Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [Musik] 0:05 Brail TV 0:12 sudah terhubung ya. Kita akan coba 0:14 dengan Bang Iksanuddin Nursi. 0:16 Asalamualaikum Bang. Waalaikumsalam 0:19 warahmatullahi wabarakatuh. Para 0:21 pendengar kita telah terhubung dengan 0:22 Bang Ihsanuddin Nursi di ujung telepon 0:25 sana. Aminal aidin wal faidin. 0:27 Bangsanuddin Rusi mohon maaf lahir dan 0:30 batin dari Radio Silaturahim. Nah, 0:32 nampaknya hari ini kita melihat 0:36 pergerakan masyarakat tidak seramai 0:38 tahun-tahun lalu. Walaupun tetap macet, 0:41 tapi dana yang keluar tidak sebanyak 0:43 tahun lalu. Apa yang menyebabkan ini, 0:46 Bang Iksanuddin Nursi? Sementara harga 0:49 emas terus bergerak ke angka Rp2 juta 0:52 per gramnya. Masyaallah, lamaran makin 0:55 susah aja nih. Apa yang Bang Iksan Bang 0:58 Iksan ee lihat ini ee ee perkembangan 1:03 apa yang sedang terjadi sementara negara 1:06 dengan keyakinan dan antaranya dan 1:09 faktor-faktor apa yang akan kita lihat 1:11 ke depan di antara gejolak e gejola ke 1:16 apa nilai dolar yang terus e merangkak 1:18 pelan-pelan. Silakan Bang Ihsanuddin 1:20 Nursi dan tentu komentar Bang Ihsanuddin 1:23 Nursi terhadap perkembangan di jalur 1:25 Gaza pun akan ditunggu oleh pendengar 1:28 pagi hari ini. Oke, Bang. Silakan, Bang. 1:31 Alhamdulillah. Saya paham. 1:34 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:35 warahmatullahi wabarakatuh. 1:37 Waalaikumsalam warahmatullahi minal 1:38 aidin wal 1:41 faizin winkum takabal ya karim. 1:47 Mudah-mudahan seumur badan kita 1:49 diterima. Amin. Dan 1:52 kita 1:54 mencapai ketakwaan 1:56 yang disasar 1:59 oleh puasa kita kemarin. Amin. Amin. 2:01 Amin. Nah, 2:03 [Musik] 2:05 emm sebenarnya 2:08 peristiwa yang sedang dihadapi oleh 2:12 masyarakat 2:13 Indonesia, yang sedang dihadapi oleh 2:15 pemerintah Indonesia 2:19 ini. Hm. 2:21 tidak 2:23 [Musik] 2:25 serta-merta 2:27 terjadi begitu saja. Hm. 2:31 Ia merupakan rangkaian 2:36 dari sebuah proses 2:39 perjalanan 2:42 panjang 2:47 yang harus dihadapi oleh Indonesia 2:51 disebabkan 2:54 kesalahan 2:56 berpikir, kesalahan bersikap, 3:00 kesalahan mengambil kebijakan 3:02 secara 3:04 ee dalam bahasa sederhananya kesalahan 3:08 pilihan jalan. Oh, pilih jalan kesalahan 3:12 memilih jalan. H 3:16 dan 3:18 ee dalam bahasa 3:20 saya misalnya bicara 3:23 sekitar 3:26 ee krisis kemarin 3:29 19978. Hm. Ee ini 3:33 kesalahan memilih 3:35 paradigma, kesalahan memilih ee aliran. 3:40 Hm. Kalau pakai bahasa bahasa 3:43 hari-harinya kesalahan memilih 3:46 petunjuk apalagi terus ee petunjuknya 3:49 diubah sedemikian rupa menjadi 3:52 Undang-Undang Dasar 2002. Hm. 3:55 Yang di amandemen Undang-Undang Dasar 45 3:58 yang sudah diamandemen empat kali. Saya 4:01 menyebutnya saya sebagai Undang-Undang 4:03 Dasar 200. Makin hari makin kelihatan 4:06 bahwa ee terbukti susah. 4:10 Yang menariknya masyarakat luas, 4:12 masyarakat umum, bahkan sebagian besar 4:15 masyarakat intelektual 4:17 itu tidak merasakan sebagai bentuk 4:20 ee kesalahan. 4:23 Seolah-olah seolah-olah kalau peristiwa 4:26 hari ini sebagai 4:28 peristiwa emang peristiwa ya kesalahan 4:30 biasa saja, bukan persoalahan kesalahan 4:34 pengingkaran terhadap konstitusi, 4:37 pengingkaran terhadap janji suci, 4:40 pengingkaran terhadap yang namanya ee ee 4:45 cita-cita ee nilai-nilai semangat 4:48 kejuangan yang dibangun oleh ee para 4:52 pendiri republik gitu. Dan kalau hari 4:56 ini begini ceritanya mestinya ee ya 5:00 terutama partai politik gitu ya. He. 5:02 Harusnya menyadari ini kesalahan 5:04 kesalahan mereka yang luar biasa. Karena 5:07 partai politiklah pemegang kedaulatan. 5:09 Rakyat itu 5:11 cuma cuma apa ya? Cuma objek 5:15 dari bukan subjek ya, cuma objek dari 5:19 posisi mereka gitu ya. 5:21 dari ceritanya. Nah, ee itu makronya 5:25 begitu ceritanya. Baru kita masuk kepada 5:29 sektornya. Sektornya bisa kita lihat 5:32 politik kita tidak pernah politik yang 5:34 ee saling mengimbuhkan kebaikan satu 5:38 sama lain, saling berkontribusi kebaikan 5:41 satu sama lain. Politik kita adalah 5:43 politik yang saling menjegal. Politik 5:46 kita adalah politik yang ee saling 5:49 menyalahkan. Saling menihilkan. 5:52 H. Kalau pakai pakai bahasa bahasa 5:55 itunya saling meniadakan, menegasikan 5:58 satu sama lain. Ee ketika giliran 6:01 kampanye baru bersama-sama melakukan ee 6:05 kolaborasi sebelumnya bahkan iya. 6:08 Sebelum sebelum pemilu sudah 6:09 berkolaborasi untuk 6:11 mencalonkan dan seolah-olah itu 6:13 demokrasi liberal dan masyarakat tidak 6:14 bisa mengatakan apa-apa karena itu 6:16 disodorkan oleh partai politik yang 6:18 mereka harus kunyah. 6:19 Nah, itu bukti bahwa sesungguhnya 6:21 kedaulatan diambil oleh partai politik 6:23 gitu ya posisinya 6:25 ee itu dunia politiknya begitu gitu. Dan 6:28 seperti kita lihat partai politik gagal 6:31 dan dalam kegagalan itu mereka tidak 6:32 pernah merasa gagal menjalankan peranan. 6:35 Hm. 6:37 Ee itu di sektor di di sektor politik di 6:42 h di dimensi politik, dimensi sosial. 6:46 kita tidak pernah 6:47 memperbaiki kerja sama sosial secara 6:50 baik kerja kelihatannya terjadi kerja 6:52 sama sosial padahal tidak. H saya 6:55 dirasil selama sekian tahun saya 6:57 menunjukkan bukti kerja sama sosial 6:59 berantakan itu jalan raya gitu. Coba 7:02 bayangkan kemarin, coba bayangkan 7:04 kemarin selama kita puasa ee menjelang 7:07 menjelang buka puasa gitu, adakah kerja 7:09 sama sosial yang baik di jalan raya itu 7:11 ketika menjelang buka puasa? Enggak ada. 7:14 Sama sekali enggak ada. 7:16 berantakan enggak keru-karuan gitu 7:18 melihatnya. Ee saya saya misalnya 7:21 melihat begini ee jangan jangankan motor 7:24 sama mobil, sesama motor aja begitu. Hm. 7:28 Mengerikan. Bahkan ee lebih rendah lagi 7:31 terhadap pejalan kaki, terhadap penaik 7:32 sepeda itu sama sekali tidak ada 7:34 menghormatinya, menghargainya itu enggak 7:36 ada itu. Oh, mereka mau terburu-buru mau 7:39 makan pokoknya saya duluan saya. Oh, 7:40 enggak ada cerita dah. Heeh. Enggak, 7:42 enggak, enggak ada cerita deh. Pokoknya 7:44 itu ee pendidikan itu, 7:47 itu kelihatan gitu kita saksikan kayak 7:50 gitu karakter gitu. Iya. Jadi 7:53 karakternya begitu gitu. Dan ee itulah 7:56 kenyataan bahwa hidup dengan riba itu 7:58 begitu. Hm. 8:01 Itu fakta hidup dengan kan hampir hampir 8:04 boleh dibilang 80 sekian persen motor 8:07 yang ada di jalan raya adalah motor 8:09 hasil riba, gitu. 8:12 Dan kalau hasil riba enggak usah enggak 8:14 usah di ini sudah jelas Allah 8:16 mendeskripsikan di dalam Al-Qur'an 8:18 bagaimana orang-orang yang terkena 8:20 dengan riba. Iya itu dan dan negara ini 8:24 negara pencipta hutang gitu dan cipta 8:27 hutang dengan bunga ya negara riba sudah 8:29 dan masyarakatnya masyarakat riba gitu. 8:34 Jadi ee sosial ekonomi itu nampak di 8:37 situ gitu dari dari kondisi seperti itu 8:39 gitu. Nah, di ekonominya ya sudah ee ada 8:42 yang bangga dengan inflasi rendah, tapi 8:44 ternyata inflasi rendah memukul ya 8:46 seperti sekarang. Bagaimana mungkin Anda 8:48 berbangga dengan angka invasi rendah itu 8:50 angka semu, angka palsu yang tidak 8:52 memberi manfaat apa-apa gitu. PHK sudah 8:55 berjalan sejak yang namanya sejak yang 8:58 namanya pembangunan infrastruktur 9:00 dimulai ketika Anda mengizinkan tenaga 9:02 kerja asing masuk. Karena memang tenaga 9:04 kerja Indonesia remah, tidak punya 9:06 apa-apa. dan kemudian sekarang 9:08 menyatakan bahwa yang namanya Joko tidak 9:10 salah secara konstitusional. Coba gimana 9:12 kalimatnya? Sudah kampungan segala macam 9:15 kalimatnya begitu. Endasmu ee 9:18 macam-macamlah kalimat-kalimat yang 9:20 isinya adalah masyarakat dihadapkan oleh 9:22 kekerasan verbal dari pejabat publik. 9:26 Masyarakat dihadapkan ya kalau 9:28 masyarakat memperoleh kekerasan verbal 9:31 dan di mana dia adalah pemilik kedolatan 9:33 rakyat. Bukankah akhirnya masyarakat 9:35 sedang diajarkan untuk juga melakukan 9:36 kekerasan verbal? Jadi enggak usah 9:39 sekalah kalau kemudian ada kekerasan 9:41 verbal juga pada moral tentang bagaimana 9:44 Prabao Subento dengan Teddi. Eh h 9:49 J ee itu yang sedang kita hadapi dan di 9:52 tengah di tengah yang namanya kita 9:53 sedang Idul Fitri gitu. jadi mural itu 9:56 maka situasinya menjadi bagaimana 9:59 Indonesia garuda bium bagaimana 10:01 Indonesia gelap lalu timbul persaingan 10:03 antara Undang-Undang TNI dengan 10:05 Undang-Undang PORI semuanya muncul ke 10:07 permukaan dalam suasana suasana yang 10:09 sebenarnya menunjukkan betapa fuka itu 10:12 sedang dihadapi oleh masyarakat turbsi 10:15 sosial politik ekonomi sedang di 10:17 masyarakat maka semua orang mengatakan 10:19 ini seakan-akan kita sedang menuju satu 10:22 krisis multidimensi Hm. Yang seil orang 10:25 bilang krisis 9798 berulang ya. Kris 10:29 multidimensi. Hm. Hm. Kris multidimensi 10:33 orang ee ee jalur jalur ekonominya 10:36 terkenal dari nilai tukar. Hm. Karena 10:39 nilai tukar sekarang sudah sedang menuju 10:41 17.500 gitu ya. Kalau saya bilang batas 10:44 psikologisnya 10:45 17.500. Kalau sudah 17.500 jatuh sudah 10:49 berantakan. Hm. Iya. 10:51 itu itu batas psikologisnya. Harga emas 10:54 terus melonjak seperti tadi disebut 10:57 sedang menuju 2 juta per gram gitu. 11:01 Sementara namanya sementara yang namanya 11:04 hutang seabrek-abrek ee harga cabe 11:07 merah, har cabe keriting, harga naik 11:10 terus-terus enggak keru-karuan. Ee harga 11:12 kelapa muda yang tadinya Rp10.000 jadi 11:15 Rp2.000. Saya tahu persis karena saya 11:17 penikmat minum kelapa muda habis setelah 11:19 bersepeda gitu ya. 11:22 hanya karena dan itu akan mengalami 11:24 sticky price seperti itu ya saya tulis 11:26 akan mengalami kekakuan harga harga jadi 11:29 ketika mereka naik mereka enggak akan 11:31 pernah turun lagi gitu. Oh 11:34 itu sticky price namanya. Kalaupun turun 11:36 sedikit sekali dan itu ternyata sudah 12 11:39 turutnya cuma 11.000 gitu jadi tetap 11:42 kenaikan 10%. Apa artinya? He. Inflasi 11:45 enggak ada gunanya. Inflasi 3% sementara 11:48 kenaikan harga 10%. Hm. bunga bunga suku 11:52 bunga kredit 12 14% ya sudah kenaikan 11:55 juga segitu 10 sampai dengan 20% maka 11:58 suka tidak suka kenaikan PPN 12% 12:00 sekarang sudah terlampaui sudah 12:02 dibebankan ke masyarakat enggak 12:03 keru-karuan pada saat yang sama Bank 12:06 Dunia menyatakan kinerja perpajakan 12:08 Indonesia adalah kinerja perpajakan 12:09 terburuk wah ini juga B menyatakan kayak 12:15 gitu apa apa yang sedangkan masyarakat 12:18 sekarang ini orang kalau balik dari luar 12:20 negeri Woh, pajak lagi cari retil sana, 12:22 retil sini akan mengincar ee UMKM. Tapi 12:26 macam mana ini yang terjadi sebenarnya, 12:28 Bang? 12:30 Ya, ee kalau saya bilang ketika Bank 12:32 Dunia menyatakan bahwa kinerja ee 12:35 perpajakan Indonesia adalah kinerja 12:36 terburuk gitu ya di dunia itu 12:39 menggambarkan, 12:41 Anda harus pajaknya lagi masyarakat gitu 12:44 ya. Betul. agar he bisa bayar cicilan 12:49 dan bunga. Oh dan pada saatnya sama, 12:52 Anda enggak usah berhitung bahwa sumber 12:53 daya sumber daya alam Anda berguna untuk 12:56 bayar pajak, bayar cuci lempok. Enggak 12:58 usah berhitung, biarkan itu serahkan ke 12:59 swasta. Apa artinya? Hm. Ya, miskinkan 13:02 masyarakat, biarkan ketimbangan terjadi. 13:04 Itu kan bahasa sederanya begitu. 13:06 Miskinkan masyarakat, biarkan 13:08 ketimbangan terjadi. Itu kan artinya 13:10 perintah bank dunia itu kalau mau 13:12 diambil begitu gitu. Nah, itu yang saya 13:14 bilang salah satu wujud di mana kita 13:16 mendengarkan aliran-aliran sesat dalam 13:18 pemikiran 13:19 ekonomi. 13:21 Iya. Judulnya kan pinjaman sabrk-abrak 13:24 itu untuk pembangunan yang menciptakan 13:27 kemudahan masyarakat sehingga masyarakat 13:29 dapat penghasilan lebih bagus. Tujuannya 13:31 begitu. Tapi yang tercipta lain panggang 13:33 dari api begitu, Bang. Iya. Kalau kita 13:37 lihat misalnya dari Bank Dunia sendiri 13:40 yang menyatakan bahwa pembangunan 13:42 infrastruktur itu hanya berhasilkan 13:44 menurunkan harga logistik per harga 13:47 logistik 0,3% dari 24 menjadi 23,7%. 13:52 Bank Dunia sendiri yang bilang, tapi 13:54 Bank 13:55 jadi e Bank Dunia ini adalah contoh 13:59 pemikiran Barat yang berbasis pada 14:02 multiple suitable standar. Hm. Pokoknya 14:05 serba enak buat dia, enggak ada urusan. 14:07 Ee Anda sebagai sebagai debitur gitu ya, 14:11 sebagai 14:12 debitur ee dari para pemodal, pemodal 14:16 global, pemodal lokal gitu ya. He. Anda 14:19 harus tetap bekerja untuk kami. Anda mau 14:21 susah kayak apa, enggak ada urusan gitu. 14:23 Perilaku perilaku rentenir perilaku 14:26 rentenir global ya begitu gitu sikapnya. 14:29 Jadinya enggak ada urusan gitu. 14:30 Begitulah cara berpikirnya gitu. Nah, ee 14:33 kalau kemudian pembangunan tidak 14:35 berhasil ya itu karena memang 14:37 pembangunan itu sifatnya subjektif. 14:39 Oh. Yang dilakukan di era reformasi beda 14:41 dengan yang namanya cerita ketika Orde 14:44 Baru ada yang namanya GBHN, ada yang 14:47 namanya Repelita. H ada yang namanya 14:49 kemudian APBN. Hm. Gitu. Dan itu 14:53 dirumuskan oleh yang namanya MPR. Itulah 14:57 arti bahwa Indonesia punya petunjuk 15:00 melangkah ke depan ke mana arahnya. 15:02 Tidak didasarkan atas subjektivitas 15:04 presiden gitu. Kalau di era Joko Wiidodo 15:07 ada yang namanya pembangunan 15:09 infrastruktur. di era SBI ada yang 15:11 namanya 15:13 MP3EI, Master plan Percepatan 15:15 Pembangunan Ekonomi Indonesia diganti 15:17 oleh Jod Pembangunan infrastruktur gitu 15:20 ya. Iya. Lalu kemudian di era sekarang 15:23 Prabowo Subianto ada Danantara dengan 15:27 kebanggaan melanjutkan hilirisasi. 15:30 Hilirisasi juga tidak menciptakan 15:31 apa-apa kecuali cuma sekedar nilai 15:33 tambah bagi kelompok-kelompok tertentu 15:35 yang kemudian angkanya dicatat oleh BI 15:37 sebagai sebuah penambahan ee kekayaan 15:40 Indonesia yang nilainya juga akhirnya 15:42 hanya untuk korporasi gitu. 15:47 Jadi ee ee artinya kita memang hidup 15:50 dalam ee yang pernah kita ee bayangkan 15:53 di radio ini bahwa kita hidup dalam 15:56 serba kepalsuan. He kita hidup dalam 15:58 sebuah kesemuan gitu ngelihatnya. Nah, 16:02 kalau begitu ee sesungguhnya apa yang 16:04 sedang terjadi adalah seperti yang 16:07 yang e saya viralkan kemarin, ada tujuh 16:12 indikator iya dampak dari kesesatan itu 16:15 gitu. E mulai dari peringatan saya di 16:19 2015 tentang Indonesia sedang menuju 16:22 jatuhnya daya beli. Wah, saya sampaikan 16:25 itu sebuah dis di stasiun TV franchising 16:29 gitu ya. Kemudian lawan saya kebetulan 16:32 anak kecil dari sebuah lembaga ee 16:35 ekonomi politik bergengsi di Indonesia. 16:38 Oh. mereka dengan dengan bangganya 16:40 menunjukkan tidak terjadi karena dia 16:42 dukung habis-habisan si presiden dari 16:44 lembaga itu gitu ya. Ee saya enggak usah 16:46 sebut siapa tapi itu masih viral gitu, 16:48 masih adedi gitu ya. Bahwa bahwa 2015 16:52 sudah saya katakan bahwa Indonesia 16:53 sedang sedang menuju ke jatuhan daya 16:56 jatuhan daya beli gitu. Dan sekarang 16:59 orang waktu saat itu semua sudah media 17:01 karena medianya waktu itu sudah media 17:02 dibayar gitu ya, sudah media di ditutup 17:05 habis-habisan. ee enggak berani 17:08 mengungkap itu dan bahkan mereka menolak 17:09 tidak tersedang terjadi daya belia. 17:11 Sekarang mereka menghadapi kenyataan itu 17:13 begitu. Jadi 10 tahun terakhir 17:16 sesungguhnya Indonesia sedang mengalami 17:17 kejatuhan dan itu terbukti. Apa 17:20 indikatornya? Sederhana sekali. 17:23 Kenapa pada posisi 17:26 menurunnya, jatuhnya h kelas menengah 17:30 sekitar 9,7 juta, pada saatnya sama 17:34 sejumlah orang kaya makin kaya tuh dan 17:37 sumber kekayaannya berasal dari sumber 17:38 daya al. Hm. 17:41 Coba coba kita bayangkan yang yang ada 17:43 dalam benak kita ada dua ada dua eh kita 17:48 dalam bahasa yang sederhana kita 17:50 ngelihat dua term di satu sisi kelompok 17:52 masyarakat besar di satu sis di sisi 17:54 lain kita ngelihat kelompok masyarakat 17:55 kecil kelompok masyarakat besar adalah 17:57 jatuh daya beli kelompok menengahnya 18:00 berkurang saat yang sama ada kelompok 18:02 sekecil yang makin kaya disebabkan oleh 18:05 sumber daya alam gitu ya dan sumber daya 18:08 alam itu sebenarnya disebabkan oleh 18:10 karena kesalahan memilih aliran rezim 18:12 perizinan. Hm. Artinya apa? He. Negara 18:17 pemerintah sedang mengizinkan 18:19 proses-proses pemiskinan struktural 18:22 terhadap masyarakatnya jauh lebih dan 18:24 mengizinkan kekayaan struktural kepada 18:27 sekelompok kecil. Itu adil enggak? H. 18:32 Dan itu yang terjadi sejak namanya 18:34 tuntutan ultra neoliberal yang 18:37 dijalankan lewat demokrasi liberal, 18:39 lewat yang namanya hasil amandemen 18:41 Undang-Undang Dasar 2002, lewat pasal 33 18:44 ayat 4. Heeh. yang dilakukan oleh 18:47 segelintir ekonom 18:50 yang antara lain itu dilakukan oleh Sri 18:52 Mulyani, Sri Adiningsih 18:54 gitu, Sahrir, Did Ziarah Bidin 18:57 kawan-kawan itu gitu ceritanya hasilnya 18:59 begini gitu. Ini yang disebut 19:01 konstitusional gaya baru gitu 19:04 ya. Dan mereka bangga dengan konstitusi 19:07 itu gitu. Iya. Anda bisa lihat bagaimana 19:10 Anda bisa lihat misalnya bagaimana 19:11 ketika kita menyaksikan ee ee ee ee 19:15 kampanye Indonesia gelap. Coba siapa 19:17 yang tampil? Hm. Coba siapa yang tampil? 19:19 Bisa kelihatan kok di situ. Bisa 19:21 kelihatan kok di situ. Saya tidak sedang 19:23 mengritik mereka. Saya sedang mengatakan 19:26 gitu ya. Iya. Apakah dengan demo ee ada 19:29 seorang emak-emak ngomong begini. Hm. 19:31 Ada seorang emak-emak ngomong begini. 19:33 Kebetulan kebetulan menarik cara 19:35 ngomongnya gitu ya. He. Tapi mama ini 19:37 cerdas. Mama ini cerdas. Apa dengan 19:40 teriak-teriak eh eh Garuda biru, 19:44 Indonesia gelap, TNI di fungsih, 19:47 habis-habisan terus Indonesia menjadi 19:49 lebih baik. Dengan begitu Anda mau 19:50 menjatuhkan Prabowo ada jaminan 19:52 Indonesia menjadi lebih baik. Karena 19:54 sudah terbukti saling jatuh, saling 19:55 menjatuhkan itu tidak lebih baik dengan 19:57 menyatakan bahwa di fungsi TNI du fungsi 20:00 ABRI terus Indonesia menjadi lebih baik 20:02 dengan polisi yang ternyata ee dengan 20:05 enaknya menjadi alat hukum kekuasaan ee 20:07 masyarakat merasakan rasa adil katanya. 20:10 dia lu dengan kita kita dengan ngomong 20:13 begini terusin itu kan dia ngomong 20:15 tentang sistem tapi dihadapkan oleh 20:17 kenyataan kenyataan-kenyatan yang buruk 20:19 itu gitu si emak-emak itu protesnya saya 20:22 saya menyaksikan si emak-emak itu 20:24 ngomong begitu dan ee dengan kalimat 20:27 bagaimana ee Gibran dihadapkan oleh 20:29 kenyataan mengunjungi banjir Bekasi siak 20:32 bilang ah malas ah 20:36 dan itu viral artinya dia tidak 20:38 menghargai kehadiran Gibran neraka bumi 20:40 neraka sebagai wakil presiden h dengan 20:42 kalimat malas ah gitu tidak dan dia 20:44 melengos buang muka tidak mau melayani. 20:46 H 20:49 artinya sesungguh artinya sesungguhnya 20:52 ada problem besar di negeri ini. Jadi 20:55 tidak mungkin kita mengatasi hanya 20:57 problem menyelesaikan secara parsial. H 21:00 nah banyak orang bilang revolusi. Saya 21:02 bilang enggak perlu revolusi. Yuk kita 21:04 lakukan perubahan damai. Perubahan damai 21:06 itu ada jalannya, ada caranya. Hmm. H 21:10 Rasul mah itu mengajak perubahan 21:11 masyarakat gitu ya, pindah dari sebuah 21:14 sistem yang zalim itu dengan cara damai. 21:17 Rasulullah itu melakukan revolusi tapi 21:19 revolusi damai. Hm. Jadi kalau ada orang 21:22 yang tetap masih memilih nabi lain 21:24 sebagai petunjuk kehidupannya gitu ya 21:26 dengan tetap menujuk Al-Qur'an tapi 21:28 tidak melihat Rasulullah sebagai pola 21:30 anutannya. Coba betapa tersesatnya dia. 21:33 Dan sekarang terjadi lebih luas lagi, 21:34 lebih banyak lagi. H itu bagian dari 21:36 pejabat. Ditambah dengan tambahan lagi 21:38 dengan cerita-cerita tentang yang 21:40 namanya balawi dengan 21:43 penghinaan. Habis-habisan kita dipecah 21:45 belah. Coba sektor agama kena ee seluruh 21:50 sisi kena. Coba sekarang pertanyaan kan 21:53 jadi sederhana ditanya Bu kenapa 21:55 Indonesia selalu menjadi objek Yahudi 21:57 untuk dipecabelah? 21:59 Oh ini dibalik semuanya gitu. He itu 22:03 pertanyaannya kenapa Indonesia ee 22:06 tepatnya masyarakat Islam Indonesia yang 22:08 tadinya 90% sekarang 87,2% gitu ya 22:12 selalu menjadi objek untuk dipecah 22:14 belah, diadu domba, diacak-acak, 22:16 diturunkan harga dirinya, dihilangkan 22:18 rasa percaya dirinya dalam memegang 22:20 agama. Kenapa sampai kayak gitu? Itu 22:22 pertanyaan besarnya. Pertanyaan 22:23 berikutnya menjadi apakah ulama berhasil 22:26 mendidik kesatuan masyarakat Indonesia? 22:29 Apakah ulama berhasil mendidik bagaimana 22:31 menyatukan umatan wahidah? Hm. Ini ini 22:35 untuk Islam yang satu yang radio kita 22:38 pancangkan terus. Banyak ulama pun 22:41 merasa apa ya yang paling benarlah 22:43 begitu kan. Kita juga gak nutup mata 22:46 terhadap itu. Betul. E betul. Saya 22:49 sendiri saya sendiri diasti disebut 22:51 sebagai ee Bang Indonesia ikut aliran 22:58 Syiah. Udahlah kita dunting macam-macam. 23:00 Saya bilang, "Mari kita duduk bareng." 23:02 Berani enggak? Yuk kita duduk bareng 23:03 yuk. Dia bilang duduk. Yang ada cuma 23:05 dicaci. Yang ada caci makinya caci maki 23:08 virtual. Jangan caci maki virtual. Yuk 23:10 kita silaturahim tatap muka. Yuk kita 23:12 duduk bareng gitu. Termasuk bagaimana 23:14 cara menyelesaikan bangsa ini. Yuk duduk 23:16 bareng. Ayo. Hm. Udahlah saya saya sudah 23:19 tua gitu. 23:24 Beberapa saat lagi saya sudah menjelang 23:26 kematian kok. Jadi tidak ada tidak lagi 23:28 hasrat untuk bukan lagi hasrat memang 23:30 sejak sudah ee 25 tahun saya tidak lagi 23:33 punya hasrat untuk duduk punya jabatan 23:35 publik. Kalau mau dikasih ya saya 23:36 pilih-pilih. Mana yang cocok sama saya. 23:38 Enggak cocok ya tolak gitu aja. 23:39 Sederhana kan. 23:42 Jadi kalau amanah kalau amanah hamba 23:44 datang sama kita, amanah itu kemudian 23:47 dalam rang memang amanah yang cocok sama 23:49 e ya kalau kalau kalau Al-Qur'an kan 23:51 bilang serahkan segala sesuatu pada 23:52 ahlinya kan. Nah kalau itu tidak sesuai 23:54 dengan keahlian kita, kita terima ya 23:56 kita namanya serakah jabatan dong. 24:00 Iya. Dalam literasi Rasulullah ada orang 24:03 namanya Abi Dzar Al-Ghifari. dia orang 24:05 yang menyendiri terus dan nampaknya Anda 24:08 memilih jalan macam begitu, 24:11 Bang. Saya saya saya sebenarnya tidak 24:14 sedang memilih jalan sendiri karena saya 24:17 tetap bersama dengan sejumlah 24:18 teman-teman, sejumlah rekan-rekan yang 24:21 punya kerisauan yang amat sangat 24:22 mendalam, tapi mereka tidak bersuara dan 24:25 saya tidak pernah menyatakan keinginan 24:27 untuk mendukung satu rezim ketika rezim 24:29 itu secara struktural itu salah. Ee 24:32 siapapun dia gitu. sehingga saya 24:34 sehingga sehingga saya disebut sebagai 24:36 siapapun presidennya Nursi oposannya 24:40 Bang. Tapi tapi dunia ini kan sedang 24:44 tidak baik-baik saja. Banyak negara 24:46 termasuk Indonesia sedang ketar-ketir 24:48 menghadapi orang yang nampaknya macam 24:51 mana ini Donald Trump dengan ee perang 24:54 ekonominya yang sedemikian dahsyat 24:57 menghadapi Cina, Brazil, Kanada, semua 25:01 ASEAN, India dan lain-lain. Apa yang 25:03 Bang Ihsanuddin ke arah mana 25:05 kebangkrutan Amerika inikah yang sudah 25:08 diambang mata atau apa yang terjadi 25:11 sebenarnya? 25:13 Eh, make America Great again gitu. He eh 25:18 sebagai lanjutan dari Americans, dari 25:20 Obama, Americans, he ketika dia kalah 25:23 menghadapi perang dagang dengan Cina, 25:25 lalu kemudian dia mengeluarkan kebijakan 25:27 Americans, lalu dilanjutkan oleh ee 25:31 seterusnya oleh 25:34 eh eh Trump lalu dilanjutkan oleh Biden 25:37 dan sekarang diulang lagi oleh Trump 25:38 sebagai eh presiden ke-47 dengan gagas 25:42 make America Great Again walaupun 25:44 kemudian dicaciimaki h sebenarnya nya 25:47 Amerika gak 25:49 mengatakan. Jadi kalau kita bikin SWAT 25:52 strength weakness opportunity and trade 25:53 gitu ya, analysis analisis itu kita bisa 25:57 melihat Amerika 25:59 merasa berada dalam posisi ee kekuatan 26:04 yang punya peluang. Wow. Kekuatan dia 26:07 yang pertama dalam perspektif teknologi. 26:10 Dalam perspektif teknologi dia unggul. 26:14 Walaupun kemajuan teknologinya sudah 26:15 dihambat oleh Cina, tapi dalam kerangka 26:18 dalam kerangka teknologi ICT terutama 26:22 diung unggul. Apa indikatornya? Lihat 26:24 bagaimana ketika Trump pidato 26:26 inaugurasi, tiga orang yang unggul dalam 26:28 teknologi dia kumpul jadi satu. Ada Mark 26:31 Zakb gitu kan, ada Jeff Besos, ada Elon 26:35 Mas eh 26:37 eh Jeff Besos meluncurkan blue sky e 26:41 ininya 26:43 eh satelitnya eh Jos, Elon Mas juga 26:47 meluncurkan satelitnya gitu. Jadi swasta 26:50 sudah punya kemampuan memainkan ee ee 26:53 persaingan di Dirgantara lewat 26:55 satelitnya dan itu adalah ee situasi 26:58 paling mutakhir dalam peperangan 27:01 menghadap e mencapai kemenangan. Jadi 27:03 bukan lagi lewat udara mereka 27:06 seakan-akan bisa memotret eh e dunia 27:09 seperti apa lewat satelit itu. Hm. Nah 27:12 itu itu hal yang paling ee paling 27:16 mutakhir gitu ya. kita lihat 27:17 sesungguhnya dia merasa unggul secara 27:19 teknologi. Hm. Lalu berikutnya ketika 27:22 merasa tergantung pada semikonduktor ee 27:25 eh Donald Trump membeli Taiwan 27:29 Semiconductor Corporation senilai 100 27:32 miliar 27:34 hm untuk mengatakan bahwa dia tidak 27:36 kalah ee dari segi penyediaan cip. Hm. 27:41 Padahal Taiwan semikonductor ini adalah 27:43 pemasok menurut berita-berita yang 27:46 muncul dari media mainstream di barat 27:48 sana. Pemasok cip ke seluruh dunia 27:51 sebanyak 90%. Uh. Baru kemudian dipasok 27:54 oleh Korea Selatan, baru dipasok oleh 27:56 namanya e Malaysia. Hm. Makanya sebelum 28:00 Trump ee inaugurasi ee Biden sudah 28:04 memberikan keleluasaan kepada tiga 28:05 negara itu ee untuk membangun industri 28:08 cip di Amerika. H. Tapi Trump tidak lagi 28:10 sekedar ngebangun, Trump langsung 28:12 ngambil alih langsung membeli dan Taiwan 28:14 menjualnya. Sehingga menimbulkan kritik 28:17 di Taiwan sendiri kenapa perusahaan yang 28:18 demikian ee menentukan arah arah 28:22 pertumbuhan industri ICT itu dijual gitu 28:25 ya. Dan bagi Trump itu sebuah sebuah 28:27 cara bagaimana dia mengatasi persoalan 28:30 hardware. H. 28:32 Jadi kata kunci kata kunci dari 28:34 peperangan ini adalah bagaimana 28:36 penguasaan hardware dan ee software itu 28:40 datang dari mereka. Hm. Dan Indonesia 28:43 tidak mikir kayak gitu. Indonesia cukup 28:45 merasa menjadi konsumen saja 28:48 gitu. Berharap tapi tidak padahal 28:52 padahal kalau dilihat segala macam 28:53 sumber dayanya ada semua di Indonesia 28:55 gitu. cuma tinggal teknologinya belum 28:58 dimiliki. Nah, berikutnya adalah 29:00 bagaimana Amerika menguasai yang namanya 29:02 payment system dan kemudian ee tetap 29:06 menguasai pada e greenbag. Greenbag 29:09 tetap menguasai pasar uang, Greenbag 29:11 tetap menguasai pinjam meminjam, 29:13 Greenback tetap menguasai ee bagaimana 29:16 ee pasar modal gitu. ee walaupun 29:19 kemudian berkurang untuk penggunaan di 29:21 di transaksi perdagangan karena sejumlah 29:23 negara sudah menggunakan local care ICT 29:27 atau menggunakan bilateral swap. Jadi 29:30 kalau Indonesia dengan Cina ya saling 29:31 gunakan rupiah sama Ren B. Timbangannya 29:34 apa? Timbangannya mereka enggak mau 29:35 pakai dolar, timbangannya emas. Nah, 29:37 ketika timbangan emas Amerika menguasai 29:39 harga emas lewatnya adalah eh London 29:43 Metal Bull. Bahwa pasar emas itu 29:46 dikuasai oleh London. Padahal London eh 29:48 eh sama-sama dengan mereka. Tetapi ini 29:50 menarik nih cerita terakhir London ini. 29:52 Di sini saya bergeser ke politik. Iya. 29:54 Iya. Silakan, Bang. H. 29:57 Amerika sedang memukul yang namanya 30:01 ya. Kanada. Oh, ee Kanada dulu karena 30:05 Kanada nanti hubungannya dengan London 30:07 gitu loh. Kenapa sekarang e perdana 30:09 menterinya adalah orang yang pernah 30:11 berjaya di Bank of England? Menarik kan? 30:14 I bagaimana perdana menteri Kanu orang 30:17 yang pernah berjaya di Bank of England 30:18 kok bisa ya orang yang pernah menjadi 30:20 petinggi di Bank of England menjadi 30:21 petinggi di Kanada gitu 30:24 ya. Karena itu ee sebenarnya antara 30:27 Kanada sama Inggris sebuah negara yang 30:29 masing-masing punya otonom tapi diikat 30:32 oleh sebuah nilai-nilai tertentu bahwa 30:34 mereka saling bisa bertukar untuk 30:35 pekjayaan kedua belah pihak gitu. Maka 30:38 ketika Kanada dipukul oleh Trump lewat 30:42 tarif dan ee oleh kebijakan lain-lain 30:46 gitu ya, seperti menyatakan Kanada 30:47 menjadi negara bagian ke-51 ya. Maka, 30:51 maka yang risau bukan hanya bukan hanya 30:54 ee Toronto, bukan hanya Kanada gitu, 30:57 tapi Inggris juga ee juga risau. Maka 31:01 terjadilah sesungguhnya ee nampak dari 31:04 cerita tentang Ukraina Rusia. Bagaimana 31:07 dialog Rusia, bagaimana dialog Trump? 31:10 Dialog Trump dengan Putin tidak 31:13 melibatkan kawasan Uni Eropa. Padahal 31:15 kemarin Inggris bersama Prancis menjadi 31:17 penggagas pertemuan NATO dengan Ukraina 31:20 gitu. Terjadilah konflik e Amerika 31:23 menghadapi Uni Eropa. UI 31:25 Eropa termasuk terhadap Kanada, terhadap 31:27 terhadap Mexico, terhadap termasuk 31:29 terhadap yang namanya Cina. Wah, artinya 31:33 ee Amerika menjadi musuh negara-negara 31:36 yang tadinya merupakan aliansinya. Hm. 31:39 Dalam dalam tanda petik musuh gitu. 31:41 Kalau kalau kayak gitu sesungguhnya apa 31:42 yang sedang terjadi? Amerika sedang 31:44 menyatakan bahwa dengan penguasaan dia 31:46 atas green dengan penguasaan dia atas 31:48 teknologi, dengan penguasaan dia atas 31:51 yang namanya teknologi militer dan 31:52 kekuatan militer serta nuklir gitu ya, 31:55 jangan coba-coba, saya berani gitu dan 31:57 saya siap berperang. Apa poinnya? 31:59 Seperti yang pernah dibilang saya bilang 32:01 derasil dunia sedang menujuah di sini 32:05 nih dunia sedang menuju satu peperangan 32:08 besar. 32:10 Ini omongan kapan ya dirhasil ya? Iya. 32:13 Iya. Beberapa kali dibicangkan masalah 32:16 ini. Iya. Jadi dan dan kalau kita 32:20 ngelihatnya begitu dia akan berdampak 32:22 terhadap Indonesia. Maka hari hanya 32:24 dalam hitungan berapa jam lagi? Kurang 32:26 lebih sekitar 8 jam lagi ya. H ya akan 32:28 terjadi keputusan dari Trump sebagai 32:31 hari pembebasan liberation day dan itu 32:34 artinya semua negara yang terkait dengan 32:36 Amerika dalam rangka dalam rangka 32:38 perdagangan itu akan dikenakan sanksi, 32:40 akan dikenakan tarif karena Trump 32:42 menyatakan mereka mengambil ee mereka 32:45 mengambil kekayaan mereka, mereka 32:47 mengambil e keunggulan kita, mereka wo 32:49 mereka kalimatnya trumnya begitu gitu 32:51 ya. Ee Trump ingin mengembalikan 32:53 kebijakan tarif. Hm. 32:56 Poinnya kebijakan Trump telah 32:59 mempermalukan para ekonom yang 33:01 menyanjung yang pro dengan ekonomi 33:04 terbuka, ekonomi global. Karena 33:07 penyanjung ekonomi terbuka, ekonomi 33:09 global adalah orang-orang yang yang 33:12 menjunjung tinggi hambatan tarif. Hm. 33:17 Gitu. Jadi Trump sedang mempermalukan 33:20 satu generasi lebih para ekonom yang 33:23 menjunjung satu generasi lebih dong. Oh 33:25 ini kan sejak yang namanya Iya sudah 40 33:28 tahun. 40 tahun. 40 tahun. 40 tahun. 40 33:32 40 tahun ya. Mereka yang menyanjung 33:34 ekonomi terbuka, mereka menyanjung 33:35 ekonomi global sedang dipermalukan oleh 33:38 Trump bahwa hambatan tarif itu justru 33:41 merugikan. Karena hambatan tarif 33:42 sesungguhnya hanya menguntungkan mereka 33:44 yang berhasil menikmati 33:46 keunggulan-keunggulan tertentu. Dan 33:47 sekarang Trump sedang bertahan. Poinnya 33:50 adalah inward looking Trump. Inward 33:52 looking Trump dalam rangka memulihkan 33:55 perekonomian, dalam rangka memulihkan 33:57 dominasi Amerika itu sedang berjalan 34:01 yang menurut Kukman tidak pada 34:04 relnya gitu. 34:07 Jadi kalau baca kajian Krukman, baca 34:10 kajian orang-orang yang pro ekonomi 34:11 internasional, Trump sedang memulihkan 34:14 perekonomian Amerika dengan cara inward 34:16 looking, tapi tetap dalam konstruksi 34:18 ekonomi internasional tidak pada relnya. 34:21 H dan itu akan merugikan Amerika sendiri 34:23 dalam jangka pendek katanya. Bukan dalam 34:25 jangka panjang. Dalam jangka pendek apa 34:27 akibatnya? Karena Amerika akan 34:29 berhadapan dengan kenaikan harga-harga, 34:31 harga-harga akan meroket ya internalnya 34:33 kayak gitu. H. Nah, sementara secara 34:35 internasional h gitu ya ee ya suka tidak 34:40 suka ee Indonesia akan kalah bersaing 34:44 dan itu sudah kalah bersaing kita dengan 34:46 Vietnam. Oh. E kita misalnya kalau 34:49 kemarin eantal baru kembali dari dari 34:53 Alharama misalnya bisa kita lihat 34:55 barang-barang Indonesia sudah makin 34:57 suruput. Kalah dengan barang dari 34:58 Bangladesh, kalah dengan barang India, 35:00 kalah dengan barang dari Cina, kalah 35:02 barang dari Vietnam. Yang tadinya datang 35:04 dari Garut, yang tadinya datang dari 35:06 yang namanya ee ee Sumatera Barat, 35:09 peci-peci itu anyaman-anyaman kayak 35:11 gitu. Sekarang sudah tidak kelihatan 35:12 lagi meta in Indonesia itu yang tadinya 35:14 datang dari Bandung ya, tadinya datang 35:16 dari pasar pasar Cipulir gitu ya, sudah 35:19 enggak ada lagi tuh. 35:22 Iya. 35:23 Itu itu sudah dikalahkan kita di situ 35:26 gitu. Di dalam negeri kalah, di luar 35:28 negeri kalah. Hm. Nah, itu itu yang 35:31 sedang kita hadapi. Dan suka tidak suka 35:35 ee semua orang akan bertahan 35:36 masing-masing pada posisinya. Dalam 35:39 situasi perang kayak apapun orang akan 35:40 menoleh ke dalam ke dalam dirinya. Nah, 35:43 perasaan besarnya bagaimana Indonesia 35:45 menoleh ke dalam dirinya. Ah, itulah 35:47 yang dilakukan sebagian kecil oleh 35:50 Prabowo Subianto lewat yang namanya 35:53 Danantara. Caranya juga salah, cuma 35:57 memperkuat diri sendiri sama e sama Pak 36:01 Prabowo Subyanto melakukan realokasi 36:02 anggaran, Trump melakukan realokasi 36:05 anggaran gitu ya. Prabo Subianto 36:07 berusaha mengurangi ketergantungan akan 36:10 investasi global. Dia bangunlah di 36:12 antara sine well fund gitu ya. Betul. 36:15 Heeh. diikuti juga. Tapi caranya salah 36:18 gitu. Sebuah Prabowo Subhan memberikan 36:20 makan gizi gratis salah. Prabowo 36:22 menghapuskan ee ee ee kredit ee beberapa 36:26 kredit dakur apa KPMN untuk rakyat itu 36:30 dihapuskan gitu ya. Tapi kemudian dia 36:33 tapi kemudian tidak memantik produksi 36:35 rakyat gitu loh. 36:37 tidak memaksi artinya artinya seperti 36:40 presentasi hasil kan kita bukan hanya 36:42 bicara soal inovasi kita juga bicara 36:45 produktivitas ketika masyarakat tidak 36:47 punya tidak punya sarana produktivitas 36:49 lagi ya sudah akan terjadi penurunan 36:51 perekonomian 36:53 itu omongan nurs sudah berapa bulan lalu 36:56 dari sejak 2023 36:58 gitu yang kemudian saya presentasikan 37:01 Rasil juga gitu ya. Nah, dari sana 37:04 sesungguhnya yang harus dilihat adalah 37:06 bukan lagi persoalan-persoalan parsial. 37:09 Hm. Potongan-potongan masalah. Dilihat 37:12 ini potongan masalah begini. Potongan 37:14 masalah. Kalau cerita investasi asing 37:16 itu kan sudah saya bilang itu 7I. Kalau 37:18 7I Anda harus ngelihatnya secara 37:19 struktural, fundamental. Anda harus 37:21 ngelihatnya secara detail lalu tapi juga 37:24 masuk ke dalam secara makro. 37:26 rincian-rincian masalah itu, 37:27 parsial-parsial masalah itu harus 37:29 merupakan suatu pasal yang terselesaikan 37:33 untuk menggambarkan picture besarnya, 37:35 gambar besarnya, makronya itu utuh gitu. 37:38 Sehingga seperti ee sudut pandang mata 37:41 burung atas satu bangunan. Ee gitu. 37:44 Seperti bagaimana Amerika memandang 37:46 dunia lewat satelitnya Jeff Besos, lewat 37:48 satelitnya Elon Musk, lewat satelitnya 37:51 NASA sendiri. 37:53 Mustnya begitu ngelihatnya gitu. Kalau 37:55 mau ngelihatnya, jadi kita tahu persis 37:57 pertama saling di mana. Nah, dari sana 37:59 nampak persoalan pada betapa kita tidak 38:02 mendayagunakan sumber daya alam, betapa 38:04 kita tidak menggunakan human capital, 38:06 betapa kita tidak menggunakan sumber 38:08 daya buatan. Dalam hal ini yang namanya 38:10 data dan infrastruktur dengan baik. 38:12 Betapa kita tidak mendayunakan sumber 38:15 daya nilai tukar. Hm. 38:18 Empat sumber daya ini tidak terkelola 38:19 dengan baik gitu ya. sehingga kita tidak 38:21 punya produktivitas dengan baik, kita 38:23 tidak punya inovasi dengan baik gitu, 38:25 kita tidak punya kemampuan kompetisi 38:27 dengan baik gitu. Empat komponen yang 38:29 saya sampaikan itu gitu ya kemarin itu 38:31 semuanya tergambar. Nah, dalam 38:33 perspektif itu kalau kita mau bilang 38:36 gelap ya memang gelap tapi gelap tidak 38:38 secara menyeluruh karena pada hakikatnya 38:41 kita masih punya potensi-potensi besar 38:43 untuk memperbaiki. Jadi jangan cuma 38:45 bilang Indonesia gelap. Hm. Kita memang 38:48 sekarang dalam posisi fajar. Kalau dalam 38:50 posisi fajar kan sebentar lagi berarti 38:52 matahari terbit duha gitu 38:57 tergantung itu kecuali Anda mengalami 38:59 sekarang dalam posisi jam . malam Anda 39:01 mengalami posisi jam tengah malam. Lain 39:04 cerita ceritanya kan ini sudah du sudah 39:07 satu generasi. Kalau satu generasi 39:09 siklus satu generasi biasa-biasa saja 39:11 terjadi gitu. Jadi jangan juga terkejut 39:13 kalau satu siklus generasi ee terjadi 39:16 perubahan. Nah, persoalan besarnya 39:18 adalah apakah rezim sekarang ini bersiap 39:22 melakukan perubahan siklus satu generasi 39:24 atau tidak gitu. Itu pertanyaan 39:26 besarnya. Itu pertanyaan besarnya gitu. 39:29 Ngelihat 40 menit sudah. Apa yang 39:32 menjadi konklusi kita pagi hari ini? Ee 39:35 apa ya ee pendengar ini memang sudah 39:38 mumet. Jangan dibikin tambah mumet lagi. 39:40 Mungkin Bang Iksanuddin Nursi bisa 39:42 memberikan sepercik cahaya di ee bulan 39:45 Syawal ini. Ee mereka yang baru berjuang 39:49 dengan 39:50 keimanannya menambah booster kita untuk 39:52 hidup lebih optimis lagi. Silakan Bang 39:54 Iksand sebagai penutup bincang kita pagi 39:57 ini. 39:58 Saya ee saya tidak sedang menambah 40:01 momet. Hm. 40:03 Saya sedang mengatakan cara pandang 40:06 menyelesaikan masalah tergantung sekali 40:08 pada kemampuan menstrukturkan masalah. H 40:11 pendengar rasil yang saya hormati, yang 40:13 saya banggakan, yang dirida, Allah dan 40:16 diberkati, pendengar rasil yang tetap 40:19 dalam keimanan yang tinggi termasuk 40:21 pemirsanya. 40:23 Pahamilah bahwa penyelesaian masalah 40:25 hanya bisa terjadi jika kita punya 40:27 kemampuan menstrukturkan masalah dengan 40:29 benar. Hm. 40:32 Untuk memahami struktur masalah dengan 40:34 benar diperlukan pengidentifikasian 40:36 masalah secara benar. H itu yang tidak 40:39 dilakukan oleh oleh masyarakat petinggi 40:41 politik, petinggi bisnis di negeri ini. 40:43 Termasuk TNI Polri, termasuk partai 40:46 politik apalagi. 40:48 Jadi kita tidak sedang menambah mumet. 40:50 Kami berkali-kali Ihsanudin berkali-kali 40:53 menyatakan nih jalan keluarnya nih ada. 40:56 Jangan bilang saya minta jabatan nih 40:58 saya kasih. Mau enggak duduk bareng? H 41:01 gitu. Ayo. Jadi kami tidak sedang 41:04 menambah mumet. Khususnya saya sebagai 41:05 narasumber Rasil yang sudah 41:07 bertahun-tahun. Kami tidak sedang 41:08 menambah mumet. Kami bahkan tidak 41:11 berusaha untuk menggerogoti kekuasaan. 41:13 Ulang. Rasil tidak sedang menggerogoti 41:16 kekuasaan. Rasil tidak sedang 41:18 mendegradasi kekuasaan. Rasil sedang 41:20 mengkritisi sebuah kebijakan secara 41:22 struktural sehingga terjadi struktural 41:25 permasalahan secara benar. Dan kemudian 41:26 dengan kalimat yang paling penting 41:28 adalah kami siap memberikan sumbangan 41:30 pemikiran. H mari duduk bareng. Kan yang 41:34 terjadi keangkuhan. Iya. Merasa ee yang 41:38 yang terjadi keangkuhan terhadap manusia 41:41 yang angkuh sudah kafir angkuh kayak 41:42 gitu kita mesti ngapain? 41:45 Nah. H. Hm. Nah, di situlah sekian tahun 41:51 lalu saya 41:53 menulis lima prinsip dalam bunial 41:57 alkamsin. Ulang. Lima hal mendasar dalam 42:01 bunial Islam alkamsin adalah kejujuran. 42:04 Itu menjadi barang ashadu alla 42:07 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadar 42:09 rasulullah sebagai buni Islam alhams 42:10 yang pertama. Kejujurannya di mana? 42:12 kejujuran bahwa Anda pegang janji 42:15 alikumna. 42:19 Kejujuran kedua pada salat di mana? 42:21 Kejujuran bahwa Anda sesungguhnya tidak 42:23 mungkin menghadapi masalah, tidak 42:26 mungkin sor tidak mungkin menyelesaikan 42:28 masalah, tidak mungkin menilai muhasabah 42:31 diri, tanpa jujur menilai peranan diri 42:33 kayak apa tampak jujur. Itulah salat. 42:36 Betul. Anda jujur menilai keberadaan 42:38 Anda, lalu Anda bermuhasabah, lalu Anda 42:41 berkomunikasi. Apalagi saum tidak 42:44 mungkin tanpa kejujuran. Demikian juga 42:46 dengan zakat. Tidak mungkin Anda 42:47 menghitung kekayaan Anda tanpa 42:49 kejujuran. Begitu juga haji. Tidak 42:51 mungkin Anda jujur menjalankan haji. 42:53 Tidak mungkin Anda menjalankan haji 42:55 tanpa kejujuran bahwa Anda adalah bagian 42:57 dari sebuah peristiwa perjalanan 42:58 kehidupan manusia yang besar dari mulai 43:00 Ibrahim sampai dengan Muhammad 43:02 sallallahu alaihi wasallam. Allahumma 43:04 sholli al itulah hukum di Arafah gitu 43:06 loh. Jadi libal Islam alhamzin dipegang 43:10 oleh satu hal dulu. Prinsipnya 43:11 kejujuran. Tanpa ada kejujuran tidak 43:13 mungkin Anda menegakkan dunia Islam 43:16 alhamsid. H. Tidak mungkin. Dan tidak 43:19 mungkin Anda menjadi amanu amil salehah. 43:21 Tidak mungkin. Hm. Tidak mungkin. Tidak 43:25 mungkin itu terjadi. Itulah yang tidak 43:27 dimiliki. Riba itu tidak jujur. 43:30 Hm. Politik demokrasi liberal itu tidak 43:33 jujur. Bahasa kerennya asyimetric 43:37 information. Hm. 43:39 bahasa hari-harinya tidak jujur. Jadi 43:42 kalau rasil seperti ini terutama 43:44 khususnya dengan narasumberanudin Mursi 43:46 itu tidak lain tidak bukan dalam rangka 43:48 watwabil watawar 43:51 itulah yang namanya takaballah minna 43:53 winkum siana wasamum kayak gitu jadinya 43:58 mbok ya mikirnya terbuka lebar gitu loh 44:01 masyaallah tabarakallah maafkan saya 44:03 aantali maafkan saya pendengar hasil 44:05 pemilis TV saya tidak bermaksud apa-apa 44:08 saya bermaksud memberikan watabil hak 44:11 Sabar sama seperti ketika Abdurrahman 44:12 Wahid berkuasa. Tegas-tegas saya 44:14 mengatakan Mas Durur saya dalam neraka 44:16 watil watar. Jangan berharap atau jangan 44:19 berira saya sedang menuntut jabatan dari 44:21 Masdur. Hm. Itu kalimat saya kepada 44:23 Abdurrahman Wahid ketika saya duduk 44:25 berdua. Hm. Ya. Saya ngerti Mas Nursi 44:28 maunya apa gitu 44:29 ngomongnya ya. Sama seperti hari ini 44:32 gitu loh. Maafkan saya Aan Phelip ini 44:35 dalam rangka hari fitri gitu ya. Hari 44:39 yang baik gitu. Hari baik, bulan baik, 44:41 Syawal gitu ya. Dan hari Syawal, hari 44:43 peningkatannya. Maka mari kita 44:45 tingkatkan ketakwaan kita. Amin. Amin. 44:47 Amin. Mudah-mudahan kita dapat 44:48 keberkahan. Amin. Dan mari kita 44:51 langkahkan kaki kita tetap dalam 44:53 ihdinasiratal mustaqim. Insyaallah dalam 44:56 langkah-langkah penundungan keimanan dan 44:57 ketakwaan. Amin. Amin. Terima kasih Bang 45:01 Ihsanuddin Nursi. Mudah-mudahan Allah 45:03 memberikan keberkahan dan kemanfaatan. 45:05 Sampai ketemu hari Selasa ya, pekan 45:07 depan. Maaf lahir batin sebelumnya. 45:09 Subhanak wam asadu 45:13 antafai wabillahi walidah 45:15 wasalamualaikum warahmatullahi 45:17 wabarakatuh. Waalaikumsalam 45:19 warahmatullahi wabarakatuh.