Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:11 [musik] 0:13 Bismillahirrahmanirrahim. 0:14 Assalamualaikum warahmatullahi 0:16 wabarakatuh. Waalaikumsalam 0:19 warahmatullahi wabarakatuh. 0:20 Alhamdulillahirobbilalamin. 0:22 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:25 wa ala ali sayyidina Muhammad. Ikhwan 0:27 dan akhwat yang dirahmati Allah 0:29 subhanahu wa taala, masih 0:30 dipancarluaskan dari Jalan Masjid 0:33 Silaturahim nomor 36, Kalimanggis, 0:36 Cibubur, Bekasi. Radio Silaturahim untuk 0:39 Islam yang satu. Bagaimana kabar Anda 0:41 ikhwan dan akhwat di Sabtu pagi hari ini 0:45 meskipun dalam keadaan cuaca sedikit 0:49 mendung di 0:51 Radio Rasya. Mudah-mudahan Anda tetap 0:54 semangat untuk menyimak siaran kami dan 0:57 kita kembali berjumpa di udara 1:01 edisi Sabtu, 13 Jumadil Akhir, 1446 1:04 Hijriah yang juga bertepatan di tanggal 1:07 14 Desember 2024 1:10 dalam program Bincang Rasya. 1:15 Bersama dua narasumber 1:18 kita ada Ustaz Ibrahim 1:21 dan Ustaz Hilal. 1:23 Beliau berdua dari LPQQ Indonesia. Ustaz 1:27 Ibrahim sebagai Sekjen dan Ustaz Hilal 1:30 sebagai bagian umum. Assalamualaikum 1:32 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:35 wabarakatuh. Sehat, Ustaz, ya? 1:37 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Ikhwan dan 1:38 akhwat di kesempatan pagi hari 1:42 yang cukup berawan ini, eh, kami akan 1:46 menghadir 1:47 telah hadir dua narasumber yang mana 1:50 mereka akan berbincang tentang wisuda 1:52 qiraatil Quran 10.000 santri LPQQ 1:56 Indonesia. 1:58 Ini kalau saya baca di flyer-nya ini, 2:00 insyaallah akan diadakan di Masjid 2:02 Istiqlal, Jakarta. 2:05 Gitu ya. Dan insyaallah juga akan eh 2:09 dihadiri oleh Presiden Republik 2:11 Indonesia, Prabowo Subianto. Saya Biagus 2:15 ditemani Fajar, di meja operator juga 2:17 ada Ondy di switcher Rasel TV. 2:21 Baik, saya ke Ustaz Ibrahim atau Ustaz 2:23 Hilal dulu? Ustaz Ibrahim. Ibrahim. 2:25 Hampir sama sih, hampir sama. Baik, 2:27 sehat ya Ustaz ya? Sehat, alhamdulillah. 2:30 Baik, mau tanya ini wisuda qiraatil 2:33 Quran 10.000 santri LPQQ Indonesia ini 2:35 apa? 2:37 [mendengus] 2:37 Silakan, Ustaz. Nggih, terima kasih. 2:39 Bismillahirrahmanirrahim. 2:41 Assalamualaikum warahmatullahi 2:43 wabarakatuh. Waalaikumsalam 2:45 warahmatullahi wabarakatuh. Innal 2:46 hamdalillah, nahmaduhu wanastainuhu 2:49 wanastagfiruhu wanaudzubillahi min 2:51 syururi anfusina wamin sayyiati amalina. 2:55 Mayyahdihillahu fala mudhillalah, 2:57 wamayyudhlil fala hadiyalah. 2:59 Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la 3:02 syarikalah, waasyhadu anna Muhammadan 3:04 abduhu wa rasuluh. 3:06 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 3:08 sayyidina Muhammadin wa ala alihi 3:11 washohbihi ajmain, amma ba'du. 3:16 Terima kasih sebelumnya, nggih. 3:18 Kepada segenap pimpinan hingga 3:22 perangkat yang mendukung dari Radio 3:25 Rasel akan kesempatan yang diberikan 3:28 kepada kami. Dan kami berdua bersama 3:32 saya Huna, Ustaz Hilal. Beliau luar 3:35 biasa, salah satu tim penggerak utama di 3:37 kami, di LPQQ Indonesia. 3:40 Sebelum kita 3:43 lebih banyak berbincang tentang 3:46 wisuda santri, 3:48 ada baiknya kita tahu dulu apa itu LPQQ 3:51 Indonesia, ya. 3:53 Karena kok ujug-ujug 3:55 wisuda nih, dari mana wisudanya, apa 3:57 yang mau diwisuda dan lembaga apa ini, 4:00 ya. 10.000 lagi. Nah, itu. Jadi, ini hal 4:03 yang ya kadang-kadang luar biasa, ya. 4:06 Kita sendiri juga enggak menyangka 4:08 sampai di sini langkah kita dan sampai 4:11 di sini ternyata Allah 4:13 menunjukkan jalannya. Begini cara Allah 4:16 benar-benar 4:18 memberikan jalan, menunjukkan jalan, 4:20 memberikan peluang pada kita. Yang 4:22 pertama, LPQ Indonesia. LPQ Indonesia 4:26 adalah 4:27 lembaga pembelajaran Qiraatil Quran 4:32 Indonesia. 4:34 Jadi, 4:35 kita, ya, secara definisi LPQ Indonesia 4:40 adalah berdasarkan AD ART kami, 4:43 organisasi yang independen 4:46 dan terstruktur dari tingkat pusat 4:49 hingga tingkat daerah. 4:51 Ada tambahan, di bawah bimbingan tokoh 4:55 ulama, 4:57 tokoh masyarakat muslim, dan tokoh 5:00 akademisi dari berbagai disiplin ilmu 5:04 dan kepakaran. 5:06 Artinya apa? Sejak awal kita berdiri, 5:09 kita sudah memposisikan diri sebagai 5:12 mitra Kemenag, ya. Itu sejak awal kita 5:15 berdiri. 5:16 Jadi, benar-benar kita lembaga yang 5:18 independen dan 5:20 menjadi mitra Kementerian Agama Republik 5:23 Indonesia. Itu itu yang sudah kita 5:26 declare sejak awal. Dan 5:29 LPQ Indonesia didirikan oleh Syaikhuna 5:33 K.H. 5:34 Mahbub Shaleh Zarkasyi. 5:38 Didirikan di Karawang, alhamdulillah 5:41 Karawang sampai saat ini masih 5:43 Indonesia, masih NKRI, alhamdulillah. 5:46 Jadi, 5:47 ya mudah-mudahan sampai akhir nanti 5:50 tetap NKRI di Jawa Barat dan 5:55 [berdehem] 5:55 pertama kali pertama kali LPQiqi 5:57 dideklarasikan 5:59 itu di Masjid Agung Syekh Quro Jawa 6:02 Barat Karawang. Jadi pada tanggal 19 6:07 Desember 2021 6:11 itu pertama kali 6:13 LPQiqi dideklarasikan. Jadi masih 6:17 agak lokal dan saat itu benar-benar 6:20 beliau masih berjuang sendiri Kiai ya 6:22 pendiri sebagai pendiri kemudian 6:24 mengalami perkembangan dan pada tanggal 6:27 11 Desember 2022 6:30 LPQiqi dideklarasikan sebagai organisasi 6:34 masyarakat secara nasional sudah 6:36 merambah ke nasional di Masjid Istiqlal. 6:40 Waktu itu masih DKI Jakarta. He em. 6:43 Sekarang kan sudah DKY. DKY ya sudah 6:46 sudah beda nih. Jadi 6:47 Alhamdulillah kita sudah terbentuk di 33 6:52 provinsi. 6:53 He em. 6:54 Jadi begitu dan alhamdulillah kita juga 6:56 sudah melaksanakan milad pertama dan 6:59 milad kedua. He em. Milad pertama kita 7:01 laksanakan di Masjid 7:04 Istiqlal ya pada tanggal 4 November 2023 7:09 dan pada milad kedua kita dilaksanakan 7:13 di Masjid At-Tin pada 20 Oktober nggih 7:17 Ustaz Hilal nggih 20 Oktober 2024. 7:20 He em. Jadi alhamdulillah sudah 7:24 secara resmi 7:26 milad sudah 2 tahun 2 periode kita kita 7:28 berdiri. He em. 7:30 Tetapi secara hukum ternyata kita masih 7:33 bulan April kemarin. Jadi kita 7:37 SK Menkumham resmi terbit itu pada 7:43 April 2024 7:46 jadi 7:47 jadi berdasarkan akta notaris 7:49 nomor 17 7:52 pada bulan April 2024 jadi secara sah 7:56 secara hukum berdasarkan SK Menkumham 8:00 pada tanggal 24 April 8:05 2024 8:06 itu itu sekilas tentang LPQ 8:10 dan alhamdulillah 8:13 kita 8:14 saat ini ya kita yang kita usung adalah 8:18 LPQ adalah gerakan nasional pengentasan 8:21 buta aksara Alquran ya 8:24 jadi LPQ mengusung gerakan nasional 8:27 pengentasan buta aksara Alquran yang 8:30 dilaksanakan secara serentak bertahap 8:33 dan berkelanjutan 8:35 ini untuk kalangan remaja 8:39 dewasa dan lansia juga untuk kalangan 8:42 pelajar dan mahasiswa ini jadi 8:46 kita mengusung gerakan nasional ini dan 8:49 kita 8:50 tidak mewajibkan pada satu 8:52 metode hanya saja memang 8:55 kita secara spesifik kita menggunakan 9:00 metode yang relatif sangat baru jadi 9:03 metode 9:05 sistem pembelajaran yang kita gunakan 9:06 adalah sistem pembelajaran klasikal 9:09 jadi dizaharkan diteriakkan 9:12 jadi kenapa kita menggunakan sistem 9:15 pembelajaran klasikal karena sistem ini 9:19 terbukti mudah dimengerti dan lebih 9:21 cepat dipahami karena seluruh panca 9:25 indra ini dipacu untuk dimaksimalkan 9:28 baik itu pendengaran mata maupun mulut 9:32 bahkan disertai dengan beberapa gerakan 9:35 jadi dengan metode pembelajaran klasikal 9:38 ini dipacu. 9:40 Dipacu dan insya Allah 9:42 kita tidak lama-lama untuk bisa membaca 9:45 Alquran, ya. 9:48 Alhamdulillah kita mengusung metode 9:50 islah cara cepat dan mudah belajar 9:54 membaca Alquran. Insya Allah dalam 2-3 9:57 hari He em. sudah bisa membaca Alquran 10:00 dengan [berdehem] target bisa membaca 10:02 surat Al Mulk. He em. Apa bedanya LPQ 10:06 dengan iqra, Pak? 10:07 Beda, ya. Jadi kalau iqra itu kebetulan 10:11 saya dulu juga mengajar iqra dan 10:13 termasuk 10:14 ya lama juga. Jadi 10:17 kalau iqra itu sampai hari ini sistem 10:19 pelajarannya masih sorogan. He em. 10:22 Ya. Apakah metode islah bisa digunakan 10:25 untuk sorogan? Bisa. Sorogan itu apa, 10:27 Pak? Sorogan itu satu-satu, one by one. 10:29 Jadi 10:31 satu maju, satu maju gitu. Kalau LPQ 10:34 enggak. Jadi klasikal itu kita bentuk 10:37 kelas secara berjamaah 20 sampai 50 kita 10:41 kumpulkan kita 10:44 bentuk dalam satu kelas kita ajarkan 10:48 secara klasikal. Jadi muallim atau guru 10:52 pengajar itu meneriakkan sekali, 10:55 mencontohkan sekali, sedangkan untuk 10:58 jamaah atau peserta atau santri itu 11:01 mengikuti minimal 3 kali atau bahkan 7 11:04 kali agar lebih malakah, lebih cepat 11:08 paham, lebih cepat hafal gitu. 11:11 Mungkin itu dan itulah yang sudah 11:14 lulus-lulus itu insya Allah nanti 11:18 diutamakan 11:20 ini kita untuk wilayah DKI Jakarta, 11:23 wilayah Banten dan wilayah 11:28 Jawa Barat ini akan diadakan wisuda di 11:32 Masjid Istiqlal He em. di DKI Jakarta, 11:35 DKI Jakarta ya. Jadi insya Allah itu 11:37 yang akan kita wisuda. 11:39 Jadi mudah-mudahan 11:41 senantiasa dimudahkan dan dilancarkan 11:44 oleh Allah. Amin. Allahuma amin. 11:45 Amin. Ya rabbal alamin. Baik, ini kan 11:47 ada 10.000 tapi saya ingin 11:51 berbincang terlebih dahulu 11:53 tentang LPQ yang didirikan oleh Ustaz 11:57 Mahbub Shaleh Zarkasyi tadi seperti 11:59 Siap. Ustaz Ibrahim menyampaikan beliau 12:02 Sekjen LPQ Indonesia ikhwan dan akhwat. 12:04 Dan ini menurut Ustaz Ibrahim adalah 12:08 gerakan nasional pembinaan dan 12:10 mengajarkan membaca Alquran khususnya 12:12 bagi masyarakat muslim 12:14 yang tidak mendapatkan kesempatan 12:16 belajar di masjid, di mushola atau di 12:17 pondok pesantren atau lembaga pendidikan 12:20 Islam formal maupun non formal. Intinya 12:22 adalah LPQ ini adalah 12:24 badan yang ingin mengentaskan 12:27 buta Alquran ya, Pak. 12:29 Betul, buta Alquran. Nah, ini saya ke 12:31 Pak 12:33 Ustaz Hilal. Ustaz Hilal ini kan ada 12:34 10.000 santri yang insya Allah nanti 12:37 akan diwisuda. 12:39 Eee 12:41 di 12:42 mana ini? Di Masjid Istiqlal Jakarta. 12:45 Kalau boleh tahu tanggal berapa, hari 12:48 apa dan apakah ini terbuka untuk umum, 12:50 Pak Ibrahim? Ustaz Ibrahim. 12:53 Baik. 12:54 Ustaz Hilal, mohon maaf. Ustaz Hilal. 12:56 Iya, baik. Biasa, baru baru ketemu kita. 12:59 [tertawa] 13:00 Baik, 13:01 bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 13:03 warahmatullahi wabarakatuh kepada para 13:04 pemirsa Radio Silaturahim 13:07 yang mudah-mudahan insya Allah 13:09 diberkahi. 13:10 Pak. Mohon maaf, Mudah-mudahan insya 13:11 Allah diberkahi oleh Allah subhanahu wa 13:13 taala. Saya senang sekali saya ini 13:16 pemirsa suka ngedengerin Radio Rasya 13:18 dari zaman dahulu kala 13:20 dan alhamdulillah sekarang sampai di 13:22 sini ya, bisa membersamai para pemirsa. 13:25 Jadi insya Allah wisuda qiraatul Quran 13:28 ini kita adakan di Masjid Istiqlal hari 13:31 Ahad tanggal 21 Desember. Oh. Jadi, hari 13:34 Ahad tang eh 13:36 Sabtu atau Ahad? Hari Sabtu. 13:37 Sabtu. Hari Sabtu tanggal 20 13:40 Sabtu depan, sepekan lagi insyaallah 13:42 tanggal 21 Desember 2024 dan insyaallah 13:46 memang secara spesifik yang akan kita 13:49 wisuda adalah memang santri-santri dari 13:51 LP Kiki. Namun, masyarakat umum yang 13:54 ingin hadir, ingin menyaksikan, ingin 13:57 belajar dan juga pengin tahu lebih dalam 13:59 terkait apa itu LP Kiki, 14:01 kami persilakan untuk hadir. Jadi, kita 14:04 membersamai bersama-sama. 14:06 Syukur-syukur alhamdulillah dari 14:07 silaturahim nanti kita bisa bergerak 14:09 bersama-sama bagaimana Indonesia ini 14:12 yang mayoritas eh adalah muslim, tetapi 14:14 rupanya dari berbagai survei ada yang 14:16 menyampaikan 65%, ada yang 72% muslim di 14:20 Indonesia ini belum bisa baca Alquran. 14:22 Hmm. Jadi, ini keprihatinan bersama. 14:24 Jadi, bagaimana nanti di Masjid Istiqlal 14:27 kita bertemu, kita bersilaturahim, 14:29 mudah-mudahan kita bisa bersinergi 14:31 bersama-sama. Atau bagi Anda yang saat 14:34 ini mungkin juga pengin sekali belajar 14:37 Alquran, belum bisa dan mungkin banyak 14:40 sekali kesibukan, waktunya belum sempat 14:43 hadir. Ayo di Istiqlal. Nanti 14:45 bincang-bincang dengan panitia, nanti 14:47 kita lihat bagaimana eh suasana yang 14:49 mudah-mudahan penuh keberkahan dan nanti 14:52 sepulang dari sana kita belajar 14:53 bersama-sama. Karena insyaallah 14:55 belajarnya tidak lama. Jadi, tiga kali 14:57 pertemuan insyaallah sudah bisa membaca 15:01 Alquran. Tiga kali kita ketemu, sekali 15:03 ketemu kurang lebih 5 jam, 6 jam, 15:05 insyaallah sudah bisa baca Alquran. 15:07 Jadi, ibaratnya kalau kita belajar masuk 15:10 hari Jumat, Senin kita insyaallah atas 15:12 izin Allah sudah bisa baca Alquran. 15:15 Alquran dan 15:16 inilah yang insyaallah tanggal 21 15:19 Desember nanti sebagai rasa syukur kita, 15:22 sebagai apresiasi kita kepada 15:24 masyarakat yang sudah berbondong-bondong 15:27 belajar membaca Alquran, mereka sudah 15:28 bisa, kita kumpulin bersama-sama, kita 15:31 syukuran bersama-sama, kita wisuda 15:33 bersama-sama. Dan kebanyakan pesertanya 15:36 adalah para senior nih, orang-orang 15:38 dewasa dan lansia. He eh. Mereka selama 15:41 ini mungkin enggak punya waktu untuk 15:44 belajar, nah mereka sudah bisa, 15:46 alhamdulillah. 15:47 Baik, ikhwan dan akhwat Anda bisa Iya. 15:50 ikutan, bergabung di acara kami di hari 15:53 ini bincang spesial, bincang kerah siar 15:55 bersama eh LPQQ, Lembaga apa? 15:59 Pembelajaran Pembelajaran Alquran. 16:01 Alquran. Jadi, bagi Anda yang ingin 16:04 bertanya silakan di 08 111999720. 16:10 Saya ke Ustaz Ibrahim lagi nih, siap, 16:13 Sekjen [berdehem] LPQQ Indonesia. 16:15 MPR pernah menyampaikan bahwa 16:19 ini sangat mengkhawatirkan Ustaz 16:20 Ibrahim, 72% muslim di Indonesia itu 16:24 buta aksara Alquran 16:26 Ustaz. Nah Betul. 16:28 ini kan miris ya? Miris. negeri kita 16:30 yang katanya 16:32 eh negeri dengan populasi muslim 16:35 terbesar di dunia tapi 72% muslim di 16:40 Indonesia itu masih belum bisa baca 16:41 Alquran. Iya. Ini mungkin dari yang anak 16:44 muda, dari anak-anak, orang anak muda 16:47 sampai orang tua, bahkan mungkin yang 16:48 lebih miris mungkin orang para orang 16:50 tua. Ini kan menjadi PR buat kita semua 16:53 Betul. eh Ustaz Ibrahim. Lalu bagaimana 16:55 kemudian LPQQ menanggapi hal ini, Ustaz? 16:58 Siap. 17:00 Silakan, Ustaz. Nah, terima kasih. 17:02 Jadi 17:04 itu yang hal yang sangat memprihatinkan, 17:07 nggih. Iya. Jadi 17:09 kita awali 17:11 pertama kali kabar itu sebenarnya bukan 17:14 dari ketua eh wakil ketua waktu itu MPR 17:17 Bapak Yandri Susanto ya. He eh. Jadi 17:19 pertama kali itu digulirkan oleh Menteri 17:22 Agama saat pembukaan MTQ di Padang 2020. 17:27 Disampaikan bahwa 17:29 angka buta aksara Alquran seperti yang 17:30 disampaikan Ustaz Hilal adalah 65%. Oh 17:33 65%. Setelah itu diulang dengan beberapa 17:37 survei, ada dari DMI, ada dari IIQ. He 17:41 eh. Itu bahwa disampaikan juga oleh 17:44 Bapak Yandri Susanto waktu itu nggih 17:46 2023 17:48 angka buta aksara Alquran menembus 17:51 hingga 72%. 17:53 Ini tentunya bagi kita sangat 17:55 memprihatinkan. 17:57 Ini sangat miris ya. Iya. Terus 17:59 pertanyaannya di mana kita selama ini? 18:02 Sepanjang ini padahal hampir di setiap 18:05 masjid itu ada TPA. 18:08 Hampir di setiap masjid ini kita di DKI 18:11 ini aja DKJ ini 18:13 hampir di setiap masjid [berdehem] ada 18:14 TPA, ada TPQ, tetapi fakta yang ada 72% 18:20 ini buta aksara Alquran. 18:23 Ini sangat memprihatinkan. He eh. Tetapi 18:26 ya 18:27 kita harus ingat 18:29 dulu pun latar belakang kita Indonesia 18:31 memang 18:33 mayoritas penduduknya adalah Islam. 18:35 Bahkan populasi Indonesia adalah muslim 18:39 terbesar di dunia. He eh. Itu sejak saya 18:41 SD, saya SMP bahkan kuliah masih 18:44 terkenal itu. Tetapi review populasi 18:47 April kemarin ya itu ternyata Indonesia 18:50 sudah tidak di peringkat pertama lagi. 18:52 He eh. Tetapi sudah menjadi runner up. 18:55 Jadi penduduk Indonesia itu muslimnya 18:57 sudah turun 18:58 84%. 19:00 He eh. Sekitar 236 19:03 juta 19:04 jiwa. Jadi turun. Sedangkan ketiga 19:06 negerinya para dewa tuh India 200 juta 19:10 jiwa. 19:10 He eh. Sedangkan puncak placement 19:12 ternyata sudah diduduki Pakistan. He em. 19:16 Pakistan itu kisaran 240,8 19:19 juta atau sekitar 98,18%. 19:24 Ini artinya apa? Inilah fakta yang ada 19:27 bahwa secara presentasi populasi jumlah 19:31 penduduk muslim kita jauh menurun. 19:33 Pertanyaannya, 19:35 lah 19:37 kuantitas menurun, bagaimana 19:39 kualitasnya? Ternyata dari fakta yang 19:42 ada angka buta aksara Alquran yang 19:44 menurut kualitasnya juga dipertanyakan. 19:47 He em. 19:48 Itu. Itu yang membuat kita sangat miris, 19:51 tetapi 19:53 itu justru bagi kita para aktivis 19:56 Alquran, para mualim-mualim yang siap 20:00 membersamai Alquran, itu justru 20:03 merupakan karpet merah yang sudah 20:06 terbentang luas di hamparkan di hadapan 20:09 kita 20:10 untuk berjuang membersamai Alquran, 20:14 untuk menuju sakaratul maut 20:18 tersenyum syahid berjuang membersamai 20:21 Alquran. He em. Insyaallah begitu. 20:24 Itulah jalan sudah terbuka luas. 20:28 Insyaallah dengan membersamai Alquran 20:31 kita bisa sakaratul maut tersenyum, 20:35 syahid dengan rida Allah. Insyaallah. 20:38 Dengan kita semakin menggema, 20:41 menggemakan gerakan nasional pengentasan 20:43 buta aksara Alquran, 20:45 insyaallah ya, dengan semakin membumi, 20:48 insyaallah gerakan nasional pengentasan 20:51 buta aksara Alquran ini dengan berjemaah 20:54 semua akan lebih mudah 20:56 dan insyaallah bertambah berkah. He em. 20:59 Jadi, mudah-mudahan itu memang jalan 21:01 kita, jalan pilihan kita, dan 21:03 mudah-mudahan diridai oleh Allah. Amin 21:06 Itu. 21:07 Eh, kenapa 21:09 eh, angka buta huruf Alquran di 21:10 Indonesia ini masih dikategorikan masih 21:13 tinggi, Pak Ustaz Ibrahim? 21:15 Apa yang menyebabkan hal ini terjadi, 21:17 Pak? 21:18 Eh, tentunya banyak hal. Jadi, 21:22 banyak hal itu saat ini nih, posisi 21:26 masyarakat yang sudah sibuk dengan 21:29 pekerjaan, He oleh karena itu, 21:33 LPQ 21:34 LPQ Indonesia tidak mengambil 21:37 katakanlah 21:39 audiens di TPA TPQ. Jadi, jelas kita 21:42 gerakan nasional pengentasan buta aksara 21:45 Alquran yang dilaksanakan secara 21:47 serentak, bertahap, dan berkelanjutan 21:50 untuk kalangan remaja, dewasa, dan 21:53 lansia. Kita memang 21:56 menyasar 21:58 masyarakat kita yang sudah sibuk dengan 22:01 kesehariannya, dengan kesibukannya 22:03 bekerja, dengan metode Islah yang 22:06 insyaallah 2 hingga 3 hari kita sudah 22:10 terbebas dari buta aksara Alquran. Jadi, 22:13 memang kita termasuk yang mengambil 22:16 jalur untuk bisa secara formal nih di 22:19 kita, itu 2 sampai 3 hari. Kalau kita 22:23 melihat di TPA TPQ, rata-rata dengan 22:26 metode apapun, mau Iqro, mau Qiroati, 22:30 dalam jangka waktu 3 sampai 6 bulan, 22:32 mereka pasti bisa membaca Alquran itu. 22:35 Jadi, kita menyasar komunitas-komunitas, 22:38 misalkan komunitas-komunitas 22:40 eh, anak jalanan, komunitas Gojek, juga 22:44 kita 22:45 menyasar di kalangan mahasiswa yang 22:48 memang kita kerja sama dengan mahasiswa, 22:51 bahkan di kita di MAN 10, kita sudah 22:53 mengadakan training of trainer untuk 22:57 siswa 22:58 yang kelas 3 SMU dalam program 23:02 pengabdian sosial. 23:04 Jadi, mereka di MAN 10 itu ada program 23:08 namanya program kesalehan sosial. 23:10 Jadi, yang biasanya mereka sebelum lulus 23:13 itu 23:14 jadi marbot masjid, jadi mencuci 23:19 untuk mukena, juga untuk ngepel di 23:22 masjid. Ini kita maksimalkan sebelum 23:25 lulus mereka setelah kita training 23:27 metode Islah, mereka mengajar 23:30 untuk membebaskan 23:32 buta aksara Alquran, itu. Ehm, baik. 23:37 Saya ke Ustaz Ibrahim, ke Ustaz Haikal. 23:40 Hilal. Ustaz Hilal. 23:41 Afwan, aduh, 23:43 bolak-balik 23:44 Ustaz Hilal dan Ustaz Hilal dan Ustaz 23:45 Hilal. Ustaz Hilal, eh 23:47 ingin bertanya tentang terkait wisuda 23:49 khiratul Quran besok di eh Masjid 23:53 Istiqlal, Ustaz ya. 23:54 Di Masjid Istiqlal ini kan rencananya 23:56 ada 10.000, ini berasal dari mana saja 23:58 santrinya ini yang 10.000? 23:59 Iya. 24:00 Baik, [berdehem] 10.000 ini insyaallah 24:02 kita dari 3 provinsi, karena memang 24:04 gerakan 24:05 kita kita fokuskan meskipun kita sudah 24:07 ada di 32 provinsi sebenarnya, tapi 24:10 fokus gerakan kita dalam 2 tahun 24:12 terakhir ini karena kita mengukur 24:15 kemampuan dan memang bergerak perlahan 24:17 supaya dampaknya sangat terasa. Jadi, 24:19 kita [berdehem] melihat besar tapi kalau 24:21 tidak berdampak 24:22 sayang. Lebih baik kita mulai perlahan 24:25 tapi berdampak, maka kita mulai memang 24:27 dari Banten, eh DKJ, dan juga di Jawa 24:30 Barat. Maka peserta kita ini adalah 24:33 berasal dari 2 kategori sebenarnya. Yang 24:35 pertama adalah 24:38 santri, kita menyebutnya santri. Eh 24:40 mereka yang belajar meskipun santri kita 24:42 ini kebanyakan dewasa yang berasal dari 24:45 KBMA. Jadi, 24:47 kami ini mengajarkan baca Alquran di 24:50 sebuah tempat kita ngumpulin namanya 24:52 KBMA, kelompok belajar membaca Alquran. 24:56 Jadi, dari sanalah peserta wisuda ini 24:59 eh berasal. Yang kedua adalah dari para 25:03 mualim, para guru-gurunya. Jadi, 25:05 guru-gurunya yang sudah 25:07 eh naik level, tidak lagi membaca 25:10 Alquran, tapi sudah di level bisa 25:13 menghafal Alquran, maka kita juga akan 25:16 wisuda di Istiqlal besok. Jadi, dari 25:19 Jakarta, Banten, Jawa Barat dengan dua 25:22 kategori. Yang pertama adalah 25:23 santri-santri yang sudah bisa membaca 25:26 Alquran, kita wisuda. Yang kedua adalah 25:29 para mualim yang sudah bisa menghafal 25:31 Alquran juga akan kita wisuda. 25:35 Begitu dan menambahkan tadi eh dari 25:38 Ustaz Ibrahim, mohon izin. 25:40 Kenapa umat kita ini umat terbesar, tapi 25:43 kok sangat memprihatinkan, tidak bisa 25:45 membaca Alquran. 25:47 Saya rasa ini keprihatinan bersama, 25:49 pekerjaan rumah bersama, harus 25:51 bergandeng tangan. 25:53 Kita ini saat ini banyak diserbu oleh 25:56 berbagai alternatif yang membuat orang 25:59 ini 26:00 enggak ngelirik Alquran kadang kala. 26:02 Orang banyak melihat bahwa 26:05 Alquran itu apa sih manfaatnya buat saya 26:07 gitu. Enggak ngedatengin duit, enggak 26:09 ngedatengin kerjaan, enggak bikin anak 26:11 saya pintar, enggak berprestasi, enggak 26:13 bisa kuliah. 26:15 Banyak anak yang kemudian 26:17 SMP itu sudah enggak mau, sudah malu 26:19 bersama Alquran. Ini karena pemahaman 26:22 yang perlu diperbaiki bersama-sama. 26:26 Bahwa Alquran ini adalah pedoman, adalah 26:29 petunjuk yang kalau kita meyakini, kalau 26:33 kita mengimani bahwa kalau kita bersama 26:35 Alquran, insya Allah kita bakal bahagia, 26:38 sukses dunia dan akhirat. 26:40 Ini yang sekarang enggak terbentuk. Umat 26:43 itu 26:44 enggak perlu sama Alquran. 26:46 Enggak bikin saya bisa diterima di 26:47 kampus, enggak bikin prestasi saya 26:49 keren, enggak ada duitnya. 26:52 Pemahaman ini yang membuat umat ini 26:54 kemudian jauh dari Alquran. Maka 26:56 sebenarnya ada yang lebih esensial 26:59 yang menjadi PR bersama dan kita 27:02 mengajak semua elemen untuk 27:04 berkolaborasi bersama. Ayo, kita harus 27:08 bersama-sama 27:10 mengedukasi kembali bahwa hidup kita ini 27:13 kita akan kembali kepada Allah dan bekal 27:15 apa yang mau kita bawa kalau kita 27:17 hidupnya tidak sesuai dengan garis yang 27:20 sudah digariskan oleh Allah. 27:22 Kita sering dengar dari para kiai, dari 27:24 ulama, kalau kita beli mobil Toyota ya 27:27 panduannya mobil Toyota lah gitu, nyebut 27:29 merek ini ya. 27:30 Kalau kita beli kulkas ya panduannya 27:32 kulkas. Lah ini kita hidup masa enggak 27:34 pakai panduan? Akhirnya kita hidup 27:38 mencontoh yang ada di TV, hidup 27:40 mencontoh yang ada di medsos, hidup 27:42 mencontoh yang ada di lingkungan yang 27:43 belum tentu itu benar. 27:45 Dan sayangnya sekarang memang Alquran 27:47 banyak tidak dilirik, banyak tidak 27:49 disukai karena itu dirasa enggak ada 27:50 manfaat. 27:52 Maka kita harus bersama-sama nih 27:54 mengingatkan kembali umat manfaat 27:56 Alquran itu apa, esensi Alquran itu apa 28:00 dan untuk bisa memahami, menjadikan dia 28:02 pedoman hidup ya gimana kalau enggak 28:04 bisa baca? Heeh. 28:05 Apa yang bisa kita andalkan? Itu kan 28:07 salah satu langkah untuk bisa punya 28:09 pedoman hidup, bisa membaca, kemudian 28:11 masuk level selanjutnya memahami dan 28:14 mengamalkan. 28:15 Jadi ini kita baru di tahap awal 28:17 mengembalikan umat, ayo baca Alqurannya. 28:21 Setelah itu kita bareng-bareng yuk 28:22 amalkan bersama-sama supaya hidup kita 28:25 ini 28:26 bahagia dunia akhirat dan sesuai dengan 28:28 garisnya Allah. Dan kalau kita simpulkan 28:31 sekarang ini umat 28:32 jatuh dalam penyakit yang disebutkan 28:34 oleh Rasulullah itu Mas, hubbud dunya wa 28:37 karahiyatul 28:39 maut. Mereka cinta dunia, takut mati. 28:41 Maka mati-matian mengejar dunia, mencari 28:44 uang segala macam, lupa kalau sudah mati 28:46 yang dibawa bekalnya ini apa? Iya. Jauh 28:48 dari Alquran, abai sama Alquran. 28:51 Dan itulah sebenarnya yang diinginkan 28:53 oleh 28:55 musuh-musuh umat. 28:57 Kalau di Alquran dibilang jauhkan umat 28:59 Islam ini dari Alquran, bikin hiruk 29:01 pikuk supaya mereka enggak kembali 29:03 kepada Alquran. Hiruk pikuk ya sibuk 29:06 kita bergosip, sibuk kita 29:08 apa namanya bermain-main di medsos, 29:10 scrolling yang kadang kala tidak ada 29:12 manfaatnya untuk kita sendiri. Sehingga 29:15 jauh lah dari Alquran. Heeh. Maka ini 29:17 yang kami lakukan di LPQ adalah bagian 29:20 dari sekian banyak yang harus kita 29:21 lakukan. Kita mengambil peran di ayo 29:24 kita entaskan dulu dari buta aksara 29:26 Alquran. Nanti kita akan pasca 29:29 pengentasan kita tidak selesai. Karena 29:31 mengentaskan buta aksara Alquran tadi 29:33 kita sampaikan insyaallah dengan metode 29:35 Islah 3 hari sudah bisa baca Alquran. 29:38 Indikasinya dia sudah bisa baca Alquran. 29:40 Sudah kenal harakat, sudah kenal 29:42 makharijul huruf, tapi pasca bisa baca 29:45 enggak kita tinggalin itu. Eh santri 29:48 hari? 29:49 Kalau jaminan semuanya dari Allah 29:51 subhanahu wa taala, tapi dari yang sudah 29:53 kita lakukan di berbagai KBMA, di ribuan 29:55 KBMA 29:57 di ribuan santri ini alhamdulillah 29:59 karena begini Rata-rata 3 hari sudah 30:01 bisa baca. 30:02 Rata-rata insyaallah 3 hari kalau dia 30:04 serius, dia mengikuti, dia aktif, pasti 30:06 dia baca. Heeh. Kenapa? Tadi kan sempat 30:08 ditanya apa bedanya dengan Iqro? 30:11 Kadang kala kalau kita melihat 30:12 masyarakat kita di mas kalau kita ajak 30:15 ngaji fikih 30:17 kajian umum nih majelis taklim senang, 30:19 tapi begitu disuruh baca Quran takut dia 30:22 karena enggak bisa baca, malu, akhirnya 30:23 sembunyi di tiang segala macam. Nah, 30:25 metode ini 30:27 klasikal, kita baca bareng-bareng yuk, 30:29 gurunya yang membacakan, muridnya 30:31 mengikuti, sehingga enggak perlu malu, 30:33 enggak takut ketahuan salah dan karena 30:36 senang, karena happy, kita kasih makan 30:38 siang segala macam, karena mereka happy 30:41 cepat masuknya nih dan kita minta 30:43 suaranya yang keras. Begitu suaranya 30:45 keras, mereka senang 30:47 cepat fasih. Dan alhamdulillah eh dari 30:50 apa yang kami alami di lapangan, 30:52 insyaallah hasilnya cukup sangat efektif 30:55 dalam waktu 3 hari sudah bisa membaca, 30:57 tentu nanti perlu perbaikan eh sifatul 31:00 huruf. Nah, nanti teman-teman yang lain 31:02 bisa ambil peran. Teman-teman yang 31:04 selama ini bergerak di dunia tahsin bisa 31:06 ambil peran. Entah itu metode Umi, 31:08 Qiraati segala macam. Nah, pasca kita 31:10 selesai nih sudah bisa baca, tapi 31:12 diperbaiki ya. Nah, ayo teman-teman 31:14 gandengan tangan. 31:15 Sudah bagus tahsinnya, pengin naik 31:17 level, pengin ngafal. Ayo gandeng 31:19 teman-teman yang eh bergerak di 31:22 eh tahfid Quran. Jadi ini kita 31:23 mengantarkan mereka untuk terus akhirnya 31:26 mereka bersahabat dengan Alquran dan 31:28 mudah-mudahan 31:29 eh masyarakat muslim di Indonesia nih 31:31 nanti mudah-mudahan kalau kita ketemu 31:34 lagi entah tahun depan atau 2 tahun lagi 31:37 angka itu sudah enggak 65%. He em. Ya, 31:39 mungkin sudah turun jadi 30% dan 31:41 mudah-mudahan nanti kita bisa meniru 31:43 itu, meniru sahabat-sahabat kita satu 31:45 rumah satu hafiz Quran. Amin. 31:48 Kira-kira begitu, Mas. Baik. 31:50 Ke saya ingin ke Ustaz Ibrahim, Ustaz. 31:53 Ada beberapa pertanyaan yang diajukan 31:57 oleh pendengar Bapak Utomo ingin 31:58 bertanya. Assalamualaikum warahmatullahi 32:01 wabarakatuh, Ustaz Ibrahim. 32:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 32:03 wabarakatuh. 32:03 Saya ingin bertanya, LPQ ini tempat 32:05 belajar ataukah metode belajar Quran? 32:07 Terima kasih. 32:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 32:10 wabarakatuh. Terima kasih, Pak Utomo. 32:12 Jadi LPQ itu adalah sekali lagi lembaga 32:17 ya, pembelajaran Qiraatil Quran 32:20 Indonesia. He em. Nah, ini organisasi 32:24 ya, organisasi yang independen. 32:26 Ya, 32:28 di dalam organisasi itu 32:31 ada ya, kita ada struktur organisasi. 32:34 Struktur organisasi kita itu mulai DPP 32:38 DPW, DPW itu di kalau DPP di ibukota di 32:42 ibukota negara, DPW itu ada di ibukota 32:46 provinsi 32:48 DPD itu ada di kota atau kabupaten, ada 32:51 DPC 32:52 DPC itu 32:54 kita di tingkat level kecamatan. Nah, 32:57 dari dari situ di masing-masing desa 33:00 kita bentuk KBMA 33:02 minimal satu desa kita adakan satu KBMA. 33:05 Bahkan kalau di Jakarta 33:08 Timur nih, ini sudah terbentuk satu RW 33:11 satu KBMA. Bahkan Bekasi itu ada 200 33:15 KBMA satu kecamatan di Tambun itu jadi 33:19 KBMA itu adalah kelompok belajar membaca 33:22 Alquran jadi itu kita buat nah betul 33:26 kita bentuk seperti itu hanya saja 33:28 memang di KBMA kita 33:31 satu KBMA bisa 33:33 katakanlah mewisuda beberapa generasi 33:37 beberapa kelompok jadi 33:39 karena sistem pembelajaran kita yang 33:42 cukup singkat dua sampai tiga hari lulus 33:45 kita bentuk lagi kelompok lagi kita 33:47 ajari lagi lulus lagi bisa begitu kalau 33:50 di Jakarta KBMA nya di mana saja Pak 33:53 Ustadz Ibrahim? 33:53 ada banyak ada utamanya nih yang sudah 33:55 banyak di Jakarta Timur nih oh Jakarta 33:57 Timur iya Jakarta Selatan juga ada jadi 34:00 KBMA KBMA itu di masing-masing nah 34:02 Jakarta Utara juga ada bahkan Jakarta 34:05 Utara itu ada yang tersentral di Jakarta 34:08 Islamic Center oh nah kebetulan yang 34:11 membina KBMA itu adalah penyuluh 34:14 jadi penyuluh dari KUA beliau namanya 34:17 Umi Yeti Umi 34:18 jadi luar biasa beliau itu 34:21 wanita yang benar-benar pejuang menurut 34:23 saya ya beliau ya walaupun usianya tidak 34:25 muda lagi tapi beliau menggalang di sana 34:28 menggalang 34:30 termasuk ibu-ibu pada daftar sama beliau 34:33 dan diajari dengan metode Islah ini. 34:36 Ehm, baik. Apakah 34:39 untuk menjadi KBMA itu 34:41 harus eh di mendaftar dulu ke LPPQ atau 34:45 seperti apa prosesnya? Kita bentuk. 34:47 Jadi, kita dari DPD kita bentuk. Ada 34:52 juga dari mualim-mualim yang membentuk. 34:56 Jadi, kita bisa dua arah, bisa top down, 34:59 juga bisa bottom up. Jadi, ini inisiatif 35:03 dari mualim 35:04 terus membentuk KBMA juga bisa. 35:08 Dari DPD membentuk karena kondisi yang 35:11 diperlukan itu juga bisa. Jadi, sangat 35:14 fleksibel untuk itu. 35:16 Yang penting proses belajar mengajar ini 35:19 bisa berjalan dengan lancar. 35:21 Dan mereka semua yang patut kita syukuri 35:25 itu gratis kita. Ya, ini sudah iya. 35:28 Jadi, 35:29 jadi sudah menjadi kesepakatan kita, 35:32 kesepakatan kita yang ini merupakan ya 35:36 awalnya dari ide K.H. Mahbub Shaleh 35:38 Sarkasi. 35:39 Beliau yang memberikan ide itu dan 35:41 sampai hari ini kita senantiasa baik itu 35:44 training of trainer, 35:46 proses belajar mengajar di KBMA semua 35:49 tidak dipungut biaya. Baik. 35:52 Saya ke Ustaz Hilal sebelum kita jeda 35:56 ya, teman-teman. Kita jeda di pukul eh 35:59 09.30. Eh, dari Bapak Kundarto. 36:06 Assalamualaikum warahmatullahi 36:07 wabarakatuh, Ustaz Hilal. Mohon maaf, 36:09 saya ingin bertanya. Untuk kaum 36:11 disabilitas lumpuh enggak bisa jalan, 36:14 apakah bisa ikut eh wisuda 36:17 Qur'an di Istiqlal ini atau bagaimana? 36:19 Terima kasih. Masyaallah, masyaallah. 36:21 Ya, Pak Kundarto atau Bu Kundarto nih? 36:24 Pak Kundarto ya. Masyaallah, barakallah. 36:26 Eh, ini kita terharu ini eh dengan 36:29 semangatnya. Insyaallah bisa karena 36:31 memang Istiqlal sendiri ini didesain 36:33 ramah untuk kaum difabel dan kami pun eh 36:36 menerima dengan senang hati. 36:38 Kami berbahagia, eh silakan hadir ya, 36:41 silakan hadir di acara kami eh bersama 36:45 apa? Kawan-kawan kalau ada yang lain 36:47 silakan diajak bersama komunitasnya. 36:50 Malah kalau nanti ada komunitas difabel, 36:53 insyaallah kita juga akan datang, kita 36:55 bikin KBMA, kita belajar bersama-sama. 36:57 Mmm. 36:58 Demikian, Pak Gundarto. Ahlan wa sahlan, 37:00 eh kami doakan semangat kami juga 37:03 seperti Pak Gundarto nih. Baik, terima 37:05 kasih, Ustaz Hilal. Ikhwan dan akhwat 37:07 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, 37:10 kita akan jeda sejenak terlebih dahulu 37:12 bagi Anda yang ingin bergabung dan ingin 37:15 memberikan pertanyaan, kami persilakan 37:18 di 08111999720. 37:22 Seperti ada pertanyaan dari Bapak Tejo 37:25 Sukmono dan Bapak Ramli di Tangerang. 37:28 Kami akan jawab pertanyaan Anda setelah 37:30 jeda berikut ini, jadi tetaplah bersama 37:32 kami. 37:35 [musik] 37:45 [musik] 37:47 Silaturahim untuk Islam yang satu yang 37:48 masih dipancarluaskan dari Jalan Masjid 37:51 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 37:54 Cibubur, Bekasi. Ikhwan dan akhwat, 37:57 terima kasih Anda masih bersama kami. 37:59 Kali ini kita bersama LPQQ Indonesia, 38:03 Gerakan Nasional Pengentasan Buta Aksara 38:06 Alquran. Insyaallah mereka akan 38:08 mengadakan acara akbar wisuda qiraatul 38:12 Quran 38:13 10.000 santri yang akan dihadiri oleh 38:17 Bapak Presiden Republik Indonesia, Pak 38:20 Prabowo Subianto dan juga Menteri Agama 38:23 Nazaruddin Umar serta jajaran eee 38:27 apa namanya pengurus pusat LPQQ 38:30 Indonesia termasuk ada Ustaz Ibrahim dan 38:33 juga Ustaz Hilal, begitu ya. Masya 38:36 Allah, masya Allah. 38:37 Baik, jadi bagi Anda ikhwan dan akhwat 38:39 yang ingin hadir, Anda bisa datang saja 38:42 langsung 38:44 ke Masjid [berdehem] Istiqlal Jakarta 38:46 pada hari Sabtu ya? Sabtu. Sabtu 21 38:51 Desember 2024 38:55 pukul 08.00 sampai dengan pukul 05.00 38:58 sore. 38:59 Insya Allah. Ada dua pertanyaan seperti 39:03 yang tadi sebelum 39:05 eee kami sampaikan, ada Ibu Lili. 39:09 Begitu ya. 39:10 Nanti kita akan jawab, kemudian ada Ibu 39:14 Ani 39:15 di Kemayoran, Ibu Eli serta Ibu 39:21 siapa ini? Ibu Muti ya? Masya Allah. 39:23 Serta Ibu Fatma. Kami ingin menyapa 39:26 pendengar yang 39:27 menyimak dari tadi Ustaz. Begitu ya. 39:30 Masya Allah, masya Allah. 39:31 Ada Bapak Tejo Sukmono. Assalamualaikum 39:35 warahmatullahi wabarakatuh. 39:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:38 wabarakatuh. 39:39 Alquran tidak hanya sebagai bacaan tapi 39:41 yang utama adalah sebagai pedoman hidup 39:43 yang lengkap mulai dari diri sendiri, 39:46 keluarga hingga masyarakat bahkan 39:48 negara. Maaf. Apa tidak 39:51 sebaiknya gerakan pemberantasan buta 39:53 aksara ini disisipi juga dengan memahami 39:57 Quran sehingga diharapkan bisa mengajak 40:00 umat untuk memahami agar dapat 40:03 dijadikan atau menjadikan pedoman hidup. 40:05 Syukron. 40:07 Silakan Ustaz Hilal, Ustaz Ibrahim. 40:10 Iya, eee baik 40:12 masya Allah, eee ini 40:15 tadi adalah pendapat yang menurut saya 40:17 luar biasa, tidak muncul kecuali 40:20 [berdehem] 40:20 saya pikir dari orang yang memang resah 40:23 dan sudah merasakan pentingnya Alquran 40:26 hadir dalam kehidupan dalam bentuk 40:28 pengamalan. 40:29 Betul memang, jadi Alquran tidak hanya 40:32 sebatas bacaan yang berpahala tapi ia 40:36 adalah petunjuk kehidupan. 40:39 Dan kita sudah melihat banyak sekali 40:42 yang sudah mengambil peran namun seperti 40:45 tadi kami sampaikan 40:47 ini keprihatinan yang luar biasa bahwa 40:49 dari sekian 40:51 ratus juta umat Islam tapi mayoritas 40:56 belum bisa baca Alquran. 40:58 Dan kami ingin mengambil peran ini 41:01 mengajak bersama-sama ini adalah 41:04 tingkatan paling dasar paling 41:06 fundamental yang tentu tidak boleh 41:08 berakhir di sini. Ya, selanjutnya begitu 41:11 sudah menyadari pentingnya Alquran dan 41:14 sudah bisa membaca karena Alquran itu 41:16 akan menjadi syafaat buat kita nanti. 41:20 Syafaat baik di dunia maupun di akhirat. 41:24 Dan untuk menjadi syafaat itu Alquran 41:26 harus jadi sahabat. 41:28 Maka yang namanya yang namanya sahabat 41:30 biasanya sahabat itu kan suka berbagi 41:32 rahasia ya Ustaz ya. 41:33 Betul betul. 41:35 Kalau sudah berbagi rahasia itu pasti 41:38 karena ada kedekatan dan kedekatan ini 41:40 dibangun lewat berbagai interaksi. Yang 41:42 pertama kita suka tilawah. Kita suka 41:46 dengan 41:47 berlama-lama membaca Alquran. 41:50 Yang kedua interaksinya adalah melalui 41:53 tadabbur. Tadabbur. 41:55 Yang kita baca kita baca perlahan-lahan. 41:58 Kita mengajak kepada pemirsa kalau sudah 42:00 bisa baca huruf Arabnya huruf Qurannya 42:04 ayo sisakan waktu kita bukan sisakan 42:06 alokasikan waktu kita mulai membaca 42:09 terjemahannya dan itu sudah banyak 42:10 sekali terjemahan dari Depag, 42:12 Alquran-Alquran sudah banyak sehingga 42:14 kita 42:15 memahami apalagi sekarang di YouTube, di 42:17 media sosial banyak sekali kita lihat 42:19 konten-konten dari para ulama, dari para 42:21 kiai yang membedah Alquran. Jadi 42:23 aksesnya sudah sangat mudah. 42:25 Lewat proses membaca kemudian kita 42:28 mentadaburi. Dari mentadaburi kemudian 42:30 kita mentafakuri juga, kita pikirkan apa 42:33 ayat-ayat ini yang dikehendaki oleh 42:35 Allah dari dari kita. Setelah itu masuk 42:38 ke tahap mengamalkan. 42:40 Jadi mulai dengan tilawah, tadabbur, 42:43 kemudian tahu tafsirnya misalkan dan 42:46 mulai kita mengamalkan. Nah, dengan 42:48 mengamalkan inilah insyaallah keberkahan 42:51 itu akan melimpah. 42:53 Membacanya saja satu huruf sudah 42:55 diganjar 10 kali lipat, 10 kebaikan. 42:59 Satu huruf 10 kebaikan. Apalagi kita 43:01 mengamalkan, maka insyaallah orang yang 43:04 bersama Alquran, bersahabat bersama 43:06 Alquran nanti di dunia, di alam barzah, 43:10 di akhirat akan mendapatkan syafaat dan 43:12 kebahagiaan. Derajatnya di dunia Allah 43:15 akan angkat. Seluruh kebutuhannya Allah 43:18 akan penuhi. Ini yang jarang kita 43:20 mati-matian kerja segala macam, tapi 43:23 Qurannya diabaikan. Padahal sumber 43:24 keberkahan justru ada di situ. 43:26 Jadi kepada Pak Tejo tadi, benar Pak? 43:29 Insyaallah ini menjadi concern kita 43:31 bersama. Itulah kenapa kita menggandeng. 43:34 Yuk, saya, kami di LPQ ambil bagian di 43:37 mengentaskan buta aksaranya. Habis itu 43:40 silakan kawan-kawan yang lain tangkap 43:41 nih. 43:42 Ya, lanjutkan nih. Kalau dia sudah 43:44 senang baca Alquran pasti dia ada di 43:46 komunitas Quran. Lama-lama dia bisa baca 43:49 di rumahnya sendiri. 43:50 Syafaatnya akan muncul, badannya lebih 43:52 sehat, hatinya lebih bahagia. Lama-lama 43:54 dia pengin tahu ini apa yang Allah 43:56 pengin dari saya lewat bacaan ini. 43:59 Lama-lama dia tadaburin dan dia 44:00 mendapatkan kok jadi tenang ya, kok 44:02 urusan jadi lebih mudah ya, kok jadi 44:04 lebih beres ya, kok keluarga jadi lebih 44:06 asyik ya, akhirnya dia terus bersama 44:09 Alquran dan insyaallah 44:11 bersama-sama kawan-kawan yang lain, kita 44:14 pengen lengkaplah interaksi sama Alquran 44:17 dan jadi sahabat Alquran. Demikian Pak 44:19 Tejo, barakallahu fik. Baik. Kemudian 44:22 Bapak Ramli di Tangerang, asalamualaikum 44:25 warahmatullahi wabarakatuh. 44:26 Waalaikumsalam, Waalaikumsalam. Ustaz 44:27 mohon info di Istiqlal acaranya jam 44:30 berapa sampai jam berapa? 44:34 Silakan. Iya, 44:35 insyaallah kalau acaranya sendiri secara 44:38 formal itu dari jam 12.00 sampai jam 44:41 05.00 ya, ada penutup peserta memang 44:43 kita sudah siap-siap dari pagi dari jam 44:45 08.00 kita sudah gladi resik, 44:47 registrasi. 44:48 Adapun acara resminya dari jam 12.00 44:51 sampai jam 05.00. 44:53 Demikian. Baik, terima kasih. Demikian 44:56 untuk Bapak Ramli di Tangerang. Ada 44:59 pertanyaan Ibu Darma di Bekasi, ingin 45:02 menyapa, terima kasih sudah menyimak 45:04 siaran ini dari awal. Ada Ibu Lili, oh 45:08 Ibu Darma pengen hadir tapi lagi banyak 45:10 acara keluarga, ya enggak apa-apa Ibu. 45:13 Ibu Lili, asalamualaikum warahmatullahi 45:15 wabarakatuh. 45:16 Waalaikumsalam, Waalaikumsalam. 45:17 Alfiqiqi beserta tim yang sedang live di 45:19 Radio Rasio, saya mendoakan semoga acara 45:22 wisuda para santri di Masjid Istiqlal 45:24 berjalan lancar 45:25 Amin. dan sukses tanpa kendala. Untuk 45:28 kru Rasio selamat bertugas, sehat 45:30 selalu, amin. Amin ya rabbal Terima 45:31 kasih Ibu Lili 45:33 dan itu menjadi pertanyaan terakhir 45:36 Insyaallah, insyaallah. 45:38 Ustaz Ibrahim dan juga Ustaz Hilal 45:40 karena kita dibatasi oleh waktu mungkin 45:43 sedikit closing statement Ustaz. 45:46 Terima kasih, ya sebelum kita akhiri, 45:49 jadi begini 45:50 jadi berkait dari pertanyaan yang sudah 45:52 dijawab Ustaz Hilal juga tadi, jadi 45:56 sekali lagi di manapun tempatnya 45:59 kita LPQKI ya, kita berpatokan pada visi 46:03 dan misi kita sebagai organisasi. Jadi, 46:07 pengembangan silakan kita justru 46:09 berharap lebih berkembang, tetapi 46:11 visi kita adalah berkhidmat menjadi 46:14 perekat umat melalui gerakan nasional 46:17 pengentasan buta aksara Alquran. 46:19 Sedangkan visi kita memang kita dalam 46:21 berorganisasi ini 46:23 memiliki koridor misi yang spesifik. 46:27 Jadi, hanya ada tiga. Yang pertama 46:29 adalah pengentasan buta aksara Alquran, 46:31 kita bergerak di situ, ya. 46:34 Dan yang kedua adalah menggalang dan 46:36 membangun gerakan kebersamaan. 46:39 Ya. 46:40 Dalam melaksanakan kegiatan pengentasan 46:43 buta aksara Alquran. Yang ketiga, 46:45 meningkatkan dan mewujudkan 46:49 kesejahteraan para mualim Alquran. Jadi, 46:53 kita bergerak fokus di situ. Apabila 46:56 nanti seperti apa yang disampaikan Ustaz 46:58 Hilal, ada butuh pengembangan, mari dari 47:01 lembaga lain atau dari mana pun bisa 47:04 mengembangkan lagi. 47:06 Kita siap bergandengan dan kita siap 47:08 menerima masukan. 47:10 Kontribusi apa pun kalau memang itu 47:12 lebih baik, mengapa tidak? 47:14 Karena kita tahu 47:16 surga jauh lebih luas daripada dunia. 47:18 Kita berharap ya, enggak mungkin dong 47:23 eee Rasel mau di surga sendiri, enggak 47:25 ada teman nanti. Terlalu luas untuk kita 47:28 tinggali sendiri. Jadi, mudah-mudahan 47:30 kita semakin banyak teman dalam 47:32 membersamai Alquran ini. Dan 47:35 kita bergerak memang benar-benar 47:38 berdasar dari wasiat Rasulullah, Baginda 47:42 Rasulullah, bismillahirrahmanirrahim, 47:45 khairukum man ta'allamal Qur'ana wa 47:47 'allamah. 47:48 Jadi, 47:49 sebaik-baiknya orang adalah yang belajar 47:52 membaca Alquran dan mengajarkannya. 47:55 Inna afdhalakum man ta'allamal Qur'ana 47:58 wa 'allamah. 48:00 Jadi, orang yang paling utama adalah 48:03 yang belajar Alquran dan mengajarkannya. 48:07 Itu merupakan 48:09 ya nasihat untuk kita pribadi 48:12 yang senantiasa [mendengus] 48:14 agar senantiasa kita bersama, senantiasa 48:17 istikamah dalam membersamai Alquran. 48:20 Terima kasih. Mohon maaf atas segala 48:23 salah dan khilaf. Satu pertanyaan lagi. 48:25 Ya, siap. Silakan. 48:27 Eh, ya dari Ibu Dewi baru masuk ya. Eh, 48:30 apa yang menyebabkan anak muda di 48:32 Indonesia kurang akrab terhadap Alquran? 48:35 Nah, ini 48:37 ini sebenarnya apa yang disampaikan 48:38 Ustaz Hilal tadi. 48:40 Ya. 48:41 Jadi, ini PR kita bersama. Jadi, 48:44 jadi sekarang itu media sosial begitu 48:48 luar biasa marak. He em. 48:51 Hampir tidak ada orang yang tidak punya 48:54 HP. 48:55 Tetapi, ini senantiasa belum tentu 48:58 dengan bijak cara menggunakannya. 49:00 Menurut saya ini sangat berpengaruh dan 49:03 ini saatnya kita 49:05 kita bersyiar, mari kita senantiasa 49:08 senantiasa membersamai Alquran. Karena 49:11 apa? Alquran inilah pedoman hidup kita. 49:15 Apa kata 49:16 Ustaz Hilal tadi? Bahwa kita punya 49:18 mobil, kita punya kulkas, 49:21 ada petunjuk teknisnya. Ya, ada buku 49:25 panduannya. Dan panduan kita adalah 49:29 yang membuat kita tentunya. Kalau kita 49:31 membuat panduan sendiri, ya pasti salah 49:33 jalur. Ya. Jadi, pabriknya ya panduan 49:37 kita Alquran. 49:38 Kalam Ilahi. Insyaallah dengan membar 49:41 membersamai Alquran semakin 49:44 menjadikan hidup kita senantiasa lebih 49:47 berkah. Yakin bahwa 49:49 semua yang ditulis oleh Allah kalam 49:53 Allah itu pasti memang jalan petunjuk 49:57 untuk kita 49:59 menuju keberkahan dunia dan akhirat. 50:02 Mungkin itu, terima kasih. Baik, Ustaz 50:05 Hilal, terakhir closing statement. Ya, 50:07 baik pemirsa semua ini wasiat untuk diri 50:09 saya dan kita semua Rasulullah 50:12 sallallahu alaihi wasallam menyampaikan 50:14 innallaha yarfa'u bi hadzal kitab 50:16 aqwaman wa yudha'u akharin. Sesungguhnya 50:20 Allah itu mengangkat derajat suatu kaum 50:22 karena mereka membersamai Alquran dan 50:25 Allah akan merendahkan suatu kaum karena 50:27 mengabaikan Alquran. Maka mari saya 50:31 dalam kesempatan ini mengajak kita semua 50:34 yakin seyakin-yakinnya bahwa kalau ingin 50:37 bahagia 50:39 dunia dan akhirat adalah Alquran. 50:42 Jika kita memprioritaskan Alquran, maka 50:44 Allah insyaallah akan memprioritaskan 50:47 diri kita juga. Sebanyak apa huruf yang 50:50 kita baca di Alquran, sebanyak itulah 50:53 urusan kita akan dimudahkan oleh Allah 50:56 subhanahu wa taala dan bersama 50:58 Alquranlah akan menyelamatkan jadi syifa 51:01 di dunia dan akhirat. Tidak cuman diri 51:03 kita, tapi anak dan keturunan kita juga. 51:06 Maka bekal terbaik adalah bersama 51:08 Alquran. Yakini seperti saya ngajak ayo 51:11 teh ini enak, gado-gado ini enak. Tidak 51:14 akan terasa enaknya kalau tidak 51:16 merasakan sendiri. Maka ayo semuanya 51:19 yakin Anda berdekatan hari ini coba saja 51:21 1 jam bersama Alquran, tilawah bersama 51:23 Alquran, rasakan bedanya Allah akan 51:25 kasih banyak sekali karunia-karunia yang 51:28 membuat kita pasti terkaget-kaget. 51:31 Bersama Alquran, insyaallah kita akan 51:33 bahagia. Demikian. Baik, terima kasih. 51:36 Ustaz Hilal, terima kasih. Ustaz 51:37 Ibrahim, ikhwan dan akhwat yang 51:39 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 51:41 Demikian program kita di pagi hari ini 51:45 dalam bincang rasul bersama LPQQ 51:49 Indonesia gerakan nasional pengentasan 51:52 buta aksara Alquran insya Allah pada 51:55 hari Sabtu tanggal 21 Desember 2024 51:58 pukul 08.00 pagi sampai dengan pukul 52:01 05.00 sore di Masjid Istiqlal Jakarta 52:03 mereka akan mengadakan wisuda Qiroatul 52:05 Quran 10.000 santri LPQQ Indonesia 52:09 dihadiri oleh Bapak Prabowo Subianto dan 52:11 juga Bapak Nasaruddin Umar jadi ini 52:14 salah satu undangan resmi ya siap Ustaz 52:17 Ibrahim dan Ustaz Hilal melalui siaran 52:18 ini jadi bagi anda yang ingin hadir 52:21 monggo dipersilahkan hadir mudah-mudahan 52:24 anda juga bisa menjadi aktivis dari LPQ 52:25 Indonesia ya untuk syiar untuk apa 52:28 namanya bersama-sama kita mengentaskan 52:31 buta aksara Alquran yang mana tadi 52:34 disampaikan oleh dua narasumber kami ini 52:37 bahwa cukup miris ada sekitar 70% lebih 52:40 kaum muslimin di Indonesia ini tidak 52:42 bisa baca Alquran semoga kita bisa 52:45 menjadi bagian darinya 52:48 bersama-sama kita mengentaskan buta 52:50 aksara Alquran 52:52 akhirul kalam kami yang bertugas di pagi 52:54 hari ini saya Bi Agus ditemani Fajar dan 52:56 juga Andi mohon undur diri billahi 53:00 taufik wal hidayah wassalamualaikum 53:02 warahmatullahi wabarakatuh 53:03 waalaikumsalam