Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:25 [musik] 0:34 Asalamualaikum warahmatullahi 0:36 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:38 wasalatu wassalamu ala sayyidina 0:40 Muhammad wa ala alihi wasohbihi ajmain. 0:43 Rabbi zidni ilma Allahumfani bima 0:45 alamtani waimni ma yangfani warzuqni 0:48 ilman yangfi. Dipancarkan dari Jalan 0:50 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 0:52 Cibur Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:55 Rasil TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 0:58 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 0:59 taala. di mana saja Anda berada yang 1:02 dapat mendengarkan siaran kami. Semoga 1:04 kabar Anda selalu dalam keadaan sehat 1:07 walafiat. Senang sekali saya angga 1:09 Aminudin ditemani oleh Algi, ada juga 1:11 Ondi dan juga ada siswi-siswi PKL ya di 1:15 tempat ini. Kami hadir dalam siaran e 1:19 spesial bersama guru kita Ustaz Husein 1:22 Alatas dan kita akan membahas mengenai 1:25 keluarga islami kaitannya dengan 1:27 pertanyaan-pertanyaan 1:29 yang masuk dari ee pendengar. 1:31 Alhamdulillah guru kita Ustaz Husein 1:33 Alatas sudah hadir di studio sebagai 1:36 pembuka. Kami persilakan ustaz 1:40 untuk membuka kajian kita. 1:42 Kita baca al-Fatihah dulu ya. 1:44 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:50 Bismillahirrahmanirrahim. 1:56 Alhamdulillahi 1:57 rabbil alamin 2:01 arrahmanirrahim. 2:04 Maiki yaumiddin 2:08 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:14 ihdinasirathal 2:16 mustaqim 2:18 shathalladzina 2:20 an'amta alaihim 2:23 ghairil maghdubi alaihim waladin. 2:33 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Ya, 2:36 ikhwan yang dirahmati Allah subhanahu wa 2:38 taala. Di kajian kali ini Anda bisa 2:40 menyampaikan pertanyaan ataupun 2:41 komentarnya ke nomor WhatsApp hasil di 2:43 0811999720. 2:48 kami akan mengangkat satu isu, satu hal 2:53 yang menjadi trending juga, Ustaz, 2:55 ketika kita mengangkat topik mengenai 2:57 keluarga Islami. Isunya adalah bagaimana 3:00 sekarang ini para istri, perempuan. Jadi 3:05 ini berawalnya dari dari kasus gitu, Pak 3:07 Ustaz yang merasa bahwa dalam keluarga 3:11 bisa menjadi penentu. Bisa menjadi 3:14 penentu, bisa orang yang menjadi 3:16 memutuskan ketika melihat si suaminya 3:19 ini pendapatannya lebih kecil daripada 3:21 istrinya atau si suaminya ini gajinya di 3:24 bawah UMR. Nah, dan masalah ini juga 3:27 akhirnya terbawa-bawa, Pak Ustaz. Dalam 3:30 beberapa waktu ini ada trending juga 3:33 netizen membahas mengenai bagaimana 3:35 budaya patriarki di Indonesia itu 3:39 ternyata mengarah kepada ya laki-laki 3:42 yang mendominasi, mengarah kepada ee 3:45 kekerasan dalam rumah tangga, mengarah 3:48 kepada bahkan ada di situ yang komen 3:50 mengarah kepada poligami gitu ya. Karena 3:52 laki-laki dianggap sebagai ee pemimpin 3:55 yang mutlak gitu. Nah, itu bagaimana 3:57 sebenarnya Islam memandang itu gitu ya. 4:00 Kowamun mana ya? Kita lihat di situ. 4:01 Rais kita juga ingin memandai sebenarnya 4:04 bagaimana tuh kita ingin memahami itu. 4:06 Dua hal ini Pak Ustaz monggo Pak Ustaz. 4:09 Bismillahirrahmanirrahim. 4:11 [berdehem] 4:12 Alhamdulillahi rabbil alamin. 4:16 Hamdan katsiron thyiban mubarokan fi 4:19 kama yuhibbuna. 4:22 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 4:25 abdika wa rasulika sayyidina wa nabina 4:28 Muhammadin wa alihi wasohbihi wasallim. 4:34 Subhanak 4:37 wabihamdik wafiruka wa atubu ilaik wainu 4:41 bika watatawakalu alaik. 4:45 Allahumma sholli wasallim wabarik alaihi 4:48 wa ala alihi wasohbihi wasallim. 4:51 Allahumma ahdina subulasalam wa akhrijna 4:54 minadulumati ilan nur wahdina ila 4:56 siratikal mustaqim. Amma ba'du ikhwan 4:59 akhwat pendengar pemirsa radio TV 5:02 silaturahmi yang dirahmati Allah. 5:06 Untuk menjawab 5:09 pertanyaan-pertanyaan 5:10 yang bermunculan akhir-akhir ini 5:13 mengenai kehidupan rumah tangga, kita 5:16 pertama-tama harus memahami potret rumah 5:19 tangga. 5:21 Islam atau potret rumah tangga seorang 5:24 muslim dan muslimah. 5:27 Bagaimana kita memahami 5:32 hak dan kewajiban dalam Islam 5:35 sebagaimana yang diterangkan Al-Qur'an 5:38 maupun dicontohkan dalam kehidupan Nabi 5:40 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 5:43 wasallam. 5:45 Karena kalau kita salah memahami potret 5:47 rumah tangga Islam seperti yang kita 5:49 saksikan dari kehidupan umat Islam saat 5:52 ini, 5:55 begitu juga kita saksikan 5:57 tradisi-tradisi bangsa Arab ya yang 6:00 masih banyak condong kepada tatanan 6:03 jahiliah, maka kita akan salah memahami 6:07 Islam. Oleh karena itu, untuk memahami 6:11 potret rumah tangga Islam yang sejati, 6:13 kembalilah kepada Al-Qur'an dan 6:15 ketauladanan Nabi kita Muhammad 6:16 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 6:19 [mendengus] 6:21 Allah Subhanahu wa taala menerangkan 6:23 dalam suratul baqarah, walahunna 6:26 mitlulladzi alaihinna bil ma'ruf. 6:30 [mendengus] 6:31 Ini merupakan 6:33 satu ayat yang terdapat dalam suratul 6:37 baqarah [berdehem] 6:39 itu pada ayat 6:42 200 6:45 28. 6:47 228 6:49 dari suratul baqarah. Allah berfirman, 6:52 walahunna mladzi alaihinna bil marruf 6:55 walirrijali alaihinna darajah. 7:00 Bagi mereka kaum wanita, kaum istri 7:04 memiliki hak yang sama sebagaimana 7:07 hak-hak juga yang dimiliki oleh kaum 7:11 suami. Walahunna mlulladzi alaihinna bil 7:16 mar'ruf. Sebagaimana Allah memberikan 7:19 hak-hak mereka, mereka juga apa? Mereka 7:23 juga dikenakan kewajiban-kewajiban. 7:29 di mana hak suami dengan sendirinya 7:31 menjadi kewajiban istri. 7:34 Hak istri menjadi kewajiban suami. 7:39 Lalu Allah tambahkan walirrijali 7:42 alaihinna darajah. Lalu Allah Subhanahu 7:45 wa taala menetapkan laki-laki dalam 7:47 kehidupan rumah tangga ditunjuk oleh 7:49 Allah langsung sebagai pemimpin. 7:53 Karena kalau satu rumah tangga tidak ada 7:56 pemimpin, apa yang bakal terjadi? 7:59 Kalau seandi satu negara tanpa ada 8:01 seorang pemimpin, semuanya memimpin dan 8:04 mengatur apa yang bakal terjadi 8:06 masangga. 8:06 Keos. 8:08 Tapi mengenai hak dan kewajiban Allah 8:10 Subhanahu wa taala tetapkan hak dan 8:13 kewajiban mereka sama. Artinya 8:16 wanita memiliki hak yang wajib untuk 8:19 dipenuhi oleh apa? Oleh para suami. 8:22 Begitu juga para suami memiliki hak yang 8:25 harus dipenuhi oleh istri-istri mereka. 8:29 La tadlimun wala tudamun. Kalian tidak 8:32 boleh menzalimi mereka dan kalian pun ya 8:36 tidak sama sekali diizinkan untuk 8:39 dizalimi. Ini yang menjadi keterangan 8:42 dan petunjuk dari Allah. 8:44 Nah, kalau kita menyaksikan potret rumah 8:47 tangga Nabi kita Muhammad sallallahu 8:49 alaihi wa alihi wasallam, 8:52 apakah kita menjumpai adanya penindasan, 8:55 penganiayaan? 8:58 Sebaliknya kita menjumpai bagaimana 9:00 masyarakat Arab Jahiliyah dulu memandang 9:03 wanita ini sebagai komoditas bahkan 9:06 diwarisi. 9:09 Kalau seandainya orang tua mereka 9:12 meninggalkan harta benda, wanita 9:14 tersebut tidak diberikan hak dan 9:16 warisannya. 9:19 Mereka menjadi komoditas untuk pemuas 9:22 hawa nafsu. Ya, kalau seorang ayah 9:25 meninggal dunia meninggalkan beberapa 9:27 istri, anaknya berhak untuk memilih 9:29 salah satu istri ayahnya sambil 9:32 mengalungkan sorban di lehernya 9:33 mengatakan, "Ini bahagian saya. Ini 9:36 masyarakat jahiliah. 9:40 Tapi begitu Nabi kita Muhammad 9:41 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 9:43 diutus sesuai dengan peran beliau 9:46 sebagai rahmatan lil alamin, ternyata 9:49 melakukan perubahan yang amat-amat 9:53 betul-betul apa? Yang amat-amat 9:55 revolusioner. 9:58 Di mana wanita diberikan tempat dan 10:02 kedudukan yang sama dengan kaum pria. 10:05 kecuali dalam masalah kepemimpinan. 10:09 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 10:11 taala mengingatkan orang tua dalam 10:13 memilih pasangan bagi putrinya. Memilih 10:16 laki-laki yang mengetahui kewajibannya, 10:18 bukan hanya menuntut haknya, 10:21 pria yang saleh, yang baik, yang takut 10:25 kepada Allah, hingga dalam memperlakukan 10:27 istrinya pun atas dasar iman dan 10:29 takutnya pada Allah Subhanahu wa taala. 10:32 Begitu juga seorang laki-laki diingatkan 10:35 oleh Rasul agar memilih pasangan wanita 10:39 yang salehah yang bertakwa kepada Allah. 10:43 Karena dia merupakan wadah bagi 10:44 benihnya. Bila wadahnya baik, mulia akan 10:48 melahirkan juga generasi yang mulia. 10:50 Lalu Allah perintahkan kaum pria untuk 10:52 menggauli istri mereka dengan cara yang 10:54 baik dan mulia. 10:57 Waasyiruhunna bil ma'ruf. 11:00 Perlakukan dan gauli mereka dengan cara 11:02 yang makruf, dengan cara yang baik dan 11:04 cara yang mulia. 11:06 Fain kariumuhunaian 11:10 fainumun faasrohuaian 11:13 wajalahu fiir 11:15 kalau ada yang kamu tidak sukai pada 11:18 istri kamu sesuatu yang kamu tidak 11:21 sukai, kamu tidak tahu mungkin 11:24 kamu tidak menyukai sesuatu, ternyata 11:27 pada dirinya terdapat kebaikan. kebaikan 11:29 yang amat banyak. 11:32 Tidak ada manusia yang sempurna. Kalau 11:34 seorang laki-laki mendambahkan pasangan 11:36 yang sempurna, seorang wanita juga 11:39 mendambahkan juga pasangan suami yang 11:41 mulia dan sempurna, maka tak mungkin 11:45 mereka akan mampu untuk membangun 11:46 kehidupan rumah tangga. Tapi Allah 11:48 ingatkan, "Hunna libasul lakum wa antum 11:51 libasul lahun." Mereka istri-istri 11:53 kalian sebagai penutup aurat kalian. 11:58 Kaum laki-laki pun sebagai penutup aurat 12:00 mereka. 12:02 Saling menutupi, saling mengingatkan, 12:05 menyebutkan kebaikan masing-masing 12:07 hingga 12:09 kekurangan-kekurangan yang ada pada 12:11 mereka lama-kelamaan bisa digantikan 12:14 dengan kebaikan dan kemuliaan. Dengan 12:18 cara seperti ini mereka akan saling 12:20 menghargai, saling mensyukuri. Dan 12:22 inilah perjalanan hidup manusia bersifat 12:24 cobaan. 12:26 Kita ambil contoh bagaimana Nabi kita 12:29 memperlakukan istri-istrinya. 12:33 Beliau menikah bukan karena dorongan 12:35 hasrat dan syahwat semata, tidak. 12:38 Tapi apa? Semua istri-istri yang beliau 12:41 nikahi semua merupakan bimbingan dan 12:45 petunjuk dari Allah Subhanahu wa taala 12:48 dengan sebab pernikahan Rasul bersama 12:50 mereka yang kebanyakannya wanita-wanita 12:52 yang terlantar, 12:54 wanita yang telah meninggal suaminya 12:57 untuk menjaga kehormatannya, memuliakan 12:59 dirinya yang berhijrah di jalan Allah 13:01 seperti Ummu Salamah, Rasul sallallahu 13:03 alaihi wasallam menikahinya. 13:05 Begitu juga Juwairiah yang berasal dari 13:09 Bani Mustali 13:12 ketika dia minta diperlakukan mulia oleh 13:15 Rasulullah sallallahu alaihi wa alihi 13:17 wasallam. Rasulullah mengatakan, "Mau 13:19 tidak kamu mendapatkan yang lebih baik 13:21 lagi, lebih mulia lagi?" Juairiyah 13:24 bertanya, "Apa itu ya Rasulullah?" 13:26 "Yaitu kamu menikah dengan saya." Ini 13:28 wanita bukan wanita muda. 13:33 Juwairiah menyambut 13:36 pernikahan tersebut dengan sebab 13:38 Juwairiyah menikah dengan Rasul. 13:41 Sahabat-sahabat Nabi melepaskan 13:43 tawanan-tawanan perang yang ada pada 13:44 mereka semuanya dengan alasan bahwa 13:46 mereka merupakan apa? besa Nabi kita 13:48 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 13:50 wasallam. Begitu juga Sofiah binti Huyay 13:53 bin Akhtab. 13:55 Ayahnya merupakan musuh Rasulullah, 13:58 musuh kaum muslimin, yaitu Huyay bin 13:59 Akhtab. Ketika Sofiah tertawan, 14:04 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 14:06 membebaskan dirinya menawarkan untuk 14:08 menjadi istrinya. 14:10 Sofiah menyambut dan menjadi wanita yang 14:12 sebaik-baiknya. 14:14 Akhirnya dengan sebab dia banyak kaumnya 14:16 yang masuk ke dalam Islam. Begitu juga 14:19 Ummu Habibah, putri Abu Sufyan. Dia 14:22 berhijrah menuju Habasyah, meninggalkan 14:24 orang tuanya, meninggalkan kaumnya yang 14:26 musyrik. 14:28 Tahu-tahu di Habasyah suaminya murtad 14:30 meninggalkan dirinya. Akhirnya 14:32 Rasulullah perintahkan dia hijrah ke 14:34 Madinah. Di Madinah Rasulullah menikahi 14:36 dirinya. Yang dinikahi kebanyakan 14:39 wanita-wanita yang sudah berusia. 14:42 Satu-satunya gadis yang dinikahi Rasul 14:45 adalah 14:47 Asayidah Aisyah radhiallahu anha. 14:51 Dan bagaimana Rasul memuliakan 14:53 istri-istrinya, menyebutkan kebaikan 14:55 mereka, terutama sekali istri pertama 14:57 beliau As Sayidah Khadijah yang 14:59 mempersembahkan hidup dan hartanya 15:01 bahkan dibaikot bersama Rasul. Setiap 15:04 bertemu dengan temannya Khadijah, dia 15:06 memuliakan mereka. Setiap memotong 15:08 korban selalu diingatkan pada 15:10 teman-teman Khadijah. 15:13 Jadi kita lihat bagaimana Nabi 15:14 memuliakan istrinya, tidak pernah 15:16 menganiaya mereka, tidak pernah menindas 15:19 mereka, memperlakukan mereka dengan adil 15:20 dan mulia. 15:22 Ini potret rumah tangga Islam. Laqad kan 15:26 lakum fi rasulillahi uswatun hasanah. 15:29 Bagi kalian pada diri Rasulullah 15:31 terdapat suri tauladan yang 15:32 sebaik-baiknya. 15:35 Dan kita tahu bahwa istri-istri Rasul 15:38 menjadi apa? Guru-guru di antara wanita. 15:42 Bahkan banyak kaum pria yang 15:44 meriwayatkan hadis dari mereka yang 15:46 meriwayatkan sunah-sunah Nabi kita 15:48 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dan 15:50 bagaimana Allah mendidik, menjaga 15:52 kesucian istri-istri Rasul agar menjadi 15:55 contoh dan tauladan bagi wanita-wanita 15:57 muslimat. 16:00 Kita tahu bagaimana Sayidah Aisyah ya, 16:04 salah satu istri Rasul yang banyak 16:05 meriwayatkan hadis dari Nabi kita 16:07 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 16:09 Begitu pula istri-istri nabi kita yang 16:11 lain. Semuanya merupakan wanita-wanita 16:14 terhormat yang dimuliakan dan mereka 16:17 mendapatkan gelar ummahatul mukminin, 16:20 ibu-ibu orang yang beriman. Oleh karena 16:23 itu, kesuksesan Nabi kita Muhammad 16:25 sallallahu alaihi wa alihi wasallam di 16:27 antaranya dengan dukungan dari istrinya. 16:31 Wanita memiliki peran yang besar. 16:35 Artinya pada saat itu istri-istri Rasul 16:37 dikenal sebagai wanita-wanita yang 16:39 berpendidikan tinggi. 16:42 Begitu pula putrinya. Bagaimana Rasul 16:44 memperlakukan putrinya yang tidak 16:45 dilakukan masyarakat jahiliyah. 16:48 Setiap putrinya datang disambut dengan 16:51 hangat, diciup keningnya, dudukkan di 16:54 tempat duduknya. Lalu beliau dengan 16:56 penuh kasih sayang memanggil Fatimah 16:58 Ummu Abiha, ibu dari ayahnya. 17:02 Kemudian di antara hal dan hikmah 17:05 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 17:07 tidak memiliki anak laki-laki yang 17:09 mewarisinya, tapi yang adalah wanita. 17:13 Allah ingin menunjukkan di tengah-tengah 17:15 manusia bahwa wanita-wanita ini 17:19 sebetulnya tidak kalah peran mereka 17:21 dengan kaum pria. 17:23 Kemudian ambil contoh yang lain sebelum 17:26 nabi kita 17:27 yaitu 17:30 Maria atau Maryam 17:32 ibnatu Imran. Bagaimana sang ibu 17:36 mengatakan, "Inni nadartu laka ma fi 17:38 batni muharroro fataqobbal minni." Ya 17:41 Allah, aku menazarkan anak dalam 17:42 kandunganku ini sepenuhnya aku 17:45 merdekakan, bebaskan untuk mengabdi 17:47 kepadamu. 17:50 Tahu-tahu yang lahir ternyata anak 17:52 perempuan. 17:54 Falamma wadatha qolat rbi inni wad'tha 17:57 unsa wallahu aamu bima wadat. Begitu dia 18:01 lahirkan dengan penuh kesedihan dia 18:02 mengatakan, "Ya Allah, ternyata yang aku 18:05 lahirkan anak perempuan." 18:09 Menurut pandangan dia, wanita enggak 18:11 sama dengan laki-laki. Padahal Allah 18:14 lebih tahu tentang apa yang bakal 18:16 dilahirkan. Karena apa? Karena Allah 18:18 yang menciptakan, kan? Jadi si wanita 18:21 mengatakan waisakaru kal untaki enggak 18:23 sama kemampuannya dengan wanita. Tapi 18:26 ternyata Allah memilih wanita bagi istri 18:30 Imran untuk menunjukkan bagaimana wanita 18:33 dalam kesuciannya, dalam perjuangannya, 18:35 bahkan dari rahimnya lahir manusia 18:37 mulia, Isa Ibnu Maryam. 18:41 Jadi jangan kita menyaksikan 18:44 perilaku-perilaku menyimpang dari bangsa 18:46 Arab atau dari umat Islam di Indonesia 18:49 yang sewenang-wenang melakukan 18:51 penindasan ya melakukan juga KDRT 18:54 terhadap istrinya sebagai potret rumah 18:56 tangga Islam. Ini yang harus diberahi. 18:59 Nah, kita ingin kaum wanita belajar 19:01 Islam melalui Al-Qur'an. Jangan melalui 19:04 riwayat-riwayat yang mengatakan wanita 19:06 diciptakan dari iga laki-laki yang 19:07 bengkok. Ini bukan dari Al-Qur'an. dari 19:10 Perjanjian Lama, bukan dari Al-Qur'an. 19:13 Begitu juga riwayat-riwayat yang 19:16 merendahkan kaum wanita. Kalau aku 19:18 memerintahkan seorang untuk sujud, aku 19:20 akan perintahkan wanita sujud pada 19:22 suaminya. Ini merupakan riwayat-riwayat 19:24 yang kalau kita kembalikan ternyata 19:26 berasal dari israiliyat. 19:31 Jadi ikhw akhwat yang dirahmati Allah 19:33 subhanahu wa taala, 19:35 kesalahpahaman yang terjadi pada saat 19:38 ini ya dari perilaku pria-pria yang 19:42 tidak menjalankan petunjuk dan bimbingan 19:44 Allah Subhanahu wa taala dan mencontoh 19:47 nabi kita merusak citra dan potret rumah 19:50 tangga Islam. Oleh karena itu, mari 19:52 bersama-sama kita kembali ke dalam 19:54 nilai-nilai Islam agar membuka mata 19:58 wanita-wanita kita bahwa kemuliaan 20:00 mereka justru ada pada Islam dan 20:03 tuntunan Al-Qur'an serta sunah-sunah 20:05 Nabi kita. Bukan ada pada kehidupan 20:08 barat yang freisek ya. Kehidupan Barat 20:12 yang menganggap pria sebagai lawan 20:13 wanita, wanita sebagai lawan pria. 20:16 Hingga terjadilah yang dinamakan 20:17 emansipasi. 20:20 Kalau terjadi persaingan di antara 20:22 keduanya, maka tidak akan pernah mereka 20:24 menemukan kebahagiaan mereka. 20:27 Sebagai contoh, ya, kita saksikan 20:31 seorang petani keluar subuh-subuh di 20:33 masa lampau. Kalau sekarang karena jejat 20:35 keluarnya agak lambat. 20:37 H 20:38 produktivitas menurun karena ternyata 20:40 Bapak-bapak di kampung-kampung juga apa 20:42 sibuk dengan jejat ya dan acara-acara 20:45 hiburan televisi hingga malam hari. 20:48 Subuh-subuh keluar ya. Sehabis salat 20:51 subuh 20:52 mereka berbenah kemudian berangkat ke 20:55 sawah. 20:56 Mereka mulai menyawa ya dengan penuh 20:59 apa? Dengan penuh semangat, penuh 21:01 harapan. Walaupun 21:04 keringat membanjiri tubuh mereka, tapi 21:06 mereka tidak merasakan sedikit pun ini 21:08 sebagai beban atau perbudakan diperbudak 21:11 oleh istrinya maupun anak-anaknya. 21:13 Dengan penuh ketulusan. 21:15 Istri di rumah dari mulai mencuci, 21:17 membersihkan rumah hingga memasak. Pukul 21:21 11.00 kurang lebih sebelum zuhur, mereka 21:23 datang pergi ke sawah untuk makan 21:25 bersama-sama hanya dengan nasi, 21:28 lalap-lalapan, sambal dan teri. 21:32 Mereka menikmati makanan tersebut sambil 21:34 mengelap keringat suaminya. Keduanya 21:36 mengatakan, "Kita ini orang yang paling 21:38 berbahagia di dunia. 21:41 Mereka tidak memiliki gaji UMR. 21:44 Ya. Ya. Dan mereka tidak berhitung, 21:47 tidak berhitung sama sekali 21:50 apakah suaminya pendapatannya lebih 21:52 besar ataukah lebih sedikit. Bahkan 21:54 banyak wanita-wanita yang menerima 21:56 warisan dari keluarganya tidak 21:58 sayang-sayang untuk memberikan bantuan 22:01 bagi suaminya agar memiliki modal. 22:03 Kenapa? Cinta yang bersumber dari rasa 22:07 rahmat. Begitu rasa rahmat menyelimuti 22:10 hati kita, tidak lagi akan ada 22:13 perhitungan di antara suami dan istri. 22:15 Suami memberikan apa yang dimiliki untuk 22:18 istrinya dari dorongan rasa rahmat, 22:20 memperlakukannya dengan mulia, berkata 22:22 yang baik, kemudian mendidik, 22:25 mengarahkan istri-istrinya menuju 22:26 kemuliaan. Begitu pula sebaliknya, tanpa 22:29 sedikit pun ada apa? 22:32 Ada saling menghitung di antara mereka. 22:34 Kenapa? Rasa rahmat yang menyatukan 22:37 mereka. Waala bainakum mawaddatan 22:40 warahmah. Tapi sayang wanita-wanita 22:42 sekarang didik untuk menjadi orang yang 22:44 mandiri. Kalau mandiri dalam usaha no 22:47 problem. Mandiri dalam perasaan bahwa 22:49 dia tidak butuh sama suaminya. Suami 22:51 macam-macam atau suami begini begitu dia 22:53 akan tinggalkan suaminya. 22:55 Bahkan orang tua bilang, "Kamu tuh 22:56 belajar supaya kamu bisa berpendidikan, 22:59 berpenghasilan. Jadi kalau kamu pisah 23:01 sama suami kamu, kamu bisa hidup 23:04 mandiri." Jadi pertama dipersiapkan 23:06 untuk apa? H 23:08 siap-siap berpisah dari suami. Jadi 23:10 hanya karena keributan kecil langsung 23:13 foto suaminya dihilangkan dari apa? Dari 23:16 unggahan dari Facebook. Katakan 23:18 mulai curhat bicara mengenai problema 23:21 yang mereka hadapi. Akhirnya rumah 23:23 tangga ini walaupun ya walaupun berulang 23:27 kali menikah pasti akan mengalami 23:28 kehancuran. Jadi, Mas Angga 23:31 kita jumpai perilaku wanita sekarang dan 23:34 pria sekarang jauh dari tuntunan Islam. 23:37 Laki-laki banyak yang ingin haknya 23:39 dipenuhi tapi tidak menjalankan 23:41 kewajibannya. Begitu pulang kerja bukan 23:44 pulang ke rumah malah berkumpul bersama 23:46 teman-temannya hingga larut malam. 23:47 H. 23:48 Kalau istrinya marah, 23:51 suami mengatakan, "Saya ini laki-laki 23:53 tidak mau diatur sama perempuan." Tapi 23:55 ada lagi jenis laki-laki yang takut sama 23:57 istri secara berlebihan. sampai 23:59 kehilangan kehormatannya di hadapan 24:01 istrinya. Sampai istrinya berani berbuat 24:03 semau-maunya. Bahkan membawa laki-laki 24:05 ke rumah dia berani lakukan. 24:08 Ada lagi wanita yang mengenaskan, merasa 24:12 dirinya mampu, mandiri, berpenghasilan 24:14 besar. Ya, dia bersikap angkuh di 24:17 hadapan suaminya. Dia tidak menyadari 24:19 bahwa harta itu hanya angka. 24:21 Harta itu hanya angka. Tapi yang paling 24:23 penting dalam diri manusia adalah rasa 24:26 rahmat yang menerangi jiwanya, yang 24:28 menyejukkan hatinya, yang membuat dia 24:31 memiliki tempat yang aman bersama 24:33 suaminya untuk saling menjaga dan 24:34 melindungi. Contoh Sayidah Khadijah, 24:38 Rasul tidak memiliki apa-apa. Waktu 24:40 melamar pun tidak membawa sesuatu yang 24:42 besar. Tapi Sayidah Khadijah bukan 24:44 melihat itu yang dilihat sosok Nabi 24:46 Muhammad yang berjiwa mulia. 24:49 Lalu sebagian wanita mengatakan, "Kita 24:51 juga mau kalau seperti Nabi Muhammad. 24:52 Kamu bisa mendapatkan 24:54 orang-orang walaupun tidak mungkin 24:56 seperti Nabi Muhammad, tapi orang-orang 24:58 yang akhlaknya juga mirip dengan Nabi 25:00 Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang 25:02 membahagiakan kamu, yang memuliakan 25:04 kamu." Tapi ingat, perempuan jangan 25:06 hanya mau menang. 25:08 Dia ingin suaminya baik, mulia, 25:10 memperlakukan diri, sedangkan dia 25:12 mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan 25:14 hati, bersikap arogan, bersikap tidak 25:16 sopan. Apalagi mentang-mentang sedikit 25:18 cantik, dia merasa seolah-olah seluruh 25:21 pria di dunia itu menginginkan dirinya. 25:25 Kecantikan bersifat relatif. Begitu juga 25:27 materi juga hanya merupakan angka. Oleh 25:30 karena itu, jangan sekali-kali rumah 25:33 tangga diukur kebahagiaannya dengan 25:36 pendapatan dia lebih daripada UMR. 25:38 Sedangkan perselisihan rumah tangga 25:41 karena pendapatan suami kurang dari MR. 25:44 Ketahuilah rezeki itu bukan dari apa? 25:46 dari pekerjaan kita semata-mata. Kalau 25:49 kita bertakwa pada Allah, Allah akan 25:51 berikan rezeki dari jalan yang tak 25:52 terduga-duga. Waman yattaqillahjalahu 25:55 makhraja. Saya pertama kali menikah 25:57 enggak punya apa-apa. Waktu lamaran pun 26:00 dibantu sama keluarga untuk melamar. 26:04 Begitu punya anak, pada saat itu kita 26:05 mengalami kesedihan luar biasa. Anak 26:07 sakit tidak mampu untuk apa? Untuk 26:10 membayar biaya rumah sakit. 26:13 Tapi kita yakin semua cobaan yang datang 26:15 dari Allah pasti di baliknya ada hikmah. 26:18 Sampai kontrakan habis kita berpikir 26:19 kita akan pindah ke mana. T Allah 26:21 Subhanahu wa taala anugerahkan pada saat 26:23 apa? Tiba waktunya Allah berikan kita 26:25 kontrakan yang lebih baik. Tahu-tahu 26:27 tahun berikutnya kontrakan habis-habis. 26:30 Allah Subhanahu wa taala berikan kita 26:32 rezeki. Teman menawarkan tanahnya kapan 26:34 saja dibayar. Kita membangun rumah 26:37 dengan rahmat Allah. Dari 2 tahun 26:39 kontrak kita bisa memiliki rumah. 26:41 Sedangkan soal rezeki terkadang kita 26:43 sempit, terkadang kita kosong, terkadang 26:45 kita diberikan keluasan. Tapi ingat pada 26:47 saat luas ingatlah kepada teman-teman 26:50 dan hamba-hamba Allah. Pada saat sempit 26:52 bersabar dan ingat, jangan pernah kamu 26:54 bebani diri kamu hari ini untuk 26:57 memikirkan apa yang kamu bakal dapatkan 26:59 di hari esok. Hari esok untuk hari esok. 27:03 Rencana baik dan mulia, bijaksana, tapi 27:05 jangan bebani diri kamu dengan apa yang 27:08 kamu akan hadapi di hari esok. 27:12 Kamu laksanakan kewajibanmu hari ini, 27:14 sedangkan untuk hari esok waallahi 27:16 fatawakal inumminin. 27:18 Sebagaimana sebuah hadis, lau tawakaltum 27:22 tawakul larokumzir 27:27 khimuh. 27:29 Kalau kalian bertawakal pada Allah 27:31 subhanahu wa taala dengan 27:32 sebenar-benarnya tawakal, Allah akan 27:34 berikan kalian rezeki seperti burung. 27:37 Pagi keluar dia punya kantong makanan 27:40 kosong. Sore hari pulang kantong 27:42 makanannya penuh. Bahkan dia masih 27:44 membawa makanan untuk istrinya, untuk 27:46 pasangan yang sedang mengeramkan 27:47 anaknya. 27:48 H 27:49 tidak e burung bukan pegawai negeri, 27:53 bukan juga pegawai di perusahaan swasta, 27:57 tidak menerima UMR tiap-tiap bulan, tapi 27:59 dia terbang mencari nafkah, berusaha. 28:02 Begitu juga kita. Jadi perempuan harus 28:04 tahu bahwa hidup ini bukan hanya sekedar 28:06 materi. Laki-laki juga demikian. Jangan 28:08 di rumah ributnya masalah materi, 28:10 masalah ini, masalah besok. Serahkan 28:12 urusan besok kepada besok. 28:14 Kalau memang tidak di tangan kita, kita 28:16 lakukan usaha pekerjaan sambil 28:18 merencanakan. Tapi jangan bebani diri 28:20 kita sekarang dengan apa yang kita 28:23 butuhkan untuk hari esok. Karena beban 28:25 ini terkadang membuat kita wali 28:27 iyadzubillah sebelum saat menghadapi 28:29 masalah sudah mengalami stres yang 28:32 berat. 28:32 [mendengus] 28:33 Jadi contoh yang terbaik, lihat Rasul 28:36 pelajari Al-Qur'an. Jangan lihat Islam 28:39 dan potret rumah tangganya melalui 28:41 perilaku menyimpang yang kita jumpai 28:43 pada kaum pria kita maupun kaum wanita 28:45 kita. Wallahuam. 28:48 Baik. Ee tadi beberapa prinsip ya, Pak 28:51 Ustaz ya, disampaikan bahwa hubungan 28:53 suami istri digambarkan sebagai libas, 28:57 saling melindungi, saling menutupi 28:59 kekurangan, dan memberi ketentraman. Ada 29:01 yang dibahas juga nih, Pak Ustaz ya. 29:04 Salah satunya karena ini banyak menjadi 29:06 sorotan 29:07 di media sosial. 29:09 Kalimatnya perempuan bukan objek. 29:12 Kalimatnya begitu, Pak Ustaz. 29:13 Betul. 29:13 Dan ini ternyata perempuan bukan objek 29:15 ini berlandaskan dari sejarah apalagi 29:18 sejarah-sejarah ee Barat ya, yang mana 29:21 dari zaman kerajaan perempuan memang 29:22 dijadikan objek. Bagaimana sebenarnya, 29:24 Pak Ustaz? Islam mengakui perempuan yang 29:27 perempuan ini memiliki kehendak, 29:30 memiliki tanggung jawab, memiliki harta. 29:34 Berhak untuk memiliki harta kan, Ustaz? 29:35 Ya. Berhak juga berilmu dan juga berhak 29:38 untuk beramal saleh. Jadi kalau ada 29:40 suami atau laki-laki yang menjadi 29:42 relawan, perempuan juga berhak untuk 29:43 menjadi relawan. Misalkan dia berhak 29:45 untuk pergi ke mana, pergi ke mana. 29:46 Bagaimana Islam untuk melihat itu, Pak 29:48 Ustaz? [berdehem] 29:50 Artinya apa yang disampaikan oleh Kangga 29:52 kita ini semuanya benar. Hm. 29:55 Allah tidak menjadikan wanita sebagai 29:57 objek. Tidak pernah satuun ayat dalam 30:00 Al-Qur'an yang menjadikan wanita sebagai 30:02 objek. Begitu pula pria ada enggak dalam 30:04 Al-Qur'an 30:05 yang menjadikan wanita itu sebagai 30:07 objek? 30:10 Allah jadikan wanita sebagai pasangan. 30:13 Kata zaujangan. 30:17 Dan kata zaujikan 30:20 berlaku untuk laki-laki, berlaku untuk 30:22 perempuan. 30:24 Contohnya kalau kita 30:27 kalau kita berbicara tentang istri kita, 30:29 saya mengatakan apa? Hadi zauji. 30:31 Hadi 30:32 zauji. Tidak mengatakan zaujati. Begitu 30:35 juga wa ana zaujuha. 30:40 Jadi bagaimana Allah gambarkan wanita 30:42 ini sebagai pasangan yang melengkapi ya 30:45 laki-laki. Laki-laki juga pasangan yang 30:47 melengkapi dirinya. Allah berfirman, 30:49 "Wamin ayatihi." 30:51 Dari sebagian ayat-ayat Allahumwaj 30:56 Allah ciptakan bagi kalian ya dari 31:00 entitas yang sama dari asal usul yang 31:02 sama bukan dari iga laki-laki yang 31:04 bengkok 31:05 azwaja pasangan-pasangan kalian 31:08 litaskunu ilaiha agar kalian 31:11 bersama-sama 31:12 merasakan rasa sakinah bukan hanya untuk 31:15 laki-laki nih tapi litaskunu ilaiha agar 31:18 kalian bersama-sama hidup berpasangan, 31:21 saling melengkapi, saling menutupi, 31:23 saling menjaga, saling melindungi. 31:26 Kali menemukan 31:28 rasa sakinah. Dengan sakinah ini kita 31:32 akan mampu untuk menjalani kehidupan 31:34 dengan mudah, 31:36 dengan juga penuh semangat. Kemudian 31:38 dari rahmat Allah, Allah berikan kado 31:40 buat pasangan suami istri. Waja bainakum 31:44 mawaddatan warahbah. Allah jadikan di 31:46 antara kalian rasa mawadah, kecintaan, 31:50 keakrapaan. 31:51 Sedikit berpisah mulai saling mencari 31:53 satu dengan lainnya. Warahmah dan rasa 31:56 rahmat. Walaupun nenek-nenek, 31:58 kakek-kakek yang sudah ompong, ternyata 32:01 rahmat di hati mereka tidak berkurang. 32:03 Jadi bukan hanya pada saat muda, pada 32:05 saat cantik, pada saat tampan, bahkan 32:08 semakin tua kerinduan di antara mereka 32:10 apa? Semakin kuat. Pagi-pagi duduk 32:13 sama-sama di depan bicara tentang masa 32:15 lampau. Pada saat sore hari juga 32:18 demikian. Kalau istrinya lama-lama 32:20 pergi, dia mulai gelisah cari ke sana 32:23 kemari. Begitu juga kalau suaminya lama 32:26 keluar, sisi di rumah bergelisah, "Ayah, 32:28 kamu belum pulang. 32:31 Bapak belum pulang. Coba cari kenapa 32:34 mungkin ada apa-apa. Saksikan bagaimana 32:36 rasa rahmat di hati mereka. Tapi bila 32:39 kita diberikan harta benda, diberikan 32:42 juga kedudukan, diberikan 32:44 segala-galanya, tapi Allah cabut rasa 32:46 rahmat di hati kita, apa yang terjadi? 32:49 Oleh karena itu, dalam sebuah riwayat, 32:51 arahmatu ma wabiat fiin illa zanatu. 32:54 Rahmat kalau ada pada sesuatu akan 32:57 membuat indah. 32:59 Tapi sebaliknya w nuziat minaiin illau. 33:02 Begitu rahmat dicabut dari hati kita, 33:05 dari hati seseorang, akan menunjukkan 33:07 penampilan buruk bagi orang tersebut. 33:11 Mas Pangga pernah enggak menyaksikan 33:13 harimau ya sehabis dia melahirkan dengan 33:15 susah payah, dia menjilati anaknya, 33:18 membersihkan dengan penuh kesabaran. 33:20 Hm. 33:21 Kemudian dia menyusui sambil mendekap 33:24 anak-anaknya. Di saat menghadapi bahaya, 33:26 dibawa anaknya pindah ke tempat yang 33:28 aman, dia berburu, 33:30 dia kupas buruannya, dihidangkan buat 33:32 anaknya. Baru sisa-sisanya dia makan. 33:34 Kita lupa bahwa harimau ini apa? 33:36 Merupakan binatang buas ya yang 33:39 menyeramkan 33:40 yang mengeluarkan geraman yang 33:41 menakutkan. Tapi di hadapan anaknya yang 33:43 keluar bukan geraman 33:46 tapi bagaimana keluar ratapan. Begitu 33:50 pula ucapan-ucapan yang menggambarkan 33:52 kecintaan seorang ibu pada anaknya. H 33:56 tapi kita jumpai ada manusia tampan, 34:00 cantik, tapi tidak terdapat rasa rahmat 34:02 di hati mereka. Apa yang terjadi? Oleh 34:04 karena itu, begitu seorang kehilangan 34:06 rahmat di hatinya, dia kehilangan 34:07 harapan hidupnya. 34:10 Kenapa banyak orang melakukan tindakan 34:12 bunuh diri? 34:14 Bukan orang miskin, orang yang punya 34:16 kemampuan. 34:16 Kenapa? Kehilangan rahmat di hatinya. 34:19 Begitu rasa rahmat hilang di hatinya, 34:22 maka waspadai orang ini betul-betul akan 34:24 berhadapan dengan kehidupan yang gelap, 34:26 yang kelam, dan akan selalu merasa 34:29 dirinya ditusuk-tusuk oleh duri 34:31 penderitaan yang tidak pernah berakhir. 34:34 Jadi, rumah tangga jangan diukur dengan 34:36 fasilitas hidup mewah. 34:38 Iya. 34:38 Ya, 34:39 gaji yang tidak sesuai UMR mewah atau 34:42 gaji tidak sesuai dengan UMR. Ketahuilah 34:44 apabila ada rahmat di hati mereka, 34:47 hidup akan bahagia. Ada seorang 34:49 laki-laki, saya kenal laki-laki baik, 34:52 seorang dokter 34:55 menikah baru memiliki tiga orang anak, 34:58 istrinya jatuh sakit. 35:02 Bukan hanya setahun, 2 tahun, puluhan 35:04 tahun 35:05 h 35:05 dia mendampingi istrinya. 35:10 Orang berkata, "Kenapa kamu enggak kawin 35:12 lagi? Paling enggak kamu rawat istri 35:14 kamu, kamu menikah lagi." Dia 35:15 mengatakan, "Saya tidak tega pada istri 35:17 saya. 35:18 Begitu istrinya meninggal dunia, berapa 35:20 lama kemudian 35:23 baru dia berpikir untuk menikah. Itu pun 35:25 dia bertanya pada anak-anaknya. 35:28 Mohon persetujuan dari anak-anaknya 35:29 karena tidak ingin menyakiti sang anak. 35:33 Ada lagi seorang ulama besar, saya 35:35 enggak sebutkan namanya, ulama yang 35:37 cukup besar, berpengaruh di dunia. 35:41 Dia menikah beberapa tahun, istrinya 35:43 langsung mengalami gangguan. 35:45 Tidak sadar, suka bicara juga dalam 35:48 keadaan tidak sadar. Puluhan tahun ulama 35:52 tersebut mendampingi istrinya. 35:55 Pada hari tua 35:57 mungkin usia orang ini sudah usia kurang 36:00 lebih 70 tahun, si istri mengatakan 36:03 sering sadar, sering lupa. Pada saat S 36:05 berkata pada suaminya, 36:07 "Kamu kalau mau menikah lagi, menikah 36:09 sekarang." Suami tertawa, 36:11 terbahak-bahak. Takakharti. Sudah 36:13 terlambat. 36:15 Sudah terl 36:16 terlambat. 36:17 Dan antum tahu gak setiap kali dia 36:19 berangkat ke luar negeri, dia berbisik 36:21 di telinga istrinya tidak sadar, 36:23 "Kamu butuh apa? ingin hadiah apa? 36:26 Sampai meninggal dunia, si istri 36:28 meninggal dunia, suaminya tidak pernah 36:30 sama sekali menikah lagi. 36:34 Jadi perhatikan tidak semua laki-laki 36:36 itu yang gemar melakukan penindasan di 36:38 saat dia tidak beriman pada Allah, 36:40 beriman pada hari akhir, tidak memahami 36:42 potret rumah tangga Islam yang benar, di 36:45 sini terjadi kecelakaan. Jadi sebetulnya 36:49 kesalahpahaman ini muncul Angga 36:51 menganggap wanita sebagai objek ini 36:53 merupakan tradisi jahiliah yang 36:54 diperangi oleh Rasul. 36:56 Iya. 36:56 Bahkan diwarisi lagi wanita. 36:59 He. 36:59 Sedangkan pada masa Islam, perhatikan 37:01 coba Rasulullah kalau ingin pergi 37:04 berperang, dia melakukan undian di 37:06 antara istrinya. Siapa yang akan ikut 37:07 bersama-sama dia? 37:10 Istrinya juga 37:12 berbicara terbuka bersama Rasul. Rasul 37:14 tidak mengatakan kamu kurang ajar. 37:17 Betul gak? Di saat istrinya meminta 37:19 tambahan nafkah karena sahabat sudah 37:21 mulai sejahtera, sedangkan Nabi waktunya 37:24 peduli untuk umatnya, Rasulullah tidak 37:26 mengancam mereka, memanggil mereka 37:28 semua. 37:29 Kalau kalian ingin bersama saya di sisi 37:31 saya sebagai ibu-ibu orang yang beriman, 37:34 utamakan orang-orang yang beriman 37:35 sebagai anak-anak kita. 37:38 Kalian bersabar di dunia dan Rasul hidup 37:41 jauh lebih apa? Lebih sederhana 37:44 dibandingkan istri-istrinya. I. 37:47 Tapi bila kalian ingin dunia, ingin 37:49 kebewasaannya, saya tidak memaksa. Saya 37:51 akan tinggal pisahkan kalian dan saya 37:53 akan berikan dunia yang kalian inginkan. 37:56 Lihat bagaimana kebebasan yang Allah 37:58 berikan pada istrinya. Jadi, jangan kita 38:01 memahami bahwa wanita itu sebagai objek. 38:03 Kemudian wanita mau berkarir boleh 38:05 dengan syarat. 38:06 karir dia tidak menodai kesuciannya, 38:10 kehormatannya, 38:12 tidak juga mengabaikan kewajiban dia 38:14 pada suami maupun istri. Jangan suami 38:16 bekerja, istri bekerja pulang malam, 38:18 si istri lebih banyak bergaul di luar 38:20 bersama laki-laki lain. Si laki-laki 38:22 juga banyak bergaul dengan wanita lain. 38:24 Akhirnya apa? Mereka walaupun rumah 38:25 tangga tapi seperti rumah tangga bunga 38:27 plastik. 38:28 Heeh. 38:29 Enggak ada rus sama sekali. 38:30 Akhirnya si laki-laki bermain dengan 38:32 girlfriend-nya, si perempuan juga dengan 38:34 demikian. Nah, kalau wanita bekerja 38:36 berkarir bahkan menjadi sukarelawan 38:40 tidak ada halangan, 38:41 tapi menjaga kesuciannya, terhormat 38:44 kalau bisa didampingi suami, didampingi 38:47 muhrimnya agar tidak bergesekan bebas 38:50 dengan kaum pria. Karena sadar tidak 38:52 sadar, mau tidak mau tak daya tarik 38:56 antara pria wanita ini sama dengan 38:58 bensin sama api. 39:00 Oleh karena itu, kenapa wanita pergi 39:02 haji sendiri masih muda tanpa ada 39:04 muhimnya berbahaya? Karena begitu sampai 39:06 di sana, di saat dia sakit, siapa yang 39:08 akan merawat? 39:10 Nah, di saat dia sedih, kepada siapa dia 39:11 curhat? Dan saya dengan mata saya 39:13 sendiri menyaksikan wanita-wanita muda 39:15 pergi haji ya 39:18 bisa menggandeng pembimbingnya. H 39:21 laki-laki pembimbingnya dia 39:23 menggandengnya. Dia mulai curhat, mulai 39:26 menceritakan suaminya. Bahkan pernah 39:28 sekali waktu kita pergi haji, seorang 39:31 perempuan datang minta, "Ustadz, saya 39:32 ingin curhat. Kebetulan di restoran 39:34 banyak laki-laki." Saya bilang, 39:35 "Silakan." Dia mulai menjelekkan 39:37 suaminya, mulai menceritakan suaminya. 39:39 Dia mendambahkan seorang suami yang 39:40 begini-begitu. Saya bilang, "Mbak, 39:44 untuk Mbak tidak ada yang lebih baik 39:46 dari suami Mbak. Itu yang Allah 39:47 halalkan. 39:50 Hal seperti ini seharusnya diupayakan 39:54 untuk mencari solusi yang terbaik. 39:56 Jadi, Bapak jangan karena bosan sama 39:58 suami ya, karena tidak tahan ya 40:01 menghadapi cobaan ee Ibu langsung ingin 40:04 berpisah dari suami. 40:05 Ibu ketahui laki-laki yang ibu lihat di 40:08 luar kelihatan tampan, menarik, tanggung 40:10 jawab, tidak seindah kenyataannya. 40:13 Mungkin dia di depan ibu menerima curhat 40:15 ibu ingin menjadi seorang pahlawan. Tapi 40:18 di saat ibu lihat perlakuan dia pada 40:20 istrinya lebih buruk daripada suami ibu 40:22 terhadap ibu. 40:24 Terang-terangan. Bahkan dirasil pun 40:26 pernah kejadian. Seorang perempuan 40:28 datang lalu curhat sambil menyerahkan 40:31 surat. 40:32 Waktu saya baca isinya dia mulai 40:34 menceritakan bahwa dia seorang yang 40:35 cantik, seorang yang ini, seorang yang 40:37 itu. Sedangkan suaminya enggak 40:39 membahagiakan dia dan dia menyesal 40:41 menikah karena kekayaan. Dia ingin 40:43 berpisah dari suaminya lalu menawarkan 40:45 dirinya. 40:46 H. Nah, saya bilang, "Ibu, maaf saya 40:51 tidak pernah membaca surat Ibu, tidak 40:53 pernah mendengar sama sekali. Ya, Ibu 40:55 ketahui, suami Ibu yang saya lihat suami 40:57 baik. Kalau Ibu merasa katakan tidak 41:00 puas dengan suami ibu, yang ibu rasakan 41:03 bahwa suami ibu kurang tampan, ibu 41:05 merupakan seorang wanita cantik, lakukan 41:07 cara yang diajarkan Allah Subhanahu wa 41:09 taala." 41:10 Seperti seorang wanita datang kepada 41:12 Rasul mengatakan, "Saya tidak 41:14 mencemohkan atau mencela suami saya 41:16 karena agamanya, tapi saya melihat dia 41:19 di antara laki-laki yang terburuk 41:21 wajahnya." Ya, saya khawatir kalau 41:23 sampai saya terjerumus dalam kekafiran 41:25 dan perbuatan yang tidak saya ingin 41:28 dipisahkan. Rasulullah pisahkan dan ini 41:30 dinamakan khuluk. Jangan sedang berumah 41:33 tangga curhat pada seorang laki-laki 41:36 menjelekkan suaminya. Kemudian apa? 41:39 Kemudian dia menawarkan dirinya. Nah, 41:42 ini yang seringkiali terjadi di antara 41:44 para ustaz akibat curhat berduaan. 41:46 H 41:47 akhirnya yang terjadi apa? Yang terjadi 41:50 akhirnya apa-apa yang diharamkan Allah 41:52 Subhanahu wa taala. Wal iyadubillah. 41:54 Kita berharap mudah-mudahan Allah 41:55 melindungi kita semua dan para ustaz 41:57 diasil. Begitu juga krwya agar jangan 41:59 sampai terjerumus dalam perbuatan yang 42:01 tidak-tidak. 42:02 Wallahuam. [mendengus] 42:04 Baik. 42:05 Sudah habis waktu belum? 42:06 Sudah habis. Tapi kita harus menjawab 42:08 satu pertanyaan nih, Pak Ustaz dari Bu 42:10 Tina. Asalamualaikum warahmatullahi 42:11 wabarakatuh. 42:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:12 wabarakatuh, 42:13 Pak Ustaz terima kasih ilmunya. Semoga 42:16 Ustaz selalu sehat. 42:18 Amin. 42:18 Kalau kalau Islam sangat memuliakan, 42:22 mengapa Pak Ustaz sampai sekarang masih 42:24 ada keluarga yang merasa lebih bahagia 42:27 ketika mendapatkan anak laki-laki? Ini 42:30 saya lihat di beberapa suku-suku yang 42:32 ada di negeri ini, Pak Ustaz. Syukran. 42:35 Baik. 42:35 Iya. 42:37 Ketika saya berumah tangga, ya berumah 42:39 tangga pertama kali ee istri saya hamil, 42:43 orang bertanya, "Ustadz, pilih apa?" 42:46 Saya bilang, "Kalau saya bisa memilih, 42:47 saya memilih anak perempuan." 42:50 Kita bapak itu ya lihat anak perempuan 42:53 ya, begitu dekat sama orang tua, pada 42:56 saat dia tumbuh di depan mata kita kan 42:58 manis, lucu yang luar biasa. 43:00 Tapi kalau Allah berikan laki-laki 43:01 berarti itu yang terbaik. Artinya apa? 43:03 Itu pilihan Allah dan pilihan saya. 43:06 Heeh. 43:07 Bukan merupakan pilihan yang terbaik. 43:08 Karena Allah maha tahu. Allah kasih 43:10 dapat anak laki-laki yang pertama. 43:12 H. 43:13 Alhamdulillah. Hamil yang kedua dapat 43:15 anak laki-laki. Alhamdulillah. 43:18 Tahu-tahu waktu hamil yang ketiga saya 43:21 dapat anak perempuan. H. 43:23 Waktu dapat anak laki-laki ini merupakan 43:25 kenyataan. Rezeki yang saya terima 43:27 kebanyakan untuk mereka. Hadiah-hadiah 43:30 kebanyakan semua untuk mereka. 43:31 Iya. 43:32 Begitu saya mendapatkan anak perempuan 43:35 yang ketiga ini anak perempuan Allah 43:37 kasih subhanallah 43:40 persiapan untuk membayar biaya kelahiran 43:43 Allah mudahkan dengan seluas-luasnya 43:45 itu. Perdagangan Allah kasih 43:47 alhamdulillah apa laris dengan tidak 43:48 masuk di akal. 43:49 H 43:50 jadi dari mulai persiapan kebutuhan di 43:52 rumah sakit sampai kebutuhan setelah itu 43:54 Allah berikan kemudahan yang luar biasa. 43:56 Hm. 43:57 Jadi, anak perempuan tidak lebih rendah 43:59 daripada anak laki-laki. 44:01 Dalam sebuah riwayat, kalau anak 44:03 laki-laki keluar, ya anak laki-laki 44:05 keluar, 44:09 maka Allah katakan, "Ukhrij wa anta aun 44:11 liabik." Keluar kamu jadi pembantu orang 44:13 tua kamu. 44:14 Kalau anak perempuan lahir, ukhruji 44:17 keluar. Wa aik saya yang bakal bantu 44:20 orang tua kamu. Saya ingat seorang ulama 44:21 namanya Abu Bakar Aladani 44:24 sedang ceramah di majelisnya. Muridnya 44:26 begitu banyak. Pembantunya datang 44:28 mengatakan absyir absyir. 44:33 Si ulama bertanya zakar am unz laki atau 44:35 perempuan? Dia bilang zakar laki-laki. 44:38 Diberikan hadiah satu syiling. 44:41 Insyaallah selesai mengajar saya akan 44:43 pulang. He. 44:45 Berapa tahun kemudian istrinya 44:47 melahirkan kembali di absir busyro ya 44:50 fulan 44:50 ditanya zakarsa laki atau perempuan? Dia 44:53 bilang perempuan. Langsung dia bangkit 44:55 diberikan hadiah dua kali lipat. Dia 44:57 datangi istrinya dia lihat anaknya. 45:00 Artinya apa? Tidak semua laki-laki ya 45:03 menganggap perempuan itu. Perempuan itu 45:06 merupakan apa? Makhluk nomor dua. 45:08 Tapi laki-laki makhluk nomor satu. Dan 45:10 zaman sekarang berapa banyak anak 45:13 laki-laki hanya sibuk sama istrinya, 45:15 lupa sama orang tuanya. 45:16 Tapi anak perempuan berkorban untuk 45:18 orang tuanya. J di mata Allah laki atau 45:20 perempuan tidak lebih mulia karena dia 45:23 laki-laki, tidak lebih rendah karena dia 45:25 perempuan, tapi tergantung iman dan 45:27 takwanya pada Allah Subhanahu wa taala. 45:29 Inna akramakumlahaiqum. 45:31 Jadi balasan Allah bukan berbasiskan 45:33 gender, berbasiskan iman dan takwa. Nah, 45:37 ini tradisi yang jelek. Dulu orang-orang 45:39 Arab, orang-orang Arab ya 45:41 dan termasuk juga sebagian orang Cina 45:43 juga termasuk orang Arab semacam dalam 45:45 budaya bersama 45:46 laki-laki itu di mata mereka merupakan 45:49 apa? Penerus. 45:50 H. 45:51 Kalau seorang Cina tidak memiliki anak 45:52 laki-laki punya perempuan, dia berdosa 45:54 pada leluhurnya. 45:55 He. 45:55 Dan orang Arab juga punya kesan seperti 45:57 itu. 45:57 Iya. 45:58 Jadi satu kali waktu 46:01 ditanya, "Berapa anak kamu?" Dia 46:03 mengatakan khamsah. Padahal 10. 46:06 Tapi yang lima perempuan. 46:09 Sampai dalam silsilah pun anak perempuan 46:11 enggak dimasukkan. H. 46:13 Kita lihat ini jahiliah. 46:14 Iya. Iya. 46:15 Ini jah. Nah, ada sebuah kisah menarik 46:17 yang menyedihkan luar biasa. 46:18 H 46:19 sebelum ditutup ya. Seorang laki-laki 46:22 punya anak seorang bapak punya anak 46:24 laki-laki lahir. W naim. Dia banggakan, 46:28 dia ceritakan ke sana kemari. 46:31 Punya anak laki-laki w naim. 46:33 H. Begitu dapat kabar gembira punya anak 46:36 perempuan, "Ya lailati sauda, sungguh 46:39 malamku yang gelap gulita." Sauda, 46:43 tiap dapat perempuan dia mengatakan, "Ya 46:45 lailati sauda." 46:48 Akhirnya subhanallah anak-anak tersebut 46:51 dewasa. Laki-laki mendapatkan kemanjaan, 46:54 diberikan modal sampai maju berkembang. 46:56 He. 46:59 Yang perempuan perhatian bapak kurang 47:01 pada yang perempuan. Apalagi dia menikah 47:03 sama orang lain. 47:04 Dia menganggap kalau dikasih sesuatu 47:06 bakal pergi sama orang lain. 47:07 Iya. 47:08 Subhanallah. Di hari tua si bapak sudah 47:10 mulai tua tak berdaya. 47:14 Kebetulan buta matanya. 47:15 He. 47:16 Jadi si bapak setiap hari dimandikan 47:18 oleh anak perempuannya, 47:21 diberikan suapin oleh anak perempuannya. 47:23 Kalau ilernya keluar dibersihkan. He. 47:26 Si bapak tanya, "Man anti?" 47:29 Ya, binti siapa kamu? Dia bilang, "Ana 47:32 lailatuka asa saya malamu yang gelap 47:35 gulita. 47:36 Saya malamu." 47:38 Pada saat itu si laki-laki mengatakan, 47:40 "Ya laayali kaha sauda, coba malamku 47:44 semuanya gelap." 47:46 Jadi jangan sekali-kali kita memandang 47:48 remeh karena dia perempuan. Jangan 47:50 memandang ee besar karena dia anak 47:53 laki-laki kita. Ketahuilah inna 47:55 akramakumallahiqum. 47:58 Ini ajaran Islam. Sedangkan yang tadi 48:00 ajaran jahiliah. Subhanakallahumma 48:02 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 48:05 astagfiruka wa atubu ilaik walu minkum. 48:08 Wasalamualaikum warahmatullahi 48:09 wabarakatuh. 48:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:11 wabarakatuh. Ikhwan akhwat. Itulah acara 48:14 kita di kesempatan kali ini bersama 48:17 Ustaz Husein Alatas. Dan sebelum kami 48:20 tutup, kami sampaikan informasi ikhwan 48:22 akhwat, hadirlilah majelis umahat 48:24 silaturahim bersama Ustaz Ahmad Jazuli 48:28 Kholil. Tema mahabatur rasul, mengenal 48:31 lebih dekat, mencintai lebih dalam. 48:33 Insyaallah akan diadakan hari Rabu, 26 48:37 Agustus 2026 pekan depan pukul 09.00 48:40 hingga pukul 11.00 di Masjid 48:42 Silaturahim. Silakan datang Ihan Ahot 48:45 terbuka untuk umum. [terkesiap] Itu yang 48:47 dapat kami sampaikan Ikhwan Ahot 48:49 semuanya. Semoga apa yang disampaikan 48:50 oleh Ustaz Husein Alatas guru kita dapat 48:53 bermanfaat. Mohon maaf atas segala 48:55 kesalahan kata. Kami undur diri. 48:56 Billahihanakallahum 48:58 wamuahailla 49:00 anta astagfiruka. 49:02 Alalamualaikum warahmatullahi 49:04 wabarakatuh. 49:04 Alhamdulillah. Barakallah fik