Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Brail TV. 0:11 [musik] 0:16 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. Apa kabar Bang Ihsanuddin 0:19 Nursi? 0:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:23 wabarakatuh. 0:26 Alhamdulillah. Alhamdulillah. 0:29 Ah. [menghela napas] Nampaknya sebelum 0:31 kita dapati komentar tentang perjanjian 0:34 di Swiss, akankah ini menjadi angin baik 0:37 buat Indonesia atau dunia dan apa yang 0:41 akan terjadi geopolitik ekonomi setelah 0:43 ini? Kalau kita itu tajuk yang akan kita 0:47 baca tuh hari ini sih, Bang, judulnya 0:49 nih apakah dunia membutuhkan khilafah? 0:52 Nanti panjang ini kisahnya ya. Tapi 0:55 sementara belum urusan itu kita lihat 0:57 perekonomian Indonesia. Duit pada 1:00 ngacir, Bang. Gede banget nih. Kemarin 1:02 itu sampai 917 juta lembar saham netsell 1:06 ngabur ke luar negeri. Entah ke India, 1:09 entah ke Vietnam, entah ke mana ya juga 1:11 pabrik mobil dua ee tutup. Ribuan 1:14 pekerja bakal jadi PHK sebelumnya. 1:16 Kemarin pabrik yang lain lagi. Beh 1:18 ribuan sekali PHK ini. Apa yang terjadi 1:21 di tengah DO 17.800-an 1:23 00 bertengger ee juga tentang sebuah 1:27 lembaga yang nampaknya digadang-gadang 1:30 akan menjadi sebuah lembaga keuangan 1:32 danantara baru lagi bikin sebuah kisah, 1:36 bikin peraturan baru lagi. Ini PP berapa 1:38 nomor 19 atau berapa ya? Pengganti nomor 1:41 10. Apa yang Bang Ihsanuddin lihat di 1:44 balik ini? Katanya nih SWF nomor 6 di 1:47 dunia. Hah. dengan 900 e miliar saham e 1:52 dolar Amerika. [tertawa] Apa yang ada 1:54 akan terjadi di dunia di dunia dan 1:58 berhubungan dengan Indonesia? Tentu saja 2:01 kita akan dengar dari Bang Ihsanuddin 2:03 Nursi dalam perjalanan yang luar biasa 2:06 di tengah gedung-gedung kosong di 2:08 Indonesia ya, Jalan Tamrin dan lain-lain 2:10 itu sudah ada hampir 7 juta m² yang 2:13 katanya kosong. Entah ke mana orangnya 2:15 semua tuh jadi gedung jin di antaranya 2:18 pendengar kita juga ini. Silakan Bang 2:20 Ihsanuddin Nursi ee mungkin bisa 2:22 diberikan pencerahan untuk pendengar di 2:25 tengah-tengah tentu bulan-bulan yang 2:28 penuh berkah di 8 Muharram hari ini. 2:31 Silakan, Bang. [batuk] 2:33 [mendengus] 2:33 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 2:37 Alhamdulillahiabbil alamin 2:41 subhanaka laanaidina 2:58 Muhammad. 3:01 Yang pertama soal kosongnya kosongnya 3:05 gedung-gedung H 3:06 di kawasan Trin dan Kuningan 3:11 atau 3:11 7000 m² lebih kata 2025 ini tahu 3:16 sekarang ni 3:17 H 3:18 meningkat 3:19 meningkat 3:19 bahkan ee meningkat 3:21 he 3:21 ee ee 3:25 diperkirakan sudah mencapai 8.000-an 3:28 h 3:29 8.000-an 3:30 ee kan itu identifikasi terakhir kuartal 3:33 4 2025 dan sekarang sudah masuk semester 3:37 1 atau kuartal 2 2026. 3:40 H 3:41 ee 3:43 pertama karena 3:46 karena peningkatan peran teknologi. 3:49 Oh AI ya. 3:50 Peran teknologi AI 3:53 ee membuat orang tidak lagi membutuhkan 3:57 membutuhkan space ruang. 4:00 H 4:00 yang dibutuhkan adalah akses ke 4:02 teknologi 4:04 ee 4:06 dan itu 4:08 mempercepat kerja untuk 4:10 tindakan-tindakan rutin sekaligus 4:12 meningkatkan akurasi. 4:15 Jadi 4:17 ada faster istilah faster dan 4:21 accurate. 4:23 Faster, better cheaper. Jadi 4:26 dia menjadi lebih cepat, dia lebih baik, 4:28 dia lebih murah. 4:29 itu karenanya orang-orang 4:32 itu. Ee 4:34 ini sebenarnya ceramah saya 2015 4:38 ketika saya sampaikan ee tantangan besar 4:41 bagi dunia usaha karena otomatisasi, 4:46 robotisasi AI itu akan menggantikan 4:49 kerja manusia. 4:52 Ee dan sayangnya 4:55 Indonesia tidak mengantisipasi itu 4:56 dengan baik. H 4:58 ee ee alternatif kerja apa yang 5:01 dibutuhkan oleh mereka atau kemudian ee 5:05 kebutuhan keterampilan apa yang akhirnya 5:08 tetap bisa menjawab ee kebutuhan hidup 5:13 ketika keterampilan itu berganti, 5:16 bertukar gitu, beralih. 5:19 ee di 2015 itu terbit buku saya juga 5:23 soal MEA 5:24 ee tentang bagaimana 5:27 ee interkoneksi antara UMKM 5:31 dalam rangka 5:33 meningkatkan kecepatan layanan dan itu 5:37 diambil oleh akhiratnya oleh e-commerce. 5:41 Itu kan sebenarnya bagian dari ee 5:44 interkoneksi antara UMKM dengan 5:48 pasar. He 5:51 ee silakan baca itu di saya sebut di 5:55 masyarakat ekonomi ASEAN satu masyarakat 5:57 ekonomi ASEAN. Apa artinya? Artinya ke 6:01 depan makin lebih seru karena eh 6:06 pertarungan teknologi, 6:09 pertarungan AI 6:11 bahkan memang menyingkirkan 6:13 lapangan pekerjaan bagi orang-orang yang 6:16 sangat marginal, terbatas. 6:19 H 6:20 ee 6:22 di Cina 6:24 mobil-mobil sudah taksi itu 6:26 he 6:26 sudah betul-betul beroperasi tanpa tanpa 6:29 pengemudi gitu. 6:32 Sudah sudah langsung begitu. Dan 6:34 ee beberapa layanan tertentu di 6:36 pabrik-pabrik sepenuhnya total itu sudah 6:39 dengan robot gitu, 6:41 tidak lagi dengan tenaga manusia karena 6:43 butuh kecepatan dan ketepatan kerja, 6:46 efisiensi. 6:49 Nah, hanya negara-negara yang yang 6:52 memang ketinggalan teknologi yang masih 6:54 kayak gitu. Tantangan keduanya adalah 6:57 justru kita belum mengembangkan 6:59 teknologi itu. Artinya kita akan 7:01 mengimpor. Nah, ini nanti 7:04 nanti bagian dari ee unsur yang 7:09 melemahkan rupiah. 7:11 Ini dalam kajian saya 7:13 ee 7:14 dengan ketergantungan teknologi pada 7:17 pihak luar ee dan saya menggunakan 7:21 istilah ilusi transfer teknologi ya. 7:25 Karena memang kita sesungguhnya sejak 7:26 kita melakukan penanaman modal dengan 7:30 teknologi sesungguhnya tidak ada 7:32 transfer teknologi ee kecuali anak-anak 7:36 kita yang memang berkreasi, berpikir 7:38 sendiri untuk melahirkan satu pertemuan, 7:41 satu discovery ya, 7:43 satu satu invention, 7:46 satu temuan seperti yang terjadi di ITS 7:50 atau di beberapa tempat. [berdehem] 7:52 Nah, ini yang e saya sebut sebagai ee 7:55 tantangan besar bagi negara yang punya 7:58 ketergantungan 8:00 teknologi, bagi negara yang tidak bagi 8:03 negara yang tidak punya ee kemandirian 8:06 teknologi, dia akan terkenal langsung 8:08 pada nilai. 8:10 Jadi, saling tergantung modal, 8:12 ketergantungan teknologi juga nanti 8:14 akhirnya ketergantungan pada ee pada 8:17 jasa. 8:20 Anda harus bayar royalti. 8:23 Jadi nanti kenanya kembali lagi-lagi 8:25 pada nilai tukar gitu. 8:27 Nah, ee saya tidak sedang menakut-takuti 8:30 ya. 8:32 Tapi ini realitas memang dihadapi 8:34 seluruh dunia. Jadi ee 8:37 ketika Trump misalnya katakan ee 8:41 berhasil ee membuat 8:45 pendamaian di Swiss lewat GB Defence 8:48 yang walaupun dia kemudian sebelumnya 8:50 mengancam kalau Anda tidak berhasil 8:51 membuka salat Hormus maka Anda jangan 8:54 kembali ke tanah air. Itu satu pemimpin 8:57 yang buruk gitu. 8:58 Di tengah timnya sedang bernegonisasi 9:01 dia mengancam kayak gitu gitu ya. Lalu 9:03 kemudian ngomong kayak gitu dan akhirnya 9:04 GDEN dengan optimis dia berhasil dan 9:06 memang berhasil dalam kesepakatan ee 60 9:10 hari ke depan. 9:11 H 9:11 di 60 hari ke depan nanti ee kita akan 9:14 melihat ee gimana ee kesepakatan yang 9:18 muncul di di Prancis di satu tempat 9:22 dimiliki Qatar katanya tempat negosial 9:24 ini pemiliknya Qatar gitu. Oh. Oh, itu 9:27 jadi makai dia ikut-ikutan. [tertawa] 9:29 Iya, makanya Qatar ikut-ikutan karena 9:32 memang tempat negosiasinya dimiliki oleh 9:34 Qatar. Jadi, bukan hanya Pakistan gitu. 9:36 Qatar juga ikut karena itu tempatnya 9:38 dia. Ee, 9:41 nah di situ ee muncul soal dibuka 9:45 kembali Selat Thor Mos. Dan asal Anda 9:47 tahu 9:50 4 bulan ee perang ee dari dari Maret, 9:56 April, Mei, Juni. Juninya belum selesai. 9:59 Jadi hampir hampir 4 bulan. 10:03 Ee itu sudah membuat cadangan minyak di 10:07 hampir negara-negara maju terkuras habis 10:10 dan Trump ketakutan. 10:12 Nah, ini yang yang muncul di situ. Trump 10:15 ketakutan andai kata perang terjadi 4 10:17 minggu lagi, cadangan mereka 10:19 habis-habisan cadangan energia 10:21 itu mereka enggak mau kayak gitu. Nah, 10:24 indikasinya adalah selama perang 4 bulan 10:27 itu gitu ya, selama perang hampir 100 10:31 hari ee 11 12 hari gitu ee 10:37 minyak yang tidak tersalurkan 10:40 ee atau defisit defisit minyak yang 10:44 tidak terdistribusikan 10:46 per bulan 253 10:51 juta barel. 10:52 R50.000. 10:54 Dahsyat ya. Atau tepatnya R.150 10:59 juta. 11:00 H 11:01 kalau mau itu. 11:01 He. 11:03 R1 miliar 150 juta barat yang tidak 11:06 terdistribusikan. Ya, itu ee maka 11:09 dampaknya sampai kayak gitu tadi terkena 11:11 cadangan semua habis-habisan gitu. Dan 11:13 yang tidak diduga oleh Trump adalah 11:16 ketika 11:18 ee di negerinya sendiri harga diesel itu 11:21 mencapai 5 dolar. Bayangin 5 dolar 11:24 berarti kena kena 85.900 11:27 gitu ya. Eh 85.400 11:30 gitu. [tertawa] 11:32 Hampir R0.000 kan. 11:33 H betul. Dan itu membuat kegelisahan 11:36 semua hal ini gitu 11:37 dan kemarahan dan dia langsung 11:40 menjanjikan sesuatu yang ilusi bahwa 11:42 harganya akan jatuh lagi seperti batu 11:45 yang jatuh katanya karena inflasinya 11:47 sampai 4%. 11:49 Waduh itu tinggi banget gitu sangat 11:51 tinggi. Luar biasa. Maka Kevin Wars yang 11:54 tadinya menjanjikan menurunkan suku 11:55 bunga sesuai dengan permintaan Trump dia 11:58 turunkan suku bunga. 12:00 Itu dampak-dampak yang 12:03 dilakukan karena perang ini ya dalam 12:05 bahasa lain ketika Trump ee 12:08 mengkampanyekan bahwa dia menang gitu 12:10 ya, maka sesungguhnya dengan 12:13 penandatangan perjanjian ini Amerika 12:16 kalah. 12:19 Amerika kalah. Nah, baru di sini kita 12:21 bisa ngelihat 12:24 sampai seberapa jauh sesungguhnya 12:25 dampaknya bagi Indonesia atau dampaknya 12:27 bagi negara-negara 12:29 negara-negara emerging market. 12:32 Indonesia sudah setuju tidak setuju 12:34 sudah terkena. Jadi dalam 12:37 kajian Peterson Institute for 12:39 International Economic gitu ya, 12:41 International Economic itu Indonesia 12:43 memang terpukul hampir 1,2% pertumbuhan. 12:47 Yang menariknya Indonesia menyatakan 12:49 meningkat pertumbuhannya. I 12:51 sementara sementara kajian Peterson 12:53 Institute for International Economic 12:55 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia turun 12:58 sekitar 1,2 1,16 sampai dengan 1,2 itu. 13:02 Jadi ketika dinyatakan naik, itu yang 13:04 saya bilang ee ee ee ee statistik boleh 13:07 bicara tapi faktanya kekosongan gedung, 13:10 terjadinya PHK ya, 13:13 kesulitan kerja gitu ya, 13:15 lalu kemudian ee ruko-ruko sepi, 13:18 pasar-pasar sepi 13:20 itu sesungguhnya menyatakan pertumbuhan 13:23 itu ee babel. 13:26 Iya. 13:26 Jadi kalau dia bilang ada pertumbuhan 13:28 disebabkan konsumsi, maka pertumbuhan 13:31 tadi sifatnya babel. yang ada 13:33 pertumbuhan korupsi gitu, Bang. 13:36 [tertawa] Iya, pertumbuhan korupsi. Dan 13:40 saya tidak tahu dari mana. Wuduh. Lalu 13:42 mereka bilang, 13:43 "Ya, buktinya vonis mereka pada kami 13:45 tidak terjadi disebabkan global pun 13:49 overscribe, kelebihan permintaan 13:51 kelebihan permintaan sampai sampai 13:54 menjadi 4,6 miliar katanya gitu ya. 13:57 Sehingga akhirnya kami meningkat 13:59 dari tadinya kami terbitkan cuma miliar. 14:02 Sekarang kami akhirnya menerbitkan 1,5 14:04 miliar US dolar. 14:05 Sama juga obral Indonesia. 14:06 Karena itu kami membedakan Iya. Karena 14:09 itu kami membedakan membedakan suku 14:11 bunga. 14:12 Hm. 14:12 Suku bunga 5 tahun sebesar 5,3. Suku 14:16 bunga 10 tahun sebesar 5,9 dan itu di 14:19 bawah SBN. Coba berapa kali ini 14:22 kesalahannya? 14:23 Yes. [tertawa] 14:27 Lah. Lalu setelah itu pemegang Patriot 14:30 Bond dan Global Bond 14:31 tidak akan kena pidana. Coba gimana 14:34 [tertawa] 14:38 e coba beberapa kali berapa kali 14:40 kekeliruannya saya enggak saya enggak 14:42 ini ya saya tidak mencari-cari tapi 14:45 metode 14:46 ini ini berarti makin jauh undang-undang 14:48 perampasan aset terjadi b yang sudah 14:50 dibahas 23 tahun itu ya 14:52 18 tahun wara-wiri terus 14:54 apalagi di apalagi masuk lagi undang 14:57 perubahan undang-undang PPSK 14:59 gitu ya 15:00 ee pencegahan dan penungan stabilitas AS 15:02 keuangan gitu ya. 15:03 Iya. [berdehem] 15:04 Ee itu menempatkan posisi BI ee berubah 15:08 jadinya 15:09 di mulai eksekutif. Jadi orang yang 15:11 megadang-gadang. E kalau soal-soal itu 15:14 sih enggak ada masalah. Tapi ketika kita 15:17 bicara pencegahan dan penangulangan 15:20 stabilitas sistem keuangan dan akhirnya 15:22 hasil begini. 15:24 H 15:25 analisis jangka pendekah ini memang 15:27 kejutan gitu. Kalau analisis jangka 15:29 pendek ini memang kejutan sehingga 15:31 perekonomian terpukul tapi analisis 15:34 jangka menengah jangka panjang akan ada 15:35 hasil. Ah itu ada logiknya itu karenanya 15:39 mereka memainkan kebijakan soal divisa 15:41 ekspor, mereka memainkan kebijakan soal 15:43 sumber daya. Mereka memainkan kebijakan 15:45 soal bagaimana ee surat utang gitu. 15:49 Mereka memainkan soal bagaimana 15:50 penguatan, maka keluar delan paket 15:53 kebijakan gitu kan. H 15:54 keluar delan paket kebijakan dan delan 15:57 paket kebijakan itu ya intinya 16:00 ditransportasi 16:02 sama sedikit di perdagangan. Di 16:03 perdagangan jatuhnya di kedele karena 16:05 impor kedelnya tinggi gitu kan. 16:08 Jadi mereka mensubsidi ke delay 16:11 ee belanja stimulasinya pada kedelay 16:14 belanjanya pada kereta api pada ASDP 16:17 gitu ya pada pesawat gitu discian. 16:21 E Anda misalnya kalau naik kereta api 16:24 dari 20 Juni sampai dengan tanggal 16:26 berapa gitu? Tanggal 5 16:27 Iya. Betul. Liburan. 16:28 Ee itu 5 Juli itu akan terjadi akan 16:33 dapat diskon 30% gede itu 16:36 gitu. [berdehem] Begitu juga yang 16:37 namanya belanja di tiket pesawat. 16:40 Begitu juga belanja di ee di kapal 16:44 lautp. 16:47 He. 16:47 Nah, lagi-lagi bukti bahwa ee perang ini 16:52 berdampak. Jadi, ketika mereka bilang 16:55 kita jagonya kita tidak kita baik-baik 16:58 aja, 16:59 kebijakan mereka membuktikan, memberi 17:01 pesan, ya, kita memang terkena dampak. 17:04 Jadi [berdehem] ee yang menunjukkan kita 17:06 masih kuat, kita masih kokoh, gitu ya. 17:09 Sebenarnya dengan gambaran cerita-cerita 17:11 tadi 17:13 fakta yang tergelar ee ya kita terpukul 17:17 apakah masih kuota atau tidak itu 17:18 terindikasi dari nilai tukar sehingga 17:20 akhirnya mereka sekarang mengizinkan 17:24 Kementerian Keuangan BI itu boleh masuk 17:27 ke pasar modal. 17:29 Oh. 17:31 [tertawa] 17:32 Oh, gitu. 17:34 termasuk akhirnya soal dan antaranya 17:37 boleh mendapat pembiayaan dari 17:38 pemerintah di tengah mereka tidak punya 17:40 kewajiban menyerahkan dividen. HPBN akan 17:43 tersedot oleh Danantara. Jadi kok 17:45 dulunya ceritanya SWF tapi kayak begini 17:48 ini sebenarnya apa makhluk apa bahkan 17:51 ini kan tidak ada tidak boleh di apa 17:54 dikek-kan juga bukan begitu Bang? 17:56 [berdehem] 17:57 [mendengus] 17:58 ee ee ee boleh diperiksa, 18:02 diaudit gitu ya. 18:04 Ee tapi ee di periksa oleh BPK 18:09 boleh. Tapi kalau cerita 18:11 ee cerita dalam konstruksi bisnis like 18:15 mereka nolak untuk dipidana. Hm. 18:18 Jadi dengan dasar undang-undang itu maka 18:19 kemudian pembeli global Bond juga minta 18:22 kami kan sah resmi uang uang kami mau 18:24 resmi 18:25 kami jangan tidak boleh terkena pidana 18:28 apapun gitu tidak boleh ada kesulitan 18:30 perdata macam-macam gitu itu 18:32 pertarungannya di situ gitu. H. 18:34 Nah, di sini menggambarkan 18:37 sesungguhnya Indonesia di sini penting 18:40 kalimatnya Indonesia akhirnya rusak 18:43 dalam perencanaan jangka panjang karena 18:46 kesalahan sistem. Jadi [berdehem] ketika 18:50 di sini ini kalimat ini kalimat menarik 18:53 yang saya ambil dari dari pergumulan 18:56 saya dengan berbagai kalangan gitu ya. 18:58 He. 19:00 Ketika di politik terjadi 19:03 pemusatan kekuasaan, orang bilang 19:05 demokrasi tapi ternyata malah terjadi 19:07 pemusatan kekuasaan. Di mana wujud 19:09 pemusatan kekuasaan itu? Di partai 19:11 politik. 19:12 Oh. 19:13 Ketika pemusatan kekuasaan terjadi di 19:15 partai politik, kemudian partai politik 19:17 mendelivernya 19:19 ke presiden. 19:21 Satu, 19:22 satu tesanya. Tesanya yang kedua ketika 19:24 terjadi padahal kan partai politik 19:26 adalah demokrasi liberal. 19:27 Betul. Dan ketika pasar bebas 19:29 terkonsentrasi pada kekuatan modal dan 19:32 kekuatan modal itu terkonsentrasi hanya 19:34 pada oligarki. Jadi ada dua oligarki, 19:36 oligar politik dan oligar buis bergabung 19:41 menjadi satu korban itu rakyat. 19:45 Nah, itu wujud ilusi. Ilusi 19:48 kesejahteraan melalui demokrasi liberal. 19:52 Nah, muncul pertanyaan, kenapa justru 19:54 orang Indonesia masih bangga dengan 19:55 demokrasi liberal? katanya. 19:57 He 19:58 karena survei menyatakan orang Indonesia 19:59 74% masih mengagung-agungkan demokrasi 20:02 liberal. Pada saat yang sama gitu ya. 20:04 Pada saat yang sama ini ini saya merujuk 20:09 ee bagi pendengar Rasil atau bagi 20:11 pendengar yang tidak suka dengan kajian 20:13 saya gitu ya. Silakan Anda merujuknya ke 20:16 guil sama ke purp. 20:19 Saya ulang ya. Bagaimana kajian saya di 20:21 2024 hari ini menjadi bukti sahih ya, 20:24 bahwa mereka gagal mengkarkan martabat. 20:27 Ada lima indikator penting dari 20:30 kegagalan Amerika gitu ya. Sehingga 20:32 mereka harus melakukan perang dan perang 20:34 ini malah membobani mereka lebih berat. 20:37 H 20:38 satu. 20:40 Satu. 20:42 Sentanil mungkin tersebar di jalanan. 20:44 Uh, 20:46 mengerikan itu. 20:48 Ini ya. Ada ini ya. He 20:51 mungkin tersebar di jalanan terkontrol. 20:53 Coba apa poinnya? 20:55 Betapa rusaknya kehidupan di Amerika itu 20:58 pentanel kan kekuatannya lebih hebat 21:00 dari heroin Morpin 50 kali lipat. 21:02 Macam zombie di jalanan mereka. 21:04 Zomb [berdehem] zombie. He. 21:06 Nah, itu menggambarkan 21:08 menggambarkan rusaknya keluarga, 21:10 rusaknya hubungan antar individu. He. 21:12 Nah, rusaknya keluarga, hubungan antar 21:14 itu kelihatan bahwa kubu Partai Demokrat 21:18 dengan kubu partai Republik statusnya 21:21 sudah saling bermusuhan 21:23 dan kelihatan saling mengancam pas 21:25 statusnya. Itu dua indikatornya. 21:27 Jadi, pertama tadi pentanil, yang kedua 21:29 kemudian kubuh. Nah, yang ketiga dampak 21:31 pada keluarga. Keluarga mungkin 21:33 berantakan. 21:34 Hm. 21:35 disebabkan oleh ketimbangan perekonomian 21:37 yang amat sangat tajam. Waduh, sekali 21:40 yang kaya sangat kaya 21:42 pada saat yang sama seperti yang kita 21:44 sebut di Rasil 21:46 bahwa ketimpangan rasial mencapai kanker 21:48 stadium 4 itu terbukti pada kulit hitam 21:51 yang kesulitan mendapatkan kerja, 21:53 kesulitan mendapatkan layanan kesehatan 21:55 gitu. Itu tinggi angkanya di atas di 21:58 atas 65%. 22:00 Fenomena kenapa Zohran jadi? karena 22:02 sudah sedemikian muaknya mereka gitu 22:04 orang kaya ya. 22:06 Dan zahran itu kemudian malah 22:08 menunjukkan kesuksesan meningkatkan 22:10 pendapatan masyarakat New York. Dahsyat 22:12 enggak? 22:12 Wah. [tertawa] 22:15 Jadi dia bisa memperbaiki pendapatan, 22:18 dia bisa memperbaiki ketentraman, 22:20 menurunkan tingkat menurunkan tingkat 22:22 pembunuhan, 22:23 menurunkan tingkat kriminalitas. Coba. 22:26 Hm. 22:26 Itu itu fenomena tersendiri itu gitu. 22:29 [tertawa] 22:29 Tapi apa sih artinya Walikota New York 22:32 kalau dibanding sama 50 negara bagi? 22:35 Iya kan? 22:36 Nah, [mendengus] 22:37 [berdehem] lalu berikutnya yang menarik 22:38 adalah indikator keempat. 22:41 13 negara bagian menolak yang namanya 22:44 aborsi. 11 negara membebaskan dan 22:47 membuka akses habisan aborsi. Oh, 22:49 dahsyat kan? 22:52 [tertawa] 22:54 Iya. Begitu juga kalauq soal sampai 22:57 kayak gitu gitu pertarungan 22:58 ini yang MUI lagi teriak tapi ditentang 23:00 oleh 38 lembaga di Indonesia ini kemarin 23:04 ya betul hari-hari. 23:05 Nah itu itu makanya 23:07 itu yang saya bilang makanya ini perang 23:08 peradaban. 23:09 Hm. 23:10 Itu makanya ini perang peradaban. Jadi 23:12 itu yang tepat yang 23:13 jadi macam ada kenil-kenil zaman duluah 23:15 gitu ya sekarang. [tertawa] 23:16 Iya. 23:19 Nah ee yang kelima yang mesti dilihat 23:22 lagi gitu ya. ee 23:25 karena janji penurunan harga, janji 23:29 peningkatan kesejahteraan, janji membuat 23:32 yang namanya make America great again 23:34 ya, 23:35 itu isapan jempol. Waduh, itu itu ram 23:37 artinya. Jadi, dari mulai unit 23:40 individual ke unit ee rumah tangga, ke 23:43 unit partai politik, ke unit usaha itu 23:45 rusak. Dan di situ dibuktikan lagi apa 23:48 yang saya sebut tadi. Ternyata teknologi 23:51 ketika teknologi menjadi sarana untuk 23:53 mengakumulasi kekayaan, maka kita 23:55 menyaksikan dalam kampanyenya partai 23:59 republik Elon Mas menari-nari luar biasa 24:02 di atas panggung. Gitu kalimat mereka. 24:07 Iya iya iya. 24:09 Bagaimana Petfil demikian berpengaruh 24:11 terhadap GD fans katanya dan siap-siap 24:14 menyambut kekuasaan pada 29 eh 228 29 24:20 [tertawa] 24:21 dan nampaknya perang harus dibuat lagi 24:23 entah di pasir entah di laut Cina atau 24:26 di Kuba. Ini kan musi produksi mesin 24:29 perang harus jalan terus begitu, Bang 24:30 ya. [tertawa] 24:31 Nah, itu salah satu perintahnya. Salah 24:33 satu perintah Trump. He 24:35 agar ee habisnya Tok 24:38 H 24:39 di ruda berjarak jauh dan bakal bergaya 24:42 itu H 24:42 untuk segera di di diproduksi ee lebih 24:45 cepat 24:46 karena dibutuhkan ee kebutuhan dan ee 24:49 menurut bacaan yang saya ambil gitu ya 24:52 dari beberapa sumber memang cadangan 24:55 rudal mereka menipis itu makanya mereka 24:57 berhenti dulu perang [tertawa] 25:00 tapi Rusia Iran dengan supersonic 25:03 rudalnya itu kan luar luar biasa yang 25:05 mereka kebingungan menghadapi ini. Jadi 25:08 ini luar biasa teknologi perang sekarang 25:11 begitu, Bang. 25:12 Ya. Ya. Jadi ee ee perang sekarang 25:16 memang perang ee quantum warah 25:21 quantum war itu 25:23 mendayagunakan kekuatan teknologi 25:26 ee kekuatan teknologi informatif itu 25:30 luar biasa. Pengguna sudah menjadi seara 25:33 perang. 25:34 Eh, saya juga baru berdiskusi misalnya 25:36 merealikan ee antara kekuatan teknologi 25:40 dengan bio gitu. Ee bagaimana menggeser 25:44 dari bioteknologi 25:46 menjadi bioseurity menjadi biowip. Nah, 25:50 ketika masuk biowip itu 25:52 itulah perang yang akan datang. 25:54 [tertawa] 25:56 Apa itu bioepon? Apa itu biowon? 25:59 Hm. 26:00 Covid-19. 26:02 [tertawa] 26:05 COVID-19. 26:07 Nah, di situ saya membuktikan lagi gitu 26:10 ya ee betapa sumbangan-sumbangan 26:13 ee korporas korporat besar terhadap WHO 26:16 juga negara-negara tertentu walaupun 26:18 Amerika keluar itu menjadi menentukan 26:20 soal bagaimana biowapon. Jadi pergeseran 26:23 dari bioteknologi gitu ya menjadi 26:25 bioseurity gitu ya lalu kemudian menjadi 26:29 biowon ya. ini yang mestinya 26:31 diantisipasi oleh saya berharap nih 26:34 aparat mendengar 26:35 h 26:36 karena ini bukan bukan k minggu lalu 26:39 kita sudah bicara tentang pengakuan 26:41 Tulsi Gavar mantan direktur national 26:44 intelligence gitu ya 26:45 e tentang Amerika memiliki 120 26:48 laboratorium bioteknologi gitu ya yang 26:50 ada di Ukraina sebanyak 30 gitu 26:53 dan itu membuktikan 26:55 ee dalam diskusi saya gitu dalam diskusi 26:58 saya saya menarik relasinya sejak sejak 27:00 yang namanya warror. 27:03 H. 27:03 Jadi sejak yang namanya eh National 27:06 Security Strategic of US diterbitkan 27:09 adalah Jwabus pada September 2002 itu 27:13 saya tarik relasi sampai dengan National 27:14 Executive Strategic of US eh eh Desember 27:18 2025 27:19 yang saya hubungkan dengan National 27:21 Defense Strategic of US dari 2008 27:25 hingga Januari 2026. Wah, di situ itu 27:29 kelojotan orang-orang itu. Kita kita 27:31 bongkar data itu kayak gitu 27:33 kelojotan mereka. Karena eh ee kan kalau 27:37 kita mau menuntut diskusi dengan kokoh 27:40 dengan mereka gitu ya, menuntut diskusi 27:42 kokoh dengan mereka, kita harus punya 27:45 metodologi yang kokoh, harus punya data 27:47 yang kokoh, referensi yang kokoh, 27:49 sehingga mereka tidak serta-merta 27:51 menjungkir balikan argumen-argumen yang 27:53 kita sampaikan. He. 27:55 Nah, itu ketika pertanyaannya apakah 27:57 akan ada perang yang akan datang? Nah, 27:58 ini saya jawabnya begitu. 27:59 He. 28:00 Jadi, ke depan tetap akan ada perang 28:02 peradaban. 28:04 Hm. 28:05 Ya, akan berlanjut perang peradabannya. 28:08 Ee terbukti tadi soal MUI, soal 28:09 macam-macam. 28:10 Tapi pada saat yang sama juga akan ada 28:13 potensi perang. Saya bilang potensi ya, 28:16 potensi perang Bay Wipen. 28:18 H. 28:18 Cina berhasil. Cina berhasil 28:20 menundukkan. Cina berhasil melakukan 28:23 perlawanan. Bahkan tepatnya Cina 28:25 berhasil mengimbangi sehingga tuduhan 28:27 bahwa COVID-19 28:29 berasal dari Wuhan, dari Kube gitu ya, 28:32 itu tidak pernah terbukti dan bahkan 28:34 Cina akhirnya ikut menunggangi menjual 28:36 vaksin 28:39 Cep dan Cine Pam. 28:41 Sinop dan Cine Pam gitu dia tunggangi 28:44 itu gitu itu dahsyat luar biasa. He. 28:46 Jadi artinya, nah ini memang Pak asal 28:48 muasalnya tadi dari bioteknologi, dari 28:50 kloning dari kloning binatang. 28:53 Iya. Kan sudah ada itu lagi apa namanya? 28:55 Gladi resiknya kan pernah setahun 28:56 sebelumnya itu di Amerika. [tertawa] 28:59 Nah, gladiiknya dilakukan oleh John 29:02 Hopkins University 29:04 bersama Bill Gates, 29:05 bersama Michael Bloomberg, 29:08 bersama wakil direktur CIA, satu lagi 29:11 pengameratnya siapa? Ada empat. 29:13 Mereka turun 29:14 itu dilakukan. yang disebut dengan 29:15 simulasi global pandemik gitu. 29:18 Itu terjadi itu bersamaan dengan yang 29:20 namanya eh World Army Games gitu ya. 29:24 Jadi ada ada 29:26 pertandingan olahraga militer sedunia 29:29 di Wuhan itu gitu. Nah, terjadi itu. 29:32 Tapi saya sebenarnya bukan sekedar itu. 29:33 Saya ingin mengatakan itu cuma picunya 29:36 yang kemudian dituding sebagai ee 29:39 konspirasinya dituduring sebagai ee 29:42 jual-jual informasi bioteknologi. Tapi 29:45 ternyata itu cuma cuma bikin rusuh aja 29:49 gitu loh supaya tidak sumbernya ketawa 29:51 dari mana. Dan sekarang terbukti dengan 29:53 pernyataan. Nah, inilah saya sebut 29:55 sebagai makarambah. 29:56 Makaramah. Maka Ramah adalah tol sidabat 29:59 direktur National Intelligence Amerika 30:02 membuktikan sendiri soal Amerika punya 30:05 100 20 laboratorium dan 30 laboratorium 30:11 di ukurannya itu dibiayai langsung oleh 30:14 Departemen Pertahanan Amerika atau 30:16 sekarang departemen prakyek 30:18 proyek kalau enggak salah proyek genom 30:20 manusia ya. Luar biasa. 30:22 Oh betul betul proyek genom. Nah. 30:24 Nah, ee itu jawaban jawaban apakah dunia 30:28 akan tentram enggak? 30:29 H 30:29 dunia tidak akan tentram sepanjang yang 30:32 namanya ee mereka masih menguasai apa 30:35 yang saya sebut sebagai financial 30:37 military industrial complex. 30:40 Hm. 30:41 Financial military industry kompleks itu 30:42 berarti mereka mendaya gunakan. Nah, di 30:45 sini posisi Indonesia lagi-lagi harus 30:47 pandai-pandai ya. He. 30:49 Kalau tidak ya tadi ketika Anda bicara 30:52 kelihatan jangka pendek digebukin habis 30:54 oleh berbagai ee lembaga dari luar 30:58 sehingga kabur itu duit gitu ya segala 31:00 macam. 31:01 Maka pertanyaan mendasarnya 31:03 Anda menyelesaikan di level mana? Anda 31:05 menyelesaikan gejala atau Anda 31:07 menyelesaikan akar masalah gitu loh. 31:09 Nah, Anda menyelesaikan peristiwa 31:11 kebakarannya aja pemadam kebakaran tapi 31:14 tidak induknya. sumber apinya enggak 31:16 dipahamin gitu loh. Sumber apinya enggak 31:18 dimatiin. Nah, gitu masalahnya. 31:20 Jadi kalau kebakarannya adalah gejala, 31:22 kebakaran adalah peristiwa. Anda 31:24 selesaikan peristiwanya, gejalanya, atau 31:26 Anda selesaikan sumber apinya. Sejak 31:29 yang namanya reformasi, saya menyebut 31:32 sistem di Indonesia, lembaga-lembaga 31:34 yang dibangunnya akan selalu gagal 31:38 mengatasi masalah disebabkan mereka 31:41 tidak pernah mematikan sumber apinya. 31:44 Hm. tidak pernah menghilangkan mengatasi 31:48 ee problem sumber apinya dari mereka 31:51 hanya mengatasi gejala gitu. Sama 31:53 seperti sekarang walaupun ada danantara, 31:57 ada DHE, ada macam-macam gitu ya. Nah, 32:00 kalau dari cerita yang kita hadapi tadi 32:03 gitu ya, dari pis kayak gitu. 32:04 Heeh. 32:05 Ee 32:06 ee 32:08 antisipasi kita 32:10 h 32:10 hanya antisipasi pada gejala, antisipasi 32:13 pada peristiwa gitu ya. 32:15 maka sesungguhnya ee 32:18 krisis akan jauh menderang 32:21 dan itu terjadi sejak yang namanya 32:24 Soeharto berkuasa. 32:27 Soeharto mengatasi nilai tukar dengan 32:29 mendevaluasi tujuh kali. Saya bilang 32:32 Soeharto bahkan mengatasinya dengan 32:34 istilah deberokratisasi dan deregulasi. 32:38 He. 32:38 Soeharto bahkan kemudian membuka ruang 32:40 habis-habisan kekuotan modal mendikte. 32:43 Yang menariknya adalah Soeharto tetap 32:45 memberikan sumber daya-sumber daya 32:46 strategis ke asing. Sekarang ini bukan 32:49 hanya ke putih, tapi juga ke kuning 32:50 gitu. Yang kuning tadi sudah protes di 32:53 Singapura bahwa kebijakan-kebijakan yang 32:56 diterbitkan oleh Prabowo Subianto telah 32:58 mengganggu iklim investasi mereka. Yang 33:02 protesi itu Singhan. 33:03 Hm. 33:04 Uh. 33:04 Singhan itu adalah pemegang tambang 33:06 nikel terbesar. 33:07 Nikel ya. Heeh. He. 33:09 Sedangkan kita mau jual apa? 33:12 Panda Bon di sana kan jadi lucu ya. 33:15 Ya. Jadi ee mereka bilang ee alarm sudah 33:18 berbunyi. Uh itu kalimatnya begitu. 33:20 Alarm sudah berbunyi sebagai bentuk 33:22 protes mereka di Singapura. Di sini 33:24 lagi-lagi Indonesia tidak sadar bahwa 33:27 ketika mereka bangun perusahaan itu di 33:28 Indonesia lalu kemudian setelah mereka 33:31 kokoh dalam hitungan setahun, 2 tahun, 3 33:33 tahun beroperasi, mereka pindahkan 33:35 perusahaan itu ke Singapura. 33:37 Jadilah perusahaan itu bukan lagi 33:38 perusahaan nasional karena pemegang 33:40 sahamnya adalah perusahaan di luar 33:42 negeri. 33:44 Apa poinnya? 33:45 Poinnya adalah fakta sunservanda. 33:49 Apa itu fakta Sunservanda? 33:52 Satu perjanjian harus dihormati oleh 33:54 para pembuatnya. Dalam hal ini Indonesia 33:57 punya perjanjian internasional. 33:59 Dalam apa? Perjanjian internasional 34:01 adalah Indonesia akan tunduk pada 34:03 perjanjian internasional terima pada 34:05 perjanjian nasional. 34:06 H 34:07 karena diperjanji begitu gitu. Dalam 34:09 bahasa lain, Indonesia tidak akan mudah 34:11 serta-merta mengatasi itu. Kenapa? 34:13 Karena dia juga dituangkan dalam 34:14 Undang-Undang 2507 tentang 34:19 jadi dua yang menjepit Indonesia dalam 34:21 kerangka Indonesia tidak mengatasi ee 34:24 tidak akan mampu mengatasi kekuatan daya 34:26 desak daya desak ee para pemodal ketika 34:30 tidak menyelesaikan akar masalahnya. 34:33 Paling tidak tadi dalam perspektif 34:35 kelembagaan mereka akan ber pindah entah 34:39 berkantor di Singapura atau berkantor di 34:41 Hongkong itu sudah sudah punya persoalan 34:43 tertinggi. 34:44 Maka tunduk berlaku prinsip fakta sun 34:46 servanda satu perjanjian harus dihormati 34:51 gitu ya dan ditegakkan oleh para 34:52 pembuatnya. 34:53 Itu fakta Sunservanda. Yang kedua 34:55 berdasarkan Undang-Undang 2507 tentang 34:58 penanaman modal enggak bisa sembarangan 35:00 mengatasi mereka. 35:01 Hm. Apalagi kemudian di situ diatur 35:04 tentang kebijakan repatriasi yang 35:07 kemarin kita dipukul miliaran dolar. 35:10 H 35:11 kebijakan repatriasi itu adalah 35:14 korporasi menarik semua keuntungannya 35:17 keluar. Itu yang disebut dengan akibat 35:19 musiman. 35:19 Hm. 35:20 Kan kemarin itu disebut akibat musiman. 35:22 I. 35:22 Nah, itu problem-problem itu. Jadi 35:24 artinya ketika Prabowo Subianto nih 35:27 kalau didengerin sama 35:29 sama aparat seru nih. [tertawa] 35:31 Jadi 35:33 karena sebagian akar saya kemukakan di 35:35 sini ya. 35:36 Janganlah para jin aja dengar kok, Dok. 35:39 Masyaallah. [tertawa] 35:41 Masyaallah. 35:42 Makanya tadi putus. 35:44 Makanya tadi putus 35:46 karena tadi ada hal sensitif di situ. 35:48 Gitu. 35:49 Lanjut. [tertawa] Lanjut. 35:51 Jadi kalau kita ngelihatnya dalam 35:53 struktur berpikir begitu gitu ya, maka 35:56 penyelesaian peristiwa, penyelesaian 35:58 gejala dia akan lahir kembali dalam 36:02 hitungan 2 3 tahun ke depan. Siklusnya 36:04 akan begitu gitu. Siklusnya akan begitu. 36:08 Dan ee ee ingat aja 36:11 2026 ini kita pernah hadapi pada posisi 36:13 COVID 3 tahun lalu. Jadi 3 tahun lalu 36:16 kita kena COVID, kita terkena sekarang. 36:18 Sekarang 226 kena begitu. Nah, yang akan 36:21 datang ketika yang namanya situasi Kimer 36:26 rontok masuk kemudian And Bernham gitu 36:29 ya, Inggris ini kan mempengaruhi Uni 36:31 Eropa juga eh selama 10 tahun dia 36:35 berganti tujuh perdana menteri gitu dan 36:38 situasinya berat kayak gitu dan kemudian 36:41 NATO harus mengatasi sendiri masalahnya. 36:43 seperti kata terang ini ini mengubah 36:46 semua peta geopolitik eh financial 36:49 military industrial complex karena basis 36:51 teknologi. Jadi kalau kita baca dari 36:54 situasi gejolak global sekarang gitu ya, 36:57 kalau kita baca ee posisi gejala global 37:01 tadi itu kelihatan problemnya adalah 37:05 financial military complex itu demikian 37:07 rupa ceritanya. Dia akan mempengaruhi 37:09 keuangan, dia akan memperhilit, dia akan 37:11 mempengaruhi seluruh produksi begitu. 37:13 Nah, mudah-mudahan ini dipahami bahwa 37:16 yang diperlukan bukan batolan tempur. 37:19 Hmm. H 37:21 yang diperlukan batalion cyber 37:23 itu yang 37:26 nah kalau kita bilang kita butuhnya 37:28 batalion cyber itu artinya kita harusnya 37:31 sudah mulai berpikir bagaimana industri 37:34 hardware industri software 37:37 dan kemudian mengadopsi, mengadaptasi, 37:41 mengapresiasi, 37:43 menghargai, menghormati karya anak 37:46 bangsa gitu. 37:48 Karena [berdehem] kita bukan bodoh. Yang 37:50 terjadi adalah kita acap kali menutup 37:53 mata atas kelebihan bangsa sendiri. 37:56 Karena kita terkagum-kagum pada pihak 37:57 luar. Sama seperti sekarang sebagian 38:00 banyak orang Indonesia terkagum-kagum 38:02 pada demokrasi liberal, terkagum-kagum 38:04 pada pasar bebas yang hasilnya seperti 38:06 sekarang tapi tetap tidak disadari gitu. 38:09 Iya. Ian [tertawa] 38:12 salib dan pendengar asil. Saya saya 38:13 minta maaf ini omongan saya saya 38:16 ulang-ulang diambil gitu ya. sejak 25 38:18 tahun lalu gitu sejak saya protes-protes 38:21 di DPR gitu ya dan akhirnya sekarang 38:23 mendapatkan bukti. Tapi ini bagian dari 38:26 cerita 38:33 ini bagian dari 38:38 ini bagian dari 38:41 gitu. Ini bagian 38:42 berat berat berat disamp. 38:44 Jadi maafkan saya kalau kelihatan agak 38:47 kalau kelihatan agak agak ee 38:50 nakut-nakutin. [tertawa] 38:52 Iya. Maafin, maafin saya gitu karena 38:55 faktanya memang begitu gitu. 38:57 Saya kira begitu. Mohon maaf kalau belum 38:59 menjawab semuanya karena problemnya 39:02 memang mendasar dan mendalam serta 39:03 meluas ke mana-mana. 39:05 Mudah-mudahan kita betul-betul 39:06 diselamatkan oleh Allah 39:08 dalam perjalanan melangkah ke depan dan 39:10 hingga akhirnya kita tutup hidup kita 39:11 dengan husnul khatimah. 39:12 Amin. Amin. 39:13 Subhanakallahumma wabihamdika asadu anta 39:15 astagfirulai. Asalamualaikum 39:18 warahmatullahi wabarakatuh. 39:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:23 wabarakatuh.