Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- He.
- [Musik]
- ص
- [Musik]
- [Musik]
- เฮ
- [Musik]
- [Musik]
- berasil
- [Musik]
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Allahumma sholli ala
- sayyidina Muhammad waa ali sayyidina
- Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa
- lagi hari ini hari Selasa tanggal 26
- Syakban 1443 Hijriah atau tanggal 26
- Maret 2022. ini bertepatan dengan
- kelahiran teman sahabat kita nih ya.
- Tami Pepeng. Tami istrinya Mas Pepeng
- jari-jari Tami mudah-mudahan sehat tam
- ya. Mudah-mudahan saya tambah iman
- tambah takwa. Di studio hari ini ramai
- sekali. Tadi lagu yang Anda dengar itu
- judulnya bertasbih dibawakan oleh qul
- haya. Kulayya itu artinya menyampaikan
- pada orang ee yang masih hidup bukan
- pada orang yang sudah wafat. Ya,
- alhamdulillah pagi ini kami Radio Rasil
- kehadiran tamu yang
- istimewa
- yaitu teman-teman dari Kulha,
- Dewa Putu Adi Sutrisna. Lengkap ya.
- dan
- kawan-kawannya dari Kulhaya. Ada Anwar.
- Anwar megang bas ya. Iya. Ada El eh El
- apa? El drum. Drum vokalnya e Wita sama
- Novi. Dan L ini drummer dari Adab ya?
- Iya. Ada Band. Mantap. Siapa yang enggak
- tahu Adab? Ya, Anwar itu dulu masih
- enggak sih di Power Slap? Masih. Masih
- ya? Kami suka ketemu di tempatnya
- Renijusman ni di pengajian di sana nih.
- Oke. Kita tahu nama ee Dewa Putu Adi ini
- heboh lah ya di YouTube, di mana-mana
- karena mengatakan bahwa dia hijrah
- kepada Islam menemukan itu justru dari
- kitabnya sendiri yaitu kitab Hindu Weda.
- Nah, asalamualaikum Mas Dewa. Ustazwa
- warahmatullah. Kalau jenggotan ya jangan
- ustaz lah. Berat berat
- jangan ya. Ini gara-gara Ustaz Husin
- bilang beliau masih kecil
- masih bocil gitu. Masih bocil soalnya
- dua kali siaran di radio Rasil enggak
- ketemu beliau. Sukabumi. Oh iya iya
- Sukabumi ya. Kita kan juga ada di
- Sukabumi. Ada di Batam. Halo teman-teman
- di Batam, di
- Banyuwangi, di di Jogja, Semarang,
- kemudian juga di Bondowoso, di Magelang,
- Pontianak. Pontianak ee sama di
- Sriwijaya tapi lagi rusak alatnya nih di
- Palembang ee Re Arasa di sana radio
- silaturahim apa?
- Sriwijaya.
- Ee ibu-ibu, bapak-bapak kita dengar ya.
- Kira nyapa kita
- pendengar pendengar pendengar di rumah
- kita dengar bagaimana seorang dewa
- katanya menemukan Islam tuh justru dari
- dari kitab beda. Nah walaupun mungkin
- sudah nonton di YouTube kita dengar
- gimana ceritanya itu ya alhamdulillah
- karena memang dulu kan sekolahnya tuh
- stah sekolah tinggi agama Hindu ngikutin
- jejaknya kakek sama papa. Heeh. Cuman ya
- bukannya jadi pendeta Hindu malah jadi
- muslim. Oh. Karena karena memang di di
- Hindu sendiri dalam WDA itu emang
- disebutkan ciri-ciri nabi bagaimana
- Islam. Antum bisa membuktikannya ya.
- Bisa apa itu apa pengaturannya gimana
- sih? Ayat atau nama surat itu ada. Kalau
- kalau surat itu seloka. Nah kalau kita
- di surah apa ee Al-Qur'an itu
- penomorannya apa? Ada ee itu mantram
- namanya. Itu ayat. Mantram itu ayat.
- Kalau seloka itu surat. Hm. Jadi banyak
- terutama di kitab-kitab puruna ya.
- Karena puruna ini kan kitab nubuat. He.
- Ramalan masa depan. Heeh. Ke depannya
- nanti ada ada yang bawa ajaran Tuhannya
- gitu. Itu pakai bahasa apa? Sanskrta.
- Ada dua. Ada bahasa Sanskrit, ada bahasa
- Hindi. Oh, ada bahasa Hindi. Kalau di
- Bali biasanya itu bahasa Sanskrit. Yang
- saya pelajari dari kecil juga bahasa
- Sanskrit. Eh, bagaimana bunyinya tuh?
- Ya, kayak
- buras narayani. Wah, itu panjang sekali.
- Artinya apa?
- Eh, mereka itu lebih menyembah
- kepada manifestasinya Tuhan. Makanya
- kita tahu ada Brahma, Wisnu, Siwa. Itu
- kita kenal dewa-dewa. Tapi sebetulnya
- itu pekerjaan Tuhan. Mungkin kalau kita
- di Hasmaul Husna h 99 sifat Tuhan. He.
- Nah, itu pun ada. Makanya banyak He
- kebanyakan mereka punya sekte
- masing-masing. Yang menyembah Siwa,
- Siwa. Yang menyembah Wisnu, Wisnu, yang
- nyembah Brahma, Brahma. Jadi tidak
- direct langsung kepada Tuhan. Heeh. Tapi
- justru di situ disebutkan. Makanya
- referensi saya paling berat, paling
- besar itu di e bukunya eh Fight Parkas.
- Fight Parkas itu seorang profesor bidang
- ee penelitian weda. He asli India, asli
- Hindu. Kalau kita baca buku kan
- kesimpulan panjang tuh, Ustaz. He. Tapi
- kesimpulan dia pendek sekali. Hindus
- must be Muslim. H. Orang Hindu harus
- Islam gitu. Hm. Dari semua dari semua
- ciri-ciri itu. Jadi ciri-ciri yang
- diantarkan. Jadi gini misalnya apa di di
- agama Hindu itu ee ada namanya 10 kalki.
- Hm. Sembilan sudah. Hm. Satu belum. Iya.
- Yang disebut Kalkiawatara. H. Nah, dari
- yang satu belum ini diramalkan di Weda
- itu ee turun pada zaman Kaliuga. Ada
- lima zaman di dalam Weda. Yang paling
- terakhir itu Kaliuga, zaman perang,
- zaman banyak bencana alam. He. Tapi
- menurut umat Hindu belum terjadi. I.
- Tapi kalau kita hitung secara hijriah
- sudah. Karena ciri-cirinya mengarah
- kepada Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Seperti apa? Misalnya kayak
- contoh saja Kalkiawatara. Kalke Watara
- kalau kita translate di handphone itu
- dengan Google artinya utusan terakhir.
- Iya, betul. Sudah gitu ee nama dari
- Kalkiawatara itu adalah Narasangsa.
- Narasangsa artinya yang terpuji. Betul.
- He cocok. Kemudian dari sifat-sifatnya
- ya mengambil kepada Dewa Brahma. H
- Brahma itu punya sakti. Sakti itu istri.
- Hm. Namanya Saraswati. Hm. Kalau kita
- kenal dengan Ibrahim, Nabi Ibrahim Alaih
- Salam punya istri Sayidah Sarah. Hmm. He
- sama semuanya. Jadi peruntutannya itu ee
- panjang tapi
- semuanya mengalir kepada agama Islam.
- Terus dia menyusui gimana? Tidak disusui
- oleh ibu kandung. Tidak disusui oleh ibu
- kandung dihadiahi kendaraan tercepat
- oleh Tuhan. Berperang dengan empat
- sahabatnya. Mungkin juga kalau
- teman-teman di rumah itu searching saja
- di Google gitu ya, tulis saja
- Kalkiawatara terus klik gambar.
- Oke kal jokal aneh kalki kalki kalki
- Avatara. Wa awatara. Awatara.
- Nah, itu kalau diklik di handphone, klik
- yang image atau gambar, nah keluar itu
- entar seorang pemuda gagah dengan
- pedangnya, dengan panahnya duduk di atas
- kuda putih. Itu udah penggambaran satu
- orang kalau kita di Islam. Sedangkan
- ciri-ciri itu banyak seperti apa? ee
- Kalkiawatara ini ee lahir tapi pergi
- dari kota kelahirannya kemudian kembali
- lagi. He. Tidak disusui oleh ibu
- kandungnya. He. Memelihara jenggotnya.
- Tidak makan yang haram, tidak minum yang
- haram, tidak mengkunci rambutnya. Karena
- dalam ee ajaran agama Hindu, resi itu
- harus mengkunci rambutnya. Hm. Beliau
- enggak beliau enggak mengkunci
- rambutnya. Dan mereka ibadah dengan cara
- dipanggil. Hm. Azan. Iya. Hm. Oh, banyak
- sekali itu. Kalau dijelaskan mungkin ya
- habis magrib ya. Itu yang ya panjang
- yang menemukan tuh antum sendiri atau
- memang antum juga dikasih tahu sama
- enggak. Referensinya itu memang dari
- bukunya F Parkas. Dia seorang profesor
- bidang agama apa? Agama Hindu. Ee dan
- dia salah satu pendiri juga Alam Abad ee
- kampus ee agama Hindu terbesar di dunia.
- He. Itu ada di India.
- Tapi beliau sendiri masih anu masih
- agama. Enggak tahu karena sudah dari
- tahun 1800-an. Oh oke oke. Sudah setahu
- saya tidak ada satuun berita yang
- menyatakan dia muslim atau enggak. Yang
- jelas dia Hindu. Yang jelas dia Hindu
- dan seorang profesor. Dan bukunya sudah
- enggak bisa ditemuin lagi, Ustaz. H.
- Lalu pemahaman Dewa ini, Mas Dewa ini
- enggak dapat komplain dari pihak saudara
- kita di sana? Oh, enggak dong. Hm. He.
- Alhamdulillah enggak ya. Walaupun mereka
- marah segala macam ya. Saya bilang, "Ayo
- h bawa kitabnya kita buktiin." gitu aja.
- Kan gampang kan. Saya sudah sering kok.
- Makan teman-teman juga kalau misalnya
- lihat YouTube-YouTube saya, saya bukan
- menantang ya. Saya mengajak diskusi.
- Kalau memang mereka tidak terima
- pendapat saya, ayo diskusi bawa
- kitabnya baru tunjukkan gitu. Betul atau
- enggak. Dan mereka itu di situ bahkan
- disebutkan secara nama ya. Heeh. itu ada
- di kitab ee apa Puruna ee tulisannya itu
- Mahamada Itihaya. H namanya Mahamadah
- dan itu bentuknya disambung dalam bahasa
- Sanskrit itu bentuk sambung tapi mereka
- selalu pisah maha dan mada. H h maha itu
- yang paling mada itu pemabuk yang paling
- pemabuk itu mereka pisah ya kitaanya
- Jayakarta Jaya sama Karta kan enggak
- satu satu rangkaian ini nama orang
- Itihaya itu artinya namanya jadi
- Mahamadah Itihaya namanya Mahamadah itu
- banyak sekali bahkan di kitab saudara
- kita yang Nasrani pun ada kan di Ulangan
- 18 pasal 18 dia datang dengan nama Ahmad
- H sampai sekarang kita cari juga enggak
- akan ketemu karena mereka sudah
- hilangkan semua. Oh, oke. Oke. Baik,
- Iwan dan Hawat.
- Kami sedang kedak tangan tamu,
- yaitu Dewa Putu Adi. Beliau sekarang
- sudah menjadi musisi ya. Dulu lahirnya
- di Singa Raja ya. Iya. Bali tanggal 26
- Januari tahun 2 tapi SD-nya di Jakarta.
- Ee SMP. Dari SMP K Oh, SMP di Jakarta.
- SMA-nya SMA 4 Bekasi. Yes. Kemudian
- kuliah di Perbanas S1, S2-nya di Perd
- ya, di Australia. Sekarang menjadi
- musisi dan menjadi ustaz.
- Ee Wahabi juga. Heeh. Wahabi juga.
- Masyaallah. Suka dibilang wahabi. Engak
- ya. Karena antum dekat juga dengan Khid
- Baasa Lama ya. Apa kabar Ustaz Khalid?
- Mudah-mudahan sehat ya. Oke. Di sini
- juga ada
- teman-teman ee Mas Dewa ya, ada Anwar,
- ada El. Nah,
- kalau Mas Anwar sendiri. Oh, Anwar itu.
- Oh, Anwar
- ini. Gimana Anda ee men-support dalam
- hal ee bahwa musisi ini eh apa namanya?
- Musiknya itu syari lah istilahnya. Iya.
- Ya, kalau saya ee bermusik itu kan
- profesi ya. He. Dan saya kadang berpikir
- ee suatu profesi salah satunya yang
- harus dipertanggungjawabkan he nantinya.
- Jadi, makanya saya diajak ee Ustaz Dewa
- untuk gabung di kulaya. Ya, saya sangat
- ya ini salah satu jalan dari saya untuk
- ee apa ya untuk ada di jalan yang
- mungkin nanti bisa dipertanggungjawabkan
- dengan syiar gitu.
- Kalau seorang musisi yang tulent apa
- saya udah ininya di musik enggak enggak
- minat sama pekerjaan lain begitu enggak
- sih? Ya enggak minat bisnis, enggak
- minat kerja di kantor termasukkan begitu
- enggak? Pilih saya pilihan ini yang
- musik ya. Iya pilihannya di situ sebagai
- basis ya. Ya
- sama Ustaz Yuk. Ustaz
- Basis sekarang juga lagi kurang sehat.
- Mudah-mudahan lekas sembuh ya Ustaz Yuk.
- Kemudian di sini juga ada El drum ya.
- Kalau Mas El sendiri gimana? Ya kalau
- saya send komitnya terhadap Islam. Saya
- sendiri juga itu tadi sama seperti Anwar
- juga terhadap musik ini juga ya satu
- profesi juga. Justru kita dari musik ini
- seperti El sendiri ngerasain
- banyak berbuat sesuatu kepada
- orang-orang ee dengan menyiarkan musik
- ini juga mengajak apa ada edukasinya
- juga sih buatbuat generasi-generasi
- sekarang ini juga intinya kita
- bermanfaat dan berguna buat orang banyak
- itu. Jadi contoh mungkin kita ada
- bidang-bidangnya juga. Kalau lebih
- banyak fokusnya menyiarkan musik ini
- juga apalagi ke dari religi juga ke
- generasi-generasi muda jangan terlibat
- ke narkoba-narkoba gitu dengan
- kegiatan-kegiatan bermusik ngerangkul
- mereka baru kita sama ustaz ayo kita
- rangkul gitu loh. Jadi bersinergi
- sebenarnya. Oke. Tadinya tuh enggak
- minat namanya ah dakwah dakwah aja gitu.
- Karena kan dari Islam 2017, 2018 saya
- mulai jalan dakwah enggak ada niat balik
- ke musik. Bukan karena salafi juga, tapi
- tidak termasuk yang mengharamkan musik
- ya waktu itu ya. Waktu itu sempat
- mengharamkan ya. Iya. Tapi akhirnya
- ketemu dengan Khalin Hafiz, ketua MUI
- pusat saat ini saya dimarahin. He. Saya
- bilang, "Gara-gara orang-orang kayak
- antum nih, kenapa?" "Ya sudah hijrah,
- kenapa ditinggalkan musiknya?" Akhirnya
- generasi muda kita lebih dengar
- musik-musik barat, musik kepok. Kita
- yang bertanggung jawab awalnya musik ah
- punya tanggung jawab akhirnya. Heeh. Dan
- dan pengalaman dakwah juga, Ustaz. Jadi
- enggak semua anak muda kita mau ke
- masjid, mau taklim, apalagi jemah. He.
- Nah, kita samperin dia dengan apa?
- Musik. Paling enggak dia dengar musik
- kita suka karena musik kita ini beda.
- Enggak kayak musik mungkin kalau orang
- berpikir, "Wah, musik religi orang tua."
- He. Kita enggak ya. Kayak tadi dengar
- aja bertasbih itu anak muda sekali.
- Kayak dengerin band-band pop pada
- dasarnya cuman liriknya aja yang kita
- ganti. Iya. Nih ada Wita dan Novi nih.
- Asalamualaikum Mbak Wita dan Mbak Novi.
- Sudah lama nyanyi dari kecil. Dari TK?
- Iya dari TK. E katanya kalau orang
- nyanyi pintar nyanyi juga baca Qurannya
- juga anu bagus ya. Insyaallah.
- Masyaallah.
- [Tertawa]
- Siapa ustazahnya?
- Dua-dua aja. Novi ikut ngaji sekarang
- sama Ustazah Syarifah Aisyah binci Abu
- Bakar. Masyaallah. Jadi insyaallah
- ngajinya juga bagus ya.
- Alhamdulillah. Oke, Iwan Awan. Seperti
- biasa, kami juga akan ee menyebutkan
- nomor HP yang Anda bisa hubungi. Kami
- sedang berbincang-bincang dengan ee Dewa
- Putu Adi. Beliau e Kulhaya ya nama grup
- nasyidnya ni Kulhaya artinya
- menyampaikan pada orang yang masih
- hidup. Satu lagi yang belum datang nih.
- Yang berhalangan datang. Siapa? Edi
- Kempot. Dulu pernah juga si Edi Kemput.
- Kemput. Edi Kemput. Insyaallah itu gres
- rock. Masyaallah. Jamaah tablig lagi.
- Jamaah tablig juga. Jadi komplit nih apa
- ustaz Krishna kita semua ini ada yang NU
- Muhammadiyah ada yang Ansor ada yang
- Kokam ada yang Salafi, ada yang jemah
- tablig. Jadi semua bersatu semuanya ada.
- Ada yang
- berbutat itu manajer. Insyaallah itu
- manajer.
- Insyaallah sebentar lagi bertobat ya.
- Insyaallah. Oke. Anda boleh bertanya.
- Silakan kirim pertanyaan Anda melalui WA
- di
- 0811999
- 7 20. Oke.
- Ee mm langsung ada dari Bapak Masudi
- Batam. Asalamualaikum Mas Dewa. Mohon
- maaf apakah dengan banyaknya universitas
- yang namanya berbau Hindu Buddha itu
- bertanda kalau Hindu Buddha tuh masih
- bertata di Indonesia? syukron dari Bapak
- Masud di Batam. Eh, enggak bisa dibilang
- seperti itu juga sih. Karena mereka
- bentuknya kan yayasan. Yayasan ya pada
- dasarnya mencari profit. Isinya
- kebanyakan ya mata pelajaran pada
- umumnya anak-anak sekolah. Cuman memang
- ada
- kegiatan-kegiatan yang mereka salurkan
- kepada agama-agama yang menjadi ee dasar
- dari pusat yayasan itu. Insyaallah. Oke.
- Tapi kalau bertahta
- di
- Indonesia, Allahuam ya. Kalau kami sih
- sendiri belum belum menemukan seperti
- agama itu kan karena kita semua
- sebenarnya bersatu. Hanya saja hanya
- saja Islam ini kan yang mayoritas di
- sini. Jadi dengan adanya Islam sebagai
- mayoritas ya merangkul semua agama-agama
- lain, umat lain juga insyaallah. Oke.
- Baik. dari Bapak Anugerah. Tolong
- diputarkan lagu Kull Hayang judulnya
- Mari Bertasbih. Iya nanti ya diputar ya.
- Tadi sudah kita Oh tadi tadi tadi yang
- pertama itu mungkin live-nya kali
- sekarang. Sekarang yang mau live-nya Pak
- yang mau live kita single-nya Samudra
- Cintra. Oh single-nya Samudra Cintra.
- Oke, silakan yang mau bertanya. Di sini
- ada
- Kulhaya bersama Dewa Putu, Adi Sutrisna
- juga Anwar, El, Wita, dan Novi. Silakan
- yang mau bertanya atau mau telepon kami
- tunggu untuk telepon di 0218451512.
- Oke, sekarang live mungkin saya mau main
- gitar nih, Mas Dewa main gitar nanti
- vokalnya El eh Wita dan Novi. Ini Mbak
- Reni bangun katanya, Mbak. Oh, ya. Halo
- Reni Jusman yang sedang menyimak. Reni,
- apa kabar Reni?
- [Musik]
- Sabah dan heni
- membisik kerinduan.
- [Musik]
- Hah datang
- menjadi
- cahaya. Selama
- ini
- tertutup hijab kesombongan.
- [Musik]
- Selama
- ini
- teramat dalam tenggelam.
- [Musik]
- cinta yang tak ada
- bertepi. Telah
- kusia-siakan waktu begitu lama.
- [Musik]
- Selama
- ini tak pernah datang
- [Musik]
- kepadau. Menyesal, menangis,
- bersujud di
- [Musik]
- hadapan-Mu. Ya Rabb ampuni
- segala
- kekhila
- kami. Ya Rabb, maafkan
- semua
- kesalahan kami.
- Ya Roh, ampuni
- segala
- kekhilafan kami.
- Ya Rabb, maafkan
- semua
- kesalahan kami.
- bersyukur atas segala
- rahmat-Mu tanpa
- kurang apun.
- [Musik]
- Maafkan
- kami, ampuni
- kami yang
- berlumuran dosa.
- Ampunilah kami.
- Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Masyaallah. Hewan danwat. Lagu yang
- barusan didengar itu judulnya apa?
- Samudra Cinta. Samudra Cinta dibawakan
- secara live. Tadi yang main gitar adalah
- Dewa Putu Adi. Dulu agamanya Hindu,
- sekarang alhamdulillah sudah menjadi
- muslim. Kemudian vokalisnya ada El dan
- eh
- Eling jadi El Wita dan Novika. E Novi
- ini dulu dari KDI. Oh iya iya. Perasaan
- pernah lihat gitu ya. Nov aa ini dulu
- singlen-nya itu cukup booming di
- Indonesia. Cintai aku karena Allah. Itu
- baru tahu tuh. Eh, gimana ya? Novi
- nyanyi.
- Tapi ini Novi nyanyi. No. Nyanyi dikit.
- Nyanyi Nov. Cintai aku karena Allah.
- Sayangi aku karena Allah. Masyaallah.
- Kasihi aku karena Allah.
- miliki aku karena Allah.
- Masyaallah ya. Oke. Nomor teleponnya ada
- yang tanya mana? Katanya mau ngasih
- nomor telepon. Siapkan perpan sama
- kertas. Kami akan bacakan nomor HP yang
- Anda bisa hubungi untuk bertanya-tanya
- mengenai Kulya
- atau Mas Dewa Putu. Silakan dicatat
- nomornya
- 0813. Sudah.
- Kemudian
- 19 kemudian
- 06 kemudian
- 8 kemudian
- 007
- 0813
- 19
- 067. Baik, sekarang saya akan membacakan
- WA lagi yang masuk dari Batam. Hm. Dari
- Batam lagi
- nih. Dari Batam. Dari Bapak Ahmad di
- Batam. Subhanallah, Mas Dewa. Semoga
- istikamah dan bermanfaat untuk umat. Apa
- alasan Mas Dewa ketika berdakwah lewat
- lagu?
- Oh, jadi berdakwah lewat lagu itu ya
- tadi karena fokus saya adalah di
- anak-anak muda, generasi Islam. Karena
- apa? Enggak semuanya anak muda kita itu
- mau ke masjid, mau taklim, mau datang ke
- pengajian ke masjid atau bahkan salat
- berjamaah di masjid. Mungkin kalau di
- masjid ditaruh Black Pink ramai mungkin.
- Tapi kalau ada ustaz, kalau ada ustaz
- enggak enggak ada yang mau datang gitu.
- Sibuk pacaran, sibuk dengan kehidupannya
- anak muda gitu. Nah, kita dengan musik
- dia bisa dengar di radio, dia bisa ee
- streaming di YouTube. Karena liriknya
- kita kan seperti bertasbih, kemudian
- juga selawat, kemudian juga doa,
- istigfar. Jadi kalau dia sudah suka
- musiknya kemudian dia jadi hafal
- liriknya, tidak sengaja dia sudah
- bertasbih, tidak sengaja sudah
- berselawat, insyaallah. Dan menikah.
- Nah, ada judul lagu kita menikahlah. Ini
- buat anak muda. Iya sudah mau kiamat
- soalnya. Jadi cepat menikahlah. Oke. Ada
- enggak lagunya nanti ini? Oke nanti kita
- dengar menikah. Menikahlah. Ada seorang
- ustaz juga dari orang yang hoa
- laengkung namanya. Laeng laen kunun
- kalau enggak salah ya. Mahmud Yunus.
- Beliau sekarang sudah almahrum nih. Baru
- saya juga baru dengar. Dia itu masuk
- Islam ya karena dengar lagu. Oh iya
- lagunya Omirama yang judulnya ibu ya.
- tentang ibu, tentang bagaimana keramat
- keramat ya. Heeh. Yang menceritakan
- tentang iya kemuliaan seorang ibu. Wah,
- itu dia nangis terus. Hai manusia,
- hormati ibumu
- yang
- melahirkan dan
- membesarkanmu. Darah dagingmu dari air
- susunya, jiwa ragamu dari kasih
- sayangnya. Kok bisa cengkok ini?
- Alhamdulillah. Novi jadi bisa terbukti
- ya lagunya memang menyentuh banget.
- Iya itu kalau Novi emang basicnya memang
- kan lagu-lagu lagu-lagu merayu dakwah
- cuma lagu-lagu bernuansa Melayu dan
- gambus. Iya dakwah juga. Oke. Sekarang
- dakwahnya melebar. Alhamdulillah yang
- penting tetap ada manfaat.
- Masyaallah lagu Samudra Cinta bikin saya
- nangis. Siapa yang enggak ditulis
- namanya nih?
- Eh, siapa namanya nih? Tuh lihat. Itu
- pun kenapa kita pilih Samudra Cinta
- sebagai single juga ada ceritanya,
- Ustaz. Jadi, kita ini orang-orang yang
- setiap hari numpuk dossa aja. Jadi,
- bangun tidur nanti mau tidur besok lagi.
- Kerja kita tiap hari numpuk dosa, numpuk
- dosa, numpuk dosa. Tapi kalau ditanya
- nanti mati masuk apa? Masuk surga.
- Dosanya banyak padahal. Mungkin dengerin
- versi H komplitnya ya. Iya. Nah, nanti
- kita putar versi aslinya. Dan samudra
- cinta ini ibarat sebanyak apapun dosa
- kita itu ya seperti kapal saja. Hm. Di
- atas samudra. Sedangkan ampunannya
- Allah, cinta kasihnya Allah ya seluas
- samudranya itu
- lebih banyak ampunannya daripada
- hukumannya. He. Kalau teman-teman di
- Kulhaya, saya ingin bertanya, apa
- pendapat Anda-Anda semua mengenai
- lagu-lagu padang pasir? Hagu kualitas
- musiknya gimana maksudnya?
- Nah, Bangel tuh yang tahu alat mus alat
- musiknya apa yang dipakai ya? Biasanya
- mereka pakai
- terus ee daruka.
- Iya darbuka. Heeh. Kebanyakan itu. Dan
- musik Arab sekarang maju, Ustaz. Oh iya
- ya maju. Ada yang EDM sekarang. Baru
- kemarin saya dengar musiknya. Pernah
- main blu juga ya. Ada jaz ada. Oke. Kita
- terima telepon dulu. Ini ada telepon
- masuk. Halo. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam. Ya, dengan siapa ini?
- Maaf. Saya dari Kodai di Kemayoran,
- Jakarta Pusat. Dengan siapa namanya?
- Mana tadi? Koldai. Koldai. Iya, silakan
- Mas Koldai. Iya. Saya ingin bertanya
- kepada Mas Dewa. Asalamualaikum Mas
- Dewa. Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Iya, salam kenal nih
- sebelumnya nih buat semuanya juga.
- Ee saya pengin bertanya ini pertama
- kalau yang di Bali dengan yang di India
- sama enggak ya? Dia pakai sistem kasta
- enggak ya Mas Dewa di Bali itu? Terus
- yang kedua ee pendapat Mas Dewa tentang
- Zakir Naik yang memang juga ahli kitab
- ee agama Hindu itu gimana ya? Ee yang
- ketiga juga ee sudah kenal dekat belum
- dengan Ustaz Deri Sulaiman gitu kan?
- sama-sama pemusik juga ee di Jamaah
- Tabrik, teman beliau kan ee
- mudah-mudahan sih ee ini musiknya ini
- lebih dikenal lagi oleh orang banyak ya.
- Amin ya. Terutama anak-anak muda ee
- supaya enggak terlalu ikut musik-musik
- yang yang gimana ya gitu kan. Ee kayak
- Zainudin Zat bilang kan kalau kita suka
- menghujat musik setan tapi musik kita
- mana? film itu enggak bagus film kita
- mana ya mudah-mudahan ini salah satunya
- menjawab lah. Gitu aja Mas Dewa. Terima
- kasih. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Kalau dari ee apa ee aturan
- kasta di Hindu itu Bali walaupun India
- sama sama ada beberapa ee rata-rata
- Hindu masih memakai kasta seperti itu.
- Justru dengan dengan Islam Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam itu menghapus
- itu semua. Hm. hapus itu enggak ada itu
- apa tatanan tingkatan kasta kasta kasta
- itu gak ada semua manusia sama yang
- Allah lihat hanya tingkat keimanannya
- tapi kalau dari sisi
- ritual itu jauh berbeda. Hm. India,
- Bali, Lombok, Lampung, Tengger. He beda
- semua. Hm. Kayak hari raya Hindu di Bali
- apa paling besar? Galungan. Galungan ada
- di India. Enggak ada. Enggak ada.
- Apalagi nyepi. Nyepi ada nih dia. Enggak
- ada. Enggak ada. Waisak. Waak udah. Oh
- udah. Galungan nyepi kuningan apa? Ee ee
- kok banyak sekali. Dan itu enggak ada
- semuanya. Tapi di sana enggak ada
- istilah bidah ya? Enggak ada. Heeh. Saya
- yang keluar Hindu mereka bidah kan.
- Bukan murtad lagi bidah. Terus yang
- kedua tadi ee nah naik siapa? L Zakir
- Naik justru beliau dosen saya. Hm. Dosen
- saya sebelum saya masuk Islam saya
- hampir 5 tahun ya ee mentoring dengan
- beliau sampai akhirnya beliau sahadatkan
- saya. Dalam hal apa, Pak? Ilmu apa yang
- diambil? Perbandingan agama.
- Perbandingan agama. He. Karena kan
- beliau lebih menguasai banyak kitab,
- tidak hanya Hindu, tapi beberapa agama
- lain juga. ee beliau memberikan
- pandangannya dan he pembenarannya
- terhadap kitab-kitab agama lain itu.
- Terus yang terakhir tadi Ustaz Deri.
- Ustaz Deri bukan kenal lagi ya, tidur di
- rumahnya, main di rumahnya. Tapi beliau
- masyaallah ya. Waktu awal-awal saya
- masih belajar secara salafi dan
- mengharamkan musik itu kalau saya main
- ke rumah ee Bang Deri itu gitar
- diumpetin. Hm. Enggak mau dia
- datang-datang, "Wak, main gitar enggak
- ada." Dia tahu karena saya tidak tidak
- main. Itu menghormati sekali. Begitu
- beliau tahu saya main musik lagi, ya
- beliaulah yang paling pertama peluk
- saya. Makanya, makanya dia takut deh,
- Pak waktu datang ke rumah dia. Hah? Itu
- gitar disembunyiin, takut dimakan. Kalau
- dimakan itu musik itu haram. Kalau kita
- makan gitarnya itu haram.
- Masyaallah. Alhamdulillah. Termasuk
- hasil dari main musik, uangnya juga
- haram ya. Iya. Iya. Oke. Oke. Baik. Iya.
- Semuanya semuanya. Oke. Dari Jeruma ee
- dari Singapura nih. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Insyaallah. Bang Dewa.
- Subhanallah. Masyaallah. Perjuangan
- hijrah yang mulia menyimak nih kami dari
- Singapura. Salam silaturahim dari kami
- pendengar hasil yang ada di Singapura.
- Kemarin kita sempat didatangi sama Syekh
- Firdaus dari Singapura. He.
- Organisasinya namanya JY Global Ibadah
- Almunawarah. Ya, itu juga banyak
- membantu. Soalnya di di komunitas muslim
- di Singapura ada artis baru namanya Bang
- Syamil. He. Itu sama bawa lagu-lagu
- religi bahkan syutingnya kebanyakan di
- Indonesia, di Jogja, di Semarang.
- Alhamdulillah. Kapan-kapan kita bisa ke
- Singapura ya.
- Laguanto
- lagunya sudah ada di YouTube belum
- katanya? ee
- sudah ee bisa dilihat di ee nanti itu
- akan kita tayangkan secara official itu
- di si
- Arnada di Siar Nada. Tapi untuk saat ini
- kita masih ada ee video klip lirik dan
- sebagainya itu bisa lihat di cek di
- channelnya Refli Harun kemudian di
- beberapa channel lain insyaallah kalau
- ketik haya di YouTube insyaallah sudah
- sudah bisa keluar kok. Bahkan ada video
- kita waktu launching kemarin tanggal 5
- Maret.
- Hm. Di mana sih tuh? Ada ee WA yang
- ngisinya. Saya senang nih kalau
- guru-guru Cadas ikut hijrah karena akan
- diterima oleh anak-anak muda, anak-anak
- milina sekarang ya.
- Oke. Bagaimana Dewa dan Kulhaya dalam
- mencari lilik-lilik supaya lilik-lilik
- yang sudah dipakai di grup-grup nasyid
- lain tidak terpakai lagi? misalnya, "Ya
- Allah ampuninlah saya." Kan gitu. Iya.
- Sering dipakai tuh kata-kata gitu. Iya.
- Iya. Gimana cara mencari liriknya?
- Sebetulnya pada dasarnya sama kalau
- lirik itu contoh kayak lagu kita yang
- menikah lah itu kebanyakan ngambil dari
- hadis. Saya rangkai saja enam lagu ini
- alhamdulillah masih saya yang bikin,
- masih saya yang aransemen bersama
- teman-teman saya. Dan itu kalau urusan
- lirik saya masih coba cari di hadis
- ngerangkai kata-kata dari apa yang ada
- di Al-Qur'an gitu aja. Kalau ampun,
- kalau tadi samud cinta, "Oh, apa? Ya
- Rabb ampuni kami, maafkan kami." Itu
- memang umum ya? Umum. Tapi Heeh. Sudah
- enggak ada lagi yang itu memang doanya
- para nabi. Nabi itu
- banyak ee menerima ujian dari Allah,
- tidak merasa sebagai orang suci. Tapi
- malah minta ampun sama Allah. Ya Hayyu,
- Ya Qayyum. La ilaha illa anta. La ilaha
- illa anta subhanaka inni kuntu
- minzalimin. Kami orang zalim ya Allah
- minta ampun.
- Ya. Karena kita ini kan orang-orang yang
- bergantung sama Allah, Ustaz. He. Kalau
- kita berdoa biar Allah kaburkan kan
- salatnya cuma satu, bersih dari dosa.
- Makanya minta ampun dulu. Minta ampun
- banyak-banyak. Minta ampun dosanya
- diampuni sama Allah ya. Insyaallah doa
- kita di kabulkan. Masyaallah. Jawaban
- dari Ustaz Dewa Putu. Dewa doang. Dewa
- doang. Saya enggak nyambung Ustaz Dewa.
- Ustaz Krishna juga susah ya. Iya. Iya.
- Oke. Dewa makanya ya. Sama-sama
- ditambahin nama S Muhammad Krishna.
- Dewa. Dewa Krishna. Oke. Asalamualaikum
- Mas Dewa. Mas Dewa kalau enggak salah
- bertatu ya. Bagaimana itu katanya ini
- kelihatan semua kan.
- di tangan. Tadinya mau dihapus kan ada
- teman tuh enggak boleh apa ee
- apa? Aduh lupa. Ee komunitas berani
- hijrah eh berani hijrah baik. Komunitas
- berani hijrah baik itu ada mesin
- penghilang tato. Mereka punya dua. H
- saya kan kayak gamis kan tangan panjang.
- He bilang ee bro ee ngilangin tato dong.
- Oh i bisa, Bang. Suntik sama dia. Pas
- buka baju bilang ya Allah ini mesin saya
- bisa meledak karena penuh. Satu badan
- ini penuh. Mahal loh. Apa bersihin tato
- per 1 centinya R juta kalau enggak
- salah. Iya. Ee per mili Rp90.000. Per
- mili Rp90.000. Iya. Senti berapa? Senti
- berapa? R juta juga.
- Iya ya. Pokoknya pusinglah akhirnya.
- Tapi ya alhamdulillah kan ee tadinya
- sedih gitu. Wah gimana mau dakwah banyak
- tato kayak gini. Akhirnya diundanglah
- masuk ke DLN Daila Pas Nasional. Heeh.
- Nah, di situ saya harus masuk ke
- lapas-lapas. Heeh. Ya, alhamdulillah
- kalau saya ngisi di situ, masjid penuh.
- Oh, iya. Mungkin dia mikir, "Eh, teman
- kita nih sudah tobat. Ayo kita
- dengerin." Ya, alhamdulillah. Jadi, jadi
- ngebantu malah Ustaz Ato. Hah? Ustaz To.
- Di Amerika banyak apa orang-orang yang
- hijrah tuh justru dari lafaz-lapas
- para caplin itu ya? Banyak banyak
- sekali. Tapi ini bahkan di DLN aja kan
- sekarang nambah tiga ustaz. Ini
- tiga-tiganya napi? Oh. Napi pembunuhan,
- napi
- perampokan, napi teror di satu sini.
- Mungkin di sana lebih fokus k belajarnya
- ya. Iya. Iya. Napi. Oke. Insyaallah.
- Asalamualaikum Mas Dewa. Saya Jamal di
- Taman Buah Makarsari Cengsi. Berhasil
- siarkan Islam tambah keren menyentuh
- semua kalangan. Terima kasih. Allah Mas
- Jamal. Oke Mas
- Jamal. Hm. Asalamualaikum, Mas ee Dewa.
- Mas Dewa enggak ganti nama. Nama Islam
- saya Muhammad. Oh, gitu. Cuman orang
- enggak tahu ya manggil apalagi orang di
- Bekasi. Saya malas dengarnya. Kadang
- disingkat sama dia. Apa tuh? Mat. Mat.
- Mat. Nama Bagus Yusuf Ucup dipanggil.
- Iya ya kan. Nah nama Ibrahim Iim
- dipanggilnya. Ibrahim Baim. E Baim Iim
- kadang-kadang Iim. Iim lebih parah lagi.
- Makanya udahlah biarin aja dewa udah
- terserah. Oke, sekarang kita dengerin
- lagu apa nih? Ah, ada telepon lagi. Oke,
- halo. Asalamualaikum.
- Iya, asalamualaikum. Iya. Dengan siapa
- ini? Maaf, Pak Saman. Depok. Pak Saman.
- Silakan, Pak Saman. Iya. Buat Mas Dewa
- dan kawan-kawan. Wasalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillah antum
- hidayahnya luar biasa. Surga buat antum
- ya. Insyaallah. Insyaallah. Amin. Buat
- Mbak Novi, apa kabar Mbak Novi?
- Asalamualaikum luar biasa.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Saya dari tadi perhatiin
- dari suaranya dari lagunya diputar
- pertama ini kok saya rasa-rasa kenal
- suaranya ya. Ternyata pas Mas Dewa
- katakan ini Novi A. Oh Mas.
- Alhamdulillah. Nih idola saya Novi KDI2
- ini Mas Krisna I. Iya ini Nopi KDI2
- kalau enggak saya. Betul. Betul. Sampai
- KDI2 2006. Iya Mas Dewa. Mas Krisna Novi
- ini memang enggak pernah jadi juara di
- KDI. Entah nomor berapa tereliminasi,
- tapi inilah yang nomor satu, nomor dua
- malah tidak ada eksisnya
- malah enggak ada. Tapi ini satu luar
- biasa. Allah mungkin saya memilih semoga
- di inspirasi wanita-wanita muslimah
- semuanya. Amin. Sukses buat semuanya
- teman-teman. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Terima kasih Pak Saman di
- Depok.
- Mau tanya nama panjangnya Novi siapa?
- Novi. Novi A. Novi Aila. H. Tahu enggak
- artinya apa? Novi Aila. Aila itu yang
- bersinar. Bercaya. Insyaallah.
- Mudah-mudahan nih bersinar ya melalui ni
- kul haya. Cuman dia doang yang nama
- enggak ada artinya. Cuma dia
- minta.
- Oke Iwan Lanawat ini mungkin Anda baru
- dengar sekarang. Kami sekarang sedang
- berbincang-bincang dengan Mas Dewa dan
- teman-teman dari Kulhaya. Itu nama
- grupnya Kulhaya. Konsep lagunya apa?
- Siar Islam lah pokoknya. Siar Islam pop
- ya. Pop pop. Hm. Sehingga orang-orang
- milenial bisa menikmati ya. Iya bisa
- menikmati musik ini. Heeh. Siapa bisa
- yang membuat liriknya tuh? Saya semua.
- Oh,
- alhamdulillah. Ngelihatnya di
- hadis-hadis lagi ya. Sini ada Anwar
- Fatahila, ada LL Ritonga El masih bisa
- bahasa bisa Batak bisa bisa coba ngomong
- bat ngomong bat coba dah ngomong Batak
- mau bilang apa isi isi gua taros
- di sabum oh itu yang utara kalau kita
- selatan oh selatan halus ya agak halus
- di selatan kayak beda mandarin sama
- kanton kalau kita seperti bahasa Inggris
- Ee mau bilang tu ke ke atau kepada tu tu
- tu Bali tu Medan tu Singapura gitu. K
- money gitu loh kan. K Money pergilah
- gitu loh. Kalau lagu Butet itu
- menceritakan apa? Butet itu yang masalah
- ee yang bapaknya pergi perang. Oh
- perang. He iya. Jadi bapaknya pergi
- perang anaknya kan ditinggal. Jadi
- perang bukan bapaknya kawin lagi ya.
- Bukan.
- perang melawan-lawan
- nasi.
- Masyaallah luar biasa. Anwar Fatahilah e
- Gang Bas ya. Bisa bahasa Mandari juga.
- Bisa bisa. Coba coba coba coba
- kasih serius emang bener emang benar
- gua gak tahu loh. Meo meo gitu.
- Jadi yang bikin saya senang ee Ustaz,
- saya ini bersama senior-senior ini,
- pemusik-pemusik ini yang musik mereka
- saya dengar dari saya kecil. He.
- Akhirnya bisa ketemu, bisa gabung.
- Terus juga yang paling muda di sini
- Wita. Heeh. Jadi semua segmen diisi di
- sini. Hm. Wita sekarang berapa? Du 17 26
- 26. 26. Kira mau bohong dia. Enggak.
- Tadinya mau bilang 17 dan dan Wita ini
- kan tadinya aslinya duet duet bersama Om
- orang yang besar sekali namanya juga
- besar tapi namanya kecil dick doang. Oh
- namanya pendek. Iya namanya pendek
- orangnya besar. Om Dik. Jadi sama Om Dik
- ini udah Wita ini masih pakai pampers
- sudah di tempatnya Om Dik.
- Enggak tahu ngapain. Kesugihan kali ya.
- Ser banget Om Dik tuh ini ya kreatif
- orangnya ya. Apa aja bisa dibikin
- sesuatu yang bagus ya dari kaleng
- kalaleng rombeng. Tapi sekarang rumahnya
- pemandangannya udah diudah ditutup ya
- dulu kan. Oh dari belakang rumahnya kita
- sawah-sawah terus di tengah sawah ada
- kereta lewat. Sekarang sudah jadi jalan
- raya. Oh iya iya. Heeh. Udah
- jadi kampus jadi perumahan mesti seluruh
- sawah-sawahnya tuh dibeli juga tuh
- mestinya tuh sama jalan keretanya.
- Allahu Akbar. Ini ada ngajak bercanda.
- Wita tuh kepanjangan dari ya waktu
- Indonesia bagian tengah ya. Bukan waktu
- Indonesia bagian Tangarang. Ini yang
- punya ibu kota berarti waktu Indonesia
- bagian tengah ya. Karena namanya Wita
- jadi telat terus enggak? Oh enggak ya.
- Terus Ustaz
- katanya e
- kadang tanya Wita waktu di sekolah
- nyanyinya laga apa kalau diminta nyanyi
- di depan kelas? Ah, dulu tak apa ya?
- Dulu tuh senang banget sama anggun C
- sasmi.
- Lagu mimpi masih kecil aja. Janji dong.
- Ini dong dong apa dong dikit.
- Melambung jauh terbang tinggi
- bersama
- mimpi terlelap dalam lautan emosi.
- H. Orang yang paling kurus tapi suaranya
- paling gede. Oh. Oh, gitu. Beda. Jadi
- kalau orang dengar lagu Kulayah, wah ini
- yang suaranya gede pasti dikiranya Novi.
- Su kecil tinggi kirain dia. Padahal
- kebalik. Kebalik.
- Oke. Saya senang dengan tamu-tamunya
- Rasil Kari ini. Rameai senang saya
- dengarnya. Saya enggak mau pergi sampai
- enggak jadi. Loh, jangan begitu dong.
- Pergi, pergi.
- Ee semoga Mas Dewa tetap istikamah di
- jalan Allah. Salam sehat untuk semua di
- Radio Silaturahim. Selam juga untuk Mbak
- Novi dan Mbak Wita.
- Oke, di dari Ibu Yuti di Renijaya. Ada
- telepon lagi Ibu Yuti.
- Oke, silakan yang mau kirim WA kami
- tunggu di
- 08111999720 atau telepon di
- 0218451512 atau mau telepon ke Kulha ya
- ini nomornya. Kulahya ini adalah grupnya
- Dewa ya yang artinya menyampaikan pada
- orang yang masih hidup. Siapa yang
- memberikan nama nih? Saya mukul Haya
- kreatif nih dia. Karena mikirnya gini eh
- apa guru-guru saya bilang kita enggak
- bisa ngapa-ngapain sama yang sudah mati
- kecuali mendoakan. Nah harapannya
- Kulayya ini kan lagu musik ada liriknya.
- Nah liriknya ini pesan buat orang yang
- masih hidup. Oh begitu filosofinya ya.
- Iya mati. Udah kayaknya tinggal doain
- aja. Enggak mungkin sebenarnya.
- Oke Mas Kisna ayo dong macain nomor
- teleponnya. Oke. Oke. Ini nih. Wah ada
- Bunda Elmidila nyanyi bareng dong.
- Tunggu bentar bentar ya. Nomor e
- kolaynya adalah
- 0813. Sudah. Kemudian
- 19
- 06
- 87
- 0813
- 19
- 068007. Jadi kulah ini
- terwa kemudian Mas Anwar, El Wita, Dan
- Novi dan satu lagi yang Edi Kemput. Edi
- Kemput. sayang beliau tidak hadir ya
- sekarang ya.
- Ee dari mana tadi? Dari ee
- Emilda. Terima kasih Rasil sudah
- menghantirkan Mas Dewa. Saya jadi tambah
- pengetahuan.
- Oke. Ee Mas Dewo, pengajian tetapnya di
- mana? Boleh enggak kami hadir? Oh, kalau
- sekarang pengajian tetap saya di Bekasi.
- Heeh. Di mana tuh Bekasi? Di di Islamic
- Center Bekasi. Oh, Islamic Center. Jadi
- ada ada tiga ada tiga tempat. Ada
- masjidnya Ustaz Tadi Hidayat di ee
- Aliksan, kemudian Assalam, kemudian di
- Alazhar Kalimalang, Bekasi sama Islam
- Bekasi. Tapi semuanya lagi off. Takut.
- Takut enggak banyak-banyak bikin
- pengajian. Jadi saya lebih banyak keluar
- kota malah kemarin aja baru pulang dari
- Solo. Jadi sampai dakwah keluar kota.
- Keluar kota. Iya. Kalau saya telepon
- lagi di luar kota terus ya.
- Oke.
- Oke. Minta kesannya dong ee Mas Dewa
- tentang Rasil. Oh, ada minta. Oh, Rasil.
- Masyaallah. Karena dulu kan saya pernah
- maaf gitu nyebut merek Radio Level boleh
- kayak di Roja, di Fajri itu kan. Wah,
- straight banget gitu loh. Bukan lurus
- pokoknya ya. Itu itu aja enggak bisa ke
- mana-mana. Tapi kalau di Rasil ini
- kayaknya kita jadi tempat untuk wadah
- untuk mengispek umat Islam bisa bersatu.
- Oke. Saya senang tuh. Makanya kayak di
- Bali itu saya senang kalau saya ngisi
- lagi ngisi pengajian itu Salafi ada, NU
- ada Muhammadiyah ada, jemah Tlik ada.
- Jadi ngumpul satu-satu yang jagain ada
- Ansor, ada Kokam gitu. Jadi gabung semua
- enak gitu ngelihatnya. Kalau masih
- pengajian eksklusif ini pengajian ini
- doang, ini pengajian sunah doang.
- kayaknya Rasil harusnya ya insyaallah
- bisa jadi wadah untuk menyatukan semua
- umat Islam ya itu Mas Krishna juga ya.
- Iya. Jadi kita enggak kaku juga ya juga
- buat ini menyatukan ini juga.
- Iya
- dari Suprianti. Asalamualaikum Ustaz
- Dewa. Saya pernah nonton Ustaz Dewa di
- channel YouTube-nya Bang Refli Harun.
- Masyaallah semoga selalu istikomah.
- Dan Harun itu manajer kita. Oh, gitu.
- Jadi grup band religi dimanajeri oleh
- mantan komisaris utama gitu kan. Jadi
- terus juga dia beliau ahli hukum tata
- negara. Jadi sangat aneh ya grup band
- ini.
- Kemudian Naam Production,
- asalamualaikum. Channel YouTube-nya Beli
- Dewa tadi apa ya? Eh, kalau saya channel
- YouTube-nya Dewa Putu Adi, tapi kalau
- nanti mau tahu soal Kulhaya itu ee nanti
- di Siarnada. Heeh. Ada nanti channelnya
- Si Arnada ee sama di e channelnya Refli
- Harun. Oke, insyaallah dari K TV
- Pontianak menyimak. Alhamdulillah Rasil
- keren de menghadirkan para calon ahli
- surga semoga sehat selalu. Amin ya
- Allah. Ahmad Salehudin Cibubur Nyiwak.
- Anis Mualim. Asalamualaikum. Oh, dari
- Pontianak menyimak. Oh,
- kemudian. Oh, dari Palembang. Oke,
- menyimak juga. Masyaallah, sukses untuk
- bintang tamunya dari Dalminah 12.
- Kemudian dari Muhammad Hanafi.
- Alhamdulillah telah menghadirkan ee
- teman-teman dari Kulhayallah. Abu Muaz
- di Batam. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Menetes air mata saya
- mendengar betapa Mas Dewa bisa
- menjalankan Islam secara kafa.
- Insyaallah. Mas Dewa yang dari agama
- lain bisa melihat Islam dengan hati yang
- bersih. Kenapa kami yang lahir dari
- Islam tidak bisa melihat Islam seperti
- Mas Dewa? Ajarkan kami agar bisa melihat
- Islam seperti yang Mas Dewa jalankan
- sekarang. Dari Abu Muas di Batam. Tips
- saya sih gampang cari teman-teman yang
- bisa bawa kita aja. Kalau sama kembali
- ke teman-teman yang cuman bisa rusak,
- bisa yang buruk-buruk ya kita ikut. He.
- Jadi saya cari teman yang kalau perlu
- itu nyentil saya gitu. Eh, ayo salat
- gitu.
- Oke. Banyakin teman yang kayak gitu aja.
- Jadi kebawa.
- Kemudian dari Ibu Bonita. Asalamualaikum
- Mas Dewa. Bisa diceritakan sedikit apa
- titik balik peristiwa yang bisa merubah
- keyakinan Mas Dewa menjadi muslim?
- Terima kasih. Salam istikamah untuk
- semua anggota kulaya. Cool-nya C O ya
- bukan Qul. Oh betul dong salah. Saya
- yang salah dong. Betul betul ini betul
- tulisan. Mohon maaf saya yang salah.
- Saya pikir koi itu c o itu dingin.
- Itu dingin. Kalau ini kan cool sayang
- salah saya nasehatin.
- Ini justru betul tulisannya Ibu.
- Mudah-mudahan orang bisa ingat empat
- kul.
- Ada qul huallahu ahad. Terus ada juga ya
- ketiga-tiga surat ini. Satu kul haya
- jadi empat ada qul. Oke dibacain dong
- silakan Mbak Novi. Mbak Novi bacain apa?
- Kulan tadi yang ada cool-nya. Ada. Oh
- cool yang ada coolnya. No yang paling
- pendek.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Qul
- huwallahu ahad. Allahus somad. Lam yalid
- walam yulad. Walam
- yakahu kufuwan ahad.
- Masyaallah.
- [Musik]
- Ah kalau surat-surat lain insyaallah
- kebayang deh. Pasti bagus juga ya.
- Muhammad belajar.
- Oke ini ada minta nyanyi bareng gimana?
- Jadi ber ikut nyanyi juga dong. Ee kita
- dengar lagu yang lain aja ya. Tadi lagu
- menikahik aja. Menikahlah. Menikahlah. A
- lupa. Oh enggak enggak dari itu. Oh oh
- kita putar aja deh. Putar nyanyi
- barangnya di di audio langsung aja.
- Anis.
- Oke Mas Anis tolong diputarkan lagu
- itunya ya. Menikah. Menikahlah.
- Menikahlah.
- [Musik]
- [Musik]
- H
- H
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- Silaturahim yang dipancarkan dari Jalan
- Masjid Silaturahim 36 Kalimanggis,
- Cibubur. Dan ini juga disiarkan ke Batam
- juga melalui Sela FM, ke Sukabumi ee ke
- radio Sukabumi
- Radio ee Latanah. Ada Mas Tegu di sana
- sedang menyimak. Kemudian juga ke radio
- number one Luciana number one di
- Semarang. Kemudian Radio Rasil Jogja
- Mercy. Halo Yogyakarta.
- Ee lalu Banyuwangi, Radio Habibullah
- juga sedang menyimak.
- Kemudian radio apa lagi tadi ya? Luar
- biasa suaranya kayak penyiar ya.
- Radio Pontianak. Kemudian Pekanbaru ee
- Radio Madinah. Batam. Batam sudah ada
- belum? Belum. Ayo bikin radio Medan
- belum ada.
- Tapi pendengar Singapura banyak
- Singapura menyimak lagi nih. Oke, terima
- kasih Singapura. Apa kabar Singapura?
- Kemudian saya senang mendengarkannya
- jika ada grup band cadas hijrah lu ke
- lagu religius. Selamat semoga Allah
- Subhanahu wa taala senantiasa selalu
- menjaga ee ke arah istikamah. Amin. Dari
- Bapak Andi.
- Tadi kita baru dengar lagu menikahlah,
- Ustaz.
- itu itu saya bikin untuk dedikasi saya.
- Heeh. Buat dua vokalisnya. Coba ngomong
- menikahlah.
- Soalnya dua vokalisnya belum menikah.
- Jadi biar dibawain kan doa juga
- menikahlah karena Allah ya. Dua-duanya
- coba coba menikahlah coba. Kalau yang
- lain kan udah udah udah isi semua. Nah
- berdua ini nih yang belum udah udah mau
- kiamat padahal. Oke. Navi Novi
- bagian-bagian menikahlah coba. Kata-kata
- bagian menikahlah. Coba nyanyi lagu itu.
- Apakah kau tahu ibadah yang terindah
- yang dapat menyempurnakan separuh
- agamamu? Maka jangan kau tunda. Jangan
- menunggu lama.
- S du 3 gitu
- gitunyaahlah karena
- Allah two f menikahlah
- karena Allah
- sat dua t emp menikahlah
- karena Allah sudah stop kita soalnya
- laknya 1 2 3
- Ketahuan enggak lagi dia enggak ke sana
- dia ke sana
- enggak itu ketukan kok maksudnya ketukan
- ya kita doain nanti pasangan kita enggak
- gitu tapi kalau yang lain dapat tadir
- kayak gitu ya enggak
- apa-apa jangan ya tadi ketukannya
- ketukan gitu ya doanya itu tempo kan iya
- temponya ketukan Iya, tempo kalau yang
- bukan ketukan 4 3 21
- satu bar. Satu bar tadi itu satu bar.
- Tapi ustaz memang kalau bercandaan kayak
- gini cuman laki-laki aja tahu. Perempuan
- gak tahu dia diam.
- [Musik]
- Kalau di acara batin kalau di acara
- pernikahan kan diputar surat Rum gitu
- ya. Kenapa enggak Anisa ayat 3 gitu?
- Enggak saya tiga.
- Masyaallah. Ini kalau diputar di KUA
- bagus kali ya. Bagus. KUA sel Indonesia
- persatuan jomblo Indonesia. Jomblo iya
- banyak ini komunitasnya. Itu supaya kita
- menikah nanti Kul bikin acara nikah
- masal ya.
- Iya. Heeh.
- Oke.
- Kulaya apakah sudah bisa di ada di toko
- ini CD untuk memperolehnya? He. Oh, e
- kalau kita hanya digital, jadi bisa
- di-download nanti di Spotify, langit
- musik, dan platform-platform musik
- iring, iTunes, iPhone. Iya. Karena
- memang sekarang ini kan untuk fisik VCD
- hampir udah hampir enggak ada gitu.
- Hampir jadi udah ke platform digital
- semuanya. Sekarang di Jakartanya cuman
- satu yang ada ya, GTA suara aja kan itu
- sisa-sisa
- sisa-sisa enggak laku dulu ya. Sudahud
- biarin biar habis-habisitu aja
- sisa-sisa.
- Oke, asalamualaikum Mbak Emil. Lagu yang
- keren, ee doa terbaik untuk
- menyempurnakan sebaruh agama. Semoga
- yang belum menikah dapat segera menikah.
- Terima kasih, Mbak. Hitungannya berapa?
- Hitungannya
- 4/4 lagi. Kalau enggak perukan kalau
- nyanyi tiga,
- empat kalah. Enggak, aku udah udah udah
- kok ke sana dia tetap aja
- nyanyi enggak ada. Ini serius mukanya
- serius Wita sama Novi mau mau mau
- mendengarkan iktiraf. Ayo dong iktiraf
- sekali aja. Ayo ya iktiraf berdua
- silakan Novi
- dan Wita itirab.
- Ilahi tulil
- firdaus si
- [Musik]
- ahla
- wala
- akwa
- [Musik]
- alanaril jahimi
- Fahambli
- taubatan
- wagfir
- tunubi
- fainnaka
- gfiruan bililim
- Ketukan lagi enggak? Enggak.
- Jangan nunggu
- ketuk. Jangan. Masyaallah.
- [Tertawa]
- Udah jangan ya. Gampang kan lagunya
- ingat kan. Nah itu harapannya gitu. Jadi
- orang tuh anak muda dengar yang
- gampang-gampang yang mudah dicerna musik
- kayak gitu dia ingat ya dikerjain lah
- insyaallah.
- Oke, untuk yang mau nikah silakan
- telepon ke silakan telepon. Kenapa jadi
- ke situ?
- Enggak maksudnya untuk mengundang
- hiburan ya kan perlu hiburan para
- undangan diresepsikan ya. Silakan untuk
- yang mau diwa dulu yang mau daftar buat
- Novia Ma WhatsApp saya
- nanti saya.
- Baik e ini ada minta dibacakan nomor HP
- e kulaya. Silakan dicatat ya. Siapkan
- Pulpen sama kertas. Silakan kalau mau
- bertanya-tanya tentang Dewa, tentang el,
- tentang Kulhaya, tentang Wita, tentang
- Novi, Anwar undang atau mengundang
- panggung silakan. Nomornya kita termasuk
- band yang ikhlas. Jadi insyaallah kalau
- dikasih rezeki maksudnya dikasih uang
- untuk mang alhamdulillah. Kalau enggak
- dikasih ya kita tungguin lah.
- Tapi kemarin sudah ada yang nanya,
- Ustaz. Sudah. Oke. Ustad. Ustaz Fatullah
- itu di komunitas Ustaz Mohai juga
- nanyain Kulhaya. Mau promoin Kulha
- bilang langsung Ustaz Ewa. Siap. Yang
- mau ngundang kulaya ini nomor teleponnya
- 0813 kemudian
- 19 kemudian
- 06 kemudian 8 kemudian 00 7 7 0813
- langsung ramai. Oh, Ram ini aja deh.
- Kaya aja. Wah, nanti masalahnya bahaya
- itu. Bahaya ya.
- Oke, nomornya
- 081319
- 068007. Saya mau nanya dulu ke Anis. Mas
- Anis, masih ada waktu enggak? Oh, sudah
- habis satunya. Karena sebentar lagi kita
- masuk azan zuhur ya. Oke, terima kasih
- untuk Mas Dewa Putuadi. Terima kasih.
- Sama-sama. Terima kasih untuk Mas El.
- Kemudian juga dan sudah hadir ke sini.
- Alhamdulillah. Mudah-mudahan sukses ya
- album dari Kula. Dan terakhir nanti kita
- putarkan single kita Samudra Cinta. Oh,
- Samudra Cinta. Kita dengarkan nanti ya
- insyaallah. Oke. Saya Muhammad Krishna.
- Ada di sini ada Maria juga, ada Suci,
- ada siapa? Anis. Siapa namanya? Anis
- siapa? Fajar. Oh, Anis Mualim dan juga
- Fajar Hidayah. Mohon pamit. Wabillahi
- taufik walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullah.
- [Musik]
- [Musik]