Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:44 berhasil 0:55 [musik] 1:04 Bismillahirrahmanirrahim. 1:06 Asalamualaikum warahmatullahi 1:08 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 1:09 rahimakumullah. 1:11 Syukur alhamdulillah kita dikaruniai 1:13 kesempatan untuk berada bersama-sama di 1:16 tausiah siang Radio Silaturahim untuk 1:19 Islam yang satu yang mudah-mudahan akan 1:22 membuka sekat pemahaman kita lebih luas 1:24 lagi untuk dapat menjadi hamba Allah 1:28 yang insyaallah mendapatkan rida Allah 1:31 untuk bisa berada di dalam tempat yang 1:34 sangat-sangat kita rindukan. Dan tentu 1:38 tidak lupa salam selawat kita lantunkan 1:40 kepada kekasih kita Muhammad Rasulullah 1:43 sallallahu alaihi wasallam beserta 1:46 keluarga dan kerabatnya. Dan untuk siang 1:50 hari ini seperti biasa yang hadir adalah 1:53 Ustaz Amin Nurani sudah berada 1:56 bersama-sama kita. Asalamualaikum 1:58 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 2:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:02 wabarakatuh. 2:03 Sehat? Alhamdulillahamdulillah. 2:06 dan bicara soal amar makruf nahi mungkar 2:10 yang sekarang ini terus terang 2:13 sulit-sulit 2:14 mudah. Oh, enggak salah. Sulit-sulit 2:16 banget. 2:17 Sulit-sulit banget. 2:17 Karena kalau benar-benar mau ber amar 2:21 makruf dan nahi mungkar itu banyak 2:23 sekali hal yang harus dipertaruhkan. Dan 2:26 biasanya kebanyakan dari kita mikirnya 2:29 ee sanggup enggak ya? 2:30 Iya. 2:31 Masih bahasan itu kan ya, Ustaz ya? 2:32 Iya. Insyaallah. He dan tepatnya untuk 2:34 hari ini 2:35 kita akan bedah tentang beramar makruf 2:38 adalah sifat Hizbullah. 2:41 Wow. Jadi kalau mau menjadi 2:44 Hizbullah yang benar-benar 2:47 em layak untuk dianggap Hizbullah, 2:50 hal ini harus benar-benar kita genggam 2:52 teguh ya. 2:53 Subhanallah. Oke. Baik, Ikhwan Akhwat. 2:56 kita akan simak bagaimana ee beramar 2:59 makruf nahi mungkar merupakan kewajiban 3:02 Hizbullah. Akan kita simak bersama-sama. 3:04 Silakan, Ustaz. 3:06 Bismillahirrahmanirrahim. 3:09 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 3:12 nastain ala umurid dunya waddin wasalatu 3:16 wasalamu asrofiliya wal mursalin waa 3:20 alihi wa asabihi waman tabiahin 3:23 yaumiddin 3:25 amma ba'du inqal hadis kitabullah 3:29 wir had muhammad shallallahu alaihi 3:32 wasallam umuri muhdatuha wa muhin bidah 3:36 wa bidatinalah 3:40 Pendengar Radio Silaturahim dan pemirsa 3:44 Rasil Visual yang dimuliakan oleh oleh 3:47 Allah di mana pun berada, 3:50 baik di Jakarta, di Pulau Jawa, di Batam 3:53 dan di mana pun berada. 3:55 Alhamdulillah kita bersyukur 3:59 sudah hampir di penghujung bulan 4:02 Zulkadah 4:03 dan mudah-mudahan nanti Allah berikan 4:06 kemudahan bagi kita 4:09 untuk membuktikan keimanan kita 4:12 sebagaimana keteladanan Nabi Ibrahim di 4:16 mana kita mampu berkurban pada hari itu. 4:20 di samping untuk menunjukkan 4:24 kecintaan kita kepada Allah sekaligus 4:27 kepatuhan kita kepada Allah. 4:31 Kita ingin menegakkan sunah Rasulullah 4:33 sallallahu alaihi wasallam di mana 4:36 beliau menyampaikan bahwa tidak ada 4:39 ibadah yang paling dicintai oleh Allah 4:41 pada hari itu kecuali dia mampu 4:45 berkorban 4:47 untuk menjalankan perintah Allah 4:49 Subhanahu wa taala. 4:53 Pendengar Rasil dan pemirsa Rasil Visual 4:56 yang dimuliakan oleh Allah. Seperti 4:58 biasa kita akan bedah terkait tentang 5:02 kewajiban amar makruf nahi mungkar. 5:06 Dan hari ini memang secara khusus kita 5:10 akan ambil tema beramar makruf adalah 5:14 bagian dari tugas Hizbullah. 5:18 Dalam hal ini landasannya adalah surah 5:21 Al-Maidah ayat 55, ayat 54, 55 dan 56. 5:28 Dan mungkin nanti kita akan sedikit beda 5:32 [berdehem] tentang makna Hizbullah. 5:34 Karena 5:36 kita khususnya di Indonesia mungkin 5:39 pernah tidak asing dengan kalimat 5:41 Hizbullah. 5:44 Kalau dulu mungkin ya Mbak Nuning pernah 5:47 mendengar di masa penjajahan 5:50 di periode Jepang kemudian di masa 5:55 hampir mendekati kemerdekaan muncul 5:57 gerakan-gerakan Hizbullah. 5:59 Iya. 6:00 Namun secara khusus pada kesempatan 6:04 ee sore hari ini kita tidak ada 6:07 kaitannya dengan nama-nama laskar 6:09 perjuangan itu. Kita akan membedah makna 6:13 Hizbullah dalam perspektif surah 6:15 Al-Maidah ayat 54, 55, 56. 6:20 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:22 Bismillahirrahmanirrahim. 6:25 Ya ayyuhalladzina 6:28 amanu may yartadda minkum 6:32 dininihi fasaufa ya'tillahu biquumi 6:35 yuhibbuhum wa yuhibbuna 6:39 adillatin alal mukminina aizzatin alal 6:43 kafirin 6:45 yujahhiduna fi sabilillahi 6:48 wala yakhofuna laumaimika 6:54 fadlullah 6:57 yasya 6:59 wallahu wasiunim 7:04 innama 7:06 waliyukumullahu 7:08 wa rasuluhu walladzina amanulladina 7:12 yuqimunas shaata wa'tunazzakata 7:16 wahum roqi'un 7:19 wamay yatawallallaha 7:22 wa rasulahu walladzi 7:27 Ah 7:29 faballahi 7:31 humul golbun. 7:35 Sadaqallahulazzim. 7:38 Inilah landasan yang menggambarkan 7:41 tentang beramar makruf nahi mungkar itu 7:45 adalah tugas Hizbullah. 7:48 Kalau dalam tafsir depak kita akan 7:51 temukan Hizbullah itu artinya 7:53 orang-orang yang berpihak kepada Allah. 7:58 Di dalam Al-Qur'an 8:00 ada terdapat minimal yang saya ketahui 8:03 itu ada dua kali penyebutan tentang 8:07 Hizbullah. 8:09 Pertama pada surah Almaidah ayat 56 8:14 ini. Yang kedua ada dalam akhir surah 8:18 Al-Mujadalah atau Al-Mujadilah ayat yang 8:21 ke-22. 8:24 Dan ada lawan daripada kata Hizbullah 8:28 disebutkan itu ada dalam surah 8:30 Al-Mujadilah. 8:32 Jadi sebelum pada ayat yang ke-22 8:36 Allah menyebutkan tentang Hizbus setan 8:40 artinya adalah kelompok yang bergerak 8:44 yang didinamisir oleh setan. 8:47 Nah, lawan daripada Hizbullah. Hizbus 8:50 setan ini adalah yang kita baca tadi 8:53 Hizbullah. 8:55 Berarti pada ayat ini bahwa Hizbullah 8:59 itu memang ya semacam kelompok. 9:03 Imam al-Asfahani memberikan makna 9:06 Hizbullah itu adalah jamaatun 9:09 fiha giladun. 9:12 Kumpulan manusia, kumpulan kaum muslimin 9:15 yang mempunyai kekuatan. Itu namanya 9:18 Hizbullah. 9:20 Nah, jadi kalau dalam tafsir Depak 9:23 orang-orang yang berpihak kepada agama 9:26 Allah itu Hizbullah. 9:29 Artinya orang-orang yang secara bahasa 9:33 tadi disebutkan oleh Imam Asfahani, 9:36 jamaatun fiha giladun, 9:39 yaitu suatu kumpulan kaum muslimin yang 9:43 mereka memang punya kekuatan. 9:46 Jadi kalau yang kumpulan muslimin yang 9:48 tidak punya kekuatan ya itu tidak 9:51 dikategorikan sebagai Hizbullah. Nah, 9:54 karena Hizbullah itu adalah orang-orang 9:56 yang berpihak kepada Allah di mana 9:59 mereka punya kekuatan. 10:01 Yang kekuatan itu tentu mengindikasikan 10:05 adanya keteraturan, adanya kedisiplinan, 10:10 adanya manajemen, adanya apa? adanya 10:15 tadi satu gerakan dinamika yang memang 10:17 terorganisir. 10:18 Nah, itu punya kekuatan. 10:21 Kalau kemudian gambaran bahwa jamaatun 10:25 fiha gilat artinya kelompok manusia yang 10:30 dia banyak jumlahnya tapi tidak 10:33 terkoordinir, tidak termanage, artinya 10:37 potensia potensinya itu ya tidak bisa 10:40 diarahkan. Oh, berarti belum dikatakan 10:43 Hizbullah. 10:44 Namun kalau orang-orang yang dia 10:47 berkumpul dengan tujuan yang sama, 10:50 dengan apa? Dengan ee pemikiran yang 10:53 sama, dengan visi misi yang sama untuk 10:56 membela agama Allah, terkoordinir dia, 10:59 kemudian apa? Termanage dia dengan baik, 11:03 dengan rapi, terpimpin dia, maka itu 11:05 disebut Hizbullah. Masyaallah. Jadi ini 11:09 menggambarkan ya sejalan dengan 11:12 kewajiban berdakwah dalam ayat surat Ali 11:15 Imran di mana Allah menyebutkan pada 11:17 ayat yang ke-104 itu tidak berdiri 11:20 sendiri. Dia menjadi ayat yang memiliki 11:25 munasabah dengan ayat sebelumnya. 11:27 Wa'tasimu. Danasimu sendiri punya 11:30 munasabah pada ayat berikutnya tentang 11:32 seruan orang-orang yang beriman akan 11:34 bertakwa kepada Allah. Artinya 11:36 menggambarkan bahwa ya kewajiban amar 11:38 makruf nahi mungkar itu sejatinya bukan 11:42 satu kewajiban yang berdiri sendiri, 11:45 bukan satu kewajiban yang dia di apa? 11:49 didominasi atau diklaim oleh satu 11:51 kelompok tersendiri sebenarnya. Tapi 11:54 amar makruf nahi mungkar itu lebih 11:56 kepada kewajiban yang terorganisir dan 11:59 dia menjadi bagian dari umat Islam itu 12:02 sendiri, bagian dari jemaah muslimin itu 12:05 sendiri, bagian dari apa? Keberadaan 12:08 Islam dalam makna yang lebih luas tadi. 12:12 Ya, itulah pengertian mengapa pada ayat 12:15 ini kita berikan tema beramar makruf 12:18 nahi mungkar adalah tugas Hizbullah. Apa 12:22 tadi? Hizbullah buuning. Kelompok kaum 12:25 muslim. 12:25 Kelompok orang yang berpihak kepada 12:27 kepada Allah dan mempunyai 12:29 kekuatan. Itu baru masyaallah. Jadi 12:32 sekali lagi jangan sampai kita sedang 12:35 membedah nih tentang organisasi di masa 12:38 tadi masa pra para pra kemerdekaan 12:40 bukan. Atau sekelompok mujahid yang 12:43 kemudian ee menyebut kelompoknya sebagai 12:45 Hizbullah. Tapi kita bahas pada ee sore 12:48 hari ini adalah perspektif Almaidah 12:51 54,55,56. 12:52 Bahwa Hizbullah yang dimaksud adalah 12:55 kelompok kaum muslimin yang berpihak dan 12:57 membela agama Allah dan memang 12:59 terstruktur, memang terorganisir dengan 13:02 baik, dengan rapi sebagai sfang kaahum 13:05 bunyan. Sebagai satu komunitas, satu 13:09 kelompok ee yang mereka berdiri rapat 13:12 dalam barisan yang kuat, yang kokoh. 13:14 Subhanallah. Nah, inilah yang akan 13:17 menjadi tema kita. Mudah-mudahan ee 13:21 ditakdirkan oleh Allah kita termasuk 13:23 dalam kelompok ini. Hisbullah. Amin. 13:26 Allahum amin. 13:27 Ya, karena kenapa? Ini suatu hal yang 13:30 luar biasa ini. Jadi, karena Hizbullah 13:33 itu disebutkan pada ayat yang saya baca 13:36 tadi itu surah Al-Maidah adalah satu 13:39 kaum yang memang Allah cintai. 13:42 Jadi, suatu kaum yang memang Allah 13:44 siapkan. 13:45 memang suatu kelompok yang memang 13:48 dipilih oleh Allah. Nah, jadi bukan 13:50 hanya sekedar sembarangan kelompok atau 13:53 kelompok yang sembarangan, bukan. Tapi 13:55 kelompok yang dipilih oleh Allah 13:57 Subhanahu wa taala dengan sebutan di 13:59 sini memiliki lima kriteria Hizbullah 14:02 ini. 14:03 Nah, lima kriteria. Nah, ada empat pada 14:06 ayat yang ke-20, ayat yang ke-54 dan 14:10 kemudian ayat yang ke-55 itu menjadikan 14:13 satu kriteria mereka. Jadi, lima 14:16 Hizbullah, e, lima sifat Hizbullah pada 14:18 ayat ini. Nah, salah satu dari ee sifat 14:22 Hizbullah itu adalah amar makruf nahi 14:24 mungkar. 14:26 Nah, oleh karena itu ee ayat ini 14:30 menggambarkan bahwa [berdehem] 14:33 manusia atau kelompok pilihan Allah itu 14:35 tidak hanya di masa Rasulullah 14:37 sallallahu alaihi wasallam semata dan 14:40 juga tidak hanya pada masa Khulafaur 14:42 Rasyidin Almahdiin, tapi ayat ini 14:46 memiliki penjelasan. 14:48 Bahkan disebutkan Imam Al-Qurtubi ini 14:51 berkata dalam tafsirnya, 14:55 apa yang dijelaskan dalam ayat ini 14:58 merupakan mukjizat Al-Qur'an kepada Nabi 15:00 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 15:03 Sebab Al-Qur'an memberitahukan tentang 15:06 terjadinya kemurtadan di kalangan kaum 15:09 muslimin. Padahal waktu itu kemurtadan 15:12 mereka belum terjadi. Sehingga itu 15:15 termasuk perkara yang gaib. 15:18 Jadi pada ayat ini ketika bicara ya 15:20 ayyuhalladzina 15:22 amanu mayartadda minkuminihi 15:26 fasaufa yaillahu biqu. 15:30 Hai orang-orang yang beriman 15:33 mayartadillah. Siapa saja yang mereka 15:36 murtad 15:37 mereka mundur ke belakang meninggalkan 15:41 agamanya. 15:48 maka Allah akan datangkan 15:51 biummin dengan suatu kaum yuhibbuhum wa 15:55 yuhibbun 15:56 di mana 15:58 Allah mencintai mereka dan mereka pun 16:01 mencintai Allah subhanahu wa taala 16:05 adillatin alal mukminin mereka tidak 16:09 hanya mencintai Allah dan Allah 16:11 mencintai mereka. Mereka pun bersifat 16:13 lemah lembut terhadap orang-orang yang 16:15 beriman. 16:17 Aizatin alal kafirin. Dan mereka 16:20 bersikap tegas terhadap orang-orang 16:22 kafir. 16:24 Yujahiduna fiabilillah. 16:26 Mereka berjuang, mereka berjihad 16:30 untuk di jalan Allah. Mereka berjuang di 16:33 jalan Allah untuk menegakkan agama 16:36 Allah. untuk menegakkan syariat Allah, 16:39 untuk mengembalikan agama ini menjadi 16:42 agama yang diamalkan oleh seluruh 16:45 manusia. 16:47 Dan dalam mereka berjuang itu tidak pada 16:50 orientasi yang lain kecuali fisabilillah 16:52 di jalan Allah. 16:54 Wala yakhofuna laumatim. 16:57 Dan dalam mereka berjuang, dalam mereka 17:00 beramar makruf, dalam mereka 17:02 mendakwahkan, dalam mereka berpegang 17:04 teguh kepada kebenaran ini, fisabilillah 17:07 laakuna laumim. Mereka tidak takut 17:11 kepada celaan, mereka tidak takut kepada 17:13 ancaman. Mereka tidak takut kepada 17:16 orang-orang yang memang menghina dan 17:18 merendahkannya. 17:19 Dalika fadlullahi yutihi may yasya. 17:23 Nah, sifat-sifat yang ada yang 17:26 disebutkan pada ayat ini merupakan 17:29 karunia yang Allah berikan kepada siapa 17:32 saja yang Allah kehendaki. Jadi, siapa 17:36 yang menjadi bagian dari kaum dengan 17:39 sifat-sifat Hizbullah ini, sesungguhnya 17:42 itu adalah karunia yang luar biasa dari 17:44 Allah. Wallahu wasiun alim. Dan Allah 17:48 maha luas pengetahuannya, maha luas 17:52 ilmunya, alim lagi maha mengetahui. Nah, 17:57 [berdehem] 17:58 jadi pada ayat ini ya pertama Imam 18:02 Al-Qurtubi menyebutkan ini merupakan 18:03 mukjizat. Kenapa dikatakan mukjizat? 18:06 Karena ketika ayat ini turun bicara 18:09 tentang ee pemurtadan itu belum terjadi. 18:15 Pemurtadan itu umumnya di masa 18:17 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 18:20 kita ketahui adalah ketika setelah Rasul 18:23 meninggal. Nah, sehingga disebutkan 18:27 [berdehem] di sini dalam tafsir 18:29 Almaraghi 18:31 rawa Ibnu Jarir anqatadah qala berkata 18:36 Imam Ibnu Jarir dari Qatadah berkata, 18:41 "Anzalallahul ayata waqim annahu 18:45 sayartadu murtadunartadu murtadun 18:48 minanas 18:50 waqad alima dan sungguh diketahui 18:55 bahwasanya akan murtad sebagian atau 18:59 akan murtad orang-orang yang murtad di 19:02 kalangan manusia. 19:04 Falamma qobadallahu nabiyahu Muhammadan 19:08 sallallahu alaihi wasallam. Maka tatkala 19:11 Allah mewafatkan mengambil 19:15 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 19:17 irtadaatul arab maka sebagian atau 19:22 sebagian besar dari kalangan orang-orang 19:25 Arab mereka murtad anil islam illa 19:29 salasata masajida ahlul madinah wa ahl 19:32 makkah wa ahlul bahrain min abdil kais 19:36 dikatakan oleh imam alqad imam qatad di 19:39 sini bahwa sebagian besar kalangan Arab 19:43 saat itu mereka murtad dari kecuali tiga 19:48 ee lingkungan yaitu lingkungan di 19:50 Madinah kemudian di Makkah dan ahli 19:53 Bahrain. Ini peristiwanya terjadi 19:57 setelah Rasulullah sallallahu alaihi 19:59 wasallam wafat dan sebelum di 20:04 sepakati 20:06 Abu Bakar radhiallahu anh sebagai 20:08 khalifah. Pelanjut Rasulullah, pelanjut 20:11 kepemimpinan Rasulullah sallallahu 20:13 alaihi wasallam. 20:15 Nah, maka ayat ini sesungguhnya ayat 20:18 yang mengandung mukjizat. Belum di belum 20:22 terjadi peristiwanya pemurtadan, tapi 20:24 sudah dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa 20:27 taala. Oh, nanti akan ada pemurtadan. 20:29 Padahal saat itu belum ada peristiwanya 20:32 terjadi. Masyaallah. Apalagi kalau kita 20:35 lihat bahwa suatu saat nih Bu Nuning ee 20:39 Abu Sufyan itu sedang berdagang ke Syam. 20:42 Di sana ditanya tentang bagaimana 20:46 kriteria atau ciri-ciri Muhammad 20:49 sallallahu alaihi wasallam yang mengaku 20:50 sebagai nabi. Nah, salah satu pertanyaan 20:54 para pendeta kepada Abu Sufyan, apakah 20:57 pengikut Muhammad ini banyak yang 20:59 murtad? Haah. 21:01 atau malah justru banyak yang kemudian 21:04 bertambah terus. He. 21:06 Nah, jawabannya loh justru yang ada 21:09 semakin kuat, semakin diintimidasi, 21:13 semakin ditekan, bukan semakin takut 21:15 malah semakin berani dan semakin kokoh. 21:19 Nah, apakah di antara mereka ada yang 21:22 murtad karena menyesal mereka menjadi 21:24 muslim karena tantangan nyebar? Tidak. 21:25 Justru yang ada semakin semakin 21:28 istikamah. Nah, itulah ciri pengikut 21:31 Nabi. Nah, jadi kalau disebutkan pada 21:33 ayat ini, 21:36 barang siapa yang murtad dari agamanya, 21:40 maka fasaufa yatillah, maka Allah akan 21:42 mendatangkan. 21:44 Nah, jadi terkait dengan agama Allah ini 21:46 memang Allah sudah persiapkan itu 21:49 golongan kelompok manusia yang selalu 21:52 akan hadir kapanpun, di mana pun saat 21:55 manusia meninggalkan agama Allah 21:57 Subhanahu wa taala. Nah, ketika manusia 22:00 meninggalkan agama Allah, tidak peduli 22:02 dengan agama Allah, tidak lagi 22:03 berpegang, tidak lagi istikamah dalam 22:05 menjalankan agama, Allah akan geser 22:08 kedudukannya diganti dengan kaum yang 22:10 lain. Masyaallah, ini kan luar biasa. 22:13 Jadi, pada ayat ini ya kita sebagai 22:16 muslim sesungguhnya ya tidak perlu resa, 22:19 tidak perlu khawatir tentang agama 22:21 Allah. Agama Allah ini Allah yang punya 22:23 ya. Kalaupun orang-orang yang hari ini 22:26 menjadi muslim kemudian nauzubillah 22:29 mereka tidak peduli tentang keislaman, 22:32 tentang Islamnya, tentang agamanya, 22:34 maka sudah Allah janjikan. Allah 22:36 memiliki pasukan, Allah memiki memiliki 22:39 apa? Orang-orang pilihan yang kapanp 22:42 Allah kehendaki, jika muslim yang ada 22:46 mereka sudah tidak lagi peduli tentang 22:48 agamanya, maka Allah akan gantikan 22:50 mereka menjadi kaum pilihan yang berdiri 22:53 di garda terdepan dalam membela agama 22:55 Allah Subhanahu wa taala. Masyaallah. 22:58 Jadi kalau kemudian Allah belum 23:00 mendatangkan kelompok ini, berarti 23:02 muslim yang ada ini sudah menjadi bagian 23:05 dari e muslim yang apa? istiqamah dalam 23:09 keislamannya. Masyaallah. Jadi karena 23:11 ayatnya menyebutkan may yartad dengan 23:14 kata dengan syarat siapa yang murtad, 23:16 yang mundur yang meninggalkan agamanya 23:19 ya fasauf maka Allah akan gantikan. Nah 23:22 masyaallah. Maka dalam kondisi semacam 23:25 ini di mana kita umat Islam itu mungkin 23:29 lagi banyak tertimpa musibah ya kan 23:32 secara internal juga kita mungkin masih 23:34 mengalami apa masih mengalami apa 23:36 kemunduran-kemunduran. Tapi 23:38 ee 23:39 yakinlah bahwa ketika kita berpegang 23:42 teguh kepada agama Allah, kemudian 23:45 berpegang teguh menjalankan sunah Allah, 23:47 kita pasti akan dihan oleh Allah kepada 23:51 kemenangan dan kejayaan. Jadi yakin. 23:53 Nah, begitu. Maka betul pada ayat ini 23:57 menurut Imam Al-Qurtubi ini dalam 24:00 tafsirnya, tafsir ee beliau yaitu tafsir 24:04 Ahkamul Qur'an dijelaskan bahwa 24:07 merupakan mukjizat Al-Qur'an kepada Nabi 24:09 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 24:10 Sebab Al-Qur'an memberitahukan tentang 24:12 akan terjadinya pemurtadan. Nah, dalam 24:14 tafsir Alrahi disebutkan memang ya ada 24:19 nanti terjadi pemurtadan itu ada 10 24:23 bahwa ihda asrata firqatan minha thaasu 24:27 fi ahdin Nabi sallallahu alaihi 24:29 wasallam. Nah, jadi pemurtadan 24:32 yang dimaksud pada ayat ini disebutkan 24:35 oleh Imam al-Qurtubi di masa Rasul itu 24:38 ada tiga. Pertama dari Banu Mudl ada 24:42 muncul seorang yang yang berkulit hitam 24:46 yang bernama Al-Aswad Al-Ansfsi. Karena 24:48 kahinan dia adalah seorang dukun yang 24:52 kemudian mendengar Nabi, kemudian 24:55 mendengar dakwah Nabi, dan kemudian 24:58 perkembangan dakwah Nabi. Sehingga dia 25:00 ya memberanikan diri juga untuk mengaku 25:02 sebagai nabi sehingga disebut dengan 25:04 nabi palsu. Kemudian ini di masa Nabi 25:07 juga beliau masih hidup muncul dari Bani 25:10 Hanifah kaumun Musailamah al-Qazzab yang 25:13 sering yang sangat terkenal ee yaitu 25:15 nabi palsu dengan nama Musailamah 25:18 al-Qazam. Kemudian dari Bani Asad 25:20 wajmihim Tulaihah binti Khuwailid. Nah, 25:23 ini juga salah seorang nabi palsu yang 25:25 hidup di masa Nabi. Nah, adapun 25:28 pemurtadan-pemurtadan yang lain 25:31 disebutkan di situ ada Fijarah, kaum 25:34 Uyainah binti Hisan, kemudian Ghattfan, 25:38 kaum Qura bin Salamah al-Qusyairi, 25:40 kemudian Bani Sulaim dan banyak artinya 25:42 bentuk pemurtad dan pemurtadan yang 25:44 terjadi ketika Nabi sallallahu alaihi 25:47 wasallam menjelang wafat. Dan ketika 25:49 wafat itu banyak ada yang muncul sebagai 25:52 nabi palsu. Itu sebagai tanda bahwa dia 25:56 berambisi untuk menjadi nabi. 25:58 Kemudian ada juga kaum-kaum yang memang 26:00 yang tadinya taat patuh kepada Islam, 26:04 patuh kepada Rasulullah sallallahu 26:05 alaihi wasallam, kemudian tunduk kepada 26:07 kepemimpinan. Namun ketika Nabi wafat, 26:10 ada di antara mereka yang kemudian ee 26:13 meninggalkan ketaatan dengan berbagai 26:16 macam. Ya, orang dulu kita menjadi 26:18 muslim karena ada Nabi Muhammad 26:20 sallallahu alaihi wasallam. Ketika 26:21 sekarang Nabi Muhammad sudah wafat ya 26:23 sudah. 26:24 Makanya dalam bentuk banyak hal. Ada 26:26 yang mereka tidak lagi salat, ada yang 26:29 mereka tidak mau membayar zakat. Ada 26:31 lagi yang mereka tidak lagi patuh kepada 26:34 ee sentral. Sentral artinya ee kepada 26:37 Madinah saat itu yang menjadi komando 26:39 umat Islam. Sehingga berbagai macam 26:42 warna. Dan ini yang menjadi problematika 26:46 ee Khalifah Abu Bakar ketika diangkat 26:49 menjadi seorang pemimpin pengganti 26:51 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 26:54 Nah, ayat yang kita baca tadi 26:55 menggambarkan tentang itu dan ketika 26:58 ayat ini turun itu belum terjadi. Maka 27:01 di sini menyebutkan betapa ayat ini 27:03 memberikan ee pemahaman kepada kita 27:06 subhanallah bahwa Allah itu telah 27:08 menyediakan satu kelompok, suatu apa? 27:12 jemaah dari kaum muslimin yang mereka 27:15 itu ya siap menjalankan, siap 27:18 mendakwahkan, siap melaksanakan Islam, 27:21 menjarakan apa? syariat Islam, 27:23 menegakkan agama Allah di muka bumi ini. 27:26 Ketika orang-orang yang beriman, yang 27:28 muslim mereka peduli, nah mereka bagian 27:33 dari bisa saja menjadi bagian dari sifat 27:35 dari ayat ini yang Allah sukai dia. Dia 27:38 termasuk Hizbullah. Siapa? mereka yang 27:41 berjuang menegakkan agama Allah. 27:43 [mendengus] Namun ketika nanti mungkin 27:45 situasinya berbeda, kondisinya berbeda, 27:49 di mana agama Allah ini ditinggalkan 27:51 oleh banyak manusia, tidak perlu 27:53 khawatir melalui ayat ini bahwa syarat 27:56 bahwa akan datangkan suatu kaum yang 27:58 mereka mencintai Allah dan Allah pun 28:01 mencintai mereka. Mereka bersifat kasih 28:03 sayang terhadap sama muslim. Bukan 28:06 karena hubungan nasab, bukan karena 28:08 apaagi, bukan karena keturunan, bukan 28:11 karena ee harta yatauna yang saling apa 28:14 membutuhkan, yang saling berkepentingan, 28:16 yang saling menguntungkan. Tidak. Tapi 28:18 mereka mencintai karena Allah. Nah, itu 28:21 bagian dari karunia Allah yang diberikan 28:23 kepada kaum muslimin. Masyaallah. Jadi, 28:26 kalau semuanya buruning hari ini 28:29 ada orang yang mati-matian membela agama 28:32 Allah, ya kan? Bukan karena politik, ya 28:35 kan? Karena memang murni fisabilillah di 28:37 jalan Allah. Itulah bagian dari sifat 28:39 Hizbullah. Nah, masyaallah. Dan itu 28:41 karunia yang luar biasa. Dan kemudian 28:44 disebutkan sifatnya adillatin alal 28:46 mukminin. Mereka mencintai, mereka 28:49 berlaku berlaku lemah lembut, berkasih 28:52 sayang terhadap sesama kaum muslimin. 28:55 Masyaallah. Bukan karena dia saudara, 28:58 bukan karena keturunan nasab, bukan 29:01 karena apa-apa juga, bukan karena 29:02 kepentingan ekonomi. Dia mencintai. 29:05 Kenapa? Karena dia mencintai Allah. 29:07 Konsekuensi mencintai Allah adalah 29:09 mencintai sesama muslim. Karena muslim 29:11 adalah ber bersaudara. Nah, ini sesuatu 29:15 yang mahal, karunia yang besar. Jadi, 29:17 kalau masih ada rasa kasih sayang, rasa 29:20 cinta, rasa apa? peduli terhadap sesama. 29:23 Nah, itu berarti dia termasuk memiliki 29:26 sifat dari Hizbullah ini azillatin alal 29:29 mukminin. 29:30 Nah, kalau beberapa hadis Nabi begitu 29:32 banyak tentang ini. Nah, itu sifat yang 29:34 kedua. Kemudian adillatin aizzatin alal 29:38 kafirin. Berlaku tegas. Punya apa? Punya 29:42 punya wibawa, punya harga diri, punya 29:45 loyalitas yang jelas. Nah, jadi orang 29:48 beriman itu punya loyalitas yang jelas. 29:51 terhadap Allah ya punya harga diri bahwa 29:54 dia itu muslim. Walillahil izzatu 29:57 walasulih walil mukminin. Bahwa 29:59 kemuliaan itu adalah milik Allah. 30:02 Kemuliaan itu disandang oleh para nabi, 30:04 para rasul. Kemuliaan itu adalah milik 30:08 orang-orang yang beriman. Kenapa? Karena 30:10 orang beriman itu memang orang-orang 30:12 yang Allah muliakan, ya kan? Walaupun 30:15 mungkin di mata manusia terkadang ya 30:18 banyak manusia yang melihat secara salah 30:21 tentang kemuliaan itu sendiri. Tapi 30:23 hakikatnya orang yang beriman itu adalah 30:25 manusia-manusia yang Allah muliakan. 30:27 Begitu. Nah, adillatin alal mukminin 30:30 aizzatin alal kafirin. Yujahiduna 30:32 fiabilillah. Nah, kalau kemudian muncul 30:35 ya dalam situasi dinamika kehidupan yang 30:39 hari ini luar biasa kita lihat ya kan 30:42 arusnya juga luar biasa. Apakah arusnya 30:44 menuju kepada kebenaran Allah, kepada 30:47 agama Allah, kepada mencintai Allah, 30:49 atau sebaliknya arus perjalanan hidup 30:52 itu kepada mencintai dunia, mencintai 30:54 harta, kemudian mencari kemewahan dan 30:57 kesenangan dan seterusnya dan 30:59 seterusnya. Nah, muncul orang-orang yang 31:02 di saat itu mereka punya kesungguhan, 31:05 mereka punya apa? Punya punya punya 31:08 kesungguhan, punya ruhul jihad. He 31:11 punya kemauan yang tinggi untuk membela 31:13 agama Allah karena itu bagian dari wujud 31:16 dia beriman kepada Allah Subhanahu wa 31:19 taala. Yujahiduna fiabilillah. 31:22 Di saat orang lain mencibirkan justru 31:24 dia berdiri untuk membela agama Allah. 31:26 Wala yakhafuna laumala. Ya. Ketika orang 31:30 justru mencari prestasi dunia, mencari 31:33 apalagi harta, mencari kedudukan, 31:34 mencari tahta dan seterusnya justru dia 31:37 kemudian bicara dalam apa? dalam 31:40 kehidupannya itu berjuang menegakkan 31:43 kalimatullah, berjuang menegakkan 31:45 keadilan, berjuang menebarkan kasih 31:47 sayang, berjuang untuk menegakkan 31:50 syariat Allah, menjalankan sunah 31:52 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 31:54 Di tengah manusia lesu keimanannya 31:56 terhadap kebaikan ini. Masyaallah, luar 31:58 biasa itu. 32:00 Nah, inilah orang-orang pilihan. Maka 32:01 disebut dalika fadlullahi yutihi yasa. 32:04 Jadi kalau ada orang semacam itu, itu 32:06 karunia Allah, bukan sesuatu yang 32:08 dibuat-buat. 32:09 Maka bersyukur masyaallah ketika kita 32:12 menjadi muslim 32:14 kemudian kita tadi mencintai Allah dan 32:18 mudah-mudahan Allah pun mencintai kita 32:20 itu karunia yang sangat besar ya. 32:23 Sementara orang mempertimbangkan secara 32:25 logika, secara rasional, apa sih 32:28 untungnya kita beragama Islam? Apa 32:30 untungnya kita menjalankan syariat 32:31 Islam? Apa untungnya kita macam-macam 32:34 gitu dalam hal ibadah? Apa kaitannya 32:36 kesuksesan dengan ibadah dan seterusnya? 32:38 Justru kita yakin ya kan ini kan luar 32:41 biasa yakin bahwa berpegang teguh kepada 32:43 Al-Qur'an dan sunah adalah sumber 32:45 kekuatan dan kemenangan. Subhanallah. 32:48 Ini kan satu motivasi yang tidak tidak 32:52 bisa apa tidak bisa serta-merta muncul. 32:54 Itu pasti karunia dari Allah. Minimal 32:57 dia mendapatkan petunjuk ilmu itu dari 32:59 Al-Qur'an, dari Allah Subhanahu wa 33:01 taala. Sehingga apa coba? Masyaallah. 33:04 berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan 33:06 sunah adalah sumber kemenangan dan 33:09 kejayaan. Yakin enggak, Banuni 33:11 kira-kira? Coba bayangkan ya kan kalau 33:14 dalam Islam seumpama begini disebutkan 33:17 ya kan keluarga itu yang keluarga yang 33:21 ideal itu ya keluarga yang sakinah, 33:23 mawadah warahmah. Semua itu menjadi 33:26 cita-cita ideal setiap berkeluarga dalam 33:29 Islam. 33:30 Tapi apa yang menjadi hak dan 33:32 kewajibannya? Nah, di situlah kemudian 33:34 berpegang teguh kepada Al-Qur'an, 33:36 petunjuk Allah dan sunah dalam 33:38 menjalankan apa? Dalam menjalankan 33:41 syariat berkeluarga. Insyaallah itu akan 33:43 menuju kepada keluarga yang ideal. Yakin 33:46 betul dia. Nah, masyaallah. Nah, ini kan 33:48 keyakinan yang luar biasa itu. 33:51 Masyaallah. 33:52 Nah, cumanya dalam kondisi semacam ini 33:54 ya. Kalau ingin sukses gimana? Sukses 33:56 itu ya pertama kalau dia bisa salat lima 33:59 waktu tepat waktu berjamaah kemudian 34:02 bekerja pasti dia menjadi orang yang 34:03 sukses. Nah, itu kan keren sekali, hebat 34:05 sekali, masyaallah ya kan? Jadi, jadi 34:08 berpegang teguh begitu dia baca 34:10 bagaimana Rasulullah dalam kesehariannya 34:13 selalu membaca Al-Qur'an. Bagaimana 34:14 sahabat-sahabat ee salafus saleh yang 34:17 mereka menjadi pendamping, menjadi apa? 34:20 Menjadi pejuang membela Rasulullah 34:23 sallallahu alaihi wasallam. Mereka tidak 34:24 lepas dari tadi membaca Al-Qur'an. Nah, 34:26 sekarang muncul pemuda-pemuda yang 34:29 semangat membaca Al-Qur'an. Pemuda yang 34:31 hebat, yang keren, yang tren tu yang 34:33 selalu membaca Al-Qur'an. Wah, apa 34:34 enggak hebat? 34:35 Karena tadi pedomannya berpegang teguh 34:37 kepada Al-Qur'an dan sunah itu adalah 34:39 sumber kemenangan dan kejayaan. 34:41 Subhanallah. Dalam kondisi hari ini 34:44 seumpama semua arah bisnis, semua arah 34:48 perkembangan ee menuju kepada sistem 34:50 ribawi, dia muncul. Saya ingin hidup 34:53 menjadi muslim yang bebas dari riba. 34:55 Masyaallah. Itu kan bukan sesuatu yang 34:57 mudah, bukan sesuatu yang sederhana. Itu 35:00 karunia dari Allah, pemahaman dari 35:02 Allah. Nah, nah makanya sebagai motivasi 35:06 ini sudah kami bacakan hadisnya kurang 35:09 lebih 2 pekan yang lalu. 35:11 Rasul menggambarkan dalam riwayat Imam 35:13 Ahmad nih, 35:14 ya kan kata Rasulullah sallah alaihi 35:16 wasallam, "Inna min ibadillah launasan." 35:19 Sesungguhnya dari hamba-hamba Allah 35:21 nanti ada manusia 35:23 mahum bisyuhada yang mereka itu mah hum 35:26 bil anbiya mereka itu bukan para nabi 35:29 wala syuhada tapi juga juga-jug bukan 35:31 para syuhada yahbituhumul anbiya 35:34 wasuhada tapi para nabi dan para syuhada 35:38 e mereka yahbituhum mereka iri terhadap 35:42 kedudukan bimakanihim yaumalqiamah 35:45 bimakanihim indallahi yaumalqiamah 35:48 mereka iri kepada kedudukan manusia ini 35:50 di sisi Allah nanti pada hari kiamat. 35:52 Coba 35:53 para nabi sendiri iri kepada kelompok 35:56 ini. Orang yang mati syahid coba kurang 35:59 apa lagi orang mati syahid kalau kita 36:01 baca ayatnya yurzaquun mereka dapat 36:04 rezeki. Mereka dapat fasilitas yang luar 36:06 biasa di sana di akhirat di sisi Allah 36:09 apalagi para nabi. 36:10 Tapi ketika dibacakan hadis ini e Rasul 36:14 menjelaskan nanti akan ada sekelompok 36:16 manusia yang bukan nabi dan juga bukan 36:19 syuhada. 36:20 Masyaallah. Tapi para nabi dan para 36:22 syuhada iri terhadap manusia ini yang 36:26 mereka itu mempunyai kedudukan tinggi di 36:28 sisi Allah Subhanahu wa taala pada hari 36:29 kiamat. 36:30 Bolehkah kita bermimpi menjadi bagian 36:32 dari itu? 36:32 Masyaallah. Itulah girirah semangat 36:36 sahabat sehingga bertanya, 36:38 "Ya Rasulullah qolu ya Rasulullah." 36:40 Wahai mereka bertanya, "Ya Rasulullah, 36:42 tukhbiruna manhum." Kabarkan kepada 36:45 kami, ya Rasulullah, siapa mereka? Kok 36:47 bisa para nabi pun iri kepada 36:50 kedudukannya di akhir kiamat? 36:52 Kok bisa para syuhada ya sebagai mati 36:55 yang luar biasa mulianya dalam Islam 36:57 masih iri. 36:58 Masih iri. Nah, sehingga Rasul ditanya 37:01 oleh sahabat itu kesungguhan para 37:02 sahabat ingin tahu siapa mereka. Nah, 37:05 maka kemudian Rasulullah wasallam 37:07 menjawab kaumun. yaitu suatu kaum yang e 37:11 disebutkan di sini kaumun tahabu 37:14 birauhillahi ala giri arhamin bainahum 37:17 yaitu suatu kaum yang mereka saling 37:20 mencintai 37:23 karena rahmat Allah di antara mereka. 37:26 Nah, jadi suatu kaum yang mereka saling 37:29 mencintai satu dengan yang lain. Yang 37:31 saling mencintainya bukan karena apa? 37:33 Bukan karena nasa, bukan karena arham, 37:35 bukan karena hubungan keluarga, tapi 37:38 birahillah karena rahmat rahmat Allah. 37:40 Nah, sehingga dalam hadis lain Rasul 37:43 menyebutkan, "La tadkhulul jannah." 37:45 Kalian tidak akan masuk surga. Dalam 37:47 hadis lain nih, 37:49 "Kalian tidak akan masuk surga. Hatta 37:51 hatta tukminu sehingga kalian beriman 37:54 kepada Allah. Wala tminu. Dan kalian 37:56 tidak akan beriman kepada Allah. Hatta 37:59 tahap sehingga kalian saling mencintai 38:02 terhadap sesama kalian. Jadi ukuran 38:04 keimanan itu memang saling mencintai ya. 38:07 Mencintai karena Allah. Nah, 38:10 itu yang sulit apa dipahami secara 38:13 rasional. Tapi kalau ada satu kelompok 38:16 yang mereka mencintai sesama muslim 38:18 karena akidah, karena Allah, nah inilah 38:21 kaum yang di apa? di di apa tadi? 38:26 Diirikan 38:28 oleh para nabi dan para syuhada tentang 38:30 kedudukan mereka di sisi Allah Subhanahu 38:32 wa taala. Nah, yang kedua wala amwalin 38:36 yataataunaha 38:37 dan juga bukan karena kepentingan harta 38:40 yang saling menguntungkan. 38:42 Jadi, mereka bersilaturahim bukan karena 38:44 bisnis ya kan. Jadi mereka kemudian 38:47 saling menolong bukan karena apa? 38:49 Kepentingan politik bukan. Tapi mereka 38:52 mencintai ya karena Allah. Nah, tanda 38:54 cintanya itu tadi disebutkan apa itu? 38:58 Tidak akan masuk surga sehingga kalian 39:00 beriman dan tidak akan beriman kalian 39:01 mencapai tingkat keimanan sebelum tahabu 39:04 kalian saling mencintai. Masyaallah. 39:07 Jadi wujud iman yang sangat tinggi itu 39:09 adalah kepada mampu menginvestasikan 39:13 iman itu pada wujud saling mencintai 39:15 sesama muslimin karena karena Allah 39:17 subhanahu wa taala. Nah, inilah yang 39:20 disabdakan oleh dalam riwayat Imam 39:22 Ahmad. Nah, maka siapapun dari hadis ini 39:25 kita [mendengus] sebagai muslim jika 39:27 kita mampu mewujudkan sifat-sifat 39:30 Hizbullah pada ayat surat Al-Maidah ayat 39:33 54, 55, 56 ini adalah fadlullah, karunia 39:37 Allah yang luar biasa pada diri kita. 39:40 Masyaallah. Kita mencintai sesama muslim 39:42 karena Allah. H 39:44 I kan wujud cintanya kita kalau bertemu 39:46 saling salaman ya mengucapkan salam ya. 39:50 Kemudian apalagi kalau kita melihat ee 39:52 hal-hal yang tidak baik tawasobil haqq 39:54 tawa bisab saling menasehati dalam 39:58 kesabaran, dalam kebenaran dan saling 40:00 menasihati dalam kesabaran. Wataw bil 40:03 marhamah saling menasihati dalam hal 40:06 kasih sayang. Subhanallah ini disebutkan 40:09 pada ayat ini. Nah, jadi itulah yang 40:12 menjadikan Rasulullah sallallahu alaihi 40:14 wasallam dalam suatu hadis menyebutkan 40:16 la yazal thifatu min umati yuqatiluna 40:19 alal haqqirina yaumilqiamah. Akan 40:22 senantiasa ada kelompok dari umatku yang 40:25 berperang di atas kebenaran. Mereka 40:28 senantiasa menang hingga hari kiamat. La 40:30 yazal thafatu min umat. Ini jaminan. 40:33 Jadi masyaallah. Maka selagi ini zaman 40:36 kita, marilah kita memposisikan diri 40:39 menjadi bagian dari Hizbullah. Nah, 40:42 kenapa? Karena kita ingin menjadi 40:45 manusia-manusia yang dicintai oleh 40:47 Allah, menjadi kaum yang sangat dipilih 40:49 oleh Allah, menjadi kelompok yang 40:51 mungkin ya imannya tidak sehebat iman 40:55 para sahabat Nabi. Berjuangnya pun tidak 40:58 sehebat perjuangan mereka dalam hal 41:00 pengorbanan harta dan jiwa. Masyaallah. 41:03 Tapi kita tadi bisa melaksanakan bisa 41:06 menjadi bagian dari orang yang mencintai 41:08 Allah, orang yang mencintai sesama, 41:11 kemudian kita bersikap tegas dan kita 41:13 beramar makruf nahi mungkar. Nah, kita 41:15 masuk dalam golongan hisbullah. 41:18 Nah, apalagi jaminannya 41:20 fainna hizballah humulun. Dan Hizbullah 41:23 inilah yang akan menjadi yang 41:26 mendapatkan jaminan dari Allah menjadi 41:28 kaum yang pasti menang. Nah, maka 41:31 bagaimanapun umat Islam perjuangannya di 41:33 manapun, kapanpun, jika mereka ingin 41:35 menang dan dimenangkan oleh Allah, 41:37 hendaknya mereka berusaha menjadi 41:39 orang-orang yang memiliki sifat 41:41 Hizbullah. Nah, karena fainna Hizballahi 41:45 humul ghalibun. Sesungguhnya Hizbullah 41:48 itulah orang-orang yang berpihak kepada 41:50 Allah. Itulah orang-orang yang pasti 41:52 menang. Subhanallah. nih luar biasa nih. 41:56 Nah, makanya tadi beramar makruf itu 41:59 bagian dari tugas Hizbullah, orang-orang 42:03 yang berpihak jalan jalan Allah. Nah, 42:06 kenapa ya itu menunjukkan urgensi amar 42:09 makruf itu sangat penting ya kan. Saat 42:11 manusia lalai, nah di situlah amar 42:14 makruf nahi mungkar. Saat manusia 42:17 meninggalkan Al-Qur'an, kebenaran 42:19 al-Haq, itulah saat kita beramar makruf 42:21 nahi nahi mungkar. Saat muslimin dalam 42:24 kondisi gamang dalam perjuaran mereka 42:27 apa kembalikan kepada semangat berjihad 42:30 memper 43:07 [musik] 43:15 [musik] 43:19 Subhanallahilazim. 43:21 [musik] Subhanallahi wabihamdihi. Terima 43:23 kasih sekali untuk teman-teman yang 43:25 tetap berada bersama Rasil untuk Islam 43:27 yang satu yang di daerah yang ada di 43:30 Palembang, di Yogyakarta, di Sukabumi, 43:33 di Semarang, di Pontianak dan di 43:37 tempat-tempat yang senantiasa 43:39 menyebarluaskan siaran dari Rasil ya. 43:42 Mudah-mudahan karena seperti yang sedang 43:45 kita simak, bagaimana kewajiban amar 43:48 makruf nahi mungkar bisa kita laksanakan 43:52 dengan 43:53 unsur yang memang sangat penting sekali 43:56 karena bersama dengan harap penuh 44:00 kecemasan akan cinta Allah. 44:03 Mudah-mudahan memunculkan kerinduan kita 44:06 sekaligus juga ee ketaatan kita kepada 44:10 Allah Subhanahu wa taala. Ustaz, boleh 44:12 kita langsung ke pertanyaan, ya? 44:14 Iya. 44:15 Ini dari hamba Allah. Sayang sekali 44:17 tidak disebutkan dari mana dan ee siapa. 44:21 Kalau 44:23 mana tadi murtad itu adalah kata yang 44:27 sangat dijauhi, akankah tanpa sadar kita 44:31 melakukannya hanya karena kita abai 44:33 terhadap kewajiban kita kepada agama 44:37 kita? Saya hanya salat doang, Ustaz. 44:40 Saya jadi takut. 44:41 Iya. 44:42 Oke. 44:43 Allahu Akbar. Bismillahirrahmanirrahim. 44:45 tuh pertanyaan yang sebenarnya cukup 44:47 dalam ya kan karena ada yang kalau di 44:51 masa Nabi tadi jelas mereka murtad 44:56 ada yang dengan menyatakan diri sebagai 44:59 nabi palsu kemudian mencari pengikut 45:02 tentunya kan menjadi sesat. 45:04 Ada yang juga ternyata kata murtadin itu 45:07 realitasnya orang yang tadinya ee yakin 45:11 iman betul kepada Rasul ketika Rasul 45:13 meninggal tidak ada lagi ketaatan. 45:15 kepada khalifah itu juga termasuk 45:18 murtad. 45:19 Ada lagi yang tadi apa? Hilang 45:22 kepercayaan. 45:24 Yang tadinya salat zakat, tapi ketika 45:26 Nabi wafat salatnya dilaksanakan tapi 45:29 zakatnya tidak. Loh, ini kan juga 45:32 termasuk dinamika dari murtad. Nah, 45:35 [mendengus] boleh jadi kita ini mundur 45:37 dalam artian sikap pun bisa menjadi 45:38 murtad. 45:40 Yakin terhadap agamanya. Kemudian kok 45:43 kemudian timbul keraguan syak pada 45:46 dirinya sehingga harus mencari 45:48 alternatif lain dalam solusi hidupnya 45:51 kecuali tidak dari Al-Qur'an. Nah, itu 45:53 juga termasuk berupa keraguan ya kan. 45:56 Masyaallah. Makanya ee boleh jadi dalam 46:00 kondisi hari ini di mana dinamika 46:04 muslimin dengan kemajuan yang sangat 46:06 luar biasa tapi kamu kemudian ee 46:09 mengurangi keyakinannya terhadap 46:11 petunjuk Allah, syariat Allah, wahyu 46:14 dari Allah, kebenaran dari Allah, muncul 46:17 keraguan saja itu sudah berbahaya pada 46:20 dirinya ya kan? Makanya kenapa 46:22 disebutkan kalau dalam sering kita 46:26 aman kemudian terakhirl 46:31 kita beragama ini berawal dari keyakinan 46:33 dari keimanan tapi kemudian wujud agama 46:37 itu tidak tidak 46:39 dilihat dari muslimatuhan dan 46:42 kepasrahan. Nah sehingga orang yang 46:44 beriman itu tingkat ketakwaannya dilihat 46:48 daripada kepatuhan dan ketakwaan. 46:50 patuhan dan ketundukan. Semakin dia 46:53 semakin dia patuh kepada Allah maka 46:55 semakin tinggi nilai takwanya. Kanina 46:58 amanah 47:00 w tamutunna illa waum muslimun pasrah 47:03 tunduk. Nah, sehingga kepatuhan Nabi 47:06 Ibrahim itu menjadi teladan bagi kita. 47:08 He. 47:09 Nah, ketika Nabi Ibrahim beriman kepada 47:11 Allah, menemukan tauhid, menaukan ee ini 47:16 wajahtu wajamawati 47:18 wal ard, sehingga tidak ada lagi ukuran 47:20 kepatuhannya kecuali mewujudkan cintanya 47:23 kepada Allah lebih utama. Nah, karena 47:27 cintanya kepada Allah luar biasa 47:30 mengalahkan segalanya sehingga perintah 47:32 yang rasional, yang irasional sendiri 47:35 menyembelih putranya sudah kalah dengan 47:37 cintanya kepada Allah. Nah, itu 47:39 ketundukan dan kepatuhan. Masyaallah. 47:41 Makanya orang-orang [berdehem] yang yang 47:44 luar biasa ini disifat disifati oleh 47:46 Allah dengan yuhibbuhum wa yuhibbuna. Di 47:50 sini sebutkan Imam ee Hamka, Profesor 47:53 Hamka dalam tafsirnya menyebutkan makna 47:56 mereka dicintai Allah dan mencintai 47:58 Allah menunjukkan iman mereka telah 48:00 mencapai puncak yang tinggi. Jadi ketika 48:04 yuhibbuhum wa yuhibbunah Allah mencintai 48:07 mereka. Kenapa Allah mencintai mereka? 48:10 Karena mereka pun mencintai Allah. Nah 48:12 tanda bahwa cinta mereka kepada Allah 48:15 dalam kondisi semacam itu menunjukkan 48:18 apa? cinta yang sudah mencapai pada 48:19 tingkat yang puncak menurut Hamka. 48:22 Mereka tertarik kepada Islam karena 48:24 cinta kepada Allah. Nah, jadi mereka 48:27 menjadi muslim itu karena keyakinan 48:29 mereka. Tidak ada kebenaran yang lebih 48:31 dari Islam. 48:33 Tidak ada kebenaran tentang Tuhan 48:35 kecuali Allah. Itulah satu-satunya 48:37 lailahailla hua. Masyaallah. Jadi 48:40 kalimat tauhid itu sudah menafikan 48:42 lailahaillallah. Tidak ada Tuhan selain 48:44 Allah. Jadi tidak ada lagi ilah ilah 48:46 ilillah yang ada pada dirinya kecuali 48:48 Allah. La hakimaallah. Tidak ada hukum 48:51 yang menjadikan rujukan, menjadikan 48:53 pegangan, menjadikan keyakinan hukum 48:55 yang ditetapkan oleh Allah. Jadi makna 48:57 lailahaillallah jadi luas. Tidak ada 48:59 yang perlu ditaati dengan mutlak kecuali 49:02 taat kepada Allah. Tidak ada kebenaran 49:04 yang ia yakini dengan sempurna kecuali 49:06 kebenaran datang. tidak ada seterusnya 49:08 sampai kepada tidak ada yang wajib 49:10 disembah, diibadahi, ditakuti dan 49:12 seterusnya kecuali kepada Allah. Nah, 49:14 itu memang Allah mencintai mereka. 49:16 Mereka mencintai Allah itu sebagai wujud 49:19 cinta. Sehingga mereka menjadi muslim 49:21 itu sudah pilihan pilihan puncak, 49:24 pilihan maksimal ya kan. Enggak ada lagi 49:26 pilihan yang lain. Bukan ikut-ikutan, 49:28 bukan ragu. Masyaallah. Jadi ini 49:30 disebutkan oleh Profesor Hamka, mereka 49:32 tertarik kepada Islam karena cinta 49:34 kepada Allah. Bagi mereka taat tidak ada 49:37 yang berat melainkan semuanya ringan. 49:39 Sebab yang memerintahkan adalah kekasih 49:41 mereka yaitu Allah. Subhanallah. Ini 49:44 kalau kalimatnya Profesor Hamka. 49:46 [tertawa] Nah, jadi ya bagi umat Islam 49:49 tadi kok bisa ya kok bisa Nabi Ibrahim 49:52 itu kan gitu kan menyembelih putra yang 49:55 sangat dia cintai. Dia menengoknya dari 49:58 pas Palestina ke Makkah itu berjalan 50:01 kaki berkali-kali. Begitu ketemu 50:03 kemudian dapat tugas yang lebih berat. 50:06 Nah, makanya disebutkan oleh Hamkai di 50:08 sana ya disebutkan bagi mereka taat 50:11 tidak ada yang berat melainkan semuanya 50:14 ringan. Sebab yang memerintahkan adalah 50:16 kekasih yang sangat mereka cin cintai. 50:19 Masyaallah. 50:19 Nah, kalau kita lihat rumus cintanya 50:22 anak-anak muda sekarang ya kan [tertawa] 50:24 namanya orang cinta itu ya selalu ingat. 50:27 Itu tanda bahwa dia cinta itu selalu 50:29 ingat. Yang kedua, bahwa dia cinta itu 50:32 ya dia akan berusaha mencintai apa yang 50:35 dicintai oleh kekasihnya gitu. Nah, 50:38 kalau Allah mencintai sesuatu maka dia 50:40 akan berusaha. Tanda bahwa bukti dia 50:42 mencintai Allah, dia akan mencintai apa 50:44 yang dicintai oleh Allah. Nah, kira-kira 50:47 begitu kan itu tanda-tanda cinta kalau 50:49 anak-anak muda merumuskannya begitu. 50:52 Subhanallah. Sayid Kutub nih berpendapat 50:54 tentang itu. Mereka dicintai Allah dan 50:57 mencintai Allah adalah saling meridai 50:59 dan saling mencintai. Inilah yang 51:01 menjadi jalinan hubungan antara mereka 51:03 dengan Tuhannya. Cinta itulah yang 51:05 mengalir halus, ceria, bersinar, dan 51:08 memancar. Hubungan itu diwujudkan dengan 51:10 kepatuhan dan ketaatan hamba kepada 51:12 Allah. Nah, sehingga ini ya ini belum di 51:16 kita bedah ini sifat yang pertama apa 51:18 tadi? Sifat hizbullah. Yuhibbuhu ma 51:20 yuhibbunah. Jadi kalau menurut menurut 51:23 Hamka itu puncaknya cinta ya kan. Kalau 51:26 sudah mengatakan cinta kepada Allah maka 51:28 menjalankan perintah Allah itu tidak ada 51:30 yang berat, ringan semua. Karena apa? 51:32 Karena semuanya itu masih di bawah 51:34 cintanya kepada Allah. Begitu itu kalau 51:37 menurut Hamka. Menurut Sayid Kutub lain 51:39 lagi. Apa katanya Sayid? Nah, Sayid 51:41 Kutub menunjukkan bahwa bukti kecintaan 51:44 kepada Allah itu ditandai dengan 51:46 kepatuhan dan kepasrahan. 51:48 Sehingga orang-orang yang mencintai 51:50 Allah itu tadi di situ hanya salat saja 51:52 gitu ya, 51:54 itu ada hak-hak dan kewajiban. Nah, 51:57 minimal kalau kita baca bukunya Sayid eh 52:00 bukunya Sayid Hawa tentang apa? Hak-hak 52:03 saya akan sedikit sebutkan. Jadi orang 52:05 yang mencintai Allah itu tahu haknya. 52:07 Pertama hak Allah. Nah, jadi bagaimana 52:10 kita menjalankan hak Allah itu bagian 52:13 dari kita mencintai. Hak Allah itu apa? 52:15 diimani, ditaati, diibadahi. Itu baru 52:19 hak Allah. Belum kita hak kedua orang 52:23 tua, bagaimana hak dan kewajiban kita 52:26 terhadap orang tua? Kemudian hak suami 52:28 istri dalam Islam. Kemudian hak ee kaum 52:32 kerabat. E mungkin ya Mbak Nun apa ya? 52:35 Apa hak kerabat? Hak kerabat itu untuk 52:38 dikunjungi disilaturahimin. Nah, itu itu 52:41 termasuk hak dan kewajiban. Meski secara 52:44 teknis tidak harus datang secara fisik. 52:47 Kita komunikasi, telepon itu termasuk 52:49 hak 52:49 virtual. Jadi, 52:50 iya virtual bisa. Masyaallah. Jadi, nah 52:53 tapi kalau kita memahami ruang lingkup 52:55 hak-hak ini sebagai cinta kita kepada 52:58 Allah, nah minimal kita akan berusaha 53:00 mewujudkannya dalam tingkat yang 53:02 seminimal mungkin untuk berusaha. Tuh, 53:05 itu baru hak kepada kerabat, belum hak 53:07 kepada tetangga, belum hak kerja dan 53:10 usaha. Loh, hak bekerja dan berusaha itu 53:12 tuh punya haknya. Pertama, tidak boleh 53:15 menipu. Nah, itu termasuk hak bekerja. 53:17 Itu 53:18 tidak boleh lagi berbohong. Masyaallah. 53:20 Kemudian harus tekun. Nah, karena Rasul 53:22 menyebutkan amal yang paling dicintai 53:24 itu bukan yang banyak tapi sekaligus. 53:27 Tapi yang kira-kira dawam terus-menerus 53:31 kecil tapi dawam. Dicintai oleh Allah 53:33 dan Rasul ya kan? Apalagi banyak dan 53:36 dawam. Nah, itu yang lebih utama begitu 53:38 ya. Baca Quran itu kan khatam lima kali 53:41 Ramadan doang tapi setelahnya libur. 53:43 Nah, itu enggak dawam. Itu hak amal 53:45 termasuk. 53:47 Jadi hak amal itu apa? Tekun. Kemudian 53:50 tidak menipu, tidak curang, tidak 53:52 bersumpah palsu. Kan banyak sekarang. 53:54 Masyaallah. Mengaku mencintai Allah. 53:58 Mengaku mencintai Allah. Tapi ketika 54:00 berdagang demi untung banyak mudah 54:02 bersumpah dia. Sumpah ini saya belum 54:04 untung. Padahal sudah dapat untung. 54:07 Masyaallah. Jadi ada hak itu. 54:08 Masyaallah. Kemudian hak sesama muslim. 54:11 Apalagi nih? Hak sesama muslim luar 54:13 biasa. Kemudian hak kita sebagai apa? 54:16 Kalau sebagai bawahan sebagai makmum itu 54:18 ada haknya. He 54:20 Rasulullah kan. Makanya ada hadis-hadis 54:21 yang banyak. Bagaimana sih yang menjadi 54:23 pengikut Rasulullah? Apa hak? Hak mereka 54:25 taat kepada Allah dan Rasul. Bahkan 54:28 ketika melihat pemimpin itu dalam 54:30 kondisi tidak benar dalam artian pernah 54:32 berbuat salah itu menjadi ujian bagi dia 54:35 taat sepanjang apa yang diperintahkan 54:37 oleh pimpimin itu sesuai dengan petunjuk 54:40 Allah dan Rasul. 54:42 Jangan sampai kemudian pemimpinnya 54:43 sampai meninggalkan Islam lah baru dia 54:46 tidak boleh taat. Tapi kalau masih 54:47 muslim cuman kadang-kadang salah itu 54:49 masih punya hak. Nah, dari mana hak dia 54:51 sebagai makmum? Bagaimana hak seorang 54:53 pemimpin? Bagaimana hak kemanusiaan? 54:55 Nah, ini kan ada 10 hak itu terkait 54:58 mencintai Allah dan Rasul. Nah, tadi di 55:01 sini baru salat lah. Salat itu bagian 55:03 dari ibadah yang utama di dalam Islam. 55:07 Makanya ada para sahabat, ada sahabat ya 55:09 yang, "Ya Rasulullah, saya enggak 55:11 menambah ibadah-ibadah yang wajiblah. 55:14 Hanya wajib sajalah saya, yang standar 55:15 saja. Apakah saya bisa masuk Islam 55:18 dengan itu?" Nah, apa kata Rasulullah? 55:20 "Jika engkau istikamah dengan apa yang 55:21 kau ucapkan masuk ke dalam surga." Jadi 55:23 yang standar-standar saja wajib. salat, 55:26 zakat, puasa, haji masuk surga kalau 55:29 dijalankan sesuai dengan petunjuk Allah 55:31 dan Rasul. Masyaallah. Jadi kalau salat 55:34 saja cuma baru salat saja. Ayo kita 55:36 tingkatkan ilmunya. Karena memang Islam 55:39 tidak hanya mendorong untuk menjadi 55:42 orang yang benar, tapi menjadi orang 55:43 yang ba yang baik, gitu ya. Jadi tidak 55:46 hanya benar, tapi baik. Bisa dipahami Bu 55:49 Nuning maksudnya? 55:50 Sangat meskipun tidak mudah. 55:52 [tertawa] Jadi menjadi orang yang benar 55:55 tapi juga menjadi orang yang baik. 55:57 [mendengus] Kalau kita dapat rezeki 55:59 mencapai nisab, nah kita kan keluarkan 56:02 zakat. Zakat itu benar. Kenapa? Anda 56:05 dapat harta mencapai nisab di sana ada 56:07 titipan Allah untuk orang lain. 56:09 Ketika kita keluarkan, kita bersikap 56:12 benar. Kenapa? Kita keluarkan apa yang 56:15 menjadi titipan Allah. Walaupun itu 56:17 sangat personal. Kenapa personal? Yang 56:20 dikeluarkan harta Allah. titipan Allah. 56:23 He. 56:23 Kemudian kepentingannya personal. Betul. 56:25 Untuk kebersihan hati sendiri dan 56:28 kepentingan harta sendiri. Kan sangat 56:31 personal. 56:31 He. 56:32 Tapi yang dianjurkan dalam Islam tidak 56:34 hanya berzakat tapi bersedekah. Kenapa? 56:37 Sedekah itu sekecil apapun yang 56:40 keteluarkan untuk kita, milik kita. 56:42 He. 56:42 Bukan titipan Allah dalam artian zakat 56:44 tadi. 56:45 Iya. 56:45 Milik kita. Dan ketika kita berbagi 56:47 kepada orang lain bukan untuk 56:49 kepentingan kita, tapi untuk kepentingan 56:51 orang lain. Nah, jadi tidak hanya 56:54 sekedar benar tapi baik. Islam mendorong 56:57 umatnya untuk menjadi benar dan juga 56:59 mendorong menjadi baik. Masyaallah. 57:02 Kira-kira begitu. Luar biasa. 57:04 Oke, kita ke pertanyaan berikutnya. ini 57:07 dari Ibu Hani. I 57:09 Ustaz, kalau bergabung dengan komunitas 57:11 dakwah di medsos, 57:14 I 57:14 apakah itu odot atau pejuang subuh atau 57:18 qiyamulail atau kajian duha, 57:21 apakah itu bisa dijadikan bagian dari 57:23 Hizbullah? 57:24 Iya, subhanallah. Luar biasa. Ya, apapun 57:28 bentuk organisasinya, kelompoknya, 57:31 apalagi sampai kepada mengatasnamakan 57:34 dai, berdakwah, berjuang di jalan Allah. 57:37 Insyaallah tadi masuk kata-k yujahiduna 57:40 fiabilillah. 57:42 Mereka orang-orang yang berjihad di 57:43 jalan Allah. Wala yakhofuna laumalaim. 57:47 Nah, dalam berjuang apa? mendakwahkan 57:50 atau mengajak manusia kepada jalan Allah 57:53 itu tidak mudah karena akan ada 57:55 tantangan. 57:56 Biasanya kalau kebenaran itu lawannya ya 57:58 kebatilan. Kita mendakwahkan kepada yang 58:01 baik, lawannya orang-orang yang tidak 58:02 tidak baik gitu kan. Masyaallah. Itu 58:05 berarti kita masuk dalam kategori jihad 58:07 Hizbullah. Insyaallah masuk dalam 58:08 kategori Hizbullah. Nah, tentu di sini 58:12 perlu di kita pahami. Pertama 58:15 bekal-bekal untuk menjadi dai ikhlas 58:17 karena Allah. menyampaikan kebenaran 58:20 karena Allah loh. Kebenaran yang 58:21 didasarkan kepada petunjuk Allah dan 58:23 perlu ilmu. Berarti kita perlu belajar. 58:26 Di samping kita mencerahkan orang, kita 58:28 pun harus mencari ilmu untuk mencerahkan 58:30 diri sendiri. 58:32 Di samping kita rajin menyampaikan ilmu, 58:34 kita pun harus rajin mencari ilmu. Itu 58:36 juga perjuangan yang besar bagi kita 58:39 loh. Ternyata menyampaikan ayat ya kalau 58:42 kita sudah bisa membacanya, 58:44 menerjemahkannya 58:46 ee mungkin mudah. Tapi bagaimana 58:49 memahami ayat sesuai dengan yang 58:52 diharapkan oleh Allah? Maka tentu dengan 58:55 belajar kita kepada tafsir, belajar 58:57 kepada hadis, kepada nah belajar untuk 59:00 sesuatu yang baik dan untuk memberikan 59:02 kebaikan kepada orang lain itu termasuk 59:04 ji jihad. Luar biasa. Jadi kalau orang 59:07 sudah masuk kepada link tadi ee kelompok 59:11 dakwah, jalan dakwah itu berarti dia 59:13 sudah menjalankan perintah Allah. 59:16 umunair. 59:19 Hendaklah kalian menjadi sekelompok umat 59:21 yang konsen dalam hal mengajak manusia 59:24 ke jalan Allah, kepada agama Allah, 59:26 kepada kebenaran Allah. Itu adalah tugas 59:29 suci yang dibawa oleh para nabi. Jadi, 59:32 ketika kita masuk dalam kelompok pejuang 59:35 dakwah, berarti kita masuk pada link 59:38 perjuangan suci yang dibawakan oleh para 59:42 para nabi. Ikhlaskan, istiqamahkan. 59:44 luruskan niatnya karena Allah. 59:47 Insyaallah kita masuk dalam kategori 59:50 Hizbullah, 59:51 orang-orang yang berpihak kepada jalan 59:54 Allah. Wallahuam bisab. Kemudian ee ada 59:58 yang mau ditambahkan atau bisa ke 59:59 pertanyaan? 1:00:00 Iya, silakan. 1:00:01 Ah, baiklah. Emm, Ustaz, ini 1:00:05 mana tadi ya? 1:00:09 Tunggu sebentar jadi hilang. 1:00:13 Ini mencintai Allah merupakan prioritas 1:00:16 utama ya, Ustaz. Kami dengar rasanya 1:00:18 bagaimana gitu. Karena untuk 1:00:21 mewujudkannya sulit sekali di kantor 1:00:23 saat rapat enggak berani ninggalin buat 1:00:26 salat. 1:00:27 Pengecut ya, Ustaz. Tapi jujur saya 1:00:29 pernah nyoba tapi dianggap enggak 1:00:30 menghargai yang sedang bicara. 1:00:32 Hmm. Iya. Nah, itu tadi bagian daripada 1:00:38 ee tantangan dakwah ya kan. Jadi memang 1:00:42 ya disebutkan dalam dalam 1:00:45 [berdehem] literasi Al-Qur'an seperti 1:00:48 wal asri innal insana lafi husrin tadi 1:00:51 ada wataw bilhaq wat. 1:00:56 Nah, 1:00:57 kenapa disebutkan watawaso bilhaq? 1:00:59 Kemudian watawas bisab. Nah, karena kita 1:01:02 tidak pernah beranjak dalam nilai dakwah 1:01:05 itu adalah al-Haq kebenaran. 1:01:08 Nah, dalam memperjuangkan kebenaran itu 1:01:12 pasti ada tantangan dan hambatan. 1:01:14 Makanya setelah watawaso bilhaq, watwa 1:01:18 perlu kesabaran, perlu ketabahan. 1:01:21 Nah, bagaimana lika-liku perjuangan 1:01:24 dakwah dengan segala romantika, nikmat, 1:01:28 susah dan pedihnya? Ya, kita bisa 1:01:30 membaca sejarah 23 tahun perjalanan 1:01:34 dakwah Rasulullah sallallahu alaihi 1:01:37 wasallam dari persiapan yang luar biasa. 1:01:41 Coba kalau kita lihat bagaimana 1:01:43 persiapan Rasul dalam berdakwah. Allah 1:01:46 persiapkan nasabnya luar biasa. Allah 1:01:49 persiapkan fisiknya. Coba sampai Rasul 1:01:51 saja menyusu kepada empat wanita atau 1:01:55 tiga wanita kan luar biasa fisiknya. 1:01:57 Kemudian persiapan apalagi mentalnya, 1:02:01 persiapan apalagi psikologinya luar 1:02:04 biasa. Sampai kemudian ya tegar beliau 1:02:08 sebelum menjadi nabi menjadi apa? Orang 1:02:11 yang al-amin, yang apa? Yang taah, yang 1:02:14 terpercaya, yang bisa tidak pernah 1:02:17 bicara bohong dan seterusnya dan 1:02:18 seterusnya. Nah, itu persiapan yang 1:02:20 matang. Tapi kemudian bagaimana 1:02:22 perjalanan dakwahnya? Diuji ya secara 1:02:26 apa? secara fisik, non fisik ya kan 1:02:28 mental semua diuji dan itu meningkat 1:02:30 terus. Pertama diuji omongan ya kan, 1:02:33 kemudian diuji mental kemudian diuji 1:02:36 fisik. Itulah Rasulullah sallallahu 1:02:38 alaihi wasallam dalam memperjuangkan 1:02:40 dakwahnya. Masyaallah. Kemudian 1:02:42 [mendengus] apalagi? Tidak menyakiti 1:02:44 tapi disakiti perasaannya dulu. Kemudian 1:02:46 disakiti secara fisik. Itulah 1:02:48 perkembangannya terus Nabi kita Muhammad 1:02:50 sallallahu alaihi wasallam. Hingga 1:02:51 kemudian ancaman kepada pembunuhan. 1:02:54 hingga kemudian hijrah ke Madinah. 1:02:56 Apakah itu selesai? Tidak. Begitu di 1:02:59 Madinah berhadapan dengan komunitas yang 1:03:01 lain, ada Yahudi, ada Nasrani, ada 1:03:04 munafikin, semakin besar, semakin besar. 1:03:07 Apakah kemudian setelah diatasi dengan 1:03:09 mempersaudarakan Muhajirin Ansar 1:03:11 selesai? Tidak. Kemudian muncullah di 1:03:13 situ mulai peperangan, ya kan? 1:03:15 Penentangan yang tadi sifatnya opini, 1:03:18 sifatnya nonfisik menjadi tadi 1:03:20 perlawanan secara fisik, perang Badar, 1:03:23 perang Uhud. sampai dengan perang Tabuk. 1:03:25 Luar biasa. Itulah lika-liku 23 tahun 1:03:28 perjalanan dakwah Rasulillah sallallahu 1:03:31 alaihi wasallam. Nah, sekarang kita kita 1:03:34 masuk pada link dakwah 1:03:36 mulai tantangan tantangan dari diri 1:03:38 kita, tantangan dari keluarga kita, 1:03:41 tantangan dari orang lain, tantangan 1:03:43 dari orang-orang yang tidak senang 1:03:44 tentang Islam. Masyaallah begitu banyak. 1:03:46 Subhanallah. Nah, itulah kira-kira 1:03:48 dinamikanya. Subhanallah. Namun ya tadi 1:03:53 Allah telah memberikan apa? Memberikan 1:03:56 satu ee motivasi yang luar biasa melalui 1:04:00 lisan Rasulullah. Ee memang itulah kaum 1:04:03 yang akan dicintai oleh Allah. Para nabi 1:04:06 dan para syuhada pun mereka sangat apa 1:04:09 menginginkan kedudukan itu ya. Karena 1:04:12 begitu besar potensinya apa besar 1:04:14 kualitasnya ya tentu ujiannya pun be 1:04:17 besar. Iya. Wallahuam. Ini ada dari 1:04:20 hamba Allah lagi. 1:04:22 I 1:04:22 manusia sering mendefinisikan cinta 1:04:25 kepada Allahnya. Taat deh, Ustaz. 1:04:28 Heeh. 1:04:28 Katanya orang-orang yang begitu belum 1:04:31 tahu esensi cinta. Saya ingin mencintai 1:04:35 Allah secara melekat. 1:04:38 Rasanya taat saja tidak cukup deh. 1:04:41 H. 1:04:41 Gimana dong, Ustaz? [tertawa] 1:04:43 Subhanallah. Nah. Iya betul. J. Jadi 1:04:46 memang belum kita bedah tentang kriteria 1:04:49 Hizbullah tadi ya, belum kita bedah. 1:04:51 Sehingga kalau kalau ee Sayid Hawa itu 1:04:54 menyebutkan sesungguhnya sifat-sifat 1:04:57 Hizbullah ini menjadi puncak semua sifat 1:05:00 orang yang beriman, yang bertakwa yang 1:05:02 ada pada ayat-ayat yang lain. Ini tadi 1:05:04 lima tadi. 1:05:05 Yuhibbunahum wa yuhibbun. 1:05:07 Kemudian yang kedua, alal mukminin 1:05:10 aizzatan al kafirin. Yang keempat, 1:05:12 yujahid. 1:05:16 Kemudian yang kelima, wam yatawallahu wa 1:05:18 rasulahu walladina amanu dan seterusnya. 1:05:20 Itu yang kelima. Nah, sifat-sifat 1:05:22 Hizbullah ini menjadi puncak sifat 1:05:24 kebaikan orang-orang yang beriman. Itu 1:05:26 menurut Sayid Hawa dalam bukunya tentang 1:05:29 Islam. 1:05:30 Nah, jadi ya memang cinta kepada Allah 1:05:33 itu adalah kepatuhan. 1:05:35 Sehingga orang menterjemahkan apa itu 1:05:38 kepatuhan yang paling tinggi? Takwa. 1:05:40 Takwa yang paling tinggi haqqatih yang 1:05:42 paling. Nah, dinamikanya itu disebutkan 1:05:45 oleh para sahabat. Salah satunya Ibnu 1:05:47 Mas'ud. Apa sih dinamika kepatuhan atau 1:05:50 ketaatan, ketakwaan kepada Allah? 1:05:51 Pertama, di mana pun selalu ingat kepada 1:05:54 Allah. Nah, itu tanda orang yang 1:05:56 mencintai Allah itu selalu ingat kepada 1:05:58 Allah. Ayudkar fala yunsa. Selalu ingat 1:06:01 dan tidak melupakan. Tanda bahwa kita 1:06:03 mencintai Allah. 1:06:04 Yang kedua, ayuskar fala yukfar. 1:06:06 dinamika hidupnya itu selalu syukur 1:06:08 kepada apapun yang terjadi syukur. 1:06:11 Asyukru fi kulli ya kan. Alhamdulillah 1:06:13 fi kulli. Mengucapkan alhamdulillah 1:06:15 dalam segala keadaan itu kan berat ya 1:06:17 kan. 1:06:17 Apalagi pahit. 1:06:18 Apalagi pahit masih alhamdulillah. Nah 1:06:21 terkadang ya tadi justru hidayah Allah 1:06:23 itulah memberikan ilmu yang melapangkan 1:06:26 segala yang sempit bagi kita ya kan. 1:06:29 Ditimpa yang tidak senang secara hawa 1:06:31 nafsu berat. Tapi kemudian karena 1:06:33 ilmunya Allah bukakan, boleh jadi yang 1:06:36 kita senangi. Justru itu yang baik 1:06:38 menurut Allah. Nah, begitu kan. Begitu 1:06:40 kita mau senang sedikit karena nikmat 1:06:42 yang Allah berikan, kita pun inspeksi. 1:06:44 Boleh jadi ini yang kita senangi, tapi 1:06:46 di sana mengandung unsur bahaya jika 1:06:48 kita tidak hati-hati. Nah, kan begitu. 1:06:50 Masyaallah. Ayuskaro fala yukfar. Yang 1:06:54 ketiga baru ayo fala yo. Nilai ketakwaan 1:06:58 yang ketiga 1:07:00 adalah kalau dia selalu taat kepada 1:07:02 Allah dan tidak memaksiatinya. Begitu. 1:07:05 Nah, itulah hakikat cinta. Qul in kuntum 1:07:08 tuhibbunallah fattabiun. Ikutilah 1:07:10 Rasulullah. Bagaimana Rasulullah? Itulah 1:07:13 cara kita mencintai Allah Subhanahu wa 1:07:16 taala. Ya memang ini belum dijabarkan 1:07:18 secara ini. Jadi 1:07:19 masih akan ada sesi-sesi berikutnya 1:07:21 karena untuk amar makruf nahi mungkar 1:07:23 ini banyak bukan main ya. 1:07:25 Iya. 1:07:26 Oke. Ini ada puisi yang keren banget, 1:07:28 Ustaz. Tapi nanti di belakang aja 1:07:29 nyampeinnya. I 1:07:31 ee pertanyaan yang lain saya rasa banyak 1:07:34 jempolnya nih. 1:07:35 Iya. 1:07:36 Emm 1:07:38 saya ingin sekali 1:07:41 qiyamulail. 1:07:42 Saya ingin sekali baca Quran terus. Tapi 1:07:46 alasannya selalu waktunya enggak 1:07:48 memadai. Ini saya yang cari-cari alasan 1:07:51 atau memang 1:07:52 beginilah hidup di dunia yang sekarang, 1:07:54 Ustaz? 1:07:54 Iya. 1:07:56 Aduh, gimana ya? [tertawa] 1:07:58 Iya. Makanya namanya istikamah itu 1:08:02 sebenarnya prestasi yang luar biasa. 1:08:05 Istiqamah itu sebenarnya ayatnya kan 1:08:07 jelas surat Fusilat. Alladzina qalu 1:08:09 rbunallahasu. 1:08:11 Nah, karena ini berat sebanding dengan 1:08:14 apa? Apa? sebanding dengan reward yang 1:08:17 Allah berikan. 1:08:21 Jadi orang yang selalu istiqamah itu 1:08:23 selalu dibisikkan oleh malaikat dalam 1:08:25 hatinya itu ya ketenangan, ketentraman. 1:08:28 Bahkan secara diam-diam Allah sediakan 1:08:31 semua yang ia minta di dunia nanti 1:08:34 yastahun itu sudah disiapkan di akhirat. 1:08:36 Nah ini orang-orang yang istikamah. 1:08:38 Memang istikamah itu prestasi yang luar 1:08:40 biasa. Nah, yang mesti kita yakini dalam 1:08:45 beramal adalah alim, Allah maha tahu, 1:08:49 khabir, Allah maha melihat, Allah maha 1:08:51 menguasai, mengawasi kita. muhit. 1:08:55 Artinya, apapun amal yang kita lakukan, 1:08:58 kita ingat kepada hadis Rasulullah bahwa 1:09:01 amalan yang dicintai itu adalah yang 1:09:04 dawam, terus-menerus 1:09:06 sehingga kita bisa merasakan indahnya 1:09:09 dalam amal itu. Seumpama tadi setiap 1:09:12 qiyamullail, coba kita fokus kepada 1:09:16 amalan ini sampai kemudian amal ini 1:09:19 tidak lagi menjadi beban dalam hidup 1:09:21 kita, tapi menjadi kebutuhan. bahkan 1:09:24 sudah menjadi apa? Menjadi hal yang 1:09:26 indah dalam. Nah, itu baru kita bisa 1:09:28 merasakan hikmahnya satu amal 1:09:30 gitu. Semuanya odot baca Quran. Awalnya 1:09:32 memang terpaksa tapi kemudian 1:09:35 keterpaksaan itu membentuk apa? 1:09:38 Membentuk jati diri berupa amalan-amalan 1:09:41 yangwam. Mungkin begitu sudah 1 tahun 1:09:44 berjalan bukan lagi menjadi 1:09:46 keterpaksaan, tapi ada yang hilang 1:09:48 ketika itu. Tidak. Nah, itu kan artinya 1:09:51 amalkan sesuatu yang kita mampu tapi 1:09:54 dawam. Sehingga Allah datangkan hikmah 1:09:56 yang bisa kita petik dari amal yang 1:09:58 dawam. Itulah yang kadang-kadang sebagai 1:10:02 upaya memotivasi diri mencari yang 1:10:05 terbaik di sisi Allah. Tidak harus 1:10:06 banyak kemudian tidak dawam tapi sedikit 1:10:09 demi sedikit tapi itu dawam. Sehingga 1:10:11 hikmahnya ada. Nah, itu contoh tadi baca 1:10:14 Quran atau mungkin salat duha atau 1:10:16 mungkin baca Al-Waqih, Arrahman dan 1:10:19 seterusnya. Nah, dari dawam itulah 1:10:21 kemudian lahir pada diri kita 1:10:23 hikmah-hikmah. Ya Allah, saya akan 1:10:25 berdoa kepadamu dengan dawamnya amal. 1:10:28 Apa kalau Engkau terima odot yang sudah 1:10:31 berjalan 2 tahun ini, ya Allah, saya 1:10:33 ingin wasilahkan. Berilah kemampuan saya 1:10:35 berkurban saat susah. Nah, kan begitu 1:10:37 kan. Berkurban saat mudah insyaallah 1:10:40 biasa. Tapi berkurban saat pandemi ini 1:10:43 luar biasa. Ya kan? Kalau saya hari ini 1:10:46 orang dalam keadaan susah, bersedekah 1:10:48 dalam kondisi lapang itu biasa. Tapi 1:10:50 bersedekah dalam kondisi sempit itu yang 1:10:52 luar biasa. Nah, padahal ayat 1:10:55 menyebutkan orang yang bertakwa itu 1:10:57 bukan orang yang biasa. Orang yang takwa 1:10:59 adalah orang yang luar biasa. Alladzina 1:11:02 yunfiquuna far w orang yang bisa 1:11:04 berinfak dalam kondisi lapang dan 1:11:06 sempit. Nah, lapang biasa sempitnya itu 1:11:08 yang luar biasa. Nah, jadi orang-orang 1:11:11 yang luar biasa pasti di belakangnya ada 1:11:15 amalan-amalan yang luar biasa. Amalan 1:11:17 [mendengus] yang luar biasa bukan 1:11:19 sesuatu yang harus besar, tapi yang 1:11:21 kecil tapi dawam itu bisa menjadi amal 1:11:24 yang luar biasa. Makanya begitu 1:11:27 kira-kira dawamkan, ambil hikmahnya. Itu 1:11:30 yang 1:11:30 sekecil apapun. 1:11:31 Sekilun, 1:11:32 sedikit apapun. 1:11:33 Iya, betul. 1:11:34 Dawam. 1:11:35 Dawam. Sehingga ada hikmah dari apa yang 1:11:37 kita laksanakan. 1:11:38 Heeh. 1:11:39 Nah, gitu. Jadi orang yang luar dalam 1:11:41 sejarah hidup ini tidak ada orang yang 1:11:43 hebat tanpa di belakangnya pasti amalan 1:11:45 yang hebat. 1:11:46 Nah, amalan yang hebat itu adalah 1:11:48 sesungguhnya amalan yang dawam karena 1:11:50 bisa kita lakukan secara terus-menerus 1:11:53 istiqamah. Wallahuam bisab. 1:11:56 Ini persis banget dengan WA atau SMS WA 1:11:58 yang masuk ini. Ustaz mendengar apa yang 1:12:01 dikatakan saya selalu sedekah setiap 1:12:04 hari. Enggak pernah enggak, tapi cuman 1:12:06 yang warnanya abu-abu, Ustaz. 1:12:08 Subhanallah. 1:12:09 Pengin naikin yang warnanya coklat tapi 1:12:12 berat. Ini pelit apa saya berhitung 1:12:15 bagaimana ya, Ustaz? Padahal tapi dawam 1:12:18 tiap hari sudah, Ustaz. Sayangnya yang 1:12:20 abu-abu doang. Mohon petunjuk dong agar 1:12:23 bisa yang coklat. Heeh. 1:12:25 Ini jadi keren banget ya, Ustaz ya. 1:12:26 Nah, bisa. Dalam sebuah riwayat 1:12:29 disebutkan kalau Rasul menyebutkan 1 1:12:32 dirham mengalahkan ribuan dinar. Nah, 1:12:36 sahabat bertanya, "Ada apa ya 1:12:37 Rasulullah?" 1:12:38 "Ada seorang dalam kondisi dia tidak 1:12:40 punya memiliki banyak harta." 1:12:42 Hanya beberapa dirham yang dia miliki, 1:12:45 tapi dia berikan sedekah 1 dirham. 1:12:47 Mengalahkan orang yang memiliki ribuan 1:12:50 dirham, dia berkorban, dia bersedekah 1:12:52 1000 dirham. Kalah 1.000 dirham dengan 1 1:12:55 dirham itu. Nah, tapi karena yang 1000 1:12:57 dirham dikeluarkan oleh orang yang 1:12:59 memiliki banyak harta tidak seberapa. 1:13:01 Nah, jadi Ibu bisa saja tadi warnanya 1:13:05 abu-abu tapi dia bisa mengalahkan bukan 1:13:08 yang biru malah yang merah. 1:13:10 Itu Rasul menyebutkan itu. Masyaallah. 1:13:13 Jadi kondisi keterbatasan kita bisa 1:13:16 mengalahkan orang yang hebat dengan 1:13:19 harta yang banyak, tapi nilai mereka, 1:13:22 nilai sedekahnya kalah karena dibanding 1:13:25 persentasi yang dia miliki dengan kita. 1:13:27 Aduh, jadi pengin deh kadang-kadang 1:13:29 soalnya yang lain tuh lupa. Enggak 1:13:30 enggak dawam tiap hari gitu ya. Tapi 1:13:33 Ustaz, waktu kita mepet, jadi kita ee 1:13:35 rangkum bahasan hari ini. 1:13:37 I pendengar Radio Silaturahim yang 1:13:40 dimuliakan oleh Allah dan pemirsa Rasil 1:13:42 Visual yang berbahagia. Alhamdulillah 1:13:45 kajian kita hari ini sebenarnya adalah 1:13:48 mm beramar makruf adalah tugas dari 1:13:52 Hizbullah. Hizbullah itu adalah kelompok 1:13:56 muslim, kelompok umat Islam yang 1:13:59 memiliki kekuatan yang dia berdiri untuk 1:14:03 membela agama Allah Subhanahu wa taala. 1:14:06 Kelompok ini adalah kelompok yang 1:14:08 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:14:09 sabdakan sebagai manusia pilihan dan 1:14:12 akan mendapatkan kedudukan yang tinggi 1:14:14 di sisi Allah Subhanahu wa taala. 1:14:17 [mendengus] 1:14:17 Nah, kelompok ini disebutkan Hizbullah 1:14:20 dengan kriterianya. Satu, mereka 1:14:22 mencintai Allah. Kemudian yang kedua, 1:14:25 mereka mencintai sesama muslim. Berlaku 1:14:27 lemah lembut terhadap mereka. Kemudian 1:14:29 berlaku kasar tegas artinya terhadap 1:14:32 orang kafir dan kekafiran. Kemudian 1:14:34 mereka berjihad, beramar makruf, 1:14:36 memperjuangkan kebenaran Allah, agama 1:14:39 Allah di muka bumi ini, dan tidak takut 1:14:41 terhadap celaan orang-orang yang 1:14:43 mencela. Dan yang kelima adalah 1:14:45 orang-orang yang menjadikan Allah, 1:14:47 Rasul, dan orang-orang beriman menjadi 1:14:49 pemimpin dalam hidup mereka. Ini yang 1:14:51 belum kita perincikan secara luas 1:14:54 tentang sifat-sifat Hizbullah. Namun di 1:14:57 antara sifat Hizbullah di situ adalah 1:14:59 yujahiduna fiabilillah wala yakhofuna 1:15:03 laumalaim. Di dalamnya ada amar makruf 1:15:05 nahi mungkar. Jadi amar makruf nahi 1:15:07 mungkar itu menjadi salah satu sifat 1:15:10 dari Hizbullah dari kaum yang dicintai 1:15:13 oleh Allah Subhanahu wa taala. 1:15:15 Mudah-mudahan siapapun kita, kita 1:15:17 berharap menjadi hamba-hamba Allah 1:15:19 pilihan dan menjadi kelompok yang sangat 1:15:22 apa yang sangat juga diinginkan 1:15:25 kedudukannya oleh para nabi dan para 1:15:28 syuhada. Wallahuam bisab. 1:15:31 Masyaallah. Subhanallah. Terima kasih 1:15:33 sekali Ustaz Amin untuk pencerahannya 1:15:35 hari ini. Ikhwan akhwat. Mudah-mudahan 1:15:38 meskipun tidak mudah menjadi bagian dari 1:15:40 yang disebut Hisbullah tapi setidaknya 1:15:44 mulai detik ini mari kita tingkatkan 1:15:46 kemampuan kita untuk mampu mencintai 1:15:49 hamba-hamba Allah yang juga mencintainya 1:15:52 sehingga kita juga dapat meraih 1:15:54 cintanya. Serta satu lagi, mari kita 1:15:57 dawamkan apapun itu sekecil apapun yang 1:16:01 dapat membuat kita semakin dekat kepada 1:16:04 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih 1:16:07 untuk kebersamaan ini. Billahi taufik 1:16:08 wal hidayah. Wasalamualaikum 1:16:10 warahmatullahi wabarakatuh. 1:16:12 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:16:13 wabarakatuh.