Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:14 warahmatullahi wabarakatuh. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:20 nastain waa umurid dunya waddin wasalatu 0:23 wasalamu ala asrofil iyaai wal mursalin 0:26 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Ashadu 0:30 alla ilahaillallah wa ashadu anna 0:32 muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma 0:34 sholli wasallim wabarik ala nabina 0:37 muhammadin wa ala alihi wasohbihi 0:40 ajmain. 0:41 Qallahu taala fil quranil karim. 0:43 Aubillahiminasyaitanirjim. 0:46 Innallaha wa malaikatahu yushalluna alan 0:50 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shollu 0:54 alaihi wasallimu taslima. Sadaqallahul 0:57 adzim. Alhamdulillahiabbil alamin. Masih 0:59 dipancarkan dari jalan Masjid 1:01 Silaturahim nomor 36 Cibubur, Bekasi. 1:04 Radio Silaturahim dan Rasel TV untuk 1:07 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 1:09 dimuliakan Allah subhanahu wa taala, 1:12 bagaimana kabar Anda di Jumat pagi ini? 1:15 Semoga dalam keadaan sehat walafiat. 1:19 Senang sekali saya Fauzi Ridwanul Haq 1:21 ditemani oleh Ondi Saputra dan juga Algi 1:25 Fakr Rozi dapat kembali menemani ikhwan 1:27 akhwat dalam program Hikmah Pagi Kajian 1:31 Keluarga Islami edisi Jumat 13 Rajab 1:35 1447 1:37 Hijriah dan juga bertepatan dengan 1:39 tanggal 2 Januari 1:42 2026 bersama guru kita almukarram Ustaz 1:47 Agus Sudarmaji. Alhamdulillah beliau 1:49 sudah hadir bersama kita. Kita sapa guru 1:51 kita terlebih dahulu. Asalamualaikum 1:53 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:56 wabarakatuh, Bang Abu Bilal, 1:58 kabarnya sehat, Ustaz? 1:59 Kabar sehat, alhamdulillah. 2:01 Alhamdulillahirabbil alamin. Baik, 2:03 Ikhwan Ahmad. Kami doakan Ikhwan akhwat 2:06 juga semoga Allah selalu senantiasa 2:08 memberikan kesehatan 2:10 kepada ikhwan akhwat beserta seluruh 2:13 keluarga besarnya. Dan kami 2:17 semoga kajian ini juga dapat menemani 2:19 ikhwan akhwat dalam segala aktivitas 2:23 di hari Jumat tentunya. 2:26 Karena hari Jumat ini kebahagiaan 2:28 tersendiri bagi umat Islam. tentunya 2:31 dengan kebahagiaan tersebut menimbulkan 2:34 kesehatan yang lebih optimal, lebih baik 2:37 daripada hari lain. Dan juga ee pada 2:41 bulan ini adalah bulan Rajab dan kita 2:43 sudah di setengah di bulan Rajab. 2:48 [mendengus] 2:50 Semoga 2:51 bulan Rajab ini adalah bulan yang 2:54 diharamkan oleh Allah di bulan yang 2:56 mulia. Dan di dalamnya Allah berfirman 3:00 dalam surat at-Taubah ayat 36 3:03 potongan ayatnya. Wala tadlimu fihinna 3:06 anfusakum. Artinya janganlah kalian 3:08 menzalimi dalam bulan yang haram. 3:10 Artinya kita tidak boleh diberbuat dosa. 3:15 Kalau kita berbuat dosa, Allah akan 3:18 lipat gandakan dosanya. Dan bagi siapa 3:21 yang berbuat baik, berbuat pahala, Allah 3:24 akan lipat gahandakan pahalanya pula. 3:26 Baik, Ikhwan Akhwat. Jumat yang lalu, 3:29 Ustaz Agus sudah memberikan ilmu kepada 3:32 kita tentang 3:35 10 prinsip membangun keluarga yang Jumat 3:38 lalu Ustaz Agus sampaikan adalah prinsip 3:41 kasih sayang. Insyaallah 3:44 pada Jumat kali ini Ustaz Agus akan 3:46 membahas tentang prinsip yang keempat 3:48 yaitu kepemimpinan yang adil dalam 3:52 berkeluarga. Nah, ini merupakan 3:57 prinsip yang utama dalam berkeluarga, 4:00 yaitu memimpin keluarga dengan cara yang 4:02 adil. Apakah selama ini kita berkeluarga 4:07 menjadi suami, kemudian seorang istri 4:10 menjadi ibu dan memimpin anak-anaknya 4:13 sudah berlaku adil, maka kita akan simak 4:17 dan dengarkan nanti yang akan 4:18 disampaikan oleh Ustaz Agus. Namun 4:20 sebelumnya bagi heh akhwat yang ingin 4:22 berpartisipasi 4:23 dalam kajiannya dapat mengirimkan 4:26 pertanyaan di nomor WhatsApp Rosel di 4:28 0811999720. 4:33 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 4:36 langsung dengan Ustaz dapat menghubungi 4:38 di 0218451512. 4:42 Sebelum Ustaz Agus menyampaikan ilmunya 4:44 kita berdoa kepada Allah terlebih 4:45 dahulu. Bismillahirrahmanirrahim. 4:48 Rabbanaagfirlana dunubana waliwalidina 4:51 warhamhuma 4:53 kama rbayana sigoro rbisrohli shodri 4:56 waassirli amri wahlul uqdatan m lisani 4:59 yafqohu qauli. Allahumma inna nas'aluka 5:02 ilman nafi'an warizqan thyiban wa amalan 5:04 mutaqobalan 5:06 birahmatika ya arhamarahimin. Baik 5:08 nawat, mari kita simak dan dengarkan 5:10 ilmu yang akan disampaikan oleh Ustaz 5:12 Agus tentang kepemimpinan yang adil 5:15 dalam berkeluarga. Tafadol ustaz. 5:18 Bismillahirrahmanirrahim. 5:20 [berdehem][batuk] 5:22 Alhamdulillahi rabbil alamin. 5:25 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 5:27 nabiina Muhammadin wa ala alihi wa 5:29 ashabihi waman tabiahum ila yaumil 5:32 qiamah. Masyaallahukan. 5:35 Wama lam yasya lam yakun la haula wala 5:38 quwwata illa billahil aliyil adzim. Amma 5:41 ba'du. Ikhwan dan akhwat rahimakumullah. 5:45 kami menyampaikan salam salam kemuliaan 5:49 dari Allah Subhanahu wa taala. 5:50 Asalamualaikum warahmatullahi 5:52 wabarakatuh. 5:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 5:55 wabarakatuh. 5:55 Alhamdulillah kita bersyukur kepada 5:57 Allah pada hari ini Jumat di pertengahan 6:00 ya pertengahan bulan Rajab bulan yang 6:03 mulia bulan haram. Ada 4 bulan ya di 6:08 dalam 1 tahun. Ini bulan yang terakhir 6:11 dari rangkaian bulan-bulan haram dan 6:14 kita diberi oleh Allah nikmat. 6:19 Salah satunya nikmat sehat walafiat dan 6:22 utamanya nikmat iman dan Islam. 6:26 Semoga kita mampu mensyukuri semua 6:29 nikmat Allah Subhanahu wa taala 6:30 tersebut. Amin. Allahum amin. Tak lupa 6:32 kita memperbanyak selawat 6:34 dan salam atas nabi kita, Nabi Muhammad 6:38 sallallahu alaihi wasallam 6:41 yang karena diutusnya beliaulah umat 6:45 manusia ini terbebaskan dari kegelapan 6:48 menuju cahaya yang terang-benerang 6:50 menuju hidup yang benar yang diridai 6:53 oleh Allah subhanahu wa taala. 6:55 Ikhwan sekalian, 6:58 [berdehem][mendengus] kita berdoa semoga 7:00 Allah memberikan 7:02 kesembuhan kepada saudara-saudara kita 7:04 yang sedang sakit, terbaring di rumah 7:06 sakit ataupun di rumah 7:08 yang tidak bisa bangkit dari tidur ya 7:11 mendengarkan menyimak siaran rasil dari 7:14 tempat tidur ya. Semoga Allah segera 7:16 angkat penyakitnya. Amin. 7:18 Segera disehatkan kembali dan tidak 7:22 menyisakan satu bekas apapun dari 7:25 penyakitnya. Amin. Allahum amin. 7:26 Amin. 7:27 Alhamdulillah kita sudah tiga 7:30 pertemuan membahas 10 prinsip 7:34 pembangunan keluarga atau membangun 7:36 keluarga yang islami berdasarkan surah 7:38 Al-Fatihah. Maka itu saya ingin ee 7:42 akhina Abu Bilal untuk membacakan surah 7:45 Al-Fatihah terlebih dahulu. Silakan, 7:47 Ustaz. 7:48 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 7:52 Bismillahirrahmanirrahim. 7:57 Alhamdulillahiabbil 7:59 alamin 8:01 arrahmanirrahim. 8:04 Maiki yaumiddin. 8:08 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 8:14 ihdinasirathal 8:16 mustaqim. 8:20 Adina anamta alaiim giril magdubi 8:25 alaihim wadin. 8:32 Amin. 8:33 Amin. Bismillahirrahmanirrahim. Semoga 8:37 yang membaca dan yang mendengarkan 8:39 mendapatkan rahmat dari Allah Subhanahu 8:41 wa taala. Amin. 8:42 Pada pertemuan pertama pembahasan 8:46 10 prinsip ini, kita 8:49 sudah menyinggung bahwa 8:52 Allah akan memberkahi siapapun yang 8:55 membaca surah 8:57 al-Fatihah. Utamanya apapun yang 9:00 dilakukan kalau membaca basmalah 9:04 bismillahirrahmanirrahim 9:06 maka akan diberikan keberkahan oleh 9:08 Allah Subhanahu wa taala. Ya, 9:10 mudah-mudahan kita Allah berkahi. 9:12 Amin. 9:12 Ikhwan sekalian, kesempatan ini kita 9:14 akan melangkah ke 9:18 butir atau prinsip yang keempat. Tapi 9:20 ada baiknya kita 9:23 ulang dulu ketiga 9:26 ketiga prinsip sebelumnya, ya. Yang 9:30 pertama adalah ee dalam membangun 9:33 keluarga kita memulai dengan basmalah 9:37 [berdehem] 9:38 ya. memulai dengan basmalah 9:40 basmalahmalah 9:41 diambil dari mana prinsip ini kita serap 9:43 dari ayat atau 9:47 ee apa yang termaktub di dalam mushaf 9:52 Quran 9:53 iya 9:54 mengawali surah al-Fatihah yaitu 9:56 basmalah bismillahirrahmanirrahim 9:59 meskipun ada perbedaan pendapat dari 10:02 para ulama apakah basmalah itu masuk ke 10:05 dalam surah al-fatihah menjadi ayat yang 10:08 pertama atau tidak. 10:11 Dan apakah Al-Fatihah itu dibaca ketika 10:15 salat Magrib, Isya, dan Subuh? Ya, 10:19 dibaca jahar 10:23 secara terang-terangan dari awal 10:26 basmalah atau dari alhamdulillah. itu 10:29 perbedaan ulama ada di di sekitar itu. 10:34 Tapi kita menyerap yang pertama dan 10:36 memang paling utama, apapun yang kita 10:38 lakukan hendaknya dimulai dengan 10:40 basmalah. 10:40 Basmalah. Ya. 10:42 Prinsip yang kedua kita serap dari 10:45 kalimat 10:46 atau ucapan alhamdulillahi rabbil alamin 10:49 itu adalah ucapan syukur pada Allah. Ya, 10:52 kalau kita mendapatkan nikmat kita 10:54 mengatakan alhamdulillah 10:57 ya. Maka prinsip yang kedua dalam 11:00 membangun keluarga Islami adalah 11:02 bersyukur pada Allah. Sumber bahagia. 11:09 Yang ketiga, kita membahas pekan yang 11:11 lalu diserap dari ayat Ar-Rahman 11:17 Arrahim 11:17 arrahim arrahmanirrahim. 11:20 yaitu prinsip ketiga 11:26 menebar kasih sayang rahmat ya karena 11:31 serapan 11:33 dari kata rahmah 11:37 itu kemudian menjadi arrahman arrahim 11:40 dan Allah subhanahu wa taala mewajibkan 11:42 dirinya untuk memberikan rahmat kepada 11:46 makhluk-makhluk ciptaannya itu. 11:48 Masyaallah ya. Kita mendapatkan 11:50 konfirmasi bahwa Allah Subhanahu wa 11:51 taala itu menyayangi semua makhluk yang 11:54 diciptakannya. 11:55 [berdehem] 11:56 Sekarang prinsip yang keempat dari ayat 11:59 apa, Bang Fazi? 12:00 Maliki yaumiddin. 12:02 Maliki yaumiddin. 12:05 Dibedakan dengan 12:08 surah Annas. 12:10 Malikin nas. Kalau di sini madnya di ma 12:16 ya 12:16 meskipun ada 12:19 perbedaan tentang qiraat. 12:21 Qiraat 12:22 ada Ibnu Abbas mengatakan begini, Ibnu 12:26 Mas'ud mengatakan begitu ya. Tapi yang 12:28 masyhur 12:31 dibaca panjang di dua mad ya. Maliki 12:36 yaumiddin ya. Apa maknanya? 12:40 Para mufassir mengatakan kalau di surah 12:44 Al 12:45 Annas 12:47 itu sebut Malikin Nas 12:50 lebih diterjemahkan sebagai raja diraja 12:54 dari manusia. Rajanya manusia. 12:56 Rajanya 12:57 Malikinas. Malik ya. 13:01 Kalau Maliki 13:03 itu penguasa. 13:06 Maliki yaumiddin. 13:10 Penguasa dari hari agama adin. Para 13:16 ulama sepakat bahwa hari agama itu akan 13:18 terjadi nanti di kehidupan 13:21 setelah ini. Di alam akhirat. 13:25 disebutkan Maliki Yaumiddin adalah hari 13:28 akhir ya, alam akhirat. 13:31 Nah, Maliki yaumiddin ini lebih dari 13:34 sekedar raja yaitu penguasa. 13:39 Para ulama mengatakan bahwa ketika kita 13:42 mengucapkan Maliki yaumiddin itu kita 13:45 mengkonfirmasi pengakuan kita bahwa 13:48 Allah adalah penguasa hari kemudian, 13:51 hari akhirat. 13:53 bahwa tidak ada yang lain kecuali Allah 13:55 yang berkuasa di sana. Mungkin kalau 13:58 ketika kita hidup di sini ada yang 14:00 merasa berkuasa ya. 14:01 Iya. 14:02 Ada yang merasa berkuasa terhadap 14:04 manusia ya. Apakah itu raja, apakah itu 14:08 pemimpin negara atau siapapun yang 14:11 menggunakan kekuasaan atas manusia 14:14 disebut boleh disebut Malik. Malik ya 14:17 apa itu? Raja 14:19 raja. 14:20 Tetapi tidak bakal mereka menjadi raja 14:25 apalagi berkuasa kelak di akhir akhir 14:28 karena hanya satu-satunya penguasa, 14:30 hanya satunya raja diraja. 14:34 Siapa dia? 14:35 Allah. 14:35 Allah Subhanahu wa taala. Ketika itulah 14:37 tidak ada yang mampu berkuasa, tidak ada 14:39 yang mampu untuk memberlakukan hukum 14:42 apapun. Kan kebiasaan kalau [berdehem] 14:45 seseorang yang berkuasa akan membuat 14:49 peraturan atau hukum, maka hukum itulah 14:52 yang akan digunakan untuk 14:56 dilakukan atau diberlakukan di 14:57 tengah-tengah manusia. Contoh, contoh 15:01 yang berkuasa di dunia saat ini adalah 15:03 orang-orang kafir, orang-orang ee Barat 15:06 ya menetapkan hukum tentang keuangan 15:09 maka mereka menggunakan sistem keuangan 15:11 ribawi. 15:13 Semua harus menggunakan, harus patuh. 15:15 Nah, itu. 15:17 Tetapi kelak tidak ada yang mampu untuk 15:21 me memaksakan kehendak atau hukum apapun 15:25 kecuali Allah. 15:27 Maka para ulama mengatakan ketika kita 15:30 membaca ayat yang keempat ini, maiki 15:34 yaumiddin 15:37 itu kita mengkonfirmasi pengakuan kita 15:39 bahwa Allah adalah maha kuasa. Allahlah 15:42 penguasa hari akhirat. Ya, berlaku 15:46 mutlak hukum Allah di sana. Tidak ada 15:49 yang terlepas satuun. 15:52 Ya, tidak ada yang terlepas. 15:55 Semuanya akan dihisab. 15:57 semuanya akan diminta 15:59 pertanggungjawabannya 16:02 oleh Allah Subhanahu wa taala. 16:06 Maka di sini 16:08 kita 16:10 mendapatkan satu 16:13 pelajaran bahwa kelak di akhirat 16:17 orang akan mempertanggungjawabkan semua 16:20 perbuatannya ketika hidup di dunia. 16:25 Nah, prinsip yang kita serap itu adalah 16:27 prinsip memimpin kepemimpinan. 16:33 Mengapa? Karena kita disuruh 16:36 mempertanggungjawabkan apa yang kita 16:38 perbuat. Artinya kita memimpin badan 16:40 kita, badan kita dulu. Itu diminta 16:42 pertanggungjawaban. Silakan akhi Fauzi 16:45 dibuka surah Al-Isra ayat yang ke-36 ya. 16:49 Ini kita sedikit 16:54 membahas ayat ke-36 dari surah Al-Isra. 16:59 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 17:04 Wala takfu maa laisa laka bihi il. 17:08 Innasama wal bash wal fuada kulluika 17:15 masula. 17:17 Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu 17:20 yang tidak kamu ketahui. Karena 17:23 pendengaran, penglihatan, dan hati 17:25 nurani semua itu akan diminta 17:28 pertanggungjawabannya. Sodqallah. 17:30 Sadaqallahim. 17:33 Ayat ini merupakan 17:36 rangkaian dari ayat-ayat sebelumnya 17:39 dan menggunakan wau atof wa kemudian la 17:44 takfu ma laisa laka bi ilmun. 17:49 Dan janganlah sekali-kali engkau 17:52 mengikuti sesuatu yang tidak kamu 17:54 ketahui. Jadi, kita tidak boleh beramal 17:58 tanpa ilmu. 18:02 Dan di sana ada pernyataan dari Allah 18:05 Subhanahu wa taala, innasama. 18:07 Sesungguhnya kalau Allah mengatakan 18:09 sungguh maka pasti akan terjadi inasama 18:12 sesungguhnya pendengaran wal basoro dan 18:16 penglihatan wal fuada dan hati 18:21 nurani kamu. Kullu ulaika kana anhu 18:25 masula. Setiap dari tiga unsur tadi 18:28 disebut oleh Allah yaitu penglihat maaf 18:31 pendengaran dulu kemudian penglihatan 18:33 dan hati kita akan ditanya oleh Allah 18:36 nanti akan ditanya masyaallah. 18:39 Jadi kalau hati kita tidak pernah 18:41 berpihak kepada kepentingan muslimin itu 18:43 hati akan bersaksi. Ya, ya Allah aku 18:46 tidak pernah memikirkan kepentingan 18:49 muslimin. Nah, ini akan diminta pertanya 18:52 masuliahnya 18:54 ya. Nah, ikhwan sekalian dari sini kita 18:58 mengatakan bahwasanya manusia itu wajib 19:02 memimpin dirinya 19:05 menggunakan pendengaran, penglihatan, 19:07 dan hatinya itu dengan benar. 19:11 Dalam kehidupan berkeluarga kita 19:13 menggunakan prinsip kepemimpinan yang 19:16 adil, ya. Nah, 19:20 lebih lanjut kita akan buka surah 19:23 An-Nisa. Ayat yang ke-34 di mana di situ 19:27 mendapatkan penjelasan siapa pemimpin di 19:30 dalam rumah tangga atau dalam keluarga. 19:32 Silakan Bang Fauzi. 19:34 Iya. Syukran [berdehem] 19:35 Annisa. 19:36 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 19:40 Arrijalu qawwamuna alanisai 19:45 bima fadolallahu ba'duhum ala ba'din 19:50 wabima anfaquu min amwalihimhatu 19:56 qonitatun hafidatul lil ghaibi bimaa 20:01 hafidallah 20:03 wallati takhafuna nusyuzzahunna 20:07 faidzuhunna 20:17 fala tabgu alaiinna sabila 20:21 innallaha 20:23 kaana aliyan kabiro 20:27 laki-laki itu pelindung bagi perempuan 20:31 karena Allah telah melebihkan sebagian 20:34 mereka laki-laki atas sebagian yang lain 20:38 dan Karena mereka laki-laki telah 20:41 memberikan nafkah dari hartanya, maka 20:44 perempuan-perempuan yang salehah adalah 20:48 mereka yang taat kepada Allah dan 20:50 menjaga diri ketika suaminya tidak ada. 20:53 Karena Allah telah menjaga mereka. 20:57 Mereka perempuan-perempuan yang kamu 20:59 khawatirkan atas nusuz hendaklah kamu 21:02 beri nasihat kepada mereka. 21:05 Tinggalkanlah mereka di tempat tidur 21:07 atau pisah ranjang dan kalau perlu 21:10 pukullah mereka. Tetapi jika mereka 21:13 mentaatimu, maka janganlah kamu 21:16 mencari-cari alasan untuk 21:18 menyusahkannya. Sungguh Allah Maha 21:20 Tinggi dan Maha Besar. Sadaqallahulazim. 21:23 Sodqallahulzim. 21:25 Di awal ayat ke-34 surah Annisa ini 21:27 disebutkan dengan jelas arrijalu 21:30 qawamuna alanisa bima fadallahu 21:35 baokum 21:37 ba'um ba'din wabima anfaqu min 21:42 amwalihim. 21:46 laki-laki 21:48 atau pria itu menggunakan 21:51 jamak 21:52 ee jamak makrifat 21:55 menggunakan huruf makrifat. Jadi 21:58 laki-laki. 22:01 Laki-laki siapa nih? Manusia. 22:03 Manusia 22:07 menjadi pemimpin, menjadi pelindung 22:11 qawamun. 22:13 ya 22:15 menjadi 22:17 penanggung [mendengus] 22:18 jawab atas para perempuan. Tentu di sini 22:23 Annisa adalah 22:25 istri-istri mereka. Bima fadolallahu 22:29 ba'dahum ala ba'din. Disebabkan Allah 22:32 telah memberikan kelebihan 22:36 di antara mereka ke atas yang lainnya. 22:38 Para ulama bersepakat bahwa yang disebut 22:41 siapa yang dilebihkan itu laki-laki 22:43 terhadap perempuan. Kenapa diberikan 22:47 laki-laki ini me-refer atau merujuk 22:50 kepada pernyataan di awal ayat itu 22:52 diberikan tanggung jawab sebagai 22:55 penanggung jawab, pelindung ya bagi 22:57 perempuan dan dilebihkan. Mengapa 23:00 dilebihkan? Karena laki-laki secara 23:02 hukum ya mempunyai kelebihan terhadap 23:06 perempuan. Laki-laki diberikan tanggung 23:10 jawab 23:12 atas perempuan karena 23:13 kelebihan-kelebihannya. 23:15 Laki-laki lebih fisiknya secara fisik 23:18 lebih kuat dari perempuan ya. Secara 23:21 pepikiran lebih rasional daripada 23:23 perempuan dan sebagainya ya. Dan juga 23:26 karena apa? Bima anfaqu min amwaliim. 23:28 Karena laki-laki itu yang mencari nafkah 23:31 kemudian menafkahi 23:33 perempuan-perempuan istrinya dan 23:36 keluarganya. Ini jelas bahwasanya Allah 23:40 menuntut adanya kepemimpinan di dalam 23:42 satu keluarga, dalam rumah tangga. N. 23:45 Nah, ikhwan sekalian 23:48 lebih lanjut kita menemukan satu 23:51 keterangan dalam hadis Nabi sallallahu 23:54 alaihi wasallam 23:56 yang diriwayatkan dari Imam albukhari 23:59 anna Rasulullahi shallallahu alaihi 24:02 wasallam qal ala kullukum ro'in wa 24:08 kullukum masulun an riyatihi. 24:13 Ketahuilah bahwa setiap kamu kullukum, 24:16 setiap kamu menggunakan kum itu jamak 24:20 orang kedua. Ya, 24:22 kamu sekalian ini kata Nabi, setiap kamu 24:26 itu pemimpin roin 24:31 waum masulun an ryatihi. Dan setiap 24:35 kamu akan diminta pertanggungjawabkan 24:38 atas kepemimpinan 24:41 yang dipikulnya. Ro'in ini dari kata 24:45 raun ya. Apa itu raun? 24:48 Penggembala. 24:48 Penggembala ya. 24:51 Riyat 24:53 tun. Apa itu riyatun? 24:54 Penggembala 24:55 yang digembalakan. 24:57 Ryatun ya rakyat diserap oleh bahasa 25:01 Indonesia jadi rakyat. Rakyat riyatun. 25:04 Rakat. 25:05 Jadi di sini jelas setiap kamu nih 25:07 siapapun lelaki perempuan, miskin, kaya, 25:11 tua, muda itu diberikan oleh Allah satu 25:15 kemampuan untuk memimpin. Kemudian ada 25:19 rinciannya. Fal imamu alladzi alanasi 25:23 ro'in. 25:25 Maka seorang imam 25:28 yang memimpin 25:31 manusia adalah penggembala rain. Wahua 25:34 masulun an ryati. Ini berat juga yang 25:36 jadi imam ya. Dan dia akan diminta 25:40 pertanggungjawaban atas apa yang 25:42 dipimpin dipimpinnya. 25:45 Jadi kepemimpinannya seorang imam. 25:48 Imam ini adalah imamul muslimin al 25:51 amirul mukminin. Seorang laki-laki yang 25:54 disepakati 25:56 dibaiat oleh kaum muslimin untuk 25:59 memimpin mereka menjadi imam dan akan 26:02 ditanya oleh Allah. 26:04 Titipan dari Allah itu berupa apa? Umat 26:07 yang dipimpinnya. Kemudian dalam konteks 26:10 keluarga disebut warajulu ro'in. Ini 26:14 menggunakan jamak atau mufrad? Bang 26:17 Rajul. Rajul mufrad. Ustaz 26:19 mufrad. Rajul setiap laki-laki rain 26:23 adalah penggembala. Ala ahli baitihi. 26:27 Penggembala terhadap 26:30 ahli baitnya, terhadap keluarganya, 26:33 orang-orang di dalam rumahnya. 26:36 Ya, ahli baitihi. Jadi orang dalam 26:38 rumahnya itu ada mengatakan khususnya 26:41 laki-laki itu punya e perempuan istrinya 26:44 dan ee anak-anaknya atau juga seluruh 26:47 orang yang ada di di rumah dia. Apakah 26:49 itu termasuk ee keponakannya, termasuk 26:53 orang tua yang sudah sepuh ya atau 26:57 termasuk juga pegawai pembantu yang ada 27:00 di rumah tangga itu. 27:02 Kemudian tidak berhenti di situ ya. 27:06 Eh, wal mar'atu ri 27:10 wal maratu riati. 27:13 Seorang ee perempuan adalah 27:18 riah. Karena ini 27:20 muannas ya, maka disebutnya juga dengan 27:23 muannas. riatin wal maratu riatin ala 27:27 ahli baiti zaujiha waadii 27:32 [mendengus] 27:33 wahiya masulatu 27:36 anhum dan dia akan diminta 27:39 pertanggungjawaban seorang perempuan 27:41 adalah pemimpin penggembala atas apa 27:44 pertama yang disebut oleh hadis ini yang 27:47 pertama adalah masyaallah 27:50 harta dari suaminya apa itu ya rumah 27:54 perabot dan semua yang ada di dalam 27:55 rumah ya. Kemudian wawalid siapa tuh 27:59 wawalidi? 28:00 Anak 28:00 anak keturunannya 28:02 dan akan ditanya oleh Allah tentang ini. 28:04 Masyaallah ya. Seorang perempuan, 28:06 seorang ibu akan ditanya oleh Allah nih 28:08 bagaimana dia mengasuh anak, mendidik 28:12 anak di rumah. Ya, ini jelas bahwasanya 28:15 pembagian tugas laki-laki di luar 28:17 memimpin maaf mencari nafkah. Kemudian 28:20 ketika masuk rumah dia yang memimpin. 28:23 Maka 28:25 berhubungan, berkorelasi dengan ayat 28:27 yang ke-34 surat Annisa tadi, laki-laki 28:30 itu 28:32 meninggalkan istrinya di rumah. Dan 28:35 perempuan yang salehah adalah yang 28:37 ketika ditinggalkan oleh suaminya, 28:40 suaminya sedang bepergian keluar rumah 28:42 atau sedang mencari nafkah di luar 28:43 rumah, dia menjaga kehormatannya. 28:47 ya. Nah, ini jadi di dalam rumah 28:51 pembagian tugasnya adalah laki-laki 28:53 sebagai pemimpin utama, tapi kemudian 28:55 perempuan sebagai istri juga menjadi 28:58 pemimpin pembantu. 29:00 Terakhir dalam rumah tangga ya disebut 29:03 di situ 29:05 wa Abdur rajuli. Apa itu Abdur Rajuli? 29:08 Hamba. 29:09 Hamba. 29:11 Hamba. Jadi hamba Abdur Rojuli. Hamba 29:14 laki-laki atau hamba perempuan di sini, 29:16 Bang? Laki-laki 29:17 hamba laki-laki budak laki-laki 29:19 ya. Ro'in ala mali sayidihi wahua 29:25 mas'ulun anhu. 29:29 Hamba laki-laki 29:32 yang mendapatkan perintah dari 29:36 tuannya atau majikan sayidihi majikannya 29:39 ya. 29:40 Iya. 29:41 akan ditanya oleh Allah juga 29:42 pertanggungjawaban dia. Jadi jangan 29:44 jangan santai-santai. Semua orang 29:48 termasuk yang jadi menteri, yang jadi 29:50 presiden itu berat di hadapan Allah 29:52 nanti itu. 29:52 He. 29:53 Kalau dia main-main dengan jabatannya, 29:55 main-main dengan amanat yang diberikan 29:57 padanya, itu akan berat di akhirat. Ya, 30:00 mendingan berhenti saja jadi presiden, 30:02 ya. Kalau enggak mampu berbuat adil. Ini 30:04 keadilan. 30:06 Nah, Ikhwan sekalian, jadi kita 30:08 simpulkan bahwasanya di dalam rumah 30:10 tangga itu harus ada tegak kepemimpinan. 30:15 Menegakkan hukum siapa? Hukum Allah. 30:18 Maka yang kita jadikan prinsip yang 30:22 keempat di sini adalah kepemimpinan yang 30:25 adil dalam rumah tangga. Kenapa disebut 30:28 pemimpin yang adil? Nah, karena kita 30:31 menggunakan kita nisbatkan keadilan itu 30:34 sesuai yang diucapkan juga oleh Nabi. 30:38 Karakter utama seorang pemimpin adalah 30:40 adil. Mana 30:43 dalilnya? Ah, dalilnya ada pada hadis 30:47 dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa 30:50 Nabi sallallahu alaihi wasallam pernah 30:51 bersabda begini ya. bahwa 30:55 sabatun 30:57 yudilluhumullahu fi dillihi yauma la 31:01 dilla illa dillahu 31:03 apa itu pertama al imamu 31:06 adil 31:07 aladilu al imamul adil 31:11 seorang pemimpin yang adil maka harus 31:14 adil kenapa harus adil 31:18 adil itu 31:20 berkenaan dengan 31:24 kemampuan untuk memberlakukan hukum. 31:27 Karena kita dalam berkegiatan 31:30 beramaliah itu selalu menggunakan hukum. 31:34 [mendengus] Jadi tidak ada satuun 31:36 amaliah kita yang tidak berbasis hukum. 31:39 Contoh 31:42 berucap saja 31:45 ya. 31:48 pasti kita akan memberlakukan hukum 31:50 terhadap diri kita sendiri. Hukum kita 31:52 itu mengikuti apa? Hukum yang berlaku di 31:55 lingkungan kita, di masyarakat kita, 31:57 atau yang ditetapkan agama kita. Dalam 31:59 hal ber 32:02 ucap berkata-kata 32:04 seorang pemimpin yang adil menuntut 32:07 orang-orang sekitarnya itu berkata 32:09 jujur. Betul enggak, Bang? Ya, 32:11 betul. 32:14 Kalau dia menuntut setiap orang yang ada 32:16 di sekitarnya yang dipimpinnya itu 32:18 berkata jujur, maka 32:20 harus adil dong dia. Keadilan itu 32:25 adalah menempatkan sesuatu pada 32:27 tempatnya. 32:29 Ah, yang ditempatkan oleh seorang 32:31 pemimpin dalam kaitan perkataan ini 32:33 adalah dia harus jujur juga. 32:36 Dia harus jujur juga. Kalau ingin semua 32:39 anggotanya jujur, istrinya harus berkata 32:41 jujur, maka dia harus jujur. 32:44 Itu harus adil. Jangan sampai dia 32:47 menggunakan apa yang dikenal dengan 32:50 standar ganda. Kalau untuk orang dia 32:52 harus memaksa orangnya jujur. Kalau dia 32:54 sendiri saya bolehlah dikit-dikit 32:56 bohong. Boleh-boleh dikit-dikit 32:58 ngibul-ngibul. Ya, itu tidak adil 33:02 namanya. 33:04 Setiap orang diminta untuk ee 33:08 apa namanya? 33:10 Bersikap sopan, 33:12 berucap dengan kata-kata yang sopan. Dia 33:16 sendiri tidak memperlakukan dirinya 33:19 dengan adil. 33:22 Dia senang menindas orang dengan 33:24 ucapannya. Nah, ini tidak adil. Ya, 33:26 seorang ee laki-laki yang adil, seorang 33:28 pemimpin yang adil itu adalah ketika dia 33:32 mau mampu memberlakukan 33:34 dirinya, hukum terhadap dirinya dengan 33:36 hukum terhadap orang lain itu sama. Itu 33:38 adalah pemimpin yang a ad 33:40 adil. Ya, 33:42 jangan sampai begini, dia menuntut anak 33:44 buahnya disiplin gitu, Bang. Ya, Bang. 33:47 Iya. 33:48 Dia sendiri 33:50 jauh dari kedisiplinan. 33:53 Dia nuntut anak buah enggak ada enggak 33:55 ada yang boleh terlambat. Dia sendiri 33:57 terlambat, sering-sering terlambat. 33:58 Waduh, ini tidak adil. Dan itu akan 34:01 ditanya oleh Allah Subhanahu wa taala. 34:03 Maka dijamin oleh Allah subhanahu wa 34:05 taala kelak di akhirat ya para pemimpin 34:08 yang adil ya masyaallah ucapannya 34:13 jujur. 34:16 Pemimpin yang tidak berat sebelah kalau 34:18 memberlakukan hukum 34:20 itu dijamin oleh Allah. Ini yang disebut 34:22 pertama nih, al imamul adilu. 34:26 Ya, seorang pemimpin yang adil. Maka di 34:30 dalam rumah tangga, rumah tangga akan 34:32 selalu dalam kebaikan kalau dipimpin 34:34 dengan adil. Ya. 34:37 Adil 34:38 ya. 34:40 Selingkuh itu adil apa enggak, Bang? 34:43 Tidak adil. 34:43 Selingkuh itu anti keadilan. Tidak adil 34:47 itu selingkuh. 34:49 Kenapa? 34:50 Dia pasti tidak senang diperlakukan 34:54 selingkuh oleh pasangannya. Betul 34:56 enggak? 34:57 Betul. 34:57 Seorang laki-laki akan marah kalau 35:00 mendapati istrinya selingkuh berbuat di 35:02 belakang 35:04 affair, menjalin hubungan 35:07 tidak legal, menjalin hubungan yang 35:11 tidak boleh ya terlarang. 35:13 Tapi dia sendiri di luar berselingkuh. 35:18 Dia bermesra-mesra dengan perempuan 35:19 lain. Ini tidak adil. 35:22 Pasti akan ditanya oleh Allah dan pasti 35:24 akan dihisab. Nauzubillah minzalik. Ya, 35:28 makanya Bang Fauzi kalau pergi keluar 35:31 jangan ajak teman wanita di kantor makan 35:34 berdua padahal enggak pernah makan 35:36 begitu di rumah dengan istrinya. Ya, 35:39 istrinya enggak pernah diajak 35:40 jalan-jalan. Istrinya enggak pernah 35:42 diajak makan berdua ya. Tapi dia sama 35:45 teman sekantornya. Waduh. Ih, kita makan 35:47 bareng yuk. Waduh, 35:49 ini namanya tidak adil nih. Ya, gitu 35:51 Bang Fauzi ya. Jadi, masyaallah 35:54 ikhwan sekalian 35:57 kita ini akan ditanya oleh Allah 35:59 Subhanahu wa taala maka seorang suami 36:04 harus menegakkan keadilan dalam memimpin 36:07 keluarganya. Ini prinsip yang keempat 36:08 dari Maliki Yaumidin. Kalau tidak dia 36:11 akan nanti ditanya oleh Allah. Masul. 36:14 Masul dari asal kata sebenarnya saala. 36:18 Apa itu, Bang? Saala, Bang. 36:20 Meminta bertanya. 36:21 Meminta bertanya. Bertanya 36:24 atau suila di 36:25 ditanya 36:26 ditanya. 36:28 Masulun itu diminta pertanyaan, diminta 36:31 pertanggungjawab. Maka disebut 36:33 pertanggungjawaban 36:35 akan disuruh menjawab pertanyaan. Begitu 36:38 ya. 36:40 masuliahnya tuh seperti itu. Jadi, 36:42 ikhwan sekalian, mari kita pastikan 36:44 bahwa di rumah itu tegak adanya 36:48 kepemimpinan yang adil. 36:50 Amin. 36:50 Nah, kasus-kasus di rumah tangga 36:54 itu 36:56 disebabkan karena pelanggaran dari 36:59 prinsip yang keempat ini. Banyak sekali. 37:01 tadi sudah kita sebut nih, sudah sebut 37:03 ya apa itu kasus 37:06 ucap 37:07 ee 37:09 selingkuh 37:11 itu satu kasus 37:13 itu karena tidak di ditegakkan 37:14 kepemimpinan dalam arti kejujuran dalam 37:16 rumah tangga kesetiaan terhadap 37:19 pasangannya. 37:21 Siapa sih yang wajib setia kepada 37:23 pasangannya Bang Fauzi? Istri terhadap 37:25 suami atau suami terhadap istri? 37:27 Dua-duanya. 37:28 Dua-duanya wajib setia. 37:31 suami istri 37:32 haram ya haram kita melanggar kesetiaan 37:37 terhadap pasangannya terutama laki-laki 37:39 kepada 37:40 ist 37:40 istrinya kepada pasangannya 37:44 ustaz itu kalau orang menikah lagi 37:46 gimana dia enggak setia dong sama 37:47 istrinya tidak seperti itu. 37:52 Islam membolehkan suami menikahi 37:54 perempuan yang lain, tetapi tidak 37:57 melanggar kesetiaannya kepada perempuan 38:00 yang sebelumnya dinia dinikahinya, istri 38:03 yang sebelumnya. Ya. 38:04 Iya. 38:06 Tidak berarti loh orang kalau gitu orang 38:08 selingkuh sama dong. Tidak berbeda itu. 38:12 Selingkuh tidak diangkat menjadi amal 38:15 yang legal. Amal yang dibenarkan, 38:17 dibetulkan, dibenarkan oleh syariat. 38:21 haram terlarang. 38:23 Tetapi kalau mau terang-terangan bicara 38:26 dengan istri yang sebelumnya ee 38:28 baik-baik semuanya dilaksana dengan baik 38:31 dengan prinsip syariah, insyaallah jadi 38:33 kebaikan, bukan sebaliknya. Ya. Nah, itu 38:37 satu perkara. Yang kedua, ada perkara 38:40 yang lain begini. 38:42 Tanggung jawab itu dipertukarkan. 38:45 Suami di rumah, istri di luar rumah. Ini 38:47 bahaya. 38:49 Kasus-kasus pecahnya rumah tangga itu 38:51 karena istri dibiarkan kerja di luar, di 38:54 luar negeri. Bahkan suaminya di rumah, 38:57 suaminya di kampung, suaminya di tanah 38:59 air, istrinya cari nafkah ee disebut 39:02 pahlawan devisa begitu ya. He. 39:05 Entah entah di Malaysia, entah di di 39:09 mana 39:09 Saudi. 39:10 Di Saudi itu banyak sekali ini terjadi 39:12 kasus-kasus seperti itu karena 39:14 dipertukarkan ya dipertukarkan perannya. 39:18 Padahal laki-laki harus di luar rumah, 39:20 dia harus tanggung jawab. 39:22 Jadi laki-laki yang enak-enak, 39:24 malas-malasan di di comfort zone, di 39:27 zona nyaman ya. Istrinya padahal banting 39:30 tulang pagi begitu sudah bangun sebelum 39:32 subuh. 39:34 menyiapkan dagangannya kemudian 39:36 berangkat ke pasar. 39:38 Ya, itu ibu ibu bakul-bakul kan banyak 39:41 sekali ya. 39:42 Iya. 39:43 Suaminya di rumah main burung 39:47 ya. Burung di burung apa namanya? 39:49 Perkicau itu. Wah, ini bahaya suaminya 39:53 ini akan ditanya oleh Allah Subhanahu wa 39:54 taala. Berat sekali nasib perjalanannya 39:57 ya. Nah, itu, Bang. Ya, salah satu lain. 40:00 Berikutnya 40:02 suami yang lemah 40:05 ya, tidak punya kepemimpinan yang baik 40:12 terhadap 40:14 ee keluarganya tidak melindungi. Ada 40:18 seperti itu ada. 40:21 Ada ancaman kepada istrinya, ada ancaman 40:23 kepada anak-anaknya. Dia tidak mampu 40:24 melindungi. 40:27 Ahah. Ini pemimpin yang lemah. 40:29 Tapi kalau dia mampu melindungi, pasang 40:31 badan dia. Kalau tidak pasang badan, 40:32 panggil laporkan kepada polisi. Ngelapor 40:35 polisi aja enggak berani. 40:40 Nah, ini banyak kejadian-kejadian 40:41 seperti itu ya. Di dalam Islam tidak 40:43 seorang laki-laki harus bertanggung 40:45 jawab, harus menegakkan kehormatannya 40:48 sebagai ee pemimpin keluarga ya. Berdiri 40:52 pada yang hak menentang yang batil. Ya. 40:57 Jadi, Ikhwan sekalian, kita ee simpulkan 41:00 bahwasanya 41:03 kepemimpinan yang adil dalam keluarga 41:05 itu menjadi suatu yang wajib, adil. 41:11 Adil itu apa? Ya, tadi sudah saya 41:14 sebutkan. adil itu adalah kita 41:18 menggunakan 41:20 kemampuan kita untuk menerapkan hukum 41:22 sama terhadap diri sendiri dan terhadap 41:24 orang lain. 41:27 Yang kedua, 41:29 adil itu singkatan A D I. A-nya tolong 41:32 ditulis Bang Fauziya. 41:35 Pemimpin harus amanah. 41:38 Adil ya. 41:38 Adil. 41:39 Amanah. 41:43 Yang kedua, 41:46 disiplin. 41:47 Disiplin. 41:48 Disiplin. 41:52 Jangan sembahang gue ini pemimpin ini 41:54 ya. Enggak punya disiplin yang baik. 41:57 Hancur itu rumah tangga kalau enggak ada 41:58 disiplin. 42:00 Suaminya enggak pernah disiplin ya. 42:02 Waduh. Ya. I-nya adalah ilmiah. Ilmiah 42:07 ya, Bang. 42:08 Ilmiah. 42:09 Ilmiah. Gimana? Seorang pemimpin harus 42:11 punya ilmu. Enggak mungkin dia mimpin 42:14 dengan tanpa ilmu. Memimpin jalan 42:17 seperti air yang mengalir. Enggak bisa. 42:20 Air mengalir aja pakai ilmu itu. 42:22 Hm. Masyaallah. 42:25 Air mengalir itu pakai ilmu. Dia punya 42:26 ilmu. 42:29 Ya. 42:33 Berikutnya L. L ini adalah loyalitas 42:37 hanya kepada Allah Subhanahu wa taala. 42:39 Maliki 42:40 yaumiddin. Dia yakin 42:44 suatu ketika dia akan diminta 42:45 pertanggungjawaban oleh Allah. Maka 42:47 tidak sembarangan, tidak bermain-main 42:50 dengan amanat kepemimpinan dalam 42:52 keluarga. Nah, jadi ikhwan akhwat 42:55 sekalian, 42:57 tugas suami jelas, tugas istri jelas, 43:01 tugas pembantu di rumah tangga juga 43:02 jelas. 43:04 Ya, maka itu saya simpulkan bahwa dalam 43:07 hal kepemimpinan di rumah tangga itu 43:11 setiap pemimpin harus memastikan pertama 43:16 pertama 43:19 bahwa 43:21 semua orang di dalam rumah tangga itu 43:25 menyembah Allah saja. Menyembah Allah 43:27 Subhanahu wa taala ini dalam hal 43:27 beribadah. Jadi yang pertama tugasnya 43:30 adalah memastikan 43:33 semua 43:35 anggota keluarganya beribadah kepada 43:37 Allah semata tuh. 43:39 Jadi enggak boleh ini. Silakan kamu 43:43 kalau mau masuk agama lain silakan. 43:46 Enggak ada itu dalam Islam satu. Enggak 43:49 boleh 43:51 kita pastikan kepemimpinan seorang ee 43:54 kepala keluarga muslim wajib memastikan 43:57 setiap anggota keluarga yang di rumah 43:58 itu beribadah juga pada Allah. Salat 44:01 juga semuanya salat. 44:04 Jadi menegakkan syariat Islam di rumah 44:05 itu. Yang pertama itu yang beribadah. 44:08 Yang kedua adalah hal nafkah. 44:11 Ini rujukannya apa? Surah Al-Quraisy. 44:14 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 44:15 lifi 44:17 quraisy 44:20 ilfim rihlatasitai 44:24 disebut Quraisy itu adalah bangsa yang 44:26 spesial 44:28 yang punya 44:30 keahlian dalam berdagang dan mengatasi 44:32 berbagai 44:34 kesulitan-kesulitan perdagangan antar 44:37 negara itu bukan bukan dalam negara itu 44:38 ya antar negara 44:40 antar negara bahkan antar ee region 44:47 Kemudian berjalan mereka di musim dingin 44:50 dan musim panas. Apa kata Allah? 44:52 Falyya'budu rabba hadal bait. Ya. Jadi 44:56 Allah itu bersumpah atas bangsa Quraisy 45:00 yang punya kelebihan itu ya. Kemudian 45:03 fal'budu maka hendaknya 45:07 semua manusia itu fal ya'budu rba hadal 45:10 bait. semua manusia tidak sekedar 45:13 orang-orang Quraisyalud 45:17 hendaknya mereka beribadah menyembah 45:19 Tuhan Albait siapa itu Albait? 45:23 Masjidil Haram di mana orang-orang 45:25 Quraisy bermukim dekatnya. 45:27 He. 45:28 Kemudian apa, Bang? Setelah itu falyabud 45:30 bait 45:31 alladzi alladzi atamahum min ju 45:34 waamanahum min khauf. 45:37 Tuhan yang memiliki bait baitullah. 45:40 Baitullah di Masjidil Haram itu dia yang 45:44 memberikan 45:46 keamanan. 45:50 Pertama yang disebut adalah ee 45:53 [berdehem] 45:54 memberi makan, membebaskan orang dari 45:57 kelaparan. Artinya yang kedua nih 45:59 kepemimpinan itu terkait dengan 46:00 kesejahteraan nafkah. Wajib seorang 46:03 pemimpin di rumah tangga itu memastikan 46:06 keluarganya tidak kekurangan. 46:09 Tidak ada, maafkan saya, 46:13 orang yang mati di dalam rumah karena 46:15 tidak diberi makan oleh kepala keluarga. 46:18 Itu dipastikan itu 46:22 ya tidak boleh. 46:25 Dalam surah Al-Isra juga disebutkan eh 46:28 walaum 46:30 khyat imlak. Janganlah kamu membunuh 46:34 anak-anak kamu karena kamu takut 46:36 kelaparan. 46:38 Jadi di sini para ulama juga ada yang 46:40 mengartikan bahwa wajiblah buat kamu 46:42 memastikan anak-anakmu tidak ada yang 46:44 kelaparan. 46:47 Nahnu narzuquhum 46:49 waakum. Kamilah yang 46:51 memberikan rezeki kepada anak-anakmu 46:53 itu, ke keturunan-keturunanmu itu juga 46:56 termasuk kepada kamu. Nah, jadi ya 47:00 sekalian yang kedua nih tanggung jawab 47:01 suami ya dalam kepemimpinan memastikan 47:05 anggota keluarganya semuanya dalam 47:07 keadaan sejahtera. Makanlah ya ini 47:10 terutama makan ya disebut makan terakhir 47:13 wa amanahum 47:18 dari apa? ee min khauf ya wa manahum 47:21 min khauf 47:22 min khauf 47:24 dan memastikan bahwa semua anggota 47:26 keluarganya itu terbebas dari rasa takut 47:31 artinya terlindungi tidak boleh merasa 47:34 diteror. Nah, makanya kalau tinggal di 47:37 satu rumah di lingkungannya itu kok 47:39 membully dia, itu wajib pergi dari rumah 47:42 itu. 47:43 H 47:43 ya, Bang Fozi ya. 47:44 Iya. 47:45 Kalau suami melihat ini tantangan 47:47 rumahnya terlalu besar di lingkungan ini 47:49 terlalu benci kepada dia karena dia dan 47:52 keluarganya itu ee muslim sendiri itu 47:55 para ulama mewajibkan pergi dari 47:57 lingkungan itu. Hijrah 48:00 ya. Hijrah karena apa? Berbahaya 48:02 daripada tiap hari makan hati karena 48:04 takut ya. 48:05 Iya. was-was 48:07 ee 48:09 khawatir 48:11 karena tetangga kanan kirinya itu 48:13 orang-orang yang zalim. Nah, 48:18 jangankan itu, itu yang di dalam rumah, 48:21 di dalam rumah aja. 48:23 Di surah at-Tahrim disebutkan 48:27 bahwasanya 48:29 [mendengus] salah satu yang Allah 48:31 jadikan sebagai perumpamaan yang baik 48:34 kepada orang-orang beriman atau buat 48:35 orang beriman adalah 48:38 istri dari 48:40 Firaun. 48:43 Qatibnili, 48:45 ya Allah 48:47 ee 48:49 bangunkan aku di surgamu suatu rumah 48:55 fil jannati ya kan? 48:56 Iya. 48:57 Ya Allah bangunkan aku rumah di 49:00 jannahmu. Karena apa? Dia merasa mungkin 49:02 di dalam rumah itu, di dalam rumah 49:05 Firaun terancam dia. Wajjini 49:09 min Firaun wa amalihi wajini minalimin. 49:14 Dan lindungilah aku dari Firaun dan amal 49:17 perbuatannya. Bayangkan Firaun itu tentu 49:20 kalau dia nanya begitu dia terancam kan, 49:22 Bang? 49:22 Iya. 49:23 Terancam. Firaun ini zalim. 49:26 Filem ini zalim. 49:30 Dan istrinya Firaun ini 49:34 konon namanya Asiah ya. 49:38 minta tolong perlindungan pada Allah 49:41 supaya dilindungi dari Firaun dan 49:44 perbuatannya dan juga terhadap perbuatan 49:47 orang-orang yang zalim yang lain sekitar 49:49 Firaun itu. Ya. Nah, [mendengus] ini 49:51 sebenarnya merupakan satu petunjuk buat 49:54 kita bahwa 49:56 seorang kepala keluarga harus melakukan 49:58 perlindungan, proteksi kepada anggota 50:01 keluarganya. Jadi sekali lagi kalau 50:03 boleh kita simpulkan lingkup 50:05 kepemimpinan seorang ee pemimpin seorang 50:09 roin dalam keluarga adalah pertama 50:11 memastikan seluruh anggota keluarganya 50:13 itu beribadah kepada Allah Subhanahu wa 50:17 taala 50:19 diwajibkan 50:21 ya. Contoh anaknya kepengin punya 50:25 kerudung wajib enggak Bang dibelikan 50:27 Bang? 50:27 Wajib. 50:28 Wajib. H anak laki-lakinya kepengin 50:31 disunat. Wajib enggak? 50:34 Wajib. Cari gimana caranya? Wah, saya 50:36 ngojek dulu dah. Buat apa, Mas? Ngojek 50:38 anak saya mau sunat. Eh, cariin dulu 50:41 biaya. 50:42 Berapa sih sekarang? Ee 50:44 sunat 50:45 khitan ya. 50:45 Khitan 50:46 berapa, Bang? Kira-kira, Bang. Jutaan, 50:47 ya. Nah, duaan pakai sistem restor atau 50:51 klep itu kan R juta ya. 50:53 Atau nanti nunggu rasil buat buat apa? 50:56 Bakti sosial kita. [tertawa] 50:59 Kitanan masal ya. Kalau kami di Alfatah 51:02 hampir tiap tahun kita buat kitanan 51:04 masal ya. Di pondok pesantren Alfatah 51:05 Cilengsi 51:06 hampir tiap tahun buat kitanan masal. 51:08 Alhamdulillah kerja sama dengan banyak 51:11 banyak pihak kemarin dengan Kementerian 51:13 Kesehatan sebelumnya dengan ee TNI AL 51:16 dan lain-lain ya. 51:18 Dan 51:20 di sekitar kita banyak lembaga yang 51:22 berkenan untuk diajak bermitra dalam hal 51:25 ee kitaanan masalis terus seperti itu. 51:29 Yang kedua, nafkah. Nafkah ini adalah 51:33 kewajiban seorang pemimpin rumah tangga 51:35 memastikan anak-anaknya makan dengan 51:37 benar. Ya, jadi sebenarnya kalau kita 51:41 memberikan makan dengan benar, enggak 51:43 perlu adanya MBG. itu 51:46 makan bergizi gratis karena sudah bukan 51:49 tanggung jawab pemerintah yang pertama 51:52 itu bukan tanggung jawab pemerintah tapi 51:53 tanggung jawab kepala keluarga Pak. 51:55 Heeh. 51:57 Yang terjadi ada yang terjadi kejadian 51:59 ini anaknya dibiarkan makan seadanya 52:01 makan yang sederhana tapi bapaknya 52:04 menghabiskan belanja itu untuk 52:06 kesenangan dirinya. Rokok misalnya 52:10 ya atau pak rokok berapa itu sekarang 52:13 [mendengus] ya? 52:14 Karena saya bukan perokok, saya enggak 52:16 tahu harga rokok ya. 52:17 Jadi 52:19 itu 52:21 mengurangi jatah gizi anak. 52:26 [mendengus] Jadi anaknya harusnya bisa 52:28 makan dengan telur. 52:29 Iya. 52:31 Karena bapaknya juga menggunakan 52:32 sebagian belanjanya itu untuk merokok. 52:36 Dia mohon maaf 52:39 membiarkan anaknya cuma makan dengan 52:41 misalnya dengan tempe atau tahu saja. 52:44 Kelak di akhirat ditanya sama Allah itu. 52:48 Waduh bapaknya senang-senang kelepas 52:50 kelepus ya anaknya cuma makan tahu aja. 52:53 Uh itu Allah akan tanya itu akan tanya 52:56 itu. Masyaallah ya. Yang ketiga adalah 53:00 proteksi perlindungan kepada anggota 53:02 keluarga dipastikan mereka lepas dari 53:05 rasa takut ya. Terayomi, terlindungi, 53:08 tidak merasa takut ya. bullying, teror, 53:13 persekusi, ancaman, bahkan kekerasan itu 53:16 betul-betul harus dijaga. Tidak 53:18 menyentuh anggota keluarga kita sedikit 53:21 pun. Ya, ini memang masyaallah. Kalau 53:24 ini bisa ditegakkan insyaallah keluarga 53:26 Islam itu akan menjadi keluarga yang 53:30 terhormat, 53:31 terlindungi. Ya, demikian. Wallahuam 53:33 bisawab. 53:35 Wallahuam bisawab. jazakumullah khairan 53:37 kasiran ustaz. Demikian ilmu yang sudah 53:39 disampaikan oleh Ustaz Agus tentang 53:42 kepemimpinan dalam berkeluarga. 53:46 Sekarang kita akan membacakan pertanyaan 53:49 dan menyapa para pendengar di sesi kedua 53:51 ini. 53:53 Ada Ibu Hani Hufaidah, alhamdulillah 53:55 menyimak. I 53:59 Iar kemudian 54:02 Ibu Yuli Lestari kemudian 54:06 Ibu Aminah. Kemudian pertanyaan kita 54:09 bacakan dari Ibu Ros. Ibu Ros di Pejatin 54:14 Timur. 54:14 Ibu Ros. 54:15 Iya. 54:16 Asalamualaikum warahmatullahi 54:17 wabarakatuh. 54:17 Waalaikumsalam wabarakatuh. 54:20 [mendengus] 54:20 Ini tentang 54:23 suami istri, Ustaz. 54:24 Baik. dalam hal perkawinan. 54:26 Iya. 54:27 Mau bertanya, Ustaz, tentang mas kawin 54:29 yang emasnya itu palsu. 54:32 Ada pasangan [mendengus] jejaka dengan 54:35 janda. 54:40 Heeh. Kemudian ada 54:43 ketika mereka menikah dengan mas kawin 54:44 berupa emas dan emasnya itu yang mereka 54:48 belikan untuk mas kawinnya ee dari kakak 54:51 laki-laki. Setelah pernikahan berjalan 54:55 beberapa tahun, emasnya itu ingin dijual 54:59 oleh istrinya. Ternyata emasnya palsu. 55:01 Ustaz. 55:01 Heeh. 55:03 Pertanyaannya, 55:05 pertanyaannya 55:07 apakah mas kawinnya itu tetap sah dan 55:09 berdosakah kakak yang membelikan emasnya 55:12 itu? Sedangkan adik-adiknya tidak 55:14 mengetahui kalau emasnya itu palsu. 55:16 Ustaz, demikian. 55:19 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 55:21 Allahumma sholli ala Muhammad wa ala wa 55:22 ba'du. 55:25 Yang disebut mahar itu tidak harus emas. 55:30 Boleh enggak mahar itu memberikan dalam 55:32 bentuk perak? Boleh gak? Boleh. 55:35 Boleh. 55:38 Mahar dalam bentuk perak boleh, mahar 55:41 dalam bentuk kulit boleh. Karena ada 55:43 sahabat yang menikah dengan kulit ya. 55:46 Nah, atau buah-buahan atau apapun. 55:49 Tetapi memang disunahkan mahar itu 55:51 sesuatu yang berharga dan punya nilai 55:53 tinggi dan bisa tahan lama. 55:57 Kalau cuma maharnya 56:00 ee 56:02 makanan 56:03 apa namanya? Jeruk satu peti ya. 56:06 [mendengus] Kuk satu harganya sekitar 56:08 Rp400.000 ya. Sah enggak? Sah cuma tidak 56:12 utama, tidak sesuai dengan sunah. 56:15 Yang biasanya adalah perhiasan. Ini 56:17 pertanyaan ini menjadi unik ya. 56:21 Kok ada orang yang tega-teganya me 56:26 membohongi siapa? Istrinya. 56:29 Istrinya atau calon istrinya dengan 56:30 memberikan 56:31 ee mahar emas yang palsu. Ya. Nah, 56:35 gimana 56:37 maharnya? Kalau disebut mahar emas 56:40 murni, emas asli itu batal. 56:44 Batal itu maharnya. 56:49 Maka harus diganti. Harus diganti. Wajib 56:52 itu. Wajib ya. Kalau gak suang suami 56:57 sampai kapan pun dia berdosa. Berdosa 56:59 itu karena membohongi istrinya. Ya. Tapi 57:02 bahwa 57:05 pernikahan itu ijab kabulnya sah enggak? 57:07 Sah. tetap sah. Yang tidak sah adalah ee 57:12 barang yang dijadikan maharnya itu. 57:14 Karena ee yang diketahui orang adalah 57:16 emasnya emas 57:17 asli 57:18 murni. Emas asli. Emas asli ya. 57:20 Iya. 57:21 Ee 57:23 jadi ikhwan sekalian enggak ada yang 57:25 bilang, 57:27 "Aku nikahkan kau dengan mas kawin 57:29 sekian gram, mas palsu. Ada enggak kayak 57:32 gitu?" 57:33 Enggak ada. Itu penipuan. 57:36 itu harus di diganti ya. Tapi akad 57:39 nikahnya sah enggak? Sah. Tetap sah. Sah 57:42 sih 57:43 ya boleh. 57:44 Yang enggak sah adalah maharnya. Ganti 57:48 aja jangan merusak. Kemudian dengan 57:50 sebab itu menuntut ee menuntut ee cerai 57:55 kok gampang sekali untuk bercerai ya 57:57 kan. 57:57 Nah. 57:59 Apalagi tadi ada satu 58:03 ada satu cerita yang memberikan Mas 58:06 kawinnya itu kakak dari sang suami. 58:08 Kemungkinan dia punya maksud yang kurang 58:12 baik atau dia tidak tidak tahu bahwa itu 58:15 dia juga ditipu orang. Kan banyak sekali 58:17 ini ya tidak jelas kan 58:20 apa sebab-musabab dari palsunya mahar 58:23 yang diajukan itu ya. Tapi intinya cukup 58:27 saja diselesaikan suruh ganti maharnya 58:30 ya begitu. Wallahualam bissawab. 58:34 Wallahuam bisawab. Demikian Ibu Ros 58:37 semoga dapat menjawab. Eh tadi ada 58:41 telepon ya dari Pak Komarudin dari Hawa 58:43 Rawang. Kemudian pertanyaan kedua dari 58:47 Ibu Fani. 58:49 Asalamualaikum warahmatullahi 58:50 wabarakatuh Ustaz. 58:50 Waalaikumsalam warahmat wabarakatuh. 58:52 Izin bertanya, bagaimana kiat memperkuat 58:56 pondasi tauhid dalam berkeluarga, Ustaz? 58:59 Syukran. 59:02 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 59:04 Ibu Fani. Allahumma sholli ala Muhammad 59:06 waa ali Muhammad. 59:07 Ini pertanyaan sangat penting. Perlu 59:10 semua orang memperkuat fondasi tauhid di 59:13 dalam rumah tangga. 59:15 Dimulai dari siapa? Dari kepala keluarga 59:17 dulu, Bu. 59:19 Sang kepala keluarga adalah orang yang 59:21 memang punya pondasi tauhid yang baik, 59:24 yang kokoh. 59:27 Bagaimana caranya? 59:29 Dengan ilmu, menuntut ilmu. Belajar. 59:34 Belajarlah kepada ulama-ulama ahli 59:35 tauhid. 59:38 Jadi kalau mau belajar ilmu tauhid 59:41 jangan salah ee datang. 59:45 Jangan datang kepada ulama ahli tasawuf. 59:48 bedah ya. Jadi Bu Fani singkatnya 59:54 [mendengus] ee banyak 59:56 menuntut ilmu tentang ketauhidan 1:00:00 ya. Tauhid dari basic paling basic 1:00:03 pengertian tauhid, pembagian tauhid. 1:00:06 Tauhid ada beberapa ya di antaranya ee 1:00:09 tauhid rubiyah, tauhid apa lagi, Bang? 1:00:12 Uluhiyah. 1:00:12 Uluhiyah dan tauhid 1:00:14 asma dan sifat. 1:00:15 Nah, asma was sifat. 1:00:18 Jadi, Ibu Fani silakan sepanjang 1:00:22 berkeluarga 1:00:26 itu tadi makanya disebut adil ya, Bang. 1:00:28 Iya. 1:00:29 Ya. 1:00:30 Jadi empat dalam kata itu adil 1:00:33 ilmi ilmiah 1:00:35 pakai ilmu. Ibu 1:00:39 berumah tangga harus dengan ilmu. Kalau 1:00:41 enggak dengan ilmu itu bisa 1:00:44 salah jalan 1:00:45 ilmunya. Ilmu tauhid sebenarnya 1:00:46 salah satunya ilmu tauhid. 1:00:49 Landasan berkeluarga itu tauhid. Maka 1:00:51 bismillahirrahmanirrahim itu adalah 1:00:53 kalimat 1:00:55 mendukung kaum tauhid. Tauhid memang 1:00:57 lailahaillallah. Tapi kemudian 1:00:58 bismillahirrahmanirrahim 1:01:00 ada ee 1:01:03 apa namanya? Ismu jalalah gitu ya. Jadi 1:01:06 Bu Fani kiatnya adalah terus 1:01:11 ber ee menuntut ilmu. Yang kedua 1:01:14 diamalkan ilmunya. Jangan sekedar 1:01:16 dituntut ilmu kemudian ee tidak 1:01:17 diamalkan. 1:01:19 Contohnya apa? Nih dalam hal tahun baru 1:01:22 nih. 1:01:25 Tahun baru itu dalam hal ketauhidan ada 1:01:28 hubungannya? Ada. 1:01:32 Dari Natal tahun baru semuanya 1:01:34 berhubungan dengan tauhid. Enggak boleh 1:01:36 kita campur-campur tuh ya Bu Fani ya. 1:01:40 Nah, jadi kita tidak akan mudah 1:01:43 mengucapkan selamat ini, selamat itu. 1:01:45 Ya, kamu menyelamati orang lahir di 1:01:48 tanggal itu, itu apa dasarnya? 1:01:53 Ternyata dirujuk, oh ternyata itu 1:01:55 lahiran dewa matahari ya. Nah, dewa 1:01:59 matahari. Nah, kita enggak boleh tuh 1:02:02 haram. 1:02:03 Jadi, Bu Fani, ketika kita sudah belajar 1:02:05 tauhid, kita membersihkan diri daripada 1:02:08 penyakit-penyakit syirik. Jadi, intinya 1:02:10 itu tauhid itu membersihkan diri 1:02:12 daripada penyakit 1:02:12 syirik. 1:02:13 Syirik 1:02:14 itu, Bu, intinya kita bebas dari 1:02:17 semangat syirik aja. Heeh. 1:02:21 Ada doanya juga kita ee menghindarkan 1:02:23 diri 1:02:24 kepada ee kepada Allah. Kita 1:02:27 menghindarkan diri daripada penyakit 1:02:30 syirik. 1:02:31 Ya, jadi ibu menyakit syirik contoh ya 1:02:37 ee 1:02:38 mau hujan turun nih panggil pawang hujan 1:02:44 mau punya hajat 1:02:47 kenduri anak kawin 1:02:51 menurut 1:02:53 BMKG peramalan cuaca pasti akan turun 1:02:56 hujan sore ini. Wah, panggil tuh. 1:02:58 Katanya di kampung sebelah ada pawang 1:03:01 hujan. Eh, pawang hujan datang 1:03:03 menggunakan berbagai macam ritual yang 1:03:06 bukan ritual dari Islam ya, Bu, ya. Nah, 1:03:12 padahal Islam itu mudah saja. Kalau Ibu 1:03:14 datang 1:03:16 ee 1:03:18 minta 1:03:20 datang dengan sajadah minta kepada 1:03:22 Allah, "Ya Allah, yang ikhlas ya." 1:03:24 Iya. 1:03:25 Ya Allah. 1:03:27 Aku mohon kepada Engkau ya Allah karena 1:03:30 hanya Engkaulah yang dapat mengubah 1:03:31 takdir. Tolong meskipun BMKG bilang sore 1:03:35 ini hujan ya Allah tolong tahanlah 1:03:37 hujanmu dulu ya Allah. 1:03:39 Masyaallah 1:03:39 t jam saja ya Allah tahan. Ampunilah 1:03:42 hamba ya Allah. Dan aku nazarkan kalau 1:03:45 tidak hujan sore ini ya Allah aku akan 1:03:48 sodqah dua ekor kambing ke masjid 1:03:51 silaturahim. Boleh enggak? Boleh 1:03:55 enggak? Usah ke tukang ramal, enggak 1:03:57 usah ke pawang hujan. Itu, Ibu enggak 1:04:00 boleh ya. 1:04:02 Termasuk membaca zodiak nih, anak-anak 1:04:04 muda nih, ya. Anak-anak remaja kita. 1:04:06 Zodiak kamu, kamu bintangmu apa? Oh, 1:04:08 Taurus. Cek dong. Ya, sekarang ada 1:04:11 zodiak.com kan. Waduh, nauzubillah 1:04:13 minzalik. 1:04:14 Jadi, Bu Fani intinya memang banyak 1:04:17 sekali jerat-jerat kemusyrikan sekitar 1:04:19 kita. 1:04:22 Maka hendaknya kita hati-hati dan terus 1:04:24 belajar ya. Wallahuam bisawab. 1:04:27 Wallahuam bisawab. Demikian Ibu Fani. 1:04:30 Semoga dapat menjawab. Baik Wanad kita 1:04:33 [mendengus] sudah di ujung waktu. Mohon 1:04:34 maaf kepada Bapak Komarudin dan Bapak 1:04:38 Sodqin belum sempat kami bacakan 1:04:40 pertanyaannya. Insyaallah karena temanya 1:04:42 masih berlangsung Jumat depan 1:04:45 insyaallah. Baik Ustaz sebagai penutup 1:04:47 Ustaz Tafad. 1:04:48 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:04:49 Allahumma sholli ala Muhammad wa ala 1:04:53 ikhwan sekalian, prinsip yang keempat 1:04:55 ini kepemimpinan yang adil dalam 1:04:58 keluarga itu 1:05:02 konsekuensinya panjang 1:05:04 sampai ke akhirat. 1:05:08 Maka itu belajarlah wahai para suami, 1:05:10 wahai para istri dalam hal memimpin 1:05:14 keluarga dengan benar. 1:05:21 Cari referensi 1:05:24 tentang 1:05:26 kewajiban masing-masing pihak. 1:05:30 Apa yang wajib bagi laki-laki, apa yang 1:05:33 wajib bagi perempuan, 1:05:37 apa yang haram bagi laki-laki dan apa 1:05:39 yang haram bagi perempuan itu 1:05:40 dipelajari. Betul. 1:05:43 ya. Maka insyaallah akan terbuka 1:05:46 hukum-hukum berkeluarga 1:05:49 dan kita memimpin keluarga dengan benar. 1:05:51 Itu saja bagian dari ikhtiar kita untuk 1:05:57 benar dalam berkeluarga serta kita minta 1:05:59 doa pada Allah ya supaya Allah berikan 1:06:03 pada kita keluarga yang baik, keluarga 1:06:05 yang taat kepada Allah. 1:06:14 im. Ya Allah, ya Rabb, Tuhan kami, 1:06:16 anugerahkan kepada kami 1:06:19 pasangan-pasangan dan anak-anak 1:06:21 keturunan yang menyejukkan pandangan 1:06:24 mata. Amin. 1:06:25 Dan jadikanlah kami sekeluarga ya Allah 1:06:29 menjadi pemimpin bagi orang-orang yang 1:06:31 bertakwa, bagi orang yang dekat pada 1:06:33 Engkau, bagi orang-orang yang 1:06:35 berhati-hati menjaga dirinya dalam 1:06:38 kehidupan ini. 1:06:39 Amin. 1:06:39 Ya, 1:06:40 demikian apa yang kami sampaikan pagi e 1:06:42 hari ini. Ya, semoga Allah Subhanahu wa 1:06:44 taala memberkahi kita. Amin. 1:06:45 Dan juga menolong kita untuk menyiapkan 1:06:49 diri menemui bulan Ramadan dalam sekitar 1:06:54 47 hari lagi ya bulan Ramadan akan 1:06:57 bertemu kita. Wallahuam bisab. 1:06:59 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:00 wabarakatuh. 1:07:01 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:02 wabarakatuh. Jazakumullah khairan 1:07:04 kasiran Ustaz. Terima kasih Ikwan akhwat 1:07:06 sudah menyimak kami bersama Ustaz Agus 1:07:09 Darwajid dalam program Hikmah Pagi. 1:07:11 Semoga dapat bermanfaat. Saya Fauzi 1:07:13 Ridul Haq mohon undur diri. 1:07:15 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:07:18 alla ilahailla anta astagfiruka wa 1:07:20 atubuik. Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:23 wabarakatuh.