Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
3:24 Asalamualaikum warahmatullahi 3:26 wabarakatuh. 3:27 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 3:30 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 3:33 sayyidina Muhammad. Dipancar luaskan 3:35 dari jalan Masjid Silaturahim nomor 36 3:40 Kalimanggis Cibubur Bekasi Radio 3:43 Silaturahim untuk Islam yang satu. 3:46 Ikhwan dan akhwat pendengar setia Radio 3:49 Silaturahim di mana pun Anda berada. 3:52 Senang sekali rasanya kami dapat kembali 3:54 menjumpai Anda dalam program tausiah 3:58 sore yang mana pada hari ini akan diisi 4:02 oleh guru kita Ustaz Z Mahmid. 4:06 Pada Senin sore hari ini di tanggal 7 4:10 September 4:11 2026. 4:13 Tema yang akan beliau angkat yaitu 4:15 karakteristik 4:17 orang-orang muttaqin atau karakteristik 4:22 mereka yang muttaqin atau orang yang 4:24 bertakwa. Demikian yang menjadi tema 4:26 kita di sore hari ini, Ikhwan dan 4:28 Akhwat. Langsung saja kita sapa guru 4:31 kita. Asalamualaikum warahmatullahi 4:33 wabarakatuh, Ustaz. 4:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:37 wabarakatuh. 4:39 Sehat, Ustaz? Ya, 4:40 alhamdulillah. Alhamdulillah. Nikm. 4:44 Masyaallah. Baiklah, ikhwan dan akhwat. 4:46 Langsung sa 4:47 iya lanjut aja ngomong. 4:49 Iya, ikhwan dan akhwat 4:52 langsung saja 4:55 dan seperti biasa nanti Anda bisa 4:58 bergabung bersama kami di 0811999720. 5:10 Baik, kita akan segera menyimak tausiah 5:13 yang akan disampaikan oleh guru kita 5:16 tafadol Ustaz. 5:19 Asalamualaikum warahmatullahi 5:21 wabarakatuh. 5:23 Waalaikumsalam. 5:24 Bismillahirrahmanirrahim. 5:31 Alhamdulillahi rabbil alamin. 5:36 Allahum lakal hamdu hamdan katiran 5:38 thayiban mubarakan f. 5:42 Alhamdulillahilladzi 5:45 hadana lihad w kunna linahtadi laula an 5:49 hadanallah. 5:51 Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 5:54 syarikalah 5:56 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 5:58 rasuluh. 6:00 Allahumma sholli wasallim wabarik 6:03 ala sayyidina Muhammad annabi rahmah 6:07 wa ala alihi wasahbihi wasallama 6:10 tasliman kira. 6:13 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 6:15 Allah subhanahu wa taala. 6:18 Segala puji dan puja bagi Allah 6:20 Subhanahu wa taala. Salam dan selawat 6:23 dan salam kepada Rasul sallallahu alaihi 6:25 wasallam. Kita dipertemukan kembali oleh 6:28 Allah Subhanahu wa taala dalam gelombang 6:30 yang sama waktu yang berbeda. 6:33 Masyaallah. 6:37 Ada saatnya 6:39 manusia akan menghadapi perpisahan. 6:44 Dia berpisah dengan anak istrinya. 6:47 berpisah dengan sahabatnya 6:49 dan juga berpisah dengan radio 6:52 silaturahim. 6:54 Ketika Allah Taala mendatangkan salah 6:57 satu sunatullahnya yaitu kematian 6:59 didatangnya mendatangkan datang kepada 7:01 kita. 7:03 Justru itu saya sering alhamdulillah 7:05 mengatakan kita bertemu kembali. 7:07 Masyaallah. 7:10 Nah, hamba Allah yang mulia, 7:15 minggu kemarin atau hari Senin yang lalu 7:20 kita berbicara tentang kegayaiban dalam 7:24 Al-Qur'an. 7:27 Salah satu kegaiban yang 7:30 kita sama-sama telah mendengar ketika 7:34 Allah Taala menyatakan alif lam mim 7:36 dalikal kitabu fi hudan lil muttaqin 7:41 alladzina yukminuna bil ghaib. 7:44 Jadi salah satu kegaib Al-Qur'an ini 7:48 akan menjadi 7:51 petunjuk. 7:53 Pasti menjadi petunjuk. Hudan lil 7:55 muttaqin. Kepada orang-orang yang 7:58 muttaqin. Jadi artinya 8:01 orang yang di luar Islam. 8:04 Ya kadang-kadang mereka akan melihat 8:06 Quran ini satu keanehan. Bisa juga 8:09 mereka mengatakan kayak orang-orang 8:10 Barat mengatakan bahwa Al-Qur'an itu 8:12 karangan Rasul sallallahu alaihi 8:14 wasallam. 8:16 Tapi di akhir-akhir ini dunia Barat 8:19 mulai melihat kebenaran daripada 8:21 Al-Qur'an. 8:22 Jadi, Al-Qur'an mengatakan bahwa 8:29 Quran ini mutlak menjadi petunjuk, 8:33 bimbingan way of life, tapi kepada 8:37 mereka yang muttaqin. 8:42 Salah satu karakter orang yang muttaqin 8:46 yang dimintakan oleh Allah Taala, 8:49 dia harus beriman kepada yang gaib. 8:52 Itu yang kita bahas minggu yang kemarin. 8:57 Ada beberapa ayat dalam Al-Qur'an 9:00 yang Allah Subhanahu wa taala 9:02 mengingatkan 9:07 apa sih karakter daripada orang-orang 9:09 yang muttaqin. 9:12 Jadi kalau kita ingin melihat ke diri 9:15 kita masing-masing 9:19 dan kita bertanya kepada diri kita 9:20 sendiri, 9:22 apa saya masuk kepada kelompok yang 9:24 muttaqin atau tidak? 9:28 Apa saya punya sifat-sifat yang Allah 9:31 gambarkan dalam Al-Qur'an sifat orang 9:34 yang muttaqin 9:37 atau tidak? 9:39 Hanya kita yang bisa bertanya kepada 9:40 diri kita. 9:42 Dan hanya kita yang bisa menjawab. 9:46 Tapi Allah Taala memudahkan kepada kita 9:48 supaya kita selalu bisa melihat ke dalam 9:51 diri kita. 9:54 Ya, yang kalau kalimat 9:58 kalimat keren sering-sering kita dengar 10:01 mengestropeksi diri ya melihat ke dalam 10:05 diri kita ini 10:11 jannah. 10:13 balasan jannah ya 10:17 itu hanya untuk orang yang muttaqin. 10:20 Sebagaimana sebagaimana dalam Al-Qur'an 10:22 dalam surah Al Imran Allah Subhanahu wa 10:24 taala mengingatkan, 10:27 wasariu 10:29 ila magfirat mirbikum. 10:32 Dan bergegaslah kalian 10:36 perbanyak untuk beristigfar, 10:39 meminta ampun kepada Allah, bertobat 10:42 kepada Allah 10:44 supaya mendapat pengampunan dari Allah 10:46 Taala. 10:48 Karena Allah Taala menyatakan 10:51 balasannya akan mendapatkan jannah dan 10:53 jannah ini di di hanya dijanjikan kepada 10:57 orang-orang yang muttaqin. Allah Taala 11:00 menyatakan 11:03 uiddat lil muttaqin. 11:07 Mutlak dijanjikan hanya untuk 11:09 orang-orang yang muttaqin. 11:13 Jadi hamba Allah yang mulia 11:17 berarti salah satu 11:20 sifat yang muttaqin 11:22 Allah Taala menyatakan wasariua ila 11:24 magfiratin min rabbikum. 11:27 Bergagaslah kalian 11:30 untuk mendapatkan pengampunan dari Allah 11:33 Taala. 11:35 Karena Allah taala menyatakan surga wa 11:37 jannatin ardu samawati wal. 11:41 Surga itu lebih luas dari langit dan 11:43 bumi. 11:45 Bayangkan bumi aja yang kita tempati. 11:49 Subhanallah. 11:52 Bumi aja yang kita tempati. 11:54 Dari ujung bumi ke ujung bumi. 11:58 Kalau kita naik pesawat terkadang 12:00 memerlukan 24 jam. 12:06 Contoh aja. 12:10 Kalau kita berangkat ke Amerika 12:14 itu memakan waktu kira-kira 12:17 ya dengan stop over 12:22 kira-kira 23 jam. 12:27 Jadi bayangkan luasnya bumi ini luar 12:28 biasa. 12:32 Sedangkan Allah Subhanahu wa taala 12:34 menggambarkan jannah ini lebih luas 12:38 dari langit dan bumi. W jannatin arduhas 12:41 samawat wal ard. 12:44 lebih luas daripada langit dan bumi. 12:47 Bumi ini di alam universe, di alam 12:50 universe hanya bagaikan titik yang kecil 12:55 bumi. 12:58 Nah, bayangkan bumi ini ditempati kalau 13:00 sekarang ini mungkin sekitar 6 miliar 13:02 manusia. 13:05 Masih luas hutannya, masih luas tanahnya 13:07 masih luas lautannya. 13:12 Bagaimana lagi kalau kita membayangkan 13:14 surga yang dijanjikan oleh Allah 13:16 Subhanahu wa taala? Tapi Allah taala 13:19 menyatakan, 13:20 "Bergegaslah kalian 13:24 untuk mendapatkan pengampunan dari Allah 13:26 Taala. 13:28 Magfirat mirabikum." 13:32 Allah Taala tidak akan memberikan 13:34 pengampunan 13:36 kalau kita tidak bertobat kepada Allah. 13:40 Allah Taala tidak akan berikan 13:41 pengampunan kalau kita tidak meminta 13:43 pengampunan dari Allah Taala. 13:47 Pengampunan itu enggak datang otomatis. 13:54 Terkadang banyak saya sering mendengar, 13:57 saya ingat dulu waktu saya mungkin umur 13:59 kira-kira 45 tahun, 50 tahun. 14:03 Ada teman-teman saya sering mengatakan 14:05 begini, 14:07 "Kalau dia berbuat salah 14:09 kadang-kadang kalau saya tegur dia 14:12 mengatakan, "Ustaz, ini kan cuma dosa 14:14 kecil. 14:16 Kita salat dua rakaat nanti dapat 14:18 pengampunan. Hilang dosanya." 14:20 Astagfirullahalazim. 14:23 Yang paling celaka, paling berbahaya 14:25 orang yang memandang enteng dosanya 14:27 sekalipun kecil. 14:30 Sehingga dalam hadis Rasul sallallahu 14:32 alaihi wasallam menyatakan 14:36 asraraas 14:37 aallah. 14:39 Orang yang menganggap dosanya kecil 14:43 maka dia menjadi dosa besar di sisi 14:44 Allah Taala. 14:46 Tapi ada orang yang dia berbuat dosa dan 14:51 dia anggap ini dosa besar yang dia 14:53 lakukan. 14:55 Timbul ketidakenaknya, ketakutannya 14:57 kepada Allah. Allah Taala menyatakan 14:59 dosanya menjadi kecil di sisi Allah 15:01 Taala ketika dia beristigfar. 15:07 Jadi di ayat ini Allah Taala 15:08 menggambarkan luasnya surga dan perlu 15:12 perlunya kita mendapatkan pengampunan 15:14 dari Allah Taala. 15:16 Orang yang selalu meminta ampun kepada 15:19 Allah, banyak beristigfar, tentunya dia 15:21 bukan mustahil masuk kepada kelompok 15:23 muttaqin. 15:25 Tapi kemudian Allah Taala 15:33 memberikan keterangan yang lebih 15:34 terperinci. 15:36 Siapa mereka ini yang muttaqi? 15:41 Ya Allah Taala kemudian mengatakan 15:44 begitu mereka yang mendapat pengampunan 15:46 dari Allah Taala 15:48 ya selalu beristigfar kepada Allah 15:52 selalu mendedahkan tangan kepada Allah 15:54 sekalipun dia tidak berbuat salah 15:56 berbuat dosa dan dia banyak beristigfar 15:58 kepada Allah kita hanya di dalam salat 16:01 aja selesai salat diperintahkan oleh 16:04 Rasul sallallahu alaihi wasallam untuk 16:05 kita beristigfar selesai salat. 16:10 Karena terkadang dalam salat kita juga 16:13 otak kita lagi ke mana-mana. 16:18 Dan mungkin dalam salat kita juga 16:20 terkadang kita terlalu cepat-cepat 16:23 mengejar kejar rakaatnya. Kejar rakaat 16:26 yang kita salat sehingga terkadang 16:28 bacaannya kita banyak yang tidak benar. 16:31 Justru itu Rasul sallallahu alaihi 16:33 wasallam menyuruh kita selesai salat 16:35 beristigfar. 16:41 Sesudah istigfar kita minta kepada Allah 16:44 Taala. Allahumma inni. 16:48 Jadi istigfar itu peranan yang luar 16:50 biasa. Begitu Allah Taala memberikan 16:53 pengampunan kepada satu orang, dosanya 16:55 diberikan oleh Allah Taala, pasti Allah 16:58 Taala akan memberikan kepadanya jannah 17:02 iddat 17:03 lil muttaqin. 17:06 Ya, di ayat ini Allah mengatakan, 17:08 "Wasari magfiratikumin 17:11 ardu." 17:13 Karena jannya itu lebih luas dari langit 17:15 dan bumi. Tapi dijanjikan hanya kepada 17:19 yang muttaq. 17:22 Kita ketika banyak beristigfar kepada 17:25 Allah, menendahkan tangan meminta ampun 17:27 kepada Allah Taala, sesungguhnya kita 17:30 telah membuka jalan untuk kita 17:33 ya mungkin sebagai calon yang muttaqin. 17:40 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 17:42 terangkan 17:44 detail sifat-sifatnya 17:47 atau karakter 17:49 orang-orang yang muttaqin. 17:52 Nah, itu kita bisa lihat ke dalam diri 17:53 kita. 17:57 Berapa banyak kita beristigfar dalam 17:59 sehari meminta ampun kepada Allah. 18:04 Sebab istigfar ini memajukan permohonan 18:08 kepada Allah untuk Allah Taala menghapus 18:10 kesalahan kesalahan minta dosa-dosa 18:17 kemudian Allah Taala menerangkan luasnya 18:20 jannah yang luar biasa. 18:23 Ketika Allah menyatakan iddat lil 18:26 muttaqin dan dijanjikan kepada mereka 18:29 yang muttaqin baru Allah Subhanahu wa 18:32 taala terangkan, 18:34 alladina yunfiquuna farra w 18:41 mereka itu 18:43 kalau tadi kan di ayat yang pertama saya 18:45 bawa 18:48 yang muttaqin itu ee Al-Qur'an Ini Allah 18:52 Taala menyatakan menjadi 18:55 petunjuk, penyuluh, 18:58 bimbingan 19:00 way of life kepada yang muttaqin. 19:04 Alladzina yukminuna bil ghaib. Jadi 19:07 berarti yang pertama, yang pertama 19:11 syarat yang pertama untuk kita bisa 19:14 masuk menjadi kelompok yang muttaqin. 19:17 Kita beriman kepada yang beriman kepada 19:20 Allah, beriman kepada malaikat, beriman 19:22 kepada ya ee yaumul qiamah. 19:28 Itu syarat yang pertama untuk menjadi 19:29 muttaqid. 19:31 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 19:34 mengingatkan ketika Allah menyatakan dan 19:38 surga itu lebih luas dari langit dan 19:40 bumi. 19:42 Uidat lil muttaqin. Nah, ini ada syarat 19:45 lain lagi yang Allah Taala berikan. 19:48 Jadi kalau kita lihat sebenarnya ini 19:50 bukan merupakan syarat. Ini sebenarnya 19:53 Allah Taala 19:56 menjadikan menerangkan kepada kita kalau 19:59 kita ingin meneropong diri kita sendiri, 20:01 kehidupan kita. 20:05 Sebab hamba Allah yang mulia, 20:09 kita ini hamba-hamba Allah yang beriman. 20:12 Ini umpama 20:14 ada orang yang mengatakan kepada kita, 20:17 "Anda ini kayaknya kufur kepada Allah. 20:20 Pasti kita marah. pasti marah. 20:24 Dan kemarahannya ini 20:27 ya benar karena dia tidak mau masuk 20:30 kepada kelompok yang kufur. 20:33 Tapi kalau ada hamba Allah yang 20:35 mengatakan kepada kita, 20:37 masyaallah 20:39 kalau saya lihat-lihat ente ini hamba 20:42 Allah yang takwall 20:44 artinya kelompok muttaqin. Pasti kita 20:47 senang 20:49 sekalipun kita enggak mau dipuji. 20:52 Tapi ada orang yang bukan memuji. 20:55 Ada orang 20:58 artinya dia mengatakan sesuatu yang baik 21:00 sebagai penghargaan kepada diri kita. 21:03 Memujilah ini. 21:06 Umpama ada yang mengatakan masyaallah 21:11 saya ingin 21:13 artinya paling tidak seperti ini umpama 21:16 ya 21:17 tentu kita tanya kenapa seperti kita. 21:19 Kenapa enggak? Ana lihat-lihat in 21:22 masyaallah orang yang taat kepada Allah, 21:25 takwall pasti kita senang. 21:29 Padahal dia berbicara ini bukan memuji. 21:34 Kita itu tidak mengharapkan penilaian 21:36 orang kepada kita. Kita mengharapkan 21:38 penilaian Allah Subhanahu wa taala. Tapi 21:41 ada terkadang orang-orang di lingkungan 21:43 kita, teman-teman kita, mereka 21:45 mengatakan sesuatu sebagai penghargaan 21:47 kepada kita. 21:50 Kalau kita dengar yang demikian, 21:51 cepat-cepat kita kembalikan kepada 21:53 Allah. 21:55 Gul alhamdulillah. 21:57 Insyaallah Allah Taala akan pelihara ana 21:59 sebagai orang-orang yang takwallah. Nah, 22:01 itu masyaallah. 22:04 Jadi Allah Taala sekarang memberikan 22:06 satu gambaran kepada kita. 22:08 Salah satu bentuk karakter orang yang 22:12 muttaqin. Salah satunya ya. 22:15 Kalau yang pertama tadi kan yminuna bil 22:17 ghaib. 22:21 Jadi sekalipun dia orang itu salat, 22:24 puasa, haji, kalau dia tidak beriman 22:28 kepada yang gaib, 22:31 percuma 22:32 Allah maha ghaib. 22:35 Malaikah itu ghaib. 22:37 Dan kita diperintahkan untuk beriman 22:39 kepada adanya malaikat. 22:46 Di antaranya sifat yang lain Allah Taala 22:48 menyatakan alladzina yunfiquuna far. 22:55 Mereka itu 22:57 yang tangannya terbuka. 23:01 Tangannya terbuka artinya bukan sekedar 23:04 membuka tangan, bukan 23:07 tangannya terbuka. Sering memberikan 23:11 sedekah, membantu orang. 23:13 Baik dia dalam keadaan fisar wra dalam 23:17 keadaan leluasa 23:19 ataupun dalam keadaan yang sempit 23:25 dalam keadaan leluasa ataupun dalam 23:27 keadaan yang sempit. 23:31 Kita jangan berpikiranya 23:34 berpikir begini. 23:38 Kalau saya kaya, saya sudah banyak 23:40 fulus. 23:44 Saya akan mulai bersadap. 23:47 Itu pemikiran yang salah. 23:52 Kenapa tidak dia mulai dari sekarang? 23:54 Sekalipun sedikit. 23:58 Kalaupun dia tidak mempunyai fulus untuk 24:00 bersedekah, dia bisa berbuat baik. Dan 24:03 itu di di di dalam hadis yang lain, 24:06 Rasul sallallahu alaihi wasallam 24:07 mengingatkan bahwa itu termasuk sedekah. 24:13 Ketika Rasul sallallahu alaihi wasallam 24:15 menakan ala kulli muslimin sodqah 24:18 kepada tiaptiap orang muslim mempunyai 24:20 kewajiban untuk sedekah. Nah sadakah ini 24:24 yunfiquuna. 24:25 Jadi orang yang berinfak itu orang 24:27 bersedekah. Orang yang bersedekah itu 24:29 termasuk dia berinfak. [berdehem] 24:32 Ada sedekah yang wajib. Kita tidak 24:34 berbicara sedekah yang wajib. Zakat. 24:39 Kalau zakat itu kewajiban kita. Itu 24:42 wajib. 24:47 Jadi zakat itu seakan-akan 24:51 Allah Taala memberikan keleluasaan 24:53 rezeki kepada kita dan Allah Taala 24:55 katakan kepada kita, "Ana titip, saya 24:58 titip 2% 25:02 2,5% 25:03 untuk tetangga-tetanggamu yang susah, 25:06 untuk masyarakatmu yang susah-susah." 25:10 sama. 25:15 Tapi berinfak, 25:18 berinfak berbeda dengan zakat. Zakat itu 25:20 kewajiban. 25:22 Satu titipan Allah di tangan kita untuk 25:25 orang-orang yang tidak mampu. Orang 25:27 untuk masakin, fuqara, ya ada tujuh 25:32 kelompok. 25:33 Tujuh atau delapan kelompok. 25:37 Tapi kalau sedekah, infak, bersedekah 25:40 berbeda. 25:42 Itu artinya dengan kerelaan kita tangan 25:44 kita terbuka, gampang membantu orang. 25:49 Baik dalam keadaan leluasa 25:52 ya ataupun kita dalam keadaan kesulitan. 25:59 Kita umpama sulit dalam soal ekonomi, 26:01 sulit enggak ada fulus, berbuat baik 26:04 kepada orang. 26:06 Rasulullah menyatakan inqah. Ketika 26:08 seorang mengat Rasulullah menyatakan 26:11 kepada para sahabatnya 26:13 satu waktu bahwa tiap-tiap muslim punya 26:16 kewajiban untuk bersedekah. Maka ada 26:19 seorang karena dia tahu dia ini orang 26:21 yang susah lebih banyak menerima sedekah 26:24 dari orang. Dia balas bertanya kepada 26:27 Rasulullah, "Ya Rasulullah, fain lam 26:29 yast 26:31 ya Rasulullah." 26:33 Dan kalau dia tidak mampu untuk 26:34 bersedekah, bagaimana Rasul? Rasulullah 26:37 kemudian menjawab kepadanya dalam hadis, 26:41 "Engkau berbuat baik kepada seseorang 26:45 ya 26:47 fainnaq. 26:52 Engkau menasihati kepada orang yang lagi 26:55 berduka atau lagi sulit, lagi susah." 26:58 Rasulullah menyatakan fainna sadaka 27:00 itulah termasuk Anda bersedekah. 27:04 Jadi berarti Allah tidak menutup pintu 27:07 kepada orang yang tidak mampu untuk 27:09 untuk bersedekah. 27:12 Jadi salah satu sifat yang muttaqin 27:16 ya Allah Taala menyatakan orang yang 27:19 suka berinfak, 27:21 bersedekah 27:23 baik dia dalam keadaan leluasa ataupun 27:25 dia dalam keadaan sulit. 27:36 Kalau umpama kita berpikir, 27:40 "Oh, nanti aja ketika saya sudah banyak 27:43 pulus baru Anda bersadap." 27:49 Padahal sedekah itu Allah Taala 27:52 menjanjikan. 27:54 Allah akan membalas kepada kita 700 27:57 kali. 27:59 700 kali. 28:02 Jadi berarti logikanya 28:06 kalau kita ingin memancing rezeki yang 28:08 banyak, kita harus sedekah, bersedekah, 28:12 berinfak. 28:21 Inalladinafiquuna fiabilillah. 28:26 Ya Allah Subhanahu wa taala menyatakan 28:29 mataluladina yunfiquuna 28:32 fabilillah 28:38 [batuk] 28:43 mataluladina yunfiquuna amwalahum 28:46 fibilillah. 28:49 Saya mohon maaf pada pendengar sekalian 28:51 karena 28:53 kerongkongan saya ini banyak lendir. 28:56 Jadi kadang-kadang suka batuk suaranya 28:58 juga agak berubat. 29:01 mataladina yunfuna amwalum fibilillahil 29:06 habab 29:12 orang-orang yang suka bersedekah 29:15 berinfak dengan harta mereka 29:19 taala tidak tidak mengatakan semua 29:22 sebagian 29:25 bagaikan bagaikan biji 29:28 ya 29:30 atau bibit 29:32 yang kita tanam kemudian dia tumbuh 29:35 menjadi tujuh cabang 29:38 dari bibit ini. 29:42 Sabanab 29:44 fiulli sumbulatin 29:48 miati. 29:50 Dan tiap cabang itu dia berbuah menjadi 29:54 ada 100 29:56 ya. Kalau kita tanam pohon mungkin 100 29:59 buah 30:01 kali 7 berarti 700. Jadi kalau kita 30:05 bersedekah, berinfak dibalas oleh Allah 30:09 Taala dengan 700 kali. 30:12 itu belum berbicara lagi ketika 30:15 kita masuk kepada kelompok yang 30:17 muttaqin. 30:20 Jadi bukan hanya sekedar salah satu 30:23 karakter ini untuk kita menjadi 30:24 muttaqin, tapi janji Allah Subhanahu wa 30:28 taala. Allah taala akan membalas 700 30:31 kali. 30:33 Tapi sampai di mana kita yakin tentang 30:36 ayat ini? 30:40 Sebagian manusia mengatakan, "Saya 30:41 percaya 30:44 beriman." 30:46 Tapi apa? Yakin. Benar. 30:50 Kalau kita yakin Allah akan mengikuti 30:52 jangkaan kita yang baik. 31:00 Jadi itu di antaranya karakter orang 31:02 yang muttaqin suka bersedekah. 31:08 Kita juga kadang-kadang tidak sadari 31:12 bagaimana 31:14 sayap-sayapnya 31:16 yang terikut ketika dia bersedekah, 31:19 berinfak. 31:23 Kan sering saya sampaikan tentang aduail 31:27 ghaib. Itu pernah disampaikan Rasulullah 31:29 kepada sahabat-sahabatnya. 31:32 Kemudian seorang bertanya kepada 31:34 Rasulullah, 31:37 "Doa gaib itu gimana ya Rasulullah?" Doa 31:39 gaib itu doa yang cepat naik kepada 31:41 Allah Taala. 31:43 Min afdolid doa. Di antara doa-doa yang 31:47 sangat, sangat cepat naik kepada Allah. 31:50 A yakur Rasul sallallahu alaihi 31:52 wasallam. 31:54 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 31:55 menyatakan, "Seorang mendoakan kepadamu 32:00 dan Anda tidak tahu, Anda tidak berada 32:03 di tempat tersebut." 32:06 Masyaallah. 32:09 Kita enggak tahu lagi di mana ya. 32:11 Mungkin lagi di luar kota, mungkin lagi 32:14 dalam pekerjaan. Ada yang mendoakan 32:16 kepada kita. 32:21 Ketika kita memberikan sesuatu kepada 32:24 seseorang bersedekah karena Allah Taala 32:27 tentunya. 32:31 Terkadang mungkin orang tersebut dalam 32:34 keadaan sulit yang sangat memang 32:36 betul-betul saat itu sangat membutuhkan 32:38 membutuhkan duit. 32:43 Terkadang dengan air mata dia berdoa 32:45 minta kepada Allah. Ya Allah. 32:48 Seringkan kita mendengar kadang-kadang 32:50 mereka memperdengarkan doanya kepada 32:53 kita. Begitu kita kasih sesuatu bilang, 32:55 "Waduh, terima kasih, Pak. Mudah-mudahan 32:57 insyaallah panjang umur ini itu." Nah, 33:03 kalau kita bisa sampaikan kepada mereka, 33:05 sampaikan. 33:09 Ibu berterima kasih. Alhamdulillah. Tapi 33:12 kalau berdoa pelan-pelan aja, enggak 33:14 perlu saya dengar. Yang penting doa yang 33:16 baik untuk saya. 33:19 Tapi ada orang yang 33:21 dia berdoa dengan ikhlas. 33:24 Kita enggak ada. Dia teringat akan 33:27 kebaikan kita. 33:30 umpama contoh aja, contoh yang sangat 33:33 gampang, yang sangat mudah, 33:41 mungkin sekali waktu 33:45 Anda lagi mencari mencari kendaraan 33:50 kendaraan umum. 33:52 Tiba-tiba ada seorang yang lewat dan dia 33:55 kenal kepada Anda. Dia lihat lagi 33:56 berdiri pinggir jalan. Dia hentikan 33:58 mobilnya kemudian dia katanya, "Entu mau 34:01 ke mana? Mau ke mana?" Bilang, "Oh, saya 34:03 mau ke sana. Ada penting sekali saya 34:05 harus ke sana." 34:07 Paham contoh mungkin dia mudah apa lagi 34:13 akan lagi mencari pekerjaan akan 34:15 diinterview di salah satu perusahaan. 34:18 Perusahaan mengatakan 34:21 jam 08.30 Anda sudah harus ada di kantor 34:25 untuk interview. 34:28 Dia sudah bawa berkas-berkasnya. 34:30 Tapi kasihan hamba Allah ini enggak 34:31 punya kendaraan. Dia tunggu kendaraan 34:33 umum. Dalam hatinya dia sudah enggak 34:36 enak, jangan terlambat. Tiba-tiba ada 34:39 hamba Allah yang datang 34:41 bertanya kepada entum mau ke mana? Saya 34:43 mau ke sana. Apa satu jalan? Ayo itu 34:45 ikut naik dia sampai di tempat kantor 34:50 yang dia perlu untuk karena ada 34:53 interview 34:54 dia turun subhanallah interview-nya 34:57 berhasil 35:00 dia dapatkan pekerjaan 35:03 kemudian 35:06 pekerjaannya ini ya berhasil masyaallah 35:09 satu waktu dia teringat kepada hamba 35:11 Allah yang memberikan tumpangan 35:14 Kemudian dia berbicara kepada dirinya, 35:16 "Ya Allah, alhamdulillah." 35:19 Yang memberikan tumpangan umpama namanya 35:21 Pak Salim. Ya Allah, alhamdulillah 35:25 waktu itu Pak Salim kalau dia enggak 35:26 ngantar saya ke kantor, saya terlambat. 35:29 Ya, mudah-mudahan Allah berikan kebaikan 35:31 yang banyak kepadanya. Itu doa yang luar 35:34 biasa. 35:36 Kita tidak suruh dia berdoa, 35:39 tapi dengan kesadaran dan ketulusannya 35:41 dia, dia mendoakan kepada kita. Karena 35:44 kita berbuat baik, 35:47 apalagi ketika kita bersedakah kepada 35:49 seseorang. 35:52 Apalagi ketika seorang lagi sakit 35:55 dan kita tahu hamba Allah Taala, hamba 35:57 Allah ini pas-pasan, mungkin memilih 36:00 obat kurang, kemudian kita membantu 36:04 kepadanya itu luar biasa. 36:07 Begitu dia sehat, dia teringat, "Ya 36:08 Allah, si fulan membantu kepada saya." 36:11 Jadi itu salah satu daripada Allah 36:14 menggambarkan karakter orang yang 36:16 muttaqin. 36:20 Orang yang tangannya terbuka 36:23 gampang membantu orang dia dalam keadaan 36:26 leluasa ataupun dalam keadaan kesulitan. 36:33 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 36:35 menyatakan, 36:38 "Walqadiminal ghaib 36:42 walina aninas." 36:46 Dan orang-orang 36:49 yang bisa menahan marah, tidak gampang 36:51 marah. 36:55 Dan terkadang marah itu merugikan diri 36:59 kita sendiri. 37:05 Justru itu ada perkataan ahlil hikmah. 37:09 Ya, sebagian riwayat mengatakan ini 37:12 perkataan daripada Imam Ghazali 37:14 radhiallahu anhu. 37:18 Nah, ada hadis Rasul sallallahu alaihi 37:20 wasallam mengingatkan 37:22 ketika kita lagi marah 37:24 dalam keadaan berdiri disuruh oleh 37:27 Rasulullah cepat-cepat kita duduk. 37:31 Duduk kemarahan kita masih belum reda. 37:34 Ya, masih belum reda. Artinya bukan rida 37:37 bukan masih belum reda. Ya, artinya 37:41 masih belum daun 37:44 masih darahnya masih Rasulullah suruh 37:48 kita berbaring. 37:50 Berbaring pun 37:53 kemarahannya masih belum hilang. 37:56 Rasulullah menyuruh kita berwudu. 37:59 Karena seorang ketika dia lagi marah, 38:02 setan melihat kesempatan untuk masuk ke 38:05 dirinya, 38:07 meniup ke kupingnya, membesar-besarkan 38:10 kesalahan orang yang kita marah. 38:16 Tapi bukan hanya kita sekedar menahan 38:19 marah. 38:21 Allah Taala menyatakan 38:24 di dalam sifat orang yang muttaqin 38:27 walina 38:29 aninas 38:31 dan dia cepat-cepat maafin orang dia 38:34 maafkan orangnya 38:37 sebab kita biasanya 38:39 ada berbuat kesan kepada dia. Kalau kita 38:41 sudah maafkan, selesai hati kita jadi 38:43 dingin. 38:45 sudah deh, enggak usah dipikirin 38:48 ya. Ya, mungkin dia lagi 38:51 apa tidak sengaja atau mungkin lagi 38:55 otaknya apa lagi enggak ada dia lagi ada 38:58 problem sehingga berpikirannya mungkin. 39:02 Seb ada terkadang hamba-hamba Allah dia 39:04 mengeluarkan satu kalimat 39:07 yang menyinggung kepada kita 39:10 atau satu kalimat yang seakan-akan 39:13 berbau menghinakan kepada kita atau 39:16 keluarga kita. 39:20 marah. 39:27 Begitu kita marah, cepat-cepat kita 39:31 maafkan. 39:33 Memang 39:36 memberi maaf 39:38 dan meminta maaf 39:41 itu dua-dua berat. Tidak ringat. 39:47 Dua-dua berat. 39:49 Orang kalau dia akan datang meminta 39:51 maaf, dia akan korbankan 39:57 raut mukanya. 40:01 Tapi biasanya orang kalau datang minta 40:02 maaf, enggak ada orang yang datang minta 40:05 maaf dengan gaya-gaya yang menyembongkan 40:07 dia. Dia akan datang dengan kalimat yang 40:09 lembut. 40:11 Ya, dia mengatakan, "Iya betul saya 40:14 salah. Saya minta maaf. Waktu itu saya 40:17 hilap. 40:22 Artinya dia merendah 40:26 ketika dia meminta maaf. 40:30 Memang enggak gampang. 40:32 Tapi bukan mustahil. 40:35 Orang yang sadar dia takut kepada Allah 40:38 Taala, dia akan meminta maaf. 40:42 Orang juga yang tersinggung dan dia 40:44 marah, Allah menyuruh kepada kita 40:47 memerintahkan 40:48 cepat-cepat memaafkan 40:51 supaya sudah tidak ada ganjalan dalam 40:53 hati. 40:55 Pernah ada orang datang kepada 40:57 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 41:00 dan dia datang kepada mengatakan, "Ya 41:02 Rasulullah, ansahni ya Rasulullah, 41:07 apa nasihatkan saya ya Rasulullah. 41:10 Rasulullah hanya menjawab satu kalimat 41:13 pendek. La tagdab. 41:16 Jangan marah. Mungkin Rasulullah tahu 41:19 orang ini pemarah. 41:21 Atau mungkin Jibril membisikkan kepada 41:24 Rasulullah, orang yang datang minta maaf 41:26 ini orang yang suka cepat marah. 41:29 Sehingga Rasulullah menasihatkan 41:30 kepadanya la tagqlab jangan marah. 41:37 Sebab ketika kita marah 41:39 dalam ilmu kesehatan aja ya, dalam 41:44 medical science aja, orang kalau dia 41:47 marah darahnya dia naik. 41:50 Maksudnya tekanan darah dia naik. 41:58 Coba kalau antum ragu 42:03 pada waktu antum lagi marah betul-betul, 42:07 coba tes tekanan darahnya. 42:10 Antum bakal kaget. 42:16 Dan ketika orang marah, 42:19 iblis berada di sampingnya. Dia 42:21 menasihati kepadanya yang tidak-tidak 42:25 membesar-besarkan bahwa dia punya hak 42:28 untuk marah. 42:30 Marahnya ini masih belum cukup. Harus 42:32 ditambah lagi dengan kalimat-kalimatnya. 42:36 Itu dari iblis. 42:40 Tapi sifat orang yang muttaqin Allah 42:43 Taala menyatakan 42:45 dia sanggup untuk menahan marah dan dia 42:47 cepat-cepat walina aninas dan dia 42:51 cepat-cepat memaafkan kepada hamba Allah 42:53 tersebut. 42:55 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 42:57 Allah Subhanahu wa taala. 43:01 Marah itu dia bersemayam di dalam hati 43:03 kita. 43:06 dalam hati marah. 43:13 Dan kalau dia bersemayam dalam hati, 43:16 marah kita tidak maafkan akan timbul 43:18 dendam. 43:22 Begitu timbul dendam, 43:27 makannya akan terganggu, 43:30 tidurnya akan terganggu, 43:33 cara berpikirnya akan terganggu, 43:37 semua akan terganggu. 43:42 Jadi ketika Rasulullah sallallahu alaihi 43:44 wasallam menasihati kepada orang yang 43:45 minta maaf, minta nasihat kepadanya, 43:48 sebenarnya bukan hanya untuk orang itu, 43:50 untuk kita semua. 43:53 Sehingga Quran mengatakan walinainas, 43:55 cepat-cepat maafkan kepada manusia 43:58 supaya tidak ada dendam di dalam hatimu. 44:01 Kalau tidak ada dendam, otak kita tetap 44:03 fresh, kesehatan kita tidak terganggu, 44:07 darah kita tidak tekanannya tidak naik. 44:12 Paling bahaya orang kalau tekanan 44:13 darahnya naik. Justru itu biasanya 44:16 dokter-dokter di rumah sakit 44:19 kalau ada yang kena serangan jantung 44:22 begitu dia selesai 44:24 tidak meninggal dunia sehat lagi. 44:27 Biasanya dokter itu menasihati kepada 44:30 keluarganya. 44:32 Kepada keluarga nasihati oleh dokter 44:34 jaga jangan Bapak ini marah. 44:38 Usahakan supaya jangan dia ini marah. 44:43 Jadi maksudnya 44:45 ya kita harus hati-hati. Jangan ciptakan 44:47 sesuatu yang akan membangkitkan 44:49 kemarahannya. 44:51 Baik laki, baik perempuan. 44:57 Walina aninas. 45:00 Cepat-cepat kita maafkan. 45:03 Dan jangan kita berpikir kalau kita 45:05 maafkan itu hanya sampai di situ aja. 45:10 Oh, ada pemberian dari Allah Subhanahu 45:13 wa taala yang luar biasa. 45:19 Apa Allah Taala nyatakan dalam 45:20 Al-Qur'an? 45:22 Walya'fu 45:25 walasfahu. 45:27 Berikanlah maaf dan hilangkan noda-noda 45:30 narah marah dari hatimu, 45:34 dari jiwamu. 45:36 Ada yang kadang-kadang kita memberikan 45:38 maaf 45:40 tapi masih ada sangkutan-sangkutan yang 45:42 lain dalam hati kita. 45:45 Ya, saya memberikan maaf 45:48 ya, Dek. saya maafin. 45:50 Tapi yang penting ana sudah enggak mau 45:51 tahu, enggak mau kenal lagi dengan dia, 45:54 enggak mau ketemu dengan dia, enggak 45:55 mau. 45:58 Itu berarti belum memberikan maaf yang 46:00 benar. 46:02 Allah Taala ingatkan, maafkan dan 46:06 hilangkanlah dari noda-noda marah dalam 46:08 hatimu. 46:10 Ala tuhibbuna ayagfirallahu lakum. 46:14 Bukankah kalian menginginkan pengampunan 46:18 dari Allah? 46:20 Berarti kalau kita memberikan maaf 46:22 kepada seseorang, 46:24 Allah Taala memberi menghapus dosa-dosa 46:27 kita yang ada yang mungkin tadi-tadinya 46:30 masih belum dihapus oleh Allah Taala. 46:33 Bukankah Anda menginginkan Allah 46:35 mengampuni dosa-dosamu? 46:39 Ala tuhibbuna yagfirallahu lakum? 46:42 itu di surah Annuh Allah Taala ingat. 46:49 Jadi itu termasuk 46:51 salah satu karakter orang muttaqin. Dia 46:54 tidak gampang marah dan kalaupun dia 46:58 harus marah dia cepat-cepat maafkan. 47:09 Dan Allah Subhanahu wa taala menyatakan, 47:12 "Wallahu yuhibbul muhsinin." 47:15 Artinya orang-orang yang cepat memaafkan 47:19 seseorang itu Allah golongkan juga. Dia 47:22 ini orang yang sangat banyak berbuat 47:24 baik. Muhsinin. 47:27 Allah sangat cinta kepada mereka. 47:35 Jadi jangan kita berpikir kalau kita 47:36 maafkan seseorang sudah selesai sampai 47:39 di situ. Tidak. 47:41 Allah Taala mengampuni dosa-dosa kita. 47:45 Kemudian Allah kita itu menjadi hamba 47:49 Allah yang dicintai olehnya. 47:53 Karena Allah Taala anggap ini dia 47:55 berbuat muhsinin 47:57 hasanah. Masyaallah. 48:02 Jadi para pendengar sekalian dimuliakan 48:04 Allah Subhanahu wa taala, itu termasuk 48:06 sifat salah satu sifat daripada orang 48:09 yang muttaqin. 48:11 Kemudian walladzina idza fa'alu 48:14 fahisyatan 48:17 aamu anfusahumarullah 48:21 fastagfaru lidubihimi. 48:27 Dan ketika seorang itu dia berbuat 48:29 salah, berbuat dosa. 48:32 Ini di antaranya 48:35 sifat daripada orang yang muttaqin. 48:38 Wadzina idza fa'alu fahisyatan. 48:41 Dan ketika dia berbuat fahisyatan itu 48:44 fahis. 48:46 Berbuat sesuatu yang dilarang oleh Allah 48:49 Taala. 48:51 Ya, 48:53 umpama saya mohon maaf 49:01 ah 49:04 dia minum khamar 49:07 dia tahu ini dosa. Mungkin dia enggak 49:09 pernah minum khamar 49:12 tapi sekali waktu terbawa dengan 49:13 teman-temannya. 49:19 Ya, dirayu sedemikian rupa sama temannya 49:21 ini itu macam-macam dia minum. 49:27 Walladina fa'alu fahisyah. 49:31 Ketika mereka berbuat dosa, berbuat 49:34 salah. 49:36 Atau umpama 49:45 dia merayu seorang perempuan. Tertarik 49:47 dengan kecantikannya. Gimana dia merayu 49:50 seorang perempuan 49:53 dicium perempuan 49:56 dan perempuan balas mencium kepadanya. 50:00 Itu dosa. 50:02 Itu fahisyah. 50:05 Tapi setelah selesai, 50:07 ya Allah, 50:10 dia merasa berdosa, merasa bersalah. 50:13 Kemudian dia cepat-cepat meminta ampun 50:16 kepada Allah. 50:18 Dia berwudu. Kemudian dia salat, 50:20 beristigfar kepada Allah, salah taubat. 50:28 amu anfusakum 50:30 atau berbuat dosa-dosa yang lain. 50:34 Zakarullah dia cepat-cepat mengingat 50:37 Allah Taala. Cepat-cepat bahwa dia tahu 50:39 dia telah berbuat dosa. Dia beristigfar 50:42 kepada Allah. fastagfaruunubi 50:46 dia cepat-cepat beristigfar kepada Allah 50:49 dengan dosanya yang dia lakukan ini. 50:55 Ada sebagian manusia 50:59 dianggap itu biasa. 51:02 Apalagi kalau dia katakan, "Nanti aja 51:04 deh kalau sudah umur-umur 40, 50 tahun 51:09 baru ana bertobat kepada Allah." 51:11 Astagfirullahalazim. 51:13 Astagfirullahalazim. 51:17 Itu sama dengan 51:21 mendahului takdir Allah Taala sama 51:23 dengan mau ngeledek kepada Allah Taala. 51:27 Apa dia tahu bahwa dia akan sampai ke 51:29 umur 40 atau 50? 51:32 Ada orang yang umur 11 tahun meninggal, 51:34 ada yang 5 tahun meninggal, ada yang 20 51:37 tahun meninggal. 51:39 Karena soal kematian ini tangan Allah 51:41 Taala. Jangan kita katakan nanti aja dia 51:44 umur 40 tahun, nanti aja dia umur 50 51:46 tahun. 51:51 Dan terkadang juga saya mohon maaf 51:55 ini banyak terjadi kepada ibu-ibu 51:59 ketika anak ibu itu perempuan 52:02 cantik, 52:04 rambutnya panjang, bagus, masyaallah 52:08 umur kira-kira sudah 10 tahun. 52:12 Kemudian ayahnya mengatakan ini umpama. 52:16 Ayahnya mengatakan 52:18 didik mestinya didik anak ini sekarang 52:20 dia sudah harus memakai jilbab dari 52:22 sekarang. Tutup auratnya. 52:25 Dijawab oleh ibu, "Nanti aja. 52:29 Kasihan masih imut-imut 52:31 mau dipakaikan jilbab. Nanti aja kalau 52:34 dia sudah masuk SMA atau SMP. 52:39 Subhanallah. 52:41 Ah, ini banyak kejadiannya begini. 52:43 Banyak yang saya dengar sudah terjadi. 52:47 Ingat baik-baik 52:50 bahwa manusia itu dia hidup 52:55 dengan roda takdir. Artinya roda takdir 52:58 Allah itu selalu berputar. 53:01 Kita tidak tahu sudah mungkin kita sudah 53:04 dekat dengan kematian. Kita sudah dekat 53:07 akan dipindahkan Allah ke alam barzakh. 53:10 Apa enggak ada anak-anak muda yang 53:12 meninggal dunia? Banyak. Banyak. Ada 53:15 yang baru mau masuk SMP kelas 1 53:17 meninggal. 53:19 Ada pas baru selesai lulus SD meninggal. 53:22 Ada yang umur 6 tahun meninggal. 53:26 Karena kematian ini di tangan Allah 53:27 Taala. 53:29 Kita boleh berencana mengatakan sesuatu, 53:32 mengatur sesuatu. 53:34 Tapi alkarar innallah 53:37 penentuan itu selalu tangan Allah 53:38 subhanahu wa taala. 53:40 Jadi ketika kita berbuat dosa, berbuat 53:43 salah, cepat-cepat beristigfar kepada 53:46 Allah, ya meminta ampun kepada Allah, 53:51 itu salah satu daripada sifat muttaqin. 53:58 Dan Allah menyatakan, 54:02 waman yagfirudun illallah, 54:06 siapa lagi yang akan mengampuni dosanya 54:08 terkecuali Allah Taala. 54:13 Jadi orang yang selalu dia berbuat 54:15 salah, berbuat dosa sekalipun sesuatu 54:18 yang ringan, ini contoh aja begini. 54:22 Kita melontarkan kalimat sesuatu, 54:27 sesudah itu baru kita berpikir 54:28 astagfirullahalazim 54:31 jangan-jangan kalimat saya tadi 54:33 menyinggung kepadanya. 54:38 Dan mungkin orang ini tersinggung. 54:41 Jadi dia cepat-cepat beristigfar kepada 54:43 Allah. Itu termasuk salah satu dosa. 54:50 Justru itu Rasul sallallahu alaihi 54:52 wasallam mengingatkan di antaranya 54:54 manusia yang yang gampang untuk 54:57 dimasukkan ke dalam neraka oleh Allah 54:59 Taala karena lisannya yang tidak dijaga. 55:03 lisan 55:05 tidak dijaga. 55:14 Kemudian Allah Taala menyatakan, "Walam 55:16 yusirru ala ma fa'alu 55:20 wahum yalamun." 55:23 dan dia tidak terus-menerus berbuat dosa 55:28 dan dia tahu itu dosa. 55:33 Jadi salah satu daripada sifat muttaqin 55:37 itu enggak gampang-gampang dia berbuat 55:39 dosa. Kalaupun dia berbuat dosa, dia 55:42 cepat-cepat minta ampun kepada Allah 55:43 tapi dia tidak balik lagi kepada dosa 55:45 tersebut. Balik lagi kepada tempat 55:47 tersebut. 55:55 Kemudian Allah Taala ulangi lagi 55:57 mengatakan, "Ulaika jaza magfiratumbihim 56:02 wa jannatun tajri min tahtihal anharu 56:06 khidina f." 56:09 Mereka-mereka itulah yang Allah 56:11 kelompokkan menjadi manusia yang 56:13 muttaqin 56:15 dan Allah Taala ee ulaika jaumfiratun 56:20 dan mereka mendapat pengampunan mutlak 56:23 dari Allah Subhanahu wa taala. 56:25 Dan jannah yang disediakan kepada mereka 56:29 kekal selama-lamanya. 56:32 Di bawahnya mengalir sungai-sungai. 56:34 Masyaallah. 56:37 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 56:39 Allah Subhanahu wa taala. Itulah 56:43 di antaranya sifat-sifat yang Allah 56:45 gambarkan 56:48 seorang yang muttaqin. 56:51 Jadi tinggal kita melihat ke dalam diri 56:53 kita masing-masing. 56:56 Apakah 56:58 sifat ini, kebiasaan ini ada dalam diri 57:01 saya? 57:04 Kalau baru sebagian, 57:06 komplitkan. 57:08 Kalau belum ada, cepat-cepat kita ikuti 57:11 yang Allah Taala gambarkan tentang sifat 57:14 yang muttaqin. Belum ada yang tidak ada 57:17 yang terlala 57:20 zat maha pengampun. 57:22 Ya Allah Taala nyatakan di dalam ayat 57:25 yang lain, 57:27 qul 57:29 sampaikanlah yangilladina 57:35 asro anfusah. 57:39 Sampaikan kepada mereka yang suka 57:41 berbuat dosa, berbuat salah, 57:44 bolak-balik di tempat yang sama. 57:48 Jangan berputus asa dengan rahmat Allah. 57:51 Jadi artinya Allah selalu membuka pintu 57:54 taubat kepada kita. Karena Allah 57:56 menginginkan supaya kita menjadi 57:58 hamb-Nya yang muttaqin. 58:00 Allah sebenarnya tidak menginginkan 58:02 untuk mengadab 58:04 manusia itu di api neraka. 58:07 Karena Allah punya sifat arrahman. 58:10 Justru itu Allah Taala ingatkan 58:11 dulu-duluan, 58:14 "Jangan engkau menjadi hamba yang kufur. 58:16 Jangan lupa dapatan. Jangan lupa tempat 58:18 berpijak. Jangan terus-terus berbuat 58:20 dosa. 58:22 Karena Allah menginginkan supaya kita 58:24 masuk jannah. 58:25 Tapi terkadang kita sendiri yang memilih 58:29 supaya kita dimasukkan jahanam oleh 58:32 Allah Subhanahu wa taala. Kepada para 58:34 pendengar sekalian yang dimuliakan Allah 58:36 subhanahu wa taala. Mudah-mudahan Allah 58:39 subhanahu wa taala memelihara kita tetap 58:42 menjadi hamba-hambanya yang muttaqin. 58:45 Wabillallahi taufik wal hidayah. 58:46 Wasalamualaikum warahmatullahi 58:48 wabarakatuh. 58:51 [berdehem] 58:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:53 wabarakatuh, Ikhwan dan Akhwat. Demikian 58:56 tadi kita telah simak pemaparan yang 58:59 telah disampaikan oleh guru kita Ustaz 59:02 Zaid M. Bahmid 59:04 dengan tema 59:06 Menjadi orang-orang yang bertakwa atau 59:08 orang-orang di mana Al-Qur'an memberikan 59:11 karakteristiknya. 59:13 kami jeda atau langsung saja, Ustaz? 59:17 Langsung aja. 59:18 Baik, kita langsung ke Bapak pertanyaan. 59:20 Iya. Supaya bisa banyak yang dijawab dan 59:22 bisa cepat saya balik. 59:24 Baik. Namun sebelum itu kita sapa 59:26 terlebih dahulu ada Bapak Rama di 59:30 Tangerang. Semoga Ustaz lekas pulih 59:34 katanya. 59:35 Amin. 59:39 Allahumma amin ya Rabb. Bapak Yuman eh 59:44 Pak Ustaz sedang kurang sehat. Semoga 59:46 segera diangkat penyakitnya. Allah 59:48 sehatkan seperti sediakala. Amin. 59:52 Kalau tadi Pak Ram 59:53 Amin ya Rabb. Allahum amin ya Rabb. 59:56 Semoga berkah dan sehat selalu 59:58 untuk Ustaz Z Mahmid beserta keluarga. 1:00:02 Sehat selalu juga untuk semua pejuang 1:00:04 radio silaturahim di mana pun berada 1:00:07 termasuk untuk penyiar dan kru yang 1:00:09 bertugas. 1:00:10 Amin ya Rabb. 1:00:13 Ada Eyang Sri juga ee 1:00:17 berdoa semoga 1:00:19 Pak Kiai selalu dalam rahmat dan rida 1:00:22 Allah Subhanahu wa taala. 1:00:24 Allahum amin. Jazakallah khair. 1:00:26 Amin. 1:00:28 Ada Ibu Hani Hudaifah di Kemayoran. 1:00:32 Alhamdulillah hadir menyimak tausiah 1:00:33 sore. Semoga Ustaz Zaid dan keluarga 1:00:36 besar Rasil selalu sehat walafiat. Amin. 1:00:40 Nah, 1:00:41 Ibu Ani ini istrinya Dr. Hudaifah 1:00:45 Allahyarham atau anaknya? 1:00:48 Ee kurang tahu, Ustaz. 1:00:50 Oh, 1:00:50 kurang tahu. Kemudian ada Ibu Yeti. Ee 1:00:54 alhamdu Asalamualaikum. Alhamdulillah, 1:00:57 Ustaz. Menyimak selalu ilmunya sangat 1:01:00 bermanfaat. Amin. 1:01:02 Ibu 1:01:04 Retno hadir menyimak tausiah sore. Ustaz 1:01:06 ZM Bahmid. 1:01:08 Terima kasih atas pencerahannya, Ustaz. 1:01:11 Semoga Ustaz sehat-sehat selalu. Amin. 1:01:15 Amin ya Rabbi. 1:01:17 Didoakan terus nih. Lalu ada Bapak Arwin 1:01:21 di Lenteng Agung. Terima kasih atas 1:01:24 tausiah dan nasihat serta pencerahannya, 1:01:26 Ustaz. Semoga ustaz dan pejuang dakwah 1:01:30 Rasil serta para pendengar radio Rasil 1:01:33 selalu dalam keadaan sehat walafiat 1:01:35 serta dalam lindungan Allah Subhanahu wa 1:01:38 taala. 1:01:39 Amin ya Allah. 1:01:41 Amin ya rabb kitaan keiran. Terima kasih 1:01:45 banyak. 1:01:46 Amin. Kita ke pertanyaan dari 1:01:50 ee Batam. Ada Ibu Rina. Asalamualaikum 1:01:54 warahmatullahi wabarakatuh. 1:01:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:01:57 wabarakatuh, 1:01:58 Ustaz. Banyak orang berkata, "Saya masih 1:02:01 muda, nanti kalau sudah tua saja saya 1:02:04 bertobat. Padahal tidak ada seorang pun 1:02:07 yang tahu kapan ajalnya datang. Apakah 1:02:10 menunda taubat sebenarnya merupakan 1:02:13 bentuk kesombongan karena merasa masih 1:02:16 memiliki waktu? Padahal umur adalah 1:02:19 sesuatu yang sepenuhnya berada di tangan 1:02:22 Allah Subhanahu wa taala. 1:02:25 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:02:27 sholli ala sayyidina Muhammad wa al 1:02:31 Memang kalimat-kalimat itu kalimat yang 1:02:33 mengandung keangkuhan 1:02:36 ya. satu angkuhnya dia telah seakan-akan 1:02:40 pastikan bahwa dia akan sampai tua. 1:02:44 Ya. Sebab kadang-kadang mungkin karena 1:02:46 kesehatannya, kegagahannya, 1:02:49 kecantikannya 1:02:51 mereka berpikir, "Ah, mumpung masih 1:02:54 muda." Itu kalimat berbahaya. 1:02:57 Nanti aja waktu tua. Dan itu sama dengan 1:03:01 mengeledek kepada takdir Allah Taala. 1:03:03 Apa dia sudah tahu takdirnya dia akan 1:03:05 hidup sampai tuang? Di Quran Allah Taala 1:03:07 menyatakan w tadri nafsun taksibuan. 1:03:11 Dan tidak ada seorang pun yang 1:03:13 mengetahui apa yang akan terjadi 1:03:14 kepadanya besok hari. Apa besok hari apa 1:03:18 besok minggu atau besok bulan atau besok 1:03:21 tahun. 1:03:22 Wallahuam. Jadi ya itu memang 1:03:25 kalimat-kalimat yang mengandung 1:03:27 keampuhan kesombongan. 1:03:29 Nauzubillah. Jangan kita ja apa perlu 1:03:33 kita nasihati yang demikian itu. Kalau 1:03:35 dia berbicara kepada kita, sampaikan 1:03:37 kepadanya. Anda ada jaminan dari Allah 1:03:39 Taala, Anda akan hidup sampai tahun 1:03:41 depan. 1:03:43 Jangan dulu berbicara kepada yang tua, 1:03:45 tahun depan 1:03:46 ada jaminan. Insyaallah terjawab. 1:03:49 Baik. Ada yang ingin berinteraktif, 1:03:52 Ustaz dengan Ibu siapa? Asalamualaikum. 1:03:59 Halo. Asalamualaikum. 1:04:05 Iya, nampaknya ter pencet. Kemudian ada 1:04:08 Bapak PPN Supendi. 1:04:11 Asalamualaikum. Alhamdulillah kami 1:04:13 menyimak. 1:04:13 Waalaikumsalam. 1:04:15 Terima kasih Ustaz dan juga kru Rasil 1:04:17 semoga selalu sehat, selalu 1:04:19 membercerahan. 1:04:21 Amin. 1:04:22 Rasil 24 jam tidak pernah absen. 1:04:25 Masyaallah. Insyaallah. 1:04:27 Kalau tadi dari Ibu Marlina, Rina 1:04:31 Marlina di Batam, kita beralih ke Bekasi 1:04:34 ada Bapak Hendra. Asalamualaikum 1:04:35 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:04:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:40 wabarakatuh. 1:04:41 Karakter muttaqin bukan berarti manusia 1:04:44 yang tidak pernah berdosa. Alquran 1:04:47 justru menyebutkan bahwa ketika mereka 1:04:49 melakukan perbuatan keji atau menzalimi 1:04:52 diri sendiri, mereka segera mengingat 1:04:54 Allah dan memohon ampun. 1:04:56 Lalu apakah yang membedakan muttaqin 1:04:59 dengan orang yang biasa melakukan dosa 1:05:03 adalah bukan semata-mata tidak pernah 1:05:05 jatuh dalam dosa, tetapi seberapa cepat 1:05:08 ia sadar dan kembali kepada Allah. 1:05:10 Demikian ya, Ustaz. Terima kasih. 1:05:13 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:05:15 shalli ala sayyidina Muhammad wa ali 1:05:19 karakter ini yang Allah telah ceritakan 1:05:21 dalam Al-Qur'an itu orang yang spontan 1:05:25 begitu dia berbuat dosa, dia cepat-cepat 1:05:27 mengingat kepada Allah dan minta ampun 1:05:30 pada saat itu juga 1:05:33 ada orang yang berbuat dosa ada 1:05:36 macam-macam. 1:05:37 Dia sudah berbuat dosa dianggap ah ini 1:05:39 dosa kecil. 1:05:42 Ada juga yang berbuat dosa dipikir nanti 1:05:44 aja kalau saya sudah tobat saya 1:05:46 berhenti. 1:05:49 Berbeda 1:05:50 orang yang muttaqin 1:05:53 bukan berarti orang yang tidak pernah 1:05:55 berbuat salah. 1:05:57 Ada orang juga berbuat dosa karena 1:05:59 keliru, karena lupa ya, karena 1:06:03 tergelincir dengan teman-temannya atau 1:06:05 apa. Tapi dia cepat-cepat dia minta 1:06:08 ampun kepada Allah. 1:06:11 Berbeda dengan kelompok yang kedua tadi. 1:06:14 Ada berbuat dosa dipikir, "Ah, ini dosa 1:06:17 kecil nanti aja. Saya masih muda, nanti 1:06:20 aja kalau sudah umur 40 atau 50 baru 1:06:23 saya bertobat." 1:06:26 Allah Taala sangat membenci orang 1:06:28 tersebut. 1:06:30 Dan bukan hal mustahil 1:06:32 Allah Taala akan membuka pintu dunia 1:06:35 untuknya. Karena ada ayat yang Allah 1:06:37 menyatakan 1:06:41 fatahnawab. 1:06:44 Ketika orang itu lupa tempat berpijak, 1:06:47 lupa daratan, lupa dengan Allah Taala, 1:06:50 Allah Taala nyatakan apa? Allah buka 1:06:52 semua pintu dunia untuknya. Bukan cuma 1:06:55 pintu dunia, dalam soal rezeki, dalam 1:06:57 soal dosa, semua segala-galanya. 1:07:00 Jadi berbeda dengan orang yang 1:07:03 jadi ayat tadi itu menunjukkan orang 1:07:06 yang muttaqin ketika dia berbuat dosa 1:07:08 beradi dia cepat-cepat langsung minta 1:07:10 ampun kepada Allah Taala dan Allah Taala 1:07:13 jawab di dalam ee ini Allah Taala 1:07:16 mengatakan 1:07:18 wagfirudun 1:07:22 waman yagfirunuba illallah wru ma faum 1:07:26 yamunika 1:07:28 jauhfirat 1:07:31 Mereka itu yang tadinya berbuat dosa 1:07:33 cepat-cepat dia minta ampun karena dia 1:07:36 memang orang yang muttaqin tadinya. 1:07:39 Jangan kita berpikir orang yang muttaqin 1:07:41 itu sudah tidak pernah berbuat dosa, 1:07:43 berbuat salah. 1:07:45 Ada. 1:07:47 Justru itu Rasulullah menyatakan 1:07:49 kullul insan [berdehem] khatam. Semua 1:07:52 manusia itu 1:07:54 berbuat dosa, berbuat salah 1:07:57 ya. Tapi jangan terus kita berpikir, 1:08:00 "Oh, kalau begitu saya mau berbuat dosa 1:08:02 aja tu terus langsung cepat-cepat minta 1:08:04 ampun kepada Allah." Jangan lupa di 1:08:06 akhir ayat ini Allah Taala menyatakan 1:08:09 walam yusirru ala ma fa'alu. 1:08:12 Tapi mereka sudah minta ampun kepada 1:08:14 Allah itu dia tidak balik lagi ke tempat 1:08:16 yang sama berbuat dosa. 1:08:19 Insyaallah terjawab. 1:08:22 Baik. Kemudian pertanyaan dari Sukabumi 1:08:25 ada Ibu Nur. Asalamualaikum 1:08:26 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:08:29 Waalaikumsalam warahmatullah 1:08:30 wabarakatuh. 1:08:31 Ada orang yang sangat rajin istigfar 1:08:34 tetapi masih berulang kali melakukan 1:08:36 dosa yang sama. Apakah banyaknya 1:08:39 istigfar otomatis menunjukkan ketakwaan 1:08:42 atau istigfar harus dibuktikan dengan 1:08:44 usaha nyata meninggalkan dosa? Lalu 1:08:47 kapan istigfar dianggap sebagai tobat 1:08:50 yang sungguh-sungguh, Ustaz? Terima 1:08:51 kasih. 1:08:53 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:08:55 shalli ala sayyidina Muhammad wa 1:08:59 orang itu beristigfar 1:09:01 pahalanya pasti ada. Tapi istigfar itu 1:09:05 sebenarnya hanya merupakan permohonan. 1:09:09 Permohonan untuk Allah Taala mengampuni 1:09:12 dosanya. 1:09:14 Tapi apa ada orang yang beristigfar 1:09:18 betul-betul dia istigfar dari hatinya 1:09:21 atau hanya sekedar di lisannya aja? 1:09:26 Kalau dia betul-betul beristigfar dalam 1:09:28 dirinya, biasanya Allah Taala akan 1:09:31 mencegah dia untuk berbuat dosa di 1:09:34 tempat yang sama berulang-ulang. 1:09:38 Ini sama dengan kira-kira begini. 1:09:41 Kan ada ayat dalam Al-Qur'an. Innah 1:09:45 tanha fasai wal munkar. Salat itu 1:09:48 mencegah orang daripada berbuat dosa dan 1:09:52 berbuat munkar. Salah. 1:09:56 Kalau kita lihat ada orang rajinnya 1:09:59 salat, 1:10:01 ya mungkin juga pergi umrah 1:10:05 tapi masih korupsi 1:10:07 ya, berbuat tidak adil. 1:10:13 Berarti ada syaratnya yang enggak benar. 1:10:18 Bukan 1:10:20 artinya bukan hikmahnya salat yang 1:10:22 salah. Mungkin salatnya itu hanya 1:10:25 sekedar salat aja, hanya sekedar yang 1:10:27 penting memenuhi kewajiban. 1:10:30 Jadi begitu juga kalau kita beristigfar, 1:10:34 beristigfar benar dari hati kita. 1:10:37 Istigfar itu adalah permohonan ampun 1:10:39 kepada Allah Taala. Allahumma inni 1:10:42 astagfiruka wa atubu ilaiik. 1:10:46 Jadi berarti 1:10:48 orang yang masih beristigfar selalu dia 1:10:50 berbuat dosa. Dia balik kepada dosa yang 1:10:54 sama lagi. Dosa itu-itu juga. 1:10:57 Berarti istigfarnya yang enggak benar. 1:11:00 Insyaallah terjawab. 1:11:03 Baik. Kemudian kita ke pertanyaan 1:11:05 selanjutnya. dari Bapak Ridwan di 1:11:09 Celangsi. Asalamualaikum warahmatullahi 1:11:11 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:11:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11:15 wabarakatuh. 1:11:16 Ustaz, mohon dijelaskan Rasulullah 1:11:18 sallallahu alaihi wasallam mengajarkan 1:11:20 istigfar setelah salat padahal beliau 1:11:24 baru saja selesai melakukan ibadah. 1:11:27 Apakah ini menunjukkan bahwa seorang 1:11:29 yang muttaqin itu justru tidak pernah 1:11:31 merasa amal ibadahnya sudah sempurna, 1:11:34 tetapi selalu melihat adanya kekurangan 1:11:37 dalam ibadahnya sehingga terus memohon 1:11:39 ampun kepada Allah. Terima kasih, Ustaz. 1:11:42 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:11:44 shalli ala sayidina Muhammad wa ali 1:11:46 Muhammad. 1:11:48 Benar. 1:11:50 Kita baru selesai. Kita kan bukan 1:11:53 berbuat dosa, baru istigfar. baru 1:11:56 selesai salat. Kenapa kita harus perlu 1:11:59 beristigfar? 1:12:03 Rasul sallallahu alaihi wasallam, saya 1:12:05 berikan contoh begini aja. Rasul 1:12:07 sallallahu alaihi wasallam 1:12:09 ketika Rasulullah menyatakan kepada 1:12:11 sahabat-sahabatnya 1:12:14 bahwa aku beristigfar kepada Allah dalam 1:12:16 sehari itu 70 kali. Sebagian riwayat 1:12:20 mengatakan 100 kali. 1:12:23 Rasulullah itu orang yang sudah 1:12:26 diampunkan oleh Allah Taala. Maqadama 1:12:29 minambik w 1:12:31 dosa-dosa yang yang lalu-lalu ataupun 1:12:34 yang akan datang itu sudah diampuni 1:12:36 duluan oleh Allah Subhanahu wa taala. 1:12:40 Dia masih beristigfar kepada Allah 1:12:43 taala. 1:12:45 Itu Rasul. Bagaimana dengan kita? 1:12:48 Sekadang kita salat 1:12:51 ya. 1:12:52 Dan ini bukan hanya terjadi kepada 1:12:54 saudara-saudara pendengar juga terjadi 1:12:57 kepada saya. Terkadang dalam salat kita 1:13:00 itu terkadang kita teringat sesuatu yang 1:13:03 kita lagi cari. 1:13:06 Ya, tidak selamanya. Tapi terkadang 1:13:09 terjadi begitu. 1:13:12 Terkadang dalam salat 1:13:14 sudah usahakan khusyuk sebaik mungkin. 1:13:18 Saya teringat, "Oh, subhanallah, besok 1:13:20 pagi saya ada kuliah subuh." 1:13:28 Maka kira-kira dalam salat kita apa? 1:13:30 Kita tidak perlu beristigfar sesudahnya. 1:13:34 Kalau dilihat dari soal ini aja, jangan 1:13:36 kita lihat dulu dari justru itu Rasul 1:13:38 sallallahu alaihi wasallam menyuruh kita 1:13:40 untuk beristigfar sesudah salat. 1:13:44 Karena dalam salat itu tidak 100% betul 1:13:49 kita bisa khusyuk. 1:13:52 Ada aja yang kita sudah usahakan 1:13:54 terlewat sesuatu. 1:13:59 Kenapa Rasulullah menyuruh kita untuk 1:14:01 beristigfar sesudah salat? 1:14:03 Supaya ada yang kurang-kurang dalam 1:14:05 salat kita disempurnakan oleh Allah, 1:14:09 dimaafkan oleh Allah. 1:14:12 Allah Taala maha tahu. 1:14:15 Justru itu kita perlu beristigfar 1:14:18 sesudah salat. Bukan nanti dosa kita 1:14:20 beristigfar. 1:14:22 Kita pun tidak berbuat dosa. Umpama 1:14:26 ya dalam sehari itu 1:14:31 usahakan kita beristigfar, 1:14:34 perbanyak istigfar. Karena istigfar juga 1:14:37 itu bukan hanya untuk mengampuni 1:14:38 dosa-dosa kita. di samping mengampuni 1:14:41 dosa-dosa kita, membuka rezeki kita, 1:14:46 menjadikan kita punya banyak keturunan 1:14:48 itu dalam Al-Qur'an. 1:14:54 Jadi sayap-sayapnya istigfar itu luar 1:14:56 biasa manfaatnya di dunia 1:15:00 di yaumul akhir kita dapat pengampunan 1:15:02 dari Allah Subhanahu wa taala dari dunia 1:15:04 sampai di akhirat insyaallah terjawab 1:15:07 baik 1:15:09 satu lagi boleh ustaz 1:15:11 terakhir. Asalamualaikum warahmatullahi 1:15:13 wabarakatuh 1:15:14 dari Pak Fauzan di Bekasi. Ustaz, 1:15:18 seringkiali seseorang mengatakan ini kan 1:15:20 cuma dosa kecil. Apakah sebenarnya yang 1:15:24 lebih berbahaya bukan hanya besar 1:15:26 kecilnya dosa, tetapi sikap meremehkan 1:15:29 dosa tersebut? Lalu bagaimana caranya 1:15:32 agar kita memiliki rasa takut kepada 1:15:34 Allah tanpa terjebak dalam keputusasaan 1:15:38 terhadap ampunannya? Terima kasih, 1:15:40 Ustaz. 1:15:42 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:15:43 shallli ala sayyidina Muhammad wa ala 1:15:45 ali Muhammad. Sebelum saya jawab ini, 1:15:48 Heeh. 1:15:48 Saya jawab dulu yang terakhir itu, 1:15:51 jangan sekali-kali seorang hamba Allah 1:15:53 berputus asa dalam meminta ampun kepada 1:15:56 Allah, 1:15:58 mengharapkan magfirah dari Allah Taala. 1:16:01 Allah tidak pernah menutup pintu tobat 1:16:05 terkecuali ketika roh sudah sampai di 1:16:07 kerombongan. 1:16:11 dalam Al-Qur'an. 1:16:16 Nah, 1:16:18 subhanallah. Orang yang memandang enteng 1:16:21 dosa 1:16:24 sekalipun dosa kecil, 1:16:29 Rasul sallallahu alaihi wasallam 1:16:31 mengingatkan 1:16:33 tentang dosa 1:16:36 asar indasallah. 1:16:40 Orang yang memandang ini ah dosa kecil 1:16:44 gampang deh kita istigfar aja hilang 1:16:47 dihapus dosanya. Itu mandang enteng 1:16:49 dosa. Rasul sallallahu alaihi wasallam 1:16:52 menyatakan orang yang pandang enteng 1:16:54 dosa kecil belum berbicara dosa besar 1:16:58 dia menjadi dosa besar di sisi Allah 1:17:00 Taala. Jadi hati-hati seorang itu bisa 1:17:04 mengundang kecelakaan dalam dirinya 1:17:06 ketika suka memandang inten tentang 1:17:08 dosa. 1:17:11 Tapi ada orang yang dia berbuat dosa 1:17:15 sekalipun dosa besar 1:17:18 tapi timbul takutnya dia tahu bahwa ini 1:17:20 dia telah berbuat dosa yang dahsyat. Dia 1:17:24 beristigfar minta ampun kepada Allah 1:17:26 Taala. Rasul sallallahu alaihi wasallam 1:17:28 menyatakan 1:17:33 aam indanas 1:17:35 asarallah 1:17:38 yang orang menganggap dosa ini sangat 1:17:40 besar dengan ketakutan dengan 1:17:42 istigfarnya kepada Allah menjadi dosa 1:17:44 kecil di sisi Allah Taala 1:17:48 dan bisa berakhir dengan pengampunan 1:17:50 dari Allah Taala. Insyaallah terjawab. 1:17:54 Kalau ada yang salah kepada Allah, saya 1:17:56 mengharapkan magfirahnya. 1:17:57 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:18:00 ilahaillallah wa anna muhammadar 1:18:02 rasulullah nastagfirukaubu ilaik. 1:18:04 Wasalamualaikum warahmatullah 1:18:07 wabarakatuh. 1:18:08 Mohon maaf saya harus jalan. 1:18:10 Iya ustaz. Jazakallah ustaz. 1:18:12 Ikhwan ikhwan akhwat. Demikian tausiah 1:18:15 kita di sore hari ini bersama Ustaz 1:18:18 Zahmed. Kami mohon pamit dan undur diri 1:18:21 dari ruang dengar Anda. Terima kasih 1:18:23 atas segala perhatian dari ikhwan dan 1:18:26 akhwat. Ilalqo. Billahi taufik wal 1:18:29 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:18:31 wabarakatuh.