Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:07 Brail 0:18 [musik] 1:22 yang ada sebelah sana saja 1:26 saya terlebih dahulu. Asalamualaikum 1:29 warahmatullahi 1:29 wabarakatuh, Ustazah. 1:32 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:34 wabarakatuh. Gimana Mbak Olin? Sehat? 1:38 Alhamdulillah buka doanya ustazah sehat 1:40 walafiat. Ustazah sendiri bagaimana 1:42 keluarga? Sehat 1:44 alhamdulillah mudah-mudahan semua juga 1:49 yang bersama kita dikaruniakan Allah 1:51 senantiasa sehat walafiat insyaallah. 1:55 Masyaallah. Amin. Insyaallah. dan ikhwan 1:57 dan akhwat, tema yang akan diangkat 2:00 Ustazah pada kesempatan kali ini luar 2:02 biasa menarik karena ee saya bacakan ya 2:06 ini ee temanya selingkuh tanpa bertemu. 2:10 Agak mengerikan sebenarnya ya membaca 2:12 [tertawa] 2:13 temanya tapi bagaimana nanti sarannya 2:16 isinya kita akan simak ee paparan 2:19 ustazah tafadol Ustazah langsung. 2:21 Iya. Jaakilah Mbak Olin. 2:22 Bismillahirrahmanirrahim. 2:29 yaana 2:31 yaana 2:33 bil islam yaanaal hamdu bil quranakal 2:37 hamdu ahli muah lakalaminha 2:45 allahum shi wasallim wik sayidina 2:48 muhammadin waa alihi 2:52 Allah inuka. 2:57 Amin ya rabbal alamin. Ee di hari Jumat 2:59 yang dimuliakan Allah ini, 3:11 mudah-mudahan Allah tambah keimanan 3:12 kita, Allah jaga keluarga kita sampai 3:15 menuju surganya insyaallah. Amin ya 3:17 rabbal alamin. Karena tema kita pada 3:20 siang hari ini tentang selingkuh tanpa 3:24 bertemu ya, digital 3:27 eh invidility ya, infidility ya 3:30 istilahnya tuh emotional cheating ya. 3:32 Nah, ini memang ee ada yang menarik dari 3:36 ee Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung 3:39 itu di tahun ini itu membahas fenomena 3:44 perselingkuhan digital ya, digital 3:46 invisibility ya eh atau emosion 3:51 penyebab konflik rumah tangga ya bahkan 3:54 ee terjadinya perceraian. Nah, apakah ee 4:00 suami atau istri yang sering chat dengan 4:03 lawan jenis ya, sering curhat, saling 4:06 memberikan perhatian, bahkan ee saling 4:10 mengatakan kangen gitu ya, tapi mereka 4:12 enggak bertemu. Apakah itu disebut ee 4:15 perselingkuhan? Nah, ini yang akan kita 4:17 akan bahas ya, perselingkuhan tanpa 4:20 bertemu ya. Ee tentu saja 4:24 ketika kita menanya 4:27 apakah kita boleh cek dengan lawan jenis 4:31 ya. Cek dengan lawan jenis berhubungan 4:33 dengan lawan jenis via WA atau apapun ya 4:37 atau di M atau apalah ya. Apakah haram? 4:40 Tentu saja ee kalau hukum itu kan tentu 4:44 ada dalilnya, ada hujahnya ya. Dalam 4:47 Islam itu memang tidak ada larangan 4:50 seorang perempuan [berdehem] berbicara, 4:53 berhubungan, ee berinteraksi dengan ee 4:57 lawan jenisnya yang non mahram ya selama 5:00 kebutuhan itu dibenarkan oleh syariat 5:03 ya. Misalnya dalam urusan pekerjaan, 5:06 pendidikan ya apapun ya ee pekerjaannya 5:09 apakah dalam hal pelayanan masyarakat, 5:12 dalam muamalah jual beli, dalam 5:14 konsultasi, dalam dakwah. dalam hal ee 5:18 bertanya ya, berguru ya, belajar ee 5:21 urusan keluarga, kebutuhan sosial, 5:24 apapun dalam kehidupan kita sehari-hari 5:28 yang penting ada rambu-rambunya yaitu ee 5:32 caranya seperti apa, isinya bagaimana, 5:36 tujuannya, intensitasnya, dan dampaknya. 5:38 Itu harus diperhatikan. 5:42 dalam Alquran ya dalam surah Alahzab 5:45 ayat 32 itu kan ya 5:58 itu 6:00 yang artinya wahai istri-istri Nabi, 6:03 kamu tidak seperti perempuan-perempuan 6:05 yang lain jika kamu bertakwa maka jangan 6:08 kamu tunduk ya maksudnya nya w itu 6:11 jangan manja, jangan melembut-lembutkan 6:14 suara dalam berbicara sehingga bangkit 6:17 nafsu orang yang ada penyakit dalam 6:20 hatinya. 6:24 Ucapkanlah perkataan yang makrufah yang 6:26 dikenal yang baik. Jadi artinya dalam 6:30 ayat ini 6:32 dalam ayat ini tidak berbicara ee Allah 6:35 itu tidak melarang jangan berbicara ya 6:37 kamu bukan. Tapi Allah eh memerintahkan 6:44 jangan kamu melembutkan suara dalam 6:46 berbicara. 6:48 Artinya apa? Artinya komunikasi ya 6:52 antara seorang laki-laki dengan seorang 6:54 perempuan yang bukan mahram itu bisa 6:57 jadi ee bisa bisa terjadi tapi harus 6:59 memiliki adab dan batasnya. Ya. Jadi 7:02 kalau dalam ee kalau ada yang mengat itu 7:05 kan istri Nabi ya, Nisa kan kita bukan 7:08 istri Nabi. Nah, ada kaidah e kaidah 7:11 yang menyebutkanab 7:15 yang menjadi pertimbangan kita itu 7:17 adalah keumuman lafaznya, bukan 7:19 kekhususan sebabnya. Betul. Ayat ini 7:23 untuk istri-istri Nabi. Karena ee para 7:26 um para ulama juga menjelaskan bahwa 7:28 ayat ini memang ee untuk istri Nabi 7:31 khitabnya ya. Tapi ini adalah tuntunan 7:34 bagi wanita muslimah secara umum sejak 7:38 ayat ini diturunkan sampai akhir zaman. 7:40 Bahkan Ibnu Katsir mengatakan ini adalah 7:43 adab-adab yang Allah perintahkan kepada 7:45 istri-istri Nabi dan para perempuan 7:48 muslimah ya umat Muhammad sallallahu 7:51 alaihi wasallam. Maka ketika kita 7:54 membahas komunikasi perempuan dengan 7:56 laki-laki ya di zaman sekarang ini 7:59 termasuk via ee WhatsApp ya ee 8:02 Instagram, DM apa komunikasi apalah 8:04 pokoknya ya baik dalam keseharian 8:06 pekerjaan media sosial itu kita tidak 8:08 mengatakan bahwa perempuan itu tidak 8:11 boleh berbicara dengan lelaki. Ee bukan 8:13 begitu, tapi Islam mengajarkan bagaimana 8:17 adab dan etikanya. Yang diajarkan dalam 8:20 Islam itu adalah berbicaralah dengan 8:23 kebutuhan yang benar. Ya, sesuai dengan 8:25 kebutuhan dengan cara makruf. Waalan 8:28 ma'rufa. Jangan membangun komunikasi 8:31 yang menggoda. Jangan membuka pintu 8:34 fitnah ya. Jangan menjadikan komunikasi 8:37 kita dengan lawan jenis ini sebagai 8:39 hubungan yang tersembunyi dari pasangan. 8:41 Karena permasalahan tanda kutip 8:43 perselingkuhan ini enggak tidak hanya 8:45 terjadi pada pada seorang laki-laki yang 8:48 memiliki istri, bahkan pada istri yang 8:50 sudah memiliki suami juga. Jadi, 8:52 persoalannya ini bukan semata-mata 8:54 berbicara atau tidak berbicara, tapi 8:56 bagaimana cara berbicara untuk tujuan 9:00 apa, sejauh mana dan ke mana hubungan 9:03 ini akan membawa hati dan perilaku kita. 9:05 Ya, itu termasuk ya ucapan, tulisan itu 9:07 kan sama ya. Nah, dari chat biasa itu, 9:11 itu kan godaan setan tuh ada di 9:12 mana-mana ya, tim itu setan itu menggoda 9:14 kita, itu chatnya biasa. Tapi ketika 9:17 intensitasnya semakin sering, apalagi 9:20 ada ee apa ya godaan setannya itu bisa 9:24 memunculkan hubungan emosional tanpa 9:26 disadari. Artinya apa? Artinya 9:30 perselingkuhan itu tidak selalu dimulai 9:33 dengan ya selingkuhan yuk, eh selingkuh 9:35 yuk. Kan enggak begitu ya. Eh, kamu 9:38 ganteng deh, kamu cantik deh, kita 9:39 selingkuyuk enggak begitu. Sama kayak 9:41 orang berzina kan ketika Allah ee 9:43 memerintahkan e apa laq zina jangan kamu 9:47 dekati zina. Itu kan mendekat aja enggak 9:50 boleh kan. Allah enggak mengatakan la 9:52 tafal zina kamu jangan lakukan zina tapi 9:55 mendekat saja tidak boleh. Nah, termasuk 9:57 juga ini. Jadi, bisa jadi ketika 10:00 terjadinya ee chat yang biasa dengan 10:03 lawan kemudian tidak disertai 10:08 yang ee awalnya itu dimulai dengan ini 10:11 kan teman nyaman ngomong sama dia cuman 10:14 ngobrol aja dia tuh ngerti aku. Kalau 10:16 yang di rumah mah enggak ngerti gitu ya. 10:18 Lama-lama lama lama akhirnya terlanjur 10:21 sayang pengin bertemu dan seterusnya. Di 10:23 sinilah muncul bahayanya. Makanya Allah 10:26 eh dalam surah Alisra ya ayat 32 wina 10:31 inahu 10:34 jangan kamu mendekati zina karena zina 10:37 itu perbuatan yang fahsya ya jalan yang 10:40 buruk ya makanya walaqru ya bukan Allah 10:44 katakan wala taznu jangan berzina ya 10:46 tapi wala taqrabu jangan dekati artinya 10:49 apa artinya Islam itu tidak hanya 10:52 melarang tujuan akhir Tapi prosesnya ya 10:55 Allah juga melarang manusia itu 10:58 preventif ya, jangan mengantarkan 11:00 sesuatu perbuatan yang akhirnya terjadi 11:02 perzinahan. Makanya ee mendekati itu ee 11:06 lat takrbu zina itu mencakup seluruh 11:09 sarana dan pendahuluan yang dapat 11:12 membawa kepada zina dan itu butuh 11:14 proses. Tidak sehari dua hari bisa 11:16 berbulan-bulan ya. Makanya terjadinya 11:18 perselingkuhan perzinan itu kan dimulai 11:20 dengan proses yang panjang ya dalam 11:21 konteks kita saat ini ya. mungkin kita 11:24 bisa mengambil ee apa hikmah ya mungkin 11:27 dari DM dulu ya DM ya ee bisa juga chat 11:30 pribadi atau mungkin percakapan ketemu 11:32 romantis saling curhat ya lama-lama 11:35 curhatnya jadi intim akhirnya terjadilah 11:37 hubungan emosional yang rahasia nah di 11:40 sinilah nantinya ujung-ujungnya 11:43 terjadinya perzinaan maka zina itu ya 11:47 tidak selalu langsung dari kemaluan ya 11:50 dalam hadis ini luar biasa nih 11:52 Rasulullah Dalam hadis sahih riwayat 11:54 Muslimina 11:58 ya telah ditetapkan atas e anak Adam 12:01 bagian dari zina ya 12:05 mahal yang pasti akan mengenainya. Maka 12:08 kalau enggak jaga tuh hati-hati kena 12:09 tuh. Pertama disebutkan 12:15 zinah kedua mata itu adalah memandangin 12:22 kedua e telinga itu mendengar. Kemudian 12:28 kalam zinanya lisan itu berbicara isinya 12:32 itu konteksnya itu sudah mengarah ke 12:34 sana gitu ya. Kemudian waladin 12:39 zinahnya tangan itu menyentuh. Nah, 12:41 kalau zinah tangan sekarang ya kita 12:44 pegang HP kan pakai tangan ya isinya itu 12:47 ee kalau isinya yang mengandung zina itu 12:49 dianggap zina ya. Kemudian 12:54 al kaki itu untuk melangkah walqbu yahwa 12:59 watamanna. Hati itu berkeinginan 13:02 berangan-angan ya suka ngelonjor gitu 13:05 ya. jorok itu tuh hati kanusdiquikalju 13:11 dan kemaluanlah yang membenarkan atau 13:14 mendustakan. Ini hadisnya sahih ya ee 13:17 hadis riwayat Imam Muslim ya. Jadi hadis 13:19 ini sebenarnya mengajarkan kita untuk 13:23 memutuskan mata rantai maksiat sedini 13:27 mungkin. Jadi bukan menunggu terjadinya 13:30 zina fisik. Karena zina fisik itu 13:33 kemaluan ya. itu paling akhir. Jadi 13:36 fokus hadis ini adalah preventif ya, 13:39 penjagaan bertahap itu ya. Telinga tuh 13:42 satu telinga itu ya apa? Pertama mata ya 13:46 mata. Kedua telinga, ketiga lisan, 13:49 keempat tangan, kelima kaki ya melangkah 13:52 ya, kemudian hati, yang keenam. Yang 13:55 ketujuh itu baru fisik ya. Jadi ada 13:58 tujuh anggota tubuh itu berpotensi bisa 14:01 mengarah kepada zinah sebenarnya. Jadi 14:03 apa hubungannya dengan chat ya, dengan 14:05 chatting dan segala macam. Ini kan 14:07 kerangka moral, ini adab, ini etika, ini 14:10 penjagaan Allah untuk ee hamba-hambanya. 14:12 Jangan sampai berbuat zina karena zina 14:14 itu adalah dosa besar. Maka pertama 14:17 disebutkan dulu mata. Zinanya mata itu 14:20 adalah dengan melihat. Melihat apa? 14:22 Melihat foto, video yang tidak halal ya 14:26 ee tontonan-tontonan 14:28 ee yang porno atau apalah pokoknya mata 14:31 itu kan tidak halal. Nah, itu 14:33 dikategorikan zinah mata. Kemudian 14:35 telinga. Zinah telinga itu apa? 14:37 Mendengar, kan? Mendengar itu kan 14:39 artinya menikmati suara atau percakapan 14:42 yang menggoda. Kan suka ada tuh ya ee 14:44 teleponan seks itu ya dengerin apa itu 14:47 tuh zinah telinga. Terus lisan. Lisan 14:50 tuh apa ya? Mungkin ngobrol dengan lewat 14:53 ee apa eh voice note atau apalah ya? 14:56 Intinya lisan ya. Nah, lisan itu, mohon 14:58 maaf, 15:03 lisan ini ee kata-kata romantis itu kan 15:06 bisa berjam-jam itu mendengarkan 15:08 kalimat-kalimat romantis. Nauzubillah 15:11 minzalik ya. Terus tangan zinah tangan 15:13 apa itu? Kalau tangan itu kan menyentuh, 15:16 meraba, memegang ya. Kalau itu kalau 15:18 ketemu langsung, kalau selingkuh tanpa 15:20 bertemu itu ya dengan mengetik, mengirim 15:23 pesan, pesan-pesan yang romantis. Nah, 15:26 itu kan zina juga. Kemudian kaki. Kaki 15:28 itu mendatangi tempat pertemuan ya kan 15:30 dari chatting tertarik, timbul rasa 15:32 sayang, janjian, ketemuan. Dan kita 15:34 banyak dengar kasus ya dari perkenalan 15:37 online lewat media sosial akhirnya 15:39 bertemu akhirnya apa? Terjadilah 15:41 hubungan zina, akhirnya apa? Terjadi 15:43 pembunuhan ya. Karena hamil yang 15:47 laki-laki tidak mau bertanggung jawab 15:48 itu ada kasus itu selalu ada ya. Nah, di 15:51 situ kaki melangkah mendatangi 15:52 pertemuan. Kemudian hati. hati itu mulai 15:55 itu ya ada perasaan, ada rasa ya mulai 15:58 senang, mulai rindu, menginginkan, 16:01 mengkhayal dan segala macam. Akhirnya 16:03 dibuktikan dengan fisik ya, kemaluan ya. 16:05 Kemudian hubungan fisik bisa menjadi 16:07 tahap terakhir di sini ya. Jadi jangan 16:10 menunggu sampai zina fisik terjadi baru 16:13 menganggap ada masalah. Dimulai dari 16:15 awal karena Islam itu preventif ya. 16:18 Kalaupun alasannya kan kita enggak 16:20 bertemu kan hanya lewat udara, lewat 16:22 online saja ya tidak bertemu tapi bukan 16:25 berarti enggak bisa aman kan. Enggak 16:27 bisa ya otomatis belum tentu aman 16:30 misalnya apalagi sampai ungkapan kangen 16:33 aku sayang deh sama kamu pengin deh 16:34 curhat ya Allah jangan kasih tahu 16:36 suamimu ya jangan sampai tahu. Nah ini 16:39 dia di sini yang muncullah rasa, ya. Nah 16:42 apakah ini sekedar komunikasi biasa kan 16:44 tentu tidak. Makanya secara moral dan 16:46 dalam konteks perkawinan sudah ada di 16:49 sini persoalan kesetiaan ya walaupun 16:53 belum terjadi hubungan fisik ya. Jadi 16:56 artinya kalau kita ee kesetiaan itu kan 17:01 diuji ya hanya dengan satu pasangan 17:03 enggak boleh bermain-main apalagi 17:04 iseng-iseng enggak ya. Jadi jangan 17:06 sampai lupa batas ketika kita 17:08 berinteraksi dengan ee lawan jenis. 17:11 Walaupun tidak bertemu ya, tapi 17:13 intensitas kita, pertemuan kita dengan 17:15 lewat udara itu semakin sering ya. Nah, 17:18 itu ee bahaya. Nah, oleh karena itu ada 17:21 batas batas cat yang masih wajar itu 17:25 kita semua perlu memahaminya ya. Masih 17:28 dalam koridor wajar itu bila apa ya? 17:31 Bila memang ada kebutuhan yang jelas ya, 17:34 kita punya ee hubungan kerja, bahasanya 17:37 normal ya, maksudnya profesional 17:39 bahasanya tuh enggak berlembut-lembut, 17:41 enggak bermanja-manja ya, enggak ada 17:43 rayuan, enggak ada ee pembicaraan 17:46 permasalahan pribadi atau kehidupan 17:48 pribadi secara berlebihan ya sampai 17:50 aib-aib itu diungkapkan. Makanya jangan 17:52 curhat dengan yang lawan jenis itu 17:54 bahaya ya. Tidak menyembunyikannya 17:56 dengan pasangan. Nah, kalau sampai kita 17:59 khawatir pasangan kita membaca chat 18:02 kita, nah itu berarti ada masalah nih 18:03 ya. Habis chat dihapus ya. Ini kan 18:06 masalah nih. Apalagi sampai muncul 18:08 ketergantungan emosional ya. Sehari 18:10 enggak nerima chat nungguin balasannya. 18:12 Nah, itu kan bahaya. Nah, di sinilah 18:15 zona merah itu harus dipahami ya. Jadi 18:18 kalau sudah ada ee tanda-tanda misalnya 18:24 ee chat dilakukan setiap hari tanpa 18:26 kebutuhan, pokoknya iseng aja penen. 18:28 Jadi ada rasa menggelitik gitu ya. Ah 18:30 pengin ah chat ah. Terus kemudian nunggu 18:33 balasan terus dia nunggu balasan ya. 18:36 Terus curhat masalah rumah tangga ya. 18:39 Terus memberikan perhatian khusus ya. 18:42 Saling memanggil dengan panggilan 18:43 romantis dan segala macam. Ah itu 18:45 nauzubillah minzalik. ini sudah masuk ke 18:47 kategori perselingkuhan walaupun tidak 18:50 bertemu. Nah, sekarang pertanyaannya 18:53 gini. Kalau pasangan kita ya membaca 18:59 seluruh isi chat ini, apakah ee kita 19:03 merasa bersalah atau tidak masalah atau 19:05 khawatir ee suami kita akan atau 19:08 pasangan kita, istri kita akan ee 19:10 cemburu dan segala macam. Nah, kalau 19:12 jawabannya ya jangan sampai dibacalah 19:14 nanti pasti ada masalah. Nah, di sinilah 19:16 masalahnya ya. Ini sudah mulai buka nih 19:18 pintu ee perzinan ketika kita tidak 19:21 ingin pasangan kita mengetahui isi chat 19:24 kita dengan ee lawan jenis ya. Nah, oleh 19:27 karena itu Islam itu memperingatkan 19:31 laki-laki dan perempuan ya. Dimulai dari 19:34 tadi kan mata ya, dimulai dari mata. 19:37 Makanya dalam surah An-Nur ayat 30 itu 19:41 Allah memerintahkan terlebih dahulu 19:44 kepada kaum laki-laki. Apa perintah 19:46 Allah?inu 19:50 min absorimahu 19:52 furujahum yaikaum 19:56 inallahirna. 19:58 Jadi Allah perintahkan terlebih dahulu 20:01 kepada laki-laki, katakan kepada 20:03 laki-laki beriman, jaga pandangan, 20:07 pelihara kemaluan. Itu lebih asal, lebih 20:10 suci bagi mereka. Dan Allah maha 20:13 mengetahui apa yang mereka lakukan. Coba 20:15 lihat, ya. Jadi, masalah-masalah ini tuh 20:18 pertama diingatkan laki-laki dulu ya, 20:21 jaga pandangan. Barulah di ayat 31 surah 20:25 Annur Allah berfirman memerintahkan 20:27 perempuan. 20:34 Barulah diperintahkan untuk perempuan 20:36 beriman jaga pandangan, pelihara 20:40 kemaluan. Nanti dibawa terus ya ayatnya 20:42 itu tentang aurat ya. Batasan-batasannya 20:44 ke siapa kepada siapa saja boleh 20:47 diperlihatkan ya. Jadi artinya apa? 20:49 laki-laki dan perempuan itu sama-sama 20:52 bertanggung jawab menjaga dirinya, 20:55 menjaga diri dari perbuatan zina. Nah, 20:58 jadi ee kita memahami bahwa ee 21:02 Rasulullah sendiri juga ee dalam 21:05 hadisnya, dalam perintahnya ya, dalam 21:08 hadisnya itu bahwa ee relasi laki-laki 21:11 dan perempuan ini bahaya banget. Jangan 21:13 dibiarkan begitu saja, jangan dianggap 21:16 sepele. Maka Rasul menyatakan, 21:22 "Aku tidak meninggalkan setelahku suatu 21:24 fitnah yang lebih ya abor berbahaya bagi 21:28 laki-laki itu apa? Perempuan. Ini bukan 21:31 bukan berarti ee pendengar hasil yang 21:34 dirahmati Allah itu bukan berarti 21:36 perempuan itu sumber dosa ya. Bukan ya. 21:39 Ya kan ini fitnah yang berbahaya bagi 21:40 laki-laki itu perempuan. berarti 21:42 perempuan dong sumbernya. Tidak. Jadi 21:45 ini bukan menyalahkan perempuan ya, 21:47 bukan. Makanya kita harus hati-hati. 21:49 Makanya tadi pandangan itu kan yang 21:51 pertama diperingatkan laki-laki kan. 21:54 Jadi ee manusia itu harus berhati-hati 21:57 terhadap fitnah syahwat. Jadi maksudnya 21:59 itu jangan ee sampai ya kita kan syahwat 22:03 tuh punya ya karena itu fitrah itu 22:05 jangan sampai dibiarkan begitu saja 22:09 apalagi dimulai dari mata. menganggap 22:10 sepele ala akan melihat aja enggak 22:12 mungkinlah. Itu mata tuh bahaya dari 22:14 mata tuh kan ke mana-mana makanya tutup 22:17 pintu untuk menjerumuskan kita ke ee ee 22:20 apa dengan dosa-dosa yang ada tuh 22:21 dimulai dari mata ya. Jadi ini kan 22:23 menekankan kewaspadaan ya. Kewaspadaan 22:27 terhadap jalan-jalan yang akan 22:29 mengantarkan kita kepada zina 22:31 sesungguhnya itu dimulai dari mata. Mata 22:34 ya. Nah, terus kemudian pertanyaannya 22:37 muncul lagi, kalau gitu kholwat kan 22:40 lebih bahaya lagi ya berkhalwat. 22:42 Kalau memandang kan dikeramin orang kan 22:45 enggak apa-apa ya. Ya walaupun bagaimana 22:47 kan Allah memperingatkan kita jaga 22:49 pandangan. Tapi kalau berholwat di era 22:52 digital ini juga bahaya loh. Jadi jangan 22:54 jangan sampai kita menganggap sepele 22:57 berholwat tanpa ada orang siapapun ya. 22:59 Tapi enggak ada orang ya. Tapi kan ee 23:02 yang kita pegang ini nih yang orang 23:05 bilang setan gepeng ya itu yang kita 23:07 pegang ini dengan lawan di itu bisa jadi 23:10 khalwat di era digital maksudnya ya. 23:13 Makanya alkhalwah ini bagi seorang 23:14 laki-laki dan perempuan yang bukan 23:16 mahram itu itu terlarang walaupun hanya 23:19 sendirian tapi kan ada tuh e sosoknya 23:23 itu walaupun tidak tidak terlihat ya. 23:26 Makanya khalwat digital ya khalwatkalwat 23:28 digital ini istilah baru ya. itu istilah 23:31 kontemporer ya. Itu kan untuk 23:32 menggambarkan ee interaksi privat ya 23:35 yang sangat intens antara dua orang yang 23:37 bukan mahram ya. Walaupun mereka enggak 23:39 bertemu secara fisik tapi mereka kan 23:41 terhubung lewat perasaan, lewat hati. 23:44 Hati-hati karena chat satu lawan satu 23:47 tidak otomatis dihukumi khalwat secara 23:49 fikih ya. Tapi kalau isinya sudah 23:52 mengarah kepada hal-hal yang berbau apa 23:56 ya apa emosional ya berbau rayuan itu 23:59 kan sudah dianggap ee khawat digital ya. 24:02 Maka bahayanya ini perlu diperhatikan 24:05 ya. Kalau komunikasi itu menjadi ruang 24:08 tertutup untuk rayuan, kedekatan 24:10 emosional dan fitnah itu hati-hati ya. 24:13 Makanya memang ada hadis secara umum ya, 24:16 Iumisa. 24:19 Hati-hati kamu ee masuk ke tempat 24:21 perempuan ya atau artinya jangan 24:23 berdua-duaan. Terus ada sahabat ee 24:25 menanyakan, "Bagaimana dengan e ipar ya 24:27 Rasulullah?" "Alhambul maut." Kata Nabi, 24:30 ya. Ee ipar itu maut ya. Jadi artinya 24:33 jangan kalian menemui perempuan kalau 24:35 kalau ipar gimana? Kan itu hubungannya 24:37 dekat itu maut. Maksudnya apa di sini? 24:39 Maksudnya hadis ini ee memberikan 24:42 gambaran kepada kita prinsip penting 24:45 jangan remehkan hubungan yang dianggap 24:47 aman hanya karena sudah saling kenal. 24:51 Ya, kalau IPA tuh kan saling kenal tapi 24:52 jangan diremehkan loh, enggak boleh 24:53 berduaan ya. Apalagi walaupun sendiri 24:56 tapi berduaan dengan ee walaupun dia 25:00 tidak ada tapi terjalin komunikasi itu 25:02 lebih bahaya lagi. Jadi kadang-kadang 25:04 hubungan yang terlalu dekat itu dianggap 25:07 biasa itu bisa ee mengakibatkan yang 25:10 luar biasa nantinya. Jadi sekali lagi 25:13 teman-teman dan pendengar hasil yang 25:15 dirahmati Allah, yang namanya lawan 25:17 jenis keberadaannya ya secara fisik ee 25:22 berduaan ataupun tidak berduaan tapi 25:25 tetap berdua ya berkomunikasi itu 25:27 hati-hati ya dilihat dari ee kontennya 25:29 ya apa hubungannya apakah sudah 25:32 melibatkan emosi itu hati-hati di situ 25:34 setan menggiring setan tuh sangat sabar 25:36 ya ee mendidik hawa nafsu orang agar 25:39 bisa terlampiaskan syahwat 25:42 itu sabar banget ya. Karena dia ee kalau 25:44 dikatakan setan itu kan ee apa namanya? 25:49 Punya keinginan yang luar biasa ya, 25:53 visioner dia tuh ya ingin manusia itu 25:55 masuk neraka. Nah, berbagai cara dia dia 25:57 lakukan ya. Nah, kalau kita lihat ee 26:00 bagaimana sebagai contoh ya para sahabat 26:03 ya sahabiat itu ee bukan berarti enggak 26:06 pernah berinteraksi dengan lawan jenis 26:08 ya. Kita contohkan ya, Ibunda Aisyah 26:11 radhiallahu anha. Jadi tetap kita 26:13 berhubungan lawan jenis itu boleh tapi 26:16 ada syarat ya. Ya, bukan berarti enggak 26:18 boleh berbicara diam. Ini aurat suara 26:21 adalah aurat diam aja. Enggak. Lihatlah 26:23 Ibunda Aisyah radhiallahu anha. Beliau 26:25 itu kan menjadi salah satu sumber ilmu 26:26 terbesar bagi umat Islam kan. Para 26:29 sahabat dan tabiin itu datang bertanya 26:31 ilmu-ilmu agama kepada beliau ya. Bahkan 26:34 eh disebutkanum 26:39 ambil setengah agama kalian dari humair. 26:41 Kan berarti beliau mengajar kan beliau 26:43 kalau mengajar kan ada suara dong. 26:45 Mengajar ada suara tapi beliau jaga 26:47 tampilannya. Makanya Abu Musa alasari 26:49 itu mengatakan, 26:58 "Tidaklah kami para sahabat Rasulullah 27:00 itu mengalami kesulitan dalam memahami 27:02 suatu hadis, bertanya kepada ibunda 27:05 Aisyah, kami dapatkan ilmu tentang yang 27:09 kami tanyakan itu dari beliau." Jadi kan 27:11 artinya Ibunda Aisyah juga berinteraksi 27:13 dengan lawan jenis, tapi interaksinya 27:15 itu memang terarah ilmu ya menyampaikan 27:18 ilmu bukan interaksi ee privat ya 27:22 masalah pribadi bukan ya. Bahkan beliau 27:25 punya ee tabiin itu belajar kepada 27:28 beliau itu sampai 150 orang. Jadi ini 27:30 menunjukkan bahwa enggak ada larangan di 27:33 dalam Islam antara laki-laki dan 27:35 perempuan itu untuk berkomunikasi ya. 27:37 Tapi komunikasi itu harus untuk tujuan 27:39 yang benar. ada adabnya, jaga 27:42 kehormatan, tidak membuka peluang fitnah 27:44 ya timbul fitnah ya. Jadi banyak ya ee 27:47 interaksi itu boleh tapi jangan sampai 27:49 ee 27:51 berbicara atau berhubungan itu yang 27:53 terkait dengan pribadi. Apalagi sampai 27:55 curhat. Makanya enggak boleh curhat ya 27:57 kepada lawan jenis. Jangan jangan 27:59 curhat, jangan. Pokoknya kalau dengan 28:02 lawan jenis itu kalaupun ada ya itu 28:04 tidak sendirian, tidak berduaan ya, 28:06 bukan berhwward ee digital ya atau ee 28:10 ajak ramai-ramai atau bersama-sama ya. 28:12 Artinya ada ee panduan-panduannya jadi 28:15 ada batas-batas syariatnya ya. Nah, kita 28:18 lihat sekarang kondisi di Indonesia ini 28:21 ya. 28:22 Ternyata memang kalau dari ee apa 28:26 namanya yang Badan Peradilan Agama tadi 28:29 ya yang menulis tentang cyber infidility 28:33 itu ya emosional apa cheating ya itu 28:37 memang ee melalui media sosial itu ee 28:41 berkembanglah hubungan emosional 28:44 akhirnya berpotensi konflik hingga 28:47 terjadi perceraian ya siapa yang enggak 28:49 cemburu ya ketika mendapati suami cek 28:52 sama perempuan sudah bahasanya sudah 28:53 kayak apa mengarahkan seksual ya tentu 28:55 marah ya atau sebaliknya ini kenapa 28:59 sampai terjadi seperti ini cat mesra itu 29:01 ya itu kan ee tidak terjadi dalam waktu 29:05 singkat itu kan butuh waktu karena 29:07 dibiarkan maka oleh karena itu ee 29:11 hati-hati jangan sampai terperangkap ya 29:14 tapi perlu juga diingat nih bagi 29:16 pasangan yang ee mendapatkan pasangannya 29:19 ya bagi istri atau suami yang 29:21 mendapatkan kan pasangannya ee 29:23 berhubungan mesra ee lewat chat itu 29:25 jangan langsung dituduh berzina. Karena 29:27 kan tuh harus ada bukti. Kalau bukti 29:29 chat itu kan enggak kuat ya. Jadi dalam 29:32 Islam tuh tuduhan zina tuh perkarya yang 29:33 sangat serius itu harus ada pembuktian 29:36 yang sangat ketat ya. Jadi enggak jangan 29:38 ee langsung menuduh tapi juga jangan 29:41 menganggap remeh juga cat mesra itu ya. 29:44 Itu pasti ada masalah di dalamnya ya. 29:46 Jadi ee hati-hati dalam menuduh tapi ya 29:49 ini perlu diselesaikan. Nah. 29:52 Kenapa sih orang sudah menikah masih 29:53 bisa terjerumus? Ya kan ada mungkin 29:56 menganggap, "Alah ini chatting aja lah 29:58 akan enggak ketemu." Al belum tentu ini 30:01 masalah besar nih kalau dibiarkan 30:03 dianggap sepele ya. Nah, bisa jadi ya 30:06 pasangan yang ee ter dirumus ya tanda 30:10 kutip terperosok ya terperangkap dalam 30:13 cat-cat seperti ini dengan lawan jenis 30:15 yang bukan mahramnya. Ya, kalau kita 30:18 lihat bisa jadi ya karena merasa tidak 30:21 didengar ya mungkin ee pasang tidak 30:23 didengar oleh pasangannya ya mungkin 30:26 suaminya tidak berkomunikasi, enggak 30:29 mengerti perasaannya sementara dia butuh 30:32 curhat akhirnya ketemu temannya. Ee di 30:35 situlah bisa jadi penyebabnya itu ya. 30:37 Atau mungkin merasa tidak dihargai ya. 30:39 Kemudian mencari pelarian emosional itu 30:42 tetap enggak boleh ya. atau kesepian di 30:45 rumah enggak ada ya artinya pasangan 30:47 pada sibuk semua. Bahkan kadang-kadang 30:50 chat seperti ini bukan hanya pasangan 30:52 muda saja yang melakukan. Ada juga 30:54 pasangan yang sudah tua gitu ya, yang 30:57 sudah anak-anaknya sudah pada menikah. 30:59 Diiseng-iseng aja awalnya. Tapi 31:01 hati-hati itu tipu daya setan ya. Ini 31:04 kita tememukan ada beberapa kasus itu 31:06 yang sudah menikah lebih dari 30 40 31:08 tahun tuh bercerai juga akhirnya ya. 31:11 Nah, sekarang tentu kita ingin mencegah. 31:13 Mencegah jangan sampai terjadi. Maka ee 31:17 suami istri itu kan pasangan. Kalau bisa 31:19 mah sehidup semati ya, sesurga. Sehidup 31:22 sesurga kan tujuan kita menikah tu untuk 31:24 apa sih? Ya, jadi jangan tunggu sampai 31:27 kita tertarik dengan lawanis ya. Nah, 31:29 kalau muncul perasaan itu segera ya apa 31:33 hentikan ya ee jangan sampai terlanjur 31:37 ya. Maka libatkanlah pasangan kita dalam 31:39 ee hal ini. Jangan ada semacam apa 31:43 privasi-frivasi gitu ya. Pakai di 31:45 password lah ininya HP-nya. Sudah 31:47 tua-tua masih di di password juga. Ini 31:50 bahaya juga ya. Kalau bisa mah saling 31:52 ini deh, saling terbuka. Kita mau 31:54 ngapain sih rumah tangga mau dibawa ke 31:55 mana? Rumah tangga tuh kan ibadah 31:58 terpanjang sepanjang hidup kita ya. 32:00 Ibadah terlama ya. Ee maka hindari 32:02 komunikasi rahasia itu ya. Jika hubungan 32:05 itu ee sudah terlanjur ya hapus aja. 32:08 Jangan sampai disembunyikan. Apalagi 32:11 nama kontaknya palsu gitu ya. Akunnya ee 32:14 akun rahasia gitu ya. Ee atau 32:18 menggunakan mode pesan hilang gitu ya. 32:19 Ini kan hati-hati yang kayak begitu ya. 32:21 Jadi jangan ee menjaga ya. Jangan sampai 32:24 terlanjur ya. Karena kalau sudah 32:27 terlanjut nyesal seumur hidup gitu ya. 32:30 Ketika terpak apa menceraikan 32:33 pasangannya, menceraikan istri rumah 32:36 tangga yang sudah dibina bertahun-tahun 32:38 hanya untuk mengejar apalagi itu juga 32:41 istri orang sampai istri orang tuh minta 32:43 cerai sama suami, "Ya Allah, nauzubillah 32:44 minzalik." Apakah ada keberkahan dalam 32:46 rumah tangga yang dimulai dari 32:47 kemaksiatan? Nah, ini nanti yang 32:49 membuktikan tuh nanti hidup perjalanan 32:51 hidupnya banyak yang menyesal ya. 32:54 menyesal hanya untuk kepentingan sesaat 32:56 ya karena perasaan yang kan kayak anak 32:59 kayak remaja lagi gitu ya jatuh cinta 33:02 segala macam akhirnya mengabaikan semua 33:04 tanggung jawabnya itu kan rugi dunia 33:05 akhirat ya nah memang manusia itu bisa 33:08 saja tergoda ya tapi jaga ya jaga ya 33:12 kita harus berpikir ee realistis ya 33:15 apakah hanya untuk kepentingan sesaat 33:17 ini kita kita gadaikan semua yang telah 33:20 kita ee mulai dari dari susah payah dari 33:23 awal ya. Jadi kalau sudah terlanjur, 33:27 sudah terjerumus terus gimana dong gitu 33:29 ya. Ya sudah berhenti. Jangan ya jangan 33:31 putus asa juga udah stop berhenti ya. 33:34 Ini hubungan hubungan emosional 33:36 terlarang ini hentikan pintunya pokoknya 33:39 ya. Kalau kalau mumpung pasangan belum 33:43 tahu ya udah kan alhamdulillah tuh ya 33:45 belum tahu. Tutup aib ya. Allah enggak 33:46 akan membuka kalau kita buka Allah tak 33:49 tutup tutup. Jangan ngomong-ngomong 33:50 kepada pasangan udah tobat ya. bertobat. 33:53 Tobat itu kan diperintahkan Allah ya. 33:55 Ayyuhalladzina amanu tubu ilallahi 33:57 tobatan nasuha. Tobat. Kemudian tutup 34:00 jalur yang menyebabkan kembali. 34:02 Maksudnya gimana? Udah unfollow aja udah 34:05 atau blokir gitu ya atau hapus jalur 34:07 komunikasi ya. Kita bukan membenci orang 34:10 tersebut tapi kita ingin menyelamatkan 34:12 agama dan rumah tangga kita ya. Terus 34:15 kalau ketahuan gimana? Itu kan kalau 34:17 enggak ketahuan ya. Kalau ketahuan oleh 34:20 pasangan, apa harus yang harus kita 34:22 lakukan? Ya, kalau yang pasangan itu ya 34:27 sabar itu ya. Kalau kita ketahuan 34:29 pasangan kita ee menemukan chat, mesra 34:32 gitu ya. Sabar dulu ya. Jangan langsung 34:35 tenang dulu, tarik napas dulu ya. Jangan 34:37 langsung menuduh zina, jangan 34:39 mempermalukan. Tunggu dulu, tenangkan 34:41 diri dulu ya. Terus kita pelajari 34:44 faktanya, kita pastikan faktanya ini 34:46 kenapa, bagaimana. Terus kita langsung 34:48 dialogun bicara langsung terus ee 34:52 bagaimana pokoknya diselesaikan dengan 34:54 cara yang baik ya. Tanyakan nih 34:56 hubungan-hubungan sampai sejauh mana. 34:58 Nah, kalau memang serius libatkan pihak 35:01 ketiga. Jangan ee berdua saja. Kalau 35:04 berdua saja antara suami istri itu yang 35:06 ada emosi. Ya, kalau emosi itu kan tidak 35:08 akan menyelesaikan masalah. Maka 35:12 min ahli ahliha ya ada penengah ya. 35:15 Siapa tuh? orang tua mungkin yang bijak 35:17 ya. Kalau orang tuanya bijak ya orang 35:19 tua yang yang terlibat atau ustaznya 35:21 atau konselor keluarga atau mediator 35:23 atau apapun lah ya kalau memang sudah 35:26 terlanjur ya karena memang ini ee perlu 35:29 diselesaikan. Rumah tangga yang seperti 35:32 ini dibiarkan berlarut-larut itu enggak 35:34 akan tentram, enggak akan berkah 35:35 hidupnya ya. Maka sekali lagi ee jangan 35:40 jadikan privasi sebagai alasan untuk 35:42 berkhianat ya. Barangkali ini Mbak Olin 35:45 dalam rumah tangga tuh kan memang harus 35:47 ada harus amanah ya punya harus ada 35:50 saling percaya keterbukaan ee privasinya 35:54 itu jangan sampai disalahgunakan kalau 35:56 memang ada ya karena privasi itu kan 35:59 bukan lisensi untuk melakukan 36:00 kemaksiatan secara rahasia ya e tapi 36:03 kecurigaan juga bukan lisensi untuk 36:04 melakukan tajasus tanpa alasan ya jadi 36:07 rumah tangga kita ini kan inginnya 36:09 sampai ke surga sehidup sesurga maka 36:13 hindari kemas kesehatan ya. Kalau ada 36:15 terbuka pintu maksiat tutup ya. 36:17 Mudah-mudahan Allah jaga keluarga kita, 36:19 keluarga anak-anak kita nih. Anak-anak 36:20 muda nih hati-hati nih anak-anak muda. 36:22 Kita kan bicara ini sebagai orang tua ya 36:24 Mbak ya. B untuk anak-anak kita jangan 36:27 sampai hanya sekedar iseng gitu ya 36:29 akhirnya 36:30 menyesal ya. Wallahuam bawab. 36:33 He itu tadi kata-kata hari ini nampaknya 36:35 bahwa privacy itu jangan sampai menjadi 36:37 lisensi untuk masuk ke dalam pintu 36:40 kemaksiatan juga. ee kita kemudian 36:44 jangan jadi kecurigaan menjadi lisensi 36:47 kita menjadi tajasus gitu ya ustazah ya 36:50 ee curigaan ee kemudian penuh dengan 36:53 prasangka buruk dan sebagainya. Memang 36:55 tricky ya ikhwan dan akhwat ketika kita 36:58 dihadapkan kepada ee arus informasi dan 37:02 ee yang membuat kita apakah ini di mana 37:06 sih batasnya privasy atau segala macam. 37:08 Saya yakin yang mendengarkan pada siang 37:10 hari ini kajian ini banyak ber gulat 37:13 pertanyaan-pertanyaan sehingga kami 37:16 persilakan tentu saja disampaikan lewat 37:18 nomor yang tidak berubah seperti biasa 37:20 nomornya WhatsApp 0811199720 37:27 kita nanti akan bahas. Tapi setelah jeda 37:29 nasyid berikut nih 39:54 [musik] 40:04 Radio Silaturahim juga Rasil TV. Ikhwan 40:06 dan akhwat, sahabat RCIL saat ini sedang 40:08 menyimak fikih wanita bersama Ustazah 40:10 Helini Amran dengan tema kita yaitu 40:12 selingkuh tanpa bertemu. Kita sudah 40:15 masuk tanya dan jawab, tapi ada beberapa 40:16 hal mungkin Ustazah ingin ditambahkan. 40:19 Sudah cukup Mbak Ulin? 40:21 Cukup ya. Berarti bisa langsung tanya 40:22 dan jawab ya. Jadi saya akan langsung 40:24 membacakan saja pertanyaan yang sudah 40:26 masuk ini dari Nadya di Tangerang. 40:29 Ustazah asalamualaikum warahmatullahi 40:32 wabarakatuh, Ustazah. 40:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:36 wabarakatuh. 40:37 Wabarakatuh. 40:38 Ustazah, saya mengetahui suami saya 40:40 sering menghapus percakapan dengan 40:42 seorang ee perempuan. Ketika saya 40:44 tanyakan dia bilang, "Mereka hanya teman 40:46 dan belum pernah bertemu." Tapi isi 40:48 chatnya sangat pribadi dan mereka saling 40:50 memanggil dengan panggilan khusus dalam 40:52 Islam. Apakah perselingkuhan harus 40:54 selalu dibuktikan dengan pertemuan atau 40:56 hubungan fisik? 41:00 Ya, ee kalau kita lihat tadi ya, kalau 41:03 masalah perselingkuhan itu kan dosa 41:05 masing-masing ya, pribadi ya. Karena itu 41:07 kan belum mengarah kepada kemaluan. 41:10 Kalau sudah mengarah kemaluan itu baru 41:11 ada hukum ya, hukum hak kalau dalam 41:13 Islam. Tapi dosanya sudah dimulai. 41:17 Artinya walaupun hanya secara online 41:22 tanpa bertemu, tapi kalau hati, lisan, 41:26 apa semuanya sudah mengarah ke sana, itu 41:28 tanggung jawab di hadapan Allah. Nah, 41:30 oleh karena itu bagusnya nih ee pasangan 41:33 ya nanti tadi ee Mbak Nadia ya 41:38 ee coba deh komunikasi dengan suami, 41:40 komunikasikan dengan suami ya biasa ya 41:43 sampaikan aja kalau sampai ada yang 41:46 dirahasiakan 41:47 percakapan itu tuh biasanya sudah 41:49 menjurus kenapa tidak berani gitu ya ee 41:51 untuk ee dibaca atau diketahui oleh 41:55 pasangan ada apa ini gitu ya. Jadi ini 41:57 memang ee sudah ada perselingkuhan tapi 42:01 ee belum mengarah kepada ya jangan 42:05 sampai ada tuduhan zina dan segala 42:07 macam. Justru untuk menjaga hati, 42:11 menjaga keluarga ya menjaga diri itu 42:13 dimulai dari yang kecil. Karena 42:16 perselingkuhan besar itu ketika 42:18 terjadinya perzinahan itu pintunya 42:21 pintunya dari awal dulu ya, dari hati. 42:24 Kalau hati itu tidak bisa dijaga, itu 42:27 akan terus ya itu setan itu tuh kalau 42:30 diberikan peluang akan diambil 42:32 sebesar-besarnya. Nah, jadi coba deh ee 42:36 apa namanya? Dicegah dari awal ya. Buat 42:39 batasan ya sebelum muncul perasaan ya. 42:42 Komunikasikan dengan baik-baik. Kenapa 42:44 enggak sampai istri enggak enggak enggak 42:46 enggak boleh gitu ini ada apa walaupun 42:48 hanya teman tapi ini kan lawan jenis ya. 42:50 Bedakan komunikasi itu dengan kedekatan. 42:52 ini sudah ada kedekatan. Kalau 42:54 komunikasi kan pasti enggak ada yang 42:55 tersembunyi ya. Karena lawan jenis itu 42:59 apa namanya? Pusat fitnah ya. Lawan 43:02 jenis itu apalagi untuk curhat ya. Jadi 43:06 jangan sampai ada komunikasi rahasia 43:09 yang tidak diketahui oleh pasangan. 43:11 Kalau sampai ada komunikasi rahasia yang 43:13 pasangan tidak tahu atau sengaja 43:16 dihapus, ada masalah di sini ya. Apalagi 43:18 pakai gaya bahasa, apalagi panggil sudah 43:20 makai manggil-manggil kayak gitu ya. 43:23 Jadi untuk ya 43:25 jadi untuk kemaslahatan bersama ya, ajak 43:28 suami berdialog, berkomunikasi dari hati 43:31 ke hati. 43:44 Ee apakah kita masih terhubung? 43:51 Oh ee ternyata ada sedikit gangguan di 43:56 ee mungkin koneksi internet ustazah. 43:59 Kita masih menunggu sebentar ya, Ikhwan 44:02 dan Akhwat. 44:03 Asalamualaikum warahmatullah. 44:04 Alhamdulillah. [tertawa] Waalaikumsalam. 44:06 Rar. Padahal di awal tadi saya yang 44:08 bermasalah ya. 44:09 Enggak. Ini mati lampu, Mbak di rumah. 44:11 Oh, mati lampu. Masyaallah. ini kayaknya 44:13 di 2 bulan ini ini kali kedua Ustazah ee 44:17 tiba-tiba mati lampu. 44:18 Iya. Iya. Heeh. Mati lampu nih. Jadi 44:21 alhamdulillah pas buka lewat HP nih 44:23 sekarang ya. Masyaallah. 44:24 Oh masyaallah. Sekarang masih bisa 44:25 dilanjutkan, Ustazah. 44:26 Bisa lanjut ya. Baik. Bismillah ya kita 44:28 lanjutkan ya. Baik. 44:30 Jadi Mbak Nadya bicarakan dengan suami 44:33 dari hati ke hati. Jangan sampai 44:36 dibiarkan begitu saja. Ini harus 44:37 diselesaikan. ketika hubungan ee antara 44:41 dua orang yang lawan jenis kemudian 44:43 tidak diketahui oleh pasangan itu itu 44:46 mengarah ke sana. Jadi ya ini perlu 44:48 diselesaikan. Kalau memang sulit ee dari 44:52 ee antara Mbak Nadia dengan suami 44:54 mungkin pihak ketiga deh ya. Karena 44:57 munculnya kemaksiatan besar itu dimulai 45:00 dari kemaksiatan kecil ya. Kalau hati 45:02 sudah terikat, wah itu sudah ke 45:05 mana-mana deh. Akhirnya terjadilah 45:06 hubungan-hubungan 45:08 ee dalam interaksi dengan lawan jenis. 45:10 Jadi segera diselesaikan mudah-mudahan 45:14 ee ya suami bisa terbuka ya. Karena 45:17 kesetiaan itu bukan hanya ketika 45:19 pasangan melihat kita ya. Kesetiaan itu 45:22 adalah ketika kita tetap menjaga diri 45:24 meskipun pasangan tidak melihat kita ya. 45:27 Ee apa meskipun pasangan kita tuh enggak 45:30 tahu ya. Jadi kita enggak boleh tajasus 45:32 ya mencari-cari kesalahan enggak boleh. 45:35 Tapi kita perlu 45:37 untuk ee saling terbuka ya. Coba di apa 45:40 dibicarakan mungkin ada masalah hubungan 45:43 antara Mbak Nadia dengan pasangan ya. 45:46 Apakah mungkin selama ini komunikasinya 45:49 tidak berjalan lancar atau ada hal-hal 45:52 yang perlu diselesaikan. Ya, 45:53 mudah-mudahan bantu doa ya. 45:55 Mudah-mudahan ee kalau kalau memang 45:58 tidak terjadi apapun ya sebenarnya ee 46:01 kalau hubungannya biasa-biasa saja Mbak 46:04 Mbak Nadya bisa ee apa namanya dengan 46:07 perempuan itu bisa ini bisa 46:10 berkomunikasi juga gitu ya. Jadi tidak 46:12 ada yang disembunyikan 46:14 jadi saling berkomunikasi kalau memang 46:16 hubungannya biasa-biasa saja ya. Jadi 46:19 sejak dini di apa dikawal ya supaya 46:22 tidak ibarat api itu baru terbakar 46:27 sedikit tuh segera dipadamkan supaya 46:29 tidak ke mana-mana supaya tidak membakar 46:31 seluruh rumah gitu ya. Nah dari api 46:33 kecil itu diatasi ya mudah-mudahan tidak 46:36 terjadi kebakaran besar ya. Masyaallah. 46:39 Insyaallah. Insyaallah. Baik. Eh, 46:42 mudah-mudahan tadi sudah cukup jelas, 46:45 yang penting dikomunikasikan dulu tadi 46:47 seperti yang Ustazah sudah sampaikan ee 46:50 walaupun nampaknya dengan isu-isu 46:51 seperti ini ee enggak jarang yang diajak 46:54 lawan bicaranya bisa biasanya lebih 46:56 cepat tersinggung ya, Ustazah ya, 46:58 defensif gitu ya. Tapi pasti ada caranya 47:01 lah untuk 47:01 ya kalau begitu biasanya pasti ada 47:03 apa-apa Teh itu ciri-ciri. 47:05 Iya biasanya gitu [tertawa] 47:06 biasanya tersinggung terus kemudian jadi 47:08 ke mana-mana melebar. Nanti kita doakan 47:10 mudah-mudahan 47:11 mudah-mudahan. Ibarat gini, Mbak. Ibarat 47:13 orang mabuk gitu ya. [tertawa] Orang 47:15 mabuk enggak bisa langsung disadarin. 47:18 Betul 47:19 ya. Mudah-mudahan bisa diatasi dengan 47:20 secepat mungkin. Insyaallah ya. Intinya 47:22 kebersamaan deh. Jalin kebersamaan 47:24 dengan anak-anak, dengan keluarga supaya 47:26 supaya sadar gitu. Jadi orang mabuk tuh 47:28 segala disiram air gitu ya. Jadi nyadar. 47:31 Masyaallah. Ya. Ya. Ya. Baik, beralih 47:34 dari Mbak Nadya kita ke hamba Allah di 47:36 Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 47:38 wabarakatuh, Ustazah. 47:39 Waalaikumsalam. 47:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:41 wabarakatuh. Saya sudah menikah, 47:42 Ustazah, 8 tahun. Belakangan saya sering 47:45 chatting dengan teman laki-laki yang 47:46 dulu pernah dekat dengan saya. Awalnya 47:49 hanya bertukar kabar, namun lama-lama 47:51 saling curhat dan merasa lebih nyaman 47:53 bercerita satu sama lain dibandingkan 47:55 dengan pasangan. Kami tidak pernah 47:57 bertemu saja atau melakukan hal-hal yang 47:58 semacam itu. Apakah saya harus segera 48:01 mengakhiri hubungan semacam ini? 48:04 Ya, kalau memang dikhawatirkan ya 48:07 sebaiknya jangan deh. Jangan berhubungan 48:10 nanti. Namanya setan tuh pasti ada ada 48:13 di sekarang awalnya biasa-biasa saja 48:15 tapi lama-lama lama-lama lebih stop aja 48:17 deh. Kalau perlu libatkan suami ya. Jadi 48:20 bersama-sama jadi jadi apa? Teman 48:24 bersama begitu. 48:27 Jadi ee gimana Ustazah? Jadi di apa 48:30 diabaikan atau di itu tadi? Mohon maaf 48:33 ya. Kalau bisa diabaikan saja kalau 48:35 tidak diajak aja suami bersama suami. 48:38 Oh, itu sebuah trik ya. Jadi suami 48:41 pasangan dilibatkan dalam ee hubungan 48:43 ini. 48:44 Betul betul. Pasangan dilibatkan ya. 48:48 Baik. Hamba Allah di Depok ee tadi 48:50 solusinya sebenarnya singkat, jelas, 48:53 [tertawa] dan solutif ya, Ustazah. 48:55 libatkan suami untuk menghindari hal-hal 48:57 yang mustahal gitu. 48:58 Jadi, jangan ada dusta di antara kita. 49:01 Begitu, Mbak? [tertawa] 49:02 Betul. Baik. Ee tadi saya teraliihkan 49:06 karena membaca pesan-pesan yang masuk. 49:08 Saya lanjut ke pertanyaan berikutnya, 49:10 Ustazah, ya. Ini agak serupa ini. Hamba 49:14 Allah di Bekasi. Asalamualaikum 49:15 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah. 49:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:19 wabarakatuh. Ini juga agak-agak mirip 49:21 dengan hamba Allah tadi di Depok. Suami 49:23 saya sering bekerja, Ustazah, di luar 49:25 kota dan jarang punya waktu untuk saya. 49:28 Saya kemudian menemukan seseorang di 49:30 media sosial yang selalu mendengarkan 49:31 keluh kesah saya. Kami belum pernah 49:34 bertemu, tetapi setiap hari malah saya 49:36 menunggu pesannya dan kemudian merasa 49:38 senang apabila pesannya masuk. Apakah 49:41 perasaan ini dan kedekatan ini sudah 49:43 termasuk pengkhianatan pengkhianatan 49:45 terhadap suami? 49:47 Sekarang gini deh, Mbak. Kalau Mbak 49:49 terus terang dengan suami, kira-kira 49:51 suami marah enggak? 49:53 Nah, kalau rasanya marah itu berarti 49:55 sudah pengkhianatan. Karena kan api 49:58 kecil, api besar itu kan berawal dari 49:59 yang kecil. Makanya Islam itu kan 50:01 preventif ya, menjaga jangan sampai ya. 50:03 Jadi dari awal tuh sudah udah ketat ya 50:06 penjagaan Islam itu. Maka ee hentikan 50:11 kalau perlu ya bisa enggak suami diajak 50:15 untuk kalau enggak perempuan deh jangan 50:17 laki-laki harus kenapa harus perempuan? 50:19 Kenapa enggak laki-laki? E kenapa kenapa 50:20 harus laki-laki tidak perempuan? 50:22 laki-laki ya. 50:23 Heeh. Kenapa mesti dengan laki-laki 50:25 tidak dengan perempuan gitu kan? 50:28 Apa ee artinya ini godaan ini lama-lama 50:31 lama ya sampai merindukan itu sampai 50:33 menunggu itu kan sudah masalah di situ 50:36 kayaknya hidup itu jadi semangat gitu 50:38 ya. Ya. Jadi dijaga aja Mbak jangan 50:41 sampai setan itu menumbuh suburkan ee 50:45 perasaan-perasaan yang tidak halal ya. 50:47 Akhirnya akan menyesal akan 50:49 membanding-bandingkan nantinya. Ih, 50:50 suamiku orangnya enggak romantis. Yang 50:52 ini enak diajak bicarain. Jadi itu nanti 50:55 tidak bersyukur nanti sama suaminya. Itu 50:57 yang melahirkan perselingkuhan nyata itu 50:59 dimulai dari situ. Bahaya, Mbak ya. 51:03 He he. Iya. Ya. Dan memang semuanya 51:06 biasanya diawali dari media sosial, 51:08 Ustazah, ya. Ee terlihat di situ menjadi 51:11 pintu masuknya. 51:12 Ee karena ini juga pertanyaan masih 51:14 terkait media sosial, Ustazah. Saya 51:15 bacakan ya, Ustazah. Ya, izin dari hamba 51:17 Allah di Bogor. Ee asalamualaikum 51:20 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah dan 51:21 Mbak Karolin. Waalaikumsalam 51:22 warahmatullahi wabarakatuh. Hamba Allah, 51:25 em saya seorang istri yang merasa kurang 51:27 diperhatikan suami. Tanpa sadar saya 51:30 suka mencari perhatian dengan memposting 51:32 wajah saya atau kegiatan saya di media 51:34 sosial. Belakangan ini 3 bulan terakhir 51:37 saya sering dikomen dengan seseorang 51:39 yang senang dan memuji mengatakan bahwa 51:41 saya cantik dan menarik. Kemudian saya 51:45 DM dan komunikasi dengan dia. Saya belum 51:48 pernah bertemu Ustazah. Ketika saya 51:51 mendengarkan ee kajian ini, saya merasa 51:54 relate dan kemudian merasa bersalah. 51:56 Tapi saya juga sulit menghentikannya, 51:58 Ustazah. Apa yang sebaiknya saya 51:59 lakukan? 52:01 Yang pertama, Mbak ya istigfar dulu 52:04 kepada Allah, ya. Karena ini adalah 52:06 langkah setan untuk menggoda. Kemudian 52:08 yang kedua, unfollow ya atau diblokir 52:11 aja, tutup ee pintu ya karena akan 52:14 muncul [berdehem] terus. Itu kan setan 52:15 itu kan membuat candu. Jadi salah satu 52:18 tipu daya setan itu adalah membuat kita 52:21 candu terhadap hal-hal yang bertentangan 52:23 dengan syariat. Jadi ada keinginan 52:25 terus-terus gitu ya. maka tutup pintunya 52:28 ya untuk tidak lagi ee terjadi. Kan 52:31 banyak kasus loh, Mbak ee apa 52:33 kasus-kasus yang kenalnya lewat ee media 52:37 sosial terus terus terus lama-lama kan 52:39 ya kasusnya kan kalau berakhir dengan 52:41 baik sih enggak apa-apa ya kayak 52:42 pernikahan gitu kan yang orang menikah 52:44 dengan beda beda negara kan dari situ 52:47 juga kan karena tapi enggak masalah dia 52:49 masih single ya tapi kalau yang sudah 52:53 punya suami pasangan itu kan nanti 52:54 muncul itu setan itu punya target jadi 52:58 kita tutup pintunya jangan Jangan sampai 53:01 terjadi. Nauzubillah minzalik ya. Nah, 53:03 jadi ee unfollow atau diblokir ya. 53:07 Katakan ya maaf ya saya tidak ini kita 53:09 tidak apa e enggak enggak atau enggak 53:11 usah dijawab ya karena enggak kenal ini 53:12 kan. Udah di di ini aja karena ini 53:15 godaan setan kan kita enggak tahu lawan 53:17 lawan lawan bicara kita di media sosial. 53:19 Bisa jadi dia ngasih foto yang 53:21 bagus-bagus apa siapa tahu dia juga 53:24 menargetkan kita untuk kejahatan. Kan 53:26 kita enggak tahu kalau di media sosial 53:28 itu kan apanya a bisa terjadi kan. Nah, 53:30 oleh karena itu tutup pintunya. Kemudian 53:32 ee mungkin ganti kali ya 53:34 kegiatan-kegiatan karena kesepian atau 53:36 mungkin ee apa kurang perhatian dari 53:39 suami itu kita cari perhatian ke yang 53:41 lain. Dan salah satu yang terbaik, Mbak 53:44 itu ketika kita memiliki sahabat-sahabat 53:46 salihah. Maksudnya apa sahabat-sahabat 53:49 salihah? Sahabat-sahabat yang 53:50 mengingatkan kita kepada Allah. 53:53 sahabat-sahabat yang mengajak kita 53:55 kepada aktivitas-aktivitas 53:57 yang menyadarkan kita akan hakikat 54:00 kehidupan ini, apa tujuan hidup manusia 54:03 yang semuanya kembali kepada agama. Ya, 54:05 itu luar biasa loh ya. Jadi persahabatan 54:09 iman itu jauh lebih membawa keberkahan 54:12 daripada sahabat-sahabat yang ee 54:16 targetnya hanya nafsu syahwat semata. Ya 54:18 Allah, ini berkah insyaallah ya rumah 54:20 tangga kita kalau kita berteman dengan 54:23 ee teman-teman yang dapat menambah ilmu 54:26 dan wawasan kita. Jadi, stop hubungan 54:29 dengan lawan jenis. Mudah-mudahan Allah 54:32 jaga kita, Allah pelihara kita ya. 54:34 Bertemanlah dengan yang akan membawa 54:36 kebaikan untuk dunia dan akhirat kita. 54:39 Begitu, Mbak. 54:41 Amin. He, ya. Mencari komunitas ee yang 54:44 sejenis, ya. akhwat yang seiman dan 54:46 kemudian membawa kepada kebaikan 54:48 insyaallah jadi solusi. Ini hamba Allah 54:50 lagi, Ustazah. Asalamualaikum 54:51 warahmatullahi wabarakatuh. 54:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:54 wabarakatuh. 54:56 Ustazah, kalau seseorang sudah terlanjur 54:59 melakukan selingkuh hati melalui chat, 55:01 tetapi kemudian benar-benar menyesal dan 55:04 berusaha memutuskan hubungan tersebut, 55:06 apakah cukup dengan bertobat saja kepada 55:08 Allah? ee apa atau apakah dia atau saya 55:12 juga wajib mengakui semuanya kepada 55:14 pasangannya yang nanti akan justru 55:18 membuka aib masa lalu dan menimbulkan 55:20 masalah yang lebih besar, Ustazah. 55:21 Iya, itu namanya TTM ya, Mbak ya? Teman 55:24 tapi [tertawa] 55:26 teman teman teri usaha. 55:28 Jadi gini ee kalau memang sudah 55:30 menyadarinya itu adalah salah satu 55:32 langkah untuk ee kebaikan ya. Pertama 55:34 tobat. Tobat, berjanji kepada Allah 55:37 tidak akan mengulanginya lagi. Bukan 55:39 tobat sambal ya, tobat sebenar-benar 55:41 tobat. Kemudian meminimalisir ya ee 55:46 kalau bisa men-stop hubungan itu ya. 55:48 Terus menggantikan ee dengan kegiatan 55:51 positif, dengan ibadah-ibadah, pokoknya 55:54 menunjukkan kita tobat. Karena yang 55:55 namanya tobat itu kata para ulama itu 55:58 menyesali diri, minta ampun kepada 56:00 Allah, memperbaiki ibadah-ibadah kita, 56:03 gitu ya. Nah, adapun ee hubungan ini 56:06 yang tidak diketahui oleh pasangan itu 56:08 sudah bersyukurlah Allah telah tutup aib 56:10 ini. Ya, asal jangan pasangan ini 56:13 ngomong lagi cerita ke pasangan jangan. 56:15 Itu malah timbul prahara nantinya ya. 56:18 Tutup aja Allah dan nutup aib ini. 56:20 Bersyukur kepada Allah. Allah menutup 56:21 aib ini. Jangan pernah dibuka lagi. Jadi 56:24 jangan ngomong, jangan buka kepada 56:26 pasangan kita. Udah jangan. Sudah 56:29 tunjukkanlah bahwa kita ini ee 56:31 memperlakukan pasangan jauh lebih baik 56:33 daripada sebelumnya. Nanti kan 56:34 pasangannya kan merasa, "Ih, istriku ini 56:37 kok jadi ini ya sehat banget ya." Ya, 56:39 alhamdulillah tuh padahal itu bentuk 56:41 obat ya. Ya sudah enggak usah dikasih 56:42 tahu, cukup Allah yang tahu ya. 56:44 Mudah-mudahan Allah menjadikan rumah 56:46 tangga ini menjadi sakinah, mawadah, 56:48 warahmah. Insyaallah nanti pasangannya 56:50 tambah sayang deh daripada dikasih tahu 56:52 malah tambah hancur dah. Ya, jangan 56:54 tutuplah aib ketika Allah telah menutup 56:56 aib kita. Begitu. 56:59 Oke. Baik. Nampaknya ini satu lagi 57:01 Ustazah hamba Allah di ee tidak 57:03 menyatumkan. Asalamualaikum 57:05 warahmatullahi wabarakatuh ustazah. 57:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:09 wabarakatuh. 57:10 Ini pertanyaannya dari teman saya, 57:12 Ustazah menitip katanya. Baik. Ee saya 57:16 tidak selingkuh karena kami cuman chat 57:18 katanya. Tapi dia menyembunyikan 57:20 percakap percakapan itu dari suaminya. 57:23 sering menunggu juga pesan laki-laki 57:25 tersebut dan merasa cemburu malah ketika 57:28 laki-laki itu dekat dengan perempuan 57:30 lain. Kalau sebuah hubungan harus 57:32 disembunyikan dari pasangan, apakah itu 57:34 sudah menjadi wujud bahwa hubungan 57:37 tersebut tidak dibenarkan dalam Islam 57:39 dan nasihat apa yang harus saya 57:41 sampaikan kepada sahabat saya ini? 57:43 Ya. Jadi ee kalau dikatakan itu bukan 57:47 selingkuh itu sudah menunjukkan gejala 57:50 perselingkuhan. 57:52 Yang namanya perselingkuhan tadi kan 57:54 tadi kita katakan ya tidak ingin chat 57:56 kita diketahui oleh pasangan hidup kita. 57:58 Itu sudah selingkuh namanya. Itu tidak 58:00 setia gitu ya. Walaupun ee pembenaran 58:04 pada dirinya enggak kok enggak kok gitu 58:06 ya. Tapi itu sudah jelas 58:07 menunggu-nunggu. Nah, itu kan. Jadi ee 58:10 sampaikan saja apa yang ee 58:14 Ibu ketahui, Anda ketahui ya tentang ee 58:16 tentang perselingkuhan ini. Artinya 58:18 diingatkan jangan sampai suami tahu ee 58:22 terlanjur besar. Segera hentikan 58:25 hubungan ini. Karena kalau sudah ada 58:28 ketakut rasa ketakutan chat dibaca oleh 58:31 pasangan berarti itu sudah 58:32 perselingkuhan. Karena kalau hubungannya 58:35 dengan suami ya, kalau kita suami istri 58:38 itu kalau ee dengan lawan jenis kita itu 58:42 kalau kita enggak ingin suami tahu itu 58:44 sudah suatu pengkhianatan itu ya. Itu 58:47 tidak menunjukkan ketidaksetiaan. Karena 58:49 kan kita ini kan milik suami, suami 58:51 milik kita ya. Sama kayak kita misalnya 58:53 seorang istri kira-kira kalau suami 58:55 berhubungan dengan perempuan lain terus 58:58 dia enggak ingin chatnya dibaca oleh 59:01 istrinya, cemburu enggak gitu [tertawa] 59:02 ya? 59:04 sama kan ya. Jadi jagalah rumah tangga 59:07 ini jangan sampai ada yang merasa 59:10 terkhianati 59:11 ya. Wau biluk ya janji apa? Setialah 59:15 kepada janji. Ini kan janji pernikahan 59:17 ini kan kokoh ya. Mison rid maka 59:19 setialah dengan perjanjian pernikahan 59:21 ini. 59:23 Iya. Baik Ustazah nampaknya itu 59:25 merupakan pertanyaan terakhir Ustazah. 59:28 Ee nampaknya Ustazah bisa memberikan 59:31 kesimpulan dari tema kita pada siang 59:32 hari ini. 59:35 Ya, pendengar yang dirahmati Allah. 59:38 Perselingkuhan itu 59:40 tidak selalu dimulai dengan dari sebuah 59:43 pertemuan. Kadang dimulai dari sebuah 59:45 notifikasi, dari sebuah chat, dari 59:48 sebuah perhatian kecil, dari seorang 59:51 yang berkata, "Aku mengerti kamu." 59:53 Ketika pasangan kita sedang tidak 59:55 memahami kita. Karena itu jangan 59:58 menunggu sampai hati terikat untuk 1:00:01 membuat batas. Jagalah mata sebelum 1:00:04 hati. Jagalah chat sebelum menjadi 1:00:06 hubungan. Jagalah hubungan sebelum rumah 1:00:09 tangga menjadi korban. Islam tidak 1:00:12 melarang kita berinteraksi dengan lawan 1:00:14 jenis. Islam mengajarkan bagaimana 1:00:16 berinteraksi tanpa kehilangan 1:00:18 kehormatan. Karena kesetiaan bukan hanya 1:00:21 ketika pasangan melihat kita. Kesetiaan 1:00:24 adalah ketika kita tetap menjaga diri 1:00:27 meskipun pasangan tidak pernah tahu. 1:00:29 Mudah-mudahan dengan iktikad baik, niat 1:00:32 baik kita untuk menjaga hubungan rumah 1:00:34 tangga ini, mudah-mudahan Allah 1:00:36 memberkahi rumah tangga ini dan 1:00:39 menyatukan kita bersama-sama kembali 1:00:41 dengan pasangan kita di Jannatul 1:00:43 Firdausil A'la. Wallahuam bawab. 1:00:46 Asalamualaikum warahmatullahi 1:00:48 wabarakatuh. 1:00:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:51 wabarakatuh. Alhamdulillah wasyukrillah 1:00:54 ikhwan dan akhwat telah kita ikuti 1:00:55 bersama kajian selingkuh tanpa bertemu 1:00:58 tema yang diangkat oleh ustazah amran 1:01:01 dalam kesempatan fikih wanita hari Jumat 1:01:03 ini. Pokoknya intinya kita jangan sampai 1:01:06 memberikan kunci kepada jinasim ikhwan 1:01:08 dan akhwat. Kita harus perkokoh ee 1:01:11 bahtera rumah tangga ini dengan memahami 1:01:14 batasan-batasan. Dan tadi itu saya rasa 1:01:17 ee apa kata-kata hari ini bahwa jangan 1:01:20 sampai privacy 1:01:22 melegalisasikan atau menormalisasikan 1:01:24 hal-hal yang mendekati kemaksiatan. 1:01:26 Karena potensi-potensi tersebut kita 1:01:28 enggak ada yang tahu. Itu malah menjadi 1:01:30 sebab kita kehilangan pasangan ee 1:01:33 akhirat kita insyaallah. Baik. ee yang 1:01:36 bertugas pada hari ini. Saya Karolin 1:01:38 didampingi oleh Ondi dan Yusuf akan ee 1:01:42 undur dan kami mohon maaf apabila ada 1:01:45 kekurangan. Terima kasih sekali lagi 1:01:47 kepada guru kita Ustazah Helini Amran 1:01:49 semoga beliau diberikan kesehatan dan 1:01:51 keluarganya juga diberikan kesehatan. 1:01:53 Kita diberikan kesempatan dan usia 1:01:54 panjang untuk bertemu kembali menuntut 1:01:58 ilmu bersama-sama dengan guru kita. Kami 1:02:00 pamit. Subhanaka Allahumma wabihamdika 1:02:03 ashadu allaha illa anta astagfiruka. 1:02:06 Wabillahi taufik wal hidayah. 1:02:08 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:02:10 wabarakatuh.