Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:15 [musik] 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. 0:20 Assalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh ikhwan akhwat 0:23 rahimakumullah. 0:24 Alhamdulillah wasyukurillah kita 0:27 dikaruniai kesempatan untuk berada 0:29 bersama-sama di ruang kesehatan yang 0:33 insya Allah mempersuasi kita semua untuk 0:35 bisa melangkah jauh lebih mantap menjaga 0:38 kesehatan 0:40 jiwa dan raga. Tidak lupa salam selawat 0:43 kita lantunkan untuk junjungan umat 0:45 kekasih kita Muhammad Rasulullah 0:47 sallallahu alaihi wasallam, semoga kelak 0:49 kita mendapat syafaat beliau dan 0:52 dipertemukan dengan beliau di saat yang 0:55 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 0:58 Ikhwan akhwat 1:00 sampai dengan usia sekarang kesehatan 1:01 masih oke? Masih dalam genggaman? 1:04 Alhamdulillah. Dan di samping kesehatan 1:07 jiwa seperti yang tadi kita dengar itu 1:09 fisik luar biasa sekali. Seperti apakah 1:12 menjaganya? Setiap minggu ruang 1:14 kesehatan hadir untuk Anda dan untuk 1:16 kali ini kami menghadirkan sosok yang 1:20 kayaknya sih selama berada bersama ruang 1:23 kesehatan terkait dengan 1:26 emmm olahraga di mana itu bisa membantu 1:30 kita 1:31 di dalam menjaga kesehatan 1:33 hadirkan dokter Imran Agus Nur Ali 1:38 Sp.K.O spesial kesehatan kedokteran 1:41 kedokteran olahraga. Dan beliau sudah 1:44 ada di sini bersama kita. Kita sapa 1:46 beliau. Assalamualaikum warahmatullahi 1:48 wabarakatuh, Dok. Waalaikumsalam, Mbak 1:51 Nuning. Sehat? Alhamdulillah. Iya. 1:54 Jadi bagaimana kebugaran jiwa ini juga 1:58 bisa kita pelihara, kita jaga sebaik 2:00 mungkin sebagaimana kita berusaha 2:02 menjaga kebugaran tubuh kita gitu ya. 2:06 Iya. 2:07 Oke, eh ikhwan akhwat 2:09 ini live, jadi kalau Anda mau telepon 2:12 langsung bisa ya ke nomor WA juga bisa 2:16 dan kami 2:18 akan sangat senang sekali seandainya apa 2:21 yang disampaikan hari ini mempersuasi 2:24 kita semua. Monggo, silakan Dok. 2:26 Ya. 2:27 Assalamualaikum warahmatullahi 2:28 wabarakatuh. 2:30 Salam sehat untuk kita semua. 2:33 Alhamdulillah pagi hari ini saya dapat 2:35 kesempatan untuk 2:36 menyampaikan di Radio Rasel. 2:40 Jadi, memang tadi kuncinya dengan 2:42 berolahraga yang saya sebut BBTT ya, 2:45 baik, benar, terukur, teratur, nanti ada 2:47 penjelasannya. 2:49 Itu selain fisik tapi juga dari sisi 2:51 jiwa itu ada manfaatnya karena 2:54 saat kita berolahraga itu mengeluarkan 2:56 hormon namanya endorfin. 2:58 Hormon endorfin itu untuk menjadi lebih 3:01 tenang, kemudian 3:03 menyenangkan dan sebagainya itu manfaat 3:05 positifnya. 3:06 Dan dalam Islam 3:09 silakan lanjut. 3:10 Dalam Islam kita sudah 3:12 ini sebagai hal dasar yang selama ini 3:15 saya tekuni 3:16 kita selalu untuk diingatkan 3:19 lima perkara sebelum datang yang lima 3:21 perkara. Ini tentunya sudah 3:23 apa ya sudah khatamlah insyaallah. 3:26 Yang pertama adalah waktu mudamu sebelum 3:28 datang 3:29 masa tuamu. Jadi, 3:31 begitu juga dalam berolahraga harusnya 3:33 seharusnya sejak usia sedini mungkin. 3:36 Bila perlu pada saat 3:39 dalam kehamilan. 3:41 Dalam kehamilan itu ibu hamil itu ada 3:44 cara-cara untuk berolahraganya. Jadi, 3:46 jangan 3:47 ibu hamil hanya istirahat, tidur itu 3:49 malah menjadi enggak sehat untuk 3:51 janinnya ya. 3:53 Jadi waktu mudamu sebelum ee datang masa 3:55 tuamu. Yang kedua kita juga ee 3:58 diingatkan 3:59 untuk ee waktu sehatmu sebelum waktu 4:02 sakitmu. 4:03 Kalau waktu sakit kita tidak bisa 4:05 berbuat apa-apa. Banyak batasan-batasan 4:08 tapi harusnya pada saat kita sehat itu 4:09 harus kita jaga. 4:11 Sehat itu mahal. Ya kalau sakit jadi 4:13 berobatnya mahal. 4:15 Ee jadi waktu sehat itu harus kita ambil 4:16 kesempatan 4:18 ee untuk berolahraga. 4:20 Kemudian yang ketiga kita diingatkan 4:22 juga untuk pada saat kita kaya. Ya pada 4:25 saat kita mampu secara keuangan, 4:28 mampu secara waktu sebelum datang pada 4:31 saat kita terhimpit. 4:32 Ya kalau pada saat kita mampu 4:35 ee secara finansial sebagainya 4:37 ya salah satunya kan kita tentunya ber 4:40 apa sedekah, infak sebagainya ya. 4:43 Mengeluarkan hal-hal yang 4:45 sifatnya ibadah tapi juga pada saat kita 4:47 mampu ya kita gunakan untuk berolahraga 4:50 misalkan mencari ee sepatu yang cocok 4:54 sebagainya ya. Tentunya tidak harus bagi 4:56 yang 4:57 ee perlu mahal ya silakan saja tapi 5:00 secara sederhana olahraga juga tidak 5:02 harus berbiaya mahal ya. 5:03 Iya. Yang keempat kita juga diingatkan 5:06 untuk ee pada masa luangmu sebelum 5:09 datang masa sempitmu. Jadi saat waktu 5:12 kita punya cukup waktu luang gunakanlah 5:14 kita untuk 5:16 beraktivitas fisik. Ya jadi jangan kita 5:19 gunakan untuk kecuali pada saat 5:21 istirahat. Ya jangan terlalu banyak 5:23 istirahat tidur terus ya. 5:25 Masa luang itu ee kalau sempat kan kita 5:27 untuk beraktivitas fisik. Dan yang ee 5:30 perkara yang kelima adalah 5:32 pada saat 5:33 ee kita hidup sebelum datang masa kita 5:36 sudah mati. Mati sudah tidak bisa 5:39 apa-apa tapi pada saat masa hidup 5:41 gunakan ee dengan sebaik-baiknya hidup 5:44 kita. Ini lima perkara yang tentunya ee 5:46 selalu diingatkan sebagai dasar. 5:49 Yang berikutnya. 5:50 Nah, ini tentunya berbagai penyakit 5:53 kalau kita kurang gerak, kurang 5:55 aktivitas fisik. Mulai yang paling 5:57 sering dan sering kita dengar stroke, 5:59 penyakit jantung, penyakit ginjal, 6:01 penyakit kanker, ya. 6:03 Eh, begitu juga penyakit tulang 6:05 belakang, ya. Eh, low back pain atau 6:08 penyakit-penyakit berkaitan dengan otot 6:10 dan tulang. 6:11 Namun juga salah satunya adalah penyakit 6:13 karena stres. 6:15 Secara fisiologis itu kalau kita kurang 6:17 gerak, kurang beraktivitas fisik 6:19 akhirnya bisa menimbulkan eh stres, ya. 6:22 Eh, depresi, gangguan mood, sebagainya. 6:24 Hal ini tentunya bisa kita cegah dengan 6:26 kita lebih apa teratur, lebih sering 6:29 melakukan aktivitas fisik. 6:32 Dan dasar bagi eh seorang muslim, 6:34 aktivitas fisik apa yang kita lakukan 6:36 setiap hari itu sudah teratur. Salat. 6:38 Salat. 6:39 Sejak subuh sampai isya itu kita 6:42 diingatkan untuk 5 kali salat 5 waktu 6:44 wajib, ya. 6:45 Itu manfaatnya, hikmahnya adalah kita 6:47 sebenarnya melakukan aktivitas fisik 6:49 secara ringan, stretching. 6:52 Ya. 6:53 Dalam Islam pun juga kita eh sudah 6:55 mendengar sejarah nabi. 6:56 Nabi itu berolahraga apa? 7:00 Eh, berkuda, 7:01 panahan, 7:02 satu lagi berenang. 7:04 Ya. Itu contoh-contoh yang di eh 7:08 kita dalam riwayat hidup nabi itu 7:10 eh aktif berolahraga. 7:13 Jadi bukan istilahnya ibadahnya di dalam 7:15 masjid terus justru dengan berolahraga 7:17 pun bisa dijadikan alat untuk ibadah, 7:19 ya. 7:20 Lanjut. 7:23 Nah, ini secara definisi yang dimaksud 7:25 dengan kebugaran jasmani sebagai tema 7:27 kita pagi ini adalah kemampuan 7:30 eh tubuh seseorang untuk dapat melakukan 7:33 pekerjaan sehari-hari tanpa merasakan 7:35 kelelahan yang berlebihan. 7:38 Ini tentunya ada nanti eh bisa di apa 7:40 secara rinci, ya. 7:42 Jadi kalau kita berjalan saja dari rumah 7:45 ke masjid kemudian sudah ngos-ngosan 7:48 jaraknya kalau Jumatan atau Subuh 7:50 sebagainya mungkin enggak sampai 100-200 7:52 m itu artinya kita kurang bugar. 7:56 Ya, contoh jalan atau mengangkat apa 8:01 membereskan rumah tangga, bersih-bersih 8:03 halaman kita sudah ngos-ngosan, 8:05 kelelahan itu artinya kita kurang bugar. 8:09 Ini yang disebut dengan kebugaran 8:10 jasmani adalah bagaimana pada saat kita 8:13 melakukan yang sifatnya sederhana, 8:15 ringan kita tidak merasa lelah 8:17 berlebihan. Ya, lanjut. 8:21 Nah, ini secara piramid dikonsepkan 8:24 bahwa bugar itu lebih daripada sehat. 8:28 Sekarang sehat tapi kalau diperiksa 8:31 kesehatan 8:32 surat sehat, ya medical check up sehat 8:35 tapi bisa saja besok sakit perut karena 8:38 salah makan bisa diare bisa demam 8:41 berdarah sebagainya. 8:43 Tapi kalau orang yang lebih bugar itu 8:45 relatif lebih mempunyai imunitas yang 8:48 lebih tinggi dibandingkan hanya sehat 8:50 saja. 8:51 Biasanya kalau dengan tes kebugaran dan 8:53 hasil kebugarannya cukup ya minimal 8:56 cukup kalau yang lebih mudah bisa baik, 8:58 bisa lebih baik 9:00 itu kita bisa prediksi 1 tahun ke depan 9:02 itu relatif kurang sakitnya berkurang. 9:06 Ya, tidak mudah terkena flu, tidak 9:08 termudah terkena penyakit-penyakit apa 9:11 kelelahan dan sebagainya ya. 9:13 Kemudian juga 9:14 mungkin kita secara tekanan darahnya 9:16 bisa kita kontrol. 9:18 Ya, gula darahnya bisa terkontrol 9:20 sebagainya sehingga kita insyaallah ter 9:23 jauh dari penyakit-penyakit yang 9:25 sekarang biayanya cukup mahal beban 9:27 penyakitnya ya. 9:29 Kemudian di atas bugar adalah produktif. 9:32 Ya, sehingga seseorang yang lebih bugar 9:34 itu bisa lebih produktif apapun 9:36 pekerjaan dia. 9:38 Ya, produktif untuk menulis, produktif 9:40 untuk bekerja di luar ruang, sebagainya. 9:43 Jadi, 9:45 ya, dalam Islam pun kita akan dianjurkan 9:46 untuk 9:48 tidak sekedar ee beribadah dalam masjid, 9:50 tapi segeralah untuk ee melakukan 9:53 pekerjaan-pekerjaan yang memang ee 9:55 bermanfaat, ya, tentunya. Jadi, lebih 9:57 produktif, untuk keluarga, untuk anak, 10:00 dan sebagainya. 10:01 Dan ee yang di atas paling itu adalah 10:04 prestasi. 10:05 Prestasi jangan diasumsikan sebagai 10:07 prestasinya atlet, itu salah satunya. 10:09 Dapat medali emas, ee waktunya lebih 10:12 cepat. Prestasi itu bisa dikembangkan ke 10:14 mana saja. Prestasi seorang lansia 10:18 itu adalah dia bisa melakukan sendiri, 10:20 tidak harus ee dibebani membebani anak, 10:23 cucunya melakukan sesuatu, tapi dia 10:26 prestasinya adalah bisa beraktivitas 10:28 sendiri, ya. 10:29 Prestasinya anak sekolah, 10:32 dia bisa berprestasi, bisa juara kelas, 10:34 nilai-nilainya bagus. Karena berolahraga 10:36 itu bisa 10:37 melancarkan aliran darah ke seluruh 10:40 tubuh, ya, termasuk ke otak, sebagainya. 10:42 Sehingga prestasi itu bisa ee siapapun 10:46 kalau memang lebih bugar, lebih 10:48 produktif, bisa mengarah ke sana, ya. 10:51 Lanjut. 10:53 Dan ini konsep yang ee lebih mudah. 10:55 Jadi, 10:56 segala sesuatu apapun yang kita lakukan 10:59 dengan otot-otot 11:00 besar dan tulang-tulang kita, itu 11:02 dinamakan sebagai 11:04 aktivitas fisik atau physical activity. 11:08 Apapun pekerjaan, mau salat, mau nyapu, 11:11 mau naik turun tangga, mau bersih-bersih 11:14 halaman, sebagainya, itu adalah 11:15 aktivitas fisik. 11:17 Sehingga dia menimbulkan keringat, 11:19 denyut nadi kita akan meningkat 11:21 dibandingkan lagi istirahat. 11:23 Apapun. 11:24 Tapi lebih kecil lagi, lebih sempit lagi 11:26 disebut dengan latihan fisik 11:28 atau exercise. 11:30 Ya, dia konsepnya aktivitas fisik, tapi 11:31 dia lebih terukur. Lebih terukur dan 11:34 lebih terencana. Dan punya waktu 11:36 tertentu. Latihan fisik seperti push up. 11:39 Push up itu semenit mau berapa kali. 11:41 Iya. Ya, kemudian sit up. Atau 11:43 bersepeda, bukan balap sepeda ya, 11:45 bersepeda. Bersepeda itu termasuk adalah 11:48 exercise atau latihan fisik. Mau berapa 11:50 lama, berapa jaraknya, kecepatannya 11:53 berapa. Selama tidak berkompetisi, dia 11:56 adalah latihan fisik. Apapun, mau 11:58 pingpong, mau berenang. Itu sebagai 12:01 olahraga. 12:02 Ya, eh sebagai latihan fisik. Nah, lebih 12:04 sempit lagi disebut yang disebut dengan 12:07 olahraga. Dia perlu alat, perlu 12:10 keterampilan. Ya. Dan punya 12:13 aturan-aturan. Sepak bola aturannya 12:15 adalah semalam mohon maaf kita kalah ya, 12:17 walau tapi dua sudah berjuang. 12:20 Pemainnya adalah 11 orang, ada kiper, 12:22 ada penyerang. Itu sepak bola. Pingpong 12:24 permainannya berapa set. Sampai kayak 12:27 bulu tangkis. Basket ada lima orang 12:30 misalkan, voli 6 orang itu aturan-aturan 12:33 dalam olahraga. Dan ada capaian waktu 12:36 tertentu, ada capaian prestasi tertentu. 12:39 Tidak semua orang biasanya usia 12:42 berolahraga kan waktu masih sekolah 12:45 sampai ya maksimal mungkin 40 tahun. 12:48 Setelah 40-an mungkin prestasinya sudah 12:50 menurun. 12:50 Malas. Terbatas. Tapi kalau aktivitas 12:53 fisik sampai usia berapapun selama dia 12:55 masih mampu, bisa kita lakukan. Latihan 12:58 fisik juga bisa bisa lebih bersepeda. 13:00 Sepeda saat ini alhamdulillah saya masih 13:02 berkesempatan untuk tetap bisa 13:03 bersepeda. 13:04 Tidak harus saya dulu main bola, main 13:06 basket. Tapi itu tidak mungkin di usia 13:09 sekarang. Jadi saya lebih ke arah 13:11 bersepeda yang lebih aman, berjalan ya. 13:14 Ya, lanjut. 13:16 Nah, ini faktor-faktor yang mempengaruhi 13:18 kebugaran jasmani kita. Ya, di 13:22 yang pertama adalah faktor genetik, 13:23 keturunan. 13:24 Keturunan itu 13:26 [berdehem] 13:27 kalau ibunya atlet biasanya anaknya 13:30 bisa jadi atlet kalau dilatih. 13:33 Kalau tidak dilatih ya dia ee tidak 13:35 menjadi atlet ya. Jadi punya 13:38 gen-gen genetikanya dia sudah ada unsur 13:40 bisa jadi atlet ya, tapi kalau tidak 13:42 dilatih ya tetap saja seperti biasa. 13:45 Yang kedua faktor usia, tadi kita 13:46 sampaikan 13:47 usia itu berpengaruh. Usia yang lebih 13:50 tua tentunya 13:51 ee 13:53 akan menurun ya ya tingkat-tingkat 13:56 kebugaran jasmaninya. 13:57 Kemudian jenis kelamin. Secara alamiah 14:00 ee laki-laki itu lebih bagus 14:02 kebugarannya dibandingkan wanita kalau 14:05 terlatih. 14:06 Ya. 14:07 Kalau wanitanya perempuannya lebih 14:08 terlatih ya dia bisa lebih bugar 14:10 daripada laki-laki. Ya ini secara asumsi 14:13 normal seperti itu. 14:15 Gizi. Gizi kalau faktor kurang gizi atau 14:18 lebih gizi seperti obes atau anemia 14:20 kurang darah, tentunya kebugarannya 14:22 lebih rendah dibandingkan yang gizinya 14:24 baik 14:26 ee tidak obes, terus tidak ee 14:29 hiperkolesterol sebagainya biasanya 14:31 lebih baik ee kebugarannya kalau tidak 14:34 punya penyakit-penyakit yang berkaitan 14:36 dengan gizi. He em. Aktivitas fisik. 14:39 Orang yang lebih sering beraktivitas 14:40 fisik kebugarannya lebih baik daripada 14:42 orang yang 14:43 kalau bahasa kita tuh leyeh-leyeh. 14:45 Ya. 14:46 Duduk anteng. Anteng santai-santai saja 14:48 itu kalau jalan ya kayak orang lihat 14:51 jajanan di pasar. Kalau saya jalan agak 14:53 cepat. He em. Karena memang terbiasa 14:56 jadi ee supaya nadi kita tuh jadi ini 14:58 seperti latihan fisik juga ya. 15:00 Dan yang yang kelima yang pengaruh dan 15:03 sering sekarang sering itu pada 15:05 anak-anak muda ya. 15:06 Ya orang tua juga masih ada itu yang 15:08 mempengaruhi kebugaran jasmani adalah 15:09 merokok. 15:11 Ya merokok masalah haram atau itu 15:13 terserah kami 15:15 kalau sifatnya merugikan tubuh kita 15:17 sendiri ya sebaiknya kita jauhi. Ya 15:19 merokok atau asap rokok dari lingkungan 15:21 yang He em. mungkin kita jadi perokok 15:23 pasif. Itu akan mempengaruhi 15:25 ee kebugaran kita karena faktor 15:28 oksigenasi dalam darah kita berkurang 15:31 karena kalah dengan ee CO ya, gas CO 15:34 yang dalam rokok nikotin dan sebagainya. 15:37 Ini kira-kira ee enam faktor. Nah, ini 15:39 tadi saya bilang terkait dengan usia. 15:41 Kita lihat 15:42 ee bahwa 15:45 secara alamiah dengan bertambahnya usia 15:48 pasti semua faktor kebugaran kita akan 15:51 turun secara 15:52 ada yang kalau tidak dengan latihan dia 15:54 akan turun drastis. 15:56 Ya. Ini khusus untuk endurance atau 15:58 kapasitas aerobik. Kemampuan jantung 16:01 paru-paru kita. 16:03 Jadi kalau orang 16:05 waktu muda tuh jalan cepat pada saat 16:07 lansia kan enggak mungkin jalan cepat. 16:09 Dia akan lebih lambat, lebih ngos-ngosan 16:11 kalau lebih cepat ya. 16:13 Tapi kalau dengan latihan relatif turun 16:16 penurunannya itu jadi landai. 16:18 Dibandingkan yang tidak latihan dia akan 16:20 drastis turunnya. Jadi endurance atau 16:23 ngos-ngosannya ya kalau bahasa umumnya. 16:26 Ini salah satu ee 16:28 faktor kebugaran jasmani. Next. 16:32 Yang kedua adalah terkait dengan 16:33 kelenturan atau kelentukan sendi. Ee apa 16:36 fleksibilitas siku kita, bahu kita ee 16:40 pinggul kita itu secara alamiah akan 16:43 menurun dengan bertambahnya usia. 16:46 Itu maksimal prestasi bagus itu pada 16:48 saat ee fleksibilitas sendi itu pada 16:50 usia 30-an. 16:52 Ya. Mulai dari remaja meningkat sampai 16:55 usia 30. Tapi setelah 30-an itu dia 16:58 mulai menurun kalau atau kaku. 17:01 Sendi-sendinya lebih kaku kalau jarang 17:02 bergerak. 17:03 Ya, kalau tanpa latihan. Tapi kalau 17:05 dengan sering latihan dengan stretching 17:08 ya. 17:08 Kita sudah diajarkan dalam salat. 17:11 Ya, makanya saya bilang kalau salat 17:12 tumakninah itu kita diajarkan supaya 17:16 ee menguatkan otot dan sendi kita itu 17:19 berapa 8 detik, ya. Paling bagus memang 17:22 hitungannya 8 sampai 10 detik, ya, 17:24 setiap gerakan stretching. Jadi tidak 17:27 cepat-cepat buru-buru itu enggak enggak 17:29 berpengaruh, ya. 17:31 Lanjut. 17:32 Faktor yang ketiga adalah 17:34 maaf tadi satu lagi, kekuatan otot. 17:37 Sebelumnya. 17:39 Ah, ini. 17:40 Ah, sebelumnya ada kekuatan otot, ya. 17:42 Enggak ada. Oh, enggak ada. Hilang satu. 17:44 He he. 17:46 Ada kekuatan otot. Kekuatan otot itu 17:47 masih 17:49 ada, ya. Kekuatan otot itu ee, maksimal 17:52 pada saat umur 25-an sebelum 30. Ya, 17:54 35-an lah, ya. Tapi secara alamiah dia 17:57 akan menurun 17:59 faktor usia kalau tanpa latihan. Lebih 18:02 drastis malah. 18:03 Ya, kekuatan otot itu apa? Seperti naik 18:05 turun tangga itu kita 18:07 ee, perlu kekuatan otot tungkai. He em. 18:09 Kalau untuk ibadah haji kita tawaf itu 18:11 kita banyak berjalan, 18:13 ya, atau sa'i, atau melempar jumrah itu 18:16 perlu kekuatan otot lengan, tungkai 18:19 untuk berjalan, ya, lebih jauh. 18:21 Tapi kalau dengan latihan maka 18:23 penurunannya akan landai. Apapun 18:25 pekerjaan yang sifatnya berkaitan dengan 18:28 kekuatan otot. Termasuk juga kalau kita 18:29 salat itu perlu kekuatan otot. Iya. 18:31 Tungkai, punggung, ya, untuk kita pada 18:34 saat ee, sujud, pada saat ee, ruku tadi 18:39 itu tetap memerlukan kekuatan otot, ya. 18:41 Lanjut. 18:44 Nah, ini beberapa manfaat-manfaat yang 18:46 sudah banyak bukti, ya, ee, dari sisi 18:49 manfaat medisnya pada anak-anak dan 18:52 remaja. Ada yang buktinya sudah cukup 18:54 kuat dari berbagai penelitian, ya. 18:57 Dan ada juga ee, bukti yang sifatnya 18:59 cukup, ya. Yang cukup 19:02 tingkatnya kuat itu adalah kalau tadi 19:04 endurance atau kapasitas aerobiknya pada 19:06 anak-anak remaja dengan berolahraga yang 19:08 teratur maka dia akan ee, lebih bagus, 19:11 ya. 19:12 Kemudian juga yang saya sering sebut 19:14 sebagai menabung tulang. 19:17 Jadi kalau olahraganya sejak kecil, dia 19:20 akan menabung kalsium dalam tulang itu 19:22 lebih banyak. Sehingga mencegah 19:24 terjadinya osteoporosis pada saat sudah 19:26 lansia. Iya. Ya ditambah tentunya dari 19:29 sisi makanan ya, telur, ikan yang 19:31 mengandung banyak kalsium, susu atau ee 19:34 alpukat, buah-buahan ya, sayur-sayuran 19:36 ada brokoli, bayam itu mengandung banyak 19:38 kalsium. Itu ditambah dengan olahraga, 19:41 dia akan menabung kalsium dalam tulang. 19:44 Ya ini yang mencegah ee terjadinya 19:45 osteoporosis 19:47 pada saat lansia karena pada apalagi 19:49 pada wanita terjadi penurunan hormon 19:52 ya hormon estrogen itu membantu 19:54 ee kalsium dalam ke dalam tulang dia 19:57 menurun sehingga 19:58 ee kalsiumnya tidak dapat masuk ke dalam 20:00 tulang. 20:01 Begitu juga pada pada ee dewasa dan ee 20:04 lanjut usia, banyak bukti-bukti yang 20:07 kuat untuk penurunan apa pengendalian ee 20:11 gula darah, pengendalian ee kolesterol, 20:14 pengendalian asam urat ya kemudian juga 20:18 ee apa dari sisi faktor-faktor yang 20:21 banyak menyebabkan kematian, stroke, 20:23 penyakit jantung 20:25 itu dengan berolahraga yang teratur itu 20:26 akan lebih baik ya. Ya masalah kematian 20:29 itu takdir. Tapi kita harus berupaya 20:32 menyehatkan tubuh kita ya. Ada 20:34 bukti-bukti juga yang cukup tadi yang 20:37 saya sebut bahwa dengan berolahraga itu 20:39 untuk kesehatan jiwa. He he. Ya dengan 20:41 adanya hormon endorfin itu kita menjadi 20:45 sebenarnya endo endorfin itu adalah 20:48 morfin dari dalam tubuh endo. 20:51 Sifatnya mirip dengan morfin yang dari 20:53 luar. Kalau morfin dari luar itu 20:55 merugikan. 20:56 Tapi kalau endo dari tubuh kita sendiri 20:58 He he. morfin yang sifat menyenangkan 21:01 ya, membuat kita kecanduan. Benar kan 21:03 kalau sudah terbiasa olahraga kita akan 21:05 kecanduan. Iya. 21:07 Kita berhenti berolahraga saja kayak 21:08 badan kita jadi sakit-sakit. Ya, biasa 21:11 kalau saya kalau kalau mau flu 21:13 saya tetap bersepeda. Alhamdulillah 21:15 enggak jadi flu beneran, ya. 21:17 Jadi itu secara bukti-bukti cukup 21:20 hormon-hormon tadi akan bagus sehingga 21:23 kita tidak mudah sakit, ya. Next. 21:27 Nah, ini contoh dalam tulang tadi, ya. 21:30 Yang normal itu kalsiumnya lebih padat 21:33 sehingga tulang-tulang kita lebih padat 21:34 itu kalsiumnya lebih banyak sementara 21:35 yang 21:36 osteoporosis karena kalsiumnya banyak 21:39 diserap pada saat lansia diserap untuk 21:42 fungsi kalsium adalah untuk menggerakkan 21:44 otot jantung. 21:46 Kalsium untuk menggerakkan otot-otot 21:47 rangka. 21:49 Semua otot-otot itu dia harus digerakkan 21:51 adanya pompa kalsium otot, ya. Nah, 21:54 karena pada saat lansia hormonnya turun 21:57 sehingga kalsium dalam darah tadi yang 21:59 kita makan dari makanan itu tidak banyak 22:02 sehingga karena kurang kalsium untuk 22:03 menggerakkan jantung otot dia ngambil 22:05 dari tulang. 22:07 Kalau kalsium dalam tulangnya sedikit, 22:09 maka akan cepat porosis, ya 22:11 osteoporosis. Tapi kalau 22:12 nabung tulang kita dari dari muda tadi 22:14 lebih banyak, maka tidak terjadi 22:16 osteoporosis. Ini mekanisme terjadinya 22:19 osteoporosis, ya. Lanjut. 22:23 Nah, ini tadi yang saya sebut sebagai 22:24 olahraga BBTT. 22:26 Ini sudah sudah apa 22:29 eh branding, ya, di masyarakat. 22:32 Itu BBTT 22:34 baik, benar, terukur, dan teratur, ya. 22:38 Baik itu mulai dari usia dini, kemudian 22:41 juga eh 22:43 mengu apa harus berolahraga secara 22:46 khusus kalau punya masalah khusus, ya, 22:48 yang baik. Yang benar itu 22:50 yang benar adalah olahraga harus ada 22:51 pemanasan, 22:53 kemudian berolahraganya sendiri dan ada 22:55 pendinginan, ya, cooling down. 22:57 Dan lain waktunya juga ada pemanasan 10 23:00 menit, terus eh berolahraga itu minimal 23:03 20 menit ya, apapun olahraganya atau 23:06 aktivitas fisiknya. 23:07 Yang terukur adalah denyut kita dengan 23:10 anak-anak sekarang kan dengan jam tangan 23:12 itu ada denyut nadinya ya. 23:13 Iya. Eee digital lah anak-anak sekarang. 23:16 Bisa ngelihat itu bagusnya untuk 23:19 berolahraga itu kalau denyut nadinya 60 23:22 sampai 80% 23:24 dari denyut nadi maksimal. Emm. 23:26 Nah, ini ada rumusnya denyut nadi 23:28 maksimal adalah 220 dikurangi umur. 23:32 Ya, ini patokan ini berdasar penelitian 23:35 ya. Emm. Eee misalkan umurnya 50 tahun 23:38 denyut nadi maksimalnya 170. 23:40 Olahraganya jangan nadinya sampai 170. 23:44 Jadi 60 sampai 80%-nya dari 170, itu 23:47 insyaallah aman. 23:49 Nah, kemarin kan eee ada juga sejawat 23:51 kami di 23:52 di Bandung ya, mungkin karena terlalu 23:54 berlebihan ya mungkin ada terjadi 23:56 gangguan jantung ya. Eee beliau almarhum 23:59 2 hari yang lalu ya. Usianya sudah 65 24:02 tahun mungkin 24:03 eee ya masalah takdir ini ya, tapi 24:05 mungkin 24:06 ada faktor risiko juga yang harus kita 24:08 perhitungkan ya. 24:09 Tapi satu cara yang mudah yang mungkin 24:11 tidak perlu jam 24:13 yang biasa hobi nyanyi sambil olahraga 24:16 itu sih contohnya pada tentara. 24:18 Tentara kalau jogging itu ngapain? 24:20 Nyanyi lagu mars. Iya. Halo-halo 24:22 Bandung, maju tak gentar. Itu adalah 24:25 nadinya pasti kurang lebih 60 sampai 80% 24:28 dari denyut nadi maksimalnya. 24:30 Itu sudah ada penelitian kalau lagu-lagu 24:32 mars 24:33 nadinya kurang lebih seperti itu. Jadi 24:35 kalau eee kita berolahraga sendiri atau 24:37 sama teman sambil jogging masih bisa 24:41 ngobrol tapi bukan gosip ya. 24:43 Sambil ngobrol tuh artinya denyut 24:45 nadinya cukup. 24:46 Ya, jadi itu teknik yang apa namanya tes 24:49 bicara, talk test ya. Itu salah satu 24:51 indikator bahwa eee olahraganya cukup, 24:54 jangan berlebihan. 24:55 Olahraga jangan kurang tapi juga jangan 24:57 berlebihan. 24:59 Dan yang BBTT yang terakhir teratur. 25:00 Teratur itu seminggu tiga kali, ya. 25:03 Kalau baru mulai ya seminggu sekali, ya. 25:06 Nanti bertahap dinaikkan setiap eh dua 25:08 bulan sekali misalkan. 25:10 Kemudian juga eh perlu jadi tidak 25:13 olahraga setiap hari Senin sampai hari 25:15 Minggu setiap hari. Harus ada satu hari 25:17 istirahat diselangi, diselingi, ya. 25:20 Kemudian juga 25:21 eh olahraga aerobik itu ada tipe satu, 25:23 tipe dua, tipe tiga. Sebaiknya 25:26 di segala usia apapun apalagi lansia 25:29 lakukanlah aerobik tipe satu. 25:32 Ya, seperti jalan, naik apa naik turun 25:36 tangga dan sebagainya. Kenapa denyut 25:38 nadinya relatif 25:40 landai, tidak naik turun naik turun. Itu 25:42 aerobik tipe satu. 25:44 Tidak perlu alat dan sebagainya. Aerobik 25:46 tipe dua itu sudah mulai denyut nadi 25:48 sudah mulai naik turun naik turun tapi 25:50 tidak terlalu tinggi, ya. Misalkan apa 25:53 eh berenang, kemudian 25:56 eh apa skipping, ya. Senam aerobik itu 25:59 aerobik tipe dua. 26:01 Ya, denyut nadinya naik turun naik 26:03 turun, ya. Masih relatif aman asal tidak 26:05 berlebihan tidak naik. 26:07 Tapi yang lebih bahaya adalah aerobik 26:09 tipe tiga. Itu perlu alat, perlu 26:12 keterampilan, ya. Basket, sepak bola, 26:14 bulu tangkis. Bagi usia-usia lanjut 26:17 hati-hati, ya. Kalau tidak terlatih 26:20 jangan lakukan 26:21 aerobik tipe tiga. Yang lebih aman 26:23 adalah aerobik tipe satu, ya. Apalagi 26:26 yang baru mulai, ya. 26:28 Nanti kalau sudah mulai apa eh kombinasi 26:31 dengan aerobik tipe dua. Ya, kalau 26:34 tektokan dengan seumuran kemampuannya 26:36 sama, bolehlah main pingpong eh di 26:39 aerobik tipe tiga, tapi jangan lawannya 26:42 umurnya jauh. Nanti main bulu tangkis 26:44 lawan umurnya jauh, kita pasti akan 26:46 Menggeh-menggeh. akan apa terangsang 26:48 untuk 26:49 menyamainya. Nah, di situlah eh risiko 26:51 bisa kena jantung, bisa dan sebagainya. 26:54 Lanjut. 26:56 Nah, ini yang eh, menurut saya ini slide 26:58 terakhir. 27:00 Bahwa aktivitas fisik, latihan fisik dan 27:02 olahraga itu adalah bagian dari siklus 27:04 hidup. Sejak ibu hamil. 27:08 He eh. Kalau ibunya berolahraga yang 27:10 ringan tentunya jalan ya. Itu janinnya 27:13 juga ikut berolahraga. He eh. Karena 27:15 dampak dari pembuluh darah hormonnya 27:16 juga ikut terangsang ya. 27:18 Jadi, 27:19 ibu hamil itu tidak atau ibu menyusui 27:21 tidak harus diam istirahat. Tapi ya 27:24 secara ringan bisa melakukan. Ya 27:26 bersepeda statis misalkan. 27:28 Atau berjalan ya. Kemudian balita. 27:32 Biasakan atau sejak usia dini. 27:34 Saya punya cucu 3 tahun sudah mulai 27:36 sering ya dengan bentuk permainan 27:38 bermain. Ya bukan berolahraga tapi 27:40 bermain. Eh, kita tinggal jaga supaya 27:42 dia aman safety ya. Eh, jangan sampai 27:45 terjatuh sebagainya. Biasakan dia lepas 27:48 saja untuk beraktivitas fisik. Lari-lari 27:50 sebagainya ya. Untuk anak sekolah ini 27:52 sebaiknya. Di dunia atlet itu mulai dari 27:55 anak sekolah. He eh. Sudah sudah mulai 27:57 melakukan eh, latihan fisik atau 28:00 exercise bahkan olahraga ya. Berenang 28:03 itu sejak usia muda. Ya 9 tahun 28:05 sebagainya. Sepak bola juga. Eh, sejak 28:08 usia 10 tahun sudah boleh tapi dengan 28:10 yang ringan-ringan ya. 28:11 Kemudian sampai usia produktif itu. Eh, 28:14 biasanya atlet. 28:15 Eh, di usia-usia tersebut ya. Pecinta 28:18 alam juga demikian pada usia. Sekolah 28:20 sampai usia produktif. Usia produktif 28:22 itu sampai. 28:24 65 tahun ya. Ya kalau olahraga mungkin 28:27 olahraga veteran. 28:28 Ya lansia juga ada olahraga veteran. 28:30 Nah, untuk ibadah haji tentunya usia 28:32 produktif sampai. Eh, lansia. 28:35 Untuk persiapan haji sebaiknya kita 28:37 melakukan latihan fisik dahulu. 28:39 Ya jangan eh, karena di sana. 28:41 Ibadah haji adalah ibadah fisik. 28:44 Ya selama kemudian harus mampu, mampu 28:46 keuangan, mampu eh mental, tapi juga 28:49 mampu fisik, ya. Harus eh 28:53 tawaf yang tujuh kali putar, kemudian eh 28:56 sa'i, kemudian lempar jumrah, itu 28:58 ibadah-ibadah yang memerlukan fisik. 29:00 Saya rasa itu eh sebagai pengantar saya 29:02 tentang kebugaran jasmani. Mudah-mudahan 29:04 ini sebagai dasar kita nanti untuk 29:06 dialog, ya. Eh banyak hal-hal yang bisa 29:09 dikembangkan. 29:10 Yang mau yang 29:11 olahraga secara komunitas maupun juga 29:13 secara individu, maupun juga olahraga 29:15 prestasi. Demikian, Mbak Nuning. Terima 29:17 kasih. Asalamualaikum warahmatullahi 29:18 wabarakatuh. Waalaikumsalam 29:20 warahmatullahi wabarakatuh. Keren 29:21 banget, Dokter Imran, dengan apa yang 29:23 disampaikan. Dan 29:25 kayaknya kita kemudian merenung, iya, 29:27 ya. Kurang ini, kurang itu, padahal usia 29:30 masih segini. Berapa usia Anda? Yang 29:32 jelas pastilah di atas 20 tahun, kan? 29:35 Karena dari apa yang kita dengar, 29:40 tampaknya oh, ya, seperti yang tadi saya 29:41 bilang, silakan kalau mau telepon, bisa 29:44 juga WA ke 0811199720. 29:49 Dan sudah ada yang masuk, boleh 29:50 langsung, ya. Ya, silakan, silakan, Mbak 29:52 Nuning. Oke. 29:53 Dari 29:55 mana tadi? 29:57 Ibu Saidah. 29:58 Dari mana itu, Bu Saidah? Ehm enggak ada 30:00 keterangannya di sini. 30:02 Asalamualaikum, Pak Dokter. Ya, 30:05 waalaikumsalam. 30:06 usia 70. Alhamdulillah. 30:08 Saya setiap mau salat tahajud mandi 30:11 dulu. 30:12 Nah, bagaimana nih menurut Dokter kalau 30:14 mandinya jam 02.00? Jadi penyakit enggak 30:16 sih? Syukron. 30:18 Iya, dari Ibu Saidah, Ibu Hajah Siti 30:21 Nur. 30:22 Ya. 30:23 Ya, ini 30:24 sebelum tahajud, ya. 30:25 Sebelum tahajud, ya, biasanya malam, ya, 30:27 dini hari. 30:28 Ya. 30:29 Eh 30:31 mungkin karena 30:32 terbiasa, ya. He em. 30:34 [berdehem] 30:35 Dan eh sebaiknya memang karena 30:38 eh dini hari itu cuaca apa, udaranya 30:41 cukup dingin, 30:43 Ya, sebaiknya menggunakan air yang 30:44 hangat. 30:45 Ya. 30:46 Lebih air hangat, karena apa? Suhu tubuh 30:49 kita itu kan normalnya 36 sampai 37 1/2, 30:53 suhu tubuh. Ya. Sementara suhu tubuh itu 30:56 dipengaruhi oleh suhu sekitar. Aha. Ya. 31:00 Suhu sekitar, suhu udara, termasuk juga 31:02 suhu ee air. Ya. 31:06 Kalau suhu tubuh kita yang 31:09 36 37 itu kan 31:11 hangat, ya. Bukan panas demam tinggi 31:15 40-an atau yang dingin, ya. Darah itu 31:18 enggak bisa ngalir. 31:19 Itu biasanya sesuai dengan suhu 31:22 ee sekitar, apa? 31:23 Ee istilahnya 31:25 beradaptasi. He em. Ya. 31:27 Kalau sekitar kita makin turun, ya, 31:30 suhunya 31:32 ya, kalau di dalam rumah mungkin kalau 31:35 malam hari itu ya, tergantung daerahnya, 31:37 ya. 31:38 Ada yang 17, ada yang 20, ada yang 24, 31:41 ya. Kalau pakai AC mungkin ee juga 31:45 dingin. 31:46 Itu jangan sampai tubuh kita jadi 31:48 berubah. 31:49 Jadi ke arah dingin. 31:52 Ke arah dingin itu mempengaruhi hormon. 31:54 He em. Ya, mempengaruhi aliran darah 31:55 sebagainya. Makanya tadi kalau dengan 31:58 air yang dingin juga, maka akan 32:01 sama, ya. Jadi akan berpengaruh. Makanya 32:04 sebaiknya gunakanlah air yang hangat. 32:08 Hangat itu di atas berapa sekarang? Di 32:10 atas 15 derajat, ya. Iya. Ya, air 32:13 hangat, ya, hangat-hangat. Jadi 32:15 itu membiasakannya dengan air hangat. 32:17 Insya Allah ee tubuh kita tuh lebih 32:19 mudah beradaptasi. He em. Ya, ee jadi 32:22 bukan dengan air dingin biasa. 32:24 Karena suhunya di 32:27 apa? Sekitar kita sudah sudah turun juga 32:29 dari suhu yang siang, sore, ya. Iya. Itu 32:32 sih yang terbaik, mudah-mudahan. Tapi 32:33 enggak masalah, ya, Dok, ya. Yang 32:35 penting jaga. Ya, kalau memang lebih ini 32:37 sih, sebaiknya mandinya pas pada saat ya 32:41 mau sore mau 32:42 eee jam 08.00 jam 09.00 gitu ya. Sebelum 32:46 tidur. Sebelum tidur ya. Ya ini karena 32:48 terbiasa mungkin ya. 32:51 Oke, ini dari tadi Ibu Saida yang ini 32:54 dari Pak Bambang ya. 32:57 Dok, dulu tuh kalau selonjor telapak 33:00 kaki bisa saya sentuh dengan telapak 33:02 tangan saya. Sekarang paling jauh sampai 33:05 pegang lutut. Itu latihan apa yang harus 33:08 saya lakukan? Karena katanya bagus 33:10 banget loh bisa pegang telapak kaki pada 33:12 saat selonjor. Heeh. Ya ya. 33:16 Ya alhamdulillah kalau bisa salatnya 33:18 bisa sampai belum sampai keduduk itu 33:21 artinya 33:22 apa lutut kita tuh masih bagus ya. 33:25 Ya lutut dan pinggang ya. 33:27 Makanya kita sudah dibiasakan untuk bisa 33:29 salat itu karena melatih stretching otot 33:32 dan 33:33 sendi kita. 33:34 Latihannya sebenarnya 33:37 saat ini cukup banyak eee 33:40 apa ya olahraga-olahraga ya kebetulan 33:42 saya 33:43 diminta jadi dewan pembina olahraga 33:47 lintingkung mungkin pernah dengar ya. 33:48 Iya. 33:49 Lintingkung itu 33:51 juga ada kok. Di Brasil ada ya? Iya. 33:53 Saya ini mantan jadi 33:55 oleh karena ketua umumnya teman 33:57 seangkatan saya Dokter Ahmad Mediana. 34:01 Eee 34:02 memang dilatih untuk menguatkan otot dan 34:05 sekitar sendi. 34:07 Ya, tapi tetap tadi yang saya bilang 34:09 aerobik tipe pertamanya itu tetap 34:11 dilakukan. 34:13 Ya lintingkung kan mungkin seminggu cuma 34:14 sekali ya. 34:16 Tapi kalau hari-hari lainnya kita tetap 34:18 bisa dilakukan berjalan sambil 34:20 menggerakkan 34:21 eee apa otot-otot sendi kita ya 34:25 selain salat tentunya. 34:27 Itu eee selain kalau yang bisa berenang 34:30 bisa dengan latihan berenang juga bisa 34:33 menggerakkan sendi-sendi. Jadi, jangan 34:35 biarkan sendi kita kaku. 34:38 Ya, setiap sendi mau di lengan, tungkai, 34:41 punggung ya. 34:43 Dan stretching itu bisa dilakukan setiap 34:45 hari tanpa disebut sebagai olahraga atau 34:48 aktivitas fisik. Sebagai aktivitas 34:50 fisik, 34:51 ee lakukanlah secara rutin setiap hari. 34:55 Kita melakukan apa? Stretching ya. Ee ya 34:58 kayak gerakan salat saja, selain salat 35:01 tentunya. Kita ee kita lakukan lebih 35:03 lama waktunya, tahan. 35:05 Kemudian ee lepaskan. 35:08 Itu ee 35:10 setiap sekali misal selama 10 menit. 35:13 Oke. 35:14 Ya, di luar salat tentunya 10 menit pagi 35:17 siang 10 menit malam 10 menit. 35:20 Insyaallah itu tetap ee 35:23 apa? 35:24 Sendi dan otot kita itu tidak jadi kaku 35:27 ya. Karena aliran darah itu akan 35:29 mengalir ke sana sehingga akan lebih 35:30 memudahkan. Ya. 35:32 Tapi untuk leher, nah ini hati-hati 35:34 kalau sudah lansia. Dan sebaiknya dari 35:36 sekarang sudah dari sejak muda 35:38 dulu kita saya diajarkan namanya 35:39 keluhannya sekarang. Kalau olahraga itu 35:41 tidak bolak-balik leher ke kiri kanan ke 35:44 kiri kanan depan belakang depan 35:45 belakang. 35:47 Seharusnya adalah hanya stretching. 35:49 Diregangkan. 35:51 Kita nengok ke kiri tahan selama 10 35:53 detik atau 10 hitungan. 35:55 Satu dua sampai 10 kemudian kita 35:56 lepaskan. 35:57 Kemudian kita tengok kanan tahan sampai 36:00 10 detik atau 10 hitungan kemudian kita 36:02 lepaskan. He em. Ya. Kalau sudah lansia 36:05 tidak dianjurkan untuk ke belakang. 36:07 He em. Jadi hanya lihat ke depan saja ke 36:09 bawah gitu ya. 36:11 Dongak itu jadi jangan gitu. 36:12 Jangan mendongak ya. 36:14 Kalau masih muda enggak apa-apa untuk 36:16 menguatkan otot leher. Tapi untuk lansia 36:18 karena sudah ada gangguan 36:19 tulang-tulang ee di leher itu bisa 36:22 bahaya. Ya, bisa terjepit saraf kita di 36:24 daerah leher. Ya. 36:25 Jadi olahraga sejak kecil harusnya tadi 36:28 bukan bolak-balik tapi hanya ditahan 36:30 atau stretching saja. 36:32 Ya, itu bisa kita lakukan ee sehari-hari 36:35 itu pagi siang maupun malam. 36:39 Di luar waktu salat tentunya. 36:41 Demikian. Baik, lanjut ke tunggu mana 36:45 dia. 36:46 Saya ikut gym atas saran dokter, 36:50 kebetulan 36:51 saya komorbid jantung. Ehm, usia berapa 36:54 Bu? Ee sayang di sini tidak disebutkan. 36:56 Dibimbing untuk penguatan otot, tapi 36:59 lucu deh Dok kalau pas enggak latihan 37:01 kenapa jadi otot eh lengannya pada sakit 37:04 ya? Ini 37:06 kenapa? 37:07 Oh. 37:08 Pada saat enggak latihan malah sakit 37:09 gitu ya. 37:10 [tertawa] 37:10 Ya, itu itu biasanya karena belum lama 37:13 ya belum terlatih atau bebannya lebih 37:17 berat ya. Jadi memang untuk latihan otot 37:20 itu ee harusnya gradual harus 37:23 meningkatnya itu 37:25 ee bertambahnya beban itu harus 37:27 perlahan-lahan 37:28 perlahan-lahan tidak langsung berat 37:30 biasanya ee terjadi kekakuan otot ya. 37:34 Itu yang pertama biasanya setelah 37:36 olahraga setelah latihan di gym tadi 37:38 jadi berasa pegal sakit apalagi sakit 37:40 ya. 37:41 Mungkin harusnya sih tidak terlalu lama. 37:44 Ehm. Ya, itu efek dari latihan yang 37:46 lebih berat 37:48 ee 37:49 apalagi kalau sudah atau kalau sudah 37:51 lama biasanya lebih cepat mudah hilang 37:53 ya. 37:55 Tapi yang penting pemanasan dulu sebelum 37:57 latihan ee berat beban misalnya di gym 38:00 tadi di gym mau yang aerobiknya dengan 38:02 treadmill atau sepeda statis tapi kalau 38:05 sudah pas saat latihan beban itu tetap 38:07 memerlukan 38:09 ee pemanasan. 38:11 Ya, pemanasan yang tanpa beban ya, 38:13 misalkan ee apa 38:15 kita ee mengeram apa menggenggam tangan 38:18 kemudian kita tekukkan siku kita ke arah 38:21 bahu ya. Eh, duduk apa jongkok 38:25 terus berdiri, jongkok, berdiri. Itu 38:26 pemanasan sebelum menggunakan beban. 38:30 Ya. 38:31 Iya. 38:32 Termasuk push up dan sit up itu adalah 38:34 latihan beban. 38:36 Meskipun enggak megang apa-apa, ya? 38:37 ya. Kalau sit up kan biasanya dipegangin 38:39 oleh teman, ya, di lututnya. Itu untuk 38:42 latihan beban untuk perut, terus juga 38:44 punggung. Ehm. Ya. Eh, tangannya jangan 38:47 di belakang leher, sebaiknya di samping 38:49 telinga. 38:50 Ehm. Karena kalau di belakang leher tadi 38:52 saya bilang, jadi kita memaksakan leher 38:54 itu bahaya untuk tulang leher. Harusnya 38:56 di telinga saja, yang kita sentuh adalah 38:59 dari siku ke arah lutut. 39:01 Ehm. Ya, jadi bukan ke dahi ke lutut, 39:04 bukan. 39:05 Ya. Yang eh standar itu adalah dari siku 39:08 ke arah lutut. Jadi kita tidak 39:10 berlebihan eh punggung apa eh pinggul 39:13 kita, ya, pada saat sit up. 39:16 Push up juga demikian. 39:18 Push up itu eh ya standar, ya, kita 39:21 dengan kedua siku kan naik turun naik 39:22 untuk otot-otot belakang. Kalau sit up 39:25 itu untuk otot-otot eh depan. Itu yang 39:27 tanpa alat. 39:28 Ehm. Banyak alat-alat di gym, ya, 39:31 untuk yang apa yang 39:33 eh lengan, bahu, kemudian tungkai, ya. 39:36 Itu ada fase eh latihannya, makanya tadi 39:40 kalau secara gradual awalnya itu 39:42 perlahan-lahan meningkat bebannya. 39:44 Jadi jangan satu waktu langsung naik 39:46 naik naik, tapi harusnya 39:48 eh mungkin nunggu 39:50 sebulan kemudian baru naikin beban. Iya. 39:53 Ya, sehingga risiko terhadap cedera nya 39:56 otot seminimal mungkin bisa terjadi 39:58 cedera otot yang kecil-kecil. 40:01 Ya, terjadi perdarahan yang kecil di 40:03 mikro-mikro otot kalau terasa nyeri, 40:07 ya, kalau tadi berlebihan. 40:09 Ya, harusnya pelatih di gym itu harusnya 40:12 tidak menyamakan 40:14 eh anggotanya seperti dia. 40:16 Kalau pelatih gym kan sudah terbiasa, 40:19 sudah lama. Jadi, jangan disamakan 40:21 anggota yang baru sama seperti dia. Dia 40:23 harus bisa 40:25 memulai supaya resikonya seminimal 40:27 mungkin, ya. 40:28 Oke. Nah, salah satu caranya 40:31 kalau memang terasa 40:32 tadi apa eh 40:33 Jadi, ketika tidak latihan justru sakit 40:36 gitu. 40:36 sebaiknya direndam di air dingin. 40:41 Ya, kalau atlet-atlet bola biasa habis 40:42 main bola itu dia direndam badannya 40:44 sampai batas leher pakai air isi es. 40:47 Di basket gitu pakai air dingin gitu? 40:49 Nah, dingin-dingin. Kenapa? 40:51 Terjadi perdarahan otot-otot kecil yang 40:53 bikin menimbulkan nyeri, sakit, atau 40:56 pegal lah. 40:57 Bahkan kalau yang lebih besar bisa 40:58 bengkak. Itu terjadi perdarahan kalau 41:00 dengan yang dingin dia akan nutup 41:02 perdarahannya. 41:03 Oh. 41:04 Ya, itu sebagai salah satu terapi rice 41:06 namanya. Hmm. Rice itu adalah rest, ice, 41:10 ice, compression, compression itu kalau 41:12 kita kebentur itu di dibebat itu, ya. 41:15 Dan elevation, elevation itu dinaikkan. 41:17 Misalkan kalau tadi Bapak Pak Bambang, 41:20 ya. Hmm. 41:21 Kalau yang pegalnya di betis 41:24 di betis dinaikkan saja sambil duduk 41:26 lebih tinggi dari apa jantung gitu, ya. 41:29 Oke. 41:29 Jadi, betisnya kita naikkan di atas 41:31 bangku, 41:32 misalkan 10 menit kemudian kita 41:34 turunkan. Itu salah satu cara untuk 41:36 mengurangi perdarahannya lebih cepat 41:38 nutup. Kalau yang di lengan, naikin 41:40 tangannya ke atas? 41:41 Naikin ke atas. 41:42 Oke. Ya, atau tadi dikompres dingin, 41:45 kompres es, ya. Itu salah satu terapi 41:47 yang mudah. Baik, ini 0811 41:50 sekian-sekian. Dok, kalau jogging terus 41:53 ngobrol orang-orang bisa kenapa saya 41:55 menggeh-menggeh, ya? Ini apa yang 41:57 terjadi dengan tubuh saya? Ya, itu tadi 41:59 yang saya sebut. 42:01 Eh dengan 42:03 kecepatan yang sama Hmm. seseorang itu 42:05 kebugaran ternyata bisa beda. Jadi, 42:07 mungkin kalau 42:09 dia nadinya nya bagus sementara nadi 42:12 kita sudah cukup tinggi artinya 42:13 kebugaran kita lebih rendah. He em. Ya. 42:16 Makanya tadi kalau sudah kita latihan 42:18 dengan BBTT tadi sudah cukup eee apa 42:21 terlatih 42:22 maka dengan kecepatan yang sama nadi 42:25 kita tidak terlalu cepat tinggi 42:27 sehingga tidak terjadi menggeh-menggeh. 42:30 Karena kalau naiknya nadinya melebihi 42:32 tinggi 42:33 eee biasanya sudah di atas 150 itu mudah 42:36 mulai pernafasan mulai apa ngos-ngosan. 42:39 Ngos-ngosan he eh. Ya. Makanya tadi eee 42:42 kita enggak usah 42:43 apa menyamakan dengan sebelah kita. 42:46 Kita dengan diri sendiri. Jadi kalau 42:49 yang sebelah ngajak ngobrol kita 42:50 manggut-manggut atau geleng-geleng saja 42:52 ya. Tidak harus kita harus nanggapin 42:54 kita malah lebih ngos-ngosan itu artinya 42:55 kita kebugarannya masih lebih rendah. He 42:57 em. 42:58 Dari Ibu Linda di Bekasi. Tadi dokter 43:01 tentang eee Lin Tien Kung ya. Lin Tien 43:04 Kung. 43:04 Kebetulan saya rutin ikut LTK. Dulu 43:06 banyak penyakit tapi alhamdulillah 43:10 sekarang sudah berangsur berkurang. 43:12 Respon ini luar biasa ya Dok mohon 43:15 tanggapannya dong. Ya. Eee memang kami 43:17 di Lin Tien Kung eee sering kami 43:19 diskusikan juga He em. eee waktu itu 43:21 saya juga diminta untuk saya lihat 43:22 awalnya coba perlihatkan videonya 43:24 gerakan-gerakannya. 43:26 Memang eee saya tambahkan sebelum Lin 43:28 Tien Kung lakukan pemanasan dulu. 43:31 Bagi pemula itu Kudu mesti harus. 43:34 Harus baiknya pemanasan jalan di tempat 43:37 saja dulu He em. 5 menit gerak-gerakan 43:39 itu eee waktu itu sudah mulai dicoba 43:42 dibuat nanti videonya supaya aliran 43:45 darah kita terbuka dulu. 43:48 Ya aliran darah kita terbuka otot-otot 43:50 kita siap karena 43:51 eee gerakan-gerakan Lin Tien Kung 43:53 eee relatif memang kalau bagi pemula 43:56 eee enggak mudah untuk mengikutinya. 43:58 Jadi jangan paksakan sama dengan yang 44:00 sudah lama. 44:02 Iya. Ya. Eee misalkan eee apa 44:05 berdiri lama terus lipat lipat ee 44:09 ee lutut sebagainya ya. Nama-namanya 44:12 saya belum hafal karena saya juga belum 44:14 saya coba pelajari. Jadi ee 44:17 alhamdulillah kalau memang bermanfaat 44:19 artinya memang latihannya harus secara 44:22 ee jangan dipaksakan langsung berat. He 44:24 em. 44:25 Dengan diri sendiri kita tidak ee bisa 44:27 melihat dengan tapi kemampuan kita sudah 44:30 siap belum. 44:31 Ya. Nanti kalau secara perlahan ee kita 44:34 akan lebih baik untuk sendi ya. 44:36 Sendi-sendi memang ee manfaatnya banyak 44:38 untuk sendi dan kekuatan ototnya juga. 44:42 Ya alhamdulillah ee walaupun seminggu 44:44 sekali 44:45 kombinasikan di hari lainnya 44:47 sambil berjalan. Iya jadi 44:50 jadi 44:51 ee itu mengimbangi ya He em. mengimbangi 44:54 ee apa aerobiknya juga. 44:57 Oke. Dari Bapak Afandi. 45:02 Assalamualaikum Dok. Usia saya 63 tahun. 45:06 Kalau olahraga senam 45:08 enggak pakai nyanyi 45:10 nyanyi Halo-halo Bandung kek atau apa 45:13 juga enggak ngobrol tapi saya baca 45:15 sayidi istigfar. Hasilnya sama enggak ya 45:18 denyut nadinya kira-kira? Ya. 45:21 Jadi ee istilah talk test tadi He em. 45:24 bisa dalam bentuk jadi mengeluarkan 45:26 suara itu adalah mengatur nafas. Dalam 45:29 bentuk apapun mau ngaji mau nyanyi 45:32 mau ee istigfar, mau nyanyi apa itu 45:37 jadi jantung dan paru-paru kita tuh 45:39 sebenarnya dua sejoli. He em. 45:42 Jadi enggak mungkin jantung hanya 45:43 bergerak sendiri parunya diam. Enggak 45:45 jadi justru dia seirama ya. Denyut nadi 45:49 dan apa nafas itu ee saling saling 45:52 mengisi ya. Jadi apapun ee suara yang 45:56 kita keluarkan 45:58 itu pernafasan itu akan mengatur denyut 46:00 jantung. 46:01 Apapun silakan ee dengan mengaji, ya. 46:04 Dengan tentunya ada irama-irama, itu 46:08 sama-sama bersuara. 46:10 Ya. 46:11 Demikian, Bu Manoni. Oke, kemudian ini 46:13 dari Ibu Maria. 46:15 Assalamualaikum, Dok. Waalaikumsalam. 46:17 kalau eh habis tidur mata gelap, terus 46:21 eh rasanya kalau dibawa berdiri selalu 46:26 eh 46:27 layau kali, ya. He em, he em. Dan 46:29 Kleyengan. Nah, kleyengan dan matanya 46:31 gelap ini apa kabar, Dok? 46:34 Iya, eh saya enggak tahu usia berapa 46:36 gitu, ya. Saya enggak disebut Ibu Maria, 46:38 he 46:39 eh memang paling sering pada apalagi 46:41 pada usia-usia lansia, ya, di atas 60 46:43 tahun. Tapi kalau masih muda yang 46:46 pertama periksa dulu 46:48 eh anemia atau tidak. Hemoglobin periksa 46:51 lab. Ya, eh 46:53 kadar HB hemoglobin anemia atau tidak, 46:56 ya. 46:57 Amonia 46:59 apa anemia eh biasa karena terjadi apa 47:03 eh perubahan posisi 47:06 dia berpengaruh, ya. Eh 47:09 jadi apa jadi kleyengan, jadi pusing 47:11 sebagainya. 47:12 Kemudian eh 47:16 biasakan 47:17 baru bangun tidur jangan langsung 47:19 berdiri. 47:20 Perlahan-lahan. 47:22 Ya, perlahan-lahan kita eh kemudian 47:25 bangun posisi 47:26 jangan langsung duduk juga. Jadi 47:28 perlahan-lahan kalau bahasa ininya kalau 47:30 kucing itu kan ngolet, ya. He em. Kita 47:32 ngolet-ngolet dulu. Menggeliat. 47:34 Menggeliat. Ngolet-ngolet itu sebenarnya 47:36 menyesuaikan 47:38 eh denyut nadi kita. He em. Ya. Pada 47:41 saat tidur denyut nadi itu adalah paling 47:42 rendah. 47:43 Jadi enggak heran kalau orang bangun 47:44 tidur langsung berdiri pasti kleyengan. 47:47 ini suka jatuh. Bahaya pada orang lansia 47:49 itu bisa jatuh terbentur kepalanya. He 47:52 em. Bukan karena faktor ini, tapi karena 47:53 denyut apa 47:55 eh namanya hipotensi ortostatik. Heeh. 47:59 Jadi, eee 48:01 apa tekanan darahnya langsung turun. 48:03 Heeh. Dan itu jadi keliyengan tadi, ya. 48:06 Makanya ngowalet-ngowalet dulu, jadi 48:08 menyesuaikan dulu denyut nadi kita, 48:10 tensi kita, baru kita duduk, ya kita 48:12 gerak-gerakkan perlahan. 48:14 Kalau sudah, kalau memang ini eee, kalau 48:17 ada 48:18 apa 48:20 kalau sudah normal ya biasa normal, tapi 48:21 kalau memang masih belum 48:23 eee, kan otot kita juga belum siap untuk 48:25 berdiri. Mungkin masih masih lemas gitu 48:27 ya istilahnya. Peganglah sesuatu untuk 48:30 kita bisa berdiri. 48:31 Ya, jadi eee, memang alamiah ya, kucing 48:35 aja ngowalet. Ehe, apalagi orang. 48:37 Apalagi orang, harusnya lebih baik, ya. 48:40 Oke, ini dari 0877 sekian. Dok, kalau 48:45 Rasulullah berkuda, kita kan enggak 48:47 mungkin berkuda. Panahan juga enggak, 48:50 paling berenang yang paling mudah. Tapi 48:53 saya enggak bisa berenang selama 48:55 beberapa waktu kemarin karena diajak 48:57 berenang saya cuman jalan muter di kolam 49:00 renang yang eee, sampai ke dada tinggi 49:03 airnya. Apakah ini juga memadai? Eee, 49:06 oh. Ya. 49:08 Usianya, ya. Eee, sekarang juga 49:10 dikembangkan usia-usia lansia ya, 49:13 walaupun enggak lansia juga boleh 49:15 berjalan di dalam kolam renang. 49:17 Ya, itu menjadi hambatan tapi justru 49:21 eee, lebih berat, ya. 49:22 Jalan di air lebih berat daripada jalan 49:24 di darat. 49:24 jalan di darat, jalan di darat gitu kan 49:26 ya. Dia hambatan, jadi ada unsur latihan 49:28 beban juga sebenarnya untuk untuk apa 49:31 dada, otot dada, otot perut, otot otot 49:34 tungkai. 49:35 Ya, tadi 49:36 ya, ini eee, saya bukan ustaz sih ya, 49:38 tapi 49:40 eee, kan kita dalam Islam tuh apa sih? 49:43 Diajarkan untuk berkreativitas. 49:46 Zamannya tentunya berbeda ya. 49:48 Zamannya berbeda dengan zaman 49:50 Rasulullah. Iya, di sini cari kuda mah 49:52 susah. 49:53 Kalau bahasa ini apa? Kalau ini? 49:56 Eee 49:57 ya kreatif itu 50:00 kan 50:01 kita tidak 50:03 kaku apa sih istilahnya? 50:05 Dogmatis. He em. Islam itu justru 50:08 dinamis. Dinamis. Ya, dinamis tapi 50:11 selama sepanjang dengan eee nilai-nilai 50:13 Islam ya yang sudah diajarkan. Ya, ini 50:16 nih asumsi saya. 50:18 Rasulullah itu kan mencontohkan olahraga 50:20 pada saat zaman dulu. He em. Berkuda 50:23 diperlukan mungkin pada saat itu 50:24 diperlukan juga 50:26 eee untuk berperang juga ya padahal 50:27 untuk apa? Eee yang masih 50:29 menyembah-nyembah berhala sebagainya 50:31 mungkin karena pada saat itu. 50:33 Ya 50:34 eee berkuda kan perlu 50:37 lapangan yang luas sebagainya yang 50:39 mungkin tidak semua orang bisa mampu 50:42 beli atau punya apalagi punya kuda gitu 50:44 kan ya. 50:45 Kita harus beraktivitas apa yang kita 50:47 punya. Apa yang ada di sekitar kita. 50:50 Itu sih asumsinya saya yang diajarkan 50:52 dalam Islam itu adalah dinamis. Iya, 50:54 kalau dibandingin dengan sepeda sama 50:56 kali ya? Iya, bersepeda, berjalan. 51:01 Eee sekarang juga ada pingpong 51:03 sebagainya. Ya, jadi eee selama itu 51:06 bermanfaat dan tidak menyakiti orang 51:07 lain kan. 51:09 Tidak merugikan orang lain. Iya iya iya. 51:11 Itu kan kuncinya ya. 51:14 Oke, Dok ini ada yang tanya bedanya 51:15 sehat dan bugar dong Mbak Nunung 51:17 tanyain. Tadi sudah saya kasih contoh. 51:20 Eee apa? 51:21 Sehat itu pada saat diperiksa 51:24 itu normal-normal semua. 51:26 Tapi bugar? Bugar itu 51:29 kalau sehat itu pada saat hari itu. Jadi 51:31 misalkan Ibu apa atau Bapak gitu ya 51:33 membuat surat sakit. Pada saat itu 51:36 adalah sehat. 51:38 Tapi kalau besoknya kena flu He em. 51:42 kan eee surat sehatnya enggak berlaku 51:44 ya. 51:45 Atau demam sebagainya apa? eh 51:48 faringitis, apa nyeri tenggorok misalkan 51:50 kan ada contoh tadi. Itu barusan ada 51:52 yang nyeri tenggorok. 51:53 itu kan sudah sudah tidak sehat. Tapi 51:56 kalau kita bugar kalau diperiksa 51:58 kebugarannya ternyata 52:00 eh cukup ya, saya bilang cukup aja. 52:02 Kalau atlet harus harus yang eh baik 52:06 sekali. Ya, ada yang baik baik sekali. 52:09 Itu relatif sih masa sehatnya itu lebih 52:11 lama. 52:13 Iya. Jadi saya sekarang juga eh sering 52:16 diminta eh apa sebagai konsultasi di 52:19 untuk di rumah sakit 52:20 kembangkanlah eh medical fitness di 52:23 dalam rumah sakit. 52:25 Supaya orang tuh kalau cek medical check 52:27 up ada tes kebugarannya juga kalau 52:29 disebut dengan sehat itu sehatnya lama. 52:32 Ya, kalau sehat syarat itu saja itu 52:35 biasanya mungkin enggak lebih dari 52:37 eh bisa seminggu kemudian Anda flu, kena 52:39 flu artinya dia enggak bugar. 52:42 Tapi dia sehat tapi dia kena flu. 52:45 Ya, kalau bugar itu biasanya masa 52:47 sehatnya lebih lama. 52:50 Jadi 52:50 saya yang saya rasakan selama ini ya. 52:52 Jadi eh sebaiknya memang eh kita bisa 52:56 lebih bugar ya dengan 52:58 oleh aktivitas fisik yang teratur 53:01 eh tekanan darah terkontrol, 53:03 laboratorium-laboratorium bisa 53:04 terkontrol. Eh. Kalau sehat kan 53:07 mungkin sehat fisik tapi di lab-nya 53:10 ternyata kolesterol tinggi. 53:11 Enggak ketahuan. 53:12 Enggak ketahuan. Tapi kalau bugar itu 53:14 lebih dari sekedar sehat. 53:16 Ya, makanya eh dia akan mengendalikan ya 53:19 Mhm. hasil-hasil lab tadi. 53:21 Baik dari Ibu Ningsih nih, Dok. Usia 71 53:24 tahun. 53:25 Alhamdulillah. Alhamdulillah masih kuat 53:27 jalan. Cuma masalahnya di lutut, Dok. 53:31 Sering kram di jempol kaki kanan juga. 53:34 Nah, kiri juga. 53:36 Kalau lutut kram kemudian kan ka lutut 53:40 kanan kaku enggak bisa duduk juga. Apa 53:43 solusinya dong? Hmm. 53:45 Berat badannya enggak disebut ya? 53:46 Enggak, cuman usia aja. Berjalan itu ee 53:52 jadi beban itu tidak harus dari luar. 53:54 Badan tubuh kita, tubuh kita sendiri itu 53:57 juga sebagai suatu beban. 53:59 Ya. Makanya tidak dianjurkan untuk 54:01 usia-usia apa? 54:03 Ee apalagi yang ada gangguan lutut itu 54:06 turun tangga itu lebih bahaya daripada 54:08 naik tangga. 54:10 Karena bebannya itu jadi empat kali 54:12 lipat daripada ee tubuhnya sendiri 54:15 bandingkan waktu naik. Hmm. 54:17 Ya. Jadi tidak dianjurkan naik turun 54:18 tangga kalau untuk lansia ya. Kalau 54:21 sekali-kali untuk latihan otot 54:23 kalau naiknya enggak apa-apa tapi kalau 54:25 turunnya pelan-pelan. Dan pegangan. 54:27 Harus pegangan ya. Karena kemungkinan 54:29 gangguan keseimbangan bisa kepeleset ya. 54:32 Jadi ee 54:34 anjuran saya biasakan dulu 54:36 pemanasan atau stretching ya sebelum 54:38 jalan. 54:39 Jalan itu jangan langsung jalan. 54:41 Harusnya pemanasan dulu. 54:44 Gerak-gerakan apa? Ee lengan, tungkai, 54:47 terus jinjit kaki pelan-pelan ya. Terus 54:51 kita jongkok pelan-pelan ya. Kalau mau 54:54 ee apa? 54:56 Ee duduk ee 54:58 tekuk ya, tekuk lutut kita ke atas. 55:00 Perlahan enggak usah dipaksakan. 55:02 Pelan-pelan. Tapi harus ada pemanasan. 55:04 Ada pemanasan ya. 55:06 Itu kemudian nanti ya pemanasan tadi 55:09 saya bilang kan 10 sampai 15 menit. Ehe. 55:12 Itu fungsinya selain otot dan sendi tapi 55:14 juga denyut nadi kita sudah mulai naik. 55:16 Ya biasa itu pada saat ee istirahat itu 55:18 denyut nadi kita 55:20 antara 60 sampai 80. Tapi kalau sudah 55:23 pemanasan yang cukup itu bisa 80 ke 55:26 atas. 55:27 Ya, nanti kalau sudah latihan fisik 55:28 jalan itu bisa di atas 100 denyut nadi 55:30 per menit. 55:32 Ya, kalau tergantung kecepatan jalannya. 55:34 Tapi tadi 55:36 secara perlahan ya saya bilang 55:37 pemanasan. Ya, kemudian tadi semua sendi 55:42 itu kita 55:43 kita, apa, kita lenturkan. 55:45 [berdehem] 55:45 Supaya enggak kaku, ya. 55:47 Mau sambil duduk, mau sambil berdiri, 55:50 ya. Kalau jangan sampai kalau di atas 55:53 60-an itu kan gangguan keseimbangan. 55:56 Kalau mau 55:57 satu kaki harus pegangan. 55:59 Ya. 56:00 Sebaiknya atau dengan peserta yang lain, 56:03 ya. Jadi tidak berdiri bisa gampang 56:05 terjatuh. Tadi tambahan informasi dari 56:07 Ibu Ningsih yang usianya 71 tahun, berat 56:10 badan saya 61 kilo, tingginya 160. 56:16 Itu keterangan, jadi [berdehem] sudah 56:17 seperti itu, heeh. 56:19 Oke, kemudian terkait dengan 56:24 nadi nih, kalau dibilang tadi maksimum 56:27 kan 220, ya. Nadi maksimal, maksimal. 56:32 Itu menghitungnya caranya gimana, Dok, 56:34 kalau 56:36 eh, saya usianya 65 tahun. 56:40 Nah, itu kalau usia 65 tahun, denyut 56:42 nadi maksimalnya 56:44 220 kurangi 65. Jadi 100 Berapa? 100 56:49 140, eh, 160 sekian. 155, ya? 155. 56:53 Benar, ya? 155, kan? 56:55 Ya, kurang lebihlah. Nah, denyut nadi 56:57 untuk latihan atau olahraganya 60% 57:01 sampai 80% maksimal dari 57:04 155. 57:06 60% dari 155 berapa itu? Saya harus 57:09 pakai 57:09 70 sekianlah, 70 57:11 Ya, pokoknya eh, di atas 80, ya. 60% di 57:16 155 kan 57:17 50% itu 75, 57:20 eh, 60% 80-an. 57:22 Sampai 80% dari 155. 57:27 Ya, kalau ada jam atau 57:29 apa 57:30 kalau kita di tempat mungkin bisa 57:31 ngelihat jam gitu kan. Cara menghitung 57:33 nadi kan tentunya lebih mudah sekarang 57:35 dengan jam ya, jam tangan ya. 57:37 Digital itu kan kelihatan ya. 57:40 Nah itu tadi eh cara berolahraga yang 57:43 baik, benar, terukur, dan teratur BBTT 57:45 tadi. 57:45 BBTT 60 sampai 80% 57:48 ya dari denyut nadi maksimal. 57:51 Yang 220 tadi itu. 57:52 Heeh, 220 dikurangi 57:55 usia. Usia itu denyut nadi maksimalnya. 57:57 Maksimal kalau kurang dari itu enggak 57:59 apa-apa. Tapi jangan lebih dari itu. 58:01 Jangan lebih dari itu ya. Oke. Jadi 58:03 masih ingat kan BBTT 58:06 itu baik, benar, terukur, dan teratur. 58:10 yang nyebut B2T2, saya enggak mau B2 itu 58:12 kan makanannya haram. 58:14 Soalnya ada yang lebih populer 58:16 sebelumnya kan B2. 58:18 [tertawa] 58:19 BABI. Oke Dok, ini emm tadi kan ada yang 58:23 tanya, "Kalau muda sebelum tua, oke. 58:26 Sehat sebelum sakit Mmm mmm. 58:30 Terus 58:32 kaya sebelum miskin dong." 58:34 [tertawa] 58:34 Iya. 58:35 Dan satu lagi apa tadi Mbak Nuning, saya 58:38 lupa. 58:39 Sempit. Masa masa yang longgar. 58:41 Masa apa tadi senggang di mana sebelum 58:44 datang yang sempit. Masa luang. 58:46 hidup sebelum mati. Hidup sebelum mati. 58:49 Oke Dok, kita sudah di penghujung. 58:52 Kepada yang sudah ber-WA tapi hanya 58:55 mengucapkan terima kasih, Ibu Vina 58:58 Santika, Ibu Retno SW, kemudian juga 59:02 kalau Bung eh Ibu Asraf, ada yang 59:05 ditanyain nih sebelumnya, boleh ya satu 59:07 lagi. 59:07 Silakan silakan. Umur 75 tahun, masih 59:11 setir mobil, apakah otot ada pengaruhnya 59:14 juga Dok? Hasil lab lain baik semua. 59:17 Eee olahraganya lintang kung, diabet dan 59:21 jantung aman. Tapi masih sering setir 59:24 mobil tadi, bahaya enggak? 75 tahun. 59:28 Bahkan ada orang tua teman saya itu 85 59:31 tahun masih nyetir sendiri. Oh, berarti 59:33 enggak masalah dong ya. Yang penting 59:34 tetap. 59:35 eh tetap eh dilatih masalah apa? 59:39 Eh kognitif ya. Kognitif itu 59:41 eh keseimbangan, 59:44 tidak emosional ya, kemudian juga mata 59:47 tentunya ya. Eh mata itu harus awas. Ya 59:50 kalau lebih aman tentunya ada pendamping 59:52 ya. 59:53 Eh waktu nyetir tapi juga 59:56 eh nyetir itu kan suatu apa ya? Posisi 59:59 yang statis. 1:00:00 Ehm. 1:00:01 Ya jangan terlalu lama. Ya sebaiknya 1:00:03 juga Ada batasan waktunya. 1:00:04 waktunya untuk dia melakukan stretching 1:00:06 pemanasan. Itu biasanya saya sampaikan 1:00:08 pada saat musim mudik. 1:00:11 Musim mudik eh macet, perjalanan 1:00:13 panjang. Setengah jam sekali atau Ya? 1:00:15 Setengah jam sekali atau lebih? Enggak 1:00:17 eh mungkin kalau eh orang nyetir jangka 1:00:20 lama itu biasanya 3 sampai 4 jam 1:00:22 maksimal ya. 1:00:23 jam maksimal. 3 4 maksimal dia harus 1:00:25 berhenti, stretching. Oh, jadi harus 1:00:28 berhenti itu kudu musti jangan enggak 1:00:30 dong. 1:00:30 Musti. Jadi jangan terus-menerus dilaju 1:00:31 itu berbahaya bisa terjadi kecelakaan 1:00:35 karena dilaju sampai selesai. Padahal 1:00:37 Ini kalau yang dengerin driver masa 1:00:38 berhenti nanti penumpangnya bis gimana 1:00:40 dong? 1:00:41 [tertawa] 1:00:42 Eh bis ada waktu ininya juga untuk 1:00:43 istirahat untuk di rest area biasanya. 1:00:45 Oke, jadi aman. 1:00:46 Rest area itu di dimanfaatkan untuk 1:00:48 melakukan Tapi kalau pada saat tertentu 1:00:51 macet ya di pinggir jalan. 1:00:53 Kan pada saat macet itu 1:00:55 eh daripada Duduk di situ. emosi 1:00:58 sebagainya He eh. berhenti di pinggir 1:01:00 jalan ya Keluar aja ya. 1:01:02 Kemudian stretching. Stretching. 1:01:03 Itu sering saya lihat pada saat musim 1:01:05 mudik. Baik, ini yang terakhir ya Ibu 1:01:08 Aminah. Assalamualaikum Dok. Saya setiap 1:01:11 hari jalan kaki keliling komplek bersama 1:01:14 ibu-ibu. Enggak apa-apa ya Dok ya. Saya 1:01:17 eh yang lainnya normal sih tetapi 1:01:20 kolesterolnya naik turun. He eh. 1:01:24 Ya, biasa faktor laboratorium tadi gula, 1:01:28 hipertensi, kolesterol, asam urat 1:01:31 di samping olahraga tapi juga menu 1:01:33 makanan. He eh. Menu makanan itu harus 1:01:36 dijaga, kurangi garam, kurangi gula, 1:01:39 kurangi lemak ya. 1:01:41 Kemudian banyak serat, banyak serat itu 1:01:44 banyak sayuran dan buah. 1:01:46 Ya, eh saya setelah pensiun sudah lebih 1:01:49 sering minum air putih. Alhamdulillah 1:01:52 Air bening kali. 1:01:53 Oh iya air bening. 1:01:55 [tertawa] 1:01:55 Oke. 1:01:55 Ya sekali-kali susu karena mengandung 1:01:57 kalsium. Alhamdulillah saya 2 bulan 1:01:58 sekali itu masih donor darah. 1:02:01 Wow. 1:02:01 2 bulan sekali karena tensi normal, 1:02:04 anemia bagus ya. Eh apa hemoglobin 1:02:08 bagus. 1:02:09 Medical check up saya alhamdulillah 1:02:11 masih 1:02:12 kolesterol 140-an. 1:02:14 Gula 1:02:15 darah 100 1:02:17 120 gitu di bawah untuk puasa 90-an. 1:02:21 Jadi tetap bugar. 1:02:22 Jadi alhamdulillah eh 1:02:24 saya kombinasi olahraga, donor darah itu 1:02:27 kan memper apa sel-sel muda kita jadi 1:02:30 berganti lagi sel-sel tua darahnya sel 1:02:33 tua diganti muda. 1:02:34 [berdehem] 1:02:35 Masih bersepeda, masih berolahraga. 1:02:37 Oke. Senang musik juga senangnya. 1:02:39 Jadi kombinasi lah ya selain tentunya 1:02:42 beribadah ya. 1:02:44 Closing statement untuk bahasan kita 1:02:47 dari dokter Imran Agus Nur Ali yang 1:02:49 spesialis kedokteran olahraga. Sok. 1:02:52 Ya, saya selalu ingat 1:02:56 jadilah sebaik-baiknya manusia. 1:02:59 Sebaik-baiknya manusia adalah manusia 1:03:01 yang bermanfaat untuk orang lain. Masya 1:03:03 Allah. Insya Allah 1:03:05 eh kita bisa husnul khotimah. 1:03:08 Amin Allahumma amin. 1:03:10 Dokter Imran Agus Nur Ali spesial 1:03:14 kedokteran olahraga yang sudah 1:03:15 mempersuasi kita hari ini mudah-mudahan 1:03:18 semakin disayang Allah ya 1:03:20 Amin dan jangan lupa tentang BBTT tadi, 1:03:23 baik, benar, terukur dan teratur dan 1:03:26 jangan lupa untuk kalau kita enggak 1:03:29 perlu deketin morfin tapi kita perlu 1:03:31 keluarkan endorfin ya, karena bisa 1:03:33 menebarkan kebahagiaan baik terima kasih 1:03:35 semuanya, billahi taufik wal hidayah, 1:03:37 wassalamualaikum warahmatullahi 1:03:39 wabarakatuh