Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Dalam konteks agama, dalam konteks 0:02 agama, yakinlah bahwa yang menentukan 0:07 benar salahnya suatu agama itu adalah 0:10 Tuhan. Tuhan 0:12 dan penentuannya itu di hari kemudian. 0:14 He. 0:15 Inna au iyakum laala hudan fialin mubin. 0:20 Qul. Sampaikan Nabi Muhammad kepada 0:22 nonmuslim. He, 0:24 bisa jadi kami, bisa jadi kamu yang 0:27 benar, bisa jadi kami yang salah atau 0:30 kamu yang salah. Tidak usah kita 0:33 persoalkan di dunia ini siapa yang benar 0:36 dan siapa yang salah. Yang putuskan 0:37 Tuhan. 0:39 Inna hadihi 0:43 ummatukumatan 0:48 wahidatan 0:50 wa ana rabbukum 0:52 fa'budun. 0:58 Wama 1:00 arsalnaka 1:02 illa rahmatan 1:05 lilil alamin. 1:15 Bismillahirrahmanirrahim. 1:17 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 1:19 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 1:22 Rbana zidna ilman walhiknain. 1:25 Amma ba'du. Ikhwan akhwat yang dirahmati 1:28 Allah subhanahu wa taala. Salamullahi 1:30 warahmatullahi wabarakatuh. Akhir-akhir 1:33 ini kita menyaksikan 1:38 perdebatan 1:41 terhadap 1:43 potongan narasi yang disampaikan oleh 1:47 Prof. Dr. Guraisyah. 1:51 yaitu ucapan beliau yang mengatakan, 1:54 "Kita di dunia tidak tahu 1:58 agama yang mana sebagai agama yang 2:00 benar. 2:02 Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak 2:04 memperdebatkan masalah ini, kita 2:07 tangguhkan 2:09 di hari akhir nanti. Biar Allah 2:11 Subhanahu wa taala yang memutuskan." 2:15 Saya 2:18 tidak tahu apakah potongan narasi ini 2:21 merupakan potongan yang direkayasa. 2:24 Apakah menggambarkan 2:27 ucapan beliau yang keluar secara tidak 2:30 sengaja? 2:32 Karena kalau kita membaca 2:34 tafsir ayat ini pada kitab beliau yaitu 2:38 tafsir almisbah, 2:40 uraiannya berbeda 2:42 dengan apa yang kita dengar tadi. Dan 2:45 beliau pada ucapan ini menggunakan 2:51 ayat 24 dari surah Saba sebagai alasan 2:55 beliau yaitu wa inna a iyakum laala 2:59 hudan a fialin mubin. 3:02 Nah, untuk memahami ayat ini dengan 3:03 jelas 3:05 agar kita betul-betul 3:08 berbicara atas dasar dalil bukan karena 3:10 kebencian, permusuhan atau ingin 3:12 menjatuhkan martabat seseorang, 3:16 sebelum kita membaca ayat 24 dari surah 3:18 Saba, kita baca 3:21 ayat-ayat sebelumnya. 3:24 Kita mulai dari ayat 22. Allah 3:27 berfirman, "Qulidulladina zaamtum min 3:30 dunillah." Nah, katakan wahai 3:32 Rasulullah, 3:34 silakan kalian panggil 3:36 tuhan-tuhan 3:38 yang kalian sembah, yang kalian klaim 3:40 selain dari Allah. La yamlikuna 3:44 mifqaratin fis samawati wala ard. 3:48 Mereka sedikit pun tidak berkuasa, tidak 3:51 memiliki walaupun hanya 3:54 sebesar darah, sebesar atum baik di 3:57 langit maupun di bumi. 4:00 Wama lahum fihim min syirk. Dan mereka 4:02 sedikit pun tidak memiliki andil dalam 4:04 penciptaan langit, bumi ataupun 4:09 dalam pengaturannya. 4:11 W lahu minhu minahir. Sedangkan Allah 4:13 dalam menciptakan mengatur semua ini 4:16 sedikit pun tidak memiliki penolong 4:19 ataupun pembantu. Dia yang mencipta, Dia 4:22 yang mengatur, dan dia yang memerintah 4:23 di alam raya ini. Wala tanfaus syafaatu 4:27 indahu illa liman abinalah. Dan tidak 4:30 berguna syafaat siapapun di sisi Allah 4:32 kecuali bagi orang yang Allah subhanahu 4:35 wa taala izinkan. 4:37 Itu mereka-mereka yang beriman. 4:40 Mungkin ada kekurangan pada sebagian 4:42 amal mereka atau dosa-dosa yang mereka 4:44 lakukan. Allah Subhanahu wa taala 4:47 memberikan izin bagi siapa yang Allah 4:49 kehendaki untuk memberikan syafaat 4:52 bagi orang yang diizinkan Allah. 4:56 [menghela napas][terkesiap] 4:56 Hatta fuzzi qulubihim. Hingga ketika 5:01 manusia berkumpul di hari akhir nanti. 5:04 Yang tadinya dalam ketakutan kemudian 5:06 Allah Subhanahu wa taala singkap 5:08 ketakutan mereka. 5:10 Kelihatan yang disingkat ketakutan di 5:12 sini orang-orang yang beriman. 5:14 Ketika rasa takut ya disingkat ya dan 5:18 disingkirkan dari mereka. 5:22 Qolu maza qalab rbukum. Maka pada saat 5:26 itu mereka berkata, "Apa yang dikatakan 5:30 Tuhan kalian? Qul haq." Mereka berkata 5:34 bahwa Tuhan kami mengatakan yang benar. 5:36 Semua yang dikabarkan dalam kehidupan 5:38 dunia adalah kebenaran. Semua yang 5:40 dijelaskan adalah kebenaran. Yang tak 5:42 meragukan. 5:44 Yang bertanya ini bisa saja para nabi, 5:46 para rasul ya yang menyampaikan 5:49 kesaksian mereka. Bisa saja di antara 5:53 sesama mereka, bisa juga malaikat yang 5:56 mengajukan pertanyaan. Mereka serentak 5:58 menjawab, 6:00 qolul haq. Allah Subhanahu wa taala 6:03 mengucapkan kebenaran yang tidak 6:05 meragukan sedikit pun. 6:08 Wahual aliyul kabir. Dan dialah 6:11 satu-satunya yang maha tinggi lagi maha 6:14 besar. 6:15 Nah kemudian kelanjutannya itu ayat 24. 6:18 Qul man yarzuquukum minasamawati wal 6:20 ard. Katakan, "Tanya pada mereka, 6:22 siapakah yang memberikan rezeki bagi 6:24 kalian?" Baik dari langit maupun bumi 6:27 dengan hujannya, dengan apa-apa yang 6:30 tumbuh di atas muka bumi ini, siapakah 6:32 yang menganugerahkan kalian semuanya? 6:34 Qulillah. Katakan, semua itu 6:38 adalah Allah yang memberikan kalian 6:41 rezeki. Ini penegasan dari Allah. Kalau 6:44 kalian masih bersikukuh dengan pendirian 6:47 kalian menolak kebenaran yang Allah 6:50 Subhanahu wa taala tegaskan dengan 6:52 bukti-bukti yang telah Allah sampaikan 6:54 ya dalam ayat-ayat suci Al-Qur'an. 6:59 Wa inna a iyakum laala hudan fialin 7:02 mubin. Maka kita tangguhkan urusan kita. 7:07 Apakah kami ya yang berada dalam 7:10 petunjuk 7:12 atau berada dalam kesesatan yang nyata? 7:15 Ini merupakan penutup yang amat indah 7:18 bertujuan membuka hati mereka tanpa ada 7:21 paksaan. 7:23 Kemudian ayat berikutnya, qul tus'aluna 7:25 amma ajramna wala nus'alu amma tamalun. 7:28 Katakan bahwasanya kalian tidak akan 7:32 ditanya oleh Allah atas pilihan kami dan 7:35 amal yang kami lakukan. Kami bertanggung 7:37 jawab atas amal kami. Begitu juga kami 7:39 tidak akan ditanya tentang amal kalian 7:42 karena masing-masing bertanggung jawab 7:44 atas pilihannya. 7:47 Maka atas dasar ini akan datang satu 7:50 hari Allah yang akan memberikan 7:52 keputusan. qul yajma bainana tumma 7:55 yaftahu bainana bilhaqqi wahual fattahul 7:58 alim. Katakan bahwa Allah akan 8:00 mengumpulkan kita semua. 8:03 Kemudian Allah akan memberikan keputusan 8:05 yang sejelas-jelasnya bagi kami. Wahual 8:08 fattahul alim. Dan dialah satu-satunya 8:12 yang akan memberikan keputusan dengan 8:14 jelas, dengan gamblang lagi maha. Kalau 8:18 kita membaca ayat ini 8:21 kemudian membaca ayat sebelumnya, 8:24 membaca juga ayat sesudahnya, kita paham 8:27 bahwa ayat ini bukan berarti 8:30 kita kaum muslimin meragukan kebenaran 8:33 agama kita. Tapi ayat ini kita diajak 8:37 untuk berdialog bersama orang-orang 8:40 nonmuslim 8:42 dengan membawa argumen, bukti-bukti yang 8:45 jelas. 8:47 Kalau seandainya mereka menentang 8:50 kebenaran yang disampaikan Al-Qur'an, 8:53 maka Allah mengajarkan kita untuk 8:55 menutup dialog tersebut dan menangguhkan 9:00 kepastiannya kepada Allah Subhanahu wa 9:02 taala. Bukan berarti 9:05 kita menganggap bahwa agama kita ini 9:09 belum pasti kebenarannya. Karena Allah 9:12 dengan jelas mengatakan, "Innaddina 9:14 indallahil 9:15 Islam. Jadi menurut dugaan saya, 9:19 Profesor Gura Syahar tidak bermaksud 9:22 untuk membuat kita yang mendengar 9:25 meragu-ragukan kebenaran Islam, tapi 9:27 maksudnya 9:29 setelah mendengarkan paparan dan bukti 9:32 kebenaran yang dipaparkan Al-Qur'an, 9:34 kalau memang dialog mengalami kebuntuhan 9:37 mereka tetap bersih keras pada pendirian 9:39 mereka, kita serahkan urusan ini kepada 9:42 Allah di hari kemudian nanti. Yang 9:44 penting betul-betul kita wajib lakukan 9:46 kita betul-betul 9:49 berpegang teguh kepada agama Allah. 9:53 Menerima kebenaran, 9:55 jauh dari kesombongan. Karena 9:57 kesombongan ini yang membuat iblis 9:59 walaupun dia 10:01 meyakini Allah Tuhannya, terusir dari 10:04 apa? Dari surganya. Maka kita yang 10:06 diberikan hidayah oleh Allah, hendaklah 10:09 kita mohon kepada Allah untuk diteguhkan 10:11 dalam hidayahnya, jauh dari kesombongan. 10:13 Dan doakan saudara-saudara kita yang 10:15 belum menerima kebenaran agar mereka 10:17 mendapatkan hidayah dan petunjuk dari 10:19 Allah Subhanahu wa taala. Wallahuam.