Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:06 [musik] 0:11 [musik] Brail [bernyanyi] 0:13 TV. 0:19 Asalamualaikum warahmatullahi 0:21 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 0:25 Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali 0:27 Muhammad. Apa kabar pendengar dan juga 0:29 pemirsa radio dan media silaturahim di 0:32 mana saja Anda berada. Selamat bergabung 0:35 di acara perlindungan anak. Hari ini 0:37 saya Nurfitri Tah beserta Neja dan juga 0:40 Anis insyaallah akan menemani Anda 0:43 sampai dengan pukul 11.30 30 nanti. 0:46 Ikhwan dan akhwat, hari ini insyaallah 0:48 kita akan membahas mengenai registrasi 0:50 anak sebagai wujud pelaksanaan 0:53 perlindungan anak bersama narasumber 0:56 kita Pak Hamid Pati Lima. Asalamualaikum 0:58 Pak Hamid Pati Lima. 0:59 Waalaikumsalam. Apa kabar Bunda? 1:01 Baik, alhamdulillah. Bagaimana dengan 1:03 Pak Hamid? 1:03 Alhamdulillah sehat. 1:05 Baik. Hari ini karena sambungan telepon 1:08 dan juga WhatsApp kita tidak bisa 1:09 dihubungi, sepertinya kita banyak akan 1:11 berdialog nih, Pak Hamid. Ya, ikhwan dan 1:13 akhwat. Ee mari kita dengarkan 1:15 penjelasan ee selanjutnya dari Pak Hamid 1:18 Pati 5 mengenai registrasi anak sebagai 1:20 wujud pelaksanaan perlindungan anak. 1:23 Silakan, Pak Hamid. 1:24 Terima kasih, Bunda. 1:25 Bismillahirrahmanirrahim. 1:27 Asalamualaikum warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:30 pendengar Rasil dan media Rasil di mana 1:34 saja berada, terutama yang ada di Pulau 1:38 Batam, 1:39 yang ada di Kota Palembang, yang ada di 1:44 Kota Pontianak, 1:46 yang berada di Kota Sukabumi, 1:49 di Japutabek, Magelang, 1:53 Jogja, Semarang, 1:55 Bondowoso, dan Banyuwangi. Insyaallah 1:59 hari ini kita akan berbagi informasi 2:01 yang sangat penting terkait dengan 2:04 registrasi. 2:05 Bunda Fitri terkait dengan registrasi 2:08 ini, ini merupakan hak anak yang 2:13 harus segera dipenuhi oleh orang dewasa, 2:17 terutama 2:19 oleh pemerintah. 2:22 Karena dengan anak itu segera dia 2:26 teregistrasi. 2:28 Akan segera diketahui bahwa anak yang 2:33 baru lahir ini dia berasal dari ee orang 2:37 tua yang memiliki profil seperti apa. 2:43 Di antara lain pemerintah akan tahu ayah 2:47 dan ibu dari anak ini memiliki sumber 2:52 penghasilan yang nanti mampu akan 2:58 membiayai kehidupan anak dari dia lahir 3:02 sampai dia nanti dewasa. Terutama 3:04 terkait dengan kebutuhan yang paling 3:07 utama itu kan kesehatan dulu. lalu 3:11 kesehatan ee pendidikan. Dengan dua hal 3:14 ini sudah terdeteksi oleh pemerintah 3:20 bahwa ayah ibunya memiliki kemampuan 3:23 untuk membiayai kebutuhan-kebutuhan 3:25 nanti ee dalam proses hidup dan tumbuh 3:29 kembang anak. pemerintah akan merasa 3:32 terbantu. Tapi dengan dia juga mendapat 3:36 informasi mungkin di sekian anak itu ada 3:40 yang teregistrasi 3:42 ayah ibunya tidak memiliki kecukupan 3:46 sumber daya untuk membiayai 3:49 baik itu layanan untuk kesehatan 3:55 atau terkait dengan bagaimana memastikan 3:59 anaknya ini terakses ke pendidikan yang 4:01 berkualitas. 4:03 Jadi sejak dari awal 4:06 pemerintah kalau memang benar-benar 4:09 memperhatikan dan memprioritaskan 4:12 registrasi anak ini menjadi program 4:15 utama. Untuk itu seluruh kepala negara 4:18 waktu 4:20 tahun 1989, 4:23 tepatnya pada tanggal 20 November itu 4:26 bersepakat untuk menerima konvensi hak 4:29 anak dan di dalamnya itu ada dua pasal 4:34 yang mengatur tentang ee registrasi 4:36 terutama di pasal 7. Jadi 4:40 sejak anak itu baru lahir, dia segera 4:45 teregistrasi. Ah, bagaimana caranya agar 4:49 anak ini segera teregistrasi? 4:52 Yang perlu diperhatikan oleh setiap 4:56 orang dewasa, terutama 4:59 calon ayah, calon ibu, lalu kemudian ee 5:03 keluarga besar. di sana ada orang tua 5:06 untuk memastikan 5:09 penghormatan terhadap lembaga 5:12 perkawinan. 5:14 Karena untuk 5:17 prasyarat 5:19 anak itu baru lahir segera teregistrasi 5:22 kan dokumen dokumen administrasi orang 5:25 tuanya itu harus ee lengkap. Nah, untuk 5:29 kelengkapannya itu kan sudah 5:30 dipersiapkan. Pada saat dia si calon 5:34 ayah, calon ibu ini mengikat 5:38 atau terikat dalam lembaga perkawinan, 5:41 otomatis ada administrasi yang perlu dia 5:45 ee urus yang kemudian akan melahirkan 5:49 sebuah akta perkawinan. Lalu kemudian 5:52 disusul dengan adanya dokumen ee kartu 5:55 keluarga. 5:59 Kalau mereka ini terutama ayah dan ibu 6:03 sudah terpastikan 6:05 ee istrinya mengandung 6:08 oleh 6:10 dinas 6:11 yang terkait dengan ee pengurusan akta 6:14 kelahiran atau pengurusan anak ini 6:17 segera teregistrasi itu segera memantau 6:22 memperhatikan 6:23 lalu kemudian ee bekerja sama dengan 6:27 dinas-dinas 6:28 terkait yang berhubungan langsung dengan 6:32 ee pengurusan 6:34 registrasi anak ini yang paling utama 6:36 itu adalah para bidan, lalu ya para 6:42 pengelola klinik atau puskesmas atau 6:46 rumah sakit terdekat. Untuk itu kita 6:49 sangat ee bersenang hati pada waktu 6:54 pemerintahan 6:56 ee Anas Bupati Banyuwangi. 7:01 Beliau itu untuk mendeteksi bahwa 7:07 ada ibu-ibu yang sedang mengandung 7:11 itu dengan cara 7:14 mengoptimalkan, 7:16 memfungsikan, memanfaatkan tukang sayur. 7:21 Jadi pedagang sayur itu otomatis salah 7:25 satu calon ee pembelinya atau 7:28 konsumennya itu di antaranya ada ibu 7:31 hamil oleh Bupati Anas itu dilengkapi 7:36 dengan ee aplikasi dan di 7:40 ee 7:42 kenderaan atau di keranjang pedagang 7:47 sayur itu ditempelkan. Ada pengumuman 7:50 bagi siapa yang hamil lalu akan difoto 7:54 oleh petugas atau pedagang sayur dalam 7:59 rangka informasi yang diperoleh oleh 8:02 tukang sayur itu kemudian dikirimkan 8:05 melalui aplikasi lalu itu kemudian 8:07 diolah oleh ee petugas. Petugas yang 8:12 mengelola antara lain adalah teman-teman 8:16 dari Dinas Duk Capil. 8:19 untuk memintakan kepada petugas 8:22 kesehatan terutama yang terdekat. 8:25 Berarti level yang terendah di layanan 8:29 kesehatan di masyarakat itu Bunda adalah 8:31 Posiandu. 8:32 H. 8:33 Lalu kemudian Posiandu ini di bawah ee 8:36 bimbingan ee Puskesmas. 8:40 Di sana si petugas Posiandu akan meminta 8:44 fotokopian dokumen administrasi seperti 8:48 ee akta perkawinan, lalu kartu KK yang 8:53 kemudian itu dibawa oleh petugas 8:57 Posiandut 8:59 disetorkan ke Dinas Kesehatan lalu oleh 9:02 Dinas Kesehatan dikirim ke Duk Capil. 9:05 Jadi pada saat proses si bundanya 9:11 melahirkan di klinik atau di puskesmas 9:14 atau di rumah sakit, pada saat anak itu 9:18 lahir, tiga dokumen yang langsung 9:21 diberikan oleh ee dinas 9:25 dukcapil 9:26 tanpa harus diminta, tanpa harus harus 9:29 antara lain adalah Bunda yang paling 9:31 penting itu si anaknya segera teregis 9:35 otomatis dia masuk ke kartu KK dia 9:40 langsung mendapatkan nomor induk 9:43 kependudukan lalu kemudian berdasarkan 9:47 ee dokumen itu, si anak akan mendapatkan 9:52 kutipan akta. Jadi ee fotokopian 9:57 akta yang aslinya kan ada di Dukcapil, 9:59 dia dapat e kutipan akta. Lalu yang 10:01 ketiga yang paling menarik itu Bunda 10:04 adalah si anak ini segera mendapat kartu 10:09 identitas anak. Di beberapa kabupaten 10:13 itu ada namanya ee kartu BPJS atau kartu 10:18 sehat. Jadi intinya kalau seperti yang 10:22 dilakukan oleh Bupati Anas, semoga 10:25 pengganti kan beliau sekarang sudah ee 10:29 pensiun dan berharap program-program 10:32 seperti itu itu di follow up, 10:35 ditindaklanjuti, dan kalau bisa dicontoh 10:37 oleh ee daerah-daerah lain. 10:40 Sudah mulai dicontoh belum, Pak? di 10:42 daerah 10:42 di beberapa daerah sudah mulai sampai 10:45 ada Bunda pernah kami ee menemukan itu 10:49 di Kabupaten Sopeng. Jadi 10:53 anak-anak yang berusia 10:57 17 tahun hari itu itu dapat ee kartu 11:01 ucapan dari bupatinya dan di baliknya 11:05 itu ada KTP. 11:08 Kok bisa? 11:10 Ternyata Dinas Duk Capil yang proaktif 11:13 yang benar-benar melaksanakan apa yang 11:16 diperintahkan oleh undang-undang 1 tahun 11:20 menjelang anak itu ulang tahun itu sudah 11:24 direkam dengan program keliling ee 11:27 sekolah-sekolah. 11:30 Pertanyaannya, 11:31 apa keuntungan kalau 11:34 anak-anak ini sejak dia lahir dia segera 11:39 tere teregistrasi? 11:41 Seperti awal tadi adalah pertama yang 11:47 mendapat keuntungan itu adalah adanya 11:51 penghargaan terhadap lembaga perkawinan. 11:55 Kenapa? dengan hanya meregistrasi anak 12:00 kok dampaknya ke lembaga perkawinan. Di 12:03 sana 12:05 orang dewasa terutama ayah, ibu, 12:08 keluarga besar, masyarakat dan tokoh 12:10 budaya itu selalu memberikan informasi 12:14 kepada anak-anaknya yang mau menjelang 12:17 remaja untuk 12:21 berhati-hati bergaul dengan teman lawan 12:24 jenisnya. 12:26 dengan dia penuh perencanaan lalu 12:29 kemudian dia penuh kehati-hatian lalu 12:33 kemudian memperhatikan nilai-nilai agama 12:37 lalu nilai-nilai moral yang berlaku di 12:39 masyarakat 12:41 insyaallah si anak itu akan terhindar 12:44 dari perbuatan yang ee tidak dikehendaki 12:47 oleh masyarakat. Kan banyak kasus Bunda 12:51 anak-anak yang tidak teregistrasi itu 12:54 karena calon ayah dan calon ibu itu 12:57 melakukan ee pencoblosan belum hari H 13:02 alias 13:03 ee sebelum hari perkawinan 13:05 itu kemudian kan akan merusak ee tatanan 13:09 di kehidupan di masyarakat yang kalau 13:14 kita benar-benar ee menegakkan aturan 13:17 agama yang sesungguhnya nya adalah 13:20 mereka-mereka yang melakukan pencoblosan 13:24 sebelum hari H itu otomatis anak yang 13:28 lahir adalah anak yang menggunakan bin 13:34 bundanya, 13:36 tidak masuk bin ayahnya. Ah, itu yang 13:40 kemudian dengan kita terus mendorong 13:43 bahwa 13:45 registrasi anak itu utama dengan pertama 13:50 adalah menghargai lembaga perkawinan 13:53 itu otomatis ee akan 13:57 ee mendorong setiap orang itu selalu 14:01 mengingatkan anak-anaknya untuk 14:04 terhindar dari perbuatan-perbuatan 14:06 ee melampaui aturan yang berlaku di 14:09 masyarakat yang istilahnya adalah yang 14:12 by accident atau ada yang ditangkap oleh 14:17 hansip atau oleh satpam insyaallah tidak 14:20 akan terjadi kalau sejak dari awal 14:24 setiap calon ayah, calon bunda atau 14:29 remaja-remaja yang ee kita lihat mereka 14:34 sudah melampaui aturan-aturan yang 14:36 berlaku di masyarakat masyarakat itu 14:39 segera kita ingatkan atau kita tegur 14:42 demi kebaikan 14:44 anak-anak yang nanti akan lahir dari 14:48 sulbi dan rahim mereka itu diakui oleh 14:51 negara secara ee resmi. Kalau tidak, 14:55 akhirnya yang terjadi di masyarakat 14:58 Bunda itu ada ayah-ayah itu tidak mau 15:03 terima bahwa di akta kelahiran anaknya 15:07 itu nama ayahnya tidak dicantumkan. 15:10 Padahal itu benar-benar anak dia. Tetapi 15:14 karena waktu dulu dia alpa lalu tidak 15:19 memperhatikan itu akhirnya terjadi ya. 15:22 Lalu yang kedua akan menghindarkan 15:25 terjadinya perkawinan ee di bawah tangan 15:29 dengan ee anak di 15:33 segera diregistrasi sejak dia lahir. itu 15:37 kan mempersyaratkan ada 15:38 administrasiadministrasi 15:41 untuk ee memenuhi persyaratan agar anak 15:45 itu segera teregistrasi 15:47 dengan tidak adanya perkawinan di bawah 15:51 tangan atau sekarang diistilahkan dengan 15:53 kawin siri itu Bunda banyak di lapangan 15:58 anak-anak yang lahir itu tidak serta 16:02 merta diregistrasikan oleh ee ee ibunya 16:08 atau oleh ayahnya karena tidak ada 16:11 dokumen administrasi 16:13 meskipun belakangan sudah banyak 16:16 upaya-upaya yang dilakukan oleh ee 16:19 pemerintah 16:20 atau oleh masyarakat dari MUI atau dari 16:24 Kementerian Agama lalu kemudian didukung 16:26 oleh ee perangkat ee daerah itu ee ada 16:32 perkawinan massal untuk 16:37 resmikan status mereka sehingga akan 16:41 memudahkan mereka untuk mengurus 16:43 administrasi kependudukan terhadap 16:45 anaknya. Kebijakan lain yang dilakukan 16:47 oleh pemerintah juga mereka ee 16:51 menerbitkan aturan-aturan kalau 16:54 anak-anak ini masih mengalami hambatan 16:58 untuk diurus registrasinya. Akhirnya 17:01 Menteri Dalam Negeri menerbitkan satu 17:04 peraturan menteri tahun 2016 waktu itu, 17:07 yaitu 17:09 apapun yang terjadi dengan ee 17:13 proses lahirnya anak itu, itu tidak 17:17 menghambat si anak itu segera 17:21 diregistrasi. 17:23 Tetapi kan banyak orang dewasa tidak 17:26 mengetahui informasi itu. Tetapi intinya 17:30 Bunda dengan anak segera teregistrasi 17:35 itu adalah yang mendapat keuntungan 17:39 adalah penghargaan terhadap lembaga 17:42 perkawinan. Itu yang pertama. sehingga 17:45 kalau lembaga perkawinan itu benar-benar 17:48 ee selalu ditinggikan harkat dan 17:50 martabatnya, kasus-kasus yang ada 17:54 perkawinan yang tidak diinginkan atau 17:57 ada perkawinan yang bertentangan dengan 18:00 aturan ee pemerintah, aturan agama itu 18:05 terhindarkan. Itu keuntungan pertama. 18:08 Kalau konsep registrasi ini benar-benar 18:11 dijalankan oleh pemerintah. 18:13 Keuntungan kedua kali ya, Pak ya. 18:15 Itu pertama. 18:16 Oh, baik. 18:16 Sekarang keuntungan kedua. Keuntungan 18:19 kedua ini sudah diuji cobakan di salah 18:22 satu kota di Bangladesh waktu awal-awal 18:25 pengembangan ee konsep kota ramah anak 18:31 yang kemudian ee berkembang menjadi kota 18:34 layak anak. itu di salah satu kota di 18:38 Bangladesh dengan dukungan ee semua 18:42 pihak dari ee Badan Perencana 18:45 Pembangunan, lalu dari Dinas Pendidikan, 18:48 Dinas Kesehatan, lalu kemudian 18:50 di-support oleh UNICEF yaitu 18:54 menjadikan 18:56 registrasi anak itu pintu awal masuk 18:59 program 19:02 yang awal tadi kita ee perbincangkan. 19:07 Pemerintah akan segera mengetahui bahwa 19:11 anak yang baru dilahirkan oleh bundanya 19:14 ini itu memiliki kedua orang tua yang 19:18 mapan dan ada kedua orang tua yang 19:22 mengalami kendala di bidang ekonomi. 19:26 Jadi akhirnya oleh ee perencana 19:30 pembangunan dijadikan informasi dari ee 19:34 administrasi kependudukan ini dijadikan 19:37 sumber informasi bahwa ada sekian anak 19:42 yang sampai di bawah usia 18 tahun itu 19:46 mengalami masalah kesehatan dan 19:50 mereka-mereka ini tidak akan mendapatkan 19:52 pelayanan optimal karena kedua orang 19:55 tuanya tidak memil memiliki ee sumber 19:58 daya keuangan dan tidak memiliki 20:00 asuransi. Untuk itu pemerintah segera 20:03 menyiapkan 20:05 pagu anggaran untuk meng-cover 20:09 ee pembiayaan dari anak-anak ini. Jadi 20:13 mereka sudah bisa menghitung ada dari 20:17 misalnya dari 100 anak yang lahir ada 10 20:22 yang tidak memiliki ee kemampuan orang 20:26 tuanya membiayai anak ini. sudah bisa di 20:30 ee hitung berapa ee anggaran yang 20:33 dibutuhkan selama setahun, lalu kemudian 20:36 selama 5 tahun lalu selama 10 tahun lalu 20:40 kemudian ee setiap 5 tahun itu ada 20:42 rencana rencangan ee pembangunan itu si 20:46 anak ini bisa tercover sembari ada 20:49 solusi yang paling penting tapi yang 20:52 paling utama terkait dengan pembiayaan 20:56 pemenuhan 20:58 akses ke kesehatan si anak itu sudah 21:03 terkafir. Itu yang kedua. Keuntungan 21:06 yang ketiga, Bunda, [berdehem] 21:09 dengan pemerintah menjadikan registrasi 21:13 anak baru lahir ini menjadi prioritas 21:15 utama adalah 21:19 di bidang pendidikan akan segera 21:23 mengetahui berapa nih beasiswa yang akan 21:28 dipersiapkan 21:30 untuk ee diperuntukkan bagi anak-anak 21:33 yang orang tuanya tidak mampu. mampu 21:35 membiayai pendidikan anaknya itu dari 21:38 usia ee dini, SD, SMP sampai kalau bisa 21:43 sampai ke perguruan tinggi. Jadi dia 21:45 sudah bisa memperhitungkan anggaran 21:48 untuk itu. Tapi yang paling penting ini 21:51 yang keempat Bunda adalah kalau 21:56 si 21:58 ee pemerintah mengetahui bahwa latar 22:01 belakang kedua orang tuanya ini 22:03 bermasalah dari segi sumber pendapatan 22:07 itu dari Dinas ee tenaga kerja akan 22:12 segeraaj 22:14 menjadikan informasi yang diperoleh dari 22:18 ee Dinas Dukcapil ini menjadi sumber 22:21 untuk memberdayakan kedua orang tua. 22:24 Jadi yang pertama yang akan dilakukan 22:27 oleh Dinas Ketenagakerjaan ini, Bunda, 22:30 adalah 22:31 pasti si ayah ini akan dibuatkan profil. 22:36 Jadi ada portofolio orang tua ini dia 22:40 minatnya di apa, bakatnya apa yang oleh 22:44 Dinas ee Tenaga Kerja akan dikemas 22:48 sebuah pelatihan. Jadi 22:50 pelatihan-pelatihan 22:52 untuk ayah yang memiliki anak yang tidak 22:57 memiliki kemampuan membiayai 22:59 kesehatan dan pendidikan anak dan agar 23:03 negara atau daerah itu tidak terus ee 23:06 terbebani untuk ee membiayai 23:09 anak-anaknya ke depan. ini yang kemudian 23:11 yang dioptimalkan 23:13 orang tuanya. Karena sudah di diketahui 23:17 ee kemampuan dari orang tua ini dia 23:20 tidak mampu me 23:23 bayarkan ee asuransi kesehatan anaknya 23:26 karena dia tidak punya sumber 23:27 penghasilan. akhirnya oleh Dinas Tenaga 23:30 Kerja si ayah ini dilatih. Kemudian 23:36 setelah dia dilatih kan dia perlu modal. 23:41 Ini yang kemudian dinas yang akan ee 23:45 men-support si ee Dinas Tenaga Kerja ini 23:49 adalah UKM. Jadi kalau di Indonesia itu 23:53 ada namanya koperasi usaha ee kecil dan 23:58 menengah itu yang mereka akan memiliki 24:01 modal yang diperuntukkan bagi 24:04 mereka-mereka yang ingin berusaha tetapi 24:06 dengan persyaratan sudah memiliki ee 24:10 kemampuan atau punya minat dan punya 24:13 bakat yang sudah dilatih yang sudah 24:16 melatihkan Dinas Ketenagakerjaan. Lalu 24:19 kemudian 24:21 pada saat si 24:24 ayah ini sudah memiliki usaha dan 24:28 memiliki modal, usaha ini kan perlu ada 24:33 ee kontrol, lalu ada 24:35 persyaratan-persyaratan yang kemudian 24:38 dapat diterima oleh pasar, oleh Dinas 24:41 Perindustrian. 24:43 usaha-usaha dari si ayah ini terutama 24:47 dari segi pengemasan, lalu dari segi 24:51 komposisi 24:53 atau dari segi ee jaminan keamanan. 24:57 Misalnya kalau dia ee fokus memproduksi 25:00 makanan atau minuman ini kan dari Dinas 25:04 Perindustrian sudah bekerja sama dengan 25:06 Dinas Kesehatan dan MUI untuk 25:09 mendapatkan paket halal atau apa ee 25:13 standar nasional Indonesia. Lalu 25:16 kemudian mendapat pengakuan dari Badan 25:19 POM. Jadi produk ini aman. 25:22 Tidak sampai di situ ee Bunda dengan 25:26 kita memanfaatkan ee registrasi anak 25:29 ini, si ayah ini kan sudah punya produk 25:34 yang 25:36 bisa laku jual, tetapi kalau tidak punya 25:38 pasar, 25:39 akhirnya dinas pasar atau dinas 25:43 perdagangan itu membangun 25:46 showroom-sowroom. Lalu ini kemudian oleh 25:49 Dinas Pariwisata dijadikan tujuan wisata 25:54 dan akan dijadikan produk yang 25:56 dihasilkan oleh ee orang tua 26:00 ini akan menjadi buat tangan. 26:04 Siapa yang bisa ee memanfaatkan 26:06 informasi ini? Adalah 26:10 bupati atau walikota atau gubernur yang 26:13 tercerahkan. sistem terintegrasi seperti 26:16 ini sudah ada pilotnya belum, Pak Ham? 26:18 Kalau di Banyuwangi itu sudah di 26:21 dijalankan tetapi untuk pemanfaatkan ee 26:25 informasi yang seperti di mana 26:28 yang di Bangladesh itu yang belum 26:31 optimal. Tapi melalui pertemuan kita 26:34 kali ini, betapa pentingnya bagi sebuah 26:38 negara atau daerah menjadikan 26:42 pintu masuk awal untuk mengembangkan 26:46 sebuah program dan untuk memastikan 26:48 anak-anak terlindungi terutama terpenuhi 26:52 hak-haknya dan kalau dia mengalami 26:55 masalah itu akan ee teratasi dengan kita 27:00 mengetahui dari basic awal 27:02 Nah, apa dampaknya kalau sebuah negara 27:08 tidak memperhatikan registrasi 27:10 kependudukan itu menjadi prioritas utama 27:13 dari ee sebuah pemerintahan atau sebuah 27:16 daerah? Kita bisa lihat hari ini, Bunda, 27:20 ee kita masih bermasalah jumlah 27:25 penduduk yang miskin sesuai dengan fakta 27:29 bertambah ya, Pak, 27:30 di lapangan. H 27:31 kita tidak tahu 27:33 siapa yang miskin yang 27:36 yang benar-benar miskin, siapa yang ee 27:42 mapan itu kita tidak tahu karena 27:45 informasi awal terkait dengan data 27:48 kependudukan kita tidak ee rapi. Itu 27:52 yang dampak pertama. Dampak kedua pada 27:56 saat pemilihan umum Bunda selalu menjadi 28:01 kendala di ee KPU Komisi Pemilihan Umum 28:06 itu adalah bagaimana updating data itu 28:10 benar-benar kita ee mengalami masalah 28:13 yang sudah meninggal juga masih terdata 28:17 lalu masih jadi 28:19 double 28:20 lalu kemudian ee banyak hal Karena sejak 28:24 dari awal kita tidak menjadikan ee 28:28 registrasi awal itu menjadi prioritas 28:32 dari ee pemerintahan. Lalu yang ketiga 28:36 ini sangat bermanfaat terutama yang hari 28:39 ini 28:41 siapa nih yang harus divaksin? 28:44 Lalu siapa yang ee yang di didahului? 28:49 Karena kita tidak memiliki informasi 28:51 yang akurat, akhirnya 28:54 ambil data dari sembarang saja. H. Nah, 28:57 ini yang kemudian banyak orang yang buat 29:00 hoa lalu sampai terjadi ee penumpukan 29:04 orang yang mau ee di vaksin. Karena kita 29:09 di Indonesia tidak seperti di Jepang 29:12 yang kalau di Jepang sampai orang itu 29:16 kena tsunami, 29:18 dia tidak perlu ee 29:22 desak-desakan pada saat mengantri ee 29:25 bantuan. Kenapa? Karena yang antri ini 29:31 sudah ditahu jumlahnya oleh pengelola 29:34 program. Misalnya yang antri 100, 29:38 bantuan sudah disediakan 100. Tapi kita 29:41 di Indonesia tidak. 29:43 Kita tidak tahu yang antri ada berapa 29:46 yang dia datangnya dari satu kampung 29:49 yang lain kemudian ikutan. Sehingga yang 29:51 terjadi, Bunda, yang kalau ada pembagian 29:55 zakat atau pembagian bantuan itu tidak 29:58 akhirnya 29:58 tidak pernah ee rapi. Karena 30:02 orang yang antri dia khawatir nanti 30:06 tidak akan 30:07 dapat 30:08 dapat. 30:09 Lalu kemudian yang pembagian juga tidak 30:12 tahu ini berapa yang dibutuhkan. Nah, 30:14 ini menjadi ee tantangan ke depan. 30:18 Lalu apalagi dengan kita tidak memiliki 30:23 ee registrasi yang rapi terhadap ee 30:28 penduduk kita, Bunda, adalah 30:31 pada saat kejadian-kejadian 30:34 baik itu kejadian bencana atau 30:37 kejadian-kejadian yang kemudian ee 30:40 merugikan ee negara itu kita tidak 30:44 segera mengupdate. 30:46 Nah, ini yang perlu kita dorong. Untuk 30:50 itu, Bunda, sejak tahun 30:55 9 Indonesia ee bersepakat untuk 30:59 menjadikan registrasi anak ini menjadi 31:03 utama yang kemudian diawali oleh 31:05 Presiden ee Soeharto meratifikasi 31:08 konvensi ini dengan Kepres 36 31:13 tahun 1990 31:15 yang kemudian berdasarkan ee kepres ini 31:20 seluruh instrumen-instrumen 31:23 baik itu kebijakan nasional 31:27 atau kebijakan daerah kalau bisa 31:29 terharmonisasi dengan konvensi hak anak. 31:34 Untuk itu pada tahun 2006 31:38 pemerintah Indonesia 31:41 menerbitkan Undang-Undang 23 Tahun 2006 31:47 tentang administrasi kependudukan. 31:51 Apakah dengan adanya undang-undang itu 31:54 kemudian segera terselesaikan 31:56 masalahnya? Ternyata di undang-undang 31:59 itu meninggalkan banyak masalah. 32:02 Antara lain kalau yang terlambat 32:05 meregistrasi anaknya akan didenda. Lalu 32:09 kemudian negara itu bukan menjadi 32:13 pelayan tetapi penunggu. Jadi ee 32:18 orang tualah atau orang dewasalah yang 32:22 dipaksa untuk mendatangi kantor 32:25 pemerintah untuk mendaftarkan 32:28 anaknya untuk diregistrasi 32:31 dan dipaksa untuk tahu informasi yang 32:33 begitu banyak gitu ya, Pak ya. 32:35 Iya. Dan 32:37 apa yang terjadi, Bunda? 32:39 Kenapa banyak penduduk tidak segera 32:42 meregistrasi anaknya? Tidak semua paham. 32:45 Tidak semua paham. Dan tadi banyak 32:49 persyaratan yang harus di 32:53 disediakan oleh orang tua antara lain 32:56 dia harus memiliki kutipan akta nikah. 33:00 Lalu dia harus memiliki 33:03 ee 33:05 kartu ee kependudukan. 33:09 Ini orang-orang awalnya ilegal. Jadi 33:12 menikah tanpa apa? Tanpa persetujuan 33:17 negara atau tidak melewati 33:19 aturan-aturan, dokumen-dokumen itu tidak 33:21 ada. 33:22 Padahal ini sebenarnya kepentingan 33:23 negara untuk mempunyai ee warganya ya, 33:26 Pak. 33:26 Kepentara. Tapi negara kita memang 33:28 negara yang tidak pernah belajar dari 33:32 cara-cara yang ditawarkan oleh Islam. 33:37 Ya, 33:37 dulu Bunda Andalus dulu itu dikuasai 33:42 oleh ee Islam yang kemudian sistem 33:47 administrasi kependudukannya di sana dan 33:51 itu yang kemudian ee tetap hari ini itu 33:56 berlaku ee bangsa Spanyol 34:00 menggunakan itu bahwa kependudukan, 34:03 registrasi kependudukan itu menjadi 34:05 penting. 34:06 yang kemudian itu di ee ikuti oleh 34:11 berbagai negara. Kalau di Islam itu dari 34:15 Nabi Adam sampai Rasulullah itu nasabnya 34:21 akan jelas 34:22 ee jelas. 34:23 Kenapa? 34:24 Karena di kabilahnya itu ee pendaftaran 34:29 yang lahir itu memang benar-benar 34:31 diperhatikan dan itu yang kemudian 34:34 dicontoh. Salah satu negara yang ada di 34:36 Asia Tenggara itu adalah Thailand. 34:39 Thailand itu 34:41 ee kepala desanya akan didenda oleh raja 34:46 kalau ada anak yang baru lahir terlambat 34:50 teregistrasi. 34:52 Raja akan marah karena 34:56 penduduknya itu ee akan mengalami 35:00 kelemahan, 35:01 mengalami hambatan karena beberapa saat 35:05 dia tidak terakses ke layanan kesehatan 35:08 atau ke layanan-layanan lain yang 35:11 kerajaan tidak mengetahui keberadaan 35:13 anak ini gitu. 35:14 Iya. Bahwa yang baru lahir. Untuk itu 35:17 apa yang harus dilakukan? Yaitu dia 35:19 harus dihukum. ee si kepala desanya 35:23 karena dia abai, dia lalai. Apakah itu 35:28 berlaku Indonesia? Itu waktu kita 35:31 memiliki Undang-Undang 23 tahun 2006 itu 35:36 orang-orang dari hidup capil menunggu 35:39 atau orang kelurahan itu menunggu ada 35:42 enggak ini yang mau meregistrasi. 35:46 Untuk itu 35:48 undang-undang ini diamandemen. Tetapi 35:51 itu karena diawali ada satu kejadian. 35:53 Kejadiannya itu, Bunda, terjadi di 35:56 Surabaya. 35:57 Ada seorang ayah tukang parkir pada saat 36:02 dia mengetahui anaknya belum memiliki 36:06 akta kelahiran. Karena untuk masuk SD 36:09 dia harus memiliki akta kelahiran. 36:12 Dia urus akta kelahirannya ke Dukcapil. 36:16 Oleh Duk Capil diinformasikan 36:19 Bapak Bapak terlambat mengurus akta 36:22 kelahiran. Sesuai dengan Undang-Undang 36:25 23 tahun 2006, Bapak harus ke 36:29 pengadilan. 36:31 Kekritisan ayah ini dia gunakan. dia 36:35 membayangkan 36:37 bagaimana ya apa yang akan terjadi kalau 36:40 semua ayah-ayah di Indonesia itu 36:44 terlambat ee meregistrasi anaknya 36:47 minimal setahun itu harus ke pengadilan. 36:52 Kebayang oleh Bunda. Jadi seluruh ayah 36:55 itu datang ke pengadilan. 36:58 Sebelum ayah itu ke pengadilan, dia 37:00 harus membuat berkas, melengkapi 37:03 berkasnya itu, 37:05 menambahkan ee pranko kartu pos 37:09 itu ke pengadilan harus melalui counter 37:12 pos. Jadi dikirim ke sana lalu kemudian 37:16 oleh pengadilan karena ada perangko yang 37:19 sudah disediakan itu akan dijawab berapa 37:21 lama. 37:23 Dan itu yang kemudian si ayah ini karena 37:27 dia memiliki teman yang bekerja di LBH, 37:31 dia kontak temannya ke yang di LBH. 37:34 Bagaimana ini status seperti ini kalau 37:37 kita biarkan? Kemudian mereka membaca 37:40 Undang-Undang Dasar ini sebetulnya 37:42 bertentangan dengan hak konstitusi si 37:45 anak. Apa yang terjadi? mereka bawa ke 37:48 Mahkamah Konstitusi. 37:50 Oleh Mahkamah Konstitusi 37:52 ini diterima ee apa 37:57 permasalahan dari si ayah ini. Kemudian 38:00 pasal itu dicoret oleh Kementerian Dalam 38:03 Negeri dan oleh DPR. Undang-undang itu 38:07 kemudian dirubah menjadi Undang-Undang 38:10 Nomor 24 Tahun 2013 38:14 yang juga merubah yang dulunya negara 38:19 itu menunggu menjadi aktif. Tetapi 38:23 Bunda, orang kita itu ee dengan ada 38:27 undang-undang itu apakah segera sampai 38:30 hari ini belum ada perubahan yang ada di 38:34 di orang-orang dukcapil atau orang-orang 38:37 yang mengurusi. 38:40 Tidak sama seperti yang dilakukan oleh 38:42 Pak Anas yang ee proaktif 38:46 untuk meminta tukang sayur memata-matai 38:52 ada ibu hamil langsung dipotret 38:55 menggunakan ee kemampuan atau kelebihan 38:59 digital yang kemudian diolah. Mungkin 39:01 itu karena kurangnya kesadaran bahwa 39:03 orang yang bertugas itu diamanahi untuk 39:07 ee mengurusi rakyat di sekitarnya gitu 39:10 ya. Seperti misalnya salah satu dosen 39:12 yang saya kenal saja ee mereka tuh 39:15 bilang ee bagi kami ketika kalian gagal 39:19 itu adalah kegagalan kami gitu. Jadi 39:21 kami akan berusaha sebisa mungkin biar 39:23 kalian berhasil gitu. Jadi kalau nilai 39:25 kita dianggap misalnya tidak cukup saja, 39:28 ee mereka yang akan minta, "Yuk, ketemu 39:31 saya secara private gitu." Nah, mungkin 39:33 petugas-petugas kalau mempunyai 39:34 kesadaran seperti itu juga bisa bagus 39:36 ya, Pak. itu harus butuh ee reformasi ee 39:43 kalau mental atau reformasi akhlak 39:48 undang-undang udah 39:49 sudah ada sem 39:50 sudah ada dirubah 39:52 udah tetapi kan 39:55 ini yang menarik terjadi di ee 39:58 sektor-sektor lain seperti 40:01 sektor pendidikan kan anak adalah pusat 40:06 guru sebagai fasilitator. Fakta sekarang 40:08 apa? 40:08 I 40:10 guru masih tetap ee 40:13 bukan jadi fasilitator. 40:15 Iya. 40:16 Ini juga diikuti oleh teman-teman yang 40:19 ada di Duk Capil. Di Duk Capil itu ee 40:22 mereka itu harusnya 40:26 datang ini Pak RT yang sekarang mungkin 40:30 tidak perlu harus datang ya. kita bisa 40:32 menggunakan aplikasi apa, Pak RT? Ada 40:35 berapa ini ibu yang sedang hamil? Ada 40:37 berapa yang sedang ee tolong ini segera 40:42 ini? Tidak. Kita harus datang ke RT 40:45 minta surat keterangan. Nah, kita 40:47 bersyukur ada aturan yang sudah 40:49 memerintahkan tidak perlu lagi ada 40:51 keterangan dari RT untuk merubah 40:53 administrasi kependudukan. itu salah 40:55 satu ee perubahan yang paling tinggi. 40:58 Tetapi yang apa yang Bunda sampaikan 41:01 tadi yang mengatakan bahwa kalau dapat 41:04 nilai jelek murid-muridnya atau 41:06 mahasiswanya itu adalah tanggung jawab 41:09 dari dosennya. Ah, sekarang fakta banyak 41:13 masalah ini ada orang miskin tidak kita 41:16 ketahui bantuan. 41:18 Iya. 41:18 Ee saluran apa bantuan untuk COVID itu 41:24 tidak tepat karena datanya 41:27 portofolio ee tidak benar 41:29 kekacauan data itu tidak dianggap 41:31 sebagai ee bahan evaluasi bagi petugas 41:34 gitu ya. Belum seperti itu. 41:35 Iya. kita bersyukur sekarang ada seorang 41:38 guru besar yang menjadi ee Dirjen ee 41:42 kependudukan, tetapi itu kan 41:46 tidak mejadikan 41:49 jaminan kalau orang-orang yang ada di 41:53 administrasi kependudukan, terutama yang 41:56 ada di level desa, di level kelurahan, 42:01 yang ada di level kecamatan dan kalau di 42:05 level kota itu kan mereka tinggal 42:07 menerima ee dokumen yang ada yang 42:10 kemudian mereka bisa proses. Untuk itu 42:13 ke depan apa yang perlu kita harus 42:15 lakukan untuk mewujudkan sebuah kota 42:18 yang layak anak, kabupaten yang layak 42:21 anak. 42:23 didorong setiap bupati, walikota itu 42:28 memastikan 42:31 setiap anak yang baru lahir itu 100% 42:34 teregistrasi 42:37 dengan tanpa ee 42:40 argumen. Jadi, dia harus memastikan itu 42:44 teregistrasi 42:45 karena itu hak anak gitu. 42:46 Hak anak. Meskipun kita ketahui banyak 42:50 orang dewasa 42:52 yang melakukan pengabaian. Misalnya 42:55 mereka membiarkan ada dua pasangan 43:00 remaja yang tidak tepat, tidak tepat 43:05 waktunya atau tidak layak berdua-duaan. 43:08 Itu tidak segera diingatkan 43:10 bahwa ini nanti akan merusak 43:13 administrasi kependudukan. Untuk itu 43:16 kalau bisa setiap RT itu memasang ee 43:18 pengumuman 43:20 remaja-remaja untuk menghargai ee 43:24 hak-hak anakmu nanti untuk teregistrasi. 43:28 Kalau bisa jangan berdua-duaan. 43:31 Karena kalau berdua-duaan kelamaan itu 43:34 akan ditangkap oleh Satpol PP. Apalagi 43:38 sekarang undang-undang ee perkawinan itu 43:41 sudah dirubah. Yang dapat kompensasi itu 43:46 mereka yang sudah berada di usia 19 43:48 tahun. Ah, bagaimana kalau yang 43:51 ditangkap oleh Satpul PP itu belum 43:54 berusia ee seperti itu? Akhirnya ee akan 43:58 menjadi masalah pada saat dia melahirkan 44:03 otomatis kan tidak ada ayahnya. ini dia 44:06 harus dijadikan anaknya itu terdaftar 44:10 sebagai 44:12 anak dari binti apa ini yang kemudian 44:18 akan berpengaruh kepada perlindungan 44:21 anak itu sendiri. 44:23 dia akan merasa terdiskriminasi pada 44:27 saat dia melihat dokumen 44:31 kependudukan dia terutama akta kelahiran 44:34 tercatat di sana bahwa dia tidak ada 44:38 ayahnya 44:39 sehingga ee itu akan menurunkan 44:42 kepercayaan diri dari si anak. 44:46 berbagai alasan apapun yang kita berikan 44:49 kepada anak itu, itu juga akan 44:51 terpengaruh. Untuk itu, 44:54 bagaimana kita memperhatikan atau 44:57 menghargai lembaga perkawinan yang 45:00 kemudian akan berdampak kepada 45:03 keteraturan registrasi kependudukan. 45:07 Untuk itu kita harus segera mulai 45:09 kampanyekan untuk menghindarkan jangan 45:11 sampai berdua-duaan. Kalau itu terjadi, 45:15 kita segera ingatkan. Karena jangan 45:18 sampai kita melahirkan anak-anak yang ee 45:23 tidak di administrasi kependudukannya 45:26 itu tidak ada ayahnya. Dan itu dampaknya 45:30 banyak juga, Bunda. Kerugiannya anaknya 45:33 nanti tidak dapat harta waris dari ayah 45:38 biologisnya 45:39 karena nasabnya tidak diakui dan si 45:43 ayahnya itu juga mengacaukan nasabnya 45:45 itu sendiri. Nah, untuk itu perlu kita 45:48 hindarkan. Dan ini sebetulnya ee kalau 45:51 kita telusuri di dokumen-dokumen atau 45:53 hukum-hukum agama itu mendapat perhatian 45:58 penting tentang bagaimana kita 46:00 menghargai ee administrasi kependudukan. 46:03 Itu yang pertama. Yang kedua adalah 46:06 kalau anak ini tidak memiliki nasab, 46:11 akhirnya 46:12 dia akan mengalami 46:16 permasalahan terutama pada saat dia 46:18 besar nanti. Ee siapa nih yang akan 46:21 menjadi wali dia? Siapa yang akan ee 46:25 kalau dia anak gadis walinya siapa nih? 46:28 Tidak tidak jelas. 46:31 Lalu kemudian ee 46:35 akan merugikan banyak pihak juga. 46:38 Itu Bunda yang bisa ee kita jelaskan 46:41 terkait dengan hal ini. Ah, ke depan 46:45 yang perlu kita perhatikan yaitu 46:49 setiap ayah dan bunda coba mulai hari 46:53 ini kita ambil Undang-Undang 46:54 Administrasi Kependudukan, 46:57 kita baca, kita cek apakah anak kita 47:02 sudah lengkap enggak administrasi 47:03 kependudukan. Apakah anak kita itu sudah 47:07 memiliki kutipan akta? 47:10 Apakah anak kita sudah masuk ke KK? 47:15 Kalau belum segera datang ke 47:20 kelurahan atau ke desa untuk diinputkan. 47:26 Lalu ketiga, apakah anak kita yang di 47:28 bawah usia 17 tahun itu sudah memiliki 47:32 kartu identitas anak? Karena dengan 47:37 kartu identitas anak itu sebetulnya 47:39 negara 47:41 ee merasa bertanggung jawab untuk 47:45 mengakui anak ini. Lalu kemudian anak 47:49 itu sendiri dia merasa diakui oleh 47:52 negara karena ditandai dengan kartu 47:55 identitas. meskipun di beberapa negara 47:57 kartu diintas itu ee tidak menjadi 47:59 penting. Seperti tadi disampaikan oleh 48:02 Pak ee Munin Hayat, 48:06 Muin 48:06 Muin Hayat bahwa di Australia itu waktu 48:10 ada ide perdana menterinya mau buat KTP, 48:14 penduduknya protes. Akhirnya sampai 48:15 sekarang tidak ada istilah ee kartu 48:18 identitas. Tapi di Indonesia 48:20 karena e nomor security social number 48:24 mereka sudah terintegrasi di manapun ya. 48:26 Iya. Bagus sekali 48:28 yang yang itu yang menjadi penting. Lalu 48:32 kemudian ee tolong ayahanda dan bunda 48:36 baca Undang-Undang 48:38 24 Tahun 2013. Di sana itu ada ee satu 48:43 perjuangan dari seorang ayah yang 48:47 memperjuangkan. Jangan sampai setiap 48:49 ayah itu datang ke pengadilan. Ah, itu 48:52 satu ee momentum yang penting untuk 48:56 mengingatkan kesadaran setiap ayah bahwa 49:00 kalau dia sudah memutuskan untuk 49:03 menikah, 49:05 lalu kemudian itu ada urutan-urutannya. 49:08 anaknya harus kalau lahir dia segera 49:11 teregistrasi dan dengan dia teregistrasi 49:14 juga itu kan ada persyaratan-persyaratan 49:17 lain yang akan mengingat diri dia yang 49:19 diikat oleh aturan agama. Misalnya dia 49:22 menyediakan nama yang baik. 49:25 Lalu yang kedua, kalau laki dia harus 49:28 diakikah 49:30 dua ekor kambing. Kalau anak perempuan 49:34 berarti satu ekor. Dengan persyaratan 49:38 ini yang kemudian anak itu teregistrasi, 49:41 dia akan memiliki kutipan akta. 49:44 Panggillah anak itu sesuai dengan nama 49:49 yang ada di akta kelahiran. Kenapa 49:52 menjadi penting itu, Bunda? 49:54 Karena ada beberapa anak merasa 49:56 terdiskriminasi 49:58 karena nama dia di sekolah A tapi kok di 50:03 rumah dipanggil B. Yang kemudian pada 50:06 satu kesempatan dia mungkin sangat ee 50:09 senang dengan nama dia yang ada di 50:11 sekolah, tapi kok dipanggil dengan nama 50:14 yang lain. Kemudian temannya semua 50:16 ikut-ikutan yang kemudian ee sembari 50:20 nyinyir atau membully. yang itu kemudian 50:25 tidak membangun kepercayaan diri anak. 50:28 Untuk itu, Bunda, melalui saluran ini 50:31 kita perlu sampaikan, panggillah nama 50:34 anak-anakmu itu sesuai dengan yang ada 50:37 di akte kelahiran anak agar dia 50:42 mengetahui 50:44 melalui panggilan itu dia tahu siapa 50:47 ayahnya. Dan kalau di beberapa suku 50:50 bangsa itu ada marga, dia akan menjaga 50:55 marwah nama baik dari ee keluarga 50:58 besarnya. Dan bagi mereka yang namanya 51:03 ada nama-nama Nabi dan nama-nama sahabat 51:07 itu ada satu kebanggaan. itu yang 51:09 kemudian akan mengingatkan diri dia. Dia 51:13 tidak sembarang untuk berperilaku yang 51:16 tidak sesuai dengan ee kehidupan di 51:20 masyarakat. Dengan begitu dia akan 51:23 selalu berbuat baik. 51:26 Ini semua diawali hanya karena 51:30 anak teregistrasi. 51:32 Kalau sejak dari awal 51:36 kabupaten, 51:38 kota, provinsi 51:41 itu telah mengutamakan program 51:43 registrasi anak ini menjadi prioritas 51:46 dari bupati walikota, insyaallah 51:49 negara ini akan terbantukan. Kalau tidak 51:54 ya sampai saat ini kita merasakan ke 51:58 rusakan-kerusakan administrasi 52:01 kependudukan kita dan administrasi 52:03 data-data yang ada di kita juga 52:06 bermasalah. itu karena bupati walikota 52:10 hanya mementingkan urusan ekonomi atau 52:14 urusan infrastruktur, tapi tidak 52:17 menjadikan program pencatatan kelahiran 52:20 anak menjadi prioritas dia. 52:22 Saat ini, Pak Hamid, ee kira-kira berapa 52:25 persen sih ee ee warga negara Indonesia 52:28 yang belum tercatatkan secara resmi? 52:31 Kalau berdasarkan informasi dari ee 52:35 Kementerian Dalam Negeri 52:38 yang belum terregistrasi itu tinggal 52:42 sedikit. Sekarang sudah di karena mereka 52:45 punya target 52:46 ee 95 52:49 sampai 97% 52:51 anak-anak yang baru lahir itu segera 52:54 teregistrasi. 52:56 Tetapi yang jadi persoalan Bunda adalah 53:00 di undang-undang yang di 24000 53:05 ee 53:07 13 itu ada pernyataan penting bahwa 53:14 data kependudukan itu dijadikan data 53:18 dasar untuk perencanaan pembangunan. 53:22 itu yang sampai hari ini belum 53:25 dijadikan. 53:26 Sudah banyak yang memanfaatkan 53:28 keuntungan dengan data kependudukan itu. 53:31 Teman-teman dari kepolisian sekarang 53:34 dengan mudah akan mengetahui 53:37 ee identitas pelaku karena ada sidik 53:40 jari yang direkam. Kemudian kalau ada 53:43 korban ee kecelakaan seperti pesawat 53:48 atau kecelakaan-kecelakaan lain yang 53:52 identitas korban ini tidak jelas dengan 53:56 diambil foto sidik jarinya lalu 53:58 dimasukkan ke ee dokum apa 54:02 sistem 54:02 sistem itu itu akan terlihat dan itu 54:06 akan juga mengetahui ada ee calon 54:11 laki, pengantin laki-laki yang mau 54:13 menikah dia mengaku 54:16 ee apa single 54:19 atau 54:20 sudah berpisah itu akan ketahuan di 54:24 dokumen-dokumen itu. Itu sudah menjadi 54:27 penting. Tetapi 54:29 ini yang belum dioptimalkan. 54:32 Iya. Begitu juga dengan pendidikan ya, 54:34 Pak. Seharusnya kan anak itu ee pergi ke 54:37 sekolah enggak perlu jauh-jauh gitu, 54:39 enggak perlu memakan waktu lama gitu. 54:41 Kalau 54:43 teman-teman dari Dinas Kependidikan 54:46 memanfaatkan database ee kependudukan, 54:50 pertama, Bunda, 54:53 mereka akan mengetahui calon siswa PAUD 54:57 itu ada di mana saja. Mereka akan 55:00 menggunakan data itu, kirim surat ke 55:03 anaknya. Halo. Halo, Adinda atau Ananda. 55:09 Kamu menjadi calon murid di sekolah 55:11 kami. Kalau mau tertarik silakan datang. 55:14 SD begitu, SMP juga begitu. Lalu yang 55:18 kemudian yang paling penting juga Bunda, 55:21 si sekolah lagi tidak perlu memintakan 55:25 ee profil orang tuanya. 55:29 tidak perlu juga memintakan fotokopi 55:33 akta kelahiran [tertawa] anak karena 55:35 sudah diketahui di data ee kependudukan 55:38 itu bahwa calon siswa kita ini adalah 55:43 yang sudah teregistrasi dan dia otomatis 55:48 memiliki kutipan akta dari ee Duk Capil. 55:51 Masa zaman sekarang Bunda ibu-ibu itu 55:56 harus 55:57 IKTP pun masih harus difotokopi 55:59 jadi [tertawa] ane di negeri kita yang 56:02 sudah punya database tapi itu karena 56:05 semua dikacakan oleh para koruptor juga 56:09 yang harusnya kita memiliki 56:11 teknologi yang canggih 56:13 ee mereka-mereka itu juga yang ee 56:16 sekarang juga masih dipenjara ya. 56:19 Tapi itu semua Bunda kalau 56:22 kita benar-benar menjalankan 56:25 Undang-Undang 2 4 tahun 2013 56:32 kita punya data satu 56:36 selain data dari BPS tetapi data 56:39 kependudukan ini menjadi sumber data 56:42 baik itu oleh bupati, walikota pada saat 56:46 pertama perencanaan pembang pembangunan 56:49 itu akan tepat sasaran. Akan diketahui 56:53 siapa yang anak miskin, siapa yang anak 56:56 kaya. Kalau anak kaya kita tidak perlu 56:59 susah-susah. Anak miskin ini yang perlu 57:01 kita garap. Seperti tadi di Bangladesh, 57:04 dia masuk pintu bahwa ayah ibunya ini 57:07 tidak punya sumber pendapatan 57:09 oleh Dinas Tenaga Kerja. dijadikan 57:13 awal program untuk 57:16 membimbing, melatih kita punya Blk. 57:20 Tidak perlu sekarang ini ada Kartu 57:22 Prakerja yang 57:25 pelatihannya juga apakah tepat sasaran 57:28 atau tidak. Wallahualam. Yang tahu hanya 57:31 orang yang mengelola. Tapi penting kalau 57:34 itu sudah dilakukan oleh seorang bupati 57:38 walikota yang banyak sekali ini yang 57:40 terpilih. Apakah mereka menjadikan 57:45 informasi yang kita sharing hari ini? 57:47 Ini yang kemudian ke depan kita akan ee 57:51 memiliki pemimpin-pemimpin yang 57:54 hebat-hebat. 57:55 Kalau pemimpin sudah memperhatikan 57:58 registrasi, Bunda, 58:00 pada saat dia akan mau ikut pemilihan 58:03 lagi, insyaallah akan terpilih. Siapa 58:06 yang di shopping itu yang usia 17 tahun, 58:11 dia dapat surat dari bupati, selamat 58:14 ananda kamu hari ini usia 17 tahun. 58:18 Lihat di belakang kamu, di balik kertas 58:20 ini dia dapat KTP. itu akan teringat ee 58:25 oleh diri dia 58:27 dan pada saat bupati ini mau mencalonkan 58:29 lagi dia tidak segan-segan untuk memilih 58:34 ee bupati itu. Itu keuntungan yang lain. 58:36 Tapi yang paling penting adalah 58:40 anak hak-haknya 58:43 itu terpenuhi. 58:46 Lalu kalau ada yang terjadi pengabaian, 58:49 dia terpenuhkan ee perlindungan 58:51 khususnya. Apalagi hari ini, Bunda, 58:55 Presiden sudah menerbitkan peraturan 58:58 Presiden Nomor 75 tahun 2020 59:01 bagi anak ee korban atau anak saksi 59:09 tindak pidana, identitasnya tidak boleh 59:12 bocor ke publik. Tapi kalau bocor dia 59:16 memiliki hak untuk diganti. Ah kalau 59:20 dokumen administrasi kependudukannya 59:23 tidak rapi, bagaimana menggantinya? 59:27 Di Dukcapil saja datanya tidak ada. 59:30 Untuk itu ke depan ini menjadi satu 59:33 perjuangan kita. Bapak, Ibu yang 59:36 memiliki hak pilih, pilihlah bupati atau 59:39 walikota atau pemimpin presiden yang ke 59:42 depan nanti yang memiliki wawasan ke 59:45 depan yang menjadikan registrasi menjadi 59:49 utama. Dan Bunda kalau registrasi itu 59:52 sudah diterapkan dengan benar-benar itu 59:55 sebetulnya aturan Islam itu sudah dia 59:58 jalankan. Demikian, semoga apa yang kita 1:00:03 sharekan hari ini mendapat perhatian ee 1:00:06 dari kita semua. Semoga Allah memberikan 1:00:09 cahaya kepada kita semua. Amin. 1:00:11 Terutama ayah ibu yang memiliki anak 1:00:15 remaja untuk mengingatkan 1:00:19 ee pentingnya meninggikan harkat 1:00:23 martabat lembaga perkawinan. Dengan dia 1:00:27 sudah meninggikan harkat martabat 1:00:29 lembaga perkawinan, insyaallah 1:00:32 anak-anaknya tidak ada masalah pada saat 1:00:36 pengurusan administrasi kependudukan, 1:00:40 terutama pada saat anak akan 1:00:43 diregistrasi. Demikian. Asalamualaikum 1:00:45 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:48 wabarakatuh. Terima kasih banyak, Pak 1:00:49 Hamid Pati. Nih tercerahkan sekali kita 1:00:52 ee ketika baca judulnya apa ya? ini 1:00:54 registrasi merupakan hak anak. Ternyata 1:00:57 luas sekali dampaknya, Pak Hamid ya. Dan 1:00:59 terima kasih juga kepada seluruh ikhwan 1:01:01 dan akhwat yang telah mengikuti acara 1:01:04 perlindungan anak kali ini. Insyaallah 1:01:06 kita bertemu lagi di 2 minggu mendatang 1:01:09 ya, Pak Hamid. Ee akhir kata saya 1:01:11 Nurfitri Tahir dan juga segenap kru 1:01:13 undur diri. Subhanakallahumma 1:01:15 wabihamdika asadu alla ilahailla anta 1:01:17 astagfiruka waubu ilaik. Wasalamualaikum 1:01:20 warahmatullahi wabarakatuh. Waikum.