Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bagaimana, Ustaz? Ee kami bisa selalu 0:02 merasa cukup gitu, Ustaz. Qanaah di 0:05 tengah kesulitan saat ini. Ya, tidak 0:07 hanya rakyat biasa, para pejabat pun 0:09 bisa selalu merasa cukup. 0:12 Kalau kita berharap dari negara, 0:15 berharap dari jabatan kita, berharap 0:19 dari perdagangan, kita, berharap dari 0:22 seseorang, tidak akan pernah kita akan 0:25 merasa cukup. Hidup kita akan dihantui 0:27 oleh ketakutan dan kegelisahan. Tapi 0:30 kalau kita bersandar bersama Allah, 0:33 yakin kepada Allah, kita berusaha 0:35 bekerja, tapi hati kita betul-betul 0:39 sepenuhnya bersandar kepada Allah. Pada 0:41 saat itu insyaallah dia tidak akan 0:43 mengalami ketakutan dan kesedihan. 0:46 Sebagaimana firman Allah dalam surat 0:49 filatnya inina 0:59 ini merupakan janji dari Allah. Siapa 1:02 yang berkata rbunallah artinya 1:05 penjagaku, pelindungku adalah Allah. 1:07 Kemudian dia istiqamah sesuai dengan apa 1:09 yang diucapkan. Sepenuhnya dia berserah 1:11 diri kepada Allah. Dan kita melihat 1:13 buktinya Sayidah Hajar bersama Ismail 1:17 ketika ditinggalkan oleh suami atas 1:19 perintah Allah, apa yang dilakukan? 1:21 Ketika habis bekalnya dia bersai artinya 1:23 berusaha. 1:25 Kata usaha itu dari bahasa Arab asa 1:28 karena ain susah disebutkan. Jadi sai 1:31 itu sebetulnya berusaha. Sayidah Hajar 1:34 naik ke Safa melihat ke sana kemari 1:37 tidak menemukan sesuatu berangkat menuju 1:39 Marwah sebanyak tujuh kali. Setelah dia 1:41 menghabiskan daya upayanya, dia 1:43 mengatakan, "Ya Allah, aku telah 1:45 melaksanakan apa yang kau wajibkan untuk 1:47 usaha. Sepenuhnya kami serahkan padamu." 1:51 Kalau kita lihat usahanya itu 1:53 mandar-mandir di antara Safa dan Marwah, 1:55 sebetulnya menurut akal tidak mungkin 1:57 akan menghasilkan apa-apa. Allah ingin 1:59 tunjukkan padanya, bukan usaha kamu yang 2:01 menghasilkan rezeki, tapi Allah yang 2:03 memberikan rezeki. Kamu berobat, yang 2:05 menyembuhkan siapa? Allah, bukan obat. 2:07 Jadi sebetulnya 2:10 kita ini berjuang kewajiban kita. 2:12 Setelah dia berusaha baru dia pasrah 2:15 pada Allah. Bayangkan 2:18 setelah itu Allah perintahkan Jibril 2:19 untuk datang kepadanya membawa makanan. 2:22 Kemudian dengan rahmat Allah di atas 2:25 bukit, batu, lembah yang semuanya batu, 2:28 dengan rahmat Allah memancar air yang 2:30 diminum oleh bermiliar-miliar manusia 2:32 hingga kini. Bukan hanya diminum di 2:34 sana, bahkan dibawa ke tanah air 2:35 masing-masing. Ini mata air, mata air 2:38 keimanan dan kepasrahan kepada Allah. 2:41 Begitu juga Sayidah Maryam ketika dia 2:43 habis melahirkan, Allah perintahkan dia 2:45 menggoyang pohon kurma. Seandai kita 2:47 pemuda menggoyang pohon kurma aja 2:49 buahnya tidak akan jatuh. Tapi Allah 2:51 suka orang yang berusaha. Setelah dia 2:53 berusaha baru Allah subhanahu wa taala 2:55 apa? Ulurkan bantuannya. Allah akan 2:58 membantu orang yang berusaha walaupun 2:59 enggak sampai Allah akan dekatkan. Tapi 3:01 kalau dia enggak mau berusaha, Allah 3:02 akan abaikan dirinya. Saya sebagai 3:05 seorang ustaz mengajar tidak 3:07 mengharapkan pemberian dari tempat saya 3:10 mengaji. Saya ingin jadikan ini sebagai 3:13 ibadah. Jadi, saya enggak mau dibayar. 3:16 Lalu saya berusaha. Usaha saya itu ala 3:18 kadarnya. Mustahil hanya dengan usaha 3:21 bisa menghidupkan. Tapi itu yang mampu 3:23 saya lakukan. 3:26 Terkadang kita berhubungan dengan 3:28 kebutuhan, baik itu untuk berobat dengan 3:31 hasil usaha kita, mustahil kita bisa 3:34 membiayai apa? Kebutuhan kita berobat. 3:37 Terkadang kita butuh untuk anak-anak 3:39 kita sekolah, terkadang kita butuh juga 3:43 untuk pengobatan anak-anak kita. Betul 3:45 gak? 3:45 Betul. 3:46 Terkadang ada kebutuhan-kebutuhan 3:48 mendadak yang cukup besar. 3:51 Kita berusaha dengan mengharapkan rahmat 3:53 Allah. Ya Allah, bukan kepada usaha kami 3:56 bersandar, tapi kepadaMu kami bersandar. 3:58 Hasbiallah lailahaillah alaihi tawakaltu 4:02 wahua rabbul arsyil alim. Alhamdulillah. 4:06 Kalau menggunakan hitungan matematik dan 4:09 akal tidak mungkin. Tapi Allah bantu 4:12 kita untuk setiap kebutuhan kita. Allah 4:14 berikan jalan keluar. Semua dari Allah. 4:17 Walaupun Allah gerakkan hati sebagian 4:19 orang, tapi semua datang dari Allah. 4:22 Kita doakan orang-orang yang membantu 4:24 kita. Jalan yang Allah buka 4:26 bermacam-macam dari cara yang terduga 4:28 maupun yang tidak terduga. Du. Jadi 4:30 kalau Anda ingin mempunyai rasa qorah 4:32 ada yang cukup, jangan pernah lepaskan 4:35 tangan Anda dari Allah. Jangan pernah 4:37 lepaskan hati Anda dari Allah. Bersandar 4:39 pada Allah. Tapi berusaha. Berusaha 4:42 semaksimal kemampuan kita. Selebihnya 4:44 pasrahkan pada Allah. Anda tidak akan 4:46 pernah kecewa. Yeah.