Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:12 berhasil 0:15 [musik] 0:24 [musik] 0:35 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:37 warahmatullahi wabarakatuh. 0:39 Alhamdulillahiabbil alamin hamdan katson 0:42 thyiban mubarokan fi kama yuhibuna waard 0:47 ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 0:49 syarikalah wa asadu anna muhammadan 0:51 abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'da amma 0:54 ba dipancarluaskan dari Jalan Masjid 0:57 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibub 0:59 berur Bekasi Radio Silaturahim dan Rasil 1:02 TV untuk Islam yang satu ikhwan akhwat 1:05 para pendengar Radio Silaturahim dan 1:06 pemirsa Rasil TV yang di manapun pun 1:08 antum dan antuna berada di sore hari 1:11 ini. Semoga ikhwan akhwat yang saat ini 1:13 sedang menyimak radio silaturahim, 1:15 berkumpul bersama keluarga di rumah 1:18 ataupun yang saat ini sedang berada 1:20 dalam perjalanan. Semoga kita semuanya 1:22 selalu dalam kesehatan dan senantiasa 1:24 selalu dalam lindungan dan rahmat Allah 1:26 Subhanahu wa taala. Bahagia sekali 1:29 ikhwan akhwat bersama saya Muhammad 1:30 Hafiz Alfloresi. Beserta rekan-rekan 1:33 pejuang dakwah yang bertugas di sore 1:34 hari ini. Ada Bang Ondi di kameramen dan 1:37 Bang Yusuf Subangkit di meja operator. 1:40 Alhamdulillah kembali hadir dalam 1:42 program tausiah sore bersama guru kita 1:46 Ustaz Wahyu di KS. Di edisi hari ini, 1:49 Ikhwan Akhwat, hari Selasa tanggal 16 1:51 Syakban 1442 1:54 Hijriah atau bertepatan di tanggal 30 1:57 Maret 2021. Dan guru kita sudah berada 2:01 di studio, kita sapa terlebih dahulu. 2:03 Asalamualaikum warahmatullahi 2:04 wabarakatuh. 2:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:07 wabarakatuh. 2:08 Kabar sehat, Ustaz? 2:09 Alhamdulillah. 2:10 Masyaallah. Tak terasa Ramadan sudah di 2:13 depan mata, Ustaz, ya. 2:14 Iya. 2:15 Masyaallah. Ee ikhwan akhwat yang 2:17 dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. 2:19 Insyaallah pada kesempatan kita di sore 2:21 hari ini guru kita Ustaz Wahyu DKS akan 2:25 membahas dengan tema persiapan Ramadan 2:29 1442 2:31 Hijriah. Sebelum kita menyimak nasihat 2:34 dari beliau, langsung saja kita buka 2:36 acara kajian kita di sore hari ini 2:39 dengan membaca doa tholabul ilmi. 2:41 Bismillahirrahmanirrahim. 2:43 Rbi zidni ilman Allahum bimaamtani 2:47 waimni maanfauni warzuqni ilman yanfun 2:51 tafadol ustaz. 2:53 [berdehem] 2:53 Baik. Asalamualaikum warahmatullahi 2:56 wabarakatuh. 2:57 Waalaikumsalam. 2:58 Ee [berdehem] ikhwan dan akhwat pemirsa 3:01 Rasil Visual di mana saja berada. 3:05 Alhamdulillah 3:07 alladzi amarana biluzumil jamaah wahan 3:11 tafaruq walladzi anama al binikmatil 3:15 imani wal islam kama anamallahu alaihim 3:18 minan nabina wasiddiqina wasyuhada 3:22 wasihin. 3:28 Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la 3:30 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 3:33 abduhu wa rasuluh wasalatu wassalamu ala 3:36 rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wa 3:39 mawalah. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:43 Ya ayyuhalladzina amanutaqulaha haqqa 3:46 tuqatih wala tamutunna illa wa antum 3:49 muslimun. Amma baqal 3:53 hadis kitabullah wiral hadi had muhammad 3:56 sallahu alaihi wasallam. 3:59 um muhdas wa muhdasin bidah wa 4:02 bidatinalah wainar. 4:06 Ikhwan akhwat pemirsa Rasil virual yang 4:10 semoga dirahmati Allah subhanahu wa 4:11 taala. Kita bersyukur kepada Allah 4:13 hingga sore hari ini atas karunia, 4:17 pertolongan dan rahmat Allah semata kita 4:20 bisa berjumpa kembali di acara tausiah 4:23 sore yang kali ini kita akan coba 4:26 bicarakan bersama. 4:28 ya, tentang persiapan Ramadan 1442 4:33 Hijriah. Kenapa ini dibahas sejak awal? 4:37 Supaya kita persiapannya lebih matang 4:40 ya. Karena kalau misalkan sesudah 4:42 mendekati lalu dibahas, wah pas banyak 4:46 hal yang harus kita siapkan jadi 4:47 terburu-buru juga. Nah, maka saya coba 4:50 di 16 bulan Syakban ini ya berarti 4:54 tinggal beberapa hari mungkin tinggal 13 4:56 atau 14 hari kita akan masuk 1 Ramadan 4:59 maka tidak ada salahnya kita lebih awal 5:01 agar lebih bersiap diri karena Ramadan 5:05 ini adalah boleh jadi ini merupakan 5:07 Ramadan yang terakhir buat kita maka 5:09 kita harus menjadi orang yang prestatif 5:11 di bulan Ramadan walau dalam kondisi 5:14 masih berjalannya wabah pandemi 5:16 Covid-19. 5:19 Ikhwan akhwat rahimakumullah. Kalau kita 5:21 melihat di dalam surah Albaqarah ayat 5:23 183, 5:25 Allah Subhanahu wa taala berfirman, 5:26 azubillahiminasyaitanirrajim. 5:30 Ya ayyuhalladzina amanu kutiba 5:32 alaikumusam kama kutiba alalladina min 5:35 qoblikum la'allakum tattaquun. Jadi ada 5:39 lima lima pesan pada ayat ini ya. Yang 5:42 pertama adalah kalimat ya ayyuhalladzina 5:44 amanu. Wahai orang-orang yang beriman. 5:47 Ini panggilan yang indah, panggilan yang 5:49 penuh kasih sayang dari Allah Subhanahu 5:51 wa taala kepada orang-orang yang 5:52 beriman. Tentu orang-orang yang 5:54 menghadap atas panggilan orang yang 5:56 merasa dirinya punya identitas itu. 5:59 Kalau orang tidak punya identitas 6:00 tersebut tidak akan merasa terpanggil 6:02 dengan kalimat ya ayyuhalladina amanu. 6:04 Walaupun di Al-Qur'an 89 kali Allah 6:06 memanggilnya. 6:08 Masyaallah ya. Ini yang kita prihatinkan 6:11 kalau misalkan ketika seorang ngaku 6:13 muslim tapi tidak merasa terpanggil 6:15 dengan panggilan ini. Nah, itu yang 6:17 pertama. Yang kedua adalah kalimat 6:19 kutiba alaikum. Ya, telah diwajibkan 6:22 atas kalian. Makna kutiba adalah artinya 6:25 telah ditulis. Tapi bimakna karena 6:29 bergandengan kalimat alaikum maka makna 6:31 jadi wujiba au furid telah diwajibkan 6:34 atau telah difardukan kepada kalian. 6:37 Jadi yang akan ee dilakukan oleh kita 6:40 ini adalah ibadah puasa wajib atau saum 6:44 Ramadan. 6:46 Yang ketiga, asiyam ya. Asiyam bmakna 6:48 alimsak, menahan diri ya. Menahan diri 6:52 dari segala perkara yang bisa 6:53 membatalkan ee puasa, dari segala 6:56 perkara yang bisa merusak nilai-nilai 6:58 saum itu sendiri. Maka kita menahan 7:00 diri. Ya. Jadi bukan sekedar menahan 7:01 lapar dan dahaga, tapi juga menahan 7:04 perkataan, menahan perbuatan, menahan 7:06 apa saja yang bisa merusak nilai-nilai 7:09 saum yang kita laksanakan di bulan 7:11 Ramadan. Yang keempat, kama kutiba 7:14 alladzina minqoblikum. Sebagaimana telah 7:16 diwajibkan oleh orang-orang sebelum 7:18 kalian. Ini standarisasi ya. Ada tolok 7:22 ukur, ada patokan yang jelas bahwa 7:25 seorang saum agar bisa sampai targetnya 7:28 laalakum tatakun, maka kita harus 7:30 mengikuti bagaimana orang-orang 7:32 terdahulu yang telah melakukan saum itu 7:34 sendiri. Siapa yang dimaksud di sini? 7:36 Yang dimaksud di sini bukan orang tua 7:38 kita, bukan nenek moyang kita, tapi yang 7:40 dimaksud adalah para sahabat radhiallahu 7:42 anhum. Karena ayat ini turun kepada 7:45 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 7:46 oleh Rasul disampaikan kepada para 7:47 sahabat dan Rasul menyuruh kepada 7:49 sahabat untuk melihat bagaimana generasi 7:51 terdahulu yaitu para nabi dan rasul 7:54 Allah yang terdahulu melaksanakan saum 7:56 di ee seperti ini. Nah, kalimatnya kama 8:00 kutiba alladina min qoblikum sebagaimana 8:02 telah diwajibkan atas orang-orang 8:04 sebelum kalian. Laalakum tattaquun di 8:07 target yang jelas. Jadi sebuah program 8:09 itu sukses dan tidak termasuk atau 8:13 sangat tergantung daripada kemampuan 8:16 meminis, kemampuan menyiapkan 8:19 perencanaan. Maka ada istilah ee gagal 8:23 merencanakan, maka merencanakan gagal. 8:27 Ya, 8:28 gagal dalam membuat sebuah rencana itu 8:30 berarti dia merencanakan untuk gagal 8:32 tuh. Maka jangan sampai itu kita lihat 8:35 ee kalau di dalam tafsir At Thaabari dan 8:39 Ibnu Katsir ya disebutkan bahwa ee makna 8:44 saum ini adalah 8:47 atau asalnya saum itu dulu di masa 8:49 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 8:50 itu disebutkan di sini [berdehem] 8:54 fiumi ma'dudat waqana hibtida islami 8:59 yasumuna minahrin 9:01 salam. 9:02 Jadi bahwasanya telah dimulai di masa 9:07 mulai Islam mereka saum di setiap hari 9:10 eh di setiap bulan 3 hari ya 3 hari 9:14 dalam setiap bulan suusalika. 9:17 Nah kemudian dihapuskan dari hal itu 9:20 baumi syahru ramadan yaum syahri di pada 9:23 dengan saum di bulan Ramadan. Nah maka 9:26 dengan adanya saum Ramadan yang 3 hari 9:28 itu menjadi saum sunah. 9:32 Nah, seperti halnya saum Muharam juga 9:34 tadinya wajib tapi jadi saum sunah. Nah, 9:37 saum yang wajibnya adalah 1 bulan 9:40 sebulan penuh di bulan Ramadan 9:42 [berdehem] 9:42 itu dalam Sahih Muslim ee Sahih Bukhari 9:45 nomor hadis 5066 di Sahih Muslim nomor 9:48 1400. 9:49 Nah, sekarang kita lihat bagaimana umat 9:52 Islam atau manusia ini menghadapi sikap 9:55 atau menghadapi terhadap bulan Ramadan 9:57 seperti apa ya? pertama adalah kalau 10:00 lihat para sahabat kan ee mangkana ya 10:06 barang siapa yang makana barang siapa 10:10 yang saum ya man soma ramadan manoma 10:14 ramadan 10:16 imanan wahtisaban gufir lahu ma taqama 10:19 min dambih jadi barang siapa yang saum 10:21 di bulan ramadan maka Allah ee dengan 10:24 niat ikhlas semata-mataan Allah dengan 10:26 keimanan dan ikhlas maka Allah akan 10:28 mengampuni dosa-dosa sebelumnya. Nah, 10:31 jadi di sini kalau kita lihat, saya coba 10:34 melihat di lapangan paling tidak ada 10:36 tujuh kelompok manusia ya. Tujuh 10:39 kelompok manusia yang bersikap terhadap 10:41 bulan Ramadan 10:43 nih. Pertama adalah ada yang menanti 10:45 dengan penuh keimanan dan kerinduan. 10:48 Itulah seperti halnya Rasul dan para 10:50 sahabat. Nah, kita berharap menjadi 10:51 orang yang seperti ini ya. Nah, yang 10:54 kedua ada yang tidak tidak terpengaruh 10:57 ya dengan Ramadan. Akhirnya dia 10:59 menyia-nyiakan kesempatan atau 11:00 keuntungan yang besar di bulan Ramadan. 11:03 Jadi masuk bulan Ramadan tahu tapi dia 11:07 menyiaakan. 11:08 Menyia-nyiakan tidak mengoptimalkan 11:10 kesempatan emas di bulan Ramadan. Tuh 11:14 dua. Yang ketiga, ada orang yang 11:16 mengenal Allah hanya bulan Ramadan. 11:19 Jadi kalau begitu masuk Ramadan mendadak 11:21 semuanya. Mendadak rajin ya, mendadak 11:24 baik, mendadak saleh, mendadak dermawan 11:28 pokoknya mendadak pakai jilbab, mendadak 11:30 baca Quran semuanya mendadak. 11:33 Mendadak di sof depan. 11:34 Nah, gitu. Mendadak di saf depan kalau 11:36 salat gitu ya. Begitu selesai Ramadan, 11:38 selesai pula semuanya. Nah, ini orang 11:41 yang hanya beriman pada bulan Ramadan 11:44 itu jadi hanya mengenal Allahnya itu di 11:47 hanya bulan Ramadan. di luar Ramadan 11:48 seolah tidak kenal dengan Allah. Nah, 11:51 ini yang ketiga. 11:53 Yang keempat, ada orang yang hanya 11:55 menahan lapar dan dahaga di bulan 11:56 Ramadan. Tidak beramal yang lainnya, 12:00 tidak beramal prestatik. 12:02 Saum betul, menahan lapar dan dahaga, 12:05 tidak makan, tidak minum, 12:06 tapi dia tidak memperhatikan yang 12:08 lainnya ya. Tidak memperhatikan 12:10 perkataannya, tidak menjaga 12:12 perbuatannya, ya. Tidak menjaga 12:14 pandangannya, tidak menjaga 12:15 pendengarannya, ya. tidak menjaga 12:17 hatinya itu seolah yang penting menahan 12:20 lapar dan dahaga. Nah, ini ini realita 12:24 kan. I 12:25 nah ini yang yang keempat. 12:27 Yang kelima, ada orang yang mensikapi 12:30 Ramadan itu dengan banyak tidur 12:34 ya. Malamnya begadang tanpa bernilai 12:37 pahala gitu. Siangnya tidur mulu itu 12:41 pakai dalil lagi 12:42 pakai dalil kan tidur juga ibadah 12:44 katanya gitu. Jadi seolah-olah kalau 12:46 dengan tidur malah jadi dapat ibadah. 12:48 Padahal banyak yang bisa lebih manfaat, 12:50 lebih produktif daripada tidur. Mestinya 12:54 justru Rasulullah sahu alaihi wasallam 12:55 itu apabila masuk bulan Ramadan beliau 12:58 tidak akrab dengan bantal, tidak sering 13:00 silaturahim dengan guling, dan jarang 13:02 bertemu dengan kasur. Nah, ini 13:05 jadi itulah bedanya kita dengan 13:07 Rasulullah ya. Kalau Rasul itu di bulan 13:09 Ramadan justru sedikit makan kita, 13:12 sedikit-sedikit makan. Nah, Rasul 13:14 sedikit tidur, kita sedikit-sedikit 13:16 tidur gitu ya. Nah, nah itu yang kelima. 13:20 Yang keenam, ada orang bulan Ramadan 13:22 rajin beramal tapi tanpa ilmu 13:27 tuh tanpa ilmu yang sahih. Pokoknya 13:29 ikut-ikutan aja lah ramai gitu. Biasanya 13:32 tidak tahu ini benar apa enggak gitu. 13:34 Enggak tahu 13:35 ya. Nah, ini jangan sampai terjadi ya. 13:39 Nah, kemudian yang lebih parah lagi 13:42 tidak mengenal keutamaan bulan Ramadan 13:44 dan bulan lainnya. 13:46 Nah, ini blank sama sekali. 13:48 Pokoknya Ramadan, mau Ramadan, mau bulan 13:51 Syawal, mau bulan Muharam, wah pokoknya 13:54 sama aja 13:54 sama aja gitu. Nah, ini ini sikap 13:57 manusia realita di lapangan begitu kan? 13:59 Iya, Ustaz. 13:59 Nah, saya coba perhatikan oh ternyata 14:02 ada pan tujuh. Mungkin kalau 14:03 dikembangkan bisa jadi 10 bisa ya. Nah, 14:07 ini model tujuh model ini yang paling 14:09 bagus. Yang pertama tadi menanti dengan 14:11 penuh keimanan dan kerinduan. Maka 14:13 dengan ini yang mempersiapkan sepenuh 14:15 hati dengan segala rencana yang baik 14:17 untuk meningkatkan kualitas bulan 14:19 Ramadan. Sehingga nanti bulan Syawal di 14:22 mana bulan peningkatan. Karena Ramadan 14:23 kan dari Ramid yarmadu raman atau 14:26 Ramadan artinya bulan penggodogan, bulan 14:28 pembakaran. Jadi kalau misalkan seperti 14:31 gini ee 14:34 misalkan kita mau masuk 14:36 masukin apa tanah gitu ya, 14:39 gundukan gundukan tanah tidak kita cetak 14:41 terlebih dahulu. Masukkan adalah pada 14:43 pembakaran. Bakar aja langsung. Setelah 14:46 selesai pembakaran ada artinya enggak? 14:48 Enggak ada kan. Tapi kalau kita cetak 14:50 dulu menjadi batak, menjadi genting ya 14:53 dirapihan kemudian ditata dengan baik 14:56 dengan pengapian yang secukupnya maka 14:59 insyaallah setelah selesai 15:00 kualitasnya 15:01 kualitasnya menjadi meningkat harganya 15:03 pun menjadi naik. Oh, genting yang 15:05 tadinya diinjak-injak manusia karena 15:06 tanah biasa. Saya jadi genting, enggak 15:08 ada orang injek-injak genting. Ya, mesti 15:11 dia paling dinaikkan ke atas melindungi 15:13 manusia dan naik harganya pun menjadi 15:15 naik derajatnya naik harganya naik. 15:18 Begitulah manusia pula sebelum masuk 15:20 Ramadan dipersiapkan terlebih dahulu. 15:23 Saya sampaikan kepada ibu-ibu misalkan 15:25 coba ibu-ibu kalau ada di pasar bawa ee 15:28 apa? sayuran, sayur kol, sayur kangkung 15:32 ya atau saya mau ngesop cerita ini ada 15:35 engkol, ada kol, ada kentang, ada wortel 15:38 ya, kemudian ada ee apa [berdehem] 15:42 ada kembang kol, kemudian ada yang 15:44 lainnya lah. Kemudian disiapkan sudah 15:46 mau disok. Nah, sampai ke rumah tidak 15:49 dicuci dulu, langsung diiris-iris, 15:51 potong-potong masukin kepada air yang 15:53 mendidih. Ya. Nah, udah. Kemudian 15:56 setelah itu kasih bumbu dan sebagainya. 15:58 Kira-kira 16:00 keluarga mau makan enggak? 16:02 Enggak, Ustaz. 16:03 Ya enggak. Kenapa? Kotor kan 16:05 ya mungkin berbagai macam kotoran ada di 16:08 situ 16:09 gitu. Maka selagiogianya dia bersihkan 16:11 dulu, rapihkan dulu kan. Nah, setelah 16:14 itu kemudian baru dimasak dengan 16:16 baik-baik. Begitu pula seseorang 16:18 memasuki Ramadan. Kalau dia masuk 16:20 Ramadan dengan seketika ujug-ujug 16:22 tiba-tiba tanpa ada persiapan seperti 16:25 itu asalnya ya. Seperti halnya orang 16:27 yang mau masak sayur tidak dibersihkan 16:29 sayurnya. Seperti orang yang memasukkan 16:32 pembakaran ya atau gundukan gundukan 16:35 tanah kepada pembakaran. Enggak ada 16:37 artinya sama sekali tuh. Maka mari kita 16:40 jadilah orang yang menanti dengan penuh 16:42 keimanan dan kerinduan. 16:44 Nah, kesiapan menghadapi Ramadan ini 16:47 adalah keseluruhan kondisi seseorang 16:49 atau individu atau komunitas dalam 16:52 menanggapi atau menghadapi suatu 16:54 kegiatan tertentu dengan segala bentuk 16:56 persiapan yang optimal agar dapat 16:59 mencapai tujuan dan harapan. Ee tujuan 17:02 atau harapan secara optimal pula ya. 17:06 Maka kesiapan menghadapi Ramadan berarti 17:08 menyiapkan secara optimal dalam hal 17:10 akidah ya dengan penuh keimanan tadi 17:13 mental. 17:14 Siap mental untuk saum kan biasanya 17:17 misalkan aduh saya biasa kan pagi makan, 17:20 siang makan, sore makan ini harus nahan. 17:22 Nah, mentalnya harus siap dulu. Bagi 17:24 orang yang biasa saum mungkin tidak 17:26 terlampau kaget kan. 17:27 Nah, ya kan saum apa bisa saum apakah 17:31 saum Senin Kamis atau saum 3 hari dalam 17:33 sebulan atau saum daun tidak ada 17:35 masalah. Tapi bagi mereka yang belum 17:37 pernah saum 17:39 tiba-tiba mau saum kaget juga kan. Tuh. 17:42 Maka di sini persiapan dengan mental, 17:45 akidah, mental, ilmu, fisik atau 17:47 jasmani, jaga kesehatan agar kita bisa 17:50 melaksanakan saum dengan baik. Dan 17:52 kemudian sarana pendukung untuk 17:54 terlaksananya amaliah Ramadan seperti 17:56 apa? Empat ya. Oh, ini sudah siap-siap 17:59 nih, gimana nih musim COVID? Insyaallah 18:01 ya kita sudah ee apa melihat bahwa 18:06 betapa sudah Allah membuktikan secara 18:09 berangsur-angsur COVID ini akan reda 18:11 insyaallah ya. 18:13 Asal jangan ada sampai orang-orang yang 18:14 punya kepentingan memanfaatkan sendiri 18:16 ini. Yang yang repot kan gitu. Ada orang 18:19 yang punya kepentingan akhirnya 18:20 dibuatlah sedemikian mungkin seolah-olah 18:23 masih sangat sangat kritis gitu ya, 18:25 masih sangat mencekam. Padahal sudah 18:28 hampir berlalu sebenarnya Covid-19 ini 18:31 ya. Masyaallah ya. Kita mendengarkan 18:34 makanya Alquran yastun 18:36 ahsanah. Kita harus pandai mendengar 18:38 tidak hanya satu pihak. Mendengar dari 18:40 sekian banyak pihak bahkan di beberapa 18:42 negara ada yang sudah betul-betul bebas 18:44 kan gitu. Berapa kota pun sudah 18:47 betul-betul bebas tidak ada. Nah, ini 18:48 kita berharap semoga segera dari seluruh 18:51 dunia Allah segera bersihkan semua itu. 18:54 Amin. 18:54 Nah, kemudian dengan itulah insyaallah 18:56 kita akan dapat meraih prestasi Ramadan 18:59 secara optimal. Kalau mempersiapkan 19:00 dengan optimal misalkan apa? 19:04 Nah, contoh nih. Kesiapan menghadapi 19:06 Ramadan pertama kesiapan akidah tadi. 19:09 Berarti ia siap istikamah dalam kondisi 19:12 apapun baik dalam kondisi normal ataupun 19:15 darurat. Ya, kalau misalkan nanti 19:18 Ramadan kita sudah normal, alhamdulillah 19:20 itu yang kita harapkan. Kalau masih 19:21 darurat, masih kondisi pandemi, ya kita 19:24 pun tahu ya tentang amaliah-amaliah di 19:27 masa pandemi harus belajar. Nah, menjaga 19:31 komitmen dan konsisten dalam berbagai 19:34 kebaikan ya, tetap tegak dengan jati 19:37 dirinya sebagai seorang mukmin hakiki. 19:39 Maka keimanan dan keikhlasan atas 19:41 panggilan Allah Subhanahu wa taala. ya 19:42 iman dan ikhlas imanan wahtisaban itu. 19:47 Nah, kemudian kesiapan mental maksudnya 19:50 apa? Terpadunya dua kekuatan di sini, 19:53 dua potensi dalam diri yakni minat. 19:56 Heeh. 19:57 Yang kedua motivasi. 19:59 Itu minat dan motivasi. Kemudian 20:02 bersinergi satu sama lain. Nih, 20:06 ada minat tidak ada motivasi mandeg. 20:10 Iya. 20:11 ada motivasi dari berbagai pihak 20:13 memotivasi dia, tapi tidak ada minat 20:14 enggak jalan juga [tertawa] gitu kan. 20:16 Makanya minat termotivasi dipadukan 20:19 sinergikan satu sama lain sehingga akan 20:21 lahirlah energi tuh lahirlah energi yang 20:25 menjadi power, menjadi kekuatan untuk 20:27 dapat bergerak dan bertahan dalam 20:29 berbagai kondisi. 20:32 Kemudian tumbuhkan keyakinan dan rasa 20:34 syukur atas terpilih yang menjadi orang 20:36 beriman. Tadi Allah panggilkan ya 20:39 ayyuhalladzina amanu. Masyaallah. ini 20:40 luar biasa. Jadi kalau seorang me 20:43 menghayati panggilan ini, satu hal yang 20:46 luar biasa. Allah memanggil hambanya 20:49 dengan kalimat ya ayyuhalladzina amanu. 20:51 Tapi orang yang tidak beriman tentu 20:52 tidak merasa nyaman 20:54 ya. Nah, hanya orang beriman saja yang 20:56 merasakan nikmatnya. Yang ketiga, 20:58 kesiapan ilmu. 21:01 Maksudnya apa? Membuka kembali ilmu-ilmu 21:04 yang berkaitan dengan sejarah dan 21:06 amaliah Ramadan. Ya. Jadi jangan ah 21:09 Ramadan gitu-gitu aja. Paling seperti 21:11 dulu dulu juga. Nah walaupun demiki 21:14 tetap kita harus membuka karena manusia 21:16 itu kan mahal atau wanisian ya. 21:19 Jadi tempatnya salah dan lupa. Maka 21:22 hendaknya kita membuka kembali. Jangan 21:24 pernah merasa sudah cukup, jangan pernah 21:27 merasa sudah bisa. 21:28 Ya bisa. Jadi nanti akan terlewat karena 21:31 setahun yang lalu itu cukup makan waktu 21:33 365 hari kan. 21:35 Tuh itu masyaallah. Kalau itu tahun 21:39 masehi, kalau tahun hijriah berarti 21:41 sekitar 355 21:45 atau 56. Bedanya seles rata-rata 11 hari 21:49 ya. 21:50 [berdehem] 21:51 Nah, keutamaan saum ya lihat seperti apa 21:55 dalam ilmu tuh tarawih gimana 21:58 pelaksanaannya? Tarawih itu kan ee 22:00 maknanya adalah tenang salat tenang 22:02 salat nyantai. Oh, kalau tahun kemarin 22:04 saya salatnya cepetan gitu ya. Wah, bisa 22:07 7 menit dalam 23 rakaat katanya. Luar 22:10 biasa gitu ya. Nah, maka mari kita 22:12 benahi bahwa ternyata kalau mengikuti 22:15 contoh Rasulullah sallallahu alaihi 22:15 wasallam tidak demikian. Hendaknya kita 22:18 melaksanakan baik yang salat tarawihnya 22:21 11 rakaat ataupun yang 23 rakaat. 22:24 Hendaknya menjaga kekhusyukan. Itu yang 22:26 paling penting. Jadi jangan sampai 22:29 menyia-nyiakan kesempatan ini yang 22:31 akhirnya kita menyesal di hari kemudian. 22:34 kemudian baca Al-Qur'an ya komitmen 22:36 untuk ee minimal kita satu Ramadan itu 22:41 selesai 30 juz minimal 22:42 minimal 22:43 ya. Alhamdulillah tahun yang lalu saya 22:46 mencoba ee apa menggerakkan itu supaya 22:51 one day one juz atau ee 1 bulan itu 22:55 minimal satu kali khatam. Nah, ternyata 22:58 alhamdulillah ada yang 3 sampai empat 23:01 kali khatam tuh. Masyaallah. Jadi kan 23:04 setiap pekan nih, setiap pekan kita cek 23:06 ternyata satu pekan sudah ada yang 23:07 khatam. Ee bahkan ada yang dua kali, ada 23:10 yang bahkan yang khatam sampai 10 kali. 23:15 Berarti 23:16 itu itu 23:17 10 juz berarti. 23:18 Iya. Jadi se ee apa? Sehari 3 juz. 23:22 3 juz. 23:22 Iya. Ya. Sehari 3 juz. Nah, kemudian 23:26 [berdehem] 10 3 juz kan kali 10 ya. Nah, 23:30 kali 30 juz. 30 juz berarti 3 kali. Ada 23:33 yang memang 10 juz sehari. Betul. 10 juz 23:35 sehari berarti ke 10 kali. 23:37 Nah, itu alhamdulillah. Ee tapi itu 23:40 tidak banyak. Enggak nyampai lima orang 23:41 ya. Enggak nyampai lima orang. yang saya 23:43 kemarin sempat ee apa koordin koordinat 23:47 koordinasi ya dikoordinir sebnya itu 23:49 sekitar kurang lebih 2.000-an 23:52 yang menyelesaikan ee apa tadi satu kali 23:56 khatam 23:57 satu kali khatam sampai yang 10 kali 23:59 khatam tadi. Nah, yang paling banyak 24:02 memang antara 1 sampai 3 24:04 paling banyak gitu ya. 24:05 Paling banyak itu ya. Mungkin ada itunya 24:07 enggak, Ustaz? Tipsnya maksudnya sehali 24:09 itu bisa harus berapa kali itu berapa 24:11 juz dibagi waktu-waktunya. 24:14 Iya. Begini, misalkan kan 1 juz itu kan 24:16 20 halaman. 24:17 Heeh. 24:18 1 juz 20 halaman atau 10 lembar. Heeh. 24:20 Itu. Nah, kalau misalkan ee 24:25 dia [berdehem] mau melaksanakan setiap 24:28 itu satu juz berarti 24:29 di 24:29 ee dua lembar setiap setelah saya salat. 24:33 Oh, selesai salat. Nah, selai salat 24:34 misalkan 2 lembar kali 5 kan jadi 10 24:37 lembar. 24:37 Jadi satu juz 24:38 itu sudah satu juz 24:39 gitu. Jadi hitungannya begitu. Tinggal 24:41 komitmen aja kita mau berapa lembar 24:43 konsekuen nih ya terhadap komitmen 24:46 komitmen terhadap niat kita yang kuat. 24:48 Misalkan ah kalau magrib kan repot kalau 24:51 magrib ya biasanya pakai untuk berbuka 24:53 sudah berarti dibagi empat saja. 24:55 Jadi subuh, zuhur, asar, isya. Nah, 24:59 sesudah selesai salat ini komitmen 25:01 misalkan 2,5 juz eh 2,5 juz 2,5 halaman 25:04 berarti 1/4 juz. 25:06 Lembar apa halaman? 25:07 Ee lembar 25:09 halaman halaman. Jadi ya lembar 2,5 25:11 lembar artinya berarti lima halaman. 25:13 L halaman 25:14 lima halaman. Kemudian 5 halaman. Lima 25:16 halaman. Lima halaman. Empat kali sudah 25:18 1 juz. 25:18 S juz 25:19 gitu. Itu kalau 25:20 mau satu juz ya. Kalau misalkan mau 2 25:22 juz tinggal ditambah. 25:24 Ee oh sekarang saya mau sudah pokoknya 25:26 setiap selesai salat saya ee mau baca 10 25:28 halaman berarti setengah juz. 25:30 Allah 25:30 gitu ya. Masyaallah. Nah, itu di 25:32 antaranya mari kita ee komitmen dengan 25:35 hal itu untuk tetap supaya tadi minimal 25:38 satu kali khatam 25:40 ya minimal. Kemudian sedekah Rasulullah 25:44 alaih wasallam itu bila Ramadan itu 25:45 sedekahnya luar biasa sampai diibaratkan 25:48 ibarat angin yang berdesir. Nah, untuk 25:50 itu maka sedak sekarang dipersiapkan 25:53 bila perlu kita menyiapkan uang uang 25:55 recehan Rp10.000 misalkan ya. 25:57 He 25:57 recehannya R.000. [tertawa] 26:00 Uang recehan Rp10.000 untuk setiap kali 26:02 salat. Misalkan Lima kalau salat 26:03 Rp50.000 kan? 26:04 Iya. Iya. 26:05 Rp50.000. Nah, kali 1 bulan siapkan. 26:08 Nah, dia perlu tukarkan uang itu 26:10 siapkan. Jadi setiap ke masjid bawa uang 26:13 itu masuk lewat kotak masjid masukan tuh 26:16 tiap selesai salat sedekah seperti itu. 26:19 Masyaallah. Aduh 5 10.000 keberatan ya 26:21 sudah 5.000 lah itu 26:23 hitung-hitungan kalau Ramadan 26:24 tuh. Jadi kalau masa sih ee jajan kita 26:27 pun kadang-kadang lebih dari itu gitu 26:29 ya. Nah syukur kalau bisa pokoknya 26:31 setiap kali saya masukkan Rp100.000. 26:33 Nah kalau kali 5 berarti Rp500.000 ya. 26:37 R.000 kali sebulan kalikan misalkan 30. 26:39 Weh luar biasa. Masyaallah. 26:41 Masyaallah. Nah, ini mari kita ee 26:45 wujud dari cinta kita kepada Rasulullah 26:47 sallallahu alaihi wasallam dengan kita 26:48 mengikuti bahwa beliau berinfak, 26:51 bersedekah itu laksana angin yang 26:53 berdesir saking seringnya. 26:55 Kemudian berbagai peristiwa penting di 26:57 bulan Ramadan. Pelajari lagi bahwa Allah 27:00 Subhanahu wa taala memenangkan di bulan 27:01 Ramadan. Ya, banyak sekali kejadian 27:03 bulan Ramadan kan. Nah, seperti halnya 27:05 contoh ee perang Badar di bulan Ramadan 27:08 ini artinya satu isyarat bahwa ee perang 27:11 itu adalah satu kondisi di mana semua 27:13 konsentrasi penuh. 27:15 Heeh. 27:15 Kayaknya tidak ada yang lebih sibuk 27:16 daripada perang ya. 27:18 Iya, Ustaz. 27:18 Tapi di bulan Ramadan dan Allah 27:20 menangkan 27:21 umat Islam berperang di bulan Ramadan di 27:23 bulan saat itu, di saat perang Badar itu 27:26 dimenangkan Allah. Tapi ketika bulan 27:28 Syawal malah kalah. 27:30 Tuh, ini menunjukkan satu isyarat bahwa 27:33 jangan dianggap Ramadan menjadi alasan 27:35 untuk bermalas-malasan, 27:37 untuk berleha-leha, untuk tidak 27:38 produktif. Justru bulan Ramadan banyak 27:41 prestasi yang diraih. Termasuk 27:42 kemerdekaan Indonesia pada bulan Ramadan 27:45 tuh. 27:46 Allah 27:46 luar biasa. Hari Jumat bulan Ramadan 27:48 pula. Nah, ini yang hendaknya disadari 27:52 oleh kaum muslimin bahwa bulan Ramadan 27:54 adalah bulan produktif. 27:57 Kemudian kesiapan program 27:59 untuk mengoptimalkan diklat Ramadan maka 28:02 hendaklah setiap muslim itu memiliki 28:04 rencana yang jelas dalam mengisi amaliah 28:06 Ramadan. Misalnya saya punya khatam 28:09 Quran 30 juz. Tuntas kajian zakat 28:12 misalkan ya selama Ramadan. Pendalaman 28:15 tauhid dan syirik. menyiapkan jenis 28:17 program unggulan nih menyiapkan 28:19 fasilitas untuk terlaksanya program baik 28:21 yang bersifat infirodi yang pribadi 28:24 individu maupun jamai atau berjamaah 28:27 misalkan ah mau ngajak nih jemah masjid 28:29 nih yuk kita siapkan bulan Ramadan ini 28:31 untuk supaya mendapatkan kualitas 28:33 terbaik ya antarin apa ee kita 28:36 fokusanlah selama 1 bulan ini kita bahas 28:39 tentang ee bagaimana sih 28:43 keutamaan zakat 28:44 tadi keutamaan zakat itu bagaimana ya 28:46 tentang kajian tentang zakat dari mulai 28:48 apa arti zakat, lalu bagaimana ee apa 28:51 saja yang termasuk harus dizakati dan 28:52 sebagainya. Apa akibatnya kalau tidak 28:54 berzakat dibahas dalam 1 bulan penuh 28:57 maka bulan Syawal semua sudah paham 28:58 tentang zakat. 28:59 Allahu Akbar. 29:00 Masyaallah. Artinya ini akan otomatis 29:03 akan memompa seseorang dalam 29:04 meningkatkan kualitas 29:05 kualitas. 29:06 Dan memang Ramadan ini adalah momen yang 29:08 memang sangat yang sangat berharga ya, 29:10 Ustaz ya. 29:10 Iya. Sangat sangat tepat. 29:11 Sangat tepat gitu. 29:12 Bulan Ramadan itu memang sangat tepat 29:13 untuk hal itu ya. Kemudian 29:16 kesiapan fisik atau jasmani yaitu 29:19 kesehatan dan kekuatan fisik kita 29:21 perlukan dalam berbagai hal. Maka dengan 29:23 itu untuk mengoptimalkan amal bulan 29:26 Ramadan, kesehatan fisik pun diperlukan 29:29 ya setelah kesehatan rohani. Oleh karena 29:32 itu menyiapkan fasilitas untuk merawat 29:34 kesehatan seperti halnya siapkan madu, 29:37 abatus sauda itu kan zaitun ya dan 29:40 herbal lainnya untuk menjaga kualitas 29:42 fisik. Air zamzam biar perlu. 29:44 Masyaallah. luar biasa. Nah, insyaallah 29:46 dengan itu akan menjadi optimal. Maka 29:48 jadilah Ramadan terbaik sepanjang hidup 29:51 kita. Karena belum tentu tahun depan 29:53 akan berjumpa dengan Ramadan lagi. Nah, 29:56 baru setelah itu kita pikirkan amaliah 29:59 Ramadan 30:00 antara lain apa? Misalkan rukyatul 30:03 hilal. Pertama itu rukyatul hilal 30:06 dilaksanakan optimal ya. Memantau dari 30:08 semua negeri muslim seperti apa? hilal 30:11 di berbagai negeri ini. Karena isyarat 30:13 umat Islam bersatu adalah salah satunya 30:15 dengan ee sebagaimana Rasul dan para 30:19 sahabat radhiallahu anhum. Pada saat itu 30:21 umat Islam bersatu dalam melaksanakan 30:23 saum di bulan Ramadan. Ya. Kemudian 30:27 salat berjamaah. Ya, jadikan Ramadan 30:29 sebagai awal komitmen istikamah salat 30:31 berjamaah. Kalau mungkin sebelum Ramadan 30:33 kita malas-malasan, baik mulai Ramadan 30:35 ini bismillah kita istikamah sampai 30:39 akhir hayat ya dari mulai Ramadan ini. 30:43 Kemudian qiam Ramadan atau tarawih ya 30:47 itu dilaksanakan berjamaah atau munfarid 30:49 bakda isya ataupun yang diutamakan di 30:51 akhir malam. Nah, jadi masih banyak para 30:55 ikhwan tentang amaliah Ramadan tapi 30:58 supaya ee fresh dulu ya, kita jeda dulu 31:01 sebentar. Ya, mudah-mudahan para pemirsa 31:04 hasil visual dan pendengar Radio 31:06 Silaturahim di mana saja berada bisa 31:08 menyimak dengan baik dan bisa mencerna 31:10 sehingga kalau ada hal yang perlu 31:12 ditanyakan bisa ditanyakan. Jadi kita 31:14 rehat sebentar ya. Demikian dari saya. 31:16 Barakallahu fikum. 31:17 Ee baik. Ee demikian ikhwan akhwat yang 31:19 dirahmati oleh Allah Subhanahu wa taala. 31:20 Masyaallah, telah kita simak 31:22 bersama-sama nasihat dari guru kita 31:24 Ustaz Wahyu DKS di sore hari ini dalam 31:27 pembahasan persiapan Ramadan 1442 31:31 Hijriah. Dan tadi ee guru kita sudah 31:35 menyampaikan hal-hal yang perlu 31:36 dipersiapkan dalam Ramadan itu. Tadi 31:38 sudah ada sekitar 6 poin ya, Ustaz ya. 31:41 Jadi ee bagi ikhwan akhwat yang ingin 31:43 menyampaikan pertanyaannya bisa langsung 31:46 mengirimkan pertanyaan melalui WhatsApp 31:48 di 0811999720. 31:53 Dan ikhwan akhwat juga bisa menelepon 31:55 kami di 0218451512. 31:59 Kami akan segera kembali tetap 32:01 silaturahim dan hasil TV untuk [musik] 32:15 berhasil 32:32 [musik] 32:38 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 32:40 Islam yang satu. Ikhwan akhwat, terima 32:43 kasih Anda masih setia menyimak kajian 32:45 kita di sore hari ini bersama guru kita 32:48 Ustaz Wahyu DKS dengan membahas tema 32:51 adalah ee persiapan Ramadan 1442 32:56 Hijriah. Dan ee tadi guru kita sudah 32:59 menjelaskan ada beberapa poin yakni 33:01 hal-hal yang harus dipersiapkan dalam 33:03 menyambut bulan Ramadan ini. Yang akan 33:05 kami bacakan mungkin yang pertama harus 33:07 dipersiapkan akidah dan yang kedua ee 33:09 persiapan mental dan yang ketiga 33:11 persiapan ilmu dan yang keempat 33:13 persiapan program dan kelima persiapan 33:16 fisik dan yang keenam persiapan amaliah. 33:19 Dan ee insyaallah pada sesi yang kedua 33:21 ini guru kita masih melanjutkan 33:22 pembahasannya. Kami juga masih 33:24 mengundang bagi ikhwan akhwat yang ingin 33:26 menyampaikan pertanyaannya bisa 33:28 mengirimkan melalui WhatsApp di 33:29 0811999720. 33:34 Dan ikhwan akhwat juga bisa menelepon 33:36 kami di 0218451512. 33:40 Tafadul Ustaz. [berdehem] 33:43 Baik ikhwanatillah rahimakumullah. Ee 33:45 kita baru lihat tadi tentang amaliah ya. 33:48 Amaliah Ramadan baru tiga disampaikan. 33:50 Pertama rukyatul hilal. 33:52 He 33:52 ya. Ratul hilal dilaksanakan optimal. 33:55 Artinya kita sudah betul-betul ee 33:58 memaksimalkan usaha untuk mencari hiral 34:01 itu. Ya. Kemudian yang kedua, salat 34:04 berjamaah. Hendaknya jadikan Ramadan 34:06 sebagai awal perubahan untuk komitmen 34:09 salat berjamaah. Kalau selama ini 34:10 mungkin hanya Ramadan apa hanya magrib 34:13 saja, ada yang hanya zuhur saja. Nah, 34:16 mulai Ramadan ini kita jadikan sebagai 34:20 momentum awal, sebagai momentum 34:22 perubahan, maka dimulai istiqamah salat 34:26 berjamaah. Kemudian yang ketiga, qiam 34:28 Ramadan ya atau tarawih hendaknya 34:31 dilaksanakan secara khusyuk ya, baik 34:34 dalam melaksanakan secara ee munfarid 34:37 atau sendiri 34:38 ataupun dalam berjamaah ya. Jadi jangan 34:40 sampai kita menyia-nyiakan atau ee tidak 34:45 menjaga kualitas salat tarawih atau 34:48 salat qiam Ramadan. Yang keempat adalah 34:50 qiraat Al-Qur'an. Ya, qiraatul Quran dan 34:53 tadabur. Tadi kita punya komitmen 34:55 minimal one day one juz. 1 hari 1 juz 34:59 minimal supaya bisa selesai dalam 35:01 30 hari. 35:02 1 bulan. Dan ingat 1 bulan itu bukan 30 35:04 hari ya. Jadi dalam Islam 1 bulan itu 35:08 bukan 30 hari. Sebenarnya 1 bulan itu 29 35:10 hari yang secara normal 29 hari. Nah, 35:14 kalau kemudian tidak bisa melihat hilal 35:17 maka jadi 30 hari gitu. Jadi ee pak 35:22 minul idah itu menyempurnakan ee 35:25 hitungan jadi 30 hari kalau hilal tidak 35:28 didapatkan dari seluruh negeri. Itu 35:31 artinya tidak mendapatkan hal itu. 35:33 Kemudian yang kelima mengakhirkan sahur 35:37 ya. J tentang Al-Qur'an tadi Rasul kan 35:39 sering kirukum man taamal Quran waamahu. 35:42 Sebaik-baik kalian adalah yang belajar 35:44 Quran dan mengajarkannya. Maka Al-Qur'an 35:46 harus jadi skala prioritas. Di bulan 35:48 Ramadan ah saya mau belajar tahsin. Ah, 35:51 saya mau belajar ee 35:54 qiraah gitu ya. Belajar tahfid misalkan 35:56 kan. Belajar tahsin, belajar tahfid. Ah, 35:59 saya sudah lancar baca Qurannya, sudah 36:02 benar bacaan Al-Qur'annya. Sekarang saya 36:04 tinggal belajar ee tafsir Al-Qur'an. 36:07 Nah, jadi ada komitmen tafsir apa ini 36:10 akan dibahas ya? Ini insyaallah di 36:13 pesantren Alfath juga akan membahas satu 36:15 tafsir ya antara lain kalau misal 36:18 direncanakan kitab Misbahul Munir. 36:21 Tafsir ringkasan Ibnu Katsir 36:23 itu akan dibahas dalam 1 bulan. 36:25 Mudah-mudahan bisa selesai. Amin. 36:27 Ee paling tidak kalau tidak seluruhnya 36:29 ya berarti nanti akan ayat-ayat pilihan 36:32 ya sehingga bisa selesai di 1 bulan 36:35 gitu. 36:36 [berdehem] 36:37 Nah, kemudian juga bisa pakai kitab yang 36:40 lain apakah menamatkan satu kitab khusus 36:43 kitab hadis dan sebagainya ya komitmen. 36:46 Nah, kemudian yang kelima mengakhirkan 36:47 sahur. Mengakhirkan sahur. Jadi sesuai 36:50 sunah sahur itu tidak terlalu malam. 36:53 Jadi jangan sampai masih ada 36:54 kadang-kadang yang sahur jam .00 malam, 36:56 jam .00 malam ya untuk Indonesia bagian 36:59 barat maksudnya 37:00 ya. Kalau Indonesia bagian timur mungkin 37:02 ya. 37:04 bagian timun mungkin lebih awal gitu 37:06 sahurnya. Nah, kalau untuk Indonesia 37:08 bagian barat gitu ya hendaknya dilakukan 37:11 setelah ee apa bagus lagi kalau sudah 37:14 setelah salat malam itu akan terasa 37:17 nikmat sekali mungkin 30 atau 60 menit 37:20 ya sebelum masuk waktu subuh kita sudah 37:23 mulai ya. Jadi jangan juga kepepet juga 37:26 jangan. Ah, mentang-mentang harus 37:27 melahirkan sahur. Tinggal 10 menit lagi 37:29 subuh baru sahur. Nah, itu berarti sama 37:32 aja dengan ee ya kita sendiri apa 37:36 artinya ee tidak mencari kekhusyukan 37:38 tentunya karena makan juga perlu perlu 37:41 kenikmatan kan perlu diikmati kan. 37:44 Nah, kemudian yang keenam adalah saum 37:46 lahir batin. Jangan hanya saum sebagai 37:49 lahirnya saja tapi juga batinnya. Apa 37:51 maksudnya? menahan diri dari segala 37:53 perkara yang akan merusak atau 37:54 mengurangi keutamaan Ramadan. Ya. Jadi 37:58 ee inilah saum lahir batin tuh lahir 38:01 kita saum nih menahan lapar dan dahaga. 38:03 Batin pun harus saum. Saum dari rasa 38:06 dengki, dari rasa ri 38:11 sebagainya ya. menumbuhkan rasa cinta 38:14 dan peduli pada sama kaum muslimin. 38:15 Itulah di antara lain ee saum lahir 38:18 batin. Menghindari perkataan dan 38:20 perbuatan kotor. Nih yang ketujuh 38:22 menjaga lisan, menjaga pikiran, menjaga 38:25 perasaan dan tindakan kita agar jauh 38:28 dari perkara yang kotor. Karena Nabi 38:30 bersabda, "Malam yadaqzur walala bihi 38:35 wal jahla falaisillahi hajatun ayadau." 38:41 Jadi barang siapa yang tidak 38:42 meninggalkan perkataan kotor dan 38:45 perbuatan kotor dan tidak meninggalkan 38:47 kebodohan, artinya tidak rajin mencari 38:50 ilmu selama bulan Ramadan. Falais 38:53 lillahi hajatun. Maka Allah tidak 38:57 membutuhkan kepada orang itu ya fi 39:00 ayadaahu 39:02 wasyarobah. Dalam ia meninggalkan lapar 39:05 dan daganya. Dalam ia menahan lapar dan 39:08 daganya Allah tidak membutuhkan. Artinya 39:10 dia lapar, dia tapi tidak diperlukan 39:12 oleh Allah. Artinya tidak akan dapat 39:14 nilai. Kenapa? Karena tidak menjaga 39:16 perkataannya, tidak menjaga 39:18 perbuatannya, dan tidak berusaha mencari 39:21 ilmu di bulan Ramadan. Tuh. Jadi, 39:24 makanya harus lebih giat. Ada tadi ada 39:26 komitmen, "Ah, Ramadan ini pokoknya saya 39:28 harus pintar ini, saya harus bisa ini," 39:30 gitu ya. 39:33 Nah, kemudian yang kedelapan, 39:34 meninggalkan kebodohan. Tuh tadi. Jadi, 39:37 jangan sampai giat ee tidak giat mencari 39:40 ilmu ya, agar selamat dari kebodohan dan 39:42 selamat dunia akhirat. 39:44 Kemudian yang kesembilan ya menyegerakan 39:48 berbuka 39:50 yaitu takjil ya. Ya, takjil. Makanya 39:53 takjil takjala. Ajal itu kan 39:56 menyegerakan. Nah, menyegerakan berbuka 39:59 begitu masuk waktu walau belum 40:00 dikemunakan azan magrib. 40:02 Jadi jangan menunggu azan dari dari 40:04 masjid. Nah, aduh belum azan. Nah, nanti 40:08 bisa jadi gini orang yang mau azan dia 40:10 sudah kenyang duluan. Nah, baru azan. 40:12 Nah, di di rumah mah kelelan. Nah, jadi 40:16 memang sunahnya juga orang yang mau azan 40:19 itu dia membatalkan dulu kemudian azan 40:22 segera. Bukan kenyang dulu, bukan. 40:26 Sekedarnya aja mungkin satu biji kurma 40:29 misalkannya. H 40:29 ya. Atau mungkin sekedar minum beberapa 40:32 ee tegukan sudahud set itu azan. 40:34 Azan 40:35 kita harus sayang juga sama 40:36 saudara-saudara kita yang menunggu 40:38 berita azan itu tadi gitu ya. Nunggu 40:40 suara azan. Nah, jadi hnya takjil itu 40:43 menyegar. Itu termasuk bagian daripada 40:46 keutamaan saum ya. Mengakhirkan sahur 40:49 menjegaran berbuka. Kalau hikmahnya kita 40:50 lihat berarti kan lebih pendek waktu 40:51 itu. 40:52 Iya. Ya. Nah, kemudian sedekah tadi saya 40:56 sebutkan Rasulullah alaihi wasallam itu 40:57 ibarat angin berdesir di bulan Ramadan 41:00 saking seringnya. Kemudian Idul Fitri ya 41:03 dilaksanakan sesuai sunah di lapangan 41:06 terbuka ya kecuali karena uzur syari apa 41:09 karena hujan atau karena sulit mencari 41:12 tempat yang lapang itu boleh di masjid. 41:15 Nah, kemudian ee yang ke-12 zakat ya. 41:18 zakat fitrah yang diserahkan sebelum 41:20 salat Idul Fitri dan zakat mal atau 41:23 harta tidak dibatasi waktu ini kapan 41:25 saja yang penting sudah haul. Haul itu 41:28 artinya sudah berjalan 1 tahun. Kalau 41:31 memang biasanya zakat fitrah eh zakat 41:33 malnya pun pada saat bulan Ramadan tentu 41:36 lebih baik ya insyaallah supaya bisa 41:38 mendapatkan pahala yang lebih besar. 41:41 Kemudian yang ke-11 iktikaf ya. 41:44 Pelaksanaan yang sempurna adalah siang 41:45 dan malam. Berada di masjid tidak keluar 41:49 kecuali uzur syari. Nah, jadi bukan 41:51 tidak boleh iktikaf malam saja, hanya 41:53 yang paling sempurna yaitu hendaknya dia 41:57 iktikaf siang dan malam sebagaimana yang 41:59 dilakukan oleh Rasulullah sallallahu 42:01 alaihi wasallam. Demikian barangkali itu 42:03 saja dulu ya karena kita akan menjawab 42:05 beberapa pertanyaan. Jadi ini anggap 42:07 saja sebagai bagian pertama ya. ee 42:10 persiapan Ramadan 1442 bagian pertama. 42:14 Nah, insyaallah minggu depan bagian 42:16 keduanya. Demikian. 42:17 Baik. Ee demikianlah ikhwan akhwat yang 42:18 [berdehem] dirahmati Allah subhanahu wa 42:20 taala telah kita simak bersama-sama 42:22 pemaparan dan nasihat yang disampaikan 42:24 oleh guru kita Ustaz Wahyu DKS di sore 42:27 hari ini. Dan kami juga masih mengundang 42:29 bagi ikhwan akhwat yang ingin 42:30 menyampaikan pertanyaannya bisa 42:32 mengirimkan melalui WhatsApp di 42:33 0811999720. 42:38 Dan ikhwan akhwat juga bisa menelepon 42:40 kami di 0218451512. 42:44 E, Pak Ustaz, ini sudah ada beberapa 42:46 pertanyaan yang masuk di sore hari ini, 42:47 Pak Ustaz. Pertama datangnya dari eh Ibu 42:50 Emi di Tangsel, Ustaz. Asalamualaikum 42:52 warahmatullahi wabarakatuh. 42:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:55 wabarakatuh. 42:56 Ee, Pak Ustaz ee izin bertanya. 43:00 Dalam bulan Ramadan yang kali ini 43:02 berkenaan dengan masa pandemi Covid 43:04 seperti tahun sebelumnya, Pak Ustaz. 43:05 Cuman di tahun ini kita ada program 43:08 disuntik vaksin, Pak Ustaz. Kira-kira 43:10 bagaimana hukumnya, Pak Ustaz? Syukron, 43:12 mohon penjelasan. [berdehem] 43:14 Ya, bismillahirrahmanirrahim. Tentang 43:16 vaksin ini kan memang sampai hari ini 43:19 juga ee apa menuai pro dan kontrak ya. 43:24 Maka dalam ini ada ke apa ya usaha 43:29 Majelis Ulama untuk ee menilai sampai 43:32 tingkat kehalalannya. Maka dalam ini ya 43:35 kalau memang kita yakin itu adalah halal 43:38 maka silakan enggak ada masalah gitu 43:41 vaksin. Tapi kalau misalkan kita ee ragu 43:44 ini enggak enggak jelas nih kehalalannya 43:46 gitu ya atau misalkan dari Majelis Ulama 43:48 pun belum menurunkan sertifikasi halal 43:50 ya kita tunda dulu gitu. He. 43:53 Jadi itu aja untuk lebih selamatnya. 43:55 I 43:55 itu sebenarnya ee kalau kita 43:59 meningkatkan apa meningkatkan stamina 44:03 tubuh 44:04 itu pun insyaallah sudah menjadi 44:06 sekaligus jadi vaksinasi jugauh 44:10 ya. Jadi kalau misalkan itu silakan. 44:13 Kalau dalam hal ini memang para ulama 44:15 berbeda pendapat 44:16 ya tentang vaksin ini. 44:18 Jadi tidak tidak harus diperuncinglah. 44:21 Kalau yang misalkan kira-kira aman ya 44:25 silakan. Kalau tidak tidak aman ya kita 44:28 harus meyakinkan keamanannya gitu. Ah 44:31 saya enggak yakin karena memang ini 44:34 masih 44:35 jel enggak jelas nih. Maya sudah kita 44:38 dulu 44:38 masih ragu gitu ya. 44:39 Itu ya. 44:40 Baik. [berdehem] N Pak Ustaz ada 44:41 penelepon yang masuk di sore hari ini. 44:43 Kita sapa terlebih dahulu. 44:44 Asalamualaikum warahmatullahi 44:45 wabarakatuh. 44:50 Halo. 44:57 Ee sayang sekali ee sudah putus ya, 44:59 Ustaz. Kita langsung ke pertanyaan yang 45:02 melalui WhatsApp, Pak Ustaz. Ini 45:03 datangnya dari Bapak Abdul di Depok, Pak 45:06 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 45:08 wabarakatuh. 45:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 45:10 wabarakatuh. Eh, Pak Ustaz mengenai 45:11 tentang persiapan di bulan Ramadan, Pak 45:13 Ustaz. Eh, saat ini kan kita masih di 45:15 bulan Syakban ya, Ustaz ya. E jadi 45:18 pertanyaannya apa yang harus lebih kita 45:20 persiapkan dalam menyambut bulan Ramadan 45:23 ini ketika kita saat di bulan Syakban 45:25 ini, Pak Ustaz? Apakah dengan perbanyak 45:26 puasa ataukah atau amalan-amalan lain, 45:28 Ustaz? Syukran jazakallah khair. 45:30 Iya. Jadi dalam beberapa hadis ya 45:33 Rasulullah sahu alaihi wasallam sebutkan 45:35 antara lain dalam hadis riwayat Bukhari 45:36 nomor 1833 45:40 begitu pula dalam hadis Muslim nomor 45:42 1956 45:43 dari Aisyah radhiallahu anha disebutkan 45:46 bahwa Rasulullah sahu alaihi wasallam 45:47 itu adalah ee berpuasa di bulan Syakban 45:53 itu adalah paling banyak dibandingkan di 45:56 bulan-bulan yang lain selain di bulan 45:58 Ramadan. Jadi yang satu bulan penuh 46:00 hanya bulan Ramadan, tetapi bulan 46:02 Syakban bulan yang paling banyak beliau 46:04 saum. Ya. Ya. Maka di bulan Syakban 46:07 itulah beliau memperbanyak saumnya. Nah, 46:09 dalam hal ini maka kita mengikuti ee 46:11 sunah beliau. Kita ambil mana yang 46:14 paling banyak. Ee Rasul sudah 46:15 menyampaikan kepada sahabat yang saumnya 46:18 terus-terusan kan kata Rasul, "Jangan 46:20 kalau kamu mau saum, saum aja 3 hari 46:22 dalam 1 bulan." "Ya Rasul, saya sanggup 46:24 lebih dari itu kalau gitu Senin Kamis." 46:26 Ya Rasul, kalau saya sanggup lebih dari 46:28 itu kalau gitu selang sehari saum Daud 46:31 ya. Dan tidak ada lebih yang lebih baik 46:33 daripada itu. Maka itu antara lain bisa 46:36 kita lakukan. Jadi ini masih ada sisa 46:38 waktu ya. Bagi mereka yang tidak biasa 46:41 saum pun boleh. Masih boleh saum 46:44 sekarang. Tapi kalau bagi mereka yang 46:46 tidak biasa saum tidak boleh saum satu 46:49 atau du hari sebelum Ramadan. Itu adalah 46:52 larangan Rasulull sahu alaihi wasallam. 46:53 Jadi tidak boleh seorang saum tanggal eh 46:55 sebelum satu atau du hari sebelum 46:57 Ramadan. Kecuali bagi mereka yang biasa 46:59 saum. Saum. 47:01 Kalau yang tidak biasa tidak boleh 47:03 memulai. Kalau sekarang masih boleh itu. 47:06 Ah saya sekarang memulainya saum 47:07 sekarang ni tanggal besok tanggal 17 ya. 47:10 17 nanti mau mau Senin Kamis silakan 47:13 besok Kamis kan misalkan mulai tanggal 47:15 18 atau mau melaksanakan 47:18 tadi serang sehari berarti besok hari 47:20 Rabu nih mulai Rabu nanti Jumat saum 47:23 lagi Ahad Jumat ee saum lagi selasanya 47:27 saum lagi. Masih ada waktu 47:28 tuh jadi masih bisa beberapa hari di 47:31 nah kalau mauhankan saum Daud. Nah, tapi 47:34 nanti sesudah selesai Ramadan bulan 47:36 Syawal dilanjutkan 47:38 kaum Daudnya. Jadi jangan cuman latihan 47:41 buat Ramadan gitu ya. E nah itu antara 47:44 lain dan memang perbanyak ibadah juga ya 47:47 di bulan di bulan Syakban ini sehingga 47:49 nanti para bulan Ramadan tidak kaget 47:51 gitu. Terbiasa terbiasa sedekah, 47:54 terbiasa baca Quran lebih banyak 47:56 daripada hari-hari biasanya gitu ya. 47:58 Nah, itu supaya nanti program yang kita 48:01 hadapkan tadi ingin khatam Al-Qur'an 48:02 minimal satu kali 48:04 bisa tercapai 48:05 gitu. Jadi, berlatihlah di bulan Syakban 48:07 ini. Demikian. 48:08 Eh, baik, semoga terjawab. Ee, Pak 48:10 Ustaz, ini sudah ada penelepon yang 48:12 masuk di sore hari ini. Kita sapa 48:13 terlebih dahulu. Asalamualaikum 48:15 warahmatullahi wabarakatuh. 48:16 Waalaikumsalam, Pak Ustaz. 48:20 Eh, baik. 48:20 Eh, saya saya Linda 48:23 dengan Ibu siapa? Di mana, Ibu? 48:25 Ibu Linda dari Jakarta Timur. 48:28 Ee suaranya bisa dibesarkan lagi, Bu. 48:31 Ibu Linda dari Jakarta Timur. 48:33 Oh, Ibu Linda dari Jakarta Timur. 48:35 Silakan, Ibu. Ee, Pak Ustaz mau tanya. 48:38 Tadi kan ee tanggal 15 ee Syakban saya 48:42 kan puasa ya, tapi saya ee sahurnya 48:48 udah udah lagi sahur udah azan. Gimana 48:52 tuh, Pak Ustaz? ee ee ee puasa saya ee 48:57 ee boleh enggak tuh? Tapi saya teruskan 48:59 puasa saya, Pak Ustaz. 49:01 Tolong, Pak Ustaz ee itu apa namanya 49:04 keterangannya. Makasih ya, Ustaz. 49:07 Asalamualaikum. 49:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:09 wabarakatuh. Yang jelas 49:11 ee 49:12 ya ee saya coba menangkap aja 49:14 sayup-sayub suaranya sebenarnya 49:16 ya. mungkin apakah masih boleh itu 49:20 mungkin 49:22 apa membayar saum yang terlewat di tahun 49:26 lalu 49:27 sementara sekarang sudah lewat tanggal 49:29 15 ya insyaallah 49:31 dalam hal ini masih boleh tadi yang 49:33 tidak boleh itu kalau sudah waktu syak 49:36 antara satu atau 2 hari sebelum Ramadan 49:38 J kalau yang sekarang masih ada 49:39 kesempatan silakan segerakan untuk ee 49:43 melaksanakan saum bagi mereka yang masih 49:45 punya hutang ya segera dibayarkan. 49:48 Demikian pula tadi bagi mereka yang mau 49:50 memulai saum sunah he 49:53 itu pun bisa dilakukan gitu. Jadi tidak 49:56 harus menunggu ee selesai Ramadan. 49:58 Sekarang ada waktu beberapa hari ke 50:00 depan 50:01 silakan bisa dilaksanakan saum sunah 50:04 baik mau saum Senin Kamis ataupun saum 50:07 selang sehari. Tapi yang jelas kalau 50:09 saum tengah bulan sudah tidak bisa 50:11 karena sudah lewat lewat 50:12 ya itu 13 14 15. Jadi yang bisa saum 50:15 Senin Kamis atau saum daud, saum sangari 50:19 masih bisa atau tadi membayar 50:20 utang-utang yang terlewat pada 15. 50:23 Insyaallah masih bisa. Demikian. 50:25 Eh, baik. Eh, semoga terjawab. 50:27 [berdehem] Ee kita ke pertanyaan 50:28 selanjutnya, Pak Ustaz. Ini datangnya 50:30 dari Bapak Eko Musrianto di Jakarta. 50:33 Asalamualaikum warahmatullahi 50:35 wabarakatuh. 50:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:37 wabarakatuh. 50:37 Ee semoga Ustaz dan Kru Rasil semuanya 50:39 selalu dalam keadaan sehat walafiat. 50:41 Amin ya rabbal alamin. 50:42 Ee, Pak Ustaz, bagaimana untuk ibadah di 50:45 bulan suci Ramadan nanti? Kami yang 50:47 bekerja ini dapat memfokuskan ibadah 50:49 Ramadan kami dan ibadah sunah lainnya, 50:52 Pak Ustaz. Dari sisi Ustaz agar kami 50:54 bisa memaksimalkannya dengan baik. 50:56 Syukron, mohon penjelasannya. 50:58 Ya, tadi sudah dijelaskan 51:00 program-program Ramadan itu harus 51:01 disiapkan dari sekarang supaya 51:03 betul-betul bisa optimal ya. termasuk 51:06 tadi kan persiapan akidah, persiapan 51:08 mental, persiapan ilmu, persiapan fisik, 51:11 persiapan sarana dan prasarana itu 51:12 disiapkan dari sekarang agar betul-betul 51:15 Ramadan ini bisa berkualitas dalam 51:17 artian mendapatkan prestasi yang terbaik 51:20 sepanjang hidup kita. Jadi ee harus 51:23 optimalkan. Jangan menunggu ah tahun 51:25 depan ajaalah. Jangan. Belum tentu tahun 51:27 depan itu milik kita. Boleh jadi nanti 51:30 setelah Ramadan kita meninggal atau 51:32 mungkin di pertengahan Ramadan. Jadi 51:34 kalau kita sudah mengoptimalkan hal ini, 51:36 insyaallah kita akan dapat prestasi 51:37 terbaik di mana bulan Ramadan ini adalah 51:39 harusnya karena bulan Al-Qur'an harus 51:42 prioritas Al-Qur'an. Bukan tidak boleh 51:44 mengkaji ilmu-ilmu yang lain sekali lagi 51:46 tadi, tapi prioritas Al-Qur'an. Misalkan 51:50 Al-Qur'an jangan sampai ditinggalkan. 51:51 Walaupun kita sedang membahas kajian 51:53 zakat, walaupun kita sedang membahas 51:55 kajian ee misalkan nahu sarab 51:58 ya, maupun kita misalnya sedang mengkaji 52:00 tentang mustalahul hadis, Al-Qur'an 52:02 jangan ditinggalkan. Al-Qur'an tetap 52:04 harus kita prioritaskan, gitu. Jadi kan 52:08 ah sudah pokoknya saya baca Al-Qur'an 52:09 satu juz sehari, 52:10 tapi ilmu yang saya pelajari tentang 52:12 mustalahul hadis boleh silakan ya. Yang 52:15 penting jangan sampai disia-siakan atau 52:18 jangan sampai dinomor duakan. Karena 52:21 syahrul Ramadan, syahrul Quran Allah 52:23 bulan Ramadan adalah bulan Al-Qur'an. 52:25 Maka apakah berdosa? Ee 52:29 ya mungkin kalau misalkan berdosa dan 52:31 tidaknya pada prinsipnya dia tidak 52:33 dapatkan keutamaan. Dia menyanyiakan 52:35 masuk dalam kategori tadi orang yang 52:36 menyanyiakan kesempatan bulan Ramadan 52:39 itu antara lain ya. 52:41 Wallahuam. 52:42 Ee baik ee kita ke pertanyaan 52:43 selanjutnya Pak Ustaz. Ini datangnya 52:45 dari Ibu Siti. Asalamualaikum 52:47 warahmatullahi wabarakatuh. 52:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:49 wabarakatuh. 52:49 Ee Pak Ustaz ee bolehkah dalam keadaan 52:52 kita berpuasa kita memeriksa darah atau 52:54 memberi donor darah, Pak Ustaz? 52:56 Iya. 52:57 Syukron jazakallah khair. [berdehem] 52:59 Dalam hal ini ee insyaallah tidak ada 53:01 masalah ya. Jadi mau mendonor darah 53:04 silakan, mau tes darah juga silakan. 53:07 Enggak ada kaitannya dengan membatalkan 53:08 puasa. Yang tidak boleh habis donor 53:11 darah kemudian makan enak tuh ya 53:14 langsung kan biasanya gitu. Habis donor 53:16 darah dikasih makan kan. Nah, maka 53:18 sebaiknya kalau memang seperti itu dono 53:20 darahnya di malam hari gitu ya atau 53:23 menjelang berbuka puasa. Jadi begitu 53:25 selesai don darah langsung berbuka puasa 53:26 kan. Nah, tapi kalau ee di luar Ramadan 53:30 kan umum begitu setelah donur darah 53:33 misalnya dikasih makanan 53:34 makan nih satu piring yang enak-enak. 53:36 Nah, sebagai pengganti daripada yang 53:38 didonorkan gitu. [tertawa] 53:40 Nah, ini tentu harus dihindari kalau di 53:41 bulan Ramadan gitu. Maka boleh silakan 53:45 mau donara silakan mau itu ya. Saya 53:48 sampai hari ini belum mendengar adanya 53:50 ulama yang membatalkan gitu. Kecuali 53:53 tadi faktor yang bisa menyebabkan ee 53:57 lemah kepada fisiknya. Mungkin karena 53:59 kondisi yang 54:00 tidak begitu fit gitu ya, maka 54:02 dikhawatirkan akan menunjukkan jadi 54:04 batal puasa. Maksudnya batal puasa 54:05 karena lemah fisik akibat penuruh darah 54:08 kemudian jadi lemah. Kan biasanya habis 54:10 tuh karena sekian banyak di kan lemas 54:12 tuh 54:12 yang diambil i 54:13 lemas gitu kadang-kadang pusing gitu ya 54:15 apalagi 54:16 yang kurang stabil fisiknya makanya 54:19 kondisi fisiknya kembali pada dirinya 54:21 kalau misalkan kondisinya sehat ya 54:23 silakan ya darah pun kalau bagi mereka 54:26 yang tidak sehat kan tidak di tidak 54:27 dianjurkan karena bisa berdampak pada 54:29 fisiknya demikian 54:31 e baik e semoga terjawab kepada Ibu 54:33 Siti. Ke pertanyaan selanjutnya, Pak 54:35 Ustaz. Ini datangnya dari hamba Allah di 54:38 Bekasi. Asalamualaikum warahmatullahi 54:39 wabarakatuh. 54:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:41 wabarakatuh. 54:42 Ee, Pak Ustaz menyikapi tentang ee 54:44 seringnya muncul pertanyaan, ada yang 54:46 mengatakan dan saling sering meributkan 54:49 tentang ee jumlah rakaat salat tarawih. 54:51 Pak Ustaz, 54:52 ada yang mengatakan 11, ada yang 23 dan 54:55 lain sebagainya. Padahal kan pertanyaan 54:57 ini sering diulang-ulang setiap 54:58 tahunnya, Pak Ustaz, ya. Eh, mohon 55:00 pencerahannya bagaimana kita menyikapi 55:02 hal ini, Pak Ustaz, sehingga kita tidak 55:04 terprovokasi dengan ee dengan hujatan 55:07 hujatan atau perkataan-perkataan orang 55:09 seperti itu. Terkait 55:11 pertama kita harus ee melihat sejarah 55:14 bahwasanya memang Rasulull sahu alaihi 55:16 wasallam berdasarkan hadis dari Aisyah 55:19 Aisyah radhiallahu anha bahwa Rasulull 55:20 sahu alaihi wasallam itu salat baik di 55:22 bulan Ramadan ataupun selain Ramadan 55:24 tidak kurang tidak lebih dari 11 rakaat 55:28 katanya gitu. salat malamnya beliau. 55:31 Nah, kemudian di masa Khalifah Umar ya 55:36 itu karena umat Islam makin banyak ya, 55:38 apalagi Khalifah Utsman banyak makin 55:40 banyak itu. Maka kemudian ee di situlah 55:44 terjadi ada juga tarawih berjamaah ya. 55:47 Tarawih berjamaah. Jadi di masa Khalifah 55:49 Umar itulah mulai didengar 55:53 adanya salat tarawih lebih dari 11 55:56 rakaat. Kenapa maksudnya? adalah untuk 55:58 tetap menjaga kesempurnaan. 56:01 Karena pada saat itu kaum muslimin itu 56:03 banyak yang mualaf. Kalau bacanya 56:05 panjang-panjang berat, maka akhirnya di 56:08 rakaatnya yang ditambah. Begitu. 56:11 Sebenarnya kalau kita melihat daripada 56:13 pendapat para ulama tentang hal ini 56:16 bahwasanya ee rakaat itu tidak 56:18 ditentukan secara pasti gitu. Hanya 56:21 kalau yang langsung dipraktikkan oleh 56:23 Rasulullah sahu alaihi wasallam memang 56:24 11 rakaat. Nah, maka di sini 11 rakaat 56:28 memang dilakukan oleh Rasulullah. 56:29 Setelah ee 11 rakaat itu di masa para 56:33 sahabat banyak yang melaksanakan bahkan 56:35 ada yang 23, ada yang sampai 39 rakaat 56:37 bahkan itu. Maka dalam ini ee tidak 56:41 dibatasi secara pasti. Tapi kita 56:44 ingatumil 56:47 khulfaidin almadin wajib bagi kamu 56:50 begitu sunahku dan sunah khulafa 56:53 rasyidin almadin. Jadi kalauan kita 56:55 punya dasarnya oh ternyata di masa 56:58 khulaf rasyidin itulah terjadinya banyak 57:00 perbedaan pendapat termasuk memperbanyak 57:02 rakaat dengan maksud agar tetap menjaga 57:04 keutamaan salat tarawih 57:06 ya. Oleh karena itulah jangan sampai 57:08 yang salat 23 rakaat kok malah lebih 57:10 cepat selesai daripada yang 11 rakaat. 57:13 Nah, ini yang harus dijaga itu harus 57:15 jaga keutamaannya. Jadi, jangan sampai 57:17 ee apa terlampau terburu-buru. 57:20 Karena makna tarawih itu sendiri adalah 57:22 salat yang tenang, salat nyantai. 57:25 Jadi kalau kita lihat misalkan dalam 57:27 kitab Syamail Muhammadiyah yang Imam 57:29 Tirmidzi 57:30 itu salat Rasul SAM seperti apa? Rasul 57:32 itu nyantai. Betul. Kalau misalkan dua 57:34 rakaat gitu ya ee apa dulu gitu nanti 57:37 dua rakaat lagi atau misalkan yang empat 57:40 rakaat dulu setelah itu 4 rakaat baca 57:43 dulu zikir dulu, baca Quran dulu atau 57:45 apa setelah itu salat lagi 4 rakaat. 57:47 Jadi santai seperti itu sehingga tidak 57:49 terburu-buru. Nah, yang kita kesalkan 57:52 kalau ada orang yang salat tarawih 57:53 terburu-buru padahal jadi menyalahi 57:57 ketentuan tarawihnya sendiri. Karena 57:58 tarawih itu salat tenang. Kalau tat buru 58:00 bukan salat tarawih berarti. Hall 58:02 tuh. Ya, dari itu maka yang dijaga yang 58:05 penting al kekhusyukannya dijaga. Mau 11 58:08 rakaat silakan, mau 23 rakaat juga 58:11 silakan. Prinsipnya adalah tetap dijaga 58:14 dengan kekhusyukan salatnya, tumninahnya 58:17 dijaga sehingga betul-betul nilainya 58:19 berkualitas. Demikian baik, semoga 58:22 terjawab, Pak Ustaz. Kita ke pertanyaan 58:25 selanjutnya. Ini datangnya dari Bapak 58:28 Abdul Gfur di Cilengsi juga, Pak Ustaz. 58:30 Asalamualaikum warahmatullahi 58:31 wabarakatuh. Waalaikumsalam 58:33 warahmatullahi wabarakatuh. Eh, baik, 58:34 Pak Ustaz, mohon pencerahannya tentang 58:37 membersihkan hati atau tazkiyatun nafs. 58:39 Eh, saat apalagi kita saat sedang mau 58:42 menyambut Ramadan, Pak Ustaz. sehingga 58:44 kita masuk ke dalam bulan Ramadan dalam 58:46 keadaan hati yang bersih dan ee hati 58:49 yang murni penuh ketakwaan kepada Allah. 58:52 Maka hal-hal apa yang harus kita lakukan 58:54 sehingga kita memasuki Ramadan dan 58:56 mendapati Ramadan dalam keadaan bersih. 58:58 Syukran jazakullah khair. 59:00 Pertama ee dikatakan tazkiatun nufus ya 59:04 atau tazkiatun nafsi membersihkan diri 59:08 ee karena qod aplahang tazakka ya 59:11 sungguh sukses orang yang membersihkan 59:14 dirinya. Waqah 59:17 dan rugilah orang-orang yang 59:19 mengotorinya. Nah maksudnya apa? Pertama 59:22 kita harus banyak bertobat kepada Allah 59:23 subhanahu wa taala ya. Banyak bertobat. 59:26 Rasul sahu alaihi wasallam sendiri dalam 59:27 sehari semalam kan tidak kurang dari 100 59:30 kali ya. Dalam satu hadiskan tidak 59:33 kurang dari 70 kali. Di hadis lain tidak 59:34 kurang dari 100 kali. Beliau melakukan 59:37 ee istigfar membaca istigfar dalam 59:40 seharinya. Nah, kita yang penuh noda dan 59:43 dosa, banyak sekali kesalahan kok 59:44 kadang-kadang malas sekali istigfar. 59:46 Ustaz 59:46 ya. Jadi sering-seringlah istigfar 59:48 sebagai tazkiatun nafs tadi. Nah, 59:50 kemudian ee tamtamkan dalam hati rasa 59:54 istigfar itu dengan penuh kesadaran 59:56 bahwa kita bertobat atas segala kealfaan 59:58 dan kesalahan. Kita ingat dosa-dosa kita 1:00:00 kan ucapkan istigfar ya dengan penuh 1:00:03 kekhusyukan. Lalu banyak berzikir ya 1:00:07 banyak baca Al-Qur'an, banyak salat 1:00:09 malam ya ee itulah termasuk bagian 1:00:13 daripada tazkiratun nafsi. Nah, termasuk 1:00:16 juga menghindari sifat-sifat yang buruk, 1:00:19 sifat dengki, sifat ria, ya, sifat hasud 1:00:23 atau dendam, kemudian ee takabur dan 1:00:28 sebagainya itu adalah dengan menanamkan 1:00:32 kita merenungkan keciptaan Allah. Ya, 1:00:35 banyak sekali kita mengevaluasi diri 1:00:37 kita, menghayati tentang bagaimana surga 1:00:39 dan neraka. Nah, demikian pula disertai 1:00:43 dengan doa. Doa misalkan ya 1:00:45 muqalibalubitbi 1:00:47 alik ya musibalubatik. 1:00:51 Wahai zat yang membolak-balikkan hati, 1:00:53 tetapkan hatiku pada agamamu. Dan wahai 1:00:56 zat yang memalingkan hati, palingkan 1:00:57 hatiku pada ketaatan padamu. Kemudian 1:01:00 Allahumma inni azubika min syar sami wam 1:01:03 syari basori wamin syari lisani wam 1:01:05 syari qolbi wam syari mali. Ya Allah aku 1:01:08 berlindung kepada-Mu dari keburukan 1:01:10 pendengaranku, keburukan penglihatanku, 1:01:13 keburukan hatiku, keburukan lisanku, 1:01:15 keburukan hatiku, dan keburukan 1:01:17 angan-anganku. itu semua sebagai usaha 1:01:20 untuk tazkiyatun nafsi. Kemudian kita 1:01:22 banyak mempanyak sedekah ya dan berbagai 1:01:25 amalan lain semuanya akan memberikan ee 1:01:29 kesejukan dalam hati termasuk jadi 1:01:32 membiasakan untuk senantiasa mengingat 1:01:34 Allah di manaun dan kapanpun dalam 1:01:36 keadaan bagaimanapun. 1:01:40 Ingatlah dengan zikir kepada Allah maka 1:01:42 Allah akan berikan ketentraman ke dalam 1:01:43 hati kita. Ini dia. 1:01:45 E baik, semoga terjawab kepada Bapak 1:01:47 Abdul Gfur di Cilengsi. Kita ke 1:01:49 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. Ini 1:01:51 datangnya dari Ibu Kamelia. 1:01:53 Asalamualaikum warahmatullahi 1:01:54 wabarakatuh. 1:01:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:01:56 wabarakatuh. 1:01:57 Ee izin bertanya, Pak Ustaz. Semoga 1:01:58 Ustaz Wahyudi dan keluarga semuanya 1:02:00 selalu dalam kesehatan dan senantiasa 1:02:02 dalam lindungan Allah Subhanahu wa 1:02:03 taala. Amin ya rabbal alamin. 1:02:05 Ee Pak Ustaz, kaum perempuan yang ada 1:02:08 haidnya tidak bisa membaca Al-Qur'an one 1:02:11 day one juz. Pak Ustaz, bagaimana 1:02:12 solusinya jikalau dia ingin khatam? Dan 1:02:15 berikutnya ee untuk ibu-ibu yang 1:02:17 menyusui, bagaimanakah hukumnya, Pak 1:02:19 Ustaz? Apakah dia membayar fidyah saja 1:02:21 ataupun ataukah dia harus membayar 1:02:23 fidyah dan membayar hutang puasanya, Pak 1:02:25 Ustaz? Syukran. Jazakallah khair. 1:02:27 Iya. 1:02:29 Ee pertama tentangembaca Al-Qur'an di 1:02:31 saat haid itu berbeda pendapat para 1:02:34 ulama ya. ada yang ee melarang karena 1:02:40 melarang dalam artian melarang mutlak 1:02:42 pokoknya tidak boleh baca Quran. Ada 1:02:44 yang seperti itu. Ada juga yang boleh 1:02:47 membaca Al-Qur'an tapi tidak tidak 1:02:49 pegang mushaf katanya ya. Jadi dibukain 1:02:52 orang lain. Ada yang seperti itu. Dan 1:02:55 juga yang ketiga adalah ee boleh membaca 1:02:57 Al-Qur'an bahkan pegang mushaf gitu. 1:03:00 Yang tidak boleh itu adalah salat ya 1:03:02 karena sudah jelas larangannya. Nah, 1:03:04 dalam hal ini ee mana yang kita ambil 1:03:06 maslahatnya? Jadi ee kalau kita mau 1:03:09 mengambil jalan tengah misalkan itu 1:03:12 kalau kita misalkan ee ragu baca bukan 1:03:15 sampai pegang mushaf ya tidak pegang 1:03:17 mushaf tidak apa-apa tapi baca Al-Qur'an 1:03:19 diteruskan. Tapi kalau kita misalkan 1:03:21 yakin ah tidak mengapa ee membaca 1:03:24 Al-Qur'an sambil pegang mushaf karena 1:03:25 yang dilarang itu adalah salat. Silakan 1:03:27 ya. Jadi kalau itu dibentrokan malah 1:03:29 jadi berantem nantinya. Baca Quran 1:03:31 enggak jadinya berantem dulu gitu ya. 1:03:33 Nah, sudah yang penting terlaksanya 1:03:36 dengan baik. Yang tapi yang jelas tidak 1:03:39 diharamkan baca Quran gitu ya. Jadi 1:03:42 tetap harus berzikir, harus berdoa 1:03:44 walaupun dalam keadaan haid. Karena 1:03:46 wajib ingat Allah tuh dalam kondisi 1:03:47 apapun itu yang dilarang itu salat dan 1:03:50 saum. Tapi zikir kepada Allah termasuk 1:03:53 baca Al-Qur'an adalah tadi tidak 1:03:56 dilarang. Hanya ada dengan dua cara. Ada 1:03:58 yang tidak pegang mushaf, ada juga yang 1:04:00 pegang mushaf. Dua-duanya tidak perlu di 1:04:03 tertentangkan karena para ulama 1:04:05 berpendapat dua-duanya didukung dengan 1:04:07 dalil dengan pemahamannya. Demikian 1:04:10 baik tentang haid apa? Apa membayar 1:04:12 fidyah, Ustaz? 1:04:13 Ah, bagaimana orang yang haid? Apakah 1:04:14 bayar fidyah? Dia dalam kondisi kuat apa 1:04:18 tidak fisiknya? Kalau fisiknya kuat 1:04:20 sebaiknya tidak bayar fidyah. bayar 1:04:22 dengan saum di bulan yang lain. 1:04:24 Faiddatum min ayyamin ukh. Tapi kalau 1:04:27 misalkan fisiknya sudah kondisi lemah ya 1:04:31 tidak lagi mungkin saya melaksanakan 1:04:32 saum membayar fidyah setiap hari bayar 1:04:36 fidyah bayar bayar fidyah gitu ya sesuai 1:04:39 dengan yang kita makan dalam ee sehari 1:04:42 waktu itu. Jadi itu ee solusinya ee bagi 1:04:46 mereka yang kondisinya normal hendaknya 1:04:49 sebaiknya mengqodnya pada bulan yang 1:04:52 lain. Tapi kalau kondisinya dalam 1:04:55 kondisi yang ada yang sakit menahun kan 1:04:56 ada yang 1:04:57 ee misalkan dia kalau 1:05:01 apa sudah sakit tuh memang berat gitu 1:05:03 ya. Jadi dalam kondisi sakit pun dia 1:05:06 head kan tapi tetap dia tidak bisa 1:05:08 melaksanakan saum dalam kondisi tidak 1:05:10 head juga. Nah, kalau sudah seperti itu 1:05:11 ya tentu memilih fidyah. Demikian. 1:05:15 Ee baik, semoga terjawab. [berdehem] Ke 1:05:16 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. Ini 1:05:18 datangnya dari Ibu Uwi di Jakarta. 1:05:21 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:22 wabarakatuh. 1:05:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:25 wabarakatuh. 1:05:25 Ee Pak Ustaz ee bagaimana selama dalam 1:05:28 bulan Ramadan ada kajian tafsir 1:05:29 Al-Qur'an, Pak Ustaz? Dimulai dari 1:05:31 Albaqarah. Karena di masjid di dekat 1:05:33 rumah saya itu tidak ada kajian karena 1:05:36 saat pandemi ini, Pak Ustaz. Apakah 1:05:38 kira-kira ee yang harus dilakukan, Pak 1:05:41 Ustaz? Saya sudah tua, umur saya sudah 1:05:44 62 tahun, mata saya sudah tidak bisa 1:05:46 membaca. Tapi kalau ee lewat HP atau 1:05:50 tablet itu sudah bisa masih bisa, Ustaz, 1:05:52 karena ukuran musfnya itu sangat besar. 1:05:55 Kira-kira bagaimana solusinya untuk 1:05:56 saya? Syukron, Ustaz. 1:05:57 Iya. Lakukan sesuai dengan kemampuan 1:05:59 kita ya. Pada prinsipnya tidak 1:06:02 ditinggalkan. 1:06:04 yang namanya ee dalam Islam itu kan ada 1:06:07 adamul haraj, ada taqlilut taqallif ya 1:06:11 taqlilut takallif adamul harj adalah 1:06:15 meniadakan kesulitan kemudian taklim 1:06:17 taklim meringankan beban dan 1:06:19 attadijitasi bertahap dalam pelaksana 1:06:21 syariat nah termasuk kan urusan-urusan 1:06:24 ibadah urusan-urusan perintah itu 1:06:26 fattaqulahum 1:06:28 ya takwalah bertakwalah kamu kepada 1:06:30 Allah sesuai dengan kemampuan kamu 1:06:32 kemudian dalam hadis 1:06:38 Apa yang aku cegah kepada kalian 1:06:40 tinggalkan. Apa yang aku perintahkan 1:06:42 kepada kalian laksanakan sekemampuan 1:06:43 kalian. Salat pun demikian kan. Kalau 1:06:45 salat mampu berdiri berdiri. Tak mampu 1:06:47 berdiri ya duduk. Kalau tak mampu duduk 1:06:49 maka berbaring tapi tidak ditinggalkan. 1:06:51 Dalam berbaring pun berat ya cukup 1:06:53 dengan isyarat. Kalau isyarat pun tak 1:06:55 tak bisa ya sudah disalatkan saja gitu 1:06:57 ya. Begitu pula Al-Qur'an sama. 1:06:59 Saya mampunya dengan apa? Memang 1:07:01 sebaik-baik baca Al-Qur'an dengan mushaf 1:07:04 ya. Apalagi kalau kita serang di rumah 1:07:06 atau di masjid. Mohon kepada ee para 1:07:09 ikhwan dan akhwat tidak menggunakan HP 1:07:11 ketika di rumah kecuali kondisinya 1:07:15 darurat. Seperti tadi 1:07:16 saya sudah enggak bisa melihat mushaf 1:07:18 itu pakai ini karena kan terang 1:07:21 ya kan. Ya silakan. Itu kan darurat itu. 1:07:24 Tapi kalau dalam kondisi normal saya 1:07:26 anjurkan supaya tetap menggunakan mushaf 1:07:29 kan akan berbeda lain di hatinya ya 1:07:31 kalau kita baca mushaf dengan membaca 1:07:34 Al-Qur'an di di HP ataupun di tablet 1:07:36 gitu. Jadi kalau ada bukalah Al-Qur'an 1:07:39 mushaf karena Al-Qur'an ini sendiri ya 1:07:42 dia sendiri terpisah ayat-ayat Allah 1:07:44 sedangkan di HP itu campur kan. 1:07:46 Iya. 1:07:46 Nah maka baiknya yang sendiri demikian. 1:07:49 Masyaallah, semoga terjawab. Kita ke 1:07:52 pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. Ini 1:07:54 datangnya dari hamba Allah di Jakarta 1:07:56 Selatan. Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:58 wabarakatuh. 1:07:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:08:00 wabarakatuh. 1:08:00 Ee Pak Ustaz, saya ingin bertanya. 1:08:02 Apakah seseorang yang berbohong di saat 1:08:04 sedang berpuasa, apakah itu akan 1:08:07 membatalkan puasanya? Dan mohon 1:08:09 dijelaskan apakah hal-hal yang bisa 1:08:12 membatalkan puasa, Ustaz? Syukran. 1:08:14 Iya. Kalau membatalkan puasa secara 1:08:17 fisik ya itu yangbatalkan seperti makan 1:08:19 dan minum itu kan makan minum ee jimak 1:08:23 artinya berhubungan suami istri itu 1:08:26 jelas batal. Tetapi kalau berpu ee 1:08:29 membatalkan puasa dalam artian merusak 1:08:31 puasa ya itu adalah tidak dengan makanan 1:08:34 minum seperti halnya tadi dengan 1:08:37 berbohong gitu ya dengan berkata bohong 1:08:40 kan malam yadaqur wal bihi ya wal jahl 1:08:45 barang siapa yang tidak meninggalkan 1:08:47 perkataan kotor perkataan kotor termasuk 1:08:49 bohong 1:08:50 ya menyalahi janji ingkar janji dusta 1:08:54 dan sebagainya termasuk khianat 1:08:56 dengan perkataan itu, itu adalah merusak 1:09:00 merusak saum. Allah tidak memerlukan 1:09:03 kepada saumnya. Apakah ee saumnya jadi 1:09:07 batal? Tidak. Tidak batal. Tapi Allah 1:09:09 tidak membutuhkannya. Begitu ya. Silakan 1:09:13 saja mau berlapar-lapar juga 1:09:15 berdahaga-dahaga. Tapi Allah tidak 1:09:17 perlukan saumnya orang seperti itu. 1:09:19 Astagfirull. Jadi ini yang jangan sampai 1:09:22 dirusak oleh kita sendiri kan. 1:09:24 Iya. Nah, memang tidak batal secara 1:09:26 zahir tidak batal orang dia tidak makan, 1:09:29 tidak minum, cuman dusta kok. Tuh dan 1:09:32 dengan dusta itulah rusaklah. Ee Allah 1:09:34 tidak membutuhkan orang itu dalam 1:09:35 keadaan lapar dan dahaganya. Nah, 1:09:37 silakan tinggal pilih saja. 1:09:39 Berarti dia berarti seakan-akan dia 1:09:41 tidak memang mendapatkan apa-apa hanya 1:09:42 lapar dan dahaga aja. 1:09:43 Iya, itu tadi. Makanya kan Rasul Rubbain 1:09:46 laisahu minami jumos. Banyak nanti orang 1:09:51 yang saum tapi tidak mendapatkan pahala 1:09:53 dari saumnya. Hanya lapar dan dahaga tuh 1:09:57 gitu. Jadi demikian pula rabbu qoimin 1:10:00 banyak orang yang qiam Ramadan tapi 1:10:02 tidak mendapatkan pahala kecuali hanya 1:10:04 lelah saja. Lelah pakai pakai kiamat 1:10:07 Ramadan tapi tidak dapat pahala. Kenapa? 1:10:09 Karena mungkin kam tadi tidak menjaga 1:10:12 kualitas dan dia mencampurkan dengan hal 1:10:14 yang lain. Masyaallah. Nah, itulah 1:10:17 demikian. Ee baik, semoga terjawab. Ee 1:10:21 kita ke pertanyaan selanjutnya, Ustaz. 1:10:23 Ini datangnya dari hamba Allah di 1:10:25 Jakarta Utara. Asalamualaikum 1:10:26 warahmatullahi wabarakatuh. 1:10:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:29 wabarakatuh. 1:10:29 Ee masyaallah, syukron jazakallah khair 1:10:31 Ustaz. Ilmunya sangat bermanfaat di sore 1:10:33 hari ini. Ee pertanyaan saya, Pak Ustaz, 1:10:36 bagaimana jikalau seseorang yang memang 1:10:38 sudah diberikan kesempatan oleh Allah 1:10:40 untuk mendapati Ramadan, Pak Ustaz? 1:10:42 Namun dia menyia-nyiakan waktu Ramadan 1:10:45 itu tidak untuk beribadah kepadanya. 1:10:47 malah dia mengerjakan maksiat di 1:10:49 dalamnya. Pertanyaannya, apakah orang 1:10:51 yang mengerjakan maksiat di bulan 1:10:53 Ramadan itu akan dilipat gandakan 1:10:55 dosanya, Pak Ustaz? Syukron jazakullah 1:10:57 khair. 1:10:58 Ya, pertama 1:11:00 kalau [berdehem] kita melihat ayat itu 1:11:02 kan, melihat ayat, melihat hadis tentang 1:11:04 barang siapa yang berbuat dosa baginya 1:11:06 akan ditimpakan siksa sesuai dengan 1:11:11 dosanya. Tapi kalau barang siapa yang 1:11:13 mendapatkan memberikan apa melakukan 1:11:15 kebaikan, Allah memberikan pahala yang 1:11:16 berlipat ganda. Nah, kalau dosa itu 1:11:19 diberikan ya, tapi di ketika kita 1:11:23 berdosa di saat bulan Ramadan ya, dia 1:11:25 dapat dosa sampingan istilahnya ya. Dosa 1:11:29 sampingan. Karena apa? 1:11:31 Tadi bulan yang semestinya dipakai untuk 1:11:33 beribadah kepada Allah, malah dia 1:11:35 berbuat dosa gitu ya. maka dia 1:11:38 mendapatkan ee dosa tambahan daripada 1:11:41 dosanya dia perbuatan itu dan dosa tidak 1:11:45 menghormati Ramadannya. Itu ya Rasulull 1:11:48 Sallahu Alaih Wasallam sendiri kan 1:11:49 menghormati Ramadan dia tidak 1:11:50 menghormatinya dia pun dapat bagian dosa 1:11:52 dari hal itunya. 1:11:54 Jadi wallahuam bisawab. Seberapa banyak 1:11:58 dosa yang akan dia dapatkan ya itu Allah 1:12:01 yang maha tahu. Tapi yang pasti dia 1:12:03 telah merusak keutamaan bulan Ramadan 1:12:06 ya. Ramadannya tidak akan rusak. Dianya 1:12:09 sendiri yang rusak. 1:12:10 Masyaallah. 1:12:10 Ya, karena kesempatan emas yang Allah 1:12:13 berikan padanya malah dia sia-siakan. 1:12:15 Bahkan dia nodai dengan kemaksiatan. 1:12:18 Nah, ini yang sangat rugi ya. Tentu 1:12:21 dalam hal ini berarti dia kehilangan 1:12:23 kesempatan emasnya dan kehilangan 1:12:26 keberkahan di bulan Ramadan. 1:12:29 Baik, kita ke pertanyaan yang terakhir 1:12:31 ya, Ustaz ya. Dan waktu sudah sangat 1:12:33 mepet sekali ini datangnya dari Ibu Tuti 1:12:35 di Pancoran. Asalamualaikum 1:12:37 warahmatullahi wabarakatuh. 1:12:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12:41 wabarakatuh. 1:12:41 Eh, Pak Ustaz mengenai tentang membayar 1:12:43 fidia, Pak Ustaz. Berapa fidia yang 1:12:46 harus dibayar setiap harinya jikalau 1:12:48 seseorang itu tidak mampu untuk berpuasa 1:12:51 dan ee bagaimana hukumnya orang yang 1:12:54 berpuasa namun tidak melaksanakan salat 1:12:56 wajibnya? Syukran jazakal khair. 1:12:59 Iya. 1:13:00 pertama [berdehem] 1:13:02 bahwa 1:13:04 bidah itu adalah sesuai dengan ayat 1:13:06 Al-Qur'an ya fidyah taam miskin 1:13:09 memberikan fidyah kepada orang yang 1:13:10 miskin. 1:13:11 Para ulama di sini ee menjelaskan 1:13:16 tafsir ayat itu bahwasanya memberikan 1:13:19 fidyah adalah sebagaimana yang kita 1:13:21 makan. Jadi tidak ditentukan dengan 1:13:23 jumlah nilainya, tapi setiap orang punya 1:13:27 komitmen ya, punya komitmen. Ada yang 1:13:30 memang pokoknya satu mood gitu ya. Nah, 1:13:32 tapi saya lebih cenderung kepada yang 1:13:34 sesuai dengan 1:13:36 yang dia makan gitu. Misalkan kalau 1:13:38 seorang sehari makannya Rp500.000 ya 1:13:40 R500.000 pidahnya. 1:13:42 Nah. Oh, saya biasa tiap hari makan 1:13:43 dengan lobster R juta ya. R juta. 1:13:47 [tertawa] 1:13:48 Kalau saya biasa makan juga dengan cuman 1:13:50 tempe tahu ya. Berarti berapa nih dalam 1:13:53 sehari makan itu? Ya, saum itu kan 1:13:56 makannya berarti 2 hari kalau saum. 1:13:58 Nah, hitung aja sahur dan buka tuh 1:14:00 berapa. 1:14:01 Kira-kira begitu. Kalau misalkan oh saya 1:14:04 sekali makan mungkin R sampai Rp50.000 1:14:06 kali makan Rp100.000 kan. 1:14:08 Nah, berarti berah Rp100.000 Berarti 1:14:10 berinya dengan se apa? Uang ya, Ustaz? 1:14:11 Bukan dengan makanan. 1:14:13 Ya, itu tadi boleh dengan makanan, boleh 1:14:15 dengan uang senilai makanan itu. 1:14:17 Itu intinya adalah 1:14:19 ee dia memberikan makan. Saya memberikan 1:14:21 ini buat makan kan misalkan gitu bisa 1:14:23 aja. 1:14:24 Tapi maksudnya itu. Tapi juga bisa 1:14:25 dengan ini pakai beras misalkan ini 1:14:27 pakai kurma atau apa terserah. Tapi yang 1:14:29 penting adalah ee yang bermanfaat untuk 1:14:32 orang miskin ya. Fidyah itu kepada orang 1:14:34 miskin. Nah, dalam hal ini ee disadari 1:14:37 juga bahwa gimana kalau ada orang yang 1:14:40 dia ee saumnya rajin tapi tidak salat. 1:14:44 Nah, kalau diibaratkan seperti dia 1:14:46 ngumpulkan angka nol tanpa angka satu 1:14:49 ya. Jadi angka nolnya dikumpulkan 01 1:14:53 02 1:14:57 angka 0 tapi tidak ada angka satunya. 1:14:59 Bernai apa tidak? 1:15:00 Tidak ada Ustaz. 1:15:01 Enggak ada 1:15:02 sebanyak apapun. Jadi tetap bahwasanya 1:15:05 ya syahadat setelah syahadat itu adalah 1:15:07 salat ya. Jadi akan 1:15:12 istilahnya gini, kalau orang yang salat 1:15:14 tidak puasa dia masih dapat nilai 1:15:17 tapi orang puasa tanpa salat tidak dapat 1:15:19 nilai 1:15:21 gitu. Maka jangan sampai dan ini sering 1:15:23 banyak saya temukan di lapangan 1:15:25 banyak 1:15:25 dia ikut saum bahkan kalau pas berbuka 1:15:28 paling duluan gitu ya. Jadi artinya pas 1:15:31 saat buka tuh pruk langsung kan di 1:15:33 masjid-masjid banyak tuh biasanya ya. 1:15:35 Nah, saya sering gitu ini orang 1:15:36 tiba-tiba kok datang. Tapi kadang udah 1:15:39 sudahudah ses buka pergi dia bukannya 1:15:41 salat berjamaah gitu malah pergi. Nah 1:15:43 ini ini masalah ini. Nah makanya saran 1:15:47 saya kepada orang yang buka acara buka 1:15:50 bersama atau iftar jamai 1:15:52 sebaiknya sebelum iftar jamai dilakukan 1:15:55 itu ada tausiah. 1:15:58 Ada tausiah. Apalagi mereka yang membuka 1:16:01 iftar jam itu di pinggir jalan akan 1:16:04 sangat ee apa besar manfaatnya 1:16:08 kalau itu kesempatan yang sangat 1:16:11 sebentar itu dijadikan sebagai momentum 1:16:14 yang berkualitas. 1:16:16 Jadi walaupun hanya 5 menit atau 10 1:16:18 menit 1:16:19 Bapak-bapak, Ibu-ibu yang akan 1:16:21 melaksanakan iftar jamaah di masjid ini, 1:16:23 mohon maaf. Ee saya ingin menyampaikan 1:16:26 sesuatu yang terbaik untuk kita semua. 1:16:29 Misalkan tadi bahwasanya ee salat adalah 1:16:32 kewajiban bagi setiap kaum muslimin, 1:16:34 maka ee hendaknya jangan pernah 1:16:37 ditinggalkan. Seperti halnya sekarang, 1:16:39 mohon dengan sangat untuk tidak 1:16:41 meninggalkan masjid ini dulu sebelum 1:16:43 salat berjamaah. 1:16:44 Nah, saya kira kalau dengan itu dia akan 1:16:47 merasa malu kalau mau pergi, ya kan? 1:16:49 Kalau masih punya rasa malu, [tertawa] 1:16:51 kecuali kalau tak punya rasa malu lain 1:16:53 lagi kan. Ya udahlah dableklah saya mah 1:16:55 lah tebal muka misalkan ya. Ya, itu ada 1:16:58 aja mungkin yang tapi insyaallah dengan 1:16:59 itu salah satu usaha kita untuk 1:17:01 mengingatkan bahwa salat itu penting. 1:17:03 Ya, seperti contohlah misalkan di 1:17:05 kendaraan ya di kendaraan 1:17:07 itu banyak kan orang yang tidak salat 1:17:09 itu salat. 1:17:10 Iya. Baru kemarin saya pulang dari 1:17:11 Surabaya 1:17:13 ya, pulang dari Surabaya ee di kereta 1:17:16 tuh saya bisa menghitung dengan jari 1:17:18 saya satu gerbong itu ya saya bisa 1:17:21 menghitung dengan jari siapa yang salat, 1:17:22 siapa yang tidak. 1:17:24 Subuh kan kelihatan dan habis salat 1:17:26 subuh saya tidak tidur. Tidak tidur ya 1:17:28 baca Quran paling misalkan lihat 1:17:30 saya saya coba kumandangkan azan tuh 1:17:32 pakai HP ya sudah gitu saya jalan salatu 1:17:37 khairu minan naum subuh subuh subuh 1:17:39 subuh subuh bolak-balik saya tuh. Nah di 1:17:42 antara mereka yang bangun tapi sebagian 1:17:44 besar mereka tidur. Nah bahkan ketika 1:17:48 sampai siang pun mereka masih tidur 1:17:51 tidur juga tuh. Masyaallah. Nah, ini 1:17:54 satu contoh bahwa betapa banyak 1:17:56 orang-orang yang masih menyia-nyiakan 1:17:58 terhadap salat, termasuk orang yang 1:18:01 berpuasa tadi, orang yang saum. Ada 1:18:03 orang yang saum tapi tidak tidak salat. 1:18:07 Sangat sangat prihatin. Saya pernah juga 1:18:09 nanya seorang sopir ee Bapak saum. 1:18:13 Alhamdulillah kata saum, tapi waktunya 1:18:15 salat tidak salat gitu. Lah, kok 1:18:17 waktunya salat enggak salat gitu ya. 1:18:18 Nah, ini jadi ladang amal saleh kita ya. 1:18:21 mengingatkan mereka agar jangan sampai 1:18:23 mereka kehilangan amal, kehilangan 1:18:26 pahala karena tidak mendirikan salat. 1:18:28 Jadi salat dulu, tegakkan kemudian baru 1:18:32 amaliah-amaliah yang lain. Karena awali 1:18:35 yuhu yaumalqiamah asalah. Yang paling 1:18:38 pertama dihisab di hari kiamat itu 1:18:39 salat. Soluhat shuhat amalih. Bila baik 1:18:43 salatnya, baik seluruh amalnya. Bila 1:18:45 buruk salatnya, maka buruk seluruh 1:18:47 amalnya. Baik. Mudah-mudahan pemirsa 1:18:49 Rasil Visual, pendengar dari Silaturahim 1:18:51 di mana saja berada. Di antara kita 1:18:53 tidak satuun orang yang meninggalkan 1:18:56 salat dalam kondisi apapun selama masih 1:18:59 sadar ya ingatannya masih sehat maka 1:19:02 salat tetap wajib walaupun dalam keadaan 1:19:05 sakit. Karena Rasul mencontohkan salat 1:19:07 dalam keadaan sakit. Mudah-mudahan kita 1:19:09 semua terjaga ee amal ibadah kita, 1:19:12 terjaga keimanan, ketakwaan kita dan 1:19:14 kita sambut Ramadan dengan penuh 1:19:15 keimanan. Sekali lagi ini baru pertama 1:19:18 ee yang perdana atau bagian pertama. 1:19:20 Insyaallah pekan depan kita lanjutkan 1:19:22 dengan bagian kedua. Ada trik-trik 1:19:25 tertentu untuk mensukseskan prestasi di 1:19:27 bulan Ramadan. Mudah-mudahan ada 1:19:30 manfaatnya. Mohon maaf bila ada yang 1:19:31 kurang berkenan. Wum. Billahi fisabil 1:19:33 haqq. Subhanakallahumma wabihamdik 1:19:36 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 1:19:38 waubu ilaik. Walhamdulillahiabbilamin. 1:19:41 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:19:44 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 1:19:46 warahmatullahi wabarakatuh. Demikianlah 1:19:48 ikhwan akhwat yang dirahmati oleh Allah 1:19:50 subhanahu wa taala, para pendengar radio 1:19:52 silaturahim dan pemirsa Rasil TV yang di 1:19:54 manaun antum dan antuna berada di sore 1:19:56 hari ini. Telah kita simak bersama-sama 1:19:59 nasihat dari guru kita Ustaz Wahyu DKS 1:20:02 di sore hari ini dengan membahas tema 1:20:05 adalah persiapan Ramadan 1442 1:20:09 Hijriah. Semoga nasihat dari beliau bisa 1:20:12 kita ambil pelajaran dan hikmahnya dan 1:20:14 terutama bisa meningkatkan kualitas iman 1:20:17 dan takwa kita di sisi Allah subhanahu 1:20:19 wa taala. Dan sekali lagi kami juga 1:20:21 mengucapkan jazakallah khair ustaz atas 1:20:23 ilmunya di sore hari ini. Dan kami 1:20:25 doakan semoga ustaz dan keluarga selalu 1:20:27 dalam lindungan dan rahmat Allah 1:20:28 subhanahu wa taala. Amin. 1:20:30 Dan kami juga mengucapkan terima kasih 1:20:32 kepada ikhwan akhwat yang telah 1:20:34 berpartisipasi bergabung bersama kami di 1:20:36 sore ini. Dan semoga kita semuanya 1:20:38 selalu dalam lindungan dan rahmat Allah 1:20:40 Subhanahu wa taala. Akhir kata bersama 1:20:42 saya Muhammad Hafiz Alfloresi beserta 1:20:45 rekan-rekan yang bertugas di sore hari 1:20:46 ini ada Bang Ondi di kameraman dan Bang 1:20:49 Muhammad Yusuf Subangkit di meja 1:20:51 operator. Mohon undur diri dan ruang 1:20:53 dengar Anda. Subhanakallahumma 1:20:55 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:20:57 astagfiruka wa atubu ilaik ilalqo. 1:21:00 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:21:03 wabarakatuh.