Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:37 [musik] 0:44 Brail [musik][bernyanyi] 0:45 TV. 0:55 [musik] 1:04 [musik] 1:09 Asalamualaikum warahmatullahi 1:10 wabarakatuh. 1:11 Waalaikumsalam. 1:12 Sayidina Muhammad. 1:14 [musik] 1:37 [musik] 1:44 [musik] 1:49 Asalamualaikum warahmatullahi 1:49 wabarakatuh. Allahumma [berdehem] 1:51 shallli ala sayyidina Muhammad wa ali 1:53 sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita 1:55 berjumpa lagi hari ini hari Jumat 1:57 tanggal 12 Zulhijah 1447 Hijriah atau 2:01 tanggal 29 Mei 2026. Kita jumpa lagi 2:05 dalam cara renungan di bawah Nangun 2:07 Al-Qur'an untuk edisi tanya jawab. 2:09 Silakan kalau Anda punya pertanyaan 2:11 silakan kirim ke 0811999720. 2:17 Ee baik, di sini juga ditemani oleh Ondi 2:19 Saputra dan ALG. Eh, alhamdulillah Ustaz 2:23 Husin sudah hadir di studio. Mari kita 2:25 mulai acara ini dengan membaca 2:27 al-Fatihah. 2:29 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:36 Bismillahirrahmanirrahim. 2:42 Alhamdulillahiabbil 2:45 alamin 2:49 arrahmanirrahim 2:53 maiki yaumiddin 2:57 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 3:04 ihdinasirathal 3:06 mustaqimat 3:12 anamta alaihim 3:15 giril magdubi alaihim wadin 3:25 amin alhamdulillah kita sudah membaca 3:27 al-fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan 3:28 kita dalam memahami apa-apa jawaban yang 3:32 diberikan oleh Ustaz Husein bin Hamid 3:33 Al-Attas. Baik, pertanyaan pertama dari 3:36 Bapak Syakir di Bogor. Asalamualaikum 3:38 Husin. 3:39 Waalaikumsalam. 3:40 Ustaz, di dalam surat Asad ayat e surah 3:42 38 ayat 75. Wahai iblis, apakah yang 3:45 menghalangi kamu sujud kepada yang 3:48 kuciptakan dengan kekuatanku? Apakah 3:50 kamu menyang diri atau kamu merasa 3:53 termasuk golongan yang lebih tinggi? 3:55 Mengapa Allah bertanya demikian? 3:56 Bukankah Allah sudah tahu? dari Bapak 3:59 Syakir di Bogor. 4:02 Surat Shad ayat 75. 4:11 Allah Subhanahu wa taala. 4:13 Bismillahirrahmanirrahim. 4:15 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 4:19 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 4:25 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 4:29 innaka antal alimul hakim. 4:34 Wala haula wala quwwata illa billahil 4:36 aliyil adzim. Allahumma atina minika 4:39 rahmah waimna min ladunka ilman nafi' 4:43 wf'na bimaamtana. 4:45 Rabbana zidna ilman walhiknain. Amma 4:49 ba'du. 4:51 Assalamualaika ya Rasulullah. Assalamu 4:54 alaina wa ala ibadillahi shihin. 4:56 Wasalamualaikum 4:58 warahmatullahi wabarakatuh. 5:04 Setelah Allah Subhanahu wa taala 5:07 menciptakan kakek kita Adam alaihialatu 5:10 wasalam 5:13 beserta istri beliau yang merupakan 5:17 kakek dan nenek kita. 5:21 Allah Subhanahu wa taala 5:24 menganugerahkan kemuliaan 5:27 kepada 5:29 kakek dan nenek umat manusia ini. 5:33 Allah perintahkan para malaikat 5:36 untuk sujud kepada Adam. 5:41 Sujud di sini dengan sendirinya bukan 5:42 merupakan sujud ibadah kepada Adam, tapi 5:46 sujudnya 5:48 sebagai pertanda ketundukan, kepatuhan 5:51 kepada Allah. Berarti 5:54 ibadahnya kepada Allah bukan kepada 5:56 Adam. Sedangkan sujud kepada Adam 6:00 mematuhi perintah Allah merupakan 6:02 lambang ketaatan, kepatuhan kepada Allah 6:05 Subhanahu wa taala. 6:08 Fasajada al malaikatu kulluhum ajmaun. 6:14 Seluruh malaikat sujud tidak terkecuali. 6:20 [berdehem] 6:22 Illa iblis. Kecuali iblis. 6:26 Sepintas begitu kita mendengarkan 6:28 ungkapan ini, 6:30 seolah-olah iblis berasal dari kalangan 6:33 malaikat. Padahal yang benar sebagaimana 6:36 yang diterangkan Allah dalam suratul 6:38 Kahfi, kana minal jin fafasqo amrih. 6:45 Iblis bukan berasal dari kalangan 6:46 malaikat, 6:48 tapi berasal dari kalangan jin. 6:52 Ketika dia menentang membangkang 6:54 terhadap perintah Tuhannya, maka dia 6:57 diberikan nama iblis yang artinya 7:01 terputus dan terusir dari rahmat Allah. 7:07 Dan ini bukan hanya berlaku pada iblis, 7:09 tapi setiap makhluk, 7:12 baik itu jin maupun manusia yang 7:15 menentang perintah Allah, membangkang 7:17 dan menyombongkan diri di hadapannya, 7:20 Allah akan kumpulkan dia bersama iblis 7:24 kecuali mereka yang bertaubat dan 7:26 memperbaiki diri mereka. 7:30 Jadi [berdehem] 7:32 dengan tegas 7:34 Allah perintahkan para malaikat untuk 7:36 sujud kepada Adam. Nah, di antara para 7:38 malaikat terdapat 7:41 makhluk yang berasal dari bangsa jin 7:43 juga ikut diperintahkan untuk sujud. 7:47 Tapi ternyata 7:50 makhluk yang berasal dari bangsa jin ini 7:52 menolak untuk tunduk dan sujud. 7:55 Sedangkan para malaikat yang mulia semua 7:58 tunduk kepada Allah dengan penuh 7:59 kepatuhan dan ketulusan. Ini merupakan 8:03 ujian 8:05 sebagaimana ujian yang diterima oleh 8:08 Ibrahim. 8:10 Diharuskan meninggalkan istri dan 8:11 anaknya di padang yang tak bertuan. 8:13 Diperintahkan untuk menyembelih 8:15 putranya. Ujian ini untuk menunjukkan 8:19 dan mengungkap sejauh mana ketundukan, 8:22 kepatuhan, kepasrahan Ibrahim kepada 8:24 Allah. Ternyata Ibrahim tunduk 8:29 betul-betul dengan penuh ketulusan 8:30 kepada Allah hingga Allah muliakan 8:32 dirinya dan mengangkatnya sebagai imam. 8:35 Di samping nabi dan rasul, Allah 8:38 mengangkatnya sebagai imam. Di mana para 8:40 nabi yang datang setelah Ibrahim berasal 8:43 dari keturunan Ibrahim. 8:45 Baik dari jalur Ishak 8:48 maupun dari jalur Ismail. 8:50 Dari Ishak lahirlah Bani Israil. Dari 8:54 Ismail lahir Nabi kita Muhammad 8:55 sallallahu alaihi wasallam yang 8:57 merupakan karunia Allah bagi Ibrahim dan 9:00 keluarga yang benar-benar tunduk kepada 9:03 Allah. 9:06 Lalu Allah Subhanahu wa taala terangkan, 9:09 "Illa iblis istaqbaro wana minal 9:11 kafirin." Kecuali iblis dia 9:14 menyombongkan diri, maka dia termasuk 9:16 dari makhluk yang ingkar. 9:19 Lalu Allah mengajukan pertanyaan kepada 9:21 iblis. Qala ya iblis ma mana tasjuda 9:26 lima khalaqtu biyada. Wahai iblis, apa 9:30 yang menghalangi engkau untuk sujud 9:33 kepada makhluk yang aku ciptakan dengan 9:35 kedua tanganku?" Ini bukan berarti Allah 9:38 bertangan. Ini sebagai ungkapan bahwa 9:41 Adam ini merupakan makhluk yang istimewa 9:45 yang diciptakan oleh Allah Subhanahu wa 9:48 taala. Dan Allah perintahkan para 9:50 malaikat termasuk iblis untuk sujud 9:53 kepada Adam. 9:55 Dijawab oleh Iblis dengan penuh 9:56 kesombongan. Ya Allah kembali 9:59 melanjutkan astakbarta am kunta minal 10:01 kafirinqala 10:04 astakbarta ya Allah melanjutkan 10:07 astakbarta 10:10 [berdehem] 10:13 am kunta minal aliin atau kamu merasa 10:16 diri kamu itu begitu tinggi begitu agung 10:19 kamu merasa diri kamu direndahkan untuk 10:23 sujud di hadapan Adam ini ujian dari 10:25 Allah 10:27 Dengan penuh kesombongan. 10:29 Iblis menjawab, "Ana khairun minhum." 10:34 Alasan saya untuk tidak sujud pada Adam 10:36 karena saya lebih baik daripadanya. 10:40 Khalaqtani minarin waalaqtahu minin. 10:44 Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan 10:46 kau ciptakan dia dari tanah. Api lebih 10:49 mulia daripada tanah. Itu merupakan 10:52 klaim iblis. 10:56 Ana khairun minhu. 10:58 Ucapan ini yang membuat Allah Subhanahu 11:01 wa taala murka dan mengusirnya 11:05 dari tempat yang mulia. 11:07 Dan Allah Subhanahu wa taala kutuk 11:10 dirinya. 11:13 Allah putuskan iblis dengan 11:15 kesombongannya dari rahmat Allah 11:17 Subhanahu wa taala. Lalu Allah 11:20 berfirman, "Qala fakhruj minha fainnaka 11:23 rajim." Keluarlah kamu dari tempat yang 11:27 mulia ini. Sungguh kamu benar-benar 11:29 terusir dan terkutuk. 11:32 Kata rajim adalah sesuatu yang dilontar 11:35 dan dilempar. Menggambarkan dirinya 11:37 terusir dalam keadaan hina. 11:40 Wa inna alaika lanati ila yaumiddin. 11:44 Dan telah tetap jatuh atas dirimu 11:47 kutukanku hingga hari pembalasan nanti. 11:52 Iblis bukan sadar, bukan menyesali 11:54 perbuatannya, tapi justru dia menantang 11:57 Allah. Qabi rbi fairni ila yaumi 12:00 yubatun. Dia berkata, "Wahai Tuhanku." 12:02 Dia mengakui Allah Tuhannya. Tangguhkan 12:05 aku hingga hari mereka dibangkitkan. Q 12:08 faaka minal munin ila yaumil wqtil maum. 12:13 Sesungguhnya engkau termasuk dari yang 12:15 ditangguhkan sampai batas waktu yang 12:18 telah ditentukan oleh Allah subhanahu wa 12:21 taala. 12:23 Ketika Allah mengajukan pertanyaan ini, 12:25 bukan Allah tidak tahu, tapi Allah ingin 12:29 memperdengarkan jawaban iblis kepada 12:31 kita agar menjadi pelajaran. 12:35 Siapa-siapa yang menentang Allah 12:37 bersikap seperti iblis, Allah tidak akan 12:40 pandang bulu siapapun dia. Orang 12:43 tersebut akan disatukan bersama iblis. 12:47 Allah subhanahu wa taala akan jatuhkan 12:49 laknat dan kutukannya kepada orang yang 12:51 menyombongkan diri di hadapan Allah 12:53 Subhanahu wa taala. Oleh karena itu, 12:56 jangan pernah Anda mengatakan ana 12:58 khairun minhum. Saya lebih baik 13:01 daripadanya. 13:03 Tapi hendaklah Anda di saat diberikan 13:05 kelebihan bersyukur kepada Allah. Dan 13:08 jangan Anda menilai orang lain lebih 13:11 rendah dari Anda karena warna kulitnya, 13:14 karena sukunya, karena bangsanya. Ya, 13:17 ingat 13:19 bahwa penilaian akhir berada di tangan 13:24 Allah Subhanahu wa taala. Allah 13:27 menentukan 13:30 kejatuhan kehinaan bagi Abi Lahab, paman 13:33 Nabi. Tapi Allah Subhanahu wa taala 13:36 memuliakan Bilal. 13:38 Salman, Yasir, Sumayyah yang berasal 13:41 dari kalangan hamba sahaya. Oleh karena 13:44 itu, jangan pernah kita menganggap diri 13:46 kita lebih baik daripada orang lain. 13:49 Yang akhirnya menimbulkan rasa angkuh, 13:52 rasa bangga di hati kita yang membuat 13:55 akhirnya kita menolak kebenaran yang 13:57 datang dari sisi Allah. Karena datang 14:00 dari orang-orang yang kita pandang remeh 14:02 dan pandang kecil. Orang yang beriman 14:04 selalu melakukan muhasabah. 14:07 terhadap perbuatan-perbuatannya. 14:10 Memperhatikan juga gerak-gerik hatinya, 14:14 sikap dan perbuatannya sebelum datang 14:16 hari hisab di kemudian hari. Maka Nabi 14:19 mengatakan, "Alkayisuana 14:22 nafsahu wail baut." Orang yang bijak itu 14:25 yang selalu akrab dengan dirinya, 14:27 mengawasinya, 14:29 melakukan muhasabah dan dia berbekal 14:32 untuk kehidupan setelah mati. 14:35 Wal ajizu man atbaa nafsahu hawa. 14:40 Sedangkan orang-orang yang ajiz, yang 14:42 lemah ini orang yang mengikuti hawa 14:45 nafsunya. Dibiarkan 14:47 nafsunya ya 14:51 dibiarkan jiwanya hanyut bersama hawa 14:53 nafsunya terlena mengejar kesenangan. 14:56 Watna alallahil amani. Kemudian dia 14:59 berangan-angan 15:00 bahwa Allah Subhanahu wa taala akan 15:02 mengampuni dirinya. Innallaha ghafur 15:04 rahim. Begitu datang ajal dalam keadaan 15:08 wali iyadubillah berlumuran noda dan 15:10 dosa. Jadi kepada penanya walaupun saya 15:13 panjang lebar menjawab hal ini perlu 15:16 kita pahami bahwasanya apa yang Allah 15:18 ceritakan dari kisah tadi, Allah ingin 15:21 jadikan ini semua bagi kita sebagai 15:24 pelajaran yang membuat 15:27 iblis terusi dari rahmat Allah. Terkena 15:29 kutukan kesombongannya. 15:32 Sedangkan Adam berbuat dosa 15:35 padahal dia merupakan orang atau makhluk 15:38 yang dimuliakan Allah hingga Allah 15:40 perintahkan malaikat dan jin untuk sujud 15:43 kepadanya. 15:45 Tapi perbedaan dosa Adam dan iblis. Adam 15:49 yang melakukan dosa karena dirinya 15:51 terpedaya oleh tipu daya iblis. Kemudian 15:53 dia menyesal. Dia berdoa, "Rabbana 15:56 dolamna anfusana waam tagfirlana 15:59 watarhamna lanakunan minal khasidin." 16:01 Sedangkan iblis walaupun telah menyadari 16:04 kesalahannya, mengakui bahwa Allah 16:06 Tuhannya, bukan dia menyesal, malah dia 16:09 menantang Allah 16:11 agar dirinya ditangguhkan dengan tujuan 16:14 untuk menyesatkan, menggelincirkan anak 16:17 manusia semua karena dendam dan 16:19 kebencian. Nah, mudah-mudahan ini jadi 16:21 pelajaran buat kita. Jangan pernah kita 16:24 mengagulkan diri kita. Jangan pernah 16:26 kita mensucikan diri kita. Jangan pernah 16:29 kita menganggap diri kita lebih baik 16:31 daripada orang lain. Bisa-bisa orang 16:34 yang kita sepelekkan jauh lebih baik, 16:36 lebih mulia di sisi Allah Subhanahu wa 16:38 taala. Dan jangan juga hati kita 16:40 dikuasai oleh rasa benci dan dengki. 16:43 Sombong merupakan sifat iblis. 16:46 Begitu juga dengki juga merupakan sifat 16:48 iblis. Kalau kita dengki kepada 16:50 seseorang yang diberikan kemuliaan, kita 16:52 iri padanya, akan membuat kita wali 16:55 iyadzubillah juga digabungkan bersama 16:57 iblis. Tapi setiap nikmat yang kamu 17:00 terima, syukuri. Kalau kamu dicoba, 17:03 diuji dengan kesempitan, kekurangan, 17:05 bersabarlah. Bukan berarti kamu lebih 17:08 buruk dibandingkan saudara kamu yang 17:10 diberikan keutamaan dalam kehidupan 17:12 dunia ini. Wallahuam. 17:14 Baik. Kemudian dari Bapak Ahad. 17:16 Asalamualaikum Ustaz Husin. 17:17 Waalaikumsalam war pencerahannya. Dalam 17:19 situasi rupiah yang terpuruk, apakah 17:21 masih pas kalau kita mengiakan anak kita 17:25 untuk menuntut ilmu agama di Mesir atau 17:27 Timur Tengah tanpa beasiswa? 17:31 Bismillahirrahmanirrahim. 17:34 Rbana zidna ilman wa alhikna bisihin. 17:39 Sebagian orang beranggapan kalau 17:41 mengirim anaknya ke Mesir, ke Suriah, 17:46 atau ke Saudi Arabia belajar di Madinah, 17:49 di Jamiah Islamiyah atau di Ummul Qura. 17:53 Mereka beranggapan setelah anak-anak 17:55 mereka lulus akan menjadi orang-orang 17:58 yang berilmu dan saleh. 18:02 Kenyataannya tidak demikian. 18:06 Pada tahun 8 saya berangkat ke Mesir 18:10 belajar di sana. 18:12 Selama kurang lebih 8 tahun kita tidak 18:15 kembali ke tanah air karena kondisi 18:16 keuangan kita 18:19 yang tidak memungkinkan kita untuk 18:21 bolak-balik kembali ke tanah air. 18:25 Pada saat itu jumlah mahasiswa di Mesir 18:27 kurang lebih sekitar 500 hingga 600 18:30 orang. 18:32 Yang saya saksikan 18:34 kebanyakan orang-orang yang datang ke 18:36 sana terlena 18:38 dalam suasana bebas tanpa pengawasan 18:41 orang tua menerima juga uang saku. 18:43 Banyak dari mereka yang menerima uang 18:45 saku yang berlebihan. 18:47 Terlena dengan lingkungan, terbawa oleh 18:49 teman-teman. Hingga banyak dari mereka 18:52 menghabiskan waktu di Mesir tapi kembali 18:55 dalam keadaan nol. 18:58 Sedikit dari mereka yang betul-betul 18:59 belajar. 19:02 Kemudian dari yang belajar di Mesir, 19:05 tidak semuanya orang-orang yang 19:08 meresapi, menghayati 19:11 tuntunan agama dengan baik. 19:15 Walaupun mereka berilmu, walaupun mereka 19:17 lulus dengan baik, tapi ternyata 19:21 ilmu yang mereka pelajari bukan menjadi 19:24 apa? Menjadi pembimbing yang baik menuju 19:27 kehidupan yang lebih mulia. 19:29 Banyak dari mereka yang belajar yang 19:31 terpikir dalam benak mereka untuk 19:33 menjadi seorang pegawai baik departemen 19:37 agama atau pegawai katakan di departemen 19:40 luar negeri 19:42 atau 19:43 mereka ingin bisa bekerja di 19:46 kedutaan-kedutaan asing. Bukan terpikir 19:49 untuk mengamalkan dan menyampaikan 19:52 amanat Allah. Padahal kebanyakan mereka 19:54 yang belajar menerima beasiswa dari 19:56 Al-Azhar 19:57 atau dari katakan ee 20:01 lembaga-lembaga yang memberikan beasiswa 20:04 yang lain. 20:06 Jadi kepada 20:08 Bapak kita atau Ibu kita yang mau 20:10 memberangkatkan anak ke luar negeri 20:13 hendaknya tidak memperhatikan hanya sisi 20:16 apa? penekanan kepada sisi pengetahuan, 20:20 tapi perhatikan akhlak anak-anak kita. 20:23 Untuk menjadi orang mulia tidak harus 20:25 berangkat ke luar negeri. 20:27 Di tanah air pun mereka bisa menjadi 20:30 orang-orang yang berilmu. Tapi bagaimana 20:32 orang tua betul-betul mempersiapkan dan 20:35 mendidik anak-anak masing-masing untuk 20:38 betul-betul dalam hidup ini mengutamakan 20:41 Allah, 20:43 menggapai keridaannya. 20:45 ilmu yang dipelajari diamalkan. 20:48 Kemudian juga dia mengajak kepada yang 20:50 makruf, pencegah dari yang mungkar. 20:52 Bagaimana mengawasi pergaulan anak 20:54 mereka. Bila dia lulus sekolah di sini 20:57 dengan baik, ingin melanjutkan ke luar 20:59 negeri, pilih tempat-tempat yang akan 21:02 betul-betul membantu untuk 21:05 menyempurnakan akhlaknya. menjadikan dia 21:08 manusia-manusia yang saleh hingga mereka 21:11 selalu ingat kepada Allah, ingat kepada 21:14 rasulnya, ingat kepada kedua orang 21:16 tuanya, mendoakan mereka dan ini 21:18 merupakan investasi yang amat besar. 21:22 Jadi jangan hanya sekedar menekankan 21:25 pencapaian akademis. 21:29 Saya merasakan betul-betul 21:32 orang-orang yang hanya mengejar 21:35 dan meraih pencapaian akademis. 21:37 Kebanyakan dari mereka banyak melakukan 21:41 apa-apa yang merugikan. Mereka 21:44 mengorbankan baik itu umur, waktu, 21:47 tenaga, pikiran. 21:50 Tapi apa yang mereka pelajari akhirnya 21:52 menjadi hujah Allah terhadap mereka. 21:57 Padahal tujuan ilmu untuk membimbing 21:59 kita menjadi manusia-manusia yang 22:01 beriman, yang bertakwa, yang saleh, yang 22:04 dapat berkontribusi dalam melakukan 22:07 perbaikan. 22:09 Jadi, Bapak, Ibu jangan silau, terpesona 22:12 menyaksikan orang yang hafal Quran, 22:14 orang yang menguasai juga sekian banyak 22:17 hadis yang mampu untuk menyampaikan 22:20 ceramah dan narasi yang indah. Tapi 22:23 akhlak yang paling penting, ketakwaan 22:26 kepada Allah, akhlak ini yang 22:29 betul-betul akan membawa manfaat bagi 22:31 kita semua. Saya belajar di Mesir selama 22:35 8 tahun. Cobaan tidak sedikit yang kita 22:38 hadapi, gangguan-gangguan 22:41 bukan hanya dari sisi finansial, dari 22:43 pergaulan di sana, dari lingkungan dan 22:46 keadaan yang bebas, jauh dari pengawasan 22:48 orang tua. Kemudian juga di Alazhar, 22:53 pendidikan di sana tidak ketat. di mana 22:55 orang-orang yang belajar tidak diabsen 22:57 kehadirannya hingga mereka bisa 22:59 menghabiskan waktu di tempat yang 23:02 disediakan buat iqamah mereka sedangkan 23:04 mereka tidak belajar bersungguh-sungguh. 23:07 Nah, pada waktu mendekati ujian mereka 23:10 baru mulai belajar menghafal untuk dapat 23:14 lulus 23:15 dan berpindah tingkat. ini yang kita 23:18 hadapi di Mesir dan sampai saat ini 23:20 masih berlaku. 23:22 Dan banyak juga sekolah-sekolah yang 23:24 lain ya menghasilkan sarjana-sarjana 23:27 baik itu S1, S2 maupun katakan S3. Tapi 23:31 ternyata 23:33 apa yang mereka pelajari tidak tercermin 23:37 dari akhlak dan perilaku mereka. Saya 23:40 tidak menganggap saya ini orang-orang 23:41 yang baik atau orang sukses. Saya 23:44 berusaha menjadi orang baik dan saya 23:47 tidak melihat sama sekali jenjang 23:48 akademisi. J bagaimana kita bisa 23:51 mempelajari dan mengambil manfaat dari 23:53 ilmu kita untuk diri kita, keluarga kita 23:56 dan kita mengakui kekurangan, kelalaian, 23:59 kesalahan kita semuanya. Oleh karena 24:01 itu, kita ingin menekankan kepada orang 24:04 tua, didik anak kita dalam ketakwaan. 24:07 biasakan dalam kebiasaan yang baik. 24:10 Kemudian didik untuk bergaul juga dalam 24:12 lingkungan yang baik. Memilih teman yang 24:14 akan menjadi teman mereka. Bukan hanya 24:16 teman yang memberikan kenyamanan, tapi 24:19 teman yang bisa betul-betul meningkatkan 24:22 ketakwaan kita, menyempurnakan akhlak 24:24 kita, dan menambahkan ilmu kita. Kalau 24:27 tidak hanya penyesalan yang terjadi. 24:30 Banyak kesempatan belajar baik itu di 24:32 Mesir, 24:34 di Maroko, di wilayah Tonja atau katakan 24:37 ee di Suria ya. Mungkin saat ini Suriah 24:41 masih dalam kondisi yang 24:44 ee mengalami pada saat-saat transisi ya 24:47 atau belajar di Hadar Umud tapi di 24:49 Jamiatul Akahaf. Di Al-Akhaf ya di sana 24:54 juga merupakan tempat belajar yang baik. 24:56 Tapi kita harus tahu baik itu Al-Azhar, 24:59 baik itu ee universitas yang terdapat di 25:02 Suriah maupun di Yaman, mereka tidak 25:06 akan dapat mendidik akhlak anak-anak 25:09 kita. Mereka hanya memberikan informasi. 25:11 Maka kembali kepada kita dan peran orang 25:13 tua untuk selalu mengingatkan anaknya, 25:16 jangan sekali-kali kalian lupa kepada 25:19 Allah. 25:20 Jangan kalian betul-betul membiarkan 25:23 diri kalian terpengaruh oleh pengaruh 25:25 lingkungan, hanyut bersama hawa nafsu 25:27 dan angan-angan. Dan subhanallah, 25:30 anak-anak yang selalu diingatkan orang 25:32 tuanya ketika anaknya belajar di luar 25:34 negeri itu berbeda dengan anak-anak yang 25:36 diabaikan oleh orang tuanya. 25:39 Orang tuanya dulu berkirim surat 25:40 mengingatkan, "Ya waladi, jaga betul 25:45 diri kamu dan hargai kesempatan yang 25:48 Allah berikan kepada kamu." Tidak semua 25:50 orang dapat belajar di luar, di tempat 25:53 kamu belajar. Syukuri nikmat Allah, 25:56 bersabar, dan jangan tergesa-gesa untuk 25:59 meraih kesuksesan. Sekarang kamu 26:01 belajar, tiba saatnya kamu kembali dan 26:04 jangan kamu silau oleh penampilan 26:06 orang-orang di sekeliling kamu. Ikut 26:08 hanyut bersama mereka. Jadi penting 26:10 sekali untuk menghasilkan anak-anak yang 26:14 saleh ini untuk menekankan ketakwaan 26:16 kepada Allah, doa dari orang tua, 26:19 mengingatkan mereka untuk berakhlak 26:21 baik. Dan pesan-pesan ini insyaallah 26:24 mudah-mudahan akan memberikan manfaat 26:27 arti bagi anak-anak kita semuanya. 26:32 Baik, selanjutnya dari Bapak Junaidi. 26:34 Asalam, Ustaz Husin. 26:36 Waalaikumsalam warahmatullahiul bait ee 26:38 Zulhijah hanya 2 hari yaitu 14 dan 15 26:41 saja. Tidak apa-apa kan, Ustaz? Kan 26:43 tanggal 13-nya hari yang diharamkan 26:45 puasa. 26:48 Kita 26:50 berpuasa pada hari-hari yang dibolehkan 26:53 untuk berpuasa. Kalau kita terbiasa 26:55 melakukan puasa ayyamul biit 13, 14, 15. 27:00 Tapi karena dia berada pada hari 27:02 tasyrik, tanggal 13 berada pada hari 27:04 tasyrik, kita berpuasa pada tanggal 27:07 1415. 27:09 Adapun 27:11 yang kita tinggalkan dari kebiasaan kita 27:14 melakukan ee puasa pada hari 27:18 salah satu ayyamil bid tidak akan 27:21 hilang. Tidak akan hi tapi Allah 27:23 tuliskan baginya sesuai dengan 27:25 kebiasaannya. Orang yang biasa bangun di 27:28 waktu malam sakit dia tidak mampu bangun 27:30 di waktu malam maka amalan yang biasa 27:33 dilakukan dicatat dalam lembaran 27:35 amalnya. 27:36 Begitu juga orang yang biasa bersedekah 27:39 setiap bulan membantu satu katakan 27:41 keluarga atau satu lembaga. Datang satu 27:44 waktu kondisi keuangan tidak 27:46 mengizinkan. Dia tidak mampu untuk 27:48 membantu. Tetap kebiasaannya dan niat 27:51 yang baik tercatat di sisi Allah 27:53 Subhanahu wa taala. Sedikit pun tidak 27:55 berkurang. Jadi lanjutkan puasa 14 27:58 15-nya sedangkan 13-nya 28:01 karena bertepatan dengan hari tasyrik 28:04 anda tinggalkan. Tapi bukan dengan 28:05 kesengajaan, tapi disebabkan karena 28:08 perintah Allah. Anda mendapatkan dua 28:11 pahala. Satu, ya, Anda mendapatkan 28:13 pahala mentaati Allah untuk tidak 28:16 berpuasa pada hari tasyrik. 28:19 Kedua, Anda juga mendapatkan 28:22 catatan dari kebiasaan yang Anda 28:24 lakukan. Wallahuam. 28:26 Baik, selanjutnya ee dari Ida Haidar. 28:31 Di mana Idah Haidar? Di Bojongsari. 28:33 Asalam Ustaz Husein. 28:34 Waalaikumsalam war. 28:35 Ada yang ingin saya tanyakan, apakah 28:37 digitalisasi 28:39 pembayaran kurban saat ini mengurangi 28:41 nilai spiritual ibadah kurban, Ustaz? 28:46 Bismillahirrahmanirrahim. 28:49 yang bisa melakukan korban di 28:50 lingkungannya, 28:52 berbagi [berdehem] dengan masyarakat ya 28:55 secara langsung 28:58 dengan mudah. Ini akan lebih baik 29:00 daripada kalau dia menyerahkan kurbannya 29:03 kepada apa? Satu lembaga. 29:06 Karena bila seorang menyerahkan 29:08 korbannya kepada satu lembaga, maka 29:11 lembaga tersebut tidak akan mengantarkan 29:13 kurbannya kepada siapa? Kepada orang di 29:16 sekitarnya. H 29:17 betul gak? 29:20 Dan kita tahu bahwasanya hari kurban 29:23 maupun hari tasyrik itu merupakan 29:25 hari-hari beribadah kepada Allah. Hari 29:28 gembira tapi dalam keridaan Allah. Yaitu 29:31 dengan kita banyak bertafakur mensyukuri 29:34 nikmat Allah atas hewan-hewan kurban 29:38 yang kita nikmati. 29:40 Oleh karena itu, Rasulullah mengatakan 29:42 ibadah yang paling dicintai Allah pada 29:44 hari-hari ini adalah al-ajju. mengangkat 29:46 suara dengan takbir watsuju dan 29:49 menyembelih. 29:50 Jadi bagi orang-orang yang katakan ingin 29:54 berkorban ya hendaklah dia berkorban di 29:58 lingkungannya. 30:00 Bisa diserahkan ke masjid atau bisa 30:02 disembelih di rumahnya atau katakan pada 30:06 tingkatan RW atau RW. Kemudian 30:08 dieventarisir orang yang membutuhkan. 30:10 kita sembelih korbannya sambil kita 30:12 berikan juga upah untuk pemotongannya 30:15 kita bagikan untuk warga sekitar kita 30:18 biar mereka sepanjang hari tasyrik 30:20 menikmati daging kurban. Jadi jangan 30:23 hanya sekedar 12 kilo, tapi kalau bisa 30:25 berikan jumlah yang lebih besar. Katakan 30:28 setiap fakir miskin mendapatkan 2 3 kilo 30:30 daging selama hari tasyrik mereka bisa 30:32 menikmati daging tersebut. Padahal pada 30:34 saat-saat hari biasa mereka jarang 30:36 menikmati dan mengkonsumsi 30:39 daging-dagingan. 30:40 Jadi biarkan orang-orang yang fakir 30:42 miskin di samping yang berkorban 30:45 sama-sama menikmati hari kurban kemudian 30:47 bertakbir, bertahmid, bertasbih dan 30:50 bersyukur kepada Allah Subhanahu wa 30:52 taala. 30:53 Tapi kalau memang kondisi keadaan tidak 30:56 mengizinkan, ya katakan kita berada 30:59 dalam lingkungan yang jauh dari 31:01 masyarakat umpamanya. 31:03 Kemudian pengelolaan kurban juga 31:07 di tengah kota kurang begitu baik. Anda 31:09 serahkan kepada lembaga yang menampung, 31:13 yang terpercaya, itu tidak ada 31:15 masalahnya. Tapi sebaiknya bagi Anda 31:18 yang hidup dalam wilayah ya yang bisa 31:22 berinteraksi dengan orang kampung, tahu 31:24 juga keadaan kebutuhan mereka, alangkah 31:26 indahnya Anda berkorban baik itu di 31:28 masjid, baik itu di RT atau RW kemudian 31:31 dibagi-bagikan kepada mereka yang 31:32 membutuhkan. Wallahuam. 31:34 Ini dari Hadi Darda, Banyuwangi. Salam 31:36 1in. 31:37 Waalaikumsalam. Orang mukmin akan kekal 31:39 di surga. Orang kafir akan kekal di 31:41 neraka. Apa perbedaan kekalan kekekalan 31:44 manusia baik di surga maupun neraka 31:46 dengan kekekalan Allah? 31:49 Bismillahirrahmanirrahim. 31:53 Rbana zidna ilman wa alhikna bisolihin. 31:57 Perlu kita ketahui 31:59 bahwa Allah Subhanahu wa taala 32:03 adalah 32:06 Tuhan yang azali dan abadi. 32:09 Azali 32:10 dan abadi. 32:11 Dan abadi artinya azali la awwala lahu. 32:15 Dia tidak berawal dari sesuatu. 32:19 Kemudian abadi juga 32:23 dia tidak 32:25 dibatasi oleh apa? Oleh waktu. 32:29 Waktu maupun ruang. 32:32 Dia tak dia dialah yang awal. Artinya 32:36 dia mengawali segala sesuatu sedangkan 32:38 dia tidak berawal. 32:41 Wal akhir dan dia juga apa? al-akhir di 32:45 mana dia tidak akan pernah berakhir tapi 32:49 segala sesuatu berakhir kembali 32:51 kepadanya. 32:53 Jadi dia al-awal tidak ada sesuatu 32:56 sebelumnya termasuk waktu, termasuk 32:58 ruang, termasuk juga para malaikatnya, 33:01 jinnya maupun manusianya. Dan dia alak 33:04 akhir tidak ada sesuatu setelah Allah 33:06 Subhanahu wa taala. Artinya semuanya 33:10 berawal, 33:12 bergantung dan kembali kepada Allah. 33:14 Berbeda dengan manusia. 33:17 Manusia 33:19 ada saat kelahirannya, 33:21 ada pula saat matinya. 33:24 Nah, orang-orang yang beriman mereka 33:26 ditempatkan oleh Allah Subhanahu wa 33:28 taala dalam kehidupan surga 33:31 yang kekal dan abadi. Tapi kekal dan 33:34 abadinya dengan kehendak Allah. 33:36 Iya. 33:37 Sedangkan Allah Subhanahu wa taala azali 33:41 kemudian kekal dan abadi secara zati. 33:44 Tapi kalau kita hidup di surga untuk 33:47 selama-lamanya sesuai dengan kehendak 33:50 Allah. Oleh karena itu Allah Subhanahu 33:51 wa taala mengatakan 33:54 illa masyaallah 33:57 illa 33:58 masyaallah artinya semua kembali kepada 34:01 kehendak Allah. kehidupan kita di surga, 34:04 kelangsungan hidup kita, ya semua itu 34:08 sepenuhnya kembali kepada kehendak Allah 34:11 Subhanahu wa taala. Sedangkan Allah 34:14 Subhanahu wa taala tidak sama sekali 34:17 terikat oleh kehendak apapun, kehendak 34:21 siapapun. 34:22 Ini perlu kita pahami. Bagaimana kita ya 34:26 di dunia dikatakan sebagai makhluk 34:28 hidup. 34:29 Allah Subhanahu wa taala sebagai Tuhan 34:32 yang menghidupkan. 34:34 Arti kehidupan kita atas kehendak 34:37 anugerah dari Allah. Begitu juga 34:39 kehidupan kita di surga, kehidupan 34:41 penghuni api neraka dalam api neraka 34:43 yang kekal dan abadi. Semua itu kembali 34:46 kepada kehendak Allah yang maha adil, 34:49 yang maha bijaksana, yang maha sempurna, 34:52 dan Allah tidak pernah berbuat zalim 34:53 kepada hamba-hambnya. 34:57 yang lain. 34:58 Baik. 35:00 Ee dari Harianto Pamulang. Salam satuin. 35:04 Waalaikumsalam. 35:04 Salah satu kenikmatan tertinggi di surga 35:06 adalah melihat wajah Allah. Bagaimana 35:09 memahami ini melihat wajah Allah, Ustaz? 35:11 Dari Haryanto Pamulang. 35:14 Bismillahirrahmanirrahim. 35:19 Manusia 35:20 sebagai makhluk yang terbatas. 35:24 makhluk yang terbatas. 35:27 Baik itu 35:30 akalnya, pengetahuannya, penglihatannya, 35:34 pendengarannya. 35:38 Sedangkan Allah Subhanahu wa taala 35:40 merupakan zat yang maha suci, tidak 35:43 menyerupai sesuatu, tidak ada sesuatu 35:46 yang menyerupai Allah Subhanahu wa 35:48 taala. 35:54 Dalam satu riwayat 35:56 Nabi mengatakan, "Innakum satara 36:00 yaumalqiamati kama taraunal qomar 36:03 lailatal badri." 36:05 Kalian akan menjumpai dan melihat Tuhan 36:07 kalian di hari nanti, di hari akhir 36:10 nanti sebagaimana kalian menyaksikan 36:13 bulan di saat purnama. 36:16 Apa 36:19 kira-kira maksud dari hadis ini? 36:22 Pada saat Mas Krishna menyaksikan bulan 36:25 di saat purnama, yang terlihat apanya? 36:27 Cahayanya. 36:28 Cahaya terlihat bulanya gak? 36:30 Tidak 36:31 terlihat cahaya bulan pada saat Burnama 36:34 dalam keadaan terang benerang. Kita 36:36 dalam kehidupan dunia beriman kepada apa 36:40 yang dikabarkan Allah. Beriman kepada 36:42 apa yang dikabarkan 36:44 yang dikabarkan Allah secara pasti ya. 36:48 Baik itu tentang surganya, tentang 36:51 nerakanya, tentang hisabnya. Kita 36:53 beriman kepada Allah Subhanahu wa taala. 36:56 Beriman kepada seluruh yang Allah 36:58 perintahkan untuk kita imani. Tapi kita 37:00 menyaksikan enggak, Mas Krisna saat ini 37:03 yang kita imani? 37:04 Tidak. 37:05 Sama sekali tidak. Nah, di hari akhir 37:08 nanti yang tadinya hanya bersifat apa? 37:11 Ilmul yakin yang kita imani, kita yakini 37:14 akan berubah menjadi ainul yaakin 37:16 menjadi satu kenyataan yang kita 37:19 saksikan dengan mata kita. Adapun kata 37:21 melihat Allah Subhanahu wa taala 37:24 seperti kita melihat objek sesama kita 37:27 atau di sekeliling kita dengan 37:29 sendirinya ini tidak berlaku apa? Tidak 37:32 berlaku 37:34 untuk apa? Untuk Allah Subhanahu wa 37:36 taala. 37:38 Allah berfirman dalam suratul qiyamah, 37:40 wujuhu yaumaidin nadir ila rabbiha nadir 37:44 wujuhu yaumaidin nadiratun ilahah. 37:48 Pada hari itu wajah orang-orang yang 37:50 beriman terang benerang bercahaya 37:53 memandang kepada Tuhan dengan sendirinya 37:55 memandang rahmatnya, kasih-Nya. Di sana 37:58 betul-betul dia menemukan kebahagiaan 38:01 yang abadi. Dia menyaksikan segala 38:03 sesuatu yang dulu merupakan kabar, 38:06 sekarang menjadi 38:08 keadaan yang dapat mereka lihat 38:10 langsung. Dan di sana mereka merasakan 38:13 belayan 38:16 kasih Allah Subhanahu wa taala. Jiwa 38:19 mereka penuh kebahagiaan tanpa ada sama 38:21 sekali sedikit pun kekeluhan, 38:23 penderitaan dan lain-lain sebagainya. 38:25 Ini sebetulnya merupakan 38:27 gambaran-gambaran yang Allah gambarkan 38:29 kepada kita dalam rangka mendekatkan 38:33 mendekatkan ya apa yang jauh, apa-apa 38:37 yang tak terbatas dalam gambaran yang 38:40 terbatas agar dapat betul-betul kita 38:43 resapi dan kita pahami. Karena bahasa 38:46 manusia yang digunakan untuk 38:47 menggambarkan Allah bahasa yang 38:49 betul-betul amat terbatas. H 38:52 bagaimana mungkin dapat menggambarkan 38:53 kebesaran keagungan Allah? Sampai Allah 38:56 berfirman dalam surat Luqman, 38:58 "Seandainya seluruh lautan yang ada ini 39:02 dilipat gandakan menjadi tujuh lautan, 39:06 jadi semua samudera yang ada Mas Krishna 39:08 ya dilipat gandakan menjadi tujuh kali 39:10 lipat. Pohon-pohon di bumi sebagai pena 39:13 untuk mencatat kalimat Allah." H 39:15 kalimat Allah tidak akan pernah 39:17 berakhir, sedangkan pena 39:19 akan hancur dan lautan semua akan kering 39:22 walaupun ditambahkan lagi dengan jumlah 39:24 yang sama. 39:25 Masyaallah. 39:26 Artinya apa? Ini kan perumpamaan buat 39:28 kita kalimat Allah menggambarkan 39:30 ayat-ayatnya, kebesaran, keagungannya. 39:33 Padahal kalau orang yang berilmu 39:37 mempelajari alam raya dan kebesaran 39:39 Allah Subhanahu wa taala yang ada 39:41 padanya, mereka akan 39:42 menggeleng-gelengkan kepala yang mereka 39:44 ketahui sedikit dibandingkan rahasia 39:47 besar yang terdapat di alam raya. 39:49 Jangankan alam raya seluruhnya. Kalau 39:52 kita berbicara mengenai tata surya kita 39:54 saja yang kita pahami sedikit. Apalagi 39:57 bicara mengenai apa? Galaksi kita Bima 40:00 Sakti. 40:01 Apalagi bicara mengenai apa? 40:03 bermiliar-miliar galaksi ya yang 40:06 jumlahnya begitu banyak bahkan banyak 40:09 yang lebih besar daripada galaksi kita. 40:12 Oleh karena itu sepatutnya kita menahan 40:14 diri dari apa-apa yang tidak kita 40:16 ketahui. Jadi ungkapan kalian akan 40:18 menyaksikan Allah sebagaimana kalian 40:20 menyaksikan bulan di saat purnama. 40:23 Kalian akan saksikan kebesarannya, 40:25 keagungannya, rahmatnya, kasih-Nya. Dan 40:28 pada saat itu bukan hanya sebatas ilmul 40:31 yaakin, tapi juga mencapai ainul yaakin. 40:34 Semua kabar yang digambarkan Allah 40:37 menjadi kenyataan pada hari tersebut. 40:40 Nah, bagaimana hakikatnya? Dengan 40:42 sendirinya kita sebagai hamba yang penuh 40:44 dengan kekurangan mengatakan wallahuam. 40:48 Satu lagi. 40:49 Baik. Asalamualaikum. Ustazam, 40:52 maaf saya orang kurang berada. Saya 40:54 tidak bisa korban. Saya hanya korban 40:57 ayam. 41:00 Bolehkah saya hanya korban ayam karena 41:02 saya tidak mampu untuk membeli kambing? 41:04 Bismillahirrahmanirrahim. 41:07 Apa saja yang diinfakkan seorang hamba 41:11 kemudian 41:12 dia berikan kepada sesamanya, berbagi 41:15 dengan apa yang Allah berikan kepadanya 41:17 itu merupakan pengorbanan. Merupakan 41:20 apa? Pengorbanan. 41:20 Pengorbanan. 41:22 Oleh karena itu, kata anfaqo yunfiqu itu 41:25 menunjukkan arti apa? Pembelajaan. Baik 41:28 itu membelanjakan harta kita di jalan 41:31 kebaikan atau di jalan yang tidak baik. 41:34 Yang dibelanjakan di tempat kebaikan dia 41:36 akan menerima balasan yang baik dari 41:38 Allah yang dibelanjakan di tempat-tempat 41:41 maksiat tercatat sebagai apa? dosa-dosa 41:45 yang akan dipertanggungjawabkan. 41:47 Jadi walaupun katakan seorang 41:49 menyembelih seekor ayam 41:51 yang tidak sesuai dengan apa? dengan 41:54 ketentuan kurban yang syari. Baik itu 41:57 kambing yang memenuhi syarat atau sapi 41:59 ataupun unta. Tapi di saat dia 42:01 menyembelih katakan seekor ayam. 42:03 [berdehem] 42:04 Kemudian dia berbagi dengan ayam 42:06 tersebut. Di samping dinikmati pada hari 42:08 kurban, dia bagi kepada tetangganya yang 42:10 tidak mampu, yang sama dengan dirinya. 42:13 itu bahagian pengorbanan insyaallah yang 42:15 dikeluarkan dalam keadaan ikhlas dan 42:17 sungguh-sungguh dan dia mengorbankan apa 42:20 yang dia mampu tercatat di sisi Allah 42:22 bisa lebih mulia daripada korban yang 42:26 dikeluarkan dari APBN. 42:28 Karena [tertawa] yang dikeluarkan dari 42:30 APBN bukan korban yang dikeluarkan dari 42:33 pendapatan pribadi tapi itu merupakan 42:35 apa? Uang negara. 42:37 Jadi jangan berkecil hati dengan 42:39 kebaikan sekecil apapun. Nabi 42:41 mengatakan, "Wala tuhaqqironna minal 42:43 marrufi sai walau an tuhdi akaka 42:47 firsilasya." Jangan sekali-kali kamu 42:50 mandang remeh kebaikan sekecil apapun. 42:53 Walaupun yang kamu persembahkan hanya 42:55 apa? Hanya hal yang sepele seperti apa? 42:58 Katakan kikil kambing kamu berikan 43:01 kepada saudara kamu. 43:04 Atau walau antalqo akaka biwajhin 43:07 basyusy. Jangan pernah kamu pandang 43:09 remeh kebaikan sekecil apapun. Walaupun 43:11 kamu menganugerahkan atau memberikan 43:14 senyum kepada saudara kamu dengan muka 43:16 yang penuh senyuman dan tawa, itu juga 43:18 merupakan apa? Merupakan kebaikan. Jadi, 43:20 siapa-siapa yang katakan di hari kurban 43:23 tidak punya kambing, tidak punya sapi, 43:25 tidak punya unta, lalu dia memiliki 43:28 katakan beberapa ekor ayam atau dua tiga 43:30 ekor ayam, lalu dia ingin juga ikut 43:33 bersama mereka-mereka yang berkorban. 43:35 Yang dimiliki hanya ayam atau bebek. 43:37 Disembelih. Dia makan daging sebagian, 43:40 bertasbih, bersyukur kepada Allah Taala. 43:42 Kemudian dia bagikan juga makanan 43:44 tersebut kepada saudara-saudaranya. 43:47 Mereka ikut menikmati bersama Anda apa 43:50 yang Allah berikan kepada Anda. Mereka 43:51 juga bersyukur dan memuji Allah. Saya 43:54 yakin ini merupakan amalan yang mulia di 43:56 sisi Allah Subhanahu wa taala. Jadi, 43:58 jangan berkecil hati. Anak-anak sekolah 44:01 juga Mas Krishna patungan ya sama-sama 44:04 ada yang 10.000, R.000 tubuh 44:06 dikumpulkan, mendapatkan kambing dua, 44:08 tiga atau mendapatkan sapi disembelih. 44:11 Untuk katakan sekolah kelas 3 atau 44:13 sekolah kelas 4 ya itu juga ada nilainya 44:16 di sisi Allah. Pertama mendidik anak 44:18 kita untuk apa? Untuk terbiasa 44:23 [berdehem] 44:23 memiliki semangat berkorban, berbagi. 44:27 Menarik sekali apa yang diucapkan oleh 44:30 Tom Lembong. H 44:32 Lembong dalam statusnya dia mengatakan, 44:36 "Pesan hikmah yang saya rasakan pada 44:38 hari raya Idul Adha kali ini adalah 44:42 dengan ikhlas kita mengorbankan 44:44 kenyamanan pribadi, mengorbankan ego 44:47 kita, mengorbankan hal-hal yang bersifat 44:51 bendawi demi menegakkan kebenaran dan 44:54 keadilan." Ini merupakan makna kurban 44:56 yang amat indah. Paling sedikit kita 44:59 mengorbankan kenyamanan kita. 45:01 untuk apa? Berbuat baik, menegakkan 45:04 keadilan. Jadi, jangan hanya kita merasa 45:06 puas dengan menyembelih seekor sapi, 45:08 tapi tidak memahami makna dan tujuan 45:11 dari kurban tersebut. Jadi, siapa saja 45:14 yang berbuat kebaikan jangan pernah 45:16 memandang remeh kebaikan tersebut. 45:18 Ramaikan hari nahar, ramaikan hari 45:20 tasyrik. Dan Anda kalau seandainya Anda 45:23 ingin mendapatkan juga keutamaan 45:24 berkurban, Anda menyembelih seekor bebek 45:27 atau menyembelih seekor ayam atau dua 45:29 ekor ayam, nikmati sambil bersyukur dan 45:32 berbagi dengan tetangga-tetangga Anda. 45:33 Nanti di saat Anda punya kambing atau 45:35 punya sapi, Anda punya kemampuan, 45:38 silakan berkorban sesuai dengan 45:41 kemampuan Anda. La yukallifulahu nafsan 45:44 illa wus'aha. Subhanakallahumma 45:46 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 45:49 astagfiruka wa atubu ilaik wal afu 45:52 minkum. Wasalamualaikum warahmatullahi 45:54 wabarakatuh. 45:55 Alhamdulillah terima kasih Ustaz Husin 45:56 atas jawaban yang memberikan 45:58 mudah-mudahan sesuai dengan kehendak 45:59 Allah. Baik saya Muhammad Krishna 46:02 Saputra dan mohon pamit. 46:06 Wabillahi [berdehem] taufik walhidayah. 46:07 Wasalamualaikum warahmatullahi 46:08 wabarakatuh.