Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brail 0:18 [musik] 0:26 [musik] 0:32 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:33 warahmatullahi wabarakatuh. 0:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:37 wabarakatuh. 0:42 was 0:43 [berdehem] 0:45 ali 0:46 masih dipancarloskan dari jalan masjid 0:48 silaturahim nomor 36 Kalimangis Cibubur. 0:50 Inilah radio silaturahim untuk Islam 0:52 yang satu, Indonesia bersatu. Apa kabar 0:55 semua ikhwan dan akhwat di mana pun Anda 0:57 berada yang mungkin lagi di jalan 0:59 terjebak macet menuju ke kantor atau 1:01 mungkin menuju ke sekolah atau mungkin 1:03 di mana pun Anda berada. Hari ini 1:05 alhamdulillah ee saya Muhammad Musaf 1:08 hadir kembali menemani ikhwan dan akhwat 1:10 di acara renungan di bawah ayat suci 1:12 Al-Qur'an bersama guru kita Ustaz Husain 1:15 Lataas. Asalamualaikum warahmatullahi 1:16 wabarakatuh. 1:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:18 wabarakatuh. [berdehem] 1:19 Sehat, Ustaz? 1:20 Alhamdulillah. Hamidin syakirin. Bimana 1:22 Musa? Sehat ya? 1:23 Alhamdulillah sehat Ustaz. Sehat. 1:24 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Ee di 1:26 tengah banyaknya berita-berita yang ada 1:29 sekarang, di tengah dinamika 1:32 perekonomian, dinamika politik, 1:35 dinamika-dinamika yang lain yang luar 1:36 biasa, mudah-mudahan semua ikhwan dan 1:38 akhwat dilindungi oleh Allah subhanahu 1:39 wa taala. Ustaz ee sebagai pembuka, 1:42 Ustaz, sebelum nanti ada baca alfatihah 1:44 mungkin. Betul, 1:45 kita baca al-Fatihah terlebih dahulu 1:47 Ustaz. 1:51 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:57 Bismillahirrahmanirrahim. 2:02 Alhamdulillahiabbil 2:05 alamin 2:08 arrahmanirrahim 2:11 maiki yaumiddin 2:16 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:24 ihdinasirathal 2:26 mustaqimathalladzina 2:30 anam 2:43 Amin. 2:45 [berdehem] 2:50 Baik. Ee alhamdulillahi rabbil alamin. 2:53 Al-Fatihah telah kita baca bersama-sama 2:55 Ikhwan dan Nawat. Ee Ustaz sebagai 2:57 pembuka pertanyaan sambil menunggu 2:59 pertanyaan dari hewan dan Ah yang lain, 3:02 ee di tengah dinamika yang ada, Ustaz, 3:04 sekarang, di tengah derasnya arus 3:06 informasi, di tengah 3:08 propaganda-propaganda [berdehem] 3:10 dengan budget tak terbatas 3:12 dari pihak-pihak yang berkepentingan. 3:15 Mungkin juga di tengah di antara hewan 3:17 dan akhwat yang ada yang sedang 3:19 mengalami masalah keluarga, masalah 3:20 dengan suaminya, masalah dengan 3:21 istrinya, masalah dengan anaknya. di 3:24 tengah semua hal yang terjadi ini, 3:25 Ustaz, bagaimana caranya supaya kita 3:29 bisa menjaga hati kita [berdehem] tetap 3:30 tenang 3:31 sehingga anak-anak kita bisa tetap 3:34 kondusif situasi di rumah 3:36 dan juga [berdehem] semoga 3:38 ee dengan hati yang tenang semuanya bisa 3:41 tetap terkendali. Bagaimana caranya, 3:42 Ustaz? [berdehem] 3:44 Bismillahirrahmanirrahim. 3:47 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 3:50 sholli wasallim wabarik ala abdika wa 3:53 rasulika 3:55 sayyidina wa nabina Muhammadin wa alihi 3:59 wasohbihi wasallim. 4:03 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 4:07 innaka antal alimul hakim. 4:10 Wala haula wala quwwata illa billahil 4:13 aliyil adzim. Allahumma atina minika 4:16 rahmah waimna min ladunka 4:20 ilman nafi'a wfa'na bimaam. 4:24 Amma ba'du. Ikhwan akhwat yang dirahmati 4:26 Allah. 4:30 Ketentraman jiwa 4:34 berpengaruh pada sikap 4:40 dan sepak terjang seseorang. 4:46 Seorang yang jiwanya tentram, damai 4:50 dapat melihat persoalan dengan jernih, 4:53 dapat mengambil keputusan yang tepat dan 4:56 benar. 4:59 Seorang apabila ingin betul-betul 5:03 merasakan rasa nyaman, tentram, damai, 5:08 tidak dipengaruhi oleh situasi yang 5:10 keru, 5:12 krisis yang dihadapi, simpang siurnya 5:15 berita, 5:17 hingga sulit bagi seseorang untuk 5:18 menentukan mana benar, mana salah. 5:21 [berdehem] 5:22 Tapi bagi orang-orang yang jiwanya 5:23 tentram, 5:25 yang selalu betul-betul 5:29 menyatu dengan Allah Subhanahu wa taala 5:32 dalam bimbingan dan petunjuknya, 5:34 mereka tak akan terpengaruh terhadap 5:36 semua ini. Allah berfirman di dalam 5:39 surah Fussilat ayat 28. 5:43 Alladzina amanu 5:45 watatmainnu qulubuhum bidzikrillah. 5:49 Ala bidikrillahi tatmainul 5:55 [berdehem] 5:57 alladzina amanu wailus shihat tuba lahum 6:01 wa husnuma. [berdehem] 6:04 Kalau kita renungkan dua ayat ini dalam 6:07 surah Fussilat ayat 28 6:10 dan ayat 29, 6:13 Allah menerangkan kepada kita bahwa 6:16 orang-orang yang 6:18 jiwa dan kalbu mereka tentram hanya 6:21 orang yang hatinya selalu ingat pada 6:23 Allah. 6:26 Bukan hanya sekedar mulutnya komat kamit 6:30 berzikir, 6:32 tapi pikirannya ke mana-mana. 6:37 Tapi maksudnya 6:39 orang yang hatinya selalu mengingat 6:42 Allah 6:44 hingga mereka betul-betul apa? 6:47 Mereka betul-betul menyadari 6:50 bahwasanya 6:52 [berdehem] apa saja yang menimpa mereka 6:55 dari kesulitan, 6:57 semua itu merupakan hal yang terjadi 7:00 atas izin Allah Subhanahu wa taala 7:03 sebagai ujian baginya. 7:06 Dan pada saat dia menerima nikmat, dia 7:08 tidak lupa diri, tidak lost control, 7:11 tapi bersyukur kepada Allah Subhanahu wa 7:13 taala. 7:15 Maka pada saat dia bersyukur dalam 7:16 menerima nikmat, Allah tambahkan 7:18 nikmatnya. Belum lagi yang Allah 7:20 sediakan di hari akhir. Pada saat dia 7:23 menghadapi cobaan 7:25 dengan hatinya selalu mengingat Allah, 7:27 dia tidak merasa berat cobaan tersebut. 7:30 Tapi dia merasakan bagaimana pertolongan 7:32 Allah yang membantu dirinya hingga dia 7:35 melalui cobaan tersebut dengan baik dan 7:38 burus. 7:40 Dan dia betul-betul yakin bahwa Allah 7:42 Subhanahu wa taala bukan hanya maha 7:45 kuasa atas segala sesuatu, tapi maha 7:49 pengasih lagi maha penyayang. Allah 7:52 membuka pintu doa bagi hamba-hamba-Nya 7:56 setiap saat. Bahkan Allah tidak pernah 7:59 meninggalkan dirinya walaupun sekejap 8:01 mata. Wahua maakum ainama kuntum. 8:04 Tinggal hati kita mengingat Allah. 8:08 Kita hadapkan wajah kita kepadanya 8:11 sebagaimana yang Allah ajarkan. Iyaka 8:13 na'budu wa iyaka nastain. Kita mohon 8:17 petunjuknya. Ihdinasiratal mustaqim 8:20 shathalladzina an'amta alaihim ghairil 8:23 maghdubi alaihim waladin. Dengan 8:26 sungguh-sungguh 8:28 kita membaca doa ini dengan betul-betul 8:31 meresapi kebesaran keagungan Allah. 8:34 Tidak ada sesuatu yang sulit bagi Allah 8:36 Subhanahu wa taala. Bila dia menghendaki 8:39 sesuatu, cukup baginya untuk mengucapkan 8:41 kun fayakun, cukup baginya mengatakan 8:45 kun fayakun. 8:46 Fayakun. 8:47 Oleh karena itu, apa yang meresahkan, 8:49 merisaukan orang yang hatinya selalu 8:51 mengingat Allah. 8:53 Segala sesuatu di langit dan di bumi 8:55 dalam genggaman Allah. 8:58 Betul gak? 8:58 Betul. 9:00 Jadi kalau seorang hamba [berdehem] 9:02 selalu hatinya bersama Allah, apa yang 9:04 akan membahayakan dirinya? H 9:07 tapi pada saat dia melupakan dan 9:08 meninggalkan Allah, maka dia [berdehem] 9:10 akan berhadapan dengan berbagai macam 9:14 cobaan yang akan membuat dirinya 9:16 bisa-bisa terkapar, bisa-bisa dia 9:19 kehilangan harapan berubah menjadi orang 9:21 yang berputus asa. [berdehem] 9:24 Jadi alladzina amanu orang-orang yang 9:26 beriman 9:28 watatmainnu qulubuhum bidikrillah. 9:32 Kalbu-kalbu mereka akan tenang, tentram 9:35 bizikrillah dengan mengingat Allah. 9:38 Bizikrillah di sini bukan hanya qat 9:40 kamit mulutnya berzikir tapi hatinya. 9:43 Karena azzikru ini sebetulnya merupakan 9:45 sifat bagi hati bukan bagi lisan. 9:48 Lisan mengungkapkan. Tapi sebetulnya 9:50 azzikru mengingat ini merupakan apa? 9:53 Mengingat merupakan sifat dari hati. 9:58 [berdehem] 9:59 Ya, begitu dia mengingat Allah, dia 10:00 mengenali Allah dengan nama-namanya yang 10:02 begitu indah, 10:04 akan memberikan harapan yang besar 10:06 baginya, 10:08 akan juga apa akan membuat [berdehem] 10:10 dirinya selalu rindu untuk apa? Bersama 10:14 Allah Subhanahu wa taala. Dia tidak akan 10:16 takut menghadapi ancaman, tidak akan 10:19 takut menghadapi tantangan yang berat 10:21 dalam hidup ini. Dan dia tidak akan 10:23 bersedih atas sesuatu yang hilang. 10:25 Karena tidak ada sesuatu yang hilang. 10:27 Semuanya kelak akan apa? Akan kembali 10:29 kepada Allah. 10:30 Oleh karena itu Allah berikan 10:32 bimbingan tuntunan juga berhubungan 10:34 dengan ayat ini. Innalladzina qalu 10:38 rbunallah tummastaqamu. 10:41 Sesungguhnya mereka-mereka yang berkata 10:43 rabbunallah. Rabb kami adalah 10:46 Allah. 10:47 Pelindung kami adalah Allah. 10:50 Pegangan kami dalam hidup kini adalah 10:53 Allah. Demikian pula harapan kami. 10:57 Bukan hanya ucapan, tapi kemudian mereka 10:59 istiqamah betul betul dalam apa? Dalam 11:04 prinsip tersebut. 11:07 Sebagaimana yang diucapkan begitu pula 11:09 hatinya, begitu pula apa cara hidupnya. 11:12 Tatanazzalu alaihimul malaikatu alla 11:15 takfu wala tahzanun. 11:18 Maka pada saat itu para malaikat akan 11:20 turun silih berganti berduyun-duyun. 11:23 Allah tidak mengatakan tanzil. Kalau 11:24 tanzil berarti turun. Tapi kalau 11:27 tatanazal menjelaskan bagaimana malaikat 11:30 turun berduyun-duyun sili berganti 11:33 untuk menghibur hamba ini yang selalu 11:35 ingat kepada Allah. 11:36 H 11:37 yang istiqamah di atas jalannya. Alla 11:39 takf. Kalian jangan takut. 11:42 Pada saat terjadi [berdehem] cobaan yang 11:44 menimbulkan ketakutan 11:46 mereka justru tenang dan damai. Wahzan. 11:50 Dan jangan kalian berduka, bersedih atas 11:52 kehilangan sesuatu. Karena tidak ada 11:54 sesuatu yang hilang. Kel kalian semua 11:56 akan dikumpulkan bersama-sama di tempat 11:58 yang jauh lebih indah, lebih mulia. 12:01 Nahnu wabsyiru bil jannatillati kuntum 12:04 tuadu. Bahkan mereka memberikan kabar 12:07 gembira kepada hamba ini yang selalu 12:10 [berdehem] berpegang teguh kepada Allah. 12:14 Bergembiralah kalian dengan surga yang 12:17 Allah janjikan bagi kalian. Nahnu 12:19 auliyaukum fil hayatid dunya wafil 12:22 akhirat. Kami adalah wali-wali kalian, 12:25 pelindung-pelindung kalian dalam 12:27 kehidupan dunia maupun dalam kehidupan 12:29 akhirat. 12:31 Wakum fiha maastahi anfusukum wakum fiha 12:34 ma taddaun. Dan di sana kalian akan 12:37 mendapatkan apa yang kalian minta, apa 12:39 yang kalian inginkan, semua akan 12:41 dikabulkan oleh Allah. Nzulam min gfurir 12:44 rahim. Sebagai hidangan yang disediakan 12:47 dari yang maha pengampun. lagi maafnya. 12:50 [berdehem] Jadi kalau hati kita selalu 12:53 berpegang teguh pada Allah, ingat 12:54 kepadanya, kemudian istiqamah di atas 12:57 jalan yang Allah tunjukkan, apalagi yang 13:00 membuat kita takut? H 13:03 para malaikat akan menjadi pengawal 13:05 orang-orang yang istiqamah di atas jalan 13:07 Allah. 13:10 Jadi sebetulnya 13:13 datangnya kegelisahan, keresahan juga 13:17 seorang tidak mampu untuk apa? Keluar 13:19 dari krisis yang dihadapi karena dia 13:21 melupakan Allah. Allah berfirman, "Wala 13:25 takunu kalladzina nasullaha faansahum 13:29 anfusahum ulaika humul fasiquun." 13:32 Kalian jangan termasuk dari orang yang 13:34 lupa kepada Allah. Begitu orang lupa 13:36 kepada Allah apa yang terjadi? 13:39 anfusahum Allah membuat mereka membuat 13:41 mereka [berdehem] lupa diri. [batuk] 13:43 Membuat mereka lupa diri. Membuat mereka 13:45 lost control. Akhirnya dia melakukan 13:49 tindakan-tindakan mengambil kebijakan 13:51 dan keputusan malah yang menambah beban 13:54 dan penderitaan. 13:56 Jadi untuk membuat hati ini tenang, 13:58 tenteram walaupun dalam kondisi yang 14:01 amat sulit [berdehem] hanya dengan 14:03 selalu kita bersama Allah. Lihat contoh 14:06 Nabi Allah Ayub. 14:09 dengan cobaan yang bermacam-macam dia 14:11 tidak berkeluh kesah. 14:14 Lihat juga cobaan yang dialami oleh 14:16 Ibrahim alaihialatu wasalam. Begitu juga 14:19 putranya. 14:20 Begitu pula sang istri yang ditinggalkan 14:23 bersama anaknya di padang yang tak 14:24 bertuang. Apakah mereka berkecil hati? 14:27 Karena tidak ada sebab-sebab kehidupan. 14:31 Bagi apa? Bagi mereka di tengah-tengah 14:33 padang yang tak bertuan, bukit-bukit, 14:36 batu, tidak terdapat air maupun tanaman, 14:38 bahkan manusia sama sekali tidak. Tugas 14:42 manusia berusaha. 14:45 Adapun rezeki 14:48 [berdehem] 14:49 yang dibutuhkan manusia semua berada di 14:51 tangan Allah Taala. Usaha ini yang akan 14:54 membuka pintu rahmat Allah. Asal kita 14:57 lakukan dengan benar dan selalu apa? 15:00 Ingat hati kita berharap kepada Allah. 15:03 Jadi sebab-sebab yang Allah tetapkan 15:05 dalam hidup ini jangan menjadi Tuhan 15:07 yang kita sembah. 15:09 Sebab-sebab ini hanya wasilah. 15:11 Sedangkan semua rezeki kita berada di 15:13 tangan 15:14 Allah. 15:14 Allah. Jadi kita berusaha sebagaimana 15:16 Sayidah Hajar bersai 15:19 antara Safa dan Marwah. Walaupun kalau 15:22 kita perhitungkan dengan akal kita, 15:25 usaha tersebut merupakan usaha yang 15:27 sia-sia. [berdehem] 15:30 Tapi dia naik ke Safa, melihat ke sana 15:32 kemari kemudian berangkat menuju Marwah. 15:35 Setelah dia menghabiskan usahanya, 15:38 baru pada saat itu dia memohon kepada 15:41 Allah Subhanahu wa taala. Allah 15:43 Subhanahu wa taala [berdehem] 15:45 kirimkan, 15:47 kirimkan apa? kirimkan utusannya untuk 15:50 membawa rahmat kabar gembira bagi hamba 15:53 ini. 15:54 Allah pancarkan sumur zamzam yang 15:56 diminum oleh bermiliar-miliar manusia 15:58 hingga kini dan tak pernah kering. 16:01 Padahal di Padang yang tak bertuan yang 16:03 hujan jarang tu 16:05 turun. 16:05 Jadi yang paling penting hati kita 16:08 hendaknya jangan pernah melupakan Allah. 16:11 Sandarkan hidup kita kepada Allah jangan 16:13 kepada sebab, jangan pada kekayaan, 16:16 jangan pada ilmu yang kita miliki atau 16:18 kepada akal kita atau kepada bantuan 16:21 orang lain. Sandarkan hidup kita 16:24 sepenuhnya kepada Allah. Kemudian kita 16:26 berusaha semaksimal kemampuan kita. 16:29 Karena bertawakal bukan berarti 16:30 mengabaikan usaha. Tapi tawakal itu 16:33 setelah kita berusaha, kita pasrahkan 16:36 semuanya kepada Allah. Apa yang Allah 16:38 berikan itu yang terbaik buat kita. Apa 16:40 yang Allah jauhkan itu merupakan juga 16:42 apa? 16:43 Hal yang menghindarkan kita dari hal-hal 16:45 yang buruk. Jadi kalau hatinya selalu 16:47 bersama Allah 16:48 rida dengan apa yang Allah Subhanahu wa 16:51 taala tetapkan baginya, mungkin enggak 16:53 dia bergelisah? 16:54 Enggak. 16:55 Nah, yang penting dalam menghadapi 16:57 simpang siur berita [berdehem] 17:00 kita jangan 17:03 membuka diri kita terhadap setiap 17:05 berita, 17:07 tapi pilih berita-berita yang 17:09 bermanfaat. bagi kita kalau ada 17:12 berita-berita yang tidak baik, sempat 17:14 masuk kita berlindung pada Allah 17:15 Subhanahu wa taala dari keburukan 17:17 tersebut dan kita berupaya untuk tetap 17:20 kita hanya menyampaikan hal-hal yang 17:22 baik, yang positif ya sedangkan hal-hal 17:25 yang buruk 17:27 kita tidak bicarakan kecuali seorang 17:30 yang akan melakukan perbaikan. Kalau 17:33 hanya bercerita, 17:36 seorang bercerita mengenai kesulitan 17:37 ekonomi, yang satu juga bercerita, yang 17:40 lain juga bercerita. Akhir pembicaraan 17:42 semuanya berpusar di seputar kesulitan 17:44 yang dihadapi dan tantangan yang bakal 17:46 dihadapi oleh bangsa. Stres enggak 17:48 kira-kira? 17:48 Stres 17:50 itu pemikiran berguna enggak? Bisa 17:51 enggak merubah keadaan? 17:53 Tidak. 17:53 Enggak. Hanya keluh kesah kan daripada 17:55 berkeluh kesah kita berdoa mohon kepada 17:58 Allah. Kemudian dalam majelis isi dengan 18:00 pembicaraan yang memberikan harapan bagi 18:02 kita semuanya. Kalian tidak perlu 18:04 khawatir. Rezeki di tangan Allah bukan 18:07 di tangan pejabat, 18:08 bukan di tangan oligarki, 18:10 bukan juga rezeki berada pada usaha 18:13 kita. Tidak. Kita hanya berkewajiban 18:15 berusaha, tapi rezeki di tangan Allah. 18:18 Hati yang selalu mengingat Allah, 18:20 berzikir kepadanya, membaca 18:23 ayat-ayatnya, berjalan di atas kebenaran 18:25 adalah orang-orang yang tidak akan 18:27 pernah disia-siakan. Bahkan pada saat 18:29 bencana, 18:31 bencana melanda kampungnya bahkan 18:34 kotanya karena dia selalu bersama Allah. 18:36 Allah jaga dirinya. Di mana rumah yang 18:39 lain hancur sedangkan rumah dia tegak. 18:42 Sedikit pun tidak terkena 18:45 akibat dari bencana tersebut. Jadi yang 18:47 penting kun maallahi fi kulliin. 18:50 Hendaknya kamu bersama Allah dalam 18:52 segala sesuatu. Baik farro dalam suasana 18:55 senang wafi bar atau dalam suasana 18:59 cobaan dan ujian kamu akan berada dalam 19:02 suasana yang betul-betul tegar. Jadi 19:04 hindari [berdehem] kita berhubungan, 19:06 berkomunikasi dengan berita-berita, 19:09 tayangan-tayangan 19:10 yang tidak bermanfaat bagi kita kalau 19:12 kita tahu malah menimbulkan kegelisahan 19:15 dan keresahan. Begitu juga jangan kita 19:19 punya kebiasaan untuk menyampaikan 19:21 berita-berita buruk. 19:22 Hmm. H 19:23 karena berita buruk yang didengar oleh 19:25 orang lain apa berita yang 19:26 menggelisahkan orang lain itu pasti akan 19:29 berdampak juga apa terhadap diri kita. 19:32 Jadi apa yang kita ucapkan pada orang 19:33 lain itu juga berpengaruh pada kita. 19:35 Betul. Tapi kalau kita selalu memberikan 19:38 harapan, 19:39 mengajak orang bersabar dalam menghadapi 19:41 cobaan, Allah kasih subhanallah Allah 19:44 berikan bahkan 10 kali lipat dari apa 19:46 yang kita berikan pada orang lain. Jadi 19:49 kalau kita bersedekah, Allah balas 19:51 sampai 700 kali lipat. 19:54 Kalau kita bersedekah kebaikan, 19:55 menghibur orang yang menderita, 19:57 menanamkan keyakinan di hatinya, jangan 20:00 kamu takut, jangan kamu bergelisah. 20:03 kembali kepada Allah, jaga salat kamu 20:06 dan hendaklah kamu selalu mengingat 20:07 Allah. Ini nasihat-nasihat seperti ini 20:10 bermanfaat bagi orang lain, bagi kita 20:12 Allah berikan lebih daripada itu. 20:14 Hm. 20:16 Jadi hendaknya kita selalu mengajak 20:17 kepada yang makruf, mengingatkan manusia 20:20 untuk menjauhi yang mungkar dan taburkan 20:23 rahmat sebagaimana yang dilakukan Nabi 20:25 kita Muhammad sallallahu alaihi 20:27 wasallam. Keburukan yang kita saksikan 20:30 wajib kita ingkari baik dengan lisan 20:33 kita. Kalau mampu dengan tangan sebagai 20:35 seorang yang punya wewenang, lakukan 20:38 dengan tangan. Seperti katakan 20:40 pejabat-pejabat yang berwenang, mereka 20:42 wajib untuk menindak perbuatan-perbuatan 20:45 yang tidak benar, baik dengan regulasi 20:48 yang ada maupun penegak hukum yang 20:50 melakukan. Nah, kita katakan dengan 20:53 lisan kita kalau tidak mampu dengan 20:55 kedua-duanya, dengan hati kita, kita 20:57 menyingkir dari tempat tersebut agar 21:00 tidak terkena imbas perbuatan yang 21:02 mereka lakukan. Karena perbuatan buruk 21:04 ini juga menimbulkan kegelapan dalam 21:06 hati kita. Kalau kita enggak ingkari, 21:08 kita duduk bersama-sama, akan berimbas 21:11 juga menimbulkan kegelapan di hati kita. 21:13 Jadi, lebih baik kita menyingkir menjauh 21:15 sambil kita berlindung kepada Allah 21:17 Subhanahu wa taala. Jadi kesimpulannya 21:20 hendaknya hati kita selalu bersama 21:22 Allah, bersama apa yang Allah ridai dan 21:25 jauhilah perbuatan yang mendatangkan 21:27 murka Allah. Juga berkumpul dengan 21:30 orang-orang yang melakukan perbuatan 21:32 yang dimurkai Allah subhanahu wa taala. 21:35 Jadi alladzina amanu 21:37 watatmainu qulubuhum bidikrillah ala 21:40 bidzikrillahi tatmainul qulub. Orang 21:42 yang beriman hati mereka akan tentram 21:45 damai dengan mengingat Allah. Ketahuilah 21:48 hanya dengan mengingat Allah baru apa? 21:52 Kalbu dan jiwa-jiwa manusia akan 21:54 tentram. Jadi hanya dengan mengingat 21:56 Allah baru apa? Jiwa manusia akan 21:59 tentram. Oleh karena itu Allah dahulukan 22:02 ala bidzikrillah tatmainul qulub. Allah 22:04 tidak mengatakan ala tatmainul qulub 22:07 bidikrillah. 22:08 Hm. 22:08 Karena kalau Allah katakan Allah ala 22:10 tatmainul qulub bidikrillah ketahuilah 22:13 hati akan tentram dengan mengingat Allah 22:15 juga bisa tentram dengan lainnya. Betul. 22:17 Tapi kalau ala bikrillahiulub 22:20 mendahulukan bikrillah menunjukkan apa? 22:23 Ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat 22:25 Allah baru kalbu dan jiwa manusia akan 22:28 tentram. 22:30 Alladzina amanu wailus shihat itu mereka 22:33 orang-orang yang beriman mengerjakan 22:36 amalan saleh. Tuba lahum w husnum. 22:39 Betapa betul-betul indahnya mereka. 22:42 Betapa mulianya mereka. Demikian pula 22:45 apa? tempat kembali yang Allah sediakan 22:48 bagi mereka. Wallahuam. 22:50 Ustaz eh Afan, Ustaz sedikit pertanyaan 22:52 lanjutannya. Cuma bagaimana cara kita 22:55 melatihnya, Ustaz? Terutama ketika 22:58 dalam situasisituasi 23:00 kepanikan. 23:01 Karena ketika kepanikan kan kita 23:03 langsung mengingat Allah tuh refleknya 23:05 mengingat Allah. Bagaimana caranya 23:06 supaya bisa seperti itu, Ustaz? 23:09 [berdehem] 23:10 Memang kalau pada saat terjadi kepanikan 23:13 sebelumnya kita kurang mengingat Allah, 23:15 berzikir kepada Allah, kepanikan 23:18 tersebut dengan mudah akan mengacaukan 23:21 kita. Oleh karena itu hendaknya kita 23:24 biasakan diri kita untuk selalu berzikir 23:26 kepada Allah, 23:28 mengingat Allah, membaca ayat-ayat 23:30 sucinya, kemudian juga berkumpul di 23:34 tengah-tengah orang-orang yang 23:35 mengingatkan kita kepada Allah. 23:38 Pada saat terjadi kepanikan, pertolongan 23:40 Allah akan datang. Jadi apa yang kita 23:42 lakukan pada saat sebelum terjadinya 23:45 suasana yang panik itu menjadi deposit 23:48 buat kita. 23:50 H 23:50 seperti katakan orang mempunyai 23:51 tabungan. 23:52 He. 23:53 Begitu terjadi kesulitan ekonomi 23:57 dengan tabungan dia apa? 23:59 Membantu dia untuk meringankan bapaknya. 24:03 Nah, tabungan zikir kita kepada Allah 24:05 pada saat-saat biasa, 24:07 ketaatan kita pada Allah, membaca ayat 24:10 suci Al-Qur'an, salat berjamaah di 24:12 masjid, ini merupakan deposit. 24:14 Hm. 24:15 Dan bukan sembarang deposit. Ini deposit 24:17 yang tak terhingga di sisi Allah yang 24:18 tidak akan pernah hilang. Begitu terjadi 24:22 suasana panik, suasana yang betul-betul 24:25 menakutkan, Allah tentramkan hati 24:27 mereka. 24:27 Oh, 24:28 nahnu auliyaukum fil hayatid dunya wail 24:31 akhirat. kami yang akan menjadi wali 24:34 pelindung kalian dalam kehidupan dunia 24:36 maupun kehidupan akhirat. Apa yang akan 24:38 membahayakan dirinya? 24:40 Tapi terbukti orang-orang yang selalu 24:42 ingat Allah pada saat terjadi bencana, 24:45 mereka orang yang paling tentram. 24:47 Hmm. 24:48 Bahkan seandainya Allah mengambil mereka 24:50 pun mereka siap. 24:51 Iya. Iya. Jadi seandainya katakan 24:54 dalam arti yang ekstrem bencana tersebut 24:58 ya mengambil mereka, mereka merasa 25:01 mereka tidak akan pergi ke mana-mana. 25:03 Mereka akan kembali kepada Allah. Oleh 25:06 karena itu mereka akan selalu ingat inna 25:08 lillah wa inna ilaihi rojiun. Tapi orang 25:11 yang kasihan orang yang lupa pada Allah. 25:13 Hm. 25:14 Pada saat aman, pada saat senang, pada 25:17 saat lapang, h 25:19 pada saat cukup dia lupa kepada Allah. 25:20 tidak suka membantu sesamanya. Begitu 25:23 datang suasana panik, orang ini yang 25:26 betul-betul paling menderita pada saat 25:29 tersebut. Tapi kalau yang suka 25:31 meringankan beban orang yang susah, 25:33 membantunya, menghapuskan air mata 25:35 orang-orang yang berduka, bersedih, 25:38 orang-orang yang hatinya selalu 25:39 mengingat Allah, pada saat terjadi 25:42 bencana, pertolongan Allah akan datang 25:44 kepadanya. Bahkan melindunginya dari 25:46 hal-hal yang ditakuti. 25:48 Hm. 25:50 Iya. Jadi apa yang kita lakukan pada 25:53 saat aman, pada saat lapang itu akan 25:56 menjadi bala bantuan bagi kita. 25:59 Sebaliknya kalau kita lupa pada Allah, 26:02 kita banyak melakukan 26:03 perbuatan-perbuatan yang tidak benar, 26:05 begitu datang bencana kita betul-betul 26:08 pada saat tersebut akan teringat pada 26:11 perbuatan-perbuatan buruk kita. 26:14 rekaman bukan lagi ke depan, tapi 26:16 berbalik ke belakang mengingatkan 26:17 kejahatan dosa yang pernah kita lakukan 26:20 padahal kita belum bertobat bahkan masih 26:23 dalam keadaan lalai. 26:26 Jadi dalam hal ini seperti yang dialami 26:29 Nabi bersama sahabatnya ketika pada saat 26:33 peperangan azab sekutu 26:36 orang-orang munafik menyebarkan berita 26:38 innanasa qod jamau lakum. 26:43 Sesungguhnya apa? Bangsa Arab suku-suku 26:46 mereka bersama orang Yahudinya telah 26:49 bersatu untuk apa? Untuk memerangi 26:50 kalian. 26:54 Apa jawaban mereka? Ja, mereka 26:55 mengatakan apa? Aduh, hasbunallah. 26:59 Hasbunal 27:00 hasbunallah. 27:00 Yang terjadi malah apa? Tanpa banyak 27:03 peperangan, 27:04 pasukan yang tadinya mengepung kota 27:06 Madinah, mengepung Rasul lari 27:08 tungganglanggang. 27:11 Begitu juga orang Yahudi yang berkhianat 27:13 dari dalam. Pada akhirnya mereka 27:14 dihancurkan dan diusir dari Kota 27:16 Madinah. 27:18 Orang yang beriman yang tadinya 27:20 mengalami cobaan yang berat dan tekanan 27:23 Allah kasih subhanallah setelah itu 27:24 justru menghadapi keluasan dan bangsa 27:28 Arab yang tadinya bersatu untuk 27:30 memerangi Rasul mulai saat itu mereka 27:33 menyadari bahwa kekuatan mereka walaupun 27:35 mereka bersatu mereka tak mungkin untuk 27:37 dapat memerangi Nabi kita Muhammad 27:39 sallallahu alaihi wasallam. Maka setelah 27:41 peperangan Ahzab, kita saksikan 27:43 bagaimana 27:44 kaum musyrikin 27:46 mereka berpikir ya berpikir ya 1000 kali 27:52 untuk menyerang Nabi kita. Bahkan banyak 27:54 setelah itu orang yang 27:55 berbondong-bondong masuk ke dalam Islam 27:57 hingga terjadi Fathu Makkah yang 27:59 merupakan kemenangan yang Allah 28:01 anugerahkan bagi orang-orang yang 28:03 beriman dan Nabi melalui penderitaan 28:06 bahkan lebih berat dibandingkan kita. 28:09 Keluarga Nabi juga mengalami cobaan, 28:12 sahabat-sahabat Nabi juga mengalami 28:14 cobaan. Arti cobaan ini bukan menjadi 28:17 apa? Menjadi ee 28:22 penderitaan buat mereka, malah menjadi 28:24 sebab yang mengantarkan mereka menuju 28:27 kemuliaan hingga mereka dikenang dalam 28:29 Al-Qur'an. asabiquunal awalun minal 28:32 muhajirina wal ansar walladinauhum 28:36 bisanin radhiallahu anhum 28:40 tanpa cobaan ini tidak mungkin mereka 28:41 akan mendapatkan kemuliaan 28:44 juga mati di Karbala mati yang tragis 28:48 setelah dibunuh tubuhnya diinjak-injak 28:50 oleh kuda, kepalanya juga dipotong, 28:53 dipisahkan, dibawa ke hadapan Yazid. 28:56 Keluarga Rasul, wanita-wanitanya 28:58 dijadikan sebagai apa? 28:59 [berdehem] 29:00 Sabaya tawanan yang dibawa menuju ke 29:02 Damaskus. 29:05 Dalam pandangan sepintas ini merupakan 29:07 tragis, 29:09 tapi ini justru ya merupakan hal yang 29:12 mengantarkan mereka menuju kemuliaan. 29:14 Kenapa? Karena Imam Husein keluar bukan 29:18 untuk menginginkan dunia, tapi melakukan 29:20 perbaikan amar makruf di tengah-tengah 29:23 umat yang telah dirusak oleh 29:25 penguasa-penguasa yang baik. Itu bukan 29:28 ingin kekuasaan. h 29:29 ingin melakukan perbaikan. Jadi apa yang 29:32 mereka lakukan dan penderitaan yang 29:34 mereka hadapi 29:36 bukan sesuatu yang mengurangi kemuliaan 29:38 mereka. Tapi dengan cobaan ini terlihat 29:41 mana yang hak, 29:42 mana yang 29:42 mana yang batil. 29:44 Jadi orang yang beriman mereka akan 29:46 selalu pasrah menerima rida dengan 29:49 ketentuan Allah. 29:51 Mereka tidak berkeluh kesah pada saat 29:52 mengalami kesulitan. Mereka juga tidak 29:55 lupa pada saat Allah berikan kesenangan. 29:58 Nah, ini yang harus selalu kita lakukan. 30:00 Mudah-mudahan 30:02 [berdehem] menjadi bekal yang baik buat 30:04 kita semuanya. Amin ya rabbal amin ya 30:06 rabbal alamin. 30:08 Ee hal kedua, Ustaz, kita beralih ke 30:10 topik selanjutnya. 30:12 Beberapa hari ini, Ustaz, sedang ramai 30:14 di di dunia bahkan tentang pemakaman 30:18 dari ee Ayatullah 30:21 Sayid Ali 30:22 Sayid Ali. Ayatullah Sayid Ali 30:24 Alhamaini. 30:25 Banyak, Ustaz. bahkan dari tanggal 4 30:27 Juli sampai 9 Juli karena ee dari rentan 30:32 waktu dari kematian beliau almarhum 30:34 sampai sekarang sekitar 4 bulan di 30:36 tengah perang yang ada dan lain-lain. 30:38 He. 30:38 Bahkan di dari tanggal 7 sampai 8 Juli 30:42 itu 30:43 yang mengarak jenazahnya bisa tercatat 30:46 ee secara data sampai 2,3 juta warga 30:50 turun ke jalan untuk mengarak mengarak 30:52 jenazah beliau. Nah, ee bagaimana 30:55 tanggapan Ustaz tentang prosesi 30:56 pemakaman ini, Ustaz? 30:59 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 31:00 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 31:03 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 31:06 Rbana zidna ilman waaliknain. 31:11 Orang bertanya-tanya gimana hukumnya 31:14 dalam Islam? 31:18 Menunda pemakaman dan penguburan 31:21 orang [berdehem] yang meninggal dunia. 31:22 Apalagi selama 4 bulan. 31:27 Dengan sendirinya [berdehem] saya 31:30 sebetul tidak punya wewenang untuk 31:31 menjawab hal ini. Seharusnya kita 31:33 tanyakan langsung kepada apa? Kepada 31:37 yang melakukan, yang melaksanakan. Apa 31:40 alasan di balik semua ini. Tapi saya 31:42 hanya akan mengungkapkan [berdehem] 31:45 beberapa alasan menurut hemat saya. Saya 31:48 enggak tahu bagaimana keadaannya 31:49 sebenarnya. 31:51 [berdehem] 31:52 Semenjak Sayid Ali Khamnai bersama 31:54 keluarganya terbunuh termasuk 31:58 istrinya, menantunya dan juga cucunya. 32:04 Suasana setelah itu merupakan suasana 32:06 perang. 32:07 Tidak mungkin mereka melakukan pemakaman 32:11 sebagaimana yang dilakukan [berdehem] 32:14 dalam suasana damai. 32:17 Artinya pada saat itu baik itu Zionis 32:20 Israel maupun Amerika mengintai. 32:24 Sedangkan mereka ingin melakukan 32:26 pemakaman yang sesuai dengan kedudukan 32:28 beliau. Dan ini juga menjadi apa? 32:31 Menjadi 32:35 pelajaran 32:37 bagi mereka-mereka ya yang melakukan 32:41 perbuatan yang brutal tersebut. 32:43 Bagaimana seorang pemimpin yang berusia 32:46 80 tahun lebih 32:49 memimpin rakyatnya dengan penuh 32:51 betul-betul kecintaan. 32:54 Begitu dia meninggal dunia, kita 32:56 menyaksikan bagaimana ya ungkapan 33:00 kecintaan yang diungkapkan oleh apa? 33:04 Oleh rakyat Iran terhadap pemimpinnya. 33:07 Jadi begitu beliau meninggal dunia, 33:09 beliau sementara waktu disemayamkan 33:12 sambil menantikan saat-saat yang damai 33:15 yang tidak akan lagi mengancam baik itu 33:17 para ulamanya, rakyatnya, demikian pula 33:20 para petingginya, mereka tunggal tunggu 33:23 sampai apa situasi dalam keadaan 33:26 kondusif. Setelah itu mereka makamkan 33:30 dengan betul-betul meriah jutaan rakyat 33:33 Iran turun. 33:35 Dia mengatakan sampai 11 juta lebih yang 33:37 tuh 33:38 masyaallah 33:38 untuk ikut menyalatkan beliau. Kemudian 33:41 dari sana dibawa menuju ke Irak ke Najf 33:45 ke makam Imam Ali kemudian Imam Husein 33:47 baru disemamkan di pemakaman ee Imam 33:51 Ridha. 33:53 Jadi penguburan ini bukan hanya sekedar 33:54 penguburan tapi untuk menunjukkan juga 33:57 bagaimana kesatuan kecintaan rakyat Iran 34:01 terhadap pemimpin mereka dan kesiapan 34:03 mereka untuk berkorban. menghadapi apa? 34:07 M menghadapi ee serangan-serangan yang 34:09 dilakukan oleh Zionis maupun Amerika. 34:12 Ini pemberitahuan kepada mereka bahwa 34:15 kami tidak gentar 34:17 untuk 34:19 membela negara kami, membela kebenaran 34:22 apapun taruhannya. 34:24 Dan kita buktikan melalui apa? Rakyat 34:26 Iran baik yang laki-laki maupun yang 34:28 perempuan. Jadi penundaan penguburan 34:31 tersebut disebabkan situasi yang tidak 34:34 aman hingga mereka tunda sampai situasi 34:37 dalam kondisi yang baik dan kondusif 34:39 untuk memakamkan pemimpin mereka dan 34:42 juga menunjukkan di hadapan musuh bahwa 34:46 begilah sikap kami terhadap pemimpin 34:48 kami. Karena Netanyahu 34:52 berkata kepada Trump, "Kalau kita 34:54 berhasil membunuh pimpinan tertinggi di 34:56 Iran, Iran akan pecah. 34:59 Iran akan 35:00 pecah 35:01 pecah akan pecah akan kocar-kacir 35:04 dan rakyat akan melakukan apa kudeta 35:07 terhadap apa 35:09 pemimpinanya 35:10 pimpinan paraula 35:12 ternyata yang terjadi kebalikannya betul 35:15 di Iran kebebasan untuk berbicara 35:17 terbuka bahkan kritikan pun terbuka 35:21 orang dibebaskan untuk melakukan ee 35:24 ketidaksukaan mereka menyampaikan kritik 35:27 mereka tapi Pada saat 35:30 pemimpin mereka diserang, negara mereka 35:32 terancam. Bahkan yang tadinya merupakan 35:35 barisan oposisi bersatu semuanya. 35:39 Kemudian kematian tersebut bukan 35:41 menimbulkan fitnah dan perpecahan, malah 35:44 menyatukan rakyat Iran. 35:47 akhirnya membuat mereka tegar di hadapan 35:50 cobaan-cobaan yang mereka hadapi. Bahkan 35:53 ketika pemimpin mereka meminta 35:57 rakyat atau sukarelawan untuk berjuang, 35:59 ternyata yang tampil ke depan bukan 36:01 hanya apa? Bukan hanya anak-anak muda, 36:04 bahkan orang-orang tua, wanita-wanita 36:07 turun siap membawa senjata mereka untuk 36:10 berhadapan dengan invasi Zionis yang 36:12 didukung oleh negara dayaya seperti 36:14 Amerika. Jadi ini merupakan pelajaran 36:17 buat kita. Pelajaran buat kita apabila 36:20 rakyat mencintai pemimpinnya 36:23 bersatu, 36:25 niscaya tidak ada satuun kekuatan yang 36:28 mampu untuk apa? mengalahkan kita. 36:31 Dan tidak akan ada fitnah yang masuk di 36:33 cela-cela kita. Kita dapat membedakan 36:35 siapa orang-orang yang betul-betul dalam 36:38 kebenaran dan siapa orang-orang yang 36:41 melakukan perbuatan-perbuatan yang 36:44 merugikan bangsa dan negaranya. Tapi 36:45 kalau kita pecah tidak bersatu dengan 36:49 mudah kita dikalahkan oleh musuh kita. 36:51 Jadi yang ditunjukkan Iran pada saat 36:53 pemakaman, pemimpin mereka bukan hanya 36:55 sekedar pemakaman, tapi juga merupakan 36:58 pengumuman pemberitahuan. 37:00 Kami mencintai pemimpin kami dan kami 37:03 akan tetap bersatu. Adapun berbagai 37:05 macam isu yang mereka sebarkan di luar 37:07 dan propaganda, semua itu hanya 37:09 merupakan omong kosong di hadapan 37:11 kesatuan kami. Dan ternyata rakyat Iran 37:13 membuktikan hal ini. Bersatu bersama 37:17 para ulama mereka. Adapun jawaban yang 37:20 sebenarnya ya dapat ditanyakan langsung 37:24 kepada pihak mereka, apa yang saya 37:25 sampaikan hanya merupakan apa? merupakan 37:28 ee analisis pribadi. 37:31 Analisis pribadi. Jadi saya tidak bisa 37:33 sama sekali memastikan apa alasan di 37:37 balik semua ini. Tapi kita sebagai orang 37:39 yang beriman, kita berhusnudan ya. 37:42 Jangan kita melontarkan kata-kata yang 37:44 tidak batut atau kita berbicara tanpa 37:46 sama sekali mengetahui sebab yang 37:49 sebenarnya di balik semua ini. Karena 37:51 kalau orang membenci Iran, apa saja bisa 37:53 dikeluarkan sebagai apa? alasan untuk 37:56 melakukan penyerangan. Begitu juga orang 37:59 kalau mencintai sesuatu berlebihan, 38:01 akhirnya mereka terkadang membela 38:03 sesuatu dengan cara yang tidak benar. 38:05 Kita ingin selalu dalam kebenaran, baik 38:08 pada saat kita cinta maupun pada saat 38:10 kita benci, tidak keluar dari kebenaran 38:13 sebagaimana yang diajarkan Allah 38:15 Subhanahu wa taala. Wallahuam. 38:17 Terima kasih banyak Ustaz Husin Alatas 38:20 ee atas ilmunya pada pagi hari ini. 38:22 Semoga Ustaz Husin selalu sehat dan 38:23 dilindungi oleh Allah Subhanahu wa 38:24 taala. Terima kasih banyak juga untuk 38:26 Ikhwan dan Nawat yang sudah mendengarkan 38:28 membersamai kami 1 jam ke belakang. Eh, 38:31 insyaallah kita ketemu lagi di pertemuan 38:33 selanjutnya. 38:35 Kirul kalam subhanakallahumma 38:37 wabihamdika asadu alla ila anta 38:38 astagfiruka wabillahi taufik walhidayah. 38:40 Wasalamualaikum warahmatullah 38:42 wabarakatuh.