Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 Brail [musik] 0:19 [musik] 0:26 [musik] 0:30 [musik] 0:37 Bismillahirrahmanirrahim. 0:38 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:39 kirsiraniban barokan fih kama yuhibuna 0:42 waardo. Allahumma sholli wasallim 0:44 wabarik ala sayyidina Muhammadin wa ala 0:45 ali sayidina Muhammad. Masih dipancarkan 0:48 dari jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:50 Kalimagis Cibubur Bekasi, Radio 0:52 Silaturahim dan juga Rasil TV untuk 0:55 Islam yang satu. Asalamualaikum 0:57 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:58 akhwat yang dirahmati Allah. 1:00 Alhamdulillah di Kamis jelang siang ini 1:03 kami kembali menyapa ikhwan akhwat dalam 1:05 program acara renungan di bawah naungan 1:07 Al-Qur'an secara langsung ya. Untuk 1:10 edisi sekarang sudah tanggal 10 1:13 September 1:15 2026 bertepatan juga dengan 28 ya Rabiul 1:20 Awal 1448 Hijri. Alhamdulillah guru kita 1:24 Ustaz Husein telah hadir di studio. 1:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:26 wabarakatuh Ustaz. 1:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. kabar baik danyukrillah. 1:32 Baik, Iwan Hawat, seperti biasa ee kita 1:35 membuka sesi tanya jawab di kesempatan 1:37 ini. Bagi Yuhanawat yang ingin 1:38 menyampaikan pertanyaannya kami 1:40 persilakan. Insyaallah nanti ada 1:42 kesempatan kita bacakan di 0811199720 1:48 atau nanti bisa telepon juga ataupun 1:51 mengirimkan pesan WA-nya. Dan untuk itu 1:53 kita awali pembacaan dengan pembacaan 1:56 Quran surah Al-Fatihah yang akan 1:57 dibimping langsung oleh Ustaz-ustaz 1:59 kami. Silakan Ustaz. 2:03 [berdehem] 2:03 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:08 Bismillahirrahmanirrahim. 2:14 Alhamdulillahi 2:15 rabbil alamin 2:19 arrahmanirrahim. 2:24 iki yaumiddin 2:27 iyaka na'budu wa iyaka nasta 2:33 ihdinasirathal 2:35 mustaqim 2:38 shathalladzina 2:40 an'amta alaihim 2:43 ghairil maghdubi alaihim waladin 2:53 Amin. 2:54 Amin. [berdehem] Amin. Amin ya rabbal 2:55 alamin. Sebelum kita mulai, kami ucapkan 2:58 terima kasih jazak kiroh kepada para 3:01 pendengar ya yang dari kemarin 3:03 masyaallah menyampaikan beberapa pesan 3:05 positifnya, doa-doa terbaiknya ya untuk 3:08 Radio Saturahim 3:10 dalam Milad Rasil yang ke-17 ya. 3:12 Masyaallah terima kasih. Tidak bisa kita 3:16 bacakan satu persatu ya di siaran 3:17 kemarin ya, siaran milad. Masyaallah. 3:19 Tapi alhamdulillah kita bacakan 3:21 satu-satu dan mohon maaf mungkin belum 3:23 kita sempat ee jawab satu-satu. Ihan dan 3:26 mungkin Ustaz Husin ada penyampaian 3:28 untuk para pendengar khususnya Ustaz 3:30 dalam ee rangka tasyakur miladas ke-17 3:33 Ustaz. 3:34 Bismillahirrahmanirrahim. 3:36 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 3:38 sholli wasallim wabarik ala abdika 3:43 wa rasulika 3:45 sayyidina wa nabiyana Muhammadin wa 3:48 alihi atyibin wasahabatihi 3:51 al akramin wa ikhwanihi minalbiya wal 3:55 mursalin wasailina ala nahjihil qwim ila 3:58 yaumiddin. Amma ba'du. Ikhwan akhwat 4:01 pendengar pemirsa radio TV silaturahmi 4:05 yang dirahmati Allah. Salamullahi 4:08 warahmatullahi wabarakatuh. 4:12 Alhamdulillah 4:14 tak kita sadari 4:19 kita bersama Rasil telah melalui 4:21 perjalanan selama 17 tahun. 4:25 Begitu cepat waktu berlalu. 4:28 Kita 4:30 mengucapkan rasa syukur 4:33 yang tak terhingga kepada Allah 4:35 Subhanahu wa taala yang telah memberikan 4:38 taufik hidayahnya kepada kita. membantu 4:41 kita untuk membangun [berdehem] media 4:43 dakwah dalam rangka membangun 4:46 betul-betul 4:48 kecintaan 4:50 di antara sesama saudara yang beriman 4:53 kepada Allah Subhanahu wa taala 4:57 untuk betul-betul menyadari bahwa kita 4:59 semua merupakan keluarga besar 5:03 yang berasal dari ayah ibu yang sama 5:06 yang diciptakan dari entitas yang sama 5:09 diciptakan oleh Tuhan yang sama. Beriman 5:12 juga kepada nabi yang sama yang diutus 5:14 sebagai rahmat bagi semesta alam. 5:18 Maka tujuan berdirinya radio silaturahmi 5:21 sesuai dengan namanya untuk membangun 5:24 memupuk silaturahmi di antara sesama 5:27 kita baik yang seiman maupun yang tak 5:31 seiman. Karena mereka tetap merupakan 5:33 saudara kita yang berasal dari ayah ibu 5:35 yang sama. kewajiban kita untuk mengajak 5:38 bersama-sama 5:40 masuk berkumpul bergabung dalam berserah 5:44 diri kepada Allah Subhanahu wa taala. 5:48 Nah, kita di sini juga mengucapkan rasa 5:51 syukur yang tak terhingga yang telah 5:56 menjadikan ikhwan-akhwat ya yang selama 5:59 ini bergabung bersama kita sebagai 6:02 saudara-saudari seperjalanan dalam 6:04 berjuang untuk membangun kerukunan 6:07 kecintaan, kerja sama di antara sesama 6:10 kita satu dengan lainnya. Kita juga 6:12 ucapkan terima kasih yang tak terhingga 6:15 kepada para pendengar yang selama ini 6:18 memberikan supportnya 6:20 baik secara materi 6:23 ataupun doa, dukungan semua ini amat 6:26 berharga di sisi Allah dan ini bahagian 6:30 dari menjalankan perintah Allah wat 6:32 taawanu alal birri wat taqwa wala 6:35 taawanu alalmi wal. Nah, kita berharap 6:38 insyaallah sebagaimana kita disatukan 6:42 bersama Radio Silaturahmi 6:45 dengan tujuan untuk menghidupkan kembali 6:48 tuntunan Al-Qur'an dan sunah-sunah Nabi 6:50 kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam 6:53 yang membangun, menjalin kecintaan di 6:55 antara sesama kita, menaburkan rahmat di 6:58 tengah-tengah kita. Semoga kita 7:00 dikumpulkan kelak bersama-sama di sisi 7:02 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 7:05 wasallam. Kita mohon doa kepada para 7:07 jemaah sekalian agar Allah subhanahu wa 7:10 taala senantiasa menjaga ketulusan hati 7:13 kita. Begitu pula beristiqamah 7:16 di atas jalan dan gagasan yang selama 7:20 ini kita perjuangkan, yaitu menaburkan 7:23 rahmah, 7:24 membangun, mempererat hubungan 7:26 silaturahmi 7:28 agar dapat bersama-sama menuju jalan 7:30 keselamatan, meraih rida Allah, 7:33 ampunannya, dan ditempatkan bersama 7:36 kekasih Allah Subhanahu wa taala, Nabi 7:38 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 7:40 wasallam yang diutus sebagai rahmat. 7:43 bagi semesta alam. Semoga kita menjadi 7:46 orang-orang juga yang menaburkan rahmat. 7:49 Kalau kita mengaku sebagai pengikut Nabi 7:51 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 7:54 wasallam, kami ucapkan jazakumullahu 7:56 khairan atas dukungan antum semuanya. 8:00 Semoga Allah menjadikan semua ini 8:02 sebagai pembuka pintu rahmat, pintu 8:04 ampunan yang seluas-luasnya bagi ikhwan 8:07 akhwat. Begitu pula bagi rekan-rekan 8:09 yang berjuang bersama-sama kita dalam 8:12 medan perjuangan radio silaturahmi. Amin 8:15 ya rabbal alamin. 8:16 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. 8:18 Terima kasih Allah yang k ustaz atas ee 8:21 doa doa kebaikannya untuk 8:24 perjuangan dakwah ini, Ustaz. Amin. 8:25 Insyaallahjang usia dakwah ini. 8:28 Amin. Dan ikhwan kita akan lanjutkan 8:32 mungkin pertama ada beberapa bahasan 8:35 yang cukup ramai juga diperbincangkan 8:37 ustaz di media sosial. Mungkin bisa kita 8:39 tanggapi, Ustaz. 8:41 Ini salah satunya dari akun Iim Fahima 8:45 menanggapi mengenai bencana yang ee 8:48 terjadi di negara kita, Ustaz. Kaitannya 8:50 dengan kebijakan para pejabat, Ustaz. 8:52 Indonesia kan dikenal sebagai negara 8:56 supermarket bencana Ustaz. Karena saking 8:58 banyaknya ya bencana karena memang 8:59 kondisi alamnya Ustaz ya ada gempa bumi, 9:02 ada gunung meletus kemudian banjir dan 9:05 sebagainya. Nah, catatannya seperti ini 9:08 Ustaz dari IM Fahima ini ada pejabat 9:10 yang mengatakan bahwa bencana itu 9:12 sebagai takdir. Nah, dalam konteks 9:14 negara dan pengambil kebijakan, pejabat 9:18 tidak boleh menggunakan kata takdir 9:20 ketika menyikapi bencana. 9:22 Yang harus lebih banyak dibicarakan 9:24 adalah bagaimana mitigasi, tata ruang, 9:28 early warning system, kemudian kesiapan 9:31 evakuasi, kualitas infrastrukturiban 9:35 mubaran fikhibbuna. 9:41 Ya rabbana lakal hamdu kama yambagiali 9:43 wajhikal karim walianik 9:46 subhanaka lasiana 9:48 anta nafsikakal hamduard wakakal hamdu 9:54 rit wakal hamdu ba ridahumma 9:58 atina minika rahmah waimna min ladunka 10:01 ilman nafi'na bimaam rbana zidna ilman 10:05 waikna 10:07 w ba'du 10:10 Seringki kita dengarkan 10:13 dari sebagian orang di saat mereka 10:15 terkena musibah, 10:18 mereka 10:19 sematkan kepada takdir Allah. 10:23 Tapi di saat mereka meraih peruntungan, 10:25 kesuksesan, dikembalikan kepada usaha 10:27 mereka. Mereka tidak sama sekali berucap 10:31 dan bersyukur kepada Allah sambil 10:33 berkata alhamdulillahi rabbil alamin. 10:36 Semua ini dengan rahmat Allah. Tanpa 10:39 rahmat dan bantuannya tidak mungkin kita 10:41 akan meraih semua ini. Jarang kita 10:45 dengar ungkapan syukur ini. Tapi kalau 10:48 terjadi bencana, terjadi cobaan, terjadi 10:50 kerugian, atau anak-anak mereka yang 10:53 memilih jalan hidup yang tidak baik, 10:56 mereka mengatakan ini takdir Allah. 10:59 Ini sebetulnya merupakan apa? Merupakan 11:04 tindakan lari dari tanggung jawab. 11:08 Karena Allah berfirman dalam Al-Qur'an, 11:10 "Ma asobaka min hasanatin faminallah." 11:13 Kebaikan yang kamu terima itu datang 11:15 dari Allah. 11:17 W asobaka min sayatin famin nafsik. 11:20 keburukan yang menimpa kamu. Kalau kamu 11:24 periksa sebetulnya berasal dari diri 11:27 kamu. 11:29 Artinya yang datang dari Allah 11:31 seluruhnya kebaikan. [berdehem] Tapi 11:33 terjadinya hal-hal yang tidak baik 11:35 akibat dari ulah perbuatan manusia. 11:37 Sebagai contoh umpamanya 11:40 Allah Subhanahu wa taala sediakan alam 11:42 yang betul-betul harmoni. 11:44 Hutan, 11:46 dataran tinggi, dataran rendah, sungai. 11:49 yang mengalir semua merupakan karunia 11:52 dari Allah Subhanahu wa taala. 11:56 Tapi ternyata manusia 11:58 melakukan kerusakan pada lingkungan 12:00 hidup. Menbangi hutan tanpa ditanami 12:03 kembali dengan penuh kerakusan dan 12:06 keserakahan terjadi longsor, terjadi 12:09 banjir seperti yang terjadi di Aceh. 12:12 Siapa yang disalahkan di sini? Allah apa 12:14 manusia? 12:17 Allah apa manusia? Dengan sendirinya 12:19 tangan-tangan manusia ini yang merusak 12:22 demi memuaskan kerakusan mereka tanpa 12:26 mempedulikan saudara-saudara mereka. 12:28 Mereka menggunduli hutan tanpa menanami 12:31 kembali. Bahkan penggundurannya secara 12:34 liar seharusnya menebang sebahagian, 12:37 membiarkan sebahagian, menanam ulang di 12:39 tempat-tempat yang ditebang. Jadi 12:41 disesuaikan dengan kebutuhan dan 12:43 keamanan lingkungan. 12:46 Mereka membuang juga limbah-limbah kimia 12:50 ke sungai 12:52 bahkan ke lautan. Mereka juga membuang 12:54 sampah ke sungai. Terjadi penumpukan 12:56 pendangkalan. Kemudian datang musim 12:59 hujan akhirnya air meluap. Karena 13:02 saluran yang tadinya cukup dalam 10 m 13:05 sampai 20 m perubahannya tinggal 13:07 semeter. Waktu datang air dari huru 13:11 menuju ke hilir akhirnya menimbulkan 13:14 petaka dan bencana. Apalagi mereka yang 13:16 membangun juga di atas-atas sungai atau 13:18 tepi-tepi sungai. Ini kita jumpai di 13:23 sepanjang Sungai Ciliwung sampai ke 13:25 Jatinegara kita lihat bagaimana sungai 13:27 semakin hari semakin menyempit. 13:30 Kalau dulu pada tahun katakan 69 70-an 13:35 atau katakan 68 kita jumpai Sungai 13:37 Ciliwung luas. He. 13:39 Bahkan dipenuhi oleh getek-getek yang 13:42 datang dari wilayah Bogor. 13:45 Iring-iringan getek ya. Kemudian untuk 13:49 membuat getek berjalan dengan cepat atau 13:52 katakan berpindah-pindah menyeberang ke 13:54 sana kemari, 13:55 mereka menggunakan bambu yang cukup 13:56 panjang 13:57 untuk sampai ke tanah. 13:59 Saking dalamnya, Ustaz. Ya, 14:00 dalamnya. Bambu 12 m hanya tinggal 14:03 ujungnya sedikit. 14:04 H. 14:04 Mereka gunakan untuk mendorong getek 14:06 tersebut. Mereka ikat sampai ke Kampung 14:09 Melayu. Di Kampung Melayu tempat 14:11 berkumpulnya getek-getek. 14:14 Jadi kalau orang mau beli bambu tinggal 14:16 datang ke tempat tersebut menggunakan 14:18 gerobak. Mereka angkut bambu tersebut ke 14:19 daerah-daerah yang jauh. 14:21 Iya. 14:21 Pada saat tersebut angkutan masih 14:22 sederhana gerobak. 14:23 Heeh. 14:25 Tapi sekarang sungai Ciliwung tidak 14:28 mampu dilalui oleh getek. Terjadi 14:31 pendangkalan penuh dengan sampah. 14:34 Menyebarkan juga penyakit. 14:36 Nah, siapa yang disalahkan dalam hal 14:38 ini? 14:41 Begitu juga terjadinya kerusakan di 14:43 tengah-tengah kehidupan masyarakat. 14:46 Ini takdir Allah. Apa akibat dari 14:49 tindakan pejabat-pejabat yang lari dari 14:51 tanggung jawab dan tidak menjalankan 14:53 tugasnya melakukan tindakan korupsi, 14:56 menyengsarakan rakyat, akhirnya terjadi 14:58 kerusakan dalam kehidupan sosial. 15:00 Terjadi pemegalan di sana, pemegalan di 15:02 sini. Apalagi hukum juga apa? tidak 15:05 betul-betul bersikap lurus bertemu 15:08 dengan orang yang berkuasa dengan yang 15:11 katakan memiliki harta hukum dibelokkan. 15:15 Iya. 15:16 Dia berlaku tajam ke bawah tapi berlaku 15:18 tumpul ke atas hingga keseimbangan 15:21 keharmonian hilang. Kepercayaan 15:22 masyarakat juga terhadap hukum hilang. 15:25 Kepercayaan masyarakat terhadap penegak 15:26 hukum juga hilang. I siapa yang 15:30 disalahkan? Apakah Allah yang 15:32 disalahkan? Begitu juga kemaksiatan, 15:36 kemungkaran yang meraja-rela di 15:37 tengah-tengah masyarakat yang mengundang 15:39 akhirnya azab Allah Subhanahu wa taala. 15:42 Menimbulkan juga keresahan dan 15:44 kerusuhan. Siapa yang disalahkan? Apakah 15:47 ini takdir Allah? Padahal Allah telah 15:49 melarang kita untuk melakukan perbuatan 15:51 tersebut. dengan sendirinya di sini 15:53 melibatkan pejabat yang tidak 15:55 betul-betul membimbing rakyatnya, tidak 15:57 menegakkan hukum dengan baik, tidak 16:00 memfasilitasi ya 16:03 pendidikan yang dapat memberikan 16:04 kesadaran bagi rakyat dari mulai dini. 16:07 Begitu juga kesalahan dari orang-orang 16:08 tua yang mengabaikan pendidikan anak 16:10 yang tidak mengontrol mereka. Kalau pada 16:13 zaman dahulu kala pada tahun 0-an, 16:16 anak-anak sekolah kalau bertemu dengan 16:18 orang tua hormatnya luar biasa. 16:21 Masuk ke kelas menunggu guru juga guru 16:24 ketika masuk semuanya berdiam. Tetangga 16:27 peduli satu dengan lainnya. Padahal pada 16:29 saat itu belum banyak ulama, belum 16:32 banyak ee profesor-profesor maupun 16:34 doktur-duktur. Tapi rakyat hidup dalam 16:37 keadaan bersih. 16:39 Kecintaan pada tanah air mereka, kepada 16:41 bangsa mereka luar biasa. Semangat 16:44 perjuangan dan jiwa patriotik ada pada 16:46 mereka. ternyata digantikan tak lama 16:49 kemudian menjadi jiwa merusak bangsa dan 16:52 negara kalau perlu melacurkan negara 16:54 untuk kepentingan pribadi. 16:58 Kita mau salahkan takdir Allah apakah 17:00 salahkan perbuatan mereka yang tidak 17:02 sesuai dengan kebenaran dan keadilan. 17:05 Kalau berbicara mengenai takdir Allah, 17:08 takdir ini aturan dan hukum. 17:11 Takdir adalah aturan dan hukum yang 17:13 mengatur seluruh alam semesta termasuk 17:15 di antaranya seluruh organ tubuh kita. 17:18 Sistem yang mengatur tubuh kita semua 17:22 dinamakan takdir. Oleh karena itu Allah 17:25 berfirman, "Inna khalaqna kulla saaiin 17:28 biqadar." 17:30 Sesungguhnya kami menciptakan segala 17:33 sesuatu dengan kadar, dengan aturan dan 17:35 hukum. Kata kadar itu salat isya. 17:38 Arti tidak ada satuun yang diciptakan 17:40 Allah Subhanahu wa taala secara 17:41 serampangan tanpa aturan. Diciptakan 17:43 semua dengan qadar. Alladzi khalaqa 17:46 kullaiin faqaddarahu takdir yang 17:49 menciptakan segala sesuatu dan 17:50 menetapkan juga aturan-aturan dan 17:53 hukum-hukumnya. 17:54 Dengan hukum-hukum ini manusia 17:56 mempelajari lahirlah berbagai macam 17:59 disiplin ilmu pengetahuan, biologi. Di 18:02 mana asalnya ilmu biologi ini? 18:05 mempelajari hukum Allah yang ada pada 18:07 tubuh manusia, pada hewan. Begitu juga 18:10 menyangkut tumbuh-tumbuhan. 18:13 Geologi mempelajari lapisan-lapisan 18:16 tanah kita. 18:18 Lahirlah ilmu pengetahuan, kesimpulan 18:20 dari hasil penelitian mereka. Astronomi 18:24 merupakan ilmu yang dihasilkan dari 18:27 penelitian 18:29 tentang apa yang berlangsung di alam 18:30 semesta ini. Dulu dikenal dengan ilmu 18:32 falak. 18:33 Hm. 18:35 Mereka mempelajari ya bagaimana matahari 18:39 kita. Begitu pula juga mempelajari ee 18:43 satelit-satelit yang mempelajari juga 18:45 planet-planet yang mengitari matahari 18:47 kita. Lalu juga satelit yang mengitari 18:50 bumi kita. Juga mempelajari juga ee 18:54 gugusan bintang yang dinamakan galaksi. 18:57 Mereka menemukan keajaiban yang luar 18:59 biasa di tengah-tengah alam semesta ini. 19:02 Mereka mempelajari bagaimana bumi 19:03 melakukan rotasi pada sumbuhnya di 19:05 hadapan matahari lalu mengitari matahari 19:08 selama 360 sekian hari. Kemudian setelah 19:11 itu matahari bersama seluruh planetnya, 19:14 bersama satelit-satelit yang mengitari 19:16 planetnya, mengitari pusat galaksinya. 19:19 Semua ini ilmu ditemukan dari apa? dari 19:22 hasil penelitian tentang hukum-hukum dan 19:25 takdir Allah yang mengatur di alami. 19:28 Begitu juga mereka mempelajari fungsi 19:29 jantung manusia 19:33 pada saat jantung dalam keadaan normal, 19:35 pada saat keluar dari batas normal. Ilmu 19:38 ini semua lahir dari hukum-hukum dan 19:41 takdir Allah Subhanahu wa taala. Allah 19:44 berfirman dalam suratul A'la. 19:46 Bismillahirrahmanirrahim. 19:48 Sabbihisma rabbikal. 19:50 Sucikan nama kebesaran keagungan Tuhanmu 19:53 yang maha alladzi khalaqo fasawa yang 19:56 mencipta dengan penuh keseimbangan. Sawa 19:59 itu menggambarkan keseimbangan, 20:00 kesempurnaan. Kemudian walladzi qaddar 20:03 fahada. Lalu Allah menetapkan takdir, 20:06 hukum-hukum aturan pada semua makhluk 20:08 yang diciptakan. Lalu Allah membimbing 20:10 kita untuk mempelajari takdir tersebut. 20:13 Orang bercocok tanam 20:16 tanpa mengikuti takdir Allah tidak akan 20:19 tumbuh. H. 20:20 Maka hukum-hukum, cara-cara bercocok 20:23 tanam padi, gandum, begitu juga 20:26 pohon-pohon keras, semua ini merupakan 20:28 takdir Allah. Kalau kita ikuti, kita 20:30 akan berhasil. Kita menolak mengikuti 20:32 takdir Allah, kita akan gagal. 20:34 Begitu juga Allah jelaskan. 20:37 Wasyamsu tajri limaqarahika 20:41 takqdirul azizil alim. Dan matahari 20:44 dia apa? Tajri mustaqarah. Dia juga 20:47 beredar. Bukan hanya bumi kita yang 20:50 mengitari matahari. Matahari bersama 20:52 seluruh planetnya beredar mengitari 20:53 pusat galaksinya sebagaimana yang diatur 20:56 oleh Allah. 20:58 Wasyamsu tajri limustaqarrillah. Lalu 21:01 Allah jelaskan, "Dalika taqdirul azizil 21:04 alim." Itulah takdir, 21:06 aturan perhitungan hukum yang ditetapkan 21:09 Allah. Pernah enggak bumi terlambat 21:12 melakukan rotasinya, terlambat mengitari 21:14 mataharinya? Atau katakan matahari 21:17 bersama planet terlambat mengitari pusat 21:19 galaksinya. 21:20 Semua kece kecepatan diperhitungkan, 21:22 bobotnya diperhitungkan dengan penuh 21:24 keseimbangan. Tanpa ada keseimbangan, 21:26 alam semesta akan mengalami kehancuran. 21:29 Jadi, hukum-hukum yang mengatur alam 21:31 astronomi, benda-benda langit yang 21:33 terdapat di dalamnya itu merupakan 21:35 takdir Allah. Begitu juga walqamar 21:38 qaddarnahu manazila hatta urjunil qadim. 21:42 Dan bulan kami telah tetapkan, tentukan 21:44 manazilnya berpindah dari hari ke hari, 21:47 dari malam ke malam hingga ketika dia 21:50 tiba pada saat-saat akan apa? Akan 21:52 lenyap sebelum berubah mirip dengan 21:55 pelepah kurma yang kering. H 21:57 dia lenyap kemudian berganti dengan hari 21:59 yang baru dengan lahirnya bulan pada 22:03 pada apa? Malam hari itu sebagai 22:05 pertanda lahirnya bulan baru 22:09 semua dengan hitungan. Oleh karena itu, 22:11 manusia dapat menghitung semua ini. 22:12 Karena apa? Atas dasar takdir yang 22:15 datang dari 22:16 allah 22:17 melajari manusia mempelajari juga fungsi 22:19 hati. Mengetahui kapan hati seseorang 22:21 dalam keada, kapan dalam keada, 22:23 bagaimana kita memulihkan kesehatan hati 22:25 kita. Mereka mulai menemukan 22:27 ramuan-ramuan yang bermacam-macam. 22:30 Begitu juga sistem pencernaan kita. 22:32 Bagaimana cara kerjanya, apa yang 22:34 menimbulkan gangguan. Apabila terjadi 22:36 gangguan, apa yang harus dilakukan? 22:38 Semua menggambarkan takdir Allah. Nah, 22:41 untuk sukses berhasil harus mengikuti 22:43 takdir Allah. H 22:45 hukum-hukumnya kalau kita menentang 22:47 membawa hawa nafsu kita, cara kita, maka 22:50 tidak mungkin kita akan menghasilkan apa 22:53 yang kita harapkan. Karena Allah telah 22:55 memberikan tuntunan agar kita memahami 22:57 takdir Allah. Kemudian berkaitan dengan 23:00 bencana alam seperti katakan gunung 23:02 meletus 23:04 itu tidak lepas daripada takdir Allah 23:06 yang maha bijaksana. 23:09 Gunung yang meletus mengeluarkan aliran 23:12 panas. 23:13 Coba kalau tidak keluar apa yang 23:15 terjadi? 23:17 Bencana yang lebih besar yang akan 23:18 terjadi. Material-material batu-batuan 23:21 yang keluar dimuntahkan dari gu gunung. 23:26 Jangan dianggap ini merupakan 23:29 azab. Material batu-batuan tersebut 23:32 keluar juga membawa manfaat bagi umat 23:34 manusia. Saksikan ketika Gunung 23:36 Galunggung meletus. Manfaat yang mereka 23:38 dapatkan dari pasir galungguh 23:40 ya mineral-mineral ya Ustaz 23:41 betul mineral-mineral kemudian kembali 23:43 menyuburkan tanah 23:45 tanah-tanah yang sudah rusak oleh tangan 23:47 manusia apalagi dengan pupuk-pupuk kimia 23:50 dengan pisida subhanallah dengan 23:53 muntahnya 23:54 kandungan-kandungan gunung tersebut ya 23:57 melahirkan tanah yang kembali subur. 23:59 Artinya ini merupakan upaya untuk 24:02 melakukan recovery kembali. 24:05 Dan banyak manfaat yang didapatkan 24:08 manusia tanpa mereka sadari, mereka 24:10 menganggap ini merupakan bencana. 24:12 Padahal di balik semua ini terdapat 24:14 rahmat dan karunia dari Allah Subhanahu 24:17 wa taala. 24:20 Lalu kita bertanya, lalu bagaimana yang 24:22 menjadi korban? I 24:24 yang menjadi korban terbagi dua. 24:28 Satu ya merupakan ujian baginya. 24:31 Merupakan ujian baginya 24:34 juga peringatan 24:36 agar dia kembali kepada Allah. Karena 24:38 kita ini tanpa diberikan peringatan lupa 24:40 kepada Allah. 24:42 Satu lagi merupakan azab bagi sebagian 24:44 orang yang ingkar yang melakukan 24:46 kerusakan di muka bumi. Jadi seandainya 24:49 sebagian menjadi korban, kita harus tahu 24:51 karakteristik kehidupan dunia merupakan 24:52 ujian yang menguji kita. Apakah kita 24:55 bersyukur apa kita bersabar. 24:57 Iya. 24:59 Orang-orang yang beriman bertakwa kepada 25:01 Allah Subhanahu wa taala Allah lindungi 25:03 mereka. 25:04 Orang-orang yang bermaksiat Allah 25:06 ingatkan pada mereka. Orang-orang yang 25:08 melakukan kerusakan di muka bumi, Allah 25:10 azab dan hukum mereka. Jadi bencana itu 25:15 bermacam-macam tujuannya. Dan Allah 25:18 Subhanahu wa taala maha pengasih lagi 25:19 maha bijaksana. Tapi kalau pejabat 25:22 menyaksikan bencana yang melanda 25:24 kehidupan masyarakat mengatakan bahwa 25:26 ini merupakan takdir Allah, seolah-olah 25:28 takdir Allah berbuat aniaya kezaliman. 25:31 Karena kita tahu pemerintah itu 25:33 bertanggung jawab terhadap kesehatan 25:34 masyarakatnya, 25:36 terhadap akhlak masyarakatnya, terhadap 25:38 pendidikan mereka. Di saat pemerintah 25:40 mengawasi pendidikan masyarakatnya, 25:42 rakyatnya hingga berakhlak mulia, mereka 25:45 akan jauh dari azab dan murka Allah. 25:47 Tapi di saat mereka membiarkan kerusakan 25:49 meraja lela, maka pemerintah dan semua 25:52 yang berwenang termasuk para ulama 25:54 bertanggung jawab terhadap bencana yang 25:57 menimpa rakyatnya dan umatnya. Karena 25:59 Allah menyebutkan dalam Quran, walau 26:01 anlqahna 26:04 minard. Kalau penduduk negeri beriman 26:08 bertakwa, kami akan buka pintu 26:09 keberkahan kami bagi mereka dari langit 26:11 maupun bumi. 26:14 Mereka mendustakan faaknahum bimau 26:16 yaksibun. Kami hukum mereka dengan ulah 26:18 perbuatan yang mereka lakukan. Quran 26:20 juga mengatakan fasadu fil barri wal 26:23 bahri bimakabat aidinas. terjadi 26:26 kerusakan di daratan, di lautan karena 26:28 ulah perbuatan tangan manusia. Nah, 26:30 pemerintahnya harus bertobat, pejabatnya 26:33 harus sadar bahwa mereka memegang amanat 26:36 yang besar untuk melakukan betul-betul 26:39 perlindungan terhadap rakyat mereka. 26:42 Yang mereka harus lakukan mitigasi. 26:44 Bagaimana di saat mulai tanda bencana 26:46 itu muncul, mereka mengungsikan 26:50 mengungsikan orang-orang tersebut dari 26:52 daerah rawan yang berbahaya. memberikan 26:56 tempat-tempat yang aman bagi mereka. 26:58 Karena rakyat mereka sama dengan 27:00 anak-anak mereka. Mereka diberikan 27:01 kepercayaan oleh rakyat untuk mengurus 27:03 mereka, bukan memanfaatkan mereka. 27:08 Begitu katakan rumah-rumah mereka 27:10 hancur, maka dengan sendirinya 27:12 pemerintah harus membangun kembali ulang 27:15 apa-apa yang hilang dari mereka. Karena 27:17 negara ini kan milik rakyat. 27:18 Hm. 27:19 Atau katakan milik Allah ya. ya yang 27:22 Allah anugerahkan bagi bangsa kita 27:24 Indonesia ini. Kemudian rakyat 27:26 memberikan amanat kepada pejabat. Ini 27:28 bukan milik pejabat, bukan milik 27:29 pemerintah berbuat semau-maunya. 27:32 Bagaimana mereka melakukan mitigasi, 27:34 mengurangi dampak dari bencana yang akan 27:37 terjadi, menjauhkan rakyat-rakyat yang 27:39 lemah tak berdosa dari apa? Dari 27:42 sumber-sumber bencana. Kerakatau tidak 27:45 langsung dia meletus, 27:47 tidak langsung melakukan erupsi. Betul 27:49 gak? Begitu juga tsunami tidak langsung 27:51 datang begitu saja. Kalau seandainya 27:53 pemerintah mempersiapkan betul-betul 27:56 sebab-sebab penjagaan perlindungan, 27:58 begitu mendengar kabar tsunami langsung 27:59 diumumkan seperti yang terjadi di Jepang 28:01 di mana-mana tempat rakyat bisa 28:03 menyelamatkan diri. Kita saksikan 28:04 bencana yang terjadi di Jepang yang 28:06 sering 28:07 bencana tsunaminya, bencana termasuk 28:09 bocornya radiasi ee pembangkit listrik 28:12 nuklir mereka. Bagaimana rakyat Jepang 28:15 betul-betul oleh pemerintahnya dijaga, 28:17 dilindungi, dan diselamatkan hingga 28:20 mengurangi betul-betul dampak 28:21 bencananya. Apa yang terjadi di Aceh? 28:25 Ya, yang terjadi di Aceh 28:28 dibandingkan gempa yang sering terjadi 28:30 di Jepang, kita lihat korban yang 28:32 terjadi di Aceh jauh lebih besar. 28:34 Iya. 28:34 Padahal penduduknya lebih sedikit 28:36 dibandingkan yang berada di kota-kota di 28:39 Jepang yang padat penduduknya. 28:41 H. 28:43 Dan bagaimana pemerintah memfasilitasi 28:45 agar rakyat memiliki rumah tinggal, 28:47 memiliki tempat pekerjaan yang layak. 28:50 Kalau seandainya pemerintah atau perdana 28:53 menteri di Jepang tidak melaksanakan 28:54 tugasnya, mendapatkan kritikan, langsung 28:57 dia mundurkan diri karena punya rasa 28:58 malu. Tapi kalau pejabat kita walaupun 29:00 sudah dilecehkan, diledek, dicemohkan, 29:02 diolok-olok tidak punya malu. 29:05 Kenapa? Karena mereka tidak menjalankan 29:09 amanat dengan baik. Lalu terjadi 29:11 bencana. terjadi kerusuhan, kerusakan. 29:13 Mereka bilang apa? Ini merupakan takdir 29:15 Allah. Ini memfitnah Allah dengan fitnah 29:17 yang amat kenji. Ke mana akal yang Allah 29:19 berikan untuk kalian? Ke mana ilmu yang 29:21 Allah ajarkan buat kalian? Ini salahnya 29:23 kita ini kadang-kadang menempatkan orang 29:25 bukan pada tempatnya. 29:27 H. 29:28 Orang yang tidak ahli kelautan 29:30 ditempatkan dalam kelautan. Tidak ahli 29:31 dalam bidang kesehatan ditempatkan dalam 29:33 bidang kesehatan. 29:34 Kehutanan juga. 29:35 Kehutanan juga demikian. Jadi, bagaimana 29:37 negara akan maju kalau satu urusan bukan 29:40 ditempatkan pada ahlinya? Jadi berkaitan 29:43 dengan takdir Allah. Takdir Allah 29:45 merupakan hukum dan aturan. Allah 29:47 perintahkan kita untuk menghormatinya. 29:49 Ada takdir tasyri'i itu syariat yang 29:51 datang dari Allah yang membimbing kita 29:53 menuju kehidupan yang mulia. Ada takdir 29:56 takwini yaitu hukum alam, norma-norma 29:58 alamiah 30:00 yang Allah Subhanahu wa taala tetapkan 30:03 bagi makhluk-makhluk yang Allah ciptakan 30:05 agar kita pelajari. H 30:08 kita ingat Kang Rizal dulu sebelum 30:11 sebelum ee ada cacar atau imunisasi 30:14 bopeng itu penyakit bopeng ya. Cacar 30:17 bopeng itu menyebar. He. 30:19 Dikenal juga dengan cacar monyet 30:20 menyebar di Indonesia bahkan di berbagai 30:22 macam negara. Monkey Fox itu 30:24 sampai dilakukan 30:27 imunisasi serentak. Bukan hanya di 30:30 Indonesia. H 30:31 serentaknya 30:33 Allah kasih subhanallah semenjak saat 30:35 itu cacar bopeng lenyap. 30:38 Cacar bopeng l 30:39 lenyap. 30:40 Artinya cacar ini muncul sebetulnya 30:42 akibat dari pelanggaran orang-orang 30:44 berhubungan ya berhubungan seks dengan 30:47 binatang ya atau dengan monyet ya. Lahir 30:50 penyakit seperti cacar bopeng. Begitu 30:52 juga HIV dan lain sebagainya akibat ulah 30:55 perbuatan manusia ini merupakan wabah 30:57 kan. Jangan bilang takdir. Ini 30:58 pelanggaran terhadap takdir dan 31:00 norma-norma ilahi. Jadi takdir itu 31:02 merupakan norma-norma ilahi. Lalu ketika 31:05 mewabah manusia diberikan akal, 31:07 diberikan ilmu oleh Allah Taala 31:09 bagaimana menanggapi, menanggulangi 31:10 bencana tersebut. Begitu juga polio. 31:15 Begitu juga berbagai macam 31:16 penyakit-penyakit 31:18 yang mewabah termasuk COVID kemarin. 31:20 Iya. itu merupakan ulah perbuatan 31:21 manusia bukan datang dari Allah. 31:24 Berbagai macam penyakit merupakan hasil 31:26 rekayasa genetika ya yang diciptakan 31:29 untuk kepentingan-kepentingan korporasi 31:31 atau oligarki. Begitu juga 31:33 pejabat-pejabat tertentu. Jadi mereka 31:35 semua bertanggung jawab. Yang datang 31:36 semua dari Allah kebaikan yang menimpa 31:39 manusia akibat ulah perbuatan manusia. 31:41 Jadi kalau pejabat mengatakan ini 31:43 takdir, itu takdir, bagaimana kalau dia 31:45 dipukul semua orang mengatakan bahwa ini 31:47 takdir Allah. Seorang mencuri dikatakan 31:50 takdir Allah. Kalau ada orang membunuh 31:51 dia dikatakan bahwa ini takdir Allah. 31:53 Mau terima gak? 31:55 H 31:56 sadar-sadar eling bahwa kita nih 31:59 dijadikan sebagai khalifah yang 32:00 diberikan akal, diberikan ilmu, 32:02 diberikan petunjuk oleh Allah tapi tidak 32:04 kita ikuti. Terjadi bencana kita bilang 32:07 takdir Allah Subhanahu wa taala. Maka 32:10 dia melakukan bukan hanya satu dosa, 32:13 sudah bermaksiat kepada Allah, 32:14 berkhianat, 32:16 menisbatkan juga kebohongan pada Allah. 32:19 Jadi sebetulnya keburukan yang menimpa 32:21 kita kembali kepada kita sesama manusia. 32:24 Kebaikan yang kita terima itu karunia 32:26 dari Allah Subhanahu wa taala. 32:28 Wallahuam. 32:29 Baik, terima kasih Ustaz atas 32:30 jawabannya. Selanjutnya, Ustaz masih 32:33 terkait dengan ya Indonesia sebetulnya 32:36 Ustaz ya. Ini ada beberapa juga yang 32:38 membahas mengenai hasil riset sebetulnya 32:40 beberapa tahun terakhir juga, Ustaz, 32:42 bahwa Indonesia itu secara konsisten 32:45 menempati peringkat teratas sebagai 32:48 salah satu negara paling religius di 32:51 dunia, Ustaz. 32:52 Berdasarkan berbagai lembaga survei 32:54 internasional. Salah satunya PRC, PE 32:58 Research Center, kemudian CEO World 33:00 Magazine dan lain-lain, Ustaz. Nah, ee 33:03 ini sampai 98% ada juga sampai 98, 33:09 7%. Nah, tingginya angka keyakinan pada 33:12 Tuhan ini kepatuhan menjalankan ritual 33:15 harian serta posisi agama sebagai 33:18 pondasi utama juga tertuang dalam silap 33:21 sila pertama Pancasila, Ustaz. Jadi 33:24 aktivitas keagamaan seperti ibadah 33:26 harian dan keberadaan rumah ibadah 33:28 sangat tinggi dan mudah dijumpai di 33:31 ruang publik di Indonesia ya. Tapi 33:35 tantangan sosialnya itu muncul Ustaz 33:36 diskusi publik mengenai paradoks antara 33:39 tingginya skor religi 33:43 religiitas 33:44 ritual tadi dengan persoalan integritas 33:47 sosial atau tingkat korupsi yang sangat 33:51 tinggi, Ustaz. Nah, bagaimana Ustaz meni 33:53 hal ini kan sangat ironis, Ustaz. 33:56 Bismillahirrahmanirrahim. Sebetulnya 33:58 hasil riset tersebut ya perlu ditanyakan 34:01 kembali 34:03 kalau mengatakan Indonesia merupakan 34:05 negara yang rakyatnya paling religius, 34:08 kita mau tahu yang dimaksudkan dengan 34:10 religiusitasnya apa? Apakah hanya 34:12 mengerjakan ritual? 34:14 Apakah jumlah ee tempat ibadah tadi? 34:16 Iya. Apakah dengan jumlah tempat ibadah, 34:19 dengan juga keberangkatan umrah, berhaji 34:21 ya yang terbesar di seluruh dunia? 34:23 Iya. 34:24 Apakah dengan ini? Kalau dengan ini, ini 34:27 merupakan penilaian yang salah. 34:30 Kalau seorang ya dikatakan religius 34:33 karena hanya salat, tapi tetap melakukan 34:35 perbuatan yang mungkar, 34:37 dia berbohong, berkhianat, korupsi, itu 34:40 bukan seorang muslim. 34:43 itu hanya berkedok sebagai seorang 34:44 muslim, tapi jiwanya bukan jiwa seorang 34:47 muslim. 34:49 Karena seorang muslim yang sejati itu 34:52 orang yang betul-betul di samping apa? 34:54 Di samping dia mendambahkan keselamatan, 34:57 kedamaian, dia juga menjaga keselamatan 34:59 orang lain. 35:00 I 35:01 dan dia hidup betul-betul berserah diri 35:03 kepada Allah mengikuti aturan dan 35:04 petunjuknya. Tapi di Indonesia Islam 35:07 hanya dipraktikkan sepotong-sepotong. 35:10 Islam sebagai agama berubah menjadi 35:12 budaya. 35:13 Bukan lagi sebagai pedoman hidup, tapi 35:15 hanya sekedar budaya, 35:17 tradisi, Ustaz. 35:18 Bahkan budaya dan tradisi ini bisa 35:20 disesuaikan dengan apa? Dengan selera 35:24 lingkungan dan apa? Dan kecondongan 35:28 sosial. Sebagai contoh, 35:31 kita belum lama mendengarkan Islam 35:33 Nusantara. 35:34 Islam Nusantara 35:35 berarti bukan Islam yang datang dari 35:37 Allah. Islam sesuai dengan budaya 35:40 Nusantara. Betul gak? 35:41 Iya. 35:42 Kalau Islam Arab berarti sesuai dengan 35:44 budaya Arab dan Islam bukan Arab. Karena 35:47 sebelum Islam datang bangsa Arab hidup 35:49 dalam jahiliah. Dan sampai sekarang juga 35:51 walaupun mereka berada di kota suci, 35:54 katakan dekat dengan kota suci Makkah 35:56 Madinah, tapi kebanyakan dari mereka 35:59 tidak dapat dikategorikan sebagai muslim 36:01 sejati. 36:01 Ada lagi, Ustaz. Islam ala Prabowo. 36:03 Ustaz. Nah, sekarang muncul Islam ala 36:05 Prabowo. Arti penafsiran Prabowo dengan 36:08 gaya hidup Prabowo. Seharusnya 36:09 Prabowonya disesuaikan dengan Islam. 36:12 Begitu juga ee katakan mereka-mereka 36:15 yang gembar-gemborkan Islam Nusantara. 36:18 Bukan Islam disesuaikan dengan budaya 36:20 Nusantara, tapi budaya Nusantara 36:23 termasuk mereka disesuaikan dengan 36:25 aturan Islam yang datang dari pencipta 36:27 alam semesta. 36:29 Islam bukan agama yang datang dari Arab. 36:32 Maksudnya bukan bersumber dari 36:35 masyarakat Arab. Islam datang dari Allah 36:38 yang mengutus rasulnya yang berbangsa 36:40 Arab yaitu Nabi kita Muhammad sallallahu 36:42 alaihi wasallam yang terbaik akhlaknya 36:44 untuk menyebarkan dakwah Allah. 36:48 Membimbing manusia keluar dari kegelapan 36:50 menuju kehidupan yang terang-menerang. 36:53 Tapi tidak semua bangsa Arab menyambut. 36:55 Bahkan tidak semua keluarga Rasul 36:57 menyambut Rasul sebagai contoh paman 36:59 Nabi Abu Lahab. 37:01 Menolak bahkan memerangi Rasul hingga 37:03 Allah turunkan surah Tabbat yada Abi 37:06 Lahabi Wathab. Tapi orang yang datang 37:08 dari Habasyah seperti Bilal, yang datang 37:11 dari Persia seperti Salman, begitu juga 37:14 Suhaib yang berasal dari Rum, begitu 37:16 juga ya yang lain-lain semua masuk ke 37:19 dalam Islam. Karena Islam bukan monopoli 37:21 satu bangsa, bukan juga satu agama yang 37:24 disematkan kepada bangsa atau suku 37:27 ataupun bahasa, tapi agama yang datang 37:30 dari Allah. Oleh karena itu, para nabi 37:32 semuanya berserah diri kepada Allah. 37:35 Qala lahu rbuhu aslim qala aslamtu 37:37 lirabbil alamin. Ketika Tuhannya berkata 37:40 pada Ibrahim, "Serahkan jiwa dan 37:41 ragamu." Dia mengatakan, "Aku pasrahkan 37:43 ter untuk Allah Tuhan semesta alam." 37:45 Begitu juga Balqis 37:48 ketika dia menemukan kebenaran dia 37:49 mengatakan, "Rabbi inniamtu nafsi wa 37:51 aslamtu ma sulaimana lillahi alamin." 37:54 Begitu juga Allah mengingatkan w 37:55 tamutunna illa wa antum 37:57 muslimun. Jadi Islam itu agama yang 38:01 datang dari pencipta alam semesta, 38:03 pencipta kita semuanya. Bukan berasal 38:05 dari bumi, 38:06 bukan berasal dari manusia-manusia di 38:09 bumi. Karena para rasul walaupun berasal 38:12 dari bumi, mereka hanya menyampaikan 38:14 risalah Allah. apa adanya. Bukan 38:16 menyesuaikan risalah Allah dengan budaya 38:19 bangsa Arab. Tidak. Yang disampaikan 38:21 Rasul apa yang datang dari Allah. Adapun 38:24 budaya Arab kalau sesuai kita terima 38:26 tidak sesuai apa? Kita buang begitu saja 38:28 tidak sesuai dengan aturan Islam. Begitu 38:31 juga Islam datang ke Nusantara untuk 38:33 mengislamkan masyarakat Nusantara bukan 38:35 menyesuaikan agama dengan budaya 38:37 Nusantara. Hm. 38:39 Jadi kalau kita perhatikan bersama-sama 38:43 Islam sampai ke Indonesia, 38:46 sebahagian menyambut dengan tulus 38:48 berserah diri kepada Allah. 38:50 Sebahagiannya mencampur aduk antara 38:52 Islam yang datang dari Allah dengan 38:54 tradisi, budaya-budaya mereka. Nah, yang 38:58 kita jumpai di Indonesia pada saat ini, 39:00 tolak ukur religiusitas itu bukan 39:03 kembali kepada kepatuhan, ketundukan 39:05 secara total kepada Allah, tapi dengan 39:08 pelaksanaan ritual. Pada musim Ramadan 39:10 saksikan orang berpuasa, 39:12 bertarawih. Kemudian pada musim umrah 39:15 haji juga mereka berangkat 39:16 berbolak-balik ke sana. Bahkan banyak 39:19 orang yang menjual harta mereka. Begitu 39:21 juga pada waktu salat kita jumpai mereka 39:24 salat juga dengan baik membaca Al-Qur'an 39:26 bahkan dilombakan dengan suara yang 39:28 indah tapi ternyata apa? Hidup mereka 39:31 tidak dicelup dalam sibhatallah yaitu 39:34 Islam. Pada Allah mengatakan 39:35 sibghatallah waman ahsanu minallahi sib. 39:38 Bagaimana perilaku kita terhadap 39:41 keluarga kita, masyarakat kita? 39:43 Bagaimana tanggung jawab kita sebagai 39:44 seorang pejabat, 39:46 wakil rakyat, bagaimana tanggung jawab 39:48 seorang ulama. ya yang diamanatkan oleh 39:51 all 39:52 Allah. 39:52 Nah, kalau mereka salat, mereka 39:55 berpuasa, mereka berjenggot panjang, 39:57 berjidat hitam, bercelana cingkrang, 39:59 tapi hidup mereka tidak sesuai dengan 40:01 aturan Allah, tidak sesuai dengan sunah 40:03 Rasulullah yang merupakan rahmat 40:05 semesta, maka dia bukan orang Islam yang 40:07 sejati walaupun dia mencatat dirinya 40:10 sebagai seorang muslim. 40:12 Nah, kalau melihat bangsa yang 40:14 mengamalkan Islam ya, bahkan dalam 40:17 kenegaraannya, 40:18 dalam menyambut para wisatawan asing 40:20 sebetulnya lebih condong kepada Maldiv, 40:23 Maladewa. 40:24 Maladewa. 40:26 Turis asing datang ke sana tapi 40:28 wanita-wanita ya tidak diizinkan untuk 40:31 menggunakan bikini berenang di tepi 40:33 pantai tapi disediakan untuk mereka kaum 40:35 wanita. 40:36 Kemudian masjid-masjid juga berjalan 40:38 dengan baik, aturan Islam. Kemudian 40:40 bagaimana mereka menyambut masyarakat 40:42 yang datang dari luar dengan sambutan 40:43 yang hangat tapi tanpa mengorbankan apa? 40:47 Mengorbankan nilai-nilai Islam. Dan 40:49 subhanallah pemerintah Maldiv bisa 40:52 menciptakan lapangan pekerjaan buat 40:54 rakyatnya yang mensejahterakan mereka 40:56 hingga orang datang berbondong-bondong 40:57 datang ke Maldiv untuk mencari 40:59 pekerjaan. 41:01 Karena apa? Gaji terendah, buruh 41:04 terendah bisa mencapai R hingga Rp17 41:06 juta. 41:09 Dia tidak kaya seperti negeri kita. 41:11 Iya. 41:11 Dia hanya punya pemandangan yang indah. 41:13 Tapi rakyatnya di samping mereka 41:16 menyambut wisatawan asing tanpa merusak 41:19 budaya yang datang dari Islam, tanpa 41:21 mengotori nilai-nilai Islam, kemudian 41:23 mereka juga apa? Termasuk negara 41:25 pengekspor tuna yang cukup besar. Dari 41:28 hasil kekayaan laut di tengah-tengah 41:30 samudra India. Mereka mampu 41:32 mensejahterakan rakyat. 41:34 Kezaliman tidak akan dibiarkan. Hak-hak 41:36 manusia dijaga. Mardif lebih tepat 41:38 dikatakan sebagai negara yang religius. 41:41 Jangan dilihat dari salatnya, hanya dari 41:43 puasa maupun umrahnya. Kita di Indonesia 41:45 ini masih jauh dari tuntunan Islam. 41:48 H. 41:49 Dan perlu kita ingatkan bahwa Islam 41:51 bukan merupakan ee hasil budaya satu 41:55 bangsa. Jadi budaya bangsa mana pun 41:57 termasuk budaya bangsa Arabnya. Begitu 42:00 juga perilaku manusia tidak dijadikan 42:02 sebagai tolak ukur, tapi perilaku mereka 42:05 disesuaikan dengan tuntunan Allah. Kalau 42:07 sesuai kita katakan religius, tidak 42:10 sesuai berarti dia tidak menghormati 42:11 agama Allah. Dan ini berlaku untuk semua 42:14 manusia. 42:15 Contoh kiai atau ustaz atau habib di 42:18 tidak sejalan dengan nilai Islam. Bukan 42:20 Islamnya dikorbankan, habib kiainya 42:23 dibesarkan. Tidak. Kalau mereka salah, 42:25 habib kiai, ustaz salah tidak boleh jadi 42:28 ikutan. He 42:30 nilai Islam yang menjadi pegangan dan 42:32 Islam merupakan agama keadilan walaupun 42:34 dalamnya berbeda-beda, permukaannya sama 42:37 semua di hadapan Allah semua manusia 42:39 sama. Yang beriman, yang bertakwa, 42:40 dialah yang mulia. Jadi penilaian bahwa 42:43 Indonesia rakyat merupakan paling 42:45 religius, tidak benar. 42:47 Iya. 42:47 Karena Islam yang diamalkan hanya 42:49 sebatas kulit dan permukaan. Akhirnya 42:51 mencederai kehormatan Islam, merusak 42:53 nama baik bangsa kita. Karena yang 42:55 koruptor mereka 42:58 yang pergi haji, pergi umrah. Betul gak? 43:00 Sampai sebagai penutup, Kang Rizal, 43:03 satu orang pejabat di Bulok 43:07 dia sekian lama tidak mendapatkan posisi 43:10 yang penting. 43:12 Ketika Kabulok, satu Kabulok naik ya, 43:15 dia mendapatkan tempat orang kedua. 43:18 Dia bilang, "Ustadz, saya ini selama ini 43:21 belum pernah mendapatkan malam lailatul 43:22 qadar, tapi saya mendapatkan lailatul 43:25 qadar dengan diangkatnya si fulan 43:27 sebagai pemimpin." Maksudnya bukan malam 43:30 lailatul qadar di bulan Ramadan. 43:31 Maksudnya dapat kesempatan. 43:34 Dapat apa? Kesempatan tempat yang basah 43:37 baginya semenjak si fulan diangkat. 43:39 Padahal dia ini orang yang ngaji, yang 43:41 berzikir, menjadi pengurus masjid. Tapi 43:44 ternyata perilakunya seperti ini. 43:48 Seorang awam masyarakat biasa salat yang 43:51 wajib saja. Katakan puasa juga yang 43:53 wajib berakhlak baik. Jujur ini namanya 43:56 seorang yang religius. Jadi tolok 43:59 ukurnya ini yang kurang tepat. Kalau 44:02 saringan, saringannya kegedean dia punya 44:03 lubang. Jadi banyak yang bocor masuk. 44:06 Betul gak? 44:06 Betul, Ustaz. 44:07 Iya. Jadi kalau kita perhatikan 44:09 sama-sama kita harusnya kembali kepada 44:12 Allah. 44:14 mengikuti Islam yang datang dari Allah 44:16 yang di bawah rasul-Nya. Bukan Islam ala 44:18 Nusantara, bukan Islam ala Arab, bukan 44:21 Islam juga ala Prabowo, tapi Prabowonya 44:24 begitu juga semua yang berjuang untuk 44:26 Islam Nusantara atau bangsa Arabnya 44:29 harus kembali kepada Allah menjadi tolok 44:32 ukur yang disepakati bersama-sama. Tapi 44:35 kalau sudah dikaitkan dengan budaya sana 44:37 sini, kita enggak jelas lagi mana yang 44:40 Islam sebenarnya. Subhanakallahumma 44:42 wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta 44:45 astagfiruka wa atubu ilaik walfu minkum 44:47 wasalamualaikum warahmatullahi 44:49 wabarakatuh. 44:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:51 wabarakatuh. Terima kasih jazakallah 44:53 kirusainatas 44:56 atas waktu dan penjelasannya ya dari 44:58 bahasan di kesempatan ini. Terima kasih 45:00 Iwan Wan Akhwat yang telah mengirimkan 45:02 WA-nya ya. Ada Ibu siapa ini? Bu Rahma. 45:05 Kemudian 0813103 45:09 tidak menyebutkan namanya nih. Ada Pak 45:11 Sai. Ya, terima kasih juga. Akhirnya 45:14 ikhwanat saya Rizal Alhq bersama 45:16 teman-teman yang bertugas ada Kang Ondi, 45:18 Kang Algi, dan beberapa siswa PKL yang 45:20 alhamdulillah ikut bertugas undur diri. 45:22 Billahi taufik walhidayah. 45:23 Wasalamualaikum warahmatullahi 45:24 wabarakatuh.