Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:41 [musik] 0:44 Brail TV. [musik] 0:53 Bismillahirrahmanirrahim. 0:54 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:56 kirsir thyiban barokan fih kama yuhibbu 0:58 rbuna waard. Allahumma sholli wasallim 1:00 wabarik ala sayyidina Muhammadin wa ala 1:01 ali sayyidina Muhammad. Masih 1:03 dipancarkan dari jalan masjid 1:05 silaturahim nomor 36 Kalimagis Cibubur 1:07 Bekasi. Radio silaturahim dan juga Rasil 1:10 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 1:12 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 1:14 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 1:16 sekali di kesempatan Kamis pagi hari ini 1:19 kami bisa kembali menjumpai ikhwan 1:21 akhwat dalam program acara renungan di 1:23 bawah naungan Al-Qur'an untuk edisi 4 1:27 Juni ya bertepatan dengan ee 18 Zulhijah 1:32 1447 1:33 Hijriah. Ikhwanat, semoga di kesempatan 1:36 ini kami doakan Ikhwan Nawat dalam 1:37 keadaan baik, dalam keadaan sehat, dan 1:40 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 1:42 wa taala juga diberikan kemudahan dan 1:45 kelancaran segala urusannya. Amin. Amin 1:47 ya rabbal alamin. Telah hadir guru kita 1:50 Ustaz Husin Alattas yang kembali akan 1:52 melanjutkan kajiannya. Asalamualaikum 1:53 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:56 wabarakatuh. Baik, di kesempatan ini 1:59 kita akan melanjutkan ee kajian Senin 2:01 lalu, Ustaz, ya, pertemuan sebelumnya 2:03 mengenai 2:04 mauful Quran, Ustaz, ya. Baik, ikhwan 2:07 akhwat. Tidak berpanjang lebar lagi, 2:09 mari kita buka pertemuan dengan 2:11 pembacaan Quran surah Al-Fatihah dan 2:14 langsung akan dilanjutkan dengan 2:16 kajiannya. Tafadal ustaz. 2:19 Bismillahirrahmanirrahim. 2:21 Alhamdulillahiabbil 2:22 alamin. 2:26 Hamdan katsiran thyyiban mubarakan fih 2:30 kama yuhibbu rabbuna wa. 2:33 Allahumma [berdehem] sholli wasallim 2:35 wabarik ala abdika wa rasulika sayyidina 2:39 wa nabina Muhammadin wa alihi wasohbihi 2:44 wasallim. 2:45 [mendengus] 2:45 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 2:49 innaka antal alimul hakim. 2:52 Wala haula wala quwwata illa billahil 2:55 aliyilim. 2:57 Rbana zidna ilman wa alhiqna bisolihin. 3:02 [mendengus] 3:03 Allahumma atina minika rahmah waimna min 3:07 ladunka ilman nafi' wfa'na bima 3:10 alamtana. 3:14 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 3:16 subhanahu wa taala. 3:21 Pada pagi hari ini, alhamdulillah Allah 3:24 Subhanahu wa taala pertemukan kita 3:26 kembali di bawah naungan ayat-ayat suci 3:30 kitabnya 3:32 yang Allah turunkan 3:34 sebagai nurangi 3:37 kegelapan hidup ini, menerangi jiwa kita 3:41 hingga kita dapat 3:44 melihat segala sesuatu dengan jelas. 3:47 juga sebagai petunjuk. Bukan hanya nur, 3:51 tapi juga petunjuk yang menunjukkan 3:53 jalan kita. 3:56 Di samping sebagai petunjuk 3:59 juga sebagai furqan 4:02 yang dengan tegas memisahkan di antara 4:05 yang hak dan batil. Yang hak yang datang 4:09 dari Allah, yang batil yang bertentangan 4:11 dengan apa yang datang dari Allah. 4:15 juga berfungsi sebagai mizan, 4:18 sebagai 4:21 neraca timbangan 4:24 yang menimbang segala sesuatu dengan 4:28 betul-betul benar. 4:32 Al-Qur'an tidak berpihak kepada kelompok 4:35 manaun. Dia menyampaikan kebenaran 4:37 dengan tegas 4:39 dan juga dia sebagai syifa penyembuh 4:43 dari berbagai macam penyakit hati, 4:46 rahmah dan juga sebagai rahmah yang 4:50 tidak mungkin sama sekali semua ini 4:52 terdapat 4:54 di luar kitab Allah Subhanahu wa taala. 4:57 [berdehem] 4:59 Allah Subhanahu wa taala 5:03 memberikan jaminan 5:05 bahwa Al-Qur'an ini akan menjadi nur 5:09 yang menerangi kegelapan hidup manusia. 5:12 Rasul diutus oleh Allah menerima 5:15 Al-Qur'an untuk mengeluarkan umat 5:17 manusia dari kegelapan menuju kehidupan 5:19 yang terang-menerang. 5:22 Tapi tidak terdapat jaminan pada 5:25 kitab-kitab yang lain yang menjadi 5:27 referensi bagi kaum muslimin. 5:30 [mendengus] Tidak ada satuun jaminan 5:34 dari Allah 5:35 atau dari Rasulnya yang menjamin 5:38 yang mengikuti selain kitab Allah akan 5:41 dikeluarkan dari kegelapan menuju 5:42 kehidupan yang terang-berang. 5:46 Malah terbukti orang-orang yang merujuk 5:49 kepada riwayat-riwayat hadis dengan 5:53 meninggalkan Al-Qur'an. 5:56 Terjemus dalam pertentangan, 5:57 perselisihan, bahkan sampai saling 6:00 kafir-mengkafirkan, Kang Rizal. 6:04 Tapi mereka yang menjadikan Al-Qur'an 6:07 sebagai nur, sebagai hudan, sebagai 6:11 furqan, sebagai mizan, 6:14 maka Allah Subhanahu wa taala akan 6:17 tunjukkan jalan terang bagi mereka. 6:21 Mereka bisa melihat segala sesuatu 6:23 dengan jelas. 6:27 Al-Haq begitu jelas, begitu pula yang 6:29 batil juga begitu jelas. Oleh karena 6:32 itu, Imam Ali mengatakan, "Laisa ba'dal 6:35 Quran minfaqo." 6:37 Laisa ba'dal Quran minfaqo. Orang kalau 6:41 betul-betul mengikuti petunjuk Al-Qur'an 6:44 dengan sebenar-benarnya, dia tidak butuh 6:46 kepada yang lain. 6:49 Rasul 6:52 bukan hanya mengeluarkan manusia dari 6:54 kegelapan dengan cahaya Al-Qur'an. 6:56 Beliau pun dengan Al-Qur'an yang tadi 7:00 tidak tahu apa yang harus dilakukan 7:02 terhadap umat yang tenggelam dalam 7:03 kejahiliahan. Hingga beliau lebih suka 7:05 mengasingkan diri di Gua Hirah. Jiji 7:08 dengan perbuatan kaumnya. 7:11 [mendengus] Begitu turun Al-Qur'an di 7:13 samping menerangi jiwanya 7:16 menghidupkan juga jiwanya. 7:19 Sebagaimana firman Allahika 7:22 ilaika ruhan min amrina. Demikianlah 7:25 kami wahyukan kepadamu ruh dari sisi 7:29 kami. Sebagaimana roh yang kita kenal 7:32 menjadi nyawa yang menghidupkan manusia, 7:35 Al-Qur'an menghidupkan jiwa manusia dan 7:38 juga menjadi nur bagi basirah. 7:42 Maakta tadimal kitabu wal iman. Sebelum 7:45 turun Al-Qur'an, Nabi tidak mengenal 7:47 Alkitab bahkan tidak mengetahui baca 7:49 tulis. Tidak juga mengetahui uraian 7:53 keimanan yang begitu indah. seperti yang 7:55 diturunkan dalam Al-Qur'an. 7:59 Beliau beriman, beliau tidak pernah 8:00 mempersekutukan Allah mengikuti sisa 8:03 ajaran Ibrahim, tapi 8:06 memahami uraian tentang keimanan dan 8:10 argumen serta bukti-buktinya sejarah 8:12 umat terdahulu. Beliau tidak 8:14 mengetahuinya. 8:18 Tapi dengan Al-Qur'an, 8:20 mata hati beliau, jiwa beliau terbuka 8:23 untuk menyaksikan 8:26 cakrawala kehidupan lebih luas. Bukan 8:28 hanya sebatas dunia, tapi dunia dan 8:31 akhirat. 8:33 Walakin ja'alnahu nuron nahdi bihi man 8:36 nasyau min ibadina. Tapi kami jadikan 8:38 Al-Qur'an sebagai nur. Dengan bimbingan 8:42 Al-Qur'an ini, kami memberikan petunjuk. 8:45 Jadi Allah dengan Al-Qur'an 8:48 memberikan hidayah siapa-siapa yang 8:50 Allah kehendaki. 8:52 Siapa yang dikehendaki Allah itu manaba 8:55 ridahu yang mau mengikuti keridaan Allah 8:57 yang terbuka dalam menerima kebenaran. 9:00 Wa inakaahdi 9:02 mustaqim dan engkau benar-benar 9:05 membimbing manusia ke jalan yang lurus. 9:07 Jadi kalau Amirul Mukminin Ali Ibnu Abi 9:11 Thalib mengatakan laisa ba'dal qurani 9:13 minfaqah. 9:15 Orang setelah mengikuti petunjuk 9:17 Al-Qur'an, dia tidak butuh kepada yang 9:18 lain. Sebaliknya, waisa qoblal qurani 9:23 mininan. Orang kalau tidak mengikuti 9:26 petunjuk Al-Qur'an, tidak ada satuun 9:29 kitab 9:30 petunjuk yang akan dapat menggantikan. 9:34 Jadi, mari pertama kita kembali kepada 9:36 Al-Qur'an yang merupakan rukun iman 9:38 kita. Bukan hanya dibaca tapi 9:40 direnungkan. 9:42 Kemudian kita natafa'al ma Alquran. 9:45 Artinya kita menyatu dengan Al-Qur'an. 9:47 Perintahnya kita sambut, larangannya 9:49 juga kita hormati. 9:51 Bimbingan dalam bidang akhlaknya. 9:54 Kemudian juga ayat yang mengajarkan kita 9:56 mengenal dirinya. Kenapa kita harus 9:59 ambil dari apa yang ditulis oleh 10:02 kelompok-kelompok dan golongan yang 10:03 bertentangan? Menunjukkan bahwa ini 10:05 tidak meyakinkan. Kenapa tidak 10:07 mendengarkan keterangan Allah mengenai 10:09 Allah, mengenai Rasul-Nya, mengenai 10:12 jalan hidup kita? Dan Allah jadikan 10:15 Al-Qur'an sebagai nur yang menerangi, 10:16 bukan yang diterangi. 10:19 Nah, kita mengutip dari riwayat-riwayat 10:21 Nabi kita yang sejalan dengan Al-Qur'an 10:24 hingga betul-betul seperti yang 10:25 digambarkan Sayidah Aisyah ketika 10:27 ditanya bagaimana akhlak Nabi. Akhlak 10:29 beliau adalah Al-Qur'an. 10:34 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah, 10:37 sengaja kita buka kajian di seputar 10:39 Ma'ariful Quran. 10:41 Karena setiap muslim wajib untuk 10:44 mempelajari Al-Qur'an 10:47 karena Al-Qur'an sebagai pedoman 10:49 hidupnya, petunjuk jalannya yang tidak 10:51 mungkin digantikan dengan yang lain. 10:53 Al-Qur'an juga yang akan menjadi 10:55 timbangan amalnya di hari kemudian 10:57 nanti. Di mana amal kita akan 11:00 ditimbang di hadapan Al-Qur'an. yang 11:03 sesuai 11:05 maka akan memberatkan timbangannya yang 11:08 bertentangan dengan Al-Qur'an akan 11:10 membuat dia mengalami kerugian dalam 11:13 timbangan amalnya. Apa dalilnya? 11:16 Dalilnya firman Allah pada suratul A'raf 11:19 ayat 8. Wal waznu yauma idinil haqq. 11:23 [mendengus] 11:23 Dan timbangan pada hari tersebut adalah 11:27 al-Haq. 11:30 Jadi, al-Haq di sini merupakan khabar 11:33 dari alwaznu, bukan sebagai sifat. 11:36 Karena kalau dijadikan sebagai sifat 11:38 sebagaimana terjemahan yang kita baca 11:40 dan timbangan yang hak pada hari 11:42 tersebut ini bukan satu jumlah yang 11:44 sempurna. 11:46 Tapi kalau wal waznu yaumaidin alhaq dan 11:48 timbangan pada hari tersebut adalah 11:50 al-Haq. Dan al-Haq yang datang dari 11:52 Allah itu Al-Qur'an. 11:57 Sebagaimana Allah berfirman, qul ja 11:59 haqqu wahaqal batil innal bauq. Alhaq 12:03 adalah Al-Qur'an. Adapun yang datang 12:06 dari manusia bisa benar, bisa salah. 12:08 Tapi kalau yang datang dari Allah pasti 12:11 kebenarannya laba fi tidak terdapat 12:13 keraguan di dalam. Nah setelah Allah 12:16 mengatakan wal waznu yaumaidinil haqqan 12:19 mawazinu faulaika humul muflihun. Siapa 12:22 yang ditimbang amalnya 12:24 di hadapan al-Haq yaitu Al-Qur'an? 12:26 Ternyata sejalan apa yang diperintahkan 12:29 diikuti, yang dilarang dijauhi. Di saat 12:32 dia melakukan dosa, dia bertobat kembali 12:34 pada Allah, maka merekalah orang yang 12:37 berat timbangannya. Tapi waman khffat 12:39 mawazinuhu, siapa-siapa yang ringan 12:41 timbangannya. Karena antara sikap jalan 12:44 hidupnya tidak sesuai dengan petunjuk 12:46 Al-Qur'an. Mungkin dia membaca, 12:47 menghafal, dengan suara indah, tapi 12:50 hidupnya tidak mengacu kepada Al-Qur'an. 12:53 Maka merekalah orang yang kehilangan dan 12:55 kerugian segala-galanya. 12:57 Bima kanu biayatina yadlimun. Karena 12:59 mereka berbuat aniaya terhadap diri 13:01 mereka dengan meninggalkan ayat Allah. 13:03 Memangnya Al-Qur'an cuma dijadikan 13:05 bacaan. Al-Qur'an dijadikan sebagai 13:08 bacaan untuk kita renungkan, untuk kita 13:11 jadikan sebagai pedoman hidup kita. Jadi 13:13 kalau seandainya ulama 13:16 tidak menyampaikan pesan-pesan Allah, 13:18 berarti mereka berkhianat. Kalau sampai 13:21 rakyat buta, 13:23 buta apa? Buta Al-Qur'an, tidak memahami 13:25 isinya, hingga jadi acuan buat mereka. 13:28 Dosa-dosa mereka ditanggung para ulama 13:30 karena tidak menyampaikan amanat Allah. 13:32 Jadi sebelum 13:34 masyarakat ditanya, yang bakal ditanya 13:36 siapa? Ulama. 13:37 Ulama. 13:39 Karena ulama yang bertanggung jawab 13:40 untuk menyampaikan dan mengajarkan 13:42 mereka tidak menyampaikan malah 13:43 menyibukkan umat dengan pertentangan, 13:45 perselisihan yang tidak ada gunanya. 13:49 Seharusnya mereka resapi Al-Qur'an ini 13:50 mereka disibukkan dengan Quran itu 13:52 makhluk apa bukan makhluk. Ini yakin ini 13:55 setan yang ingin memalingkan kita dari 13:57 Al-Qur'an. 13:59 Jadi orang-orang yang tidak menyampaikan 14:02 pesan Allah padahal dia merupakan orang 14:04 yang diamanatkan itu para ulama dan para 14:06 ustaz. 14:08 Sebelum masyarakat ditanya, Allah akan 14:10 bertanya, "Sudahkah kalian sampaikan 14:11 amanat Allah?" 14:14 Kalau tidak, maka dosa kejahatan yang 14:16 dilakukan oleh umat mereka juga ikut 14:19 bertanggung jawab dan berkontribusi. 14:22 Jadi, ini bukan lagi main-main. Ini 14:25 bukan hanya sekedar pelajaran yang 14:26 mewah, pelajaran yang wajib karena 14:29 menyangkut pedoman hidup kita. Jadi 14:32 kalau Anda tidak memahami matematika, 14:34 tidak memahami fisika, Anda dianggap 14:38 orang yang kurang dari sisi pengetahuan. 14:40 Anda tidak mampu baca tulis, Anda 14:42 dianggap tidak berpendidikan. 14:44 Tapi semua ini tidak akan membuat Anda 14:47 terjerumus dalam api neraka. 14:50 Tapi kalau Anda 14:52 tidak mempelajari kitab Allah hingga 14:54 hidup Anda betul-betul hidup yang jauh 14:57 dari petunjuk Allah, kacau, balau, dan 14:59 liar, maka Anda bertanggung jawab di 15:01 hadapan Allah Subhanahu wa taala. 15:04 Apalagi para ulamanya. Innallaha 15:06 yas'alal ulama qobla an yas'ala apa? 15:10 Qlan yasal r. Allah bakal bertanya pada 15:12 para ulama sebelum bertanya pada rakyat. 15:15 Oleh karena itu, mari kepada para ustaz, 15:17 para ulama, jangan kita menyibukkan umat 15:19 dengan isu-isu pertentangan, 15:21 perselisihan, 15:23 perbedaan 15:25 yang dulu tidak pernah dibahas oleh nabi 15:27 kita. Fokus pada apa-apa yang 15:29 disepakati. 15:31 Kita ikut jalan bersama Al-Qur'an. Pada 15:33 saat dia berjalan, kita ikuti. Pada saat 15:35 dia berhenti, kita berhenti. Jangan 15:37 justru apa yang tidak diterangkan 15:39 Al-Qur'an, kita panjang lebar berbicara 15:42 dengan dugaan dan sangkaan. Seperti 15:45 pelajaran yang ditemukan pada Ashabul 15:47 Kahfi ketika sebagian mengatakan bahwa 15:50 Ashabul Kahfi jumlahnya tiga orang. Yang 15:52 keempat anjingnya. Ada yang mengatakan 15:55 tidak. 15:57 Yang benar apa? Jumlah mereka lima. Yang 15:59 keenam anjingnya. 16:02 [mendengus] Lalu Allah terangkan bahwa 16:04 semua ini merupakan dugaan yang tidak 16:05 memiliki dasar. Ada lagi yang mengatakan 16:08 tujuh. Yang kedelapan anjingnya. Allah 16:11 Subhanahu wa taala bilang sama Rasul 16:13 ini, 16:15 "Jangan kamu memperdebatkan masalah ini 16:18 sia-sia, tidak ada gunanya, manfaatnya 16:20 pun enggak ada." 16:21 Betul enggak? 16:21 Iya. 16:22 Dan jangan bertanya kepada siapapun 16:23 juga, maksudnya kepada ahli kitab, 16:26 tapi serahkan apa ilmunya kepada all 16:29 kecuali kalau yang menyangkut apa? 16:31 Kehidupan kita ini tidak ada hubungannya 16:33 dengan kehidupan kita. Begitu juga 16:36 pembicaraan Quran tuh makhluk bukan 16:38 makhluk. Apa manfaatnya buat kita? H 16:41 atau disibukkan dengan perdebatan di 16:43 seputar qunut, mendingan kita resapi 16:45 salat kita. Perdebatan di salat tarawih 16:48 11 atau 23. Kamu enggak salat tarawih 16:50 enggak apa-apa. 16:51 Jangan tinggalkan yang wajib. Jadi yang 16:53 salat jangan diganggu. Biar mereka 16:56 mengkhusyukkan diri mereka. Mau 16:57 berjamaah silakan, mau sendiri-sendiri 16:59 silakan. Tapi yang wajib laksanakan. Dan 17:02 ingat jangan pernah kita berpaling dari 17:06 kitab Allah. Jadi 17:08 hal yang perlu betul-betul kita pahami 17:11 bahwa mempelajari Al-Qur'an bukan 17:13 sekedar sesuatu yang bersifat mewah atau 17:16 mustahab ya. Yang bersifat mustahab ya 17:19 atau yang disunahkan tapi bersifat 17:22 wajib. Dan ulama lebih wajib lagi untuk 17:25 mempelajarinya dan mengajarkan Al-Qur'an 17:28 karena Allah amanatkan kepada mereka. 17:31 Wallahuam. Baik, terima kasih Ustaz 17:34 Husin atas kelanjutan mengenai 17:36 penjelasan 17:37 makrifat makrifatul Quran, Ustaz. Ya, 17:40 Quran. Baik, 17:42 selanjutnya masih ada waktu, Ustaz. 17:44 Sedikit kita akan ee bacakan beberapa 17:46 pertanyaan 17:47 dari Ikhwan Akhwat. Nah, ini terkait 17:52 [berdehem] 17:52 haji ee kurban dan Al-Qur'an. Ustaz, 17:56 Ustaz, setiap tahun kita melihat ee 17:58 jutaan orang berhaji. Khususnya di 18:00 Indonesia kan ratusan ribu katanya 18:02 rakyat biasa hinggap para pejabat 18:06 dan juga jutaan hewan dikorbankan, Quran 18:08 dibaca dijadikan sumpah di atas kepala. 18:12 Namun di sisi lain masih banyak 18:14 kemiskinan, korupsi, 18:17 ee ketidakjujuran di masyarakat, Ustaz. 18:19 Nah, bagaimana seharusnya daripada haji, 18:21 [berdehem] kurban, dan juga Al-Qur'an 18:23 itu membentuk perubahan akhlak. sehingga 18:25 tidak berhenti hanya sebagai ritual 18:28 tahunan. Ustaz nah ini dikaitkan dengan 18:31 kabar terbaru, Ustaz, ya. Tersangka 18:35 yang dinyatakan tersangka kepala ee 18:36 kepala BGN itu kan korupsi dan dia 18:40 kin sedang melaksanakan ibadah haji. 18:43 Kemudian pulang ternyata jadi tersangka 18:44 korupsi, Ustaz. Nah, mohon 18:46 penjelasannya, Ustaz. Terutama dari sisi 18:48 Al-Qur'an. 18:49 Bismillahirrahmanirrahim. 18:51 Kenapa 18:53 kebanyakan [mendengus] 18:54 umat Islam walaupun jumlah mereka begitu 18:56 besar tapi mereka bagikan pasir 18:59 berserakan? 19:01 Mereka 19:03 bernama umat Islam tapi tidak kelihatan 19:07 sama sekali mereka menginduk kepada 19:09 nilai-nilai Islam. Karena kata umat 19:11 Islam itu umat yang menginduk kepada 19:13 nilai Islam. 19:18 Karena apa yang dipelajari selama ini 19:20 oleh kebanyakan kaum muslimin 19:23 bukan apa, bukan apa yang Allah 19:26 Subhanahu wa taala terangkan dalam kitab 19:29 sucinya yang disampaikan nabinya kepada 19:32 umat. 19:35 Kalau kita perhatikan nabi kita dalam 19:37 menyampaikan 19:39 pesan-pesan Allah, membacakan Al-Qur'an, 19:42 Allah berfirman, "Hualladzi ba'ata fil 19:45 umiyina rasul minhu." Dialah yang telah 19:49 mengutus di tengah-tengah masyarakat 19:51 yang tidak mengenal baca dan tulis, 19:55 masyarakat yang kita anggap primitif. 19:57 Seorang rasul yang berasal dari kalangan 20:00 mereka yang langsung dididik oleh Allah. 20:03 sebelumnya tidak mampu untuk membaca, 20:05 menulis agar tidak terkontaminasi oleh 20:08 pendidikan-pendidikan dan budaya yang 20:10 ada pada saat itu. Jadi langsung 20:12 mendapatkan pendidikan dari Allah. 20:16 Apa para nabi? yatlu alaihim ayati 20:19 membacakan menerangkan, menjelaskan 20:22 kepada mereka ayat-ayat Allah dan 20:24 menjadi contoh. 20:26 Karena kata di samping menunjukkan arti 20:28 membaca, mengiringi dan mengikuti. 20:31 Jadi kita mempelajari Al-Qur'an kemudian 20:33 kita mengikuti Nabi dalam tuntunan dan 20:38 jalan hidupnya. Dan ini jangan dibatasi 20:41 hanya pada ibadah ritual. 20:44 Karena sunah Nabi menggambarkan suluk 20:46 dan perilaku Nabi dalam menjalani 20:49 seluruh aspek kehidupan. Baik pada masa 20:51 damai, masa perang, baik yang 20:54 berhubungan dengan tatanan sosial, 20:56 ekonomi, dan lain sebagainya. Ini yang 20:59 betul-betul apa? dicontohkan oleh Nabi. 21:01 Tapi karena kita memisahkan agama dari 21:04 kehidupan 21:06 yang real, fokus pada ritual, akhirnya 21:09 kehidupan apa? kehidupan real kita ini 21:12 yang menyangkut berbagai macam aspek 21:13 kehidupan diabaikan tidak terikat dengan 21:17 paling kita terikat dalam 21:18 masalah-masalah apa ritual. Ini yang 21:21 menarik perhatian kita. Kalau orang 21:24 berdoa ada tambahan dalam doanya katakan 21:27 dengan memanggil nama Allah yang tidak 21:29 dilakukan Rasul mereka mengatakan ini 21:31 bidah. Contohnya Allahumma innaka afuun 21:35 tuhibbul afwa. Kalau orang menambahkan 21:38 karim nama Allah dibilang bidah. 21:41 Tapi darah yang mengalir di Gaza, 21:44 umat Islam yang berpecah belah, 21:46 terjerumus dalam fitnah kemiskinan ya 21:49 semua tidak di tidak apa tidak sama 21:52 sekali disampaikan. Karena mereka 21:55 terpisah dari Al-Qur'an, terpisah dari 21:58 pedoman hidup yang Allah berikan bagi 22:00 umat Islam. 22:02 Tanpa mereka sadari bukan memberikan 22:04 pencerahan malah menimbulkan fitnah di 22:08 tengah-tengah umat Islam. 22:10 Jadi, Kang Rizal 22:12 kalau kita perhatikan sama-sama yang 22:14 dipelajari oleh umat, yang disampaikan 22:17 oleh para ulama kita kebanyakannya tidak 22:19 terhubung dengan Allah. 22:23 Jadi mereka mempelajari sebahagian dari 22:25 apa? Dari katakan ee mempelajari 22:29 sebahagian dari tuntunan Islam. Tapi 22:32 yang terpisah dari kitab sucinya, 22:34 terpisah dari Allah Subhanahu wa taala. 22:36 Akhirnya jiwa mereka mati. 22:38 H 22:38 jiwa mereka 22:39 mati. 22:40 Islam mereka tidak memiliki ruh. 22:42 Iya. Rohnya itu pada saat kita kembali 22:44 kepada Allah, kembali kepada kitab 22:46 sucinya dan kita merasa di saat membaca 22:49 Al-Qur'an bukan hanya membaca, kita 22:51 merasa disapa oleh Allah, 22:53 dibimbing oleh Allah, ditunjukkan jalan 22:55 kita oleh Allah. Tapi mereka-mereka para 22:57 koruptor sebagai contoh Kang Rizal, 22:59 mereka merasa cukup dengan salat. 23:01 Salatnya juga sesuai dengan tuntunan 23:03 Rasul katanya jauh dari bidah. 23:05 Hajinya juga sesuai dengan tuntunan 23:07 Rasul tapi korupsi buat mereka enggak 23:09 apa-apa. 23:12 Nanti uangnya mereka gunakan untuk 23:13 membangun masjid ya, untuk 23:15 memberangkatkan orang-orang haji. Saya 23:17 tahu satu orang pejabat sudah lama ya, 23:21 pejabat ini kerja di ladang yang basah 23:25 dan dia banyak melakukan tindakan 23:27 korupsi. 23:29 Kemudian 23:31 dia membangun masjid yang cukup besar. 23:34 Hm. 23:35 Dari uang hasil korupsi. 23:37 penampilannya berjenggot 23:40 juga mengikuti mazhab salaf. 23:44 Kalau berbicara mengenai fikih kerasnya 23:46 luar biasa. Tapi subhanallah dalam kasus 23:50 korupsi dalam pandangan dia ini urusan 23:52 dunia kalian lebih tahu urusan dunia 23:53 kalian. 23:55 Tapi kalau bidah itu menyangkut soal 23:57 ibadah. Jadi bagaimana setan berhasil 24:01 untuk apa? Menutup mata mereka, menutup 24:04 telinga mereka, kesadaran mereka. Islam 24:06 itu hanya salat, puasa, haji. Jadi 24:08 mereka para koruptor asal mereka pergi 24:10 haji, mereka beranggapan apa? Dosa 24:12 mereka diampuni. 24:13 Malah ada yang membawa logika. 24:16 Amal kebaikan kita dibalas 10 kali, 24:19 perbuatan dosa kita hanya dihitung 24:21 sekali. Kalau saya korupsi R1 miliar, 24:25 kemudian sedekahkan R00 juta, kalau 24:28 dikalikan 10 berarti kan 2 miliar. 24:31 Miliar. Saya cuma mencuri R miliar, saya 24:36 masih dapat untung. Ya Allah, 24:38 orang berbuat dosa, melakukan kejahatan, 24:40 macam-macam, pergi haji dihapuskan 24:42 dosanya. Jadi pemahaman Islam seperti 24:45 ini pemahaman yang betul-betul merusak 24:48 bukan memperbaiki. Jadi kalau seandainya 24:50 orang bertanya mereka yang berkorban 24:54 di jalan Allah Taala kok tidak ada kesan 24:57 efek ya yang positif dalam kehidupan 25:00 mereka? Bagaimana akan diterima korban 25:02 mereka? Korban mereka sembelih 25:06 dari hasil uang yang enggak benar. 25:09 Uang yang haram bukan dari keringat 25:11 mereka, usaha mereka yang halal, tapi 25:13 dari uang yang diharamkan Allah 25:15 subhanahu wa taala. Mereka makan minum 25:17 dari uang yang diharamkan Allah. Mereka 25:19 juga membesarkan anak mereka dari apa 25:21 yang diharamkan Allah Taala. 25:24 Lah kira-kira mungkin enggak lahir 25:26 manusia-manusia yang bersih jiwanya, 25:28 yang lurus hidup? Nah, kalau Nabi 25:31 membacakan ayat Allah memberikan 25:33 pencerahan, menerangi hidup mereka 25:36 kemudian wuzakihim mensucikan jiwa 25:38 mereka dibersihkan dari syiriknya 25:42 kemudian dari semua penyakit-penyakit 25:44 hati hingga jiwa mereka kembali 25:46 cemerlang. Dari jiwa yang baik dan 25:48 cemerlang ini akan mengarahkan mereka 25:50 juga menuju kehidupan yang baik dan 25:52 mulia. Sebagaimana sabda Nabi, "Dalam 25:54 tubuh manusia terdapat segumpal daging. 25:56 Kalau dia sehat, seluruh tubuhnya akan 25:59 sehat." Kalau dia sakit, seluruh 26:01 tubuhnya akan sakit. Itu jantung. Ala 26:03 wahiyalqb. Kalau jantung sehat, memah ke 26:07 seluruh tubuh dengan baik, oksigen juga 26:10 mengalir dengan baik, dia akan sehat. 26:11 Tapi kalau ada gangguan di jantung, 26:14 baik katupnya atau terjadi penyempitan 26:16 atau pompa jantungnya, pasti akan 26:19 berefek ke seluruh tubuh. Begitu juga 26:21 kalau jiwa kita bersih atau hati kita 26:23 bersih, kalbu kita bersih, amal kita 26:26 akan bersih. Tapi kalau kalbu kita penuh 26:29 dengan kotoran, nafsu angkara murka, 26:32 tidak diobati, maka hasil dari amal kita 26:35 juga sama. [berdehem] Jadi jangan 26:36 terpedaya dengan mondar-mandirnya 26:39 seorang melakukan umrah dan haji. 26:42 Puasa bahkan puasa Daud. Kemudian juga 26:45 dia 26:48 bersedekah, memberangkatkan orang untuk 26:50 pergi umrah dan haji, tapi dia melakukan 26:53 pelanggaran-pelanggaran dalam hidupnya. 26:56 Jangan [mendengus] beranggapan Allah 26:57 akan menerima amalnya. Innama 26:59 yataqobbalullahu minal muttaqin. Karena 27:01 Allah hanya akan menerima dari orang 27:03 yang bertakwa. Kalau kamu hidup jujur, 27:05 bersih, walaupun kamu enggak bisa 27:07 berinfak karena tidak punya, tapi 27:09 menjaga kepribadian kamu, hidup kamu 27:11 lurus, menegakkan keadilan, beramar 27:14 makruf nahi mungkar, orang seperti ini 27:16 yang akan melakukan perbaikan bangsa. 27:18 Jadi, kesimpulannya, Kang Rizal, 27:21 cara beragama kebanyakan kita ini 27:23 bertentangan dengan petunjuk Allah dan 27:26 petunjuk Rasul-Nya. Mereka asyik sibuk 27:29 dengan ibadah ritual, tapi dalam 27:31 kehidupan sosial mereka, mereka 27:33 melakukan berbagai macam pelanggaran dan 27:36 mereka tidak merasa bersalah dalam hal 27:37 ini. Mereka beranggapan dengan sedekah 27:40 sebagian dari hasil korupsinya. 27:43 Allah akan ampuni dosanya. Ini logika 27:47 bukan logika yang bersumber dari 27:49 kebenaran, tapi logika setan untuk 27:52 menipu, memperdayakan umat manusia. 27:55 Merasa dirinya paling baik amalnya. 27:57 Padahal orang yang paling jauh dari 27:58 Allah Subhanahu wa taala. 28:00 Baik, Ustaz. Satu lagi, Ustaz, ya. 28:02 Ee terkait ini, Ustaz. Ee banyak 28:05 keluarga muslim menghadapi konflik rumah 28:07 tangga, perceraian, dan renggangnya 28:10 hubungan antara orang tua dan anak. 28:12 Nah, apa solusi yang ditawarkan 28:14 Al-Qur'an untuk masalah ini? Nah, ini 28:16 dikaitkan dengan salah satu pertanyaan, 28:18 Ustaz. Ee saat ini saya sedang proses 28:21 gugat cerai suami ke pengadilan. Ini 28:24 jalan terakhir setelah dipertimbangkan 28:26 sampai 10 tahun, Ustaz. Saya sudah 28:28 merelakan ee saya harus merelakan rumah 28:31 tangga yang sudah saya pertahankan 18 28:34 tahun karena kezaliman suami saya. Dia 28:38 tidak bertanggung jawab meninggalkan 28:39 kewajiban sebagai suami bertahun-tahun. 28:42 Saya sudah dikaruniai tiga anak 28:45 perempuan, Ustaz. SMA, SMP, dan SD. 28:48 Mohon nasihatnya agar saya bisa 28:49 menerima. Tenang, rida, dan yakin kepada 28:52 Allah untuk memberikan jalan yang 28:54 terbaik, kuat dan bangkit. Allah mukkan 28:57 pintu rezeki ee dan berbagai kemudahan. 29:00 Demikian, Ustaz, mohon nasihatnya. 29:03 Bismillahirrahmanirrahim. 29:04 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 29:07 sholli ala Muhammadin wa. 29:12 Apabila 29:14 seorang pria hidup berumah tangga dengan 29:17 seorang wanita, tidak [berdehem] 29:18 merasakan 29:22 keharmonian, dapat bekerja sama di jalan 29:24 Allah Subhanahu wa taala dan dia sudah 29:28 mencoba berulang kali untuk memberikan 29:30 nasihat baik secara langsung atau minta 29:33 orang-orang yang dapat memberikan 29:35 nasihat tidak dihiraukan dan dia merasa 29:38 keadaannya hari demi hari semakin 29:42 resah dan jauh dari Allah. Maka dalam 29:45 kondisi seperti ini sebaiknya mereka 29:47 berpisah dengan cara baik-baik. Begitu 29:50 juga sebaliknya. 29:52 Kalau seorang wanita menikah dengan 29:54 seorang pria, 29:56 selama sekian lama berumah tangga, suami 29:58 tidak bertanggung jawab, mengabaikan 30:01 kewajibannya untuk berusaha, memberikan 30:03 nafkah, tidak memperlakukan istrinya 30:06 dengan cara yang baik dan mulia, begitu 30:08 pula terhadap anak-anaknya. 30:11 Diberikan kesempatan sebulan, 2 bulan, 30:13 setahun, dua tahun diingatkan, 30:16 diberitahukan tapi tetap dia tidak 30:19 menghiraukan. 30:22 minta kepada orang lain umpamanya orang 30:24 tuanya atau yang terpandang untuk 30:25 memberikan nasihat itu pun diabaikan. 30:28 Maka dengan sendirinya berpisah 30:31 meninggalkan suami semacam ini akan 30:33 lebih baik. Allah berfirman, "Wain 30:35 yatafarq yillahuatih." 30:38 Kalau mereka berpisah Allah akan 30:40 memberikan kecukupan masing-masing dari 30:42 karunianya yang luas. 30:45 Yang penting yang dipertimbangkan dengan 30:47 baik. Saya tidak mendukung memang ee 30:50 kelangsungan rumah tangga 30:54 di mana salah satunya tidak bertanggung 30:57 jawab menjalankan tugasnya. Yang laki 30:59 tidak melakukan tanggung jawab sebagai 31:02 bapak, sebagai suami, malah menimbulkan 31:05 keresahan, penderitaan bagi pasangannya. 31:08 atau seorang perempuan tidak menjalankan 31:10 kewajiban sebagai istri, sebagai ibu, 31:12 asyik bergaul sana sini, mengorbankan 31:15 rumah tangganya daripada meneruskan 31:17 lebih baik berpisah. Semoga 31:19 masing-masing mendapatkan pasangan yang 31:21 sesuai. 31:23 Karena kalau kita biarkan penyakit 31:24 terusmenerus 31:26 ya bersama kita bukan hanya akan merusak 31:29 kebahagiaan kita, tapi membuat akhirnya 31:32 jalan hidup kita menuju Allah ini 31:33 terseok-seok. Bahkan bisa kita nanti 31:36 lupa keluar dari kebenaran. 31:41 Nah, adapun berkaitan dengan rezeki, 31:43 Allah tidak pernah meninggalkan 31:45 hamba-Nya. Sekejap pun tidak pernah. 31:49 Cuma kita yang sering lupa kepada Allah. 31:51 Allah menunggu hambanya, menadahkan 31:53 tangannya, mohon padanya. 31:55 Asal dia menyambut seruan Allah, 31:57 mengerjakan salat ya dengan baik, 32:00 melaksanakan perintah Allah, menjauhi 32:02 apa yang dilarang, kemudian menadahkan 32:04 tangannya. Walaupun dengan bisikan hati 32:07 tanpa suara, Allah mendengar dan Allah 32:10 lebih tahu mengenai keadaan. 32:12 Oleh karena itu Allah berfirman, "Waidza 32:14 sa'alaka ibadi anni fainni." 32:18 Kalau hambaku bertanya padamu, "Di mana 32:19 aku, sungguh aku ini amat dekat." Allah 32:22 gunakan apa? Jawaban langsung tanpa 32:25 mengatakan katakan bahwa aku amat dekat 32:27 tapi fainni qorib. Sesungguhnya aku 32:30 qarib amat-amat dekat. 32:33 Ujibu dawat 32:36 aku berjanji untuk mengabulkan 32:39 doa orang yang memohon padaku. Kira-kira 32:41 janji Allah mungkin enggak disalahi? 32:45 Tidak mungkin. Janji Allah pasti 32:46 ditepati. Tapi ada syaratnya. 32:49 Falyastajibu walmin syaratnya dua. 32:53 Falyastajibu 32:55 dalam bahasa Arab kata ajaba yujibu 32:57 menyambat menjawab. Kalau istajaba 33:00 yastajibu bersungguh-sungguh untuk 33:02 menyambut seruan Allah. Jadi 33:05 falyastajibu hendaklah mereka 33:07 bersungguh-sungguh untuk menyambut 33:09 seruan Allah. Di saat datang panggilan 33:11 salat, panggilan berzakat, panggilan 33:14 beramar makruf, 33:16 panggilan untuk melakukan perbuatan 33:18 baik. atau larangan untuk menjauhi 33:19 apa-apa yang dilarang oleh Allah. Kita 33:21 bersungguh-sungguh untuk menyambut. 33:24 Kemudian wal yukminu bi dan hendaklah 33:26 mereka beriman dengan penuh keyakinan 33:29 bahwa Allah Subhanahu wa taala akan 33:31 mengabulkan doanya. Dan Nabi dalam satu 33:34 hadis qudsi meriwayatkan dari Allah 33:37 firmannya, 33:39 "Ana indonni abdi saya tergantung dugaan 33:44 hamba saya pada saya. 33:47 Wa ana maahu aroni. Dan aku selalu 33:50 bersama dirinya di saat dia 33:52 mengingatkanu. 33:55 Kalau dia lupa kepada Allah, Allah 33:56 menunggu. Kapan dia memanggil Allah? 33:59 Masa Allah yang menciptakan kita, 34:01 menganugerahkan kita berbagai macam 34:02 kemuliaan. 34:05 Masa Allah mengabaikan kita mustahil. 34:07 Kalau kita minta pada manusia sekali 34:09 dikasih, 34:11 datang ke orang darmawan dua kali 34:13 dikasih. Datang lagi sama mereka yang 34:16 darmawan tiga kali dikasih 34:17 lama-kelamaan. 34:19 Pata Arab mengatakan saalna faum. 34:26 Sekarang saya minta sekali kalian 34:27 berikan. Kedua kali kalian kembali 34:30 memberi. Dan barang siapa yang banyak 34:32 meminta pasti dia akan diharamkan dari 34:36 apa yang diinginkan dan akan menimbulkan 34:38 kejemuan. Tapi kalau Allah semakin 34:41 sering kita minta semakin Allah sayang 34:43 pada kita. Karena Allah melihat hambanya 34:46 tahu tempat dia meminta. Allahusad. 34:51 Jadi ana indadonni abdi bi ana maahu 34:54 idakarani. Apalagi coba yang meragukan 34:56 kita. Jadi bagi saudari yang mengalami 34:59 cobaan ini, ambil 35:03 apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala 35:06 berikan kepada kita. 35:08 Berpisah dari suami yang tidak 35:10 bertanggung jawab, Anda tidak perlu 35:12 takut. 35:14 Berpisah dari laki-laki semacam ini, 35:16 Allah Subhanahu wa taala akan selalu 35:19 mendampingi Anda. Sambut, penuhi seruan 35:22 Allah dan jangan pernah kita lupa untuk 35:25 memohon padanya. Jangan kita banyak 35:27 berpikir, berkhayal. Ke mana saya harus 35:30 pergi, di mana saya harus mendapatkan 35:32 rezeki. Saya minta pada Allah. Usaha 35:36 semampu kita. 35:38 semaksimal kemampuan kita jangan 35:40 berlebih-lebihan. Kita bisa buka 35:41 dagangan kecil-kecilan, katakan es 35:44 kelapa atau makan-makan ringan, buka 35:47 gado-gado. Saya ingat satu orang pekerja 35:50 di PHK, dia nangis dan mengalami stret. 35:53 Saya bilang, "Buka aja warung 35:54 gaduh-gaduh." 35:56 Dia buka pertama kurang begitu enak. 35:58 Lama-kelamaan dia belajar, hasilnya 36:00 enak, gado-gad 36:02 mulai ramai orang. Nah, kalau pagi dia 36:05 buka makanan-makanan 36:07 pembukaan untuk pagi-pagi orang mau 36:09 kerja ada ketan, ada lontong, ada juga 36:12 nasi uduk. 36:13 Itu titipan orangud 36:14 dapat keuntungan dari sana. Siang 36:16 gado-gado, malam jual bubur. Itu 36:19 hasilnya berkali-kali lipat dari gaji 36:21 yang diterima. 36:23 Suami yang belanja, istri yang kerja di 36:25 rumah. 36:27 Makan semua tersedia, 36:29 makanan semua ada kan? 36:31 Iya. 36:31 Enggak pusing. Allah kasih. 36:32 Alhamdulillah setelah itu Allah berikan 36:34 limpahan rezeki yang besar usaha. Tapi 36:37 jangan lupa minta sama Allah yang maha 36:39 pengasih. Allah berjanji untuk 36:41 mengabulkan doa kita. Waqal rbukumuni 36:43 astagib lakum. Tuhan kalian berkata, 36:46 "Minta padaku. Aku akan kabulkan 36:48 permintaan kalian." 36:50 Tapi kalau kita mulai bingung, mulai 36:53 resah, mulai mencari-cari ke sana 36:55 kemari, bukan kita tenang, malah gelisah 36:57 hati kita. 36:58 Nanti ujung-ujungnya kita terbujuk masuk 37:00 pinjol. 37:02 Pilat 37:04 pinjaman sini. Akhirnya kita bukan 37:06 keluar dari kesempitan malah masuk ke 37:08 mana? Ke dalam penderitaan yang melilit 37:11 kita. Jadi jangan pernah dekat-dekat 37:14 sama pinjol. Jangan pernah kenalan sama 37:16 pinjol. Cium baunya pun jangan sama 37:18 sekali. Coba kita minta sama Allah 37:21 sambil kita berusaha kita bisa pinjam 37:24 dari teman kita yang betul-betul 37:25 terpercaya. Asal kita jujur, orang tidak 37:27 berapa berikan pinjaman. 37:29 Dan dalam situasi krisis pada saat ini, 37:32 jangan takut walaupun dunia krisis, 37:36 walaupun dolar naik, Allah Subhanahu wa 37:38 taala pencipta alam semesta kuasa 37:40 memberikan rezekinya kepada kita 37:42 sebagaimana memberikan rezeki buat 37:43 Sayidah Hajar 37:44 di padang yang tak bertuang. 37:48 Mudah-mudahan ini betul-betul menjadi 37:50 apa? Menjadi pelajaran buat kita. Dan 37:53 saya selalu dalam hidup ini tidak 37:55 bergantung pada usaha, pada perdagangan 37:57 saya walaupun saya berusaha tapi 37:59 berharap pada Allah Subhanahu wa taala 38:01 dan saya merasakan pada saat kosong 38:04 datang pertolongan Allah. Hati gembira 38:06 yakin kepada janji Allah. Pada saat kita 38:09 enggak butuh kita diberikan rezeki yang 38:11 pas-pasan 38:12 supaya apa? Jangan lepas sama Allah. 38:14 Orang kalau mulai punya lepas dari 38:16 Allah. Hatinya mulai merasa apa? Saya 38:19 punya aset sekian, punya simpanan 38:21 sekian, sekian miliar di bank. Kalau 38:23 enggak ada di sini saya bisa minta sama 38:25 fulan. 38:26 Akhirnya kita lupa sama Tuhan kita yang 38:28 enggak pernah sama sekali meninggalkan 38:30 kita. Kalau manusia sekarang kita minta 38:34 disambut dengan senyum, besok muka asam, 38:37 begitu tiga kali kita akan diusir dari 38:39 hadapannya. Mudah-mudahan Allah 38:41 Subhanahu wa taala berikan hidayah 38:43 kepada hati kita, kepada kita semua. 38:45 Teguhkan hati kita untuk tidak mendekati 38:47 apa yang diharamkan. Allah Subhanahu wa 38:49 taala. 38:51 Dan selalu kita membimbing keluarga kita 38:53 dengan bantuan Allah juga mengajak 38:55 manusia melaksanakan tugas amar makruf 38:59 nahi mungkar. Semoga Allah Subhanahu wa 39:01 taala jadikan kita contoh di tengah 39:03 masyarakat. Sebelum kita mengajak akhlak 39:06 kita terdepan pada apa yang kita ajak. 39:09 Sebelum kita melarang kita orang yang 39:10 paling jauh dari apa-apa yang dilarang. 39:13 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 39:15 ilaha illa anta astagfiruka wa atubu 39:17 ilaik wal afu minkum. Wasalamualaikum 39:20 warahmatullahi wabarakatuh. 39:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:24 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 39:26 renungan di bawah naungan Al-Qur'an 39:27 untuk edisi hari ini ee mengenai tema 39:31 Maariful Quran ya yang edisi kedua dan 39:34 semoga pertanyaan dan jawaban-jawaban 39:37 dari ustaz-ustaz juga menjawab 39:39 pertanyaan dari ikhwan akhwat. Semoga 39:40 kita dapat memetik pelajaran ee ibrah 39:43 dan juga kita semakin yakin kepada Allah 39:45 subhanahu wa taala. Akhirnya saya Rizal 39:47 Haq dan juga teman-teman yang bertugas 39:49 ada Kang Algi, Bang Radit, Nabil dan 39:52 Prabu undur diri. Billahi taufik 39:54 walhidayah. Wasalamualaikum 39:55 warahmatullahi wabarakatuh. 39:58 Nanti kalau