Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Amin. [musik] 0:18 Asalamualaikum warahmatullahi 0:20 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 0:23 Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali 0:26 Muhammad. Selamat pagi ikhwan dan akhwat 0:29 pecinta radio dan TV silaturahim di mana 0:32 saja Anda berada. Selamat berjumpa 0:35 kembali di acara perlindungan anak. 0:37 Insyaallah saya Nurfitri Tahir dan juga 0:40 Atep dan Anis akan menemani Ikhwan dan 0:43 Akhwat sampai dengan pukul 11.30 30 0:46 nanti. Ikhwan dan akhwat, pada acara 0:49 perlindungan anak kali ini insyaallah 0:51 kita akan membahas mengenai forum anak 0:54 sebagai pelopor dan pelapor pada bidang 0:58 pencegahan perkawinan anak bersama 1:01 narasumber kita Pak Hamid Patiim. 1:03 Asalamualaikum Pak Hamid. 1:04 Waalaikumsalam. Apa kabar Bunda? 1:06 Baik, alhamdulillah. Bagaimana dengan 1:08 Pak Hamid sendiri? 1:09 Alhamdulillah. 1:10 Ini sepertinya seru sekali ya, Pak ya. 1:12 forum anak sebagai pelopor dan pelapor 1:15 pada bidang pencegahan perkawinan anak. 1:19 Nanti insyaallah kita akan ee dengar 1:21 penjelasannya lebih lengkap dari Pak 1:22 Hamid Pati 5. Kami mengundang ikhwan dan 1:25 akhwat untuk mengirimkan pertanyaan 1:27 dalam bentuk WhatsApp ke nomor 1:29 0811999720 1:35 atau ikhwan dan akhwat dapat menelepon 1:37 kami di studio di nomor 0218451512. 1:43 Silakan Pak Hamid. 1:44 Terima kasih Bunda. 1:45 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:47 warahmatullahi wabarakatuh. 1:50 mendengar Rasil di mana saja berada, 1:55 terutama yang ada di 1:59 Batam, Kota Palembang, Kota Pontianak, 2:04 Kota Sukabumi, Jabotabek, 2:07 kemudian di Magelang, Semarang, 2:10 Yogyakarta, 2:12 Bondowoso, dan Banyuwangi. 2:17 Alhamdulillah kita masih diberi 2:18 kesempatan untuk berbagi informasi hari 2:21 ini insyaallah tentang 2:23 forum anak sebagai 2:27 pelopor dan pelapor pada bidang 2:30 pencegahan perkawinan anak. 2:33 Bunda, mereka ini sebetulnya di 2:39 forum anak itu terlibat di banyak ee hal 2:44 apa saja yang mereka bisa pelopori 2:46 antara lain untuk memastikan 2:50 setiap anak-anak yang ada di sekitar 2:54 mereka itu memiliki 2:58 kutipan akta kelahiran. Jadi mereka 3:01 mengkampanyekan pentingnya ee anak 3:04 teregistrasi di Dinas ee Kependudukan 3:08 dan Catatan Sipil. Kemudian setiap anak 3:11 itu perlu memiliki kutipan akta. 3:15 anak-anak ini mereka akan melakukan 3:19 sosialisasi lalu mengkampanyekan ke ee 3:24 setiap orang-orang yang ada di sekitar 3:26 mereka termasuk teman-teman mereka yang 3:29 kemungkinan 3:31 belum memiliki kutipan akta. Lalu 3:34 kemudian mereka itu bisa melaporkan bisa 3:37 saja melaporkan ke instansi terkait baik 3:42 itu dari tingkat kelurahan, 3:45 kecamatan atau langsung ke Dinas 3:47 Dukcapil 3:49 atau melalui Dinas Pemberian Perempuan 3:52 dan Perlindungan Anak. Itu yang pertama. 3:54 Yang kedua, mereka juga aktif untuk 3:58 mengkampanyekan pentingnya ee mengakses 4:01 informasi layak anak. 4:04 pentingnya ee internet sehat atau 4:09 menggunakan ee gadget dengan penuh ee 4:14 kehati-hatian. mereka memelopori hal 4:17 ini. Selain apa yang mereka pelopori 4:21 yang hari ini kita akan bahas itu 4:24 memastikan bagaimana teman-teman mereka 4:27 itu jangan sampai ee terlibat di hal-hal 4:33 yang kemudian membuat teman-teman mereka 4:37 itu kawin pada usia anak. 4:42 apa saja yang dapat mereka pelopori 4:46 di 4:48 perkawinan anak ini yang menjadi 4:50 tantangan Indonesia dan ini juga menjadi 4:54 perhatian ee Presiden, Gubernur, Bupati, 4:58 Walikota untuk memastikan bagaimana 5:01 meninggikan IPM, indeks pembangunan 5:04 manusia. Salah satunya itu adalah 5:07 memastikan 5:09 setiap anak di tempat baik itu di 5:13 kabupaten, kota atau di provinsi itu 5:16 mereka terakses ke pendidikan yang 5:19 layak. Sekarang diperjuangkan untuk 5:23 pendidikan ee wajib belajar 12 tahun 5:28 yang sebelumnya 9 tahun. ini didorong 5:30 untuk memastikan agar setiap anak itu 5:35 terakses ke pendidikan ee forum anak ini 5:39 mereka mendorong bagaimana memastikan 5:42 teman-temannya itu 5:45 dari usia SD, SMP kalau bisa sampai 5:49 lulus SMA. Kemudian ee kalau sudah 5:55 memiliki ijazah pilihan untuk 5:58 melanjutkan ke pendidikan yang lebih 6:00 lanjut, mereka bisa ee dimungkinkan atau 6:05 ingin kuliah atau ingin bekerja, mereka 6:08 sudah punya modal. Minimal pendidikan 6:11 itu sudah 12 tahun atau berijazah 6:15 SMA 6:17 atau SMK atau sederajat. Baik. 6:21 pendidikan yang dikelola oleh 6:23 Kementerian Pendidikan ee dan Kebudayaan 6:26 maupun oleh Kementerian Agama atau yang 6:30 dikelola oleh ee lembaga-lembaga 6:33 masyarakat. Nah, anak-anak ini terus 6:36 mendorong untuk memastikan jangan sampai 6:41 teman-temannya 6:42 drop out atau teman-temannya putus 6:46 sekolah. 6:47 itu yang mereka upayakan sehingga kalau 6:52 teman-temannya ini fokus dalam belajar 6:57 lalu fokus untuk menyelesaikan 6:59 pendidikan menengah mereka, insyaallah 7:03 anak-anak ini dia akan ee tercegah untuk 7:08 perkawinan pada usia anak karena mereka 7:12 terus didorong bagaimana memastikan 7:15 untuk tetap bersekolah itu. 7:17 dari aspek ee pendidikan. 7:20 Kemudian aspek kedua ini yang menjadi 7:22 penting Bunda, yaitu terkait dengan 7:25 kesehatan. 7:26 Bunda, Kak, Ayahanda dan Bunda di rumah 7:30 banyak ee kasus-kasus yang diketemukan 7:34 ee anak-anak yang menikah di usia anak 7:39 itu mereka proses tumbuhnya itu tidak ee 7:43 utuh. 7:44 mereka langsung mengalami ee berbagai 7:47 masalah dan rentetan kasus ee 7:52 bermunculan dengan anak-anak yang masih 7:55 anak sudah punya anak dan ada yang 7:58 sebagian yang sudah menjadi janda dan 8:01 untuk itu mereka harus mendampingi ee 8:05 anak-anak mereka itu sebagian mengalami 8:08 ee gagal dalam proses tumbuhnya. 8:11 Sehingga sekarang yang jadi tantangan 8:14 pemerintah atau negara ini adalah 8:16 munculnya stunting. Itu di ee salah satu 8:20 faktor penyebabnya itu dari proses 8:23 perkawinan anak. Nah, untuk itu 8:25 bagaimana forum anak ini dapat ambil 8:29 bagian terutama untuk mengkampanyekan 8:33 pentingnya ee hidup sehat. lalu 8:38 memperhatikan 8:39 ee kesehatan reproduksi. Ah, ini yang ee 8:43 melalui media ini dan ini sebetulnya 8:46 didorong oleh komite hak anak PBB 8:50 bagaimana memastikan 8:52 setiap anak remaja [berdehem] itu sejak 8:55 dari usia anak mereka itu sudah dilatih 9:01 atau dikapasiti oleh kedua orang tuanya. 9:05 terutama untuk 9:08 anak pria itu dilatih oleh ayahnya 9:12 bagaimana menjadi seorang anak laki-laki 9:16 yang penuh tanggung jawab terkait dengan 9:20 bagaimana dia tidak sembarang ee 9:24 mengganggu 9:26 ee teman perempuannya melalui ada banyak 9:32 muncul ee kasus-kasus kej kejahatan 9:35 seksual itu yang dialami oleh anak-anak 9:38 remaja ee perempuan yang dilakukan oleh 9:42 anak remaja pria itu karena anak 9:46 laki-laki ini tidak banyak mendapatkan 9:50 pendampingan, pembimbingan. Yang paling 9:53 utama adalah kapasitas. Untuk itu, ayah 9:57 dan bunda yang memiliki anak pria ini 10:02 perlu banyak berkonsultasi 10:05 dengan teman-teman kita di kesehatan 10:09 untuk mendapatkan e pengetahuan ee 10:12 banyak terutama bagaimana mempersiapkan 10:15 anak remaja prianya di bidang kesehatan 10:18 reproduksi sehat. Jadi si ayah itu kalau 10:23 bisa dia banyak berkunjung ke puskesmas 10:27 atau ke rumah sakit atau kalau punya 10:30 kolega ee teman dokter banyak 10:33 berkonsultasi dengan mereka untuk 10:36 menanyakan bagaimana ini mempersiapkan 10:39 ee agar anak laki-lakinya ini 10:43 benar-benar menjadi anak remaja 10:46 laki-laki yang penuh tanggung jawab yang 10:49 terhindar dari masalah-masalah 10:52 yang kemudian itu yang menyebabkan 10:55 mereka ee menjadi pelaku kejahatan 11:00 seksual atau mereka itu dipaksa untuk 11:04 menikah pada usia anak. Untuk itu si 11:07 ayah benar-benar dia ee harus kaya 11:12 pengetahuan. Selain itu, otomatis si 11:15 ayah ini juga punya pengalaman pernah 11:18 jadi seorang anak dan punya pengalaman 11:22 menjadi seorang remaja yang mungkin dulu 11:27 itu belum menjadi fokus. 11:30 Komite Han APBB itu baru menyadari 11:33 belakangan ini bahwa pentingnya 11:37 pembimbingan pendampingan kepada anak 11:40 remaja laki-laki oleh ayahnya. 11:44 Karena itu ee langsung si ayahnya punya 11:48 pengetahuan banyak karena dia banyak 11:51 membaca atau banyak bertanya kepada ee 11:54 para ahli dan dia juga punya pengalaman. 11:57 Pengetahuan ini ee sudah dibakukanah, 12:02 Pak, seperti apa? Karena sepertinya 12:03 masih banyak orang yang memiliki banyak 12:05 versi gitu. Ada yang malah memilih untuk 12:08 misalnya menunjukkan anatomi tubuh orang 12:10 dewasa kepada anaknya secara langsung 12:13 gitu kan ya. ada yang menentang itu. Ini 12:15 sudah dibakukan belum? Bagaimana cara 12:17 pendidikan anak ini? Sebetulnya kalau 12:19 kita langsung bertanya ke teman-teman ee 12:24 ahli di bidang kesehatan itu mereka akan 12:26 menjelaskan sesuai dengan apa yang tadi 12:29 digambarkan oleh Bunda. Tergantung 12:31 bagaimana kita 12:33 melihat itu. Lalu kemudian otomatis kan 12:36 kita sudah punya rambu-rambu yang harus 12:40 kita perhatikan sesuai dengan 12:42 nilai-nilai agama yang dan nilai-nilai 12:45 yang berlaku di masyarakat 12:46 dengan ee filter itu. Itu yang kemudian 12:50 menjadi salah satu penguat bagi kita 12:52 untuk ee memberikan penjelasan kepada 12:55 anak-anak kita nanti. Tapi yang paling 12:58 utama itu Bunda adalah kita harus si 13:01 ayah ini yang paling utama si ayah harus 13:05 memiliki pengetahuan yang komprehensif 13:08 terkait dengan ee kesehatan reproduksi 13:11 sehat ini dari orang yang berkompeten. 13:15 Siapa saja ya orang berkompeten? ya. 13:17 Kalau mau lebih spesifik ke dokter ahli 13:20 ee kandungan karena di sana dia yang 13:23 paling tahu ee apa dampaknya dan apa 13:26 pengaruhnya terhadap ee proses tumbuh 13:29 dari si anak itu sendiri. Kalau ini dia 13:32 dipaksa, apa yang akan terjadi? Apakah 13:36 ada ee semacam itu, Bunda, ee 13:39 ketertarikan lalu menjadi kebiasaan dan 13:43 itu yang menjadi ee penyakit bagi diri 13:46 anak karena dia sejak dari awal 13:49 merasakan hal-hal yang ee hanya orang 13:52 dewasa yang ee paling tahu. Ah, si ayah 13:55 ini dia harus banyak bertanya. Nah, 13:58 dengan bekal bertanya, kemudian bekal ee 14:03 membaca dan dia juga punya pengalaman. 14:06 pengalaman bisa saja bukan yang dialami 14:09 sendiri oleh si ayah, tetapi dia pernah 14:13 atau punya teman yang melakukan 14:16 kejahatan seksual karena ketidaktahuan 14:20 atau karena ikut-ikutan atau karena 14:22 pengaruh sering membaca buku-buku yang 14:26 kontin yang ee tidak atau belum boleh 14:32 diakses oleh anak-anak itu dia pernah 14:35 mengaksesnya. lalu kemudian menonton ee 14:39 video atau film-film yang ee tidak pas 14:44 untuk usia anak. si ayah ini dia punya 14:48 pengalaman temannya karena sering atau 14:51 ee mengakses hal-hal seperti itu 14:54 kemudian membuat temannya mengalami 14:57 ketergantungan dan informasi ini menjadi 15:01 satu kekuatan bagi si ayah untuk 15:04 berdiskusi pada diri si anak. 15:06 Ini menarik nih, Pak Hamid. Maaf saya 15:08 potong sebentar. Tadi kan Pak Hamid 15:09 mengatakan ceritakan tentang teman si 15:11 Bapak gitu ya. Kalau misalnya si Bapak 15:14 ini pernah melakukan kesalahan kecil 15:16 pada waktu ia muda, itu juga boleh 15:18 diceritakan apa enggak sih ke anak atau 15:20 harus kita hindari sebagai orang tua? 15:23 untuk ee sebagai materi pembelajar itu 15:26 bisa di 15:28 direkayasa seakan-akan bukan diri si 15:31 ayah tetapi juga jangan sampai juga si 15:34 anak ini mendapatkan informasi tentang 15:37 keburukan kita dari orang lain. lebih 15:39 baik juga kita ee menyampaikan itu 15:42 tetapi dengan bahasa yang sudah di ee 15:46 kemas 15:47 yang kemudian hasil kemasan itu membuat 15:50 si anak mendapatkan informasi yang ee 15:54 jelas dan benar terutama dari mereka 15:57 yang pernah mengalami hal-hal yang 16:00 bertentangan dengan nilai-nilai agama, 16:02 nilai-nilai masyarakat yang kemudian 16:05 oleh kepolisian itu bisa diproses 16:08 menjadi kejahatan seksual. Ah, 16:10 pengalaman-pengalaman ini yang perlu 16:14 kita ee informasikan kepada anak. Kapan 16:18 hal itu perlu kita lakukan, [mendengus] 16:20 Bunda? ee seorang anak pria itu untuk 16:24 masuk ke usia transisi itu berarti dari 16:28 usia anak masuk ke remaja diawali dengan 16:31 masuk ke usia balig 16:35 banyak ee orang mengatakan mimpi basa 16:40 pertama atau ada perubahan ee suara dari 16:43 seorang anak 1 tahun menjelang usia itu 16:48 atau masa itu si ayah sudah mulai 16:51 mengawali pelatihan, pendampingan, 16:54 pembimbingan itu kepada anaknya. Dan 16:57 pada saat hari H dan si anak mengetahui 17:00 itu, itu yang kemudian si ayah 17:04 benar-benar 17:06 sudah plong, sudah memberikan informasi 17:10 yang lengkap kepada anak. A 17:13 informasi-informasi yang diperoleh oleh 17:16 anak dari informan atau dari sumber yang 17:19 berkompeten ini atau yang memiliki 17:23 hubungan dekat dengan si anak itu 17:25 sendiri. ini jadi bekal bagi anak ini 17:28 terutama yang mereka aktif di forum anak 17:31 untuk mengkampanyekan 17:34 untuk mensosialisasikan 17:36 kepada teman-temannya betapa 17:38 berbahayanya 17:40 melakukan hal-hal yang bertentangan 17:42 dengan nilai-nilai agama atau 17:45 nilai-nilai masyarakat, yaitu melakukan 17:47 kejahatan seksual karena ketidaktahuan 17:50 mereka.Ah Dengan informasi ini si 17:54 anak-anak forum anak dia akan menjadi 17:57 orang yang ee lebih percaya diri. Itu 18:01 yang pertama. Bagaimana dengan anak 18:04 remaja putri? Ah, ini menjadi domainnya 18:08 si ibu. Karena si ibu yang paling tahu 18:13 tentang ee bagaimana 18:16 menghadapi hari pertama datang bulan. 18:21 ini kan akan dialami oleh anak remaja 18:23 putrinya juga. lalu kemudian hal-hal apa 18:27 yang perlu dia perhatikan dan bagaimana 18:30 menjaga mempertahankan ee harga diri 18:35 untuk tidak mudah terutama ee yang 18:38 sekarang ini menjadi tantangan dengan 18:41 adanya ee gadget yaitu 18:44 ee orang dengan mudah memberi akses 18:49 kepada siapapun untuk berbagi foto, 18:52 berbagi video. Kalau sejak dari awal si 18:57 Bunda ee mempersiapkan anak ini 19:03 dengan pengetahuan 19:05 lalu dengan keterampilan dan akhirnya 19:08 nanti dia memiliki sikap si anak itu 19:11 sendiri memiliki sikap untuk tidak mudah 19:14 me lakukan hal-hal yang kemudian 19:18 merugikan diri dia dan memaksa dia harus 19:22 ee menik 19:24 di usia anak. Nah, untuk itu si ibu 19:27 tidak cukup hanya berbekal dari 19:30 pengetahuan diri dia. Tetapi 19:34 pertama terkait dengan tohara ini 19:36 berarti dia perlu berkonsultasi dengan 19:39 ee ustazah yang memiliki pengetahuan 19:42 yang banyak tentang fikih perempuan dan 19:46 fikih ee tentang kebersihan. Lalu 19:48 kemudian kalau bisa datang ke puskes, 19:52 datang ke klinik-klinik yang memiliki 19:56 ruang untuk konsultasi untuk bertanya 19:59 hal-hal apa yang perlu dipersiapkan oleh 20:02 seorang ibu untuk memberikan ee 20:06 pembimbingan dan membangun kapasitas 20:09 pada diri si anak itu sendiri. Jadi, 20:13 Bunda, dua ee kekuatan ini yang kemudian 20:18 ditransformasi kepada anak-anaknya dan 20:21 anak-anak yang sudah ada di forum anak 20:24 itu punya bekal untuk memelopoli 20:28 bagaimana terus mendorong 20:29 teman-temannya. Jangan sampai ee 20:32 terjerumus ke hal-hal yang merugikan 20:35 diri ee mereka. Salah satunya adalah 20:39 mereka akan ee 20:43 dikawinkan pada usia anak karena 20:48 pada sebelumnya mereka melakukan hal-hal 20:52 yang bertentangan dengan ee 20:53 aturan-aturan yang ada di masyarakat 20:56 itu, Bunda. Terkait dengan apa yang 21:00 harus mereka ee 21:03 pelopori. Tidak cukup informasi ini dari 21:06 ayah dan bundanya. 21:09 Ee bagi anak-anak yang sudah aktif di 21:11 forum anak ini, ini mereka akan 21:14 mendapatkan pembimbingan juga kapasitas 21:18 dari dinas ee terkait terutama dari 21:22 Dinas Kesehatan, 21:24 lalu dari dinas yang mengurusi ee 21:28 keluarga berencana karena di sana ada 21:30 program penundaan usia perkawinan. Jadi 21:34 mereka dikapasti dengan kapasitas yang 21:38 sudah dimiliki oleh setiap anak ini. Ini 21:40 yang kemudian mereka akan melakukan 21:43 kampanye ke teman-teman mereka untuk 21:47 menghindarkan diri dari 21:49 perbuatan-perbuatan 21:51 yang dilarang oleh aturan-aturan yang 21:53 berlaku di masyarakat. itu salah satunya 21:56 kalau mereka melampaui aturan-aturan 21:59 itu, mereka akhirnya 22:03 orang tua mana yang ee 22:07 menerima 22:09 ketidaklengkapan 22:10 dari kondisi tubuh dari anak remaja laki 22:15 atau anak remaja ee putri mereka. 22:18 Akhirnya ya tidak mau mereka untuk 22:23 menghindarkan dari ee cemohan masyarakat 22:28 dan 22:30 memaksa diri mereka supaya kembali lagi 22:33 ke kehidupan normal. Akhirnya anak-anak 22:36 ini mereka paksa untuk menikah pada usia 22:40 anak. Ah, ini yang kita perlu hindarkan. 22:43 meskipun ada beberapa ee pejuang-pejuang 22:47 yang bertentangan dengan apa yang kita 22:51 bahas ini, tapi intinya adalah bagaimana 22:54 kita memastikan 22:56 pertama anak itu kalau bisa tuntas dia 23:00 dalam mengakses pendidikan. Karena kalau 23:03 dia tidak 23:05 menyelesaikan 23:07 ee pendidikannya, berarti hak pendidikan 23:10 dari si anak itu sendiri akhirnya 23:12 terlampaui. Dan ini yang kemudian tidak 23:16 sesuai dengan apa yang ee dikehendaki 23:19 oleh pasal 28 dan pasal 29 konvensi 23:24 anak, yaitu setiap anak itu berhak atas 23:30 ee pendidikan. Kalau mereka ee sudah 23:34 terlanjur berumah tangga pada usia anak, 23:38 akhirnya mereka tidak mendapatkan hak 23:41 itu secara utuh. Meskipun ada 23:44 upaya-upaya lain yang terus didorong 23:47 oleh negara, yaitu melalui 23:50 program-program ee pendidikan nonformal 23:52 atau melalui paket atau homeschooling 23:55 bagi anak-anak yang sudah ee melampaui 23:58 aturan. Lalu yang kedua adalah 24:02 anak-anak yang terlanjur 24:06 mereka dinikahkan pada usia anak bunda 24:10 itu hak kesehatan anak otomatis 24:15 prosesnya itu juga akan terganggu. Dan 24:18 itu yang kemudian yang dikehendaki oleh 24:21 konvensi anak di pasal 24 24:25 mereka tidak dapat yaitu mendapatkan 24:28 kualitas kesehatan ee yang paling 24:30 tinggi. karena mereka 24:34 masih anak lalu sudah punya anak 24:38 sehingga mereka tidak menikmati 24:43 bagaimana ee hak-hak kesehatan itu yang 24:46 mereka harus dapatkan sehingga mereka 24:49 menjadi individu yang tumbuh sehat. Lalu 24:54 kemudian mereka menjadi individu yang 24:56 berkembang secara optimal karena mereka 25:00 sudah terganggu harus menikah pada usia 25:03 anak. Apa yang harus dilakukan oleh 25:06 forum anak ini? Yaitu forum anak terus 25:09 membuka mata kepada teman-temannya 25:13 agar mereka tidak mudah 25:18 untuk melakukan hal-hal yang ee tidak 25:21 sesuai dengan norma di masyarakat. dan 25:24 mereka 25:25 terus termotivasi untuk tetap ee 25:29 bersekolah dan mereka benar-benar ee 25:32 menjadi individu yang 25:36 diharapkan oleh pemerintah untuk mengisi 25:40 bagian-bagian di dalam pembangunan 25:42 karena mereka memiliki pendidikan yang 25:44 berkualitas. Kalau bisa 25:48 selesai dari SMA atau SMK itu mereka 25:51 melanjutkan ke pendidikan ee perguruan 25:53 tinggi atau ke sekolah vokasi sehingga 25:56 mereka menjadi ee sumber daya manusia 25:59 yang berkualitas. 26:02 Itu dari aspek pendidikan dan kesehatan. 26:06 Ah, bagaimana dengan hal lain yang perlu 26:09 ee harus diperjuangkan oleh anak-anak 26:13 melalui forum anak ini? yaitu mereka 26:17 terus mengkampanyekan ke para pihak. 26:22 Bunda, anak-anak ini dia akan banyak 26:25 berdiskusi harapannya dengan tokoh-tokoh 26:28 masyarakat yang 26:31 di tokoh masyarakat itu ada dua kubuh 26:35 yang pro dan kontra. Kalau yang pro 26:39 otomatis 26:41 tidak masalah untuk ee pencegahan 26:44 perkawinan. Bagaimana dengan yang 26:46 kontra? Ini juga perlu si anak-anak ini 26:50 dia di ee kapasiti juga oleh para tokoh. 26:54 Jadi mereka saling berdiskusi dengan 26:57 para tokoh masyarakat sehingga anak-anak 26:59 yang ada di forum anak ini menjadi lebih 27:03 ee kaya atas pengetahuan mereka. terkait 27:06 dengan ee norma-norma yang berlaku di 27:10 masyarakat yang norma-norma yang 27:14 disepakati oleh ee para ketua kampung. 27:17 Nah, itu yang pertama. Yang kedua adalah 27:20 si forum anak ini juga akan bekerja sama 27:25 dengan 27:26 para pihak yang jangan sampai ee si 27:33 anak-anak itu menikah pada usia anak itu 27:37 dikarenakan oleh ee ayah ibunya 27:42 tidak memiliki sumber ee daya keuangan 27:47 yang banyak untuk melanjut 27:49 pendidikan anaknya 27:51 apalagi untuk bayar hutang ya, Pak? 27:53 Iya. 27:54 di salah satu forum anak di kabupaten 27:58 i 27:59 itu mereka diberi tantangan oleh bupati 28:04 untuk menseleksi calon-calon penerima 28:08 beasiswa karena ee anak-anak tersebut 28:12 berasal dari orang tua-orang tua yang 28:16 memiliki ee kemampuan terbatas untuk 28:19 menyokolahkan anaknya oleh bupati itu 28:22 diberi ee tantangan untuk mencari 10 28:25 anak. Ah, apa yang dilakukan oleh forum 28:28 anak agar beasiswa yang dipercayakan 28:32 oleh bupati 28:35 pengelolaannya kepada forum anak? 28:37 Justru si forum anak ini malah mencari 28:42 tambahan lagi. Tidak cukup hanya 10, 28:45 tapi malah justru sampai ee akhirnya 28:48 totalnya jadi 100 dengan bekerja sama 28:51 dengan perusahaan-perusahaan yang ada di 28:54 daerah di mana mereka tinggal. Nah, itu 28:57 yang kemudian ee menjadi ee hal yang 29:02 membanggakan 29:04 bagi bupati itu sendiri dan bagi daerah 29:06 itu sendiri bahwa ternyata si anak-anak 29:10 ini dengan dia diberi tantangan untuk 29:15 mencari siapa calon penerima beasiswa 29:18 yang tepat sasaran, otomatis si anak ini 29:22 kan dia punya jaringan yang kuat antara 29:26 teman-temannya. ya dan mereka itu punya 29:29 basis yang kuat menemukan anak 10 sampai 29:34 ke 100 anak untuk mendapatkan beasiswa 29:37 itu tidak ee jadi halangan karena mereka 29:42 punya informasi yang banyak 29:46 dan si anak-anak itu tidak cukup juga 29:49 Bunda untuk mengatasi 29:52 ee halangan keterbatasan 29:55 ee orang tua Anya mereka itu bisa 29:58 menggalang dana dengan cara menjual ee 30:01 kue yang kemudian dilelang. 30:05 Mungkin dari yang kecil-kecil itu yang 30:07 kemudian mereka mampu untuk ee membantu 30:12 mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh 30:15 teman-temannya. 30:17 Punya banyak alasan kenapa tidak mau 30:19 bersekolah karena tidak punya uang. 30:21 forum anak itu menjadi salah satu wadah 30:25 untuk mencari solusi. Lalu kemudian ini 30:28 yang menjadi satu pembelajaran yang 30:31 menarik, Bunda. Ada seorang anak dari 30:34 NTT kerjanya itu hanya mempengaruhi 30:38 seperti apa yang saya ceritakan tadi. 30:41 itu diberi kesempatan untuk presentasi 30:45 di forum ee yang diadakan oleh PBB di 30:49 New York untuk meminta apa yang dia 30:54 upayakan agar jangan sampai teman-teman 30:58 yang ada di sekitar dia itu menikah di 31:00 usia anak. 31:02 Ini dia inisiatif sendiri, Pak. 31:05 itu diawali karena di daerah itu ada 31:08 satu NGO 31:10 yang memiliki program untuk mengkapasiti 31:13 mereka. 31:14 Baik. Dan ee ruang-ruang seperti ini itu 31:18 sebetulnya bisa dibangun Bunda dari 31:20 rumah dengan si anak sudah diberi 31:25 kapasity yang seperti yang hari ini kita 31:28 bahas tentang bagaimana mencegah terjadi 31:31 perkawinan anak. Akan muncul kesadaran 31:35 diri dari si anak itu sendiri 31:37 memperjuangkan diri dia untuk terhindar 31:40 dari apa yang dikehendaki oleh ayah 31:43 ibunya. 31:44 Lalu kemudian yang tidak dikehendaki 31:47 oleh ayah ibunya. Kemudian dia juga 31:49 tidak pengin 31:51 hal yang tidak dikehendaki itu terjadi 31:54 kepada teman-temannya. Akhirnya melalui 31:57 wadah forum anak ini mereka dapat 32:01 mengekspresikan 32:04 apa yang kemudian ee 32:08 menjadi solusi bagi teman-temannya. Itu 32:12 mungkin sesi eh awal. Semoga ada hal-hal 32:16 yang perlu kita diskusikan lebih lanjut 32:18 terkait dengan apa yang harus mereka 32:20 perankan di dalam forum anak dalam 32:23 rangka pencegahan perkawinan di usia 32:26 anak. 32:27 Baik, terima kasih Pak Hamid Fati. 32:29 Ikhwan dan akhwat. Ee kita akan jeda 32:32 dulu sejenak. Kami kembali mengundang 32:34 ikhwan dan akhwat untuk mengirimkan 32:36 pertanyaan dalam bentuk WhatsApp ke 32:39 nomor 08111999720 32:43 atau telepon kami di studio di nomor 32:46 0218451512. 32:50 Kami akan segera kembali 33:00 berasil 33:02 [musik] 33:16 [musik] 33:29 [musik] 33:31 Hasil TV 33:39 masih di radio silaturahim 720 AM dan 33:44 bersama Pak Habit Patriima di acara 33:46 Perlindungan Anak. Ikhwan dan akhwat, ee 33:49 jika Anda baru bergabung bersama kami, 33:51 hari ini kami membahas mengenai forum 33:53 anak sebagai pelopor dan pelapor pada 33:57 bidang pencegahan perkawinan anak. 33:59 Kembali kami mengundang ikhwan dan 34:01 akhwat untuk mengirimkan pertanyaan ke 34:04 nomor WhatsApp kami di 0811999720 34:10 atau telepon kami di nomor 0218451512. 34:16 Pak Hamid, ada pertanyaan dari Bapak 34:19 Arianto. Asalamualaikum warahmatullahi 34:22 wabarakatuh, Pak Hamid. 34:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:25 wabarakatuh. Jika si anak sudah 34:27 terlanjur nikah muda, misal di usia 15 34:31 tahun atau lebih kecil lagi, apa yang 34:34 harus kita atau negara lakukan untuk 34:37 mengantisipasi perceraian atau KDRT, Pak 34:41 Hamid? Mohon pencerahannya. Syukran. 34:43 Terima kasih ee Pak atas pertanyaannya. 34:48 Kalau melihat apa yang atau mendengarkan 34:53 apa yang disampaikan oleh Bapak 34:57 adalah terus mengkapasiti anak itu 35:00 sendiri. Ada beberapa hal yang ee 35:03 terlampau misalnya dia sudah terlanjur 35:06 ee menikah pada usia tersebut. beri dia 35:10 akses ee ke pendidikan baik itu dalam 35:14 bentuk homeschooling atau ee paket A, 35:17 paket B, paket C sehingga itu jadi modal 35:21 bagi diri dia untuk ee terus 35:27 mengembangkan diri. Dengan bekal itu si 35:31 anak ee dia tidak merasa kehilangan pada 35:34 saat nanti di usia yang lebih dewas atau 35:39 lebih tua lagi, dia tidak akan menyesal 35:42 dengan apa yang sudah dia lalui. Itu 35:45 yang pertama. Yang kedua adalah ee kalau 35:49 ada hal-hal yang terkait dengan 35:52 permasalahan kesehatan ini yang 35:54 terus-menerus 35:55 ee kita konsultasikan kehadiran ee 36:00 Posiandu, 36:01 kehadiran Puskesmas Pembantu, lalu 36:05 kehadiran Puskesmas ee yang lengkap itu 36:09 sudah disediakan oleh negara untuk 36:13 memastikan warga negaranya sehat. Salah 36:16 satunya adalah ee anak ini yang 36:19 terlanjur dia tetap harus terus dipantau 36:24 agar kematangan dari ee tumbuh di bidang 36:30 kesehatan si anak itu benar-benar ee 36:33 terperhatikan. Jangan sampai nanti pada 36:36 saat usia ee lanjut itu baru ketahuan 36:41 dampak-dampak dari ee apa yang ee dia 36:45 lakukan pada usia anak. Lalu kemudian 36:48 apalagi yang harus perlu juga ee diberi 36:53 kekuatan pada diri si anak ini yang 36:57 sudah menikah. 37:00 Saat ini, Ibu Bapak di setiap kabupaten 37:02 kota itu sudah dibangun pusat 37:05 pembelajaran keluarga Puspaga. 37:08 Di sana ada psikolog yang siap ee 37:14 menerima siapapun termasuk apa yang ee 37:19 anak yang Bapak sampaikan tadi untuk 37:22 menjaga keutuhan keluarga dia untuk 37:25 terhindar dari hal-hal yang tidak kita 37:29 ee kehendaki dan kita mengharapkan ee 37:33 kemampuan dari si ibu ini atau suaminya 37:39 untuk 37:41 mempertahankan keluarga yang utuh, 37:44 sakinah, mawadah, warahmah. 37:47 Bagaimana me 37:50 membimbing, mengasuh si anak itu 37:53 sendiri, si ibu ini bisa datang ke 37:56 Puspaga. Di sana memang menjadi pusat 37:59 pembelajaran keluarga untuk belajar apa 38:02 saja terkait dengan pengasuhan. Sekarang 38:05 didorong pengasuhan berbasis hak anak. 38:09 Jadi tidak lagi pengasuhan yang ee 38:13 mengandalkan apa kedisiplinan yang 38:17 keras, tapi yang diperkenalkan itu 38:19 pengasuhan berbasis hak anak. Dan nanti 38:22 di sana juga akan mendapat pengetahuan 38:24 tentang disiplin positif. disiplin 38:27 positif ini tidak saja didapat dari 38:29 Puspaga, juga nanti akan ada di sekolah 38:33 Ramah Hanap. Di sana setiap orang tua 38:37 itu akan diikutkan di kelas parenting 38:42 bagi sekolah-sekolah yang sudah ee 38:44 mengembangkan konsep sekolah ramah anak 38:46 Bunda atau ayah di rumah. Lalu kemudian 38:50 ada hal lain lagi kalau 38:53 ee di dalam kehidupan keluarga itu ada 38:56 juga kekerasan yang sering muncul. Ahah. 38:59 Ini yang perlu ee ayah Anda dan bunda 39:03 lakukan adalah memberi akses kepada anak 39:07 kita informasi yang tertuang di dalam 39:10 Undang-Undang 39:12 Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan 39:16 kekerasan dalam rumah tangga. 39:18 undang-undang itu intinya adalah 39:20 bagaimana memastikan 39:23 keharmonisan keluarga itu terjaga secara 39:27 utuh. 39:29 Ah, bagaimana menjaga keutuhan itu? 39:33 Kalau kita tidak mengetahui isi dari 39:35 undang-undang itu, akan 39:37 ada hal-hal yang kita lakukan, yaitu 39:40 melakukan kekerasan baik dalam bentuk 39:42 fisik, psikis, lalu kekerasan ee seksual 39:48 atau penelantaran. di undang-undang itu 39:50 dijelaskan dan bagi mereka yang 39:54 melanggar aturan itu, itu akan dicap 39:58 oleh undang-undang itu sendiri melalui 40:01 hakim, yaitu pelaku kejahatan terhadap 40:04 kemanusiaan. 40:06 Untuk itu ini perlu kita beri akses 40:09 kepada ee 40:12 ibu tersebut undang-undang agar dan 40:15 kepada suaminya agar mempelajari 40:18 ee kelengkapan dari undang-undang itu 40:21 yang intinya adalah mewujudkan keluarga 40:25 yang harmonis, sakinah, mawadah warahmah 40:28 yang selalu diucapkan oleh ee apa 40:33 petugas KUA pada saat ijab kabul ah di 40:37 undang-undang itu, itu yang dikehendaki. 40:39 Tapi ee disalah persepsikan oleh orang 40:43 dengan ada undang-undang ini adalah ee 40:46 para pelaku ee kekerasan terhadap ee 40:51 rumah tangga itu akan dihukum berat atau 40:55 di 40:57 dipaksa untuk ee berpisah. Padahal 41:00 tidak. itu keagungan keagungan dari 41:03 undang-undang itu. Tapi ini menjadi 41:05 penting perlu diketahui. Itu yang 41:08 pertama. Yang kedua adalah kalau toh 41:12 terjadi kekerasan di dalam rumah tangga 41:15 nanti, negara itu sudah membentuk UPTD, 41:21 unit pelayanan teknis ee daerah, 41:27 perlindungan perempuan dan anak itu ada 41:30 di level kabupaten kota dan di provinsi 41:33 ada dan di nasional itu ada di 41:35 Kementerian Pemberian Perempuan 41:36 Pindungan Anak di sana. 41:39 kita akan ee bisa melaporkan hal-hal 41:43 yang dialami oleh ee 41:48 ibu ini. Lalu kemudian di sana akan 41:51 didampingi 41:52 dan akan ee dimediasi 41:55 dan paling akhir itu ada pengakhiran 41:58 program. Jadi intinya adalah untuk 42:00 memastikan kalau sudah terlanjur itu si 42:05 ibu yang memiliki anak, dia akan 42:08 memperhatikan tumbuh kembang anaknya 42:11 secara ee optimal sehingga jangan sampai 42:15 ee muncul ee dampak-dampak lanjut 42:18 gara-gara perkawinan anak lalu kemudian 42:21 ee mengahirkan anak-anak yang tidak 42:24 berkualitas. Nah, itu bagi yang sudah 42:26 terlanjur. Tapi yang kita kehendaki di 42:28 sini adalah bagaimana jangan sampai itu 42:31 terjadi gitu, Bunda. 42:33 Baik. Ee ada bedanya enggak, Pak, ya 42:36 kalau misalnya ee forum anak ini ee 42:40 digiati oleh anak-anak sendiri dengan 42:43 forum untuk anak yang pegiatnya adalah 42:47 ee orang-orang dewasa. Bedanya apa, Pak, 42:50 kira-kira? 42:50 Ada berbeda. Ini keuntungan dari forum 42:53 anak. He 42:54 forum anak ini terkait dengan ee 42:58 poin yang kita bicarakan ini kalau si 43:03 temannya mengalami masalah 43:07 ini dapat dikonsultasikan bersama ee 43:10 remaja bersama dengan mereka 43:12 dan lebih terbuka mungkin ya 43:13 dan itu lebih terbuka dan 43:16 ee si anak dia akan menceritakan segala 43:22 sesuatu dan ini kekuatan dari forum anak 43:24 ini, Bunda. sebelumnya mereka aktif di 43:27 forum anak itu sebelumnya mereka 43:29 dikapasity diberi pengetahuan dan yang 43:32 paling penting ini apa yang tadi 43:36 item-item yang saya sebutkan Puspaga 43:39 lalu P2 TP2A si forum anak ini diberi 43:44 pengetahuan tentang itu sehingga kalau 43:48 ada muncul-muncul ada pemaksaan pada 43:51 temannya itu bisa saja dia melaporkan ke 43:55 dua 43:56 institusi ini yang kemudian akan 43:59 terselamatkanlah 44:00 si anak itu sendiri. dibandingkan kalau 44:04 forum itu yang diselenggarakan oleh ee 44:07 orang dewasa 44:10 ada keterbatasan dari orang dewasa 44:14 karena 44:16 frekuensinya 44:17 apabila kalau yang terpengaruh dengan ee 44:21 gaya otoriter. Jadi yang mau didengar 44:24 itu adalah hanya orang dewasa dan 44:27 akhirnya si anak yang ditangani oleh 44:31 mereka itu mengalami ee permasalahan 44:34 dan mungkin ada jarak anak sungk 44:37 ada jarak iya ketidak keterbukaan juga 44:40 ee itu akan terjadi. Berbeda dengan 44:42 forum anak ini. Jadi sembari mereka 44:46 mengkapasiti 44:47 ee atau mensosialisasikan ke teman-teman 44:51 sebanya juga mereka menjadi ee tempat 44:55 curhat bagi temannya yang mengalami 44:59 masalah. misalnya ee dia sedang 45:04 atau sudah menjadi korban 45:07 itu dia akan dibantu oleh teman-teman 45:10 ini. Dan yang paling penting adalah si 45:13 forum anak ini. Ini kekuatannya ya, 45:15 Bunda. Mereka ini diangkat 45:20 atau dibentuk sesuai dengan SK. Kalau di 45:24 tingkat kabupaten kota itu SK-nya 45:26 ditandatangani oleh bupati dan oleh 45:30 walikota. Lalu kemudian kalau di tingkat 45:33 ee provinsi otomatis oleh gubernur. Nah, 45:37 bagaimana kalau di tingkat ee kecamatan 45:40 dan desa itu sesuai dengan ee level e 45:44 pemimpin yang ada di sana sehingga si 45:47 anak-anak yang tergabung di forum anak 45:50 ini ini memiliki ee legitimasi yang 45:57 kuat. terutama ada 46:01 anak-anak yang ambil bagian. Jadi tidak 46:04 semua anak yang ambil bagian menjadi 46:07 pelopor dan pelapor. Ah di forum anak 46:09 itu mereka sudah berbagi tugas. Ada yang 46:12 menjadi ee pelopor-pelapor di bidang 46:16 pencegahan perkawinan anak. Ada yang 46:19 memelopori untuk ee 46:22 registrasi dan kepemilikan akta. ada 46:25 yang memelopori bagaimana memastikan 46:28 tidak ada ee orang atau teman-teman yang 46:33 merokok itu. Jadi menjadi hal yang 46:37 menarik 46:37 ketika anak-anak ini menjadi pelapor, 46:40 posisi mereka menjadi anonimkah atau 46:44 bagaimana, Pak, demi keamanan mereka 46:46 sendiri? 46:47 Karena mereka ini sudah ee diketahui 46:51 oleh yang akan menerima laporan yaitu UP 46:57 UPTD PPA itu tidak perlu lagi harus ee 47:02 menutup e jati diri mereka. Tetapi ada 47:07 ee teman-teman yang bukan di bagian itu 47:12 melaporkan itu bisa saja me 47:16 me 47:18 singkatkan atau 47:21 menutup identitas diri dari si anak agar 47:24 dia lebih aman. Tetapi itu semua 47:27 kerahasiaan 47:29 terkait dengan siapa yang melapor dan 47:32 siapa yang dilaporkan itu dengan penuh 47:35 kerahasiaan tinggi. 47:37 si forum anak ini itu juga sudah 47:41 dikapasti dan sudah diingatkan terutama 47:45 terkait dengan Undang-Undang Keterbukaan 47:48 Informasi Publik itu mereka ee tidak 47:52 mudah untuk menyampaikan 47:55 identitas temannya itu secara vulgar di 47:58 ruang publik. Ah, bagaimana kalau ada 48:02 data-data yang ee lengkap atau 48:05 jumlah-jumlah kasus itu nanti mereka 48:08 akan ee tampilkan di publik dalam bentuk 48:12 grafik atau dalam bentuk tabel. Jadi 48:15 terkait dengan siapa, di mana ee lalu ee 48:21 apa latar belakang dari orang-orang itu 48:25 dirahasiakan 48:27 dan disesuaikan dengan aturan yang 48:29 berlaku di Indonesia. 48:31 Baik, mungkin terakhir nih ee sambil 48:34 penutup dan mungkin insyaallah bisa 48:35 menginspirasi kita semua bisa 48:37 diceritakan sedikit enggak, Pak, tentang 48:40 anak NTT yang melakukan presentasi di 48:43 PBB New York ini, Pak? bagaimana 48:44 ceritanya. 48:45 Terima kasih, Bunda. Ee anak yang ada di 48:48 NTT ini saat waktu dia ee hadir di PBB 48:54 itu berusia ee SMP. sekarang dia sudah 48:58 ee melanjutkan pendidikan yang lebih 49:02 tinggi lagi itu diawali dengan 49:05 permasalahan yang dihadapi oleh si anak 49:09 itu sendiri dan oleh teman-temannya di 49:12 tempat dia berada itu ee tingginya 49:17 ee perkawinan anak, lalu kemudian 49:20 kejahatan seksual pada anak, kemudian ee 49:24 tingkat migrasi penduduk 49:27 ee keluar dari ee daerah dia untuk 49:31 bekerja ke luar daerah dengan bekal 49:36 pengetahuan atau pendidikan yang sangat 49:38 rendah. 49:40 hadirlah satu NGO ee di sana mendampingi 49:44 dan memiliki program. Dan salah satu 49:46 program yang ada itu untuk memastikan 49:50 bagaimana partisipasi anak itu 49:53 benar-benar tumbuh dari ee level bawah 49:57 dan dari anak itu sendiri. Untuk itu si 50:02 lembaga ini mengkapasiti si anak itu 50:04 sendiri melalui ee kelompok anak. Lalu 50:08 yang kemudian kalau di tingkat kabupaten 50:11 kota itu ada penamaan sendiri yaitu 50:14 forum anak. Jadi si anak-anak ini sudah 50:18 dikapasti 50:19 dan salah satu item yang mereka bisa 50:23 kapasiti itu atau polopori adalah 50:26 bagaimana mencegah 50:29 jangan sampai terjadi perkawinan anak. 50:32 Itu pintu masuknya. Tapi yang mereka 50:34 pengaruhi itu adalah bagaimana setiap 50:37 anak ee mereka harus menyelesaikan 50:40 pendidikan baik itu dari tingkat ee 50:44 sekolah dasar menengah sampai kalau bisa 50:48 kalau punya kelebihan keuangan dari 50:51 orang tuanya itu terakses ke pendidikan 50:54 ee lebih ee tinggi lagi sehingga mereka 50:58 itu tidak mudah ee 51:02 apa terlibat di kegiatan-kegiatan yang 51:06 kemudian dapat diidentifikasi menjadi 51:08 kejahatan seksual. Lalu mereka terhindar 51:11 dari apa? Putus sekolah. Lalu yang 51:15 paling penting mereka terhindar dari 51:18 perkawinan pada usi anak. oleh ee 51:23 lembaga ini. Si anak yang memiliki 51:26 kemampuan ee mendesain 51:29 ee publikasi dia untuk mengkampanyekan 51:33 kegiatan-kegiatan dia di desa dia itu 51:36 didaftarkan 51:38 untuk menjadi pembicara di tingkat PBB. 51:41 Akhirnya 51:43 oleh panitia yang ada di New York 51:46 melihat bahwa apa yang dilakukan oleh ee 51:51 anak ini, kerja-kerja yang dia lakukan 51:54 terhadap teman-temannya itu dihargai 51:57 dengan dia diundang untuk berbagi 52:00 informasi ke teman-temannya di PBB. Dan 52:04 itu yang kemudian sebetulnya ee wadah 52:07 ini menjadi wadah yang sangat ee penting 52:13 untuk mempersiapkan 52:16 seorang anak untuk 52:20 siap pada saat dia di usia dewasa dia 52:23 sudah memiliki bekal apa yang harus dia 52:26 perjuangkan, apa yang bisa dia poopori, 52:29 lalu apa yang bisa dia laporkan kepada 52:32 pihak yang ee berwenang atas 52:35 ketidakadilan atau ee ketidakaturan 52:40 atau ada hal-hal yang melanggar ee 52:43 norma-norma yang ada di masyarakat. Kan 52:46 kita sudah diberi ee sesuatu hal oleh 52:51 Allah. pertama adalah 52:53 dua pasang mata untuk melihat apa saja 52:57 yang ada di depan kita yang kemudian itu 53:02 bisa kita kemas kita olah itu yang 53:04 kemudian oleh Allah kita sudah diberikan 53:07 ee dua pasang bibir dan satu lidah untuk 53:11 menyampaikan. Nah, melalui forum anak 53:14 ini akhirnya anak-anak akan dipersiapkan 53:18 menjadi individu untuk kapasitas diri 53:22 dia juga menjadi ee lebih kuat. Tapi 53:25 intinya pada saat dia menjadi orang 53:27 dewasa, dia akan menjadi ayah atau ibu 53:31 atau menjadi orang yang diberi 53:34 kepercayaan oleh negara bekerja di 53:37 pemerintahan atau di di swasta, dia 53:40 sudah memiliki kapasitas yang mumpuni. 53:43 Itu poin dari adanya forum anak. 53:47 Dan ini sebetulnya kalau kita telusuri 53:50 Bunda 53:51 itu sudah dipesankan atau diceritakan 53:55 melalui kisah yang dialami oleh Nabi 53:58 Ibrahim dan Nabi Ismail. Di mana Nabi 54:03 Ibrahim meminta anak untuk berpikir 54:08 kemudian dia berpendapat. itu yang 54:10 kemudian informasi ini oleh Allah 54:14 dituliskan melalui Al-Qur'an di surah 54:17 Assfat ayat 102 itu yang kemudian 54:19 disampaikan oleh Rasulullah dan baru 54:22 diingatkan kembali oleh dunia pada saat 54:27 tahun 9 itu terkemas di pasal 12 dan di 54:32 pasal 15 konvensi hak anak PBB dan oleh 54:37 ee Indonesia 54:39 itu tercatat dengan rapi di pasal 24 54:44 Undang-Undang ee 35 tahun 2014 bahwa 54:49 pemerintah, masyarakat menjamin suara 54:54 anak itu perlu didengar sesuai dengan 54:57 usia dan kematangan yang oleh 55:00 Kementerian Pembaran Perempuan dan 55:01 Pelindungan Anak itu dikemas menjadi 55:03 forum anak. Dan forum anak itu salah 55:06 satu yang dia upayakan adalah bagaimana 55:10 memastikan 55:11 jangan sampai terjadinya perkawinan 55:15 anak. Demikian. Semoga informasi yang 55:18 kami sampaikan ini ee mendorong setiap 55:21 ayah dan ibu untuk selalu mengkapasiti 55:25 anaknya agar 55:28 anaknya itu memiliki bekal 55:32 sebagai pelopor dan sebagai pelapor 55:35 untuk kemaslahatan hidup diri dia dan 55:39 teman-temannya yang ada di masyarakat 55:41 sehingga menjadi individu yang 55:43 berkualitas di kemudian hari. Demikian. 55:45 Asalamualaikum warahmatullahi 55:46 wabarakatuh. 55:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:48 wabarakatuh. Terima kasih banyak Pak 55:50 Hamid Patriima atas pencerahan dan juga 55:52 inspirasinya kepada kita semua. Terima 55:55 kasih juga ikhwan dan akhwat yang telah 55:57 mengikuti acara perlindungan anak kali 55:59 ini. Insyaallah kita dapat mendorong 56:02 anak-anak kita untuk dapat menjadi 56:04 pegiat bagi sesama mereka. Sebelum ee 56:09 kita berpisah, izinkan kami membacakan 56:12 berita dukacita. 56:14 Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah 56:18 wafat Ibu Rosita Talib dalam usia 84 56:22 tahun jam 1045 tadi. Beliau beliau 56:27 merupakan ibu dari Bapak Saladin Thib. 56:30 Rumah duka berada di Jalan Nilam 2 nomor 56:34 2, Kranggan Poncat 56:37 Sampurna Bekasi. disalatkan insyaallah 56:42 bakda asar nanti di Masjid Asyuhada 56:45 Keranggan Permai Jati Sampurna Bekasi. 56:49 Setelah disalatkan insyaallah akan 56:51 langsung dimakamkan di TPU Pondok 56:54 Rangon. Keluarga Rasil turut berdukacita 56:58 atas meninggalnya Ibu Rosita Talib. Kita 57:01 doakan beliau husnul khatimah, diterima 57:05 amal baiknya dan diampuni segala 57:08 dosanya. Mari kita bacakan alfatihah 57:10 bersama-sama untuk Ibu Rosita Thalib. 57:13 Alfatihah. 57:25 Amin ya rabbal alamin. Baik, Ikhwan dan 57:27 Akhwat. Demikian acara perlindungan anak 57:30 kali ini. Ee sekali lagi kita ucapkan 57:33 terima kasih kepada Pak Hamid Pati 5 dan 57:35 juga kepada Anda semua yang telah 57:37 mengikuti dan mendengarkan acara kami. 57:40 Insyaallah kita bertemu lagi di 57:42 kesempatan yang akan datang. Saya 57:44 Nurfitri Tahir juga ada Atep dan Anis 57:47 undur diri. Subhanakallahumma 57:49 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 57:51 astagfiruka wa atubu ilaik. 57:53 Wasalamualaikum warahmatullahi 57:55 wabarakatuh.