya. 51:36 Penghayatan agama dengan benar. Kalau 51:39 imannya baik, insyaallah suka 51:42 beramal. Seperti yang disebutkan di 51:44 dalam surah al-Hujurat ayat 7. 51:49 habikum 51:53 imanubikum 51:55 waqikumulf wal 51:57 fusuqan orang-orang beriman itu yang 51:59 mentaati Allah mengikuti petunjuk rasul 52:02 dia beriman artinya dia di dalam hatinya 52:06 tertanam kecintaan pada keimanan h jadi 52:09 jangan duit aja yang dicintai tapi 52:11 keimanan itu cinta dirasakan iman itu 52:13 bagai berlian intan berlian yang 52:15 tersimpan dalam jiwa kita yang dia 52:17 sukai, dia simpan dengan baik, dia jaga 52:20 jangan sampai rusak apalagi 52:23 hilang. Maka kecintaan pada keimanan itu 52:27 menjadikan hatinya senang beramal, 52:30 bahagia ketika dia beramal. 52:32 bisa nolong orang, bisa bersedekah, bisa 52:35 berkorban, bisa puasa, bisa umrah, bisa 52:38 nolong fuqara masakin, bisa menjadi 52:41 orang tua asuh, itu akan memberikan 52:43 kebahagiaan di hatinya dan senang 52:46 dia. Kemudian hatinya tidak suka 52:48 terhadap segala macam bentuk 52:50 kemaksiatan, 52:52 kedurhakaan, kefasikan. Dia enggak suka 52:54 hatinya. Ya, dibayar pun dia gak akan 52:57 mau. Dia enggak suka hatinya. 53:00 Walaupun secara fisik mungkin lebih 53:02 menyenangkan, tapi buat dia gak mau. 53:05 Ulaika humur rasyidun. Itulah mereka 53:07 indikasi orang yang mendapat petunjuk 53:10 dan bimbingan dari Allah Subhanahu wa 53:12 taala. Jadi ini mestinya yang kita hiasi 53:14 dalam jiwa kita dan tanamkan pada 53:16 anak-anak. Silakan menjadi orang kaya. 53:19 Tapi jangan lupa kekayaan itu bukan 53:20 tujuan. Itu hanya alat 53:23 saja. Hatinya terikat pada Allah. Tidak 53:26 terbelenggu oleh materi. Jangan materi 53:29 menjadi berhala. seolah-olah kan hidup 53:31 selama-lamanya sehingga dia itu sayang 53:33 sekali pada materinya untuk berkorban 53:36 saja eman-eman ataupun sayang. 53:38 Wallahuam. 53:40 Baik, saya lanjutkan kembali dari ini 53:44 lagi-lagi enggak ada namanya. Saya 53:46 bingung kurban di tempat kami dikirim 53:50 itu 2 minus 2H. Berarti 2 hari sebelum 53:55 hari sebelum hari H-nya. Ya, mau taruh 53:57 di mana? Enggak ada lahan. tawarannya 54:00 potong di tempat yang jual kan kami 54:03 enggak bisa hadir, kami sudah berumur 54:06 dan jauh dari rumah. Itu sah enggak sih 54:09 kalau enggak dihadiri oleh kami, Ustaz? 54:11 Terima kasih. Tidak harus dihadiri. 54:13 Sunah memang benar. Kalau bisa kita 54:15 memotong sendiri, 54:18 itu yang afdal. Menumpahkan darah kurban 54:21 itu pahala apa? Amal yang sangat 54:23 dicintai oleh Allah. Karena bukan 54:25 darahnya, dagingnya, tapi kecintaan, 54:28 pengorbanannya itu karena dia taat pada 54:30 Allah. Jadi dia rela memberikan sebagian 54:34 hartanya dikorban untuk fuqara, masakin 54:37 itu yang dicintai oleh Allah. Tak kalau 54:39 tidak bisa motong sendiri ya melihat. 54:42 Kalau melihat gak bisa ya gak apa-apa. 54:44 Karena itu hanya sunah bukan menjadikan 54:46 persyaratan sahnya berkorban karena kita 54:49 tidak melihat. Wallahuam. 54:52 Baik, ini yang berikutnya dari 54:56 Ibu Tini ya. Ibu Tini. Asalamualaikum 55:00 Ustaz Ab. Waalaikumsalam warahmatullahi 55:02 wabarakatuh. Masyaallah paparan yang 55:04 membuat bergetar hati ini. Syukron, 55:06 Ustaz. Ustaz, bagaimana dengan seseorang 55:09 yang berkomentar kepada orang yang 55:11 selalu salat di awal waktu dengan 55:14 kata-kata jangan sombong karena bisa 55:17 salat di awal waktu. 55:19 Entah apa sebabnya dia berkata-kata 55:21 seperti itu. Terus komentar itu 55:23 dilakukan pada 10 hari pertama Zulhijah 55:26 ini. Sukron, Ustaz. Oke. Di luar konteks 55:30 tapi diperlukan sekali jawabannya. 55:31 Silakan. Iya. Memang sepanjang masa itu 55:35 ada saja orang yang usil, yang iseng. 55:38 Adapun niatnya wallahuam apa kita tidak 55:41 tahu. Tapi ya terhadap orang-orang 55:45 seperti ini ya cuek 55:46 ajalah. Jangan sampai terpengaruh. 55:50 itu sebagai 55:51 ujian. Jangan juga tersinggung. Gak 55:54 apa-apa kita katakan yang begitu. Karena 55:57 setiap perbuatan buruk, ungkapan 55:59 kata-kata yang buruk pada kita pada 56:01 hakikatnya mengurangi dosa kita kepada 56:03 dia yang ditimpakan kepada dia. Dan juga 56:05 tidak kita beramal itu bukan menjadi 56:08 semangat karena dipuji atau menjadi 56:10 berhenti karena dicaci. Wala yakhofuna 56:13 laumata laim. Orang-orang beriman itu 56:16 orang tidak takut dicela oleh 56:17 orang-orang yang suka mencela. Jadi 56:19 memang ada orang-orang yang memang 56:20 tukang mencela seperti itu. Jadi ya 56:24 happy-happy ajalah gak usah 56:26 di baper ya bawa perasaan. Tapi itulah 56:31 memang keadaan sepanjang masih ada setan 56:33 ya ada aja kalimat-kalimat yang tidak 56:36 mengenakkan itu ada. Wallahualam. 56:39 Y kita semua belajar untuk itu. Ini dari 56:43 Bapak Abu Muaz di Batam. 56:46 Tolong dong usulan kalau mau buka line 56:50 dan interaktif yang jauh dari Jakarta 56:53 pakai 56:55 nomor seluler khusus buat telepon 56:58 langsung. Eh, mudah-mudahan didengar ya 56:59 Mas Atep atau siapapun kalau mungkin 57:02 pakai ee telepon suler yang dimaksud 57:06 pertanyaan dari Bapak Abu Muad di Batam 57:08 ini, 57:09 Ustaz. 57:13 Emm mana nih? panjang bingung. Apakah 57:17 dengan keadaan saat ini yang melanda 57:20 dunia umumnya dengan musibah wabah yang 57:23 katanya merupakan hukuman Allah? 57:25 Tidakkah manusia merasa 57:28 bahwa ini semua kesombongan manusia? 57:32 Allah belum mengangkat juga wabah kita 57:35 ini? Kalau dilihat makin angkuh dan bisa 57:39 mengakhiri wabah ini dengan 57:42 kepintaran-kepintarannya, bagaimana 57:44 Ustaz? Mohon pencerahannya. 57:47 Iya. Pertama, tentu kita harus yakin 57:50 bahwa tidak ada yang terjadi di muka 57:52 bumi ini di manaun kecuali dengan izin 57:56 Allah. He he. Jatuhnya selembar daun 57:59 yang 57:59 kering yang terbawa angin, terbang 58:02 melayang, jatuh ke mana, Allah tahu. Dan 58:05 itu atas atas kodrat iradat Allah. 58:08 Berapa jumlah pasir, kayak apa bentuknya 58:11 itu Allah tahu. Jadi tidak ada makhluk 58:14 yang bisa bergerak melainkan dengan izin 58:16 Allah. Munculnya wabah bisa kemungkinan 58:19 satu karena kecerobohan manusia. He 58:22 dalam menjaga kesehatan misalnya karena 58:25 corok, karena lingkungan yang tidak 58:27 terpelihara dengan baik dan sebagainya. 58:29 Itu juga mungkin. Atau yang jelas 58:31 kalaupun itu sudah kita lakukan dengan 58:34 baik, musibah datang juga. Itu bisa 58:36 menjadi peringatan. 58:39 peringatan dari Allah Subhanahu wa 58:41 taala pada orang-orang yang suka lalai, 58:44 mungkin orang banyak dosa supaya kembali 58:46 kepada jalan yang benar. Atau jika tidak 58:49 juga masih makin merasa pintar, dirinya 58:53 masih congkak, merasa bisa mengatasi dan 58:55 lepas diri dari Allah, mungkin ini bisa 58:58 disebut sebagai persekot 59:00 azab. Persekot azab. Karena ketika dia 59:03 itu mestinya ingat pada Allah. 59:05 Nah, kalau sudah bersekot adab seperti 59:07 ini ya masyaallah dia ndak ndak ada mau 59:12 kembali. Dalam surat Arrum disebutnya 59:14 doharal fasadu fil barri wal bahr bima 59:17 kasabat aidinas liudziqohum 59:20 ba'dadziilu laahum yarjiun. Ternampak 59:23 kerusakan di darat dan di laut 59:25 disebabkan oleh pakerti tangan-tangan 59:27 manusia yang tidak ramah lingkungan 59:30 membuat krisis alam sekelilingnya dan 59:33 sebagainya. Allah akan tampakkan 59:35 sebagian dari akibat perbuatan mereka 59:37 agar mereka mau kembali. Artinya mau 59:39 membeli 59:40 tobat. Tapi di sisi lain ada juga bahwa 59:44 dengan wabah itu memberikan kesempatan 59:46 orang-orang saleh jika terkena kemudian 59:49 dia meninggal dunia itu syahid. 59:51 Kesempatan mati syahid di jalan Allah 59:53 karena 59:54 wabah. Ada juga karena supaya tidak 59:57 meninggal dunia tapi dia terkena. Ini 1:00:00 akan mengurangi dosa-dosanya. Jadi semua 1:00:03 itu amat sangat tergantung bagaimana 1:00:05 sikap dan kualitas kita, kualitas iman 1:00:08 kita di hadapan Allah Subhanahu wa 1:00:09 taala. Wallahuam. 1:00:12 Baik ya. Kalau tadi Ustaz bilang bagus 1:00:17 banget kalau potong sendiri. 1:00:18 Mudah-mudahan tahun depan bisa ya dari 1:00:20 sekarang belajar motong kambing atau 1:00:22 sapi sendiri. Ustaz kita rangkum bahasan 1:00:24 hari ini. Baik. Ada waktu juga. He ayu 1:00:28 alik ikhwah rahimakumullah. 1:00:29 Saudara-saudaraku di mana pun berada. 1:00:34 Jadi tidak ada 1:00:36 peristiwa, tidak ada hidup tanpa 1:00:39 masalah. Jadi kalau namanya dunia ada a 1:00:42 problem dan masalah yang datang dan 1:00:44 pergi kepada kita. Masing-masing dalam 1:00:47 kehidupan kita, kita dihadapkan oleh 1:00:49 berbagai macam problem. Dan karena 1:00:51 ternyata hidup ini antara harapan dan 1:00:54 problema 1:00:56 silih berganti, datang dan 1:00:59 pergi. Muncul problema yang timbul 1:01:02 harapan. Harapan selesai muncul problem. 1:01:05 Dari problem pengin ada problem, ada 1:01:08 harapan dan seterusnya. Itu yang berpacu 1:01:10 setiap waktu kepada kita. Lalu untuk apa 1:01:13 kita seolah-olah digojrok dan ingin tahu 1:01:16 apakah kita ini memang emas atau loyang? 1:01:19 Apakah kita ini berlian atau batu koral? 1:01:22 Jadi ujian isinya. Maka Quran 1:01:24 menyebutnya kullu nafsinqatul maut 1:01:28 wablukum bisyarri walhair fitnah waaina 1:01:31 turjaun. Tiap yang hidup pasti akan 1:01:33 mati. Ini juga peringatan dari Allah. 1:01:36 Jadi untuk tidak semena-mena, untuk 1:01:39 tidak lupa diri sehebat apapun kita ini 1:01:42 akan pulang pada Allah. Maka sungguh 1:01:45 akan kami berikan pada mereka ujian. 1:01:48 Dan ternyata ujian itu bukan hanya yang 1:01:50 sempit, yang sakit, yang menderita, yang 1:01:53 miskin. Ujian itu lapang dan sempit, 1:01:56 baik dan buruk itu ujian. Orang kaya 1:01:59 diuji dengan kekayaannya. Orang miskin 1:02:01 karuan dengan kemiskinannya. Orang 1:02:03 pintar diuji dengan kepintarannya. 1:02:05 Pejabat diuji dengan jabatannya. Gak ada 1:02:07 yang bukan ujian hidup ini. Dan akhirnya 1:02:11 kita akan kembali kepada Allah. kualitas 1:02:13 kita akan ditentukan bagaimana sikap 1:02:15 kita ketika menghadapi berbagai macam 1:02:17 ujian itu. Oleh karenanya bersyukur kita 1:02:21 kepada Allah karena dalam Islam ini 1:02:23 setiap peristiwa mengandung hikmah. Nah, 1:02:25 mencari hikmah inilah yang perlu 1:02:28 diperlukan mata hati yang jernih. Bahkan 1:02:31 dengan mata iman kita akan bisa 1:02:33 menemukan 1:02:34 mutiara-mutiara moidzatil hasanah. 1:02:37 Mutiara hikmah yang bisa kita jadikan 1:02:39 sebagai modal untuk bekal perjalanan 1:02:41 hidup kita. Mudah-mudahan peristiwa Nabi 1:02:44 Ibrahim bisa kita gali lebih jauh lagi 1:02:46 sehingga kita bisa mendapatkan poin-poin 1:02:48 yang jauh lebih baik sehingga kita 1:02:51 menjadi manusia yang lebih takwa kepada 1:02:53 Allah. Mohon maaf dengan segala 1:02:56 kekurangan dan kekeliruan. Wabillahi 1:02:58 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:03:00 warahmatullahi wabarakatuh. 1:03:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:03 wabarakatuh. Ustaz Abul terima kasih 1:03:06 banyak untuk pencerahannya hari ini. Doa 1:03:09 yang 1:03:10 monumental yang akan dikenjang kenang 1:03:13 sepanjang masa. Meskipun doa tersebut 1:03:15 sangat tidak masuk akal, tadi sudah 1:03:17 membuka sekat pemahaman kita. Insyaallah 1:03:20 kita akan lebih mampu menjadi hamba 1:03:22 Allah 1:03:23 yang mudah sekali melakukan segala 1:03:27 sesuatu atas izin Allah. Tentu saja 1:03:30 senantiasa mensyukuri nikmat yang beliau 1:03:33 karuniakan kepada kita. Billahi taufik 1:03:35 walhidayah. Wasalamualaikum 1:03:36 warahmatullahi wabarakatuh.