Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Jadi sebelum Allah menjawab apa yang 0:02 mesti kita infakkan Allah sebutkan dulu 0:05 siapa yang perlu mendapatkan perhatian 0:09 kita ya dari kelebihan harta kita dari 0:13 kelebihan kebutuhan kita yang 0:16 pertamaama kita harus perhatikan kedua 0:18 orang tua kita nah bagaimana seandainya 0:21 kita katakan mendapatkan R juta kebuhan 0:24 rumah tang kita juta orang tua 0:28 juga 0:30 ya dulu Enggak Mana ada orang yang tahu 0:32 bahwasanya di antara usaha manusia ada 0:35 bisa 0:36 menghasilkan sesuatu selain daripada 0:39 yang ada pada waktu itu dari misalnya 0:42 nikel dari cengkeh dari e cabai dari ee 0:48 batu bara kelapa sawit dulu Enggak ada 0:51 Oleh karena itu juga dulu Rasulullah 0:53 enggak menerangkan tentang hal ini kalau 0:55 andai kata Rasulullah Terangkan hal itu 0:58 ya nanti Rasulullah dibilang gila ya 1:01 Rasulullah ngomong apa ini ngacau 1:03 seperti itu padahal mereka sama sekali 1:05 enggak enggak mengetahui Ya karena 1:08 memang belum ada pada waktu itu Nah 1:10 inilah ee dan Rasulullah tentu 1:12 menerangkan sesuatu sesuai dengan 1:14 ee kondisi ya dan situasi yang ada pada 1:19 waktu itu ya ketika menerapkan zakat pun 1:22 sesuai dengan masanya pada waktu itu 1:25 jadi kesimpulan yang perlu kita ee 1:27 edukasikan sebarkan di tengah masyarakat 1:29 kab gembira bahwa zakat ini di samping 1:33 membuktikan iman kita kepada Allah juga 1:36 merupakan kabar gembira akan membuat 1:39 kita mendapatkan ganti 700 kali lipat 1:42 terbebas dari ketakutan kesedihan 1:44 menghadapi hidup ini dan Allah subhanahu 1:47 wa taala akan sucikan jiwa kita sucikan 1:51 juga dari dosa-dosa kesalahan kita ini 1:54 merupakan kabar gembira yang luar 1:58 biasa 2:07 [Musik] 2:13 Bismillahirahmanirahim 2:24 alhamdahbaminunmah 2:26 wabarah Allah subhahu wa 2:28 taar Selamat pagi selamat beraktivitas 2:31 ikhwan akhwat kami ucapkan selamat 2:33 datang di acara renungan di bawah 2:35 naungan al-qur'an bersama alfagir Isa 2:37 alkahf ada Atep kameraman dan juga Anis 2:41 Mualim di meja operator ikhwan akhwat 2:43 hari ini Insyaallah kita akan 2:46 melanjutkan pembahasan mengenai 2:49 pemahaman seputar zakat kami akan 2:51 barangkali bacakan nanti pertanyaan 2:54 pertanyaan Ustaz e barang satu atau dua 2:56 mengenai zakat eh namun sebelumnya 2:58 ikhwan akhwat kita dengarkan dulu di 3:01 sini ada Ustaz Husein bin Hamid alattas 3:03 Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam ada 3:05 Ustaz Hamzah bin atas Al 3:08 asalamualaikumikum kita Sebelum kita 3:10 mulai alangkah baiknya kita buka dulu 3:12 dengan baca Ummul Quran surah Alfatihah 3:15 tafadol Ustaz 3:20 auzubillahiminasyaitanirrajim 3:26 bismillahirrahmanirahim 3:28 Alhamdulillah 3:30 [Musik] 3:33 bilamin 3:39 arrahmanirrahim Maliki 3:42 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 3:48 nasta'in 3:50 ihdinasirathal 3:56 mustaqimathalladzina an'amta alaihim 4:04 [Musik] 4:10 amin amin ya rabbal alamin jazakumullah 4:12 Khairan jaza semoga dari bacaan surat 4:14 Alfatihah tadi Allah turunkan rahmat dan 4:17 hidayahnya untuk kita semua ikhwan 4:18 akhwat ikhwan akhwat hari ini kita 4:20 lanjutkan pembahasan kita secara 4:22 mendetail Insyaallah membahas seputar 4:25 rukun iman yang berikutnya setelah kita 4:27 bahas syahadat kemudian kita sudah juga 4:31 membahas salat hari ini kita membahas 4:33 hal yang sangat penting sekali yang 4:36 mudah-mudahan jika kita laksanakan umat 4:39 Islam ini ekonominya akan semakin Jaya 4:41 semakin kuat lagi Haibah atau kewibawaan 4:45 umat Islam di mata dunia Insyaallah akan 4:49 menjadi lebih kuat lagi ikhwan akhwat 4:52 Mari sama-sama kita dengarkan penjabaran 4:54 tentang zakat dari Ustaz huseinam Ustaz 4:58 Husein bin Hamid Al tafadal Ustaz rukun 5:01 Islam Rukun 5:03 islamanan na rukun Islam samihna 5:09 samzubillahiminasyaitanirrajim 5:12 Bismillahirrahmanirrahim 5:14 alhamdulillahiabbil 5:15 alamin Hamdan katstiran thyiban 5:19 mubarakan Fih Kama 5:24 yuhibbubuna 5:28 yabanaakalamdu 5:36 [Musik] 5:38 subhanakaanaan Alaika Anta kamaita ala 5:42 nafsik falakal hamdu Hatta 5:45 tard wakal hamdu 5:47 it wakal hamdu 5:49 ba Allahumma shli wasallim ala sayidina 5:54 wa Nabina Muhammadin wa alihi wasohbihi 5:58 wasallim 6:01 Assalamualaika ayyuhan nabiyu 6:04 warahmatullahi wabarakatuh asalamuala 6:07 waa ibadillah shihin wasalamualaikum 6:11 Jamian ayyuhal ikhwatu Wal akhwat 6:15 warahmatullahi wabarakatuh 6:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 6:19 wabarakatuh Allahumma Atina minika 6:22 Rahmah waimna Min ladunka Ilman Nafi 6:25 rbana zidna Ilman wahiqna bolihin 6:32 pada pagi hari ini Insyaallah kita akan 6:35 melanjutkan 6:36 kembali renungan kajian kita di 6:41 seputar 6:45 zakat sebelumnya telah kita sama-sama 6:50 dengarkan dengan merujuk kepada 6:53 ayat-ayat 6:55 al-qur'an kita temukan 6:58 bahwasanya kata zakat sebetulnya pada 7:02 asalnya bukan 7:03 berarti mengeluarkan apa mengeluarkan 7:07 harta yang Allah wajibkan atas dirinya 7:10 begitu juga kata shodqah juga tidak 7:12 menunjukkan arti 7:15 tersebut karena kata zakat sebetulnya 7:19 berarti 7:21 ataharah kesucian Wan nama dan 7:26 tumbuh jadi ketika Allah subhanahu wa 7:28 taala ya 7:31 Ee menyebutkan zakat dengan arti infak 7:36 sebetulnya menyebutkan infak 7:41 ya dengan memberikan kita kabar gembira 7:45 dan janji dari 7:46 Allah yaitu apa akan mensucikan jiwa 7:50 kita mensucikan juga 7:54 ee diri kita dari dosa-dosa dan 7:56 kesalahan kita dan akan menumbuhkan 7:59 betul-betul apa 8:01 menembuhkan berbagai macam kebaikan 8:04 dalam hidup kita bukan hanya terbatas 8:06 pada ganti yang Allah subhanahu wa taala 8:09 tawarkan satu berbanding 700 tapi 8:12 berbagai macam kebaikan akan tumbuh 8:14 dalam jiwa kita pada saat kita 8:17 mengeluarkan harta kita di jalan Allah 8:20 dengan berharap Allah mensucikan jiwa 8:22 kita mensucikan juga dari dosa-dosa kita 8:25 dan menumbuhkan segala kebaikan jadi 8:29 zakat ini memberikan 8:30 tafaul memberikan Apa 8:33 makna yang penuh dengan 8:35 optimisme sehingga meringankan beban 8:38 kita dalam kita 8:39 mengeluarkan harta kita di jalan Allah 8:42 karena yang kita keluarkan akan 8:43 berdampak positif buat kita membersihkan 8:46 mensucikan dan 8:48 menumbuhkan begitu juga kata 8:52 sodqah sebagaimana firman Allah dalam 8:55 Surah Taubah 8:58 am 9:00 iha ambil dari sebagian harta mereka 9:03 shodqatan maksudnya shodqatan sebagai 9:06 Burhan dan bukti akan keturusan dan 9:09 keimanan 9:11 mereka kalau mereka lakukan hal ini 9:13 Allah akan sucikan sucikan mereka baik 9:17 lahir maupun batin kemudian watzakih 9:20 biha dan Allah juga akan apa akan 9:23 menumbuhkan di samping mensucikan jiwa 9:25 mereka Allah akan menumbuhkan segala 9:27 kebaikan dalam diri mereka 9:31 jadi seiring seirama pembersihan 9:34 kesucian dan pertumbuhan segala kebaikan 9:36 dalam jiwa kita berarti rijz sitan Akan 9:39 dibersihkan dari diri kita digantikan 9:41 dengan rahmat keberkahan yang datang 9:43 dari sisi allah subhanahu wa 9:46 taala tapi kata yang sebenarnya untuk 9:50 membelanjakan sesuatu dalam bahasa Arab 9:53 adalah kata infak Oleh karena itu infak 9:57 mencakup seluruh pengeluaran baik di 9:59 jalan Allah maupun infak-infak yang 10:02 dikeluarkan bukan di jalan Allah nah 10:05 kalau ada perintah dari Allah untuk 10:06 berinfak maka menunjukkan ini infak yang 10:09 Allah wajibkan contohnya pada ayat 267 10:13 suratul Baqarah ya ayyuhalladzina amanu 10:17 anfiqu Min thayibati ma kasabtum wa 10:22 mimma 10:23 akhrajna lakum Minal ARD Wahai 10:26 orang-orang yang 10:28 beriman 10:30 infakkanlah Ya sebagian dari hasil usaha 10:34 kalian yang thaib karena kalau usahanya 10:37 tidak thayib tidak halal maka yang harus 10:41 dilakukan Bukan menginfakkan 10:43 sebahagiannya tapi kita meninggalkan 10:46 usaha tersebut menggantikannya dengan 10:49 usaha yang halal baru kita menginfakkan 10:52 sebahagiannya apabila kita telah 10:54 berkecukupan dan mendapatkan kelebihan 10:58 Karena pada saat seorang menginfakkan 11:00 hartanya dari usaha yang tidak benar 11:01 kerusakan yang 11:03 ditimbulkan dari usaha yang haram jauh 11:06 lebih besar daripada manfaat yang 11:09 diberikan oleh seorang yang berinfak 11:11 walaupun yang diinfakkan seluruh 11:13 pendapatannya dari yang haram tidak 11:16 sebanding dengan kerusakan yang 11:17 ditimbulkan 11:18 contoh apabila seorang koruptor 11:22 mengkorupsi katakan uang negara kemudian 11:25 dia infakkan semua hasil korupsi di 11:27 jalan Allah yang ditimbulkan pada sistem 11:30 belum lagi kerugian negara kemudian 11:33 membuka juga celah bagi yang lain untuk 11:36 mengikuti kalau seandainya tertangkap 11:38 kemudian dia berhubungan dengan pihak 11:40 aparat keaman atau kepolisian belum lagi 11:43 Jaksa dan hakim menggunakan juga uangnya 11:45 untuk menyuap Berapa banyak kerugian 11:47 yang akan ditimbulkan betul gak jadi 11:51 yang Allah lihat yang Allah terima dari 11:53 usaha yang halal danib 11:57 inamaahal jadi peringatan bagi 11:59 mereka-mereka yang berusaha dalam usaha 12:01 yang haram agar mereka menghentikan 12:04 usaha mereka karena semua yang mereka 12:05 infakkan di Jal Allah tidak akan 12:07 diterima oleh 12:08 Allah jadi kalau dalam al-qur'an ada 12:12 perintah untuk menginfakkan harta kita 12:15 maka ini menuju kepada infak yang wajib 12:19 infak yang wa wajib wajib baik infak 12:22 yang kita ya persembahkan untuk kedua 12:25 orang tua kita orang-orang yang kita 12:27 tanggung atau INF yang kita keluarkan di 12:30 jalan Allah untuk 12:31 perjuangan atau berhubungan dengan zakat 12:34 yang Allah subhanahu wa taala wajibkan 12:37 atas 12:38 kita dan kata infakq dalam al-qur'an 12:41 begitu banyak silakan Perhatikan ya 12:43 bagaimana al-qur'an berbicara mengenai 12:45 infak dari mulai awal suratul Baqarah 12:48 dan Allah jelaskan secara terperinci 12:51 Siapa yang berhak menerima infak kita 12:54 kemudian apa yang kita akan infakkan 12:56 dijelaskan oleh Allah contohnya 12:59 dalam surah yang sama Albaqarah Allah 13:03 berfirman Mereka bertanya padamu wahai 13:06 Rasulullah apa yang mereka mesti 13:09 infakkan jawaban Allah bukan menjawab 13:12 apa yang mereka mesti infakkan tapi 13:15 Allah menjawab mereka dengan jawaban 13:17 yang perlu mereka ketahui lebih dulu 13:19 karena kalau orang berinfak tanpa 13:21 mengetahui tempatnya bisa-bisa infaknya 13:23 bukan di 13:26 jalan 13:27 mair Katakan Yang kamu keluarkan dari 13:32 kebaikan pertama-tama yang perlu 13:34 mendapatkan perhatian kamu sebelum orang 13:36 lainil Walid kedua orang 13:40 tua di samping kamu berinfak untuk anak 13:43 istrimu perhatikan orang tua kamu mereka 13:46 punya jasa lebih besar daripada istri 13:48 maupun anakmu Karena Anak kamu ya 13:52 berhutang kepada 13:54 kamu istri kamu juga secara tidak 13:57 langsung apa di bawah naungan nafkah 14:00 kamu tapi orang tua kamu yang 14:01 membesarkan kamu yang menyusui kamu yang 14:04 mencari nafkah buat kebutuhan hidupmu 14:06 yang mendidik dan menyekolahkan kamu 14:08 maka saham orang tua tidak dapat kita 14:11 lupakan kemudian kaum kerabat yang 14:13 terdekat dengan kita jangan tempat jauh 14:16 kita siram yang dekat 14:19 terabaikan kemudian walatama Wal 14:23 masakinil demikian pula anak-anak yatim 14:26 perhatikan Kenapa tidak Sebutkan anak 14:29 yatim mendapatkan saham zakat dalam 14:32 delan golongan karena ada sebagian anak 14:34 yatim kaya raya terima warisan dari 14:36 orang tuanya tapi yang butuh masuk dalam 14:39 kata fuqar Wal masakin jadi Wal yatama 14:43 untuk anak-anak yatim Wal Masakin 14:46 orang-orang yang butuh tapi malu untuk 14:48 mengungkapkan kebutuhan mereka wnbil dan 14:50 ibnus 14:51 Sabil 14:53 wirinallah bihi Alim Apa yang kalian 14:56 lakukan dari kebaikan Allah Maha Tahu 14:58 tidak perlu kamu bercerita Jadi sebelum 15:00 Allah menjawab apa yang mesti kita 15:02 infakkan Allah sebutkan dulu siapa yang 15:06 perlu mendapatkan perhatian kita ya dari 15:10 kelebihan harta kita dari kelebihan 15:13 kebutuhan kita yang 15:15 pertama-tama kita harus perhatikan kedua 15:18 orang tua kita nah bagaimana seandainya 15:20 kita katakan mendapatkan Rp10 juta 15:23 kebutuhan rumah tangga kita Rp10 juta 15:26 orang tua kita juga 15:27 butuh Apa yang harus kita lakukan bagi 15:30 dua sebagian untuk orang tua kita 15:32 sebagian untuk kita dan keluarga 15:36 kita tapi sayang banyak orang pada 15:39 masa-masa ini kurang merasa bertanggung 15:43 jawab dan peduli terhadap ayah ibunya 15:46 dalam warisan mana yang lebih besar 15:48 saham istri apa orang 15:51 tua tua kalau ada anak istri cuma dapat 15:55 seper8 orang tua dapat seperen seperen 15:58 kalau enggak ada anak istri tetap dapat 16:01 cuma seperempat Ibu sepertiga Ayah Ibu 16:07 2/3 kenapa karena jasa orang tua lebih 16:11 besar daripada jasa istri jadi tampa 16:14 mengabaikan hak istri maupun anak hak 16:16 orang tua ditulis oleh Allah merupakan 16:21 satu kewajiban dan masuk dalam firman 16:23 Allah waq rbuka Alla ta'budu illa Iyah 16:26 wabil Walidain ih Ihsan betul gak ini 16:30 merupakan pesan kedua setelah pesan yang 16:33 pertama untuk beribadah pada Allah dan 16:35 tidak mempersekutukan Allah dengan 16:37 sesuatu nah kemudian beralih kepada apa 16:40 beralih kepada hal berikutnya yang amat 16:43 penting Kapan seorang mulai wajib 16:51 berinfak Mereka bertanya padamu Wah 16:53 Rasulullah apa yang mereka mesti 16:55 infakkan baru Allah jawab setelah 16:57 menerangkan siapa yang 17:06 berhakum yang melebihi kebutuhan 17:09 kalian kalian wajib untuk berkontribusi 17:13 pada orang-orang yang membutuhkan 17:15 orang-orang yang tidak punya pekerjaan 17:17 orang-orang juga yang lemah itu 17:21 merupakan kontribusi dari yang mampus 17:23 sebagai ungkapan syukurnya dan bukti 17:25 keimanan dia Allah subhanahu wa taala 17:31 Oleh karena itu nisab yang paling mudah 17:33 itu mengukurnya dengan ukuran yang Allah 17:36 berikan buat kita katakan 17:40 seorang punya 17:42 usaha punya 17:44 usaha kapan dia wajib untuk berinfak dia 17:48 wajib untuk 17:50 berinfak infak yang Allah wajibkan pada 17:53 saat usahanya itu mencukupi kebutuhannya 17:56 dan punya kelebihan tapi kalau orang tua 17:59 ya orang tua ayah ibu kita bila mereka 18:04 butuh keluarga kita juga butuh tidak ada 18:07 tawar-menawar maka kita berikan untuk 18:10 keluarga 18:11 kita sesuai dengan kemampuan kita KUD 18:14 kita berikan untuk ayah ibu kita tapi 18:16 kalau yang lain ya dengan sendirinya apa 18:20 pada saat kita punya kelebihan kita 18:23 berkontribusi dengan kelebihan yang 18:25 Allah berikan sedangkan orang yang belum 18:27 punya kelebihan 18:28 ya baru pas-pasan orang semacam ini 18:31 belum Allah wajibkan untuk berinfak 18:34 keluar jadi qulilw nah sekarang kita 18:37 lihat ayat 267 dari surat Al 18:41 Baqarah ya ayyuhalladzina amanu Wahai 18:44 orang yang beriman anfiqu Min thibati Ma 18:48 kasabtum infakkanlah sebahagian Dari 18:50 hasil usaha kalian yang halal dan thaib 18:54 nah yang masuk dalam kata alkasbu ini 18:57 apa 18:59 dalam bahasa Arab kasbu itu ya Merupakan 19:02 usaha untuk mendapatkan 19:04 apa mendapatkan 19:07 sesuatu dan kata kasbu ini mencakup 19:10 semua jenis 19:13 usaha mencakup semua jenis usaha Apun 19:17 yang diusahakan baik Dia seorang 19:20 pedagang itu seorang yang juga berusaha 19:24 untuk mendapatkan keuntungan atau 19:27 seorang yang KJA dalam profesi tertentu 19:30 dan profesinya merupakan yang halal 19:32 thayib bukan profesi yang membuka pintu 19:35 kerusakan atau melakukan sesuatu yang 19:37 diharamkan Allah atau memberikan 19:39 dukungan terhadap usaha-usaha yang 19:41 diharamkan Allah seorang Bergerak dalam 19:44 bidang IT ya katakan Dia membuat program 19:48 ya membuat proek dan lain sebagainya dia 19:51 mendapatkan keuntungan dan proek yang 19:53 dibuat proek-proek yang halal maka orang 19:55 tersebut yang bekerja menerima 19:57 keuntungan dia punya kewajiban untuk 20:01 berkontribusi pertama pada orang-orang 20:03 dekatnya baru setelah itu apa pada orang 20:06 yang butuh 20:09 diskeling Lalu ada yang mengatakan bahwa 20:11 zakat profesi tidak ada dalam dalam 20:15 Islam dalam Islam ini disebabkan karena 20:18 dia mengukur zakat dan infak dengan 20:21 kondisi yang dialami oleh oleh apa oleh 20:24 sahabat-sahabat nabi kita pada saat itu 20:26 ekonomi masih terbatas kita tahu bahwa 20:28 syariat Islam ini terus berkembang 20:30 sesuai dengan pertumbuhan perkembangan 20:32 apa zaman zaman karena Islam Ini 20:36 shihunulli zaman Wan bukan terbatas pada 20:40 keadaan kondisi yang dihadapi oleh 20:42 sahabat rasul atau para tabiin pada saat 20:45 tersebut kalau seandainya terbatas pada 20:48 apa yang mereka alami maka hukum Islam 20:50 berakhir Kitab Islam kitab al-qur'an 20:52 tidak lagi 20:54 relevan 20:57 jadi 20:58 hukum terus berkembang ini merupakan 21:01 Keindahan Islam shahiyatul Islam di kul 21:03 zaman wakan bahwa hukumnya mampu untuk 21:06 menghadapi tantangan zaman nah mereka 21:10 yang tidak mewajibkan zakat profesi 21:12 mengatakan tidak ada contohnya pada masa 21:14 Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kalau 21:17 ini yang menjadi acuan maka dengan 21:19 sendirinya Sekian banyak usaha dan harta 21:21 akan terbebas dari 21:23 zakat betul gak termasuk nelayan enggak 21:27 ada masuk ya jangan jauh-jauh mereka 21:30 mengatakan bahwa zakat pertanian itu 21:32 terbatas hanya pada apa-apa yang menjadi 21:35 makanan pokok ada enggak nasnya enggak 21:37 ada mereka mengkias pada apa yang 21:39 dilakukan Rasulullah pada saat tersebut 21:42 atau oleh sahabat nabi pada situasi 21:44 ekonomi sekarang berbeda pertanian juga 21:46 berbeda Iya betul ggak betul kalau 21:49 seandainya diterapkan sesuai Pada masa 21:51 itu maka banyak yang bertani dalam 21:54 berbagai macam jenis hasil pertanian 21:56 tidak terkena zakat termasuk petani 21:59 coklat petani cengkeh ya petani katakan 22:04 cabai juga buah-buahan ada satu orang 22:08 menanam 2 3 hektar bisa menghasilkan 22:10 sampai ratusan juta 22:12 keuntungannya bahkan bisa ada yang 22:14 mencapai sampai 22:15 miliaran tidak dikenakan zakat karena 22:18 bukan makanan pokok petani yang usahanya 22:21 selama 4 bulan beresiko terkadang untung 22:24 terkadang rugi kalau untung juga tidak 22:26 seberapa paling lima 22:28 samp R juta dari hektar Ya selama 3 22:32 bulan kena kewajiban zakat sebanyak 22:36 10% bayangkan sedangkan orang yang 22:40 memiliki perkebunan tebu teh coklat dan 22:43 berbagai macam hasilhasil yang luar 22:45 biasa petani cabai bisa menghasilkan 22:47 sampai ratusan juta 22:50 sekaliak diwajibkan 22:54 Zak 22:56 adanya hadis 22:59 palsu pada sayurmur tidak terdapat 23:03 zakat 23:05 ituissu hadis palsu jelas-jelas karena 23:09 apa pertama sangat yang kedua 23:11 bertentangan dengan Quran Allah 23:13 berfirman dalam 23:26 surat 23:31 atyat dijadikan hle para sebagai ayat 23:35 yang menegaskan kewajiban kita untuk 23:38 mengeluarkan zakat kita pada saat 23:41 panen anehnya mereka 23:45 jadikan Sebai zakat peranian tap yang 23:51 disebutkan 23:56 darah butan ini terdapat hasil-hasil 24:00 yang tidak termasuk makan pokok 24:02 contohnya azzaitun H ruman ini merupakan 24:06 dua buah-buahan yang bukan makan pokok 24:09 Allah perintahkan keluarkan haknya 24:11 kewajibannya pada saat panen pada saat 24:14 panen panen tapi ternyata mereka ingkari 24:17 ayat ini dengan sikap fatwa dan 24:19 perbuatan 24:22 mereka jadi baik itu zaitun baik rumban 24:25 tidak termasuk dalam makanan pokok 24:27 karena Kenapa mereka bisa menjadikan 24:29 ayat ini sebagai dalil keharusan 24:31 mengeluarkan zakat pertanian tapi yang 24:34 disebutkan dalam ayat-ayat ini bukan 24:36 hanya terbatas pada makanan pokok 24:38 tahu-tahu mereka membatasi zakat hanya 24:41 pada makanan pokok kan aneh luar 24:44 biasa jadi banyak fuqaha-fuqaha 24:48 sebetulnya yang hidup pada saat ini 24:49 Seharusnya bukan hidup saat ini mereka 24:52 seharusnya hidup 14 abad yang silam 24:54 tidak mengeluarkan fatwa pada saat ini 24:56 karena fatwa mereka jelas-jelasan 24:58 bertentangan dengan syariat Allah mereka 25:00 tidak meruju pada kitab Allah tidak 25:02 meruju pada FirmanNya ya Bahkan 25:05 menanamkan kesan dan opini tengah-tengah 25:08 masyarakat Quran sudah berakhir masa 25:11 relevansinya ini orang-orang yang 25:13 berdusta atas nama Allah subhanahu wa 25:15 taala jadi jelas-jelasnya Allah 25:17 berfirman Wahai orang yang beriman 25:18 infakkan sebagian 25:21 hasil usaha kalian yang halal Apun jenis 25:26 usahanya kemudian 25:30 dan dari apa saja yang kami keluarkan 25:33 bagi kalian dari hasil bumi 25:37 kata ini mencakup semua hasil bumi baik 25:40 hasil pertanian termasuk juga nekel 25:42 termasuk juga apa batuara semua masuk 25:45 dalam ayat 25:48 ini kalau pertanian dikeluarkan 10% 25:51 dengan sendirinya yang sebelumnya juga 25:54 yang disandingkan bersama-sama itu usaha 25:56 seharusnya keluar % juga betul gak 26:00 jangan dikias pada emas dan perak enggak 26:01 ada 26:02 persamaannya kalau emas dan perak kita 26:05 simpan tanpa kita usahakan Kena 2,5% per 26:08 tahun tapi kalau hasil usaha yang Allah 26:11 perintahkan untuk kita keluarkan 26:13 zakatnya didampingkan dengan hasil-hasil 26:17 pertanian hasil pertanian 10% seharusnya 26:19 dia juga keluar 10% apabila hasil 26:22 profesinya telah melebihi kebutuhannya 26:25 kalau masih pas-pasan Allah belum buat 26:28 contohnya dia punya pendapatan R juta 26:31 dia punya anak banyak untuk kebutuhan 26:33 makan minum sekolah Pendidikan 26:36 kan ternyata 2 juta masih belum cukup 26:39 dia belum wajib untuk mengeluarkan zakat 26:41 walaupun pendapatan 25 dia punya 26:44 pendapatan cuma 5 juta tapi dia butus 26:47 setiap bulan hanya 2,5 maka dia orang 26:49 yang sudah wajib mengeluarkan 26:51 zakatnya jadi 26:56 Isam 27:02 jadi jelas sekali dari ayat ini kalau 27:05 kita mau berpikir mau merenung firman 27:07 Allah dan mau melihat ke depan bahwa 27:10 ilmu Allah meliputi segala sesuatu tidak 27:13 ada batasan ruang maupun waktu kita akan 27:15 temukan ayat ini menjelaskan pada kita 27:18 berbagai macam persoalan yang 27:20 berhubungan dengan ekonomi baik itu 27:22 profesinya pertaniannya perdagangannya 27:25 semua jenis usaha ya tercakup dalam 27:29 ayat-ayat ini dikecualikan paling 27:33 peternakan 27:34 H pet peternakan peternakan peternakan 27:38 memang punya ketentuan tersendiri Tetapi 27:41 kalau seandainya dia punya kekayaan 27:43 ternak itu ya bukan termasuk dalam 27:45 Saimah bukan dalam Saimah artinya yang 27:48 digembala di Padang ya mereka tidak 27:51 terkena sama sekali karena zakat 27:53 fisaimah tapi kalau dia seorang 27:55 pengusaha kambing yang jual beli kambing 27:57 kambing Ya katakan Dia punya kambing 28:01 pada hari ini 20 laku besok 30 laku 28:04 betul gak ini kan namanya usaha juga 28:06 maka orang-orang seperti ini kena 28:07 kewajiban zakat tapi bukan zakat 28:09 pertanian bukan zakat peternakan ya 28:12 bukan zakat P peternakan tapi zakat 28:15 alkasf dalam bentuk usaha dan Allah maha 28:19 pengasih lagi maha penyayang pertama ini 28:21 merupakan pembuktian akan keimanan kita 28:24 yang kedua Allah janjikan untuk 28:26 membersihkan kita dosa kita jiwa kita 28:29 Dan Allah akan suburkan juga kita dengan 28:31 rahmat dan keberkahan apa kerugian kita 28:34 Sebentar lagi kita bakal tinggalkan 28:36 dunia yang kita bawa bukan yang kita 28:38 kumpulkan yang kita bawa ke hadapan 28:40 Allah amal-amal kebaikan kita Oleh 28:42 karena itu berinfak atau berzakat maupun 28:46 bersedekah sebetulnya merupakan amal 28:49 yang paling menjanjikan yang paling 28:52 menguntungkan kita semuanya kalau orang 28:54 tergiur dengan deposito katakan 12 15% 28:58 Allah janjikan buat kita 29:02 700% bayangkan coba 700 kali lipat betul 29:08 gak ini merupakan rahmat dari Allah 29:11 subhanahu wa taala tapi Sayang Sungguh 29:13 Sayang orang yang jiwanya 29:15 kikir mereka lebih suka untuk menahan 29:18 akhirnya menahan kebaikan untuk diri 29:20 mereka ditambah lagi banyak ulama-ulama 29:22 yang hidup pada masa ini Seharusnya 29:24 hidup 14 abad yang lalu bukan hidup saat 29:28 ini memberikan fatwa akhirnya 29:30 menimbulkan kerusakan keragu-raguan Jadi 29:32 kalau orang 29:33 bertanya apa Dar zakat profesi 29:37 Quran yaitu auhalladina amanu anfiqu Min 29:40 thibati ma kasabtum l berapa yang mesti 29:42 dikeluarkan yang dikeluarkan sama dengan 29:44 apa yang disebutkan berikutnya pada apa 29:47 pada pertanian sebanyak 29:49 10%. 10% kalau dari 10 juta cuma sejuta 29:53 betul engak betul yang 9 juta dipakai 29:56 untuk keluarganya sejuta dibagi bisa 29:58 ratusan orang kalau yang peternakan tadi 30:01 berapa Az kalau peternakan engak ada 30:02 ketentuannya sekian ada hitungannya 60 30:05 kambing sekian ya itu ada hitungan 30:07 peternakan tapi tidak dikeluarkan zakat 30:09 peternakan kecuali Fa Imah ya yang 30:12 dilepas yang dilepas gembala gembala nah 30:16 ini Insyaallah kita ada pembahasan 30:17 khusus berkaitan apalagi Sekarang kan 30:19 bukan daerah peternakan kanul hampai 30:21 dikatakan di Indonesia enggak ada 30:23 kecuali daerah Bali mungkin daerah Bali 30:25 daerah apa namanya Sumba daerah W ngapu 30:28 banyak masih apa peternakan ya dilepas 30:31 dilepas tapi pengusaha-pengusaha kambing 30:34 baik itu kambing potong atau pedagang 30:36 kambing mereka orang-orang yang terkenal 30:38 dari hasil alkasbu dilihat bagaimana 30:41 keuntungan dia dilihat Kalau sa dia 30:44 berdagang kemudian ditemukan Ternyata 30:46 apa dia dari perdagangannya menerima 30:49 keuntungan maka orang-orang seperti ini 30:51 kenakan zakat bukan untuk memberatkan 30:53 dirinya justru Untuk meringankan beban 30:56 hidupnya mendapat keuntungan yang lebih 30:58 besar dan membantu sesama saudaranya 31:00 berarti pada saat orang berinfak yang 31:02 paling dapat keuntungan besar 31:04 Siapa yang menerima apa yang 31:07 berinfak yang berinfak Allah gantikan 31:10 kali 31:10 lipat deposito kayak begini betulak Ini 31:14 kan luar biasa jadi mudah-mudahan 31:17 berdasarkan ayat-ayat ini kita 31:19 betul-betul menambahkan keyakinan kita 31:21 dan meyakini kebenaran Islam yang 31:25 betul-betul apa mengenakan kewajiban 31:28 disesuaikan dengan kemampuan ada janji 31:31 yang Allah berikan ada karunia yang 31:33 Allah berikan tapi juga ada kewajiban 31:35 yang Allah subhanahu wa taala tekankan 31:38 pada kita tanpa 31:40 memberatkanukif 31:43 nafsan silak 31:45 [Musik] 31:49 untukelanjutkanillaham 31:56 Allah 32:01 baana 32:02 wanaahm inaka Antal Wahab rabbisrohli 32:06 sodri waassirli Amri wahlul uqdatan m 32:09 lisani yafqahu qai Amma ba'du 32:12 Alhamdulillah 32:14 wasyukrillah kita dengarkan tadi 32:16 Bagaimana uraian guru kita Ustaz Husein 32:19 bin hamidattas tentang masalah zakat ini 32:23 yaitu Bagaimana diterangkan dari 32:25 al-quranul Karim zakat ini akan relevan 32:30 baik di zaman Nabi dahulu sampai di 32:33 zaman sekarang maupun zaman akan datang 32:35 Bagaimana kalau kita mau 32:37 memahami pemahaman zakat yang 32:40 diperintahkan oleh Allah subhanahu wa 32:42 taala mengambil dari pemahaman al-qur'an 32:44 ini ya begitu luasnya pemahamannya 32:47 begitu 32:49 Ee mencakup menjangkau berbagai kondisi 32:54 yang pada waktu turunnya al-qur'an 32:56 kondisi ini dulu ya tidak diketahui ya 33:00 dulu Enggak Mana ada orang yang tahu 33:02 bahwasanya di antara usaha manusia ada 33:04 bisa menghasilkan sesuatu ya selain 33:08 daripada yang ada pada waktu itu dari 33:11 misalnya nikel dari cengkeh dari ee 33:16 cabai dari ee batu bara kelapa sawit 33:20 dulu Enggak ada Oleh karena itu juga 33:21 dulu Rasulullah enggak menerangkan 33:23 tentang hal ini kalau andai kata 33:25 Rasulullah Terangkan hal itu tu ya nanti 33:29 Rasulullah dibilang gila ya Rasulullah 33:31 ngomong apa ini ngacau seperti itu 33:34 padahal mereka sama sekali enggak enggak 33:35 mengetahui Ya karena memang belum ada 33:38 pada waktu itu Nah inilah ee dan 33:40 Rasulullah tentu menerangkan sesuatu 33:43 sesuai dengan 33:44 ee kondisi ya dan situasi yang ada pada 33:48 waktu itu ya ketika menerapkan zakat pun 33:52 sesuai dengan masanya pada waktu itu 33:55 ee tadi sudah jelas dari apa yang sudah 33:58 dijelas diterangkan oleh Ustaz Husein 34:00 bin hamilas ee Saya ingin sekarang 34:03 berbicara ya tentang ya 34:08 persentase-pentasenya ya dari mana itu 34:11 ee Berapa persentase yang harus 34:14 dikeluarkan nah saya miris sekali 34:17 setiap melihat ya kalau mau datang 34:21 ketika datang bulan Ramadan kita lihat 34:24 dipanduk-sepanduk wah eh jangan lupa 34:28 sudah kita sudah memasuki bulan suci 34:30 Ramadan jangan lupa keluarkan zakat 2,5% 34:34 zakat anda 2,5% selalu itu yang 34:37 didegungkan seolah-olah apa yang 34:39 diterangkan dalam al-qur'an dan ini apa 34:43 hilang semuanya dan seolah-olah ya zakat 34:47 itu hanya di bulan Ramadan saja seperti 34:49 itu padahal ini ya tergantung dari 34:53 setiap orang sesuai dengan kondisinya 34:55 masing-masing seperti tadi pet ini ya 34:58 yaitu wau haqahu ya ketika dia 35:01 menghasilkan 35:02 ee hasil usahanya itu nah yang dikiaskan 35:05 dengan e ee petani ini yaitu ee 35:09 pengusaha-pengusaha ya atau orang yang 35:12 EE bekerja dalam bidang profesi di mana 35:16 dia dapat penghasilan waktu itu Waktu 35:19 itulah dia keluarkan zakatnya 35:23 nah berangkat dari firman Allah yang 35:25 tadi juga sudah di 35:27 dibacakan oleh Ustaz 35:29 hinatt oleh guru kita yaitu firman Allah 35:33 subhanahu wa taala dalam surah albaqar 35:35 ya ayyuhalladina amanu anfi Min thaibati 35:39 Ma kasabtum wimma akjnaakum Minal Wahai 35:43 orang-orang yang beriman 35:45 infakkanlah minbati kasabtum sebagian 35:51 dari hasil-hasil yang baik yang kalian 35:54 hasilkan ya minibat dari yang baik dari 35:57 apa yang kalian 35:58 hasilkan akakum dan dari apa yang kami 36:02 keluarkan untuk kalian dari bumi ini Nah 36:06 di sini ada kata min min dikenal 36:10 biasanyaabid artinya sebagian Allah 36:13 tidak memerintahkan kita menginfakkan 36:18 seluruhnya Allah juga tahu kita memiliki 36:20 kebutuhan Alqur'an ini rasional ya oh 36:24 infakkanlah semua hartamu gak ya ya tapi 36:27 min sebagian dari harta kalian nah kata 36:30 Min ini ya bisa sebagian itu bisa 36:33 50% seperti tadi ya kalau orang tua kita 36:37 butuh ya atau dalam kondisi misalnya ya 36:41 Ee peperangan negara kita ini butuh ya 36:45 Ee untuk Bagaimana rakyat itu 36:48 mengeluarkan dana untuk mempertahankan 36:51 negara misalnya atau mempertahankan 36:54 agama seperti nabi kita Muhammad 36:55 Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu 36:57 ya bagaimana ada sahabat-sahabat yang 36:59 menginfakkan sampai separuh hartanya 37:01 seperti itu ya bisa seperti itu ya ya 37:04 karena ini Min tabid atau bisa juga 37:07 30% ya ini biasa ee wasiat yang yang apa 37:13 yang dikeluarkan oleh orang biasanya ya 37:17 maksimal 37:18 30% atau 20% ya Ini juga tabid ya nanti 37:23 kita lihat dari ayat-ayat Quran atau 10% 37:26 ya atau 37:28 5% atau yang paling kecil 37:31 2,5% inilah yang apa ee 37:35 prentase-pentase yang biasa diterangkan 37:38 di dalam 37:39 ee zakat Jadi bukan hanya 37:42 2,5% ya yang selalu kita lihat di 37:44 spanduk-spanduk 37:46 itu yang pertama Ya yang kita Terangkan 37:49 di sini ya terutama dari al-quranul 37:52 Karim yaitu yang 20% dari mana itu dari 37:57 firman Allah subhanahu wa taala dalam 37:58 Surah 38:09 alanfal dan 38:12 ketah bahwasanya apa saja yang kalian 38:16 dapatkan keuntungan 38:18 darinya 38:25 maka 38:27 akin maka seperlimanya artinya 20% dari 38:31 keuntungan 38:33 ya ganimah arti ganimah alu ituimtum itu 38:38 apa yang kalian dapatkan keuntungan 38:40 biasanya yang disebut ghanimah itu 38:42 keuntungan yang yang tiada terduga ya 38:46 yang tidak terduga seperti orang yang 38:49 dalam peperangan kan e artinya 38:52 mendapatkan ganimah itu kan memang sudah 38:55 pasti kan kalau Enggak dia meninggal 38:57 dalam peperangan kalau enggak dia menang 38:59 baru dapat kan seperti itu Nah ini 39:02 ketika dapat itu gimah begitu juga untuk 39:06 hal-hal yang lain arti mendapatkan 39:08 keuntungan yang tiada terduga ya maka 39:13 eh dikeluarkan darinya 39:16 20% inientase yang yang yang disebutkan 39:20 dalam Alquran dari ayat di atas dapat 39:22 disimpulkan bahwa setiap kita ya dapat 39:25 keuntungan yang besar apalagi yang tidak 39:27 kita duga-duga maka kita diperintahkan 39:29 untuk mengeluarkan sebesar 20% sebagai 39:32 infak untuk Allah rasulnya kerabat Rasul 39:35 anak yatim orang miskin dan Ibnu 39:40 Sabil Sebagian ulama mengkategorikan 39:43 kata ee ayat ini 39:46 ya dipahami sebagai keuntungan rampasan 39:50 perang saja ya ganimah dianggap 39:54 padahal kalimat ini Allah sebutkan maum 39:58 Min ya dalam kalimat ini apa saja yang 40:02 kalian dapatkan keuntungan minai dari 40:05 sesuatu keuntungan apa saja di sini 40:08 bentuknya nairah ya ini bisa ya 40:12 keuntungan walaupun selain ganimah emang 40:14 selalu kita harus perang terus kan gak 40:17 dalam keada damai kita juga sering 40:19 mendapatkan keuntungan yang yang seperti 40:21 ini ini dibuktikan Jadi pemahamannya 40:24 sebenarnya luas ayat ini buktikan oleh 40:28 hadis nabi kita Muhammad Sallallahu 40:29 Alaihi Wasallam ya 40:31 yang relevansinya sama dengan ini yaitu 40:35 ketika seorang misalnya gali tanah atau 40:38 ya gali sumur enggak tahunya dia dapat 40:41 ada harta karun ada yang disebut dulu 40:44 arrikaz ya dapat harta harta Terpendam 40:49 di di tanah miliknya maka harta itu 40:52 miliknya dan dia karena dia dapat secara 40:55 tiba-tiba tiba-tiba ya tanpa 40:57 disangka-sangka dia harus keluarkan itu 41:00 humahu 20%-nya di di dikeluarkan ini e 41:05 ada dalam e suatu hadis diriwayatkan 41:07 dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu an 41:09 nabi Sallahu Alaihi Wasallam Q firikazi 41:12 alumus ini diriwayatkan oleh Imam 41:14 Bukhari dan Muslim dalam Harta rikas Ya 41:17 diwajibkan mengeluarkan 20% seperti itu 41:20 Nah ini juga sebenarnya sekarang juga 41:23 pemerintah kan mengeksplorasi misalnya 41:26 minyak atau batu bara atau apa semuanya 41:29 itu ada 20% yang harus dikeluarkan 41:32 sebagai zakatnya 41:35 itu kalau makelar gimana Az makelar Itu 41:39 kan kadang-kadang mungkin ada yang 41:41 diusahakan sih tapi ada yang dia usaha 41:44 betul-betul tapi ada yang cuman modal 41:45 WhatsApp S Iya itu juga harus aduh itu 41:49 ganimah juga Iya sama seperti itu dapat 41:53 harus dikeluarkan 41:54 20% hutang dulu 41:57 Heeh biaya keluarnya dulu biayanya Kalau 41:59 di biayanya Setelah itu dikeluarkan 42:04 20% keterangan juga dari yang kedua 42:07 yaitu yang 10% ini keterangan dari 42:11 riwayat hadis yang itu Rasulullah 42:12 Sallallahu Alaihi Wasallam menerangkan 42:14 menerapkan tadi Min tadi kan sebagian 42:17 itu diterangkan ketika ya orang panen ya 42:21 Rasulullah Terangkan ya An IBN Umar 42:24 radhiallahu anhuma Q Q Rasulullah sahu 42:26 Alaihi 42:32 wasam jadi ya kalau pertanian yang 42:36 mengandalkan air hujan ya sungai 42:40 pengairannya atau yang enggak ada apa 42:43 enggak ada biaya di sana maka itu harus 42:48 dikeluarkan 42:49 10% 42:54 ya Dan apa apa yang dikeluarkan dengan 42:57 membutuh ee apa mengeluarkan biaya di 43:00 pengairan diiarain itu maka itu menjadi 43:04 5% ya Nah ini adalah ketentuan-ketentuan 43:08 tadi ya Ee bagian-bagiannya ini ini bisa 43:13 dikiaskan karena pertanian tadi ya 43:16 bagaimana Kapan apa mengeluarkannya itu 43:20 ketika dia dapatkan Yaum hasadi Apa 43:23 jenis pertaniannya disebutkan tadi ya 43:26 bermacam-macam 43:27 eh di dalam surah apa annahl ya Hu 43:34 Jan alanam 141 43:38 Wu 43:45 maustius Sebutkan sini berbagai macam 43:49 jenis tumbuhan baik yang berparah maupun 43:51 yang tidak berparah ya arti berbagai 43:53 jenis tumbuhan sebenarnya disebutkan 43:56 lebih khusus disebutkan ada kurma ya ya 43:59 ada e apa zaitun ada delima yang ini 44:04 hanya ya al-qur'an enggak nyebutkan 44:07 semuanya kalau Sebutkan semua tumbuhan 44:09 di bumi ya cabe terong apa semuanya 44:12 enggak enggak perlu Al kitabnya setebal 44:14 apa nanti ini hanya contoh kita bisa 44:17 mengkiaskan jadi berbagai jenis 44:20 pertanian apapun itu ya itu ee mengacu 44:24 kepada ini dan juga u kepada ini adalah 44:27 jenis yang kita 44:29 dapatkan keuntungannya ya pada setiap 44:33 waktu tertentu yaitu seperti seorang ya 44:36 memiliki gaji misalnya tiap bulan dia 44:39 dapatkan seperti itu dia bisa langsung 44:42 apa ee mengeluarkan zakatnya itu ya 44:45 tentunya nanti kalau Ya seperti yang 44:48 tadi ayat Quran mengatakan kalimatnya 44:50 simpel ini adalah nisabnya kalau dulu 44:53 nisabnya biasa suka orang ngitung pakai 44:56 Zak e pakai emas Oh Bagaimana gajinya ya 44:59 dihitung dengan emas 96 gram misalnya 45:02 atau 90 gram 90 gram misalnya berapa itu 45:06 R juta eh r0 juta misalnya dibagi 12 12 45:11 e ee setahun kan itu biasanya setahun 45:14 kalau untuk emas Nah Oh baru dihitung 45:17 gitu sekitar berapa ee 67 juta baru dia 45:20 katanya baru dia wajib zakat tapi simpel 45:23 ayat Quran Satu kata aja 45:26 ya berapa yang harus di di Kapan dan 45:29 bagaimana dia harus infakkan qulil afw 45:32 tadi jadi yang melebihi kebutuhan 45:36 Walaupun dia gajinya tadi ustazusain 45:37 sudah Terangkan R5 juta tapi kebutuhan 45:39 Dia keluarganya dia banyak dia harus 45:42 keluarkan banyak sehingga habis semuanya 45:45 dalam satu bulan itu ya Enggak enggak 45:47 ada wajib enggak wajib di zakat Tapi 45:49 sebaliknya orang yang gajinya R juta 45:52 atau R juta tapi dia cuma untuk sendiri 45:54 dia biaya paling 2 3 juta selesai e 45:57 cukup Nah maka itu di sana ada ada 46:00 kewajiban di sana diambil dari sisa dari 46:03 kebutuhannya 10% dari itu simpel jadi 46:06 jadi bagaimana al-qur'an itu satu kata 46:09 ini cakupannya begitu luas ya kalau dulu 46:13 Rasulullah kasih ukuran seperti untuk ya 46:16 yang 2,5% itu adalah untuk harta harta 46:20 yang disimpan yang ditimbun ini ada 46:23 kaitannya kalau sekarang tabungan 46:25 mungkin ya tabungan orang punya tanah 46:29 orang punya bangunan ya kalau itu di e 46:32 disewakan maka yang diambil Zakat harta 46:35 sewaannya e tanah juga kalau dia di di 46:38 digarap ya Misalnya menghasilkan itu 46:41 zakat per tapi kalau diam saja enggak 46:44 digarap enggak diapa-apain sama disimpan 46:47 emas atau deposito Nah karena kan Allah 46:51 anjurkan kita supaya di digarap 46:53 dikembangkan sehingga bukan saja dia 46:55 akan mendapatkan keuntungan nanti 46:57 masyarakat pun akan tersejahterakan 46:59 misalnya punya Syawal ya tanah lebar 47:02 tapi ya didiamin aja enggak digarap kan 47:07 itu jadi hartanya mandek enggak orang 47:08 mau manfaatin enggak bisa tapi kalau dia 47:11 manfaatin Sur orang garap misalnya tadi 47:13 nanti bagi hasil kan jadi dia akan 47:16 mendapatkan keuntungan orang juga 47:18 masyarakat dapat seperti 47:21 ituan nah Oleh karena itu Allah ancam Ya 47:24 ini yang yang Jadi kalau harta didiamkan 47:27 seperti itu dia 47:30 ditimbun Allah subhanahu wa taala dalam 47:32 surah Attaubah ayat 24 mengatakan 47:34 walladina yaknizunzahaba Wal fidata W 47:38 yunfiquuni wunfiquunaha fibilillah 47:41 fabasirhum biabin alim mereka-mereka 47:44 yang menimbun ya Ada diam k tadi 47:46 menabung diam menumpuk itu ee emas atau 47:51 perak dan apa yang dikiaskan dengan itu 47:53 Ya dan tidak menginfakkannya di jalan 47:55 Allah maka berikan kabar gembira 47:57 dengannya dengan adab yang 47:59 pedih Nah itu ini ee nah ini untuk yang 48:04 ditimbun baru itu yang 2,5% tadi 2,5% 48:08 itu pun Setelah 1 tahun itu seperti 48:11 istilahnya haul wa alaiil haul ini sudah 48:14 1 tahun dihitung dari awal pertama dia 48:17 simpan 1 tahun karena di arti enggak 48:20 enggak putar nih Harta Ya sebagai 48:22 hukuman sebenarnya itu juga ya artinya 48:25 ya Kamu kenapa enggak dikembangkan harta 48:27 kamu ya maka harus keluarkan tetap 2,5% 48:31 seperti itu ya inilah apa jadi eh 48:35 ketentuan-ketentuan Allah dari tadi mim 48:38 apa Min thaibati Ma kasabtum wimma 48:42 akjakum Minal wallahuam 48:45 Masyaallah Dan dari situ yang diambil 48:47 adalah alafu tadi ya sisa dari kebutuhan 48:51 kelebihan dari kebutuhan dipotong baru 5 48:53 atau sampai 10% t yaall dia sudah penuhi 48:56 kebutuhannya maka sisanya bukan lima 48:58 lagi 10 oh 10 Kalau enggak dipotong dari 49:02 dari apa dari dari Dar kotoret dikenakan 49:05 lima ya kalau enggak dipotong Iya 49:08 dikenakan berapa 5% Jadi kalau 49:11 seandainya kalau kita lihat dari apa 49:14 kalau diambil dari semua keseluruhan 49:16 dikenakan 5%. tapi kalau diambil itu apa 49:19 namanya dibersihkan dulu sisanya 49:21 dikenakan 10 bahkan sampai ada yang 20% 49:23 Iya betul enggak 49:26 ini barangkali menjawab salah satu 49:27 pertanyaan ikhwan akhwat sekalian dari 49:29 hamba Allah Ustaz Saya ingin menabung 49:32 untuk menikah kemudian Apakah saya 49:35 memprioritaskan zakat atau nikah dulu 49:37 berarti ini berarti mengurangi tabungan 49:39 dia dulu Ustaz 49:41 ya bulanan menung setiap bulan 49:47 ya untuk kebutuhan nikah dia kalau dia 49:50 keluarkan sedikit untuk zakat itu yang 49:53 ditabung itu akan berkembang sampai 49:55 berlipat-lipat ganda kalau dia 49:57 betul-betul tahu makna zakat ya dia akan 50:00 temukan bahawa ini apa merupakan janji 50:03 Allah innallah la yukliful mi tapi kalau 50:06 saatnya tabungan yang masih 50:08 sedikit-sedikit ya bukan dalam jumlah 50:10 besar orang tersebut belum kena zakat 50:12 kalau sudah mulai terkumpul dalam jumlah 50:14 besar dia masih belum menikah belum 50:16 datang waktunya barubu rencana menikah 50:19 belum ketemu pasangannya bila datang 50:21 waktu zakat dia keluarkan zakat dan 50:24 insyaallah 50:26 yang datang lebih besar lagi buat mereka 50:28 jadi kesimpulan yang perlu kita e 50:31 edukasikan sebarkan di tengah masyarakat 50:33 kabar gembira bahwa zakat ini di samping 50:37 membuktikan iman kita kepada Allah juga 50:39 merupakan kabar gembira akan membuat 50:42 kita mendapatkan ganti 700 kali lipat 50:45 terbebas dari ketakutan kesedihan 50:48 menghadapi hidup ini dan Allah subhanahu 50:51 wa taala akan sucikan jiwa kita sucikan 50:54 juga dari dosa-dosa kesalahan kita ini 50:57 merupakan kabar gembira yang luar 50:59 biasa Oleh karena itu sengaja Allah 51:02 gunakan kata zakat kata sodqah ya dengan 51:05 maksud infak adalah untuk memberikan 51:08 sugesti yang positif dalam jiwa kita 51:11 sehingga orang tidak merasa apa bahwa 51:14 ini memberatkan Nah dengan sistem yang 51:16 Allah sebutkan tadi di mana Allah tidak 51:18 membani seseorang di luar kemampuannya 51:21 dengan sendiri tidak akan ada orang yang 51:22 sama sekali bebani pada saat dia enggak 51:24 mampu katakan punya pendapatan bulan ini 51:27 pas-pasan dia belum wajib pendapatan 51:30 bulan besok ada kelebihan karena 51:32 kebutuhannya sedikit dia punya kewajiban 51:34 kontribusi betul engak pertanian 51:37 dikeluarkan pada saat panen profesi juga 51:39 pada saat terima gaji dikeluarkan karena 51:41 kalau enggak duit kakinya 51:44 banyak akhirnya mau beli ini mau beli 51:48 itu akhirnyaakat enggak dikeluarkan I 51:51 Jadi kalau seandainya diatur dengan cara 51:53 yang baik umat Islam akan sejah tapi 51:55 kalau zakatnya masih 2,5% umat Islam 51:58 bukan hanya jalan di tempat jalan mundur 52:00 ke belakang akhirnya diberikan kekuatan 52:03 kekuasaan kepada orang-orang yang tidak 52:05 seiman Karen Apa karena lemahnya kita 52:08 dalam bidang ekonomi dalam bidang 52:09 pendidikan yang dibawa semakin miskin 52:11 betul gak betul Mana tanggung jawab 52:14 kita wallahuam Masyaallah jazakumullah 52:17 kir Ustaz Ustaz Hamzah ikhwan akat yang 52:20 dirahmati Allah subhanahu wa taala kita 52:22 dalam serial membahas rukun Islam kita 52:25 sampai saat ini sudah membahas tentang 52:28 zakat berikutnya tentang 52:30 ee puasa puasa Ustaz ya Insyaallah dan 52:33 kita mendekati bulan Ramadan tema yang 52:35 sangat pas sekali ikhwan akhwat 52:36 mudah-mudahan bisa bermanfaat buat 52:38 ikhwan akhwat sekalian mudah-mudahan 52:39 bisa menjadi wasilah hidayah bagi 52:41 ikwanat yang ingin bertanya silakan 52:44 kirimkan pertanyaan anda di 52:47 08111999720 kami akan bahas di pertemuan 52:51 selanjutnya dan Insyaallah sodqatul 52:53 Fitri akan masuk juga dalam kajian 52:54 Ramadan kajian siam bersama shodqat 52:58 maknanya dan tujuannya zakat atau yang 53:01 biasa kita sebut zakat fitrah gitu 53:03 Masyaallah jazakumullah Khair Ustaz Mari 53:05 sama-sama saya Alf ada Atep dan juga 53:07 Anis Mualim beserta kru yang bertugas 53:10 mohon undur diri Mari sama-sama kita 53:12 tutup dengan baca doa kafaratul majelis 53:15 subhanakallahum wabihamdika asaduah an 53:18 astagfir asalamualaikum warahmatullahi 53:24 wabarakatuh