Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:16 Bismillah alhamdulillah wasalatu wasalam 0:18 ala rasulillah waa alihi ma 0:20 asalamualaikum warahmatullahi 0:21 wabarakatuh ikhwat yang dirahmati Allah 0:23 subhanahu wa taala apa kabar selamat 0:25 pagi selamat beraktivitas alhamdulillah 0:29 Alfagir ISF beserta Mas Atep di 0:33 kameramen. Ada juga Mas Algi di meja 0:36 operator kembali bisa menemani pagi hari 0:39 ini di acara renungan di bawah naungan 0:41 Al-Qur'an yang alhamdulillah telah 0:43 membersamai kita guru kita bersama Ustaz 0:46 Husein bin Hamid Alattos. Asalamualaikum 0:48 Ustaz. 0:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:50 wabarakatuh. 0:51 Semoga dalam keadaan sehat ustaz. 0:52 Amin. Amin. Waumik. 0:54 Sesaat lagi menuju bulan Ramadan, Ustaz. 0:57 Betul. 0:57 Masyaallah. Sebentar lagi. Masyaallah. 0:59 Enggak kerasa, Ustaz ya. Umur sudah 1:01 dekat ya, Ustaz, ya. Masyaallah. 1:02 Pokoknya ini yang dikabarkan Rasul bahwa 1:06 waktu dan zaman itu 1:09 subhanallah terasa semakin apa? Semakin 1:12 mendekat. 1:13 1 tahun seolah-olah hanya apa? Hanya 1:16 beberapa hari. 1:17 Terasa beberapa hari. Betul. Betul. 1:19 Betul. Dan tanpa terasa Ikhwan Akhad ee 1:22 kita sudah membersamai Ikhwan Akhad 1:25 dalam jangka waktu yang cukup lama juga. 1:28 Mudah-mudahan apa yang Radio Ustaz Rahim 1:30 bagikan bisa bermanfaat, bisa menjadi 1:33 wasilah hidayah buat banyak orang. Amin 1:34 ya rabbal alamin. Ikhwan ikhwat, pagi 1:36 hari ini insyaallah kita akan membuka 1:39 sesi tanya jawab bersama Ustaz Husein 1:41 bin Hamid Alatas. Silakan ikhwan akhwat 1:45 bagi yang ingin bertanya kirimkan nomor 1:46 pertanyaan Anda. Kirimkan pertanyaan 1:48 Anda ke nomor 08111999720 1:54 atau bisa telepon di 0218451512. 1:59 Sebelum kita mulai, alangkah baiknya 2:02 kita buka dulu dengan baca ummul Quran 2:04 surah al-Fatihah. 2:06 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:12 Bismillahirrahmanirrahim. 2:18 Alhamdulillahirabbil 2:22 alamin 2:26 arrahmanirrahim. 2:31 Maiki yaumiddin. 2:36 Iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:43 ihdinasirathal 2:45 mustaqim 2:48 shathalladzina 2:50 an'amta alaihim 2:53 ghairil maghdubi alaihim waladin. 3:03 Amin. Amin ya rabbal alamin. 3:05 Allahumarhamna bil Quran. Semoga dari 3:07 bacaan Al-Qur'an tadi Allah bukakan 3:09 pintu hidayat, pintu rahmatnya dan Allah 3:11 bimbing kita terusmenerus 3:13 berada di jalan Allah Subhanahu wa 3:16 taala. Baik, Ustaz. Ee kita tadi sudah 3:19 sempat singgung, Ustaz, menuju bulan 3:21 Ramadan, Ustaz. Kira-kira apa yang harus 3:24 kita persiapkan, Ustaz, agar 3:26 bulan Ramadan ini bisa kita maksimalkan, 3:29 bisa kita gunakan betul-betul dalam 3:31 sarana pendekatan diri kepada Allah 3:33 Subhanahu wa taala. tidak lalai lagi 3:35 seperti Ramadan-Ramadan sebelumnya, 3:37 Ustaz. 3:38 Amin ya rabbal alamin. 3:40 Bismillahirrahmanirrahim. 3:43 Alhamdulillahiabbil 3:45 alamin. Hamdan katsiran thyiban 3:48 mubarokan fi kama yuhibbuna. 3:53 Allahumma sholli ala 3:56 sayyidina wa nabina Muhammadin wa alihi 4:01 wasohbihi wabarik wasallim. 4:05 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 4:09 innaka antal alimul hakim. 4:12 Wala haula wala quwwata illa billahil 4:15 aliyil adzim. Allahumma atina minika 4:18 rahmah waimna min ladunka ilman nafi 4:22 wfaana bimaamtana. Amma ba'du. 4:26 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 4:31 Apabila kita 4:34 meresapi betul-betul 4:37 ibadah Siam 4:40 bukan sembarang ibadah tapi ibadah yang 4:43 akan 4:45 menjadikan mereka-mereka yang 4:47 melaksanakannya dengan penuh 4:49 kekhusyukan, 4:51 mengharapkan rida Allah Subhanahu wa 4:54 taala, 4:58 mengerjakan amalan-amalan saleh 5:02 yang akan betul-betul dapat 5:05 melahirkan perubahan dalam kehidupannya. 5:10 Karena apabila seorang melakukan ibadah 5:12 Siam dengan benar, dengan penuh 5:15 ketulusan, 5:16 dia akan kembali seperti bayi yang baru 5:20 dilahirkan ke dunia. Mengapa? 5:23 Karena ibadah Siam ini merupakan ibadah 5:26 gabungan yang menyeluruh. 5:29 Bukan hanya sebatas kita menahan lapar, 5:33 menahan haus, 5:36 juga menahan diri dari pasangan yang 5:38 Allah halalkan bagi kita. Tapi ibadah 5:41 Siam ini ibadah yang ditujukan untuk 5:44 mengubah seorang menjadi orang yang 5:46 bertakwa yang artinya 5:48 orang yang betul-betul menjaga dirinya. 5:52 Baik itu hatinya, 5:54 pandangan matanya, 5:56 pendengarannya, 5:58 lisannya, 5:59 anggota tubuhnya dari 6:00 perbuatan-perbuatan yang tidak benar. 6:04 Oleh karena itu, pada saat seseorang 6:06 menjalani ibadah siap, dia perlu 6:09 berhati-hati, 6:11 perlu betul-betul waspada. Bukan hanya 6:13 menjaga dirinya dari makanan, minuman, 6:17 dan pasangan yang dihalalkan Allah, tapi 6:19 menjaga hatinya. 6:22 menjaga hati agar betul-betul 6:25 pada saat dia dalam keadaan berpuasa 6:28 tersebut, hatinya senantiasa mengharap 6:31 Allah Subhanahu wa taala, mengharapkan 6:34 apa-apa yang Allah janjikan di hari 6:36 akhir. Dia menjaga hatinya 6:40 dari apa-apa yang akan betul-betul 6:43 memalingkan dari Allah Subhanahu wa 6:45 taala. 6:47 Dia berusaha betul-betul untuk menjaga 6:49 hatinya untuk tidak mengikuti wasawitan 6:52 yang akan dapat betul-betul berpengaruh 6:55 terhadap perilakunya, terhadap 6:57 ucapannya, terhadap pandangan maupun 6:59 pendengaran. 7:02 Maka tak heran kalau Allah Subhanahu wa 7:04 taala dalam surah Albaqarah berfirman, 7:07 "Ya ayyuhalladzina amanu kutiba 7:10 alaikumusam kama kutiba alalladina 7:13 minqoblikum la'allakum 7:16 tattaquun ayyam ma'dud. 7:20 Wahai orang-orang yang beriman 7:22 kutiba alaikumusam." 7:25 Allah tidak menggunakan kata furid, tapi 7:28 menggunakan kata kutiba. 7:32 Di samping untuk memberikan dorongan, 7:34 semangat 7:36 bahwa ibadah ini ibadah yang akan 7:38 membawa keuntungan yang amat besar. 7:42 bukan merupakan beban yang berat, tapi 7:44 ibadah yang akan betul-betul memasukkan 7:48 dirinya ke dalam golongan orang-orang 7:50 yang bertakwa kepada Allah Subhanahu wa 7:52 taala dengan hanya beribadah beberapa 7:55 hari saja. 7:57 Dalam suasana ibadah tersebut, Allah 7:59 Subhanahu wa taala curahkan rahmatnya, 8:02 tuangkan rasa sakinah dalam jiwanya dan 8:05 Allah mudahkan dia untuk berbuat 8:07 kebaikan dan Allah jauhkan dari hal-hal 8:10 yang tidak baik. Jadi pada saat di bulan 8:13 Ramadan itu merupakan dambaan harapan, 8:17 kabar gembira bagi orang-orang yang 8:19 mendambahkan kebaikan. Ya bagiyal khairi 8:22 absir wa bagiyarri aqsir. 8:27 Begitu masuk Ramadan malaikat menyuruh, 8:29 "Wahai orang-orang yang mendambakkan 8:31 kebaikanah saatnya ini merupakan kabar 8:33 gembira bagimu. Sedangkan orang yang 8:35 terbiasa berbuat keburukan, hentikan." 8:39 Karena bulan ini merupakan bulan 8:41 kebaikan dan Allah mudahkan bagi yang 8:43 berbuat baik, mudahkan juga bagi 8:45 orang-orang yang bertaubat. Oleh karena 8:47 itu apabila kita menyambut ibadah siami 8:52 dengan kehadiran bulan Ramadan, mari 8:55 pertama-tama kita luruskan hati kita 8:58 menghadap ke hadapan Allah yang akan 9:01 mengembalikan kita ke dalam fitrah kita 9:03 ketika pertama kali Allah ciptakan. 9:07 Faqim wajhaka lidini hanifa. Luruskan 9:12 wajahmu, menghadapkan wajahmu sepenuhnya 9:16 kepada Allah dengan mengikuti tuntunan 9:18 agamanya. Karena agama ini mengajak kita 9:19 untuk menghadap kepada all 9:22 fitrat Allah. 9:24 Mengapa ya Rabb? Karena begitu kamu 9:27 hadapkan wajah kamu kepada Allah dengan 9:29 tulus, kamu kembali ke dalam fitrah 9:32 kamu. Allati fatharanasa alaiha. Ketika 9:35 Allah menciptakan manusia untuk pertama 9:37 kalinya sebelum ternoda, sebelum 9:39 tercemar, sebelum terbiasa dengan 9:43 kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik. 9:46 Dalikaddinul qayyim wakinna akarasi la 9:50 yamun. Itulah adin al-qayyim yang akan 9:52 meluruskan hidupmu. 9:55 Agama yang berisikan nilai-nilai yang 9:58 akan meluruskan kehidupan kamu. 10:00 Walakinna aksarasi la ylamun. Tapi 10:02 kebanyakan manusia tidak memahami 10:05 mengetahui hal ini. 10:09 Jadi ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 10:13 subhanahu wa taala, untuk betul-betul 10:15 meraih kesuksesan dalam ibadah siam 10:18 hendaknya kita hadapkan hati kita 10:21 sepenuhnya ke hadapan Allah dan jadikan 10:24 ibadah siap ini merupakan ibadah yang 10:28 betul-betul akan membawa kita ke dalam 10:30 suasana muraqabah, 10:34 nuraqib ya. Kita mengawasi. Muraqabah 10:37 arti mengawasi. kita mengawasi bagaimana 10:39 hati kita. Karena apabila hati kita 10:44 betul-betul selalu betul-betul 10:46 berjalan sejalan dengan keridaannya, 10:49 mengharapkan wajahnya, setan tidak akan 10:52 mempengaruhi kita. Setan tidak akan 10:55 mampu mengendalikan diri kita. Tapi 10:57 begitu hati kita berpaling dari Allah, 11:00 maka pada saat itu seperti yang Allah 11:03 bilang, waman yasuik 11:05 rahman 11:06 nuqit lahuanan fahua lahu qid. Begitu 11:10 hati kita lengah dari Allah yang maha 11:12 pemurah, 11:14 setan langsung akan mengendalikan dan 11:16 menyelubungi dirinya. Kata qayyad 11:18 yuqayyid diambil dari alqib. Qib itu 11:21 merupakan kulit telur 11:22 yang apa yang menyerubungi apa isinya. 11:25 Nah, kalau manusia diselubungi oleh 11:28 setan 11:30 menjadi kawannya, ke mana dia pergi, ke 11:32 mana dia berbuat, dia di bawah kendali 11:36 dan pengaruh setan. Bagaimana 11:38 keadaannya? 11:41 Wa innahum lauddunahum anis sabil 11:44 wahsabuna annahum. 11:47 Yang mengerikan setan memalingkan mereka 11:50 dari jalan Allah, tapi membuat mereka 11:52 seolah-olah merasa diri mereka berada 11:55 dalam petunjuk hidayah Allah Subhanahu 11:57 wa taala. 12:00 Jadi untuk keselamatan kita, untuk 12:04 kesuksesan kita 12:06 dan terjadi perubahan yang betul-betul 12:09 total dalam kehidupan kita, kita 12:11 memasuki Ramadan dengan betul-betul 12:15 mengarahkan haluan hati kita semua ke 12:18 hadapan Allah. Memohon pada Allah 12:21 Subhanahu wa taala untuk membantu kita 12:23 agar dapat betul-betul apa? menjaga hati 12:26 kita, pandangan mata kita, pendengaran 12:29 kita, lisan kita, anggota tubuh kita 12:33 dari hal-hal yang tidak sejalan dengan 12:36 Allah. Dan kita terus melakukan 12:39 muraqabah dan muhasabah. Muhasabah kita 12:41 lakukan evaluasi. 12:43 Jadi, kita setiap hari berupaya untuk 12:46 melakukan evaluasi. Kalau katakan pada 12:49 hari ini kita sudah melakukan 12:50 ibadah-ibadah yang baik dan mulia, sudah 12:53 menjaga hati kita, pandangan kita, 12:55 pendengaran kita, kita berharap 12:58 berikutnya kita akan lebih baik lagi 12:59 dari sebelumnya. Jangan sampai merosot. 13:03 Bukan bertambah, bukan bertambah juga 13:06 amal saleh kita. Malah hari demi hari 13:08 terjadi penurunan. Ini yang amat 13:10 mengerikan. 13:12 Jadi hendaknya puasa yang kedua lebih 13:15 baik dari yang pertama. Yang ketiga, 13:17 lebih baik daripada yang kedua. Terjadi 13:19 peningkatan terus-menerus. 13:22 Kemudian untuk memudahkan kita terlepas 13:25 dari kebiasaan buruk yang melekat pada 13:27 diri kita, hendaknya kita banyak-banyak 13:30 beristigfar, bertauat. 13:33 Karena istigfar dan tbat ini meringankan 13:35 beban di atas pundak kita. 13:39 Demikian pula memperbanyak sujud kita. 13:42 Dengan kita sujud di hadapan Allah 13:44 Subhanahu wa taala. Allah lepaskan 13:47 belenggu-belenggu dosa yang membelenggu 13:49 diri kita. 13:53 Jadi dengan banyak rukuk, dengan banyak 13:55 sujud, Allah Subhanahu wa taala membantu 13:58 untuk meringankan beban-beban berat yang 14:01 selama ini membelenggu kita hingga 14:03 akhirnya kita tidak mampu keluar dari 14:05 kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik 14:07 tersebut. Oleh karena itu, selama 1 14:09 bulan ini hendaknya kita mengkhusyukkan 14:11 hati kita. Berkumpul juga dalam suasana 14:14 saling mengingatkan wat tawasau bilhaqi 14:17 wat tawasau bisabri. Jangan sampai 14:19 terisi dengan perkataan-perkataan, 14:21 ucapan-ucapan 14:23 yang akan membuat akhirnya puasa kita 14:25 hanya letih dan lelah. Sebagaimana dalam 14:27 satu riwayat, kam min shimin laisa lahu 14:31 minyamihi illa apa? Alju wadama atau 14:36 alju wal atasy. Berapa banyak orang 14:37 puasa yang didapatkan hanya lapar dan 14:40 haus. 14:41 Begitu juga orang yang melakukan ibadah 14:44 salat. Wakam min qoimin laisa lahu min 14:46 qiyami illa saharu wal an. Berapa banyak 14:49 orang-orang yang bangun malam salat tapi 14:54 yang didapatkan hanya bergadang dan 14:56 keletihan. Karena apa? Karena semua 14:58 hanya sebatas amalan-amalan yang tidak 15:01 meresap ke dalam hati. 15:04 J dimulai dengan kita berupaya untuk 15:07 menjaga kesucian hati kita, 15:08 kebersihannya. Kita banyak bertobat, 15:11 banyak beristigfar, kemudian juga 15:13 melakukan salat dengan penuh 15:15 kekhusyukan. 15:17 Mohon kepada Allah Subhanahu wa taala 15:20 untuk betul-betul melepaskan kita dari 15:23 belenggu-belenggu kebiasaan-kebiasaan 15:25 yang biasa kita lakukan pada hari-hari 15:27 sebelumnya. 15:28 Hingga Nabi dalam sebuah riwayat 15:31 beliau mengatakan sebagaimana riwayat 15:34 ini amat populer dikenal oleh kita 15:37 semuanya. 15:38 Ala inna fil jasadi 15:41 idolahatal 15:43 jasad wa fasadat 15:45 fasadal jasad. 15:47 Ketahuilah dalam tubuh manusia ada 15:48 segumpal daging. 15:52 Apabila dia sehat seluruh tubuh kita 15:55 akan sehat. Apabila dia sakit, seluruh 15:58 tubuh kita juga akan sakit, yaitu 16:00 jantung. 16:02 Bukan hati seperti yang biasa kita 16:05 dengar terjemahannya. Karena alqalbu 16:07 secara anatomi apa? Adalah jantung. 16:11 Ini sebagai perumpamaan. Sebagaimana 16:14 jantung sehat, tubuh sehat, begitu juga 16:17 sebagaimana jiwa kita sehat, amal kita 16:21 juga akan sehat. Jiwa yang selalu 16:23 mengawasi Allah, mengharapkan ridanya, 16:24 enggak mungkin akan berbicara 16:26 sembarangan, enggak mungkin juga akan 16:28 mendengarkan hal yang tidak baik, enggak 16:30 mungkin juga akan memandang hal-hal yang 16:32 tidak baik. Dan tidak mungkin juga dia 16:34 menyalurkan syahwatnya di tempat yang 16:35 tidak baik kalau hatinya selalu apa? 16:38 Selalu terhubung dengan Allah. Maka ini 16:40 pentingnya salat bukan hanya sekedar 16:43 kita mengerjakan salat, tapi mendirikan 16:45 salat artinya mendirikan hubungan yang 16:47 harmoni antara kita dengan Allah. 16:50 Begitu juga untuk memudahkan kita 16:52 mengikuti Rasul, kita juga membangun 16:55 hubungan komunikasi bersama Rasul 16:57 melalui selawat 17:00 dengan kita mendirikan salat 17:02 sebagaimana perintah Allah. Kemudian 17:04 berselawat kepada Rasul, Allah Subhanahu 17:07 wa taala bukakan pintu rahmatnya. 17:09 Terangi hati kita keluarkan dari 17:11 kegelapan menuju kehidupan yang 17:14 terang-berang. Sebagaimana firman Allah, 17:16 hualladzi yusli alaikum waaikatuhu 17:20 liyukrijakum minulumatih 17:24 dialah yang senantiasa melimpahkan 17:26 selawatnya untuk kalian. 17:29 Demikian pula malaikat juga berselawat 17:32 untuk kalian untuk mengeluarkan kalian 17:34 dari kegelapan yang berlapis-lapis yang 17:38 mencakup seluruh arti kegelapan dalam 17:40 hidup ini menuju nurullahi tabaraka wa 17:43 taala. 17:45 Dan Allah amat penyayang terhadap orang 17:47 yang beriman. Jadi pada saat kita 17:49 mendirikan salat, berzikir kepada Allah, 17:52 berselawat kepada Rasul-Nya, kita 17:54 mendapatkan selawat dari Allah Subhanahu 17:57 wa taala yang tak terhingga yang 17:59 membantu kita keluar dari kegelapan 18:00 menuju kehidupan yang terang benerang. 18:03 Nah, kalau sudah jiwa kita diterangi 18:06 cahaya Allah, kita juga mendapatkan 18:09 selawat dari para malaikatnya 18:12 yang memohon kepada Allah untuk 18:15 memberikan ampunannya kepada orang-orang 18:17 yang bertauat dan mengikuti jalan Allah. 18:20 Sebagaimana dalam surat Ghafir Allah 18:22 jelaskan selawatnya malaikat alladzina 18:25 yahmilunal arsya waman hau 18:29 yusabbihuna bihamdibbihim wa yumminuna 18:32 bih. 18:44 jahilhumia 18:49 minim wawajihimatihim 18:53 innaka antal azizul hakim. 18:57 Para malaikat yang mengelilingi Arasy, 19:00 yang memikul Arasy dan mengelilingi 19:02 Arasy. Ini merupakan gambaran yang tak 19:04 mungkin dapat kita perikan. Karena 19:06 bahasa manusia enggak mungkin 19:08 menggambarkan hakikat tersebut. 19:11 Mereka bertasbih memuji Tuhan mereka, 19:13 beriman kepadanya dan memohon ampun bagi 19:16 orang yang beriman seraya berkata, 19:19 "Wahai Tuhan kami, betapa luasnya rahmat 19:22 dan pengetahuan. 19:24 Ampunilah orang-orang yang bertaubat 19:26 kembali padamu ya Allah. 19:29 Fagfir lilladzina tabu watu sabilaka. 19:33 Ampuni dosa orang-orang yang bertobat 19:35 kembali kepadamu dan mengikuti jalanmu 19:36 ya Allah. 19:40 Fagfir lilladinau 19:43 watabu sabilaka waqihim adab jahim. 19:47 Lindungi mereka dari azab api neraka 19:49 jahim. Kemudian 19:52 wailhum. 19:54 Wahai Tuhan kami masukkan mereka 19:56 semuanya jannati 19:59 surga yang kau janjikan bagi mereka 20:04 bersama-sama yang saleh dari ayah ibu 20:07 mereka, pasangan-pasangan mereka dan 20:09 anak-anak mereka semuanya. 20:12 Sungguh Engkau Maha Perkasa lagi Maha 20:14 Bijaksana. Ini merupakan selawat dari 20:16 malaikat. 20:18 Begitu kita bertobat pada Allah, kita 20:20 kembali ke jalannya, selawat malaikat 20:23 Allah Subhanahu wa taala akan terima. 20:26 Allah bimbing kita yang bertobat, Allah 20:29 Subhanahu wa taala juga bimbing 20:31 mereka-mereka yang mengikuti jalannya. 20:33 Ini merupakan petunjuk yang amat indah. 20:35 Jadi, mari kita mulai sebelum memasuki 20:38 Ramadan dengan kita bertobat kembali 20:41 pada Allah. Bertobat kita kembali kepada 20:45 Allah Subhanahu wa taala. banyak-banyak 20:46 memohon ampun hingga seperti ladang yang 20:49 tadinya penuh dengan alang-alang, penuh 20:51 dengan pohon-pohon yang rimbun 20:52 dibersihkan kemudian dibajak baru pada 20:54 saat itu tanaman kebaikan akan tumbuh. 20:56 Tapi kalau kita menanam di lahan yang 20:58 penuh dengan alang-alang, 21:00 niscaya pohon kita akan mati. 21:02 Saripatinya akan dihisab oleh apa? Oleh 21:04 alang-alang. Jadi kita pertama bertobat 21:07 mohon ampun kepada Allah Subhanahu wa 21:09 taala baru rahmat Allah Subhanahu wa 21:12 taala Allah akan curahkan ke dalam diri 21:14 kita dan Allah berikan bimbingan dan 21:16 cahayanya. 21:19 Nah, setelah kita bertobat, memohon 21:20 ampun kepada Allah kemudian kembali 21:23 mengikuti petunjuk dan jalannya ini akan 21:26 membuat hati kita dengan mudah mengikuti 21:29 apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala 21:31 perintahkan, menjauhi apa-apa yang 21:33 dilarang oleh Allah. Jadi sebetulnya 21:37 menahan lapar dan haus itu bukan apa? 21:41 Bukan menggambarkan seluruh ibadah siap. 21:44 Itu hanya merupakan salah satunya. 21:46 Karena begitu seorang 21:50 perutnya kosong, syahwatnya akan 21:51 merendah. Akan meren 21:53 merendah. perhatian yang tadi tertuju 21:56 kepada makanan dan kebiasaan-kebiasaan 21:58 yang sifatnya duniawi juga akan terhenti 22:01 dan pada saat itu hatinya dengan mudah 22:03 untuk fokus ya merenungkan kebesaran 22:07 keagungan Allah Subhanahu wa taala. Jadi 22:11 ibadah Siam ini ibadah yang menyeluruh 22:15 yang mendidik kita untuk mengendalikan 22:17 diri kita dengan janji Allah. Laallakum 22:21 tattaquun agar kalian menjadi orang yang 22:23 bertakwa. Dan dalam satu riwayat Nabi 22:26 mengatakan, "Man soma ramadana imanan 22:29 wahtisaban gufir lahu ma taqaddama 22:32 minambi." Siapa yang melakukan ibadah 22:34 siam di bulan Ramadan dengan penuh 22:37 keimanan, 22:38 yakin akan janji Allah ya juga ya atas 22:42 dasar imannya kepada hari akhir 22:44 mendorong dirinya sepenuhnya betul-betul 22:46 apa? untuk menyambut seruan Allah dan 22:49 mengharapkan apa yang di sisi Allah. 22:51 Bukan mengharapkan apa yang terdapat 22:53 dalam kehidupan dunia. Imanan wahtisaba. 22:57 Allah akan ampuni semua dosa-dosanya 22:59 yang lampu. Nah, yang membuat hidup kita 23:02 ini menjadi gelap, menjadi sempit, 23:03 menjadi resah, gelisah, 23:06 untuk mengerjakan kebaikan, perasaan 23:08 begitu berat. Tapi untuk melakukan 23:11 hal-hal yang melalaikan, kenapa begitu 23:13 mudah? Semua disebabkan karena dosa yang 23:15 kita kerjakan. 23:17 dosa yang kita kerjakan menjadi beban 23:19 yang berat menjadi juga apa? Kegelapan 23:22 dalam hati kita. Akhirnya kita tidak 23:25 tahu kadang-kadang apa yang harus kita 23:27 lakukan. Jadi kata siam yang berarti 23:30 imsak menahan diri bukan hanya menahan 23:33 dari lapar dan haus tapi bagaimana kita 23:36 menjaga dan mengawasi hati kita agar 23:38 sepenuhnya betul-betul kembali kepada 23:41 Allah. Nah, pada saat itu 23:44 orang mencapai kedudukan yang dinamakan 23:48 al-wusul. 23:50 Di mana apa? Dengan berhubungan dengan 23:52 Allah Subhanahu wa taala dengan 23:54 sendirinya dia mencapai maqam al-wusul. 23:59 Dan ini kalau dijaga terus-menerus maka 24:01 Allah Subhanahu wa taala akan jadikan 24:04 dunia di matanya kecil. 24:07 Dan kebesaran Allah Subhanahu wa taala, 24:09 kerinduan kepada Allah, kecintaannya 24:11 akan menggenangi jiwanya hingga dalam 24:14 sebaik dalam berbagai macam kebaikan 24:16 terdepan dalam hal-hal yang buruk dia 24:19 menjadi orang yang terjauh. Sebagaimana 24:21 keadaan Nabi kita, sahabat-sahabatnya, 24:24 para keluarganya mereka orang-orang yang 24:26 mengutamakan apa yang di sisi Allah. Dan 24:29 ini gambaran dari umat nabi yang 24:31 sebenarnya. Muhammadun 24:33 rasul 24:34 rasulullah walladina 24:36 maahu 24:37 asyiddau alkuffar ruhamau 24:40 tarahum rukan sujada yabtaguna fadih 24:46 yabtaguna fadlan 24:48 minallahi 24:49 minallahi walidwan 24:53 Muhammad bukan sembarang orang bukan 24:56 hanya sosok yang bernama Muhammad tapi 24:58 di samping dia merupakan sosok yang kita 25:00 kenal dengan nama namanya dia adalah 25:03 Rasulullah 25:04 yang membawa risalah dari Allah. Dan 25:06 orang yang bersamanya bersama di sini 25:09 bukan hanya bersama 25:11 hidup bersama Rasul pada waktu yang sama 25:14 di tempat yang sama tapi kebersamaan di 25:16 sini kebersamaan imani, 25:19 kebersamaan ittibai. 25:21 Oleh karena itu kita yang jauh masanya 25:24 dengan rasul, kita bisa bersama Rasul 25:27 kalau kita tempuh jalannya. 25:29 Kita ikuti jalannya, ikuti petunjuknya, 25:31 kita bersama beliau. Lalu Allah 25:33 gambarkan ciri-ciri mereka. 25:36 Orang-orang yang bersamanya asyidda al 25:38 kuffar. Orang yang keras tegas 25:40 menghadapi orang-orang kafir. Bukan 25:42 berarti bersikap kasar terhadap mereka. 25:44 Tidak. Tapi menghadapi orang kafir yang 25:46 menentang, yang memeragi, yang 25:48 mengangkat senjata, dia tidak akan 25:49 bersikap lunak walaupun terhadap 25:52 saudaranya yang kafir. 25:54 Asyiddau alkuffar ruhamau bainahum. Tapi 25:57 di antara mereka penuh kasih sayang, 26:00 mengalah, tolongmenolong, 26:02 bantu-membantu, saling melindungi, 26:04 menjaga hatinya mengharapkan rida Allah 26:08 jauh dari kedengkian, kebencian, ataupun 26:10 kesombongan. 26:13 Ruhamau bainahum tarahum rukaan sujada. 26:17 Kalau kamu ingin melihat tanda-tanda 26:19 mereka, kamu akan saksikan mereka sibuk 26:21 dengan ruku dan sujud di hadapan Allah. 26:24 Bukan sibuk mengagulkan diri mereka, 26:26 tapi sibuk dengan rukuk dan sujud. Apa 26:30 yang mereka harapkan? Yabtaguna fadl 26:32 minallahi yang mereka harapkan karunia 26:34 dari Allah dan apa? Dan keridaan. 26:40 Simahum fi wujuhihim minha sujud. 26:43 Tanda-tanda mereka pada wajah mereka 26:46 dari bekas-bekas sujud. Di sini bukan 26:49 hanya menunjuk kepada jidat yang 26:51 berwarna hitam. Karena jilid berwarna 26:54 hitam ini ya karena banyaknya orang 26:57 bersujud itu hanya merupakan pertanda di 27:00 dahi bukan pada seluruh wajah. Kalau ini 27:03 tanda-tanda mereka pada wajah mereka. 27:05 Sorot mata mereka yang lembut, 27:08 kekhusyukan, 27:10 kerendahan tanpa ada kesombongan sedikit 27:13 pun. Kita bisa saksikan orang-orang yang 27:15 salatnya khusyuk dari pandangan mata 27:17 mereka, air muka mereka. Air muka 27:19 orang-orang yang selalu mengingat Allah 27:21 beda dengan orang-orang apa? Yang tidak 27:23 mengerjakan salat. Oleh karena itu, 27:26 dalam sebuah riwayat 27:28 diriwayatkan dari salat satu sahabat, ma 27:30 akhfa insanun fi qalbihi saian illa 27:34 waharallahu alofahati wajh. Seseorang 27:37 tidak menyembunyikan sesuatu di hati 27:39 kecuali Allah tampakkan pada air 27:41 mukanya. 27:43 Tercermin pada air mukanya. Isa bisa 27:45 lihat kalau kita ketemu dengan 27:47 orang-orang yang khusyuk di hadapan 27:49 Allah ya. Orang-orang yang betul-betul 27:52 selalu mengharapkannya di sisi Allah. 27:54 Air mukanya sejuk. 27:56 Kita memandang dia mengingat Allah 27:58 Subhanahu wa taala. Tapi kalau ketemu 28:00 sama orang-orang yang bergelimangan 28:04 kesenangan dunia, mengejar dunia, kita 28:06 akan lihat begitu memandang mereka, hati 28:08 kita bukan tertuju pada Allah, malah 28:10 apa? Tertarik untuk apa? Untuk juga 28:12 mengikuti gaya hidup mereka. kita bangga 28:14 dengan mereka. Kita juga ingin mencapai 28:17 apa yang mereka dapatkan. Seperti 28:19 seorang ustaz satu kali bersama saya, 28:23 tambama dari luar negeri juga bersama 28:24 saya melintas di hadapan seorang 28:27 pengusaha yang kaya raya. Kebetulan dia 28:29 pengusaha juga, dia juga seorang yang 28:33 dipandang sebagai tokoh agama, kaya 28:35 raya. 28:37 diang sama saya, "Kalau seandainya ana 28:39 bisa mendapatkan sedikit aja apa yang 28:41 dimiliki, ana betul-betul bersyukur." 28:44 Ana katakan, "Kenapa kamu mengharapkan 28:48 apa yang ada padanya?" Kamu bukan 28:49 berharap apa yang di sisi Allah 28:50 Subhanahu wa taala. Apa yang dimiliki 28:53 orang tersebut sedikit kecil tidak 28:55 berarti. 28:57 Kalau kamu berharap mendapatkan sedikit 29:00 apa yang diberikan Allah kepadanya, 29:02 seperti apa? Seperti mereka-mereka yang 29:05 mengharapkan apa yang Allah berikan 29:06 kepada Qarun. Yaitana 29:10 qarun in 29:12 minta kepada Allah yang terbaik buat 29:14 kamu untuk dunia kamu akhirat kamu. 29:16 Jangan kamu berharap berandai-andai 29:19 dengan apa yang di tangan manusia. Dan 29:22 terbukti orang tersebut yang kaya raya 29:24 yang disoroti sebagai tokoh agama 29:26 hidupnya jauh dari tuntunan agama dan 29:28 pengamalannya. 29:31 hartanya bukan membawa kerukunan malah 29:33 membawa fitnah di antara keluarganya. 29:37 Jadi menyedihkan sekali kenapa kita ini 29:39 terpaku dalam kehidupan dunia karena 29:42 hati kita tidak kita jaga. 29:44 Akhirnya kalau kita menerima amanat 29:46 khianat, di saat kita berbicara juga 29:48 bohong karena ingin menutupi kekurangan 29:51 atau ingin menunjukkan kelebihan kita 29:53 pada orang lain. Maka betapa indahnya 29:56 orang-orang yang menjadi pengikut nabi 29:57 kita tegas, keras menghadapi orang-orang 30:01 yang ingkar, yang menentang, yang 30:04 memerangi mereka tapi lembut terhadap 30:07 sesama orang yang beriman, tidak 30:09 membanggakan diri, merendah tangannya 30:13 dengan mudah. mengulurkan bantuan kepada 30:15 mereka. Kesibukan mereka rukuk dan 30:18 sujud. 30:20 Tanda-tanda mereka pada wajah mereka, 30:22 air muka mereka yang lembut, yang 30:24 menyentuh hati hingga orang yang 30:26 memandang mereka akan teringat pada 30:28 Allah Subhanahu wa taala. 30:29 Bahkan orang-orang yang tadinya bangga 30:31 diri, begitu bertemu mereka langsung 30:34 hatinya apa? Hatinya akan betul-betul 30:37 apa? Meredah. Sampai dia bilang, "Saya 30:39 ini kenapa kalau mandang si fulan semua 30:42 kesombongan saya hilang? 30:44 Saya merasakan diri saya enggak berarti 30:46 apa-apa di hadapannya. Di depan orang 30:48 lain dia sering mengangkap kekayaannya 30:50 ini itu. Tapi begitu bertemu ini orang 30:52 yang jauh dari sisi kekayaan lebih 30:53 rendah, tapi dia merasa semua yang 30:56 dimiliki tidak berarti apa-apa sama 30:57 sekali. Karena apa? Ini orang tidak 30:59 mengharapkan apa yang ada padanya. 31:01 Memberikan nasihat dengan lemah lembut 31:04 untuk tidak menyombongkan diri agar 31:06 tidak merasa bangga dengan apa yang 31:08 Allah berikan padanya. Karena semua 31:09 bakal dihisab di sisi Allah Subhanahu wa 31:12 taala. Jadi kesimpulannya insyaallah 31:14 kita akan bicara nanti secara ee hari 31:18 demi hari mengenai Ramadan. Tapi yang 31:20 paling penting mari kita mulai sekarang 31:22 beristigfar dan bertobat kembali kepada 31:25 Allah. mempersiapkan diri kita untuk 31:27 menerima karunia dan curahan rahmat 31:30 dengan masuknya di bulan Ramadan dan 31:33 kita mulai menjaga hati kita, pandangan 31:35 mata kita, pendengaran kita, lisan kita, 31:38 begitu pula kemaluan kita dari apa yang 31:41 diharamkan Allah Subhanahu wa taala. 31:43 Wallahuam. Allah. Masyaallah. Makasih, 31:45 Ustaz. Ustaz, ini ada pertanyaan. Kenapa 31:50 perintah tentang puasa di dalam 31:52 Al-Qur'an dijelaskan dalam kata kutiba? 31:55 Mengapa perintah puasa menggunakan 31:58 kata-kata kutiba bukan wujuba atau ee 32:01 atau furid. Terima kasih atas 32:04 pencerahannya. 32:05 Musyawir dari Musyawir Abdul Basyir 32:09 dengan kata kataba yaktubu kitaban. Kita 32:13 akan tahu arti katabah apa 32:16 asalnya. 32:19 Jamaah. 32:20 Jamaah. He 32:22 kata qara berarti jamaah wamai ilai. 32:27 Begitu juga kataba juga berarti jemah. 32:30 Wadamai ilai. Cuma kalau qah menyatukan 32:34 huruf dalam kalimat yang diucapkan. 32:38 Oke. 32:38 Yang dibaca dan diucapkan adalah qaraah. 32:41 Sedangkan menyatukan huruf dan kalimat 32:44 dalam bentuk tulisan namanya apa? Kata 32:47 apa? 32:49 Jadi kata kutiba di sini tidak 32:51 menunjukkan arti kewajiban sebetulnya 32:54 pada dasarnya, tapi menunjukkan arti 32:55 apa? Dari kata-kata batin jemaah kutiba 32:59 yang apa yang dikumpulkan. Sebetulnya 33:02 apa yang dilakukan hamba Allah Subhanahu 33:04 wa taala menjalankan ibadah siam semua 33:06 merupakan tulisan dan kumpulan kebaikan 33:08 yang Allah sediakan baginya. 33:12 Kalau kata furid yang artinya 33:13 diwajibkan, diharuskan dengan kata 33:16 kutiba yang artinya orang yang 33:18 menjalankan ibadah siam ini Allah 33:20 Subhanahu wa taala tuliskan baginya 33:22 segala kebaikan. Persiapkan dirinya 33:25 untuk menjadi orang yang bertakwa. 33:28 Seperti firman Allah, ulaika alladzina 33:31 kataba fi qulubihimul 33:34 iman. Orang yang merendahkan suara 33:37 mereka di hadapan Rasul. 33:40 Mereka-mereka ini orang apa? E bukan ee 33:46 ulaikalladinahalallahuahum 33:48 liliman. 33:50 Ulaikalladina 33:53 coba surat apa, Ustaz yang dimaksud? 34:00 Coba buka apa? Buka itu 34:02 surat yang dibaca. 34:03 Gampang lupa ini sekarang 34:05 kata-katanya. Ustaz 34:06 I 34:07 Ulaika 34:10 coba ya 34:14 kata apa coba? 34:18 almujadilah ustaz 34:22 coba lihat kita lupa 34:31 itu akhir kalau enggak salah akhir surat 34:35 almujad mujadilah 34:38 la tajidu yminuna billahi walumil akir 34:42 yaduna 34:44 man hadallaha 34:49 abahum abnaahum ikhwanahum 34:53 asiratahum 34:55 setelah itu 34:56 ulaika kataba 34:58 ulaika kataba fiubihimul imana 35:02 waadahum biruhim minhuinajahti 35:07 anhar khidina fiha rallahuah 35:20 Ini merupakan penutup dari suratul 35:22 mujadilah. Allah menerangkan 35:24 Allah ee engkau wahai manusia tidak akan 35:29 menjumpai 35:33 kaum yang beriman kepada Allah tapi 35:36 mencintai mencintai 35:39 mencintai bekerja sama ya terhadap 35:43 orang-orang yang memerangi Allah dan 35:45 rasulnya. La tajidu 35:48 yminuna billah wal yaumil akhir. Kau 35:50 tidak akan menjumpai satu kaum yang 35:54 beriman kepada Allah dan rasulnya eh 35:57 yang beriman kepada Allah dan hari akhir 35:59 akan mencintai orang-orang yang 36:00 menentang Allah dan rasulnya. Walau kanu 36:04 abahum au abnaahum au ikhwanahum au 36:07 asyiratahum. Walaupun mereka itu 36:10 anak-anak mereka sendiri. 36:13 Walau kanu abaahum abnaahum. Walaupun 36:17 mereka ini ayah ibu mereka, putra-putri 36:20 mereka atau saudara-saudari mereka atau 36:24 asyirah mereka, keluarga besar mereka. 36:29 Mustahil orang mengaku beriman kepada 36:31 Allah, kepada hari akhirat lalu mereka 36:33 mencintai. Ya, kemudian bekerja sama 36:37 bersama orang-orang yang memerangi Allah 36:39 dan Rasul-Nya. Walaupun mereka ini 36:42 orang-orang tua mereka, anak-anak 36:44 mereka, 36:45 saudara-saudari mereka atau keluarga 36:48 besar mereka. Nah, orang 36:51 yang tidak melakukan hal ini, tapi 36:54 betul-betul sepenuhnya mereka 36:56 menyerahkan loyalitas mereka kepada 36:58 Allah, kepada orang-orang yang beriman 37:00 kepada Allah, yang taat padanya. Orang 37:02 yang Allah tuliskan dalam hati mereka 37:04 keimanan dan Allah akan mendukung mereka 37:08 dengan roh dari sisinya. 37:10 mendukung mereka dengan roh dari sisi 37:12 ini menggambarkan dukungan Allah yang 37:14 luar biasa dan kata roh di antaranya 37:16 tertuju pada malaikat 37:19 Allah masukkan mereka ke dalam taman 37:21 surganya kekal di dalamnya untuk 37:23 selama-lamanya Allah rida kepada mereka 37:26 dan merekalah 37:28 orang yang termasuk dalam Hizbullah 37:31 ketahuilah bahwasanya Hizbullah ini 37:34 orang-orang yang beruntung. Jadi mereka 37:37 betul-betul orang yang menyerahkan 37:39 loyalitas mereka sepenuhnya kepada Allah 37:41 dan berkumpul bersama orang-orang yang 37:42 mencintai Allah. Jadi kalau kita jumpai 37:46 negara-negara Arab bekerja sama dengan 37:49 Trump dalam Board of Space ya 37:54 mendirikan dewan keamanan ya dewan 37:57 keamanan mustahil untuk menjadi dewan 37:59 keamanan yang menegakkan keadilan. 38:02 Karena Israel dilibatkan sebagai anggota 38:04 sedangkan Palestin 38:05 tidak dilibatkan. Dan kita tahu selama 38:08 peperangan kemarin, Trump berpihak 38:11 secara total penuh kepada Israel. 38:14 Yang mengherankan kenapa negara-negara 38:17 Arab 38:19 ikut bergabung bersama 38:21 Saudi Arabia, Emirat Arab, Kuwait, 38:24 Qatar, bahkan termasuk Mesir. 38:28 Apakah Israel saudara mereka? 38:30 Sedangkan Palestin itu musuh yang busuhi 38:33 dan memerangi mereka. Sebaliknya 38:35 orang-orang yang lemah terkepung 38:38 dikelilingi oleh Yordania yang merupakan 38:40 saudara mereka tapi mengepung mereka. 38:43 Israel pantas kalau memerangi mereka 38:45 karena musuh. Mesir juga mengelilingi 38:48 dan menutup pintu bagi mereka. Mereka 38:51 dikepung, tangan mereka diikat, kemudian 38:54 juga aliran logistik juga dibatasi. 38:56 Demikian pula persenjataan pun apa yang 38:59 diselundupkan. Tapi anehnya mereka 39:01 berpihak kepada Zionis. Oleh karena itu, 39:03 kita berharap kepada Bapak Presiden 39:05 Prabowo untuk betul-betul menyadari 39:08 bahwa masuknya Indonesia dalam board of 39:10 speech yang dipimpin oleh apa? Yang 39:13 dipimpin oleh Trump sebetulnya 39:16 memasukkan kita ke dalam golongan 39:18 orang-orang yang akan berbuat zalim 39:21 terhadap sesama manusia. Dan kezaliman 39:24 yang kita lakukan akan membuat kita apa? 39:27 Terputus dari rahmat Allah. Akhirnya 39:30 upaya usaha yang kita lakukan tidak akan 39:32 diberkahi oleh Allah. Akan berbalik 39:34 merugikan kita, merugikan juga bangsa 39:36 kita. Nah, mudah-mudahan kita harapkan 39:40 Bapak Prabowo menjadi seorang yang 39:42 piawai. Betul-betul seorang yang 39:45 berjuang sebagaimana janjinya untuk 39:46 menegakkan keadilan, memperjuangkan 39:48 kepentingan bangsa, negara. Karena kita 39:50 khawatir kalau kita berkumpul bersama 39:53 orang yang zalim, bila azab turun 39:56 atau bukan hanya mengenai mereka, kita 39:58 pun akan terkena. 40:00 Dan jangan kita ukur standar kebenaran 40:02 dengan bangsa-bangsa Arab. Bangsa Arab, 40:05 bangsa-bangsa yang saat ini kehilangan 40:06 arah mereka. 40:08 Mereka kehilangan jati diri mereka. Dulu 40:11 mereka hidup tenggelam dalam 40:13 kejahiliahan. Allah muliakan mereka 40:14 dengan Islam. Sekarang mereka 40:16 meninggalkan Islam yang merupakan sebab 40:18 kemuliaan mereka. Menjadikan Trump 40:20 sebagai Tuhan yang mereka sembah. 40:23 Wali iyadzubillah. 40:25 Jadi kembali 40:27 kata kataba dalam Al-Qur'an digunakan 40:31 baitu kutiba itu menunjukkan arti 40:33 positif yang amat indah. Di samping 40:35 menunjukkan apa? Menunjukkan ee katakan 40:38 keharusan ada makna yang amat indah yang 40:41 kembali kepada orang yang beriman. 40:43 Contohnya ya kita lihat kataballahu 40:47 laaglibanna 40:48 ana wa rasuli. 40:51 Allah telah menuliskan 40:54 ya bahwa aku bersama rasul-rasulku 40:57 termasuk orang yang beriman akan 40:59 mengalahkan apa? musuh-musuhnya. 41:02 Kataballahu laagribanna warasul inallah 41:05 qawiyun aziz. Nah, kalau ikadina 41:11 merekalah orang-orang yang Allah 41:12 Subhanahu wa taala tuliskan dalam hati 41:14 mereka aliman. Nah, begitu juga ya 41:17 ayyuhalladina amanut kutiba alaikumusam. 41:19 Apa yang dituliskan di sini? 41:23 Siam yang merupakan bimbingan akan 41:26 membawa mereka ke dalam rahmat yang 41:28 Allah tuliskan dan akan menuliskan 41:31 ketakwaan di hati mereka. Jadi 41:33 sebetulnya dengan Siam yang kita 41:35 jalankan secara benar dan baik, Allah 41:38 akan tuliskan ketakwaan dalam hati kita. 41:41 Jadi bukan hanya menjelaskan arti 41:44 keharusan yang menjadi beban. Jadi kata 41:47 kutiba ini menunjukkan makna yang amat 41:49 indah di mana yang Allah tuliskan 41:51 merupakan segala kebaikan bagi para 41:53 saimin. Sebagaimana janjinya itu 41:56 takwallahi tabaraka wa taala. Mustahil 41:58 kita dapatkan tanpa rahmat dan bantuan 42:01 dari Allah Subhanahu wa taala. 42:05 Subhanakallahumma wabihamdik asadu 42:07 asadua ilahailla anta astagfiruka wa 42:10 atubu ilaik wu minkum. Wasalamualaikum. 42:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:14 wabarakatuh. Jazakumullah khairan. Jazak 42:15 ustaz husin pencerahannya pada pagi hari 42:18 ini. Mudah-mudahan bisa jadi wasilah 42:20 hidayah buat ikhwan akhwat sekalian yang 42:21 mendengarkan. Mudah-mudahan bisa menjadi 42:23 bekal kita sebelum kita berjumpa dengan 42:26 bulan suci Ramadan. Dan mudah-mudahan 42:27 Allah berkahi umur kita di bulan Syakban 42:29 ini dan Allah sampaikan umur kita di 42:31 bulan suci Ramadan. Amin ya rabbal 42:33 alamin. Terima kasih ikwan yang sudah 42:35 menyimak. Terima kasih Mas 42:38 Atep dan juga Mas Algi di meja operator 42:40 Alfagqir Isa Alkaf beserta seluruh kru 42:44 yang bertugas mohon undur diri. 42:45 Asalamualaikum warahmatullahi 42:46 wabarakatuh. 42:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:48 wabarakatuh.