Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:16 Alhamdulilla wasalam ala rasulillah wa 0:18 alalamualaikum warahmatullahi 0:20 wabarakatuh ikhtingahullah subhanahu wa 0:21 taala apa kabar selamat datang kembali 0:24 di renungan di bawah naungan al-quran 0:25 bersama alfagqir isa alkaf ada mas algja 0:29 operator dan membersamai kita guru kita 0:31 bersama Ustaz Husein bin Hamid Alatt. 0:33 Asalamualaikum Ustaz. 0:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:37 wabarakatuh. 0:37 Masyaallah harga dolar sempat turun 0:39 kemarin Ustaz sekarang naik lagi sedikit 0:42 ini. Masyaallah banyak permintaan kan? 0:44 Betul Ustaz 0:44 begitu ada permintaan 0:46 Heeh. 0:47 atau banyak permintaan mau enggak mau 0:48 harga dolar meningkat. 0:49 Oh. 0:51 Permintaan untuk membayar hutang, 0:53 permintaan untuk membeli barang-barang 0:55 impor. 0:57 Baik. Jadi tergantung 1:00 permintaan kita. 1:01 Iya. Karena ada pembelian dolar yang 1:04 tinggi jadi naik lagi. Ustaz 1:05 oh tidak mau itu. 1:07 Insyaallah. Insyaallah. Mudah-mudahan 1:08 Allah jaga terus kita, Allah mudahkan 1:11 rezeki kita. Ikhwan akhwat hari ini pagi 1:14 ini kita akan live dan kita sedang live. 1:16 Bukan kita akan live, kita sedang live. 1:18 Buat ikonat yang ingin bertanya, silakan 1:20 kirimkan pertanyaan Anda melalui pesan 1:22 WhatsApp di 0811999720. 1:28 Sekali lagi kirimkan pertanyaan Anda 1:30 melalui pesan WhatsApp di 0811999720. 1:37 Kami tunggu pertanyaan Anda dan kita 1:39 buka dulu dengan baca ummul Quran surah 1:42 Al-Fatihah. 1:43 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:49 Bismillahirrahmanirrahim. 1:54 Alhamdulillahi 1:56 rabbil alamin 1:59 arrahmanirrahim. 2:03 Maiki yaumiddin. 2:07 Iyyaka [mendengus] 2:08 na'budu wa iyyaka nasta' 2:12 ihdinasirathal 2:14 mustaqim. 2:17 Shathalladzina 2:19 an'amta alaihim 2:22 ghairil maghdubi alaihim 2:26 waladin. 2:32 Amin. 2:33 Amin. Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. 2:35 Semoga dari bacaan surat al-Fatihah tadi 2:37 Allah bukakan pintu hidayah, pintu 2:38 rahmat, pintu segalanya agar kita 2:41 senantiasa dalam keridaan Allah 2:43 subhanahu wa taala. Ustaz, ini sebagai 2:46 pertanyaan pembuka Ustaz. Apa sebenarnya 2:49 hal-hal yang membuat hati manusia 2:52 kehilangan empatinya dan tidak bisa 2:54 melihat petunjuk hidayah dan taufik 2:57 Allah subhanahu wa taala? Syukran Ustaz, 2:59 jazakumullah khairan jaza. 3:02 Bismillahirrahmanirrahim. 3:04 Walhamdulillahiabbil 3:06 alamin. 3:08 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 3:11 abdika wa rasulika sayyidina Muhammadin 3:14 [mendengus] 3:15 wa alihi wasohbihi wasallam. 3:20 Allahumma atina minika rahmah waimna min 3:24 ladunka ilman nafi wna bimaam. 3:29 Rabbana zidna ilman. 3:32 Amma ba'du. [mendengus] Ikhwan akhwat 3:33 pendengar pemirsa radio TV silaturahmi 3:37 yang dirahmati Allah. 3:40 Allah subhanahu wa taala berfirman di 3:44 dalam surah al-mutahaffifin 3:49 menjelaskan kepada kita perilaku 3:51 orang-orang yang bersikap kurang 3:53 [mendengus] 3:54 kalau berkaitan dengan hak mereka. 3:57 Mereka minta dipenuhi. 3:59 Bahkan tidak jarang mereka meminta untuk 4:02 ditambahkan, 4:04 tapi kalau menyangkut hak orang lain, 4:06 mereka kurangi. 4:08 Sikap curang semacam ini 4:13 pasti akan menimbulkan ketidaknyamanan, 4:16 ketidakharmonian. 4:20 Sebagai contoh, kalau seorang suami 4:23 menuntut haknya untuk dipenuhi, 4:25 Heeh. tapi tidak memenuhi hak istrinya. 4:27 Atau sebaliknya, istri menuntut haknya 4:30 tapi tidak menjalankan kewajibannya yang 4:32 menjadi hak suami, 4:35 tidak mungkin rumah tangga tersebut akan 4:37 harmoni. 4:39 Begitu juga 4:41 di antara sesama kita. Kalau kita 4:43 menuntut hak kita dari teman kita, dari 4:46 klien kita, tapi kita tidak memberikan 4:49 hak mereka 4:51 dengan sendirinya 4:55 kehidupan sosial kita akan mengalami 4:57 kerusakan. 4:59 Begitu pula dalam kehidupan ekonomi 5:04 kita dituntut untuk berlaku adil. 5:07 Sebagaimana kita ingin hak kita 5:09 dipenuhi, jaga hak orang lain. 5:13 Bahkan Allah menganjurkan kita berbuat 5:15 ihsan. Kita mengalah dari hak kita kalau 5:18 kita melihat rekan kita tidak mampu 5:20 untuk memenuhi kewajibannya. 5:25 Dalam seluruh aspek kehidupan Allah 5:27 perintahkan [berdehem][batuk] untuk 5:27 berlaku adil. Innallaha yammuru bil. 5:31 Kemudian Allah subhanahu wa taala 5:33 mengajak kepada yang lebih sempurna. Wal 5:35 ihsan. 5:37 Tapi sayang umat Islam merusak kehidupan 5:40 mereka disebabkan 5:42 mereka kehilangan rasa ketidakadilan. Ee 5:46 kehilangan rasa keadilan 5:49 yang mengakibatkan akhirnya mereka 5:51 bersikap egois. 5:54 Mereka mementingkan diri sendiri. Benar 5:56 salah juga ditentukan dengan apa? Dengan 5:59 dirinya. Bukan dengan standar kebenaran 6:03 yang akan menjaga hak setiap orang. 6:07 Nah, setelah Allah menerangkan bagaimana 6:08 orang-orang yang bersikap curang dalam 6:11 hidup ini 6:13 yang dapat merusak keharmonian di 6:15 tengah-tengah umat manusia. 6:17 Allah tegaskan, kalla 6:20 barrona ala qulubihim ma kanu yaksibun. 6:27 Allah ingatkan kala sadarlah. 6:30 Jangan kau berperilaku seperti ini. 6:34 Kamu akan mengalami nasib yang 6:36 mengerikan di hari akhirat nanti 6:38 sebagaimana ancaman pada ayat-ayat 6:40 sebelumnya. 6:42 Dan kamu di dunia 6:44 akan 6:46 terhijab dari rahmat Allah. Begitu pula 6:48 di hari akhirat nanti. 6:51 Kalla innahum abbihim yaumaidin 6:54 lamahjubun. Tumma innahumul jahim. TMA 6:58 yuqalu hadzi kuntum bihi tukadibun. 7:02 Maka pada saat manusia 7:05 perilakunya menyimpang dari kebenaran, 7:07 melakukan kezaliman, maka rahmat Allah 7:10 Subhanahu wa taala akan tertahan dari 7:13 dirinya. 7:15 Karena rahmat Allah dekat dari orang 7:17 yang berbuat kebaikan. Inna rahmatallah 7:19 qoribun 7:20 minal muhsinin. Begitu juga Allah 7:23 mencintai orang-orang yang berbuat ihsan 7:25 tapi membenci orang-orang yang berbuat 7:27 kezaliman. Dan Allah tidak akan 7:28 memberikan hidayah kepada mereka. 7:30 Wallahu la yahdilimin. 7:35 Di hari akhirat juga mereka akan 7:36 terhijab dari rahmat dan ampunan Allah. 7:39 Kemudian mereka akan masuk dalam api 7:41 neraka jahim. Kemudian Allah katakan 7:44 inilah yang dahulu kalian dustakan. 7:47 Jadi yang membuat hati kita ini 7:51 mengeras dan juga kehilangan rasa empati 7:54 kita, kehilangan rasa keadilan 7:57 sebetulnya dosa-dosa yang kita lakukan. 8:00 Allah katakan tadi kalla barrana ala 8:03 qulubihim mau yaksibun. Artinya sadarlah 8:06 wahai manusia ternyata mereka bukan 8:09 mendengarkan bimbingan dan petunjuk 8:11 Allah malah akibatnya mereka apa? 8:14 melakukan perbuatan buruk mereka 8:15 terus-menerus sampai akhirnya ron 8:18 alubihim mau yaksibun dosa-dosa 8:21 kejahatan yang mereka lakukan akhirnya 8:23 menutupi hati mereka. 8:25 H 8:26 dalam sebuah riwayat Nabi mengatakan 8:28 bila seorang berbuat dosa, 8:31 berbuat kejahatan, 8:33 maka 8:35 akan muncul bintik hitam di hatinya. 8:38 Yang tadinya bercahaya muncul bintik 8:40 hitam. Bila dia bertobat, Allah hapus. 8:44 Tapi bila dia terus melakukan secara 8:47 israr terus-menerus [mendengus] tidak 8:50 bertobat kepada Allah, lama-kelamaan 8:52 hatinya dipenuhi dengan bintik-bintik 8:54 hitam hingga menutupi cahaya hatinya. 8:58 Orang semacam ini orang-orang yang 9:01 benar-benar mengerikan nasibnya. Allah 9:03 katakan, "Afaroaita manak ilahahu hawa." 9:07 Apa kamu tidak melihat orang yang 9:09 menjadikan Tuhannya hawa nafsunya? 9:13 Akibatnya apa, Ak? Waallahullahu wa ala 9:16 ilm. 9:18 Allah sesatkan dia atau Allah biarkan 9:20 dia tersesat bukan dalam kebodohan. Ala 9:22 ilmin dalam pengetahuan. Dia tahu 9:25 perbuatan yang tidak benar tapi dia 9:27 kerjakan. Jadi waahullah ala kaunihi 9:32 aliman bima fa'al. Allah sesatkan dia 9:35 dalam keadaan tahu. Kalau dia tidak tahu 9:39 masih dapat dimaklumi. Tapi dia tahu, 9:41 dia berilmu. Bahkan mungkin dia 9:43 menghafal Al-Qur'an. 9:45 Tapi Allah sesatkan dirinya. Karena apa? 9:48 Karena menjadikan nafsu sebagai 9:49 Tuhannya. 9:51 Wama ala samihi waqbih. Allah segel 9:54 pendengaran maupun hatinya. Faman 9:57 yahdihi m ba'dillah. Orang kalau sudah 9:59 seperti ini, siapa yang kuasa untuk 10:01 memberikan hidayah setelah ditinggalkan 10:03 oleh Allah? Jadi yang membuat hati ini 10:07 kehilangan empati wali iyadzubillah 10:10 adalah kemaksiatan dan kezaliman. Tapi 10:13 kalau orang mengasah hatinya dengan 10:16 kebajikan, dengan kemuliaan, dia 10:19 menegakkan keadilan, Allah kasih jiwanya 10:22 akan betul-betul diselimuti oleh rahmat 10:25 Allah. 10:27 Dengan mudah insyaallah dia akan 10:28 mendapatkan hidayah dari Allah Subhanahu 10:31 wa taala. Jadi perilaku manusia 10:34 tergantung bagaimana hatinya, bagaimana 10:37 kalbunya. Kalau kalbunya sehat, kalbunya 10:40 betul-betul dalam keadaan baik, cinta 10:43 pada kebajikan, otomatically tubuh yang 10:46 merupakan alat ya akan apa? Akan 10:50 merefleksikan apa yang di hatinya. Tapi 10:53 kalau jiwanya dikuasai nafsu angkara 10:55 murka, maka matanya tertutup dari 10:58 kebenaran. Dia akan melakukan 10:59 perbuatan-perbuatan hina yang 11:01 mengerikan. Dia beranggapan dirinya 11:03 benar. 11:03 Astagfirull. 11:04 Ini yang mengerikan. Wali iyadubillah. 11:08 astagfirullahubu 11:09 ilaihi min jamil maasi w amin amin ya 11:13 rabbal alamin. Eh ini ada salam-salam 11:16 ustaz dari Tuti Alawiyah, ada Ibu 11:19 Sundari, ada Siti Salama, ada Ibu 11:21 Suyati, ada Khairidin. Nah, pertanyaan 11:23 selanjutnya Ustaz berlanjutan dari itu 11:25 tadi Ustaz jelaskan bahwa yang membuat 11:27 hati kita rana ala qulubihim [berdehem] 11:29 adalah perbuatan dosa kita kepada Allah 11:31 Subhanahu wa taala. Latihan apa, Ustaz, 11:34 yang membuat kita itu bisa lebih peka 11:37 untuk bisa melihat petunjuk Allah atau 11:39 bahkan mungkin lebih peka untuk melihat 11:41 mana yang baik dan benar untuk kita 11:44 lakukan dan apa yang harus kita jalani, 11:47 apa yang harus kita prioritaskan dan apa 11:48 yang harus kita tinggalkan. Syukur 11:50 ustaz. 11:51 Bismillahirrahmanirrahim. 11:52 Allah berfirman dalam suratus syams wa 11:55 nafsin w 11:58 faalhamahajujur 12:01 q aflaha 12:04 waq 12:07 Allah bersumpah dengan jiwa manusia yang 12:09 amat menakjubkan. 12:13 Apabila manusia merenungkan jiwanya 12:16 dia akan menemukan keajaiban yang luar 12:19 biasa. keajaiban yang jauh lebih indah 12:21 dibandingkan dengan alam fisik. Bahkan 12:23 fisik kita dikendalikan oleh jiwa kita. 12:26 Iya. 12:27 Betul gak? 12:28 Betul. 12:28 Allah bersumpah di sini demi jiwa. Wama 12:31 sawaha a taswiyatiha. Bagaimana Allah 12:35 menciptakan jiwa tersebut dalam keadaan 12:38 yang penuh dengan keseimbangan. 12:42 Penuh keseimbangan. Dan pada saat 12:44 pertama kali diciptakan jiwa manusia, 12:46 Allah sebutkan dalam surah at-Tin, laqad 12:49 khalaqnal insana fi ahsan. 12:53 Kami telah ciptakan manusia dalam 12:56 keadaan yang sebaik-baiknya dan 12:59 selurus-lurusnya. 13:02 Artinya manusia ketika pertama kali 13:04 diciptakan Allah, keluar dari tangan 13:06 kebesaran keagungan Allah, diciptakan 13:09 dalam keadaan fitri, dalam keadaan suci. 13:13 Sebagaimana Nabi mengatakan, "Kullu 13:15 mauludin yuladu alal fitrah." 13:20 Fitrah dalam bahasa Arab isim haiah. 13:23 Isim hai arti keadaan yang betul-betul 13:27 lurus, sempurna, 13:29 penuh keseimbangan. 13:32 Faabawahu 13:34 alladzani yuhawidanihi a yunasiranihi. 13:39 Maka orang tuanya ini ya 13:43 yang menjadi apa? Masar kelahiran anak 13:46 tersebut dengan pendidikan dengan 13:49 pengaruhnya yang membuat anak tersebut 13:52 menjadi Yahudi atau menjadi Nasrani 13:54 bahkan menjadi Majusi. 14:01 Ini menggambarkan kondisi jiwa manusia. 14:04 Tapi walaupun demikian, kita harus tahu 14:06 pengaruh orang tua, pengaruh pendidikan 14:09 tidak bersifat mutlak. 14:10 Oleh karena itu, bukan faktor yang 14:12 bersifat mutlak 14:14 karena manusia tetap mempunyai 14:15 kemandirian. [berdehem] 14:17 Mempunyai pilihannya. 14:19 Oleh karena itu, banyak yang lahir dari 14:21 orang-orang tua yang kafir, anaknya 14:22 beriman. 14:23 Banyak juga yang lahir dari orang tua 14:25 beriman, anaknya kafir seperti anak Nabi 14:27 Allah Nuh. 14:27 Iya, 14:28 betul gak? 14:29 Betul. Pengaruh lingkungan. 14:31 Banyak kita jumpai wanita yang berada 14:33 pada suami-suami yang kafir, yang zalim, 14:37 tapi wanitanya beriman dan cinta 14:40 kebenaran seperti Asiah, istri Firaun. 14:43 Tapi berapa banyak wanita-wanita yang 14:45 menjadi istri, pria-pria yang saleh, 14:47 tapi ternyata dia adalah wali 14:50 iyadzubillah, termasuk dari orang yang 14:51 berkhianat. Contohnya istri Nabi Allah 14:53 Nuh dan Luth. 14:55 Jadi manusia tetap mempunyai pilihan dan 14:58 dia juga di saat menemukan kebenaran dia 15:00 akan berhadapan dengan pilihan. Apa dia 15:02 mau ikuti kebenaran? Apakah dia ikuti 15:05 hawa nafsu dan tradisi kebiasaan yang 15:08 didapatkan dari orang tua maupun 15:10 lingkungannya? Yang mengutamakan Allah, 15:12 Allah berikan petunjuk. Tapi yang 15:14 mengutamakan hawa nafsunya, maka hawa 15:16 nafsunya yang diikuti akan menyesatkan 15:18 dirinya. 15:20 Jadi demi jiwa dan bagaimana Allah 15:23 ciptakan jiwa tersebut dalam keadaan 15:25 yang penuh keseimbangan. 15:27 Faalhamaha fujuraha wa taqwaha. Bahkan 15:30 jiwa ini mengandung rahasia besar. Allah 15:33 telah tanamkan dalam jiwa manusia naluri 15:37 yang membantu dirinya membedakan mana 15:39 fujur mana takwa. 15:42 Di saat dia berbuat kebajikan, hatinya 15:44 lapang tentram. Di saat dia berbuat 15:46 salah bergelisah hatinya. Betul gak? 15:49 Allah ciptakan jiwa manusia ini akan 15:51 tenang, bahagia di saat berbuat 15:52 kebaikan, tapi akan bergelisah, resah, 15:56 tak nyaman di saat dia berbuat yang 15:57 buruk. 15:59 Lalu Allah ingatkan, qod aflaha man 16:02 zaka. Sungguh beruntung sukses 16:06 dalam menjalani ujian dalam kehidupan 16:07 dunia ini yang selalu berupaya 16:10 mensucikan jiwanya kemudian menumbuhkan 16:14 kecintaan terhadap nilai-nilai mulia. 16:16 Karena kata zaka yuzaki menunjukkan dua 16:18 makna. Pertama kesucian. Yang kedua apa? 16:22 Yang kedua adalah pertumbuhan. Jadi 16:25 mensucikan dari yang kotor menumbuhkan 16:27 hal-hal yang baik. Seorang kalau 16:29 terbiasa berbuat baik secara 16:32 berulang-ulang, 16:34 maka yang dicintai adalah kebajikan. Di 16:36 saat dia melihat lawannya itu perbuatan 16:38 buruk, dia akan merasa jiji. 16:39 He 16:39 betul gak? 16:42 Sebaliknya kalau terbiasa berbuat buruk, 16:45 lama-kelamaan dia mencintai kebiasaan 16:47 tersebut dan tidak merasa nyaman di saat 16:49 diajak pada kebaikan. 16:52 Hm. 16:52 Orang kalau terbiasa merokok 16:54 iya 16:55 sulit untuk meninggalkan. Terbiasa 16:58 minum-minuman keras juga berat untuk 17:00 meninggalkan. Terbiasa berzina 17:03 dia akan tidak tertarik pada istrinya. 17:05 Nauzubillah minzalik. Tapi sebaliknya 17:07 orang-orang yang menjaga kesuciannya 17:10 bersama istrinya tidak bergaul bebas 17:13 menjaga juga dirinya dari perbuatan 17:15 perkataan yang tidak patut 17:18 maka dia hanya akan menikmati hal yang 17:20 serupa. Tapi di saat menyaksikan hal 17:22 yang berbeda bertentangan, dia akan 17:24 merasa jiji bahkan malu untuk 17:26 mendengarkan. Jadi sungguh beruntung 17:28 orang yang mensucikan jiwanya, sungguh 17:30 merugi orang-orang yang mengotori 17:33 jiwanya. Waqad khaoba manasa. Jadi semua 17:37 kembali kepada siapa? Kembali kepada 17:38 kita. 17:39 Iya. 17:39 Tergantung pilihan kita. Maka akan 17:42 membentuk karakter dan jiwa kita juga 17:46 akan menanggung konsekuensi dari pilihan 17:49 yang kita pilih. Wallahuam. 17:52 Masyaallah. Ini pertanyaan berikutnya, 17:54 Ustaz, dari Vivi Luthfi, Ustaz. Nah, ee 17:58 tentang penggunaan nafkah berupa uang 18:00 dari suami yang diberikan kepada istri 18:04 itu lebih jelasnya seperti apa, Ustaz? 18:07 Allah Subhanahu wa taala dalam surah 18:10 at-Thalaq mengatakan, "La yukallifulahu 18:13 nafsan illa ma ataha wasayaj'alullahu 18:17 ba'da usrin 18:19 yusra." 18:21 Allah tidak membebani seseorang 18:23 melainkan sesuai dengan apa yang Allah 18:27 berikan. padanya. 18:29 Allah berjanji setelah kesulitan 18:32 pasti ada kemudahan 18:33 akan memberikan kemudahan. 18:35 Begitu juga dalam ayat yang lain, la 18:37 yukallifulahu nafsan illa wusha. Jadi 18:40 kalau seorang suami katakan pendapatan 18:43 dia, dia berusaha dengan baik sebanyak 18:45 Rp3 juta, 18:48 dia tidak akan diwajibkan untuk 18:49 memberikan nafkah bagi keluarganya 18:51 sebanyak Rp5 juta. 18:53 H. 18:54 Tapi kalau dia diberikan keluasan, 18:57 maka dengan sendirinya dia wajib 19:00 memenuhi kebutuhan istri dan anaknya 19:03 sesuai dengan yang layak. 19:05 Tanpa 19:07 melakukan tindakan boros juga tanpa 19:10 bersikap kikir pada keluarganya. 19:13 Karena sebaik-baiknya laki-laki yang 19:16 paling baik pada keluarganya. khairukum 19:18 khairukum liahli dan hendaknya sikap 19:21 baik ini bukan hanya memberikan apa yang 19:24 diinginkan dari kebutuhan materi tapi 19:27 perlakuan yang mulia 19:29 perlakuan yang 19:30 mulia 19:31 banyak wanita-wanita bersuamikan 19:34 laki-laki 19:35 yang pendapatannya pas-pasan bahkan 19:37 terkadang kurang rumah tangganya 19:40 bertahan lama bahkan si istri amat 19:43 mencintai suaminya kenapa Karena 19:47 walaupun pendapatannya sedikit, dia 19:49 perlakukan istrinya dengan mulia. 19:52 Ada sebuah cerita, saya pernah ceritakan 19:54 seorang laki-laki punya empat istri. 19:58 Dia punya rumah yang cukup nyaman. 20:01 Tapi satu hari terjadi krisis di mana 20:05 dia harus jual rumahnya. 20:08 Kemudian yang membeli rumah membelinya 20:10 pun membayarnya sedikit-sedikit sampai 20:13 uang tersebut tidak jadi apa-apa. tadi 20:15 dia berminat untuk membeli rumah yang 20:16 lebih rendah. Selebihnya digunakan untuk 20:18 usaha tapi ternyata 20:21 dia tidak mendapatkan apa yang 20:22 diinginkan kehilangan rumah. 20:25 Akhirnya dia datang kepada 20:27 istri-istrinya. Saya tidak seperti dulu 20:29 lagi, tidak mampu untuk memberikan 20:32 nafkah. Saya takut di hadapan Allah, 20:35 bertanggung jawab ya. Maka saya ingin 20:38 berpisah ya dari sebagian kalian. Jadi 20:42 maksudnya dia hanya akan mempertahankan 20:43 satu istri. Apa jawaban istri-istrinya? 20:47 Istri-istrinya mengatakan, "Kamu tidak 20:48 perlu ya menceraikan kami. Kami juga 20:51 tidak butuh nafkah dari kamu. Bahkan 20:54 kalau kamu tidak mampu untuk datang, 20:56 tidak punya ongkos, kami akan berikan 20:57 ongkos." 20:59 Istrinya kebetulan punya usaha 21:01 sedikit-sedikit. 21:03 Jadi, suami 21:06 ingin meninggalkan istrinya karena takut 21:08 pada Allah, tidak mampu melaksanakan 21:09 kewajibannya. 21:11 Si istri menolak semua itu karena apa? 21:15 Bukan karena dulu sering memberikan 21:17 uang, karena suaminya memperlakukan 21:19 istrinya dengan mulia. Seandainya 21:22 berpisah pada waktu itu dia mendapatkan 21:23 laki yang serupa. Jadi si istri merasa 21:27 ya seolah-olah apa? Suaminya menganggap 21:29 dirinya sebagai idolanya. Dia berlaku 21:32 adil pada mereka. Tapi banyak laki-laki 21:35 menikah hanya dengan satu istri, tapi 21:37 istrinya menderita di samping laki-laki 21:40 tersebut karena bersikap kasar, ketus, 21:43 meremehkan istrinya. Dia merasa asli dia 21:47 membuat istrinya seolah-olah apa? 21:49 Kemuliaannya karena suaminya. 21:51 Jadi memperlakukan manusia dengan mulia 21:54 itu yang paling indah. Rasulullah 21:56 dicintai, dihormati bukan karena beliau 21:59 kaya raya. 22:01 Raja Romawi yang kaya raya tidak 22:05 mendapatkan kecintaan dari kaumnya 22:07 seperti Nabi kita Muhammad sallallahu 22:09 alaihi wasallam yang rela menjadikan 22:11 dirinya sebagai tebusan. 22:14 Bi ummi anta ya Rasulullah. Aku rela 22:16 menebus engkau dengan ayah ibuku bahkan 22:18 dengan dirinya. Karena apa? karena 22:21 akhlak pekerti yang luhur. Jadi, seorang 22:24 laki-laki kalau dia katakan tidak mampu 22:27 memberikan nafkah yang baik pada 22:28 istrinya karena ketidakmampuannya 22:31 bisa digantikan dengan membantu 22:33 istrinya, menolong istrinya, 22:36 menentramkan hati istrinya, membuat 22:38 istrinya tersenyum, jangan buat istrinya 22:41 berduka. 22:42 Ini merupakan 22:44 amal yang akan membuka rasa cinta dan 22:47 rahmat juga akan membuka pintu rezeki. 22:50 Waasyiruhunna 22:51 biluf. 22:52 Biluf. 22:53 Masyaallah. Ee benar enggak, Ustaz, 22:55 kalau kita kasih hadiah ke istri itu 22:58 mudahin rezeki? 23:01 Memperlakukan 23:03 manusia dengan baik akan membuka pintu 23:05 rahmah. 23:06 Apalagi kepada istri, 23:07 apalagi kepada kedua orang tua. 23:10 Oh, masyaallah. Apalagi kepada 23:11 kedua orang tua. 23:12 Jangan kita perlakukan istri dengan 23:13 baik. Kita berikan hadiah, belikan ini, 23:15 belikan itu. Kita abaikan kedua orang 23:17 tua kita. 23:18 Karena hak orang tua dalam hal ini lebih 23:20 besar. 23:21 Sebagai contoh dalam warisan. 23:24 Kalau seandainya seorang meninggal dunia 23:26 meninggalkan istri dan orang tua, istri 23:29 mendapatkan seperempat kalau tidak ada 23:32 anak. He. 23:34 Kalau ada anak mendapatkan 1/8. 23:36 Heeh. Orang tua kalau ada anak 23:39 mendapatkan berapa? 23:41 Per3/6 23:42 1/6 23:44 sudah. 23:44 Eh kalau ada anak mendapatkan kalau 23:47 orang tua kalau ada anak mendapat istri 23:49 mendapatkan seperan. 23:50 Heeh. [berdehem] 23:50 Kalau enggak ada anak warisan seluruhnya 23:54 bisa pindah kepada orang tua. Istri pada 23:57 saat itu mendapatkan 1/4at. 3/4 24:00 untuk ayah dan ibunya. 24:03 Si ayah bisa mendapatkan 2/4. 24:07 Ibu mendapatkan 1/4at 24:10 ee seperti ibu mendapatkan sepertiga 24:12 yang 2/3 menjadi milik ayahnya. 24:16 Jadi ibu mendapatkan tulutul baqi 24:18 sepertiga dari sisa. 24:19 Heeh. 24:20 Sedangkan 2/3 dari sisa menjadi hak 24:22 orang tua. Sedangkan istri hanya 24:24 mendapatkan seperempat. H. 24:27 Kenapa? Karena kalau orang tua dia yang 24:30 menanam dari awal hingga anaknya menjadi 24:32 orang-orang yang mandiri. Sedangkan 24:34 istri kan menikmati hasil tanaman orang 24:36 tua. Seharusnya istri mensyukuri 24:38 kebaikan kedua orang tua suaminya. 24:40 Begitu juga kita terhadap istri, kita 24:42 harus bersyukur juga atas kebaikan orang 24:45 tua istri kita yang mendidik anaknya 24:47 menjadi manusia baik-baik diserahkan 24:49 kepada kita sebagai hadiah tanpa minta 24:51 imbalan. Ini kan sikap karim yang mulia. 24:54 Artinya 24:56 berikan hak orang lain sebagaimana kita 24:59 ingin hak kita dipenuhi. Jadi, Islam 25:01 membimbing kita betul-betul untuk 25:03 memuliakan orang-orang yang berbuat 25:05 kebajikan pada kita, terutama sekali 25:07 kedua orang tua kita. Wallahualam. 25:10 Bismillah, Ustaz. Ini ada pertanyaan 25:12 lanjutan sebenarnya, Ustaz. Dan 25:14 sepertinya sebagian sudah terjawab tapi 25:16 boleh Ustaz didengarkan dari Ibu Yeti. 25:19 Asalamualaikum warahmatullahi 25:20 wabarakatuh. Izin bertanya, Pak Ustaz. 25:22 Ada seorang suami yang tidak memberi 25:23 nafkah kepada istrinya secara maksimal, 25:27 baik jasmani maupun rohani. Sehingga 25:29 istrinya tidak bisa mengurusnya secara 25:31 maksimal pula. Tapi suaminya mengatakan 25:33 kepada istrinya, "Ahli neraka." Apa 25:35 betul begitu, Pak Ustaz? Syukran. 25:38 Bismillahirrahmanirrahim. 25:40 Apa yang saya sampaikan tadi berkaitan 25:43 dengan sikap curang 25:46 Allah sebutkan wailun lilin 25:49 alladinaasiun 25:52 waumuhum. 25:55 Sungguh 25:57 celaka atau kecelakaan bagi para 26:00 mutfifin 26:03 kalau berkaitan dengan haknya ya dia 26:05 minta agar timbangannya dipenuhi. 26:08 Agar timbangannya 26:09 dipenuhi. diperl. 26:12 Tapi kalau berkaitan dengan hak orang 26:14 lain, dia kurangi timbangan orang lain. 26:16 Ini bukan hanya sebatas pada barang yang 26:18 ditimbang, 26:18 tapi pada hubungan sosial, hubungan juga 26:21 ekonomi. Nah, kalau suami menuntut 26:23 haknya pada istrinya, mengancam kamu min 26:25 ahlin nar, kalau suami kamu tidak rida, 26:28 kamu masuk api neraka, tapi dia tidak 26:29 menjalankan kewajibannya, maka ucapan 26:32 itu berbalik kepada dirinya. 26:34 Heeh. 26:35 Berbalik kepada 26:36 dirinya. 26:36 dirinya. Nah, seringkiali laki-laki 26:39 menggunakan riwayat-riwayat sebetulnya 26:42 yang sama sekali apa? Yang sama sekali 26:45 tidak memiliki dasar. 26:48 Mengancam istrinya dengan ancaman yang 26:50 bermacam-macam. Kalau suami kamu tidak 26:52 rida, kamu tidak akan mencium bau surga. 26:55 Heeh. 26:56 Kalau ucapan ini diucapkan seorang 26:59 laki-laki yang memenuhi hak kewajibannya 27:02 terhadap istrinya, memperlakukan dengan 27:03 mulia, tapi istrinya ingkar, istrinya 27:07 tidak sama sekali mematuhi suaminya, 27:09 berbuat yang tidak-tak memang tidak akan 27:10 mencium bau surga. 27:12 Tapi kalau ucapannya datang dari seorang 27:14 laki-laki yang memperlakukan istrinya 27:16 dengan tidak baik, 27:17 tidak memberikan nafkah secara baik, dia 27:20 menuntut dari istrinya, bahkan 27:21 sampai-sampai hak istrinya, 27:23 harta milik istrinya apa? Dia minta, 27:26 "Kalau kamu tidak berikan, suami kamu 27:28 tidak rida, kamu akan masuk api neraka." 27:31 Ini ucapan-ucapan semua yang akan 27:33 kembali kepada dirinya dan Allah 27:35 Subhanahu wa taala akan tahan rahmatnya 27:38 sampai dia bertobat. 27:39 Karena Allah paling tidak menyukai 27:41 orang-orang yang berbuat kezaliman. 27:43 Wallahu la yahdilimin. 27:45 Masyaallah. 27:46 Mas Algi ada telepon berkali-kali ini 27:48 dari pesan WhatsApp. Apa boleh diangkat, 27:50 Mas Algi? Handphone-nya ada di sini. 27:54 Oh, itu mic-nya mati. Enggak bisa ini 27:56 handphone. Oh, 27:58 bisa dibuka aja langsung. 27:59 Enggak bisa dibuka, Bu Vivi. Mohon maaf 28:02 ya, Ibu Vivi Lutfiah. Tadi sebenarnya 28:05 pertanyaan Ibu Vivi tentang nafkah tadi 28:07 sudah dijelaskan. Namun mungkin ada yang 28:10 ingin ditekankan. Iya, makanya 28:13 enggak bisa, Bu. Tidak bisa. Mohon maaf. 28:15 Jangan ditelepon lagi ee kalau mau di 28:19 WA 28:19 di WhatsApp saja ya ee ke nomor buat 28:24 ikhwan-akhwat juga sekalian kalau mau 28:25 bertanya ke nomor 08111999720. 28:32 Sekali lagi 0811999720 28:35 Ustaz tapi ada batas standarnya enggak 28:37 sih, Ustaz dalam memberi nafkah itu 28:39 sebenarnya 28:40 minimal kewajiban seorang suami itu 28:42 seperti apa, Ustaz? 28:45 Jadi secara umum, secara umum ya 28:51 sebagaimana dalam ayat tadi. La 28:53 yukallifulahu nafsan illa ma ataha. 28:57 Kondisi ekonomi seseorang tidak 29:00 selamanya dalam kondisi apa? Dalam 29:02 kondisi luas. 29:03 Iya. 29:04 Nah, pada saat dia luas, 29:06 Allah dia luaskan untuk istrinya. Pada 29:08 saat sempit 29:10 dia mohon kepada istrinya untuk 29:12 bersabar. Kita ambil contoh Nabi kita 29:14 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 29:17 pada saat dia menikahi 29:20 istri beliau yang mulia 29:22 yang memilihnya karena kemuliaan Nabi 29:24 kita bukan karena hartanya. Banyak 29:26 pemuda Quraisy menginginkan Khadijah 29:28 tapi ditolak. 29:31 Bagaimana kira-kira perlakuan Sayidah 29:33 Khadijah kepada Rasulullah sallallahu 29:34 alaihi wasallam? 29:38 Rasul dengan keadaannya yang sederhana 29:43 kalau dituntut untuk memberikan nafkah 29:45 kepada istrinya 29:47 sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan 29:50 standarnya, niscaya beliau tidak mampu. 29:53 Arti bisa saja kan Allah bisa memberikan 29:55 kepadanya apa yang diinginkan. 29:56 Ini kan sebetulnya merupakan apa? 29:58 Merupakan ujian dan cobaan. 30:01 H 30:02 kalau Allah harus turun tangan setiap 30:03 saat, 30:05 di mana letak ujiannya? 30:06 Iya. Betul. Allah bisa aja mengalahkan 30:08 orang-orang kafir tanpa orang Islam 30:09 harus berperang. Bisa menghancurkan 30:11 Zionis tanpa orang Islam apa? Tapi 30:13 melalui ujian yang terjadi pada saat ini 30:16 dengan perilaku Zionis yang brutal yang 30:19 melakukan pembantaian 30:21 terlihat umat Islam yang sejati yang 30:23 peduli terhadap saudaranya tanpa melihat 30:26 suku, bangsa maupun mazhabnya. Dan 30:29 terbukti siapa yang berkhianat. 30:32 Siapa yang 30:33 berkhiat 30:33 berkhianat. Tanpa ujian tidak akan 30:35 terlihat. Maka Allah bilang, 30:37 "Liyabluakum ayyukum 30:38 ahsan 30:39 ahsanu amal." Jadi Nabi kita Muhammad 30:42 sallallahu alaihi wasallam yang 30:43 sederhana justru menerima lamaran dari 30:46 Sayidah Khadijah. Baru Nabi melamar. 30:49 Dan Abu Thalib ketika menyampaikan 30:52 khotbahnya, dia mengatakan, 30:54 "Anak saudara saya ini bukan orang yang 30:57 memiliki harta, 30:58 tapi kaum Quraisy semuanya tahu 31:01 bagaimana akhlak dan kepribadian." 31:03 Heeh. Heeh. 31:05 Dan ini justru yang menarik Asayidah 31:07 Khadijah. 31:09 Jadi kalau seandainya 31:13 nafkah itu dituntut untuk selalu dalam 31:17 keadaan betul-betul penuh padahal 31:20 kondisi 31:22 orang juga berbeda-beda 31:24 dan keadaannya pun tidak sama, maka ini 31:26 bisa menimbulkan kerusakan dalam 31:28 kehidupan rumah tangga. 31:30 Yang penting suaminya jangan malas. Iya, 31:34 benar. 31:34 Nah, kalau suaminya malas tidur pagi 31:38 sampai sore, sampai siang malam 31:40 bergadang bersama teman-teman, main 31:43 gafle, ngobrol-ngobrol yang sia-sia, 31:46 maka berarti dia telah menyia-nyiakan 31:48 kewajiban yang Allah wajibkan atas 31:50 dirinya. 31:52 Tapi kalau dia sudah berusaha, berusaha 31:55 dengan sungguh-sungguh tapi belum 31:57 mendapatkan peluang, 32:00 apakah dibenarkan kalau istrinya meminta 32:03 untuk berpisah daripadanya karena tidak 32:05 mampu untuk memenuhi apa? Kewajiban 32:07 nafkahnya pada istri maupun anak-anak? 32:10 Heeh. 32:11 Dengan sendirinya tidak patut dalam hal 32:13 ini. 32:14 He 32:14 bukan tidak boleh. Kalau dia menuntut 32:16 untuk berpisah itu hak dia. 32:17 Iya. Tapi kalau dia menuntut hanya 32:23 disebabkan karena suaminya belum mampu 32:25 untuk memberikan nafkah secara penuh 32:27 dengan sendirinya ini bertentangan 32:29 dengan etika dan rahmat. Oleh karena itu 32:32 ada pepatah mengatakan 32:34 h 32:35 y'fuz zauju 32:38 y'fuz zauj 32:41 fi halati marad zaujiha atau fi maradi 32:44 zaujiha. Kalau mau laki-laki baik, 32:46 bagaimana sikapnya ketika istrinya dalam 32:48 keadaan sakit? 32:51 Pada istri watful marah inda faqri 32:56 zaujiha. Mau tahu perempuan coba lihat 32:58 bagaimana keadaannya ketika menghadapi 33:00 suaminya dalam keadaan fakir atau dalam 33:02 keadaan jatuh. 33:04 Kalau dia setia, dia peduli dan dia 33:08 bersabar, ini menunjukkan dia wanita 33:09 yang setia. Begitu juga kalau ingin tahu 33:12 kebaktian dari anak-anak ya, lihat 33:16 bagaimana ya pada saat 33:20 ibunya di hari tua, bagaimana sikap 33:23 anak-anaknya, 33:25 bagaimana perilaku mereka. 33:28 Jadi kalau kita perhatikan seluruh 33:30 kehidupan kita ini ujian. 33:33 Bukan hanya sekedar kita tahu dan 33:36 berilmu. Kalau ilmu tidak diamalkan akan 33:38 menjadi hujah Allah terhadap kita 33:40 semuanya. Oleh karena itu, dalam situasi 33:42 ekonomi apalagi seperti saat ini, 33:44 apabila wanita-wanita kita memiliki 33:47 suami yang kondisinya sulit, bukan 33:50 karena malas, bukan karena tidak mau 33:51 berusaha, maka bersabarlah. Allah 33:54 berfirman, "Fainna maal usri yus." 33:58 Sebagaimana kalau suami beristri 34:01 kemudian istrinya sakit tidak mampu 34:03 melayani suaminya hendaknya dia 34:05 bersabar. Jangan karena ini diceraikan. 34:08 Ada seorang dokter saya kenal 34:11 dia menikah memiliki tiga orang empat 34:13 orang anak. Satu istrinya sakit dalam 34:16 keadaan tak berdaya di pembadingan. 34:19 Bertahun-tahun 34:21 suami merawat istrinya. Ditawarkan untuk 34:24 menikah. Dia menolak dengan penuh kasih 34:27 sayang dirawat istrinya. Baru setelah 34:29 sekian lama waktu berlalu istrinya 34:32 meninggal dunia baru dia menikah lagi. 34:36 Jadi kesetiaan, ketudusan itu yang 34:38 paling indah dalam hidup ini. Wanita 34:40 bukan karena kecantikannya atau 34:42 hartanya. Laki-laki juga demikian. 34:44 Apa artinya laki tampan kaya 34:46 kalau pribadinya busuk dan? Benar. Nah, 34:50 suami pada saat susah karena tidak bisa 34:53 berusaha 34:54 kan bisa membantu istrinya. 34:55 Iya. 34:56 Kalau punya anak sekolah dia bisa 34:58 mengantar istrinya. Urusan-urusan di 35:00 luar suaminya bisa tangani. Jangan tidur 35:02 di rumah sambil berkhayal untuk 35:04 mendapatkan apa? 35:05 Rezeki. Apalagi zaman sekarang 35:07 pertandingan bola sampai pagi pagi 35:10 enggak kerja. 35:11 Bagaimana rezeki akan datang padanya? 35:13 Betul, Ustaz. 35:14 Betul gak? Jadi hendaknya betul-betul 35:17 kita menjadi pria yang tanggung jawab 35:20 memperlakukan orang di sekeliling kita 35:22 dengan mulia, orang tua kita termasuk 35:25 istri kita dan anak kita. Khairukum 35:28 khairukum liahlih. Sebaik-baik kalian 35:30 yang paling baik pada keluarganya. Waana 35:32 khairukum liahli. Dan saya orang yang 35:34 paling baik pada keluarga. 35:37 Ini yang indah dalam hidup ini. Bukan 35:40 kedudukan, bukan harta, bukan juga ilmu. 35:42 Apa artinya ilmu tanpa diamalkan? 35:44 Wallahuam. Masyaallah. Masyaallah. 35:45 Jazakallah khairan. Jaza Ustaz eh 35:49 kasihan ini Ibu Vivi berusaha untuk 35:52 telepon dan enggak bisa ya, Mas Algi ya. 35:54 I boleh kirim ke pesan WhatsApp panjang 35:57 aja. Ustaz, ada satu 35:59 ee materi dalam pembelajaran di seminar 36:03 pranikah seperti itu, Ustaz. bahwa kalau 36:06 misalnya kalau misalnya istri menuntuk 36:10 bayaran dari menyusui kepada suami itu 36:14 suami harus kasih, Ustaz karena itu 36:16 sebenarnya bagian dari nafkah yang harus 36:18 suami berikan kepada anak, Ustaz. Apa 36:22 itu betul, Ustaz? 36:24 Pada saat suami istri dalam keadaan 36:27 harmoni tidak berpisah, 36:28 iya. 36:29 Maka itu termasuk nafkah yang Allah 36:31 wajibkan. 36:32 Oh. H 36:33 pada saat mereka masih bersatu. 36:36 Iya. 36:37 Maka di antara nafkah yang diberikan 36:39 kepada istrinya bukan hanya nafkah untuk 36:42 kebutuhan dapur. 36:43 Heeh. [berdehem] 36:44 Ya. Tapi istri merawat anak menyusui kan 36:47 dia punya kebutuhan banyak. 36:48 Betul gak? 36:49 Betul. Ustaz 36:49 jadi berikan juga untuk istri dan anak. 36:52 Tapi pada saat terjadi perpisahan 36:55 dalam surah Thaq Allah sebutkan 36:58 arakum fauhun ujur. [berdehem] Kalau 37:02 mereka istri kalian menyusui anak-anak 37:05 kalian, 37:06 maka berikan upah mereka. 37:09 Tapi kalau seandai wain taasartum wa 37:12 taasartum, 37:14 kalau tidak ada kesepakatan mengenai 37:16 suaminya bisa aja pelit 37:17 ya. Maka is bilang, "Kalau gitu, kamu 37:19 cari ibu susu buat anak kamu." 37:22 Padahal untuk menyusui anak itu kalau 37:24 pakai susu kaleng saja, berapa biaya 37:28 tiap-tiap bulan? Benar. 37:29 Betul gak? 37:30 Kalau istri yang menyusui kan kesehatan 37:33 dia, betul dan nutrisinya, maka berikan 37:36 upahnya. Jangan kamu enak-enakan ya anak 37:39 semua dipikul oleh apa? Oleh istri. 37:42 Sedangkan laki seperti ayam jantan. 37:46 Habis menggauli betinanya, kuku ruyuyuk 37:49 langsung pergi kepada wanita yang lain. 37:51 Sedangkan apa? Sedangkan si istri yang 37:53 harus menanggung. Dia bertelur, dia 37:55 mengerem, dia merawat anaknya sampai 37:57 dewasa. Nah, yang paling cocok buat kita 38:00 bukan kehidupan seperti ayam, tapi 38:03 kehidupan seperti burung. Sirih berganti 38:05 burung ini termasuk binatang yang setia 38:07 dan berbakti. He. 38:09 Kalau si istri mengeram, suaminya 38:12 mencari makan buat istrinya. mencari 38:15 makan juga buat anak yang kecil. 38:17 Kalau istri terbang keluar mencari 38:19 nafkah, si suami yang duduk menunggu. 38:21 H. 38:22 Oleh karena itu kan biasanya hubungan 38:23 cinta 38:24 dengan sepasang merpati kan. 38:26 Iya, Ustaz. 38:27 Subhanallah juga anak-anak burung di 38:29 saat orang tuanya dalam keadaan tua, dia 38:31 mencari [berdehem] nafkah memberikan 38:32 makan orang tuanya. 38:33 Iya. 38:35 Jadi jangan seperti ayam jantan. Hanya 38:38 apa? Hanya 38:40 hubungan apa kebutuhan biologisnya. 38:42 Setelah itu kekuruyuk. Ustaz 38:45 boleh telepon yang tadi telepon ke sana. 38:48 Sudah menyambung. Asalamualaikum. 38:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:52 wabarakatuh. 38:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:54 wabarakatuh. Ibu 38:55 sehat afiah selalu untuk semua yang ada 38:59 di rasiol yang sangat saya cintai. I 39:03 masyaallah panjang umur, sehat walafiat 39:05 buat semuanya. 39:06 Amin. 39:07 Berkah ilmunya juga. 39:08 Amin. Silakan bertanya nih, Bu. 39:10 Iya. Iya. Saya langsung aja bertanya. 39:12 Heeh. Untuk pemberian nafkah seorang 39:15 suami 39:16 ini batasannya untuk penggunaannya 39:18 terhadap istri itu gimana ya, Ustaz ya? 39:21 Apa yang maksud pertanyaan saya apabila 39:25 suami tersebut memberikan uang dan uang 39:29 itu sepenuhnya kita pergunakan untuk 39:31 diri kita sendiri 39:33 atau ada batasan-batasan 39:36 yang akan ee di apa dijelaskan di 39:42 seluruh kitab kali ya, kitab yang ee apa 39:45 yang menjelaskan mengenai ee apa nafkah 39:49 rezeki tersebut. 39:50 Hm. Karena yang tadi ustaz bicarakan itu 39:53 meemang benar. 39:54 Jadi ee kemungkinan saya mengalami 39:57 sendiri. Jadi pada saat si suami 40:00 memberikan nafkah dan saya pergunakan 40:04 nafkah tersebut itu untuk saya simpan. 40:07 Terus dalam pergunaan di ke depannya itu 40:10 saya sedekahkan. 40:12 Nah, di sedekah di sedekah tersebut 40:16 beberapa minggu lalu saya dengar ee apa 40:20 pengajian dari salah satu ustaz besarlah 40:23 di ini di TikTok live di TikTok dia 40:27 bilang kalau si istri sudah diberikan 40:30 nafkah sama suami terus sudah gitu 40:32 duitnya itu disedekahkan dan kalau 40:34 suaminya tidak rid ya dia tidak 40:36 mendapatkan pahala apapun 40:39 kecuali si suaminya rida 40:41 Dan kalau seumpamanya dia sudah 40:44 menyedekahkan uang nafkahnya dia, si 40:48 suaminya aja yang dapat pahala, si 40:50 istrinya enggak. 40:50 H 40:51 itu saya [tertawa] Heeh. Jadi saya saya 40:53 bingung, Ustaz, kok sempit banget gitu 40:55 untuk pemberian rezeki itu kan luas ya 40:58 Allah kasih. Mau digunakan apapun yang 41:00 penting si suami sudah memberikan 41:01 nafkah. 41:02 Hm. 41:03 Itu, Ustaz. Terus sudah gitu untuk untuk 41:05 penggunaannya terhadap istri, Ustaz, 41:08 yang saya pengin perjelas ini 41:10 penggunaannya tuh seperti apa sih? Kalau 41:12 istri sudah dikasih nafkah atau kita 41:15 bisa minta lagi atau kita pergunakan 41:17 nafkah tersebut untuk kita makan 41:19 sendiri, untuk kita beli apapun, untuk 41:22 kita punya anak ada anak enggak? 41:25 Ee anaknya alhamdulillah sudah pada 41:28 menikah, Ustaz. Alhamdulillah sudah pada 41:30 menikah semuanya. 41:31 Jadi yang diberikan nafkah sama suami 41:34 saya tuh cuma saya sendiri, Ustaz. Gitu 41:36 loh. 41:36 He baik. He 41:38 iya. Oke, terima kasih banyak ya, Ustaz. 41:40 Panjak sehat walafiat. 41:42 Waalaikumsalam warahmatullsam 41:44 warahmatullahi wabarakatuh. 41:45 Jadi kalau seorang suami 41:47 katakan dia berikan nafkah buat 41:49 istrinya, 41:52 otomatis ya untuk kebutuhan masak di 41:55 rumah buat suaminya, kebutuhan makan. 41:59 Termasuk juga untuk apa? untuk kebutuhan 42:01 istri berdandan yang layak ya, untuk 42:04 kebutuhan make up dia yang pantas ya. 42:08 Kemudian 42:10 kalau seandainya 42:13 ada kelebihan, keluasan ya kemudian dia 42:17 sedekahkan ya yang wajarlah 42:21 dia berikan sedekah yang kira-kira dalam 42:23 hal ini istri suami tidak akan 42:25 keberatan. suami berikan memang ini 42:27 untuk kamu untuk kamu dan kebutuhan 42:29 rumah kan istri pantas sudah mendapatkan 42:32 pemberian. 42:33 Betul gak? 42:34 Di samping kebutuhan makan di rumah 42:36 untuk suaminya dia juga punya hak dong 42:38 untuk menikmati 42:39 ya sebagaimana suami juga dengan uang 42:41 yang Allah berikan padanya dia berhak 42:43 untuk menikmati makan di luar dan lain 42:45 sebagainya. Istri juga punya hak asa 42:48 tidak berlebihan. Nah, kalau dia merasa 42:50 bahwa itu nafkah untuk semua itu, 42:52 kemudian dia berbagi dengan rezeki yang 42:54 Allah berikan padanya untuk membantu 42:56 orang-orang yang membutuhkan, maka 42:58 dengan sendirinya istri maupun suami 43:01 akan mendapatkan pahala. Istri dan suami 43:04 akan mendapatkan pahala. 43:08 Tapi kalau suami berikan istri katakan 43:10 nafkah untuk ee kebutuhan rumah, untuk 43:13 kebutuhan anak, kebutuhan dirinya yang 43:15 pantas, ya artinya memang dipersiapkan 43:18 untuk semua itu. Kemudian 43:21 ada kelebihan dan dia tahu kalau 43:23 diberikan kepada seseorang tanpa izin 43:25 suaminya, suaminya akan marah. Maka 43:28 hendaknya dia minta izin kepada 43:29 suaminya. Tapi kalau dia tahu memang 43:32 suaminya tidak akan marah dalam hal 43:34 tersebut. Suami berjiwa luas. Ya, bukan 43:37 hanya memberikan untuk kebutuhan makan, 43:39 tapi juga untuk dirinya yang pantas 43:41 digunakan untuk membeli 43:42 kebutuhan-kebutuhan agar dia tampil 43:44 dalam keadaan segar di hadapan suami. 43:46 Kemudian dia berbagi dengan rezeki yang 43:48 Allah berikan kepadanya. Karena apa yang 43:51 diberikan untuk istri 43:53 kita? Kalau memberikan untuk istri 43:55 sebagai contoh, kita berikan untuk 43:56 kebutuhan makan di rumah juga untuk apa? 43:59 Untuk kebutuhan dia. 44:03 Karena yang butuh bukan apa? Bukan hanya 44:04 suami kan? Bukan hanya anak, dia juga 44:06 butuh 44:08 bahagian daripada keluasan yang kita 44:11 berikan untuk keluarga kita. Oleh karena 44:13 itu, memberikan nafkah pada istri itu 44:15 bahagia dari jihad. 44:18 Apa yang kamu berikan makan untuk istri 44:21 kamu itu merupakan ibadah yang luar 44:24 biasa. Dan usaha tersebut bahagian dari 44:26 jihad. 44:28 Oleh karena itu, siapa-siapa yang 44:30 diberikan keluasan, berikan keluasan 44:32 pada keluarganya. 44:35 Jangan orang lain menikmati pemberian 44:36 dia, sedangkan yang di rumah dalam 44:39 keadaan sempit. Nah, tapi apabila dalam 44:41 keadaan sempit, ingatkan istrinya untuk 44:44 bersabar. Dan biasanya istri pada saat 44:46 luas diluaskan, pada saat sempit mereka 44:49 akan bersabar. Dia tahu kondisi 44:51 suaminya. Bahkan dia menjaga jangan 44:52 sampai anak-anaknya pun memberatkan 44:54 orang tuanya. Jadi, Bu Fifi dalam hal 44:57 ini kalau memang suami memberikan untuk 45:00 kebutuhan rumah dan juga untuk ibu, 45:02 tidak ada halangan ibu berbagi sedekah 45:05 ya kepada orang-orang yang membutuhkan. 45:08 Ibu dapat bahagiaan, suami juga 45:11 mendapatkan pahala. 45:13 Karena suami istri satu kesatuan. 45:14 Betul. 45:15 Kecuali kalau ibu memberikan kepada 45:17 orang yang tidak sama sekali suami 45:18 ridai, 45:20 tidak boleh sama sekali. Ibu memberikan 45:23 apa yang diberikan suami untuk orang 45:25 yang tidak diridai oleh suami 45:28 itu tidak dibenarkan sama sekali karena 45:31 bisa saja menimbulkan kecurigaan, 45:33 menimbulkan salah paham. Betul gak? Jadi 45:35 hendaknya suami istri hendaknya saling 45:38 menjaga perasaan satu sama lain. Kalau 45:41 ada hal-hal yang perlu diingatkan, tegur 45:44 dengan cara yang baik. Karena kata-kata 45:46 yang baik itu menumbuhkan cinta. Tapi 45:48 kata-kata yang buruk menanam kebencian. 45:51 sedikit demi sedikit akhirnya membuat 45:54 hati saling menjauh. Oleh karena itu 45:57 dalam sebuah riwayat arahmatu ma wubiat 46:00 fiin illa zanatu. Rahmat kalau ada pada 46:04 sesuatu kan membuat indah. 46:06 Tapi warahmatu ma nuziat min illa 46:10 sanatu. Kalau dicabut dari sesuatu 46:12 hilang indahnya. 46:14 Contoh seekor harimau di saat menjilati 46:16 anaknya, melindungi anaknya. Indah gak? 46:20 Tapi manusia yang seharusnya beradab, 46:22 berbuat kejam pada istri sama anaknya, 46:24 hilang keindahan 46:26 pasti akan hilang. 46:29 Jadi mari bersama-sama taburkan rahmat. 46:32 Irhamu man fil ardhi yarhamkum man 46:34 fisama. Subhanakallahum 46:36 wabihamdik 46:38 ilahailla anta astagfiruka waubuik 46:40 walinkum. Wasalamualaikum warahmatullahi 46:43 wabarakatuh. Waalaikumsalam 46:43 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 46:45 Ustaz atas nasihatnya, jawaban dari 46:46 pertanyaannya. Terima kasih Ikhwan 46:48 Akhwat yang sudah menyimak khususnya 46:50 yang sudah bertanya. Semoga apa yang 46:52 dijelaskan oleh Ustaz barusan menjadi 46:55 wasilah hidayah buat kita semua. Kad 46:57 saya Isalkafi, dan juga Mas Algini meja 46:59 operator mohon undur diri. 47:01 Asalamualaikum warahmatullahi 47:02 wabarakatuh. 47:02 Waalaikumsalam. Kalau zaman sekarang 47:04 Aisyah