Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:08 Brail TV. 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:19 kirsir thiban baran fih kama yuhibbu 0:22 waard shi wasallim wabarik ala sayidina 0:24 Muhammadin waa ali sayidina Muhammad. 0:26 masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:28 Silaturahim nomor 36 Kalimagis Cibubur 0:31 Bekasi, Radio Silaturahim dan juga Rasil 0:33 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:36 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:37 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:39 sekali di kesempatan Kamis pagi hari ini 0:42 kami bisa kembali menjumpai ikhwan 0:44 akhwat dalam program acara renungan di 0:47 bawah naungan Al-Qur'an untuk edisi 4 0:51 Juni ya bertepatan dengan ee 18 Zulhijah 0:55 1447 0:57 Hijriah. Ikhwanat semoga di kesempatan 0:59 ini kami doakan Ikhwan Nawat dalam 1:01 keadaan baik, dalam keadaan sehat dan 1:03 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 1:05 wa taala. juga diberikan kemudahan dan 1:08 kelancaran segala urusannya. Amin. Amin 1:10 ya rabbal alamin. Telah hadir guru kita 1:13 Ustaz Husin Alattas yang kembali akan 1:15 melanjutkan kajiannya. Asalamualaikum 1:17 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:20 wabarakatuh. 1:21 Baik, di kesempatan ini kita akan 1:22 melanjutkan ee kajian Senin lalu, Ustaz, 1:25 ya, pertemuan sebelumnya mengenai 1:28 maariful Quran, Ustaz, ya. Baik, ikhwan 1:30 akhwat. Tidak berpanjang lebar lagi, 1:33 mari kita buka pertemuan ini dengan 1:35 pembacaan Quran surah Al-Fatihah dan 1:37 langsung akan dilanjutkan dengan 1:39 kajiannya. Tafadal Ustaz. 1:42 Bismillahirrahmanirrahim. 1:44 Alhamdulillahi rabbil alamin. 1:49 Hamdan katsiran thyiban mubarakan fih 1:53 kama yuhibbu rabbuna. 1:57 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:00 abdika wa rasulika sayyidina wa nabina 2:03 Muhammadin wa alihi wasohbihi wasallim. 2:09 [mendengus] Subhanaka la ilma lana illa 2:11 ma alamtana innaka antal alimul hakim. 2:16 Wala haula wala quwwata illa billahil 2:18 aliyil adzim. 2:20 Rbana zidna ilman wa alhiqna bisolihin. 2:27 Allahumma atina minika rahmah waimna min 2:30 ladunka ilman nafi wfa'na bima alamtana. 2:38 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 2:40 subhanahu wa taala. 2:45 Pada pagi hari ini, alhamdulillah Allah 2:47 Subhanahu wa taala pertemukan kita 2:49 kembali di bawah naungan ayat-ayat suci 2:54 kitabnya 2:55 yang Allah turunkan 2:58 sebagai nur 3:00 yang menerangi kegelapan hidup ini, 3:03 menerangi jiwa kita hingga kita dapat 3:07 melihat segala sesuatu dengan jelas. 3:11 juga sebagai petunjuk. Bukan hanya nur, 3:14 tapi juga petunjuk yang menunjukkan 3:16 jalan kita. 3:19 Di samping sebagai petunjuk 3:22 juga sebagai furqan 3:26 yang dengan tegas memisahkan di antara 3:29 yang hak dan batil. Yang hak yang datang 3:32 dari Allah, yang batil yang bertentangan 3:35 dengan apa yang datang dari Allah. 3:38 juga berfungsi sebagai mizan, 3:42 sebagai 3:44 neraca timbangan 3:47 yang menimbang segala sesuatu dengan 3:51 betul-betul benar. 3:55 Al-Qur'an tidak berpihak kepada kelompok 3:58 manaun. Dia menyampaikan kebenaran 4:01 dengan tegas 4:03 dan juga dia sebagai syifa, penyembuh 4:06 dari berbagai macam penyakit hati, 4:10 rahmah dan juga sebagai rahmah yang 4:14 tidak mungkin sama sekali semua ini 4:16 terdapat 4:17 di luar kitab Allah Subhanahu wa taala. 4:20 [berdehem] 4:22 Allah Subhanahu wa taala 4:26 memberikan jaminan 4:29 bahwa Al-Qur'an ini akan menjadi nurangi 4:33 kegelilapan hidup manusia. 4:36 Rasul diutus oleh Allah menerima 4:38 Al-Qur'an untuk mengeluarkan umat 4:40 manusia dari kegelapan menuju kehidupan 4:42 yang terang-menerang. 4:45 Tapi tidak terdapat jaminan pada 4:48 kitab-kitab yang lain yang menjadi 4:51 referensi bagi kaum muslimin. 4:54 Tidak ada satuun jaminan 4:57 dari Allah [mendengus] atau dari 5:00 Rasulnya yang menjamin 5:02 yang mengikuti selain kitab Allah akan 5:04 dikeluarkan dari kegelapan menuju 5:06 kehidupan yang terang-berang. 5:09 Malah terbukti orang-orang yang merujuk 5:13 kepada riwayat-riwayat hadis dengan 5:16 meninggalkan Al-Qur'an. 5:19 Terjemus dalam pertentangan, 5:21 perselisihan, bahkan sampai saling 5:23 kafir-mengkafirkan, Kang Rizal. 5:27 Tapi mereka yang menjadikan Al-Qur'an 5:30 sebagai nur, sebagai hudan, sebagai 5:34 furqan, sebagai mizan, 5:38 maka Allah Subhanahu wa taala akan 5:41 tunjukkan jalan terang bagi mereka. 5:44 Mereka bisa melihat segala sesuatu 5:46 dengan jelas. 5:50 Al-Haq begitu jelas. Begitu pula yang 5:53 batil juga begitu jelas. Oleh karena 5:55 itu, Imam Ali mengatakan, "Laisa ba'dal 5:58 Quran minfaqo." 6:01 Laisa ba'dal Quran minfaqo. Orang kalau 6:04 betul-betul mengikuti petunjuk Al-Qur'an 6:08 dengan sebenar-benarnya, dia tidak butuh 6:10 kepada yang lain. 6:12 Rasul 6:15 bukan hanya mengeluarkan manusia dari 6:17 kegelapan dengan cahaya Al-Qur'an. 6:20 Beliau pun dengan Al-Qur'an yang tadi 6:23 tidak tahu apa yang harus dilakukan 6:25 terhadap umat yang tenggelam dalam 6:27 kejahiliahan. Hingga beliau lebih suka 6:29 mengasingkan diri di Gua Hirah. Jijik 6:32 dengan perbuatan kaumnya. 6:35 Begitu turun Al-Qur'an 6:37 di samping menerangi jiwanya 6:39 menghidupkan juga jiwanya. 6:43 Sebagaimana firman Allah, waladalika 6:46 ilaika ruhan min amrina. Demikianlah 6:49 kami wahyukan kepadamu ruh dari sisi 6:52 kami. Sebagaimana roh yang kita kenal 6:56 menjadi nyawa yang menghidupkan manusia, 6:59 Al-Qur'an menghidupkan jiwa manusia dan 7:02 juga menjadi nur bagi basirah. 7:05 Maakta tadimal kitabu wal iman. Sebelum 7:08 turun Al-Qur'an, Nabi tidak mengenal 7:10 Alkitab. Bahkan tidak mengetahui baca 7:12 tulis, tidak juga mengetahui uraian 7:16 keimanan yang begitu indah seperti yang 7:19 diturunkan dalam Al-Qur'an. 7:22 Beliau beriman, beliau tidak pernah 7:24 mempersekutukan Allah mengikuti sisa 7:27 ajaran Ibrahim, tapi 7:30 memahami uraian tentang keimanan dan 7:33 argumen serta bukti-buktinya sejarah 7:36 umat terdahulu. Beliau tidak 7:38 mengetahuinya. 7:41 Tapi dengan Al-Qur'an, 7:44 mata hati beliau, jiwa beliau terbuka 7:47 untuk menyaksikan 7:49 cakrawala kehidupan lebih luas. Bukan 7:51 hanya sebatas dunia tapi dunia dan 7:54 akhirat. 7:57 Walakin ja'alnahu nuron nahdi bihi man 7:59 nasya min ibadina. Kami jadikan 8:02 Al-Qur'an sebagai nur. Dengan bimbingan 8:05 Al-Qur'an ini kami memberikan petunjuk. 8:08 Jadi Allah dengan Al-Qur'an 8:11 memberikan hidayah siapa-siapa yang 8:14 Allah kehendaki. 8:16 Siapa yang dikehendaki Allah itu 8:18 manitaba ridwanahu yang mau mengikuti 8:20 keridaan Allah yang terbuka dalam 8:22 menerima kebenaran. Wa inakaahdi 8:25 mustaqim dan engkau benar-benar 8:28 membimbing manusia ke jalan yang lurus. 8:31 Jadi kalau amirul mukminin Ali Ibnu Abi 8:34 Thalib mengatakan laisa ba'dal qurani 8:37 minfaqah. 8:38 Orang setelah mengikuti petunjuk 8:40 Al-Qur'an dia tidak butuh kepada yang 8:42 lain. [mendengus] Sebaliknya waisa 8:45 qoblal qurani mininan. Orang kalau tidak 8:49 mengikuti petunjuk Al-Qur'an tidak ada 8:51 satuun kitab 8:54 petunjuk yang akan dapat 8:55 menggantikannya. 8:58 Jadi mari pertama kita kembali kepada 8:59 Al-Qur'an. yang merupakan rukun iman 9:01 kita. Bukan hanya dibaca tapi 9:04 direnungkan. 9:05 Kemudian kita natafa'al maal Al-Qur'an. 9:08 Artinya kita menyatu dengan Al-Qur'an. 9:11 Perintahnya kita sambut, larangannya 9:13 juga kita hormati. 9:15 Bimbingan dalam bidang akhlaknya. 9:17 Kemudian juga ayat yang mengajarkan kita 9:19 mengenal dirinya. Kenapa kita harus 9:22 ambil dari apa yang ditulis oleh 9:25 kelompok-kelompok dan golongan yang 9:27 bertentangan? Menunjukkan bahwa ini 9:29 tidak meyakinkan. Kenapa tidak 9:30 mendengarkan keterangan Allah mengenai 9:32 Allah, mengenai Rasul-Nya, mengenai 9:36 jalan hidup kita? Dan Allah jadikan 9:38 Al-Qur'an sebagai nur yang menerangi 9:40 bukan yang diterangi. 9:42 Nah, kita mengutip dari riwayat-riwayat 9:45 Nabi kita yang sejalan dengan Al-Qur'an 9:47 hingga betul-betul seperti yang 9:49 digambarkan Sayidah Aisyah ketika 9:50 ditanya bagaimana akhlak Nabi. Akhlak 9:53 beliau adalah Al-Qur'an. 9:57 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah, 10:00 sengaja kita buka kajian di seputar 10:03 Ma'ariful Quran. Karena setiap muslim 10:06 wajib untuk mempelajari Al-Qur'an 10:10 karena Al-Qur'an sebagai pedoman 10:12 hidupnya, petunjuk jalannya yang tidak 10:15 mungkin digantikan dengan yang lain. 10:17 Al-Qur'an juga yang akan menjadi 10:19 timbangan amalnya di hari kemudian 10:21 nanti. Di mana amal kita akan [berdehem] 10:23 ditimbang di hadapan Al-Qur'an. yang 10:26 sesuai 10:29 maka akan memberatkan timbangannya yang 10:32 bertentangan dengan Al-Qur'an akan 10:34 membuat dia mengalami kerugian dalam 10:36 timbangan amalnya. Apa dalilnya? 10:39 Dalilnya firman Allah pada suratul A'raf 10:42 ayat 8. Wal waznu yauma idinil haq. Dan 10:47 timbangan pada hari tersebut adalah 10:50 al-Haq. 10:54 Jadi, al-Haq di sini merupakan khabar 10:56 dari alwaznu, bukan sebagai sifat. 11:00 Karena kalau dijadikan sebagai sifat 11:01 sebagaimana terjemahan yang kita baca 11:03 dan timbangan yang hak pada hari 11:05 tersebut ini bukan satu jumlah yang 11:07 sempurna. 11:09 Tapi kalau wal waznu yaumaidin alhaq dan 11:12 timbangan pada hari tersebut adalah 11:14 al-haq dan al-haq yang datang dari Allah 11:16 itu Al-Qur'an. 11:21 Sebagaimana Allah berfirman, qul jaqu 11:23 wahaqal batil inal bat. Alhaq adalah 11:27 Al-Qur'an. Adapun yang datang dari 11:30 manusia bisa benar, bisa salah. Tapi 11:32 kalau yang datang dari Allah pasti 11:34 kebenarannya laba fi tidak terdapat 11:37 keraguan di dalam. Nah setelah Allah 11:39 mengatakan wal waznu yaumaidinil haqqan 11:42 mawazinu faulaika humflihun. Siapa yang 11:45 ditimbang amalnya 11:48 di hadapan al-Haq yaitu Al-Qur'an? 11:50 Ternyata sejalan apa yang diperintahkan 11:53 diikuti, yang dilarang dijauhi. Bisa dia 11:56 melakukan dosa, dia bertobat kembali 11:58 pada Allah, maka merekalah orang yang 12:00 berat timbangannya. Tapi waman khaat 12:03 mawazinuhu, siapa-siapa yang ringan 12:05 timbangannya. Karena antara sikap jalan 12:07 hidupnya tidak sesuai dengan petunjuk 12:09 Al-Qur'an. Mungkin dia membaca, 12:11 menghafal dengan suara indah, tapi 12:13 hidupnya tidak mengacu kepada Al-Qur'an. 12:16 Maka merekalah orang yang kehilangan dan 12:18 kerugian segala-galanya. 12:20 Bima kanu biayatina yadlimun. Karena 12:23 mereka berbuat aniaya terhadap diri 12:25 mereka dengan meninggalkan ayat Allah. 12:27 Memangnya Al-Qur'an cuma dijadikan 12:28 bacaan. Al-Qur'an dijadikan sebagai 12:31 bacaan untuk kita renungkan, untuk kita 12:34 jadikan sebagai pedoman hidup kita. Jadi 12:36 kalau seandainya ulama 12:39 tidak menyampaikan pesan-pesan Allah, 12:42 berarti mereka berkhianat. Kalau sampai 12:44 rakyat buta, 12:46 buta apa? Buta Al-Qur'an, tidak memahami 12:49 isinya, hingga jadi acuan buat mereka. 12:51 Dosa-dosa mereka ditanggung para ulama 12:54 karena tidak menyampaikan amanat Allah. 12:56 Jadi sebelum 12:58 masyarakat ditanya, yang bakal ditanya 13:00 siapa? Ulama. 13:01 Ulama. 13:02 Karena ulama yang bertanggung jawab 13:04 untuk menyampaikan dan mengajarkan 13:05 mereka tidak menyampaikan malah 13:07 menyibukkan umat dengan pertentangan, 13:09 perselisihan yang tidak ada gunanya. 13:12 Seharusnya mereka resapi Al-Qur'an ini 13:14 mereka disibulkan dengan Quran itu 13:16 makhluk apa bukan makhluk. Ini yakin ini 13:18 setan. Dia ingin memalingkan kita dari 13:21 Al-Qur'an. 13:23 Jadi orang-orang yang tidak menyampaikan 13:25 pesan Allah padahal dia merupakan orang 13:27 yang diamanatkan itu para ulama dan para 13:29 ustaz. 13:31 Sebelum masyarakat ditanya, Allah akan 13:33 bertanya, "Sudahkah kalian sampaikan 13:35 amanat Allah?" 13:37 Kalau tidak, maka dosa kejahatan yang 13:40 dilakukan oleh umat mereka juga ikut 13:43 bertanggung jawab dan berkontribusi. 13:46 Jadi, ini bukan lagi main-main. Ini 13:48 bukan hanya sekedar pelajaran yang 13:50 mewah, pelajaran yang wajib karena 13:53 menyangkut pedoman hidup kita. Jadi 13:55 kalau Anda tidak memahami matematika, 13:58 tidak memahami fisika, Anda dianggap 14:02 orang yang kurang dari sisi pengetahuan. 14:04 Anda tidak mampu baca tulis, Anda 14:05 dianggap tidak berpendidikan. 14:08 Tapi semua ini tidak akan membuat Anda 14:11 terjerumus dalam api neraka. 14:13 Tapi kalau Anda 14:16 tidak mempelajari kitab Allah hingga 14:17 hidup Anda betul-betul hidup yang jauh 14:20 dari petunjuk Allah, kacau, balau, dan 14:23 liar, maka Anda bertanggung jawab di 14:25 hadapan Allah Subhanahu wa taala. 14:27 Apalagi para ulamanya. Innallaha 14:30 yas'alal ulama qobla an yas'ala apa? 14:33 Qalan yasal r. Allah bakal bertanya pada 14:36 para ulama sebelum bertanya pada rakyat. 14:38 [mendengus] 14:38 Oleh karena itu, mari kepada para ustaz, 14:40 para ulama, jangan kita menyibukkan umat 14:42 dengan isu-isu pertentangan, 14:45 perselisihan, 14:46 perbedaan 14:48 yang dulu tidak pernah dibahas oleh nabi 14:51 kita. Fokus pada apa-apa yang 14:52 disepakati. 14:54 Kita ikut jalan bersama Al-Qur'an. Pada 14:57 saat dia berjalan, kita ikuti. Pada saat 14:58 dia berhenti, kita berhenti. Jangan 15:01 justru apa yang tidak diterangkan 15:03 Al-Qur'an, kita panjang lebar berbicara 15:06 dengan dugaan dan sangkaan. Seperti 15:09 pelajaran yang ditemukan pada Ashabul 15:10 Kahfi. Ketika sebagian mengatakan bahwa 15:13 Ashabul Kahfi jumlahnya tiga orang. Yang 15:16 keempat anjingnya. Dia mengatakan tidak. 15:20 Yang benar apa? Jumlah mereka lima. Yang 15:23 keenam anjingnya. 15:25 [mendengus] Lalu Allah terangkan bahwa 15:27 semua ini merupakan dugaan yang tidak 15:29 memiliki dasar. Ada lagi yang mengatakan 15:31 tujuh. Yang kedelapan anjingnya. Allah 15:34 Subhanahu wa taala bilang sama rasulnya. 15:39 Jangan kamu memperdebatkan masalah ini 15:41 sia-sia, tidak ada gunanya. Manfaatnya 15:43 pun enggak ada. 15:44 Betul enggak? 15:44 Iya. 15:45 Dan jangan bertanya kepada siapapun 15:47 juga. Maksudnya kepada ahli kitab, 15:49 tapi serahkan apa? Ilmunya kepada all. 15:52 Kecuali kalau yang menyangkut apa? 15:55 Kehidupan kita ini tidak ada hubungannya 15:57 dengan kehidupan kita. Begitu juga 15:59 pembicaraan Quran tuh makhluk bukan 16:01 makhluk. Apa manfaatnya buat kita? H 16:05 atau disibukkan dengan perdebatan di 16:06 seputar qunut, mendingan kita resapi 16:08 salat kita. Perdebatan di salat tarawih 16:11 11 atau 23. Kamu enggak salat tarawih 16:13 enggak apa-apa. 16:14 Jangan tinggalkan yang wajib. Jadi yang 16:17 salat jangan diganggu. Biar mereka 16:19 mengkhusyukkan diri mereka. Mau 16:21 berjamaah silakan, mau sendiri-sendiri 16:23 silakan, tapi yang wajib laksanakan. Dan 16:25 ingat, jangan pernah kita berpaling dari 16:29 kitab Allah. Jadi 16:32 hal yang perlu betul-betul kita pahami 16:34 bahwa mempelajari Al-Qur'an bukan 16:36 sekedar sesuatu yang bersifat mewah atau 16:39 mustahab ya. Yang bersifat mustahab ya 16:43 atau yang disunahkan tapi bersifat wajib 16:46 dan ulama lebih wajib lagi untuk 16:48 mempelajarinya dan mengajarkan Al-Qur'an 16:51 karena Allah amanatkan kepada mereka. 16:54 Wallahuam. Baik, [berdehem] terima kasih 16:57 Ustaz Husin atas kelanjutan mengenai 16:59 penjelasan e makrifat makrifatul Quran, 17:02 Ustaz. Ya, Makful Quran. Baik, 17:05 selanjutnya masih ada waktu, Ustaz, 17:07 sedikit kita akan ee bacakan beberapa 17:09 pertanyaan 17:11 dari Ikhwan Akhwat. Nah, ini terkait 17:15 [berdehem] 17:16 haji ee kurban dan Al-Qur'an. Ustaz, 17:19 Ustaz, setiap tahun kita melihat ee 17:22 jutaan orang berhaji. Khususnya di 17:23 Indonesia kan ratusan ribu katanya 17:25 rakyat biasa hinggap para pejabat 17:29 dan juga jutaan hewan dikurbankan. Quran 17:32 dibaca dijadikan sumpah di atas kepala. 17:35 Namun di sisi lain masih banyak 17:37 kemiskinan, korupsi, 17:40 ee ketidakjujuran di masyarakat, Ustaz. 17:42 Nah, bagaimana seharusnya daripada haji, 17:45 kurban, dan juga Al-Qur'an itu membentuk 17:47 perubahan akhlak. sehingga tidak 17:49 berhenti hanya sebagai ritual tahunan. 17:52 Ustaz, nah ini dikaitkan dengan kabar 17:55 terbaru, Ustaz, ya. Tersangka 17:58 yang dinyatakan tersangka kepala ee 18:00 kepala BGN itu kan korupsi dan dia kin 18:04 sedang melaksanakan ibadah haji. 18:06 Kemudian pulang ternyata jadi tersangka 18:08 korupsi, Ustaz. Nah, mohon 18:10 penjelasannya, Ustaz. Terutama dari sisi 18:11 Al-Qur'an. 18:12 Bismillahirrahmanirrahim. 18:14 Kenapa 18:16 [mendengus] kebanyakan umat Islam 18:18 walaupun jumlah mereka begitu besar tapi 18:21 mereka bagikan pasir berserakan? 18:25 Mereka 18:26 bernama umat Islam tapi tidak kelihatan 18:30 sama sekali mereka menginduk kepada 18:32 nilai-nilai Islam. Karena kata umat 18:34 Islam itu umat yang menginduk kepada 18:37 nilai Islam. 18:41 Karena apa yang dipelajari selama ini 18:43 oleh kebanyakan kaum muslimin 18:47 bukan apa, bukan apa yang Allah 18:49 Subhanahu wa taala terangkan dalam kitab 18:52 sucinya yang disampaikan nabinya kepada 18:55 umat. 18:58 Kalau kita perhatikan nabi kita dalam 19:00 menyampaikan 19:02 pesan-pesan Allah, membacakan Al-Qur'an, 19:06 Allah berfirman, "Hualladzi baata fil 19:08 ummiy rasul minhu." Dialah yang telah 19:13 mengutus di tengah-tengah masyarakat 19:15 yang tidak mengenal baca dan tulis, 19:18 masyarakat yang kita anggap primitif. 19:21 Seorang rasul yang berasal dari kalangan 19:23 mereka yang langsung dididik oleh Allah. 19:27 sebelumnya tidak mampu untuk membaca, 19:28 menulis agar tidak terkontaminasi oleh 19:31 pendidikan-pendidikan dan budaya yang 19:33 ada pada saat itu. Jadi langsung 19:36 mendapatkan pendidikan dari Allah. 19:39 Apa para nabi? yatlu alaihim ayati 19:42 membacakan menerangkan, menjelaskan 19:45 kepada mereka ayat-ayat Allah dan 19:47 menjadi contoh. 19:49 Karena kata tala di samping menunjukkan 19:51 arti membaca, mengiringi dan mengikuti. 19:55 Jadi kita mempelajari Al-Qur'an kemudian 19:57 kita mengikuti Nabi dalam tuntunan dan 20:01 jalan hidupnya. Dan ini jangan dibatasi 20:04 hanya pada ibadah ritual. 20:07 Karena sunah Nabi menggambarkan suluk 20:10 dan perilaku Nabi dalam menjalani 20:12 seluruh aspek kehidupan. Baik pada masa 20:15 damai, masa perang, baik yang 20:17 berhubungan dengan tatanan sosial, 20:19 ekonomi, dan lain sebagainya. Ini yang 20:22 betul-betul apa? dicontohkan oleh Nabi. 20:25 Tapi karena kita memisahkan agama dari 20:27 kehidupan 20:29 yang real, fokus pada ritual, akhirnya 20:32 kehidupan apa? kehidupan real kita ini 20:35 yang menyangkut berbagai macam aspek 20:37 kehidupan diabaikan tidak terikat dengan 20:40 paling kita terikat dalam 20:41 masalah-masalah apa ritual. Ini yang 20:44 menarik perhatian kita. Kalau orang 20:47 berdoa ada tambahan dalam doanya katakan 20:51 dengan memanggil nama Allah yang tidak 20:53 dilakukan Rasul mereka mengatakan ini 20:54 bidah. Contohnya Allahumma innaka afu 20:58 tuhibbul afwa. Kalau orang menambahkan 21:01 karim nama Allah dibilang bidah. 21:05 Tapi darah yang mengalir di Gaza, 21:07 umat Islam yang berpecah belah, 21:09 terjerumus dalam fitnah kemiskinan ya 21:12 semua tidak di tidak apa tidak 21:15 [mendengus] sama sekali disampaikan. 21:18 Karena mereka terpisah dari Al-Qur'an, 21:20 terpisah dari pedoman hidup yang Allah 21:23 berikan bagi umat Islam. 21:26 tanpa mereka sadari bukan memberikan 21:28 pencerahan malah menimbulkan fitnah di 21:31 tengah-tengah umat Islam. 21:34 Jadi, Kang Rizal 21:36 kalau kita perhatikan sama-sama yang 21:38 dipelajari oleh umat, yang disampaikan 21:40 oleh para ulama kita kebanyakannya tidak 21:43 terhubung dengan Allah. 21:46 Jadi mereka mempelajari sebahagian dari 21:49 apa? dari katakan ee ee mempelajari 21:53 sebahagian dari tuntunan Islam, tapi 21:56 yang terpisah dari kitab sucinya, 21:58 terpisah dari Allah Subhanahu wa taala. 22:00 Akhirnya jiwa mereka mati. 22:01 H 22:02 jiwa mereka 22:02 mati. 22:03 Islam mereka tidak memiliki ruh. 22:05 Iya. 22:06 Ruhnya itu pada saat kita kembali kepada 22:08 Allah, kembali kepada kitab sucinya dan 22:11 kita merasa di saat membaca Al-Qur'an 22:13 bukan hanya membaca, kita merasa disapa 22:15 oleh Allah, 22:16 dibimbing oleh Allah, ditunjukkan jalan 22:18 kita oleh Allah. 22:20 Tapi mereka-mereka para koruptor sebagai 22:22 contoh Kang Riza mereka merasa cukup 22:23 dengan salat. Salatnya juga sesuai 22:26 dengan tuntunan Rasul katanya jauh dari 22:27 bidah. Hajinya juga sesuai dengan 22:30 tuntunan Rasul tapi korupsi buat mereka 22:33 enggak apa-apa. 22:35 Nanti uangnya mereka gunakan untuk 22:36 membangun masjid ya untuk 22:39 memberangkatkan orang-orang haji. Saya 22:41 tahu satu orang pejabat 22:43 sudah lama ya 22:45 pejabat ini kerja di ladang yang basah. 22:49 dan dia banyak melakukan tindakan 22:50 korupsi. 22:52 Kemudian 22:54 dia membangun masjid yang cukup besar 22:57 H 22:58 dari uang hasil korupsi. 23:01 Penampilannya berjenggot 23:04 juga mengikuti mazhab salaf. 23:08 Kalau berbicara mengenai fikih kerasnya 23:10 luar biasa. Tapi subhanallah dalam kasus 23:13 korupsi dalam pandangan dia ini urusan 23:15 dunia kalian lebih tahu urusan dunia 23:17 kalian. 23:18 Tapi kalau bidah itu menyangkut soal 23:21 ibadah. Jadi bagaimana setan berhasil 23:24 untuk apa? Menutup mata mereka, menutup 23:27 telinga mereka, kesadaran mereka. Islam 23:29 itu hanya salat, puasa, haji. Jadi 23:31 mereka para koruptor asal mereka pergi 23:33 haji, mereka beranggapan apa? Dosa 23:35 mereka diampuni. 23:37 Malah ada yang membawa logika. 23:39 Amal kebaikan kita dibalas 10 kali, 23:43 perbuatan dosa kita hanya dihitung 23:44 sekali. Kalau saya korupsi R miliar 23:49 kemudian sedekahkan R00 juta, kalau 23:52 dikalikan 10 berarti kan 2 miliar. 23:55 Miliar. 23:56 Saya cuma mencuri R miliar. Saya masih 23:59 dapat untung. Ya Allah. 24:02 Orang berbuat dosa, melakukan kejahatan, 24:04 macam-macam, pergi haji dihapuskan 24:06 dosanya. Jadi pemahaman Islam seperti 24:09 ini pemahaman yang betul-betul merusak 24:12 bukan memperbaiki. Jadi kalau seandainya 24:14 orang bertanya mereka yang berkorban 24:17 di jalan Allah Taala kok tidak ada kesan 24:21 efek ya yang positif dalam kehidupan 24:23 mereka? Bagaimana akan diterima korban 24:26 mereka? Korban mereka sembelih 24:29 dari hasil uang yang enggak benar. 24:32 Uang yang haram bukan dari keringat 24:34 mereka, usaha mereka yang halal. Tapi 24:37 dari uang yang diharamkan Allah 24:38 subhanahu wa taala. Mereka makan minum 24:41 dari uang yang diharamkan Allah. Mereka 24:43 juga membesarkan anak mereka dari apa 24:45 yang diharamkan Allah Taala. 24:47 Lah kira-kira mungkin enggak lahir 24:49 manusia-manusia yang bersih jiwanya, 24:52 yang lurus hidup? Nah, kalau Nabi 24:55 membacakan ayat Allah memberikan 24:57 pencerahan, menerangi hidup mereka 24:59 kemudian wuzakihim, mensucikan jiwa 25:02 mereka, dibersihkan dari syirik. Ya. 25:05 Kemudian dari semua penyakit-penyakit 25:07 hati hingga jiwa mereka kembali 25:09 cemerlang. Dari jiwa yang baik dan 25:12 cemerlang ini akan mengarahkan mereka 25:13 juga menuju kehidupan yang baik dan 25:15 mulia. Sebagaimana sabda Nabi, "Dalam 25:18 tubuh manusia terdapat segumpal daging. 25:20 Kalau dia sehat, seluruh tubuhnya akan 25:22 sehat. Kalau dia sakit, seluruh tubuhnya 25:24 akan sakit." Itu jantung ala wahiyalqb. 25:28 Kalau jantung sehat, memompa darah ke 25:31 seluruh tubuh dengan baik, oksigen juga 25:33 mengalir dengan baik. dia akan sehat. 25:35 Tapi kalau ada gangguan di jantung, 25:38 baik katnya atau terjadi penyempitan 25:40 atau pompa jantungnya, pasti akan 25:42 berefek ke seluruh tubuh. Begitu juga 25:45 kalau jiwa kita bersih atau hati kita 25:47 bersih, kalbu kita bersih, amal kita 25:49 akan bersih. Tapi kalau kalbu kita penuh 25:52 dengan kotoran nafsu angkara murka, 25:56 tidak diobati, maka hasil dari amal kita 25:58 juga sama. 25:59 [berdehem] 25:59 Jadi jangan terpedaya dengan 26:02 mondar-mandirnya seorang melakukan umrah 26:04 dan haji. 26:05 Puasa bahkan puasa Daud. Kemudian juga 26:09 dia 26:11 bersedekah, memberangkatkan orang untuk 26:14 pergi umrah dan haji. Tapi dia melakukan 26:17 pelanggaran-pelanggaran dalam hidupnya. 26:19 Jangan beranggapan Allah akan menerima 26:21 amalnya. Innama yataqobbalullahu minal 26:24 muttaqin. Karena Allah hanya akan 26:25 menerima dari orang yang bertakwa. Kalau 26:27 kamu hidup jujur, bersih, walaupun kamu 26:30 enggak bisa berinfak karena tidak punya, 26:32 tapi menjaga kepribadian kamu, hidup 26:34 kamu lurus, menegakkan keadilan, beramar 26:37 makruf nahi mungkar, orang seperti ini 26:39 yang akan melakukan perbaikan bangsa. 26:42 Jadi, kesimpulannya, Kang Rizal, 26:45 cara beragama kebanyakan kita ini 26:47 bertentangan dengan petunjuk Allah dan 26:49 petunjuk Rasul-Nya. Mereka asyik sibuk 26:52 dengan ibadah ritual, tapi dalam 26:54 kehidupan sosial mereka, mereka 26:56 melakukan berbagai macam pelanggaran dan 26:59 mereka tidak merasa bersalah dalam hal 27:01 ini. Mereka beranggapan dengan sedekah 27:03 sebagian dari hasil korupsinya. Ya Allah 27:07 akan ampuni dosanya. Ini logika bukan 27:11 logika yang bersumber dari kebenaran, 27:13 tapi logika setan untuk menipu, 27:16 memperdayakan umat. Manusia merasa 27:18 dirinya paling baik amalnya. Padahal 27:21 orang yang paling jauh dari Allah 27:22 Subhanahu wa taala. 27:23 Baik, Ustaz. Satu lagi, Ustaz, ya. 27:26 Ee terkait ini, Ustaz. Ee banyak 27:28 keluarga muslim menghadapi konflik rumah 27:31 tangga, perceraian, dan renggangnya 27:33 hubungan antara orang tua dan anak. 27:36 Nah, apa solusi yang ditawarkan 27:37 Al-Qur'an untuk masalah ini? Nah, ini 27:39 dikaitkan dengan salah satu pertanyaan, 27:42 Ustaz. Ee saat ini saya sedang proses 27:45 gugat cerai suami ke pengadilan. Ini 27:48 jalan terakhir setelah dipertimbangkan 27:50 sampai 10 tahun, Ustaz. Saya sudah 27:52 merelakan ee saya harus merelakan rumah 27:55 tangga yang sudah saya pertahankan 18 27:58 tahun karena kezaliman suami saya. Dia 28:01 tidak bertanggung jawab meninggalkan 28:03 kewajiban sebagai suami bertahun-tahun. 28:05 Saya sudah dikaruniai tiga anak 28:08 perempuan, Ustaz, SMA, SMP, dan SD. 28:11 Mohon nasihatnya agar saya bisa menerima 28:14 tenang, rida, dan yakin kepada Allah 28:16 untuk memberikan jalan yang terbaik, 28:19 kuat dan bangkit. Allah mukkan pintu 28:21 rezeki ee dan berbagai kemudahan. 28:24 Demikian semua nasihatnya. 28:26 Bismillahirrahmanirrahim. 28:28 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 28:30 sholli ala Muhammadin wa. 28:36 Apabila 28:37 seorang pria hidup berumah tangga dengan 28:40 seorang wanita, tidak merasakan 28:45 keharmonian, dapat bekerja sama di jalan 28:48 Allah Subhanahu wa taala dan dia sudah 28:51 mencoba berulang kali untuk memberikan 28:54 nasihat baik secara langsung atau minta 28:56 orang-orang yang dapat memberikan 28:58 nasihat tidak dihiraukan dan dia merasa 29:01 keadaannya hari demi hari semakin 29:06 resah dan jauh dari Allah. Maka dalam 29:08 kondisi seperti ini sebaiknya mereka 29:11 berpisah dengan cara baik-baik. Begitu 29:13 juga sebaliknya. 29:15 Kalau seorang wanita menikah dengan 29:17 seorang pria, 29:19 selama sekian lama berumah tangga, suami 29:22 tidak bertanggung jawab, mengabaikan 29:24 kewajibannya untuk berusaha, memberikan 29:27 nafkah, tidak memperlakukan istrinya 29:29 dengan cara yang baik dan mulia, begitu 29:32 pula terhadap anak-anaknya. 29:34 Diberikan kesempatan sebulan, 2 bulan, 29:37 setahun, 2 tahun diingatkan, 29:40 diberitahukan, tapi tetap dia tidak 29:42 menghiraukan. 29:45 minta kepada orang lain umpamanya orang 29:47 tuanya atau yang terpandang untuk 29:49 memberikan nasihat itu pun diabaikan. 29:52 Maka dengan sendirinya berpisah 29:55 meninggalkan suami semacam ini akan 29:56 lebih baik. Allah berfirman, "Wain 29:58 yatafqillahuati." 30:01 Kalau mereka berpisah Allah akan 30:03 memberikan kecukupan masing-masing dari 30:06 karunianya yang luas. 30:08 Yang penting yang dipertimbangkan dengan 30:11 baik. Saya tidak mendukung memang ee 30:14 kelangsungan rumah tangga 30:17 di mana salah satunya tidak bertanggung 30:20 jawab menjalankan tugasnya. Yang laki 30:23 tidak melakukan tanggung jawab sebagai 30:25 bapak, sebagai suami, malah menimbulkan 30:29 keresahan, penderitaan bagi pasangannya. 30:31 Stau seorang perempuan tidak menjalankan 30:33 kewajiban sebagai istri, sebagai ibu, 30:36 asyik bergaul sana sini, mengorbankan 30:38 rumah tangganya daripada meneruskan 30:40 lebih baik berpisah. Semoga 30:42 masing-masing mendapatkan pasangan yang 30:44 sesuai. 30:46 Karena kalau kita biarkan penyakit 30:48 terusmenerus 30:50 ya bersama kita bukan hanya akan merusak 30:53 kebahagiaan kita, tapi membuat akhirnya 30:55 jalan hidup kita menuju Allah ini 30:57 terseok-seok. H. 30:58 Bahkan bisa kita nanti lupa keluar dari 31:01 kebenaran. 31:04 Nah, adapun berkaitan dengan rezeki, 31:07 Allah tidak pernah meninggalkan 31:08 hamba-Nya. Sekejap pun tidak pernah. 31:12 Cuma kita yang sering lupa kepada Allah. 31:15 Allah menunggu hambanya, menadahkan 31:17 tangannya, mohon padanya. 31:19 Asal dia menyambut seruan Allah, 31:21 mengerjakan salat ya dengan baik, 31:24 melaksanakan perintah Allah, menjauhi 31:26 apa yang dilarang, kemudian menadahkan 31:27 tangannya. Walaupun dengan bisikan hati 31:30 tanpa suara Allah mendengar dan Allah 31:33 lebih tahu mengenai keadaan. 31:36 Oleh karena itu Allah berfirman, "Waidza 31:38 sa'alaka ibadi anni fainni." 31:41 Kalau hambaku bertanya padamu, "Di mana 31:43 aku?" "Sungguh aku ini amat dekat." 31:45 Allah gunakan apa? Jawaban langsung 31:48 tanpa mengatakan, "Katakan bahwa aku 31:49 amat dekat tapi fainni qorib." 31:52 Sesungguhnya aku qarib amat-amat dekat. 31:57 Ujibu dawat 31:59 aku berjanji untuk mengabulkan 32:02 doa orang yang memohon padaku. Kira-kira 32:05 janji Allah mungkin enggak disalahi? 32:08 Tidak mungkin. Janji Allah pasti 32:10 ditepati. Tapi ada syaratnya. 32:12 Falyastajibu walminun. Syaratnya dua 32:16 falyastajibul 32:18 dalam bahasa Arab kata ajaba yujibu 32:21 menyambat apa menjawab. Kalau istajaba 32:24 yastajibu bersungguh-sungguh untuk 32:26 menyambut seruan Allah. Jadi 32:28 falyastajibu hendaklah mereka 32:30 bersungguh-sungguh untuk menyambut 32:32 seruan Allah di saat datang panggilan 32:34 salat, panggilan berzakat, panggilan 32:38 beramar makruf, 32:39 panggilan untuk melakukan perbuatan baik 32:41 atau larangan untuk menjauhi apa-apa 32:43 yang dilarang oleh Allah, kita 32:45 bersungguh-sungguh untuk menyambut. 32:47 Kemudian wal yukminu bi. Dan hendaklah 32:50 mereka beriman dengan penuh keyakinan 32:52 bahwa Allah Subhanahu wa taala akan 32:55 mengabulkan doanya. Dan Nabi dalam satu 32:58 hadis qudsi meriwayatkan dari Allah 33:01 firmannya, 33:03 "Ana indoni abdi saya tergantung dugaan 33:08 hamba saya pada saya. 33:11 Wa ana maahuakaroni." 33:13 Dan aku selalu bersama dirinya di saat 33:15 dia mengingatkanmu. 33:18 Kalau dia lupa kepada Allah, Allah 33:19 menunggu kapan dia memanggil Allah. 33:22 Masa Allah yang menciptakan kita, 33:24 menganugerahkan kita berbagai macam 33:26 kemuliaan. 33:28 Masa Allah mengabaikan kita mustahil. 33:31 Kalau kita minta pada manusia sekali 33:32 dikasih, 33:34 datang ke orang darmawan dua kali 33:36 dikasih datang lagi sama mereka yang 33:39 darmawan tiga kali dikasih. 33:41 Lama-kelamaan 33:43 pata Arab mengatakan saalna faumnaum. 33:49 Sekarang saya minta sekali kalian 33:51 berikan. Kedua kali kalian kembali 33:53 memberi dan barang siapa yang banyak 33:55 meminta pasti dia akan diharamkan dari 33:59 apa yang diinginkan dan akan menimbulkan 34:02 kejemuan. Tapi kalau Allah semakin 34:04 sering kita minta semakin Allah sayang 34:07 pada kita. Karena Allah melihat hambanya 34:09 tahu tempat dia meminta. 34:11 Allahusad. 34:14 Jadi ana indadonni abdi wa ana 34:16 maahuakarani. 34:18 Apa lagi coba yang meragukan kita? Jadi, 34:21 bagi saudari yang mengalami cobaan ini, 34:24 ambil 34:27 apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala 34:29 berikan kepada kita. 34:32 Berpisah dari suami yang tidak 34:33 bertanggung jawab, Anda tidak perlu 34:35 takut. 34:37 Berpisah dari laki-laki semacam ini, 34:39 Allah Subhanahu wa taala akan selalu 34:42 mendampingi Anda. Sambut, penuhi seruan 34:46 Allah dan jangan pernah kita lupa untuk 34:48 memohon padanya. Jangan kita banyak 34:51 berpikir, berkhayal. Ke mana saya harus 34:53 pergi, di mana saya harus mendapatkan 34:55 rezeki. Saya minta pada Allah. Usaha 34:59 semampu kita, 35:01 semaksimal kemampuan kita jangan 35:03 berlebih-lebihan. Kita bisa buka 35:05 dagangan kecil-kecilan, katakan es 35:08 kelapa atau makan-makan ringan, buka 35:10 gaduh-gaduh. Saya ingat satu orang 35:13 pekerja di PHK, dia nangis dan mengalami 35:15 stret. Saya bilang, "Buka aja warung 35:18 gaduh-gaduh. 35:20 Dia buka pertama kurang begitu enak. 35:22 Lama-kelamaan dia belajar hasilnya enak. 35:24 Kado-kad mulai ramai orang. Nah, kalau 35:27 pagi dia buka makanan-makanan 35:30 pembukaan untuk pagi-pagi orang mau 35:32 kerja ada ketan, ada lontong, ada juga 35:35 nasi uduk. 35:36 Itu titipan orang 35:38 dapat keuntungan dari sana. Siang 35:40 gado-gado, malam jual bubur. Itu 35:42 hasilnya berkali-kali lipat dari gaji 35:44 yang diterima. 35:46 Suami yang belanja, istri yang kerja di 35:48 rumah. 35:50 Makan semua tersedia, 35:53 makanan semua ada kan? 35:54 Iya. 35:55 Enggak pusing. Allah kasih. 35:56 Alhamdulillah. Setelah itu Allah berikan 35:57 limpahan rezeki yang besar. Usaha. Tapi 36:00 jangan lupa minta sama Allah yang maha 36:02 pengasih. Allah berjanji untuk 36:04 mengabulkan doa kita. Waqal rbukumuni 36:07 astajib lakum. Tuhan kalian berkata, 36:09 "Minta padaku. Aku akan kabulkan 36:11 permintaan kalian." 36:14 Tapi kalau kita mulai bingung, mulai 36:16 resah, mulai mencari-cari ke sana 36:18 kemari, bukan kita tenang, malah gelisah 36:20 hati kita. Nanti ujung-ujungnya kita 36:23 terbujuk masuk pinjol 36:25 pilat 36:27 pinjaman sini. Akhirnya kita bukan 36:29 keluar dari kesempitan, malah masuk ke 36:32 mana? Ke dalam penderitaan yang melilit 36:35 kita. 36:36 Jadi jangan pernah dekat-dekat sama 36:38 pinjol, jangan pernah kenalan sama 36:40 pinjol, cium baunya pun jangan sama 36:42 sekali. Coba kita minta sama Allah 36:44 sambil kita berusaha, kita bisa pinjam 36:47 dari teman kita yang betul-betul 36:49 terpercaya. Asal kita jujur, orang tidak 36:51 berapa berikan pinjaman. 36:53 Dan dalam situasi krisis pada saat ini, 36:56 jangan takut. Walaupun dunia krisis, 36:59 walaupun dolar naik, Allah Subhanahu wa 37:02 taala pencipta alam semesta kuasa 37:04 memberikan rezekinya kepada kita. 37:05 Sebagaimana memberikan rezeki buat 37:07 Sayidah Hajar 37:08 di padang yang tak bertuang. [mendengus] 37:11 Mudah-mudahan ini betul-betul menjadi 37:14 apa? Menjadi pelajaran buat kita. Dan 37:17 saya selalu dalam hidup ini tidak 37:18 bergantung pada usaha, pada perdagangan 37:21 saya walaupun saya berusaha tapi 37:23 berharap pada Allah Subhanahu wa taala 37:25 dan saya merasakan pada saat kosong 37:28 datang pertolongan Allah. Hati gembira 37:30 yakin kepada janji Allah. Pada saat kita 37:32 enggak butuh, kita diberikan rezeki yang 37:35 pas-pasan 37:36 supaya apa? Jangan lepas sama Allah. 37:38 Orang kalau mulai punya lepas dari 37:40 Allah, hatinya mulai merasa apa? Saya 37:42 punya aset sekian, punya simpanan 37:44 sekian, sekian miliar di bank. Kalau 37:47 enggak ada di sini saya bisa minta sama 37:49 fulan. 37:50 Akhirnya kita lupa sama Tuhan kita yang 37:52 enggak pernah sama sekali meninggalkan 37:53 kita. Kalau manusia sekarang kita minta 37:57 disambut dengan senyum, besok muka asam, 38:00 begitu tiga kali kita akan diusir dari 38:02 hadapannya. Mudah-mudahan Allah 38:05 Subhanahu wa taala berikan hidayah 38:07 kepada hati kita, kepada kita semua. 38:08 Teguhkan hati kita untuk tidak mendekati 38:11 apa yang diharamkan Allah Subhanahu wa 38:12 taala. 38:14 Dan selalu kita membimbing keluarga kita 38:17 dengan bantuan Allah juga mengajak 38:19 manusia melaksanakan tugas amar makruf 38:22 nahi mungkar. Semoga Allah Subhanahu wa 38:25 taala jadikan kita contoh di tengah 38:27 masyarakat. Sebelum kita mengajak akhlak 38:29 kita terdepan pada apa yang kita ajak. 38:32 Sebelum kita melarang, kita orang yang 38:34 paling jauh dari apa-apa yang dilarang. 38:36 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 38:39 ilaha illa anta astagfiruka wa atubu 38:41 ilaik walu minkum. Wasalamualaikum 38:43 warahmatullahi wabarakatuh. 38:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:47 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 38:49 renungan di bawah naungan Al-Qur'an 38:51 untuk edisi hari ini ee mengenai temaful 38:55 Quran ya yang edisi kedua dan semoga 38:58 pertanyaan dan jawaban-jawaban dari 39:01 ustaz-ustaz juga menjawab pertanyaan 39:02 dari ikhwan akhwat. Semoga kita dapat 39:04 memetik pelajaran ee ibrah dan juga kita 39:07 semakin yakin kepada Allah subhanahu wa 39:09 taala. Akhirnya saya Rizal Haq dan juga 39:11 teman-teman yang bertugas ada Kang Algi, 39:14 Bang Radit, Nabil dan Prabu undur diri. 39:17 Billahi taufik walhidayah. 39:18 Wasalamualaikum warahmatullahi 39:19 wabarakatuh.