Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:08 Rasul TV 0:16 Bismillahirrahmanirrahim, 0:18 alhamdulillahirabbil alamin hamdan 0:19 katsiran thayyiban barakan fih kama 0:21 yuhibbu rabbuna wa yarqa Allahuma shali 0:23 wa salim wa barik ala sayyidina 0:24 Muhammadin wa ala alihi sayyidina 0:25 Muhammad. 0:26 Masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:28 Silaturahim nomor 36 Kali Malang Bekasi, 0:32 Radio Silaturahim dan juga Rasul TV 0:34 untuk Islam yang satu. Assalamualaikum 0:36 warahmatullahi wabarakatuh ikhwan akhwat 0:38 yang dirahmati Allah. Senang sekali di 0:40 kesempatan Kamis pagi hari ini kami bisa 0:43 kembali menjumpai ikhwan akhwat dalam 0:45 program acara renungan di bawah naungan 0:48 Alquran untuk edisi 4 Juni ya, 0:51 bertepatan dengan eh 18 Dzulhijjah 1447 0:57 Hijriah. Ikhwan akhwat semoga di 0:58 kesempatan ini kami doakan ikhwan akhwat 1:01 dalam keadaan baik, dalam keadaan sehat 1:03 dan selalu dalam lindungan Allah 1:05 subhanahu wa taala. 1:06 Juga diberikan kemudahan dan kelancaran 1:09 segala urusannya. Amin amin ya rabbal 1:11 alamin. 1:12 Telah hadir guru kita Ustaz Husain 1:13 Alatas yang kemudian akan melanjutkan 1:15 kajiannya. Assalamualaikum 1:17 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 1:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:20 wabarakatuh. 1:21 Baik di kesempatan ini kita akan 1:22 melanjutkan eh kajian Senin lalu Ustaz 1:25 ya, pertemuan sebelumnya mengenai 1:28 Ma'rifatul Quran Ustaz ya. 1:30 Baik ikhwan akhwat tidak berpanjang 1:32 lebar lagi, mari kita buka pertemuan 1:34 dengan pembacaan Quran surah Al Fatihah 1:37 dan langsung akan dilanjutkan dengan 1:39 kajiannya. Tafadhol Ustaz. 1:42 Bismillahirrahmanirrahim, 1:44 alhamdulillahirabbil 1:46 alamin. 1:49 Hamdan katsiran thayyiban wa barakan fih 1:53 kama yuhibbu rabbuna wa yarqa. 1:57 Allahuma shali wa salim wa barik ala 2:00 abdika warosulika sayyidina wanabiyina 2:03 Muhammadin 2:05 waalihi 2:06 wasohbihi wasallim. 2:09 [mendengus] 2:09 Subhanaka la ilmalana illa ma allamta 2:12 innaka antal alimul hakim. 2:16 Wala haula wala quwwata illa billahil 2:18 aliyil adzim. 2:20 Rabbana zidna ilman waalfiqna 2:23 bissolihin. 2:27 Allahumma atina min indika rohmah 2:29 waalimna milladunka ilman nafi'an 2:32 wanfa'na bima allamtana. 2:38 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 2:39 subhanahu wa ta'ala. 2:45 Pada pagi hari ini alhamdulillah Allah 2:47 subhanahu wa ta'ala pertemukan kita 2:49 kembali 2:51 di bawah naungan ayat-ayat suci 2:54 kitabnya. 2:55 Yang Allah turunkan 2:57 sebagai nur 3:00 yang menerangi kegelapan hidup ini. 3:03 Menerangi jiwa kita hingga kita dapat 3:07 melihat segala sesuatu dengan jelas. 3:11 Juga sebagai petunjuk, bukan hanya nur 3:14 tapi juga petunjuk yang menunjukkan 3:16 jalan kita. 3:19 Di samping sebagai petunjuk 3:22 juga sebagai furqon 3:26 yang dengan tegas memisahkan diantara 3:28 yang hak dan batil. 3:31 Yang hak yang datang dari Allah yang 3:33 batil yang bertentangan dengan apa yang 3:35 datang dari Allah. 3:38 Juga berfungsi sebagai mizan 3:42 sebagai 3:44 neraca, timbangan 3:47 yang menimbang segala sesuatu dengan 3:51 betul-betul benar. 3:55 Alquran tidak berpihak kepada kelompok 3:58 manapun. 3:59 Dia menyampaikan kebenaran dengan tegas. 4:03 Dan juga dia sebagai syifa, penyembuh 4:06 dari berbagai macam penyakit hati. 4:09 Rahmat. 4:11 Dan juga sebagai rahmat. 4:13 Yang tidak mungkin sama sekali semua ini 4:15 terdapat 4:17 di luar kitab Allah subhanahu wa taala. 4:20 [berdehem] 4:22 Allah subhanahu wa taala 4:26 memberikan jaminan 4:29 bahwa Alquran ini 4:31 akan menjadi nur yang menerangi 4:33 kegelapan hidup manusia. 4:36 Rasul diutus oleh Allah menerima Alquran 4:39 untuk mengeluarkan umat manusia dari 4:41 kegelapan menuju kehidupan yang terang 4:43 benderang. 4:45 Tapi tidak terdapat jaminan pada 4:48 kitab-kitab yang lain yang menjadi 4:50 referensi bagi kaum muslimin. 4:54 Tidak ada satupun 4:55 jaminan 4:57 dari Allah 4:59 [mendengus] 4:59 atau dari rasulnya yang menjamin 5:02 yang mengikuti selain kitab Allah akan 5:04 dikeluarkan dari kegelapan menuju 5:06 kehidupan yang terang benderang. 5:09 Malah terbukti 5:11 orang-orang yang merujuk kepada 5:13 riwayat-riwayat hadis 5:16 dengan meninggalkan Alquran 5:19 tujuh rumus dalam pertentangan, 5:21 perselisihan, bahkan sampai saling kafir 5:23 mengkafirkan, Kang Rizal. 5:27 Tapi mereka yang menjadikan Alquran 5:29 sebagai nur 5:31 sebagai hudan 5:33 sebagai furqan, sebagai mizan 5:38 maka 5:39 Allah subhanahu wa taala akan tunjukkan 5:42 jalan terang bagi mereka. 5:44 Mereka bisa melihat segala sesuatu 5:46 dengan jelas. 5:50 Al Haq begitu jelas, begitu pula yang 5:53 batil juga begitu jelas. 5:55 Oleh karena itu Imam Ali mengatakan, 5:57 laisa ba'dal Quran min faqah. 6:00 Laisa ba'dal Quran min faqah. Orang 6:04 kalau betul-betul mengikuti petunjuk 6:06 Alquran 6:08 dengan sebenar-benarnya, dia tidak butuh 6:10 kepada yang lain. 6:12 Rasul 6:15 bukan hanya mengeluarkan manusia dari 6:17 kegelapan dengan cahaya Alquran, 6:20 beliau pun dengan Alquran 6:23 yang tadi tidak tahu apa yang harus 6:24 dilakukan terhadap umatnya tenggelam 6:26 dalam kejahiliahan, 6:28 hingga beliau lebih suka mengasingkan 6:29 diri di Gua Hira, jijik dengan perbuatan 6:32 kaumnya. 6:35 Begitu Alquran 6:37 di samping menerangi jiwanya, 6:39 menghidupkan juga jiwanya. 6:42 Sebagaimana firman Allah wa kadzalika 6:45 auhaina ilaika ruhan min amrina. 6:48 Demikianlah kami wahyukan kepadamu ruh 6:51 dari sisi kami. 6:54 Sebagaimana ruh yang kita kenal menjadi 6:56 nyawa yang menghidupkan manusia, 6:59 Alquran menghidupkan jiwa manusia. 7:02 Dan juga menjadi nur bagi basirah. 7:05 Ma kunta tadri mal kitabu wal iman. 7:08 Sebelum turun Alquran, Nabi tidak 7:10 mengenal Alkitab, bahkan tidak 7:11 mengetahui baca tulis. 7:13 Tidak juga mengetahui 7:15 uraian keimanan yang begitu indah 7:17 seperti yang diturunkan dalam Alquran. 7:22 Beliau beriman, beliau tidak pernah 7:24 mempersekutukan Allah, 7:26 mengikuti sisa ajaran Ibrahim, tapi 7:30 memahami uraian tentang keimanan dan 7:33 argumen serta bukti-buktinya, sejarah 7:36 umat terdahulu, beliau tidak 7:37 mengetahuinya. 7:41 Tapi dengan Alquran 7:44 mata hati beliau, jiwa beliau terbuka 7:47 untuk menyaksikan 7:49 cakrawala kehidupan lebih luas, bukan 7:51 hanya sebatas dunia, tapi dunia dan 7:54 akhirat. 8:01 Kami jadikan Alquran sebagai nur. 8:04 Dengan bimbingan Alquran ini kami 8:06 memberikan petunjuk. Jadi Allah dengan 8:09 Alquran 8:11 memberikan hidayah siapa-siapa yang 8:14 Allah kehendaki. 8:15 Siapa yang dikehendaki Allah? Yaitu man 8:18 ittaba'a ridwanahu, yang mau mengikuti 8:20 keridhoan Allah, yang terbuka dalam 8:22 menerima kebenaran. 8:23 Wa innaka la tahdi ila shirotim 8:25 mustaqim, dan engkau benar-benar 8:28 membimbing manusia ke jalan yang lurus. 8:31 Jadi kalau Amirul Mukminin Ali Ibnu Abi 8:34 Thalib mengatakan laisa ba'dal Qur'ani 8:36 min faqah. 8:38 Orang setelah 8:39 mengikuti petunjuk Alquran, dia tidak 8:41 butuh kepada yang lain. 8:43 Sebaliknya [mendengus] 8:44 wa laisa qobla Qur'ani min ghina, orang 8:47 kalau 8:48 tidak mengikuti petunjuk Alquran, tidak 8:51 ada satupun kitab 8:53 petunjuk yang akan dapat 8:55 menggantikannya. 8:58 Jadi mari pertama kita kembali kepada 8:59 Alquran yang merupakan rukun iman kita, 9:02 bukan hanya dibaca 9:03 tapi direnungkan 9:05 kemudian kita 9:07 natafa'al ma'al Qur'an, artinya kita 9:09 menyatu dengan Alquran. Perintahnya kita 9:11 sambut, larangannya juga kita hormati. 9:15 Bimbingan dalam bidang akhlaknya, 9:17 kemudian juga ayat yang mengajarkan kita 9:19 mengenal dirinya. Kenapa kita harus 9:22 ambil 9:23 dari apa yang ditulis oleh 9:25 kelompok-kelompok dan golongan yang 9:27 bertentangan. Menunjukkan bahwa ini 9:28 tidak meyakinkan. Kenapa tidak 9:30 mendengarkan keterangan Allah mengenai 9:32 Allah 9:33 mengenai Rasul-Nya, mengenai jalan hidup 9:36 kita. Dan Allah jadikan Alquran sebagai 9:39 nur yang menerangi bukan yang diterangi. 9:42 Nah, kita mengutip dari riwayat-riwayat 9:45 Nabi kita yang sejalan dengan Alquran 9:47 hingga betul-betul seperti yang 9:49 digambarkan Sayyidah Aisyah ketika 9:50 ditanya bagaimana akhlak Nabi, akhlak 9:53 beliau adalah Alquran. 9:57 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah, 10:00 sengaja kita buka kajian di seputar 10:03 ma'rifatul Quran 10:05 karena setiap muslim wajib untuk 10:08 mempelajari Alquran. 10:10 Karena Alquran sebagai pedoman hidupnya, 10:13 petunjuk jalan yang tidak mungkin 10:15 digantikan dengan yang lain. 10:17 Alquran juga yang akan menjadi timbangan 10:19 amalnya di hari kemudian nanti di mana 10:21 amal kita akan 10:22 [berdehem] 10:23 ditimbang di hadapan Alquran. 10:25 Yang sesuai 10:29 maka akan memberatkan timbangannya, yang 10:31 bertentangan dengan Alquran akan membuat 10:34 dia mengalami kerugian dalam timbangan 10:37 amalnya. 10:38 Apa dalilnya? 10:39 Dalilnya firman Allah pada surat 10:42 Al-A'raf ayat 8. 10:43 Wal waznu yaumaizinil haq. 10:47 Dan timbangan pada hari tersebut 10:50 adalah al-haq. 10:54 Jadi al-haq di sini merupakan khabar 10:56 dari al-waznu bukan sebagai sifat. 11:00 Karena kalau dijadikan sebagai sifat 11:01 sebagaimana terjemahan yang kita baca 11:03 dan timbangan yang haq pada hari 11:05 tersebut, itu bukan satu jumlah yang 11:07 sempurna. 11:09 Tapi kalau wal waznu yaumaizinil haq dan 11:11 timbangan pada hari tersebut adalah 11:14 al-haq dan al-haq yang datang dari Allah 11:16 itu Alquran. 11:20 Sebagaimana Allah berfirman qul jaal 11:22 haqqu wa zahaqal batilu innal batila 11:25 kana zauq. Al-haq adalah Alquran. 11:28 Adapun yang datang dari manusia bisa 11:30 benar bisa salah. Tapi kalau yang datang 11:33 dari Allah pasti kebenarannya la raiba 11:36 fihi, tidak terdapat keraguan di 11:37 dalamnya. 11:38 Nah, setelah Allah mengatakan wal waznu 11:40 yaumaizinil haq, faman saqulat 11:42 mawazinuhu faulaika humul muflihun. 11:44 Siapa yang ditimbang amalnya 11:48 di hadapan al haq yaitu Alquran, 11:50 ternyata sejalan 11:52 apa yang diperintahkan diikuti, yang 11:53 dilarang dijauhi 11:55 bisa dia melakukan dosa, dia bertobat 11:57 kembali pada Allah 11:59 maka merekalah orang yang berat 12:00 timbangannya. 12:02 Tapi waman khaffat mawazinuhu, 12:03 siapa-siapa yang ringan timbangannya 12:05 karena antara sikap, jalan hidupnya 12:08 tidak sesuai dengan petunjuk Alquran. 12:09 Mungkin dia membaca, menghafal dengan 12:12 suara indah tapi hidupnya tidak mengacu 12:15 kepada Alquran 12:16 maka merekalah orang yang kehilangan dan 12:18 kerugian segala-galanya. 12:20 Bima kanu biayatina yazlimun, karena 12:23 mereka berbuat aniaya terhadap diri 12:25 mereka dengan meninggalkan ayat Allah. 12:27 Memangnya Alquran cuma dijadikan bacaan? 12:30 Alquran dijadikan sebagai bacaan 12:32 untuk kita renungkan, untuk kita jadikan 12:35 sebagai pedoman hidup kita. Jadi kalau 12:37 seandainya ulama 12:39 tidak menyampaikan pesan-pesan Allah, 12:42 berarti mereka berkhianat. Kalau sampai 12:44 rakyat buta 12:46 buta apa? Buta Alquran, tidak memahami 12:49 isinya hingga jadi acuan buat mereka, 12:51 dosa-dosa mereka ditanggung para ulama 12:53 karena tidak menyampaikan amanat Allah. 12:56 Jadi sebelum 12:58 masyarakat ditanya, yang bakal ditanya 13:00 siapa? Ulama. 13:02 Karena ulama yang bertanggung jawab 13:04 untuk menyampaikan dan mengajarkan, 13:05 mereka tidak menyampaikan malah 13:07 menyibukkan umat dengan pertentangan, 13:09 perselisihan yang tidak ada gunanya. 13:12 Seharusnya mereka resapi Alquran, ini 13:14 mereka disibukkan dengan Alquran itu 13:15 makhluk apa bukan makhluk. Ini yakin, 13:18 ini setan 13:19 yang ingin memalingkan kita dari 13:20 Alquran. 13:23 Jadi orang-orang yang tidak menyampaikan 13:25 pesan Allah padahal dia merupakan orang 13:27 yang diamanatkan itu para ulama dan para 13:29 ustaz. 13:31 Sebelum masyarakat ditanya, Allah akan 13:33 bertanya, "Sudahkah kalian sampaikan 13:35 amanat Allah?" 13:37 Kalau tidak, maka dosa kejahatan yang 13:40 dilakukan oleh umat, 13:41 mereka juga ikut bertanggung jawab dan 13:44 berkontribusi. 13:46 Jadi ini bukan lagi main-main. Ini bukan 13:48 hanya sekedar pelajaran yang mewah, 13:51 pelajaran yang wajib karena menyangkut 13:53 pedoman hidup kita. 13:55 Jadi kalau Anda tidak memahami 13:57 matematika, tidak memahami fisika, 14:00 Anda 14:01 dianggap orang yang kurang dari sisi 14:03 pengetahuan. Anda tidak mampu baca 14:05 tulis, Anda dianggap tidak 14:06 berpendidikan. 14:08 Tapi semua ini tidak akan membuat Anda 14:11 terjerumus dalam api neraka. 14:13 Tapi kalau Anda 14:16 tidak mempelajari kitab Allah hingga 14:17 hidup Anda 14:19 betul-betul hidup yang jauh dari 14:20 petunjuk Allah, kacau balau dan liar, 14:23 maka Anda bertanggung jawab di hadapan 14:25 Allah subhanahu wa taala. 14:27 Apalagi para ulamanya. Innalaha yas alal 14:30 ulama qobla an yas ala 14:33 apa? Qobla an yas alal raiyah. Allah 14:34 akan bertanya pada para ulama sebelum 14:36 bertanya pada rakyat. 14:38 [mendengus] 14:38 Oleh karena itu, mari kepada para ustaz, 14:40 para ulama, jangan kita menyibukkan umat 14:42 dengan isu-isu pertentangan, 14:45 perselisihan, 14:46 perbedaan 14:48 yang dulu tidak pernah dibahas oleh nabi 14:50 kita. Fokus pada apa-apa yang 14:52 disepakati. 14:54 Kita ikut jalan bersama Alquran. Pada 14:57 saat dia berjalan, kita ikuti. Pada saat 14:58 dia berhenti, kita berhenti. 15:00 Jangan justru apa yang tidak diterangkan 15:03 Alquran, kita panjang lebar berbicara 15:06 dengan dugaan dan sangkaan. Seperti 15:09 pelajaran yang kita temukan pada Ashabul 15:10 Kahfi. Ketika sebagian mengatakan bahwa 15:13 Ashabul Kahfi jumlahnya tiga orang, yang 15:16 keempat anjingnya. 15:18 Yang mengatakan, "Tidak. 15:20 Yang benar apa? 15:21 Jumlah mereka lima, yang keenam 15:23 anjingnya. 15:25 [mendengus] 15:25 Lalu Allah terangkan bahwa semua ini 15:27 merupakan dugaan yang tidak memiliki 15:29 dasar. 15:30 Lalu lagi yang mengatakan tujuh yang 15:32 kedelapan 15:33 anjingnya. 15:34 Allah Subhanahu wa Ta'ala bilang sama 15:36 Rasul-Nya. 15:39 Jangan kamu memperdebatkan masalah ini, 15:41 sia-sia tidak ada gunanya, manfaatnya 15:43 pun enggak ada. Betul enggak? 15:44 Iya. 15:45 Dan jangan bertanya kepada siapapun 15:47 juga, maksudnya kepada ahli kitab. 15:49 Tapi serahkan apa? Ilmunya kepada Allah. 15:52 Kecuali kalau yang menyangkut apa? 15:55 Kehidupan kita ini tidak ada hubungannya 15:57 dengan kehidupan kita. 15:59 Begitu juga pembicaraan Qur'an itu 16:00 makhluk bukan makhluk, apa manfaatnya 16:02 buat kita? 16:05 Atau disibukkan dengan perdebatan di 16:06 seputar qunut, mendingan kita resapi 16:08 shalat kita. 16:10 Perdebatan di shalat tarawih 11 atau 23, 16:12 kamu enggak shalat tarawih enggak 16:13 apa-apa. 16:14 Jangan tinggalkan yang wajib. Jadi yang 16:16 shalat jangan diganggu. 16:18 Biar mereka mau khusyukkan diri mereka, 16:21 mau berjamaah silakan, mau 16:22 sendiri-sendiri silakan, tapi yang wajib 16:24 laksanakan dan ingat jangan pernah kita 16:28 berpaling dari kitab Allah. 16:30 Jadi 16:32 hal yang perlu betul-betul kita fahami 16:34 bahwa mempelajari Alquran bukan sekedar 16:37 sesuatu yang bersifat mewah atau 16:39 mustahab ya, yang bersifat mustahab ya 16:43 atau yang disunnahkan tapi bersifat 16:45 wajib. 16:46 Dan ulama lebih wajib lagi untuk 16:48 mempelajarinya dan mengajarkan Alquran 16:51 karena Allah amanatkan kepada mereka. 16:54 Wallahu a'lam. 16:55 Baik. 16:56 [berdehem] 16:56 Terima kasih Ustad Husein atas 16:58 kelanjutan mengenai penjelasan eh 17:00 ma'rifat ma'rifatul Qur'an Ustad ya, 17:03 ma'rifatul Qur'an, baik. 17:05 Selanjutnya masih ada waktu Ustad 17:07 sedikit kita akan bacakan beberapa 17:09 pertanyaan 17:11 dari ikhwan akhwat. 17:13 Nah ini terkait 17:15 [berdehem] 17:16 haji, eh kurban dan Alquran Ustad. 17:19 Ustaz, setiap tahun kita melihat, ee, 17:21 jutaan orang berhaji, khususnya di 17:23 Indonesia kan ratusan ribu katanya. 17:25 Rakyat biasa hingga para pejabat. 17:29 Dan juga jutaan hewan dikurbankan. Quran 17:32 dibaca, dijadikan sumpah di atas kepala. 17:35 Namun di sisi lain, masih banyak 17:37 kemiskinan, korupsi, 17:40 ee, ketidakjujuran di masyarakat, Ustaz. 17:42 Nah, bagaimana seharusnya 17:44 ibadah haji, kurban dan juga Alquran itu 17:46 membentuk perubahan akhlak, sehingga 17:48 tidak berhenti 17:50 hanya sebagai ritual tahunan, Ustaz. 17:53 Nah, ini dikaitkan dengan kabar terbaru, 17:56 Tersangka 17:58 yang dinyatakan tersangka kepala, ee, 18:00 kepala BGN itu kan 18:01 korupsi dan dia 18:04 kemarin sedang melaksanakan ibadah haji. 18:06 Kemudian pulang ternyata jadi tersangka 18:08 korupsi, Ustaz. 18:09 Nah, mohon penjelasannya, Ustaz, 18:10 terutama dari sisi Alquran. 18:12 Bismillahirrahmanirrahim. 18:14 Kenapa 18:16 [mendengus] 18:16 kebanyakan umat Islam, walaupun jumlah 18:19 mereka begitu besar, 18:21 tapi mereka bagaikan pasir berserakan. 18:24 Mereka 18:26 bernama 18:27 umat Islam, tapi tidak kelihatan sama 18:30 sekali mereka menginduk kepada 18:32 nilai-nilai Islam. Karena kata umat 18:34 Islam itu umat yang menginduk kepada 18:37 nilai Islam. 18:41 Karena apa yang dipelajari selama ini 18:43 oleh kebanyakan kaum muslimin, 18:47 bukan apa, bukan apa yang Allah 18:49 Subhanahu wa taala terangkan dalam kitab 18:52 sucinya, 18:53 yang disampaikan nabinya kepada umat. 18:58 Kalau kita perhatikan nabi kita dalam 19:00 menyampaikan 19:02 pesan-pesan Allah membacakan Alquran. 19:06 Allah berfirman, "Huwalladzii ba'atsa 19:08 fil ummiyyiina rasuulam minhum." 19:11 Dialah yang telah mengutus di 19:14 tengah-tengah masyarakat yang tidak 19:16 mengenal baca dan tulis. 19:18 Masyarakat yang kita anggap primitif. 19:20 Seorang Rasul yang berasal dari kalangan 19:23 mereka yang langsung dididik oleh Allah. 19:26 Sebelumnya tidak mampu untuk membaca, 19:28 menulis agar tidak terkontaminasi oleh 19:31 pendidikan-pendidikan 19:33 dan budaya yang ada pada saat itu. 19:35 Jadi langsung mendapatkan pendidikan 19:37 dari Allah. 19:39 Apa peran Nabi? 19:41 Yatlu alaihim ayatih. Membacakan, 19:43 menerangkan, menjelaskan kepada mereka 19:46 ayat-ayat Allah dan menjadi contoh. 19:49 Karena kata yatlu di samping menunjukkan 19:51 arti membaca, mengiringi dan mengikuti. 19:55 Jadi kita mempelajari Alquran kemudian 19:57 kita 19:58 mengikuti Nabi dalam tuntunan dan jalan 20:01 hidupnya. 20:03 Dan ini jangan dibatasi hanya pada 20:05 ibadah ritual. 20:07 Karena sunah Nabi 20:09 menggambarkan suluk dan perilaku Nabi 20:11 dalam menjalani seluruh aspek kehidupan 20:14 baik pada masa damai, masa perang, 20:17 baik yang berhubungan dengan tatanan 20:18 sosial, ekonomi dan lain sebagainya. Ini 20:21 yang betul-betul apa? Dicontohkan oleh 20:24 Nabi. 20:25 Tapi karena kita memisahkan agama dari 20:27 kehidupan 20:29 yang real, fokus pada ritual, akhirnya 20:32 kehidupan apa? 20:33 Kehidupan real kita ini yang menyangkut 20:36 berbagai macam aspek kehidupan 20:37 diabaikan. 20:38 Tidak terikat dengan 20:40 paling kita terikat dalam 20:41 masalah-masalah apa? Ritual. 20:44 Ini yang menarik perhatian kita. 20:47 Kalau orang berdoa 20:49 ada tambahan dalam doanya katakan dengan 20:51 memanggil nama Allah yang tidak 20:53 dilakukan Rasul, mereka mengatakan ini 20:54 bidah. 20:55 Contohnya Allahumma innaka afuwwun. 20:58 Tuhibbul afwa. 21:00 Kalau orang menambahkan Karim 21:03 nama Allah dibilang bidah. 21:05 Tapi darah yang mengalir di Gaza, 21:07 umat Islam yang berpecah belah 21:09 terjerumus dalam fitnah, kemiskinan ya, 21:12 semua tidak di 21:14 tidak apa? 21:15 Tidak [mendengus] sama sekali 21:17 disampaikan. 21:18 Karena mereka terpisah dari Alquran, 21:20 terpisah dari pedoman hidup yang Allah 21:23 berikan bagi umat Islam. 21:26 Tanpa mereka sadari bukan memberikan 21:28 pencerahan malah 21:30 menimbulkan fitnah di tengah-tengah umat 21:32 Islam. 21:34 Jadi Kang Rizal 21:36 kalau kita perhatikan sama-sama yang 21:38 dipelajari oleh umat, yang disampaikan 21:40 oleh para ulama kita kebanyakan ya, 21:42 tidak terhubung dengan Allah. 21:46 Jadi mereka mempelajari sebagian dari 21:49 apa? 21:50 Dari katakanlah 21:52 mempelajari sebagian dari tuntunan Islam 21:55 tapi yang terpisah dari kitab sucinya, 21:57 terpisah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 22:00 Akhirnya jiwa mereka mati. 22:02 Jiwa mereka ma? 22:02 Mati. 22:03 Islam mereka tidak memiliki ruh. 22:05 Iya. 22:06 Ruh ya itu pada saat kita kembali kepada 22:08 Allah, kembali kepada kitab sucinya dan 22:11 kita merasa di saat membaca Alquran 22:12 bukan hanya membaca, kita merasa disapa 22:15 oleh Allah, dibimbing oleh Allah, 22:17 ditunjukkan jalan kita oleh Allah. 22:19 Tapi mereka-mereka para koruptor sebagai 22:21 contoh Kang Rizal, mereka merasa cukup 22:23 dengan sholat 22:25 sholatnya juga sesuai dengan tuntunan 22:26 Rasul katanya jauh dari bid'ah. 22:29 Hajinya juga sesuai dengan tuntunan 22:30 Rasul 22:31 tapi korupsi buat mereka enggak apa-apa. 22:35 Nanti uangnya mereka gunakan untuk 22:36 membangun masjid ya, untuk 22:38 memberangkatkan orang-orang haji. Saya 22:41 tahu satu orang pejabat sudah lama ya 22:45 pejabat ini kerja di ladang yang basah 22:49 dan dia banyak melakukan tindakan 22:50 korupsi. 22:52 Kemudian 22:54 dia membangun masjid yang cukup besar 22:58 dari uang hasil korupsi. 23:01 Penampilannya berjenggot 23:04 Juga mengikuti mazhab salaf. 23:08 Kalau berbicara mengenai fikih kerasnya 23:10 luar biasa. Tapi subhanallah 23:12 dalam kasus korupsi dalam pandangan dia, 23:15 ini urusan dunia kalian lebih tahu 23:16 urusan dunia kalian. 23:18 Tapi kalau bid'ah itu menyangkut soal 23:21 ibadah. Jadi bagaimana setan berhasil 23:24 untuk apa? Menutup mata mereka. 23:26 Menutup telinga mereka, kesadaran 23:28 mereka, Islam itu hanya salat, puasa, 23:31 haji. Jadi mereka para koruptor asal 23:33 mereka pergi haji mereka beranggapan 23:34 apa? 23:35 Dosa mereka diampuni. Malah ada yang 23:37 membawa logika 23:39 amal kebaikan kita dibalas 10 kali. 23:43 Perbuatan dosa kita hanya dihitung 23:44 sekali. 23:45 Kalau saya korupsi 1 miliar 23:49 kemudian sedekahkan 200 juta 23:52 kalau dikalikan 10 berarti kan 2 miliar. 23:55 Saya cuma mencuri 23:58 1 miliar, saya masih dapat untung. 24:02 Orang berbuat dosa, melakukan kejahatan 24:03 macam-macam, pergi haji dihapuskan 24:05 dosanya. 24:07 Jadi pemahaman Islam seperti ini 24:09 pemahaman yang betul-betul merusak bukan 24:12 memperbaiki. Jadi kalau seandainya orang 24:14 bertanya mereka yang berkurban 24:17 di jalan Allah Ta'ala kok tidak ada 24:19 kesan efeknya yang positif dalam 24:23 kehidupan mereka. Bagaimana akan 24:25 diterima kurban mereka? Kurban mereka 24:27 mereka sembelih 24:29 dari hasil uang yang enggak benar. 24:32 Uang yang haram bukan dari keringat 24:34 mereka, usaha mereka yang halal, tapi 24:37 dari uang yang diharamkan Allah 24:38 subhanahu wa ta'ala. 24:40 Mereka makan minum dari uang yang 24:41 diharamkan Allah. Mereka juga 24:43 membesarkan anak mereka dari apa yang 24:45 diharamkan Allah Ta'ala. 24:47 Lah kira-kira mungkin enggak lahir 24:49 manusia-manusia yang bersih jiwanya, 24:52 yang lurus hidup. 24:53 Nah kalau nabi 24:55 membacakan ayat Allah, memberikan 24:56 pencerahan, menerangi hidup mereka, 24:59 kemudian wayuzakihim, mensucikan jiwa 25:02 mereka. 25:03 Dibersihkan dari syiriknya. 25:05 Kemudian dari semua penyakit-penyakit 25:07 hati hingga jiwa mereka kembali 25:09 cemerlang. Dari jiwa yang baik dan 25:12 cemerlang ini akan mengarahkan mereka 25:13 juga menuju kehidupan yang baik dan 25:15 mulia. Sebagaimana sabda Nabi, "Dalam 25:18 tubuh manusia terdapat segumpal daging. 25:20 Kalau dia sehat, seluruh tubuhnya akan 25:22 sehat. Kalau dia sakit, seluruh tubuhnya 25:24 akan sakit. Itu jantung, ala wahiyal 25:27 qolb. 25:28 Kalau jantung sehat, memompa darah ke 25:31 seluruh tubuh dengan baik, oksigen juga 25:33 mengalir dengan baik, dia akan sehat. 25:35 Tapi kalau ada gangguan di jantung, 25:37 baik katupnya atau terjadi penyempitan 25:40 atau pompa jantungnya, pasti akan 25:42 berefek ke seluruh tubuh. Begitu juga, 25:45 kalau jiwa kita bersih atau hati kita 25:47 bersih, kalbu kita bersih, 25:49 amal kita akan bersih. 25:51 Tapi kalau kalbu kita penuh dengan 25:53 kotoran, nafsu, angkara murka, 25:55 tidak diobati, maka hasil dari amal kita 25:58 juga sama. 25:59 [berdehem] 25:59 Jadi jangan terpedaya dengan 26:01 mondar-mandirnya seseorang melakukan 26:03 umrah dan haji, 26:05 puasa, bahkan puasa Daud, 26:08 kemudian juga dia 26:11 bersedekah, 26:12 memberangkatkan orang untuk pergi umrah 26:14 dan haji, 26:16 tapi dia melakukan 26:17 pelanggaran-pelanggaran dalam hidupnya. 26:19 Jangan beranggapan Allah akan menerima 26:21 amalnya, innama yataqabbalallahu minal 26:23 muttaqin, karena Allah hanya akan 26:25 menerima dari orang yang bertakwa. Kalau 26:27 kamu hidup jujur, bersih, walaupun kamu 26:30 enggak bisa berinfak karena tidak punya, 26:32 tapi menjaga kepribadian kamu, hidup 26:34 kamu lurus, menegakkan keadilan, beramar 26:37 ma'ruf nahi munkar, orang seperti ini 26:39 yang akan melakukan perbaikan bangsa. 26:42 Jadi kesimpulannya, Kang Rizal, 26:44 cara beragama kebanyakan kita ini 26:47 bertentangan dengan petunjuk Allah dan 26:49 petunjuk Rasul-Nya. 26:51 Mereka asyik sibuk dengan ibadah ritual, 26:54 tapi dalam kehidupan sosial mereka, 26:56 mereka melakukan berbagai macam 26:58 pelanggaran dan mereka tidak merasa 27:00 bersalah dalam hal ini. Mereka 27:02 beranggapan dengan sedekah sebagian dari 27:04 hasil korupsinya, 27:06 Allah akan ampuni dosanya. Ini logika 27:10 bukan logika yang bersumber dari 27:12 kebenaran, tapi logika setan untuk 27:15 menipu, memperdayakan umat manusia 27:18 merasa dirinya paling baik amalnya, 27:20 padahal orang yang paling jauh dari 27:22 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 27:23 Baik, Ustaz. Satu lagi, Ustaz, ya. 27:26 Eee terkait ini, Ustaz, banyak keluarga 27:29 muslim menghadapi konflik rumah tangga, 27:32 perceraian dan renggangnya hubungan 27:34 antara orang tua dan anak. Nah, apa 27:36 solusi yang ditawarkan Alquran untuk 27:38 masalah ini? Nah, ini dikaitkan dengan 27:40 salah satu pertanyaan, Ustaz, eee saat 27:43 ini saya sedang proses gugat cerai suami 27:46 ke pengadilan. Ini jalan terakhir 27:48 setelah dipertimbangkan sampai 10 tahun, 27:50 Ustaz. Saya sudah merelakan, eee saya 27:53 harus merelakan rumah tangga yang sudah 27:56 saya pertahankan 18 tahun karena 27:59 kezaliman suami saya. 28:01 Dia tidak bertanggung jawab, 28:02 meninggalkan kewajiban sebagai suami 28:04 bertahun-tahun. 28:05 Saya sudah dikaruni, dikaruniai tiga 28:08 anak perempuan, Ustaz, SMA, SMP, dan SD. 28:11 Mohon nasihatnya agar saya bisa 28:12 menerima, 28:14 tenang, rida, dan yakin kepada Allah 28:16 untuk memberikan jalan yang terbaik, 28:18 kuat, dan bangkit, Allah membukan pintu 28:21 rezeki eee dan berbagai kemudahan. 28:24 Demikian, Ustaz, mohon nasihatnya. 28:26 Bismillahirrahmanirrahim. 28:28 Alhamdulillahirabbilalamin. 28:30 Allahumma sholli ala Muhammadin wa 28:32 alihi. 28:35 Apabila 28:37 seorang pria hidup berumah tangga dengan 28:40 seorang wanita, tidak merasakan 28:45 keharmonisan, dapat bekerja sama di 28:47 jalan Allah Subhanahu wa ta'ala. 28:50 Dan dia sudah mencoba berulang kali 28:52 untuk memberikan nasehat, baik secara 28:55 langsung atau minta orang-orang 28:57 yang dapat memberikan nasehat tidak 28:59 dihiraukan. 29:00 Dan dia merasa keadaannya hari demi hari 29:04 semakin 29:05 resah dan jauh dari Allah. 29:08 Maka dalam kondisi seperti ini, 29:10 sebaiknya mereka berpisah dengan cara 29:12 baik-baik. 29:13 Begitu juga sebaliknya. 29:15 Kalau seorang wanita menikah dengan 29:17 seorang pria, 29:19 selama sekian lama berumah tangga, suami 29:22 tidak bertanggung jawab. 29:24 Mengabaikan kewajibannya untuk berusaha 29:26 memberikan nafkah, tidak memperlakukan 29:29 istrinya dengan cara yang baik dan 29:31 mulia, begitu pula terhadap 29:32 anak-anaknya. 29:34 Diberikan kesempatan sebulan, dua bulan, 29:37 setahun, dua tahun, diingatkan, 29:40 diberitahukan, tapi tetap dia tidak 29:42 menghiraukan. 29:45 Minta kepada orang lain, umpamanya orang 29:47 tuanya atau yang terpandang untuk 29:49 memberikan nasehat, itu pun diabaikan. 29:52 Maka dengan sendirinya berpisah, 29:54 meninggalkan suami semacam ini akan 29:56 lebih baik. Allah berfirman, "Wa in 29:58 yatafarraqa yughnillahu kullun min 30:00 sa'atih." Kalau mereka berpisah, Allah 30:03 akan memberikan kecukupan masing-masing 30:05 dari karunia-Nya yang luas. 30:08 Yang penting yang dipertimbangkan dengan 30:10 baik. 30:11 Saya tidak mendukung memang 30:13 eh kelangsungan rumah tangga 30:17 di mana salah satunya tidak bertanggung 30:20 jawab menjalankan tugasnya. Yang laki 30:23 tidak melakukan tanggung jawab sebagai 30:25 bapak, sebagai suami, 30:27 malah menimbulkan keresahan, penderitaan 30:30 bagi pasangannya. Atau seorang perempuan 30:32 tidak menjalankan kewajiban sebagai 30:34 istri, sebagai ibu, asyik bergaul 30:37 sana-sini, mengorbankan rumah tangganya. 30:39 Daripada meneruskan lebih baik berpisah, 30:42 Semoga masing-masing mendapatkan 30:43 pasangan yang sesuai. 30:46 Karena kalau kita biarkan penyakit terus 30:49 menerus ya, bersama kita, 30:51 bukan hanya akan merusak kebahagiaan 30:53 kita, 30:54 tapi membuat akhirnya jalan hidup kita 30:56 menuju Allah ini terseok-seok. Bahkan 30:58 bisa kita nanti lupa 31:00 keluar dari kebenaran. 31:04 Nah, adapun berkaitan dengan rezeki, 31:06 Allah tidak pernah meninggalkan 31:08 hambanya. 31:09 Sedikit saja pun tidak pernah. 31:12 Cuma kita yang sering lupa kepada Allah. 31:15 Allah menunggu hambanya menadahkan 31:16 tangannya mohon pada-Nya. 31:19 Asal dia menyambut seruan Allah, 31:21 mengerjakan salat dengan baik, 31:23 melaksanakan perintah Allah, menjauhi 31:25 apa yang dilarang, kemudian menadahkan 31:27 tangannya. 31:29 Walaupun dengan bisikan hati tanpa 31:31 suara, Allah mendengar. Dan Allah lebih 31:33 tahu mengenai keadaan. 31:36 Oleh karena itu Allah berfirman, "Wa 31:37 idza sa'alaka ibadi an ni fa ini." 31:41 "Kalau hambaku bertanya padamu, di mana 31:43 aku? Sungguh aku ini amat dekat." Allah 31:45 menggunakan apa? Jawaban langsung tanpa 31:48 mengatakan, "Katakan bahwa aku amat 31:50 dekat." Tapi fa ini qorib, sesungguhnya 31:52 aku qorib, amat-amat dekat. 31:57 "Ujibu da'watad da'i idza da'an." Aku 31:59 berjanji untuk mengabulkan 32:02 doa orang yang memohon padaku. 32:04 Kira-kira janji Allah mungkin enggak 32:06 disalahi? 32:08 Tidak mungkin. Janji Allah pasti 32:10 ditepati, tapi ada syaratnya. 32:12 "Fal yastajibu li wal yu'minu." 32:14 Syaratnya dua. 32:16 "Fal yastajibu li." 32:18 Dalam bahasa Arab, kata ajaba yujibu 32:20 menyambat, menyapa, menjawab. 32:22 Kalau istajaba yastajibu, 32:24 bersungguh-sungguh untuk menyambut 32:26 seruan Allah. 32:28 Jadi fal yastajibu li, hendaklah mereka 32:30 bersungguh-sungguh untuk menyambut 32:32 seruan Allah. Misal datang panggilan 32:34 salat, panggilan berzakat, panggilan ber 32:38 beramar ma'ruf, panggilan untuk 32:40 melakukan perbuatan baik atau larangan 32:42 untuk menjauhi apa-apa yang dilarang 32:44 oleh Allah, kita bersungguh-sungguh 32:46 untuk menyambut. 32:47 Kemudian wal yu'minu bihi, dan hendaklah 32:50 mereka beriman dengan penuh keyakinan 32:52 bahwa Allah subhanahu wa ta'ala akan 32:55 mengabulkan doanya. 32:57 Dan Nabi dalam satu hadis qudsi 32:59 diriwayatkan dari Allah firmannya 33:03 Ana inda dhonni abdi bi, saya tergantung 33:07 dugaan hamba saya pada saya. 33:10 Wa ana ma'ahu idza dzakarani, dan aku 33:13 selalu bersama dirinya disaat dia 33:15 mengingat aku. 33:18 Kalau dia lupa kepada Allah, Allah 33:19 menunggu kapan dia memanggil Allah. 33:22 Masa Allah yang menciptakan kita, 33:24 menganugerahkan kita berbagai macam 33:26 kemuliaan 33:28 masa Allah mengabaikan kita, mustahil. 33:31 Kalau kita minta pada manusia sekali 33:32 dikasih 33:34 datang ke orang-orang dermawan dua kali 33:36 dikasih datang lagi sama mereka yang 33:39 dermawan tiga kali dikasih, 33:41 lama-kelamaan 33:43 Pepatah Arab mengatakan sa'alna 33:44 fa'a'thoitum wa'a'thoina fa'a'thoitum wa 33:47 man aktsara tis'ala yauman sayuhrom. 33:49 Sekarang saya minta sekali kalian 33:51 berikan, kedua kali kalian kembali 33:53 memberi dan barangsiapa yang banyak 33:55 meminta 33:56 pasti dia akan 33:58 diharamkan dari apa yang diinginkan dan 34:01 akan menimbulkan kejenuhan, tapi kalau 34:03 Allah semakin sering kita minta semakin 34:06 Allah sayang pada kita karena Allah 34:08 melihat hambanya tahu tempat dia 34:10 meminta. 34:11 Allahu somad. 34:14 Jadi ana inda dhonni abdi bi wa ana 34:16 ma'ahu idza dzakarani, apalagi coba yang 34:19 meragukan kita. 34:20 Jadi bagi saudari yang mengalami cobaan 34:23 ini 34:24 ambil 34:27 apa-apa yang Allah subhanahu wa ta'ala 34:29 berikan kepada kita. 34:32 Berpisah dari suami yang tidak 34:33 bertanggung jawab, Anda tidak perlu 34:35 takut. 34:37 Berpisah dari laki-laki semacam ini, 34:39 Allah Subhanahu wa Ta'ala akan selalu 34:42 mendampingi Anda. 34:44 Sambut, penuhi seruan Allah, dan jangan 34:47 pernah kita lupa untuk memohon pada-Nya. 34:50 Jangan kita banyak berpikir, berkhayal, 34:52 "Ke mana saya harus pergi? Di mana saya 34:55 harus mendapatkan rezeki saya?" Minta 34:56 pada Allah. 34:58 Usaha semampu kita. 35:01 Semaksimal kemampuan kita, jangan 35:03 berlebih-lebihan. Kita bisa buka 35:05 dagangan kecil-kecilan, 35:07 katakan es kelapa atau makan-makan 35:09 ringan, buka gado-gado. Saya ingat satu 35:12 orang 35:13 pekerja di-PHK, dia nangis dan mengalami 35:15 stres berat. Saya bilang, "Buka saja 35:17 warung gado-gado." 35:19 He eh. 35:20 Dia buka pertama kurang begitu enak. 35:22 Lama-kelamaan dia belajar, hasilnya enak 35:24 gado-gadonya. 35:25 Mulai ramai orang. Nah, kalau pagi dia 35:28 buka makan-makanan 35:30 pembukaan untuk pagi-pagi. Orang mau 35:32 kerja ada ketan, ada lontong, ada juga 35:35 nasi uduk. 35:36 Uduk. 35:36 Itu titipan orang. 35:38 Dapat keuntungan dari sana. Siang 35:39 gado-gado, malam jual bubur. Itu 35:42 hasilnya berkali-kali lipat dari gaji 35:44 yang diterima. 35:46 Suami yang belanja, istri yang kerja di 35:48 rumah. 35:50 Makan, semua tersedia. 35:53 Makanan semua ada, kan? 35:54 Iya. 35:54 Enggak pusing. Allah kasih, 35:56 alhamdulillah setelah itu Allah berikan 35:57 limpahan rezeki yang besar. Usaha tapi 36:00 jangan lupa minta sama Allah Yang Maha 36:02 Pengasih. Allah berjanji untuk 36:04 mengabulkan doa kita. Wa qala rabbukum 36:06 ud'uni astajib lakum. 36:08 Tuhan kalian berkata, "Minta pada-Ku, 36:10 Aku akan kabulkan permintaan kalian." 36:14 Tapi kalau kita mulai bingung, mulai 36:16 resah, mulai mencari-cari ke sana 36:18 kemari, bukan kita tenang, malah gelisah 36:20 hati kita. Nanti ujung-ujungnya kita 36:22 terbujuk masuk pinjol. 36:25 Paylater, 36:27 pinjaman sini, kita bukan keluar dari 36:30 kesempitan malah masuk ke mana? 36:32 Ke dalam penderitaan yang melilit kita. 36:36 Jadi jangan pernah dekat-dekat sama 36:38 pinjol, jangan pernah kenalan sama 36:40 pinjol, cium baunya pun jangan sama 36:41 sekali. 36:43 Coba kita minta sama Allah sambil kita 36:45 berusaha. Kita bisa pinjam dari teman 36:47 kita yang betul-betul terpercaya asal 36:49 kita jujur, orang tidak berat memberikan 36:51 pinjaman. 36:53 Dan dalam situasi krisis pada saat ini, 36:56 jangan takut walaupun dunia krisis. 36:59 Walaupun dolar naik. Allah Subhanahu Wa 37:02 Ta'ala pencipta alam semesta kuasa 37:04 memberikan rezekinya kepada kita 37:05 sebagaimana memberikan rezeki buat 37:07 Sayyidah Hajar. Di padang yang tak 37:09 bertuan. 37:10 [mendengus] 37:11 Mudah-mudahan ini betul-betul menjadi 37:14 apa? 37:15 Menjadi pelajaran buat kita dan saya 37:17 selalu dalam hidup ini tidak bergantung 37:19 pada usaha, pada perdagangan saya 37:21 walaupun saya berusaha. Tapi berharap 37:23 pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan saya 37:25 merasakan. Pada saat kosong, datang 37:28 pertolongan Allah. Hati gembira yakin 37:30 kepada janji Allah. 37:32 Pada saat kita enggak butuh. Kita 37:34 diberikan rezeki yang pas-pasan. 37:36 Supaya apa? Jangan lepas sama Allah. 37:37 Orang kalau mulai punya, lepas dari 37:40 Allah. Hatinya mulai merasa apa? Saya 37:42 punya aset sekian, punya simpanan 37:44 sekian, sekian miliar di bank, kalau 37:47 enggak ada di sini saya bisa minta sama 37:48 fulan. 37:50 Akhirnya kita lupa sama Tuhan kita yang 37:51 enggak pernah sama sekali meninggalkan 37:53 kita. 37:54 Kalau manusia sekarang kita minta. 37:57 Disambut dengan senyum besok muka asam. 38:00 Begitu tiga kali kita akan diusir dari 38:02 hadapannya. 38:04 Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala 38:06 berikan hidayah kepada hati kita, kepada 38:08 kita semua teguhkan hati kita untuk 38:10 tidak mendekati apa yang diharamkan 38:11 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 38:14 Dan selalu kita membimbing keluarga kita 38:17 dengan bantuan Allah juga mengajak 38:19 manusia. 38:20 Melaksanakan tugas amar ma'ruf nahi 38:22 munkar, semoga Allah subhanahu wa ta'ala 38:25 jadikan kita contoh di tengah 38:26 masyarakat. Sebelum kita mengajak, 38:29 akhlak kita terdepan pada apa yang kita 38:31 ajak. Sebelum kita melarang, kita orang 38:34 yang paling jauh dari apa-apa yang 38:35 dilarang. Subhanakallahumma wabihamdika, 38:38 asyhadu an la ilaha illa anta, 38:39 astagfiruka wa atubu ilaik, wal afwu 38:42 minkum, wassalamualaikum warahmatullahi 38:44 wabarakatuh. 38:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:47 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 38:49 renungan di bawah naungan Alquran untuk 38:51 edisi hari ini eh 38:53 mengenai tema Ma'rifatul Quran ya yang 38:56 edisi kedua dan semoga pertanyaan dan 38:59 jawaban-jawaban dari ustaz-ustaz juga 39:01 menjawab pertanyaan dari ikhwan akhwat. 39:04 Semoga kita dapat memetik pelajaran eh 39:06 ibroh 39:06 dan juga kita semakin yakin kepada Allah 39:08 subhanahu wa ta'ala. Akhirnya saya Rizal 39:10 Haq dan juga teman-teman yang bertugas 39:12 ada Kang Algi, Bang Radit, Nabil dan 39:16 Prabu undur diri. Billahi taufik wal 39:17 hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi 39:19 wabarakatuh. 39:20 Ustaz cukup sekian ya. 39:21 Nanti kalau