Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:10 Brazil 0:18 [musik] 0:26 [musik] 0:31 Bismillahirrahmanirrahim. 0:33 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:35 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:38 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:40 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:43 akhwat pendengar silaturahim dan juga 0:45 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah. 0:48 Alhamdulillah kita kembali berjumpa Iwan 0:50 akhwat di Kamis siang hari ini tanggal 0:53 28 Rabiul Awal 1448 0:57 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 1:00 10 September 2026. Kita kembali 1:04 bersama-sama iwan akhwat di siang hari 1:05 ini di acara tausiah siang kajian tafsir 1:09 Ibnu Katsir bersama Ustaz Umar Rasyid 1:11 Hasan yang alhamdulillah telah hadir di 1:13 tengah-tengah kita. Kita sapa terbih 1:16 dahulu akhwat. Asalamualaikum 1:17 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 1:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:23 wabarakatuh. 1:23 Bagaimana kabarnya? 1:24 Alhamdulillah sehat sehat walafiat. 1:27 Alhamdulillah. Masyaallah. Semoga terus 1:29 sehat, Ustaz, ya. 1:30 Alhamdulillah. 1:31 Masyaallah. Hari iniwan akhwat kita akan 1:33 bersama-sama pelajari Quran surah 1:36 An-Nisa ayat ke-48. 1:39 Ustaz ya. 1:40 Iya. Insyaallah 1:40 insyaallah kita akan bersama-sama 1:41 pelajari dan yang ingin bergabung 1:43 bertanya silakan nanti Anda bisa 1:45 pergunakan WhatsApp kami di 0811999720. 1:51 Silakan Ustaz. 1:52 Mangga. Bismillahirrahmanirrahim. 1:55 Asalamualaikum warahmatullahi 1:57 wabarakatuh. 1:59 Waalaikumsalam. 2:01 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 2:03 wassalamu ala rasulillahi wa ala alihi 2:06 wasohabatihi ajmain. Amma ba'd. 2:10 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 2:13 innaka antal alimul hakim. Watb alaina 2:17 innaka ant tawwabur rahim. 2:21 Rabbisrohli sodri waassirli amri wahlul 2:24 uqdatan min lisani yafqohu qauli. 2:29 Allahumma inna naudubika min ilmin la 2:31 yanfa waminqbin la yaksya 2:35 wamin nafsin la tusba wamin dakwatin la 2:38 tustajabulah. 2:40 Allahumma inna nas'aluka ilman nafi 2:43 warizq wasia wa amalan mutaqabbala. 2:48 Sahabat Rasil yang Allah muliakan, 2:53 pendengar radio dan pemirsa televisi di 2:56 mana saja berada. 2:59 Yang ada di Batam ya, Nak Pahri ya. 3:01 Betul. 3:02 Yang ada di Sukabumi. 3:04 Sukabumi. 3:05 Yogyakarta. 3:06 Yogyakarta juga. 3:08 Di Aceh juga sama. 3:09 Oh, Aceh sudah ada. Alhamdulillah. Aceh. 3:12 Dulu ada di Pontianak. 3:13 Pontianak 3:14 masih ada. 3:14 Masih seperti itu. 3:15 Alhamdulillah. streaming bisa streaming. 3:17 Masyaallah. 3:19 Semoga semua pendengar di mana saja 3:22 berada dalam keadaan sehat walafiat, 3:25 dalam keadaan lindungan Allah Subhanahu 3:28 wa taala, 3:29 dilindungi iman dan Islam kita semuanya. 3:32 Amin ya rabbal alamin. 3:35 Tentunya setelah bersyukuri kepada Allah 3:37 dan juga berselawat pada Kanjeng Nabi 3:40 kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam 3:43 ee maka berlanjut di siang hari ini, 3:46 Ikhwat Al iman, tausiah siang yang akan 3:50 kita 3:52 ee angkat di siang hari ini adalah surah 3:55 An-Nisa ayat 3:57 48. 3:58 48. 4:01 Ee ayat ini menggambarkan pada kita 4:03 tentang 4:06 keimanan 4:08 [mendengus] dan kekafiran. H 4:10 itu keimanan dan 4:12 kekafiran. 4:13 Kekafiran. 4:15 Nah, 4:16 di dalam Islam itu sendiri 4:21 kita tidak boleh tiba-tiba 4:25 tanpa ada sebab apa-apa 4:28 mengkafirkan orang. Hm. Enggak boleh. 4:30 Enggak boleh. 4:31 Sebab 4:32 seperti saya dengan Nak Fahri, 4:35 Nak Fahri tidak melakukan apa-apa 4:38 atau mungkin ya melakukan sesuatu yang 4:42 sifatnya bertentangan dengan agama Islam 4:44 tapi tidak 4:46 keluar keluar dari Islam alas kafir 4:49 dibilang kamu kafir nak pahri. Nah, itu 4:52 kan bahaya. He. 4:54 Jadi kita tidak boleh mengatakan pada 4:57 saudara kita kafir sebelum ada kejelasan 5:00 hukum, 5:01 kejelasan 5:02 dari perbuatan yang dilakukan. 5:06 Iya, 5:06 gitu. 5:08 Nah, ini 5:10 merupakan 5:12 dari unsur keimanan. 5:14 Heeh. Jadi kita ee umat Muhammad 5:17 sallallahu alaihi wasallam dari ahli 5:18 sunah wal jamaah ini tidak boleh 5:21 mengkafirkan saudara kita gitu kan 5:24 karena perbuatan dosa 5:27 gitu. 5:29 Terkecuali kalau perbuatan dosanya itu 5:32 sudah mengeluarkan diri mereka dari 5:35 Islam kan beda 5:37 ya kan. 5:38 Kalau perbuatan dosa biasa 5:41 jangan dikafirkan. 5:43 Tapi kalau perbuatan dosanya itu sampai 5:45 mengeluarkan diri dia dari Islam, ya 5:48 boleh dikafirkan. Kan begitu. 5:51 Namun demikian, harus kita lihat juga 5:54 uraian-uraian ulama di sekitar ini. 5:56 Tidak gegabah artinya gitu. 5:58 He. 6:00 Ee dalam hal ini Imam Athawi, 6:05 Imam Athawi rahimahullahu taala 6:07 mengatakan, "Wala nukir ahadan min ahlil 6:11 kiblah. 6:12 kita tidak boleh mengkafirkan 6:15 satu orang pun gitu. Kalau satu orang 6:18 pun dari belahan dunia mana saja kan 6:20 selama ada umat Islam. 6:22 Heeh. 6:22 Itu satu orang pun kita tidak boleh 6:25 mengkafirkan mereka dari 6:29 ee hamba-hamba Allah yang 6:33 memiliki nama ya. 6:35 Iya. 6:35 Itu nama itu melekat pada kita ahlul 6:39 kiblah. 6:40 Ahlul kiblah. Ahlu itu ahlu ya ahli. 6:44 Kiblat adalah 6:45 kiblat 6:46 Masjidil Haram yang ada Ka'bah di sana. 6:49 Makanya kita salat adalah menghadap kib 6:51 kiblat. Nah kita yang menyembah Allah 6:54 salat menghadap kiblat itu dinamakan 6:56 ahlil kib 6:57 ahlil kiblah 6:59 gitu. 7:01 Maka kita dalam akidah kita tidak boleh 7:05 mengkafirkan orang dari ahlil kiblah 7:09 dengan saat mereka melakukan dosa. 7:12 Bidzambin ma lam yastahilluhu. 7:15 Iya. 7:15 Ya, saudara kita melakukan dosa gitu kan 7:20 tiba-tiba langsung kita kafirkan tidak 7:22 boleh. 7:23 He 7:24 gitu. Sebelum dosanya itu menunjukkan 7:27 pada dirinya keluar dari Islam. 7:29 Heeh. Iya kan? Berarti ada dosa yang 7:31 dilakukan 7:33 dan bisa menjadikan yang melakukan dosa 7:36 itu keluar dari 7:37 Islam. 7:37 Islam baru itu ada kejelasan hukum 7:40 kekafiran pada dirinya. Heeh. 7:45 Heeh. Nah, ini dikatakan oleh At 7:47 Thaahawi. Atahai itu imam imam ee akidah 7:53 seperti Imam al-Asy'ari gitu 7:55 Masyaallah. 7:58 Dan juga Imam Athawi mengatakan wala 8:01 naquulu dan kami tidak mengatakan la 8:04 yadurru maal iman tidak akan berpengaruh 8:07 dengan imanun liman amilahu 8:11 tidak akan berpengaruh dosa yang 8:13 dilakukan oleh seseorang itu pada 8:16 keimanannya ya saat dia melakukan 8:19 hal-hal yang berbau dosa. Tidak juga 8:21 mengatakan begitu karena tetap yang 8:23 namanya dosa adalah keburuk keburukan. 8:27 Jadi akan berpengaruh pada iman kan 8:29 gitu. 8:31 Nah, ini oleh kerenanya jangan terlalu 8:35 ee cepat menyimpulkan 8:38 pada kondisi seseorang yang melakukan 8:40 dosa, oh kamu kafir. Nah, 8:43 jangan dulu. 8:44 Iya. 8:44 Ee sehingga kita ada kejelasan hukum 8:47 yang mm menerangkan dirinya kafir dari 8:51 berbuat do dosa gitu tentunya dosa dosa 8:54 besar. besar-besar 8:56 ihan 8:59 fillah yang dirahmati Allah. 9:04 Wa amma idza adnabal mukmin. Dan jika 9:08 seorang mukmin itu, orang mukmin itu 9:10 orang yang percaya pada Allah dan hari 9:12 percaya pada rukun iman yang enam ya itu 9:16 wa amma idabal 9:18 mukminu. 9:21 Dan jika 9:23 seorang yang beriman itu tiba-tiba 9:26 adnaba berdosa melakukan perbuatan 9:29 tercela gitu kan. 9:33 waqala 9:36 flu eh fa'lan [berdehem] 9:39 fail fa'lan 9:42 yuadu minar minari maksiatan lillah 9:48 fala yakunu h bimujarrodhi 9:51 dalilan ala khurujihi minal iman. 9:56 Jadi kalau ada orang tiba-tiba melakukan 9:59 dosa, baik itu 10:02 dari dosa, perkataan, omonganlah ya 10:05 itu 10:06 atau melakukan dosa itu dari suatu 10:11 pekerjaan yang dilakukan. 10:13 H 10:16 yang itu termasuk dalam syariat Islam 10:18 itu sebuah maksiat pada Allah. 10:26 Tidak serta-merta hal itu langsung dicap 10:30 seseorang itu keluar dari agak dari 10:33 keiman keimanan. Jangan dulu. 10:35 Nah, itu 10:38 wain lam yatub minhu. Meskipun dari 10:41 perbuatan itu dia belum bertobat. Wain 10:44 lam yatub minhu. Itu 10:47 itu itu dahsyatnya syariat Islam. 10:49 Iya. 10:50 harus tingkat kehati-hatiannya harus 10:53 pol. 10:54 Betul. 10:55 Jangan asal-asalan gitu ya. 10:56 Asal-asalan 10:57 gitu. 10:57 Jangan langsung main klaim kafir jangan 10:59 kafir gitu kan itu. 11:03 Nah, tetapi sekali lagi kalau memang 11:05 perbuatannya sudah mengharuskan dia jadi 11:08 orang kafir, kita tidak boleh ragu bahwa 11:11 dia sudah kafir gitu. 11:12 Iya. 11:14 Contohnya orang yang ee murtad 11:17 itu kan sekarang di YouTube-YouTube 11:18 banyak kan. 11:19 Iya. 11:20 Itu 11:22 wain lam yatub minhu. Meskipun orang itu 11:25 saat berbuat dosa belum bertobat. itu 11:33 inam yakun fihi ma yadullu ala 11:39 naqdihi 11:41 asyahadatain 11:42 [berdehem] 11:45 au ihdahuma 11:49 atau 11:57 kita belum menemukan gitu kan pada orang 12:01 yang berbuat dosa itu belum belum 12:04 menemukan 12:06 fakta bahwa dirinya mengurangi 12:10 ee tentangul 12:13 kesempurnaan 12:14 syahadatain yang telah diucapkan. 12:17 berat loh hukum syahadatin itu. H 12:20 dan ini bukan bukan hal ee permainan 12:26 gitu. Jadi seseorang dengan mengucapkan 12:29 asyhadu alla ilahaillallah wa asyhadu 12:31 anna muhammadan rasulullah itu itu sudah 12:36 alhamdulillah masuk pada sesuatu yang 12:38 luar biasa 12:40 itu. Jadi kalau dari s dari diri 12:45 seseorang itu belum ada kejelasan 12:49 dari perbuatannya itu yang mengurangi e 12:53 atau naqd di sini yang meng yang 12:57 membatalkan 12:58 membatalkan syahadat 12:59 kedua syahadatinnya itu jangan buru-buru 13:01 tiba di kafirkan lah boleh 13:04 itu. 13:08 Maka diterangkan di 13:11 dalam kitab ini, 13:14 wahua fi masyiatillah. 13:17 Maka hamba-hamba Allah yang melakukan 13:19 dosa itu meskipun belum tobat 13:22 gitu kan dan belum ada keterangan bahwa 13:24 dirinya itu membatalkan syahadatainnya 13:27 dari perbuatannya 13:29 itu ada mereka berada di wahua fi 13:33 masyiatillahi 13:35 mereka-mereka itu berada di naungan 13:37 Allah subhanahu wa taala kehendak Allah 13:39 kehendak Allah 13:40 apa yang dimaksudkan berada di bawah 13:43 naungan Allah dan kehendak Allah 13:45 maksudnya adalah insyaazabah. 13:49 Ya, jika Allah kehendaki hamba-hamba 13:52 Allah yang berdosa itu meskipun belum 13:55 tobat lalu meninggal. Insyaaah 13:59 kalau Allah menghendaki yaitu diazab 14:03 gitu kan. 14:05 Diazabnya itu hanya berdasarkan 14:07 bidzambihi. 14:09 H. 14:10 Kalau Allah mengazab pun hanya 14:12 berdasarkan dosa dosanya saja. kan 14:16 gituambihi 14:20 waatihi 14:22 itu kan berdasarkan dosa dan maksiatnya 14:25 saja wa adkhalahunar 14:29 meskipun nanti di akhirat dimasukkan ke 14:31 dalam ner neraka karena yang berdosa itu 14:35 seperti itu nasibnya 14:36 h 14:36 tetapi pun demikian 14:39 tumma ma'aluhu 14:42 ilal jannati likas e ilal jannah 14:47 atau maaliialah. 14:50 Nanti akhirnya pun itu 14:53 setelah apakah diazab lalu masuk neraka 14:57 ujung-ujungnya juga masuk sur 14:59 surga 15:00 surga atuh itu kawan-kawan hamba-hamba 15:04 Allah yang melakukan dosa 15:06 he 15:08 baik dosa besar atau dosa kecil yang 15:11 belum keluar dari agama Islam 15:13 enggak sampai sampai situ 15:14 tidak sampai kafir 15:15 kafir tidak 15:15 nah mengandung makna ada dosa yang 15:18 dilakukan menjadi ka 15:20 kafir 15:21 dan sekarang banyak di hadapan kita ini. 15:24 Heeh. 15:25 Allahu Akbar. Kalau kita tidak 15:27 hati-hati, kita kebawa sama mereka yang 15:29 sudah kafir dari perbuatan. H 15:31 lah. Bahaya sekali. 15:34 Contohnya orang-orang liberal itu 15:36 mengatakan bahwa Al-Qur'an sudah tidak 15:38 relevan. 15:39 Hm. 15:40 Coba apa tidak kafir itu? Itu perbuatan 15:43 kan 15:44 yang diucapkan. 15:45 Al-Qur'an itu kan otentik sepanjang 15:47 masa. He 15:48 mereka mengatakan Al-Qur'an sudah tidak 15:50 relevan. 15:51 Itu kafir ya. 15:52 Oh sudah itu kafir. Itu sudah sepakat 15:55 IJM ulama yang mengatakan seperti itu 15:57 sudah kharijun an milati Muhammad 15:59 sallallahu alaihi wasallam. 16:00 Sudah keluar daripada agama Islam 16:03 millahnya Nabi kita Muhammad sallallahu 16:05 alaihi wasallam. 16:06 Walaupun mereka masih salat 16:07 meskipun masih salat. 16:08 H 16:09 bahaya enggak? 16:09 Bahaya. 16:10 Ah itu atau yang membolehkan sesuatu 16:13 yang dilarang oleh Allah seperti pada 16:16 pernikahan. 16:17 Hm. Pernikahan LGBT sekarang. 16:20 Iya. Betul. 16:22 Iya. Membolehkan gay 16:23 ya. Memboleh gay. Membolehkan laki-laki 16:26 dengan laki-laki, perempuan dengan 16:27 perempuan. 16:29 Semua ulama jatuh mereka mengkafirkan. 16:32 He. 16:33 Karena apa? Karena mengubah hukum Al 16:37 Allah. 16:38 Nah, itu. 16:45 Nah, dalil tadi orang yang berdosa lalu 16:49 diazab oleh Allah Subhanahu wa taala 16:51 hanya sesuai dengan dosa dan maksiatnya 16:53 saja yang kemudian di akhirat dimasukkan 16:56 ke dalam neraka ujungnya maksud surga 16:58 gitu kan. 17:00 Itu apa dasarnya 17:03 kan gitu. Kita kan harus tahu dalil dan 17:04 dasarnya. Dasarnya dari beberapa hadis 17:08 Rasul sallallahu alaihi wasallam yang 17:09 sifat hadis ini adalah shah. H 17:12 hadisnya sahih. H addalah ala annahu 17:18 yakruju minanar 17:21 man mata wafiqolbihiqin 17:24 min iman. Yang menunjukkan 17:27 bahwa orang-orang seperti itu akan 17:31 keluar dari api neraka ya kan. Ya, yang 17:35 mati dalam keadaan dalam hatinya itu ada 17:40 keimanan 17:41 meskipunah 17:43 min iman. Meskipun sebesar debu atom 17:46 kecil banget. 17:47 Aduh, aduh kecil banget, Kak. 17:49 Tapi masih ken masih berharga. 17:50 Masih kene ya. Masih kene iman. 17:52 Masih kene iman. 17:53 Masih kene ada iman meskipun sebesar 17:56 du biji atom debu atom itulah kayak 17:59 gimana. Wallahuam. Itu 18:01 saking sayangnya Allah berti. Nah, oleh 18:03 karenanya dalam perkara ini tidak tidak 18:05 bisa dong kita asal ngomong. 18:07 Iya. Iya. 18:08 Kalau yang sudah ngomong begitu ya 18:09 istigfar kemudian mohon ampun pada Allah 18:12 ya. Karena bisa jadi orang yang kita 18:15 kafirkan itu tidak ada kekafiran pada 18:17 dirinya. Maka kalau kata-kata itu mantul 18:21 kepada kita yang mengucapkan. 18:22 Nauzubillah min dalalik gitu. 18:25 Nah, atau mungkin karena perbuatannya 18:28 dianggap sudah kafir padahal belum gitu. 18:30 He. 18:31 Nah, ini hukum-hukum tersebut itu harus 18:33 hati-hati gitu. 18:37 Ikhwan pah yang dirahmati Allah. 18:40 H. 18:44 Maka insyaallah subhanahu wa taala pada 18:48 perkara itu 18:50 gofar lahu. Diampuni oleh Allah 18:53 subhanahu wa taala. Meski ketika 18:56 meninggalnya hanya memiliki sedikit 18:59 banget iman. 19:01 sebutir debu atom katakanlah gitu kan. H 19:05 gof gofar lahu akan mengampuninya. 19:10 Walam yadb walam yuadzibhu wa adkhalahul 19:13 jannah bighori adzabin finar. 19:17 Tetapi yang model begini ini [berdehem] 19:19 diampuni dosanya Allah subhanahu wa 19:21 taala ya kan. Bahkan tidak diazabnya dan 19:24 langsung dimasukkan ke dalam surga. itu 19:27 ada keterangan seperti itu. 19:30 Maka ayat yang akan kita bahas adalah 19:32 surat-Nisa ayat 48 yang berbunyi 19:36 auzubillahiminasyaitanirrajim. 19:38 Bismillahirrahmanirrahim. 19:41 Innallaha 19:42 la yagfiru ay yusroka bihi waagfiru ma 19:47 dunaalika liman yasya. 19:51 itu 19:53 sesungguhnya Allah Subhanahu wa taala 19:56 tidak akan mengampuni 19:59 itu 19:59 tidak akan 20:01 tidak akan mengampuni 20:04 orang-orang yang mensyirikkan Allah 20:07 dengan sesuatu benda makhluknya 20:11 itu. 20:12 Namun Allah Subhanahu wa taala wagfiru 20:15 ma dunazalika liman yasya. Namun Allah 20:19 Subhanahu wa taala akan mengampuni 20:21 dosa-dosa manusia selain itu. Artinya 20:24 selain kesyirikan tadi bagi yang 20:27 dikehendakinya. 20:29 Coba bayangkan ini kan ada semacam 20:32 kelompok-kelompok hamba Allah ya kan? He 20:34 itu bagi yang dikehendaki bagi yang 20:37 dikehendaki ampunan Allah maka Allah 20:39 akan ampuni. 20:40 Akan ampuni. Dan tidak ada orang yang 20:42 bisa mencegah Allah kan. H 20:44 dan kita juga berkeinginan agar Allah 20:47 semoga Allah itu mengampuni kita semua 20:49 kan g-dosa yang kita lakukan. Heeh. 20:54 Fahadil ayah. 20:57 Maka ayat ini menggambarkan wala syakka 21:01 fi haqqi man mata 21:04 ala giri taubatin 21:09 lianna azza waalla qayada 21:13 qayada wa 21:18 qayfirahfir 21:23 buna 21:25 ayat ini menggambarkan pada 21:27 ketidakraguan 21:31 bagi orang yang meninggal dunia 21:35 tanpa dia tobat dari dosa namun tidak 21:38 melakukan kesyirikan. Nah, itu nafari 21:42 h maka mereka akan diampuni oleh Allah 21:46 subhanahu wa taala. 21:48 Artinya betapa dahsyatnya kesyirikan itu 21:50 kan gitu. 21:54 Seperti Allah firmankan juga dalam surat 21:57 Azzumar ayat 53. Innallaha yagfiru 22:02 adzunuba jamia. Innallaha yagfirudun 22:05 jamia. Sesungguhnya Allah akan 22:07 mengampuni dosa hambanya semuanya. 22:10 Innahu hual gfur rahim. Sesungguhnya 22:14 Allah itu maha pengampun lagi maha 22:16 penyayang. Hmm. 22:18 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah. 22:21 Maka Nabi Muhammad, Nabi kita sallallahu 22:24 alaihi wasallam itu begitu banyak 22:26 menggambarkan tentang kondisi umatnya. 22:29 Iya. 22:29 Baik yang hidup pada baik yang hidup 22:32 sesama semasa beliau 22:34 he 22:35 atau 22:36 semasa para khulafa rasyidin 22:40 atau pada semasa kekhalifahan Abbasiyah, 22:45 Umawiyah sampai 22:47 kekhalifahan Turki, Utsmani sampai hari 22:49 ini kita gitu kan ya dijelaskan tentang 22:53 ini oleh beliau sallallahu alaihi 22:55 wasallam. 22:58 Maka dalam sebuah hadis yang nanti 23:00 insyaallah ustaz akan sampaikan 23:02 bagaimana kalau dosa manusia ini besar 23:04 atau kecil atau seimbang atau ah nanti 23:08 ada ada keterangannya 23:10 bagaimana kalau dosanya lebih 23:12 gitu kan 23:13 ee kemudian yang sama [tertawa] 23:16 atau yang kebaikannya kurang ibarat itu. 23:19 Nah itu insyaallah ustaz akan sampaikan. 23:21 Nah, Nabi kita Muhammad sallallahu 23:24 alaihi wasallam bersabda he tentang 23:27 masalah ini. 23:30 Qala Nabiu shallallahu alaihi wasallam 23:37 wa haulahu asobatum min ashabihi. Dan di 23:41 sekeliling beliau itu atau beliau 23:44 dikelilingi oleh para sahabat saat 23:46 bersabda hadis ini. Apa kata beliau 23:49 sallallahu alaihi wasallam? 23:50 Bayauni ala anusriku 23:54 billahi 23:56 baiatlah aku kata Rasul sahu al wasallam 23:59 bayuni. 24:00 Baiatlah aku. Arti baat itu janji setia 24:04 itu berjanji setialah kalian padaku. Itu 24:11 ala alla tusriku billahi sai untuk 24:14 kalian tidak mensyirikkan Allah dengan 24:18 sesuatu apapun. 24:20 Itu isi baitnya. 24:21 I 24:21 isi baiatnya seperti itu untuk kalian 24:24 tidak mensyirikkan Allah 24:27 dengan sesuatu apapun. 24:31 Wala tasriqu atau wala tusriqu. 24:35 Kalau tadi pakai kaf sekarang pakai qof. 24:39 Tasriqu atau tusriqu ya kita menggunakan 24:42 tasriqu aja. Wala tasriqu. Jangan kalian 24:45 mencuri. 24:47 Itu isi biat. 24:49 Artinya pencurian ini merupakan sesuatu 24:51 yang besar di hadapan hukum Al 24:53 Allah. 24:54 Allah. 24:54 Dosa besar ya. 24:55 Iya. Dosa besar. 24:57 Yang hari ini dianggap sepele. 24:59 Heeh. 25:00 Mencuri itu apa sih? Korupsi itu 25:02 mencuri. 25:04 Iya kan? 25:05 B sekolah kecil apa sekolah besar? 25:07 Iya sama saja. 25:08 Sama aja mencuri. 25:09 Bahkan ada batasan 25:12 ee jumlah uang. Heeh. 25:14 Curian itu yang boleh dipotong tangan. 25:17 Iya. 25:17 Ya, kemarin sudah Ustaz sampaikan kan 25:19 hanya 25:20 berapa 1/4at dirham atau berapa gitu. 25:23 Allahu Akbar. Sekarang sudah triliunan. 25:26 Iya, betul. 25:27 Oh, ini merupakan 25:29 isi baiat yang betul-betul ditekankan 25:33 oleh Rasul sallallahu alaihi wasallam 25:34 pada para sahabat. Ingat loh kalian 25:36 jangan mencuri. 25:37 Tuh begitu. 25:39 Karena apa? Dampak pencurian kalau 25:41 terjadi oh dahsyat. He 25:43 banyak yang terkor yang terkorban yang 25:45 semestinya rakyat ini tidak sengsara 25:48 akibatnya sengsara 25:51 itu 25:51 karena pencurian itu ya. 25:52 Karena pencurian itu apalagi kalau 25:54 pencurian ini tersistematik masif gitu 25:58 kan. 25:59 Ya Allah 26:01 ini yang menjadi masalah besar. Iya. 26:04 Itu maka ini merupakan informasi dari 26:06 Rasul sallallahu alaihi wasallam tentang 26:08 bagaimana etika manusia hidup di dunia 26:11 untuk masalah etika. Jangan mencuri. 26:15 Itu ini hadis Rasul sallallahu alaihi 26:17 wasallam. Baik isi baiah ya. 26:21 Wala taznu. 26:23 Dan ingat kalian wahai sahabat-sahabatku 26:25 jangan berzina. 26:28 Sekarang berapa banyak orang-orang yang 26:29 punya wanita 26:31 simpanan? 26:31 Simpanan. Iya kan? Di hotel-hotel 26:35 wanita simpanan di luar negeri di 26:37 Singapura ya kan di Hongkong ya kan? 26:41 Bahkan di Eropa, di Amerika. Uh 26:46 itu jumlahnya banyak sekali 26:49 orang-orang yang memiliki wanita 26:51 simpanan itu. 26:53 Cuman kita enggak boleh nyebutin satu 26:55 persatu 26:56 tapi jumlahnya banyak gitu. Nah, itu 27:01 yang berikutnya isi baiat ee para 27:05 sahabat kepada Rasul wasam itu. Wala 27:07 taqtulu auladakum 27:12 wala tak taqtulu auladakum. Jangan 27:14 kalian bunuh anak-anakmu 27:18 gitu. 27:19 Masa kita punya anak generasi kita bunuh 27:21 lawan kita hidup bersama mereka gitu 27:24 kan. 27:25 Lalu baiah yang isi baiah berikutnya 27:27 walau bibtanin 27:30 taftarunahu baidikum wa arjulikum. 27:35 Jangan kalian juga tiba-tiba suka 27:37 memfitnahfitnah 27:39 itu 27:41 fitnah keji. 27:43 Fitnah tuh kan keji banget. 27:44 Iya. 27:45 Itu seperti kita memfitnah orang. 27:50 Eh, kamu itu ee orang yang suka 27:56 apa kalau kalau memfitnah tuh apa ya? 28:00 Iya kan? Ya, suka berjudi 28:04 gadahal tidak. 28:06 Suka berzina padahal tidak. 28:08 Itu fitnah. Mencuri padahal tidak. Itu 28:11 enggak boleh. Kalau memang iya pelaku 28:14 pelaku ya dinasehatin kan gitu. Kalau 28:16 tidak ya jangan memfitnah. Enggak boleh. 28:19 itu 28:22 walau fi walau fi makruf 28:28 dan jangan kalian 28:32 bermaksiat pada sesuatu yang baik. 28:35 bermaksiat pada sesuatu yang baik. 28:37 Iya. 28:37 H. 28:38 Ee 28:40 salat baik enggak? 28:42 Baik. 28:42 Lalu tidak dilakukan. 28:44 Oh. 28:44 Berarti maksiat dia dalam suatu yang 28:46 baik. 28:48 Puasa baik enggak? 28:49 Baik. 28:49 Tapi belum puasa masih ada yang belum 28:51 puasa. Itu maksiat dalam kebaikan. 28:54 Seperti itu. 28:58 Ditegaskan oleh Rasul sallallahu alaihi 29:00 wasallam bagi mereka yang taat patuh 29:03 pada baiat ini. Apa kata Rasul 29:05 sallallahu alaihi wasallam? Faman waffa 29:08 minkum faajruhu alallah. Barang siapa 29:12 yang menepati 29:14 baiat-baiat ini, artinya baiat ini 29:17 ditaati ya kan, didengar, dilaksanakan, 29:22 maka pahalanya ada di sisi Allah 29:25 Subhanahu wa taala. Waman asoba 29:27 minzalika saian 29:30 h 29:33 fauqiba 29:35 bihi fid dunya. Maka barang siapa yang 29:39 meleset dari janji setianya, baiahnya 29:42 gitu kan meskipun sedikit kata Rasul 29:46 sallallahu alaihi wasallam maka akan 29:47 dapat akibat sanksi di dunia 29:52 dan 29:54 cara untuk menyelesaikan daripada 29:58 pelanggaran-pelanggaran baikha itu Rasul 30:01 mengatakan fahua kafaratun lah. 30:06 dan adanya ee sanksi-sanksi yang di 30:09 dunia itu merupakan penutup dosanya. H 30:14 itu yang dimaksud adalah ee barang siapa 30:18 yang melanggar perjanjian itu, itu pasti 30:21 akan ada akibatnya, sanksinya. Nah, 30:24 sanksinya itu yang diberlakukan itu 30:26 merupakan kafaratullah, penebus dosanya. 30:30 Soal apa nanti 30:31 ee sanksinya ya dilihat dari hukumnya 30:33 kan gitu. 30:36 as minikaan 30:39 satarahullahu alaihi. Masyaallah. Namun 30:42 jika seseorang itu melakukan 30:44 pelanggaran baiatnya dan lalu Allah 30:47 menutupi aibnya. Ah ini rezeki besar 30:51 buat kita. 30:52 Fahua ilallahi insya insyaa afa anhu wa 30:57 insyazabah. 30:59 H 30:59 jika Allah itulah ee penutupan Allah, 31:03 aib-aib aib kita Allah ditutup ya. Maka 31:06 bagi siapa yang 31:09 ee telah melakukan itu dan ditutupi 31:11 aibnya oleh Allah jika Allah kehendaki 31:14 dia dimaafkan? 31:15 H 31:15 kalau tidak maka akan di beri sanksi 31:19 azab sesuai dengan dosanya. 31:21 Ini hadis yang sangat luar biasa jika 31:24 diterapkan pada ee strata kehidupan hari 31:29 ini. 31:30 Oh, ini hadis luar biasa. 31:34 H 31:34 kalau dipahami ya tidak boleh mencuri, 31:38 betul, 31:38 tidak boleh berzina, tidak boleh 31:41 memfitnah, ya kan? Uh, itu waduh 31:46 sekarang ini kan fitnahmfitnah tuh 31:47 biasa. 31:48 Hm. 31:49 Betul enggak? 31:50 Iya. Ada seorang anak memfitnah ibunya 31:52 sampai masuk ke pengadilan. Betul gak? 31:54 Iya. Ada kasusnya? Ada. 31:55 Ya, banyak kasus loh. 31:57 Hanya karena buah semangka. 31:59 Iya. 32:00 Hal kecil gitu ya. 32:01 Hal yang kecil yang semi-seny bundanya 32:04 itu dihormati. 32:05 Waduh malah di perkara kecilnya 32:08 dibesarkan. Nauzubillah minzalik. 32:10 Dan lembaga 32:12 men hukam [tertawa] 32:14 itu akan mengatasinya. Padahal itu tidak 32:17 boleh seperti itu. 32:19 Itu kan ee asas ee hak asasi 32:22 manusia 32:23 manusia. 32:24 Eh, kamu tuh lahir dari rahim dia 32:27 [tertawa] itu loh. Apa salah ibundamu? 32:30 Hanya mencicipi katakanlah buah melon 32:33 yang kamu tanam [tertawa] 32:35 ini kehilangan jati diri ee umat manusia 32:39 di akhir zaman ini sampai seperti itu 32:41 perlakuannya. 32:42 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah. Tadi 32:45 Ustaz Umar sampaikan bahwa 32:48 dalam menyikapi hadis ini ternyata para 32:51 alim ulama, 32:56 para alim ulama itu mengupas 33:00 di dalam ungkapan mereka 33:04 iklam kata 33:06 para ulama itu annalladzi asbatahul ayat 33:10 alquraniah wasunah anabawiyah. 33:15 Wasun nabawiah 33:18 alaif 33:20 wasul aal minhabahin 33:23 lahin 33:24 minim tafsir wal hadis wasunah anal us 33:29 nah ini 33:30 anal us min ahli tauhid 33:34 ala salas thabaqat alasi ala salasi 33:38 thabaqatin 33:40 perlu dipahami oleh kita bersama ya umat 33:43 Islam Islam ini bahwa yang sudah siapa 33:47 saja yang sudah ditetapkan 33:50 dari manusia ini 33:51 yang sudah ditetapkan oleh hukum-hukum 33:54 ayat dalam Al-Qur'an dan sunah nabawiyah 33:58 dari masalah dosa-dosa yang dilakukan 34:01 oleh manusia itu ternyata kata ulama 34:04 ini, kata ulama besar ini tentang anal 34:08 usta hamba-hamba Allah yang melakukan 34:11 dosa gitu kan. min ahli tauhid dari 34:15 hamba-hamba Allah yang mengesakan Allah. 34:18 Ya, manusia juga manusia biasa. Iya. 34:21 Kita nih manusia biasa, Nak. 34:23 He. 34:23 Tetapi kita mengesakan all. 34:25 Kadang kita melakukan keburukan hidup 34:28 dari dosa dan pelanggaran. Betul gak? 34:31 Nah, itu maksudnya. 34:32 Jadi, kita menyembah Allah dan 34:34 mengesakan Allah, tapi kita suka 34:36 bermaksiat. Maksudnya begitu. Iya. Iya. 34:38 Maka kondisi kita dibagi tiga itu dibagi 34:43 tiga 34:45 ya. Maunya sih kita entah di ke bagian 34:48 ke maunya yang ke berapa kan gitu. 34:51 Maunya sih kita yang 34:52 baik-baik aja. 34:53 Baik-baik saja yang selamat kan gitu. 34:55 Selamat. 34:56 Yang pertama dari ketiga bagian itu 34:58 adalah alula 35:02 kaumun rajahat hasanatuhum 35:06 bisaiatihim. 35:08 Faulaika yadkulun jannata minali 35:12 wihlatin 35:14 w tamuhumaru abada. 35:18 Ini yang keinginan kita di sini. Nomor 35:20 satu. 35:21 Nom 35:23 ustaz nak fahri naki semua kita mau 35:26 menjadi 35:27 satu pertama. 35:28 Iya. 35:30 Siapa mereka? Mereka itu adalah kaum 35:34 gitu kan. Sekelompok manusia ya 35:37 jumlahnya kita tidak mengerti berapa. 35:39 Yang penting kaum 35:40 gitu kan. Kaum atau masyarakat manusia 35:44 ya 35:45 yang mereka itu rojahat hasanatuhum 35:48 bisatihim. 35:50 Yang mana kebaikannya mengungguli 35:53 daripada keburukannya. 35:57 Ayo 35:58 siapa kita di sini? Apakah kita yang 36:01 termasuk kebaikannya yang mengungguli 36:04 keburukannya atau yang bagaimana? 36:06 Tinggal kembali pada diri kita. 36:09 Rasa-rasanya kita masuk pada ee kelompok 36:13 ini apa tidak? Kan gitu. Kita yang tahu 36:15 loh. 36:16 Iya. Kita yang bisa mengukur sendiri ya. 36:17 Nah, kita bisa mengukur sendiri. 36:18 Iya. Iya. 36:19 Kalau ustaz saja sekarang sudah bisa 36:20 mengatakan nih. Tapi jangan ustaz enggak 36:23 mau mengatakan malu 36:25 atau ya manusia. 36:27 He 36:28 itu kan. Semoga Allah memberikan rahmat 36:31 kepada kita gitu. Nah, jadi kalau ada 36:35 sebuah masyarakat yang kebaikannya 36:38 banyak lebih banyak daripada 36:39 keburukannya. Allahu Akbar. Faulaika 36:43 yadkhulunal jannata min aali wihlatin. 36:47 Subhanallah. Mereka akan dimasukkan ke 36:49 dalam surga dari semenjak mereka di du 36:52 surga itu dekat dengan matanya. 36:55 Allahu Akbar. W tamuhumar abada. Dan 36:59 mereka-mereka itu tidak akan mungkin 37:01 mencicipi panasnya api neraka sedikit 37:04 pun. 37:05 Allahu Akbar. Oleh kerenanya kita 37:08 berlomba-lomba berlomba-lomba nih 37:10 pastabiqulul khairat untuk menjadi hamba 37:12 Allah pada urutan yang pertama 37:14 pertama. 37:15 Yuk kita perbanyak amal saleh. 37:18 Yuk kita perbanyak amal baik. Kan begitu 37:21 masuk akal kan. Nalari nal kan seu. 37:25 Iya kan? 37:26 Oh kalau gitu saya harus begini. 37:29 Oh, kalau gitu saya yang berdosa harus 37:30 bertobat. Oh, kalau gitu saya orang kaya 37:33 harus banyak bersed 37:34 bersedekah. Oh, kalau gitu saya orang 37:36 miskin harus bersabar dan berusaha. Oh, 37:39 oh, oh. Macam-macam 37:41 gitu. Oh, kalau gitu saya tidak boleh 37:43 berhenti beramal 37:45 saleh. 37:45 Nah, itu 37:47 contohnya. 37:49 Oh, saya harus kalau begitu harus 37:50 menuntut ilmu supaya tahu mana haram, 37:53 mana halal, mana baik, mana bu itu. 37:56 Oh, kalau gitu saya harus baca Quran 37:58 terus ya kan berzikir terus, menyebut 38:01 terus nama Allah. Itu arahan-arahan agar 38:04 kita termasuk kaumun rojahat hasanatuhum 38:07 bisaiatihim. 38:09 Agar kita termasuk pada masyarakat yang 38:12 kebanyakannya eh kebaikannya lebih 38:14 banyak daripada 38:15 keburukannya. 38:17 ucapkan oleh anak Fahri. Insyaall 38:20 insyaallah 38:21 moga-moga Allah beri kemampuan kekuatan 38:23 untuk kita menjadi 38:25 kelompok yang pertama ini. 38:26 Jahat itu ya. 38:27 Nah, insyaallah. A amin. 38:30 Nah, ini pendengar juga saya yakin ini 38:33 di mana-mana yang mendengarkan nasihat 38:35 Ustaz Umar siang ini mengaminkan 38:37 dirinya. Betul gak? Seperti kita ustaz 38:40 aja mengaminkan diri Ustaz sekarang. 38:42 Allahu Akbar. 38:44 Nah, yang kedua 38:47 atabaqataniatu. 38:49 Adapun yang kedua, kaumun tasawat 38:53 hasanatuhum 38:55 wasiatihim. 38:57 Itu. Adapun kaum yang kedua, 39:01 antara 39:03 kebaikan dan keburukannya 39:06 tasawat. Tasawat itu sama 39:10 seimbang ya. 39:11 Seimbang. 39:12 Seimbang 39:12 tuh. 39:14 sama eh banyaknya, sama besarnya sama 39:18 timbangannya. 39:21 Nah, berarti tasawat hasanatum wasatihim 39:25 watakafaat 39:28 faqat bihimatihim 39:30 anil jannah. H. Maka kalau sudah begitu, 39:36 faqasarat bihim sayiatihim anil jannah. 39:40 Ya. 39:42 Maka 39:44 kelompok seperti ini itulah tadi 39:47 kelompok yang dimaafkan oleh Allah 39:48 Subhanahu wa taala. 39:50 H. 39:50 Betul. 39:51 Betul. 39:51 Ah itu maka dikatakan kejelasannya 39:54 adalah watajawazat bihim hasanatuhum 39:59 aninar. 40:01 Maka dengan samanya kebaikan dan 40:03 keburukan itu, Allahu Akbar kebaikan 40:06 mengalahkan keburukan dan selamat hamba 40:09 Allah seperti ini dari api ner neraka. 40:12 Yang seimbang saja masih selam 40:14 selamat ya. 40:15 Itu indahnya agama kita. 40:18 Itu dahsyatnya rahmat Allah kepada 40:20 hamba-hambnya. 40:23 Aduh rasanya kalau kita di bagian kedua 40:25 aja udah masih unt 40:26 masih untung lumayan lah gitu. 40:28 Tapi kan ketar-ketir juga kan gitu. 40:31 [tertawa] 40:31 Nauzubillah itu. 40:35 Nah, di sini dikatakan oleh Pak ulama ee 40:38 yang menjelaskan kondisi ini. Wa haula 40:41 hum ashabul a'raf alladzina 40:46 alladzina dzakarallahu taala. Ini adalah 40:51 hamba-hamba Allah, masyarakat manusia 40:55 yang terletak informasi dan kejelasan 40:58 keterangannya 41:00 dari 41:02 julukan mereka yaitu Al-A'raf. 41:06 Al [mendengus] 41:06 itu yang sama baik buruk itu Al-A'raf. 41:09 Maka dalam Al-Qur'an ada suratul 41:12 A'raf berimbang. Nah, itu surat yang 41:15 berimbang itu. Heeh. 41:18 Annahum 41:22 yukifuna bainal jannah warar. Kondisi 41:25 kelak di akhirat. 41:27 Kelompok seperti ini diletakkan oleh 41:30 Allah Subhanahu wa taala entah berapa 41:31 jumlahnya. Anak Pakri. 41:34 Allahu Akbar. Di mana Allah letakkan 41:36 mereka yang kebaikan dan keburukannya 41:40 seimbang itu? 41:41 Mereka diletakkan di sebuah tempat 41:44 antara surga dan neraka. Tidak langsung 41:48 ke surga dulu. 41:49 Hung 41:50 tengah-tengah dulu. Ataupun tidak 41:52 langsung ke neraka dulu. Di tengah teng 41:55 tengah-tengahnya. 41:57 Itu dua dua potensi ya. 41:58 Dua potensi. Makanya bisa ke kanan bisa 42:00 ke kiri 42:01 bisa nikmat bisa 42:03 sengsara 42:04 bisa bisa dingin bisa panas. Itu 42:07 was-was juga ya. 42:08 Ada. Makanya [tertawa] keterketir kita 42:10 kan 42:10 juga walaupun seimbang. Oleh karena 42:12 ketimbang kata-ketir itu tadi 42:13 yang pertama itu 42:14 yang pertama banyakin amal saleh agar 42:18 amal saleh kita nih membumbung sebegitu 42:20 banyak mengalahkan keburukan dari amal 42:23 buruk kita. 42:25 Itu nih nak pahri 42:28 annahum yuqifuna bainal jannah warar. 42:30 Mereka akan diletakkan Allah subhanahu 42:32 wa taala di sebuah tempat antara surga 42:35 dan neraka. 42:37 Allahu Akbar. 42:39 Masyaallahu an yukifu. Maka sesuai 42:43 dengan kehendak Allah, seberapa lama 42:47 mereka ditempatkan di situ? 42:51 Di di akhirat itu di Padang Masar saja 42:54 informasinya sampai 50.000 tahun. 42:56 Ya Allah, lama banget kalau di dunia 42:59 gitu ya. 43:00 Lama banget 50.000 tahun di sana, bukan 43:02 50.000 tahun dunia. 43:05 Allahu Akbar. Ah, itu itu informasi yang 43:09 buat kita. Semoga iman kita semakin kuat 43:12 ya, Nak. 43:12 Iya. Iya. 43:13 Semoga amal kita semakin banyak yang 43:15 saleh itu kan. Maka di dalam keterangan 43:17 ini, masyaallahu an yuqifu. Maka 43:22 sesuai dengan kehendak Allah mereka itu 43:25 diletakkan di situ sampai kapan gitu 43:28 kan. lamanya seperti apa. Tetapi tumma 43:33 yuadzinu lahum 43:37 atau ya'zanu lahum. Kita menggunakan 43:39 yuadzinu lahum saja. Tumma yuadzinu 43:42 lahum fi dukhulil jannah. Setelah mereka 43:46 ditempatkan di antara surga dan neraka 43:48 entah lamanya berapa tahun ataupun masa, 43:52 ujung-ujungnya mereka dengan rahmat 43:54 Allah dimasukkan ke dalam surga. 43:57 Iya. antara kelompok yang pertama dan 43:59 kedua nasibnya 44:01 sama 44:01 lah. Sama ini nih jempol itu 44:05 walaupun 44:06 ah walaupun ketar keir 44:09 itu. 44:10 Nah, kalau yang ketiga bagaimana? Nah, 44:12 ini masalah [tertawa] 44:14 ini masalah gambaran kita yang harus 44:16 kita berjuang habis-habisan di dunia 44:19 ini. 44:19 Jangan kita mau menjadi tentara setan. 44:23 Karena apa? Karena kalau sudah kita 44:25 menjadi tentara setan, setan itu 44:28 menyuruh kita untuk maksiat terus. 44:31 Iya. 44:31 Untuk berbuat dosa terus. Itu sa setan. 44:34 Nauzubillah. 44:36 Dan kita harus kembali pada jati diri 44:38 kita. Meski kita tidak seperti malaikat 44:41 karena tidak mungkin. Kita nih bukan 44:43 malaikat 44:44 dan kita jangan seperti setan. 44:47 Kita adah manusia. I kan kita tidak 44:50 seperti malaikat, tapi kita pun jangan 44:53 seperti setan. 44:56 Iya kan? Kita harus memiliki jati diri 44:58 sendiri sebagai manusia. Artinya jika 45:02 punya amal saleh mampukan sampaiir akhir 45:06 hayat. 45:07 Namun kalau sudah terjerumus pada dosa, 45:10 istigfar. 45:12 Ini jati diri kita. 45:15 Maka sekarang jangan jangan jangan 45:18 menunggu mati orang-orang yang berbuat 45:21 ee aniaya pada diri dan masyarakat pada 45:24 persoalan ekonomi. 45:26 Jangan menunggu mati koruptor-koruptor 45:28 itu kan gitu. 45:31 Ingat loh, kalau menunggu mati repot di 45:33 akhirat kan gitu. 45:36 Itu ini ke arah sana e nasihat ini. 45:40 Karena apa? Kalau dikumpulkan itu 45:42 harta-harta yang di korup oleh koruptor, 45:46 uh nilainya nak mungkin ustaz kebagian 45:49 sebulan mungkin R juta mah. [tertawa] 45:54 Karena Pak Mahfud MD juga bilang, 45:56 he 45:56 kalau dari satu kementerian saja 45:59 dikelola oleh orang-orang jujur, 46:02 ini saya hanya mengutip. 46:03 Iya. Pakud MD. 46:05 Iya. Pak Mahfud MD dulu bekas ee Menteri 46:08 MK, Mahkamah Konstitusi ya. Ya. 46:10 Nah, itu itu orang Madura 46:14 itu jika satu dari satu kementerian saja 46:17 dikelola oleh orang jujur, lalu hasil 46:21 pengelolaan yang jujur itu diberikan 46:24 benefitnya kepada semua masyarakat 46:28 Indonesia. He 46:29 bayi saja 46:30 kebagian juga 46:31 di Indonesia ini masih kebagian 46:35 20 juta. 46:39 Subhanallah. 46:41 Itu hanya dari satu 46:43 kementerian. 46:43 Kementerian lah. Di Indonesia berapa 46:46 kementerian? Lang sekarang menteri aja 46:48 100 lebih. [tertawa] 46:50 Oke. 46:51 Iya. 46:51 Iya kan? Ini masuk nih, masuk akal 46:57 kok sampai seperti itu, Pak Mahfud MD 46:59 menelaah. Oh, masuk akal. Karena 47:01 Indonesia adalah negara kaya raya. 47:05 Maka wajar kalau orang kaya raya itu 47:08 negara-negara lain minta 47:11 minta-minta. Contohnya kita orang kaya, 47:14 Ustaz orang kaya banget nih. 47:16 Itu kan. Terus banyak enggak yang ke 47:19 Ustaz, Ustaz Umar minta dong. 47:21 Ah. Pasti banyak [berdehem] 47:23 i dari fakir miskin ee yang datang ke 47:26 ustaz ya nanti ya ustaz kasih kan gitu. 47:30 Ini Indonesia di mata dunia adalah 47:33 negara kaya raya. Maka wajar mereka 47:36 meminta-minta 47:38 kepada kita. Tetapi sayang mintanya 47:41 dengan mak 47:42 maksa. [tertawa] 47:43 Mak 47:45 maksa dengan perjanjian pul ya kan. 47:50 P tahun Newon 47:52 tahun yang namanya on mobile meskipun 47:54 ustaz juga ngajar di on mobile 47:57 ustaz ceramah juga di mobile 47:59 itu kan dulu ustaz mau dikirim ke pripot 48:01 enggak jadi. [tertawa] Itu 48:04 ini Pak Mahfud MD dengan analisanya 48:07 sangat luar biasa mencengangkan 48:09 istilahnya. 48:10 Iya. Iya. 48:11 Tapi faktanya kita gigit 48:14 gigit jari. gig jari yang semestinya 48:17 bayi yang baru jot aja dapat R juta per 48:21 bulan gak bisa dapat apa-apa. Bahkan 48:24 minus seminus-minusnya 48:26 sampai di Pati kemarin. Ya Allah pernah 48:30 mendengar informasi di Patih 48:33 seorang ibu punya anak empat apa tiga 48:35 gitu 48:36 enggak bisa makan berhari-hari. 48:38 Iya 48:38 anaknya yang satu digantung dulu mati. 48:41 Iya 48:43 ya Allah. Ustaz, yang paling kecil sudah 48:44 mati duluan tuh. Yang kakaknya Ustaz mau 48:48 nangis ini. Benar. 48:49 Allahu Akbar. 48:51 Lalu yang keduanya walaupun enggak mau 48:53 dipaksa digantung juga sama ibunya. 48:56 Miris, miris, miris. 48:58 Gara-gara faktor ekonomi itu. 48:59 Faktor ekonomi yang semestinya mereka 49:02 dapat 20 juta dari satu kementerian itu. 49:05 Lalu anak yang ketiga digantung paksa 49:07 oleh ibunya mungkin kalau gak salah 49:10 empat anaknya. 49:11 Iya. yang lebih besar mungkin SD 49:13 digantung terakhir ibunya menggantung 49:15 diri sendiri. 49:17 Itu terjadi di parti nak sakingnya 49:20 frustasi gitu ya 49:21 karena tidak ada jalan keluar untuk 49:23 hidup [mendengus] 49:26 ya. Apa bagaimana kita menghadapi 49:29 kondisi kehidupan seperti ini? 49:32 Sementara orang yang memperkaya diri 49:35 dengan korupsi seperti itu kemewahannya. 49:38 Betul gak? kita fak kita bicara fakta 49:41 hari ini kok 49:43 keperihan seperti ini patut didengar 49:46 oleh pemerintah yang kita berharap 49:48 mereka melakukan keadilan kan gitu. 49:52 Tapi ustaz sekarang akan berpihak pada 49:54 gubernur Sumatera eh gubernur ee ee 49:59 Sulawesi Sulawesi Tenggara apa Sulawesi 50:02 Utara ya 50:03 yang beliau itu subhanallahilazim 50:07 menggratiskan 50:09 sekolah dari 50:11 dari SD sampai S3 50:14 dari APBD-nya. 50:16 Ustaz sangat-sangat mendukung dengan doa 50:20 dan harapan betul-betul. 50:23 Andai kata itu terjadi di 50:24 provinsi-provinsi lain, gubernur kita 50:27 ini. 50:27 Iya. 50:27 Allahu Akbar. Ustaz sampai tadi 50:29 mem-forward 50:30 he 50:31 informasinya namanya Pak Anwar apa gitu. 50:34 Ada di Abu Ustaz Forward ke Rasil kalau 50:37 gak salah. Sudah 50:39 saking senangnya Ustaz mendapatkan 50:41 YouTube seperti itu dipward ke 50:43 teman-teman Ustaz, ke jemaah Ustaz 50:46 sebagai rasa syukur Ustaz kepada kondisi 50:48 hari ini. Berlinang air mata Ustaz 50:50 memperwatkan itu. 50:54 Pak Anwar siapa gitu ada barusan ini 50:56 ustaz itu 50:58 menggratiskan semua yaikannya. 50:59 Iya ustaz dukung 100%. Andai kata ustaz 51:03 di Sulawesi ustaz mau datang ke beliau 51:05 sungkem. 51:07 sungkem apa yang dimaksudkan? Berterima 51:09 kasih pada program yang beliau 51:11 canangkan. 51:13 Dan beliau itu menj pernah menjadi 51:16 kepala desa di Morowali kalau gak salah. 51:18 He. 51:19 Pernah menjadi camat, pernah menjadi 51:21 ajudan bupati malah jadi bupati. Terus 51:25 menjadi ajudan gubernur, malah jadi 51:26 gubernur sekarang. 51:28 Subhanallahilazim. 51:30 Nah, ini yang semestinya harus terjadi 51:33 agar kita tidak masuk pada kelompok yang 51:35 ketiga. 51:37 Nah, ini yang kita bicarakan 51:40 yang kelompok yang ketiga itu, Ikhwan 51:42 pila, adalah kaumun laqulaha taala. 51:47 Sebuah masyarakat manusia yang kembali 51:50 bertemu dengan Allah Subhanahu wa taala 51:52 di akhirat. Musirina ala kabairil ismi 51:55 walwahisya. 51:57 Mereka menghiasi diri dengan dosa-dosa 52:00 yang besar dan keburukan-keburukan 52:03 Allahu Akbar yang luar biasa. Wahum aslu 52:07 tauhid. Namun nah ini namun 52:11 mereka juga masih memiliki iman tadi 52:13 walaupun sedikit. 52:15 Iya. 52:16 Tetapi gambaran di dunia sekarang ya 52:18 jangan begitulah meskipun koruptor punya 52:21 iman sedikit. Iya kan? 52:23 Kasihan dong orang-orang yang butuh 52:26 uang. selamatkan dong uang itu kan gitu. 52:28 Kembalikan pada instansi terkait kan 52:30 gitu. 52:32 Lalu manfaatkan untuk maslahat 52:33 masyarakat kan gitu nak. H 52:36 itu. Nah ini yang ketiga 52:41 bahwa masyarakat yang ketiga ini adalah 52:44 masyarakat yang di dunianya ikhwatal 52:46 iman yang dirahmati Allah melakukan dosa 52:51 sepanjang malam 24 jam itu kan. 52:57 dosanya dosa besar dan 53:00 fahisyahnya itu fahisyah tuh kayak 53:03 berzina 53:05 menjudi itu fahisyah itu itu luar biasa 53:10 namun mereka pun masih memiliki 53:13 ketauhidan 53:15 keimanan 53:17 namun pun demikian farajahat sayiatihim 53:22 bihasanatihim namun kondisinya nya 53:25 keburukannya itu melampaui kebaikannya. 53:29 Tidak seperti yang pertama. 53:32 Kalau yang pertama kebaikannya melampaui 53:34 keburukannya. Yang kedua sama-sama 53:37 sebaliknya itu ya. 53:38 Ya. Iya kan? Baik buruk sama. Yang 53:39 ketiga 53:41 sebaliknya yang 53:41 terbalik 53:43 kebalikan. Yang buruknya lebih banyak 53:45 ketimbang 53:46 kebaikannya. yang baiknya bagaimana 53:48 Allah perlakukan kepada mereka yang mana 53:51 Allah adalah ahkamul hakimin. Hakim yang 53:55 sang hakim yang maha adil. Maka kondisi 53:58 seperti ini faulaika 54:01 humulladzina yadkulunan 54:04 biqadri dunubihim. Itulah mereka 54:07 masyarakat yang kelak di akhirat 54:09 terpaksa dimasukkan ke dahulu ke dalam 54:12 neraka yang yang di nerakanya itu. Oke. 54:17 Yang di nerakanya itu lamanya mereka di 54:20 neraka itu sesuai dengan dosa yang 54:21 dilakukan. Itu sesuai yang dengan dosa 54:25 yang dilakukan. Wa haula humulladzina 54:29 ya'dan taala bisyafaah. 54:33 Dan mereka-mereka itu yang diberlakukan 54:35 oleh hukum Allah akan mendapatkan 54:38 diberlakukan syafa syafaat 54:41 itu 54:43 syafaat dari siapa kan gitu. 54:46 utamanya adalah syafaat dari Nabi kita 54:49 Muhammad 54:50 sallallahu alaihi wasallam 54:52 itu bisyafaati fihim linabiina 54:55 Muhammadin sallallahu alaihi wasallam wa 54:58 alihi wa ala alihi wasallama 55:02 walhoirihi min ba'dihi minal auliya wal 55:06 malaikah 55:08 wyaa 55:10 yukrimahu 55:13 kelompok yang bisa memberikan syafaat 55:15 atas Izin Allah pun ada dari selain Nabi 55:18 kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam 55:20 dari kalangan para wali-wali Allah. 55:22 Wali Allah itu jangan di jangan 55:24 dimaknakan macam-macam ya. Orang beriman 55:27 itu wali Allah. 55:29 H. 55:30 Jadi kalau wali Allah itu kalau imannya 55:33 tinggi banget itu wali Allah yang 55:34 derajatnya tinggi. 55:35 Tinggi ya 55:36 gitu kan. Namun dalam Al-Qur'an wali 55:38 Allah itu adalah gambaran orang-orang 55:40 yang beriman pada Allah. Kita orang yang 55:42 berim 55:43 beriman 55:43 termasuk kita juga wali Allah. 55:47 Namun keimanan tentunya berderajat 55:49 derajat. Jangan ngaku kita imannya 55:51 sedikit, ngaku imannya banyak. Enggak 55:53 boleh. Tapi kita juga adalah wali Allah. 55:56 Wali Allah untuk menyaksikan keagungan 55:59 Allah, 56:00 lalu mentaati perintah-perintah Allah 56:03 dan menjauhi larang larangannya dan 56:06 berjuang fisabilillah. Semampu kita 56:08 mastatum. Ini kita juga wali Allah. 56:11 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah 56:12 Subhanahu wa taala. Inilah 56:14 kelompok-kelompok yang dosanya besar 56:16 lalu tidak tobat, akhirnya meninggal 56:18 dunia. Di akhiratnya seperti itu nanti 56:22 dimasukkan ke dalam neraka. Nauzubillah 56:25 minzalik sesuai dengan dosanya. Dan 56:27 mereka akan menunggu apa? Menunggu syafa 56:30 syafaat. Maka Rasul mengatakan, "Inna 56:33 syafaati liahlil kabair min umati." 56:37 Syafaati liahlil kabairi min umati. 56:40 Syafaatku itu berlaku 56:43 untuk umatku yang melakukan dosa di 56:46 dunia yang belum bertobat dan dosanya 56:49 dosa besar. Kabair 56:51 dosa-dosa besar yang termasuk dosa kabir 56:53 itu tujuh dosa besar ada di dalam hadis 56:56 yang tidak hari ini kita sampaikan. 56:58 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah 56:59 subhanahu wa taala. Itulah kiranya 57:02 penjelasan daripada ayat innallaha 57:06 laagfiru yusroka bihifiru 57:09 maunika 57:11 yasya. Di dalam surat nisa 48. 57:14 Sesungguhnya Allah Subhanahu wa taala 57:16 tidak akan mengampuni dosa syirik ya 57:19 kan. Ataupun dosa syirik ataupun dosa 57:22 orang yang mensyirikkan dirinya dengan 57:24 sesuatu. 57:25 Namun Allah akan mengampuni 57:28 dosa selain syirik bagi yang 57:29 dikehendaki. 57:32 Keterangan dan tafsirnya seperti itu. 57:35 Oleh karena ikhwat iman yang dirahmati 57:37 Allah, dalam hidup ini kita lagi-lagi 57:40 kita mengutip bahasa Jawa ya ojo dumeh. 57:44 Iya kan? Kebanyakan di mobil-mobil juga 57:47 ojo dumeh 57:48 gitu kan. 57:49 Ojo dumeh itu apa? Jangan mentang 57:52 mentang 57:53 ee jangan aju mung 57:55 mumpung 57:55 aju mumpung. Yuk, kita malah wanti-wanti 58:00 agar kita ini mawas di mawas diri. 58:03 Sehingga kalau kita mawas diri 58:06 insyaallah taala 58:09 hidayah Allah itu besar kemungkinan kita 58:12 dapat. Tapi kalau yang sifatnya ee ya 58:16 istilah ojoh tadi ya kan meh tadi ya kan 58:19 kalau ojo kan jangan mehnya itu 58:22 gitu kan ee ojo dumeh itu ojo itu jangan 58:26 mehnya itu keterlaluan ibaratnya gitu 58:28 itu 58:30 barangkali kita harus berpikir secara 58:32 sehat jangan kita menyia-nyiakan 58:35 kesempatan dalam hidup ini untuk 58:39 merevisi dan mengevaluasi 58:42 waktu-waktu kehidupan kita. Apalagi 58:44 orang-orang yang Allahu Akbar sudah 58:47 seusia Ustaz Umar, Ustaz sekarang sudah 58:50 65 masuk. 58:52 Masyaallah 58:53 lahir Ustaz tahun 62 58:55 gitu kan sudah masuk 65 itu 58:57 65 Ustaz 58:58 mungkin kalau dihitungnya 59:01 ee bulan hijriah sudah lebih. 59:05 Iya. 59:06 Sudah dapat bonus berapa tahun gitu, 59:08 Ustaz? Ini 59:09 karanya ikhwatal iman, yuk kari kita ee 59:12 kari ee tinggal kita berpikir sehat gitu 59:15 kan. Dan Rasul 59:18 memberikan ee wasiat kepada kita tentang 59:21 ee akal pikiran gitu kan. 59:24 Ee orang yang berpikir saat itu dalam 59:27 bahasa Arab alqayyis. Alqayis. 59:29 Alqayis manana nafsahu wail lima baal 59:32 maut. Orang yang cerdas. Kayis, orang 59:36 yang smart, 59:38 pikirannya tajam, 59:39 h 59:40 cerdas, itu adalah orang-orang yang 59:43 ketika hidupnya 59:45 hanya menata ketakwaan kepada Allah, 59:50 menggunakan masa-masa hidupnya hanya 59:52 untuk berbakti pada Allah. Tapi ada 59:55 sebaliknya, wal ajizu mantaba nafsahu 59:59 hawa 1:00:01 watamanna alallah. Namun ada orang yang 1:00:03 kerdil 1:00:04 di samping orang yang cerdas. 1:00:07 Orang kerdil itu orang bodoh. 1:00:08 Hm. 1:00:10 Kalau istilah RI gunung itu apa? 1:00:12 Dung. 1:00:12 Dungu. 1:00:13 Dunguk 1:00:14 itu dungu. Katanya. Adapun orang yang 1:00:17 tidak cerdas, bodoh, terserahlah mau 1:00:20 dungu, mau goblok apa, terserahlah. 1:00:23 sejenisnyaalah 1:00:25 itu orang-orang yang ketika hidup di 1:00:27 dunia yang dipikirkan adalah bagaimana 1:00:30 hawa nafsu bejatnya itu tertutupi, 1:00:33 terpenuhi. 1:00:34 Saya mau maling ya jadi, saya mau 1:00:36 korupsi ya jadi, saya mau berkhianat ya 1:00:39 jadi, saya mau bohong ya jadi, bahkan 1:00:42 saya membunuh ya oke. Itu yang celaka 1:00:45 nanti. Itu bodoh namanya. Otaknya 1:00:49 ditaruh di deng 1:00:50 dengkur. Kata orang Betawi nih, "Oak lu 1:00:52 otak dengkul gitu kan. 1:00:54 Otak didengkul. Tapi konyolnya 1:00:56 orang-orang begini, ya Allah maha 1:00:58 pengampun kok." Nah loh [tertawa] 1:01:02 gitu. 1:01:03 Ya betul Allah maha pengampun. Tapi 1:01:05 ingat inna adzabi adzabun alim. 1:01:10 Kamu tahu bahwa aku ini pengampun dosa 1:01:13 dan maha penyayang. Tapi ingat kata 1:01:15 Allah, "Azabku pun adalah azab yang 1:01:18 pedih." Betul gak? 1:01:19 Iya. [mendengus] Nah, orang-orang yang 1:01:21 berbuat dosa itu 1:01:23 inginnya diampuni 1:01:25 Allah dosanya. Eh, berpikir dulu kamu 1:01:27 siapa kan gitu. 1:01:29 Kamu berkata innallah gfurur rahim. Ya, 1:01:31 siapa yang mengingkarinya? Allah. Kita 1:01:34 tidak mengingkar sifat Allah. Tapi 1:01:36 ingat, azab Allah juga azabun alim. 1:01:39 Azabnya sangat dahsyat dan pedih. 1:01:42 Nauzubillah minzalik. Ikhwan fillah yang 1:01:44 dirahmati Allah, pendengar Radio Rasil 1:01:46 dan pemirsa 1:01:48 televisi Rasil di mana saja berada. 1:01:50 Semoga dengan uraian ini, uraian 1:01:53 daripada surat Nisa ayat 48 tadi, kita 1:01:56 termasuk hamba-hamba Allah yang 1:01:58 menyiapkan diri pada kehidupan ini untuk 1:02:01 beramal saleh. 1:02:03 Sehingga amal saleh kita bila ditimbang 1:02:05 dengan amal buruk kita, amal saleh kita 1:02:08 masih 1:02:10 melampauinya. 1:02:12 Ya, setidaknya 1:02:14 ya kalau ada setidaknya yang kedua 1:02:17 seimbang 1:02:18 yang berimbang antara baik dan buruknya 1:02:21 sama besar, sama banyak sama 1:02:24 timbangannya. Tidak jomplang ke kiri, 1:02:26 tidak jomplang ke kanan. Namun was 1:02:29 waswas khawatir ya. 1:02:30 Ya, penuh was-was kita 1:02:32 tempatnya juga di akhirat di Al-A'raf 1:02:35 gitu kan, di antara surga dan neraka. 1:02:38 Nah, namun pun demikian kelak akan masuk 1:02:40 surga. dengan izin Allah atas ujian itu 1:02:43 di Al-Arab. 1:02:45 Moga-moga kita tidak termasuk pada 1:02:47 golongan yang ketiga. 1:02:48 Amin. 1:02:49 Dan kita sama-sama harus mengucapkan 1:02:51 nauzubillah minhum. 1:02:54 Kami aku berlindung diri. Kami 1:02:56 berlindung diri daripada mereka. Mereka 1:02:58 yang dimaksud adalah kelompok yang keti 1:03:00 ketiga. 1:03:02 Allahu Akbar. 1:03:03 Dijaw. Allahumastajib doana ya rabbana 1:03:05 wagfir birahmatika ya arhamahimin. Itu 1:03:09 saja ikhwat al iman pendengar di radio 1:03:11 rasil dan pemirsa televisi ras yang 1:03:14 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Apa 1:03:16 yang dapat Ustaz Umar sampaikan melalui 1:03:18 tausiah siang ini semoga bermanfaat. 1:03:21 Amin ya rabbal alamin. 1:03:22 Amin ya Allah ya rabbal alamin. Demikian 1:03:24 ikwan akhwat telah kita bersama-sama 1:03:26 simak tausiah siang kajian tafsir Ibnu 1:03:29 Katsir bersama Ustaz Umar Rasyid Hasan. 1:03:30 Kita tadi bersama-sama pelajari Quran 1:03:32 surah An-Nisa ayat ke-48. Begitu baiknya 1:03:35 Allah memberikan kita petunjuk, Ustaz. 1:03:37 Ya, 1:03:37 petunjuk untuk kita hidup lebih baik 1:03:39 menuju surga. Masyaallah. 1:03:41 Ini sudah banyak yang bergabung, yang 1:03:43 menyapa maupun yang bertanya. 1:03:44 Alhamdulillah. [berdehem] 1:03:45 Allahu Akbar. 1:03:46 Sapaan-sapaan yang hadir di siang hari 1:03:48 ini yang tengah menyimak kita 1:03:51 adalah dari ee siapa nih? Bapak Mugi 1:03:55 Jumana sedang menyimak. Ibu, 1:03:58 ada Bapak 1:04:00 ada juga Ibu Yusmati di Cisalak, Ibu 1:04:02 Rusmini, Bapak Nurin, Ibu Retno juga Umi 1:04:05 Yasir. 1:04:06 Ada juga ini dari Eang gak lupa ya 1:04:08 selalu menyimak Ibu Ani Hudaifah juga 1:04:11 sedang menyimak Bapak Him 1:04:12 ada juga Ibu Aminah Citra Indah juga 1:04:14 sedang menyimak rahasia terima kasih. 1:04:16 Semoga pada sehat semuanya, semoga pada 1:04:18 bahagia semuanya. 1:04:19 Amin. Amin ya rabbal alamin. Ada 1:04:20 pertanyaan Ustaz? 1:04:21 Enggak jeda dulu 1:04:22 ee waktunya kayaknya langsung aja. tadi 1:04:26 yang Pak Gubernur itu Pak Anwar Hafid. 1:04:29 Anwar Hafiz Sulawesi Tengah. 1:04:30 Pak Anwar Hafid itu Sulawesi Tengah. 1:04:32 Tengah. Oh, masyaallah. 1:04:34 Gorontak ee Sulawesi Tengah itu ya 1:04:36 Morowali. 1:04:36 Morowali ya 1:04:37 yang menggratiskan pendidikan itu. 1:04:39 Itu dia Ustaz seketika mendapatkan 1:04:41 informasi ini langsung berdoa pada 1:04:44 Allah. 1:04:44 Ya Allah doaku untuk saudara Ya Allah 1:04:47 doaku untukmu saudaraku. Abu ucapkan, 1:04:50 Ustaz ucapkan tuh Anwar Hafiz Gubernur 1:04:53 Sulawesi Tengah. Ustaz mendoakan sebelum 1:04:55 ke sini loh, sebelum ke Rasil 1:04:57 ini langsung Ustaz sebarkan ke 1:04:59 teman-teman. 1:05:01 Semoga menginspirasi yang lainnya ya. 1:05:02 Iya. He silakan. 1:05:04 Dari hamba Allah di ee Pasar Minggu. 1:05:06 Asalamualaikum [mendengus] 1:05:07 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:05:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:10 wabarakatuh. 1:05:10 Semoga Ustaz Umar dan juga Kurasia semua 1:05:12 sehat walafiat. Amin. 1:05:14 Semoga semuanya dalam keadaan sehat 1:05:15 walafiat. Amin ya rabbal alamin. 1:05:18 Ustaz mohon pencerahannya. Kalau ada 1:05:20 orang yang tidak menyembah berhala, 1:05:23 tidak percaya dukun dan merasa dirinya 1:05:25 bertauhid, tetapi dalam kehidupan 1:05:27 sehari-hari dia sangat takut kehilangan 1:05:30 pekerjaan, jabatan, atau harta sampai 1:05:33 rela melanggar perintah Allah. Apakah 1:05:35 kondisi seperti ini bisa di bisa menjadi 1:05:38 pintu menuju syirik, Ustaz? 1:05:39 Allahu Akbar. 1:05:40 Demikian 1:05:41 ya. Yang Ustaz harus pertanyakan adalah 1:05:45 dia ee ahli tauhid ya. 1:05:47 Heeh. Tapi saking takutnya 1:05:50 kehilangan jabat 1:05:51 kehilangan jabatan, kehilangan rezeki, 1:05:53 malah melakukan sesuatu yang diharamkan 1:05:55 Allah. Datang ke dukun semisal, 1:05:57 misalkan 1:05:58 bisa jadi ya datang ke paranormal 1:06:00 semisal, 1:06:01 datang kepada orang pintar kata orang. 1:06:03 Iya. 1:06:04 Nah, atau ke kuburan. 1:06:07 Heeh. 1:06:07 Meminta kepada orang yang dikubur ya. 1:06:10 Karena kata udah kata ustaz yang di 1:06:12 Sumatera itu, saya tidak sebutkan 1:06:14 namanya. 1:06:14 He. 1:06:15 Orang mati juga masih bisa mendoakan 1:06:16 orang hidup. katanya naudubillah minik 1:06:19 itu viral loh 1:06:20 viral di YouTube dan beliau tuh kan 1:06:23 banyak penggemarnya jutaan di Indonesia 1:06:26 bahkan Malaysia bahkan Brunei 1:06:29 itu kan tapi sekarang merosot 1:06:30 pendengarnya karena melakukan 1:06:32 kecerobohan dalam ungkapan beliau kita 1:06:35 tidak usah sebutkan semoga kita selamat 1:06:37 dari kesyirikan ya nah jika ada kondisi 1:06:41 seperti itungguhnya 1:06:44 kalau orang datang ke dukun karena takut 1:06:47 kehilangan jabatan, kehilangan materi, 1:06:50 kedudukan. 1:06:51 Iya. 1:06:52 Dan membenarkan apa yang diungkapkan 1:06:54 dukun, Allahu Akbar. Itu kalau dia mati, 1:06:59 Subhanallah. 1:07:01 Eh, kalau dia masih hidup itu salatnya 1:07:03 tidak diterima 40 hari. 1:07:06 Itu dalam dalam ee akidah. 1:07:09 Nah, 1:07:11 apalagi kalau dihukumkan yang percaya 1:07:14 kepada dukun seperti itu ya kan. 1:07:18 Kemudian 1:07:19 malah menyembah kuburan 1:07:22 atau kepada kuburan wali semisal meminta 1:07:25 agar kedudukan dan pakatnya tidak 1:07:28 digoyang macam-macam. 1:07:30 Saking khawatirnya kedudukan hilang bisa 1:07:32 syirik itu. 1:07:33 Iya. 1:07:35 itu meskipun dia bertauhid, maka tauhid 1:07:38 itu adalah 1:07:40 dia ee tauhid itu kan yang murni ya, 1:07:43 yang tidak bercampur dengan syirik. 1:07:44 Tauhid itu hanya 1:07:47 mengakui Allah itu esa. 1:07:50 Maka akidah itu keyakin itu ada tiga. 1:07:52 Ada ada akidah rububiyah, akidah-akidah 1:07:57 uluhiyah, akidah asma wa sifat. itu ada 1:08:00 akidah di atahahwiyah seperti itu. 1:08:03 Meskipun ada perbedaan di e Al-Asariyah 1:08:06 gitu kan. 1:08:07 Itu keimanan. 1:08:10 Jadi kalau keimanan itu berupa berupa 1:08:13 akidah tauhid ya kan, maka tauhid ini 1:08:16 jangan dicemarkan oleh keyakinan lain. 1:08:19 Ketika ketiga unsur ini dicemarkan oleh 1:08:22 urusan-urusan lain untuk memenuhi hawa 1:08:24 nafsunya tadi contohnya agar kedudukan 1:08:28 dalam pakatnya tidak diganggu, tidak 1:08:31 hilang. 1:08:32 Lalu ee mempercayai pada dukun, 1:08:35 paranormal dan bahkan kekuburan. Ya 1:08:38 Allah, inilah yang namanya terjadi 1:08:41 syirik 1:08:42 syirik merusak tauhidnya 1:08:44 merusak. Nah, maka antara tauhid dan 1:08:46 syirik ini ya akhirnya bercampur aduk. 1:08:51 Iya. 1:08:52 Yang semestinya tauhid ya 1:08:55 tauhid 1:08:56 di satu tempat tidak boleh berubah, 1:08:58 syirik di tempat yang lain kan. 1:09:00 H 1:09:01 jangan dicampuradukan. 1:09:03 Nah, sehingga nanti kalau dicampur 1:09:05 adukan ya dia tetap salat tapi melakukan 1:09:08 kesyirikan. 1:09:09 Ah, ini kepahaman yang yang salah. 1:09:12 Kepha yang benar adalah antara tauhid 1:09:15 dan kesyirikan tidak boleh bergabung. 1:09:18 Yang sekarang banyak itu ya seperti itu. 1:09:20 Mungkin karena kebodohan ya. Salat 1:09:22 masih, 1:09:23 Heeh. 1:09:23 Puasa masih, umrah juga masih. Pulang 1:09:26 umrah 1:09:27 ke dukun ke Jampang. 1:09:29 Dukunasih, 1:09:29 ke dukun ke Banten ya kan? ke dukun, ke 1:09:33 mana-mana. I kan nauzubillah minzalik. 1:09:37 Itu mengorbankan iman kepada kesyirik 1:09:40 kesyirikan. Jatuhnya kafir ataupun 1:09:43 murtad, musyrik dan harus bertobat. 1:09:47 Yustatab sifatnya bisa bertobat. Masih 1:09:50 dibuka pintu tau taubat karena Allah. 1:09:53 Karena kita masih di dunia 1:09:55 gitu kan. Masih bisa yustatab sifatnya 1:09:58 masih bisa bertobat kepada Allah. 1:10:00 Tinggalkan perkara-perkara yang bisa 1:10:02 menghancurkan dan membatalkan akidah 1:10:05 kita, menggugurkan akidah kita. 1:10:08 Jangan khawatir, kedudukan dan pangkat 1:10:10 hilang lah. Wong kedudukan pangkat 1:10:12 hilang itu ada batasnya kok. Kan gitu. 1:10:15 Jadi gubernur batasnya berapa tahun? 5 1:10:17 tahun kan. 1:10:19 Jadi presiden 5 tahun, menteri 5 tahun 1:10:23 apalagi kalau sampai di resapel. Nah, 1:10:25 khawatirnya yang kena resapelesapel itu 1:10:27 malah malah datang ke dukun agar tidak 1:10:30 diresapal. 1:10:32 Mungkin seperti itu arah e pertanyaan 1:10:35 tadi 1:10:36 saking takutnya gitu 1:10:37 saking atau yang mungkin takut di mutasi 1:10:40 nih. 1:10:41 H 1:10:41 mutilasi apa? Mutasi 1:10:43 mutasi [tertawa] 1:10:43 dipotong-potong mutilasi 1:10:46 takut dimutasi jabatan camatnya dari 1:10:49 Majalengka ibaratnya. Ah, takut ini. 1:10:52 Takut dimutasi ke Irian. 1:10:54 [tertawa] 1:10:55 ya. 1:10:55 Ah, saya ke dukun dulu. Ah, ini enggak 1:10:57 boleh. 1:10:58 Iya. 1:10:58 Malah syukuri yang adanya mutasi-mutasi 1:11:01 itu sebelum dimutilasi kan gitu 1:11:04 ya. Tuh, ini ikhwan. Jadi jangan 1:11:07 khawatir 1:11:08 kepada lenyapnya 1:11:10 ee urusan-urusan dunia gitu kan. Itu 1:11:13 hanya ujian. Jangan malah kondisi 1:11:16 seperti itu digadaikan dengan kesyirik 1:11:19 kesyirikan. mengatasnamakan khawatir 1:11:22 banget nih kalau saya kehilangan 1:11:24 kedudukan dan pangkat jabatan. 1:11:26 Nauzubillah minzalik. Itu bisa syirik 1:11:29 itu wallahuam bisa 1:11:30 membahayakan diri agamanya gitu kan. 1:11:33 Ini juga ada sapaan dari Ibu Hajah 1:11:35 Saidida. Ustaz mohon doanya baru 1:11:37 mengalami kecelakaan sekarang dalam 1:11:40 kondisi penyembuhan. Ustaz mohon doanya 1:11:42 Ibu Hajah Syaidah pendengar setiap Ustaz 1:11:44 takut lupa Ustaz doakan dulu. 1:11:46 Aminkan oleh semua kita yang mendengar. 1:11:49 Ustaz akan mendoakan Ibu Sayidah. 1:11:51 Syaidaah. 1:11:52 Bismillah. 1:11:53 Bismillahirrahmanirrahim. 1:11:54 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasallallahu 1:11:56 ala nabina Muhammadin waa alihi wasbihi 1:11:59 ajmain. Allahum rabbanas adibil 1:12:02 bfiardana 1:12:04 ahlana 1:12:06 bundaidahidah 1:12:09 anta syafiuk 1:12:16 insyaallah. Semoga bersih, bersih, 1:12:19 bersih dari apa yang dialami oleh Bunda 1:12:21 Saidah dan semua kita dalam keadaan 1:12:24 bersih daripada dosa insyaallah taala. 1:12:26 Karena ujian itu intinya adalah 1:12:28 membersihkan doa. Amin. Insyaallah 1:12:31 taala. Semoga sembuh Bunda dan semoga 1:12:33 dapat beraktivitas kembali seperti 1:12:35 biasa. 1:12:36 Masyaallah. 1:12:37 Baik, Ustaz. Kita dibatasi oleh waktu 1:12:39 kerasa nih sudah .30 di sana ya. Lebih 1:12:41 nih. 1:12:42 Baik mungkin disimpulkan tema kita di 1:12:44 ini Ustaz. 1:12:44 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:12:46 Untuk kesimpulan ini mengapa Ustaz Umar 1:12:49 menyampaikan ayat tadi dan menyimpulkan 1:12:53 tiga kelompok masyarakat manusia 1:12:56 ini karena sayangnya Ustaz pada diri 1:12:59 sendiri 1:12:59 i 1:13:01 dan pada keluarga yang di bawah tanggung 1:13:03 jawab Ustaz. 1:13:05 Ini sebentuk sayang dan cintanya ustaz 1:13:08 kepada masyarakat Muhammad sallallahu 1:13:10 alaihi wasallam di negeri ini. 1:13:14 Adapun yang menerima nasihat kita 1:13:16 syukuri. Yang tidak pun jangan malah 1:13:19 membenci kita. 1:13:20 Iya. 1:13:21 Iya kan? Karena ada kita beri nasihat 1:13:23 malah 1:13:25 tidak diterima nasihat kita malah balik 1:13:27 memben membenci. 1:13:29 Nauzubillah. Malah nanti kita yang 1:13:30 dipenjara kan gitu. Tangkap tuh ustaz 1:13:33 itu nasihatin saya ada apaan ini kan 1:13:35 gitu malah 1:13:36 naudubillah min dalalik jangan sampai 1:13:39 seperti itu. 1:13:40 Setidaknya dengar 1:13:42 jangan membenci kalau tidak menerima pun 1:13:46 setidaknya deng dengar saja 1:13:48 ya. Kalau mendengarkan masuk telinga 1:13:50 kanan 1:13:51 keluar [tertawa] 1:13:52 keluar telinga kiri itu mangsa bodoh. 1:13:55 Dengar ajalah siapa tahu yang didengar 1:13:59 itu ada yang nempel di genderang 1:14:01 telinganya. 1:14:02 [tertawa] 1:14:02 Sebagian 1:14:03 sebagian ataupun sebagian kecilnya lah 1:14:05 ibarat. Oh iya, Ustaz Umar bilang 1:14:08 korupsi itu tidak baik. Harus 1:14:10 dikembalikan pada instan terkait. Karena 1:14:13 koruptor itu banyak menjadikan 1:14:15 masyarakat miskin sampai akibatnya ada 1:14:18 yang bunuh diri dipati ya kan. Anaknya 1:14:21 empat digantung, gantung, gantung. 1:14:23 Akhirnya dia sendiri yang menggantung 1:14:25 diri. Oh iya iya ya. saya akan berhenti. 1:14:28 Nah, kalau sampai nasihat ustaz siang 1:14:30 ini didengar oleh mereka-mereka itu 1:14:33 siapa mereka? Wallahualam. [tertawa] 1:14:36 Tapi ini saya sudah tahu koruptor 1:14:39 semoga tau 1:14:40 taubat. 1:14:41 Tbat masih ada waktu masih di dunia ya 1:14:44 selama kita di dunia ini masih ada waktu 1:14:47 tapi syaratnya harus penuhi. Kembalikan 1:14:49 semua harta yang dikorup itu pada 1:14:52 instansi terkait. 1:14:53 Iya 1:14:54 gitu. Meskipun kembali miskin. Long kita 1:14:56 tadinya miskin, ya harus miskin lagi. 1:14:58 Biar 1:14:59 biar kita miskin asal mulia di sisi Al 1:15:02 Allah. 1:15:03 Ngapain kaya raya tapi di sisi Allah 1:15:06 dibenci, dimurkai? 1:15:07 Iya. 1:15:07 Setiap hari tidak tenang, mau tidur 1:15:09 tidak nyaman. Gelisah memikirkan duh 1:15:12 harta banyak tapi hasil maling. 1:15:15 Duh harta banyak tapi saya aduh 1:15:18 menggerogoti uang negara sehingga rakyat 1:15:21 banyak yang miskin gara-gara saya. 1:15:23 Enggak tenang hidupnya. Jangan kira 1:15:25 koruptor itu tenang hidupnya. Enggak 1:15:28 nyaman, enggak nyaman tidur. Mereka 1:15:30 gelisah tidur. Makanya mereka lari ke 1:15:32 luar negeri untuk apa? 1:15:34 Hiburan. [tertawa] 1:15:35 Hiburan. Disangganya hiburan di luar 1:15:37 negeri bisa membuat mereka senang malah 1:15:40 tidak. Tuh ingat itu tidak nyaman malah 1:15:44 jauh dari keluarga. 1:15:45 Nah, itu setidaknya begitu. Jadi intinya 1:15:49 sekali lagi Ustaz Umar akan sampaikan 1:15:50 pada masyarakat ini 1:15:53 untuk berhati-hati dalam hidup ya. Bagi 1:15:57 yang punya wewenang 1:15:59 sedang memerintah, 1:16:01 syukuri. Allah memberikan kesempatan 1:16:04 kita menjadi pemerintah. Namun demikian, 1:16:07 lakukan perintah Allahnya. Iya. 1:16:11 Kedudukan pangkat itu nikmat yang harus 1:16:14 disyukuryukur 1:16:15 namun lakukan perintahnya. Jauhi 1:16:17 larangan 1:16:18 larangan. 1:16:18 Kalau ini dipahami oleh stakeholder 1:16:21 negara kita bahkan dari yang pucuk 1:16:23 pimpinan atas sampai tikang tukang sapu 1:16:26 di negeri ini. Ya Allah 1:16:29 itu nikmat. Jangan malah seperti yang 1:16:32 ustaz dulu katakan di Indonesia 1:16:35 khususnya nih sekarang ini jangankan 1:16:38 orang awam ya yang sedikit ilmu 1:16:40 agamanya. Para kiai aja sekarang banyak 1:16:43 yang para kiai itu banyak malah ee 1:16:47 mengakali. 1:16:48 Mengakali 1:16:48 ya. Iya. 1:16:50 Apa tidak terdengar informasi kiai di 1:16:52 Bandung di Garut di malah dipati lagi 1:16:56 kemarin kan 1:16:57 yang sampai santriwatinya 50. orang. 1:17:00 Oh, 1:17:01 iya kan? Itu kan ngakali. 1:17:03 He. 1:17:04 Sekarang kok banyak kiai malah ngakali. 1:17:06 Ngakali agama ya. 1:17:08 Iya. Banyak para ustaz malah mengambil 1:17:10 manfaat. 1:17:13 Kalau kalau amplopnya tidak besar saya 1:17:15 tidak mau datang. Itu mau ngambil 1:17:17 manfaat namanya kan. 1:17:20 Ya, alangkah baiknya kita ini pahamlah 1:17:22 orang ustaz itu enggak punya gaji 1:17:24 ibaratnya. Ya, ceramah dikasihlah untuk 1:17:27 ongkos. Itu pun kita tidak minta ya 1:17:30 dikasih terima. Tidak. Jangan grutu. 1:17:35 Jangan menggeru menggerutu. 1:17:37 Banyak ustaz yang mengambil manfaat. 1:17:39 Hari ini kita jumpai banyak guru yang 1:17:41 keliru. 1:17:43 Betul gak? 1:17:44 Iya. 1:17:45 Banyak guru yang keliru. 1:17:47 Banyak hakim yang diadili. 1:17:50 Hakim diadili. 1:17:50 Nah, iya. Sebenarnya kan hakim itu harus 1:17:53 mengadili, tapi masa diadili. 1:17:56 Banyak jaksa yang dituntut hari ini. 1:18:00 Ayo silakan fakta ini. 1:18:03 Ustaz ini mengajak untuk baik kembali 1:18:07 manusia itu pada jati dirinya. 1:18:09 Sekarang kok banyak jaksa yang malah 1:18:10 dituntut. 1:18:13 Banyak polisi yang di apa? Disidik. Hari 1:18:16 ini tugas polisi kan menyidik. Tapi hari 1:18:19 ini banyak polisi yang malah disid 1:18:22 disidik. Naudubillah minzalik. Ayo, ayo 1:18:25 ikhwan, kita kembali pada jati diri 1:18:27 kita. Banyak hansip malah ditangkap. 1:18:30 [tertawa] 1:18:33 Ada lagi satu lagi banyak ee satpam 1:18:36 malah banyak diaman 1:18:38 diamankan. Padahal tugas satpam 1:18:40 mengaman. 1:18:42 Maka ustaz dulu mengatakan dalam ceramah 1:18:44 jika perumahan apapun klasernya kalau 1:18:46 masih dijaga oleh satpam itu tanda 1:18:49 klaser itu dalam keadaan tidak aman. 1:18:51 [tertawa] 1:18:54 itu nak ya. Jadi ikhwan pilah yang 1:18:56 dirahmati Allah, mari sama-sama kita 1:18:58 berpikir sehat untuk kita menuju husnul 1:19:02 khatimah. 1:19:03 Khatimah. 1:19:04 Amin. 1:19:05 Tidak tidak ada jalan lain buat kita 1:19:07 yang sudah berumur ini. Ustaz sendiri 1:19:09 inginnya itu meninggal dalam keadaan 1:19:11 husnul khatimah dalam ceramah. 1:19:14 Inginnya ustaz gitu loh. 1:19:16 Seperti kemarin ustaz buka di YouTube 1:19:18 ada orang azan nak. 1:19:20 Heeh. itu azan terakhir menutup usianya. 1:19:23 Iya. 1:19:24 Dari kalimat ee ashadu alla 1:19:27 ilahaillallah masih itu 1:19:30 hayya al shah lalu hayya meninggal. 1:19:35 Maunya kita seperti beliau 1:19:38 dalam keadaan baik gitu. 1:19:39 Dalam keadaan baiklah. Setidaknya 1:19:41 masyarakat melihat oh indah banget gitu 1:19:43 kan. Moga-moga menjadi kenyataan kan 1:19:45 gitu. ketimbang matinya sedang berjud 1:19:47 berjudi, 1:19:48 ketimbang matinya sedang berjin, 1:19:50 ketimbang matinya sedang korup 1:19:51 korupsi. 1:19:51 Nah, itu yang dimaksudkan. 1:19:54 Jadi, keterangan siang ini adalah 1:19:56 menggambarkan jati diri manusia. 1:19:59 Ayo kita kembali pada jati diri kita 1:20:02 bahwa kita akan menutup sejarah 1:20:04 kehidupan kita dengan husnul 1:20:06 khatimah, 1:20:07 dalam kebaikan taklim, dalam kebaikan 1:20:10 mendengar nasihat, ya kan? dalam bekerja 1:20:13 yang mengunjunjung tinggi kejujuran dan 1:20:17 amanah, adil ya kan. Menjunjung tinggi 1:20:21 ee peraturan-peraturan. Oh, indah 1:20:24 rasanya kalau semua instansi isi 1:20:26 orangnya yang jujur jujur. 1:20:29 Itulah ikhwan semoga dapat dimanfaatkan 1:20:33 ceramah di siang hari ini dan semoga 1:20:36 Allah subhanahu wa taala masih 1:20:37 memberikan kesempatan pada kita untuk 1:20:40 berbuat amal saleh di usia kita. Dan 1:20:43 semoga Allah Subhanahu wa taala 1:20:44 mengakhiri cerita sejarah hidup kita 1:20:47 dengan yang baik-baik saja. Amin ya 1:20:50 rabbal alamin. Rbana taqobbal minna 1:20:52 innaka antul alim wataina innaka 1:20:55 antwaburim. 1:20:57 Allahumfirlana dunubana waliwalida 1:20:59 warhamhuma kama rabbayana sigoro 1:21:02 waliahlina waliduryatina walianatina 1:21:05 waliuladina waliikhwanina 1:21:07 waliokhawatina. Allahumagfir lil 1:21:09 mukminina wal mukminat wal muslimin wal 1:21:12 muslimat alahya wal amwat. Allahumalamin 1:21:26 Allahun 1:21:33 akubam 1:21:34 [berdehem] 1:21:42 amarallahu 1:21:54 nabina Muhammadin wa 1:21:55 alihamdulillahiabbil 1:21:59 alamin. 1:22:00 Amin ya Allah ya rabbal alamin. Jajaklah 1:22:02 ustaz atas ilmunya atasnya juga doanya 1:22:05 tadi. Semoga apa yang telah sampaikan 1:22:07 awat bisa membuat kita menjadi lebih 1:22:10 baik lagi dan semoga disampaikan 1:22:13 bermanfaat. 1:22:15 Saya yang bertugas Pak temani Ondi dan 1:22:17 juga Alur pamit. Subhanakallahum 1:22:18 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:22:21 astagfiruka waubu ilaik. Wasalamualaikum 1:22:23 warahmatullahi wabarakatuh.