Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:18 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:25 akhwat, pendengar radio silaturahim dan 0:27 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:29 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:31 berjumpaan akhwat di Selasa sore hari 0:34 ini tanggal 21 Safar 1448 0:38 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 4 0:42 Agustus 2026. Asalamualaikum 0:44 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 0:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:49 wabarakatuh. 0:49 Asalamualaikum warahmatullahi 0:50 wabarakatuh, Ustaz. 0:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:53 wabarakatuh. Kabar sehat, Ustaz? Ya, 0:56 alhamdulillah. 0:57 Alhamdulillah. Hari ini tema yang akan 0:59 Ustaz sampaikan [berdehem] adalah 1:00 mengenai cicilan istana di surga. 1:04 Masyaallah. Ini istana bisa di surga 1:06 bisa dicicil, Ustaz, ya. Insyaallah, 1:08 [tertawa] ya. 1:09 Lash mah mahal kan. 1:10 Iya, harus cicil sekarang. Mumpung kita 1:12 masih dunia misal hidup gitu [berdehem] 1:14 ya. Kita akan mencicil surga di ee 1:17 istana di surga ya. Nanti kita akan 1:18 bersama-sama simak seperti apa 1:19 pemaparannya dan nanti yang ingin 1:21 bergabung bertanya Anda bisa pergunakan 1:23 WhatsApp kami. Silakan Iwan Awat di 1:25 0811999720 1:30 Ustaz. 1:31 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:32 Alhamdulillah 1:36 alladzi amarona biluzumil jamaah wahnail 1:39 ihtilaf wat tafaruqoh walladzi anama 1:42 alaina binikmatil imani wal islam kama 1:45 anamallahu alaihim minan nabina 1:49 wasidiqina 1:51 wasyuhadaai wasihin 1:54 masyaallahu kan w lam yasya' lam yakun 1:57 la haula wala quwwata illa billah 2:02 Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la 2:06 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 2:09 abduhu wa rasuluh wasalatu wasalamu ala 2:13 rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wa 2:17 mawalah. 2:19 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:22 Ya ayyuhalladzina amanutqulaha 2:25 haqqo tuqatih wala tamutunna 2:28 illa waum muslimun. Amma ba'd. 2:32 In ahsanal hadis kitabullah waahsanal 2:35 haji haji Muhammad sallallahu alaihi 2:38 wasallamarol 2:40 umuri muhdasatuha. 2:43 Ikhwan akhwat billah, pemirsa Rasil TV 2:47 dan pendengar Radio Silaturahim di mana 2:49 saja berada. Alhamdulillah di acara 2:52 tausiah sore kita kali ini ya bisa 2:56 berjumpa kembali dalam keadaan sehat 2:59 walafiat yang mudah-mudahan tidak hanya 3:02 sehat walafiat secara ee lahir tapi juga 3:05 batin. 3:06 Amin. 3:07 Nah, kemudian 3:10 sebelum kita mengkaji tentang materi 3:14 yang disampaikan tadi oleh host yaitu 3:18 cicilan istana di surga. 3:21 Nah, mari kita awali majelis ini dengan 3:24 membacakan doa menuntut ilmu. 3:26 Bismillahirrahmanirrahim. 3:29 Rbi zidni inman. Allahummanfni 3:33 bima alamtani waimni ma yanfauni 3:37 warzuqni ilman yanfauni. Amin. Allahum. 3:41 Sebelumnya saya mau nanya dulu sama Kang 3:42 Fahri. Ustaz. 3:43 Nah, kira-kira yang tergambar dalam 3:45 pikiran Kang Fahri itu apa dari judul 3:47 itu? 3:48 Cicilan ya? Iya. Kata ee semua ibadah 3:51 kita itu merupakan cicilan seperti itu, 3:53 Ustaz, ya. 3:54 H 3:54 semua ibadah, amal ibadah kita itu 3:57 kayak investasi untuk akhirat begitulah 3:59 mungkin kira-kira. 4:01 Mas Neja gimana? 4:03 Masa idem? Jangan jangan idem. 4:07 Punya pendapat gitu. Gimana 4:10 mengumpulkan pahala 4:12 dengan beramal? 4:13 Iya. Ya. Yang tergambar apa? Kenapa 4:15 disebut cicilan? 4:19 Kenapa kita menyebutnya cicilan gitu? 4:22 Nah, oke. Sekarang gini. Kalau ada yang 4:26 nawarin kita misalkan ada cicilan rumah 4:29 mewah di Jakarta. 4:30 Heeh. KPR 4:32 harganya 10 M 4:35 dengan DP Rp0. Wah, 4:38 DP-nya rupiah R. Heeh. 4:40 Kemudian juga di dalamnya bukan hanya ee 4:45 DPI, cicilannya pun murah, dapat subsidi 4:49 pula 4:49 dan diskon yang besar 4:51 serta ada free gratis 4:54 ya alias gratis sebagai hadiah dengan 4:57 ketentuan yang berlaku. 5:00 tu 5:00 termasuk si pemilik Red Isit itu sudah 5:05 menajamkan gitu, sudah menekadkan kalau 5:08 yang bersangkutan itu sungguh-sungguh 5:10 membayarnya lalu kemudian belum sampai 5:13 selesai keburu wafat maka itu akan 5:15 dihadiahkan langsung lunas gitu ya. 5:17 Nah, kira-kira kalau itu kan berebut 5:19 enggak? Wah, berebut pasti 5:21 berebut kan. 5:23 Nah, sekarang yang hari tawarkan ini 5:25 sekarang adalah yang jauh lebih mewah, 5:28 jauh lebih indah, jauh lebih murah 5:31 dengan fasilitas yang sudah sangat 5:33 lengkap. 5:34 Apa itu? Itulah namanya istana di surga. 5:38 Istana di surga. 5:39 Oh, masyaallah. Dapat dicicil seumur 5:41 hidup. I kan dicil seumur hidup dan 5:44 serta jaminan kepuasan. Enggak ada 5:47 seorang pun manusia yang masuk surga 5:49 tidak puas. tidak ada. Itu jaminan dari 5:52 Allah Subhanahu wa taala. Jaminan ya. 5:55 Nah, oleh karena itulah kenapa 5:59 bedanya apa di sini antara ee real 6:03 estate dengan istana di surga? Jelas 6:05 sangat berbeda. 6:06 He. 6:06 Kalau real estate kan mesti punya uang 6:09 ya kan dan tidak semua orang bisa 6:10 membelinya kan. He. 6:12 Nah, kecuali tadi ada orang-orang yang 6:13 musinin seperti itu, itu lain lagi. Itu 6:15 kan 6:16 istilahnya ee di luar kebiasaan lah. 6:19 Tapi secara umum yang namanya listr itu 6:21 mahal. 6:22 Heh, betul 6:22 gitu. Tapi surga bisa dibeli oleh 6:25 siapapun. 6:26 Ya, oleh karena itulah Allah memberikan 6:28 perintah untuk berlomba kita mencarinya, 6:31 kita meraihnya. 6:33 Antara lain Allah firmankan dalam 6:35 Al-Qur'an surah Al Imran 133 6:38 Allah berfirman, 6:39 "Azubillahiminasyaitanirrajim. 6:47 Dan bersegeralah kalian 6:50 kepada ampunan dari Rabb kalian. 6:55 Waannatin arduha samawatu wal ard. Dan 7:00 kepada surga yang seluas langit dan 7:02 bumi. 7:05 Disediakan hal itu bagi orang-orang yang 7:07 bertakwa. 7:09 Satu ya. Jadi meraih surga itu 7:13 disuruhkan berlomba. 7:14 Berlomba 7:15 ya. Meraih istana di surga itu 7:18 diharuskan berlomba. 7:20 Nah, kalau yang namanya berlomba tentu 7:22 butuh kesungguhan. 7:23 Iya. 7:24 Iya kan? 7:25 Nah, di ayat lain-lain di dalam ee surah 7:28 Al-Hadid ayat ke-21 7:32 hampir mirip kalimatnya di sini. Sabiqu 7:35 ila magfiratim mirbikum. Kalau tadi 7:38 syariu ini sabiqu 7:40 ya. Bersegeralah, berlombalah 7:43 ya, cepat-cepatlah gitu ya. 7:46 Ya, kepada ampunan dari Rabbmu. Wa 7:48 jannatin 7:50 arduha ka arardama wal ard. 7:53 Dan kepada surga [berdehem] yang seluas 7:55 langit dan bumi. 7:56 Iya. 7:58 Uiddat lilladzina amanu billahi wa 8:00 rasulihi. Disediakan bagi orang yang 8:03 beriman kepada Allah dan rasul-Nya. 8:05 Kalau tadi bagi orang yang bertakwa, ini 8:08 bagi orang yang beriman kepada Allah dan 8:09 rasul-Nya. 8:11 Nah, kalau tadi bagi orang bertakwa 8:13 dijelaskan ayat berikutnya kan 8:15 mereka adalah orang-orang yang alladina 8:17 yunfiqu w walin 8:21 anas dan seterusnya. Nah, kemudian di 8:24 ayat ini ujungnyaika fadlullahi 8:28 yasya. Yang demikian itu adalah karunia 8:31 Allah berikan pada siapa yang 8:33 dikehendakinya. 8:35 Wallahuul fadlilim. Dan Allah memiliki 8:39 karunia yang besar. Nah, jelas dengan 8:42 ini. Surga bukanlah bagi orang yang 8:45 malas. 8:48 Surga yang penuh dengan kenikmatan tadi 8:51 yang tidak ada seorang pun yang tidak 8:54 puas. Orang yang masuk surga itu tidak 8:56 ada yang tidak merasa puas. 8:58 Ya, istilahnya gini. sekalipun di 9:01 sugurannya itu kita mendapatkan ee 9:04 tempat yang paling rendah ya, tapi tetap 9:08 jauh lebih baik dibandingkan kenikmatan 9:10 dunia 9:11 gitu. Masyaallah ya. Jadi tidak ada 9:16 surga bagi orang yang malas tidak ada. 9:18 Iya. 9:19 Karena surga bukan bagi orang. Karena 9:20 perintahnya tadi syariu sabiqu. Coba 9:23 lihat yang berlomba ada yang leha-leha 9:25 enggak ada kan? 9:25 Enggak ada. Nah, jadi tidak 9:27 sungguh-sungguh, tidak mau bersaing, 9:30 tidak mau berkorban untuk meraihnya. Ah, 9:32 itu tidak ada surga seperti itu. Jadi, 9:35 sifat untuk meraihnya itulah kompetitif. 9:39 Jadi, kompetitif dalam dirinya, sifatnya 9:41 sportif, terbuka. Perlombaan adalah 9:44 kegiatan mengadu kecepatan, 9:47 keterampilan, ketangkasan, atau 9:50 kepandaian antar peserta untuk mencapai 9:53 prestasi terbaik. Hah? Itulah yang 9:55 namanya perlombaan. 9:57 Kita lihat misalkan ee tadi dengan cara 10:00 meraih ampunannya itu adalah ampunan dan 10:03 surga Allah itu berdasarkan dua surat 10:05 tadi. Pertama adalah infak dalam setiap 10:07 keadaan. He. 10:08 Lapang dan sempit. 10:10 Iya. 10:11 Jadi dalam keadaan lapang dia berinfak, 10:13 dalam keadaan sempit juga dia berinfak. 10:15 Kenapa? Karena tadi saya harus berlomba, 10:18 saya harus meraih prestasi itu. Tuh. 10:21 Kemudian menahan marah, mengendalikan 10:23 emosional. Ya. Yang ketiga adalah 10:26 memaafkan orang lain. Tidak ada dengki 10:29 dan dendam di hati. 10:31 Dan segera bertobat atas segala 10:33 kesalahan atau dosa. Bila dia telah 10:35 melakukan kesalahan atau kekeliruan, dia 10:37 segera bertobat dan beriman kepada Allah 10:40 dan rasul-rasulnya. Bukan hanya Rasul 10:42 Muhammad, tapi rasul-rasulnya. Semua 10:44 rasul. 10:46 Nah, kita lihat coba karakteristik utama 10:49 dari perlombaan. 10:51 pertama kompetitif ya. Jadi setiap 10:54 peserta berusaha mengarahkan kemampuan 10:57 maksimal untuk menjadi yang terbaik dan 11:00 menang. 11:01 Itu yang namanya perlombaan. 11:03 Iya. 11:03 Jadi kalau perlombaannya sudah kamu 11:04 duluanlah. 11:05 Bukan lomba [tertawa] itu. 11:06 Bukan berlomba itu ya. Nah, kemudian 11:09 sportif dilandasi sikap jujur. 11:11 Sportif 11:11 mematuhi aturan yang ada serta siap 11:14 menerima hasil menang atau kalah secara 11:16 lapang dada. Nih. Begitu pula untuk peri 11:19 surga. J kalau pada akhirnya dia 11:21 mendapatkan surganya misalkan ee apa 11:25 level 1 misalkannya ya kita dia terima 11:27 itu kan hasil daripada usahanya. 11:29 Iya 11:29 gitu 11:30 maksimalnya. 11:31 Nah jadi sportif di situ. Kemudian adil 11:35 ya fair play artinya penilaian dilakukan 11:39 secara objektif oleh juri atau sistem 11:43 yang netral tanpa memihak salah satu 11:45 peserta. 11:47 Nah ini yang namanya perlombaan begitu. 11:49 He. 11:49 Nah. tidak kongkelingkong, tidak kn ya. 11:52 He. 11:53 Nah, kemudian terikat aturan memiliki 11:56 regulasi yang jelas, batas waktu dan 11:59 kriteria penilaian yang wajib ditaati 12:02 oleh semua pihak yang terlibat. 12:04 Tuh, itulah 12:05 hakikat atau karakteristik perlombaan. 12:09 Kemudian timbul pertanyaan, mengapa 12:12 untuk mendapatkan istana surga itu harus 12:13 mencicil? 12:15 He. 12:15 Nah, tadi jadi pertama ya di Al-Qur'an 12:19 banyak sekali kalimat qil tashkurun 12:22 waamun dan sebagainya kan. Nah, sedikit 12:26 sekali orang yang syukur itu dan 12:28 kebanyakan manusia tidak mengetahui. 12:31 Jadi karena sebagian besar manusia tidak 12:34 akan dapat memilikinya. 12:38 Harganya yang mahal sebagaimana rumah di 12:41 real estate sedikit sekali yang dapat 12:43 membelinya. Namun demikian jelas sangat 12:46 berbeda syarat kepemilikan antara real 12:49 estate di dunia dan istana di surga. 12:52 Itu beda ya syaratnya. 12:56 Untuk kembali RIT yang penting punya 12:58 uang. 12:59 H 13:00 tanpa ada pertimbangan apakah halal atau 13:03 haram uangnya itu. 13:04 Iya enggak? 13:04 Uang. 13:05 Bahkan tidak sedikit mereka yang haram 13:08 menjadikan investasi beli real estate di 13:11 mana-mana. 13:11 Enggak boleh. Nah, ya padahal uangnya 13:14 hasil korupsi misalkan. Nah, tidak pula 13:18 ada pertimbangan niat dan prosedur. H 13:20 terserah niatnya mau apa, prosedurnya 13:22 mau apa. Pokoknya yang penting ada uang, 13:25 ada barang gitu kan [tertawa] 13:27 situ. 13:28 Tapi kalau surga untuk membeli istana di 13:30 surga tidak harus jadi seorang miliarder 13:33 atau triliuner. 13:34 Iya, 13:35 Kang Fahri bisa, Mas Neja bisa, Bang 13:38 Yusuf juga bisa, saya juga bisa, semua 13:40 bisa. 13:41 Semua kalangan. 13:42 Nah, semua kalangan bisa. Yang 13:44 diperlukan itu niat yang lurus ya. Niat 13:46 lurus. Yang kedua, rezeki yang halal, 13:50 prosedur yang benar. Itu yang 13:52 diperlukan. 13:53 Heeh. 13:54 Karena surga tidak akan bisa dibeli 13:56 dengan harta yang haram. 13:58 Iya. 13:58 Bahkan Rasul bersabda, "Man nabata 14:01 lahmuhu minasuti anaru a bihi." Barang 14:04 siapa yang dagingnya tumbuh dari 14:06 perkelah yang haram, maka neraka lebih 14:09 pantas untuk tempat tinggalnya. 14:11 Jadi kalau ada dalam tubuhnya itu barang 14:13 yang haram, dia enggak layak masuk 14:14 surga. 14:16 Betapa pun rajin ibadah. 14:18 Tuh, masyaallah. Ini betapa ee apa 14:23 kesempatan ini terbuka lebar untuk 14:25 siapapun. Tapi tadi ya niatnya lurus 14:29 karena Allah semata. Kemudian rezeki 14:31 yang halal, prosedur yang benar. Tidak 14:34 ada pertimbangan kaya atau miskin. Siapa 14:36 saja bisa dapat. H 14:39 tidak ada pertimbangan kongromerat 14:41 ataupun kaum kaum larat tuh 14:45 pejabat atau rakyat sama 14:47 semua punya kesempatan yang sama. 14:50 Semua kalangan dapat membelinya sesuai 14:52 ketentuan. Nah, di sini maka tadi dengan 14:56 lima hal di dalam surat Alim Al-Hadid 14:59 itu adalah itu di antara cara-cara yang 15:01 bisa untuk meraihnya. 15:02 H. 15:04 Nah, masyaallah ikhwan akhwat fillah. 15:07 pemirsa Rasil TV dan pendengar 15:09 silaturahim yang dimuliakan Allah 15:10 Subhanahu wa taala. Jadi, betapa hal ini 15:14 tentu memerlukan kesungguhan. Sekali 15:16 lagi, tidak ada surga bagi orang yang 15:18 malas. Dan di surga tidak ada orang yang 15:22 masuk surga dengan barang yang haram. 15:26 Haram. 15:27 Enggak bisa. 15:27 Harus bersih semuanya 15:28 harus bersih. Karena amal-amal yang 15:31 dilakukan dengan barang yang haram tidak 15:32 akan terima. 15:34 Dalam hadis riwayat Musliman, innallaha 15:36 thyibun la yaqbalu illa thyiban. 15:39 Sesungguhnya Allah tuh maha baik dan 15:41 Allah tidak menerima kecuali yang baik. 15:47 Nah, mari kita lihat dalam hadis 15:50 disebutkan banyak cara untuk cicilan 15:52 istana surga itu antara lain satu 15:55 membangun masjid. 15:58 Membangun masjid. 15:59 Jelas membangun masjid pun harus harta 16:00 yang halal. Tidak boleh dikorupsi pakai 16:02 bangun masjid. Heeh. 16:03 Enggak diterima oleh Allah gitu ya. 16:06 Walaupun orang lain tidak tahu. 16:08 Iya. 16:08 Enggak ada yang tahu kalau dia korupsi. 16:10 Orang lain salat di situ sah tidak? 16:13 Tetap sah. 16:13 Sah. 16:14 Ya. Tapi dia tidak mendapatkan pahala 16:18 yang memberikan ee apa dana untuk masjid 16:21 tadi. Karena apa? Karena hasil korupsi. 16:23 Korupsi 16:24 tuh. Misalkan hasil manipulasi, 16:27 hasil mengurangi timbangan dalam 16:29 jualannya tuh. Hasil riba. Wah, banyak 16:33 sekali make up data dan sebagainya. 16:36 Banyak sekali. Maka Rasul Sallahu Alaih 16:39 Wasam bersabda, "Man bana masjidan 16:43 ya lillahi banallahu lahu fil jannati 16:47 mlahu." 16:49 Jadi, barang siapa yang membangun masjid 16:51 karena Allah tuh, 16:54 maka Allah akan membangunkan baginya 16:56 istana di surga. 16:58 Hadis riwayat Bukhari nomor 439 17:01 dan Muslim 533. 17:05 Membangun masjid dengan uang recehan 17:08 tapi istikamah konsisten dan komitmen 17:11 bisa terjadi. 17:13 Iya. 17:13 Oh karena tadi faktor keikhlasan sangat 17:16 berpengaruh 17:17 ya. Sekarang misalkan Kang Fahri seorang 17:20 miliarder. 17:21 Amin. 17:22 Ya. Amin. Ee tiba-tiba ngasih nih buat 17:26 masjid. Tapi uang segitu itu sebagian 17:29 besar hasil korupsi. [tertawa] 17:33 Sudah diaminkan 17:35 tiba-tiba korupsi. Nauzubillah kan. 17:38 Nah, 17:39 dipakai besid tuh. 17:40 Sementara Mas Neja hanya rutin aja Rp500 17:44 setiap selesai salat. 17:45 He, 17:46 mana yang diterima? Yang diterima yang 17:48 mana? 17:49 Rp500. 17:49 Yang Rp500 17:51 karena halal gitu ya. 17:52 Karena halal tuh. Jadi di sinilah maka 17:56 infak setiap salat selesai salat lima 17:58 waktu 17:59 mari kita rutinkan ya. 18:01 He 18:01 tapi dengan jataan tadi jam harta itu 18:04 halal. 18:04 Iya gitu. 18:05 Nah bagi di bagi muslimin di masjid 18:09 bagi muslimat bisa di rumah ataupun di 18:12 masjid. 18:12 Iya 18:13 kalau muslimin karena memang sudah 18:15 menjadi satu paket antara salat dengan 18:17 infak dan salatnya di masjid gitu ya. 18:21 Nah, sekarang saya ingin menyampaikan 18:23 satu kisah inspirasi inspiratif ya. 18:26 Di tahun 0-an 18:28 saya mampir salat magrib waktu itu. 18:31 Hm. 18:31 Di suatu masjid, di satu masjid dekat 18:34 pasar di Garut, Jawa Barat. 18:36 Heeh. 18:37 Nah, selesai salat tiba-tiba 18:40 ada kotak infak berhenti depan saya gitu 18:43 ya. 18:44 Loh, 18:44 terus saya lihat di belakang. Oh, 18:46 ternyata setiap barisan 18:48 ada. 18:49 setiap show ada kotak infak. 18:51 Oh, masyaallah. Dah. 18:53 Nah, kemudian ternyata kotak inf infak 18:56 itu ada di setiap sof. 18:58 Heeh. 18:58 Bukan di satu dikelilingkan satu masjid. 19:00 Bukan. 19:02 Enggak keburuk kalau gitu kan. Ini 19:03 selesai salat dalam beberapa detik gitu 19:06 ya. Di saat kita wirid, saat kita ee 19:09 berdoa sebentar sekali 19:12 saat itu langsung tapi terisi ya. Nah, 19:14 dari sof paling depan sampai belakang. 19:17 Nah, saya menjadi paham masjid tersebut 19:20 walaupun tidak terlalu besar tapi rapi 19:23 dan bersih serta pemasukannya banyak 19:26 rupanya terkumpul dari uang recehan 19:30 rutin seharli lima kali setiap selesai 19:33 salat. 19:33 Hm. Bukan Jumat aja gitu ya, 19:35 bukan jumatan. Bukan 19:37 tiap hari setiap salat lima waktu. 19:38 Jadi tiap selesai salat ya lima kali. 19:40 Itu yang sekarang dibiasakan di 19:41 pesantren Alfatah. He. 19:42 Alhamdulillah kami di Pesan Alfath pun 19:44 membiasakan itu sudah berapa tahun 19:45 terakhir ini. Nah, sehingga terasa betul 19:47 manfaatnya ya, bisa bangun masjid, bisa 19:51 bangun madrasah itu banyak dari sehat 19:54 gitu. 19:55 Nah, kemudian yang kedua ada seorang ibu 19:58 inisial MR usianya kurang lebih 70-an. 20:02 Dia pedagang kecil 20:04 pakai nampan ya di satu pasar di Lampung 20:07 Selatan. H [mendengus] 20:09 [berdehem] 20:09 infaknya dikalkulasi dalam 1 bulan 20:13 ternyata lebih besar dari orang kaya di 20:15 kampungnya 20:16 kalau dijumlahkan gitu ya. 20:18 Iya kan 1 bulan. 20:19 Iya di harian 20:20 orang kaya ngasih 1 bulan. 20:21 Nah dia juga 1 bulan cuman dia ber 20:24 mencicilnya setiap hari. 20:25 Setiap hari. 20:26 Nah ternyata rahasianya apa? Beliau 20:30 rahimahullah ini istikamah. setiap hari 20:33 pulang jualan di pasar dia tidak 20:36 langsung ke rumah tapi mampir ke rumah 20:37 bendahara kampung 20:39 nitipkan uang infak di situ. Masyaallah. 20:43 Jadi tergantung penghasilannya. 20:44 Penghasilan besar karis besar juga yang 20:46 kecil tapi tetap rutin. 20:48 Nah iniang mengamalkan yunfuna far. 20:53 Jadi selama dia dapat rezeki dia tetap 20:55 mengeluarkan harta di jalan Allah 20:57 berinfak tadi. Karena memang se mestinya 20:59 begitu kita juga 21:01 kan kalimatnya wamimma rozaqnahum 21:03 yunfiquun. Dan dari setiap yang kami 21:05 rezekikan pada mereka, mereka 21:07 menginfakkannya sebagian dari rezekinya 21:09 itu. Jadi infak itu bukan nunggu kaya. 21:13 Infak itu bukan nunggu banyak. 21:14 Heeh. 21:15 Justru ketika dia kecil bisa berinfak, 21:17 itulah ciri orang bertakwa. 21:19 He 21:20 tuh. Masyaallah. Jadi jangan begini, 21:22 "Wah, orang boro-boro buat infak, buat 21:23 makan aja kurang gitu ya." Nah, padahal 21:26 di dalamnya itu ada bagian rezeki yang 21:29 harus dikeluarkan, diinfakkan. Walaupun 21:31 hanya mungkin satu biji ee kurma gitu 21:34 kan atau sepotong e tempe enggak 21:36 apa-apa. Yang penting dikeluarkan dari 21:40 harta yang Allah berikan kepada kita 21:41 sebagai wujud syukur atas nikmat yang 21:43 Allah berikan. 21:45 Kira-kira Kang Pahri 21:46 tergambar enggak gitu? 21:48 Iya, tergambar, 21:48 Mas Nej. Tergambar enggak? sudah belum 21:50 dilakukan seperti itu? 21:52 Insyaallah. 21:52 Nah, kita kadang-kadang mengeluarkan 21:54 infak kalau dapat besar tuh ya. Nah, oh 21:57 sekarang dapat gaji nih. Ah, baru 21:59 keluarkan. Tapi dalam keseharian kita 22:02 sering kita dapat uang misalkan Mas Neja 22:05 nih kan Mas Neja itu kan ee distributor 22:07 kan. 22:08 Iya. 22:09 Dapat dapat uang itu tiap hari dapat 22:13 rezeki tuh. 22:13 Iya. ya masa tidak ada uang sedikit pun 22:16 Rp500 misalkan untuk kotak masjid gitu 22:19 ya. 22:20 Nah, tadi kalau komitens 500 sehari aja 22:23 itu luar biasa 22:24 ya. Nah, kemudian ada lagi di Kendal di 22:29 Kendal Jawa Tengah ada namanya Bah 22:31 Jumiah yang viral nih di YouTube kan 22:34 di tahun 2022 22:36 setelah menabung selama 15 tahun sejak 22:39 suaminya meninggal dia menabung dia 22:41 menjadi seorang pemulung. H 22:44 dia bertekad ingin berkurban baru 22:48 terkumpul setelah 15 tahun terkumpul 22:49 uang R2 juta. 22:51 Masyaallah. 22:51 Cukup untuk berikan sapi. 22:53 Safi kurbannya juga ya. 22:54 Jadi sapi diberikan kurban kepada 22:56 panitia ya sebagai wujud rasa syukurnya 23:00 kepada Allah. 23:00 Itu tahu 23:01 dan dia pun bertekad saya ingin naik 23:03 haji dengan dengan hasil pemulung itu. 23:05 Masyaallah luar biasa ya. Nah, ada lagi 23:09 di Kalbar 23:11 beberapa buruh dan pedagang kecil, sopir 23:14 angkot dan lainnya. Artinya dari sisi 23:18 manusiawi penghasilannya minim sekali 23:21 lah gitu. 23:22 Nah, tapi dia bisa berkurban tiap tahun. 23:25 Coba kira-kira gimana tuh, Kang Pari? 23:29 Niat yang kuat dan juga konsisten itu 23:31 ya. 23:31 Nah, itu konsisten itu. Jadi, rupanya ia 23:34 istikamah menabung 10.000 setiap hari. 23:37 Heeh. 23:38 Sopir angkot misalkan kalau sehari 23:40 misalkan tarulah dapat Rp100.000 gitu ya 23:42 atau 150 dia sisihkan 23:44 R.000 23:45 R.000 23:47 ya betul itu akan mengurangi bolanya 23:49 pasti itu. 23:50 Tapi dia komitmennya Pak untuk 23:52 mendapatkan kemuliaan Allah azza wa 23:54 jalla 23:55 maka diaikan seorang pedagang kecil tadi 23:57 ya 10.000 setiap hari tapi 24:00 rutin akhirnya dalam setahun dikalikan 24:03 350 hari jadi juta tuh. Masyaallah. 24:09 Nah, oke. Kita lihat uang pecahan rupiah 24:13 di Indonesia itu ada 24:15 ya. 24:15 Iya. 24:15 Ada dari mulai 100, 24:18 50, 20, 10, 5, 2, 1, dan 500. 24:24 Iya. Kan kalau kita bagi saja yang tiga 24:27 di awal, tiga di akhir, dua di tengah 24:30 gitu ya. [tertawa] 24:31 ya. Nah, kalau kita lihat di Al-Qur'an 24:35 ada tiga tingkatan infak dalam Al-Qur'an 24:37 tuh. 24:39 Pertama, dalam surat Albaqarah 267 24:42 Allah berfirman 24:44 [berdehem] 24:44 bahwasanya ee 24:46 auzubillahiminasyaitanirrajim. 24:48 Ya ayyuhalladzina amanu, wahai 24:51 orang-orang yang beriman anfiqu thibati 24:55 maabtum. 24:58 Infakkanlah oleh kalian yang baik-baik 25:01 dari apa yang kalian dapatkan 25:04 ya, yang kalian usahakan. Wamima 25:07 akhrojna lakum dan yang kami keluarkan 25:10 bagi kalian minal ardi dari bumi. 25:13 Maksudnya tadi buah-buahan, sayuran atau 25:16 apa ya. Nah, kemudian wala tayammamul 25:20 khobisa. 25:23 Dan janganlah kamu memilih yang buruk 25:26 untuk kamu infakkan. 25:28 Jangan yang buruk. 25:29 N [mendengus] 25:32 jadi yatamamul khob minhu tunfiquuna. 25:38 Kamu infakkan dari yang buruk-buruk itu. 25:41 Padahal wasastum biakidihi 25:44 wasastum biakidihi 25:46 illa tugmidu fih. Padahal kamu juga 25:50 memicingkan mata. Artinya enggak begitu 25:52 suka dengan uang itu. 25:55 Ibnu Katsir menjelaskan tafsir ini kalau 25:57 kita dikasih orang dengan uang 2.000, 26:01 uang 1.000 gitu ya, uang 500 kira-kira 26:03 suka tidak? 26:05 Enggak begitu suka kan beda kalau 26:07 dikasih Rp100.000 ya. 26:08 Nah, 26:09 maka di jelaskan yang kamu pun tidak 26:11 suka kalau mendapatkan itu dari orang 26:13 lain. 26:14 H. 26:14 Maka Allah mengingatkan, "Jangan kamu 26:16 menginfakkan satu yang kamu tidak suka." 26:19 Nah, tapi dalam hal ini ada tapinya. 26:23 Boleh saja orang karena kemampuannya 26:26 segitu, tapi dia komitmen dengan 26:30 konsisten tadi. Komitmen dan konsisten. 26:33 Akhirnya jumlahnya bisa melebih yang 26:35 besar. 26:36 He. 26:37 Oke. Jadi, para kamu tidak mau 26:39 mengambilnya kecuali dengan memicingkan 26:41 mata enggan terhadapnya. Maka ketahuilah 26:44 bahwa Allah maha kaya lagi maha terpuji. 26:47 Hati-hati yang ini masuk 2.000 misalkan 26:50 1.000. 26:53 Kalau 2.000 eh kalau Rp500 berarti 26:56 sebulan kalikan 5 kalikan 30 jadi 26:59 Rp75.000. 27:01 Yang 1.000 berarti jadi Rp150.000. 27:04 Kalau yang 2.000 jadi Rp300.000 dalam 27:07 sebulan. 27:08 Tuh besar kan? 27:09 Besar. Lumayan 27:10 besar. Boleh jadi orang kaya ngasih 27:12 infak ya. masih infak ee 500 gitu atau 27:15 100.000 misalkan satu lembar, tapi itu 27:19 seminggu sekali atau karang sebulan 27:22 sekali malah kelihatannya besar tapi 27:24 kecil dibandingkan dengan yang tadi. 27:26 Iya. 27:27 Tuh, masyaallah ini ya. Jadi kekuatan 27:31 kekuatan apa? Konsisten dan komitmen itu 27:33 luar biasa. 27:34 Maka Nabi bersabda khairul umur aatuha 27:37 wa adwamuha. Yang paling baik segala 27:39 urusan itu yang tengah-tengah dan yang 27:42 mendawamkan istimrariah 27:44 berkesinambungan. 27:46 Nah, kemudian yang kedua ada yang 27:47 pertengahan. Jadi kalau yang tadi yang 27:49 rendah kan yang pertengahan 27:51 Allah berfirman dalam surah Al-Furqan 27:53 ayat 67. Azubillahiminasyaitanirrajim. 27:57 Walladzina idza anfaquu lam yusrifu 28:02 walam yaqturu waana baina dzalika 28:05 qowama. 28:08 Walladzina dan orang-orang yang idza 28:10 anfaqu apabila mereka menginfakkan 28:13 hartanya 28:14 lam yusrifu tidak berlebihan 28:18 ya sampai melupakan keluarganya sampai 28:21 menimbulkan kesulitan bagi orang tuanya 28:24 atau anak-anaknya. 28:26 Nah, tidak begitu. Lam yusirfu walam 28:29 yaktur dan juga tidak pula kikir. 28:31 H 28:31 tidak asal-asalan sebenarnya dia mampu 28:34 10.000 dia ngasih 1.000. 28:36 Nah, itu kikir kan berarti. Nah, padahal 28:38 di kasuakan 10.000 pun tidak akan 28:39 menjadikan dia miskin. 28:41 Betul. 28:41 Nah, 28:43 tapi wana bainalika qawama ada di antara 28:45 keduanya. Jadi kalau tadi dari sembilan 28:47 mata uang tadi yang di antara keduanya 28:49 apa? 5.000 dan R10.000. Nah, ambil 28:53 tengah-tengah 28:54 gitu. 28:55 Kalau 5.000 saja rutin 5 * 30 totalnya 29:00 Rp750.000. 29:03 Sebulan Rp750.000. Coba kalau sengaja 29:05 ngasih wah sayang banget. 29:07 Iya berat banget. 29:08 E tapi kalau R5.000 ah biasa. Jadi 29:10 artinya setiap hari itu kita menukar 29:12 uang dengan uang R5.000 ya. 29:14 Nah jadi tidak lah anggap aja lah. 29:16 Anggap aja beli apa beli cingcau gitu 29:19 atau beli beli minuman gitu sudah R5.000 29:22 R5.000 29:23 lama-lama terbiasa dan kalau sehari saja 29:26 tidak mengeluarkan itu gelisah di 29:27 hatinya. 29:28 H. 29:28 Nah itu namanya kebiasaan baik itu 29:30 begitu tuh. Seperti halnya gelisahnya 29:33 orang yang tidak biasa berbuat baik 29:34 harus berbuat baik [tertawa] 29:37 ya. Nah, yang kedua kalau 10.000* 5 * 30 29:41 berarti R,5 juta. 29:42 Masyaallah luar biasa. 29:45 Nah, jadi ini adalah termasuk orang yang 29:47 pertengahan. Nah, bagaimana orang yang 29:50 infaknya terbaik? 29:51 Nah, ini dalam surat Al Imran ayat 92 29:55 tentang kisah Abu Thalhah dengan kebun 29:58 Bairuha. 30:00 Jadi Allah firmankan 30:02 azubillahiminasyaitanirrajim. 30:04 Lang tanalul birro hatta tunfiqu mimma 30:09 tuhibbun. 30:12 Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh 30:14 kebajikan 30:15 yang sempurna sebelum kamu menginfakkan 30:18 sebagian harta yang kamu cintai. 30:22 Nah, wama tunfiqu minai 30:26 fainnallaha bihi alim. Apapun yang kamu 30:29 infakkan sesungguhnya Allah maha 30:32 mengetahui tentangnya. 30:33 Kalau yang paling kita cintai dari se 30:36 tadi yang mana? 30:37 Yang paling atas. 30:38 Nah, yang paling atas kan yaitu Rp2.000, 30:41 Rp50.000 dan Rp100.000. 30:43 Kalau Rp2.000 kita komitmen setiap 30:46 selesai salat kalikan 5 kalikan 30 Rp3 30:50 juta. 30:52 Iya enggak? 30:53 Nah, kalau Rp50.000 30:55 setiap selesai salat dikalikan 5 30:57 dikalikan 30 7,5 juta. Kalau 100.000 * 5 31:02 * 30 R juta. Masyaallah 31:05 banget. 31:06 Luar biasa tuh. Jadi tidak ada 31:09 kesulitan. Tidak harus kita ee apa? 31:13 Berdiri di pinggir jalan kita minta 31:15 minta sumbangan. Enggak harus gitu. 31:17 Kalau memang semua umat Islam komitmen 31:19 dengan hal ini. 31:21 L. 31:23 [berdehem] Nah. Kemudian kita lihat 31:26 tingkat derajat kedermawanan. Menurut 31:29 Ibnu Qayyim Aljauziyah dalam kitab 31:32 Madarijus Salikin juz 2 halaman 278 31:36 disebutkan ada yang disebut dengan 31:38 asako. Asah itu kedermawanan dasar di 31:42 mana seseorang memberikan dalam keadaan 31:44 lapang, 31:46 ringan hatinya dan pemberian tersebut 31:49 tidak sampai mengurangi atau memberatkan 31:51 harta yang ia miliki. 31:53 Tuh. 31:54 yang tersisa lebih banyak. Contoh siapa? 31:57 Utsman bin Affan. H. 31:59 Utsman pernah besar sepertiga. Berarti 32:01 kan dua pertiga tersisa. Nah, berarti 32:03 lebih banyak. Demikian Abdurrahman bin 32:05 Auf juga pernah memberikan begitu banyak 32:08 ya. Nah, kemudian yang kedua adalah 32:13 aljud. Aljud ini adalah kedermawanan 32:15 yang menengah. 32:17 Seseorang memberi dalam dalam jumlah 32:19 yang lebih banyak dan besar. Lalu ia 32:22 menyisakan sisa harta untuk dirinya 32:24 dalam jumlah yang kurang lebih sama 32:26 dengan yang ia berikan. 32:27 I 32:28 jadi sisanya setengah atau kurang dari 32:32 setengah. 32:33 Ini sosok ini seperti contoh Umar bin 32:35 Khattab dan Abu Dahdah di zaman Nabi 32:38 ya yang ketika Umar memberikan 32:39 setengahnya dia Umar sempat merasa di 32:41 hatinya alhamdulillah saya lebih unggul 32:43 daripada Utsman. 32:44 Eh kan setengahnya. 32:46 E bukan dari jumlah nominalnya bukan, 32:48 tapi dari tadi dari persentasenya. He. 32:52 Eh, begitu datang Abu Bakar ditanya, "Ya 32:54 Abu Bakar, berapa yang kau tinggalkan di 32:56 rumahmu?" "Allahu wa rasuluhu." Allah 32:58 dan rasulnya. Nah, sikap Abu Bakar 33:00 inilah yang disebut dengan al-isar. 33:03 Dermawan tingkat tinggi. 33:06 Ya, puncak kedermawanan di mana seorang 33:09 mendahulukan dan memberikan harta atau 33:11 kebutuhannya kepada orang lain. Padahal 33:13 dia sangat memberikan ee dia sangat 33:16 membutuhkan para diri sang pemberi 33:18 sendiri sebenarnya sangat membutuhkan 33:20 hal tersebut. He. 33:21 Nah, itu semua diberikan tanpa sisa 33:24 seperti Abu Bakar. Demikian pula 33:26 peristiwa ini dilakukan oleh Abu Thha ee 33:29 di saat menyantuni perang eh di saat 33:31 menyantuni orang Muhajirin. 33:33 Jadi, orang muhajirin malam-malam dalam 33:35 keadaan lapar datang pada Rasul minta 33:36 makan oleh Rasul. Kemudian dicarikan 33:38 para keluarganya ternyata tidak ada. 33:40 Akhirnya Rasul tawarkan para sahabat, 33:42 "Siapa yang bisa ee menjamut orang ini?" 33:46 Semoga Allah berikan rahmat kepadanya. 33:47 Ngacung ana ya Rasulullah. He. 33:49 Nah, itulah Abu Thha. Dalam syarah Sahih 33:51 Muslim, Imam Nawawi menjelaskan itu Abu 33:53 Thha dan Ummu Sulaim. Jadi sampai turun 33:56 surat Alhasr ayat ke9 disebutkan 33:58 wusiruna ala anfusihim walauana bihim 34:02 khoso. 34:03 Mereka mengutamakan atas diri mereka 34:06 sendiri walaupun sangat membutuhkannya. 34:08 Tuh, masyaallah. Jadi menahan [berdehem] 34:11 lapar ya suami istri menahan lapar 34:14 sampai besok paginya termasuk 34:16 anak-anaknya karena makan anaknya pun 34:17 diberikan pada tamu. 34:19 Iya. 34:19 Maka kemudian Rasul bersabda, "Laqod 34:21 ajiballah min fulanin wal fulana." 34:25 Sungguh Allah taajub. 34:27 Riwayat lain, laqad dohika Allah tertawa 34:30 melihat tindakan dua hamba Allah tadi 34:32 yaitu ee memberikan makanan padahal ia 34:36 pun menahan lapar malam harinya. Nah, 34:39 ini dikatakan Isa. 34:42 Nah, baik. Yang kedua, para ikhwan dan 34:45 akhwat, mencicir istana surga dengan 12 34:47 rakaat salat sunah rawatib. 34:50 Kalau tadi kan dengan dengan recehan ya, 34:53 sekarang dengan 12 bulan salat sunah 34:54 rawatib. Di mana Rasul bersabda dalam 34:56 hadis riwayat Muslim nomor 728, "Siapa 34:59 yang salat 12 rakaat dalam sehari 35:01 semalam, maka akan dibangunkan baginya 35:04 rumah di surga." 35:05 Tuh. Jadi disebutkan bunialahu 35:08 bihinna baitun fil jannah. Allah akan 35:12 bangunkan gedungnya di surga. 35:14 Masyaallah. Dua rakaat sebelum subuh ya, 35:18 empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat 35:20 sesudah zuhur, dua rakaat setelah 35:22 magrib, dan dua rakaat setelah isya. 35:25 Nah, itu dalam ee mencicil dengan salat 35:29 sunah. Sekarang dengan nutup celah sop 35:32 ni ada nutup celah sop diberikan pahala 35:35 surga juga. 35:36 J Rasul bersabda di hadis riwayat Ibnu 35:38 Majah nomor 995. 35:41 Jadi man sadda 35:44 manada furjatan 35:46 banallahu lahu baitan fil jannah. Ya. 35:51 Jadi, manada furjatan. Barang siapa yang 35:54 menutup celah dalam saf banallahu, Allah 35:58 akan membangunkan baitan eh lahu baginya 36:02 baitan fil jannah, yaitu baginya rumah 36:05 di surga. ini sebagaimana dijelaskan 36:08 pada dua video yang lalu ya, bahwa ada 36:11 17 dalil merapatkan SOF oleh kaum 36:13 muslimin yang itu bisa ee menjadi kunci 36:16 persatuan kaum muslimin dan bisa 36:18 menjadikan ee dia selamat dari berbagai 36:22 macam permasalahan. Dan bahkan di sini 36:25 disebutkan Allah akan bangunkan 36:27 gedungnya di surga bagi orang yang 36:29 menutup celah jangan sampai ee sopnya 36:33 menjadi tidak rapat 36:35 gitu. Nah, kemudian yang keempat 36:39 menetapi aljamaah. 36:41 Dalam hal ini Rasulullah bersabda, 36:43 "Alaikum bil jamaah waakum wal furqah." 36:46 Wajib atas kalian berada pada aljamaah 36:51 dan tinggalkan oleh kalian perpecahan. 36:53 Fainya maal wahidi. Karena sesungguhnya 36:56 setan itu bersama orang yang sendiri. 36:58 Wahua minal isnaini abad. Dan ia menjauh 37:02 dari dua orang. Man aroda buhbuhatal 37:06 jannah falyalzamil jamaah. Maka barang 37:10 siapa yang menginginkan bagian istana 37:12 surga maka berpeganglah pada aljamaah. 37:16 Nah ini hadis riwayat Tirmidzi nomor 37:18 2165 37:20 dan ia berkata hadis ini hasan sahih 37:23 garib. Nah mana aljamaah dalam hadis dan 37:26 asar sahabat adalah sebagai berikut. 37:28 Pertama dalam hadis riwayat Ahmad dan 37:30 alhakim, aljama itu adalah maana alaihi 37:33 wa ashabi atau makna alil yaumi asabi. 37:37 Jadi apa-apa yang ada pada masaku dan 37:39 sahabatku. Jadi segala sesuatu yang 37:41 dipraktikkan oleh rasul dan sahabat 37:43 itulah aljamaah. Kemudian dalam hadis 37:45 riwayat Bukhari Muslim aljamaah yakni 37:47 jamaatul muslimin. Disebutkan talamu 37:50 jamaatal muslimin wa imamahum. Tetaplah 37:53 kamu dalam jemah muslimin dan imam 37:55 mereka. Kalau dalam hadis riwayat ee 37:58 Ahmad dan Ibnu Majah disan 38:01 palzam jamaatal muslimin. Maka wajib 38:04 kamu menetapi jemah muslimin. Tu. 38:07 Kemudian dalam hadis ee dalam pernyataan 38:09 Ali bin Abi Thalib bahwa aljamaah itu 38:11 adalah berkumpulnya ahli kebenaran 38:12 walaupun jumlahnya sedikit. Jadi bukan 38:14 diukur dari jumlahnya tapi nilai 38:16 kebenarannya ee se apa kesesuaiannya 38:20 dengan tuntunan Al-Qur'an dan sunah. Dan 38:23 Abdullah bin Mas'ud menyatakan, "Man 38:25 kanaal al haqin kana wahdah." Orang yang 38:27 berdiri atas kebenaran walaupun 38:28 sendirian itulah al jamaah. Wallahuam 38:32 bisawab. Itu dulu kita jid dulu. 38:34 Demikian. 38:35 Baik, kita [berdehem] 38:36 jid terlebih dahulu dan nanti kita akan 38:38 e kembali bergabung di pembahasan 38:41 mengenai cicilan istana di surga bersama 38:44 Ustaz Wahyudi KS. Tetap bersama kami 38:47 Radio Rasil untuk Islam yang satu. masih 38:49 bersama kami Iwan Awat di acara tausiah 38:51 sore bersama Ustaz Wahyu DKS cicilan 38:54 istana di surga tema [berdehem] kita di 38:56 sore hari ini. Tadi sudah beberapa 38:57 penjelasan sudah disampaikan dan 38:59 sekarang kembali Ustaz akan melanjutkan 39:01 pemaparan berikutnya. Tada Ustaz. 39:03 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Ee para 39:06 ikhwan dan akhwat yang Allah muliakan ee 39:08 kita coba lihat sekarang bentuk cicilan 39:10 ringan. 39:11 Cicilan ringan. 39:12 Cicilan ringan harian untuk mendapatkan 39:14 surga tadi ya. Nah, 39:16 pertama adalah cicilan zikir 7 detik. 39:19 Cuma zikir aja 7 detik. 39:20 Nah, 7 detik aja pokoknya. Ee di mana 39:23 Rasul S wasam bersabda di hadis riwayat 39:24 Tim Tirmidzi nomor 3464 39:27 ya hadis sahih ini 39:28 disebutkan bahwa ee manqala subhanallah 39:33 subhanallahil adzim wabihamdihi 39:36 gitu. 39:36 Subhanallah 39:37 subhanallahilim wabihamdihi 39:39 ada tujuh detik enggak 39:40 kurang subhan subhanallahil adzim 39:43 wabihamdihi. Nah kurang enam lah 6 39:45 detik. Nah, jadi itu 7 detik gurisat 39:49 lahu nahlatun fil jannah. Coba maka akan 39:54 ditanamkan satu pohon kurma baginya di 39:56 surga. 39:57 Coba tuh. Jadi masyaallah. 40:00 Nah, enggak sederhana sekali kan tuh. 40:03 Kemudian yang kedua tentang cicilan 40:05 akhlak. Nah, ini cicilan-cilan ringan 40:07 nih. 40:07 Iya. 40:08 Nah, jadi senyum dan sabar menghindari 40:11 perdebatan. Ini kan sering kita kan 40:14 berdebat itu. Nah, Rasulullah bersabda 40:16 bahwasanya 40:17 bahwa aku akan menjamin istana di 40:19 pinggiran surga bagi yang meninggalkan 40:21 debat meski dia benar. 40:23 H. 40:24 Ini hadis riwayat Abu Daud nomor 4800. 40:27 Jadi, sifat mengalah dalam hal yang 40:29 dilarang berdebat hanya ini saja sudah 40:31 mendapatkan istana di pinggiran surga. 40:33 Masyaallah. 40:35 Nah, lanjut. 40:38 Yang ketiga tentang cicilan berbagai 40:40 kebaikan. Karena dalam hadis dikatakan 40:42 kulu marufin shodqoh. H. 40:44 Setiap kebaikan itu adalah sedekah. Ini 40:46 terdapat dalam hadis Bukhari nomor 6021 40:51 dan Muslim nomor 1005 dari sahabat 40:54 Hudzaifah. Jadi perkataan baik. 40:57 Berbicara sopan, menebar senyum, 41:00 mengucapkan kalimah thayibah seperti 41:02 tasbih dan tahmid 41:03 ya. perbuatan fisik, membantu menaikkan 41:06 barang ke atas kendaraan orang lain, 41:08 menyingkirkan duri atau sampah di jalan, 41:11 mendamaikan orang yang berselisih. Ee 41:13 kemudian menahan diri dari berbuat buruk 41:15 atau jahat kepada orang lain. Ini semua 41:17 akan menjadikan investasi dia di surga. 41:20 Masyaallah. 41:21 Masyaallah. Luar biasa tuh. Kemudian 41:25 yang keempat yang cicilan sedekah tadi 41:28 walaupun hanya Rp500 tadi ya. Mana Rasul 41:31 bersabda di hadis riwayat Muslim nomor 41:33 2588, 41:35 ma naqodat 41:37 shodqatun min main. Jadi sedekah itu 41:41 tidak akan berkurang. 41:42 Iya. 41:43 Tidak [berdehem] akan mengurangi harta. 41:45 Tidak akan. 41:45 Nah, tidak akan mengurangi harta. Jadi 41:47 keberkahannya itu luar biasa. Nah, yang 41:50 keempat cicilan doa. Minta rumah di 41:53 surga. 41:55 Jadi kalau kita ingin punya istana di 41:56 surga, minta kepada Allah. Seperti 41:59 halnya doa istrinya Firaun. H. 42:03 Coba istrinya Firaun kan beriman pada 42:05 Nabi Musa. 42:05 Iya. 42:06 Nah, maka dalam kondisi di akhir 42:08 hayatnya dia berdoa kepada Allah. 42:10 Beranya gini, "Rabbibni 42:12 rbib eh rbibni liaka 42:16 baitan fil jannah. Ya Rabbku, 42:20 bangunkanlah untukku di isimu sebuah 42:22 rumah di dalam surga." Tuh, ini doa ini 42:24 diabadikan Allah dalam surat at-Tahrim 42:26 ayat ke-11. 42:28 Nah, baru dengar kan? [tertawa] Jadi 42:30 doanya istrinya Firaun gitu ya. Ah, 42:33 boleh kita berdoa seperti itu. Boleh 42:35 karena ada di Al-Qur'an kan. Nah, 42:37 kemudian yang keenam adalah cicilan ilmu 42:40 di mana ee sering kita dengar walau ee 42:43 apa baligu anni walau kan ayah. 42:45 Sampaikan dariku walaupun satu ayat. 42:48 Nah, kemudian Rasul juga bersabda eh man 42:51 sanatan hasanatan ajru wahaqiamah. 42:56 Siapa yang dia 42:59 mengajarkan atau menunjukkan kebaikan, 43:01 dia dapat pahala sebanyak orang yang 43:02 mengikutinya sampai hari kiamat. 43:04 Nah, jadi orang yang menunjukkan 43:05 kebaikan seperti pelakunya dalam riwayat 43:07 Tirmidzi nomor 2671. 43:10 Nah, kemudian Rasul juga bersabda dalam 43:13 hal ilmu, manaka thq yalisuhu fihi ilman 43:18 sahalallahu lahu bihi thqal jannah. 43:22 Barang siapa yang menempuh jalan 43:24 sungguh-sungguh dia untuk mencari ilmu, 43:27 maka Allah akan mudahkan baginya jalan 43:30 menuju surga. Tuh, masyaallah. Hadis 43:34 riwayat Muslim nomor 2699. 43:36 Jadi, makna Allah mudahkan baginya jalan 43:38 menuju surga itu di situ ada empat ya, 43:42 [berdehem] tapi waktunya enggak cukup 43:44 kalau dijelaskan. Ah, kurang lebih 43:46 seperti itu. Sekarang kita simpulkan 43:48 saja supaya kita bisa ada forum tanya 43:50 jawab nanti. Kesimpulan dari apa yang 43:52 disampaikan tadi, pertama 43:54 untuk kita bisa mencicil istana di surga 43:57 itu pertama menetapi aljamaah atau 44:00 jamaatul muslimin sebagaimana 44:02 diperintahkan oleh Rasul sahu alaihi 44:03 wasallam tadi ya bahwasanya faalaikum 44:06 bil jamaah atau talamu jamaatal 44:09 muslimina wa imamahum. Yang kedua 44:11 membangun dan memakmurkan masjid. H 44:13 tuh. Jadi perbanyak jariah, memperbanyak 44:16 sedekah, 44:18 rajin mencari ilmu, tidak berhenti 44:20 belajar. Kita punya komitmen long life 44:22 education ya. Seumur hidup kita belajar. 44:25 Nah, jangan merasakan puas, jangan 44:27 merasakan ee sombong dengan apa yang 44:29 sudah dapatkan ilmu. Masih banyak ilmu 44:32 yang belum kita pahami. Banyak 44:34 bersedekah rutin tiap waktu salat ee 44:36 tiap salat lima waktu dalam setiap salat 44:40 kita berti lima kali sehari. dari 44:43 sedekah walaupun dengan uang recehan 44:45 tuh. Kemudian banyak zikir kepada Allah 44:49 ya. Perbanyaklah doa minta rida Allah 44:51 dan minta surga. Termasuk tadi zikir 44:53 hanya 7 detik juga ya. Itu kalau kita 44:56 tidak sempat sama sekali 7 detik 44:57 ya. Subhanallahilim wabihamdih begitu 45:00 cukup. Masyaallah. Berdakwah walaupun 45:02 hanya dengan bekal satu ayat Al-Qur'an. 45:05 Bersedekahlah dengan segala kebaikan 45:07 dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan 45:09 atau amal saleh. Menahan diri dari 45:11 perbuatan buruk dan selalu hidup 45:13 terpimpin berjamaah dalam salat dan 45:16 berjamaah di luar salat. Demikian. 45:19 Baik, [berdehem] masyaallah. 45:20 Alhamdulillah telah kita bersama-sama 45:23 simak ikwan awat tausiah sore yang telah 45:25 disampaikan oleh Ustaz Wahyu DKS, 45:27 cicilan istana di surga. Jadi, semua 45:29 ibadah itu merupakan cicilan ya, untuk 45:31 cicilan kita untuk mendapatkan istana di 45:33 surga tersebut. Ikhwan Akhwat. Ini sudah 45:35 banyak Ustaz yang bergabung, yang 45:37 menyapa dan juga ini juga ada beberapa 45:39 pertanyaan yang masuk, sapaan-sapaan 45:40 juga dari Ibu Yeti Setiawati. Ee terima 45:44 kasih Ustaz, alhamdulillah penyimak ilmu 45:47 yang sangat bermanfaat dunia wal 45:48 akhirat. Amin ya rabbal alamin. 45:50 Selanjutnya dari Bapak Arwin juga sedang 45:52 menyimak di Jakarta Selatan ee usia 67 45:55 tahun, Ustaz. Sambil menyimak rahasia 45:57 terus alhamdulillah menambah ilmu 45:59 pengetahuan dan ilmu agama saya. 46:01 Selanjutnya Bapak Komarudin Karawang 46:04 juga sudah menyimak. Bapak Asep sedang 46:05 di jalan. Apaan Ustaz? Tidak bisa 46:07 mengetik hanya mengirimkan suara aja ini 46:09 katanya. Terima kasih tausiahnya. Ibu 46:11 Lise juga sedang menyimak Ibu Sundari. 46:14 Ada juga Ibu Ani Hudaifah yang setia 46:17 selalu menyimak Rasil. Selanjutnya 46:19 sapaan dari Ibu Saidah juga ya sedang 46:24 menyimak di sore hari ini. Terima kasih 46:25 Ustaz. 46:27 Ini ada pertanyaan yang disampaikan oleh 46:31 Bapak Dedi di Bogor. Pak Ustaz, 46:33 asalamualaikum warahmatullahi 46:34 wabarakatuh. 46:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:37 wabarakatuh. 46:38 Ustaz, apakah pahala amalan yang 46:41 dijanjikan rumah di surga tadi yang 46:43 Ustaz sebutkan bisakah dihadiahkan 46:46 kepada orang tua yang sudah meninggal 46:48 dunia? Ustaz, demikian 46:51 bisa dihakkan enggak, Ustaz? Ya. 46:52 Baik. ee kalau kita melihat dari 46:54 beberapa dalil di Al-Qur'an dan sunah 46:57 ada yang bisa, ada tidak. 46:59 Jadi ada ada beberapa beberapa aturan 47:02 atau prosedur yang harus ditempuh. Ee 47:04 bisa diberikan dalam artian pahala amal 47:08 kita diberikan kepada orang tua kalau 47:11 pertama kita beramal atas didikan 47:14 mereka. 47:15 He. [batuk] 47:16 Nah, yang pertama sekali adalah tentang 47:18 karena sama-sama muslim. 47:19 Iya 47:20 ya. Muslim. Karena kalau bukan muslim 47:21 tidak muslim. 47:22 Jadi walaupun misalkan orang tua kita 47:25 ini adalah nonmuslim. 47:27 Heeh. 47:27 Ya. 47:28 Kemudian memasukkan kita ke pesantren. 47:30 He. 47:31 Enggak ada apa-apa buat dia. Tapi kalau 47:33 misalkan dia jadi muslim maka terbukalah 47:35 pahala baginya. 47:36 Oh seperti itu. Jadi karena apa? Karena 47:39 berdasarkan dalil surah Ali Imran ayat 47:41 85 Allah berfirman, "Wamdi 47:46 isinau 47:48 wahua akir minirin." Siapa yang mencari 47:51 agama selain Islam tidak akan diterima 47:54 semua amal darinya. Tuh wahua akhirati 47:57 minal khirin. Dan di akhirat dia 47:58 termasuk orang yang rugi tuh. Jadi itu 48:01 ya, maka ada yang tidak diterima seperti 48:03 itu. Termasuk juga kalau misalkan ee 48:08 orang tuanya berbuat syirik, muslim tapi 48:10 berbuat syirik. Ah, juga bisa 48:12 menghapuskan amal malah. 48:13 Iya. 48:14 Itu maka inilah dia mati wafat dalam 48:16 keadaan musyrik ya kan ya. 48:18 Meninggalnya dalam keadaan syirik. Nah, 48:20 berarti hapus semua amalnya. 48:21 Iya, 48:22 gitu. Karena Allah berfirman, "Innallaha 48:24 la yagfiruus bihifiru maunalika lima 48:27 yasya." 48:28 Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni 48:30 dosa syirik dan Allah hanya mengampuni 48:31 dosa yang selain syirik yang Allah 48:32 kehendaki. Jadi kalau dosa yang lain 48:34 bisa tertutup dengan amal saleh, tapi 48:36 syirik tidak bisa. 48:37 Tidak bisa ya. 48:38 Bahkan bisa menghapuskan amal. Nah, ini 48:40 jadi ada berapa persyaratan yang harus 48:42 kita pahami. Kalau misalkan orang tuanya 48:44 itu dulunya orang tidak mampu tapi orang 48:48 saleh gitu ya, mengarahkan anaknya 48:50 supaya menjadi saleh. Nak, kalau nanti 48:52 kamu diberikan kelapangan oleh Allah, 48:55 tolonglah kamu umroh untuk Bapak dan 48:58 Ibu. Misal kan ya 48:59 diumrohkan. Nah, misalkan oh iya 49:02 insyaallah akhirnya si anak tuh bertekad 49:04 ya sampailah punya kemampuan untuk 49:06 berangkat umrah. 49:07 Nah, seperti itu dapat pahala ibunya 49:10 gitu. Tapi kalau misalkan ee atau wasiat 49:13 misalkan wasiat, "Nak, ini ibu punya 49:16 modal nih sekian silakan kamu ulangkan. 49:18 Nanti kalau setelah berkembang tolong 49:21 dikurbankan sebagian 49:23 ya. Jadi ini Ibu pengin kurban, tapi 49:26 kalau sekarang mungkin belum cukup untuk 49:27 kurban. He. 49:28 Mudah-mudahan dengan digolangkan 49:30 ya menjadi besar dan kamu bisa berkorban 49:33 di situ di atas namakan Bapak atau Ibu. 49:35 Wasiat bisa 49:35 wasiat. 49:36 Jadi maksudnya itulah amal dirinya yang 49:39 ketika diungkapkan waktu dalam masih 49:42 hidup 49:43 gitu. Jadi kalau misalkan tiba-tiba 49:45 misalkan apalagi tadi terhalang dengan 49:46 kesyirikan, terhalang dengan ee oh dia 49:50 musim tapi tidak salat. Mohon maaf tidak 49:52 bisa juga. Karena salat itu adalah 49:54 sebagai pemisah antara mukmin dan dan 49:57 keimanan dan kekafiran kan gitu. Nah, 50:00 demikian dia bisa [berdehem] tapi dengan 50:02 catatan tadi ya. 50:03 Iya, 50:04 dengan catatan tadi yang sudah 50:05 disebutkan. Baik, selanjutnya dari Ibu 50:08 Aisyah di Sukabumi. Asalamualaikum 50:10 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 50:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:12 wabarakatuh. 50:13 Ummu Aisyah. Ya. Mengapa dalam syariat 50:15 ada amalan yang secara khusus dijanjikan 50:19 rumah di surga? Sedangkan banyak amalan 50:21 besar lainnya tidak disebutkan dengan 50:24 bentuk balasan yang sama. Apa hikmahnya, 50:26 Pak Ustaz, dari hadis yang tadi 50:27 disampaikan? 50:28 Ya, 50:29 demikian, Ustaz. 50:30 Hikmahnya adalah agar kita tidak 50:32 pilih-pilih. 50:34 [tertawa] Jadi kalau amalan itu, makanya 50:36 dalam hal ini seperti ee pemahaman 50:39 tentang sunah ya, antara ahli hadis, 50:42 ahli fikih, dan ahli ushul berbeda. 50:45 H 50:46 kalau ahli ushul berpendapat ee kalau 50:49 ahli fikih dulu ya, ahli fikih itu 50:50 berpendapat sunah itu kan sebagaimana 50:52 yang sering kita pahami. Dilaksanakan 50:54 dapat pahala, tidak dilaksanakan tidak 50:56 berdosa. Kan gitu. He. 50:58 Kalau ahli usul beda. Pokoknya segala 51:00 sesuatu yang dilakukan oleh Nabi ya yang 51:04 mengandung unsur hukum. 51:06 Nah, itulah disebut dengan sunah. Nah, 51:10 tapi sesudah Muhammad jadi nabi. 51:12 H. 51:13 Tapi kalau ahli hadis tidak. Ya, 51:15 pokoknya semua dilakukan oleh Nabi, 51:17 dikatakan oleh Nabi. Baik itu sebelum 51:18 Nabi jadi sebelum Muhammad jadi Nabi 51:20 ataupun setelah Muhammad jadi Nabi itu 51:22 demunnya sunah. 51:24 Jadi berbeda di situ dalam penerapannya. 51:26 Maka yang kalau misalkan kita 51:28 menggunakan standarnya ahli hadis, kita 51:30 tidak akan pilih-pilih. Pokoknya semua 51:32 yang dilakukan oleh Rasul lakukan saja. 51:33 Lakukan saja ya. 51:34 Adapun masalah pahala diserahkan kepada 51:35 Allah gitu. Nah, termasuk tadi ee Allah 51:40 memberikan informasi, Rasul memberikan 51:42 informasi kepada kita itu motivasi. 51:45 Kalau yang besar aja tidak bisa, masa 51:47 yang kecil juga tidak bisa. Begitu. 51:49 Contoh misalkan meraih dengan syahid. 51:51 Itu kan sudah jelas 51:53 kunci surga kan dibuka kan. Nah, 51:55 terhapus semua dosanya itu dengan 51:56 syahid. Nah, termasuk juga senantiasa 51:59 jadi orang-orang yang siddiq, 52:00 orang-orang yang benar seperti Abu Bakar 52:02 Assiddiq itu juga luar biasa gitu. Tapi 52:05 kenapa itu jarang diungkap? Karena tadi 52:07 intinya dimotivasi itu biasanya sesuatu 52:10 yang ringan. Nah, maka ee kalau kita 52:14 menghadapi satu permasalahan 52:17 yang ada yang bisa ringan, ringan yang 52:18 ringan dulu ambil. 52:19 Iya. 52:19 Yang ringan dulu baru setelah itu kita 52:21 bertahap melakukan sebag yang terberat. 52:23 Nah, salah satu yang berat itu termasuk 52:25 diwatus sanamihi yaitu jihad 52:27 bisabilillah. Seperti yang ee kami 52:29 jelaskan kemarin ya, bahwa ada sahabat 52:32 yang belum apa-apa, dia belum salat, dia 52:35 belum zakat, belum puasa, 52:37 tapi karena baiat saja cukup baiat 52:39 kemudian berjihad jalan Allah, syahid 52:41 dia masuk surga. 52:42 Tuh, masyaallah. Inilah jadi ee hal ini 52:46 menjadikan motivasi buat kita. Intinya 52:49 dalam beramal baik lebih baik apa yang 52:52 kita lakukan bisa lakukan. Tidak perlu 52:54 pilih-pilih. Oh, saya mau ngomong itu 52:55 mah. Saya pengin yang ini. Enggak usah 52:57 begitu 52:58 ya. Karena dalam hal ini Islam itu 53:00 adalah rahmatan lil alamin. Nah, 53:02 demikian. 53:03 Baik, selanjutnya kita beralih ke 53:05 pertanyaan dari Depok, Ibu Siti. 53:08 Asalamualaikum warahmatullahi 53:09 wabarakatuh, Pak Ustaz. 53:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:11 wabarakatuh. Kalau kita ingin memiliki 53:13 istana di surga, amalan apa yang 53:16 paling-paling utama dan paling mudah 53:18 diamalkan setiap harinya untuk 53:20 orang-orang awam seperti saya, Pak 53:21 Ustaz? Demikian [berdehem] 53:23 tadi sudah disampaikan beberapa hal ya. 53:25 Nah, makanya saya kesimpulkan tadi. 53:28 Pertama, kita hidup berada dalam jamaah 53:30 ya, terpimpin oleh seorang imam seperti 53:33 yang dipesankan oleh Nabi, faalaikum bil 53:35 jamaah. Nah, sudah itu di dalamnya juga 53:38 kita motivasi untuk senantiasa berusaha 53:41 berinfak. menjariahkan harta walaupun 53:43 hanya dengan uang recehan. 53:45 Saya yakin bisa dengan uang recehan 53:47 walaupun hanya R500 enggak apa-apa. 53:49 Allah tidak akan pernah melihat pada 53:50 jumlahnya tapi Allah melihat pada 53:53 bebannya. Makanya ada dalam istilah itu 53:55 aluj biqadil masyaqoh. Pahala itu 53:57 disesuaikan dengan beratnya beban. 53:59 Kalau orang mengeluarkan Rp500 dari uang 54:01 Rp10.000 berarti kan sisa tinggal 54:03 Rp9.500. 54:05 Nah, sementara orang mengeluarkan R juta 54:07 tapi dia penghasilannya ratusan juta. 54:09 Enggak ada artinya 54:10 dibandingkan dengan R00.000. rupiah tadi 54:12 tuh karena yang dilihat bukan daripada 54:14 jumlahnya 54:15 tapi dari persentasenya dan beban yang 54:17 dirasakannya dirasakan 54:18 ketika dia mampu memberikan kepada orang 54:20 lain membantu orang lain di saat dia 54:22 penuh butuhkan ini dikatakan tadi isar 54:24 maka tingkatan tadi kalau kita mampu 54:27 kejarlah sampai derajat isar kalau tidak 54:29 mampu sampai pada derajat aljud seperti 54:32 Umar bin Khattab tidak mampu juga sampai 54:34 pada ee derajat asakoho seperti 54:38 Abdullah bin Auf dan Utsman bin Affan 54:40 nah jangan Jangan sampai kita menjadi 54:42 orang-orang yang digambarkan dalam surah 54:45 ee At-Taubah ayat 67 itu orang yakbidu 54:47 aidiahum yang menggenggam tangannya 54:50 alias pelit 54:51 pelit 54:51 kikir dalam menggunakan harta di jalan 54:53 Allah. 54:54 Nah, kalau sudah seperti itu, itu bisa 54:56 masuk kategori orang munafik. 54:58 Ya, salah satu sifat orang munafik dalam 55:00 surat at-Taubah ayat 67 adalah dia 55:02 menggenggam tangannya untuk mengeluarkan 55:04 harta di jalan Allah. Kalau untuk untuk 55:07 selera habis-habisan kalau untuk 55:09 kepentingan jemah, untuk kepentingan ee 55:12 kaum muslimin, untuk kepentingan dakwah 55:14 habis beneran. 55:16 [berdehem] 55:16 Jadi enggak ada gitu ya. Nah, itu jangan 55:18 sampai terjadi begitu. Nah, maka 55:19 kemudian tadi rajin mencari ilmu ya. 55:22 Rajin mencari ilmu termasuk mendengarkan 55:24 radio Islam, termasuk mendengarkan rasil 55:26 itu juga dapat pahala. 55:28 Jangan dianggap tidak. Ini juga termasuk 55:30 cincil surga kita. 55:31 Iya. Termasuk 55:31 tuh tidak berhenti belajar, banyak 55:33 bersedekah rutin ya. tadi setiap selesai 55:35 salat kalau di rumah kita siapkan kotak 55:38 misalkan kan. 55:39 Nah, mungkin setiap seminggu sekali atau 55:40 sebulan sekali serah serahkan ke 55:42 bendahara. 55:43 He. 55:43 Nah, ini saya bulan ini pakai kotak beli 55:46 aja kotak cuman 5.000 misalkan ya kotak 55:49 plastik jangan yang jangan yang gampang 55:51 dibuka 55:52 itu yang susah n diserahkan. Jadi banyak 55:55 zikir kepada Allah tadi minimal 7 detik 55:57 zikir subhanallahilim wabihamdih itu 56:00 kemudian banyak doa minta rida kepada 56:02 Allah dan mintanya surga berdakwah 56:05 walaupun dengan bekal satu ayat 56:06 Al-Qur'an kita sampaikan 56:08 ya insyaallah dapat pahala yang luar 56:09 biasa. Nah jadi itu beberapa hal yang ee 56:13 kita tinggalkan segala perbuatan buruk 56:15 itu pun akan bisa jadi cicilan untuk 56:17 istana di surga. Demikian. 56:19 Jadi banyak pilihannya Ustaz ya. 56:21 Tergantung niat kita konsisten apa 56:23 enggak gitu ya. 56:23 Iya gitu. Masyaallah. 56:25 Yang paling berat kan istikamah tadi. 56:26 Istikamahnya itu yang paling berat 56:27 kadang-kadang. 56:29 Baik dari Bapak Baron Betawi. Terima 56:31 kasih Ustaz saya menyimak. Oke lanjutnya 56:33 dari Ibu Dian ini bertanya. 56:34 Asalamualaikum warahmatullahi 56:35 wabarakatuh Ustaz. 56:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:37 wabarakatuh. 56:38 Ustaz membangunkan masjid untuk kedua 56:40 orang tua yang sudah wafat, bagaimana 56:42 niatnya yang benar sesuai ajaran Islam? 56:44 Bagaimana niatnya? Demikian 56:46 ya tadi kalau memang orang tuanya itu 56:48 dulu pernah mendidik dia supaya rajin 56:51 berinfak, rajin bersedekah, 56:54 walaupun kita tidak meniatkan untuk 56:55 orang tua itu otomatis 56:57 ya. Kenapa tadi? Karena gak dalil. Jadi 57:00 man san sunatan hasanatan falahu ajruha 57:02 wa ajr man amil biha yaumilqiamah. 57:05 Barang siapa yang mengajarkan kebaikan 57:08 maka dia akan mendapatkan pahala 57:10 sebanyak orang yang mengikutinya sampai 57:12 hari kiamat. He. 57:13 Kalau dia rajin berinfak, rajin 57:15 bersedekah sampai membangunkan masjid 57:17 karena berawal dari pendidikan orang 57:19 tuanya, maka orang tuanya dapat pahala. 57:22 Kalau guru juga punya ikut andil, ikut 57:24 andil nih gurunya membina dia supaya 57:26 jadiwan, maka gurunya pun dapat pahala. 57:29 Nah, maka kalimatnya dalam tiga hal yang 57:32 ee tidak akan terputus kan. Sodqatun 57:34 jariah, alilmu ilmu yang bermanfaat dan 57:38 waladun shadulahu. Kan gitu anak saleh 57:41 yang mendoakannya. Mendoakan siapa? 57:43 mendoakan orang tuanya, mendoakan 57:44 gurunya, mendoakan siapa saja yang 57:46 menjadikan punya kontribusi dia menjadi 57:49 anak yang saleh. 57:50 Tuh, begitu. Jadi, walaupun kita tidak 57:52 diniatkan tetap secara otomatis sudah 57:54 itu. Nah, apalagi misalkan kita niatkan, 57:57 "Ya Allah ee jadikanlah ini pahala buat 58:00 orang tua saya." Karena karena dialah 58:02 saya menjadi seperti ini, karena dialah 58:04 saya bisa menjadi baik. Tuh, gitu. 58:07 Masyaallah, itu luar biasa. H 58:09 demikian 58:10 semua berdampak kalau kita diniatkan 58:12 otomatisampak. Masyaallah. [berdehem] 58:14 Dari Bapak Rizki di Depok. 58:17 Asalamualaikum warahmatullahi 58:18 wabarakatuh, Ustaz. 58:19 Waalaikumsalam warahmatullahi [berdehem] 58:20 wabarakatuh. 58:21 Ustaz, bagaimana cara kita bisa me 58:25 aplikasikan tadi yang Ustaz sampaikan di 58:27 tengah kesibukan bekerja dan mengurus 58:29 keluarga sehari-hari. Jangankan untuk 58:32 berinfak dan lain-lain. Untuk keluarga 58:35 kadang juga kesulitan. I 58:37 dan apakah dengan memberikan nafkah ke 58:39 istri termasuk juga mencicil istana di 58:41 surga, Pak Ustaz? Demikian. 58:43 Nah, itu kita ingat tadi bahwa Nabi 58:45 bersabda, "Tidak akan berkurang hartanya 58:47 disedekahkan." 58:48 Tidak berkurang. 58:49 Artinya kalau kita punya komitmen tadi, 58:52 ciri orang bertakwa yang dijadikan oleh 58:55 Allah Subhanahu wa taala tadi sifat ahli 58:57 surganya itu adalah alladzina yunfiquuna 59:00 far wadar. Menginfakkan harta dalam 59:02 keadaan lapangan dan sempit. He 59:04 saya yakin ya di antara kita ada yang 59:06 kesulitan sekali. 59:08 Betul. 59:08 Tapi dengan konsulitan itu pun dia masih 59:10 bisa mengeluarkan. Oh itu luar biasa. 59:12 H 59:13 ya kalau dalam keadaan lapang bahkan 59:15 sedikit nilainya. 59:16 Nah lihat dalam surah Al-Hadid ayat 59:19 ke-10. 59:20 Orang yang menginfakkan hartanya dan 59:22 berperang di jalan Allah sebelum putu 59:24 Makkah lebih besar pahalanya daripada 59:26 orang sesudah putuh Mekah. Kenapa? Dalam 59:28 putu Mekah itu dalam kondisi yang sangat 59:30 sulit. 59:31 H 59:31 banyak sekali kesulitan. Maka seperti 59:33 kemarin, orang yang berinfak, orang yang 59:35 bersedekah, orang yang berjariah di saat 59:37 COVID ya, di saat pandemi 59:39 itu lebih baik dari pahalanya daripada 59:41 orang yang di saat setelah COVID dalam 59:43 keadaan normal. 59:43 H 59:44 begitu. Maka tadi ketika kita dalam 59:46 sulit, aduh saya ini bagi-baginya susah 59:49 walaupun Rp500 kan enggak seberapa. 59:51 Heeh. 59:52 Coba Pak kita hilang juga mungkin tidak 59:54 akan ee repotlah mencarinya gitu aja 59:57 gitu. 59:58 Itu ada sebagai tapi di hati niatkan, 59:59 "Ya Allah, saya hanya mampu segini ya 1:00:01 Allah." Maka catatlah sebagai amal saleh 1:00:03 saya ya Allah. 1:00:03 Jadi konsisten terus ya istikamah 1:00:05 konsisten insyaallah ya. Jadi jangan 1:00:08 pernah putus asa. Pokoknya salah satu 1:00:11 sifat kikir itu akan hilang dari diri 1:00:15 kalau kita bersedekah. 1:00:16 H 1:00:17 itulah obatnya. 1:00:19 Salah satu menjadikan sedekah ya pahala 1:00:22 dan ee apa harta kita menjadi berkah. 1:00:26 Maka dengan sedekah. 1:00:27 Sedekah. 1:00:28 Masyaallah luar biasa. Dan kita 1:00:30 disedekahkan 1:00:32 maka kita dapat sedekah lagi. Misalkan 1:00:34 orang lain kita sedekahkan lagi. Oh, 1:00:35 pahala terus kan itu bisa itu 1:00:37 iya mengalir kan 1:00:38 berantai gitu. 1:00:38 Iya. Misalkan Kang Fahri kasih saya R 1:00:41 miliar itu ya saya kasih ke Mas Neja 1:00:43 misalkan R00 juta gitu ya. Nah Mas Neja 1:00:44 kasih lagi sama Bang Yusuf gitu R00 juta 1:00:47 [tertawa] gitu. Itu pahala semua tuh. 1:00:49 Masyaallah. Apalagi kalau berarkan 1:00:51 semuanya bisa juga diberikan semuanya 1:00:54 tuh. Jadi masyaallah 1:00:55 terus mengalir gitu ya. Nah, inilah 1:00:57 harus kita syukuri ya, bahwasanya Allah 1:01:00 memberikan kesempatan kepada kita 1:01:02 supaya kita semua bisa mencicil ee tanah 1:01:06 istana di surga. 1:01:07 Karena umat Rasul itu nanti yang masuk 1:01:10 surga itu kan disebutkan 70.000. 1:01:12 Heeh. 1:01:13 Ya, dan setiap orangnya membawa 70.000 1:01:16 lagi. 1:01:18 Coba kalikan berapa? 1:01:19 Banyaklah ya. 1:01:20 Rp0.000 ya. Setiap orangnya membawa lagi 1:01:24 Rp70.000. 1:01:26 gitu. Jadi kan sekurang lebih 4,9 miliar 1:01:31 J. Masyaallah luar biasa gitu. 1:01:34 Nah itu silakan dihitung ya. Jadi saya 1:01:36 baca di riwayat Muslim 1:01:38 itu ternyata ada sampai seperti itu 1:01:40 dikabarkan 1:01:41 dan nanti ee umat Muhammad ini, umat 1:01:44 Rasulullah sahu alaihi wasallam itu 1:01:46 paling banyak dibandingkan umat 1:01:48 nabi-nabi yang lain. 1:01:49 H 1:01:49 yang kedua adalah umat Nabi Musa. 1:01:51 Iya. 1:01:52 Tuh. Nah, demikian. 1:01:54 Baik. Ada sapaan juga dari Ibu Hajah 1:01:56 Nurul Imtisan dari Lombok e di Lombok 1:02:00 Timur NTB sedang menyimak. Ustaz terima 1:02:02 kasih tausiahnya terdengar jelas di sini 1:02:04 dengan streaming Rasil. Masyaallah. 1:02:05 Terima kasih 1:02:06 dari Lombok. Ya, selanjutnya pertanyaan 1:02:09 yang datang lagi dari Bapak Muhammad 1:02:11 Iqbal di 1:02:14 Jaksel. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:15 wabarakatuh Ustaz. 1:02:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:18 wabarakatuh. Ustaz, apakah janji rumah 1:02:20 di surga tersebut hanya berlaku bagi 1:02:22 orang yang mengamalkan amalan secara 1:02:25 sempurna atau orang yang masih memiliki 1:02:28 kekurangan tetapi terus berusaha juga 1:02:31 termasuk dalam keumuman hadis tersebut, 1:02:33 Pak Ustaz? 1:02:34 Ya, 1:02:35 demikian. 1:02:36 Surga itu bukan untuk orang yang 1:02:38 sempurna 1:02:40 ya. Surga bukan untuk orang yang 1:02:41 sempurna. Justru sebagian besar surga 1:02:43 itu bagi orang-orang yang tidak punya 1:02:46 kesempurnaan. 1:02:47 Iya. ya. Karena yang punya sempurna itu 1:02:49 kan para nabi, para rasul kan gitu. 1:02:51 Nah, yang yang selain itu kan sedikit ya 1:02:53 enggak? 1:02:54 Nah, artinya sebagian besar manusia ya 1:02:56 tidak sempurna jelas gitu. Ee bahkan 1:02:58 sebagian besar orang-orang yang pernah 1:03:00 berbuat dosa. Nah, jadi orang yang 1:03:03 disebut takwa itu bukan berarti orang 1:03:04 yang tidak pernah bersentuhan dengan 1:03:06 kesalahan sama sekali. Bukan. 1:03:07 Maka disebutkan dalam Al-Qur'an surah 1:03:09 Ali Imran kan 133 sampai 135 itu kan 1:03:11 jelas. Jadi per empat nih di surat Al 1:03:14 Imron yaitu pertama dia berinfak dengan 1:03:16 harta dan ee dengan berinfak dalam 1:03:19 keadaan lapang dan sempit. Yang kedua 1:03:21 adalah ee 1:03:25 menahan marah. 1:03:26 Yang ketiga adalah memaafkan manusia, 1:03:28 memaafkan orang lain. Yang keempat 1:03:30 adalah apabila dia berbuat salah atau 1:03:33 keliru, dia segera tersadar lalu dia 1:03:36 beristigfar dan tidak melanjutkan 1:03:37 kesalahan itu. Itu orang takwa oleh oleh 1:03:39 Allah disebutkan 1:03:40 tuh. Jadi bukan berarti orang tak itu 1:03:42 murni dari kesalahan ya. Jadi surga 1:03:45 bukan bukan bukan untuk orang yang 1:03:46 sempurna bukan. Nah, jadi ini artinya 1:03:50 menjadi motivasi buat kita jangan pernah 1:03:53 putus asa. 1:03:53 Iya. 1:03:54 Ya. La taknatu mirhila. Jangan k putus 1:03:57 asa dari rahmat Allah. 1:04:00 Nah. Jadi sesungguhnya orang-orang yang 1:04:01 putus asa itu hanya orang-orang kafir. 1:04:03 Heeh. 1:04:04 Nah, orang kafir itu orang putus asa ya. 1:04:06 Maka jangan sampai kita putus asa. Maka 1:04:08 dalam dalam kata MAR kan putus asa 1:04:10 adalah dosa. Katanya gitu. 1:04:12 Jaraklah kita bersemangat. Tapi ada roja 1:04:15 dan khauf. Raja dan itu adalah roja itu 1:04:18 berharap harapan. 1:04:19 Berharap yang kuat, harapan kuat bahwa 1:04:21 Allah akan mengampuni kita. 1:04:23 Harapan yang kuat Allah akan mencatat 1:04:24 amal saleh kita. Tapi haub juga karena 1:04:26 Allah juga menjanjikan akan menghapuskan 1:04:28 amal-amal kita. 1:04:29 Allah akan menjadikan kita dalam neraka 1:04:31 secara langgeng. Kalau hal-hal itu dia 1:04:34 persyaratan untuk menenuhi surga tadi 1:04:35 tidak terpenuhi. 1:04:36 H 1:04:37 tuh seperti tadi syirik miskan ya. 1:04:39 Iya. 1:04:39 Nah, kemudian kita bermain sihir dan 1:04:42 sebagainya itu semua bisa menjadikan 1:04:44 kita menjadi masuk neraka. Maka dari 70 1:04:47 dosa besar di dalam kitab Al-Kabair, 1:04:51 Imam Azzahabi menyebutkan 10 dosa besar 1:04:54 itu ya itu paling besar kan syirik. 1:04:56 Disebutnya akbarul kabair. 1:04:59 Dosa yang paling besar dari dosa-dosa 1:05:00 besar. Terus kemudian ee qatlun nafs 1:05:04 yaitu membunuh. 1:05:05 Lalu kemudian sihir. Lalu kemudian ee 1:05:09 durhaka kepada orang tua misalkan 1:05:10 meninggalkan salat ee meninggalkan 1:05:12 zakat, meninggalkan puasa, meninggalkan 1:05:14 haji padahal dia mampu riba itu semua 1:05:17 masuk dalam 10 besar. 1:05:18 Masyaallah. Nah, ini jadi hendaknya kita 1:05:20 berhati-hati karena itu bisa 1:05:22 menghancurkan amal-amal kita. 1:05:24 Maka ketika kita melakukan kebaikan, 1:05:27 maka perbanyaklah kebaikan itu 1:05:29 sebanyak-banyaknya. Walaupun hanya 1:05:31 sekecil mungkin tapi dilakukan secara 1:05:33 rutinitas dan terus berkesinabungan. 1:05:36 Lalu kemudian jangan kita berbuat dosa 1:05:37 sekecil apapun karena walaupun kecil 1:05:40 kalau dilakukan secara terus-menerus 1:05:41 akan menjadi besar. Demikian. 1:05:43 Baik 1:05:45 dari Ibu Tineka sedang menyimak. Ustaz 1:05:48 terima kasih usianya juga ini adaang ee 1:05:52 WhatsApp yang datang dari Ibu Aminah 1:05:54 Citra Indah. Asalamualaikum Ustaz 1:05:55 menyimak. Terima kasih ilmunya di sore 1:05:57 hari ini. Selanjutnya ada pertanyaan 1:06:01 dari Ibu Nurul di Tangerang. 1:06:03 Asalamualaikum warahmatullahi 1:06:04 wabarakatuh, Ustaz. 1:06:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:06:07 wabarakatuh. 1:06:07 Ustaz, kalau seseorang rajin beramal 1:06:10 tetapi masih sering berbuat dosa, kecil 1:06:12 ataupun besar, apakah amalan yang 1:06:14 menjadi cicilan istana di surga itu bisa 1:06:16 hilang pahalanya dengan sendirinya, Pak 1:06:18 Ustaz? 1:06:19 Kalau dosa besar, 1:06:21 kalau orang sering beramal tapi masih 1:06:23 berbuat dosa begitu, Pak. H 1:06:25 STM a lah begitu. 1:06:25 Iya berbuat dosa tapi yang penting bukan 1:06:28 dosa besar kan. 1:06:28 He. 1:06:29 Nah artinya tadi bisa ditimbang di 1:06:31 hadapan Allah. 1:06:32 Maka dalam Al-Qur'an ada kal disebutkan 1:06:34 sabiquirat bidnillah ada muktasidun ya 1:06:38 kan. Ada dolimun linafsih kan begitu. 1:06:40 Ada yang menderimi dirinya sendiri ada 1:06:42 yang tengah-tengah ada juga yang 1:06:43 bersegera kepada kebaikan. Jadi nanti ee 1:06:46 akan ditimbang di hadapan Allah itu. 1:06:49 Tapi kalau kita bertobat Allah akan 1:06:51 hapuskan dosanya sebelum kita wafat kita 1:06:53 bertobat. Tapi kalau sampai wafatnya 1:06:55 tidak sempat ditobati dosa itu selain 1:06:59 syirik maka akan bisa ditimbang di 1:07:01 hadapan Allah. Tapi kalau syirik tidak 1:07:03 ditimbang lagi. Menghapuskan seluruh 1:07:04 amal baik. 1:07:05 Hm. Kalau syirik 1:07:06 gitu itu bedanya ya. Jadi misalkan kita 1:07:09 tidak pernah berbuat syirik tetap 1:07:10 terjaga akidahnya. 1:07:12 Hanya kita seringkiali berbuat dosa lah. 1:07:14 Tapi kita juga ibadah jadi STMJ tadi 1:07:17 salat terus maksiat jalan gitu ya. 1:07:20 Nah itu nanti ditimbang di hadapan 1:07:21 Allah. Hm. 1:07:22 Apakah di saat dia taat, saat salat itu 1:07:24 dia ikhlas atau tidak? 1:07:25 Iya. 1:07:25 Apakah sesuai dengan tuntunan Allah dan 1:07:26 Rasul? Tidak. Kalau sesuai, oh berarti 1:07:28 jadi pahala. 1:07:29 He. 1:07:30 Nah, kemudian kemaksiatan jelas jadi 1:07:32 dosa. Nah, akan ditimbang mana yang 1:07:34 lebih banyak? Oh, yang pasti kalau 1:07:37 pahala itu dilipat gandakan, kalau dosa 1:07:39 itu tidak dilipat gandakan. Masyaallah. 1:07:42 Nah, jadi kalau satu dosa tetap dia 1:07:45 dihitungnya satu. 1:07:46 J kalau pahala niatnya aja sudah dapat 1:07:48 pahala. 1:07:48 Oh, masyaallah. Inilah keadilan dan 1:07:51 kemahamuraan Allah itu luar biasa. 1:07:53 Masyaallah. 1:07:54 Kalau si tidak seperti itu, kayaknya sih 1:07:55 enggak ada yang layak masuk surga. 1:07:58 [tertawa] 1:07:58 Masih berdosa semua. 1:07:59 Masyaallah. Dosanya lebih banyak 1:08:00 masalahnya gitu. 1:08:01 Makanya Ibrahim bin Adnan tuh sampai 1:08:03 bilang gini, "Kalau dosa itu punya bau, 1:08:05 enggak akan ada orang yang mau dekatin 1:08:06 kita." 1:08:07 Ya, 1:08:07 saking banyak dosanya, 1:08:08 saking banyaknya dosa kita itu 1:08:10 dosa dari mata, dari pendengaran, ya, 1:08:13 dari mulut kita, dari lintasan hati. Oh, 1:08:15 banyak sekali gitu. Maka di sinilah 1:08:18 perlu kita tidak boleh putus asa dalam 1:08:21 menggapai ee rahmat Allah Subhanahu wa 1:08:23 taala. 1:08:24 Demikian setiap waktu istigfar, Ustaz, 1:08:26 ya. Takut kita enggak tahu nih, enggak 1:08:28 sengaja berbuat dosa gitu, ya dari 1:08:30 pandangan [berdehem] 1:08:30 ya. Makanya coba nabi yang dimaksum oleh 1:08:32 Allah, disucikan tidak kurang dari 70 1:08:34 kali atau 100 kali 1:08:35 setiap hari. 1:08:36 Ya, setiap hari 1:08:37 istigfar gitu 1:08:38 lah. Kita yang berumuran dengan dosa kok 1:08:39 malas istigfar. Kan aneh gitu. 1:08:42 Masyaallah. 1:08:43 Masyaallah. 1:08:45 Masih ada lagi pertanyaan yang masuk ini 1:08:47 dari Bapak Suhaidi. Oh, sedang menyimak. 1:08:51 Mantap, Ustaz, tausiahnya. Terima kasih. 1:08:53 Ada juga ini Ibu Aminah mengirimkan 1:08:55 pertanyaan ee atau mungkin juga 1:08:58 testimoni ini. Ee Asalamualaikum 1:09:00 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:09:01 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:02 wabarakatuh. 1:09:03 Kalau saya infak enggak besar, Ustaz. 1:09:04 Sedikit tapi insyaallah ikhlas. di 1:09:06 majelis taklim lingkungan saya seminggu 1:09:08 dua kali kalau infak hari Jumat dititip 1:09:11 sama cucu. Kalau cucu pas salat Jumat di 1:09:14 apa saya titip untuk infak ke masjid. 1:09:16 Demikian. Oh ini [berdehem] testimoni 1:09:20 mudah-mudahan istikamah ya. 1:09:21 Istikamah. Selanjutnya ini oke 1:09:26 sapaan-sapaan juga ya dari Ibu Rina di 1:09:28 Depok juga sedang menyimak. Ustaz terima 1:09:30 kasih tausiah di sore hari ini. Dari 1:09:32 hamba Allah. Asalamualaikum 1:09:33 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 1:09:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:35 wabarakatuh. kita sudah mengetahui 1:09:38 amalan-amalan yang dijanjikan rumah di 1:09:40 surga oleh Allah, mana yang sebaiknya 1:09:42 harus dipri harus diprioritaskan agar 1:09:45 lebih konsisten mengamalkannya, Pak 1:09:47 Ustaz. Demikian 1:09:50 yang prioritas utama yang mana katanya 1:09:52 tentang apa tadi 1:09:53 amal-amalan tadi yang ee yang kecil, 1:09:55 yang besar gitu. 1:09:56 Heeh. 1:09:57 Amalan yang harus diprioritaskan lebih 1:10:00 konsisten mengamalkannya. 1:10:01 Iya. Jadi amalan-amalan yang kecil itu 1:10:04 yang bisa kita lakukan, lakukanlah 1:10:05 setiap saat gitu. Dan amalan-amalan yang 1:10:07 besar tentu tidak setiap saat karena 1:10:09 memang nilainya juga besar ya, resikonya 1:10:13 juga besar kan gitu. Seperti apa? Contoh 1:10:15 kurban kan tidak setiap saat ee kita 1:10:17 harus nabung dulu gitu untuk bangun 1:10:20 masjid juga kita nyiapin dulu. Tapi 1:10:22 kalau sedekah setiap hari bisa dilakukan 1:10:25 ya sampai tadi saya berikan contoh satu 1:10:28 butir kurma saja bisa kita lakukan. 1:10:30 sepotong roti atau sepotong tempe yang 1:10:33 kita masak di rumah ya. Kita masak tempe 1:10:35 nih satu piring ambil satu apa salahnya? 1:10:38 Berikan pada anak kecil di itu. 1:10:40 Masyaallah luar biasa. Hal semacam ini 1:10:42 pun akan memberikan dampak yang luar 1:10:44 biasa tanpa kita rasakan. 1:10:46 Maka akan ada nanti orang yang masuk 1:10:47 surga itu tanpa terasa dia akan taajub 1:10:51 dengan amal-amalnya. Tapi juga ada orang 1:10:53 yang kaget dengan amalnya hilang. He. 1:10:55 Karena dia merasa amalnya sudah banyak. 1:10:57 T begitu dibuka di hadapan Allah tidak 1:10:59 ada amalnya. terhapus rupanya dengan 1:11:01 apa? Yaitu termasuk dengan dosa syirik 1:11:04 atau dengan riya tuh dengan riya, dengan 1:11:07 sumah itu bisa hilang. 1:11:08 Iya. 1:11:09 Tuh hati-hati kita beramal tapi ingin 1:11:11 dilihat orang. Kita beramal ingin digang 1:11:15 supaya mendapatkan wah, mendapatkan 1:11:16 apresiasi itu juga bisa hilang. 1:11:19 Sampai digambarkan di surat Albaqarah 1:11:20 itu ibarat ee pasir yang berada di tanah 1:11:24 yang eh di batu yang licin. Tiba-tiba 1:11:26 datang hujan lebat habis semuanya. 1:11:27 Enggak ada yang berbuat ri itu seperti 1:11:29 itu. Maka kita pun harus tetap menjaga 1:11:32 ya betapa keajaiban hati ini luar biasa. 1:11:36 Jangan sampai kita hanya mengandalkan 1:11:37 dalam bentuk hal yang sebenarnya fisik, 1:11:39 tapi kita ee melalaikan terhadap 1:11:42 keberadaan hati kita. Nah, mari kita 1:11:45 jaga keikhlasannya. 1:11:48 Insyaallah. Ada lagi pertanyaan, Ustaz. 1:11:50 Tapi di luar tema ini dari hamba Allah. 1:11:52 Mohon Ustaz penjelasan dan jawabannya. 1:11:56 Eh, saya pada tahun 2017 yang lalu 1:11:58 membiayai keponakan ke luar negeri 1:12:01 dengan biaya R24 juta. Dia gagal 1:12:04 berangkat karena tidak sabar padahal 1:12:06 sudah ada pisa. Terus dia kasih saya 1:12:08 tanah dengan harga Rp16 juta. Tidak ada 1:12:11 perjanjian untuk hutang lunasnya begitu. 1:12:14 karena keadaan saya saya tanah itu saya 1:12:17 jual Rp16 juta. Mereka anggap utang 1:12:21 sudah selesai tapi saya bilang uang Mas 1:12:24 saya masih tinggal R juta di dia gitu. 1:12:26 Terus gara-gara uang saya itu saya dan 1:12:28 adik ibu keponakan 1:12:30 saya itu putus nyambung silaturahmi. 1:12:33 Adik saya bilang disuruh saya tidak usah 1:12:35 diukit-ukit lagi masalah hutang saya 1:12:38 yang del yang saya R juta itu. Itu 1:12:40 bagaimana Pak Ustaz 1:12:42 atau hal semacam itu? ini mesti awal 1:12:45 daripada ee kekeliruan ketika mengadakan 1:12:49 transaksi. 1:12:50 Jadi surat Albaqarah 282 dilanggar. 1:12:53 H 1:12:53 tuh di Alqur 282 itu harus dijelas dalam 1:12:58 dalam transaksi itu harus jelas. 1:13:00 Iya. 1:13:00 Nah, misalkan contoh ini saya pinjam 1:13:03 uang ini sebagai jaminan 1:13:04 bisa tulis ya 1:13:05 ditulis 1:13:06 harus ada saksi 1:13:08 tuh 1:13:08 dia mentang-mentang saudara Bu ya. 1:13:10 Heeh. Ada saksi dua orang ada saksi dua 1:13:12 orang. Kalau misalkan ee tidak ada 1:13:14 laki-laki dua orang, maka boleh satu 1:13:17 laki-laki dua perempuan. Jadi tiga 1:13:18 saksi tiga orang itu. 1:13:19 Nah, artinya karena dua perempuan itu 1:13:21 dianggap satu 1:13:22 gitu. Nah, kalau ini dilanggar mesti 1:13:25 akan berdampak buruk. 1:13:27 Dan saya sudah sering menyaksikan 1:13:29 seperti itu. 1:13:30 Nah, saya tanya antum enggak 1:13:31 melaksanakan? Oh, iya. Saya tidak 1:13:33 merasakan Albaqarah 2282. 1:13:36 Ayat yang terpanjang 1:13:38 dalam Al-Qur'an itu surat Albaqarah 282. 1:13:41 adalah urusan tentang muamalah 1:13:43 karena itu sensitif 1:13:44 ya. Masyaallah itu karena sensitif 1:13:46 banyak sekali orang yang keluarga bisa 1:13:48 jadi pecah, bisa jadi retak hanya karena 1:13:51 masalah tadi. Nah, ketika dilanggar akan 1:13:54 terjadi masalah. 1:13:56 Nah, lalu bagaimana kalau sudah terjadi? 1:13:59 Nah, ya maka bertobat pertama bertobat 1:14:03 kepada Allah. Lalu kemudian harus ada 1:14:06 orang yang menengahi. Nah, 1:14:08 di sinilah pentingnya ada hakim. H. 1:14:12 Nah, ada hakim, ada yang menangani, ada 1:14:15 orang yang ketiga 1:14:16 yang paham 1:14:17 ya, yang paham terhadap permasalahan 1:14:19 hukum, 1:14:19 maka dia adalah urusan perdata. Nah, 1:14:22 dikumpulkan. Kalau dulu di zaman ee 1:14:24 zaman salafus saleh gitu ya, 1:14:26 zaman Nabi, zaman sahabat, zaman peratam 1:14:28 itu kan mereka ngadu kepada hakim. He. 1:14:30 Lalu kemudian ee ada kisah menarik di 1:14:35 apa di laptop saya ada tentang kisah 1:14:39 menarik ee seorang yang berangkat dia 1:14:42 menitipkan uangnya. 1:14:44 Saya mau berangkat dalam 3 bulan 1:14:46 katanya. 1:14:46 He 1:14:47 nanti 3 bulan ini titip uang saya ya. 1:14:51 Karena di rumah saya khawatir hilang. 1:14:53 He. 1:14:53 Nah, terus si ini karena pedagang dia, 1:14:55 dia golangkan tahu 1:14:56 modal jadi modal 1:14:57 modal itu. Nah, udah gitu sekitar 3 1:15:00 bulan pulang 1:15:01 dia lagi, "Wang, apa kamu kapan?" Wah, 1:15:04 dia menghindar. 1:15:06 Heeh. 1:15:06 Ya, menghindar. Akhirnya dia ngadu 1:15:08 kepada hakim. Ngadu kepada hakim 1:15:11 bahwasanya dia menitipkan uang 1:15:13 sekian-sekian. Memang tidak punya. Mana 1:15:15 catannya? Mana buktinya? 1:15:16 Tidak ada. Nah, ini kan pelanggaran kan 1:15:18 saling percaya. 1:15:19 Nah, karena percaya teh orang sudah 1:15:20 teman dekat gitu. Tapi akhirnya ee hakim 1:15:23 itu mendatangi rumahnya kan atas 1:15:25 pengaduan tadi menasihati orang itu 1:15:28 bahwa khianat terap amal itu adalah 1:15:29 sifat orang munafik. 1:15:30 He. 1:15:31 Dan tidak ada ee balasannya kecuali 1:15:33 neraka di hadapan Allah. Oh. Sampaikan 1:15:36 sampai akhirnya sadar tuh. 1:15:37 He 1:15:38 e nangis dan akhirnya dia mengaku tapi 1:15:40 uang itu terpakai. Nah gitu 1:15:43 ya. Tapi akhirnya kan berarti terjadi 1:15:45 terbuka kan masalahnya. Tadinya kan dia 1:15:47 menutup diri tidak mau terbuka. Nah 1:15:49 seperti inilah pentingnya. ada orang 1:15:50 ketiga. Maka terap periswa tadi pun 1:15:52 perlu ada orang ketiga 1:15:54 yang punya wibawa yang dianggap bisa 1:15:57 diikutin oleh kedua belah pihaknya. 1:16:00 Enggak bisa kalau tanpa ada orang ketiga 1:16:02 susah. 1:16:02 Susah ya 1:16:03 ya kalau nunggu dia sadar susah. Harus 1:16:05 ada orang ketiga dan orang ketiga itu 1:16:07 harus ngerti kepada hukum. 1:16:08 Iya. I 1:16:08 demikian sekoler. 1:16:10 Jadi walaupun dengan saudara dia harus 1:16:12 memang ada perjanjian tulis tertulis 1:16:13 [berdehem] masalah uang gitu ya. 1:16:15 Iya. 1:16:15 Hitam dati. Karena itu itu syariat itu 1:16:17 syariatnya itu seperti itu. Baik ustaz. 1:16:19 kita dibatasi oleh waktu mungkin Ustaz 1:16:21 sebelum pamit disimpulkan kita hari ini. 1:16:23 I baik. Alhamdulillah para ikhwan ee 1:16:25 azakumullah. Ini kok beda dengan ke situ 1:16:27 ya? Kalau ke saya namanya ruangnya 1:16:30 beda-beda. 1:16:31 Yang apa kirim chat ini. 1:16:34 He 1:16:34 ada disebut Ani Hudai. Ani Hudzaifah. 1:16:37 Iya. 1:16:37 Ani Hudzaifah. Ada ee dari Kuntum 1:16:40 Indonesia. Ada Arifin. 1:16:42 Heeh. 1:16:43 Ada ee 1:16:46 ini yang masuk ke WhatsApp, Ustaz. 1:16:47 Iya. Jadi beda ada Tulus Wijaya 1:16:51 ee dan ada Afra dan sebagainya. Jadi 1:16:55 beda orang-orangnya. He 1:16:56 ya. 1:16:57 Saya kira masuk ke situ semua 1:16:58 yang itu yang di YouTube mungkin ya di 1:17:00 YouTube. Nah, jadi alhamdulillah para 1:17:01 ikhwan dan akhwat yang Allah muliakan. 1:17:03 Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan 1:17:05 ini ada manfaatnya dan mohon maaf bila 1:17:08 ada hal yang kurang berkenan. Jangan 1:17:10 lupa ya kalau kita ini kalau ini adalah 1:17:13 baik maka share kepada yang lain. Tapi 1:17:16 kalau ini buruk jangan juga merasa segan 1:17:19 atau ee apa risih untuk menyampaikan 1:17:22 tausiah, menyampaikan pelurusan nasihat 1:17:25 kepada kami, kepada saya pribadi dan 1:17:27 juga kepada kruasil agar ke depannya 1:17:30 bisa lebih baik. Demikian winkum fisabil 1:17:32 haqq. Subhanakallahumma wabihamdik 1:17:34 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 1:17:37 waubu ilaik. Walhamdulillahi rabbil 1:17:38 alamin. Asalamualaikum warahmatullahi 1:17:41 wabarakatuh. 1:17:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:43 wabarakatuh. Demikian telah kita 1:17:45 bersama-sama simak tausiah sore yang 1:17:47 telah disampaikan oleh Ustaz Wahyu KS 1:17:49 membahas tema mengenai cicilan istana di 1:17:51 surga. Semoga apa yang tadi ustaz 1:17:53 sampaikan banyak sekali manfaat untuk 1:17:56 semuanya. Saya yang bertugas pahli 1:17:57 ditemani Neza dan juga Yusuf Subang 1:17:59 pamit. Billahi taufik wal hidayah. 1:18:01 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:18:03 wabarakatuh.