Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. 0:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:17 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:25 akhwat, pendengar ada silaturahim dan 0:27 juga pemirsa Rasio TV yang dirahmati 0:29 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:30 berjumpaan akhwat di Selasa siang hari 0:33 ini tanggal 15 Muharram 1448 Hijriah 0:37 atau tanggal 30 Juni 2026. Hadir kembali 0:41 acara tausiah siang bersama Ustaz Fawas 0:45 Abizawiyah yang alhamdulillah telah 0:47 hadir di tengah-tengah kita. Kita sapa 0:49 beliau Iwan Ahmad. Asalamualaikum 0:51 warahmatullahi wabarakatuh ustaz. 0:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:55 wabarakatuh. 0:56 Sehat, Ustaz. Kabarnya hari ini? 0:57 Alhamdulillah. Masyaallah. 1:00 Masyaallah. Sehat walafiat. Itu yang 1:02 paling penting ya. Kesehatan kita harus 1:03 tetap jaga, Ustaz ya. 1:05 Iya. Doakan. 1:06 Doakan terus 1:06 bisa menjaga kesehatan. 1:07 Di tengah suasana dunia yang tidak 1:09 menentu, [tertawa] 1:11 kita harus tetap sehat dan juga waras 1:13 dan juga bahagia, Ustaz. Ya. 1:14 Apalagi sehat akal pikiran kan itu 1:16 penting tuh. 1:17 Yang penting sehat akal pikiran, ya. 1:19 Heeh. 1:19 Masyaallah. Kita masih melanjutkan tema 1:23 minggu yang lalu, Ustaz, ya. 1:24 Iya. Minggu lalu mengenai ee tahun baru 1:26 hijriah dengan islah. 1:29 Islah. Nah, 1:30 awalnya muhasabah. Terus next islah. 1:32 I 1:32 sekarang Islah. Next. Yang kedua ya 1:35 dengan ee subtemanya peristiwa asyura. 1:38 Contoh nyata dalam Islam. 1:40 Nam. 1:41 Iya. Ini berangkat dari mana kira-kira? 1:43 Kita mulai dengan baca ummul Quran 1:45 terlebih dahulu. Umul Quran [tertawa] 1:47 Ustaz. 1:47 Alhamdulillah. Walaupun sudah 1:49 pertengahan bulan Muharram ya. Betul. 1:51 Nah, pekan lalu kan kita membahas 1:53 tentang tema muhasabah dan islah 1:55 sebagai bentuk dari berhijrah 1:59 tahun baru hijriah. Dan kemudian pada 2:02 pekan lalu di hari Kamis 2:04 bertepatan hari Asyura ya. Nah, hari 2:08 Asyura. Nah, tentunya kita di pekan ini 2:13 ya sudah hampir setengah bulan ya dari 2:15 bulan Muharram ya. Maka jangan lupa nih 2:17 pendengar pemirsa Radio Rasil dan Rasil 2:20 TV catat tanggal 8 Agustus ya Kari. 2:23 Betul. 2:23 8 Agustus 2:24 jangan lupa 2:24 ya. Jangan lupa hari Sabtu 6.30 2:27 peringatan atau di atau hadir di majelis 2:30 Mahami. 2:30 Mahami. 2:31 Mahami itu 2:32 milad. 2:32 Maulid. 2:33 Maulid ya. 2:34 Maaf Hamami. 2:35 Hamami. 2:35 Haul. Maulid dan milad. 2:38 Hamami ya. Ha maulid dan milad. 2:40 Namallah. yaitu di di majelis bubur 2:43 subuh di pelataran madrasah diniah Quran 2:46 al-Musonif atau madinahku almusanif. 2:49 Betul. 2:49 Di bilangan Jalan Haji Nawiaya atau 2:51 Jalan Guru Haji Syahrin Jalan Utara 2:53 Kebayaran Baru Jakarta Selatan. Dan 2:55 tentunya sudah saya sampaikan kan 2:57 akan banyak para tamu agung tamu mulia 3:00 ya untuk hadir di sana. Di antaranya 3:02 gurunda kita Al Ustaz Husein bin Hamid 3:04 Alattasyaallah 3:05 Ustaz Hamzah para habaib, para kiai, 3:07 para alim, Profesor Sayid Agil 3:09 almunawar. Kemudian Habib Jindan binal 3:12 bin Jindan, Al Habib Ali bin Abdurrahman 3:15 Al Habsyi Kitang. Kemudian 3:18 Prof. Dr. ee Agus Suradika dari 3:22 Muhammadiyah. 3:23 Bahkan insyaallah datang nih Prof. Dr. 3:25 Hajah Amani Lubis. 3:27 Masyaallah. guru besar UIN ya kan, 3:29 seorang 3:30 srikandi Indonesia nih 3:32 yang masyaallah ya 3:34 berdedikasi, berilmu. Kemudian juga ada 3:38 tamu-tamu agung dari luar negeri 3:40 insyaallah 3:40 ee Kang Fahri ya ada 3:43 Habib Ali bin Hasan bin Ismail bin Syekh 3:47 Abu Bakar ya, pimpinan atau kepala suku 3:51 Habaib atau Sadah Ba'lawi bermarga BSA. 3:55 BSA itu apa? bin Syekh Abi Bakar bin 3:57 Salim. 3:57 Masyaallah. 3:58 Yang mana di bawahnya itu menaungi 3:59 beberapa klan marga bin Jindan, 4:02 Almuhdar, Alhamid, Al-Haddar ya kan 4:06 Bufutaim dan lain sebagainya ya. Ee juga 4:10 imam Masjid Assegaf Tarim seorang ahli 4:13 qiraat Quran dengan sanad qiraah yang 4:15 tertinggi di Tarim. Al Habib Dr. Ali bin 4:18 Abdullah Al-Aidrus insyaallah hadir 4:22 tentunya krasil membersamai. Insyaallahu 4:25 taala ya. Nah, maka dari itu kita mulai 4:27 ee tausiah siang hari ini membaca ummul 4:29 Quran suratul fatihah. Bermohon kepada 4:32 Allah tabaraka wa taala semoga Allah 4:34 jadikan kita min ahlil Quran zahiran wa 4:37 batinan. Dan semoga segala niat kita 4:39 angan-angan, cita-cita yang baik Allah 4:42 berkenan sampaikan sesuai harapan kita. 4:45 Kemudian kita bermohon pada Allah agar 4:47 orang tua kita yang sudah meninggal 4:48 dunia, guru-guru yang sudah meninggal 4:50 dunia, Allah anugerahkan rahmat dan 4:53 ampunan dalam kubur mereka. Dan Allah 4:55 jadikan kubur mereka radah min riadil 4:57 jannah. 4:58 Nah, juga untuk orang tua kita masih 4:59 hidup, ayah, ibu, guru-guru yang masih 5:01 hidup khususnya founder Radio 5:03 Silaturahim, gurunda kami Al Habib Al 5:05 Ustaz Husin bin Hamid Alatas. Kemudian 5:07 Al Habib Hamzah bin Atas Al-Attas, Abah 5:10 kita Alwalid Umar bin Ahmad Alattas, 5:12 Abuya K. H. Ghazali Musanif abina K. 5:15 Muhammad Ihya Ulumuddin, Ammina K. 5:18 Syihabuddin. Kemudian Habibana Abu Bakar 5:20 bin Muhammad bin Faqih di Ribad Tarim. 5:22 Abn Asidil Walid Hasan bin Abdul Syatri 5:24 di Tarim. Kemudian Al Habib Umar bin 5:27 Muhammad bin Salim bin Hafid e Aidit 5:29 Tarim. Kemudian Al Habib Sayid Ahmad bin 5:32 Muhammad Almiki Makkah. Wa ikhwan Asayid 5:35 Asim bin Ali bin Abbas AlMaliki. Al 5:37 Habib Zaid bin Ibrahim bin Sumaid. Dr. 5:39 Fadl Saleh Assamira Albaghdadi, Dr. 5:42 Sayid Kamal Bagir Al Hahaidari, Dr. Anan 5:45 Ibrahim Al Hasni, eh Sayid Ali Mansur 5:47 Alkhayali dan lain-lainnya juga para 5:49 pejuang pembela kemerdekaan di negeri 5:52 Palestin, Iran, Yaman, Lebnan. Semoga 5:56 Allah subhanahu wa taala sampaikan dan 5:58 berikan mereka nasr garib nasr aziz al 6:01 fathul garib apa wal farj alkarim al 6:05 hadiah wain shihah alfatihah 6:09 azubillahiminasyaitanirrajim 6:12 bismillahirrahmanirrahim 6:14 alhamdulillahi rabbil alamin 6:17 arrahmanirrahimiki 6:18 yaumiddin 6:20 iyaka na'budu wa iyaka nasta ihdinathal 6:24 mustaqim 6:33 irli waliidaiya walil mukminina amin. 6:39 Baik, ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 6:41 subhanahu wa taala. Tema kita apa tadi 6:44 Kang Pari? Peringatan. 6:46 Peringatan peristiwa asyura. 6:47 Peristiwa as contoh nyata dalam 6:49 contoh nyata dalam 6:50 islah. 6:53 Ikhwan dan akhwat. Mustamiin dan 6:55 mustamiat. 6:57 Pada tahun 61 Hijriah 7:00 atau lebih kurang pada tahun 680 Masehi 7:04 di hari ke-10 dari bulan Muharram 7:08 di tahun tersebut terjadi sebuah 7:11 peristiwa 7:13 menyayat hati, menyedihkan. 7:16 Namun itulah sejatinya konsep islah 7:20 bukan hanya pada diri sendiri untuk 7:22 menjadi orang saleh, namun perbaikan 7:25 pada umat manusia. 7:29 Hal ini dikenal dengan peristiwa 7:31 Karbala. Karbala. 7:33 Iya. Yaitu wafatnya 7:36 cucu kesayangan Nabi yang mana dalam 7:39 banyak ungkapan hadis Nabi gambarkan 7:43 dengan sebuah ungkapan yang begitu 7:45 dahsyat. 7:47 Ana min Husin wa Husin minni 7:51 atau sebaliknya. 7:53 Alhusain minni wa ana min husain. 7:57 Allahumma 7:59 habib man ahabba Husain. 8:02 Sesungguhnya Husin adalah bagian dariku 8:04 dan aku adalah bagian dari al-Husin. Ya 8:07 Allah cintailah orang yang mencintai 8:10 al-Husin. 8:12 Alhan dan Husein adalah sayida syababi 8:16 ahlil jannah. Dua pemuda pemimpin ahli 8:19 surga. Lailahaillallah. 8:22 Kemudian al-Han dan Husein adalah 8:25 Rohaya, 8:27 dua 8:29 pewangi hidupku. Kata Baginda Rasul 8:31 Muhammad. 8:33 Allahumma sholli wasallim alaihi wa ala 8:35 ahli baiti wa alih. 8:37 Itulah peristiwa yang begitu menyayat 8:41 orang yang mana dalam sebuah ungkapan 8:44 hadis lain, Nabi 8:47 mengumandangkan di hadapan para 8:49 sahabatnya dengan sebuah ungkapan, 8:52 "Ayyuhannas, 8:54 hadza Husain ibn Ali. Wahai seluruh 8:57 manusia, ini adalah cucuku Husein putra 9:00 Ali. Fa'rifu 9:04 kenali betul-betul oleh kalian." 9:06 Bukannya hanya sekedar tahu tentang 9:08 Al-Husin. Namun rupanya Allah memiliki 9:11 cara mengagungkan kemuliaan Husein ini 9:14 dengan sebuah peristiwa wafatnya beliau 9:16 sebagai syahid. 9:17 Syahid. 9:18 Namun dibantai, 9:21 ditombak dengan belasan tombak tubuhnya. 9:25 Ya. 9:25 He. 9:26 Tubuh manusia kan kita tahu ukurannya. 9:28 Iya. 9:28 Paling besar si berapa tinggi sih? 2 m 9:30 lebih kan? 9:31 Ya coba bayangkan Kang belasan tombak. 9:36 Ya Allah. 9:37 Dan anak panah 9:39 masuk ke dalam tubuh yang begitu mulia 9:42 itu. 9:43 Salah enggak puas gitu ya. 9:46 Dan itu enggak puas. Setelah menikam 9:49 dengan sekian banyak tombak dan memanah 9:52 dengan anak panah yang dalam jarak yang 9:54 begitu dekat. 9:55 Tidak puas mereka. Musuh-musuh Allah ini 9:59 pembenci rasul, pembenci keluarga Rasul. 10:03 [berdehem] 10:04 Mereka harus memisahkan kepala beliau 10:08 dari tubuhnya. 10:10 Coba renungkan, Kang. Gimana kira-kira 10:14 ini orang yang melakukan hal ini nih 10:16 mentalnya 10:18 berapa level psikopat ini kira-kira? 10:20 Hm. Di luar batas kemanusiaan. 10:22 Di luar batas kemanusiaan 10:25 berperilaku lebih dari binatang. Bahkan 10:27 setan pun enggak mau begituin. 10:30 Nah, cukup enggak? Belum. Belum cukup. 10:33 Belum cukup itu 10:34 belum cukup. 10:35 Coba renungkan, coba ilustrasikan deh. 10:37 Ini kejadian kalau ada bagaimana? 10:40 Setelah ditombak, ditikam, ditusuk, 10:43 dipisahkan kepala dari badannya, lalu 10:47 kepala 10:50 anak manusia kecintaan baginda nabi ini 10:54 ditendang sana kemari laksana bola. 10:59 Coba kalau Kang Pari sama saya hari 11:02 kurban kemarin He. 11:04 Motong kambing. 11:04 Iya. 11:05 Kan habis potong kita pesan dong dari 11:07 tubuhnya. 11:08 Iya. 11:08 Karena kita mau mau buka kulitnya, ambil 11:10 dagingnya kan. 11:10 He. 11:11 Kira-kira kalau kepala kepala hewan itu 11:13 kita pakai main bola enak kira-kira? 11:15 Pantes enggak? Kira-kira 11:16 enggak pantas. 11:16 Orang marah enggak? Eh eh ngapain kamu? 11:19 Walaupun hewan itu ya. 11:20 Ini hewan loh. 11:21 Hewan 11:21 kambing. 11:22 Enggak pantas. 11:22 Habis kita sembelih lalu kita jadikan 11:25 alat untuk kita tendang sana kemari 11:26 seperti bola 11:27 dipermainkan gitu ya. 11:30 Orang akan bilang, "Kamu orang gila, 11:31 enggak punya akhlak, enggak punya moral, 11:34 binatang, iblis, dan seterusnya." Betul 11:38 enggak? 11:38 He he. 11:39 Lalu bagaimana dengan kepada manusia? 11:41 Manusia mulia lagi 11:42 enggak usah mulai dulu deh. Manusia aja 11:44 deh. 11:44 Manusia aja. Ini 11:45 manusia biasa deh. 11:46 Heeh. 11:47 Bukan cucu kesayangan Nabi. Bukan orang 11:49 yang Nabi katakan, "Ya Allah, cintai 11:51 orang yang mencintai dia." Enggak usah 11:53 orang biasa. 11:54 Heeh. Coba gimana ini yang 11:56 nendang-nendang itu manusia atau bukan 11:57 kira-kira? 12:00 Cukup enggak? Belum. Belum cukup. 12:04 Habis itu 12:06 kepalanya ditusuk dengan tombak 12:09 dari arah bawah sini. 12:10 Ya Allah. 12:12 Lalu diusung keliling negeri 12:17 dibawa-bawa seperti bendera. 12:19 Seperti kita membawa bendera tuh. Cuma 12:20 ujung ujung itunya 12:22 kepala manusia. 12:23 Kepala manusia. 12:26 Coba kita coba kita ilustrasikan nih ini 12:30 kejadian apa ini. 12:33 Tapi kenapa peristiwa ini perlu kita 12:34 perlu sangat kita peringati peristiwa 12:36 ini 12:37 yang sudah berlalu 12:39 berapa tahun ya sekarang? 2026 ya 12:41 itu kejadian 680 Masehi. 12:44 Artinya sudah ribuan tahun lalu kan. 12:47 Sekarang 1448 Hijriah itu terjadi 61 12:49 hijriah 1000 hampir 1300 tahunan. 12:54 Kenapa perlu diingat diperingati? 12:57 Kenapa? 12:59 Karena di situlah momen islah yang 13:03 dilakukan oleh Al-Husin. 13:06 Beliau dalam satu ungkapan agungnya 13:10 berikrar di hadapan Allah. Allahumma 13:12 inni lam akhruj asiran wala batran wala 13:17 riyaan wala sumatan ya illa kraju 13:23 liislahi 13:25 umat jaddi rasulillah [berdehem] 13:27 sallallahu wasallam wabarak alaih wa ala 13:30 ahli baitih wa alih 13:33 ya Allah aku tidak keluar meninggalkan 13:36 kampung dan negeriku di Madinah ini. H 13:39 pergi menuju Karbala atau Irak 13:43 ribuan kilo lah nih. 13:45 Iya 13:45 ya. Berjalan bersama rombongan keluarga 13:48 dan sahabat setianya. 13:50 Bukan maksudku untuk melakukan perbuatan 13:53 jahat 13:55 atau 13:56 kerusakan 13:58 atau bersikap jumawa 14:00 i 14:00 atau ingin validasi dari orang atau 14:04 ingin dipuji, disebut-sebut kebaikan 14:07 oleh orang tidak. Innama kharajtu 14:10 liislahi 14:12 umat jaddi rasulillah. 14:15 Aku keluar dari sini untuk melakukan 14:18 perbaikan. H 14:20 terhadap umat kakekku Rasul Allah 14:23 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Tuh 14:27 ini nih 14:28 I 14:28 maka tema apa tema kita memperingati 14:31 hari Asyura sebagai apa? 14:33 Sebagai [mendengus] contoh nyata. 14:34 Contoh nyata dari perilaku islah. 14:39 Coba 14:40 dan coba berapa orang yang yang 14:42 mengepung beliau? Baca sejarahnya. 14:44 H. 14:45 Hah? belasan orang dikepung ribuan orang 14:50 kalau sudah ada medsos wis ramai banget 14:53 itu. 14:54 Kemarin lihat mahasiswa yang berdemo 14:56 lebih kurang 1500 mahasiswa 15:01 saking takutnya perlu ada polisi tentara 15:04 yang mengawal 4.500 15:07 tiga kali lipat. 15:08 Tiga kali lipat. 15:09 Jadi satu mahasiswa harus dikawal tiga 15:12 orang tentara. 15:15 Terus Mas mau ngapain itu Mas? Bawa 15:16 senjata tajam, bawa senjata api kan 15:18 enggak kan? Itu zaman sekarang heboh dan 15:21 viral 15:23 ya kan? Berarti ini rezim pengecut ini 15:25 kan orang mau menyampaikan ininya kok 15:28 aspirasinya ya kan bukan melakukan 15:30 kerusakan ya kan bukan melakukan hal 15:33 yang lain. 15:33 Lalu bagaimana dengan beliau al Imam 15:36 Assyahid Alhusain bin Ali 15:39 bersama keluarganya istri, adik, kakak 15:42 ya keponakan 15:44 berangkat untuk apa tadi? Memperbaiki 15:47 kondisi umat kakekku. 15:50 Loh emang kenapa umatnya? Umat kakeknya 15:52 kenapa emang? 15:54 sudah jauh melenceng dari garis benang 15:58 merah yang sudah ditetapkan Al-Qur'an 16:01 gitu. 16:03 Itu tahun 61 Hijriah tuh. Sekarang sudah 16:08 berapa tahun kemari? 16:09 1000 tahun Bu. 16:11 14548. 16:13 Jadi 1300 tahun lebih kan? 16:16 Sudah lebih dari 14 abad loh. 16:18 Masyaallah. Kira-kira hari ini ada hal 16:22 yang melenceng enggak dari itu? 16:25 Masih ada kayaknya [tertawa] 16:27 ya. Kalau kalau jaraknya jadi dari 16:29 Rasulullah saja 16:30 baru 6 abad 16:33 ya kan dari wafatnya baginda na Nabi ya 16:36 kan 61 Hijri eh maaf apa baru kurang 1 16:39 abad ya. 16:40 I kurang 16:40 61 Hijriah hampir 1 abad sudah ada 16:43 penyelewengan penyimpangan. 16:44 Heeh. sampai sekarang ya. 16:46 Apalagi sekarang 16:47 semakin jauh semakin jauh lagi. 16:49 Semakin jauh dari inian. Kecuali kalau 16:51 orang mau mengukur dirinya dalam rangka 16:55 perbaikan diri dengan sebuah ukuran 16:58 neraca ukur yang pasti benar yang 17:00 disebut oleh Allah Taala 17:02 alhaq wal mizan atau mizanul haq yaitu 17:05 Al-Qur'an baru bisa ketahuan seberapa 17:09 jauh melenceng atau tidaknya. 17:12 Seperti gini K seperti orang yang sedang 17:15 membangun rumah, 17:17 memasang lantai, keramik atau marmer ya. 17:21 Nah, Bahri orang tuh walaupun beli 17:23 misalnya marmer atau keramik yang ori 17:27 bukan KW. 17:28 Iya. 17:29 Apa sih bedanya kalau urusan keramik tuh 17:31 antara yang ori dengan KW? 17:33 Yang ori itu ukurannya begitu simetris. 17:35 simetris ya presisi pas gitu presisi 17:37 pas 17:39 kalau KW1 mulai ada mencong dikit 17:41 mencong dikit aja 17:42 kalau KW2 tambah lagi K3 apaagi makanya 17:46 harganya murah kan 17:47 nah cuma enggak ada ceritanya sama Pak 17:50 Hari orang sekalipun memasang lantai 17:54 keramik marmer 17:56 atau granit yang ori number one ya bukan 18:00 kualit bukan KW 18:01 tidak mungkin memasangnya tanpa mengukur 18:05 dengan benang. 18:05 Iya. Ada alat pengukur 18:07 di ujungnya. Iya. Tetap ada bagian ujung 18:12 sebagian neraca ukur dulu. 18:13 Iya. 18:14 Maka memasang keramiknya mengikuti garis 18:17 benang yang lurus tadi. 18:18 He. 18:20 Iya kan? 18:20 Betul. 18:21 Nah, hasilnya pasti lurus. H 18:23 karena ditarik dulu nih 18:24 ada benangnya 18:25 ke ujungnya. Yang benang ujungnya mana 18:27 nih? Timbangan timbangannya. Jadi 18:28 timbangan ukurnya ukurnya. 18:31 Nah, kalau sekedar PD doang udah ini kan 18:34 ori. 18:35 Bukannya apa? Bukan KW. Pasang aja 18:39 berurutan 18:40 dipastikan hasilnya mencong. 18:43 Oke. 18:44 Sekalipun 18:47 keramiknya 18:48 presisi ori. 18:48 Presisi ori. 18:50 Nah, 18:53 ketika tadi ada ungkapan dari Al-Husin 18:56 ibn Ali ya alaihialamullah 19:00 bahwa aku keluar dari rumahku ini 19:03 tujuannya melakukan perbaikan untuk 19:07 kebaikan umat kakekku. 19:10 Berarti beliau melihat banyak terjadi 19:13 penyimpangan 19:13 i 19:14 yang sudah keluar dari nasaca ukur yang 19:16 pasti benar yaitu Al-Qur'an dari sikap 19:18 perbuatan orang-orang yang ada di zaman 19:20 itu. 19:21 He. 19:22 Nah, maka hari ini pun seharusnya setiap 19:25 pergantian waktu hijriah ya momen tahun 19:29 baru hijriah ini harusnya kita melakukan 19:32 muhasabah 19:33 ya 19:36 di hadapan naka ukuran yang pasti tadi 19:38 Al-Qur'an. Heeh. 19:39 Lalu kita lakukan perbaikan sesuai alur 19:43 garis yang sudah ditetapkan Al 19:45 Alquran. 19:46 Al-Qur'an itulah. Makanya perlu kita 19:48 memperingati apa? Hari Asyura. 19:50 Iya. 19:52 Memperingatinya bukan dengan 19:53 nangis-nangis 19:55 ya kan. 19:56 Bukan berarti harus dengan 19:57 menjerit-jerit 19:59 seremonial aja gitu ya. Ya, cuma 20:00 seremonial doang 20:02 pasca itu loh. 20:03 He. 20:05 Kita sekarang banyak terjebak dalam 20:07 ritual dan seremoni. 20:09 Hm. Tanpa makna nih. 20:10 Tanpa makna. Uh, lagi di hadir mah 20:13 nangis-nangis sedih, menyesal. 20:17 Ya Allah. 20:19 Ya Allah, ya Rasulullah, 20:23 labbaika ya Husein. 20:27 Bubar majelis 20:28 biasa lagi 20:29 nangis berhenti. [tertawa] 20:31 Perbaikan diri enggak ada. 20:33 Iya. 20:35 Nah, bagaimana kita melakukan perbaikan 20:37 itu? Belajar. Makanya dalam sebuah hadis 20:39 tadi Nabi katakan, "Ya ayyuhanas Husain 20:43 bin Alifu." 20:46 Wahai umat manusia. Inilah cucuku Husein 20:50 putra Ali. Kenali dia dengan benar. 20:55 Berarti ada perintah dari Rasul 20:57 untuk mengenal siapa sosok Husein. 21:00 Iya. 21:01 Yang subhanallah di setelah baginda Nabi 21:03 wafat tahun 61 Hijriah. Artinya 50 tahun 21:07 setelah wafatnya Nabi. He. 21:09 Beliau mati dalam keadaan syahid sebagai 21:12 syahid di tanah Karbala. Jadi sekarang 21:14 Rasul sudah sudah tahu ya. He 21:16 ya kan ibaratnya sudah punya 21:18 gambaran 21:18 gambaran atau bahasa sekarang 21:20 penerawangan gitu ya bahwa cucu beliau 21:23 ini akan menjadi apa namanya korban 21:28 i 21:28 ya tanda kutip tumbal ya kan ya 21:30 martil ya 21:31 ya 21:32 martil ya yang bisa menjadi momen 21:34 kebangkitan orang untuk melakukan islah 21:37 sampai-sampai ungkapan beliau tadi 21:38 ithusein saya tidak keluar kecuali untuk 21:42 melakukan perbaikan terhadap umat kakek 21:45 Kekku. 21:46 He. 21:47 Yang beliau melihat sudah banyak 21:48 penyimpangan dan penyelewengan. 21:51 Iya. 21:51 Yang Al-Qur'an gambarkan gambarkan dalam 21:53 Quran surah Annaziat. Faamma man thago 21:58 waaral hayatad dunya fainnal jahima 22:02 hiyal mawa. Orang-orang sudah banyak 22:05 yang melakukan penyimpangan 22:08 dari alur yang sudah ditetapkan oleh 22:09 Al-Qur'an. Tidak berada dalam treknya 22:12 Al-Qur'an. 22:14 Bahkan tampak dari mana? Aaral hayatad 22:17 dunya lebih condong memilih dan selalu 22:23 ingin menguasai dunia. 22:27 Akibatnya apa? Terjadilah penyelewengan. 22:30 Nah, kalau sudah begitu fainnal jahima 22:32 hiyal mawa. 22:34 Ya, orang tersebut Allah beritahukan 22:37 tempatnya dalam neraka jahim. 22:40 Sebaliknya waha 22:43 maqbihi 22:44 wahan nafsa hawa fal jannata hiyal mawa. 22:50 Sebaliknya orang yang mau atau memiliki 22:53 rasa takut 22:55 ya di hadapan kedudukan Tuhan yang 22:57 begitu agung di matanya. 23:00 Akhirnya buahnya apa? Dia mampu menahan 23:03 hasrat nafsunya. 23:04 Iya. [berdehem] Maka Allah beritahukan 23:07 tempat orang ini di dalam surga. 23:10 Alhusin bin Ali kalau ingin mencari 23:13 dunia, kenikmatan dunia, kemewahan 23:16 dunia, enggak perlu mengorbankan 23:18 nyawanya 23:19 beserta nyawa keluarganya. 23:22 Tapi tujuan beliau keluar meninggalkan 23:24 kemewahan, kenikmatan, kenyamanan hidup 23:27 di Kota Madinah. Tidak lain karena 23:30 melihat banyaknya penyelewengan dan 23:31 penyimpangan yang dilakukan oleh umat 23:34 kakeknya. 23:35 Nah, sebagai seorang cucu yang 23:37 berlandaskan panduan kitab suci 23:39 Al-Qur'an, cucu seorang nabi, ya, maka 23:42 beliau berusaha untuk berangkat 23:46 melakukan perbaikan ya, ingin mendatangi 23:51 rezim penguasa yang berkuasa secara 23:54 tidak benar ya, yang terangkat karena 23:59 konsep hierarki ya kerajaan. Iya, 24:03 mulkunud ya, kerajaan yang menggigit 24:06 kata Nabi. 24:08 Nah, beliau keluar untuk melakukan 24:09 perbaikan terhadap kondisi umat kakek 24:13 beliau Nabi Muhammad sallallahu alaihi 24:16 wa alihi wasallam. 24:17 Gitu. Jadi memang melakukan Islam ini 24:20 perintah 24:20 perintah 24:21 perintah Allah kepada para nabi, para 24:23 rasul dan pada orang-orang yang mau 24:25 mengikuti jejaknya para nabi dan rasul. 24:28 Wa aslih 24:30 wabal mujrimin. 24:33 Lihat firman Allah kepada Musa, lakukan 24:35 perbaikan. Datangi Firaun, 24:37 dakwahkan, ajak kembali kepada 24:40 kebenaran. Dan jangan kau ikuti jalan 24:43 para pendosa dan perusak dalam kehidupan 24:46 dunia ini. Itu di antara di antara 24:50 momentum hari Asyura. Kalau ada riwayat 24:53 apa yang terjadi hari Asyuraah tentang 24:55 peristiwa Allah apa namanya? Bebaskan 24:58 Nabi Yunus dari perut ikan paus. Allah 25:02 terima tobat Nabi Adam itu kan masa yang 25:04 lebih lama lagi ya. Kita melihatlah 25:07 paling tidak cari cerminan yang lebih 25:09 dekat, yang lebih real, yang lebih 25:11 mendekati kenyataan dan fakta ya 25:14 ketimbang harus apa namanya melihat 25:16 hal-hal yang lebih jauh yang riwayat 25:19 serta informasinya terkadang tidak dapat 25:22 dipertanggungjawabkan. 25:24 Nah, sedang ini berapa banyak penulis 25:27 sejarah baik umat Islam maupun di luar 25:30 Islam 25:31 yang mencatat peristiwa yang begitu 25:34 menyedihkan, begitu perih 25:35 ya, 25:36 yaitu peristiwa wafatnya Al-Husin 25:39 beserta keluarganya ya di padang Karbala 25:44 dan diseret keluarganya dari Karbala 25:46 menuju Syam Damaskus di istananya Bani 25:51 Umayyah itu jelang kaki. H 25:54 yang menyeret pakai pakai naik 25:55 kendaraan. 25:56 Keluarga beliau berjalan kaki 25:59 dengan dirantai. 26:01 Susah mendapatkan makan dan minum. Coba 26:05 ini cucu baginda Nabi 26:07 yang nyeret-nyeret ngakunya umat Nabi. 26:11 Gimana coba? 26:11 Iya. Engak habis enggak habis pikir. 26:14 Enggak pikir ya? 26:14 Enggak habis pikir. 26:15 Ini cerita bohong apa enggak sih? 26:17 G ya 26:18 kayak mimpi gitu ya. [tertawa] 26:19 Iya. Coba 26:20 buruk. buruk 26:22 perilakunya a begitu hewani 26:24 lebih dari hewan 26:25 bukannya psikopat ini 26:27 ya coba minimal okeah anggap mereka 26:31 bukan cucu nabi ya 26:33 bukan cucu nabi anak-anak wanita 26:36 wanita anak kecil 26:37 diseret ditarik ya bukan naikkan 26:40 kendaraan dari Karbala di Irak 26:44 h 26:45 menuju Damaskus Suriah 26:46 Suriah 26:48 yang sekarang nampak tilasnya dikenal 26:49 dengan perjalanan ee arbain ya sejarah 26:53 arbain kan banyak orang melakukan tuh di 26:54 hari bulan Safar nanti itu ya perjalanan 26:58 apa napak tilas kalau bahasa kita ya 26:59 napak tilas 26:59 napak tilas 27:00 lailahaillallah lailahaillallah atau 27:03 dibawa ke Kufa itu gambarannya 27:06 nah oleh karenanya momentum hari asyura 27:09 yang terjadi pada tahun 61 Hijriah 27:11 terhadap Al-Husin dan para pengikutnya 27:13 ini adalah contoh ril 27:16 islah 27:16 dalam melakukan islah [menghela napas] 27:18 enggak ada yang memuji Enggak ada yang 27:21 mendukung, bahkan mencaci, menyakiti, 27:25 membully, persekusi, intimidasi, 27:28 penyiksaan. 27:29 Iya. 27:30 Jadi artinya kalau orang mau lakukan 27:32 islah itu harus siap-siap. 27:34 Siap-siap. Resikonya besar. 27:36 Resiko besar. 27:37 Kita harus siap dan harus kuat mental, 27:39 Bu ya. 27:39 Oh, iya. 27:40 Nah, kalau [berdehem] mau aman minimal 27:42 sudah jadi orang saleh aja sendiri deh. 27:43 [tertawa] 27:44 Enggak usah melakukan islah gitu. 27:46 Tapi tentunya kan islah itu kan 27:48 pahalanya begitu. besar tadi Allah 27:51 Taalaah 27:53 almukminina ya dan mereka semua ajran 27:56 adima kata adzim ini kan besar agung 28:00 yang gambar nilainya enggak bisa kita 28:02 bayangkan begitu 28:04 i 28:05 itu tema kita di bagian pertama dari 28:09 hari ini. Alhamdulillah kalau ada 28:10 pertanyaan atau apa mangga disampaikan 28:13 setelah jedak dulu ya. Baikat kita jadi 28:16 sementara untuk hari ini peristiwa 28:18 Asyura contoh nyata dalam islah tema 28:20 kita di hari ini. Yang ingin bergabung 28:22 bertanya silakan Anda bisa kirimkan 28:24 melsapp kami di 0811999720. 28:28 Kami segera kembali. 31:38 [musik] 31:46 [musik] 31:50 Radio Rasil untuk Islam yang satu. Masih 31:52 bersama kami Ikhwan Nawat di acara 31:53 tausiah siang bersama Ustaz Fawas Abi 31:55 Zabawiyah. Kita membahas tema mengenai 31:58 peristiwa asyura contoh nyata dalam 32:01 islah gitu ya, Ustaz. Ee ini ada 32:04 pertanyaan, Pak Ustaz. Jika ada satu 32:07 langkah sederhana yang bisa dilakukan 32:10 pendengar hari ini untuk menghidupkan 32:12 semangat Asyura dalam kehidupan mereka, 32:15 apa yang paling Ustaz sarankan? 32:18 Masyaallah. 32:19 Seperti 32:20 Masyaallah tabarakallah. Ini 32:21 pertanyaannya apa yang paling disarankan 32:25 seminimal ya? 32:26 Iya, minimal. Langkah-langkah kecil lah 32:27 gitu ya. 32:27 Langkah kecil. Naam. 32:29 Kalau mungkin enggak mau menanggung 32:30 resiko gitu ya. [tertawa] Enggak mungkin 32:33 ya Islam pasti ada resikonya. 32:34 Oh iya enggak ada. Kalau menjadi orang 32:36 saleh 32:37 aman insyaallah. 32:39 Ya. Saleh untuk diri sendiri ya. 32:40 Tapi ketika sudah masuk pada ranah ingin 32:43 melakukan perbaikan, 32:44 amar makruf nahi munkar gitu ya 32:46 pada orang lain amar makruf ringan. 32:49 Iya. Nahi munkarnya itu yang berat. 32:50 Nahi mungkar yang berat 32:51 itu 32:51 tapi kepalanya luar biasa ya. 32:54 Oh iya 32:54 pasti. itu karena memang ciri 32:57 sebaik-baik umat yang dikeluarkan oleh 33:00 Allah itu 33:01 orang yang melakukan dua perkara tadi. 33:02 Iya. 33:03 Amar makruf dan lebih berat lagi nahi 33:06 mungkar. 33:07 Kenapa? Karena arti nahi mungkar itu kan 33:10 ya mencegah 33:12 satu hal yang diingkari oleh hati kecil. 33:14 Heeh. 33:15 Makanya kata islah tadi saya berangkat 33:17 dari penjelasan pekan lalu asal makna 33:20 dari kata-kata saleh yaitu apa? halat 33:23 melakukan satu hal yang pantas, yang 33:24 layak, yang patut sesuai dengan 33:26 keinginan yang memerintahkan yaitu Allah 33:28 tabaraka wa taala. Nah, kata yang patut 33:32 pantas menurut Allah ini kan ada 33:34 ukurannya. 33:34 Iya. 33:35 Ada neracanya. Nah, caranya adalah 33:37 Al-Qur'an yang pastinya 33:40 itu berseberangan 33:42 dengan keinginan dan kepentingan hawa 33:44 hawa nafsu. 33:46 Karena nafsu pada dasarnya adalah 33:47 amaratun bisu. Selalu mengajak kepada 33:51 hal-hal yang buruk. Itu 33:55 apa namanya? Dasar dari nafsu seseorang. 33:58 Iya. Ya. Nah, oleh karenanya 34:01 Allah Subhanahu wa taala menurunkan para 34:04 nabinya, para rasulnya dan di akhir 34:06 zaman menurunkan kitab suci dalam 34:07 Al-Qur'an. Apa fungsi utamanya? 34:10 Litukhrijanas minadzulumati ilan nur. 34:15 Atau liyukrijanas minadzulumati ilan 34:18 ilan nur. Mengeluarkan manusia dari 34:21 bermacam nilai-nilai kegelapan kepada 34:24 satu cahaya Allah, cahaya Quran, cahaya 34:27 iman. Iya. 34:29 Nah, hal-hal yang kecil yang bisa kita 34:31 lakukan untuk melakukan islah tadi amar 34:35 makruf nahi mungkar. He 34:37 ya, minimal dengan ucapan dan menjaga 34:40 ucapan tidak keluar kecuali ulan sadida 34:44 ya. Ulan makrufah, ulan hasanah, ull 34:50 baligh. Bukan ucapan-ucapan yang tidak 34:53 baik bahkan menyebabkan Allah murka. 34:56 Karena berapa banyak ee kelompok anak 34:59 manusia yang Allah laknat dan 35:02 mendapatkan murka Allah gara-gara tidak 35:05 menjaga ucap ucapan. Al-Qur'an 35:07 menggambarkan tuh dalam surah Almaidah. 35:09 Waluinu bimau. 35:12 Mereka mendapatkan laknat Tuhan karena 35:14 sebab ucapan yang mereka lontarkan, 35:18 yang mereka ucapkan. 35:19 Maka kalau tadi amal kecil, apa sih yang 35:22 paling baik untuk kita pilih untuk 35:24 melakukan istilah itu? tadi panduannya 35:26 Al-Ahzab 71. 35:27 Iya. 35:28 Pastikan tidak berucap kecuali ucapan 35:31 yang baik dan 35:33 dan benar. 35:34 Walaupun kritik kepada penguasa juga 35:36 harus dengan kata-kata yang bagus, 35:38 Ustaz, ya. 35:38 Oh, itu pasti karena nanti kan dalam 35:40 Al-Qur'an itu sendiri tu ada ada 35:43 urutan dan level. 35:44 He. 35:45 Ada terkadang menyampaikan ulan karimah, 35:49 ada dengan ulan layinah, 35:51 betul. 35:52 Ada dengan ulan karimah. 35:55 Ada dengan ulan baligh 35:58 itu kan itu kan. Ah buat kita sendiri 36:01 pastikan tidak keluar dari kita kecuali 36:04 lan sadida ucapan yang baik dan benar. K 36:07 kata kata sadid itu asalnya kan sadda 36:09 yasudu 36:10 saddan 36:11 yang sebelum keluar ucapan sudah 36:15 terprotect terlebih dahulu terfilter 36:17 dulu tidak keluar kecuali sudah melewati 36:19 bermacam lapisan 36:21 keluarnya baik dan benar disebut dengan 36:24 kaulan sadida itu pesan atau panduan ee 36:29 hal-hal yang bisa kita mulai dalam 36:32 melakukan islah dalam rangka islah tadi 36:35 itu saja wallahuam 36:38 Ada per lagi 36:39 mungkin Ustaz kalau misalkan kita mau 36:41 mendidik anak-anak kita, generasi 36:43 penerus kita untuk berani ee apa namanya 36:47 menegakkan kebenaran, menyampaikan 36:48 kebenaran di hadapan penguasa sekalipun 36:51 itu bagaimana ya caranya supaya anak 36:53 kita berani gitu ya, Ustaz. Oke. Sejak 36:56 dini kita ajarkan tadi level-level yang 36:59 Al-Qur'an sebutkan dalam berucap 37:03 agar jangan juga tidak keluar dari 37:05 ucapan kita saat ingin melakukan 37:07 perbaikan di hadapan para penguasa rezim 37:10 yang zalim. Ucapan-ucapan yang kotor. 37:14 Malah gara-gara ucapan itu nanti tidak 37:16 menarik rahmat Allah, tidak menyebut 37:18 rahmat Allah sehingga tujuan ya ingin 37:21 melakukan perbaikan tidak tercapai. 37:23 Mengapa? Karena 37:26 yang disampaikan tidak sesuai dengan 37:28 panduan 37:29 Al-Qur'an gitu. Penting juga itu. He. 37:32 Kalau kita lihat coba ya di Iran ya ada 37:38 ketika sekarang melawan Amerika 37:40 betul 37:41 rakyatnya cuma ucapan yang ekstrem loh 37:43 bahasa ekstrem ya. 37:45 Hanya mengucapkan apa? 37:47 Amerika setan kecil, 37:50 Israel setan besar. Ada pernah dengar 37:53 ucapan kotor-kotor? 37:54 Enggak ada. 37:55 Enggak ada. 37:56 Saking menjaganya ucapan gitu ya. 37:58 Saking menjaga ucapan. 38:00 [tertawa] 38:01 Lihat ketika realnya gimana hasilnya? 38:04 Ketika dilawan apa diserang oleh 38:07 bermacam lawan Allah jaga mereka. 38:09 Allah bantu. Jaga 38:10 Allah bantu dan Allah berikan perbaikan 38:13 di tengah hidup mereka. 47 tahun. Iya 38:16 kan? 38:16 Iya. Iya. 38:17 Tuh diembargo. 38:19 Diembargo. Diku dunia. kucilkan dunia 38:21 tapi tetap bertahan ya 38:23 bahkan lebih maju 38:24 lebih majuallah 38:25 gitu ya kan 38:26 h 38:27 dan kita sudah pelajari oh iya 38:29 pemimpinnya bagaimana cara berucapnya 38:31 he 38:32 ya kan pernah enggak melihat pemimpin 38:33 Iran mukul-mukul meja ngomong duar duar 38:37 pernah enggak mukul podium 38:38 iya enggak pernah pernah 38:40 lihat begitu bersahaja 38:41 dalam santai gitu ya 38:42 santai tapi dalam 38:44 tapi tegas lugas 38:45 tegas lugas tapi semua pelan 38:47 enggak kan enggak pernah lihat kan 38:48 pemimpin besar Iran ketika 38:51 apa memberi semangat pada rakyat untuk 38:54 atau tentaranya untuk melawan musuh 38:56 mukul-mukul meja gitu enggak kan 38:58 enggak 38:58 podium 39:01 k enggak ada [tertawa] 39:03 semua ulan layinah ulan karimah ulan 39:08 ma'rufah tapi di musuhnya ulan baligh 39:13 itu dan semua ucapannya ulan sadidaah 39:16 masyaallah 39:16 itu ada tema tersendiri tentang level ee 39:21 panduan Al-Qur'an dalam menyampaikan 39:23 ucapan 39:24 dan 39:25 kepada siapa dan bagaimana 39:27 menyampaikannya. 39:28 Masyaallah. Itu makanya dalam Al-Qur'an 39:30 itu kata ee kata qul qul. Qul artinya 39:34 apa? Katakan wahai Rasul, sampaikan itu 39:37 berulang panduannya lebih dari 350 39:40 kali ya. 39:43 diperisikan bagaimana tata cara 39:45 memberikan penyampaian dari Tuhan 39:48 kitab khusus tentang masalah qul ya 39:51 penjelasan kata qul dalam Al-Qur'an 39:54 apa saja, bagaimana dan apa isinya tuh 39:58 itu baru qul-qul tuh 40:00 yang kita hafal kan empat qul kan qul ya 40:01 ayal kafirun qul huallahu ahad qul 40:04 azubirabil falaq qul azubirabbinas empat 40:07 qul sebagai benteng dengan membaca itu. 40:10 Nah, lalu bagaimana dengan memahami 40:12 sekian banyak kata qul dalam Al-Qur'an? 40:15 Wallahuam. 40:17 Allah. Baik, Ustaz. Kita dibatasi oleh 40:19 waktu mungkin sebelum pamit. Ada yang 40:21 disampaikan Pak Ustaz kepada pendengar. 40:23 Masyaallah. Ayo kenali Al Husin 40:27 sebagaimana Nabi. Ayyuhannas Husin bin 40:29 Ali Fafu. Kenali profilnya, kenali 40:34 perilakunya, kenali ibadahnya, kenali 40:37 dirinya saat dia bersama Tuhan, kenali 40:39 dirinya saat bersama lawan, kenali 40:41 dirinya, kenali, kenali, kenali supaya 40:44 apa? Kita bisa mengikuti langkah-langkah 40:48 perjuangan Al-Husin dalam melakukan 40:50 islah 40:51 terhadap umat manusia. Wallahu taala aam 40:55 bisawab. Baik ustaz jajak Allah atas 40:58 ilmu dan nasihatnya di siang hari ini. 41:01 Dan IAT demikianlah kebersamaan kita di 41:03 acara tausiah siang bersama Ustaz Fawas 41:05 Abizawiyah dengan tema peristiwa Asyura. 41:07 Contoh nyata dalam Islah. Iwan akhwat, 41:10 mari jadikan Asyura bukan sekedar 41:11 peringatan sejarah tetapi momentum nyata 41:14 untuk islah dan perubahan menuju 41:15 kebaikan. 41:16 Semoga Allah membimbing langkah kita dan 41:19 menerima setiap ikhtiar perbaikan yang 41:21 kita lakukan. 41:21 Amin ya Karim. Doa cakep doanya itu 41:23 [tertawa] 41:23 saya Fahri dan juga Ondi dan juga ada 41:27 Algi untuk pamit. Subhanakallahumma 41:28 bihamdika asadu alla astagfiruka wau 41:31 wasalamualaikum warahmatullahi 41:32 wabarakatuh. 41:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:35 wabarakatuh.