Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:02 at 0:14 [Musik] 0:26 [Musik] 0:29 Ah. 0:31 [Musik] 0:43 [Musik] 0:58 [Musik] 1:02 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:04 warahmatullahi wabarakatuh. 1:06 Waalaikumsalam. 1:07 Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad 1:09 wa ala ali sayyidina Muhammad. 1:10 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 1:12 ini, hari Selasa tanggal ee 15 Ramadan 1:16 1442 Hijriah atau tanggal 27 April 1:21 2021. Tahu-tahu kita sekarang sudah 1:23 berada di pertengahan Ramadan ya. 1:24 Alhamdulillah. 1:26 Baik, ee kita jumpa lagi dalam acara 1:29 tamu kita. Kami undang 1:31 kembali yaitu Bapak yang tentu Sand 1:35 sudah kenal dengan baik, Bapak Yusuf 1:37 Surahman Jaya Diharja. Beliau lahir di 1:41 Bandung tanggal 24 November tahun '8 1:44 dari SD sampai ITB di Bandung. Di 1:48 Bandungnya di ITB-nya ambil jurusan 1:51 geofisika meteorologi itu tahun '9. 1:57 Kemudian ee kenapa kami undang beliau ke 2:01 sini? Karena beliau nih pernah menyelam 2:04 tapi bukan seperti kapal selam yang 2:06 seperti sekarang ini sampai ke dalam 2:09 6.500 2:11 m. Beliau bekerja di PPPT ee Badan 2:15 Pengkajian Penerapan 2:17 Teknologi. Ee jabatan adalah 2:20 Perekayasa, ahli utama bidang geologi 2:23 kelautan. 2:25 Asalamualaikum, Pak Yusuf. 2:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:29 wabarakatuh, Mas Krisna. Pak Yusuf 2:31 ngikutin acara e apa namanya? 2:33 Berita-berita mengenai Anggala 402 itu. 2:37 Alhamdulillah kita ngikutin karena terus 2:39 ee sejauh mana ya prihatin ikut 2:41 bergabung bisa pecah gitu dibaca itu ya. 2:44 Bisa pecah. Iya. Heeh. Nah, kapal yang 2:48 pernah 2:50 dipergunakan Pak Yusuf itu sama-sama 2:52 kapal selam. Apa bedanya dengan yang 2:55 yang apa Nenggala Kapal Selam ya 402? 3:00 Baik. Terkait masalah apa perbedaan 3:03 kapal selam yang saya pernah naikin dan 3:05 setelah saya nyelam di mana kapal selam 3:08 yang saya naikin itu adalah kapal selam 3:10 Singkai 65.500 namanya Jepang itu 3:13 Jepangnya. Jadi hanya ada satu di dunia 3:15 yang bisa menyelam sampai 6.500 m. Oh 3:18 cuma satu di dunia. Iya hanya satu. 3:19 Sekarang sudah ada lagi ya bisa sampai 3:21 ke 11.000. Ribu bahkan sekarang sudah 3:23 ada. Nah, waktu itu saya nyelam dengan 3:26 kapal singkan 6.500 pada kedalaman 2.02 3:31 m, Pak, di selatan Sukabumi sana. 3:34 Perbedaannya adalah kapal selam ini ee 3:38 tadi ya cuman hanya tiga orang 3:40 penumpangnya 3:42 dan ruangan di dalam itu kita seperti 3:46 bola hanya seluas 2 m lah kurang lebih 3:49 ya diameter dari bola itu. Tapi 3:52 itu dinding bola itu adalah titanium. 3:55 Hm. He. Jadi kurang lebih 10 cm tebalnya 3:59 dari dinding itu yang sangat-sangat 4:00 tahan terhadap tekanan tinggi. Karena 4:04 tentunya di dalam laut itu di kedalaman 4:07 itu sangat-sangat tinggi tekanannya ya. 4:10 Karena setiap 10 m turun ke dalam air 4:13 laut itu perubahan tekanan akan 4:16 mengalami 1 kg atau 1 bar. He. Jadi 4:19 kalau 6.500 m kedalaman laut itu tekanan 4:23 di dalam bola I. Apa tekanan seber? 1 4:26 kg. 1 kg. Iya. Atau 1 bar ya istilahnya 4:29 1 bar. Jadi kalau 6.500 itu 650 kg ya 4:34 tekanan yang diterima di dalam kedalaman 4:37 itu. Nah, kapal selam Nanggalan 402 atau 4:41 kapal selam-kapal selam perang itu 4:44 paling dalam dia bisa menyelam hanya 300 4:47 m, Pak. Hm. Tidak boleh lebih dari itu, 4:50 ya. Karena kalau lebih dari itu bisa 4:51 pecah ya. karena tidak didesain untuk ee 4:55 laut dalam. Cuma paling dalam 300 m. 300 4:57 m. 300 m. Jadi tiga cuma kapal selam 4:59 gitu. Kapal selam, Pak. Iya. Yang ada 5:01 ya. Nah, ini ini perbedaan yang 5:04 sangat-sangat jauh sekali karena ini 5:06 kapal selam riset ini tentunya didesain 5:08 untuk sampai di dasar ya. memang 5:11 observasi di dasar, melihat seperti apa 5:14 yang ada di dasar itu dan tentunya ini 5:17 sangat-sangat ee challenging ya, 5:19 sangat-sangat ee menarik dan tentunya 5:22 apa yang dilihat di dalam itu 5:23 subhanallah ya, banyak sekali 5:25 temuan-temuan yang kita lihat, yang saya 5:28 lihat tentunya di mana ee di dalam laut 5:32 itu kalau kita tidak membawa cahaya 5:35 gelap sekali, Pak. Nah, saya bacain 5:38 duluat di surat Annur nih, ya. Ayat 40. 5:42 Atau keadaan orang-orang kafir seperti 5:43 gelap gulita di lautan yang dalam yang 5:46 diliputi oleh gelombang demi gelombang. 5:48 Di atasnya ada lagi awan gelap. Itulah 5:50 gelap gulita yang berlapis-lapis. 5:52 Apabila dia mengeluarkan tangannya 5:54 hampir tidak dapat melihatnya. Barang 5:56 siapa tidak diberi cahaya petunjuk oleh 5:59 Allah maka dia tidak mempunyai cahaya 6:01 sedikit pun. Memang gelap sekali itu. 6:04 Sangat-sangat gelap Pak. Sangat-sangat 6:06 gelap. Karena pada pengalaman saya 6:09 amatin pada saat turun dari permukaan he 6:12 itu sampai turun dengan beratnya dan 6:15 kita turun tuh pakai pemberat, Pak. Jadi 6:17 bukan pakai mesin. Oh, pemberat aja ya. 6:20 Jadi kapal selam Singkai itu dikasih 6:23 pemberat seberat 6:25 1250 kg besi itu. He. Jadi dia turun 6:29 dengan karbitasi. 6:31 Nah, berapa pemberatnya? Pemberatnya ber 6:33 1250 kg. 1250 kg. Iya. Supaya dia bisa 6:38 turun ke bawah. Hm. Nah, pada saat 6:42 sampai kedalaman ee 90 m itu sudah mulai 6:47 kayak magrib gitu loh ya. Sudah wah 6:50 sudah kelihatan ini agak turun 6:52 geleb mudah total gelap gitu loh. Jadi 6:56 udah met udah udah aja gelap aja sudah 6:58 benar-benar gelap. Saat singkah itu 7:01 dinyalakan lampu. Lampunya dinyalakan 7:04 dari sor. Lampu bagian luar apa dalam 7:05 ni? Luar. Di luar. Di luar. Karena kalau 7:08 kita di dalam nanti ya dalam juga nyala 7:11 itu. Subhanallah, Pak. Indah sekali. Di 7:14 dalam kegelapan disinari lampu si snow 7:17 itu kelihatan, Pak. Jadi salju-salju di 7:19 laut itu sudah mulai kelihatan. Indahnya 7:22 sekali ya di bawah lautnya itu baru saya 7:25 melihat subhanallah ya Allah dalam 7:27 kegelapan gini masih ada bisa dilihat 7:30 dan itu tenang sekali tidak ada apa 7:32 tidak ada goyang-goyang walaupun memang 7:35 di dalam surat Nur tadi ee 40 itu dia 7:39 sampaikan ada gelombang Pak gelombang 7:42 itu tidak di permukaan laut saja Pak. 7:44 Oh, di dalam laut ternyata di dalam laut 7:46 tuh ada gelombang juga gitu dan dalam 7:48 kegelapan tadi itu ada gelombang dan di 7:50 atas gelombang ada gelombang lagi. 7:52 Gelombang ada gelombang ada awan katanya 7:54 kan. Nah, tadi itu subhanallah jadi 7:57 fenomena alam ini sangat-sangat 7:59 menakjubkan ya di dalam air laut itu. 8:01 Nah, di kapal singkai itu cuma tiga 8:03 orang. Jadi, Bapak sebagai peneliti Iya. 8:05 Sebagai peneliti satu pilot pilotnya dan 8:08 copilotnya. Oh, ada tiga orang. Jadi 8:11 kopilot dan pilot itu nanti akan 8:13 mengikuti sesuai dengan apa kehendak 8:16 yang diinginkan oleh para peneliti 8:18 nantinya itu. Terus di dalam itu ada 8:19 toalet enggak? Kalau berapa lama Bapak 8:22 di sana? Ee 8 jam. 8 jam. Oh bisa 8:25 ditahanlah kalau ya. Jadi ee sehari 8:28 sebelum nyelam itu ya kita tidak boleh 8:30 banyak minum, tidak boleh banyak makan 8:33 ya pakan tapi makan pel gitu loh ya. Tu 8:36 kapsul seperti itulah. Jadi supaya tidak 8:39 buang air kecil dan tidak buang air 8:41 besar di dalam tadi. Lalu apa yang Bapak 8:44 teliti di sana atau B yang Bapak amati 8:47 apa ya? Alhamdulillah waktu itu kita 8:50 ingin mengetahui pada saat sebelum 8:52 nyelam itu ada di image batimetri saya 8:56 menemukan adanya indikasi patahan 8:58 Sumatera itu menerus ke selatan Jawa 9:01 Barat. Heeh. Di mana publikasi-publikasi 9:04 sebelumnya menyatakan bahwa Patahan 9:06 Sumatera itu berhenti di Selat Sunda. 9:08 Nah, itu waktu nyeram itu lokasi di 9:10 mana? Titik di mana? Di selatan 9:12 Sukabumi, Pak. 60 km ke selatan 9:15 Sukabumi. Laut apa itu ya? Laut apa ya? 9:18 Laut Hindia. Hm. H atau sekarang Indian 9:22 Ocean lah. 9:24 Nah, itu di di situ kita ingin melihat 9:28 ya sejauh mana betul apa tidak Phan 9:31 Sumatera tadi itu menerus. Nah, salah 9:34 satu buktinya adalah harus menyelam 9:35 dengan kapal selam yang ada tadi itu. 9:37 Nah, terus. Nah, sega hasilnya ya 9:40 alhamdulillah ya ketemu dari 14 9:43 penyelaman yang sudah dilakukan. 9:44 Alhamdulillah saya yang melihat patahan 9:47 tadi itu, Pak. Patahannya berbentuk apa 9:49 ya? Oh, berbentuk ya ada patahan gitu 9:53 kayak step tangga gitu. Oh, kayak 9:56 besi-besi baja gitu yang bukan bukan. 9:58 Jadi kalau patahan itu patahan di bumi 10:00 itu ada sesuatu yang jongklak gitu yang 10:02 ngelonjak gitu. Oh. Nah, jadi ada yang 10:04 turun ada yang naik tanahnya itu. Hm. 10:07 Nah, ini kelihatan sekali dan itu 10:08 panjang itu berupa batangan gitu. Berupa 10:11 iya berupa panjang itu ya. Bayangkan di 10:13 laut Bapak kalau lihat ini permukaannya 10:14 sini ini ada turun gitu loh. Nah, 10:17 istilah lantai laut tuh itu maksud 10:18 lantai. Iya, itu dasar laut. Dasar itu 10:21 lantai. Lantai laut. Ee lantai ya. Oh, 10:23 beda lagi kalau lantai samudra itu 10:25 basement-nya dasarnya itu lantai samudra 10:28 ya. Kalau itu sedimen di atasnya itu di 10:30 atas basement itu sedimen. Nah, yang 10:32 kelihat pat itu di lapisan sedimennya. 10:35 H. H. Nah, itu 10:36 subhanallah bisa melihat itu. Namun 10:39 sebelum melihat patahan yang saya cari, 10:43 ya Allah ya Rabbi, ternyata banyak 10:47 temuan binatang atau living form ya, 10:51 yang hidup di dalam kedalaman yang 10:53 begitu ekstrem kondisinya di mana suhu 10:58 sangat dingin. He. ee temperatur eh 11:03 dingin ya, tekanan tinggi, tidak ada 11:06 cahaya. H tapi mereka masih bisa 11:09 berkomunikasi dan ada makanannya. Ini 11:12 Pak yang makanannya apa ya? Makanannya 11:15 ada rantai makanan di situ. Ada rantai 11:17 makanannya mulai dari yang kecil 11:19 misalnya ya. Karena di situ ada source 11:21 ya, ada makanan mulai dari gas yang 11:24 namanya ada gas hidrat di situ. Gas 11:27 hidrat itu dimakan oleh bakteri-bakteri, 11:28 Pak. Hm. He. Jadi bakteri-bakteri ini 11:31 dimakan lagi oleh makanan rantai-rantai 11:33 yang lebih besar. Nanti dimakan lagi 11:35 oleh yang besar-besar lagi. Terus sampai 11:38 ada sampai ada ikan, ada kaliptogena, 11:40 ada udang, ada apa namanya? Ee cucumber 11:45 itu apa namanya ya? Ee seperti kayak 11:50 ee Kak kok jadi lupa saya namanya ya. 11:54 Lobster bukan. Lobster juga ada ya. 11:58 Krill juga ada. 12:00 Terus apa? Tripang. Nah, Tripang itu 12:03 juga banyak sekali ya. Tripang ada 12:06 Anemon, ada ee kayak ee macam-macam 12:11 tumbuh-tumbuhan, tumbuhan-tumbuhan juga 12:13 hidup di situ dalam kegelapan yang 12:15 begitu tidak ada suara ekstrem. Tidak 12:17 ada suara. Mereka berenangnya juga 12:20 pelan-pelan sekali gitu kan. 12:22 Berhidupnya, bergeraknya juga pelan 12:24 karena memang tekanan sangat tinggi, 12:25 Pak. Nah, indahnya betapa menikmatinya 12:30 di dalam kegelapan yang seperti itu 12:32 dengan kapal salam singkai tadi itu. Dan 12:36 terus saya telusurin, telusurin, 12:38 telusurin. Subhanallah. Ternyata memang 12:40 yang saya cari diperlihatkan sama Allah 12:43 Subhanahu wa taala. Betapa kelihatan 12:45 dengan jelas Pak Pathan Sumatera itu dan 12:48 ya akhirnya itu menumbangkan temuan yang 12:50 paling-paling spektakuler di dalam. Jadi 12:53 kesimpulan apa yang bisa diambil dengan 12:54 temuan ee patahan ni? Sumatera itu ee 12:57 kalau kesimpulannya adalah bahwa kita 12:59 harus hati-hati, Pak. Sekarang ada 13:01 segmen yang namanya Patahan Sumatera itu 13:04 menerus ke selatan Jawa ya, selatan Jawa 13:07 Barat itu yang harus kita waspadai 13:09 karena di situ juga akan sangat-sangat 13:11 bahaya terhadap terjadinya gempa bumi di 13:13 situ. Hm. Nanti gempa bumi terjadi 13:16 tsunami pasti kalau ada deformasi yang 13:18 lebih besar lagi bisa terjadi tsunami 13:19 itu kalau patahan itu bagaimana? 13:21 Bergerak lagi atau gimana? Masih terus 13:24 sampai aktif sekarang, Pak. karena itu 13:25 didorong terus dari selatan oleh adanya 13:27 subduksi gitu ya. itu yang harus kita 13:30 mewaspadai di selatan ee salat Sunda dan 13:32 Jawa Barat itu juga sangat tapi enggak 13:35 bisa dihindari ya tinggal enggak bisa 13:36 itu kan sudah alam begitu Pak alamnya 13:39 sudah sudah begitu yang harus kita 13:41 waspadai adalah bagaimana nanti kita 13:43 menyikapi ya kalau memang itu berapa 13:45 lama nanti responnya setelah kita ee 13:49 tidak ada yang tahu tapi kalau dari 13:51 statistik sih memang ee kondisi daerah 13:54 selatan salat Sunda Jawa Barat itu 13:57 memang sekarang sudah harus kita 13:58 waspadai ya. Karena memang sudah ee apa 14:02 namanya? Dari statistik yang ada memang 14:05 ada prediksi atau ada kemungkinan yang 14:07 bisa terjadi gempa. Jawa Barat yang 14:09 daerah Jawa Barat yang dekat itu laut 14:12 dekat laut aja ya. Iya ke kelautan. Tapi 14:14 ya itu juga akan sangat berdampak 14:17 nantinya kepada yang lain-lainnya kalau 14:19 memang itu terjadi gitu. Tapi 14:22 mudah-mudahan sih tidak ya. 14:24 itu bisa difoto itu ada fotonya ada 14:27 patahannya ada fotonya ada Pak ada 14:30 kelihatan dan movie-nya juga ada sebesar 14:33 apa patahannya itu itu saya temukan 14:36 panjangnya kurang lebih 3 km eh 300 km 14:41 Pak h panjang patahan Sumatera itu. Tapi 14:44 segmen yang saya temukan itu ada 14:47 masing-masing ada en titik ya. 14:49 Masing-masing titik saya temukan kurang 14:51 lebih ada 30 meteran lah panjangnya itu. 14:54 Hm. Oke. Nah, itu itu temuan yang 14:57 sangat-sangat 14:58 ee break through di dalam penelitian 15:01 riset ya. Karena memang sebelumnya belum 15:03 ada temuan itu gitu, Pak. Oke, Hewan. 15:06 Kami masih berbincang-bincang dengan 15:08 Bapak Yusuf 15:09 Surahman Jaya Diharja. Beliau adalah 15:13 ahli kedalaman laut kerja di BPPT Badan 15:18 Pengkajian Penerapan 15:20 Teknologi ee Jabatan Perekayasa, ahli ee 15:26 utama bidang geologi 15:29 kelautan. Mm jadi selama 8 jam Bapak 15:34 berada di dalam laut itu ya? Iya, di 15:36 dalam kapal itu dan tidak berdiri, duduk 15:38 aja terus. 15:39 Sekarang biayanya berapa itu, Pak, untuk 15:42 bisa menghadirkan kapal selam Sinkai 15:45 itu? Ada harus ada sponsor tentu ya. 15:48 Karena waktu itu tahun 2002, Pak, itu 15:51 sekarang mungkin sudah berapa ya? Tahun 15:53 2002 satu kali penyelaman itu biayanya 15:57 miliar, Pak. Sehari itu Pak Rp8 miliar. 16:00 Rupiah ya kurang lebih segitulah. Per 16:03 hari per hari. 16:05 Nah, kita kurang lebih ada waktu itu 1 16:08 bulan berada di laut itu ada 14 nyelam. 16:12 14 nyelam 14 kali marandir gitu. Iya. 16:15 Bolak-balik itu juga harus kita lihat 16:18 bagaimana kondisi cuaca pada hari itu 16:20 ya. Tidak bisa kita ee semena-mena 16:23 langsung nyelem aja. Enggak bisa apa 16:25 harus kita lihat sejauh mana. Sehari 16:28 sebelum dua hari sebelumnya kita lihat 16:29 prediksi hari ini gimana enggak boleh 16:31 gitu kan. Oh, ada beberapa kali 16:33 penyalaman yang sudah mulai siap 16:34 diturunkan diangkat lagi. Enggak jadi. 16:35 Kenapa? Gelombongnya besar, angin besar 16:39 gitu kan. Itu enggak boleh gitu. 16:40 Walaupun yang di dalam laut tetap ada 16:42 pengaruhnya ya. Iya, tetap Pak karena 16:44 pada saat nanti recover dan ee down ke 16:46 bawah kan harus ada ee save, harus aman. 16:51 Itulah karena kalau kerja di laut kita 16:53 enggak boleh sembarangan, Pak. Gitu. 16:54 Harus betul-betul melihat dulu 16:56 kondisi-kondisi sehari. Bukan hari itu 16:58 doang, tapi harus lihat dulu panjang 17:00 waktunya. Oke. Baik. Seperti biasa kami 17:02 akan bacakan nomor HP dari Bapak Yusuf 17:04 Surahman Jaya Diarjao. Beliau adalah 17:08 ahli kedalaman laut dari 17:10 BPPT Badan Pengajian Penerapan 17:13 Teknologi. Ini nomornya silakan dicatat. 17:19 0811. Kemudian 17:21 999. 9nya 3 kali. 17:25 7045 17:28 0811 17:31 999 17:34 7045. Nah, keinginan untuk bisa menyelam 17:37 itu ke undangan dari Indonesia atau 17:39 pemerintah Jepang yang menawarkan atau 17:41 gimana? Ee saat itu memang kita sudah 17:44 ada riset sebelumnya yaitu dengan Jerman 17:48 ya. Waktu itu kita ingin melihat adanya 17:51 temuan 17:53 ee fosil e bukan fosil kerang itu 17:57 pemakan gas hidrat di situ. Hm. Nah, 17:59 pada saat itu setelah itu kita lanjutkan 18:04 dengan Jepang, ternyata kita ee rubah 18:07 penelitian itu menjadi ada satu image 18:09 yang saya lihat wah ini menarik ini. Ada 18:12 ada indikasi pah sumatera yang menerus 18:14 gitu. Setelah dicek dengan 18:17 betin-beterinya. Oke. Nah, ini kayaknya 18:19 menjadi topik yang sangat ideal untuk 18:20 bisa diteliti lebih lanjut. Nah, dari 18:23 itulah kita mengusulkan proposal ke 18:26 Jepang itu ke Jumstek waktu itu di mana 18:30 kapal jam kapal Jepang itu hanya ada di 18:32 Jumpstek waktu itu dan kita usulkan 18:34 proposal riset bersama dengan Jepang 18:36 terkait masalah bagaimana kita ingin 18:38 melihat patahan ini ada apa tidak. He. 18:40 Nah, alhamdulillah proposal itu kita 18:42 ajukan tahun 2000 ya. Setelah 2000 itu 2 18:47 tahun kemudian baru diterima gitu loh. 18:50 Eh, jadi ee ada waktu juga ada jeda ya. 18:52 Tidak langsung jadi biaya yang kawar 18:54 Jepang ya. Jepang semua. Jepang semua 18:56 yang me 18:59 membiayai semuanya dari karena langsung 19:01 dari Jepang dia ke sini gitu untuk terus 19:04 riset Pak. Masyaallah. Berarti Bapak ini 19:06 masuk 19:07 kualifikasi yang dipercaya untuk 19:10 menyelam ya. Yes. Iya. Karena di ada 19:12 tes-tes dulu enggak sebelumnya ada. 19:15 Karena karena tesnya itu adalah tes 19:18 bagaimana kita bisa ee mengoperate kapal 19:22 itu. He. Misalnya 19:23 gini, Yusuf Sang waktu itu dibilang gini 19:26 ya, kita harus kamu harus bisa 19:29 mengoperate kapal ini. Kalau yang pilot 19:31 itu copilotnya collaps misalnya. Oh. Oh. 19:34 Nah, itu itu saya har saya harus bisa 19:37 mengoperasikan kapal, Pak. Jadi kalau 19:40 peletnya masih muda, peletnya sama ya 19:43 mudah-muda lah. Jadi bagaimana kalau 19:47 pilotnya ini nanti colab di bawah tidak 19:49 bisa ngapa-ngapain juga si itunya juga 19:51 sama. Saya harus open sendiri. Nah, itu 19:54 harus harus belajar, Pak. Bagaimana me 19:57 ee ada semuanya ada yang simpel lu kalau 20:00 enggak tahu apa-apa, pencet ini aja cret 20:01 langsung naik gitu. Ada ya, Pak. Terus 20:05 yang kedua, kapal selam itu kan kasih 20:08 pemberat, Pak. He. Kasih pemberat. 20:11 Pemberatnya ini 1250 kg. 20:15 Pada saat sampai di bawah kurang lebih 20:17 50 m sebelum dasar laut, kamu harus 20:21 buang pemberat itu 20:24 supaya kapal ini bisa observasi, bisa 20:28 melayang-layang di dalam itu. Bentuknya 20:29 seperti apa sih? Kalau ini kan kayak 20:31 pisang yang memanjang gitu. Kalau ini 20:33 kalau ini kapalnya itu ya kayak kayak 20:37 kapal selam tapi memang agak pendek gitu 20:40 bulat gitu yang kayak kapal selam. Nah, 20:43 tadi kapal kapal selam Singkai itu kan 20:46 dikasih pemberas supaya dia turun. He. 20:48 Tapi dia di seluruh bodinya itu adalah 20:51 sterofor pelampung. Oh, jadi nanti 20:54 naiknya sendiri naik sendiri gitu. Nah, 20:56 pada saat kita harus membuang separuh 20:59 dari 1000 ee pemberat tadi itu 600 kg 21:02 kita harus buang. Nah, pertanyaannya 21:05 susang. Kalau 600 kilo tadi itu tidak 21:09 bisa lepas, kamu tidak bisa naik. 21:13 Jadi di situ terus enggak bisa ke 21:14 mana-mana. Nah, itu juga kamu harus 21:17 berani enggak kamu gitu? Ya sudah 21:20 berani. Tidak ada asuransi, Pak. Tidak 21:22 ada asuransi ya karena memang kapal ini 21:24 sudah terus telepon juga enggak bisa ya 21:26 tesnya. Oh, bisa kalau telepon 21:27 komunikasi dengan kapal induk bisa. 21:29 Bisa, bisa. Bahkan di posisi aja kita di 21:32 dalam laut itu sudah ada handphone waktu 21:34 itu kan enggak elektron e pakai ini 21:36 pakai ee gelombang elektromagnetik ya di 21:40 bawa komunikasi ada air laut kan di situ 21:42 adnya. Nah, pada saat ee terjadilah ee 21:48 diskusi dan ee tes untuk itu, oke enggak 21:51 apa-apa tanda tanganlah gitu kan. Tanda 21:53 tangan untuk ee karena saya melihat 21:55 bahwa kapal 21:57 itu apa namanya? Jam selamnya sudah 22:00 begitu tinggi ya. Saya tuh nyelam 22:03 kebagian di penyelaman 719, Pak. He. 22:07 Jadi 700 ke 719 nyelam. He. Jadi, sudah 22:11 banyak sekali pengalaman kapal selam itu 22:13 untuk bisa sampai ee safe gitu, aman ya. 22:17 Dan alhamdulillah memang pada saat kita 22:19 nyelam ya tidak terjadi apa yang 22:20 dikhawatirkan. Cuman pada waktu itu yang 22:24 saya mengkhawatirkan pada saat saya mau 22:26 naik kapal salam di atas ingat seanak 22:28 saya Pak yang nomor dua itu. Papa, Papa 22:31 jangan nyelem, jangan nyelem. Waduh, 22:34 nanti mati. 22:36 Walah. Umur berapa? Anak saya waktu itu 22:39 umur tahun masih anak-anak. Masih ada 22:41 masih anak-anak waktu itu. 2002 dia 22:43 lahir. Oh ee 22:46 97 5 tahun 5 tahun. Ah didorong-dorong 22:50 enggak boleh enggak boleh pergi enggak 22:52 boleh pergiak boleh pergi. Iya ya 22:54 kebayang itu gitu loh. Ya udahlah 22:57 lillahi taala yang alhamdulillah enggak 22:59 apa membuat Bapak Yusuf ini berani 23:02 menyelam segitu dalam 6.500 23:05 m 23:06 2002100, Pak. 6.500 itu kapal kemampuan 23:09 kapal itu bisa nyelem sampai 6.500. Oh, 23:11 tapi yang di yang dijalannya cuma cuma 23:14 2. 102 m 2.000. Tapi sebetulnya saya mau 23:18 ke 6.500 waktu itu ya. Cuman waktunya 23:22 sudah sudah ee habis ya waktunya. Maunya 23:25 ke Palung, Pak. Kalau palung ituu kan 23:26 nomor 1500. He. Palung Jawa itu. Nah, 23:29 saya di atasnya di atas palung di di for 23:32 ar bin. Di situ sekitar 2. 200100 man. 23:35 Nah, itu juga sudah memakan waktu dari 23:37 atas sampai dasar itu 1 jam ya. Turun 23:40 aja 1 jam tuh, Pak. Iya. 2000 itu 1 jam 23:44 baru observasi di bawah 6 jam gitu. Naik 23:48 lagi 1 jam lagi. Jadi banyak zikir kali, 23:50 Pak. Ya. Del. Alhamdulillah. 23:53 zikir. 23:55 Dan tentunya waktu itu saya minta ee 23:59 sebelum itu 24:02 ya berdoalah ya. Ya ya Allah ya Rabb. 24:05 Saya bilang tuh, "Mohon Allah tunjukkan 24:07 kepada saya sedikit dari ilmumu di dalam 24:10 dasar laut sana gitu loh." Nah, ya 24:14 alhamdulillah ya dari 14 penyelaman tadi 24:17 itu ya saya melihat yang saya inginkan 24:19 tadi itu. Cuman mungkin mungkin waktu 24:22 itu doa saya salah ya waktunya. Mungkin 24:24 doanya mestinya, "Ya Allah, ya Rabbi, 24:27 mohon perlihatkan apa adanya di situ." 24:29 Mungkin bisa lebih banyak lagi 24:33 sedikit dikasih sedikit sama Allah. Ya 24:35 Rabb, saya bilang tapi itu sudah 24:36 bersyukur sama sekali karena dari 24:39 situlah cruise ini atau ekspedisi ini 24:43 mendapatkan hasil yang sangat-sangat ee 24:46 spektakular ya. Karena betul-betul 24:48 temuan itu adalah temuan yang breaking 24:51 eh news untuk di bidang geologi ya. Ada 24:53 jurnalnya enggak itu, Pak? Ada, Pak. 24:55 Bukunya juga ada. Buk ada. Bukunya ada. 24:58 Nanti kalau Bapak ini nanti saya akan 25:00 kirim dah ke sini. Ada bukunya. 25:03 Lalu, Bapak juga punya rencana apa yang 25:05 pernah disebutkan waktu itu? 25:08 Penelitian apa? Oh, waktu itu saya ingin 25:10 gini karena karena betul-betul Indonesia 25:13 inilah negara yang sangat luas ya, besar 25:17 sekali. Di mana luas wilayah laut itu 25:19 juga 2/3 dari wilayah keseluruhan. Oleh 25:22 karena itu, kita butuh sekali yang 25:25 namanya peta laut ya, peta batimetri. 25:28 Karena kalau kita mempunyai peta 25:30 batimetri ini tentunya ini akan 25:33 sangat-sangat berguna untuk bisa melihat 25:36 kondisi-kondisi seperti misalnya kemarin 25:38 ada kapal Selam Nangkal 402. Kalau kita 25:42 tahu posisinya di mana, kedalamannya 25:44 berapa, itu sangat-sangat bisa kita 25:46 membantu dengan cepat, Pak. Di samping 25:48 itu dengan mengetahuinya kita ee punya 25:51 data batin matin nasional ya tentunya 25:54 kita bisa membuat ee menyatukan antara 25:56 petar di topografi daratan juga sampai 25:59 ke dasar laut yang begitu ee dinamis ya 26:04 di laut itu. Di bawah lasar laut itu 26:05 tentunya banyak sekali hal-hal yang bisa 26:07 kita peroleh. Misalnya kalau kita punya 26:11 peta batimetri yang sangat-sangat 26:13 komplit, yang sangat-sangat betul-betul 26:15 sudah dipetakan itu sangat-sangat image 26:18 yang sudah ee tidak terbayangkan. Saya 26:20 akan di dunia siapa negara mana yang 26:22 sudah punya? Oh, semua mereka sudah pada 26:24 punya, Pak. Cuma Indonesia malah belum. 26:26 Indonesia belum. Karena kita mungkin 26:27 luas ya. Luas kayak kayak misalnya 26:30 Australia nih. Australia itu sepanjang 26:33 teritorialnya dia atau sampai ke 200 26:35 milnya itu sudah dipetahkan, Pak. Jadi 26:38 pada saat PBB mengumumkan seluruh negara 26:41 pantai di dunia boleh mengklaim wilayah 26:44 lautnya, ya Australia paling cepat, Pak. 26:46 Jepang paling cepat, Pak. H karena 26:48 mereka sudah punya data-data itu. Nah, 26:50 kita kalau mau ngeklaim harus akuisisi 26:54 dulu, harus membuat peta dulu. Jadi 26:57 sekarang belum selesai nih yang 26:58 Indonesia belum belum selesai. Belum 27:00 bukan belum selesai, belum ada program 27:01 ke sana. Kita harus kenapa biayanya 27:04 tinggi atau apa? ee mungkin politiknya 27:07 harus segara pindah ke sana, Pak. Kita 27:09 harus diprioritaskan ini loh. Kalau saya 27:11 sih harus segera dipetakan ya. Tidak 27:13 bisa tidak bisa tidak gitu. Karena kita 27:16 harus punya peta itu dan itu bisa kita 27:19 ee nanti syronize dengan peta topografi 27:22 permukaan atau di pulau-pulau kita akan 27:25 sangat-sangat indah dan sangat-sangat 27:26 banyak sekali manfaatnya. dilihat dari 27:29 sisi sumber daya alamnya ya ee 27:32 geopolitiknya, strategi ee bagaimana 27:36 iklim dan sebagainya itu sangat-sangat 27:38 menolong kalau kita mempunyai peta di 27:40 bawah dasar laut tadi. Itu indah sekali 27:43 kalau sudah ada Pak tentunya dari sisi 27:46 ilmu-ilmu geologi, ilmu-ilmu geofisik, 27:51 perikanan, dan sebagainya itu 27:52 sangat-sangat bermanfaat. H tentunya 27:54 mungkin untuk perang misalnya juga apa 27:57 kita bisa melihat di mana nih shadow 27:59 zone ya tentang masalah ee kapal selam 28:02 nanti misalnya kalau mau ngumpet di mana 28:04 nih yang bagusnya misalnya karena 28:06 batimeter itu akan memberikan informasi 28:08 itu gitu tidak hanya itu juga tapi 28:10 tentunya dari sisi oceanografi fisik nah 28:14 itu juga harus kita petakan juga di mana 28:15 di mana darah-daarah yang mempunyai ee 28:18 shadow zone shadow zone di mana 28:19 kapal-kapal selam bisa ngumpet tidak 28:21 terdeteksi Pak oleh musuh nantinya 28:22 seperti itu. H itu yang harus kita ee 28:25 petakan ya di Indonesia ini. Jadi 28:28 betimetri itu isinya data-data apa saja 28:31 tadi? Kedalaman laut ya. Kedalaman laut 28:33 kedalaman laut. Nanti di kedalaman 28:35 lautnya kita juga nanti harus 28:36 dikombinasikan dengan kondisi physical 28:39 ostanographynya. Itu juga harus kita ee 28:42 petakan karena teman-teman juga sudah 28:44 ada yang memetakan dan tentunya ee 28:47 kondisi di Indonesia ini baik 28:51 geologi, 28:52 oseanografi, dan juga klimatologi atau 28:56 klimat itu unik, Pak. Ya, mungkin di di 29:00 dunia ini hanya ada di Indonesia ya yang 29:02 unik ini yang sangat-sangat menarik dan 29:05 tidak akan 29:06 habis-habisnya sumber daya knowledge itu 29:08 Pak. He. Jadi, sumber daya knowledge itu 29:10 ada di geologi laut, ada di 29:13 oceanografinya, ada di klimatnya. Itu 29:15 yang sangat-sangat unik di dunia ini 29:17 hanya ada di Indonesia. 29:19 Jadi betul-betul Indonesia ini 29:21 sangat-sangat diburu oleh para peneliti 29:23 dunia untuk bisa melihat dan ingin bisa 29:26 melihat kondisi karakteristik di 29:28 Indonesia dilihat dari sisi geologinya 29:31 ya, dari sisi oseanografinya, dari sisi 29:34 meteorologinya itu sangat-sangat unik di 29:36 dunia ini. Oleh karena itu tentunya kita 29:39 sebagai ee para peneliti Indonesia harus 29:42 betul-betul bisa mengungkapkan 29:44 fenomena-fenomena ini supaya nanti bisa 29:47 dimengerti kembali bagaimana bahwa ee 29:50 kondisi Indonesia ini ya betul-betul 29:51 sangat-sangat strategis ya dari sisi ee 29:55 ilmu-ilmu pengetahuan yang ada gitu loh, 29:58 Pak. Oke. Masyaallah luar biasa ya. Baik 30:01 eh Iwan danut, kami masih 30:03 berbincang-bincang dengan Bapak Yusuf 30:06 Surahman Jaya Diharja. Beliau adalah 30:09 ahli kedalaman laut lulusan ITB, jurusan 30:15 geofisika ee dan meteorologi ee tahun 30:18 '9. 30:20 Ee kemudian 30:23 ee negara-negara mana saja 30:26 yang punya kepedulian terhadap laut, 30:28 Pak? Oh, sekarang sekarang dunia, Pak. 30:31 Sekarang dunia itu semua sedang melihat 30:35 ke laut, Pak. Ya, karena sekarang 30:37 misalnya ada ee PBB itu sedang 30:41 menggalakkan kesehatan di laut gitu loh, 30:44 Pak. Ya, jadi laut itu sekarang sudah 30:46 mulai juga harus diperhatikan ya, 30:49 bagaimana ee lingkungan laut itu juga 30:51 harus sehat. Yang di ke dalam itu 30:53 artinya tidak ada polisi ya, belum belum 30:57 belum rusak ya, Jepang. Jepang. Bahkan 30:58 sekarang Indonesia sudah mulai ya bahwa 31:01 mineral water itu ya dari air loadut 31:03 dalam. Hm. Air laut dalam sumbernya 31:05 karena memang itu bersih sekali dan 31:07 mineral-mineralnya juga sangat-sangat 31:09 bagus sekali. Gimana ngambil 31:11 disedot di Jepang sih sudah mahal itu 31:14 air itu ya karena sangat-sangat bersih 31:17 dan tentunya juga mineralnya 31:19 sangat-sangat clean gitu. Nah Indonesia 31:22 sudah mulai ngarah ke sana untuk bisa 31:23 mengambil source eh deep sea water gitu 31:26 ya untuk diminum. 31:28 ya karena memang itu adalah ee 31:31 sangat-sangat tidak terkontaminasi 31:33 polusi ya gitu. Ini polusi. Jadi ini 31:35 yang betul-betul ee sangat-sangat sehat 31:37 gitu. Air-air laut ini itu baru di 31:40 Sukabuminya aja ya. Belum yang 31:43 tempat-tempat lain ya. belum teman-teman 31:44 lain gitu ya yang banyak yang 31:46 sangat-sangat menarik gitu untuk di ee 31:49 lakukan dan dimanfaatkan ya oleh 31:54 terus kapan Indonesia akan membuat 31:55 seperti itu lagi ke ke mana, Pak? Ee 32:00 penyelaman itu penyelam sekarang sudah 32:03 di Jepang sendiri mungkin kapal itu 32:06 sudah tidak dioperasikan kembali karena 32:09 memang sangat riskan dengan orang ya. 32:12 mereka lebih suka menggunakan 32:15 ee vehicle aja gitu loh. Jadi unman ya, 32:19 tidak pakai orang tapi menggunakan 32:21 kamera yang betul-betul bisa lebih dalam 32:24 lagi. Tapi sekarang ada juga di Amerika 32:27 bahkan dia perusahaan bukan perusaha 32:29 bukan ee ini perusahaan swasta dia sudah 32:32 bisa membuat kapal selam yang bisa 32:34 nyampai ke Mariana Trend Pak. Palung 32:36 Mariana yang 11.000 m. Nah, jadi itu 32:39 sudah sudah bisa masuk ke dalam yang 32:42 begitu dalam lebih dari 6.500. Jadi 32:44 sekarang jumpstack bukan lagi kapal 32:46 satu-satunya yang e bisa nyelem di 32:49 sampai ke dalam 6500, tapi sudah ada 32:52 saya lupa namanya ya apa namanya itu 32:54 Deep C e vehicle lah namanya seperti 32:57 itu. Jadi memang sudah ada lagi ee 33:01 sarana yang sudah bisa jauh ke lebih 33:03 yang lebih dalam lagi. Jadi bayangkan 33:05 aja, 33:06 Pak. Begitu besarnya tekanan di dalam 33:10 laut itu ya, dalam di dalam kedalaman 33:13 tentunya. Jadi teknologinya juga harus 33:15 betul-betul sangat-sangat mendukung 33:17 supaya memang ee semuanya aman ya. Nah, 33:21 inilah yang harus kita ee pelajari 33:24 kembali bahwa betapa yang disampaikan 33:28 oleh Allah Subhanahu wa taala melalui 33:31 ayat An-Nur 40 itu. Jadi, betapa 33:34 gelapnya gitu loh. Tangan aja 33:35 dikeluarkan apa yang bisa enggak 33:37 kelihatan gitu kan, Pak. Nah, oleh 33:39 karena itu tadi kita melihat bahwa ee 33:43 ilmu pengetahuan tentunya akan 33:46 sangat-sangat 33:47 ee tergantung kepada ee teknologi yang 33:51 ada ya. teknologi makin maju, mungkin 33:52 kita bisa lagi menguakkan lagi apa yang 33:54 tadinya belum kita ketahui gituah 33:56 seperti itu. 33:59 Nah, barangkali apa yang ingin di ee 34:02 capai kembali di riset kelautan di 34:04 Indonesia ini tentunya banyak hal yang 34:07 belum kita bisa lakukan terutama dari 34:10 peralatan-peralatan tadi itu yang harus 34:12 kita lengkapi, Pak. Misalnya pada saat 34:15 kemarin semua sumber daya ee baik itu 34:20 kapal maupun peralatan sudah di kita ee 34:23 arahkan ya untuk mencari kapal selam 34:26 Nanggala 402. Tapi pada ya belum bisa 34:30 menemukan ya. Bahkan sampai sekarang 34:31 baru kelihatan yang muncul-muncul ke 34:33 permukaan saja yang baru ditemukan, tapi 34:35 posisinya masih belum ketemu. Nah, ini 34:38 yang challenge-nya bagi kita untuk bisa 34:40 bagaimana nih knowledge ini dan 34:42 pengalaman tentunya yang bisa nanti 34:44 membuktikan harus bisa kita ee beraction 34:48 dengan cepat untuk bisa ee menemukan 34:53 hal-hal yang terkait dengan di laut-laut 34:55 dalam tadi. 34:56 ini peluang sekali ya untuk para ilmuwan 34:58 di Indonesia untuk Iya, Pak. Betul, Pak. 35:01 Memperdalam memperdalam ilmuilmu ee 35:04 kelautan tentunya ya. Karena memang kita 35:07 ini dilingkupi oleh laut-laut dalam ya. 35:10 2/3 laut dalam semua, Pak. Dan di 35:13 situ kemarin alhamdulillah kita tim ee 35:18 Indonesia terdiri dari beberapa 35:21 ee institusi ya. 35:23 itu tadi yang sudah bisa sudah 35:26 mengajukan 35:27 klaim pelebaran wilayah pagar Indonesia 35:30 di luar 200 mil. He. Yaitu di utara 35:33 Papua dan di sebelah barat ee Sumatera. 35:37 He ee itu sudah 35:40 kita submit ke 35:43 PBB itu di sebelah utara Papua itu kita 35:46 bisa mengklaim kurang lebih ada 35:49 196 sekian ribu kilom², Pak. Hm. Jadi, 35:52 lebar kita nanti akan menambah lagi. 35:54 Iya, mudah-mudahan ya. Yang kedua, di 35:57 selatan eh di barat Sumatera itu bisa 36:00 kita klaim kurang lebih 36:03 210.000 km². Itu bagaimana kita bisa 36:06 mengklaimnya? Apa ada ada ada 36:10 persyaratan yang di ee sampaikan oleh 36:13 PBB ya. Ada tiga persyaratan. Ada tiga 36:16 syarat misalnya. 36:18 satu adalah dari ketebalan sedimen ya di 36:21 luar 200 mil itu masih bisa kita klaim. 36:24 Jadi kalau ketebalan sedimen itu lebih 36:26 besar dari 1% bisa kita ambil. Contohnya 36:29 ini yang sudah kita klaim di sebelah 36:31 barat Aceh. He. Nah, ini menggunakan 36:33 metode sedimen, ketebalan sedimen. Kita 36:36 sudah ee mengklaim alhamdulillah waktu 36:39 itu saya sidang di PBB dan mendapatkan 36:42 kurang lebih 36:44 4.209 km², Pak. berapa? 36:50 4.209 km² tahun 2010. H di sebelah barat 36:55 Aceh itu sudah sudah dapat itu. Sekarang 36:58 kita ngeklaim lagi baru kita klaim tahun 37:03 2002 ya Desember eh 2020 itu Desember 37:09 untuk sebarah barat Sumatera itu nanti 37:11 akan kita mendapatkan kurang lebih kalau 37:13 disetujui nanti sidang PBB-nya tahun 37:15 2030-an. 37:17 itu akan mendapatkan kurang lebih 37:20 210.000 k persegi ya. Jadi bayangkan 37:24 berapa kalinya Aceh itu. Jadi kalau kita 37:30 ee bandingkan itu sebesar mungkin 37:33 sebesar pulau Sulawesi ya, Pak ya. Itu 37:36 akan kita nambah lagi juga di utara 37:38 Papua itu sudah kita submit 2019 sudah. 37:42 Nanti teman-teman kita yang 37:44 mudah-mudahanlah nanti akan sidang di 37:45 PBB, mudah-mudahan ini kita juga bisa 37:47 kita klaim kembali dan wilayah pagar 37:50 kita akan nambah lagi, Pak. Nah, inilah 37:53 ee teman-teman semua di ee lembaga 37:57 ataupun di 37:58 departemen-departemen semua bersatu 38:01 membentuk tim. Nah, tim inilah yang 38:03 sudah kita 38:05 ee submit ya di bawah koordinasi Menko 38:09 ee maritim dan investasi gitu. 38:12 Masyaallah. Jadi Indonesia butuh banget 38:14 ya orang-orang seperti Bapak ini ya. 38:15 Jadi penelitian ini yang harus kita ee 38:18 alhamdulillah kita 38:20 bisa membentuk tim yang solid ya, tim 38:24 nasional dan inilah yang harus juga kita 38:27 ee karena nanti ini akan ee apa namanya 38:32 sidang PBB itu mungkin bukan orang-orang 38:34 ini yang akan ke sana nantinya karena 38:36 waktunya kan ngantri Pak. Oh. ee dunia 38:39 ini ngantri di PBB ini supaya nanti ee 38:42 mendapatkan wilayah yang besar itu nanti 38:44 tahun 2030-an gitu. Tapi kita akan 38:46 mendapat kompetitor enggak ada juga yang 38:47 mengklaim juga ke masuk wilayah kita. 38:49 Ada enggak? Yes. Ada. Ada. Ada. Itu yang 38:51 di utara Papua itu ada tiga negara yang 38:53 mengklaim di situ. Empat barangkali ya. 38:56 Indonesia, Papua Nugini, eh Maikonesia 39:00 dan satu lagi eh Palo. Barangkali itu 39:04 itu ada empat yang diperebutkan nanti. 39:08 Tadinya adalah kita mau mengklaim klaim 39:11 bersama ya, tapi mungkin negara-negara 39:14 lain tidak sabar menunggu kita gitu. 39:15 Mereka duluan ya sudah enggak apa-apa 39:19 nanti kita akan klaim dengan pendekatan 39:23 nation to nation gitu di sini. itu kalau 39:25 gitu pendekatannya politis atau atau 39:29 sains kalau gitu? Politik dan sains, 39:31 Pak. Itu dua-duanya harus main. Makanya 39:32 kita harus punya data, Pak. Kalau kita 39:35 tidak punya data tidak bisa 39:36 berargumentasi. Oleh karena tadi itu 39:37 saya pentingnya butuhnya batimetri itu. 39:41 Peta dasar laut itu butuh sekali untuk 39:43 bisa bernegosiasi. Karena enggak punya 39:45 data ya apa yang bisa diomongin Pak? 39:48 Itu yang ini dari Bu 39:50 Siti. Pak Yusuf tolong diceritakan 39:53 apaila sampai kedalaman 6.000 m. Bapak 39:55 enggak sampai 6.000 m ya? Enggak. Enggak 39:57 sampai. Enggak sampai. He kapal tapi 39:59 kapalnya ini bisa sampai 6.000. Kapalnya 40:01 bisa sampai 6.000 m. Sampai 6000. 6.000 40:03 e 2.000-an aja sudah kayak gitu ya. 40:05 Apalagi sampai 6.000. 6.000 masih ada 40:07 kehidupan Pak. Masih. Masih ada 40:08 kehidupan. Masih, Pak. Masih ada 40:10 kehidupan. Kalau sampai dasarnya sampai 40:12 lantai laut itu berapa meter lagi itu 40:15 laut terdalam itu? itu 12.000 m eh 40:19 11.000 m, Pak. Mariana Trend, Palung 40:21 Mariana. Nah, Indonesia ini yang 40:24 terdalamnya 9.000 m. Hm. Itu di sana di 40:29 ee Sangirta Laut 40:30 ya. Nah, di Laut Banda itu 7.500 m itu 40:34 ada di Weber Deep. Tapi kalau di Palung 40:37 Jawa, selatan Jawa itu 6.500 m palungnya 40:41 ya. Paling dalamnya itu di situ 6.000. 40:44 sampai ke Aceh Utara sampai ke sana lagi 40:46 cuman kedalamannya 6000 6.000-an lah 40:50 enggak sampai 6.500 m. Jadi itu sudah 40:52 dalam sekali, Pak. Sudah gelap sekali di 40:56 situ. Kalau urusan kedalaman laut, 40:59 negara mana yang paling maju? Paling 41:01 teknologinya paling maju di mana? 41:04 Amerika, Jepang gitu loh ya. Mereka 41:06 mereka yang mendahului ya. Karena memang 41:09 ee teknologi teknologi datangnya dari 41:12 mereka. Bahkan sekarang yang terdalam 41:13 itu yang dari Amerika itu, Pak. 41:17 Hm. Pak Yusuf, kalau anak saya ingin 41:19 masuk ITB, yang jurusan Pak Yusuf 41:22 lakukan ini jurusan apa, Pak 41:25 Yusuf? Kalau jurusan saya geologi, 41:28 geofisika dan meteorologi sudah bubar, 41:29 Pak. Tidak ada. Oh, enggak ada lagi. 41:31 Sudah pecah dia. Sudah pecah menjadi 41:34 geologi e geophysics ya yang ada 41:37 oseanografi dan juga ada meteorologi. H. 41:39 He. Kalau anaknya mau masuk ke 41:43 tergantung mau yang mana ya ke geofisik 41:46 barangkali ya. Kalau di IPB ada kelautan 41:48 apa itu IPB? Kelautan tapi ya khusus 41:51 untuk ee perikanan barangkali 41:54 perikanannya. 41:56 Oke terima kasih Rasil telah 41:58 menghadirkan Pak Yusuf. Kami ingin jadi 42:01 menambah pengetahuan ya. Oke terima 42:03 kasih Pak Rudi atas 42:05 perhatiannya. Oke ada nanya nomor 42:08 teleponnya Pak Yusuf. Ini nomornya Yusuf 42:11 Surahman Jaya Diharja. Nomor teleponnya 42:17 0811 kemudian 42:20 999 93 * 42:23 7045 42:26 0811 42:29 999 7045. 42:33 [Musik] 42:36 Pak Yusuf, Bapak di kedalaman itu zikir 42:38 apa, 42:41 Pak? Wah, subhanallah. Subhanallah kali 42:43 ya. Ee kalau zikir zikir ya palingan ya 42:48 yang itulah, Pak ya. Subhanallah 42:50 wabihamdih 42:52 subhanallahilim subhanallah 42:54 walhamdulillah walailahaillallah wallahu 42:56 akbar. La haula wala quwwata illa 42:57 billahil aliilim. 42:59 Ya paling lailahaillallah. Betapa besar 43:02 ya. 43:07 Masyaallah. 43:10 Ee Pak Yusuf apa tidak diminta oleh 43:13 negara lain untuk juga ee menyelidiki 43:18 lautnya? Banyak para peneliti dunia yang 43:21 berkelas dunia di di dunia ini 43:24 masing-masing sudah ada ya. Di Jepang 43:27 banyak juga jago-jagoannya. 43:30 itu network-network yang saya bangun 43:32 tentunya teman-teman semua mereka ee 43:35 teknologi itulah yang mereka ciptakan 43:38 tentunya mereka tidak tidak akan manggil 43:41 saya karena mereka juga sudah punya 43:43 stoknya banyak gaya ya. Iya. 43:47 Oke. Baik. Ini nomor teleponnya Pak 43:48 Yusuf 0811. 43:54 Kemudian 9 99 93 * 44:00 7045 44:05 0811999 9nya tiga kali 44:09 7045 Yusuf Surahman Jaya 44:14 diharja ini adalah adik dari Saleh. 44:19 oleh punya apa punya Oh, rapsodia Kang 44:22 oleh iya dulu zaman tahun 0-an masih ada 44:25 beliau ya masih alhamdulillah sehat di 44:28 Bandung sekarang sekarang apa sih 44:29 bukannya beliau jadi anggota DPR bukan 44:32 sudah sudah pensiun sudah di rumah aja 44:35 sekarang pensiun dulu anda mungkin 44:37 pernah tahu apa grup band di Bandung ya 44:40 Rapsodia iya ada yang namanya Saleh 44:44 vokalis dia ya vokalis zaman dulu ini 44:47 adiknya beliau nih Yusuf. 44:50 Oke, kita sudah dibatasi oleh waktu. 44:52 Sebentar lagi kita masuk e waktu zuhur. 44:55 Terima kasih Pak Yusuf sudah hadir 44:58 berhasil memberi pengetahuan kepada kita 45:00 semuanya. Mudah-mudahan kita lebih cinta 45:02 lagi kepada Indonesia dan lebih apa 45:05 namanya? Lebih merasa kecil sekali di 45:08 hadapan Allah. Ya, betul. Luar biasa 45:10 ciptaannya. Oke. Saya Muhammad Krishna 45:13 kemudian juga ee Atep. Cepat sembuh ya. 45:17 E sudah sembuh ya Atep ya. 45:18 Alhamdulillah. Kemudian juga Anis Malim. 45:20 Anis Malim Fari nih Anis Malim. Mohon 45:23 pamit. Wabillahi taufik walhidayah. 45:25 Wasalamualaikum warahmatullahi 45:26 wabarakatuh. Waalaikumsalam.