Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:28 เฮ 2:59 [musik] 3:06 [musik] 3:08 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 3:10 warahmatullahi wabarakatuh. 3:11 Waalaikumsalam warahmatullah. 3:13 Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad 3:14 waa ali sayyidina Muhammad. 3:16 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 3:18 ini, hari Jumat tanggal 3 Safar 1448 3:21 Hijriah atau 17 Juli 2026. Kita jumpa 3:25 lagi dalam renungan di bawah naungan 3:27 Al-Qur'an bersama Ustaz Husein bin Hamid 3:29 Alatas. Alhamdulillah sudah ada studio. 3:31 Di sini juga ada Atep, kemudian ada 3:34 Algi. Baik, kita mulai acara ini dengan 3:36 membaca al-Fatihah. 3:41 [berdehem] 3:41 Al-Fatihah dan ayat yang kita akan baca 3:43 ya. 3:43 Ee Al-Fatihah juga nanti akan baca surah 3:45 Kahfi ayat 54 sampai dengan 59. Anda 3:49 bisa menyimak ya. 3:50 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:56 Bismillahirrahmanirrahim. 4:03 Alhamdulillahirabbil 4:06 alamin 4:11 arrahmanirrahim. 4:15 Maiki yaumiddin 4:19 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 4:26 ihdinasirathal 4:28 mustaqim 4:31 shathalladzina 4:33 an'amta alaihim 4:37 ghairil maghdubi alaihim waladdolin. 4:49 Walaqadna 4:51 fi hadal qurani linasi 4:56 min kulli matsal. 4:59 Waanal insanu 5:02 aksar syaaiin jadla. 5:08 Wama manaanasa 5:10 ay yumminu 5:13 id jaahumul 5:16 huda waastagfiru rabbahum 5:20 illa an tatiahum sunnatul awwalina au 5:26 ya'tiahumul adzabu qubula 5:33 wama nursilul mursalina illa mubasyirina 5:38 wa munzirin 5:42 waujadilulladzina 5:45 kafaru bil baili liyudhidu bihil haqq 5:50 wattakhadzu 5:52 ayati wama unziru huzwa 5:58 [menghela napas] 6:00 waman adlamu mimman dzukkira biayatiib 6:04 rabbihi 6:13 inna ja'alna ala qulubihim akinnatan 6:18 ayfqahu hua fi aanihim waqra 6:25 wain tad'uhum ilal huda falay yahtadu 6:31 idzan abada 6:36 gahmah 6:39 laakuhum 6:42 bimaa kasabu laajjala lahumulzab 6:48 bal lahum mauidun l yajidu min dunihi 6:53 mauila 6:56 watilkal qura ahlaknaahum 6:59 lammaamu 7:09 Qallahulzim. 7:20 minahidin. 7:23 Allahumma atina minika rahmah waimna 7:27 minadunka ilman nafi wf'na bimaamtana. 7:32 Rbana zidna ilman waikna bihin. 7:37 Ikhwan akhwat pendengar pemirsa radio TV 7:40 silaturahmi yang dirahmati Allah. 7:43 [berdehem] 7:46 telah cukup banyak pelajaran 7:49 yang Allah Subhanahu wa taala berikan 7:51 kepada kita. 7:53 Baik melalui ayat-ayat kitabnya, 7:57 melalui rasul-Nya, 7:59 melalui ayat-ayat Allah yang terdapat di 8:02 langit maupun di bumi, termasuk 8:06 yang terdapat dalam diri kita 8:09 yang semuanya menunjuk kepada Allah yang 8:13 maha esa la syarikalah. 8:16 Karena seandainya ada penguasa bersama 8:19 Allah di alam semesta ini, niscaya 8:23 langit bumi akan mengalami kehancuran. 8:29 Alam semesta yang begitu harmoni 8:33 berjalan dengan penuh keseimbangan. 8:37 [berdehem] Semua ditangani oleh Allah 8:39 subhanahu wa taala. 8:41 Lalu kita di antara makhluk-makhluk 8:43 Allah Subhanahu wa taala yang lain, 8:47 Allah anugerahkan kita dengan kemuliaan 8:50 sebagai khalifah di atas muka bumi ini 8:54 yang 8:57 mengemban amanat dengan seluruh 8:59 kehidupan kita yang kelak kita akan 9:01 pertanggungjawabkan di hadapan Allah. 9:03 Maka Allah berikan kita kebebasan 9:06 memilih. 9:08 Allah berikan kita akal. Allah utus 9:11 rasul-Nya, turunkan kitabnya 9:14 agar kita tidak menyalahkan Allah di 9:17 hari kemudian nanti bahwa Allah tidak 9:19 pernah memberikan pelajaran kepada kita. 9:23 Oleh karena itu, ikhwan akhwat yang 9:25 dirahmati Allah, hidup kita ini 9:28 betul-betul amat berharga. 9:31 Yang akan menentukan nasib kita imma 9:35 jannatun abada narun abada. 9:38 Selama-lamanya kita akan berdiam di 9:40 surga atau selama-lamanya kita akan 9:42 mendekam dalam api neraka. 9:46 Kehidupan tiada akhir yang beriman, yang 9:50 beramal saleh, yang bersyukur kepada 9:53 Allah, yang berbuat kebaikan terhadap 9:57 sesama manusia, menegakkan keadilan, 10:01 membela orang-orang yang teraniaya, 10:05 melindungi mereka dari kejahatan 10:07 orang-orang yang zalim, maka merekalah 10:10 orang yang meraih keberuntungan dan 10:12 kesuksesan. 10:14 Adapun mereka-mereka yang melakukan 10:15 kerusakan kejahatan di muka bumi, 10:18 bekerja sama bersama orang-orang yang 10:21 zalim, berbuat aniaya hanya demi 10:24 kepuasan hawa nafsu mereka, kalau mereka 10:27 tidak bertobat 10:29 hingga 10:31 datang panggilan Allah Taala, maka 10:33 mereka akan menyesali seluruh 10:38 hidup mereka, kesempatan mereka yang 10:40 Allah berikan kepada mereka. Mereka akan 10:43 mengalami kehilangan. 10:46 Kehilangan segala-galanya. 10:50 Tapi sayang sungguh sayang. Walaupun 10:53 pelajaran begitu banyak tapi sedikit di 10:55 antara kita yang mengambil pelajaran. 11:00 Padahal Allah telah memberikan 11:02 peringatan, pelajaran dari kisah-kisah 11:05 umat sebelum kita. Begitu juga dari 11:10 bangsa-bangsa di sekeliling kita. 11:13 Mereka-mereka yang ingkar dan melakukan 11:16 kejahatan di muka bumi, nasib mereka 11:19 sebenarnya amat mengenaskan. 11:23 Orang-orang yang zalim tidak selamanya 11:25 mereka dapat berbuat sekehendak hati 11:27 mereka. Allah tidak melupakan atau 11:30 melalaikan mereka. Tapi Allah Subhanahu 11:33 wa taala 11:35 memberikan uluran waktu bagi mereka. 11:37 Juga Allah ingin melihat di antara 11:39 hamba-hambanya apakah ada orang-orang 11:41 yang tampil untuk menghentikan, 11:44 menghadang orang yang zalim dan membela 11:46 orang-orang yang teraniaya. 11:49 Maka marilah sebelum kesempatan hilang, 11:55 sebelum datangnya panggilan Allah, 11:57 bersama-sama kita bertobat kepada Allah, 12:01 merenungkan ayat-ayatnya, 12:03 mengamalkan petunjuknya, 12:06 mengikuti nabinya dengan sunah-sunahnya 12:09 yang mulia, 12:10 sunah-sunah yang amat indah, yang 12:13 menyatukan dan tidak memecah belah, 12:17 yang betul-betul menyiram. jiwa kita 12:19 dengan rahmat dan kasih. Karena nabi 12:21 kita diutus oleh Allah sebagai rahmatan 12:24 lil alamin. Nah, dalam kesempatan pagi 12:27 hari ini kita insyaallah bersama-sama 12:29 akan merenungkan beberapa ayat dari 12:32 surah Al-Kahfi dimulai dari ayat 54 12:35 hingga ayat 59. 12:39 Allah Subhanahu wa taala mengingatkan 12:41 kita. 12:45 Walaqadna 12:47 fi hadal qurani linasi min kulli matal 12:52 insanu akarin jadal. Sesungguhnya kami 12:56 telah menjelaskan 12:59 berulang-ulang di dalam Al-Qur'an 13:02 dengan berbagai macam perumpamaan 13:08 melalui berbagai macam perumpamaan. 13:10 Allah memberikan pelajaran-pelajaran 13:13 yang amat indah. Perumpamaan 13:16 yang menerangkan kepada kita mengenai 13:19 keesaan Allah Subhanahu wa taala, 13:23 kedamaian orang-orang yang berpegang 13:26 kepada Allah, bernaung di bawah 13:27 naungannya. 13:29 Lalu Allah berikan gambaran bagaimana 13:31 mereka-mereka yang bernaung berlindung 13:33 kepada selain Allah. 13:36 Bagaikan serangga-serangga yang datang 13:38 ke rumah laba-laba untuk mencari 13:40 perlindungan. 13:42 Bukan mendapatkan perlindungan, malah 13:44 dia menjadi mangsa dari serangga 13:47 tersebut atau dari laba-laba tersebut. 13:52 Banyak perumpamaan yang Allah berikan 13:54 kepada kita. 13:56 Tapi ternyata semua berlalu begitu saja. 14:00 Padahal 14:02 penjelasan yang Allah Subhanahu wa taala 14:04 berikan kepada kita begitu jelas, begitu 14:07 gamblang. 14:10 Wanal insanu aksaro syaiin. Tapi manusia 14:15 ternyata kebanyakan mereka ini hobi ya 14:19 dan gemar berdebat. 14:22 Bukan berdebat untuk cuma mencari 14:23 kebenaran, tapi berdebat ya untuk apa? 14:28 untuk membantah kebenaran-kebenaran yang 14:31 hadir jelas di hadapannya juga 14:33 menunjukkan kesombongan, kebanggaan, dan 14:36 keangkuhannya. 14:38 Padahal dia 14:40 sedang mendengarkan bimbingan petunjuk 14:43 dari ayat-ayat Tuhan yang menciptakan 14:45 dirinya. 14:47 Tapi ternyata manusia 14:50 gemar untuk menentang, membantah, dan 14:53 mendebat. Karena mereka lebih suka 14:56 mengikuti hawa nafsu mereka dari 14:58 kebenaran. [berdehem] 15:01 W manau 15:03 idahul huda waagfirubahum 15:06 illa tatiahum sunatul awalin 15:10 yaiahumulzabu qubula. 15:15 [berdehem] 15:15 Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi 15:18 manusia 15:21 ketika datang petunjuk Allah Subhanahu 15:23 wa taala 15:27 untuk beriman kepada Allah, 15:30 memohon ampun atas kesalahan mereka 15:33 kecuali apa? 15:35 Kecuali 15:37 kedatangan 15:40 sunatullah, sunah-sunah Allah ya. yang 15:44 berlaku pada umat-umat sebelum kita. 15:47 Begitu juga kedatangan azab Allah 15:49 Subhanahu wa taala. 15:52 Ayat ini sebetulnya memberikan ungkapan 15:55 yang amat menarik. Seolah-olah 15:59 mereka baru akan beriman memohon ampun 16:01 kepada Allah 16:04 apabila datang sunah Allah yang berlaku 16:07 pada umat-umat sebelum mereka. Yaitu 16:10 dengan menurunkan berbagai macam cobaan. 16:13 Demikian pula kedatangan azab Allah. 16:16 Seolah-olah mereka baru akan beriman 16:18 apabila azab Allah datang kepada mereka. 16:22 Padahal dengan sendirinya [berdehem] 16:25 mereka apa? Mereka tak mungkin berharap 16:28 untuk datangnya azab Allah Subhanahu wa 16:30 taala. Tapi sikap mereka ya yang menolak 16:34 untuk beriman, 16:36 yang menolak betul-betul untuk apa? 16:39 Untuk menyambut bimbingan dan petunjuk 16:41 yang datang dari Allah. lalu memohon 16:43 ampun, bertobat dari kesalahan mereka 16:47 hingga datangnya azab Allah Subhanahu wa 16:49 taala. 16:52 Artinya mereka baru menyesal, 16:56 mereka baru menyadari kesalahan mereka 16:59 dan mereka baru akan beriman pada saat 17:01 tersebut. Tapi kesempatan telah hilang, 17:04 Mas Krishna. 17:06 Jadi seharusnya orang-orang yang beriman 17:09 yang yakin kepada janji Allah begitu 17:12 juga belajar dari apa yang dialami 17:15 umat-umat sebelum kita. Seharusnya 17:18 mereka ketika mendengarkan ayat-ayat 17:20 Allah, petunjuk-petunjuk yang membimbing 17:22 dirinya menuju kehidupan yang lebih 17:25 mulia, mereka tidak berleha-leha. 17:28 Mereka bergegas-gegas menyambut seruan 17:31 Allah Subhanahu wa taala. Jangan 17:33 menundanya hingga datang azab Allah dan 17:36 kesempatan hilang dari mereka. 17:39 Nah, ini yang kita jumpai, Mas Krishna 17:42 terjadi di tengah-tengah kebanyakan 17:44 kita. 17:46 Banyak pejabat-pejabat di saat dia 17:48 menjabat 17:50 lupa kepada Allah. 17:51 Hm. 17:54 Pada saat dia sadar, dia mengatakan, 17:56 "Insyaallah nanti apabila saya pensiun, 17:59 saya akan bertobat kembali kepada Allah, 18:01 memperbaiki diri saya." 18:06 Ternyata sebelum mereka bertobat, 18:10 sebelum mereka memperbaiki diri mereka, 18:12 ajal menjemput mereka. 18:15 Ini merupakan penyesalan yang amat 18:16 berat. 18:19 [berdehem] 18:22 Ada yang menarik, Mas Krishna. 18:26 [berdehem] 18:27 Pada saat mereka dalam keadaan luang, 18:30 dalam keadaan maju usahanya, 18:33 dalam keadaan menjabat, memegang amanat, 18:36 [berdehem] 18:36 mereka tidak sadar. Bahkan banyak 18:39 melakukan kejahatan, 18:41 menghalang-halangi juga orang-orang yang 18:44 menyampaikan kebenaran. 18:46 tidak mengizinkan bagi mereka untuk 18:48 menyampaikan amanat Allah 18:52 karena takut akan mempengaruhi rakyat 18:54 menurut mereka. H 18:56 subhanallah. Begitu mereka pensiun, 18:59 mereka ikut dalam pengajian. 19:02 Habir pada pengajian subuh gabungan. 19:04 Kemudian datang kepada ulama-ulama yang 19:06 pernah dulu dihalang-halangi untuk 19:08 menyampaikan ceramah. He. 19:10 Dia mengatakan, "Saya mohon maaf kepada 19:12 kalian dulu. Saya orang yang 19:13 menghalang-halangi kalian untuk 19:15 menyampaikan amanat Allah. Sekarang saya 19:18 menyesal dan bertobat. 19:21 Dia menyesal setelah kehilangan 19:22 pengaruhnya, kehilangan kekuasaannya, ya 19:26 ingin kembali ke tengah-tengah 19:27 habitatnya. 19:29 Mulai dia menyadari selama ini 19:31 perbuatannya sama. H 19:33 tapi pada saat dia berkuasa masih punya 19:35 wewenang seharusnya bisa digunakan untuk 19:37 membantu memuluskan dakwah memperbaiki 19:40 lingkungan agar umat ini tidak hidup 19:43 dalam keadaan luntang lantung tanpa 19:45 penggembala yang menggembala mereka. 19:49 Jadi kesimpulan dari ayat 55 ini Allah 19:52 Subhanahu wa taala di sini menggambarkan 19:54 tentang keadaan orang-orang yang baru 19:57 akan beriman, baru mereka akan memohon 20:00 ampun ketika azab Allah datang kepada 20:03 mereka seolah-olah mereka menantikan 20:05 azab tersebut. 20:07 Dan kita tahu bahwasanya pada saat 20:09 datang azab Allah Subhanahu wa taala 20:12 maka keimanan mereka tidak berguna pada 20:14 hari tersebut. 20:17 Wquuluna mata hadal fathu in kuntum 20:20 shiodiqin. Mereka berkata dengan penuh 20:23 keangkuhan, kapan datangnya alfathu 20:25 tersebut? Kemenangan yang Allah janjikan 20:27 bagi kalian. 20:30 Begitu juga kekalahan yang akan dialami 20:32 oleh orang-orang yang ingkar dan mereka 20:35 terkena azab. Dijawab oleh Allah, "Qul 20:38 yaumal fathi lafaina kafaru imanuhum w 20:41 hum yun." Katakan pada saat Allah 20:44 Subhanahu wa taala memenangkan 20:47 hamba-hambanya yang berjuang di jalan 20:48 Allah, mengalahkan musuh-musuhnya pada 20:51 hari tersebut, tak akan berguna bagi 20:53 orang-orang kafir kalau mereka mau 20:55 beriman pada saat tersebut. Seperti 20:58 Firaun ketika air sudah sampai di 21:00 kerongkongannya, dia mengatakan, 21:01 "Sekarang saya akan beriman sebagaimana 21:03 diimani oleh 21:05 Bani Israil, sebagaimana yang diimani 21:07 oleh Musa dan Harun." Tapi keimanan pada 21:10 saat tersebut berguna. 21:13 Karena bukan keimanan yang tulus, tapi 21:15 keimanan yang terpaksa di saat dia sudah 21:17 tidak memiliki sama sekali kesempatan 21:20 baru dia bertobat pada saat tersebut. 21:27 [berdehem] 21:29 Maka Allah subhanahu wa taala 21:32 lanjutkan pada ayat berikutnya. Wama 21:34 nursilul mursalina illa mubasyirina wa 21:37 mzirin. 21:39 Sesungguhnya kami tidak mengutus para 21:41 rasul 21:43 kecuali hanya untuk menyampaikan kabar 21:45 gembira bagi mereka yang mau mengikuti 21:47 Allah, mengikuti Rasul-Nya dan juga 21:50 sebagai pemberi peringatan bagi mereka 21:53 yang sedang, lengah, lalai, hanyut 21:56 bersama hawa nafsu mereka. Hidup tanpa 21:59 mengikuti petunjuk Allah. Artinya Allah 22:01 tidak perintahkan Nabi untuk memaksakan 22:03 mereka beriman. Tugas Nabi, tugas rasul, 22:06 begitu juga tugas para ulama untuk 22:08 menyampaikan kabar gembira dan peringat. 22:15 Jadi wama nursilul mursalina illa 22:19 mubasyirina wa mzirin. Wauadiladzina 22:23 kafaru bilili liyhidu bihil haqq watak 22:27 ayati w uniru huz. 22:31 [berdehem] 22:32 Adapun orang-orang yang ingkar, mereka 22:34 tahu kebenaran Mas Krishna. Tapi mereka 22:37 ingkar menolak untuk menerima kebenaran. 22:39 Mereka membantah 22:42 ya apa yang disampaikan oleh para rasul 22:44 atau disampaikan oleh mereka-mereka yang 22:46 membawa kebenaran. Mereka mendebat, 22:49 membantah dengan cara yang batil, debat, 22:51 kusiril tanpa dasar kebenaran. Lihibu 22:55 bihil haq. Mereka berupaya untuk 22:57 menggugurkan kebenaran dengan 22:59 bantahan-bantahan mereka. Mereka lupa 23:02 upaya mereka ini sebetulnya sia-sia. 23:04 Yuriuna liutfiallahi biafwahim wallahu 23:07 mutimu nurihi wal kafirun. Mereka ingin 23:10 memadamkan cahaya Allah dengan mulut 23:12 mereka dan Allah akan menyempurnakan 23:15 cahayanya walaupun orang-orang yang 23:16 kafir tidak menyukai. 23:19 Kalau ada seorang ingin meniup cahaya 23:22 matahari dengan mulutnya, 23:25 orang akan mengatakan orang ini tidak 23:26 waras dan usahanya sia-sia. Bagaimana 23:28 akan 23:30 memadamkan cahaya Allah sedangkan sumber 23:33 dari nur tersebut adalah Allah Subhanahu 23:35 wa taala. 23:36 Jadi orang-orang yang kafir tampil bukan 23:38 untuk menyambut kebenaran, tapi untuk 23:40 mendebat, membantah kebenaran dengan 23:42 cara yang batil, dengan tujuan 23:45 menggugurkan yang benar. 23:48 Wataku ayati wiru huz. Mereka menjadikan 23:52 ayat-ayatku. Begitu pula peringatan yang 23:54 diberikan kepada mereka sebagai 23:56 olok-olokan. 23:58 Silakan mereka tertawa dan 24:00 mengolok-olok. Akan tiba saatnya nanti 24:02 mereka akan berhadapan dengan kenyataan 24:04 yang pahit yang tak pernah mereka 24:07 bayangkan. Semua itu karena kesombongan 24:10 keingkaran mereka. [berdehem] 24:13 Lalu Allah Subhanahu wa taala mengajukan 24:15 pertanyaan alabil inkar yang berarti 24:18 ingkar waman adlamu mimmanukiro 24:22 biayatibihi fahaya 24:25 ma qamat yada inna jaalnaubihim 24:30 akinatanqahuani 24:33 waqinadumahtadu 24:37 abada Allah bertanya mas krak menurut 24:41 kalian yang lebih zalim. 24:44 Waman adlamu mimmanukiro biayatih. 24:48 Adakah yang lebih zalim, lebih aniaya 24:51 dari seorang yang diberikan peringatan 24:53 dengan ayat-ayat Allah? 24:56 Faha anha. Bukan diaambut, bukan dia 24:58 bersyukur, bergembira. Ketika diberikan 25:01 peringatan dia berpaling dari ayat-ayat 25:04 Allah [mendengus] 25:06 ma qadamada. Dan dia melupakan semua 25:09 kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh 25:11 kedua tangannya. Seharusnya dia 25:13 menyambut, dia menyesal, memohon ampun 25:16 karena datangnya peringatan yang 25:17 mengingatkan dirinya. Tapi ternyata dia 25:20 dengan penuh kesombongan menolak, 25:23 membangkang, berpaling dari kebenaran, 25:26 dan melupakan kejahatan-kejahatan yang 25:28 dilakukan oleh kedua tangannya. 25:34 Was ma qaddamat yada. Lalu Allah 25:39 Subhanahu wa taala lanjutkan, 25:41 [berdehem] 25:44 inna ja'alna ala qulubihim 25:46 akinatanyafqahu 25:48 wafianiim waq 25:51 waaduhum ilal huda falay yahtadu idan 25:56 abada. 25:58 [berdehem] 25:58 Sesungguhnya kami karena ulah perbuatan 26:02 mereka yang sombong, yang angkuh, yang 26:04 mengikuti hawa nafsu mereka, kami 26:07 letakkan di hati mereka 26:10 penutup yang menutupi kesadaran mereka. 26:15 Wafianihim waqra. Demikian pula sumbat 26:18 pada telinga mereka. 26:20 inna jaalnaubihim 26:22 akinatanim 26:24 waq waum huda yahtadan apa kalau engkau 26:29 mengajak mereka untuk mengikuti petunjuk 26:31 Allah sekali-kali mustahil bagi mereka 26:35 akan mengajak akan menyambut seruan dan 26:39 ajakan falan yahtadu idan abada mereka 26:42 tak mungkin akan mengikuti petunjuk 26:44 tersebut kenapa karena Allah subhanahu 26:47 wa taala telah menutup hatinya begitu 26:49 Begitu juga menutup telinganya untuk 26:52 mendengarkan kebenaran. Mungkin orang 26:54 mengatakan, "Mas Krishna, kalau gitu 26:56 Allah zalim dong." 26:58 H 26:58 sama sekali tidak. Sebetulnya ini 27:00 ungkapan menggambarkan bagaimana manusia 27:03 yang dibutakan oleh hawa nafsunya 27:06 walaupun mendengarkan kebenaran menolak 27:08 untuk menerima. Sebagaimana firman Allah 27:10 dalam suratul Jafiah. 27:13 Afaroita manakhodza ilahahu hawa 27:17 waahullahu ala ilm. Apa kamu pernah 27:19 melihat orang yang menjadikan Tuhannya 27:21 hawa nafsunya? 27:24 Akhirnya Allah biarkan dia tersesat ala 27:26 ilmin dalam keadaan tahu bukan dalam 27:28 keadaan bodoh. 27:33 Waahullahu ala ilmama alami Allah 27:36 menyegal pendengarannya. Begitu pula 27:38 kalbunya. 27:40 Walawa 27:42 Allah letakkan juga tabir yang menutupi 27:44 matanya. 27:46 Yahdi baillah. Orang seperti ini siapa 27:48 lagi yang kuasa menolongnya mas Krishna? 27:51 Afala tadakarun? Apa kalian tidak sadar 27:54 dan mengambil pelajaran dari sini 27:56 semuanya? Jadi kesimpulannya mereka yang 27:58 disegel hatinya oleh Allah ditutup 28:01 matanya begitu pula pendengarannya untuk 28:03 menerima kebenaran orang-orang yang 28:05 menjadikan nafsunya sebagai Tuhannya dan 28:08 merasa bangga hingga mengikuti 28:10 kesombongannya menolak untuk menerima 28:12 kebenaran yang datang dari Allah. 28:16 Lalu mereka mengolok-olok ayat Allah. 28:19 Bukan menerimanya malah mengolok-olok 28:21 ayat Allah seperti pada ayat sebelumnya. 28:24 Kemudian warabbukal gfuruahmah la 28:27 yuakiduhum bima kasabu laajala 28:30 lahumulabahum [mendengus] 28:32 mauidun yajidu minuni maila. 28:35 Dan Tuhanmu ya yang menciptakan kamu, 28:38 yang merawat kamu, yang mengasuh kamu. 28:42 Warabbuka algfur. Dialah yang maha 28:44 pengampun. 28:47 Durrahmah. Dan dia juga apa? 28:49 Satu-satunya pemilik rahmat. Kalau 28:52 mereka datang mohon ampun kepada Allah, 28:54 pasti Allah akan bukakan pintu 28:56 amurannya. Begitu juga segel hatinya 28:58 juga Allah akan buka. Tapi sayang mereka 29:01 yang sombong tidak pernah menyadari 29:03 kesalahan mereka. 29:05 Bukan mereka memperbaiki diri, malah 29:07 mereka berlarut-larut dalam kesombongan 29:10 mereka. Sedangkan Tuhanmu, Dialah 29:13 satu-satunya yang maha pengampun, 29:15 satu-satunya pemilik rahmat. La yuakidum 29:18 bima kasabu. Kalau Allah menghukum 29:20 mereka dengan dosa kejahatan yang mereka 29:22 lakukan laajalahumab, 29:25 niscaya Allah akan segerakan azabnya 29:27 bagi mereka. Ballahum mauidun yajidu 29:30 minuni maila. Tapi ada saat dan waktu 29:34 yang dijanjikan oleh Allah. Dan pada 29:37 hari tersebut kalau mereka sebelumnya 29:39 tidak sadar bertobat, mereka tak akan 29:41 menjumpai seorang pun pelindung yang 29:43 akan melindungi mereka. Lalu penutup 29:46 dari pelajaran ini, watilkal qura 29:48 ahlaknahum lammaamu. 29:50 Dan itulah negeri-negeri yang telah kami 29:54 binasakan karena kezaliman mereka.Al 29:58 qura ahlaknahum lammaamu 30:03 wal'alna limahlikihim maida dan kami 30:06 telah tentukan saat dan waktu kebinasaan 30:09 mereka tilka di sini dengan sini 30:12 menunjuk kepada apa? menunjuk kepada 30:15 kaum Tsamud 30:18 yang sekarang dikenal dengan nama Ula 30:20 yang dijadikan sebagai tempat hiburan 30:22 dan berbuat maksiat. Itu merupakan 30:25 tempat kediaman kaum Tsamud yang 30:26 dibinasakan oleh Allah. 30:29 Kaum Ad, 30:31 begitu juga apa yang dialami oleh 30:34 Firaun, yang dialami oleh Namrud di Irak 30:38 ini semua tilka menunjuk ke sana. Itulah 30:40 negeri-negeri yang telah kami binasakan 30:42 ketika mereka berbuat aniaya. 30:45 Termasuk di antaranya kaum Luth ya. 30:48 Sampai sekarang lautan mati menjadi 30:50 saksi dari tempat di mana kaum Lut 30:53 dibinasakan oleh Allah Subhanahu wa 30:55 taala. Kami binasakan mereka karena 30:58 mereka berbuat zalim dan kami telah 31:01 tetapkan saat dan waktu kebinasaan 31:04 mereka. Oleh karena itu, jangan kita 31:07 sebagai orang-orang yang beriman yang 31:10 telah mendengarkan peringatan, 31:12 penjelasan, perumpamaan yang begitu 31:14 banyak, jangan kita menjadikan diri kita 31:16 sebagai sasaran azab, 31:19 sasaran dari kemurkaan Allah. 31:20 Waliyadubillah. Mudah-mudahan kita semua 31:23 merupakan orang-orang yang dapat 31:26 mengambil pelajaran yang sebaik-baiknya 31:28 dari bimbingan dan petunjuk Allah. Allah 31:31 jauhkan kita dari kesombongan. Allah 31:34 selamatkan kita dari hawa nafsu kita 31:36 agar kita menjadi tuan. Bukan nafsu yang 31:39 menjadi tuan. Sedangkan harapan kita 31:42 hanya kepada Allah. Iyaka na'budu wa 31:45 iyaka nastain. Ihdinasiratal 31:48 mustaqimathalladzina 31:50 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 31:55 wadin. Amin. 31:57 Baik, demikian tadi penjelasan surat 31:59 Alkahfi ayat 54 sampai dengan ayat 59. 32:03 Silakan bagi Anda yang ingin bertanya 32:05 kami tunggu di 0811999720. 32:10 Sudah ada pertanyaan dari Bapak Ahad 32:11 nih. Salam satu Husin. 32:13 Waalaikumsalam. 32:14 Dalam surat Alfurqan ayat 23, "Kami 32:16 hadapi segala amal yang mereka kerjakan 32:19 lalu kami jadikan amal itu bagaikan debu 32:22 yang berterbangan." Apakah orang muslim 32:24 yang tidak melaksanakan salat amal 32:27 perbuatan baiknya 32:29 seperti yang diceritakan dalam surat 32:31 tersebut di atas? 32:32 Mohon penjelasan ya. 32:34 Bismillahirrahmanirrahim. Allah 32:35 berfirman, "Waqadimna ila ma amilu min 32:38 amalin 32:40 faja'alnahu habaam manur." Dan kami 32:44 datangi 32:47 amal-amal yang mereka kerjakan di masa 32:50 lampau. 32:52 Kami jadikan amal tersebut bagaikan 32:55 debu-debu halus yang bertaburan. 32:58 Artinya amal mereka sia-sia. 33:01 Karena mereka tak beriman kepada Allah 33:03 Taala, 33:05 maka amal-amal yang mereka lakukan 33:09 seluruhnya berguguran di hari akhir 33:11 nanti. Di dunia yang berbuat kebaikan 33:13 walaupun mereka tak beriman, mereka akan 33:15 menerima balasan kebaikan mereka. Tapi 33:17 karena mereka tak beriman kepada Allah, 33:20 [berdehem] tak beriman kepada hari 33:21 akhir, kepada rasul-Nya, kitab yang 33:24 Allah jadikan sebagai pedoman hidup 33:26 mereka. Mereka memilih hidup jauh dari 33:28 petunjuk Allah, maka semua amal yang 33:31 mereka lakukan sia-sia tak berguna. 33:34 Bagaikan debu yang tertiup oleh angin, 33:38 bertaburan berserakan tak berguna. 33:41 Demikian pula amal orang yang berbuat 33:43 kebaikan tapi bukan untuk Allah, Mas 33:44 Krishna. 33:45 Hm. Dia beramal bukan untuk untuk 33:48 kebanggaan, untuk disebut, untuk 33:52 mendapatkan nama-nama dan gelar. Di 33:54 dunia mereka dapatkan apa yang mereka 33:56 inginkan, tapi di hari akhirat mereka 33:58 sedikit pun tak akan menerima balasan 34:01 dari amal kebaikan yang mereka lakukan 34:03 karena bukan untuk Allah. 34:06 Nah, termasuk juga orang yang 34:07 meninggalkan salat 34:10 lalu mereka beramal. 34:12 Salat merupakan pilar agama. 34:16 Asalatu imaduddin. 34:19 Salat ini merupakan tihang agama. Man 34:21 aqomaha faqad aqomadin. Barang siapa 34:25 yang menegakkannya, mendirikannya, 34:27 berarti dia menegakkan agamanya. Waman 34:29 tarakaha faqad hadamadin. Orang yang 34:31 meninggalkan salat sama dengan 34:33 meruntuhkan agamanya. Nah, begitu dia 34:35 meninggalkan salat yang merupakan 34:37 kewajiban yang paling utama, maka 34:41 apabila dia melakukan kebaikan-kebaikan 34:43 di dunia mungkin dia akan terima 34:44 balasannya. Di hari akhir dia tidak akan 34:47 menerima balasannya. Tapi kalau dia 34:49 bertobat memperbaiki diri, insyaallah 34:53 yang lalu juga akan menjadi apa? deposit 34:55 kebaikan buat dirinya. Dan tobat 34:58 menghapuskan dosa-dosa yang lampau. 35:00 Sedangkan kebaikan yang lampau tidak 35:01 dilupakan oleh Allah Subhanahu wa taala. 35:03 Inilah merupakan rahmat kasih Allah yang 35:05 maha penyayang. Wallahuam. 35:07 Baik, selanjut dari Bapak Luthfi di 35:09 Yogyakarta. Asalamualaikum Husin. 35:11 Waalaikumsalam warahmatullah. 35:12 Di surat Asyura ayat 50 dikatakan dan 35:15 menjadikan mandul siapa saja yang 35:17 dikehendaki. Pertanyaan saya, apakah 35:19 mandul itu sudah takdir? Bukankah Allah 35:22 adalah maha pengasih dan penyayang dan 35:24 selalu memberikan yang terbaik untuk 35:26 makhluknya? Ya, surah ayat ee 50. 35:31 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 35:34 Rbana zidna ilman walhikna bisihin. 35:38 Allah Subhanahu wa taala jadikan 35:40 kehidupan dunia ini sebagai ladang 35:43 ujian. Mas Krisna sebagai ladang 35:45 ujian. 35:46 Sebagai ladang ujian. 35:49 Artinya bukan 35:52 merupakan 35:53 kehidupan 35:56 akhir di mana orang akan menerima 35:59 balasan kebaikan mereka secara sempurna. 36:03 dan akan menerima hukuman mereka atas 36:06 kejahatan yang mereka lakukan juga 36:08 secara sempurna. Tapi dunia merupakan 36:10 ladang ujian. 36:12 Allah ciptakan manusia dengan keadaan 36:16 yang berbeda-beda. Ada yang putih, ada 36:19 yang hitam. Ada yang tampan, ada yang 36:22 cantik. Ada yang kaya, ada yang miskin. 36:28 Apakah 36:31 yang tampan, 36:33 yang putih, yang cantik lebih mulia 36:36 daripada yang tidak tampan atau tidak 36:39 cantik? Dengan sendiri tidak. Ini bukan 36:41 tolok ukur kemuliaan. Tolak ukur 36:44 kemuliaan bukan karena nasab seseorang, 36:46 bukan karena rasnya, bukan karena warna 36:48 kulitnya, bukan juga karena apa? 36:50 hartanya, tapi iman dan takwanya. 36:54 Kalau di dunia dia beriman, bertakwa 36:56 kepada Allah, mengerjakan amal saleh, 36:58 dialah yang akan meraih peruntungan. 37:00 Tapi mereka-mereka yang dimuliakan dalam 37:02 kehidupan dunia, 37:04 yang diberikan kesenangan dunia, 37:07 diberikan juga ketampanan, kecantikan, 37:10 tapi mereka tak beriman, tak bersyukur, 37:12 maka yang mereka akan terima azab dan 37:14 murka Allah. 37:16 Jadi Allah terangkan bahwasanya Allah 37:18 menguji manusia dengan apa-apa yang 37:20 mereka sukai dan apa yang mereka tidak 37:22 sukai sebagai fitnah, sebagai ujian 37:24 untuk memisahkan mana yang baik, yang 37:28 mulia dan mana yang ingkar dan tak 37:31 bersyukur. 37:32 Jadi kalau seandainya Allah Subhanahu wa 37:34 taala katakan memilih sebagian hambanya 37:37 subur, sebagian hambanya mandul. 37:42 Bahkan Nabi Zakaria pun sepanjang 37:44 hidupnya apa ya? Hingga hari tua dalam 37:47 keadaan mandul. Begitu pula sang istri 37:50 baru di hari tua dia mendapatkan anak. 37:53 Begitu juga Nabi Allah Ibrahim lama 37:55 tidak mendapatkan anak. 37:59 Malah cobaan-cobaan Nabi lebih berat 38:01 dibandingkan dengan kita. Seperti 38:02 Ibrahim yang berhadapan dengan api 38:04 Ibrahim yang meninggalkan istri dan anak 38:06 yang di tanah yang tak bertuan. Begitu 38:09 juga Ibrahim yang diperintahkan untuk 38:10 menyembelih putra. Ini semua merupakan 38:12 ujian yang akan menentukan kemuliaan 38:14 seseorang atau kehinaannya. Yang patuh 38:18 kepada Allah, yang bersyukur, yang 38:20 berbuat kebajikan, dialah orang yang 38:22 mulia. 38:23 Sedangkan yang ingkar, yang tak 38:25 bersyukur kepada Allah, merekalah 38:26 orang-orang yang hina. Nah, saya ingin 38:28 bertanya Mas Krisna. 38:31 Kalau Allah menghendaki seseorang 38:32 katakan tidak mendapatkan anak, 38:35 waj'alu man yasyau aqima. 38:38 Allah jadikan sebagian ya yang Allah 38:40 kehendaki menjadi mandul. 38:45 Mungkin dia merasa bahwa ini kekurangan 38:49 orang lain diberikan kesuburan sedangkan 38:51 dia 38:51 tidak. 38:52 Padahal mungkin kalau dia memiliki anak, 38:55 kalau dia memiliki anak mungkin itu akan 38:57 mendatangkan beban kerugian buat 38:59 dirinya. 38:59 Iya. 39:00 Seperti sebagian orang kaya, sebagian 39:02 orang miskin. 39:04 Ada sebagian orang ya yang kalau 39:07 hidupnya miskin dia akan apa? Dia akan 39:10 menjauh dari Allah. Tapi di saat dia 39:12 berikan kekayaan dia akan menjadi orang 39:14 yang taat, baik dan orang yang dermawan. 39:18 Ada sebagian lagi Mas Krishna 39:22 yang hidup dalam keadaan pas-pasan. 39:24 Kalau dia diberikan kekayaan, dia lupa 39:26 kepada Allah Subhanahu wa taala. Jadi 39:28 cobaan-cobaan ini sebetulnya kalau kita 39:30 renungkan bersama-sama di balik semua 39:33 yang kita lihat, kita alami terdapat 39:35 hikmah. Wa asaan takrahuaian 39:38 wahua khairu lakum. Wa asaan tuhibbuaian 39:41 wahua syarakum wallahu y'lamu wa antum 39:43 la tamun. [mendengus] 39:45 Ada sebuah kisah Mas Krisna itu terus 39:47 stori. 39:49 Satu orang rajin ke musala, 39:52 salat lima waktu rapi, 39:55 selalu di rumah pun salat tahajud, 39:58 ibadah dengan rapi. 40:01 Hidup pas-pasan, bahkan tinggal bersama 40:04 iparnya. 40:07 Satu hari dia mendapatkan berita bahwa 40:10 ada warisan yang ditinggalkan oleh 40:13 kakeknya. He. 40:14 Di Singapura, Mas Krista. Bukan 40:15 Indonesia. 40:16 Iya, Singapura 40:17 kan. Ee perlindungan terhadap hak 40:19 peninggalan di Singapura cukup apa? 40:21 Cukup rapi. Akhirnya sewaktu ditelusuri 40:24 ternyata dia merupakan salah satu ahli 40:26 waris. 40:28 Akhirnya sewaktu tanah ya yang menjadi 40:32 warisan tersebut diambil alih oleh 40:33 pemerintah, dia mendapatkan warisan dari 40:36 tidak punya uang menjadi orang kaya, Mas 40:37 Krishna. 40:38 Heeh. 40:38 Semenjak saat itu dia lupa ke musala 40:42 yang biasa apa? rajin ya. 40:44 Kemudian juga ibadah di rumahnya yang 40:45 rajin mulai apa? Begitu menerima uang 40:49 dia lupa. 40:51 Akhirnya mulai bersenang-senang ke sana 40:53 kemari. Akhirnya kebiasaannya membuat 40:56 dia berat untuk kembali seperti keadaan 40:58 sebelumnya yang rajin salat di masjid, 41:00 beribadah kepada Allah Subhanahu wa 41:02 taala. Jadi kita harus tahu bahwa di 41:04 balik ketentuan dan kehendak Allah 41:08 terdapat hikmah-hikmah yang amat besar. 41:10 Nah, di sini seharusnya kita menerima, 41:14 mensyukuri apa yang Allah berikan. 41:16 Bersabar pada saat kita katakan dalam 41:19 kondisi sempit atau kurang. Dan yakinlah 41:22 kesabaran akan membuka pintu rahmat 41:25 Allah dan ampunannya. Syukur akan 41:27 menambahkan nikmat Allah. Maka jangan 41:30 pernah kita berkeluh kesah. Tapi bukan 41:32 berarti kita berpangku tangan tidak 41:35 berusaha Mas Kristana. Kita berusaha. 41:38 Dan apa yang Allah berikan melalui usaha 41:39 kita, syukuri. 41:42 Karena sebagian orang banyak yang 41:44 berbaring tak mampu untuk berusaha. 41:46 Burung-burung tidak memiliki gaji 41:48 bulanan, Mas Krishna. He. 41:50 Tidak memiliki tempat untuk bekerja. 41:52 Tapi ternyata pagi-pagi dia keluar, 41:55 kantong makannya dalam keadaan kosong. 41:58 Sore dia kembali ke sarangnya dengan 42:00 membawa makanan juga untuk anak dan 42:02 istrinya. 42:05 Oleh karena itu dalam sebuah hadis ada 42:06 hal yang menarik masakan 42:11 lau anakum tawakaltum alallahiqi 42:15 larquum kamazu 42:21 khuhu 42:23 kalau kalian benar-benar bertawakal 42:25 kepada Allah dengan sebenar-benarnya 42:28 niscaya Allah akan memberikan kalian 42:30 rezeki pagi itu burung keluar dengan 42:32 kantong makanan yang kosong 42:33 Begitu pulang kan makanannya penuh 42:36 bahkan dia membawa makanan untuk 42:37 keluarganya. 42:39 Tapi sayang manusia yang materialistis 42:42 ini telah dilupakan. 42:45 Dilupakan 42:47 kepada Allah Subhanahu wa taala. 42:48 Seolah-olah tidak ada Allah. Seolah 42:50 hidup ini hanya bergantung pada 42:52 usahanya. Padahal jantungnya tidak akan 42:54 bernyut hanya dengan usahanya. 42:56 Jantungnya semua organ tubuhnya bekerja 42:59 dengan izin Allah Subhanahu wa taala. 43:02 Maka jangan pernah kita lupa pada Allah. 43:03 Hendaklah selalu kita resapi iyaka 43:05 na'budu wa iyaka nastain. Hasbiallah 43:09 wikmal wakil. Nikmal maula wikman nasir. 43:12 Wallahuam. Satu lagi. 43:13 Baik. Selanjutnya 43:17 dari 43:19 apa ini? 43:21 Dari Luthfi Ais di Tanjung Karang. Salam 43:24 satu Husin. 43:25 Waalaikumsalam. 43:26 Ada yang ingin saya tanyakan tentang 43:27 penemu listrik yaitu Thomas Alfa Edison. 43:29 Berkat penemuannya dunia menjadi terang. 43:32 Orang bisa mengaji malam-malam, Makkah 43:33 dan Madinah pun jadi terang. Berkat 43:35 listrik penemuannya. Yang saya ingin 43:37 tanyakan, bagaimana kehidupan dia nanti 43:39 di akhirat karena sudah banyak memberi 43:41 manfaat lalu dia masuk surga atau 43:44 bagaimana? Dari Luthfi di Tanjung 43:46 Karang. 43:47 Bismillahirrahmanirrahim. 43:49 Akhlutfi di Tanjung Barat. 43:53 Pertama-tama kita harus memahami, 43:56 mengimani bahwa Allah ini maha pengasih 43:58 lagi maha penyayang. 44:00 Allah juga maha tahu lagi maha 44:02 bijaksana. 44:06 Allah maha tahu lagi maha bijaksana. 44:08 Allah mengutus rasulnya, menurunkan 44:11 kitabnya, memberikan peringatan kepada 44:13 manusia. 44:16 Apabila dia telah mendengarkan 44:18 peringatan dari Allah dan juga kabar 44:21 gembiranya menolak 44:24 dan tidak sama sekali menyambut, 44:26 maka dengan sendirinya dia termasuk 44:29 dalam kategori orang yang kafir. 44:32 Kafir artinya menutupi kebenaran. Karena 44:34 kata kafarah yakfuru itu menutupi. Dia 44:37 menolak untuk menerima kebenaran 44:40 dan mengikuti pilihan dan hawa nafsunya. 44:44 Maka kebaikan yang dilakukan dalam 44:46 kehidupan dunia mas Krishna, dia akan 44:49 menerima balasan dari Allah. 44:51 Tapi begitu kembali kepada Allah di hari 44:53 akhir karena dia tidak beriman kepada 44:55 Allah, tidak beriman kepada hari akhir, 44:58 tidak beriman kepada kitab yang menjadi 45:00 pedoman hidupnya, dia tidak akan 45:01 menerima balasan atas apa yang 45:03 dilakukan. [berdehem] 45:05 Newton dan banyak rekan-rekannya 45:07 termasuk Albert Einstein juga orang yang 45:09 memberikan manfaat amat banyak bagi umat 45:11 manusia. 45:14 Tapi kita enggak tahu apakah mereka 45:16 pernah ya mendengarkan peringatan 45:19 petunjuk dari Allah Subhanahu wa taala 45:21 yang sampai kepada mereka. 45:25 Kalau seandainya Newton, Albert 45:27 Einstein, dan rekan-rekan yang 45:29 memberikan sumbangsi kontribusi bagi 45:31 manusia, 45:33 pernah mendengarkan kebenaran atau 45:35 mereka mencari kebenaran lalu mereka 45:37 menemukan, ternyata di balik alam 45:39 semesta terdapat Allah Subhanahu wa 45:41 taala yang maha esa. Dia mengikuti apa 45:45 yang ditemukan dari kebenaran karena 45:47 mungkin tidak ada yang memberikan 45:48 bimbingan buat mereka. Dengan sendirinya 45:52 orang-orang seperti ini 45:54 berbeda dengan orang-orang yang 45:56 mengingkari kebenaran. Adapun bagaimana 45:58 balasan mereka di hari akhir dengan 46:00 sendirinya saya sendiri enggak tahu 46:02 bagaimana nasib saya di akhirat apalagi 46:05 berbicara tentang nasib orang lain. Arti 46:08 saya sebagai seorang ustaz yang membaca 46:10 Al-Qur'an, mempelajarinya, menyampaikan, 46:13 saya enggak tahu bagaimana nasib saya di 46:15 akhirat. Tapi saya yakin Allah maha 46:17 tahu, maha bijaksana, maha adil, dan 46:20 saya menyadari kekurangan saya, dosa 46:22 saya lebih banyak dibandingkan kebaikan 46:23 saya. 46:24 Dan dalam sebuah riwayat Imam Ali 46:26 mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa 46:28 taala pertama-tama akan bertanya kepada 46:31 para ulama, "Sudahkah kalian 46:33 menyampaikan amanat Allah sebelum 46:35 bertanya pada orang-orang awam? 46:37 Mengapa kalian tidak belajar? Ulama yang 46:39 bakal ditanya." 46:40 Nah, saya tidak tahu bagaimana kondisi 46:42 Newton dalam apa? dalam lingkungannya, 46:46 pendidikannya, apakah dia pernah 46:48 mendengarkan e peringatan-peringatan 46:50 yang datang dari Allah? Apakah dia 46:53 orang-orang yang mencari kebenaran? 46:54 Karena menurut berita yang saya dengar, 46:57 Newton 46:59 ketika dia 47:01 belum berkembang menjadi orang yang 47:03 terkenal, 47:04 Newton kebetulan hidup pada masa 47:07 terjadinya COVID. H [berdehem] 47:09 bukan COVID seperti saat ini terjadi 47:11 black death di mana hampir separuh 47:13 bahkan ada yang mengatakan 2/3 rakyat 47:15 Eropa binasa karena black death itu 47:17 diakibatkan oleh penyakit pes. Dia 47:19 banyak berdiam di rumah subhanallah dari 47:21 sana dia melakukan penelitian. Dia 47:24 melakukan 47:24 penelitian. 47:25 Penelitian dan ditemukan oret-oretan 47:28 katanya oret-oretan beliau yang 47:30 menunjukkan bahwa dia menuju keimanan. 47:34 Tapi kan saya tidak pernah mengalami 47:35 langsung, tidak pernah berkenalan dengan 47:37 Newton, tidak tahu mengenai dirinya. 47:39 Yang jelas setiap orang kalau telah 47:41 menerima peringatan, petunjuk dari Allah 47:44 menolak, maka tidak ada harapan untuk 47:46 selamat. Adapun kebaikan di dunia, Allah 47:48 akan balas. Tapi siapa-siapa ya 47:53 yang katakan mendengarkan peringatan 47:56 yang telah mendapatkan petunjuk kemudian 47:58 dia mengikutinya dia akan selamat. atau 48:00 orang belum pernah mendengarkan kabar 48:02 gembira dari Allah maupun peringatan, 48:04 tapi dia mencari kebenaran. Dia 48:05 menemukan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan 48:08 sendirinya orang seperti ini akan 48:10 diperlakukan istimewa oleh Allah dan 48:12 Allah lebih tahu bagaimana memperlakukan 48:14 orang seperti mereka. Dan jangan pernah 48:16 kita beranggapan kita ini orang yang 48:17 pasti selamat. 48:19 Kita orang yang menentukan siapa orang 48:22 yang masuk ke dalam surga atau masuk 48:23 dalam api neraka. H 48:25 kita berusaha untuk menuju keridaan 48:27 Allah, berjalan di atas jalannya 48:29 dengan harapan rahmat dan ampunannya, 48:32 tapi memastikan diri kita adalah orang 48:34 yang pasti selamat. Hasyarillah. Kita 48:37 enggak punya keberanian ke arah 48:38 tersebut. 48:39 Kita tahu diri, kita, tahu dosa kita, 48:41 kelalaian kita. 48:43 Tapi dengan rahmat Allah sebagai harapan 48:45 mudah-mudahan Allah mengampuni dosa kita 48:48 dengan taubat kita, melimpahkan 48:49 rahmatnya dan petunjuknya kepada kita 48:52 menjauhkan dari sikap sombong dan 48:54 ingkar. Jadi berkaitan dengan yutan 48:58 Allah lebih tahu. Yang jelas kalau dia 49:01 berbuat kebaikan tidak beriman Allah 49:03 telah balas kebaikannya. Namanya menjadi 49:06 orang yang dicatat sebagai orang yang 49:08 terkenal ya. Dan kita enggak tahu apa 49:10 yang dialami dalam kehidupannya. Begitu 49:12 juga saya mendengar Albert Einstein 49:14 pernah berdialog dengan seorang tokoh 49:16 ulama besar. Surat-menyurat di antara 49:18 mereka ya ada yang mengatakan bahwa dia 49:22 beriman. Tapi sejauh mana berita ini? 49:24 Wallahualam. Karena kita tahu bahwa 49:27 media nih seringki menyebarkan hoa. 49:29 He. 49:30 Kalau kita lihat media-media Islam juga 49:32 bahkan di YouTube banyak berita-berita 49:35 hoax yang disebarkan. 49:37 Kita enggak berani memastikan. Tetapi 49:39 yang jelas yakinlah bahwa Tuhan itu maha 49:41 adil, maha bijaksana, maha tahu, maha 49:44 pengasih, maha penyayang. Tidak mungkin 49:46 Allah akan berbuat aniaya pada hambanya. 49:49 Jadi kita serahkan Newton, Albert 49:52 Einstein ya dan para menemu. Semuanya 49:55 kita serahkan kepada Allah yang maha 49:56 adil. Tapi ingat diri kita kalau kita 49:59 menerima petunjuk tidak kita ikuti, kita 50:02 bersikap ingkar dan sombong, kita 50:05 menganggap seolah-olah kita yang 50:07 memonopoli kebenaran. Hati-hati ini bisa 50:10 menggelincirkan kita menjerumuskan dalam 50:13 murka Allah Subhanahu wa taala. 50:15 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 50:18 ilaha illa anta astagfiruka wa atubu 50:20 ilaik wal afu minkum. Wassalamualaikum 50:22 warahmatullahi wabarakatuh. 50:24 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:25 wabarakatuh. Alhamdulillah. Terima kasih 50:26 Ustaz Husin atas jawabannya. Baik, 50:28 sebelum kami tutup ada beberapa 50:30 pengumuman yang kami harus bacakan yaitu 50:32 bahwa nanti tanggal 28 Juli hari Selasa 50:36 ada pengobatan 50:38 pasduk, tot punggung, refleksi dan 50:41 lain-lain. Silakan datang ke Rasil 50:44 daftar dulu di Abi Agus di 0817176762 50:50 331. 50:51 Kemudian juga nanti tanggal 22 Juli hari 50:55 Rabu itu ada pengajian umahat ee untuk 50:58 ee Bapak-bapak dan Ibu-ibu ya. Tidak 51:00 untuk Ibu-ibu saja tapi untuk 51:01 Bapak-bapak dengan ee narasumber kita, 51:04 guru kita Senin Bina Hamid Nalatos 51:07 dengan tema bersandar pada yang maha 51:10 kokoh menemukan kedamaian di tengah 51:12 ketidakpastian. 51:14 Jangan lupa hari 51:16 Rabu tanggal 22 Juli 2026 di Masjid 51:20 Silaturahim mulai pukul 09.00 hingga 51:22 pukul 11.00. Baik, terima kasih sekali 51:24 lagi satuin saya Muhammad Krishna 51:26 kemudian 51:28 eh 51:30 Atep dan Algi mohon pamit. Wabillahi 51:32 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 51:33 warahmatullahi wabarakatuh. 52:09 Yeah.