Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Rasul TV 0:11 [musik] 0:27 Bismillahirrahmanirrahim. 0:29 Assalamualaikum warahmatullahi 0:31 wabarakatuh. 0:33 Alhamdulillah rabbil alamin wabihi 0:35 nastain wa ala umuri dunia waddin. 0:37 Wassalatu wassalam ala asyrofil anbiya 0:40 wal mursalin wa ala alihi wasahbihi 0:43 ajmain. Asyhadu alla ilaha illallah wa 0:46 asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 0:48 rasuluh. Allahumma sholli wasallim 0:51 wabarik ala nabiyina Muhammadin wa ala 0:53 alihi wasahbihi ajmain. 0:56 Qalallahu taala fil quranil karim. 0:58 Audzubillahiminasyaitanirrajim. 1:01 Innallaha wa malaikatahu yusholluna alan 1:04 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shollu 1:07 alaihi wasallimu taslima. 1:09 Sadaqallahulazim. Alhamdulillah rabbil 1:11 alamin. Masih dipancarkan dari Jalan 1:13 Masjid Silaturahim nomor 36. 1:17 Bekasi, inilah Radio Silaturahim dan 1:19 Rasul TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 1:22 akhwat yang dimuliakan Allah subhanahu 1:24 wa taala. Bagaimana kabar Anda di hari 1:27 Jumat pagi ini? Semoga selalu dalam kea- 1:30 daan sehat walafiat. Senang sekali saya 1:32 Fauzi Ridwanul Haq ditemani oleh Ondy 1:35 Saputra dan juga Algi Fahrurrozi. 1:38 Dapat kembali menemani ikhwan akhwat 1:39 dalam program Hikmah Pagi Kajian 1:42 Keluarga Islami edisi Jumat 25 Muharram 1:46 1448 1:48 Hijriah dan juga bertepatan dengan 1:50 tanggal 10 Juli 2026 bersama guru kita 1:56 Al-Mukarram Ustad Agus Darmaji. 1:57 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 1:59 kita. Kita sapa Ustadz 2:02 kita terlebih dahulu. Assalamualaikum 2:03 warahmatullahi wabarakatuh, Ustadz. 2:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:06 wabarakatuh. 2:07 Sehat, Ustadz? 2:08 Alhamdulillah berangsur sehat. 2:10 Alhamdulillah. 2:11 Ustadz habis dibekam ya, Ustadz? 2:12 Iya, pagi ini masyaallah. 2:14 Ehm. 2:15 Rutin Ustadz setiap 2:17 Sebenarnya setiap bulan rutin. 2:18 Disunahkan rutin ya. 2:20 Karena sudah beberapa hari ini kurang 2:22 tidur. 2:23 Banyak pekerjaan yang agak membuat 2:26 stressful ya. 2:28 Ehm. 2:29 Akhirnya larinya ke 2:32 ke leher ya. 2:33 Psikosomatisnya. 2:36 Ngebangun lehernya 2:38 kurang normal untuk digerakkan ya. 2:42 Nengok 2:43 kanan kiri nyeri. Ya. Alhamdulillah pagi 2:46 ini terapis kita yang [berdehem] 2:48 dua hari lalu menjadi tamu kita ya. 2:51 Bersama Pak Krisna, insyaallah tanggal 2:52 28 Juli akan 2:54 ada bakti sosial ya di sini. 2:57 Ehm, insyaallah. 2:58 melakukan bekam massal. 2:59 Setelah dibekam alhamdulillah saya 3:01 berangsur sehat. 3:02 Alhamdulillah. Alhamdulillah, berarti 3:04 Berkahnya kita melaksanakan sunah nabi. 3:07 Iya. 3:08 Menggunakan 3:09 metode hijamah atau bekam untuk 3:12 terapi kita ya. 3:14 Alhamdulillah. 3:15 Sebagian besar juga ikhwan akhwat 3:18 mungkin sudah juga rutin Ustadz ya 3:20 bekam. 3:21 Ehm, alhamdulillah alhamdulillah. 3:24 Ehm. 3:25 Dan kita doakan semoga ikhwan akhwat, 3:29 Ustadz 3:30 selalu dalam keadaan sehat dan walafiat. 3:34 Dan semoga kajian ini dapat menemani 3:35 ikhwan akhwat dalam segala aktivitas di 3:38 hari Jumat. Selalu Allah memberikan 3:40 keberkahan 3:42 limpahan rahmat kepada ikhwan akhwat 3:45 kita semua di manapun Anda berada dan 3:49 kajian ini dapat menemani ikhwan Akhwat 3:51 dalam 3:53 [berdehem] 3:53 menemani aktivitas Ikhwan Akhwat baik di 3:57 rumah maupun 3:59 yang sudah berada di kantor, dalam 4:01 perjalanan juga semoga dapat menemani 4:04 Ikhwan Akhwat. 4:06 Dan insya Allah pada 4:08 Jumat kali ini Ustadz Agus akan membahas 4:11 dan memberikan ilmu kepada kita tentang 4:14 meluruskan niat menikah. 4:17 Jadi 4:19 ketika menikah kita harus lurus, harus 4:23 hanif 4:24 dalam niat dan juga supaya 4:28 ke depannya di masa yang akan datang 4:30 segala kebaikan ketika melahirkan 4:35 keturunan juga dalam keadaan baik dan 4:38 sesuai sesuai dengan niat yang baik. 4:41 Hmm. 4:42 Jadi Ikhwan Akhwat kajian bersama Ustadz 4:45 Agus Sudarmaji pada awal tahun ini 4:48 adalah 4:51 sesuai dengan mengawali 4:53 kehidupan dengan kebaikan dimulai dari 4:55 ketakwaan, kemudian mendidik anak dengan 4:58 kebaikan, kemudian Jumat yang lalu 5:01 mencari nafkah yang baik dan sekarang 5:04 adalah 5:05 [berdehem] 5:05 meluruskan niat ketika menikah 5:08 yang hendak menikah. Ikhwan Akhwat yang 5:10 ingin berpartisipasi, 5:12 bertanya dapat mengirimkan pertanyaan di 5:14 08111999720 5:19 dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 5:21 langsung dengan Ustadz dapat menghubungi 5:23 di 021845 5:25 1512. 5:27 Kita berdoa kepada Allah terlebih 5:28 dahulu. Bismillahirrahmanirrahim. 5:31 Rabbana ghfir lana dzunubana wali 5:32 walidina warhamhuma kama rabbayani 5:35 shoghir. Rabbishrahli shadri wa yassirli 5:38 amri wahlul uqdatan min lisani yafqahu 5:41 qauli. Allahumma inna nas aluka ilman 5:43 nafi'an 5:44 wa rizqan thayyiban wa amalan 5:46 mutaqabbalan. 5:47 Mari kita simak dan dengarkan ilmu yang 5:49 akan disampaikan oleh Ustaz Agus tentang 5:52 menulur, meluruskan niat menikah. 5:54 Tafadhol Ustaz. 5:55 Bismillahirrahmanirrahim. 5:57 Assalamualaikum warahmatullahi 6:00 wabarakatuh. 6:02 [berdehem] 6:03 Alhamdulillahirobbil alamin. 6:05 Alladzi hadana lihaza wama kunna 6:08 linahtadia laula an hadanallah. 6:11 Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahu la 6:14 syarikalah. 6:16 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 6:18 rasuluhu la nabiya ba'da. Allahumma 6:21 sholli wasallim wabarik ala nabiyina 6:23 Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi wa 6:26 man tabi'ahum ila yaumil qiyamah. 6:29 Masyallah kan. 6:31 Wama lam yasya lam yakun la haula wala 6:34 quwwata illabillahil aliyil adzim. Amma 6:37 ba'du. 6:39 Qolallahu ta'ala fi kitabihil karim. 6:41 Audzubillahiminasyaitonirojim. 6:46 Bismillahirrahmanirrahim. 6:51 Ya ayyuhalladzina 6:54 amanu taqullaha haqqo tuqotih. 6:58 Wala tamutunna illa wa antum muslimun. 7:03 Shodaqallahul adzim amma ba'du. Ikhwan 7:06 dan akhwat rahimakumullah. 7:08 Syukur pada Allah pagi ini kita bertemu 7:10 kembali dalam kajian bimbingan keluarga 7:13 Islami. 7:15 Alhamdulillah. 7:16 Kita semuanya emm patut bersyukur kepada 7:19 Allah atas semua limpahan nikmat 7:23 yang tiada terhitung ya. 7:25 Terutama nikmat iman dan Islam. 7:28 Alhamdulillah 7:29 [berdehem] 7:30 pagi ini saya pun bersyukur kepada Allah 7:32 bisa sampai ke studio Rasil meskipun 7:34 agak terlambat ya. 7:36 Karena pagi tadi ada 7:38 eee 7:40 keperluan untuk dibekam atau 7:43 diterapi dulu setelah beberapa hari ini 7:46 saya mengalami 7:47 ee penurunan kesehatan. Alhamdulillah 7:50 karena 7:51 badan satu-satunya 7:53 dipakai untuk banyak keperluan ya kan. 7:54 Masya Allah. 7:56 Kena angin, kena tekanan 7:58 tekanan pekerjaan 8:00 dan lain-lain. 8:02 Jadi fisik dan mental kita itu memang 8:04 tidak bisa dipisahkan. 8:06 Nah, alhamdulillah pagi ini setelah 8:08 diterapi 8:10 ee saya bisa lebih baik lagi ya, lebih 8:13 normal dalam 8:15 menengok kanan kiri kalau orang Betawi 8:17 bilang salah bantal ya. 8:18 Salah bantal. 8:20 Nah, ternyata itu bukan cuma sekedar 8:22 sekedar 8:24 persoalan yang ringan karena bisa sampai 8:27 berhari-hari kalau tidak diterapi tidak 8:30 hilang ya. 8:31 Nah, Ikhwan sekalian kita pagi ini 8:34 tetap memperbanyak bershalawat atas 8:35 Nabi. 8:36 Allahumma sholli. 8:37 Dan Jumat ini kita disunnahkan 8:39 memperbanyak shalawat atas Nabi ya. 8:41 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 8:44 Nabiyina Muhammadin wa ala alihi 8:46 wa ashhabihi ajma'in. 8:48 Wasallim wasallim. 8:49 Kita 8:51 berada di penghujung bulan Muharram ya 8:54 ini Jumat terakhir. 8:57 Kemungkinan kita sudah 8:59 memasuki 9:01 ee bulan Safar. 9:03 Jumat depan. 9:04 Itu antara hari Rab Selasa Rabu ya kita 9:07 Iya. 9:07 lihat bagaimana nanti kedudukan 9:09 kedudukan hilal ya karena bagaimanapun 9:12 kita harus melaksanakan rukyatul hilal 9:15 setiap awal bulan. 9:16 Iya. 9:16 Ya, itu bagian dari sunnah Nabi 9:18 Shallallahu alaihi wasallam. 9:19 Nah, Ikhwan sekalian 9:21 [berdehem] 9:22 kita akan bicara meluruskan niat. Ya, 9:24 apapun 9:26 pekerjaan kita 9:27 itu harus lurus dulu niatnya. 9:29 He em. 9:30 [mendengus] 9:31 Ya. 9:32 Apalagi ini suatu pekerjaan yang besar 9:34 yang 9:35 berterusan 9:37 urusannya tidak cuma di dunia tapi 9:38 sampai di 9:39 akhirat 9:40 akhirat masya Allah, harus disadari ini 9:41 ya 9:42 iya 9:43 kalau kita misalnya mohon maaf sekedar 9:44 makan atau sarapan pagi 9:47 kita luruskan niat kita 9:49 sarapan pagi bukan karena untuk apa 9:51 menghilangkan lapar 9:53 atau supaya kita 9:54 punya energi yang cukup untuk memulai 9:56 pekerjaan bukan itu sarapan pagi ini 9:59 karena perintah Allah wa kulu wasyrobu 10:02 wala tusrifu 10:05 Allah suruh kita makan dan minum 10:08 dan tidak berlaku israf 10:10 israf itu berlebihan boros-borosan ya 10:15 nah meluruskan niat ini bagian penting 10:16 dalam agama 10:18 para ulama mengatakan urusan niat ini 10:20 sepertiga dari amal kita 10:22 maka kalau orang sudah sudah 10:26 betul niatnya 10:27 sepertiganya minimal bahkan ada ulama 10:29 mengatakan separuhnya dari amal kita 10:31 dari urusan hidup kita itu tergantung 10:33 niat kita 10:35 dan kita melihat banyak orang yang 10:37 kecewa di tengah jalan terhadap 10:40 keluarganya 10:41 kemudian mulai berhenti mulai berpikir 10:44 berhenti dan kemudian memutuskan untuk 10:46 berpisah satu sama lain ini bagian dari 10:50 efek atau dampak 10:52 niatnya belum benar belum lurus 10:57 kenapa orang sering mengatakan 10:59 luruskan niat 11:02 yang lurus sebenarnya niatnya atau 11:04 hatinya 11:05 hatinya 11:05 gitu ya 11:07 ikhwan sekalian 11:08 niat itu cuma ada dua 11:11 niat yang lurus sama niat yang bengkok 11:14 yang disebut niat yang lurus kan hatinya 11:16 lurus 11:17 hanya satu-satunya niat yang lurus yaitu 11:19 lillahi taala 11:23 ya semuanya dia niatkan untuk beribadah 11:25 kepada Allah lillahi 11:27 taala 11:28 itu disebut niat yang ikhlas 11:30 maka ikhwan sekalian 11:32 ada istilah, kamu harus ikhlas, 11:34 ikhlaskan niatmu. 11:36 Luruskan niat kita, itu untuk apa? Se- 11:39 se- 11:40 semata-mata 11:42 karena Allah. 11:43 [berdehem] 11:45 Innamal a'malu binniyati wa innama 11:48 likulli mri'im manawa. 11:52 Hadis yang masyhur, hadis yang sahih 11:54 tadi, bahkan mutawatir, 11:56 itu ditemukan di dalam kitab hadis 11:59 Arba'in An-Nawawiyah. Memang hadis itu 12:02 paling penting ditempatkan yang pertama. 12:04 Maka, urusan beramal, 12:06 urusan 12:08 ber- kegiatan, urusan apalagi urusan 12:10 menikah, itu kembali kepada niat awal. 12:15 Luruskan niatnya. 12:17 Jadi, niat cuma ada dua, 12:19 yaitu niat yang lurus dan niat yang 12:21 bengkok, tidak ada yang 12:22 setengah-setengah. 12:23 Ya. 12:24 Suatu amal, 12:26 perbuatan kita, perilaku kita, tindakan, 12:29 aktivitas kita, itu juga dinilai dari 12:31 amalnya. 12:33 Ada amal kecil, 12:35 tetapi bernilai besar di hadapan Allah. 12:38 Dan mendapatkan pahala yang besar di 12:40 hadapan Allah. Karena apa? Niatnya 12:42 betul, niatnya lurus dan diterima sama 12:45 Allah. Tapi, banyak perbuatan-perbuatan 12:48 besar, tindakan-tindakan hebat, 12:51 tetapi nilainya kecil, bahkan tidak 12:53 bernilai di hadapan Allah. Karena apa? 12:55 Niatnya 12:57 tidak benar. Jadi, urusan niat ini 12:58 sangat memang sangat penting sekali. 13:01 Ya. Sekali lagi saya katakan, urusan 13:03 niat ini sepertiga dari urusan agama. 13:06 Bahkan ada ulama mengatakan separuhnya 13:08 dari urusan agama. Ya. Nah, tentang 13:10 menikah bagaimana? 13:12 Nikah ini niatnya apa sebenarnya? Ya. 13:16 Ikhwan dan Akhwat sekalian, 13:19 orang menikah itu banyak 13:22 niatnya didorong oleh banyak motivasi. 13:27 Jadi, disebut motifnya apa sih kamu 13:29 menikah? Nah, em atuh. 13:31 Orang menikah 13:34 mesti kita luruskan niatnya. 13:37 Ya. 13:38 Ada yang menikah karena apa? 13:40 Karena ingin 13:42 mempunyai kedudukan yang baik. Ya, saya 13:44 mau nikah dia nih. 13:46 Dia anak keturunan bangsawan. 13:48 Ya. 13:49 Bahkan dengar-dengar ada darahnya dari 13:51 cucu nabi ya kan dari kalangan 13:54 ee ahli ahli ahli bait ya kan ahli ahli 13:57 bait waduh. 13:58 Boleh enggak? Boleh. 14:00 Silakan. 14:01 Mau niat 14:03 nasabnya naik naik, silakan. 14:06 [mendengus] 14:07 Yang kedua. 14:09 Niat karena apa? Harta. Hartanya supaya 14:12 banyak nih ya. 14:13 Katanya juga 14:14 ee 14:16 kalau orang nikah 14:17 banyak rezekinya. Nah, boleh boleh 14:19 enggak? Boleh silakan. 14:22 Yang ketiga niat karena apa? Cantik 14:24 benar itu calon istrinya ya. 14:27 Udah ngebet lah ya. Boleh enggak? Boleh 14:29 silakan. 14:31 Tapi kata nabi yang selamat karena 14:33 agama. 14:35 Jadi niatkan kita itu menikah karena 14:40 faktor agama. 14:42 [berdehem] 14:42 Lillahi taala. Kalau sudah dapat kalau 14:45 sudah lillahi taala insya Allah semua 14:46 dapat. 14:48 Boleh enggak saya menikahi orang dari 14:50 kalangan keturunan tertentu? Boleh boleh 14:53 boleh saja. 14:55 Ya. 14:56 Ada sahabat saya ingin menikah 14:59 supaya 15:00 memperbaiki keturunan ya. Boleh enggak? 15:03 Boleh. 15:05 Memperbaiki keturunan misalnya seperti 15:06 apa? Dia dari 15:09 ee 15:10 keluarga yang 15:13 kurang 15:14 kurang bagus dari sisi dari sisi apa 15:17 namanya gennya misalnya ya. Nah. 15:20 Memperbaiki keturunan ini mau 15:21 memperbaiki keturunan ya. 15:24 Supaya apa keturunannya? Supaya bisa 15:25 dapat keturunan yang tinggi 15:28 Dia sendiri orangnya kecil, pendek, 15:30 kuntet ya kan 15:32 Kemudian wajahnya pas-pasan ya. 15:35 Pengen punya istri yang cantik. Supaya 15:37 anak-anak keturunannya cantik. Iya kalau 15:39 dikabul sama Allah ya kan, tapi kalau 15:41 sebaliknya ya kan. 15:42 Dapatnya dia seperti dia semua, waduh 15:44 gen-nya enggak enggak ber enggak berubah 15:47 ya. 15:48 Nah Ikhwan sekalian, luruskan niat kita 15:50 lillahi ta lillahi ta'ala. 15:53 Supaya kamu supaya apa? Kalau di 15:55 kemudian hari terjadi hal-hal yang tidak 15:57 sesuai dengan dengan rencana, dengan 15:59 harapan, dengan cita-cita. 16:01 Maka kembalikan ke niat itu yaitu apa? 16:04 Lillahi ta'ala. 16:06 Ya. 16:07 Kalau sudah lillahi ta'ala insyaallah 16:09 dibimbing sama Allah. Nah jadi 16:11 sebenarnya begini. 16:12 [berdehem] 16:13 Ustadz yang benar gimana? Ketemu 16:15 perempuan cocok kemudian niat kita di 16:18 diluruskan. Boleh itu boleh. 16:21 Luruskan. 16:23 Sehingga kamu bisa melihat kekurangan 16:24 atau kelebihan dari perempuan itu secara 16:26 objektif. 16:28 Tidak bias, tidak subjektif. 16:31 Kalau sudah kadung cinta, itu biasanya 16:33 bias. 16:34 Subjektif ya. 16:36 Ada yang bilang kalau cinta sudah 16:37 melekat, tahi kucing 16:40 disangka coklat begitu ya. Nah itu kata 16:42 orang-orang. 16:43 Nah jadi sebelum kita mengenal perempuan 16:47 atau mendekati perempuan niatnya 16:48 diluruskan dulu lillahi ta'ala dengan 16:50 begitu tidak akan terpengaruh. Kalau 16:54 kita sedang 16:55 ru'yah, ru'yah itu melihat. 16:58 Jadi perempuan itu baik atau tidak bukan 17:01 karena kita sudah cinta duluan, bukan 17:03 senang atau naksir duluan. 17:05 Ya. 17:06 Nah Ikhwan sekalian. 17:07 Jadi pertama lillahi ta'ala. Sekarang 17:10 bagaimana kita melihat 17:12 pernikahan itu dalam Islam. 17:15 Ada 17:16 orang yang mengatakan begini 17:18 kamu kalau nikah hati-hati loh, jangan 17:20 karena nafsu 17:22 ya 17:24 jangan karena nafsu kamu nikah 17:26 ini betul enggak ucapan ini? 17:29 Tidak sepenuhnya betul juga 17:31 karena boleh kita niat itu karena nafsu 17:33 tapi nafsu yang sudah diluruskan 17:38 Aduh saya harus nikah nih kenapa? Kalau 17:40 enggak nikah saya khawatir saya sendiri 17:42 akan jatuh ke lembah maksiatan, 17:45 perzinahan kenapa? Saudara pengen sudah 17:47 ngebet sekali pengen nikah 17:49 kalau lihat perempuan itu rasanya 17:51 ya rasanya kepengen nubruk nah itu sudah 17:53 wajib nikah 17:55 di dalam Islam nikah itu ada empat ya 17:58 Bang 17:58 hukum 17:58 nah ada empat ini 18:00 eh status hukumnya 18:04 pertama yang sifatnya mubah, mubah ini 18:08 nikah sekarang atau besok enggak masalah 18:10 karena dia masih 18:11 belum terpengaruh ya belum mendesak 18:15 mubah ini 18:17 ya 18:18 yang kedua nikah karena sunah 18:22 sunah ini mesti disegerakan 18:25 khawatir kalau ada apa-apa ya ini nikah 18:27 yang sunah ya 18:29 tapi ada juga nikah yang wajib kalau 18:31 enggak dinikahkan berbahaya ya 18:33 berbahaya nih kalau enggak dinikahkan ya 18:36 apalagi kalau mohon maaf Bapak Ibu 18:37 melihat ada tetangga anak anak tetangga 18:39 anak siapapun di sekitar rumah 18:41 kemana-mana sudah berduaan terus ini 18:43 wajib sudah wajib dinikahkan kayak 18:46 enggak bisa dipisahkan wajib dinikahkan 18:48 daripada terjadi hal yang tidak kita 18:50 inginkan yaitu wajib di pertama tadi 18:53 mubah 18:53 mubah 18:54 nah yang kedua apa? 18:54 sunah 18:55 sunah yang ketiga? 18:56 wajib 18:56 wajib nih wajib 18:58 ya 18:59 ditunda sehari aja berbahaya apalagi 19:01 seminggu apalagi sebulan ya 19:03 maka itu menyegerakan nikah di dalam 19:06 Islam itu bagian dari pelaksanaan 19:09 perintah agama ya 19:11 yang terakhir haram 19:13 nikah yang haram ada enggak? Ada. 19:16 Ya, nanti kita spill ya. 19:18 Tapi intinya nikah haram itu kalau 19:19 dilaksanakan berbahaya. 19:22 Ya, kalau dilaksanakan justru 19:24 menimbulkan mudarat. 19:25 Dosa. 19:26 Di dalam eh usul fikih kita 19:30 di 19:32 eh 19:33 diutamakan untuk menjauhi mudarat 19:35 daripada 19:37 mendapatkan manfaat ya. 19:40 Nah, Saudara sekalian 19:42 jadi tadi kalau 19:44 kamu yang eh kamu kalau nikah jangan 19:46 karena nafsu tidak benar juga. Ya. 19:49 Justru karena menikah itu nafsu kita 19:51 diluruskan. 19:53 Nafsu kita ditempatkan 19:56 pada tempat yang benar. 19:58 Islam ini agama 20:00 agama keluarga. 20:02 Family religion ya, agama keluarga. 20:05 Tidak sempurna 20:07 hidup seseorang kalau melaksanakan 20:10 agamanya di di luar di luar keluarga. 20:12 Coba apapun. 20:13 Ya. 20:14 Maka itu di dalam Islam 20:17 puncak 20:19 kesempurnaan 20:22 beragama itu kalau orang sudah nikah. 20:26 Kan ada agama lain, puncak kesempurnaan 20:28 beragama mereka adalah ketika mereka 20:31 tidak nikah. Maka pemuka agama, 20:33 rohaniwan, atau orang-orang yang 20:37 menjadi pimpinan agama ada yang tidak 20:39 nikah. 20:40 Ada enggak, Bang? 20:40 Ada. Banyak. 20:42 Enggak usah saya sebut ya. 20:43 Itu dari kalangan barat maupun timur 20:45 sama itu. 20:47 Ya, kira kira-kira memikirnya begini. 20:50 Makin meninggalkan 20:53 nafsu duniawiyah syahwat terhadap 20:56 perempuan atau se se lawan jenis ya 20:59 itu makin hebat di dalam agama dia. Tapi 21:01 di dalam Islam terlarang, justru haram. 21:04 Haram ya. 21:06 Haram meninggalkan nikah itu haram. 21:10 Ya. 21:12 Nabi sallallahu alaihi wasallam pernah 21:13 bersabda 21:15 yang masyhur 21:17 dari Abu Daud dan An Nasai 21:21 An nikahu sunnati, nikah itu adalah 21:25 sunnahku. Meskipun ada beberapa 21:28 eh riwayat yang 21:30 berlainan. 21:31 Famal famal lam ya'mal bisunnati falaisa 21:34 minni. 21:37 Maka 21:39 yang tidak mengamalkan sunnahku ini, 21:42 kata Nabi 21:44 bukan golonganku. Maksudnya bukan 21:45 golonganku, ya tidak dianggap sebagai 21:48 pemeluk Islam, tidak dianggap sebagai 21:51 pengikutnya Nabi Muhammad sallallahu 21:53 alaihi wasallam, 21:54 ya. 21:56 Fatazawwaju fainni mukatsirum bikum 22:00 al umam 22:02 yaumal qiyamah. 22:04 Maka menikahlah kalian, menikahlah 22:06 kalian karena aku 22:08 menyukai kelak di akhirat mempunyai umat 22:11 yang banyak daripada umat yang lain tuh. 22:16 Ikhwan sekalian, eh 22:19 di dalam Islam semakin tinggi pemahaman 22:21 agama seseorang, itu semakin besar 22:24 keinginannya untuk menikah segera atau 22:26 menambah istri, ya. Makanya 22:28 di dalam Islam itu 22:30 Nabi sendiri kan istrinya 22:32 banyak, ya. Tetapi memang tidak berlaku 22:34 untuk manusia biasa. 22:36 Ya. 22:37 Nabi ada dicatat oleh sejarah mempunyai 22:41 sembilan istri, tapi itu pun tidak 22:43 sekaligus dinikah sembilan-sembilannya. 22:46 Ya, ada yang meninggal kemudian 22:48 menikah dan seterusnya. 22:49 Para khalifah pun begitu. 22:51 Para khalifah ber 22:55 di antara mereka. Contoh nih 22:58 ketika 22:59 anaknya Umar Hafsah ya, itu dari Ibnu 23:02 Abbas, ya. 23:03 Iya. 23:04 Itu menjadi janda setelah suaminya 23:08 meninggal 23:09 eee 23:10 di Perang Badar. 23:12 Jadi, mereka 23:14 ikut hijrah ke Madinah, kemudian datang 23:17 perintah 23:18 perang 23:19 dan qadarullah suaminya Hafsah ini 23:21 meninggal. 23:23 Gugur, syahid. 23:25 Masyaallah. 23:25 Di dalam Perang Badar, ya. 23:27 Allahu Akbar, astagfirullah. 23:29 Itu masyaallah. 23:32 Umar 23:34 terpukul karena 23:35 anaknya masih muda, Hafsah masih 18 23:37 tahun. 18 tahun kira-kira baru lulus SMA 23:40 nih, Bang, ya. 23:41 Iya. 23:42 Itu sudah jadi janda, Hafsah sudah jadi 23:44 janda. Umar gimana? Umar bergrilya 23:47 mencari siapa sahabat yang mau menikahi 23:50 putrinya itu. 23:52 Ya, karena Imam Umar sendiri pun 23:53 menikahi putrinya Ali. 23:55 Kan ceritanya begitu. 23:57 Di antara para khalifah itu saling 23:59 menikahi. 24:00 Putrinya. 24:01 Heeh. 24:02 Nah, Umar kemudian 24:04 berdatang kepada Abu Bakar. 24:07 Abu Bakar, eee 24:09 tolong, ya. 24:10 Saya 24:12 punya anak jadi janda nih karena gugur 24:14 suaminya di medan perang. Mau enggak 24:16 kamu menikahi dia? Wah, Abu Bakar diam 24:18 saja. 24:19 Melihat Umar diam enggak? Umar kesal. 24:22 Pergi dia, pulang dia ke rumahnya. 24:23 Sekali-kalinya Umar kesal kepada Abu 24:25 Bakar itu karena urusan anaknya, ya kan? 24:27 Jadi, memang ada 24:29 ada alasannya kalau kita itu kesal sama 24:31 orang karena urusan anak itu ada 24:32 alasannya, ya. Karena para khalifah pun 24:33 begitu. 24:34 Masyaallah. 24:35 Kemudian datang ke ke Utsman. Utsman 24:37 sama diam saja, diam diam diam. 24:39 Nah, enggak lama kemudian ada berita 24:40 gembira. Umar dipanggil Rasulullah. 24:44 Nah, ini konon 24:46 sebelum 24:48 habis masa iddah, ya. 24:50 Sebelum habis masa iddahnya 24:52 si Hafsah, itu Rasulullah sudah panggil 24:54 Umar. Umar, saya lihat anakmu 24:58 menjanda ya karena suaminya 25:00 [berdehem] 25:01 gugur syahid. 25:03 Saya ingin menikahi dia. Uh, gimana 25:05 rasanya Umar? 25:07 Eee [berdehem] 25:08 berharapnya tadinya cuma manusia biasa 25:10 yang kayak anaknya, sekarang Rasulullah. 25:12 Ya Rasul, Umar enggak ada enggak ada 25:14 kata lain kecuali mendukung sudah. 25:17 Nah, setelah singkat cerita 25:19 kemudian Umar eee mendatangi Abu Bakar. 25:22 Abu Bakar 25:24 apa namanya eee ketawa-ketawa aja loh 25:27 ya. Aku minta maaf ya kamu kesal sama 25:29 aku kan? Betul aku kesal sama kamu gitu 25:30 ya. 25:31 [tertawa] 25:32 Aku kesal sama kamu Abu Bakar ya kamu 25:35 apa namanya 25:37 menolak 25:37 eee tidak menggubris ucapanku ya. Diam 25:41 saja. Nah, 25:43 gini Mar ya. Kamu tahu enggak Rasulullah 25:45 itu pernah nyebut-nyebut sama Utsman 25:48 juga dengar itu. Penyamaan menyebut nama 25:52 anakmu itu. Maka aku enggak mau, enggak 25:54 beranilah me langkahi Rasulullah ya. 25:56 Jadi, 25:57 masyaallah ya seorang ayah begitu 26:00 besarnya 26:01 upaya untuk menyelamatkan putrinya ya. 26:03 Ya jadi, Ikhwan sekalian 26:06 bahkan di antara para khalifah itu 26:08 mereka menikah lebih dari catur. Ada 26:11 yang nikah dua. Umar itu menikah berapa? 26:13 Hah? 26:15 Umar berapa anak istrinya yang mana kita 26:17 bahas loh. Istrinya enam Umar. 26:19 Enam. 26:20 Istrinya enam. 26:21 Tapi ganti-ganti sudah meninggal nikah 26:23 nikah. 26:24 Utsman Utsman istrinya banyak banyak. 26:27 Utsman istrinya banyak. 26:29 Minimal dua saja itu anaknya Rasulullah 26:31 dinikah Utsman dua-duanya meninggal. 26:34 Ya. Ali istrinya banyak banyak Ali 26:36 istrinya. 26:38 Jadi, Ikhwan sekalian saya tidak ingin 26:39 mengatakan apa-apa bahwa 26:41 di dalam Islam 26:44 sangat dianjurkan menikah itu jangan 26:46 ditunda-tunda. Nikah jangan dibuat 26:48 ribet, nikah jangan dibuat susah tapi 26:51 mudahkanlah. mudahkanlah dalam urusan 26:54 pernikahan. 26:55 Mudahkanlah mencarikan jodohnya, 26:57 mudahkanlah dalam 26:59 ee menopang, mendukung, membantu biaya 27:03 pernikahan dari seorang diantara kita 27:06 ya. Karena ini kewajiban kita semuanya 27:09 membantu orang mau nikah, wajib itu 27:11 hukumnya. 27:13 Ya, jadi kalau ada paman-paman ya 27:15 yang 27:16 kebetulan dengar 27:19 keponakan 27:19 keponakannya mau nikah, wajib disokong, 27:22 dibantu. 27:23 Misalnya dia tanya, sini nak 27:26 kamu mau nikah ya? Iya, kamu punya 27:27 tabungan berapa? Paman, aku baru punya 27:30 45 juta eh kerjaanku masih kayak gini. 27:34 Total berapa semuanya nak? 27:35 120 juta paman. Waduh masih berapa tuh? 27:39 Masih 75 jutaan ya. 27:41 Heeh. 27:42 Banyak kurangnya. 27:42 Yuk, kita bareng-bareng minta sama Allah 27:44 ya. Tapi jangan lama-lama yuk. Pamannya 27:46 utang sana, utang sini, tapi dia yakin 27:49 dalam sebulan bisa nutup. 27:51 Kasih tahu saudara yang lain, 27:52 alhamdulillah ternyata bisa. 27:54 Dalam sebulan ketemu itu uang 75 juta 27:57 bantu dia. 27:59 Jadi ini bagian dari kewajiban keluarga 28:01 besar, kalau ada satu anggota mereka 28:04 yang mau nikah, wajib sekali lagi 28:06 digarisbawahi, wajib dibantu, wajib 28:09 dimudahkan. 28:10 Ya, ah termasuk 28:13 para bos-bos ya, ah. Para pimpinan 28:16 lembaga, pimpinan kantor ya, pimpinan 28:19 usaha, kalau dengar anak buahnya mau 28:22 nikah itu segera, bahkan ditawarkan kamu 28:24 mau nikah kapan, kamu kok sendirian ya, 28:27 karena wajib 28:29 kita menolong orang yang sendirian untuk 28:31 menikah, itu perintah Alquran ya. 28:33 Iya. 28:34 Nikahkanlah orang-orang yang sendirian 28:36 diantara kamu, kalau mereka itu 28:39 fakir, maka Allah akan yang Allah Allah 28:42 yang akan me 28:43 mengkayakannya. [berdehem] 28:45 Jadi kembali kepada 28:47 niat tadi. 28:48 Eee 28:50 boleh enggak nikah karena nafsu? Boleh, 28:52 ya. Tapi nafsunya diluruskan dulu, ya. 28:56 Kemudian, Ikhwan sekalian, 28:57 beberapa 28:59 alasan kita menikah 29:01 dalam hal keagamaan, pertama karena kita 29:04 disuruh oleh Nabi sallallahu alaihi 29:05 wasallam 29:07 untuk menikah dan punya anak, ya. Tidak 29:10 salah kita menikah dan ingin punya anak 29:13 banyak lagi. Jangan sedih kita anaknya. 29:15 Ini perintah Nabi. 29:17 Dalam suatu hadis disebutkan begini, 29:20 eee jaa'a rajulun ila Nabi sallallahu 29:24 alaihi wasallam faqal. 29:26 Datanglah seorang laki-laki kepada Nabi 29:28 dan dia berkata, inni ashabtu imra'atan 29:32 dzata hasabin wa jamalin 29:35 wa innaha la talidu. 29:38 Afa atazawwajuha, ya Rasul? Nah. 29:42 Qala, la. 29:43 Tsumma atahu tsaniyata fa na fana 29:45 fanahahu. 29:47 Ya. Tsumma atahu tsaliatsata 29:50 faqal, tazawwaju 29:52 al wal al wadud wal walud fa inni 29:56 mukatsirun bikum al umam. 29:59 Dari sahabat Ma'qil bin Yasar, seseorang 30:02 datang menghadap Nabi sallallahu alaihi 30:03 wasallam, kemudian dia berkata begini, 30:05 Ya Rasulullah, 30:07 sesungguhnya aku menik mau menikah 30:09 dengan seorang wanita yang memiliki 30:11 kedudukan tinggi dan cantik dia. 30:13 Tapi dia enggak bisa melahirkan. 30:16 Kayaknya eee bukan dari dari keluarga 30:20 yang banyak anak. Aku boleh nikahnya 30:22 enggak? Kata Nabi, jangan. 30:24 Kemudian dia menghadap untuk kedua 30:25 kalinya. 30:27 Beliau pun tetap melarangnya. 30:29 Jadi, ini 30:30 Ini nikah yang diharamkan, Ustaz? 30:31 Eee ini sebenarnya bukan diharamkan 30:34 benar-benar secara hukum haram, tapi 30:36 dijauhilah. 30:37 Dijauhi. 30:38 Jadi, dua kali ini sahabat janganlah. 30:40 Apa kata Nabi? 30:42 Nah, ini. 30:44 Ada dua kriteria perempuan untuk 30:46 dinikahi laki-laki. 30:48 Termasuk perempuan melihat laki-laki 30:50 juga begitu. Pertama, 30:53 al wadud 30:55 wal walud. 30:57 Wadud itu apa? Al wadud wanita yang 31:00 pengasih penyayang. 31:03 Bukan wanita yang berangasan, emosional, 31:06 itu enggak boleh kita nikah itu. 31:08 Ya. 31:10 Yang kedua, al walud. Al walud ini 31:12 adalah yang banyak anaknya atau punya 31:16 potensi banyak anaknya. Kita lihat, oh, 31:18 emaknya dulu 31:20 punya anak banyak tuh, anaknya 8 sampai 31:23 10. 31:24 Neneknya juga gitu, anaknya lebih hebat, 31:26 anaknya 12. 31:27 Wah, ini pasti insyaallah ini keturunan 31:30 beranak banyak, ya kan? Nah, kata Nabi, 31:32 itu nikah yang itu. 31:34 Karena aku senang nanti di akhirat 31:37 aku punya banyak 31:38 umat. 31:39 Nah, banyak apa? 31:40 Umat. 31:40 Banyak umat. Kenapa Nabi sebutnya di 31:42 akhirat? Karena seleksinya di dunia, ya 31:44 kan? Nah, pasti kalau di akhirat banyak, 31:46 di dunia sudah banyak juga, ya kan? Nah. 31:49 Ikhwan sekalian, 31:50 kemudian yang kedua, 31:53 supaya apa kita menikah? Menjaga diri 31:56 dari kemaksiatan 31:58 dan 31:58 mendekatkan diri kepada Allah subhanahu 32:01 wa taala. 32:03 Dalam satu riwayat dikatakan begini, 32:05 [berdehem] 32:07 ee wa fi but'i ahadikum lahu shadaqatun. 32:12 Tidak pada kemaluan seseorang di antara 32:15 kamu itu ada sedekah, masyaallah. 32:18 Ini urusan kelamin, 32:19 urusan kelamin, kemaluan, itu ada 32:21 sedekah, kata Nabi. 32:24 Mereka bertanya, "Ya Rasulallah, ayya'ti 32:26 ahaduna syahwata 32:28 syahwatahu, yakunu lahu fiha ajrun?" 32:32 Ya Rasulallah, kalau kami 32:34 datangi 32:36 istri kami untuk me menyalurkan syahwat 32:39 kami, apakah itu ada pahalanya? Nabi 32:42 bilang, "Betul." 32:44 Aroaitum lau wadoaha fil haram 32:48 akana alaihi fiha 32:50 wisrun 32:52 wakazalika iza wadoaha fil halali kana 32:56 lahu fiha ajrun. 32:59 Tahu enggak kamu? Kamu kalau lihat, 33:02 tidakkah kalian lihat apabila dia 33:04 menyalurkan pada sesuatu yang haram, dia 33:06 dapat dosa. 33:07 Ya, jadi kalau dia salurkan syahwatnya 33:09 kepada 33:11 kepada perempuan lain yang bukan 33:13 istrinya yang sah, itu dosa malah. 33:16 Tapi kalau dia kemudian 33:18 mencari kepuasan seksual dengan 33:20 istrinya, kata Nabi, berpahala. Ya, itu 33:22 hebatnya dalam Islam. 33:25 Ya, bergaul dengan istri saja berpahala, 33:28 sedekah malah. 33:30 Ya. 33:31 Maka masya Allah ini hadis riwayat 33:33 Muslim Anas Said dan Ahmad, ya, masya 33:36 Allah. Ketiga 33:39 membangun generasi Muslim. 33:41 Ya, 33:42 [berdehem] 33:42 ini menarik ada cerita begini. 33:45 Eee 33:47 di kitab Shahih Bukhari 33:50 ada kejadian ya. 33:52 Dulu Nabi Sulaiman 33:54 itu punya 100 33:56 punya 100 istri. 33:58 Jadi dia ber bilang gini 34:00 "Saya ingin 34:01 me 34:03 menjimaki eee menyetubuhi 100 istriku 34:08 atau 99 di antaranya 34:10 dan aku berharap akan mendapatkan 34:13 pasukan 34:16 perang yang terbaik ya, berjihad di 34:18 jalan Allah." Bagus enggak niatnya? 34:19 Bagus. 34:20 Bagus. 34:20 Nah, tapi dia diingatin, "Kamu ucapkan 34:22 insya Allah." Lupa Nabi Sulaiman ini. 34:25 Ini hadis ya. 34:26 Lupa Nabi Sulaiman mengucapkan insya 34:29 Allah, apa yang terjadi? 99 34:32 istri itu enggak ada yang hamil. 34:35 Hanya satu yang hamil. 34:37 Dan itu pun anaknya cacat. 34:40 Enggak bisa dijadikan 34:42 andalan untuk perang, ya. Jadi ini 34:45 eee 34:48 Ada keterangan dari kitab dari Imam Al 34:52 Hafiz Ibnu Hajar Al Asqalani, ya. 34:55 Dalam kitab Fathul Bari. 34:57 Pada bab orang yang menginginkan anak 34:59 untuk berjihad. Beliau mengatakan, 35:00 "Ketika berhubungan intim dengan istri 35:02 agar diniatkan memperoleh anak yang 35:05 akan berjihad di jalan Allah, 35:06 lakukanlah. Dengan demikian ia akan 35:09 mendapatkan pahala 35:12 meskipun nanti keinginannya tidak 35:14 tercapai, ya. 35:16 Jadi misalnya dikasih anak apa tidak. 35:18 Anaknya nanti itu 35:20 eee anak yang strong atau tidak, itu 35:23 terserah Allah. Tapi ketika dia mau 35:25 berhubungan intim, sudah niat dapat anak 35:27 yang berkualitas, ya. 35:29 Terakhir, 35:31 Ikhwan sekalian, 35:32 eee supaya kita juga menyelamatkan ras 35:35 manusia, ya. 35:37 Nabi 35:38 Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda 35:39 Wa wa anna nabiya sallallahu alaihi 35:41 wasallam qol, "La yada'u ahadukum 35:45 tholabal walad. 35:47 Fa inna rojula idza mata walaisa lahu 35:50 waladun 35:51 inqoto'a ismuhu." 35:55 Janganlah kamu berhenti untuk berharap 35:58 mendapatkan anak, 35:59 ya. Disebutnya malah tholabul walad. 36:02 Masya Allah. 36:04 Tholabul walad itu kayak naik nuntut 36:05 ilmu, ya. Benar-benar serius. Punya anak 36:08 tuh harus serius. 36:10 Sungguh-sungguh. Jadi serius itu punya 36:11 anak harus serius, Pak. 36:13 Jadi Pak Fauzi baru punya tiga anak, 36:14 serius. Mudah-mudahan dikasih banyak 36:16 anak lagi, ya. 36:18 Karena sesungguhnya seseorang laki-laki 36:20 kalau dia meninggal meninggal 36:23 tanpa punya anak, namanya akan terhapus. 36:25 Namanya akan dilupakan, ya. 36:28 Demikian Ikhwan sekalian, 36:30 kita ingin 36:32 [berdehem] 36:32 menikah luruskan niat kita, insyaallah 36:35 keberkahan 36:36 akan mendatangi kita di manapun 36:39 dan mengumpulkan dengan istri kita atau 36:41 pasangan kita, ya. 36:44 Juga pesan untuk para istri atau calon 36:46 istri, berhati-hatilah untuk menerima 36:49 lamaran seseorang, lihat betul 36:51 ee terutama agamanya, kemudian nasabnya, 36:54 boleh hatinya, boleh ketampanannya, 36:56 boleh, tapi agama nomor satu. Jangan 36:59 kalian tampannya, lihat kesohorannya, 37:02 lihat nasabnya atau lihat kekayaannya 37:04 saja, jadi silau, nanti di belakang hari 37:07 akan menyesal, ya. Demikian, wallahualam 37:11 bissawab. 37:13 Alhamdulillahirobbil alamin, wallahualam 37:15 bissawab. Jazakumullah khairan katsiran, 37:16 Ustaz, 37:17 [berdehem] 37:17 ilmunya tentang menulur meluruskan niat 37:20 menikah, masyaallah. 37:22 Sangat banyak yang disampaikan oleh 37:24 Ustaz Agus tentang 37:27 meluruskan niat menikah, 37:30 yang pertama kita harus lillahi taala, 37:32 kemudian 37:34 kita harus menikah dengan kriteria yang 37:36 baik, al wadud dan walud, kemudian harus 37:40 kita menjauhi dari kemaksiatan, 37:44 kemudian [mendengus] harus membangun 37:45 generasi muslim dan menyelamatkan ras 37:47 manusia. 37:48 Baik Ikhwan Akhwat, kami mengundang Anda 37:50 untuk bergabung bersama kajian Hikmah 37:54 Pagi bersama Ustaz Agus. 37:57 Saat ini kita akan melanjutkan di sesi 38:00 kedua, sesi tanya jawab. 38:03 Sebelum kita membacakan pertanyaan, kita 38:05 akan menyapa Ikhwan Akhwat yang sudah 38:08 hadir. 38:09 Ada Ibu Ani Hufaidah, 38:12 bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillah 38:13 Ustaz, insyaallah menyimak Hikmah Pagi, 38:16 Ustaz. 38:17 Kemudian dari Ibu Retno, assalamualaikum 38:20 warahmatullahi wabarakatuh. 38:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:22 wabarakatuh. 38:22 Alhamdulillah Ustaz sudah hadir menyimak 38:24 kajian Ustaz Agus di Jumat pagi. 38:27 Masyaallah. 38:29 Terima kasih ilmunya Ustaz. Kemudian ada 38:32 Bapak Setiawan juga alhamdulillah 38:33 menyimak. 38:35 Kemudian Ibu Yuli Lestari juga 38:38 alhamdulillah menyimak. 38:40 Allahu yasyfi, semoga Allah memberikan 38:42 kesembuhan kepada Ustaz Agus dan 38:46 Masyaallah, amin. 38:47 seluruh keluarganya Ustaz. 38:48 Amin. 38:49 [berdehem] 38:50 Kemudian 38:52 ada Ibu Siti Salamah juga hadir 38:54 menyimak. 38:56 Kemudian kita bacakan pertanyaan dari 39:01 Bapak Abdullah. Asalamualaikum 39:03 warahmatullahi wabarakatuh. 39:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:05 wabarakatuh. 39:07 Ustaz 39:09 izin bertanya tadi 39:11 tentang meluruskan 39:13 niat dalam menikah. Apakah ini 39:16 eee 39:18 sesuai dengan dalil 39:21 dari surat Al Fatihah ayat 6, yaitu 39:24 ihdinas siratal mustaqim Ustaz. 39:26 Jazakumullah khairan katsiran. 39:29 Oh iya, bismillah. Allahumma shali ala 39:30 Muhammad wa ba'du. 39:32 Bapak Abdullah, terima kasih sudah 39:33 bergabung bersama kajian kita pagi ini. 39:37 Apa yang kita baca tiap 39:40 salat ya 39:42 atau setiap kali kita membaca surah Al 39:44 Fatihah adalah doa. 39:46 Ihdinas siratal mustaqim ya. 39:52 Memang berbeda dengan niat Pak. 39:54 [berdehem] 39:55 Kalau ihdinas siratal mustaqim itu 39:57 sifatnya umum supaya kita hidupnya 40:00 berada di dalam kebenaran, as siratal 40:03 mustaqim, yaitu Islam itu sendiri. 40:06 Nah, secara spesifik dalam hal menikah 40:10 kita mesti meluruskan niat. Tadi betul 40:12 tadi Pak, eee 40:13 niat itu insyaallah akan lurus kalau 40:18 kita punya ilmu. 40:20 Ya. 40:21 Gimana kita bisa 40:23 lurus niat kita kalau enggak punya ilmu? 40:26 Jadi se 40:28 sepanjang kita enggak punya ilmu, niat 40:30 kita enggak akan ikhlas karena kita 40:31 enggak punya pedoman ya. 40:33 Nah. 40:34 Maka hendaknya kita minta sama Allah 40:37 diberi hidayah karena dalam hidayah itu 40:39 ada ilmu juga. 40:42 Sehingga ketika kita ingin eh menikah 40:45 atau 40:47 eh menyarankan 40:49 anak-anak yang lebih muda untuk menikah 40:52 sudah punya pedoman ya. Oh iya. 40:56 Yang namanya 40:57 ilmu dalam hal beramal apa sih? Oh 41:00 ketahuilah amal harus didahului dengan 41:02 niat yang ikhlas, tuh. 41:04 Supaya 41:05 amal bernilai amal saleh ya. 41:08 [berdehem] 41:09 Pertama ada 41:10 ilmu dulu. 41:12 Ilmu dulu. 41:15 Ya, al ilmu 41:17 qol qobla al qaul wal 41:19 amal. 41:20 Imam Al Bukhari dalam kitabnya 41:21 mengatakan begitu. Yang kedua adalah 41:24 niat. 41:26 Niat ya. 41:29 Jadi ilmu dulu. 41:30 Kamu tahu apa yang mau dilakukan, 41:32 niatnya diluruskan, baru yang ketiga 41:35 as sawab. 41:37 As sawab itu mengikuti 41:40 pedoman. 41:42 Ya, mengikuti contoh dari Nabi 41:43 sallallahu alaihi wasallam. 41:45 Apapun perbuatannya kalau kita mencontoh 41:48 Nabi, insyaallah selamat, insyaallah 41:49 baik. Contoh 41:51 kita pakai pakaian 41:53 ya. 41:54 Niatnya lillahi taala nih, ya kan? 41:56 Niatnya lillahi taala, gua pakaian 41:57 enggak mau 41:59 bermewah-mewah. 42:02 Takut disangka riya, ya udah bener. 42:04 Niatnya diluruskan, ada ilmunya. Tapi 42:07 kalau enggak sesuai dengan sunah Nabi, 42:09 apa itu? Makainya dari tangan kiri dulu, 42:12 ah ini. 42:15 Apapun ke perbuatan kita, kita mulai 42:17 dari yang kanan. Itu karena disunahkan 42:19 Nabi, maka itu disebut dengan amal yang 42:23 saleh, ya. 42:25 Jadi begitu Pak Abdullah, ya. Ah, jadi 42:28 eh niat itu 42:31 insyaallah betul-betul 42:33 lurus, ikhlas 42:36 karena juga hidayah dari Al dari Allah. 42:40 Dengan adanya ilmu, dengan adanya 42:41 hidayah, orang mampu untuk meluruskan 42:43 niatnya. Demikian, wallahu a'lam 42:45 bishawab. 42:46 Wallahu [berdehem] a'lam bishawab. 42:47 Demikian Bapak Abdullah, semoga dapat 42:49 menjawab. 42:50 Ehm, Ustaz sebelum kita melanjutkan tadi 42:52 Ustaz ehm membahas tentang nafsu ketika 42:55 menikah. Ehm, memang nafsu itu harus ada 42:59 Ustaz agar nafsunya 43:02 tepat di tempat yang halal, yang baik, 43:04 seperti itu kan, ya, Ustaz. 43:05 Baik, kita lanjutkan ke pertanyaan kedua 43:07 dari Bapak Faruq Anshori. 43:09 Anshori. 43:10 Iya. Assalamualaikum warahmatullahi 43:11 wabarakatuh, Ustaz. 43:12 Heeh. 43:14 Ustaz, izin bertanya. Tadi Ustaz 43:15 menyampaikan tentang hukum-hukum nikah, 43:17 Ustaz. 43:19 Ehm. 43:19 Hukum-hukumnya. 43:20 Iya, tentang hukum-hukum nikah. 43:22 Ada yang wajib 43:24 karena wajib itu harus disegerakan, 43:26 tidak bisa ditunda besok, harus 43:28 disegerakan. Sekarang pertanyaannya 43:30 adalah 43:31 jika 43:33 seseorang itu sudah berumur 35 tahun, 43:36 sudah 43:38 waktunya untuk menikah, tapi 43:41 tidak mau menikah, itu bagaimana 43:43 hukumnya, Ustaz? Jazakumullah khairan 43:45 katsiran. 43:47 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 43:49 Allahumma shalli ala Muhammad wa ala 43:50 alihi ba'du. 43:52 Pak Anshori, 43:54 memang berlaku 43:56 normalitas, ya, Pak, di dalam umur 43:59 manusia. 44:01 Orang siap menikah itu di antara umur 44:05 20 sampai 30 orang, jadi 30 tahun ya itu 44:09 laki-laki Pak. 44:10 Perempuan lebih awal. 44:13 Perempuan bahkan 44:15 haid pertama saja sudah boleh nikah ya 44:16 kan. Nah. 44:19 Jadi Pak Ansori kalau ada orang umurnya 44:21 di atas 30 belum nikah itu memang kalau 44:23 dari sisi nalar normalitas adalah 44:28 dia sudah wajib nikah Pak. 44:30 Tapi kok belum nikah? Mesti ada sesuatu, 44:32 mesti ditanya dulu Pak. 44:34 Ya. 44:35 Jadi sekarang katakanlah nikah 44:38 nikah seperti kayak Nabi itu kan usia 25 44:40 tahun ya. 44:40 Iya. 44:41 Itu memang waktu-waktu terbaik. 44:43 Nikahlah di usia 25 tahun. Itu waktu 44:45 terbaik laki-laki 44:47 sedang bagus-bagusnya fisiknya ya. 44:49 Itu kalau dia mem apa 44:53 eee 44:56 menyetubuhi istrinya itu paling bagus ya 44:58 kan. 44:59 Spermanya paling 45:00 matang. 45:01 paling prima ya kan. 45:02 Prima, masya Allah. 45:04 Tetapi 45:05 bisa juga 45:08 belum umur itu sudah wajib Pak. 45:10 Sudah wajib nikah untuk orang-orang 45:12 tertentu ya. 45:14 Ada seorang sahabat saya profesor nih 45:16 profesor Abdul Fattah Fattah El Awaisi. 45:19 Suatu ketika tahun lalu dia ketemu saya 45:22 di Semarang dia bilang 45:23 "Ini orang di sini kok nikahnya 45:24 lambat-lambat ya. Ini anak-anak ini 29 45:27 tahun belum nikah, itu ada yang 32 belum 45:29 nikah, gimana sih? 45:31 Saya itu nikah waktu umur 19 tahun." Uh 45:33 hebat ya. 45:34 He em. 45:34 Orang Palestina orang Arab jadi mungkin 45:36 kematangan fisik dan mentalnya sudah 45:38 lebih dulu ya. Maka dia wajib tuh Pak 45:39 Abdullah. Ya Pak Ansori. 45:42 Ya. 45:43 Nah sekarang kalau sudah 35 tahun belum 45:44 nikah Pak, tanya dulu ada apa. 45:47 [berdehem] 45:48 Apa dia punya kelainan fisik Pak. Nah 45:50 ini mesti diterapi ya. 45:54 Mesti diterapi. 45:56 Maka itu kalau ada orang umurnya sudah 45:58 lanjut kok belum nikah nah tolong 46:01 ditanya. Yang kedua 46:02 mungkin dia takut untuk nikah, ya. 46:06 Takut untuk nikah. 46:08 Enggak pede, karena apa? 46:10 Penghasilannya dari zaman muda, sudah 15 46:13 tahun dia kerja, masih gitu saja, Pak. 46:15 Takut enggak ada perempuan yang mau dia 46:17 nikah, karena apa? Penghasilan 46:19 pas-pasan. Jangan takut. 46:21 Kasih tahu. 46:23 Allah dijanji. 46:25 Kalau kamu nikah, insyaallah dibuka 46:26 pintu rezekinya, ya. Asal lillahi taala. 46:30 Ya. 46:31 Nah, yang ketiga, Pak. 46:33 Mungkin dia enggak punya calon, ya kan? 46:35 Carikan, Pak. Masa sebanyak ini 46:38 enggak ada yang mau, ya. 46:41 Tahun lalu saya buka pengumuman, ya. 46:45 Saya buka pengumuman. 46:47 Yang lebih banyak minta minta tolong 46:49 untuk diperjodohkan itu dari perempuan, 46:51 Pak. 46:52 Dari perempuan? 46:53 Dari perempuan. 46:53 Dari perempuan justru. 46:56 Ya. 46:58 Yang laki-laki jarang yang minta itu, 47:00 ya. 47:01 Jadi, eh 47:03 saya kira Pak Anshori, ini tugas kita 47:05 bersama sebagai komunitas muslim, kalau 47:08 ada orang yang belum nikah, ya 47:10 dinikahkan. Kalau dia 47:12 dia mampu, Pak, nikah lebih satu, 47:14 laki-laki terutama, ya. Laki-laki, Pak, 47:16 perempuan enggak ada pian itu. 47:19 Sementara banyak gadis-gadis lain yang 47:21 belum nikah, Pak, atau janda-janda yang 47:23 belum nikah, Pak. Dari 47:25 tuntunan agama, lebih baik dia ma 47:27 dimampukan mental 47:30 dan motivasinya untuk nikah lagi. 47:33 Jadi, tidak aib. 47:36 Di dalam Islam itu menyuruh laki-laki 47:38 yang sudah mapan nikah lagi enggak aib, 47:40 Pak. Bukan aib. 47:42 Kita saja yang termakan filosofi Barat, 47:45 ya kan? 47:45 Iya. 47:46 Takut kalau mau menikah lagi atau takut 47:49 menyarankan orang yang sudah mapan itu 47:51 menikah lagi. Coba bagaimana, Pak? 47:53 Laki-laki hebat, 47:55 [mendengus] 47:55 sehat, 47:57 tiap eh ke gym, ya toh. 48:01 Sabtu Minggu mesti keluar sama 48:02 teman-temannya goes. 48:04 Usahanya hebat. Penghasilannya ratusan 48:06 juta per bulan. 48:08 Kalau dia cuma-cuma saya punya satu 48:09 istri, sayang betul. 48:11 Ya ibarat 48:12 eh lifter 48:15 olahraga 48:17 angkat besi 48:19 dia mampu ngangkat 100 kilo, Pak. Hanya 48:21 dikasih 48:22 40 kilo, Pak. Iya kan? Nah. 48:25 Jadi doronglah orang-orang kaya di 48:27 sekitar kita itu 48:28 untuk menikah satu, dua, tiga, atau 48:30 empat. Ya, kalau enggak mampu kata Quran 48:32 cuma satu aja. 48:34 Ya ini sebenarnya bagian dari perjuangan 48:36 kita dalam menegakkan Islam di akhir 48:38 zaman ini. 48:40 Nikah lebih dari satu bukan aib. Ya. 48:44 Tidak menikah juga bukan aib. Semuanya 48:47 kalau dengan pertimbangan agama, ya. 48:50 Jadi kita tidak melihat orang itu 48:53 buruk atau baiknya dari berapa istrinya 48:55 dia punya 48:56 atau dari berani atau tidaknya dia 48:58 menikah, tapi dari bagaimana dia 49:01 pemahaman kepada agamanya dengan benar, 49:03 ya. Nikah karena Allah, tidak nikah pun 49:06 karena Allah. Demikian wallahualam 49:09 bisawab. 49:10 Wallahualam bisawab. Wallahualam 49:12 bisawab. Demikian Pak Faruq Anshori, 49:14 semoga dapat menjawab. 49:16 Eh ada Ibu Nurjanah 49:19 menyimak dari Sydney, Australi. Kemudian 49:22 ada 49:24 Ibu Yeti juga alhamdulillah menyimak. 49:26 Ustaz sebagai penutup, Ustaz, supaya 49:30 keluarga memiliki 49:33 eh menikah 49:35 dalam 49:35 [berdehem] 49:36 niat yang lurus seperti itu, Ustaz. 49:38 Bismillahirahmanirahim. Sallallahu ala 49:39 Muhammad wa ala alihi Muhammad. 49:40 Ikhwan sekalian, langkah pertama 49:43 seseorang dalam 49:44 [mendengus] 49:45 beramal apapun 49:47 tergantung dari niatnya. 49:51 Maka niat ini harus terus-menerus kita 49:53 jaga. 49:57 Pernikahan itu satu paket. 49:59 Tidak cuma sekedar akad nikah kemudian 50:02 selesai, tidak. Setelah itu satu 50:04 rangkaian sampai nanti kita meninggal 50:05 pun itu adalah bagian dari pernik-pernik 50:09 pernikahan. 50:11 Ya. 50:12 Pernak-perniknya ya, pernak-pernik. 50:14 Detailnya begitu banyak. 50:16 Maka kita luruskan niat kita. 50:19 Ya, bukan cuma urusan jima, bukan urusan 50:22 hubungan. 50:23 Tapi urusan yang lain. 50:27 Menikahi seorang perempuan kewajibannya 50:28 banyak setelah itu ada 50:31 eh menafkahi dia, betul enggak? 50:32 Iya. 50:34 Memberi nafkah dia, itu juga urusannya 50:36 panjang. 50:38 Banyak percekcokan itu karena urusan 50:40 nafkah. Ya. 50:43 Ada data dari BPS, Biro Pusat Statistik. 50:47 Tingkat 50:49 perceraian di Indonesia itu salah satu 50:51 faktor terbesar adalah ekonomi. 50:53 oh iya, Pak. 50:54 Ekonomi cekcok lah. 50:56 Ya. 50:56 Sang suami sudah enggak mampu menafkahi 50:58 istrinya, yang istri juga 51:01 enggak bisa lagi 51:03 bertahan dengan suaminya dengan ekonomi 51:05 seperti itu ya. 51:06 Nah, ini pertanyaannya, loh kan Allah 51:08 sudah janji ya, orang nikah dibuka 51:11 pintunya rezeki dia. Berarti ada sesuatu 51:13 yang nanti ingin ke depan insyaallah 51:15 kita bahas itu ya. 51:16 Insyaallah. 51:17 Ya, ada sesuatu yang belum benar. Ya, 51:19 mari kita sama-sama 51:20 eh renungkan bahwa Allah itu tidak akan 51:24 diam. Wong sudah melaksanakan 51:28 perintah-Nya. 51:30 Lalu Allah membiarkan dia begitu saja, 51:31 tidak. Semuanya akan ada pertolongan 51:34 dari Allah subhanahu wa taala. Jadi 51:37 niat lillahi taala, setelah itu Allah 51:40 akan pasang badan menolong kita ya. 51:43 Karena tempat kita bergantung adalah 51:45 Allah. Maka masyaallah 51:47 surat yang paling ikhlas di dalam Quran 51:50 itu surat Qulhu 51:52 surat Al Ikhlas 51:53 tapi kita tidak menemukan kata ikhlas 51:55 itu, ini bicara tentang niat tadi Bang 51:56 ya 51:58 Auzubillahiminasyaitanirrajim, 51:59 Bismillahirahmanirahim, Qul huwallahu 52:01 ahad 52:02 katakanlah Allah itu cuma satu, enggak 52:04 butuh pembantu 52:06 the only one 52:08 ahad bukan 52:10 tunggal ya bukan satu kalau satu ada dua 52:12 ya kan, esa dia 52:15 Qul huwallahu ahad, Allahus samad, Allah 52:18 tempat bergantung ya jadi kita sudah 52:21 yakin lillahita'ala, gantungannya kita 52:23 pada Allah 52:24 bukan gantungannya kepada kerjaan bukan 52:26 salah itu ya 52:29 jadi kerjaan seperti 52:31 dipertuhankan apa-apa harus 52:33 sesuai dengan ketentuan perusahaan, nah 52:36 ini 52:37 ini dia juga satu hal yang akan kita 52:39 bahas pekan depan ya Bang 52:40 insyaallah 52:41 Wallahualam bishawab, 52:42 alhamdulillahirabbilalamin, 52:43 assalamualaikum warahmatullah 52:44 wabarakatuh 52:45 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:46 wabarakatuh, jazakumullah khairan 52:47 katsiran 52:49 ustaz baik ikhwan akhwat semoga 52:51 [mendengus] 52:51 bermanfaat yang apa yang disampaikan 52:53 oleh ustaz tentang meluruskan niat 52:55 menikah 52:56 saya Fauzi mohon undur diri, setelah ini 52:58 anda akan menyaksikan topik pagi bersama 53:01 Bapak Ihsan Thalib subhanakallahumma 53:03 wabihamdika asyhadu alla ilaha illallah 53:05 astagfiruka waatubu ilaik, 53:07 assalamualaikum warahmatullahi 53:08 wabarakatuh