Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Asalamualaikum warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. 0:21 Alhamdulillahi rabbil alamin. 0:24 Segala puji bagi Allah yang masih 0:27 memberikan kepada kita nikmat iman, 0:30 Islam, kesehatan, dan juga kesempatan 0:33 untuk kembali berkumpul dalam program 0:35 tausiah sore Radio Silaturahim. 0:39 Selawat dan salam semoga senantiasa 0:41 tercurah kepada junjungan kita Nabi 0:44 Besar Muhammad sallallahu alaihi 0:45 wasallam, kepada keluarga beliau, para 0:48 sahabat, serta umatnya yang istikamah 0:51 mengikuti sunah hingga akhir zaman. 0:54 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:56 subhanahu wa taala, kami ingin menyapa 0:59 Anda semua. Bagaimana kabar Anda di sore 1:01 hari ini? Semoga dalam keadaan sehat 1:04 walafiat dan selalu dalam lindungan 1:07 Allah Subhanahu wa taala. 1:10 Di sore hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 1:12 kembali kita berjumpa dalam program 1:14 tausiah sore 1:17 dan telah hadir guru kita di studio 1:20 Rasil Cibubur. Namun sebelum itu, ikhwan 1:22 dan akhwat, 1:25 salat merupakan ibadah yang paling 1:26 sering kita lakukan setiap hari. Bahkan 1:29 banyak di antara kita yang telah 1:31 menunaikannya selama bertahun-tahun. 1:34 Namun sudahkah kita benar-benar mahami 1:37 dalil-dalil yang menjadi landasan ibadah 1:40 salat tersebut? Jangan sampai kemudian 1:43 kita rajin melaksanakan salat, tetapi 1:46 masih banyak ilmu tentang salat yang 1:48 belum kita ketahui. Karena itu, Ikhwan 1:50 dan Akhwat, di kesempatan sore hari ini 1:53 insyaallah kita akan mengkaji 1:55 tema sudah salat bertahun-tahun tapi 1:58 tidak tahu 17 dalil ini. Bersama guru 2:02 kita Ustaz Wahyu DKS. Beliau telah 2:05 [berdehem] hadir di tengah-tengah kita 2:07 yang mana beliau akan mengupas 2:10 dalil-dalil penting seputar salat agar 2:13 ibadah kita semakin benar, semakin 2:15 mantap, dan juga semakin 2:17 sesuai dengan tuntunan Rasulullah 2:20 sallallahu alaihi wasallam. Kita sapa 2:22 guru kita. Asalamualaikum warahmatullahi 2:24 wabarakatuh, Ustaz. 2:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:27 wabarakatuh. 2:28 Sehat, Ustaz? Ya, 2:28 alhamdulillah. 2:30 Alhamdulillah, Ikhwan dan Akhwat. 2:31 Langsung saja mari kita simak bersama 2:34 pemaparan yang akan disampaikan oleh 2:36 guru kita Ustaz Wahyu DKS. Tafadol 2:39 Ustaz. 2:40 Bismillahirrahmanirrahim. 2:41 Alhamdulillah 2:45 alladzi arsala rasulahu bilhuda winil 2:48 haqq liyudhirahu aladini kulli wa kafa 2:52 billahi syahida. Ashadu alla 2:55 ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa 2:59 ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh 3:03 wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala 3:07 alihi wa ashabihi wa mawalah 3:10 auzubillahiminasyaitanirrajim 3:13 ya ayyuhalladzina amanutaqulaha haqqa 3:16 tuqatih wala tamutunna 3:19 illa wa antum muslimun 3:22 waq aidon 3:29 amuinazakah 3:34 wahumun 3:36 amma ba inna ahsanal hadis kitabullah wa 3:40 ahsanal haji hadju muhammad sallallahu 3:44 alaihi wasallamar 3:46 umuri muhdasha 3:48 ikhwan dan akhwat fillahumullah 3:51 yang semoga dirahmati ti Allah subhanahu 3:53 wa taala. Alhamdulillah sore hari ini 3:56 kita bisa berjumpa kembali di acara 3:58 tausiah sore yang mana insyaallah pada 4:02 kesempatan 4:04 ee tausiah sore ini kita akan bahas 4:06 [mendengus] tentang ee 17 dalil yang 4:11 terkait dengan salat yang mungkin 4:14 sebagian besar kaum muslimin masih belum 4:17 perhatian. 4:18 Heeh. 4:18 Itu saya yakin mungkin di antara mereka 4:21 sudah banyak yang hafal. katanya sudah 4:23 banyak yang tahu tapi ee tidak sedikit 4:27 juga yang mereka sama sekali belum paham 4:30 itu karena kita berdasarkan ee 4:34 penelitian, berdasarkan laporan di 4:36 lapangan seperti itu. N oleh karena 4:38 itulah ee perkenankan kita bahas bersama 4:41 dengan ini dan mari kita awali majelis 4:44 ini dengan bacakan doa menuntut ilmu. 4:46 Bismillahirrahmanirrahim. 4:48 Rbi zidni ilman allahumf 4:51 bimaamtani 4:53 waimni ma yanfauni warzuqni ilman 4:57 yanfauni. Amin. Allahum amin. 5:01 Ikhwan akhwatillah, 5:02 pemirsa Rasil TV dan pendengar Radio 5:05 Silaturrahim di mana saja berada. 5:08 Ee sudah sama-sama kita 5:12 pahami dan kita yakini bahwa salat ini 5:15 adalah satu syariat yang tidak bisa 5:17 ditawar-tawar ya. tidak bisa 5:22 dijadikan sebagai hal yang sederhana, 5:25 tidak bisa dijadikan sebagai hal yang 5:27 sepele. Karena betapa banyak sekali ayat 5:31 ataupun hadis yang menjelaskan tentang 5:34 berharganya atau bernilainya tentang 5:37 salat ini. Nah, saya ingin sampaikan 5:41 nanti 17 dalil yang jarang diketahui 5:44 atau yang jarang dipahami oleh sebagian 5:47 besar kaum muslimin. karena praktiknya 5:50 atau faktanya di lapangan memang masih 5:53 sangat sedikit orang yang mengamalkan 5:55 hal ini. Oleh karena itulah sebelum 5:57 masuk pada 17 itu, mari kita lihat dulu 5:59 dasar-dasar yang terkait dengan salat. 6:01 Pertama adalah salat itu sebagai 6:03 identitas orang beriman. Seperti 6:05 disebutkan salah satunya ayat surah 6:08 Almaidah ayat ke-55. 6:10 Allah berfirman, 6:11 azubillahiminasyaitanirrajim. 6:14 Innama waliyukumullahu 6:17 waasuluh. 6:18 Sesungguhnya hanya saja di sini 6:21 menggunakan kalimat innama tidak inna. 6:23 Kalau inna itu harfun nasih artinya 6:25 sesungguhnya. Kalau innama artinya 6:27 adatul hasr membatasi sudah. Jadi di 6:31 luar itu tidak termasuk gitu ya. Maka 6:33 sesungguhnya hanya saja menerjemahkannya 6:36 waliyukumullah 6:38 ya wali kalian pemimpin kalian adalah 6:42 Allah 6:43 wa rasuluhu dan rasul-Nya. 6:46 Walladzina amanu dan orang-orang yang 6:48 beriman. Tuh. Jadi kalau di ayat lain 6:52 kan atiullaha waatiasula waulil amri 6:55 minkum. Kalau ayat ini sesungguhnya yang 6:58 jadi pemimpin kalian itu adalah Allah, 7:00 Rasul dan orang-orang yang beriman. Nah, 7:04 siapa yang orang beriman itu? Di sini 7:06 walladzina amanu dijelaskan alladzina 7:10 yuqimunasah 7:12 itu orang-orang yang mendirikan salat. 7:17 dan orang-orang yang menunaikan zakat 7:20 wahum roqiun 7:22 dan mereka seraya tunduk kepada Allah 7:25 subhanahu wa taala. Jadi semuanya 7:27 menggunakan bentuk jamak, tidak bentuk 7:30 mufrad ya. Bentuk jamak tidak bentuk 7:32 tunggal. Karena memang Al-Qur'an 7:35 menyebutkan kalimat ee salat ini sekitar 7:38 ee 83 atau 86 kali. Bahkan kalau dengan 7:42 derivasinya sekitar 124 kali. 7:45 sungguh sangat banyak. Nah, kemudian 7:48 ketika mendampingkan dengan urusan harta 7:51 baik dengan infak atau zakat itu disebut 7:54 ee sekitar 28 kali ya. Nah, diakhiri 7:59 kalimat wahum roqiun dan mereka tunduk 8:03 kepada Allah. Ya, jadi semuanya bentuk 8:06 jamak. Berarti dalam hal ini menjadi 8:08 perhatian kita yang paling sering 8:10 diabaikan itu adalah terkait dengan 8:13 salat berjamaah. 8:15 Nah, [mendengus] 8:16 nah itu ciri orang beriman. Jadi, salat 8:19 menjadi identitas orang yang beriman. 8:21 Nah, kalau tidak salat berarti hilang 8:24 identitas orang berimannya. Nah, ini 8:26 sesuai dengan hadis riwayat Muslim nomor 8:30 82 yang dalam kitab Riyadus Shihin 8:34 nomor 1078 8:37 ya, di bab 8:41 194. 8:44 disebutkan bahwa salat itu sebagai 8:46 pemisah antara mukmin dan kafir. 8:49 Hadis riwayat ee Muslim ini disebutkan 8:51 an Jabir radhiallahu anhu dari Jabir 8:54 semoga Allah meridai kepadanya. Qala ia 8:56 berkata, "Samiu Rasulullahi sallallahu 8:59 alaihi wasallam." Aku mendengar 9:00 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 9:01 yaakulu. Beliau bersabda, 9:04 "Inna bainarjuli." Sesungguhnya di 9:06 antara 9:08 seseorang ya batas antara seseorang wain 9:13 wainasyirki 9:15 walfri dengan syirik dan kufur. Ya, jadi 9:19 batas seseorang yang menjadi pemisah 9:22 antara seseorang dengan kesyirikan dan 9:24 kekufuran itu adalah meninggalkan salat. 9:27 Nah, ini kemudian ada lagi diperjelas 9:31 dalam hadis riwayat Tirmidzi ee yang 9:33 kedudukannya Hasan Sahih ya dalam nomor 9:36 2621 9:38 di Nasai nomor 464 9:41 ya. Dan Al-Hafid Abu Thahir menyebutkan 9:44 syarat ini adalah sahih. Disebutkan 9:47 dengan demikian bahwa al-ahdu alladzi 9:50 bainana wainahum asalah. 9:54 Ya, perjanjian yang mengikat antara kita 9:57 dengan mereka adalah salat. Siapa saja 10:01 yang meninggalkan paman tarokaha maka 10:04 barang siapa yang meninggalkan faqod 10:06 kafar maka sungguh ia telah kafir. Nah, 10:10 rawahu Tirmidzi waqala hadisun hasanun 10:12 shahihun. Ya, Tirmizi menyatakan hadis 10:15 ini hasan sahih. Nah, ketika Imam 10:18 Azzahabi dalam kitab Al-Kabair 10:21 menjelaskan hadis ini bahwasanya di 10:24 antara ulama ya ada dua pendapat 10:27 terhadap orang yang meninggalkan salat. 10:30 Pertama, mereka bersepakat bahwa 10:33 meninggalkan salat adalah kafir. Artinya 10:35 berarti sudah dianggap murtad keluar 10:38 dari Islam. 10:39 Ulama yang lain menyebabkan tidak 10:41 dikatakan murtad selama dia masih 10:43 meyakini bahwa salat itu syariat. 10:46 Bahwa salat itu syariat Islam. Walaupun 10:48 dia kadang mengabaikannya, kadang tidak 10:50 peduli atau kadang meninggalkannya, maka 10:52 statusnya dia telah melakukan dosa yang 10:54 sangat besar dan akan mendapatkan siksa 10:56 yang sangat besar pula. Nah, lepas dari 10:59 itu, lepas dari pendapat itu, tentu kita 11:01 harus tetap berhati-hati jangan sampai 11:04 meremehkan terhadap ee kewajiban 11:07 mendirikan salat ini. 11:10 Kemudian mari kita lihat apa sebenarnya 11:13 17 dalil yang terkait ee dengan sesuatu 11:17 yang mungkin dianggap ee asing atau 11:20 sebagian kaum muslimin sudah salat 11:22 bertahun-tahun tapi tidak tahu dalil 11:25 ini. ni sebenarnya 11:29 tidak se apa tidak sepenuhnya tidak 11:33 tahu. Ada yang mereka tahu tapi juga 11:35 tidak mengamalkan atau ada yang tahu 11:38 tapi bingung bagaimana mengamalkannya. 11:41 Ini pengalaman ee saya sendiri ya. Saya 11:45 membaca hadis-hadis ini itu di ee tahun 11:51 sekitar tahun 8 11:54 ya. pertama kali mendengarkan 11:57 hadis-hadis tentang ini 70 tahun 8 baru 12:00 saya amalkan 8 tahun kemudian tahun 6 12:04 dan itu pun ketika tahun 6 saya amalkan 12:07 di kampung saya geger ya dianggap 12:10 sebagai agama baru gitu ya karena 12:13 mengamalkan hadis ini. Nah, apa itu? 12:16 Yaitu merapatkan saf salat tuh ya. Jadi 12:20 merapatkan saf salat kan. Uh, ini 12:22 ternyata yang ditunggu-tunggu kalimat 12:24 bertahun-tahun teu. Ah, mari kita lihat 12:26 seperti apa ya. Pertama, ya hadis eh 12:30 ayat yang pertama yang menjadi landasan 12:33 adalah surah Assof ayat keempat. Allah 12:36 Subhanahu wa taala berfirman, 12:37 azubillahiminasyaitanirrajim. 12:40 Innallaha yuhibbulladzina yuqatiluna 12:44 fi sabilihi. 12:47 Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang 12:49 yang berperang di jalannya ya dalam 12:53 keadaan satu barisan yang bagus, yang 12:56 rapi, yang teratur. Kaahum bunyanum 12:59 marsus. Seakan-akan mereka itu adalah 13:03 suatu bangunan yang tersusun kukuh. 13:05 Masyaallah. Jadi salat itu seperti apa? 13:09 Sof itu digambarkan seperti bangunan 13:11 yang kokoh. 13:13 Nah, ternyata kalau kita buka tafsir 13:17 Ibnu Katsir terkait dengan ayat ini ya, 13:21 dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan 13:25 dari ee dengan hadis riwayat Ahmad nomor 13:28 11.761 13:31 dan Ibnu Majah nomor 200. Ya, disebutkan 13:36 begini ya. an Abi Said Alhudri dari Abu 13:39 Said aludri radhiallahu anhu semoga 13:41 Allah kepadanya qala Rasulullah sahu 13:43 alaih wasallam rasul sahu alaihi 13:44 wasallam bersabda salasatun yadhaqulaha 13:49 yadhaqulah ilaihin jadi ada tiga yang 13:52 menimbulkan 13:54 ketertawaan atau bahagianya ya Rasulull 13:57 sahu alaihi wasallam menyebutkan Allah 13:59 itu sampai tertawa atau Allah rida ya 14:03 mana kalimat ini kepada tiga orang ini. 14:07 [berdehem] 14:08 Pertama, arrajul yaitu seorang yaakum 14:10 minalil. Dia bangun untuk salat malam 14:14 ya. Jadi di tengah malam dia bangun di 14:16 saat orang tertidur pulas dia bangun 14:18 untuk salat malam. 14:21 Kemudian walqum l yang kedua adalah 14:26 apabila ya dan kaum yang apabila mereka 14:31 salat berjamaah membentuk barisan dengan 14:34 teratur. 14:35 Nah, walum 14:38 lilqital. Dan kaum yang apabila dalam 14:40 medan perang mereka membentuk barisan 14:43 dengan teratur. Masyaallah ya. Ib Ibnu 14:47 Majah menyebutkan di situ. Jadi 14:49 meriwayatkannya melalui jalan Abdullah 14:51 bin Ismail hadis mujalid dari Abu Waddaq 14:56 alias Jabar Ibnul Nauf dengan sanad yang 14:59 sama. Derajat hadis ini hasan. Nah, 15:01 berarti bisa digunakan sebagai dalil. 15:04 Nah, maka mari kita menjadi orang yang 15:07 Allah rida, orang yang bisa membuat 15:09 Allah senang, yaitu dengan tiga hal 15:12 tadi. Pertama, senantiasa komitmen 15:14 mendirikan salat malam. 15:16 Jadi, jangan salat, jangan jangankan 15:19 kita nih aduh kadang-kadang uh saya 15:20 boro-boro salat malam, salat subuh aja 15:22 kesiangan. Waduh, payah gitu ya. Jadi 15:25 disebutkan kalau kita ingin dapat rida 15:27 Allah, ingin dapat membuat Allah senang 15:29 kepada kita, maka hendaklah kita 15:31 mendirikan salat malam. Nah, sehingga 15:34 dengan salat malam diawalinya lalu 15:36 kemudian berlanjut dengan salat subuh 15:38 berjamaah. Nah, kemudian merapatkan saf 15:42 dalam salat. Ya, ini adalah Allah cinta 15:45 kepada orang-orang yang senantiasa 15:46 merapatkan saf dalam salat berjamaah. 15:48 Dan ketika kita perang juga terpimpin ya 15:53 dengan barisan yang teratur, maka 15:55 disebutkan oleh Allah kaanahum bunyanu 15:57 marsus. Ibarat bangunan yang kokoh. Nah, 16:01 itu hadis yang pertama. 16:03 dari 17 dalil tadi tuh. 16:08 Kemudian sekarang yang kedua dari 17 16:10 dalil yaitu hadis riwayat Muslim nomor 16:14 430 16:16 ya. Disebutkan an Jabir bin Samurah dari 16:20 Jabir bin Samurah radhiallahu anhuma 16:21 semoga Allah merid kepada keduanya. Qala 16:24 ia berkata, "Khoroja alaina Rasulullah 16:27 sallallahu alaihi wasallam." Ya, telah 16:29 keluar menunju kami atau menemui kami 16:33 Rasul Sallahu Alaih Wasallam. Kemudian 16:36 eh faqala maka beliau bersabda 16:40 alasuna kama tasuful malaikahbiha. 16:47 Rasulullah bersabda, "Maukah kalian 16:49 bersop seperti safnya para malaikat di 16:52 hadapan Rabbnya? 16:53 Jadi para malaikat itu ketika berhadapan 16:56 dengan Allah mereka mengatur sop yang 16:58 rapi. 17:00 Fakulna maka kami berkata 17:03 ya Rasulullah waifaul 17:06 malaikah. 17:09 Ya Rasulullah bagaimana malaikat bersab 17:12 di hadapan Rabbnya itu? Q Nabi 17:15 bersabdauf 17:20 alawal. Ya, jadi mereka itu 17:22 menyempurnakan saf pertama 17:26 watatarosu 17:27 watatarosuna 17:29 fisofi. 17:31 Dan mereka saling merapatkan safnya tuh. 17:33 Masyaallah. 17:35 Jadi kalau kita ingin mendapatkan 17:38 kemuliaan sy Allah tapi merapatkan SP 17:41 aja susah. 17:41 Iya. 17:42 Bagaimana 17:44 salat bertahun-tahun 17:46 tapi sopnya aja susah dirapatkan. 17:48 Padahal kita ingin mendapatkan 17:50 kesempurnaan salat, kita ingin 17:52 mendapatkan kemuliaan Allah seperti 17:54 halnya para malaikat tadi. 17:57 Nih, ada satu hal yang menarik. Saya 18:00 salat dengan seseorang, 18:02 begitu saya rapatkan dia geser. 18:06 Oh, 18:07 geser ya. 18:07 Menjauh. 18:08 Menjauh. Saya kejarkan geser lagi. 18:11 Waduh, akhirnya ya sudah saya tidak 18:14 melanjutkan. Kenapa? Kalau saya kan 18:15 terlalu lebar nantinya kan. Iya. 18:17 Nah, jadi enggak nyaman juga. Nah, 18:19 sudahlah. Nah, kemudian selesai saya 18:21 salat, saya ucapkan salam kepadanya. 18:24 Asalamualaikum. Sambil salaman. 18:27 Waalaikumsalam, Pak. Mohon maaf yang 18:30 menyuruh merapatkan S itu bukan 18:31 keinginan saya, tapi perintah Allah dan 18:34 Rasul. [tertawa] 18:35 Oh, habis salat. 18:36 Habis salat dia. Oh, iya. I katanya. 18:39 Makasih, makasih. [tertawa] 18:41 Masyaallah. Nah, yang unik lagi apa? 18:44 Anak saya nih, anak saya yang 18:47 apa sulung gitu ya. Nah, itu lagi kecil 18:49 usia 6 tahun kan sudah terbiasa 18:52 di masjid kita merapatkan sof salatlah 18:55 di masjid lain ceritanya gitu kan. Dia 18:57 di samping saya. Nah, di sampingnya itu 19:00 ada orang lain kan. Nah, bapak-bapak 19:02 gitu sama anak saya itu dirapetin 19:04 kakinya trek gitu ya. Si bapak itu geser 19:07 [tertawa] gitu menjauh anak saya. Geser 19:11 lagi itu nempel lagi geser lagi. 19:14 [tertawa] 19:15 Akhirnya yang ketiga kalinya diinjek 19:18 anak saya tuh diinjak kakinya. Akhirnya 19:21 lagi salat tuh jadi melihat ke ke si 19:22 Bapak tadi kayak gini. 19:25 Masyaallah ya. Dilihatlah anak bapaknya 19:28 tuh. Nah. Nah itulah anak yang namanya 19:31 anak usia 6 tahun coba kan belum sekolah 19:33 tuh ya 6 tahun. Jadi diinjak kakinya 19:36 supaya maksudnya supaya enggak bergerak 19:38 gitu. Nah. Nah, ini ini fakta di 19:41 lapangan ya. Betapa orang asing dengan 19:44 itu. Nah, saya pernah juga ngimamin 19:46 salat 19:49 pas mau setelah setelah khotbah Jumat 19:52 ketika salat kan sausufakum rapat-rapat 19:54 bahu rapat kaki rapat. Tiba-tiba ada 19:57 yang nyeretuk bahu iya kaki mah enggak 19:59 katanya. Aduh saya bilang ya sudah saya 20:02 enggak enggak enggak apa enggak 20:04 dilayanin. Kalau gitu kan bisa ramai 20:05 kan. Ya sudahlah ya. 20:08 Terus sudah gitu selesai. Nah, kemudian 20:12 akhirnya di di masjid itu saya sudah 20:15 fotokopikan aja kitab Riyadus Shihin. 20:18 Karena mungkin kalau dikasih yang 20:19 Arabnya ada yang enggak bisa ya. Saya 20:21 saya fotokipan yang terjemahnya. Di 20:23 Riyadus Sihin itu hadis tentang 20:26 merapatkan saf ada 16 dalilnya. Coba 20:29 tuh. Jadi kalau 17 itu dengan hadis yang 20:32 riwayat Ahmad tadi dalam tafsir Ibnu 20:34 Katsir yang menjelaskan tentang surat 20:37 Assab ayat ke4. Jadi saya ambil ini 20:39 semua ya dasar rujukan utamanya dari 20:43 Riyadus Shihin. Hadis atau kitab yang 20:47 sangat masyhur ya yang hampir setiap 20:50 pesantren membahasnya tapi sayang tidak 20:53 semua pesantren mengamalkannya. Itu 20:55 fakta di lapangan ya. Saya masuk ke 20:57 sebuah pesantren. Nah, sekarang ee di 21:01 sini dibahas, "Oh, udah udah tamat si 21:03 tuh kan sudah disakaliin semuaitu ya." 21:05 Tapi gitu salatnya, "Waduh, kok salatnya 21:07 berantakan begini?" Pada katanya sudah 21:09 disakalin ya. Tuh, ini fakta ya. Kita 21:13 tidak membuat fitnah. Kita sedang 21:15 menjelaskan fakta di lapangan seperti 21:16 itu. 21:16 Iya. Jadi banyak orang yang begitu asing 21:19 dengan merapatkan sof itu. Sehingga tadi 21:21 dianggap sampai dianggap ajaran baru. 21:23 Dulu kan saya gitu, "Oh, ada ajaran baru 21:26 salatnya saling injek katanya." Coba. 21:28 Masyaallah. Nah, inilah fakta di 21:30 lapangan. Nah, kemudian makna yang 21:33 terkandung dari hadis ini pertama adalah 21:35 malaikat itu berbaris bersop di hadapan 21:37 Allah. Mereka pun merapatkan sopnya. 21:40 Tidak ada celah antara mereka di dalam 21:42 sop 21:44 ya. Kemudian yang kedua, lurus dan 21:46 rapatnya sof itu menunjukkan umat Islam 21:49 itu satu. Enggak dipisahkan dengan 21:51 bangsa dan negara, tidak dipisahkan 21:53 dengan bahasa dan warna kulit. 21:55 Hakikatnya dari Maroko hingga Marokee 21:57 yang hari ini menunduki 2,15 miliar atau 22:00 26% penduduk dunia ya itu umat Islam 22:04 dari 8,3 miliar. 22:09 Jadi umat Islam itu satu. Maka ini 22:11 menunjukkan bahwa umat Islam itu 22:12 diperintahkan berada dalam satu din, 22:14 satu imam, dan satu akidah. Oh, 22:18 masyaallah. 22:19 Yang ketiga, seorang muslim 22:21 diperintahkan untuk tasyabuh dengan 22:24 malaikat. Nah, kalau tasyabuh dengan 22:26 orang kafir tidak boleh ya. Ee kan kata 22:30 Rasulullah, man tasyaba biumin fahua 22:32 minhum. Siapa menyerupai satu kaum maka 22:34 dia bagian daripada kaumnya. Nah, ini 22:36 diperintahkan tasabuh kepada malaikat. 22:38 harus menyerupai malaikat ketika mereka 22:41 mengatur saf di hadapan Allah. 22:43 Nah, salat itu kan di hadapan Allah kan. 22:46 Kita ini salat adalah saat atau momen 22:48 yang paling dekat dengan Rabbnya itu 22:51 saat salat bukan saat ibadah yang lain. 22:54 Ibadah salat itulah di mana dia yang 22:57 paling dekat hubungannya dengan Allah. 22:59 Nah, maka oleh Rasul Sallahu Alaihi 23:01 Wasallam diperintahkan untuk tasyabuh 23:03 kepada malaikat ya. Jadi menyerupai 23:06 perbuatan baik malaikat. Karena malaikat 23:09 itu selamat dari kesalahan maksum. 23:16 Ya, mereka senantiasa ee 23:20 tidak pernah maksiat kepada Allah dan 23:22 mereka mengerjakan apa-apa yang 23:24 diperintahkan. 23:27 Mereka selalu mengerjakan setiap yang 23:29 diperintahkan itu malaikat tidak pernah 23:31 membangkang. 23:32 Nah, menyerupai dalam tasyabuh dengan 23:35 yang maksum menunjukkan akan serupanya 23:37 amal secara sempurna. Oh, jadi kalau 23:40 tasabuh kepada orang kafir enggak boleh 23:43 dilarang oleh Rasulullah sahu alaihi 23:44 wasallam sendiri. 23:46 Oke. Kemudian hadis yang berikutnya, 23:48 hadis yang ketiga dari 17 ee ya, hadis 23:52 yang ke-1083 23:53 di kitab Riyadus Shihin ya. Disebutkan 23:57 bahwa wan Abi Abu Hurairah radhiallahu 23:59 anhu 24:00 dari Abu Hurairah semoga Allah merid 24:02 kepadanya anna Rasulullah sallallahu 24:04 alaihi wasallam bahwasanya Rasul sahu 24:05 alaihi wasallam q beliau bersabda 24:09 la ylamunas 24:11 ya kalau saja manusia mengetahui 24:14 ma fin nidai wasil 24:18 awal ya sekiranya orang-orang itu 24:21 mengetahui pahala azan ya pahala azan 24:25 Dan saf pertama 24:28 tumma lam yajidu illa ay yastahimu 24:33 alaihi 24:35 la yastahamu tuh kalau saja untuk meraih 24:39 sof pertama itu ya dia harus 24:41 mendapatkannya tidak bisa mendapatkan 24:43 kecuali dengan undian maka oleh rasul 24:47 sahu alaihi wasallam perintah untuk 24:48 mengikuti undian itu jemaah nih misalkan 24:52 di satu masjid ya masjid contoh misalkan 24:55 namanya anggap aja Masjid Annur itu ya 24:57 atau Masjid Alfalah gitu kan. Nah, di 24:59 masjid itu besar masjid itu dan ee ya 25:04 orang yang salat sampai ribuan. Nah, 25:07 sementara saking banyaknya orang-orang 25:09 pada ingin is pertama. Nah, tidak takmir 25:13 masjid misalkan enggak bisa masuk sama 25:16 kecuali yang mendapat undian gitu. Kalau 25:18 seperti itu ikutlah undian itu tuh. 25:21 Kenapa? Saking mahalnya sof pertama. 25:24 Tapi yang kita sesalkan, yang kita 25:26 sayangkan, betapa banyak orang-orang 25:29 yang justru begitu datang ke masjid sok 25:31 pertama masih kosong, dia malah milih 25:32 paling belakang. 25:34 Banyak gitu kan? 25:35 Banyak ustaz. 25:35 Apalagi harus jumatan. Saya sering Pak 25:38 masuk Pak. Ustaz maaf saya enakan di 25:40 bersandar di sini. 25:41 Heeh. [tertawa] Paling belakang. 25:42 Masyaallah. Padahal di sof ketiga juga 25:45 ada sandaran gitu ya. Kalau mau sandar 25:47 kan lumayan ketiga dari dari palang 25:49 belakang. Nah, jadi ini seringkiali 25:52 orang karena kurang memahami, kurang 25:54 memaknai hadis yang terkandung ini. Nah, 25:57 ini hadis riwayat Bukhari Muslim di 25:59 Bukhari nomor 615, di Muslim nomor 437. 26:03 Dan hadis ini dimuat dalam hadis kitab 26:07 Riyadus Shihin nomor 1083. 26:10 Oh, nih kenapa saya jelaskan seperti 26:13 ini? Supaya para ikhwan bisa ngecek ini 26:15 Wahyudin ini bohong apa benar gitu kan. 26:18 Kan bisa dicek ya. Kalau kira-kira nanti 26:20 bahaya. Karena Rasul bersabda, "Man 26:23 kadaba alayya mutaammidan 26:26 ya falyatwa falyatwa maqadahu minanar." 26:31 Tuh ngeri gitu. Itu hadis mutawatir 26:33 lafzi ya. Semua periwayat meriwayatkan 26:36 dengan lafaz yang sama. Barang siapa 26:38 yang berdusta atas namaku, 26:40 mengatasnamakan rasul dengan sengaja ya, 26:44 maka hendaklah dia bersiap untuk 26:46 mendapatkan tempat kapling di neraka. 26:50 [tertawa] 26:50 Masyaallah. Jadi enggak boleh kita 26:53 Rasulullah begini. Oh, tapi dia sendiri 26:55 tidak tahu. Dia sini enggak pernah baca 26:57 tuh. Tapi ataskan Rasul ini bahaya besar 26:59 ini. Ya, berdusta atas nama Allah, 27:02 berdusta atas nama Rasul ya itu dosa 27:05 besar. 27:07 Bahkan tadi zaman sambil hendaklah dia 27:09 mencari kavling di neraka. Mak adau 27:11 tempat duduknya. Maksudnya kavling. Nah, 27:14 begitu pula berdusta atas nama sahabat, 27:17 atas nama ulama si A, ulama si B. 27:20 Padahal dia tidak mengatakannya. Ini 27:21 enggak boleh ya. Maka bersikaplah jujur 27:23 dalam apalagi dalam hal yang sifatnya 27:25 ilmiah, sifatnya keilmuan. 27:27 Nah, itu. Kemudian apa makna yang 27:31 terkandung dari hadis ini? Pertama, 27:34 hadis ini menunjukkan keutamaan azan dan 27:36 saf pertama tuh. Jadi ketika azan Allahu 27:39 Akbar Allahu Akbar maka disunahkan untuk 27:43 menjawab Allahu Akbar Allahu Akbar ya. 27:46 Terus syahadat diikutin sampai pada la 27:48 haula wala quwwata illa billah. Ketika 27:50 mengucapkan hayya alas shah, hayya al 27:52 falah, kita la haula wala quwwata illa 27:55 billah. Ini adalah perintah dari Rasul 27:57 Sallahu Alaihi Wasallam dan mengejar SF 27:59 pertama keutamaannya luar biasa. Jangan 28:02 sampai kita nyesal nanti di akhirat 28:04 karena begitu tahu, oh pertama luar 28:07 biasa pahalanya. Sok saya dapat 28:09 pahalanya segini, si fulan dapat karena 28:11 dia berusaha terus di sof pertama. Ya, 28:14 masyaallah. Nah, kemudian yang kedua 28:17 boleh berundi dalam perkara yang mulia. 28:20 Coba boleh berundi dalam perkara yang 28:22 mulia tuh sampai dibolehkan mengundi 28:26 kalau memang ada ya misalkan takmir 28:28 masjid. Nah, ini karena peminat nih 28:31 banyak nih, kita undi saja ya gitunya. 28:33 Enggak apa-apa ikut dia itu untuk apa? 28:36 Untuk mendapatkan posisi yang pertama 28:39 mendapatkan kemuliaan yang paling mulia 28:41 tuh. Masyaallah. Yang ketiga, 28:44 menunjukkan mahal dan berharganya S 28:46 pertama dalam salat. Tuh, jadi ini 28:49 betul-betul diperhatikan. Nah, ini yang 28:53 hadis yang ketiga ya. Hadis yang ketiga 28:56 dari 17. 28:58 Nah, sekarang hadis yang keempat 29:02 ini karena waktu kita terbatas mungkin 29:04 tidak akan sampai 17 ya. Nah, kita kita 29:07 pilih sajalah untuk lebih jelasnya untuk 29:10 dapat 17 hari silakan tinggal dibuka di 29:13 ee Riyadus Shihin bab tentang keutamaan 29:17 merapatkan salat. Ya, kalau di 29:21 insyaallah nomor hadisnya ya babnya 29:23 ke-194. 29:26 Nah, di hadis yang keempat atau nomor 29:28 1084 dalam Riyadus Shihin ya wan Abi 29:32 Hurairah radhiallahu anhu dari Abu 29:34 Hurairah radhiallahu anhu semoga Allah 29:35 meridai kepadanya qala ia berkata qala 29:38 Rasulullah sahu alaih wasallam rasul 29:39 sahu alaih wasallam bersabda kirun ya 29:42 kiru sufufi 29:44 sufufi rijal kirus sufufi rijal 29:48 sebaik-baik 29:50 ya pertama bagi laki-laki awaluha adalah 29:55 yang pertama. 29:56 Jadi saf pertama bagi laki-laki itulah 30:00 yang terbaik. 30:02 Wasyaruha akhiruha. Yang paling buruk 30:06 adalah yang paling belakang tuh. Wohairu 30:09 sufuin nisa. Dan sebaik-baik saf bagi 30:14 perempuan akhir yang paling akhir yang 30:17 paling belakang. Wasaruha awaluha. Yang 30:22 seburuk-buruknya adalah yang paling 30:23 depan. Tuh, itu bedanya. Jadi kalau 30:26 laki-laki itu yang paling baik paling 30:28 depan. Kalau perempuan yang paling baik 30:30 paling belakang. 30:33 Coba Mas Agus kira-kira apa nih hikmah 30:35 di balik itu? Kenapa yang paling bagus 30:38 itu paling depan laki-laki kok perempuan 30:40 paling belakang? [tertawa] 30:43 Kira-kira bisa dipahami enggak? 30:44 Bisa, Ustaz. 30:46 Apa yang menurut Mas Agus? Kira-kira apa 30:48 tuh? 30:49 untuk menjaga aurat wanita. 30:52 Ya, bagus ya. Itu salah satunya. Jadi, 30:55 hijab. Makanya anak-anak laki-laki di 30:58 belakang, anak-anak perempuan di depan. 31:00 Iya. 31:01 Tuh, itu juga sebagai hijab supaya 31:03 terjaga hubungan antara laki-laki dan 31:06 perempuan yang bukan mahram itu tidak 31:10 begitu mudah untuk bertemu atau 31:12 bersentuhan. Ini pting pentingnya adalah 31:15 hijab. 31:17 Ini hadis riwayat Muslim nomor satu ya. 31:20 Ya, yang terkait dengan ini ee 31:23 disebutkan di hadis 31:26 1084 tadi di dalam kitab Riyadus Shihin. 31:30 Nah, apa makna yang terkandung dari 31:32 hadis ini? Pertama, SF laki-laki 31:36 adalah laki-laki dianjurkan untuk berada 31:37 di barisan SH paling depan karena 31:40 letaknya yang paling dekat dengan imam. 31:42 Tuh, yang paling dekat imam itu juga 31:44 lebih baik. 31:45 Jadi yang se pertama itu ada lagi yang 31:48 lebih yang lebih baik itu yang paling 31:50 dekat dengan imam. Hanya Rasul sahu al 31:51 wasallam memberikan arahan. Orang-orang 31:53 yang persis di belakang imam itu adalah 31:56 ulinuha. Artinya orang-orang yang secara 31:59 ilmu ya ia bisa menggantikan posisi 32:03 imam. Secara ilmu dan fisik bisa 32:05 menggantikan posisi imam. Ketika imam ee 32:08 batal atau ketika imam keliru bisa 32:10 meluruskan bacaan imam. Nah, itulah yang 32:13 disebutkan oleh Nuha. Jadi ini pun 32:15 jangan sembarangan tiba orang-orang awam 32:17 misalkannya yang enggak ngerti yang siap 32:19 enggak siap jadi imam tiba-tiba di 32:19 belakang imam. Ah begitu imam batal dia 32:22 suruh gantiin kan repot juga. 32:24 Nah maka itulah disebutkan oleh Nuha. 32:26 Nah di kiri kanannya silakan barang 32:29 siapa yang bisa berebut bahkan sampai 32:32 siap untuk diundi, Allah akan berikan 32:34 kemuliaan pada mereka. Oh, itu jadi ini. 32:38 Kemudian dengan di belakang imam itu 32:40 insyaallah lebih khusyuk menghindarkan 32:43 pandangan dari jemaah wanita tadi. Sab 32:45 terakhir menjadi yang paling kurang 32:47 utama karena berpotensi kurang fokus 32:50 atau lebih lambat dalam mengikuti 32:51 gerakan imam. Nah, beda. Coba aja 32:54 rasakan orang yang biasa di saf pertama 32:56 ketika satu saat terlambat jadi saf 32:59 kedua itu akan merasakan kurang 33:02 nikmatnya dibandingkan dengan di Sf 33:04 pertama 33:06 karena dia bisa melihat imam gerakannya 33:08 yang di Sf pertama itu. Nah, adapun S 33:10 perempuan bagi jemaah wanita, Sop 33:13 terbaik adalah sop yang paling belakang. 33:16 Ini bertujuan untuk menjaga hijab tabir 33:19 dan menghindari campur baur atau 33:21 ikhtilat ya dengan jemaah laki-laki. 33:23 Nah, sebaiknya sop wanita yang paling 33:26 depan dianggap kurang utama karena 33:28 posisinya yang paling dekat dengan jemah 33:30 laki-laki. 33:32 Nah, kemudian dari hadis ini juga 33:35 menggambarkan bahwa kita harus 33:37 berlomba-lomba dalam kebaikan. Hadis ini 33:40 menjadi motivasi bagi setiap muslim 33:42 untuk selalu mendapatkan yang terbaik. 33:45 datang lebih awal ke masjid guna 33:47 mendapatkan sop terdepan. Nah, ada ada 33:51 yang alasan gini lah kan bukankah 33:53 sebaik-baik salat sunah tuh di rumah? 33:55 Betul. Nah, kalau rumahnya dekat ke 33:58 masjid [batuk][berdehem] 34:00 ya. Tapi kalau suruhnya jauh di di jauh 34:03 dari masjid salat di rumah akhirnya 34:05 salatnya jadi masbuk. Malah setelah saya 34:08 salat sunah misalkan qobliah akhirnya ke 34:10 masjid jadi masbuk. Ah, itu jang 34:12 kelirunya. 34:12 Iya. 34:13 E ya. Jadi hendaknya kita pandailah 34:16 mengambil secara prioritas dan bahkan di 34:19 antara ajaran iqamah ada waktu yang 34:21 mustajab. Itu momentum emas jangan 34:23 disia-siakan. Kalau kita datang lebih 34:25 awal ya kemudian ada waktu setelah salat 34:28 sunah misalkan 4 atau 5 menit dua rakaat 34:31 gitu kan ya. Nah kemudian setelah itu 34:33 ada waktu lagi nih biasanya kan 34:34 rata-rata 10 menit ya. Nah ada waktu 5 34:37 menit dipakai untuk berdoa kepada Allah. 34:38 Mintalah kepada Allah apa yang selama 34:40 ini belum terkabulkan. Mintalah terus 34:42 kepada Allah. Itulah momen yang paling 34:44 mustajab. Karena Rasul bersabda, "Adaua 34:48 bainal azan wal iqamah la yurad." Doa 34:50 antara azan iqamah tidak akan ditolak. 34:53 Tuh, masyaallah. Ini pentingnya kita 34:56 sampai di ee sof pertama. Nah, sekarang 35:00 kita lihat hadis yang ke-1087 ya. Loncat 35:04 hadis keet7 dari 17 35:08 ini dari Anas. Wan Anas radhiallahu anhu 35:11 dan dari Anas semoga Allah mer kepadanya 35:12 qala ia berkata qala Rasulullah sahu 35:14 alaihi wasallam 35:16 ya beliau bersabda gini sawu sufufakum 35:22 ya luruskan saf-saf kalian 35:26 fain taswi 35:28 taswiatfi 35:30 min tamam ada yang taswiat sufuf ada 35:33 taswiatus min 35:36 nah ada jugaasfu 35:40 Nah, jadi ada dua dua ada riwayat ee 35:43 Muslim menggunakan 35:46 kalau di riwayat Bukharifu 35:51 min 35:52 ya. Jadi sempurnakanlah, luruskanlah 35:55 SF-sop kalian karena lurusnya saf 35:57 termasuk kesempurnaan salat. Artinya 36:00 kalau mualafahnya orang yang tidak lurus 36:03 safnya berarti tidak sempurna salatnya 36:06 tuh. 36:07 Heeh. Ya, ini masyaallah. Ini hadis 36:09 riwayat Bukhari nomor 723 36:12 dan Muslim nomor 433. 36:15 Nah, mari kita ee evaluasi para ikhwan 36:18 sampai sini dulu. Baik 36:19 ya agar kita tidak terlalu apa 36:23 banyak materinya dan insyaallah kalau 36:26 tidak selesai pada pertemuan pertama 36:28 kita akan lanjutkan di ee pertemuan 36:30 kedua yang terkait dengan masalah ini. 36:32 Karena sangat pentingnya akan menjadikan 36:36 kita sempurnanya salat dan luar biasa 36:39 mendapatkan penghargaan dan kecintaan 36:41 dari Allah subhanahu wa taala bagi orang 36:42 yang selalu merapatkan SF sesuai dengan 36:45 sunah Rasulullah sallallahu alaihi 36:47 wasallam. Barakallahu fik. 36:50 Baiklah ikhwan dan akhwat. Demikian tadi 36:52 telah kita simak pemaparan taus yang 36:55 telah disampaikan oleh guru kita Ustaz 36:58 Wahyudi KS. kita akan jeda sejenak dan 37:05 insyaallah kami akan kembali setelah ee 37:09 nasid berikut ini. Tetaplah bersama 37:11 kami. 37:28 Alhamdulillah telah kita dengar bersama 37:31 eh satu buah nasid 37:35 yang tadi ee menjadi jeda kita. Ikhwan 37:40 dan akhwat, sahabat silaturahim, ikhwan 37:42 dan akhwat di mana pun Anda berada. Kita 37:44 kembali bersama dalam program tausiah 37:47 sore. Dan seperti biasa kembali Ustaz 37:52 Wahyu Diks akan mengupas tema sudah 37:55 salat bertahun-tahun tapi tidak tahu 17 37:58 dalil ini. Ya, kita akan membahas hadis 38:01 yang ke-elapan kepada guru kita kami 38:04 persilakan. Tafadol, Ustaz. 38:05 Baik. Ee bismillahirrahmanirrahim. 38:07 Ikhwan ahadillah azakumullah. Ee setelah 38:12 kita lihat penjelasan tadi beberapa 38:15 hadis yang saya angkat dan itu saya ada 38:18 yang loncatin ya. Hadis yang kelima 38:20 keenam tidak saya bacakan karena hampir 38:21 senada isinya. 38:22 Nah, hadis keetujuh sudah saya bacakan. 38:24 Sekarang hadis yang ke-8 dari 17 dalil. 38:27 Hadis yang ke-8 di hadis ke-108 38:31 dalam kitab Riyadus Shihin ee disebutkan 38:34 bahwa dari masih dari Anas radhiallahu 38:36 anhu ya berkata bahwasanya aki 38:40 aqimatisah 38:41 ya eh uqimatisah uqimatisah faqbala 38:46 alaina Rasulullah sallallahu alaihi 38:48 wasallam bahwasanya ee iqamah salat 38:51 telah dikumandangkan 38:53 kemudian lalu Rasul sahu alaihi wasallam 38:54 menghadap kami Ya, faqbala alaina 38:58 Rasulullah menghadap kami. Ya, 39:01 lalu biwajihi dengan wajahnya maksudnya 39:05 menghadap langsung ya. Faqala. Maka 39:07 kemudian beliau bersabda begini, aqimus 39:10 sufufakum. 39:11 Ya, aqimusu suufakun. Luruskanlah 39:14 saf-sof kalian. 39:17 Watarosu ya. Watarosu. 39:20 Dan rapatkan tuh ya. Luruskan dan 39:24 rapatkan. 39:26 Fa inni arokum. 39:28 Karena sesungguhnya aku melihat kalian 39:31 min warizahri 39:33 dari belakang punggungku. Jadi Rasul 39:36 sahu alaih wasallam itu salah satu 39:37 mukjizatnya ketika Rasul salat itu 39:39 beliau tahu siapa saja di belakang itu 39:42 miwar zuhri. Maka kalau ada orang ee 39:45 misalkan yang main-main saat salat gitu 39:47 ya cengengesan atau apalah gitu ya ee 39:51 itu Rasul seri salat menegurnya. Nah, 39:54 karena Rasul melihat di belakang 39:56 punggungku. 39:57 Rawahu albukhari bilfzihi dengan 40:00 lafaznya. Nah, wa Muslim dan Muslim 40:03 bimaknahu dengan maknanya. Wafi riwayat 40:06 lil Bukhari. Dan pada riwayat albukhari 40:09 ditambahkan begini. Wakana ahaduna 40:13 dan adalah salah seorang di antara kami 40:17 yulziku mangkibahu bimangqibi shohibihi. 40:22 Ya, mereka merapatkan ya ia merapatkan 40:27 seorang tadi ada antara di antara 40:29 sahabat yang menempelkan bahunya dengan 40:32 bahu sahabatnya. Waqodamahu biqodamihi 40:35 dan bahu rekannya ya eh kaki rekannya 40:39 dengan kaki dirinya itu. Jadi merapatkan 40:42 bahu dengan bahu, merapatkan kaki dengan 40:44 kaki. Nah, qodam itu bukan kelingking 40:47 ya. Kadang-kadang kita bersentuhan cuma 40:49 kelingkingnya doang ya. ujung jari sama 40:51 ujung jari 40:52 ujung jari sama ujung jari gitu akhirnya 40:54 ee sudah posisinya [berdehem] tidak 40:56 tidak lurus kan begini biasanya pada 40:58 orang salatnya ya karena perintahnya 41:00 juga lurus kan 41:01 nah lurus menghadap kiblat maka dia akan 41:03 merapatkan akan begini rapat 41:05 iya 41:05 antara ee jari sampai tumit itu rapat 41:08 itu yang sempurna ya walaupun tentu ee 41:12 kita maksimal dalam artian kalau oh ini 41:15 kakinya beda nih agak bengkok ya tentu 41:17 tidak tidak usah dipaksakan 41:19 ya artinya 41:20 semampuh semaksimal mungkin untuk bisa 41:22 merapatkan. Oh, cuman bisa separuhnya 41:24 enggak apa-apa, tapi banyak juga yang 41:26 bisa sampai belakang antar dari ujung 41:29 kelingking sampai ke tumit. Nah, itu 41:32 yang sempurna seperti itu. Nah, ee saya 41:36 baca hadis ini awalnya tahun 6. 41:38 Hm. Ketika saya pulang di pesantren 41:40 Alfatah waktu itu ya pulang ah penasaran 41:44 saya bukalah di Riyadus Shihin waktu itu 41:47 Riyadus Shihin yang punya saya halaman 41:48 254. 41:50 Nah kemudian eh penasaran karena 41:52 disebutkan Bukhari saya buka Bukhari 41:54 tadi Bukhari ada juz 1 halaman 133. 41:58 Nah. Nah ternyata di Bukhari nomornya 42:00 719. 42:02 Di Muslim nomor 434. Di Riyadus Shihin 42:05 nomor ke-108. 42:08 persis kalimatnya seperti itu. Jadi, 42:11 merapatkan saf adalah merupakan 42:13 kesempurnaan salat dan keutamaan kita 42:16 mendapatkan pahala salat yang sempurna. 42:19 Ya, maka tadi merapatkannya 42:22 salah seorang sahabat di sini 42:23 menempelkan bahu dengan bahu temannya 42:26 dan menempelkan kaki dengan kaki 42:28 temannya. Dan Rasul melihatnya karena 42:31 beliau menjelkan, "Inni arokum min waroi 42:34 zuhri." Aku melihat kalian dari belakang 42:37 punggungku. Oh, masyaallah luar biasa 42:40 ya. Ini termasuk mukjizat. Kalau kita 42:41 enggak bisa sehebat apapun kita enggak 42:43 bisa ya. Saya ngimamin salat enggak tahu 42:45 siapa di belakang itu kan gitu. Dan 42:48 bagaimana mungkin aja ada yang apa 42:50 istilahnya sambil garuk-garuk, ada yang 42:52 sambil main tangan sebagini kan kita 42:54 tidak tahu. 42:54 Iya. 42:55 Tapi kalau Rasul tahu 42:56 ya. 42:57 Nah, inilah di antara mukjizat beliau. 42:59 Nah, apa yang terkandung dari hadis ini? 43:02 Pertama adalah disarankan bagi imam 43:04 untuk memerintahkan jemaah meluruskan 43:07 salat, meluruskan saf salat sebelum 43:09 dimulai salat. Jadi imam itu sebelum 43:12 takbir merapatkan dulu. Bahkan Rasul 43:15 sampai menumpuk-numpuk menumpuk pundak. 43:17 Rapatkan, rapatkan. 43:18 Iya. 43:18 Rasul nunjuk-nunjuk kakinya. Rapatkan, 43:19 rapatkan. 43:21 Ini kadang ada imam yang tidak peduli. 43:23 Iya. 43:23 Iya. M takbir. A 43:25 makmum masih apa? Sibuk beresin sarung. 43:29 Masih ngapi? 43:30 Ada yang masih ngobrol. Wah, tiba-tiba 43:32 Allahu Akbar. Nah, satu nih ini 43:36 kesalahan di lapangan. Yang kedua, ada 43:39 yang kalimat sawusufakum itu dibacakan 43:41 oleh muadin. 43:43 Oh, 43:43 padahal itu hak imam tuh. Hak imam. 43:47 Karena qat itu hak imam. Azan milik 43:50 muadin. 43:51 Heeh. 43:51 Jadi, seseorang tidak boleh qat kalau 43:53 sebelum jelas imamnya. Apalagi kalau 43:55 misalnya sudah belum apa-apa belum ada 43:57 imamnya, tiba qat sudah gitu 43:59 dorong-dorongan. Nah, itu enggak betul 44:00 seperti itu. Mari kita kembalikan kepada 44:03 dasar yang jelas. Rasulullah sahu alaihi 44:05 wasallam itu mengimami salat ya itu 44:08 sudah jelas. Maka Bilal kalau mau azan 44:11 eh mau qat itu datang pada Rasulullah. 44:13 Ya Rasulullah sekarang qat. Iya qat ya. 44:16 Kadang Bilal sedang qat Rasul sedang 44:18 berjalan menuju masjid dari rumahnya 44:20 karena rumah beliau kan berdempetan 44:22 dengan masjid. Nah, kemudian Nabian, la 44:26 takumu hatta taroni. Janganlah kalian 44:29 berdiri sehingga kalian melihat aku. Tuh 44:32 maksudnya apa? Kalau belum kelihatan 44:35 Rasul Sallahu Alaih Wasallam, kamu 44:36 ditentang aja dulu. Nah, ketika Rasul 44:38 datang maka segera berdiri. 44:39 Tertib ya, Ustaz? 44:40 Nah, ini tertibnya luar biasa. Kemudian 44:42 rapat sopnya ya. Nah, itu ya. Jadi 44:47 sekali lagi, pertama 44:49 pastikan dulu imamnya siapa baru qat ya. 44:53 Kemudian ee setelah qat maka imam merapi 44:58 saf sebelum takbir. 45:00 Hmm. 45:01 Oh ini yang kadang-kadang Masyaallah 45:03 saya kadang-kadang sedih bacaannya bagus 45:05 gitu ya. Bacaannya bagus tapi dia tidak 45:08 peduli dengan makmumnya. 45:09 Iya. 45:10 Salat-salat aja langsung ke tempat imam. 45:13 Takbir aja. Padahal kita di belakang 45:14 belum siap. 45:16 [tertawa] 45:17 Nah, padahal rapikan sop dulu. Lihat apa 45:19 sudah rapat bahunya, apakah sudah rapat 45:22 kakinya, apakah sudah lurus. Mungkin ada 45:24 yang jorok ke belakang ya, e ada yang 45:27 maju ke depan gitu. Nah, ini masyaallah. 45:29 Maka di masa Khalifah Umar itu sampai 45:31 diibaratkan saking rapinya saf salat. 45:33 Kalau seorang melempar anak panah dari 45:35 sebelah kiri ke kanan, enggak akan ada 45:37 yang tebus. Coba saking lurusnya. Kalau 45:40 kita mungkin banyak sekali jadi korban 45:42 [tertawa] 45:43 kan ada yang jeluh ke depan ya. Nah, 45:46 masyaallah lihat sudah ada baris itu 45:49 garis garis sof kan sudah garis sof 45:52 ya ukuran sop itu lurusnya di mana? 45:54 Ukurannya di tumit. Nah, karena tadi ee 45:58 kaki dengan kaki maksudnya tumit 46:00 ukurannya. Nah, tumitnya lurus gitu ya 46:02 dengan tumit temannya. Nah, nah itu baru 46:05 bisa dirapatkan dan dirapihan sopnya. 46:08 Nih satu. Kemudian yang kedua, perintah 46:11 meluruskan dan membentuk SF nantinya 46:13 setelah iqamah untuk salat 46:15 dikumandangkan. Tu 46:17 meluruskan saf merupakan bagian dari 46:19 salat berjamaah. Termasuk mukjizat Nabi 46:22 ya tadi beliau dapat memperhatikan 46:25 sahabatnya yang berada di balik 46:27 punggungnya. 46:28 Dan kelima, meluruskan sop dengan cara 46:32 menempelkan bahu dengan bahu dan kaki 46:34 dengan kaki. Nah, itulah ini hadis yang 46:37 ke-8 dari 17 dalil. Nah, kita waktunya 46:42 karena terbatas ya untuk apa? Tanya 46:45 jawab. Nah, sementara itu dulu. 46:47 Insyaallah ya kita akan lanjutkan di 46:50 episode berikutnya. Tapi mari kita 46:52 ungkap dulu, kita bongkar dulu ya. He 46:55 ya. Kita bicarakan dulu, diskusi dulu 46:57 kalau ada hal yang [berdehem] kurang ee 46:59 dipahami dan tidak perlu merasakan segan 47:03 atau merasakan ee apa ewuh pakewuh kalau 47:08 istilah Jawa untuk bisa meluruskan saya 47:10 kalau saya mau salah memahami dalam 47:12 masalah sof-sop ee ini. Demikian 47:14 jazakallahir 47:15 baik. Jazakallah [berdehem] ustaz atas 47:18 tausiahnya. Kini kita masuk ke sesi 47:21 tanya jawab. Ikhwan dan akhwat, saya 47:24 akan sapa satu persatu. Ada Rama di 47:29 Tangerang izin menyapa. Asalamualaikum 47:31 warahmatullahi wabarakatuh. 47:33 Waalaikumsalam. 47:33 Waalaikumsalam. 47:35 Rama dari Tangerang Selatan. 47:37 Bismillahirrahmanirrahim. 47:38 Hadir untuk menyimak tausiah dari Bapak 47:41 Ustaz Wahyudi. Sehat selalu untuk semua 47:44 pejuang radio silaturahim 47:46 dan sehat selalu untuk Bapak Ustaz 47:48 Wahyudi beserta keluarga. 47:51 Kemudian ada Ibu Retn, alhamdulillah 47:54 hadir menyimak tausiah sore bersama guru 47:57 kita Ustaz Wahyu DKS. Ada Tuan Baron 48:02 Betawi, lalu ada Bapak Rohili di Pulau 48:05 Gebang. Ini ingin bertanya, Ustaz. 48:07 Asalamualaikum warahmatullahi 48:09 wabarakatuh. 48:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:11 wabarakatuh. 48:12 Bagaimana jika kita sedang salat 48:14 berjamaah di rakaat terakhir ketika 48:16 sujud keluar air seni sedikit? 48:19 Hm. Apakah sah atau tidak salatnya, Pak 48:21 Ustaz? 48:22 Ya, kalau itu tidak ada perbedaan 48:24 pendapat. Batal salatnya kan. 48:28 Walaupun sedikit tetap batal. Walaupun 48:30 satu tetes 48:31 kalau keluar dari bagian depan atau 48:33 bagian belakang itu tetap batal. 48:34 Kecuali kalau lansia bagaimana? Biasanya 48:36 kan dia sudah kendor ya itunya. 48:38 I ee gini [berdehem] dalam dalam kaidah 48:41 itu kalau selama dia bisa merasakan maka 48:44 tetap batal. He. 48:45 Kecuali kalau dia di luar ee apa 48:48 kontrolnya. 48:49 Heeh. He. 48:50 Ya. Misalkan seorang seorang lansia dia 48:53 sudah penyakit menahun gitu ya dalam 48:55 kondisi itu dia tidak merasakan hal itu. 48:57 Tapi tahu-tahunya sudah selesai baru 48:59 tahu oh ternyata ada. Nah itu kalau itu 49:01 dimaafkan. 49:02 Kalau itu dimaklumi. 49:02 Nah tapi kalau memang dia merasakan 49:04 sendiri maka tetap batal gitu. Jadi 49:07 sesuatu yang di kan ee rupi alqalam 49:10 diangkat ya diangkatnya hukum gitu ya 49:14 dari seorang itu dari lupa sampai ingat 49:16 kan gitu. Nah itu juga sama seperti itu 49:19 dia tidak menyadarinya gitu tapi kalau 49:21 dirasakan misalkan dia merasakan pada 49:23 saat rakaat terakhir kentut ya batal. 49:26 Nah boleh kemah mudahan boleh selama 49:28 tidak menimbulkan ee dampak yang lebih 49:31 buruk gitu. 49:32 Artinya kalau ini ya sudah enggak 49:34 apa-apa batalin aja. Ya, maka tidak 49:37 tidak heran kalau ada orang yang batal 49:38 di rakaat kedua, di rakaat ketiga, ya. 49:41 Dan dalam kitab Alkabah itu dijelaskan 49:43 sampai ee rinci gitu. Ketika kita batal 49:46 sebagaimana keluarnya. Nah, kalau ke 49:48 kiri itu akan menghalangi eh apaan 49:51 mengganggu orang yang lewat ya kan dia 49:53 akan lewat nih orang yang salat. Maka 49:56 diberikan contoh ya bahwasanya ee boleh 49:59 kita pegang hidung ya. Pegang hidung nih 50:01 dengan tangan kiri. Pegang ee memberikan 50:04 isyarat dengan tangan kanan. untuk 50:06 keluar gitu bahwa dia batal. Nah, orang 50:09 kalau sudah paham seperti itu kemudian 50:11 setiap celah itu memberikan memberikan 50:14 jalan untuk dia bisa keluar sehingga 50:16 tidak melewati orang yang salat. Nah, 50:18 itu contohnya demikian. [berdehem] 50:20 Baik. Lalu ada pertanyaan dari Fajar, 50:23 Ustaz. 50:24 Asalamualaikum warahmatullahi 50:26 wabarakatuh. 50:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:28 wabarakatuh. 50:30 Untuk anak-anak, Ustaz yang ikut salat 50:32 berjamaah, boleh berada di saf depan 50:34 bersama orang dewasa atau lebih baik di 50:37 saf belakang. 50:38 Ya, pertama anaknya itu harus siapa 50:40 dulu? 50:41 Heeh. 50:42 Kalau anak-anak yang memang belum apa, 50:46 dia juga belum 50:48 ee 50:51 artinya belum diperintahkan salat, 50:52 misalkan di bawah 7 tahun ya, 50:55 di bawah 7 tahun gitu. Sementara orang 50:57 dewasa juga ada. Maka tentu anak ini 51:00 tetap di belakang posisinya. 51:02 Heeh. 51:02 Nah, kecuali kalau misalkan oh di enggak 51:05 ada lagi yang cuman segini-gininya 51:07 jemahnya ya berarti sof depan nih semua 51:09 diop depan kalau gitu kan. Tapi kalau 51:12 masih ada orang tua, masih orang dewasa 51:14 ya anak ini apalagi belum usia 7 tahun 51:16 belum sudah ada perintah salat 51:18 ya kan diperintahkan salat itu usia 7 51:20 tahun. 51:21 Iya. 51:21 Nah kalau sebelum sebelum 7 tahun itu 51:24 tidak diperintahkan. Tapi bukan berarti 51:26 tidak boleh. Boleh saja walaupun dia 3 51:28 tahun belajar salat enggak apa-apa. Tapi 51:29 yang diperintahkan oleh Nabi di usia 7 51:31 tahun dan apabila 10 tahun dia belum 51:33 salat maka harus di pukul kan gitu. 51:36 Iya. 51:36 Nah, tapi dihitung salat itu pahala bagi 51:39 dirinya apabila sudah taklif, sudah 51:42 mumayyiz, sudah dewasa. 51:44 Yaitu kalau laki-laki sampai dia mimpi 51:46 basah. 51:47 Iya. 51:47 Begitu mimpi basah, nah baru dia 51:49 dihitung sendiri. 51:50 Kalau sebelumnya pahalanya itu buat 51:52 orang tuanya, 51:53 gitu. Nah, ini ya. Jadi, oleh karena 51:56 itulah orang tua harus pandai-pandai. E 51:58 kalau oh ini kalau saya tidak bawa ke 51:59 masjid, anak saya di rumah enggak ada 52:01 yang nungguin. 52:02 Khawatir ke sana kemari gitu. Ya sudah, 52:04 kalau seperti itu 52:06 bawalah anak itu enggak apa-apa tapi 52:08 disemp di sebelah ee paling pinggir. 52:11 Iya. Jangan 52:11 sehingga tidak mengganggu yang lain. 52:13 Jangan di tengah-tengah. 52:14 Karena kalau di tengah-tengah pertama 52:16 bisa memisahkan sop dewasa tuh. Kemudian 52:19 yang kedua juga mungkin saja bisa 52:21 mengganggu yang lain dan akhirnya 52:23 menimbulkan terjadinya keretakan ukhuwah 52:26 hanya karena masalah anak tadi. 52:27 Iya. 52:28 Ini ini yang harus dijaga. Jadi orang 52:30 yang orang tua yang punya anak membawa 52:32 ke masjid, dia harus betul-betul pandai 52:35 memposisikan diri agar tidak terjadi 52:37 keretakan ukhuwah akibat ee 52:40 kesalahpahaman kenembawa anak tadi. 52:41 Iya. Nah, itu. Nah, kecuali kalau anak 52:44 ini misalkan anak usia 10 tahun misalkan 52:47 ya, tapi dia hafal Quran tuh. Sehingga 52:52 sementara di situ enggak ada yang punya 52:54 hafalan seperti ini. Maka dia boleh di 52:56 depan. 52:57 Iya. 52:57 Seperti siapa? Bukan hanya bukan hanya 53:01 apa di di shop pertama Salim maula maula 53:04 Abu Zaifah usia 7 tahun jadi imam 53:07 karena hafal Quran. karena hafal Quran. 53:09 Satu ketika ya di masa Rasul Sallahu 53:12 Alaihi Wasallam waktu itu safar 53:13 perjalanan itu enggak ada rasul jadi 53:16 sahabat. Nah, ketika waktu salat masuk 53:19 mereka para larak lirik, siapa nih yang 53:21 jadi imam? 53:22 Heeh. 53:22 Ya. Nah, ingatlah sabda Rasulullah, 53:24 ketika di antara kalian masuk waktu 53:26 salat yang tidak ada di situ menjadi 53:29 imam, maka pilihlah di antara mereka 53:32 yang paling banyak hafalan Qurannya. 53:34 Heeh. Tuh. Kalau ternyata hafalannya 53:37 sama, yang paling menghafal, yang paling 53:39 tahu tentang sunah. Kalau ternyata sama 53:42 juga yang paling dahulu masuk Islam. 53:46 Kalau ternyata bareng masuk Islamnya, 53:48 yang paling dahulu hijrah. Oh, bareng 53:50 juga hijrahnya. Ya, bari dipilih yang 53:52 paling tua di antara mereka. Jadi 53:54 ukurnya standarnya itu pada Qurannya 53:56 dulu, bukan pada tuanya dulu. 53:58 Bukan. Kalau di Indonesia kan tuanya 53:59 dulu, Ustaz. 54:00 Karang kadang-kadang parah di 54:01 kampung-kampung, desa-desa atau di 54:03 beberapa tempat ya. di kota juga ada 54:05 ya hanya karena tuanya hanya seniornya 54:07 pada baca Qurannya belepotan misnya dia 54:10 kan jadi imam akhirnya yang di belakang 54:12 pada ngedumel uh aing mah bacanya k ini 54:14 ah jadi tidak khusyuk kan nah ini 54:17 jadi mohon diperhatikan 54:19 anak usia 7 tahun pun boleh jadi imam 54:21 yang penting sudah dihitan 54:23 heeh 54:24 tuh jadi tidak harus menunggu baligah 54:26 contohnya siapa tadi Salim Maula Abu 54:29 Zaifah atau Ibnu Abbas Ibnu Abbas juga 54:31 sejak kecil sudah jadi imam 54:33 Jadi sudah di bawah usia 10 tahun sudah 54:35 sering menjadi imam salat. Nah, itu di 54:37 antaranya menjadi standar kita. Karena 54:40 yang dimaksud dengan ee aljamaah maana 54:44 alaihi wa ashabi. Apa yang ada pada 54:46 masaku dan sahabatku. Itulah ee kelompok 54:49 atau generasi yang selamat. Demikian 54:51 Ustaz. [berdehem] Kemudian ada Bunda 54:54 Siti Aulia di patung Kuda, Sukabumi. 54:57 Asalamualaikum warahmatullahi 54:59 wabarakatuh. 54:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:01 wabarakatuh. Insyaallah saya selalu 55:03 menyimak tausiah dari Ustaz. Semoga Pak 55:06 Kiai juga host-nya 55:09 selalu sehat walafiat. 55:10 Amin. Amin. 55:11 Begitu juga kami semua mustamiin dan 55:13 mustamiat diberi kesehatan. Hatur nuhun. 55:16 I. 55:17 Lalu ada Bapak Yudi di Bogor. 55:20 Asalamualaikum warahmatullahi 55:22 wabarakatuh. 55:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:24 wabarakatuh. Ustaz, saya pernah 55:26 mendengar katanya saat salat Jumat saf 55:29 pertama dan 55:32 saat saf pertama datang duluan dapat 55:34 pahala seperti mendapatkan unta. 55:36 Hm. 55:37 Di sisi lain saya pernah juga mendengar 55:39 bahwa saf pertama sebaiknya diisi orang 55:41 yang hafiz Quran. 55:43 H. 55:43 Terus apa tindakan kita yang bukan hafiz 55:46 Quran? 55:46 Ya, bagus. Ya, ini ee saya sampaikan 55:51 hadis itu panjang ya kalau tidak salah 55:54 sekitar e hadis Bukhari nomor 811 55:58 itu disebutkan bahwa Rasulullah bersabda 56:02 bahwa ketika masuk waktu Jumat ya 56:05 orang-orang yang datang ke tempat 56:07 jumatan yang paling awal dia mendapatkan 56:12 sebagaimana dia kurban dengan seekor 56:14 unta. 56:14 Iya. 56:16 yang berikutnya sama dengan seekor sapi, 56:19 yang berikutnya sama dengan seekor 56:21 kambing, yang berikutnya sama dengan ee 56:24 dia berkurban dengan seekor ayam, gitu. 56:26 Nah, ini artinya tahapan-tahapan ini 56:29 menunjukkan pentingnya kita untuk lebih 56:31 awal datang ke tempat salat. Nah, 56:34 kemudian [berdehem] kalau sudah ee naik 56:38 mimbar si khatib ini, maka para malaikat 56:41 yang berada di pintu-pintu masjid itu 56:43 menutup buku menutup bukunya. Dan 56:46 kemudian malaikat pun duduk mendengarkan 56:48 khotbahnya khatib. 56:51 Ini artinya apa? Orang-orang yang datang 56:53 terlambat setelah khatib naik mimbar, 56:55 maka ia tidak dicatat oleh malaikat 56:58 pencatat 56:59 jumatan. 57:00 Heeh. 57:01 Oh. Nah. Kemudian tadi ada ungkapan 57:05 bahwa Rasul Sallahu Alaihi Wasallam 57:06 menyarankan untuk supaya orang-orang 57:08 yang ada yang berilmu. Maksud di sini 57:11 mata disebutnya ulinuha oleh Nabi. Orang 57:13 yang berilmu di belakang imam. Nah, 57:16 bagaimana kalau misalkan dia orang yang 57:20 ee apa? Dewasa tidak hafal Quran. Nah, 57:23 bolehkah di depan? Boleh, tapi tidak 57:26 persis di belakang imam. Ya, jadi tidak 57:29 persis di belakang imam ya. mungkin di 57:31 sebelah kanannya atau sebelah kirinya 57:33 tidak persis di belakang imam. Yang di 57:35 belakang imam persis tadi oleh Nabi 57:36 disebut oleh Nuha dan juga siap 57:38 menjadikan badal untuk imam atau 57:40 mengoreksi bacaan imam. Demikian. 57:42 Iya. Jadi makmum di belakang imam itu 57:45 paling tidak harus hafiz Quran, Ustaz, 57:47 ya. 57:48 Yang persis tidak hafiz Quran dalam 57:49 pengertian 30 juz. 57:50 Iya. Paling tidak dia tahu artinya bisa 57:53 hafalan, Pak, banyak hafalannya. 57:55 Sehingga kalau nanti satu saat imam 57:56 batal, dia bisa menggantikan imam. 57:59 Iya, betul. Kalau sekarang kan enggak 58:02 enggak siapa aja. Jadi kalau imam salah 58:05 juga imam juga bingung jadinya. 58:06 He iya. Sering pernah terjadi gini 58:09 karena yang depan ini bukan Ulinuha ya. 58:12 Si Ulinuha terat di belakang. 58:14 Nah ini pentingnya orang yang sadar diri 58:17 bahwa dia itu adalah ustaz. Sadar diri 58:19 dia itu punya hafalan, hendaknya dia 58:21 berusaha untuk di pertama tuh. Bahkan 58:25 kalau dia posisinya di belakang imam, 58:27 dia juga sadar diri. Oh, saya punya 58:29 punya banyak hafalan yang insyaallah 58:30 tidak begitu jauh dengan imam misalkan 58:32 ya. Maka apabila imam baca tuh dia ikut 58:34 ikutin. Nah, suatu saat pernah terjadi 58:36 gini saya ada di situ. 58:38 Heeh. He. 58:39 Nah, pas saya sendiri lupa nih ya apa 58:43 nih kelanjutannya. Pas yang dibaca imam 58:45 yang saya tidak apa gitu ya. 58:47 Ya, ini ini apa bukan bukan ngarang 58:49 peristiwa benar gitu ya. 58:50 Iya. Iya. 58:51 Nah, akhirnya apa? Yang ngoreksi dif 58:52 ketiga. 58:53 Oh, 58:54 dif ketiga tiba-tiba ngoreksi. Akhirnya 58:57 imam berlangsung lanjut gitu ya. 58:59 Nah, maka setelah set stres salat kita 59:02 ingatkan sama dia, antum tuh punya 59:04 hafalan banyak mestinya berada di 59:06 belakang imam. 59:07 Heeh. 59:07 Gitu. Artinya paling tidak ee apa berada 59:11 di posisi dekat saya gitu ya atau persis 59:14 di belakang imam gantiin posisi saya 59:15 enggak apa-apa. Artinya dalam hal ini 59:17 kita harus sadar diri. 59:19 Iya. 59:19 Nah, maka dia harus bergegas untuk lebih 59:22 awal datang ke masjid. 59:23 Iya. 59:23 Gitu. Nah, ini jadi akhirnya ya dia juga 59:26 alhamdulillah itu waktu itu 59:28 terselamatkan gitu. 59:30 Ada lagi kasus misalkan imam pas 59:32 mestinya sujud dua kali nih imam tidak 59:35 sujud lagi gitu [tertawa] 59:37 barung tahiyat padahal mesti sujud dua 59:38 kali kan. 59:39 Nah. Nah, ada kasusnya ada kasusnya dua 59:42 dua kali ini menarik. 59:44 Iya. Ya, yang pertama itu kasus pertama 59:46 itu sekian tahun yang lalu ya itu Iwan 59:51 begitu ustaz ini lupa mestinya sujud dua 59:53 kali dia sujud sekali tiba-tiba duduk 59:56 lalu kemudian dari belakang subhanallah 59:59 ustaz ini berdiri 1:00:01 ah di belakang subhanallah kan salah kan 1:00:03 nah padahal maksudnya makmum tuh supaya 1:00:05 sujud dua kali gitu ya tapi imam itu 1:00:07 enggak ikat loh dua kali sudah berdiri 1:00:09 subhanallah duduk lagi subhanallah wah 1:00:12 bingung kan imam Apa yang salah gitu? 1:00:15 Tiba-tiba ada nyeletuk sujud kat 1:00:17 [tertawa] 1:00:18 itu batal, Ustaz. 1:00:19 Nah, itu akhirnya ramai itu dibahas 1:00:21 gimana? Nah. Nah, bagaimana yang pas 1:00:24 sesuai dengan tuntunan boleh kita 1:00:26 mengoreksi imam atau termasuk 1:00:28 memerintahkan rukuk atau sujud itu 1:00:30 dengan ayat Al-Qur'an. 1:00:32 H 1:00:33 itu di Al-Qur'an banyak kalimat misalkan 1:00:34 warka'u wasjudu gitu ya 1:00:37 atau wasjud waqtarib. Nah, dengan itu 1:00:40 insyaallah imam akan ingat 1:00:41 kalau sujud tu. Nah, kenapa 1:00:43 kalau ngomongnya sujud doang seperti 1:00:44 yang tadi itu batal enggak? 1:00:46 Apanya? 1:00:47 Makmumnya bilang, 1:00:48 "Oh, iya itu tadi ya sebenarnya kan 1:00:50 tidak boleh kan karena sepengetahuan 1:00:52 begitu 1:00:53 hanya tidaklah enggak usah dibahaslah 1:00:55 katanya pokoknya jangan diulang lagi 1:00:56 katanya." [tertawa] 1:00:57 Nah, ternyata memang ada contohnya harus 1:00:59 dibaca dengan ingatkan dengan Al-Qur'an. 1:01:02 Iya. 1:01:02 Tuh, dengan bacaan Al-Qur'an karena ayat 1:01:04 Al-Qur'an itu dibolehkan kan gitu. 1:01:06 Maka menik dengan wasjud waqtarib atau 1:01:09 warka'u wasjudu misalkan. 1:01:11 Heeh. Ya, itu banyak ayat Al-Qur'an yang 1:01:13 perintahkan demikian. Insyaallah dengan 1:01:15 itu imam menjadi ingat. 1:01:16 Untung enggak pakai Woi, woi. Sujud. 1:01:17 Nah, itu ya. Jadi, sekali lagi saya 1:01:20 pertama ucapkan jazakumullah khairon ya 1:01:23 kepada para ikhwan dan akhwat ee pemirsa 1:01:25 Rasul TV dan pendengar Silaturrahim yang 1:01:27 sering mendoakan kami 1:01:29 ya. Insyaallah ee sungguh luar biasa 1:01:32 gitu. Manfaatnya begitu besar karena ee 1:01:35 kami tidak pernah bertemu begitu ya, 1:01:37 tapi dengar suaranya doang. Iya. 1:01:39 Atau mungkin ee para ikhwan atau akhwat 1:01:42 melihat kami. Kami tidak tahu siapa di 1:01:44 antara yang melihat itu. Tapi insyaallah 1:01:47 salah satu di antara doa yang dikabulkan 1:01:48 ketika kita mendoakan seseorang tanpa 1:01:51 sepengetahuannya. Nah, mudah-mudahan 1:01:53 terkabul Allah subhanahu wa taala dan 1:01:55 menjadi pahala yang luar biasa bagi yang 1:01:57 mendoakan. Demikian. 1:01:58 Amin. 1:01:59 [berdehem] 1:01:59 Dari 1:02:01 Pak Arwin 67 tahun. Terima kasih atas 1:02:05 tausiah, nasihat dan pencerahannya, Pak 1:02:07 Ustaz. Semoga ustaz dan juga pejuang 1:02:10 dakwah serta para pendengar Radio Rasil 1:02:13 selalu dalam keadaan sehat walafiat 1:02:15 serta dalam lindungan Allah Subhanahu wa 1:02:18 taala. 1:02:20 Lalu ada siapa ini? Ibu Yeti Setiawati. 1:02:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:26 wabarakatuh. 1:02:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:29 wabarakatuh. 1:02:30 Untuk saf wanita bagaimana, Pak Ustaz? 1:02:33 Apakah sama dengan laki-laki? Bahu 1:02:35 ketemu bahu, tumit ketemu pohi, tumut 1:02:39 ketemu tumit. Terima kasih 1:02:40 ya. Baik, alhamdulillah. Dalam hal salat 1:02:43 ee baik muslimin atau muslimat tidak ada 1:02:45 perbedaan dalam gerakannya termasuk 1:02:47 merapatkan sof ya sama. Jadi Rasul sahu 1:02:50 alaihi wasallam memerintahkan itu bukan 1:02:52 hanya kepada muslimin tapi juga kepada 1:02:53 muslimat. 1:02:54 Iya. 1:02:54 Yang berbeda hanya posisi sofnya tadi. 1:02:56 Posisi 1:02:57 kalau muslimat ee paling belakang yang 1:02:59 paling bagus, muslimin paling depan 1:03:01 paling bagus. 1:03:02 Itu aja ya. Dalam hal yang lain tidak 1:03:04 ada perbedaan. Demikian. 1:03:06 Baik, [berdehem] pertanyaan terakhir Pak 1:03:08 Ustaz dari 1:03:13 Purwati. Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:15 wabarakatuh. 1:03:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:18 wabarakatuh. 1:03:18 Hajah Purwati. 1:03:20 Kalau kondisi fisik yang tidak 1:03:22 memungkinkan biar bagus bacaannya, 1:03:25 bagaimana, Ustaz? Misalnya dengan duduk 1:03:27 salatnya, 1:03:28 ya. Kalau salatnya sambil duduk dan ee 1:03:33 tidak ada yang bisa menggantikan serta 1:03:35 ia pun memang tidak berkehendak untuk 1:03:37 digantikan misalkan ya karena posisi 1:03:39 imam ini sudah bertahun-tahun jadi imam 1:03:42 di situ. Seperti hanya Rasulull sahu 1:03:44 alaihi wasallam ee Rasul bersabda 1:03:47 bahwasanya kalau salat itu ikutin imam. 1:03:50 Iya. Iya. 1:03:50 Kalau imamnya berdiri kemudian berdiri. 1:03:52 Kalau imamnya duduk maka duduk semuanya. 1:03:54 di pesantren Alfattah itu pernah terjadi 1:03:58 sekitar tahun 1:04:00 10 2011 itu ya saya ingat tuh 1:04:03 waktu itu ada taklim ee pusat ya taklim 1:04:06 pusat sebelum sebelum Ramadan pusat iya 1:04:09 hadir nah Allah yarham atau Imam 1:04:12 Muhyiddin Hamidi rahimahullah beliau 1:04:14 waktu itu ngimamin salat ya pas memang 1:04:18 beliau juga tidak ingin digantikan ya 1:04:22 karena biasanya kalau belum menggantikan 1:04:23 huruf yang lain lain. Pada saat itu 1:04:25 beliau tidak digantikan. 1:04:26 Jadi imam salat duduk gitu. Maka kami 1:04:28 semua duduk semua ribuan orang salat 1:04:31 duduk. 1:04:31 Oh, 1:04:32 masyaallah itu luar biasa. 1:04:35 Sekali-kalinya tuh saya ingatnya. Nah, 1:04:37 rupanya imam sengaja untuk melaksanakan 1:04:41 sunah tadi. Bahwa ada Rasul Sallahu 1:04:43 Alaihi Wasallam memerintahkan kalau imam 1:04:45 duduk semua kalian duduk 1:04:47 salatnya. 1:04:48 Salatnya 1:04:48 walaupun sehat. 1:04:49 Iya, walaupun sehat. Nah, itu saya 1:04:52 lakukan ketika saya dalam keadaan sakit 1:04:54 tahun 2024. 1:04:56 H 1:04:56 ya, karena ingat dalil tadi 1:04:58 saya di rumah sering ya salat saya 1:05:00 ngimamin salat ya isri dan anak saya 1:05:04 duduk. 1:05:04 H 1:05:05 yang paling sering dengan istri. 1:05:06 Kalau misalnya sebaliknya Ustaz 1:05:08 bagaimana Ustaz imam duduk 1:05:10 imam duduk tapi makmumnya berdiri tuh 1:05:12 gimana? Bagaimana 1:05:13 imam duduk makmumnya berdiri? 1:05:14 Heeh. 1:05:14 Kalau itu terjadi Rasulullah dengan Abu 1:05:17 Bakar. Oh oke. 1:05:18 Jadi ketika itu Rasulullah duduk, Abu 1:05:20 Bakar berdiri. 1:05:21 H. 1:05:22 Nah, Abu Bakar dijadikan imam oleh kaum 1:05:25 muslimin dan Abu Bakar bermakmum kepada 1:05:27 Rasulullah sahu alaih wasallam. 1:05:28 Hm. 1:05:29 Itu jadi Rasul takbir, Abu Bakar takbir, 1:05:32 semua kaum muslimin mengikuti Abu Bakar. 1:05:34 Heeh. 1:05:34 Yang berdiri. 1:05:35 Iya. Iya. Nah, jadi masyaallah ya kalau 1:05:37 kita menghayati dari-day tentang salat 1:05:39 itu luar biasa tu semuanya ada tuntunan 1:05:42 seperti itu. Nah, maka dengan 1:05:44 dasar-dasar tadi ya saya kalau di saat 1:05:47 sakit itu seringnya anak saya yang jadi 1:05:49 imam. 1:05:50 He. 1:05:50 Nah, kalau sewaktu-waktu saya jadi imam 1:05:52 duduk maka mereka pun duduk. Karena 1:05:54 dasar dalil tadi supaya semua sunah yang 1:05:57 pernah terjadi itu bisa kita amalkan. 1:05:59 Iya. 1:05:59 Jadi jangan dipilih-pilih. Karena kalau 1:06:00 kita memilih-milih nanti khawatir timbul 1:06:04 gagal paham. Kadang ingin dianggap 1:06:06 sunah, ya, ingin dianggap bidah, hanya 1:06:07 karena ketidaktahuan misalkan ya. 1:06:09 Nah, itu jangan sampai terjadi. Jangan 1:06:12 terlampau mudah menyebut itu bidah, tapi 1:06:15 juga jangan terlampau menyebut ini dari 1:06:17 sunah para rasul tidak melakukannya. 1:06:19 Nah, jadi hendaklah kita berhati-hati 1:06:21 dalam masalah ini. Demikian. 1:06:23 Baik, 1:06:25 ikhwan dan akhwat telah usai jumpa kita 1:06:28 sudah [berdehem] di penghujung acara. 1:06:29 Namun saya ingin menyapa kembali ada Ibu 1:06:31 Ani Khani Khudaifah. Asalamualaikum. 1:06:34 hadir menyimak tausiah sore di radio 1:06:37 AM720. 1:06:39 Insyaallah Ustaz Abi Agus dan juga 1:06:41 keluarga besar asil sehat walafiat. 1:06:44 Amin. Lalu ada Bapak Budi di Jakarta, 1:06:48 Bapak Rama di Tangerang Selatan, dan ada 1:06:51 Ibu Yeti Setiawati. 1:06:54 Terima kasih Ustaz. Terima kasih para 1:06:56 pendengar. Kini kita masuk ke kesimpulan 1:07:00 Fadil Ustaz [berdehem] 1:07:01 ya. Baikilakumullah. 1:07:04 apa ee dari hal tadi ya saya sampaikan 1:07:08 juga ini karena kita baru bahas delan 1:07:10 dalil ya delan dalil dari 17 berarti 1:07:14 baru separuhnya kan. 1:07:15 Iya. 1:07:15 Nah insyaallah pertemuan mendatang kita 1:07:17 bahas lagi separuh yang lebih apa lebih 1:07:21 rinci. Kemudian juga ada hal-hal yang 1:07:24 unik dalam masalah merapatkan saf ini. 1:07:26 Ternyata sebagian kaum muslimin masih 1:07:28 belum paham. Maka jangan sampai kita 1:07:31 bertahun-tahun salat tapi tidak tahu 1:07:33 dalil ini. Maka mudah-mudahan para 1:07:35 ikhwan akhwat bisa mengikuti nanti pada 1:07:37 pertemuan mendatang kita akan bahas ee 1:07:40 sisa dalil yang belum kita bahas ya. 1:07:42 Adapun hadis-dil yang sama maka saya 1:07:44 lewat seperti tadi. Dalil yang kelima 1:07:46 tahun keenam itu karena mirip ya isinya 1:07:49 dengan dalil yang sebelumnya maka tidak 1:07:51 saya bacakan. Nah, adapun dalil yang ke9 1:07:54 sampai ke-17 insyaallah ada berapa 1:07:57 perbedaan dengan dalil sebelumnya tetapi 1:08:00 satu sama lain saling menguatkan. Lalu 1:08:02 apa hukumnya meluruskan saf ini? Nah, 1:08:04 ini disebutkan jumhur ulama ya, 1:08:07 mayoritas para ulama berpandangan bahwa 1:08:10 hukum meluruskan saf saf meluruskan saf 1:08:13 dalam salat adalah sunah. 1:08:16 Jadi, sunah ya. Sedangkan Ibnu Hazam, 1:08:19 Imam Bukhari, Sahihul Islam Ibnu 1:08:21 Taimiyah dan Asyaukani menganggap 1:08:24 meluruskan saf itu wajib. Tuh, jadi 1:08:27 sebagian ulama menyebutkan sunah jumhur. 1:08:30 Nah, ada yang mewajibkan seperti Ibnu 1:08:32 Hazam, Imam Bukhari ee Ibnu Taimiyah, 1:08:35 kemudian Asyaukani itu meluruskan saf 1:08:38 itulah wajib. 1:08:40 Tapi jumhur adalah sunah. 1:08:42 Dalil kalangan yang mewajibkan ini 1:08:45 berdasarkan riwayat Ann'man bin Basir ya 1:08:48 radhiallahu anhuma. Ia berkata 1:08:50 bahwasanya Rasulullah sallallahu alaihi 1:08:51 wasallam bersabda, "Hendaknya kalian 1:08:53 meneruskan saf kalian atau tidak, Allah 1:08:57 akan membuat wajah kalian berselisih." 1:08:59 Masyaallah. 1:09:00 Oh, makanya la taktalifu fatahtalifa 1:09:03 qulubukum. Janganlah sof kalian 1:09:05 berselisih. Nanti Allah akan 1:09:07 menyelisihkan hati di antara kalian. 1:09:09 Iya. 1:09:10 pertama kalimat amr ya di situ 1:09:14 hadis-hadisnya menintakan e kalimat 1:09:16 dengan perintah. Kalau dalam kaidah usul 1:09:18 eh kaidah usul fikih alamru eh alaslu 1:09:21 fil amri yaktadil wujub asalnya amr 1:09:24 menunjukkan wajib. Nah, jadi dengan 1:09:26 dasar itu maka beberapa ulama tadi telah 1:09:29 mewajibkan merapatkan saf salat tapi 1:09:31 jumhur ulama menilainya sebagai sunah. 1:09:34 Lepas dari itu, maka sebaiknya kita 1:09:37 tetap merapatkan saf salat agar kita 1:09:40 tidak kehilangan kesempurnaan salat. 1:09:44 Ini disebutkan di Bukhari nomor 717 1:09:47 kemudian ee Muslim nomor 436. 1:09:50 Imam Nawawi rahimahullah berkata, "Tidak 1:09:53 lurusnya saf akan menimbulkan permusuhan 1:09:56 dan kebencian." Tuh, masyaallah. Ini 1:09:58 lebih mengerikan, kan? Ya, tidak 1:10:01 lurusnya saf akan menimbulkan permusuhan 1:10:03 dan kebencian serta membuat hati kalian 1:10:06 berselisih. 1:10:07 Disebutkan dalam syarah Sahih Muslim juz 1:10:10 4 halaman 157. 1:10:12 Ini menunjukkan pentingnya. Maka kalau 1:10:15 kita ingin menyatu hati ya, ingin 1:10:17 mewujudkan ukhuwah islamiah, mari kita 1:10:20 tata dari salat. 1:10:22 Tuh. Jadi kita orang ber ee bersogan, 1:10:26 "Hoyo kita wujudkan persatuan-kesatuan 1:10:29 umat Islam. Tapi salatnya berantakan. 1:10:31 Bagaimana? Ayo kita jaga ukhuwah 1:10:34 islamiah. Yuk kita bangun kesatuan dan 1:10:36 persatuan. Tapi salatnya tidak rapat. 1:10:39 Heeh. 1:10:40 Nah, ini jelas para ulama menjelaskan 1:10:43 demikian. Makanya ada yang menilai 1:10:44 sunah, ada yang menilai wajib kepada 1:10:46 merapatkan saf tadi. Dan Imam Nawawi 1:10:48 menyebutkan tidak lurusnya saf akan 1:10:51 menimbulkan permusuhan dan kebencian 1:10:54 ya. Serta akan membuat hati kalian 1:10:56 berselisih. Oh, masyaallah. Padahal umat 1:10:59 Islam dengan umat Islam itu mestinya 1:11:00 takliful qulub, menyatukan hati. Adanya 1:11:03 ulfah, adanya kelembutan di hatinya. 1:11:06 Maka di Al-Qur'an faallafa baina 1:11:08 qulubikum 1:11:09 faasbahtum binikmatihi ikhwana. Allah 1:11:13 menjadikan kamu menyatukan hati 1:11:14 kalianbahtum 1:11:16 binikmati ikhwaniikmati 1:11:19 ikhwana. Nah, maka jadilah kalian dengan 1:11:21 nikmat Allah itu, dengan nikmat Islam 1:11:23 ini menjadi ikhwan, menjadi bersaudara. 1:11:25 Oh, maka untuk bisa menyatukan hati, 1:11:28 mari kita awali dengan merapatkan saf 1:11:30 salat. 1:11:31 Iya. 1:11:32 Kemudian ee perintah untuk meluruskan 1:11:35 saf tadi sudah jelas. Pertama ee dalam 1:11:38 hadis riwayat Bukhari nomor 690 dan 1:11:40 Muslim 433, Rasul bersabdai sufufakum 1:11:44 faas 1:11:46 min tamam. Ya, luruskan saf kalian 1:11:50 karena lurusnya saf adalah kesempurnaan 1:11:52 salat. Dan juga dalam hadis Bukhari 1:11:54 nomor 723umfiq. 1:12:00 Luruskan saf kalian karena lurusnya saf 1:12:02 adalah bentuk menegakkan salat 1:12:04 berjamaah. Nah, itulah gambarannya. 1:12:07 Sekali lagi ini episode pertama ya atau 1:12:10 jilid pertama ya. Insyaallah kita akan 1:12:13 bertemu lagi di pertemuan mendatang. 1:12:16 kita akan bahas sembilan dalil lagi yang 1:12:18 terkait dengan ee saf salat dan 1:12:20 insyaallah sangat banyak kita belum 1:12:22 mengkaji secara ee optimal tentang 1:12:24 hikmah dalam meluruskan sofnya. Demikian 1:12:27 dari saya, mudah-mudahan manfaatnya 1:12:29 mohon maaf bila ada yang kurang 1:12:30 berkenan. Walukumilhaq 1:12:32 subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:12:35 ilahailla anta astagfiruka waubu ilaik 1:12:38 walhamdulillahiabbil alamin. 1:12:40 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:12:42 wabarakatuh. 1:12:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12:44 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 1:12:46 alamin. Ikhwan dan akhwat pendengar 1:12:48 setia radio silaturahim di manapun Anda 1:12:50 berada. Demikianlah kajian kita pada 1:12:53 sore hari ini bersama guru kita Ustaz 1:12:55 Wahyu DKS dengan tema sudah salat 1:12:58 bertahun-tahun tapi tidak tahu 17 dalil 1:13:01 ini. Semoga apa yang telah disampaikan 1:13:04 dapat menambah ilmu, memperkuat 1:13:06 keyakinan, dan mendorong kita untuk 1:13:08 senantiasa memperbaiki kualitas salat 1:13:10 kita. Karena salat bukan hanya sekedar 1:13:13 rutinitas yang dikerjakan lima kali 1:13:15 sehari, tetapi merupakan ibadah yang 1:13:18 harus dilandasi ilmu, pemahaman, dan 1:13:20 iktiba kepada tuntunan Rasulullah 1:13:23 sallallahu alaihi wasallam. Kami ucapkan 1:13:26 jazakumullah khairan kasiro kepada guru 1:13:29 kita Ustaz Wahyu DKS atas ilmu dan 1:13:31 nasihat yang telah disampaikan serta 1:13:35 kepada seluruh sahabat ikhwan dan akhwat 1:13:37 pendengar radio silaturahim yang telah 1:13:39 mengikuti program ini hingga akhir. Kami 1:13:42 yang bertugas mohon undur diri dari 1:13:45 ruang dengar Anda. Subhanakallahumma 1:13:48 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:13:51 astagfiruka wa atubu ilaik. Ilalqo 1:13:54 billahi taufik wal hidayah. 1:13:56 Wasalamualaikum warahmatullah 1:13:58 wabarakatuh.