Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 Brail TV. 0:10 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:11 warahmatullahi 0:12 wabarakatuh. Allahumma sholli ala 0:14 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:16 Muhammad. Alhamdulillah. Kita berjumpa 0:19 lagi hari ini, hari Kamis tanggal 18 0:22 Syawal 1446 Hijriah atau tanggal 17 0:27 April 2025. Kita jumpa lagi dalam acara 0:31 ee bincang wakaf. Acara ini diadakan 0:35 setiap Kamis ketiga di Radio Rasil. 0:39 Alhamdulillah narasumber kita Bapak 0:42 Safril Lubis sudah hadir di sini. Kita 0:44 akan bincang-bincang tentang 0:46 mengoptimalkan wakaf untuk kesejahteraan 0:48 umat. Asalamualaikum Pak Safril. 0:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:52 wabarakatuh. Mas Kisnas. Pak Safril 0:54 peran wakaf ini luar biasa ya. sangat ee 0:57 bisa menyisakan masyarakat seperti yang 1:00 terjadi di Malaysia itu klinik Wakaf 1:03 Anur 8 tahun 1:06 198 itu ya Malaysia pada 1:11 tahun 2018 sampai 24 ah pada 1:18 20 2018 ada 24 klinik ya pembangunan 1:22 rumah sakit, sekolah dan pusat kesehatan 1:25 bahkan pembangunan jembatan yang 1:26 dibutuhkan masyarakat. Ini semua hasil 1:29 dari wakaf. Ya, Pak Safril, kita bisa 1:33 enggak bikin seperti ini? Baik, terima 1:35 kasih Mas 1:36 Knaar pemirsa. Asalamualaikum 1:40 warahmatullahi 1:41 wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim. 1:44 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 1:47 wassalamu ala asrofil iya mursalin wa 1:49 ala alihi wasohbihi wikallim ajmain. 1:54 Saya ingin bacakan dulu satu ayat yang 1:56 sering kita kutip ini, Mas Krishna yang 1:58 mestinya sangat memotivasi yaitu surah 2:00 Albaqarah ayat 2:02 261. 2:04 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:05 Masalulladina yunfiquuna amwalahum fi 2:09 sabilillahi kamali hambah hambatan. 2:18 miatun 2:20 khabbah wallahu yudifu liman 2:25 yasya wallahu wasiun alim. 2:31 Perumpamaan orang yang menginfakkan 2:33 hartanya di jalan Allah adalah seperti 2:36 orang-orang yang menabur sebutir biji 2:39 benih yang menumbuhkan tujuh tangkai dan 2:43 pada setiap tangkai ada 100 biji. Dan di 2:47 samping itu Allah melipat gandakan 2:50 pahala bagi siapa yang Dia kehendaki. 2:53 Allah maha luas lagi maha mengetahui. 2:56 Bagi kita yang mau berhitung secara 3:01 sederhana akan termotivasi kita 3:04 berwakaf, berinfak. Dan menurut beberapa 3:07 ulama, wakaf ini adalah bagian yang 3:10 terpenting 3:13 dari wakaf atau berinfak, ya. Wakaf ini 3:17 bagian penting dari infak ini ya. Dengan 3:21 ganjaran seperti itu maka seogianya kita 3:23 akan termotivasi untuk berbakaf. Tapi 3:26 sebelum saya lanjutkan, Mas 3:28 Krishna kepada pendengar Rasil, pemirsa 3:31 Rasil, taqabballahahu minna winkum 3:34 taqabbal ya karim. Selamat hari raya 3:36 Idil Fitri walaupun agak lewat, mohon 3:39 maaf lahir batin kalau ada kesalahan 3:41 kita dalam menyelenggarakan acara 3:43 bincang wakaf ini. Kembali ke topik 3:46 kita, Mas Krisna. 3:49 wakaf ini beberapa kali kita sampaikan 3:52 ternyata bila dikelola dengan baik 3:56 mampu 3:58 mengembangkan potensi yang ada di 4:01 masyarakat itu secara optimal. H kita 4:04 bisa lihat di Malaysia klinik-klinik itu 4:07 banyak sekali dibangun melalui wakaf. 4:10 Kemudian di Bangladesh bahkan mereka 4:13 membangun bukan hanya membangun gedung 4:16 mereka seperti membangun kota gitu 4:19 ya. Ini dari hasil wakaf. Masyaallah. 4:22 Kalau dibandingkan di Indonesia 4:24 kesejahteraan mereka, tingkat 4:26 penghasilan mereka itu jauh lebih rendah 4:28 dari kita. Dan ada satu ciri Mas Krishna 4:31 pendengar sekalian, orang Indonesia itu 4:33 dikenal sebagai orang yang pemurah yang 4:37 pada dasarnya suka bersedekah, suka 4:39 berinfak ya. Nah, tinggal sekarang 4:42 bagaimana kita mendorong 4:45 infak ini berupa sedekah. 4:49 Maaf, infak yang berupa wakaf ini bisa 4:54 betul-betul menggerakkan ekonomi umat, 4:58 menggerakkan potensi-potensi yang ada di 5:01 lingkungan masyarakat sehingga memberi 5:04 masyarakat hasil yang optimal juga gitu 5:06 ya. 5:07 Nah, jadi ee kalau di Malaysia mereka 5:12 menghadirkan klinik, kemudian beberapa 5:14 gedung perkantoran tinggi di Bangladesh 5:17 juga mereka menghasilkan banyak sekali 5:19 sekolah, klinik, rumah sakit. Ya, di 5:23 Indonesia kita juga sedang merancang 5:25 berbagai program yang diharapkan 5:28 dibiayai wakaf. Tetapi salah satu yang 5:31 kita ingin diskusikan pada pagi hari ini 5:33 adalah wakaf yang bisa mensejahterakan 5:37 umat secara 5:38 luas khususnya dalam bidang-bidang yang 5:42 terkait dengan lahan terutama 5:44 lahan-lahan pertanian. Begitu Mas 5:46 Krisna. 5:48 Masyaallah. Apabila seseorang ingin 5:52 mewakafkan tanahnya untuk bidang 5:54 pertanian dalam hal wakaf ini, bagaimana 5:58 itu mekanismenya? Pak Safril. Eh mungkin 6:01 perlu juga diluruskan pendengar pemirsa 6:05 sekalian secara umum dipahami ya 6:09 terutama di Indonesia ya. Kalau ada 6:11 kata-kata berwakaf kesannya itu 6:14 mewakafkan tanah. Hm. Ya. Atau 6:19 mewakafkan bangunan. Iya. Dan seringnya 6:22 mewakafkan tanah untuk diolah menjadi 6:26 sesuatu yang diharapkan oleh wakif. 6:29 Misalnya begini, "Oke, saya punya tanah 6:31 1000 m, saya mau wakafkan, tolong bangun 6:34 di atasnya masjid." Oke. Kita menerima 6:38 telahannya 1000 m, tetapi membangun 6:41 masjidnya kan itu perlu biaya sangat 6:43 besar gitu ya. Iya. Atau bahkan ada yang 6:46 saya punya lahan tanah 2 hektar ya, saya 6:50 mau wakafkan itu untuk dibangunkan 6:52 pesantren di atasnya gitu ya. Nah, kalau 6:55 dibandingkan 6:57 membangun pesantrennya dengan nilai 7:00 tanahnya, jauh lebih mahal membangun 7:03 fasilitas infrastruktur ee pesantrennya. 7:06 Nah, akibatnya Mas Krishna sekarang 7:09 berdasarkan data dari Badan Wakaf 7:12 Indonesia itu ada 7:17 440.512 7:19 lokasi 7:21 tanah wakaf. 7:24 yang diwakafkan untuk berbagai 7:26 kepentingan totalnya itu adalah 7:30 57.000 263 hektar. Lu sekali itu, Mas, 7:35 ya 57.000 7:38 hektar lebih dan hanya sebagian kecil 7:43 ini yang baru bisa dioptimalkan secara 7:46 produktif. Secara produktif ya. Nah, 7:50 pagi ini kita mau berbicara tentang 7:54 kemungkinan wakaf 7:57 menggerakkan program optimalisasi 7:59 lahan-lahan wakaf yang sedemikian luas. 8:02 Ini masih ditambah lagi dengan 8:05 lahan-lahan tidur ya. Di Jawa Barat saja 8:08 itu ratusan ribu hektar yang tidak 8:11 dimanfaatkan untuk program pertanian 8:14 yang produktif. Hm. Akibatnya Mas 8:17 Krishna, di satu sisi kita masih belum 8:20 mampu membangun ketahanan pangan, tetapi 8:23 di sisi lain kita belum mampu 8:25 memanfaatkan lahan yang sedemikian luas, 8:28 gitu. Nah, jadi ada 8:31 diskusi tentang memanfaatkan wakaf untuk 8:35 mengembangkan program pertanian. 8:38 Ee pendengar pemirsa, bulan 8:41 lalu pada waktu Ramadan kita kedatangan 8:45 tamu dari Badan Wakaf Indonesia yaitu 8:48 Dr. K. H. Agus Priatno ya. Beliau adalah 8:53 komisioner di Badan Wakaf Indonesia 8:55 Pusat yang sekaligus membidangi Kepala 9:00 Bidang Humas Sosialisasi dan Literasi 9:03 Wakaf. Salah satu yang kita bahas dengan 9:06 beliau adalah kemungkinan menghimpun 9:10 wakaf untuk kepentingan pengembangan 9:14 pertanian. Beliau bilang sangat 9:16 potensial. He ya karena berbagai hal. 9:20 Nah, jadi ya pagi ini mungkin kita akan 9:22 bicara agak sedikit fokus ke wakaf untuk 9:26 bidang-bidang tertentu. Apakah cocok 9:30 kalau bidang pertanian? Itu yang mungkin 9:32 kita diskusikan Mas Krisna. Apabila 9:35 tanah sudah tersedia oleh yang memberi 9:37 wakaf, lalu kan perlu 9:40 bibit, lalu pupuk dan lain-lain itu 9:44 siapa yang membiayai itu? Mendana itu 9:46 siapa? Ya, jadi pendengar pemirsa 9:50 sekalian, apabila kita berbicara program 9:54 ee pertanian atau program pertanian 9:58 produktif, maka sekurang-kurangnya kan 10:00 ada tiga komponen di sana. Hm. Satu, 10:03 apakah ada lahannya? Hm. Ya. Nah, dalam 10:07 konteks wakaf tadi kita bicara lahan 10:09 wakaf itu 57.000 hektar lebih ya ada 10:13 lahannya. Iya. Apakah lahan ini adalah 10:15 lahan yang memang di ee ikrarkan untuk 10:19 lahan pertanian? Kita belum tahu. Iya. 10:21 Tetapi pada dasarnya apabila lahan itu 10:23 sudah diwakafkan ya kita bisa minta izin 10:26 ke BWI untuk kita alih fungsikan 10:29 misalnya menjadi pertanian gitu ya. 10:31 lahannya ada. Apalagi yang diperlukan? 10:34 Orang-orang yang akan mengerjakan lahan 10:37 itu melalui program manajemen pertanian 10:41 produktif. Jadi bukan sekedar ada 10:43 petaninya, tapi harus diolah dengan 10:47 manajemen produktif gitu, Mas Krisna. 10:50 Yang ketiga yang diperlukan adalah biaya 10:54 untuk mengoptimalkan lahan. Sering ada 10:57 keluhan tidak bisa beli pupuk yang baik. 11:00 He. Tidak ada biaya untuk membayar 11:03 petaninya, kurang biaya untuk membeli 11:06 bibit. Dan sedihnya pada waktu panen 11:10 harganya, harga komoditi itu rendah dan 11:13 sebagainya. Nah, ini yang bisa dikelola 11:15 melalui manajemen pertanian produktif 11:18 yang dikendalikan atau 11:21 digenerate atau di apa namanya? 11:25 Dioptimalkan melalui program wakaf 11:27 pertanian ini ya. Artinya dengan wakaf 11:32 pertanian maka manajemen pertanian 11:35 produktifnya bisa kita persiapkan. Kita 11:37 sudah mempunyai beberapa program yang 11:39 sudah teruji untuk itu. Kemudian dana 11:43 yang diperoleh dari wakaf pertanian ini 11:46 bisa kita manfaatkan untuk membiaya 11:49 pertanian. Kemudian setelah panen 11:51 uangnya dikembalikan. H. Jadi, uang 11:54 wakafnya enggak habis-habis, 11:56 terus-menerus berkembang dan kita 11:58 harapkan ini akan semakin luas. Yang 12:00 memperoleh manfaat tentu di samping 12:03 petani ada ketersediaan pangan yang 12:05 cukup. Kita mendorong kita 12:08 berpartisipasi dalam membangun ketahanan 12:11 pangan negara. ya, Menteri Pertanian 12:14 sekarang sangat bersemangat beliau ya, 12:17 intensif sekali mengembangkan wakaf e 12:20 maaf mengembangkan program pertanian 12:22 produktif ini dah. Apabila kita dari 12:24 wakaf bisa ikut berpartisipasi ya, maka 12:28 walaupun dalam skala kecil tetapi banyak 12:30 maka program wakaf ini bisa berperan 12:33 dalam 12:35 meningkatkan ee produktivitas pertanian 12:37 di negara ini, Mas Krishna. Begitu. Oke. 12:40 Baik. Ee ya. 12:43 Hewan danwat masih dalam acara bincang 12:45 wakaf bersama Bapak Safril. Silakan yang 12:48 mau bertanya bisa langsung juga ke Pak 12:50 Safril di 12:54 081685488. 0816855488. 13:00 Nanti kami akan ulangi lagi nomor ini. 13:04 Ee jadi 13:07 ee untuk lahan 13:09 ini berapa minimal yang bisa kita 13:13 wakafkan? Minimal luasnya itu? Jadi 13:15 begini, Mas Krisna. Sebetulnya kita 13:18 untuk ee program wakaf pertanian ini 13:22 kita bukan fokus mencari lahan. Hm. 13:25 Karena lahannya sudah banyak sekali. Oh, 13:27 lahannya sudah banyak. Lahannya sudah 13:28 banyak sekali. Tetapi kita 13:31 mendorong para calon wakif he untuk 13:35 mempertimbangkan ya berwakaf 13:39 uang ya berwakaf uang yang peruntukannya 13:43 adalah untuk mengoptimalkan pertanian 13:46 produktif. H. Jadi uang ini kalau 13:50 misalnya begini, ada juga wakif itu, 13:52 "Saya mau bangun masjid, uang saya 13:54 walaupun 2 R juta misalnya, saya ingin 13:57 digunakan untuk pengembangan masjid." 13:59 Oke, kita gunakan untuk masjid ya. 14:01 Ada juga yang untuk beberapa tahun lalu 14:03 untuk rumah sakit misalnya kita 14:05 peruntukkan untuk itu. Ada juga yang ee 14:11 lewat lembaga wakaf silaturahim titip 14:14 untuk pembangunan rumah sakit ibu dan 14:16 anak di Gaza. Itu tentu kita teruskan ke 14:20 Masirah ee Maimunah Center yang memang 14:24 mengkoordin pembangunan. Tapi secara 14:26 khusus ini pembicaraan kita pada pagi 14:29 ini adalah bisakah kita menghimpun wakaf 14:33 uang untuk digunakan mengoptimalkan 14:38 pertanian secara produktif. Tadi kan 14:40 saya sampaikan salah satu yang menjadi 14:42 hambatan itu adalah modal untuk 14:44 pengembangan pertanian. H. Nah, jadi 14:46 kalau kita punya wakaf 14:48 uang, maka kita harapkan Mas Krisna 14:52 wakaf uang itu digunakan untuk memodali 14:55 kegiatan pertanian ya, mulai dari 14:59 membeli pupuk, mengolah lahan, kemudian 15:03 memelihara, 15:04 mengembangkan apa namanya tanaman sampai 15:07 panen. Dan hasilnya setelah panen, uang 15:10 wakaf yang tadi dipakai itu dikembalikan 15:13 kepada wakaf. tentu sudah ada hasilnya 15:15 itu. Nah, hasilnya itu bisa dimanfaatkan 15:18 untuk ee bagian dari kesejahteraan umat 15:21 lah. Membiayai petani yang tidak apa 15:25 namanya tidak mampu memperoleh hasil 15:27 yang optimal dan seterusnya. Nah, ini 15:30 yang kita pertimbangkan bagaimana kita 15:33 menghimpun ee wakaf berupa uang dan itu 15:37 akan kita gunakan membiayai ee kegiatan 15:40 pertanian ini. Ini bincang kita pada 15:43 pagi ini pendengar 15:45 pemirsa baru berupa wacana karena salah 15:48 satu yang sangat kritis dari program 15:52 kebutuhan bangsa ini adalah kemandirian 15:55 pangan. Ya, apabila kita melalui wakaf 15:59 bisa ikut 16:01 berpartisipasi, bukan saja wakif atau 16:05 pendengar pemirsa sudah menunaikan apa 16:08 yang digambarkan di surah Albaqarah 261 16:11 tadi ya, mengharapkan rida Allah, tetapi 16:15 juga sudah bisa mengembangkan pertanian 16:18 melalui wakaf uang yang disalurkan 16:20 melalui lembaga wakaf silaturahim. 16:22 Kurang lebih seperti itu. Baik, silakan 16:25 yang mau bertanya mengenai wakaf 16:28 pertanian seperti apa, silakan kami 16:30 tunggu pertanyaan Anda di 16:34 0811 16:37 9997 16:40 20. Ee waktu itu sudah dijelaskan bahwa 16:43 untuk wakaf ee uang 16:45 itu enggak mesti berjuta-juta, Pak. Pak 16:48 Safril, ya. Berjuta-juta boleh. itu tapi 16:50 kalau 16:52 mau lagi saja berapa saja. Tetapi kita 16:55 berharap pemirsa pendengar sekalian 16:58 apa yang dikembangkan di ee 17:02 Bangladesh maupun di Malaysia mereka 17:05 mengembangkannya secara massal namanya 17:08 crowd funding ya. Penengar hasil kan 17:11 paling 17:12 sedikit hampir 2 juta orang mask ya. Iya 17:15 ya. Dari situ pendengar aktif katakanlah 17:19 dari dari sejumlah analisa kita 17:22 kira-kira 750.000 orang ya. He. Kalau 17:25 10.000 10% saja 17:28 75 ri.000 orang he ya 17:32 berwakaf ee 100.000. Kita sudah punya 17:38 nilai wakaf yang bisa berangkat itu 17:41 sudah bisa kita mengembangkan pola 17:43 pertanian yang produktif. Heeh. Kita 17:45 sering melihat ya 17:47 beberapa negara ee program pertaniannya 17:53 sedemikian produktif. Ya, Mas Krisna. 17:57 Ini cerita walaupun agak berbeda sedikit 17:59 dari ee topik wakaf ini, tapi kita bisa 18:02 melihat betapa pertanian atau 18:06 perkebunan itu bisa memberi kontribusi 18:08 besar. 18:11 Vietnam 18:13 itu hasil penjualan duriannya itu 18:18 52 ee triliun. 52 triliun ya. 52 triliun 18:24 ya. Itu hanya jualan ekspor durian saja 18:27 ya. Ekspor durian saja. Nah, kita bukan 18:30 mau mengembangkan durian, tetapi apabila 18:33 lahan yang Allah kasih ini kita olah 18:37 dengan baik, terencana dia bisa 18:41 menghasilkan banyak hal. Misalnya 18:44 begini, kita 18:47 kembangkan 18:48 pertanian ee padi-padian, khususnya padi 18:52 ya untuk menghasilkan 18:54 beras dengan tingkat produktivitas yang 18:57 di atas rata-rata. 18:59 Dan itu kita sudah coba di beberapa 19:02 tempat itu bisa hasilnya hampir 60% di 19:07 atas yang dicapai oleh rata-rata petani. 19:11 Rata-rata petani itu kan hanya kira-kira 19:13 5,3 ton per hektar gabah kering panen, 19:16 Mas Krishna. He. Tapi 19:18 melalui program pertanian produktif itu 19:22 bisa dicapai kira-kira 6,5 sampai 7 ton 19:27 gabah kering pan gabah kering giling ya 19:30 per hektar. Dan apabila ditopang dengan 19:33 dana 19:35 wakaf untuk mengembangkan pertanian 19:37 produktif ini, maka jumlah-jumlah lahan 19:41 atau luas lahan yang hadir dengan 19:44 produktivitas tinggi tadi akan lebih 19:46 banyak gitu ya. dan semakin banyak 19:49 kelompok tani yang bisa kita kembangkan 19:52 melalui program wakaf pertanian ini 19:57 ee sehingga hasil panen itu juga semakin 20:02 besar secara massal gitu ya. Dan bukan 20:05 hanya itu, Mas Krisna, kalau kita bicara 20:07 kenapa negara lain itu bisa mengekspor 20:10 durian sedemikian besar, ya kita juga 20:13 bisa kombinasikan lahan-lahan pertanian 20:16 itu dengan konsep agroforestri yang 20:19 betul-betul sangat memelihara lingkungan 20:22 dan memberi hasil optimal 20:24 dengan wakaf pertanian ini. Ya, jadi itu 20:29 yang mungkin kurang lebih sebagai 20:31 gambaran kenapa lahan lahan pertanian 20:35 yang kurang produktif ini bisa menjadi 20:39 sangat produktif melalui program wakaf 20:42 uang gitu, Mas Krisna. Baik, kami baca 20:44 dulu ya, Pak Safril ya. Ee ya dari 20:47 pendengarnya. Asalamualaikum, Pak 20:48 Safril. Kami kebetulan sudah melakukan 20:51 kegiatan berkebun dengan memanfaatkan 20:53 lahan tidur dan sudah punya SK KWT. Apa 20:57 nih? 20:58 surat oke SK KWT dan pernah jadi 21:02 pemenang lomba tingkat provinsi cuma 21:05 mahasiswa daya masyarakat sangat 21:08 membutuhkan banyak bantuan seperti 21:10 peralatan pertanian apakah kami bisa 21:12 mendapatkan bantuannya 21:15 baik eh Pak Ibu Raiha Rehana Ibu Mariana 21:21 Raihana Ibu Rehana Ibu sudah memulai 21:25 sesuatu yang sangat mulia sebenarnya ya, 21:28 bagaimana lahan tidur yang dalam tanda 21:32 petik menjadi seperti mubazir, ibu olah 21:35 bersama dengan petani sehingga produktif 21:38 ya. Tapi tentu tidak bisa berhenti di 21:41 situ. Saya paham bahwa untuk 21:44 mengembangkannya masih memerlukan ee 21:47 penambahan investasi, apakah peralatan 21:51 mekanis pertanian dan sebagainya. kita 21:54 hari ini baru kita mau menggulirkan 21:57 wakaf pertanian ini. Apabila memang 22:00 nanti wakaf pertanian ini bisa 22:02 menghimpun dana wakaf, maka tentu saja 22:06 bisa digunakan untuk menopang kebutuhan 22:09 pengembangan pertanian produktif, 22:11 termasuk menyediakan alat-alat pertanian 22:15 atau mekanisasi pertanian yang sesuai 22:17 dengan kebutuhan. Kurang lebih begitu. 22:19 Tapi untuk saat ini kita baru akan baru 22:22 memulai, Bu. Tetapi kalau nanti dari 22:26 para wakif itu memang mampu kita mampu 22:29 menghimpun dana wakaf, tentu kita bisa 22:33 ee gunakan untuk menopang pengembangan 22:36 pertanian secara produktif. Mungkin 22:38 sementara ini saya jawab seperti itu, 22:39 Mas. Oke. Baik. ke Pak Sapri apakah bisa 22:42 memberikan nomor rekening yang bisa i 22:46 ditransfer ke untuk peserta dalam wakaf 22:49 ini? Baik ee pendengar 22:53 pemirsa. Pertama 22:56 tentu niatkan berwakaf semata-mata 23:01 karena cari rida Allah ya. Kalau niat 23:04 itu sudah ada, kemudian kita minta Allah 23:08 teguhkan niat itu. Bagaimana 23:10 mengimplementasikan wakafnya? Silakan 23:14 Bapak, Ibu transfer ke Bank Syariah 23:18 Indonesia. Nomor rekeningnya adalah 2 23:24 2nya 4 kali. 23:26 Kemudian 23:28 300, kemudian 23:32 307 ya. Atas nama atas nama Lembaga 23:37 Wakaf Silaturahim. Saya 23:40 ulangi. 222 duanya 4 kali 23:45 300 307. 23:48 Iya. Atas nama Lembaga Wakaf 23:51 Silaturahim. 23:53 Kemudian apa yang perlu 23:54 dilakukan pada waktu Bapak Ibu 23:58 mentransfernya? Jangan lupa niatkan 24:00 lebih dulu bahwa Bapak Ibu berwakaf 24:04 karena Allah. Kemudian di berita 24:08 pengirimannya tulis di situ wakaf. 24:12 Kalau Ibu mau spesifik untuk pertanian, 24:15 boleh dituliskan wakaf pertanian atau 24:17 wakaf lain. 24:19 Tetapi pada dasarnya niat Ibu untuk 24:22 Bapak Ibu untuk 24:24 berwakaf sudah 24:26 tertunaikan dengan Ibu mentransfer ke 24:28 rekening itu. Kemudian Bapak Ibu 24:32 kirimkan bukti 24:34 transfernya ke nomor handphone WA 24:39 0816 24:42 8548. Insyaallah itu akan kita catat di 24:46 dalam register wakaf kita. Dengan 24:49 demikian maka secara formal Bapak Ibu 24:52 sudah menunaikan wakaf dan secara 24:55 syariah Bapak Ibu juga sudah menunaikan 24:59 apa yang Allah peringatkan untuk 25:01 berwakaf. Ya, mekanismenya seperti itu 25:04 aja, Mas Kris. Oke, ya. Ada yang tanya, 25:07 "Assalamualaikum, Pak 25:09 Safrir. Apakah setelah itu kami boleh 25:12 melihat hasil dari pertanian itu?" Ya. 25:16 Nah, ini menjadi menarik ya. 25:19 Eh tentu saja kewajiban sebetulnya 25:22 kewajiban dari nazir 25:25 kita untuk melaporkan kepada 25:29 wakif ke mana uang yang uang wakaf yang 25:32 telah mereka storkan itu digunakan. Ya, 25:35 hanya saat ini karena produk pertanian 25:38 ini kan belum baru akan kita mulai ya. 25:41 Nanti kalau misalnya kita memperoleh 25:43 wakaf uang yang cukup, kita akan gunakan 25:47 misalnya mengembangkan pertanian 25:51 seluas katakanlah 5 hektar atau 10 25:54 hektar di daerah Karawang misalnya ya. 25:58 Dan daerah itu adalah di persawahan di 26:00 desa ini itu ini itu maka hasilnya kita 26:04 laporkan. Boleh dilihat sangat boleh 26:06 dilihat. He. Bahkan kita sebetulnya 26:08 sangat mengharap para wakif itu ikut 26:12 hadir di tempat di mana uang wakaf itu 26:15 digunakan. Dengan begitu mereka walaupun 26:18 sudah terputus kepemilikan hartanya 26:20 menjadi kepada Allah, tapi mereka pasti 26:23 mendoakan mudah-mudahan Allah berkahi 26:25 wakaf yang telah mereka tunaikan. Gitu 26:27 Mas Krisna. Berarti per singkatnya 26:29 adalah bisa dilihat dan kita akan 26:31 laporkan. Tapi pendengar sekalian, 26:34 pemirsa, program ini baru kita 26:36 diskusikan pada hari ini. Kita harapkan 26:39 nanti bisa berkembang. Dengan 26:42 demikian, apapun hasilnya kita harapkan 26:46 bisa bermanfaat kepada masyarakat gitu. 26:49 Jangan lupa ee kalau Anda ingin bertanya 26:52 lebih lanjut mengenai wakaf ini, silakan 26:55 telepon atau kirim WA ke 26:59 0816 kemudian 27:02 855 kemudian 27:04 488 27:07 0816 27:13 858 atau kalau yang mau transfer untuk 27:16 diwakafkan ya silakan ke BSI 27:19 di nomor rekening 2 27:21 2nya 4 kali 27:27 3007 2 2nya 4 kali 27:32 30307 atas nama Lembaga Wakaf 27:36 Silaturahim 27:38 ya Mas Krisna dan pendengar pemirsa 27:42 sekalian mengapa wakaf pertanian ini 27:46 menjadi penting pada dasar Dasarnya kita 27:49 paham bahwa kurang lebih 30% tenaga 27:53 kerja Indonesia itu berada di sektor 27:55 pertanian. Iya, kurang lebih 30% ya. 27:58 Kemudian lahan subur itu luas sekali. He 28:02 luas sekali. Sehingga kita 28:06 merasa sangat sayang kenapa enggak 28:08 dikembangkan. 28:10 Tetapi hambatan-hambatan yang ada adalah 28:13 modal untuk pertanian terbatas. 28:16 Kemudian satu lagi kalau mungkin 28:19 di media sosial kita sering lihat di 28:22 sana sini terutama di Cina, 28:25 bagaimana mengolah pertanian itu secara 28:27 mekanis sangat luar biasa bagus gitu ya. 28:30 Pada dasarnya kita bisa lakukan hal yang 28:32 sama di sini. Dan salah satu langkah 28:35 menuju ke sana boleh jadi adalah melalui 28:38 wakaf pertanian ini. Ee Mas Krishna dan 28:41 pendengar sekalian, walaupun pagi ini 28:43 kita berbicara tentang wakaf pertanian 28:46 tapi tidak menutup ya. 28:51 Apabila pendengar pemirsa juga 28:53 berkeinginan untuk 28:55 berwakaf untuk kepentingan lain, 28:58 wakaf 29:00 ee pembangunan rumah sakit misalnya, 29:03 baik yang di 29:05 Gaza maupun di tempat lain bisa 29:08 mengirimkannya khusus memberi keterangan 29:10 wakaf untuk rumah sakit. H kita akan 29:12 teruskan ke khusus untuk yang rumah 29:15 sakit ibu dan anak yang di Gaza kita 29:18 akan teruskan ke Maimunah Center H atau 29:21 AWG yang memang mengelolanya. Tapi kalau 29:26 memang mengkhususkan untuk wakaf 29:28 pertanian kita akan gunakan sebagai 29:32 penopang pertanian produktif. Mas 29:35 Krishna saya sangat bersemangat tiap 29:37 kali bercerita tentang wakaf tentang 29:39 pertanian produktif. Kenapa? 29:41 Karena pertanian pertanian yang sekarang 29:44 secara umum dijalankan oleh para petani 29:47 itu cenderung pertanian konvensional. H 29:51 seperti apa yang selama ini sudah 29:54 dijalankan sehingga hasilnya juga 29:57 seperti tadi maksimum itu hanya 5,3 ton 30:00 per hektar itu itu sudah merupakan 30:02 gambaran dari 30:05 ee dari pemerintah sendiri itu 30:08 mengatakan bahwa memang ya segitu sudah 30:10 5,3 tahun gabah keringgiling itu. Tetapi 30:13 yang kita terapkan di kelompok pertanian 30:18 organik ada di beberapa tempat, ada di 30:21 Suking, di Tasik Malaya, ada di Bengkulu 30:24 itu sampai bahkan kalau dikonversi ke 30:27 gabah kering ee panen kira-kira 13 ton 30:32 itu setara dengan 9 ton gabah kering 30:36 giling, Mas. Hampir dua kali lipatnya 30:39 gitu ya. Nah, kalau ini kita dorong 30:41 pertumbuhan seperti ini melalui wakaf 30:44 pertanian, saya kira hasilnya akan lebih 30:46 banyak lagi gitu 30:48 ya. Jadi, pertanian kita, pertanian 30:51 Indonesia bukan hanya pertanian 30:53 konvensional lagi, tetapi sudah menjadi 30:57 pertanian produktif yang akan memberi 31:01 mampu memberi kontribusi bagi 31:03 kemaslahatan umat gitu, Mas Kisna. Bukan 31:06 hanya padi ya, apa saja ya, kita bisa 31:09 berbicara masalah herbal suatu waktu dan 31:12 sebagainya. Tetapi intinya adalah 31:14 lahan-lahan yang kita miliki bisa 31:16 menjadi produktif. Kurang lebih seperti 31:19 itu. Lahal-lahan seperti jahe merah ya, 31:23 atau lain macam. Nah, ada ada ini kalau 31:26 bicara masalah itu Eropa dan Amerika 31:29 sekarang sedang mengkonversi penggunaan 31:31 obat-obatan ke herbal. H ya, sehingga 31:34 produk-produk pertanian berbasir herbal 31:37 juga punya tempat untuk diekspor, Mas 31:40 Krishna. Tentu ini bagian dari 31:43 optimalisasi produktivitas pertanian ya. 31:46 Kalau wakaf pertanian ini bisa bergulir 31:48 dengan baik, ini juga menjadi bagian 31:50 dari yang mampu memberi kontribusi 31:52 kepada kemaslahatan umat. Hm. Oke. 31:55 Asalamualaikum, Pak Safril. Kami ingin 31:57 bertanya. Apabila kami ingin mewakafkan 32:01 tanah, tapi status tanahnya masih girik, 32:03 apakah bisa diterima? Belum sertifikat. 32:07 Ya. Jadi 32:09 memang ada beberapa KUA karena serah 32:13 terima lahan 32:15 wakaf berupa tanah itu dilakukan di 32:20 Kantor Urusan Agama KUA. Biasanya KUA 32:23 menghendaki lahan itu status hukumnya 32:26 sudah sertifikat. Sudah sertifikat ya. 32:29 Tetapi ada beberapa lokasi terutama di 32:31 Indonesia Timur yang proses untuk 32:34 sertifikasi itu juga sulit. Nah, 32:37 berdasarkan girik surat atau es biasanya 32:40 disebut dengan surat jual beli ya, itu 32:44 sepanjang sudah dilegalisir oleh ee 32:48 kepala desa bahwa tanah tidak bermasalah 32:50 itu bisa dilakukan ee akta ikrar 32:54 wakafnya di kantor urusan agama. Jadi 32:57 silakan berhubungan dengan KU setempat. 33:00 Hm. ya. Tapi secara formal itu mereka 33:03 membutuhkan legal standing atau status 33:07 tanah yang sudah berupa sertifikat. 33:11 Oke. Asalamualaikum, Pak Sapri. Apa 33:14 bagaimana apabila tanah itu ternyata 33:16 tandus atau tidak subur? Apakah lalu 33:20 menjadi wakaf yang tidak menghasilkan 33:22 atau bagaimana? Baik. Pada dasarnya 33:26 tanah yang tidak subur ya itu bisa 33:30 disuburkan dengan beberapa pendekatan 33:33 ya. Tetapi berbeda misalnya begini Mas 33:36 Krishna kita tahu Padang Arafah itu kan 33:39 padang tandus ya. Walaupun dengan 33:42 beberapa pendekatan sekarang ee kerajaan 33:44 Arab Saudi sudah melihat itu ternyata 33:47 sekarang banyak sekali pohon di situ. 33:50 Apa yang saya mau sampaikan adalah 33:51 pendengar pemirsa, tanah yang tidak 33:54 subur itu melalui pendekatan bisa dibuat 33:57 subur. Kecuali misalnya itu memang 34:01 daerah berbatu yang sangat kering yang 34:04 seluruh daerah sekitar situ itu memang 34:07 tidak ada pertumbuhan yang baik bagi 34:10 tanaman. itu barangkali sulit ya. Tapi 34:12 kalau ada satu bidang tanah kurang subur 34:15 atau tidak subur karena berbagai faktor 34:18 kita bisa pelajari sehingga bisa 34:21 dilakukan upaya-upaya menyuburkannya. 34:23 Termasuk misalnya lahan-lahan bekas 34:25 tambang. Lahan-lahan bekas tambang itu 34:27 sangat asam tetapi ada serangkaian 34:30 pendekatan yang bisa dilakukan untuk 34:32 menyeburkannya. 34:35 Kurang lebih begitu Mas Krisna. 34:36 Asalamualaikum Mas Spril. Waalaikumsalam 34:38 warahmatullahi wabarakatuh. Apakah tanah 34:39 dimasuk sini hanya di seputar Jawa Barat 34:42 saja? Apakah bisa di tempat yang jauh? 34:46 Baik, 34:48 mekanisme meningkatkan produktivitas 34:50 pertanian ini pada dasarnya dengan 34:53 sistem komunikasi yang ada bisa kita 34:56 lakukan jarak jauh. Misalnya begini, Mas 34:58 Krishna. Dengan beberapa petani di 35:01 Karawang, saya selama ini melakukan 35:03 bimbingan pertanian setiap pekan. Saya 35:06 bahkan belum pernah bertemu dengan 35:08 mereka. 35:09 Ya, tapi bimbingan kita berikan setiap 35:11 pekan bisa itu di mereka ikuti dan 35:15 dengan demikian bisa dilakukan di mana 35:18 saja termasuk di luar Jawa. Kita sedang 35:22 mengadakan pembicaraan dengan beberapa 35:24 rekan e koordinator petani di salah satu 35:28 adalah di Pajang Padang Panjang di 35:31 Sumatera Barat namanya Pak Haji Anas. 35:34 Beliau koordinator pertanian. kita 35:36 sedang merancang bagaimana 35:39 mengoptimalkan hasil pertanian khususnya 35:42 sayur-mayur, padi-padian dan sebagainya 35:45 di daerah Padang Panjang bisa menjadi 35:48 lebih baik seperti tadi. Jadi pada 35:49 dasarnya tidak hanya di Jawa saja Mas 35:52 Krisna apalagi hanya di Jawa Barat. Di 35:55 mana saja bisa, tentu saja kita bisa 35:58 melakukan bimbingan jarak jauh. 36:00 manajemen pertanian yang kita akan 36:02 laksanakan juga berbasis manajemen 36:06 produktif yang bisa 36:07 dipertanggungjawabkan walaupun jaraknya 36:09 jauh gitu. 36:12 Oke. Baik. Ee silakan yang mau telepon 36:17 kami tunggu kalau untuk Rasil ke 36:21 0811 36:22 999720 atau telepon ke 36:29 02184512. Untuk transfer bisa ke BSI di 36:33 222nya 4 kali 36:36 30307 atas nama Lembaga Wakaf 36:40 Silaturahim. 36:42 Oke, 36:43 ya. Jadi, 36:45 ee pada waktu di penghujung Ramadan, Mas 36:49 Krishna, kita berbicara tentang wakaf 36:54 uang pada malam-malam terakhir bulan 36:57 Ramadan atau kita sebut menunggu 37:00 Lailatul Qadar. Itu alhamdulillah banyak 37:03 sekali yang Oh, alhamdulillah ya. Yang 37:05 berwakaf pada malam halaman hari, Bu. 37:08 Ya, Masyaallah.Ayaallah. Karena kan 37:09 kalau selama ini kalau kita iktikaf, 37:12 kita berbicara masalah salat-salat 37:14 sunah, zikir, baca Al-Qur'an, hampir 37:18 tidak pernah kita sentuh untuk berzakat 37:22 misalnya atau berwakaf pada malam-malam 37:25 itu. Nah, suatu ketika kita bicara 37:27 dengan salah seorang ustaz kita di sini, 37:30 tentu saja bisa semua amal-amal kebaikan 37:33 ya termasuk amal jariah bisa dilakukan 37:36 pada malam-malam Ramadan itu. Jadi agak 37:38 lumayan ramai pada waktu itu. Walaupun 37:40 ada yang jumlahnya Rp15.000 Rp2.000 37:43 tetapi maknanya adalah kita mengisi 37:47 malam-malam terakhir bulan Ramadan itu 37:49 dengan beramal jariah termasuk di 37:53 antaranya adalah wakaf. Jadi itu suatu 37:55 hal yang baru gitu Mas Krisna ya. Jarang 37:59 sekali selama ini kita bicara ee wakaf 38:03 atau jariah pada malam hari. He. Karena 38:05 orang beranggapan harus kita stor ke 38:07 banknya atau pergi ke mana atau ke 38:08 masjid gitu ya. 38:10 H. Oke, Pak Safiril ada yang tanya nih, 38:13 siapa penerima manfaat utamanya dari 38:15 wakaf ini? Ukuf alaihnya penerima 38:19 manfaat utama itu tentu kita akan 38:22 gulirkan 38:24 ee rasil adalah radio dakwah, kegiatan 38:28 dakwah, tetapi juga tidak menutup 38:30 kemungkinan para dua yang menjadi wukuf 38:34 alaihnya, penerima manfaat utamanya itu 38:36 akan kita akan kita berikan termasuk 38:40 petani sendiri yang berkekurangan bisa 38:42 menjadi wukuf alh jadi penerima manfaat 38:45 utamanya nya bisa bervariasi, tetapi 38:48 kita mau fokuskan dulu kalau wakaf 38:51 pertanian ini kepada warga masyarakat 38:54 yang kekurangan terutama kekurangan 38:55 pangan gitu Mas Krishna. 38:58 Oke, silakan yang mau bertanya kami 39:01 tunggu di 39:06 0811999720 39:08 atau telepon ee ke 39:13 0811970 atau ke 0218451512. 39:19 Sementara nomor telepon Pak Mendiri 39:21 adalah 39:23 0816 kemudian 39:25 855 39:27 488 39:29 0816 858. 39:35 Pendengar pemirsa sekalian, sebetulnya 39:38 memang ee rencana pengembangan wakaf 39:42 pertanian ini itu didorong oleh berbagai 39:47 kondisi yang sebetulnya bisa 39:52 diselesaikan melalui wakaf ee pertanian 39:55 ini. H pertama tadi adalah luasnya lahan 39:58 wakaf yang tidak dimanfaatkan. Yang 40:02 kedua adalah mekanisme atau cara bertani 40:06 yang masih kurang produktif. Tadi sudah 40:09 saya gambarkan dengan hasilnya yang 40:12 masih relatif rendah. Yang ketiga adalah 40:15 bahwa ketahanan pangan ini adalah 40:18 menjadi sesuatu yang sangat vital bagi 40:21 masyarakat ya. Karena kalau kekurangan 40:24 pangan, kekurangan beras, kita harus 40:26 mengimpor beras misalnya, maka itu tentu 40:29 sudah kita tahu akan menghabiskan devisa 40:32 dan sebagainya. Kalau kita mampu 40:35 meningkatkan produktivitas pertanian ee 40:38 dengan baik, tentu ini menjadi pemberi 40:41 kontribusi yang punya nilai tinggi 40:43 kepada kesejahteraan masyarakat. Ya, 40:47 kurang lebih gambarnya begitu. Untuk hal 40:49 ini tentu di kemampuan dari tim nazir 40:52 harus ada dong dalam mengelola ee 40:55 pertanian harus dimiliki ya, Pak Safril 40:57 ya. Iya. Tentu jadi nazir wakaf lembaga 41:02 wakaf silaturahim bukan sendirian 41:05 mengelolanya. He. Nanti kita akan ajak 41:07 para ahli-ahli pertanian yang memang 41:11 berkeinginan berpartisipasi mendorong 41:14 peningkatan produktivitas pertanian ini. 41:16 Mas Krisna sebetulnya dari sejumlah 41:19 diskusi beberapa waktu terakhir beberapa 41:22 bulan yang lalu itu yang berminat ikut 41:25 serta mendorong peningkatan 41:27 produktivitas pertanian petani ini 41:29 banyak sekali ya. Dan model bimbingan 41:33 peningkatan pertanian e produktif ini 41:37 bukan semata-tamanya teknisnya saja, 41:39 tetapi bagaimana mengajak para petani 41:42 ya, kelompok tani melaksanakan program 41:46 pertanian yang sudah lebih dulu 41:48 dirancang Mas Krishna melalui ee 41:52 manajemen perencanaan pertanian ini. 41:55 jenis pupuknya apa, kualitasnya 41:57 bagaimana dan sebagainya itu nanti akan 42:00 dikerjakan bersama-sama dengan para 42:03 pejuang dakwah di bidang pertanian ini. 42:06 Dan penengar hasil banyak sekali yang 42:08 berminat untuk itu. H. 42:11 Salam, Kak Safril. Apakah hewan ternak 42:13 dapat diwakafkan juga seperti kambing 42:15 atau sapi? Apakah bisa 42:18 diwakafkan mengingat umur mereka 42:20 terbatas? 42:21 yang saya pernah tahu dan ini mungkin 42:23 nanti dikoreksi bisa saja diwakafkan dan 42:28 kalau mereka diwakafkan tentu dengan 42:30 tujuan bagaimana mereka akan tumbuh dan 42:34 berkembang. He. Jadi misalnya bukan 42:36 diwakafkan nanti dijual untuk sewa waktu 42:39 kurban gitu ya, tapi diwakafkan dan 42:42 dikembangkan dari situ. Hasil-hasil dari 42:45 dari hewan ini itu akan dimanfaatkan 42:50 untuk ee 42:53 menopang peningkatan hasil. Kurang lebih 42:55 seperti itu. Tapi kalau memang saya 42:57 salah saya saya cari data yang lebih 42:59 akurat. Tapi sepengetahuan saya bisa 43:01 saja. 43:04 Oke, silakan yang mau bertanya di 43:08 08 111 satunya 3 * 43:12 999720 atau telepon ke 43:20 0218451. Mm. 43:23 pas April lah. Lalu kira-kira ee 43:27 Indonesia nih seberapa optimis untuk 43:30 bisa mewujudkan wakaf yang produktif? 43:39 Ee 43:42 baik, saya mau melihat kita bahas dulu 43:46 beberapa indikator Mas Krisna. 43:49 satu umar ee bangsa Indonesia itu adalah 43:52 bangsa yang pemurah. He. Jadi tidak 43:56 pelit untuk beramal jariah. Satu. Nah, 44:01 yang kedua adalah biasanya program yang 44:05 akan dikelola melalui amal jariah itu 44:07 khususnya wakaf jelas apa enggak? Kalau 44:11 sudah jelas maka itu akan berpotensi 44:13 untuk tampil. 44:15 Saya berkali-kali menggunakan Bangladesh 44:17 sebagai 44:19 contoh. Crowd funding di Bangladesh itu 44:21 sangat sukses. Tentu saja dalam konteks 44:24 ini pendengar pemirsa, tidak bisa rasil 44:27 sendirian. He. Harus bersama-sama dengan 44:30 masyarakat, bersama-sama dengan badan 44:33 wakaf, bersama-sama dengan beberapa 44:35 perusahaan. Misalnya beberapa perusahaan 44:37 itu dari dana CSR-nya kemudian mereka 44:41 gunakan untuk wakaf, digunakan menopang 44:45 kegiatan wakaf, maka pertumbuhannya akan 44:47 sangat cepat ya. Nah, jadi ee kalau 44:52 pertanyaannya bisakah tumbuh dengan 44:54 cepat? Tentu sangat bisa tumbuh. Tetapi 44:56 kita perlu bersama-sama. dikatakan salah 45:00 satu masalah yang 45:02 dihadapi pengembangan wakaf di Indonesia 45:04 ini, Mas Krishna, 45:06 adalah agak lambatnya proses literasi, 45:11 proses pemahaman dari ee masyarakat 45:16 tentang wakaf. Padahal 45:19 sederhananya wakaf itu adalah uang yang 45:23 mereka serahkan atau harta yang mereka 45:25 serahkan kepada Allah. 45:27 Ya, disebut wakaf kan terputus 45:29 kepemilikannya. Bukan lagi kepemilikan 45:31 kita, Mas Krisna. Menjadi kepemilikan 45:33 Allah itu akan memberi pahala yang 45:36 berkesinambungan terus-menerus dan harta 45:39 wakaf itu tidak boleh habis. H. Jadi 45:41 kalau 45:42 misalnya ee wakif atau pendengar 45:45 berwakaf dan mereka menjadi wakif, maka 45:48 uang wakaf ini enggak boleh habis. Kalau 45:50 misalnya ada R juta, tidak boleh 45:53 digunakan ke sektor pertanian. 45:57 habis ya tidak boleh harus dikembalikan 46:00 minimal R juta lagi supaya bisa 46:03 digulirkan lebih lanjut. Oke. Hasil dari 46:07 pemanfaatan R juta ini ke sektor 46:09 pertanian itu yang boleh dimanfaatkan 46:12 hasilnya. Hasilnya ya. Tapi dana induk 46:15 wakafnya harus 46:17 kembali. Tentu kalau bisa lebih gitu ya. 46:19 Nah, jadi konsep wakaf itu sedemikian 46:21 rupa. Kalau infak itu satu kali 46:24 diserahkan habis selesai dia ya. Tetapi 46:28 demikian juga dengan sedekah. Tapi wakaf 46:31 harus dipelihara untuk terus-menerus 46:33 memberi manfaat. Kurang lebih seperti 46:35 itu. Jadi pendengar pemirsa, kami 46:38 berharap mari kita gulirkan program 46:41 wakaf ini. Apapun niat dari Anda untuk 46:45 menjadi salah satu menyelesaikan ee 46:49 faktor yang bisa menyelesaikan berbagai 46:50 masalah yang terkait dengan keuangan 46:53 termasuk menanggulangi riba. Bisakah ini 46:56 digunakan? Bisa. Menanggulangi ke 46:59 produktivitas pertanian yang rendah? 47:01 bisa menanggulangi kemiskinan, bisa 47:04 menanggulangi anak-anak yang tidak bisa 47:05 sekolah, bisa. Tapi faktor utamanya 47:08 adalah uang wakaf tidak boleh habis. 47:10 Harus tetap dipelihara jumlahnya supaya 47:13 tetap cukup dan bisa digulirkan hasilnya 47:16 saja yang boleh dimanfaatkan. Begitu 47:18 kurang lebih, Mas Kris. Oke. Baik. Ini 47:21 potensi peluang pasar domestik dan 47:24 ekspor ya. Produk pertanian wakaf bisa 47:27 menyasar ke pasar lokal seperti 47:29 sayur-mayur, 47:30 buah, beras organik, kemudian pasar 47:33 industri bisa jahe merah, nilam, kopi, 47:36 kakao, pasar ekspor, tanaman herbal, dan 47:40 olan rempah punya permintaan ee banyak 47:43 nih dari dari Eropa, Timur Tengah, dan 47:46 Asia Tengah. Luar biasa itu, Mas 47:47 Krishna. Oh, luar biasa ya. Oke. Ee, Mas 47:51 Sandi apa waktunya? Oh, sudah ini 47:54 waktunya sudah habis ya. Oke, terakhir 47:56 saya akan bacakan lagi nomor HP dari 47:59 Bapak Spril. Barangkali Anda ingin 48:01 bertanya-tanya silakan di 48:04 0816 48:05 kemudian 48:07 855 kemudian 488 48:11 0816 48:14 858. Kalau mau transfer silakan di BSI 48:17 di 48:19 222nya 4 kali 48:22 30307 atas nama Lembaga Wakaf 48:25 Silaturahim. 48:28 Baik Pak Sabri ya. Terima 48:30 kasih sebagai penutup. Baik akan 48:33 disampaikan. Silakan pendengar pemirsa. 48:36 Apabila kita bersama-sama maka 48:38 insyaallah seberat apapun upaya kita 48:41 meningkatkan produktivitas umat 48:44 insyaallah akan mampu kita lakukan. 48:47 Apalagi itu semata-mata kita lakukan 48:49 karena mengharap rida Allah. 48:52 Dengan beriman dan bertakwanya satu 48:55 kaum, maka insyaallah Allah akan 48:57 turunkan kepada kaum itu segala 49:00 kebaikan, berkah, rezeki dan sebagainya 49:02 dari langit dan dari dalam bumi. Itu 49:05 yang kita harapkan melalui rangkaian 49:08 wakaf. apapun tujuannya silakan berwakaf 49:12 niatkan karena Allah dan tunaikan wakaf 49:15 itu semata-mata karena mencari rida 49:18 Allah, mencari pahala Allah, 49:21 mencari keberkahan dari Allah atas harta 49:24 yang tertinggal. Ya, dengan berwakaf 49:27 maka harta yang masih tersisa kepada 49:30 kita mudah-mudahan Allah kasih 49:32 keberkahan. Sebagai penutup demikian, 49:34 Mas Krishna. Baik, alhamdulillah 49:36 mudah-mudahan bermanfaat. Silakan yang 49:38 mau telepon di 49:42 0816855488. Ini nomor telepon Pak 49:44 Sapril. Barangkali Anda ingin bertanya 49:46 lebih lanjut mengenai wakaf, silakan di 49:51 081685548. Sekali lagi terima kasih Pak 49:53 Safril. Terima kasih Mas Krishna. Baik. 49:55 Saya Muhammad Krishna Saputra dan Algi 49:58 juga Gustaf mohon pamit. Wabillahi 50:00 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 50:01 warahmatullahi wabarakatuh.