Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Alhamdulillah wahdah. Wasolat wasalamu
- ala man la nabiya ba'dah.
- Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la
- syarikalah wa asyhadu anna Muhammadan
- abduhu wa rasuluh.
- Amma ba'd.
- Eee.
- Para Bapak dan Ibu sekalian.
- Yang saya muliakan.
- Dan para pendengar.
- Radio Raselan pemirsa.
- Eee TV Raselan yang saya cintai.
- Eee alhamdulillah.
- Kita bisa berkumpul kembali di tempat
- yang penuh berkah ini.
- Di rumah.
- Adik saya Adi Aksan Daud. Ya.
- Untuk sekian kalinya saya kira kita
- berkumpul di sini untuk. Mengkaji ilmu.
- Ya.
- Eee sebagaimana sudah sering.
- Saya sampaikan bahwa mengkaji ilmu ini
- adalah ibadah yang tidak tertandingi.
- Oleh ibadah apapun juga.
- Misalnya eee Nabi kita mengatakan dalam
- sebuah hadis yang sahih.
- Man salaka.
- Toriqon.
- Ya kami sufilman.
- Ya siapa yang.
- Melalui jalan-jalan dari rumahnya.
- Untuk mengkaji ilmu niatnya.
- Ini baru jalan.
- Keluar rumah untuk mengkaji ilmu.
- Nabi mengatakan sahalallahu.
- Toriqon ilal jannah.
- Maka Allah pasti memudahkan orang itu
- jalan menuju ke surga.
- Itu baru keluarnya aja tuh. Itu hadis
- sahih riwayat Muslim.
- Kemudian.
- Dalam hadis yang sahih juga.
- Ya yang diriwayatkan oleh.
- Eee Imam Tabrani kalau saya enggak salah
- ini disahihkan oleh Syaikh Albani.
- Nabi kita mengatakan.
- At thalibul ilm.
- Orang yang mengkaji ilmu.
- Ya.
- Thalib itu mengkaji ilmu jadi sudah
- sampai di tempat pengajian dia mengkaji
- ilmu.
- Yastagfiruhu.
- Man fis samawat.
- Waman fil ard.
- Maka seluruh malaikat yang ada di langit
- dan di bumi mendoakan pengampunan untuk
- dia.
- Hattal hitanu fil.
- Bahr.
- Atau dalam hadis lain filma.
- Sehingga ikan-ikan yang ada di seluruh
- lautan. Itu ikut beristigfar.
- Untuk orang yang mengkaji ilmu.
- Kalau dalam kitab Ihya Ulumuddin.
- Imam Al Ghazali.
- Rahimahullah.
- Menambahkan
- sebuah hadis. Hattal.
- Namlal hattal namlatu fi hujriha.
- Sehingga.
- Namlal itu semut-semut kecil yang ada di
- liangnya itu semua beristigfar.
- Memintakan ampun untuk orang yang
- mengkaji ilmu agama.
- Dan kita di.
- Tempat yang penuh berkah ini pertemuan
- kita selalu.
- Mengkaji ilmu.
- Dan eee.
- Adi Aksan ini.
- Dari tahun 84 ya.
- Sudah eee ikut studi grup di Pegangsaan
- dan sempat jadi ketua.
- Ketua majelis taklim kita.
- Di Pegangsaan dulu Adi Aksan.
- Ya.
- Jadi emang.
- Fitnah yang melanda antum aneh banget
- gitu ya.
- Gitu.
- Itu buat saya aneh gitu kalau dibilang.
- Adi Aksan anti Pancasila
- ekstrem itu tidak benar.
- Ya. Tadi juga ada
- ada akhwat telepon saya.
- Di jalan nanya itu.
- Bang Adi Aksan itu betul. Seperti yang
- dikatakan oleh.
- Titik-titik titik ya.
- Menteri itu gitu ya.
- Saya bilang enggaklah saya bilang gitu.
- Ya.
- Saya lebih berhak ngomong tentang
- tentang Adi Aksan dari siapapun juga.
- Saya yang paling berhak ngomong tentang
- dia gitu. Dari siapapun juga karena saya
- kan.
- Bukan cuma setahun dua tahun bergaul
- sama Adi Aksan.
- Dan saya juga di.
- Keluarga Adi Aksan diterima sebagai.
- Ya sebagai anak angkatnya
- Pak Daud almarhum ya.
- Jadi saya bilang saya lebih berhak
- ngomong tentang dia dari siapapun juga.
- Kalau dibutuhkan.
- Saya ngomong di depan umum sih saya
- bersedia ngomong di depan umum tentang
- dia. Tidak seperti yang dituduhkan
- begitu.
- Dan kita selalu bertemu dalam hal.
- Kajian ilmu.
- Ya tidak ada.
- Selain itu selalu kajian ilmu.
- Dan juga dalam sebuah hadis yang sahih
- Nabi kita mengatakan.
- Kepada Abu Dzar ya.
- Beliau mengatakan lantakdua.
- Fata ta'alama ayatan min kitabillah.
- Khairun min antusoliya miata rakaatin.
- Andai kata di pagi hari engkau
- mempelajari satu ayat. Dari kitabullah.
- Itu jauh lebih baik bagimu daripada
- engkau salat 100 rakaat.
- Kemudian.
- Nabi mengatakan waantakdua
- fata ta'alama baban minal ilm andai kata
- engkau di pagi hari belajar satu bab
- ilmu.
- Satu bab ya satu bab kajian.
- Satu topik begitu ya.
- Khairun. Min antusoliya.
- Alfarokaatin jauh lebih baik daripada
- Anda salat 1000 rakaat. Itu hadis
- riwayat Ibnu Majah dan dihasankan oleh
- dihasankan oleh Ibnu Mundzir. Dalam
- kitab Targhib wa Tarhib.
- Ya alhamdulillah kita selalu eee.
- Pertemuan kita di ruang ini nih dari
- tahun ke tahun begitu sih juga enggak
- tahu kayaknya sudah lama banget ya.
- Kita selalu bertemu dalam rangka
- mengkaji ilmu agama.
- Dan eee.
- Hari ini kita.
- Ini bab kitabnya kitab Syahrullah. Ya
- ini cetakan kedua sih tapi.
- Yang akan kita kaji adalah tentang salat
- malam.
- Ada pada halaman 35.
- Salat malam ini selalu.
- Menjadi.
- Perdebatan berapa rakaat waktunya kapan.
- Ini akan kita coba jernihkan di sini.
- Halaman 35 salat malam.
- Dan eee kitab ini baru dicetak ya dan
- nanti ada beberapa.
- Kesalahan karena saya koreksinya cocok
- begitu ya enggak tepat begitu ada
- kesalahan ya sambil kita baca kita
- luruskan kesalahannya.
- Bismillahirrahmanirrahim
- bab 4 salat malam.
- Pertama keistimewaan atau fadilah salat
- malam.
- Sebelum kita.
- Membahas tentang tata caranya secara
- komprehensif kita lihat dulu fadilahnya
- apa keistimewaannya apa.
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- bersabda.
- Alaikum bi. Qiyamul lail.
- Kata alaikum.
- Yaitu bentuk kata kerja perintah semua
- yang artinya khuz peganglah.
- Jadikan pegangan begitu loh.
- Salat malam. Jadikan pegangan kalian.
- Artinya.
- Jangan sampai kalian tinggalkan.
- Aisyah mengatakan dalam sebuah hadis
- Nabi kita tidak pernah meninggalkan
- salat malam.
- Sampai kalau beliau lagi sakit.
- Atau lagi malas.
- Beliau salat malamnya duduk.
- Lagi sakit atau lagi malas.
- Jadi Nabi sebagaimana manusia biasa.
- Juga. Terkena rasa malas tapi beliau
- tetap melaksanakan salat malam dengan
- duduk.
- Jadi Nabi berpesan di sini alaikum
- biqiyamul lail barangkali itu dikasih
- stabilo aja nanti ada kaitannya dengan.
- Eee eee dalil-dalil yang berikutnya.
- Fainnahu.
- Karena sesungguhnya ia salat malam.
- Da'bus salihin. Merupakan adabnya atau
- kebiasaan orang-orang saleh. Qoblakum
- sebelum kalian.
- Artinya.
- Orang-orang yang saleh saleh sebelum
- kalian.
- Itu memproses dirinya menjadi saleh.
- Dengan.
- Qiyamul lail bisa saleh dirinya.
- Ada karakter building di sini.
- Ya.
- Jadi.
- Mereka bisa mencapai kesalehan yang
- ideal yang sesuai dengan syariat karena
- mereka selalu melakukan salat malam.
- Wa qurbatu ilallah dan pendekatan pada
- Allah.
- Salat malam adalah. Satu tawassul.
- Untuk mendekatkan diri pada Allah.
- Waman hatu anil ism ism dan eee
- penghalang.
- Dari.
- Perbuatan dosa.
- Kita sebagai manusia cenderung berbuat
- dosa.
- Nah dengan salat malam.
- Ya kecenderungan itu bisa di.
- Eliminir bisa dikurangi.
- Wa takfiru.
- Lis sayyi'at dan.
- Menghapus bagi semua kejelekan kita
- sifat-sifat jelek kita akan terhapus
- dengan salat malam.
- Dan yang terakhir ini yang jadi pilihan
- babnya nih.
- Wa mutoridatun.
- Penghalau penyakit.
- Anil jasad.
- Dari tubuh.
- Kalau dilakukan terus-terusan.
- Akan mengeliminir semua penyakit dari
- tubuh manusia.
- Ya.
- Baik ini keistimewaannya.
- Eee dalam kurung itu hadis riwayat Ahmad
- At Tirmidzi Al Hakim dan Al-Baihaqi dari
- Bilal dan juga At-Tirmidzi, Al-Hakim dan
- Al-Baihaqi dari Abu Umamah. Dan juga
- Ibnu Asakir dari Abu Darda dan juga
- At-Tabrani dari Salman.
- Dan juga Ibnu Sunni dari Jabir. Lihat
- Al-Fathul Kabir dari Syekh Al-Albani juz
- 4 halaman 50 nomor hadis 3.958.
- Jadi kalau kita melihat betapa
- dahsyatnya efek dari salat malam,
- mestinya kita
- akan
- paling tidak punya niat untuk
- mengerjakan salat malam setiap malam.
- Nanti kita lihat nih apakah
- setiap malam harus 11 rakaat? Enggak,
- kita lihat saja nih. Ya.
- B. Mengalahkan setan.
- Musuh paling utama setan.
- Sabda Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam,
- yaqidu syaiton ya, setan mengikat ala
- qofiyati atas tengkuk
- ro'si ahadikum kepala salah seorang
- kalian.
- Iza huwa nama ketika dia tidur.
- Jadi menurut Nabi kalau kita tidur
- tengkuk kita diikat oleh setan.
- Salasa'u qodin dengan tiga ikatan.
- Yabribu
- setan itu memukul-mukul
- memukul-mukul
- ikatan itu.
- Itu eh ada kesalahan tuh kullu uqdatin
- kullanya dipisah tuh.
- Enggak disambung dengan kata uqdatin.
- Kullu uqdatin.
- Ya, kullu tiap-tiap uqdatin ikatan.
- Sambil dipukul-pukul tuh tiap-tiap tali
- yang ngikat
- eh tengkuk kita.
- Sambil mengatakan
- alaika lail.
- Ya.
- Alaika itu kalau dari segi bahasa
- atasmu.
- Maksudnya eh
- ya, malam masih panjang nih.
- Farkud tidurlah engkau.
- Begitu.
- Fain istaiqodzo maka jika dia bangun
- orang itu bangun fadakarallah lalu dia
- berzikir kepada Allah
- alhamdulillahilladzi
- ahyana
- ba'da ma amatana wa ilaihin nusyur. Itu
- zikir minimal kalau kita bangun tidur.
- Inhalat lepaslah uqdatun satu ikatan.
- Fain tawadho' maka jika dia berwudhu
- inhalat lepas juga uqata uqdatun satu
- ikatan.
- Fain sholla maka jika dia salat inhalat
- uqdatun lepas ikatan yang ketiga.
- Faasbaha maka dia menjadi
- nasiton penuh semangat.
- Toyyibun nafs baik jiwanya.
- Begitu. Jadi salat malam ini bisa
- mengalahkan pengaruh setan dan bisa
- memperbaiki kondisi jiwa kita.
- Penuh semangat begitu ya. Wailai dan
- jika tidak artinya kalau dia tidur terus
- nih ngikutin kata-kata setan
- tidur terus
- dengan tiga ikatan masih di tengkuknya
- asbaha maka jadilah dia
- khobisa
- annafsi khobisa nafs itu buruk jiwanya.
- Kaslan dan malas.
- Ini hadis riwayat Al-Bukhari juz 2
- halaman 65.
- Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani
- berkata
- sesungguhnya di malam di dalam salat
- malam itu terdapat rahasia perbaikan
- jiwa.
- Walaupun orang yang melakukannya tidak
- sedikit tidak sedikitpun menyadari hal
- ini.
- Ya, meskipun dia tidak bisa merasa tapi
- sesungguhnya dia ada perbaikan jiwa yang
- luar biasa yang signifikan
- ya
- melalui salat malamnya.
- Inilah yang diisyaratkan oleh firman
- Allah
- inna na syi'atal lail ya, sesungguhnya
- bangun di waktu malam
- hiya asyadd wat'an
- dia lebih tepat atau lebih khusyuk.
- Wa aqwamu qila dan bacaan di waktu itu
- lebih berkesan.
- Karena memang tujuan kita salat malam
- yang utama adalah
- mentadabur Alquran.
- Ya, nanti kita bisa lihat dalam surat
- Al-Muzammil masalah ini.
- Lihat Fathul Bari juz 3
- halaman 26. Ya.
- C. Mendapat kemuliaan dunia dan akhirat.
- Fadhilahnya nih ya yang C. Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam bersabda,
- syarful mukmin
- kemuliaan seorang mukmin
- sholatuhu billail terletak pada salat
- malamnya.
- Di situ terletak kejayaan seorang
- muslim.
- Wa izzuhu dan kemuliaannya
- adalah istighna istighna uhu
- ya, tidak butuhnya dia
- amma dari apa saja
- fi aidinnas yang ada di tangan manusia.
- Dia merasa enggak butuh dengan apa yang
- dimiliki manusia.
- Ya, begitu.
- Itu kemuliaannya di dunia. Kejayaannya
- dunia akhirat terletak di salat malam.
- Hadis riwayat Al-Uqaili, Al-Khat dan
- Al-Khatib
- dari Abu Hurairah lihat Al-Fathul Kabir
- dari Syekh Al-Albani
- jilid 3 halaman 229 nomor hadis 3604.
- Dan masih banyak lagi hadis-hadis yang
- menerangkan
- keistimewaan atau fadhilah salat malam.
- Banyak nih cuma
- sedikit saja yang kita sampaikan.
- Kemudian jumlah rakaat salat malam.
- Dari Abdullah bin Umar
- radhiallahu anhu ia berkata
- inna rojulan qola
- sesungguhnya seseorang bertanya
- ya Rasulullah, wahai Rasulullah kaifa
- sholatul lail, bagaimana salat malam
- itu?
- Qola Nabi menjawab masna masna dua
- rakaat dua rakaat.
- Faidza khifta ketika engkau khawatir
- as subh
- salat subuh, masuk waktu subuh
- fautir maka witirlah
- biwahidatin dengan satu.
- Satu rakaat.
- Hadis riwayat Al-Bukhari.
- Dari Masruq ia berkata sa'altu aku
- bertanya Aisyah kepada Aisyah
- radhiallahu anha an sholati Rasulullah
- dari dari salatnya Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam
- lail waktu malam.
- Faqolat berkata Aisyah sab'un tujuh
- rakaat.
- Wa tis'un dan sembilan rakaat.
- Wa ihda asyrota dan 11 rakaat.
- Siwa raka'atail fajr selain dua rakaat
- qobliyah subuh.
- Jadi salatnya tujuh
- kadang-kadang tujuh rakaat,
- kadang-kadang
- sembilan rakaat, kadang-kadang 11
- rakaat.
- Di luar
- raka'atail fajr.
- Ya.
- Hadis riwayat Bukhari.
- Ahmad dan Abu Daud telah meriwayatkan
- dari Abdullah bin Qois dari Aisyah
- dengan lafaz
- kana adalah Nabi yutiru
- witir
- biarba' wa salas dengan empat dan tiga.
- Witirnya tiga.
- Yang empat itu dua-duanya itu.
- Ya.
- Wa sitta dan enam wa salas dan tiga.
- Berapa tuh?
- Sembilan ya.
- Wa samanin wa salas dan delapan dan
- tiga, 11.
- Wa asyro wa salas dan 10 dan tiga, 13.
- Ya, walam yakun yutiru Nabi tidak pernah
- witir
- biaksari lebih banyak min salas asyrota
- dari 13 rakaat.
- Wala anqosa dan tidak pernah kurang min
- saba' dari tujuh.
- Maksudnya salat malamnya.
- Paling banyak 13 rakaat
- paling minim
- tujuh rakaat. Itu Nabi.
- Nabi kayak gitu.
- Lihat Fathul Bari juz 3 halaman 21.
- Sehubungan dengan hadis-hadis yang
- menyatakan salat malam Nabi sallallahu
- alaihi wasallam jumlahnya rakaat
- berbeda-beda, maka para ulama pun
- berbeda pendapat mengenai sisi fadhilah
- atau keutamaan salat malam.
- Apakah terletak pada panjangnya
- atau lamanya salat atau pada banyaknya
- jumlah rakaat?
- Maksudnya apakah orang yang panjang
- salat malamnya dengan sedikit jumlah
- rakaatnya lebih utama daripada orang
- yang ringkas atau pendek salat malamnya
- tapi jumlah rakaatnya banyak ya.
- Begitu.
- Al-Ustadz Sa'ad bin Ali bin Wahf
- Al-Qathani
- ini seorang ulama
- muda ya.
- Murid Syekh bin Baz juga.
- Telah membahas masalah ini secara rinci.
- Beliau berkata bahwa sebagian ulama
- berpendapat panjangnya salat lebih utama
- dari banyaknya rakaat.
- Ini juga jadi perdebatan
- di kalangan
- eh ustad-ustad di Indonesia.
- Ya, jadi panjangnya rakaat lebih utama
- dari banyaknya rakaat.
- Berdasarkan sabda Nabi sallallahu alaihi
- wasallam
- afdolus sholah
- keutamaan salat
- atau lebih utamanya salat
- tulul qunut panjang berdirinya.
- Bukan banyak rakaat, panjang berdirinya.
- Ya.
- Imam Nawawi
- berkata
- al murod bil qunut yang dimaksud dengan
- qunut
- huna di situ ya ialah al qiyam berdiri.
- Bi ittifaqil ulama
- berdasarkan kesepakat para ulama fi ma
- alimtu sepanjang pengetahuanku.
- Artinya panjang berdiri
- bacaan Qurannya banyak.
- Begitu.
- Ya, panjang-panjang tuh surat yang
- dibaca gitu.
- Jadi pendapat para ulama yang pertama
- bahwa salat malam itu fadhilahnya
- terletak di panjangnya bacaan.
- Syekhul Islam Ibnu Taimiyah
- rahimahullah berkata
- anna tatwil sholah
- sesungguhnya yang dimaksud memperpanjang
- salat
- ialah
- qiyaman berdirinya, ruku'an dan
- rukuknya. Jadi bukan cuma berdiri saja
- kalau Ibnu Taimiyah bilang.
- Tapi berdiri, rukuk, sujud itu lebih
- utama
- min taksiriha dari memperbanyak
- rakaatnya.
- Begitu. Artinya salat dua rakaat dengan
- bacaan yang panjang
- rukuk yang panjang
- sujudnya panjang
- itu lebih afdol daripada salat
- ya
- empat atau enam rakaat dengan bacaan
- yang pendek. Ini menurut Ibnu Taimiyah.
- Gitu.
- Ya, jadi lebih afdol daripada
- memperbanyak rakaat
- ya
- qiyaman, rukuan, wasujudan ya
- berdiri
- rukuk dan sujud tapi pendek-pendek
- gitu, singkat singkat bacaannya
- lebih utama yang panjang-panjang
- sedangkan sebagian ulama yang lain
- berpendapat lebih utama memperbanyak
- rakaat ini beda pendapat ya, nanti kita
- lihat tahkiknya seperti apa
- kesimpulannya
- ya
- berdasarkan sabda Nabi Shallallahu
- Alaihi Wasallam
- alaika bikasrotisujud perbanyaklah
- olehmu
- ya eh peganglah olehmu lakukanlah olehmu
- begitu ya memperbanyak sujud lillah
- kepada Allah
- memperbanyak sujud berarti kan perbanyak
- rakaat kan
- ya
- iya kan
- ya
- kalau kita salat dua rakaat cuman empat
- kali sujudnya
- ya, kalau kita salatnya empat rakaat kan
- dua kali lipat sujudnya
- jadi para ulama mengatakan dengan hadis
- ini lebih baik memperbanyak
- rakaat daripada
- memperpanjang
- eh bacaan dan rukuk dan sujud
- bisa dimengerti kan
- ya, begitu
- fainnaka la ta la tasjudulillah karena
- sesungguhnya engkau tidaklah engkau
- sujud kepada Allah sajdatan sekali sujud
- illa kecuali
- itu ada kesalahan sedikit tuh ya,
- teksnya ada terbalik illa kecuali
- rofaakallahu biha darojatan darojatan
- kecuali Allah mengangkat
- derajatmu satu tingkat satu kali sujud
- diangkat derajatnya satu kali tingkat
- satu tingkatan
- ya
- wakhotto dan Allah menghapus
- angka darimu biha dengan ini satu sujud
- khotiatan satu dosa
- berdasarkan ini
- hadis ini para ulama
- ya
- berpendapat bahwa lebih baik
- memperbanyak rakaat
- dua-duanya ada hadisnya
- ada hadisnya dua-duanya kan
- kesimpulannya berbeda begitu
- itu sebenarnya masalah yang biasa
- tapi kita lihat nih tahkiknya
- kesimpulannya seperti apa
- ini hadis riwayat Muslim
- memperbanyak sujud
- ya, atau salat berarti memperbanyak
- jumlah rakaat sedangkan sebagian ulama
- yang lain berpendapat sama saja
- keutamaan atau fadilah memperpanjang
- salat dengan perbanyak rakaat
- sebagian ulama lagi enggak sama saja
- jadi ada tiga pendapat
- ya, pendapat yang terakhir sama saja
- adapun pendapat yang paling tengah dan
- paling tepat untuk masa sekarang dalam
- masalah ini ialah apa yang dikatakan
- oleh Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin
- Baz
- rahimahullah, beliau berkata
- ya, lihat terjemahannya ya
- ya
- annal afdol
- sesungguhnya yang lebih afdol
- ayyu sholliya jika salat almuslim
- seorang muslim salat malam maksudnya
- ma yastati sesuai dengan kemampuannya
- ini paling afdol nih
- ya, pendapat yang paling afdol
- hatta la yamalla sehingga dia tidak
- merasa bosan
- jadi jangan maksain diri salat malam
- sesuai dengan kemampuan saja
- ya
- faiza ta ahad nafsahu littatwil atola
- kalau
- dirinya merasa senang untuk
- memperpanjang ya perpanjang
- ya
- wainirtahat nafsahu littaksir kalau
- dirinya senang untuk diperpendek ya
- qosro pendek saja
- ya
- ya idza roa annataksir aksya lahu
- apalagi kalau dia merasa dengan
- memperpendek ya, salat itu lebih khusyuk
- dirasakan daripada maksain maksain
- panjang enggak khusyuk
- pendek saja
- waakroba ila qolbihi dan lebih dekat
- eh lebih mendekatkan kepada hatinya
- wa rohati dhomirihi
- ya
- dan lebih menyenangkan perasaannya kalau
- pendek itu lebih mendekatkan hatinya
- ya, dan lebih menyenangkan perasaan
- pendek saja
- kerjainnya
- gitu
- watala dzuzi bihatil ibadah
- ya, dan membuatnya dapat merasakan
- lezatnya ibadah
- begitu
- kaku lama kasrot sajadah kanan afdol
- ketika dia merasa
- memperbanyak sujud itu lebih afdol ya
- perbanyak saja sujud
- jadi tergantung kepada
- perasaan masing-masing orang
- begitu
- lihat qiyamullail oleh Saad bin Ali
- alwaqfi alqothoni halaman 42 sampai
- dengan 47
- jadi kita sudah mendapatkan
- kesimpulan yang tepat bukan soal panjang
- pendeknya
- soal perasaan kita lebih enak yang mana
- begitu kalau kita lebih nyaman pendek
- pendek saja
- ya
- nanti kita akan lihat misalnya
- para ulama salaf
- dalam salat malam
- itu cuman baca satu ayat diulang-ulang
- gitu
- ya, itu manhaj metode yang diwariskan
- oleh ulama salaf kepada kita
- satu ayat diulang-ulang
- ya, atau eh
- Muhammad Al Qurzi salah seorang ulama
- salaf juga
- beliau mengatakan
- membaca surat zalzalah di waktu malam
- idza
- zulzilatil ard
- dan baca surat Al Qoriah
- di waktu malam dan mengulang-ulangnya
- lebih aku sukai daripada baca surat yang
- panjang-panjang
- itu ulama salaf sendiri
- berpendapat seperti itu
- eh
- kalau kita lihat tadi ya, salat malam
- itu kan tujuan utamanya adalah
- mentadabbur Quran
- coba lihat surat Muzammil ya
- surat Muzammil 70
- tiga ya
- ayat 20 coba
- bisa tolong dibacain artinya enggak
- iya, titik dulu Mas
- ya
- innarobbaka
- audzubillahiminasyaitonirojim
- innarobbaka ya'lamu sesungguhnya Rabbmu
- Muhammad mengetahui
- annaka takumu adna min sulusailail bahwa
- engkau melakukan salat malam
- pada 2/3
- ya, artinya awal malam
- harusnya salat malam bisa dilakukan di
- awal, nanti kita lihat hadisnya
- boleh enggak harus di akhir malam
- di awal malam ya, lanjutnya Mas
- iya, atau tengah malam
- atau
- sepertiga malam yang akhir
- oke, di sini kita titik ya
- kita lihat kitab yang kita bahas ini
- cocok enggak perbuatan Nabi dengan Al
- Quran
- begitu
- waktu mengerjakan salat malam
- telah disebutkan dalam sebuah hadis
- ya, kana adalah dia Nabi maksudnya
- yutiru melakukan witir, witir itu kan
- salat malam kan
- ya
- min awailail di awal malam
- habis salat Isya langsung witir
- ayatnya begitu kan, Allah tahu
- Allah mengetahui kalau kau salatnya
- pada awal malam, salat malam pada awal
- malam
- seperti yang Nabi lakukan di hadis ini
- waausatihi dan tengah malam ayatnya gitu
- kan
- ya waakhirih dan akhirnya malam
- jadi ada tiga waktu
- mengerjakan salat malam yang ditegaskan
- dalam Al Quran dan juga dilakukan oleh
- Nabi
- begitu
- ya, jadi enggak mesti di akhir malam
- lalu Mas, selanjutnya
- iya
- iya
- he em
- iya
- baca yang mudah, yang mudah dibaca dan
- mudah dimengerti serta ditadabbur
- para ulama salaf melaksanakannya,
- walaupun mereka orang-orang yang hafal
- Quran bahkan menjadi
- rujukan dari ilmu tafsir seperti Said
- bin Jubair misalnya
- ya, salah seorang pakar Al Quran
- pakar tafsir Al Quran itu kalau salat
- malam cuman baca satu ayat
- surat
- Infitar
- idzasamaunfatorot idzasamaunfatorot
- idzasamaunfatorot diulang-ulang sama dia
- begitu atau Hasan Bisri misalnya
- kalau salat malam hanya baca satu ayat
- waintau du ni'matallah latuksuha
- diulang-ulang
- itu caranya
- karena salat malam ini
- betul-betul bisa mencapai sasarannya
- tadi karakter building
- dan menghuk kan penyakit dari
- badan tubuh kita begitu
- caranya seperti itu
- jadi baca yang mudah dari Al Quran
- begitu ya
- enggak usah target-target
- khatam-khataman kayak kita lihat
- sekarang ini misalnya
- saya juga dulu di pesantren enggak
- begitu
- salat salat eh tarawih
- satu malam satu juz
- buat apa
- tidak pernah dilakukan Nabi
- Begitu ya.
- Ternyata itu juga
- apa istilahnya viral sekarang begitu
- loh.
- Sampai di
- eee apa di YouTube saya lihat ada salat
- tercepat di dunia begitu ya.
- Salat tarawih
- 23 rakaat atau berapa itu?
- Ya cuman berapa menit Mas?
- 7 menit.
- Ya.
- Begitu.
- Itu ya.
- Itu betul-betul tidak memenuhi syarat
- tadi. Panjangnya bacaan juga tidak ya.
- Begitu.
- Iya.
- Jadi apa yang di
- sebutkan dalam Alquran
- salat malam itu tiga waktu awal, tengah
- dan akhir
- ya Nabi juga melakukan
- di waktu awal, tengah dan akhir.
- Dengan begitu kita bisa melaksanakannya
- secara
- eee istikamah sampai akhir hayat kita.
- Ya.
- Nah kemudian eee itu tadi hadis riwayat
- riwayat Ahmad dari Abu Mas'ud lihat Al
- Fathul Kabir dari Syekh Al Albani juz 4
- halaman 228 nomor hadis 4900.
- Ya jadi kalau kita mengkaji ilmu harus
- jelas sumbernya dari mana.
- Begitu. Ya setiap hadis yang tidak jelas
- sumbernya tolak.
- Nabi kita mengatakan ittaqul hadis anni
- hati-hatilah kalian terhadap terhadap
- hadis-hadisku illa ma qod alimtum
- kecuali yang kalian tahu pasti
- keotentikannya baru sampaikan.
- Kan kalau sekarang kan budaya yang
- dibangun begitu ada hadis
- menarik hati enggak peduli siapa yang
- meriwayatkan langsung di
- forward begitu ya.
- Jadi salat witir itu bisa dilakukan pada
- awal malam ini ingat ya yaitu setelah
- masuk waktu Isya
- dan setelah selesai salat Isya langsung
- bisa
- ya atau pada waktu tengah malam
- dan bisa juga pada waktu akhir malam.
- Nabi mengatakan
- idza khofa ahadukum
- alla yaquma fi akhiril lail kalau kalian
- takut tidak bisa bangun di akhir malam
- falyutir awalah kerjakan witir di awal
- malam.
- Nanti ada kaitannya nih dengan
- pembahasan selanjutnya.
- Salat witir adalah inti salat malam dan
- termasuk sunah muakkad.
- Witir atau artinya ganjil.
- Jadi salat witir adalah salat yang
- jumlah rakaatnya ganjil
- seperti 1, 3, 5 dan seterusnya.
- Salat witir termasuk salat termasuk
- sunah muakkad artinya sunah yang hampir
- mendekati wajib sebagaimana sabda
- Rasulullah Sallallahu Alaihi
- Al witru haqun
- witir itu wajib
- ala kulli muslimin bagi tiap orang Islam
- wajib hukumnya.
- Ya faman ahaba ay yutiro bi khamsin
- siapa yang ingin witir dengan 5 rakaat
- falyakfal kerjakan.
- Faman ahaba ay yutiro bi bi salas
- siapa yang suka witir dengan 3 rakaat
- falyakfal kerjakan.
- Waman ahaba ay yutiro bi wahidatin
- dan siapa yang suka witir 1 rakaat
- falyakfal kerjakanlah. Itu falyakfalnya
- ada di bawah tuh.
- Ya.
- Jadi batas minimal witir 1 rakaat.
- Hadis riwayat Abu Daud
- An Nasai dan Ibnu Majah.
- Lihat Qiyamul Lail oleh Said
- bin Ali bin Wahfi Al Qathani halaman 78.
- Kayaknya kitabnya saya bawa ya.
- Kayaknya.
- Oh ketinggalan kitabnya.
- Namun wajibnya salat witir dalam hadis
- ini tidaklah sama dengan wajibnya salat
- 5 waktu
- walaupun Nabi bilang wajib tidak sama
- dengan kewajiban salat 5 waktu
- sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ali bin
- Abi Thalib ya radhiallahu anhu
- he eh
- Al witru laisa bi hatmin
- witir itu tidaklah wajib yang ditentukan
- ka salatikum al maktubah seperti salat
- wajib kalian yang 5 waktu tidak sama
- walakin sunat sunatan akan tetapi dia
- adalah sunah sannaha
- ya yang dicontohkan
- Rasulullah Sallallahu Alaihi oleh
- Rasulullah Sallallahu Alaihi. Ya.
- Riwayat At Tirmidzi dan dihasankan oleh
- lainnya dan An Nasai dan Al Hakim
- dan disahihkan olehnya. Lihat Subulus
- Salam juz 2 halaman 14
- dan Qiyamul Lail oleh Said bin Ali bin
- Wahfi Al Qathani halaman 78 79.
- Jadi wajibnya tidak sama dengan salat
- wajib.
- Dalam sebuah riwayat
- Rasulullah Sallallahu Alaihi bersabda
- alaikum peganglah oleh kalian
- bi salatil lail dengan salat malam.
- Jadikan salat malam pegangan kalian
- walau rakaatan meskipun cuma 1 rakaat.
- Jadi Nabi menganjurkan meskipun cuma 1
- rakaat kerjakan.
- Begitu.
- Tadi Nabi sudah disebut-sebutkan bahwa
- beliau pernah witir di awal malam
- pernah witir di
- tengah malam
- pernah witir di akhir malam.
- Nah kita pilih sesuai dengan kemampuan
- kita. Minimal 1 rakaat.
- Coba kerjakan dulu salat 1 rakaat ini
- selama sebulan. Jangan tinggalin sama
- sekali.
- Bisa apa enggak begitu loh.
- Kan kalau zaman dulu kan
- saya begitu ya
- itu kan salat malam tahunya di akhir
- malam.
- Ya jadi pengen bangun di akhir malam.
- Tapi kan cuma pengen doang kan.
- Jarang terlaksana begitu.
- Kalau lagi ada masalah baru terlaksana
- begitu.
- Ya salat malam untuk ngatasi masalah itu
- penyalah
- penyimpangan tujuan begitu loh.
- Ya salat malam untuk karakter building.
- Begitu.
- Ya hadis riwayat At Tabrani
- dalam Al Kabir dan Al Al Ausath lihat At
- Targhib Wat Tarhib dari oleh Al Mundziri
- halaman eee juz 1 halaman 292. Jadi ini
- ini kita tanam ini.
- Jadikan salat malam pegangan kalian
- walaupun cuma 1 rakaat.
- Kerjakan terus-menerus
- sampai kita mati.
- Artinya dengan pengarahan Nabi ini
- ya sangat mungkin kan kita melakukan
- salat malam terus-menerus kan.
- Sangat mungkin kan.
- Padahal
- seperti tadi saya katakan
- salat malam itu dan semua amal
- baru bisa membekas ke dalam jiwa seorang
- kalau dikerjakan terus-menerus.
- Nabi mengatakan
- ahabbul a'mal ilallah
- adwamuha wa inqolla amal yang Allah
- cintai
- ialah yang rutin walaupun sedikit.
- Nabi sudah mengarahkan.
- 1 rakaat cukup.
- Ya enggak usah 11 rakaat 1 rakaat
- terus-menerus.
- Begitu. Coba dulu begitu.
- Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Abbas
- radhiallahu anhu ia berkata
- anna Rasulullah Sallallahu Alaihi Sallam
- sesungguhnya Rasulullah Sallallahu
- Alaihi kana yuraghibu
- ya beliau mentargib memotivasi kami
- ya fi qiyamil lail untuk melakukan salat
- malam hatta qola sehingga beliau berkata
- walau bi rakaatin walaupun cuma 1 rakaat
- kerjakan.
- Begitu.
- Ya.
- Hadis riwayat Ad Darimi juz 2 halaman
- 302.
- Anjuran mengerjakan witir
- sebelum tidur.
- Witir kan 1 rakaat kan.
- Witir kan artinya kan ganjil.
- Ya.
- Melakukan salat witir sebelum tidur
- sangat dianjurkan bagi orang yang tidak
- mampu bangun di akhir malam sebagaimana
- sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi
- man khofa ini tadi yang saya sampaikan
- hadisnya ya
- siapa yang
- khawatir
- alla yaquma jika dia tidak bisa berdiri
- ya salat maksudnya
- min akhiril lail di waktu malam yang
- akhir
- falyutir awalah hendaklah dia kerjakan
- witir di awal malam.
- Waman
- thomi'a begitu dan siapa yang mengharap
- kuat maksudnya
- ay yaquma akhirahu untuk salat di akhir
- malam
- yang kuat
- ya
- falyutir akhir lail maka witirnya
- dikerjakan di awal di akhir.
- Ya yang kuat bangun di akhir malam dan
- bisa dia pastikan dia bisa bangun di
- akhir malam ya sudah witirnya
- belakangan.
- Begitu.
- Fainna salata akhir lail
- ya karena salat
- ya di akhir malam
- masyhudatun disaksikan
- mahduroh
- ya
- eee
- dihadapkan
- masyhudatun wa mahduroh itu maksudnya di
- saksikan oleh para malaikat.
- Dzalika afdhol dan itu lebih afdhol.
- Jadi menurut hadis ini
- salat malam yang paling afdhol di
- akhir malam begitu kan.
- Ya kalau kita lihat hadis ini nih
- ya
- hadis riwayat Muslim, At Tirmidzi, Ibnu
- Majah dan lainnya. Lihat At Targhib Wat
- Tarhib oleh Al Mundziri juz 1 halaman
- 276.
- Namun Imam Nawawi
- rahimahullah berkata
- fihi dalilun shorih hadis ini menjadi
- dalil yang tegas
- anna ta'khirul witir
- sesungguhnya mengakhirkan witir
- ila akhir lail sampai akhir malam afdhol
- lebih utama.
- Ya hadis ini begitu kan.
- Ya.
- Liman wafaqa bil istighos tapi bagi
- orang yang kuat untuk bangun di akhir
- malam.
- Dia bilang begitu.
- Lebih afdol dia mengakhirkan witir
- di akhir malam kalau dia kuat bangun di
- akhir malam.
- Wa anna
- man la yatsiqo bidzalika, tapi orang
- yang tidak kuat untuk bangun di akhir
- malam
- fattaqdim, maka mendahulukan witir di
- awal malam
- ya, lahu baginya afdol lebih utama.
- Begitu. Wa hadza huwash shawab, ini
- adalah takwil yang benar.
- Bagi orang yang kuat bangun di akhir
- malam, ya witirnya akhir malam. Itu
- lebih utama. Tapi orang enggak kuat,
- lebih utama dia
- kerjakan witir di awal malam.
- Gitu.
- Kayaknya kita-kita ini termasuk orang
- enggak kuatlah.
- Iya kan?
- Ya.
- Ya udah, pilih di awal malam aja.
- Dalam sebuah hadis dari Saad bin Abi
- Waqqas sahabat besar, termasuk 10 orang
- yang dijamin ke surga
- penakluk Persia
- sesungguhnya ia Saad salat Isya di
- masjid Rasulullah sallam.
- Ya.
- Pada waktu akhir.
- Lalu ia salat witir satu rakaat.
- Bayangin sahabat besar nih.
- Ya, penakluk Persia.
- Seorang sahabat yang dipanggil dengan
- sebutan bi abi
- anta wa ummi oleh Nabi kita.
- Itu panggilan yang sangat menghormat.
- Jadi Nabi kita sangat hormat loh kepada
- Saad bin Abi Waqqas, ya.
- Dan ia tidak menambah rakaat pada salat
- witir tersebut. Jadi satu rakaat aja
- udah. Enggak tambah dengan yang
- lain-lain. Enggak tambah dua-dua enggak.
- Satu rakaat aja.
- Maka ditanyakan kepadanya, orang-orang
- yang di situ nanya sama dia.
- Orang-orang yang ada di dalam masjid.
- Utira bi wahidatin?
- Apakah engkau witir hanya dengan satu
- rakaat?
- La tazidun, kau tidak tambah alaihi
- atasnya witir ya Abi Ishaq, wahai Abu
- Ishaq. Panggilan Saad bin Abi Waqqas,
- Abi Ishaq.
- Saad bin Abi Waqqas pun menjawab, naam,
- iya.
- Ya.
- Inni sesungguhnya aku sami'tu pernah
- mendengar
- Rasulullah, pada Rasulullah sallam
- yaqulu bersabda
- walladzi, adapun orang
- la yanam, yang tidak tidur
- hatta yutir, sehingga dia witir
- ya, jadi witir dulu baru tidur.
- Itu adalah hazim, orang yang teliti.
- Teliti menjaga
- salat malamnya.
- Begitu.
- Ya. Contoh kan ini.
- Jadi contoh kita kan?
- Ya.
- Hadis riwayat Ahmad
- juz 1 halaman 170, lihat sil-silatul
- ahadis sahihah oleh Syekh Al-Albani
- rahimahullah, juz 5 halaman 22
- nomor hadis maksudnya. Nomor hadis 2208.
- Ya.
- Jadi salat
- witir satu rakaat itu di perintahkan
- Nabi
- dikerjakan oleh sahabat besar.
- Begitu.
- Jadi
- orang yang mengatakan salat malam itu
- harus sekian rakaat, harus di dikerjakan
- di akhir malam
- itu orang yang
- tidak menerima informasi secara
- komprehensif.
- Ya, begitu.
- Saya juga dulu waktu di pesantren
- salat malam
- harus
- jam 3 malam.
- Itu jam 3 malam tuh mulai dibangunin, di
- siram air begitu. Anak-anak yang
- pesantren. Buat apa?
- Kayaknya benar, enggak benar kan?
- Iya kan? Akhirnya banyak juga
- teman-teman yang bandel gitu.
- Bangunin
- bangun, kabur, cari tempat pojok yang
- enggak ketahuan tidur lagi di situ gitu.