Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:14 [musik] 2:23 [musik] 2:34 [musik] 2:38 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 2:40 warahmatullahi wabarakatuh. 2:41 Waalaikumsalam warahmatullah. 2:42 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 2:44 ini hari Rabu tanggal 23 Zulhijah 1447 2:49 Hijri atau tanggal 10 Juni 2026. Kita 2:53 jumpa lagi dalam acara tamu kita. Di 2:55 sini juga ada Neza dan Algi 2:59 yang membantu sehingga acara ini dapat 3:02 terlaksana. Kami menghadirkan 3:05 Subhanallah. Ini untuk kedua kalinya ya. 3:07 Coba Anda bayangkan salat di masjid 3:12 di pinggir pantai ketika imam membaca 3:14 al-Fatihayah tuh terdengar tuh ombak. 3:17 Waduh indah sekali 3:19 angin semilir. Walah. Oke, kita akan 3:22 bincang-bincang ee tentang 3:27 masjid yang ada di pantai Bali. Kami 3:31 menghadirkan di sini Bapak Firman Dimi, 3:34 Ketua Yayasan Masjid Pantai Nusantara. 3:38 Kemudian di sini ada Kang Dedi Rahman, 3:41 Ketua Departemen Media dan Komunikasi 3:44 Yayasan Masjid Pantai Nusantara. 3:48 Ini lokasinya di 3:51 Girimanuk. Eh, bukan di Girimanuk ya, di 3:53 Jembrana, Desa Cupel. 3:55 Eh, di mana tuh? Kabupaten Jembrana. 3:58 Iya. 3:59 Di Desa 4:01 apa namanya tuh? 4:02 Cupel. 4:03 Cupel namanya. [tertawa] 4:04 Cupel yang terpencil. 4:05 Cupel. Oke. Asalamualaikum, Mas Firman. 4:09 Waalaikumsalam warahmatullah, 4:10 Bang Dedi Rahman. Alhamdulillah kita 4:13 berjumpa lagi ya. Biasanya di Zoom nih 4:14 sama Bang Dedi nih [tertawa] ya. 4:16 Soal branding ya. 4:18 Apa kabar? E ini masjid ee pantai Bali 4:22 sekarang nih. 4:22 Alhamdulillah. Bismillahirrahman. 4:23 Asalamualaikum warahmatullahi 4:24 wabarakatuh. Bismillah walhamdulillah 4:27 wala haula wala quwwata illa billah. 4:29 Rabbisrohli sodri waassirli amri 4:31 watanisani yafqahu quli. Alhamdulillah. 4:34 Terima kasih, Pak Krisna, Pak Han 4:37 Thalib, dan seluruh ini apa ee keluarga 4:41 besar Radio Silaturahim termasuk para 4:44 pendengar di mana pun berada. 4:46 Alhamdulillah kita bisa berjumpa kembali 4:49 ee bersama kami ee dari tim Masjid 4:52 Pantai Bali nih. Makasih, Pak Krisna. 4:56 Anda ini kan tinggal di Jakarta tapi 4:58 ngurusin masjid yang ada di Bali ya. 5:00 Gimana itu ininya marirnya? 5:03 Iya. ini ee sebagai pengantar barangkali 5:06 mungkin ada beberapa pendengar yang 5:09 belum tahu. Alhamdulillah ee Masjid 5:12 Pantai Bali ini didirikan oleh ee 5:14 beberapa alumni gabungan ini dari alumni 5:18 ITB, UI, UGM, IPB dan ee lain-lainnya. 5:23 Masyaallah. Alhamdulillah kita terpencar 5:25 juga nih. Ada yang dari e Malang, ada 5:29 dari Bandar Lampung, Bandung, Jakarta, 5:32 Depok, Bogor. Alhamdulillah. Nah, memang 5:35 unik Jakarta juga. Ee alhamdulillah 5:38 inilah yang menyatukan kita. Kita pengin 5:41 menunjukkan bahwa Islam itu kompak, 5:44 Islam itu cerdas, Islam itu ramah, 5:46 indah, rahmatan lil. Amin. Ini. 5:49 Oke, Mas Dedi kalau enggak salah di 5:51 Jembrana itu kan komunitas Hindu ya. 5:54 Bagaimana bisa nembus 5:56 ke sana dan bagaimana enggak terjadi 5:58 spleteran, [tertawa] 6:00 enggak jadi apa kok gesekan mendirikan 6:03 masjid di lingkungan Hindu tu seperti 6:06 apa strategi? Alhamdulillah sih 6:09 ee strategi dari awal terutama dari Pak 6:12 Firmansyah dan teman-teman yang lainnya 6:15 memang kita datang itu sebagai 6:18 implementasi dari Islam sebagai rahmatan 6:20 lil alamin. 6:21 Masyaallah. 6:22 Jadi memang diajak 6:24 dan banyak program-programnya itu 6:27 diusahakan untuk membantu masyarakat 6:30 sekitar 6:31 terlepas dari apapun agamanya gitu kan 6:34 ya. Jadi yang selalu kita kumandangkan 6:37 itu ada ke program 5E ya. 6:40 Apa itu? 6:41 Ada education. 6:42 Heeh. 6:43 Ada ekonomi, 6:45 ada ekologi, 6:47 ada entertainment, 6:50 dan terakhirnya empati. 6:52 Hm. 6:52 Dan itu bisa dinikmati oleh seluruh 6:55 masyarakat Bali, terutama yang di 6:57 Jembrana apapun agamanya. 7:01 education. Bahkan education kita tidak 7:04 hanya mengajarkan terkait ee hal-hal 7:07 yang sifatnya islami, gak, 7:09 tapi kita juga mengajarkan 7:11 bagaimana untuk public speaking, 7:13 bagaimana membuat film, bagaimana 7:16 ee berbisnis gitu kan ya untuk UMKM. 7:19 Jadi banyak proses-proses edukasi yang 7:21 dilakukan 7:23 di ekonomi. Kita membantu kemudian untuk 7:26 membangun ee tempat-tempat, stan-stan 7:29 yang siapapun bisa kemudian berdagang di 7:31 situ gitu kan ya. Memanfaatkan 7:34 wilayah ee Masjid Pantai Bali. Hm. 7:37 Di ekologi 7:39 itu kemudian ee kita berencana ini lagi 7:42 proses kita memasang solar panel ya, 7:44 solar panel untuk agar kemudian 7:48 mengikuti program ee green teknologi 7:51 gitu kan ya, sustainable. sekaligus juga 7:54 ikut bantu-bantu dalam rangka ee 7:58 menyemarakkan 8:00 ataupun melanggengkan, melestarikan 8:03 ee tumbuhan di sekitar sana. Itu yang 8:07 yang ee apa? mangrouve ya. 8:11 Mangr termasuk juga 8:12 membersih-embersihkan pantai 8:14 untuk memastikan pantai itu nyamanlah 8:16 ya. 8:17 Nah, itu dari sisi ekologinya. 8:19 Entertainment sudah pastilah 8:21 orang Bali paling suka urusan 8:23 entertainment. Jadi urusan festival 8:26 entertainennya apa misalnya 8:28 kalau ya sama seperti ya tiap tahun kita 8:32 jalankan itu di festival 8:34 festival 8:34 jadi festival Masjid Pantai Bali dan 8:37 festival ini sendiri juga diadakan 8:40 ee tidak hanya di lautnya saja ada 8:44 perlombaan-perlombaan tapi juga ada di 8:46 pantainya kita bikin perlombaan juga 8:48 bahkan ada perlombaan di udaranya juga 8:51 entah drone fotografi segala macam Jadi 8:54 darat, laut, dan udara dihandle semua 8:56 gitu kan 8:57 untuk festival. Jadi 8:59 cukup ramai ee biasanya pengunjungnya 9:01 itu sekitar 5.000 sampai 8.000 orang 9:04 gitu kan ya. 9:05 Dan itu event yang selalu 9:06 ditunggu-tunggu tiap tahunnya. He. 9:08 Bahkan oleh orang Bali sendiri 9:11 yang notabnya kebanyakan sebenarnya 9:13 bukan Islam juga, tetapi mereka 9:15 sangat-sangat tertarik dengan kegiatan 9:17 tersebut. 9:17 Alhamdulillah 9:19 itu usaha kita. Oke, eh Iwan dan kami 9:23 sedang berbincang-bincang dengan 9:25 teman-teman dari 9:27 Masjid Pantai Bali. Sini ada Mas Firman 9:31 Dimi, ketua Yayasan Masjid Pantai 9:34 Nusantara. Ini nama yayasannya ya 9:36 beda ya dengan nama masjidnya. 9:38 Ada Kang Dedi Rahman, Ketua Departemen 9:41 Media dan Komunikasi Yayasan Masjid 9:44 Pantai Nusantara. 9:47 Bisa digambarkan ini posisi masjid 9:49 adanya di mana? 9:51 Di Jembrana kan ya? Itu Jembrana 9:53 menghasilkan apa? 9:55 Iya. 9:55 Dan termasuk yang subur apa enggak di 9:57 Bali itu? 9:57 Iya subur. Ee alhamdulillah ini Masjid 10:01 Pantai Bali ini yang pertama kita pilih 10:03 sebagai petek kita. Jadi kita berharap 10:06 nantinya ke depan kita akan bangun ee 10:10 menuju jejak Wali Songo lah ee terutama 10:12 di daerah pesisir karena Wali Songo 10:15 banyakan pesisir 10:16 ini punya nilai strategis 10:19 ee daerah terdepan daerah yang 10:22 ee apa kebanyakan tertinggal malahan 10:25 padahal di Indonesia ini daerah pesisir 10:27 itu Indonesia terpanjang kedua di dunia 10:30 ya tapi memprihatinkan justru ee umat 10:34 Islam 10:35 ee di daerah besir sihir yang banyak 10:38 yang miskin gitu. 10:39 Insyaallah dengan keberadaan kita salah 10:41 satu contohnya di Masjid Pant Bali ini 10:44 bisa memberikan keberkahanlah baik untuk 10:46 umat Islam dan umat-umat lainnya. 10:48 Ee di Jembrana ini cukup menarik. 10:50 Jembrana di Bali adalah daerah yang 10:52 termasuk daerah tertinggal, daerah 10:54 miskin dibandingkan daerah-daerah 10:56 lainnya karena jauh dari Denpasar. Jadi 10:59 perjalanan dari Denpasar ke Jembrana 11:01 sekitar 34 jam itu. 11:02 Hm. He. 11:03 Lalu yang di Masjid Pantit sendiri itu 11:06 pun kan bukan di jalan nasional agak 11:08 pelosok. 11:09 Jadi ee jupel yang terpencil ya. Tapi ee 11:13 walaupun awalnya banyak yang tidak 11:16 percaya, banyak yang enggak yakin, 11:18 alhamdulillah sekarang sudah terbukti ee 11:21 daerah ini jadi daerah yang ramai 11:22 sekarang jadi destinasi wisata. Apalagi 11:26 kita bisa membangun sebuah ikon di sana 11:30 ee Bali Manasik Center. Satu-satunya 11:34 tempat manasik di Bali. Ee 11:37 bahkan oleh Kementeri Kemenhaj 11:39 e Provinsi Bali ee sebagai pusat manasik 11:42 haji di Bali. Karena di Denpasar pun 11:44 enggak ada 11:45 teman-temanji ya. Ya, alhamdulillah ini 11:47 ee kita apresiasi juga kepada pejabat 11:51 dan masyarakat setempat yang apa ee 11:53 cukup ee toleran lah, cukup membangun 11:57 harmonisasi ini lebih menarik gitu 11:59 di Jembrana. Dan tadi disinggung 12:01 mengenai hasil 12:03 ee 12:05 dari jembrana itu yang insyaallah akan 12:08 kita kembangkan adalah coklat ya. 12:09 Pohon kakao ya. ee kakau, coklat, dan ee 12:13 kelapa. He. 12:14 Ee tahun lalu kita bersama Institut 12:17 Teknologi Sumatera Etera, Pak Rektornya 12:19 datang langsung bulan kemarin juga 12:21 datang [mendengus] langsung ke Jembrana. 12:23 Ee itu kalau t kemarin ee membina 12:27 masyarakat setempat untuk mengolah 12:29 olahan dari kelapa ee coco jelli dan 12:33 dari laut ee kecap kecap. Heeh. Dan 12:37 insyaallah 12:38 ee kita bersama Pak Mas Sungkar tahun 12:41 ini akan ee mengoptimalkan cokelat. 12:43 H 12:44 ee tahun 2024 kita bekerja sama dengan 12:47 pemda setempat Pemkembrana. 12:50 Kita menyelenggarakan ee International 12:53 Jembrana Coklat Festival ee karena kita 12:56 baru tahu ternyata coklat Jembrana itu 12:58 sudah dapat penggarakan internasional 13:00 gitu. 13:01 Hm. Nah, ya bismillah. Mohon apa 13:05 dukungannya ee keberadaan masjid, 13:07 keberadaan kita semua itu bisa membuat 13:10 membawa keberkahan bagi masyarakat sana. 13:12 Hm. 13:14 Ini ada tanya. Asalamualaikum ee 13:16 teman-teman dari Bali. Enggak dari Bali 13:18 ya, Jakarta ini. Apakah di sana ada 13:21 counter atau bursa untuk e oleh-oleh 13:25 dari Bali seperti coklat dan lain-lain? 13:28 di masjid itu ada ini ada 13:31 ada counternya. 13:32 Iya. Ee alhamdulillah ee kita sudah 13:36 bangun secara fisik ya infrastruktur ee 13:38 lokasinya tapi memang belum finishingnya 13:41 ee dan oleh-oleh dari Arab juga akan 13:44 kita [tertawa] 13:46 karena sekarang ee si gaji ya seperti 13:48 bulan kemarin itu banyak travel ee 13:51 banyak lembaga yang ee manasik di sini. 13:54 ee persis hari kemarin tanggal 9 ee 13:57 dipakai oleh ee Man 3 Jembrana untuk 14:01 menyelakan manasik. Jadi bergantianlah 14:03 baik dari anak-anak sampai orang dewasa. 14:05 Memang tempatnya luas ya? Bisa untuk 14:07 manasik itu? 14:08 Alhamdulillah luas. Heeh. 14:09 Ee total lahan kita itu hampir 1 hektar 14:13 itu. Heeh. 14:14 Oh cukup luas ya. 14:15 Iya. ini kita dibantu oleh BPKH 14:19 untuk apa ee pembangunan infrastruktur 14:22 manasik hajinya itu. 14:24 Oke. Baik. Ee 14:30 salam dari Bu Fania. Asalamualaikum. 14:32 Apakah saja pembinaan yang telah Ustaz 14:35 laksanakan? Apakah ada tahfiz Quran juga 14:38 di sana? Ya, alhamdulillah ee kita sudah 14:41 mulai ini itu tahfid Quran dan secara 14:44 online pun kita mengadakan ee one week 14:47 one jus ya. 14:48 Ya, jadi dukungan selain infrastruktur 14:51 non infrastruktur juga kita lakukan 14:53 pembinaan masyarakat di sana. Ee dan 14:57 salah satu pengasuhnya ee pengasuh Radio 14:59 Silaturahim Ustaz Otong juga. 15:01 Oh, [tertawa] Iasma juga. 15:04 Jadi ini banyak keluarga radio 15:06 silaturahim yang di Masjid Pantai juga 15:08 termasuk Kang Dendi narasar sem. 15:10 Masyaallah. 15:12 Oke. 15:14 Kalau mau ke sana itu baiknya dari 15:17 Denpasar apa Banyuwangi lebih dekat dari 15:20 mana katanya nih? 15:22 Iya 15:22 dari Boretno. 15:23 Iya 15:24 ee lebih dekat dari Banyuwangi 15:25 sebenarnya kalau pesawat. Heeh. Jadi 15:27 seperti Pak Jika waktu walaupun 15:31 alhamdulillah ee beliau ada kendala 15:33 kemarin tapi alhamdulillah ee beliau mau 15:36 online ya ee karena kita sarankan lewat 15:40 Banyuwangi. He. 15:41 Karena kalau dari Denpasar ke Jembrana 15:45 sekitar 3 4 jam. 15:46 Oh jauh ya. 15:47 Kalau Iya. Lendingnya di Banyuwangi 15:50 nyebrang lebih kurang ee 1 seteng 2 jam 15:52 lah sudah sampai. 15:54 Heeh. 15:56 Oke, Kang Dedi, apakah masjidnya 16:00 arsit 16:02 arsitekturnya bergaya Bali? Silakan, Pak 16:04 Dedi. Ya, dari awal memang kita mencoba 16:09 melakukan kulturasi lah ya. Jadi kita 16:13 juga akan mengadopsi budaya setempat 16:15 agar kemudian bangunan-bangunan yang 16:19 kita siapkan walaupun itu secara 16:23 spiritual memang untuk umat Islam tetapi 16:26 itu membuat nyaman masyarakat sekitarnya 16:29 bahwa 16:29 arsitekturnya kita tambahkan dengan 16:32 ornamen-ornamen Bali 16:33 yang tentu masih ee diterima oleh umat 16:37 Islam gitu. He. 16:38 Jadi, ada ukiran-ukiran tertentu gitu, 16:40 terutama 16:42 dari segi bunga-bunganya ya, 16:44 bunga-bunga, daun itu masih bisa kita 16:46 terima gitu. 16:48 Alhamdulillah itu juga menyenangkan buat 16:50 masyarakat Bali sekitarnya karena mereka 16:53 juga merasa jadi lebih dekat. 16:55 He. 16:55 Bukan kemudian bangunan-bangunan yang ee 16:59 langsung seperti di Timur Tengah gitu 17:00 kan. 17:02 Tapi ini bangunan yang memang ee terasa 17:04 dekat juga dengan arsitektur mereka, 17:06 budaya lokal mereka. Oke, 17:07 alhamdulillah. 17:09 Asalamualaikum dari Pak Didi. Apakah 17:14 kalau turis turis asing yang berpakaian 17:17 kadang-kadang celana pendek doang, 17:18 apakah bisa masuk sana atau bagaimana? 17:21 Iya, makasih. Ini pertanyaan yang 17:24 menarik ya. Heeh. 17:26 Alhamdulillah sudah ada turis ee yang 17:28 sudah hadir sana dari Turki rombongan 17:30 ada tujuh orang 17:31 itu e masuk ke masjid kalau itu. 17:33 Kalau yang dari Rusia hanya di luar 17:35 waktu itu kebetulan. Heeh. H 17:37 di Rusia ada tiga orang. Ee dan 17:40 insyaallah m 17:41 apa yang ingin dilihat 17:43 ee keunikan Masjid Pantai Bali ee ini ke 17:48 termasuk patut kita syukuri umat Islam 17:50 punya satu spot wisata di sana yang ada 17:54 ee pusat manas gajinya, ada pantainya 17:57 juga itu. Jadi ee di pantai ini kita 18:01 seperti yang disampaikan oleh Kang Di, 18:03 kita ee menyelenggarakan kegiatan yang 18:06 melibatkan ee 18:09 daratan, lautan, dan udara. Ini 18:12 di lautan kita ada mancing, ada ee lomba 18:17 bala perahu, perahu layar ya. Eh, jukung 18:21 yang dikenal dengan jugung itu sejauh 18:22 Bali sudah kita lakukan ee tiga kali ya 18:26 sama festival ini. Lalu yang menarik 18:29 lagi adalah omplok layar. 18:31 HP layar itu apa? 18:32 Jadi ee dayung sampan yang sebelumnya 18:35 tidak pakai layar. Ini satu-satunya 18:37 kreasi dari Masjid Pantai Bali. Kita 18:39 pakai layar. He. 18:40 Ee jadi cukup menarik dan itu turis juga 18:44 bisa naik di situ. Heeh. Nah, Om ee 18:47 bedanya dengan jukung. Jukung atau 18:49 perawi layar yang umum itu rata-rata itu 18:52 di bisa bergerak itu sekitar 89 orang. 18:55 Kalau omplok layar atau dayung sampan 18:58 ini ee hanya satu dua orang bisa. Heeh. 19:01 Nah, ini akan kita kembangkan menjadi 19:03 wisata air itu. He di samping 19:05 wisata-wisata lainnya. Dan ke depan ya 19:08 kita berharap ee 19:10 pertanyaan yang tadi kalau masuk di ring 19:13 satu misalnya ini memang nantinya kita 19:15 akan sediakan untuk yang putri ee hijab 19:19 yang ee ini sarung gitu. Heeh. 19:22 Bahkan kalau kita punya rezeki banyak 19:25 kita khususnya ee wisatawan asing kita 19:28 [berdehem] kasih hadiah itu insyaallah. 19:30 Makanya mohon dukungan dari ee 19:32 masyarakat insyaallah ini jadi oleh-oleh 19:35 mereka. Jadi kita berharap kalau kita 19:37 punya rezeki ee wisatawan misalnya dari 19:41 luar yang datang ke sana bukan kita 19:43 pinjamin seperti tapi kita kasih hadiah 19:46 sebagai oleh-oleh. Iniah 19:48 bentuk apa ya? Bentuk kebaikan kita. 19:52 Kita Islam itu indah. Itu di situ salah 19:55 satunya. 19:55 Ini ada pendengar kita dari Gilimanuk 19:57 namanya saya lupa. Silakan telepon dari 19:59 Gilimanuk. 19:59 Oh iya silakan. 20:00 Nah silakan. 20:02 Eh, 20:04 dari Bapak Amin. Kang Didi, sejauh mana 20:09 gema Masjid Pantai Bali untuk searea 20:12 Bali? Apakah sudah terdengar di seluruh 20:14 Bali? 20:18 Ya, alhamdulillah sih ya 20:21 kalau 20:22 ee 20:24 exposure-nya untuk Bali 20:27 mudah-mudahan paling tidak para 20:29 pejabatnya sudah banyak yang tahu gitu 20:32 kan ya. bahkan sampai gubernurnya juga 20:34 yang otomatis juga ee daerah-daerah lain 20:37 itu juga tahu. 20:39 Dan kalau dari sosmet-nya beberapa 20:42 memang ada konten-konten yang cukup 20:44 viral ya, cukup viral. Ada sampai 20:48 ratusan ribu yang nonton 20:51 dan itu kalau dilihat banyak penontonnya 20:54 itu yang lihat itu dari Bali juga. He. 20:57 Dan itu membuat mereka ee surprise. 21:00 Heeh. 21:01 Cuma memang ee kita harus jaga ya, 21:04 karena memang itu kan bukan daerah yang 21:09 ee mayoritas muslim. Jadi kita selalu 21:12 menonjolkan kebersamaan. 21:15 Ada juga kita tampilkan itu sebagai ee 21:19 wisata religi, tetapi juga ee sebagai ee 21:24 tempat yang istilahnya kita itu peace eh 21:27 tourism ya. Jadi menginginkan bahwa 21:31 tempat itu walaupun bisa tidak hanya ee 21:36 buat untuk ee melakukan ibadah buat yang 21:39 muslim, 21:40 tetapi juga buat yang muslim itu datang 21:43 di sana bisa merasakan kedamaian. 21:46 H oke. 21:46 Ada yang ada di sana gitu kan ya. Karena 21:48 bisa bermalam enggak kalau mau ke sana? 21:50 Bisa bermalam di sana ada tempatnya. 21:52 Ada beberapa hotel. Alhamdulillah 21:54 dekat situ. 21:54 Iya. Dan mayoritas ee hotel itu dimiliki 21:57 oleh orang Hindu. 21:59 Oh, [tertawa] masyaallah. Yang menikmati 22:01 ekonomi. 22:02 Iya. Bahkan ee tahun kemarin saya ingat 22:05 Agustus itu baru ada hotel e Pondok 22:08 Indah dan pemiliknya juga nonmuslim. 22:10 Heeh. Jadi ada hotel Bali Sanset, HPEL, 22:14 Pondok Indah ini ee insyaallah kita ke 22:17 depan kalau punya rezeki akan membuat 22:19 hotel syariah juga situ. Heeh. Karena 22:22 ketika terjadi keramaian di Jembrana ini 22:24 kekurangan untuk ee apa ee hom 22:28 insyaallah homestay lah minimal 22:29 kekurangan untuk ini hotel penginapan. 22:32 Ee teman-teman tahun lalu ee 22:34 menyelenggarakan Jambori Nasional 22:36 ee itu pun kekurangan hotel juga. 22:39 Oh masyaallah. 22:41 Jadi memang kita rencanakan itu selain 22:44 ada hotel-hotel yang akan terbangun di 22:46 sana itu juga mengajak masyarakat 22:49 sekitarnya agar rumah mereka itu bisa 22:51 jadi homestay. Hanya saja nanti kita ee 22:54 kerja sama agar bikin ee standarisasi 22:58 sehingga yang menginap itu bisa nyaman. 23:01 Kan itu banyak model jaringan ee 23:05 homestay gitu kan ya yang memang cukup 23:07 nyaman. yang sering itu ada di Jogja dan 23:10 di daerah-daerah wisata lainnya. 23:12 Mestinya juga 23:14 di daerah Jembrana bisa mulai kita 23:16 kembangkan sehingga 23:18 masyarakat di sana apapun agamanya bisa 23:21 menikmati efek ekonomi 23:23 dari keramaian di Masjid Pantai Bali. 23:25 Itu sih targetnya. 23:27 Asalamualaikum. Wah, ini kabar gembira 23:29 untuk tois-turis dari turis-turis dari 23:31 Timur Tengah agar bisa salat di sana. 23:34 Waduh, 23:36 ada komentar. 23:38 Iya, ya. Alhamdulillah sudah ada yang 23:39 hadir sana dari Turki. Ee dan ini juga 23:42 kita sampaikan ke Pak Bupati ee salah 23:45 satu ee target market kita adalah turis 23:49 Timur Tengah. Itu 23:50 Pak Bupatinya maaf e muslim apa 23:52 bupatinya nonmuslim. Pak wakilnya juga 23:55 nonmuslim, camatnya juga non muslim. 23:57 Alhamdulillah cukup ee toleran lah. 24:00 Ee cukup ada beberapa anggota dewan yang 24:02 nonmuslim juga men-support kita. Nah, 24:04 nah ini keindahan toleransi ini perlu 24:06 kita sampaikan ee ketika festival tahun 24:11 2023 ada teman yang non muslim ee pas 24:14 itu Galung ee Galungan. 24:16 Hm. 24:17 Ee saya tanya dari mana? Dari Pura. 24:19 Ternyata dia dari Pur ke [tertawa] 24:21 masjid bantu kita. 24:22 Oh gitu. Ikut bantu-bantu juga ya. 24:25 Masyaallah. 24:27 Eh, 24:29 Pak Dedi, Pak Firman, kalau enggak salah 24:31 Jemrama Jemrana terkenal dengan 24:33 cokelatnya dan coklatnya itu sudah 24:34 diekspor ke luar negeri. Bahkan 24:36 cokelatnya ada yang 24:38 pahit-pahit gitu. Enak sekali itu ee 24:40 cokelat nomor satu apa? Betul. 24:42 Betul. 24:42 He. 24:43 Jadi ee 24:45 ya dengan ngurus masjid akhirnya kita 24:47 ngurus juga cokelat ini Jembrana karena 24:49 ini potensial ee coklat-coklat terkenal 24:53 banyak ambil ee kakunya dari Jembrana. 24:56 Hm. 24:57 Kelebihan cokelat jembarna adalah di 24:59 kandungan margarinnya itu. He. 25:01 Keunggulan fermentasinya itu. Heeh. Nah, 25:03 insyaallah ini kita akan e kembangkan ee 25:06 karena cukup apa sayanglah kalau hanya 25:09 diekspor ee bahan mentahnya. Sementara 25:12 kalau kita apa edit value di situ, kalau 25:16 kita upgrade misalnya kita kembangkan 25:18 sampai produk akhir itu akan menjadi 25:21 kekuatan ekonomi luar biasa 25:23 bagi jembrana ini. Heeh. Cuma memang 25:25 sayang ee ee belum optimal lah kita akan 25:29 bantu di situ. [mendengus] 25:30 Oke. Dari Mas Hero, kenapa tidak 25:32 diadakan pesipa layang-layang yang 25:35 motifnya 25:37 dari ornamen Islam? Ya, makasih. Ini ee 25:41 Iya, makasih Pak Heru. Insyaallah ee 25:44 nanti saya sampaikan ke teman-teman 25:46 memang sempat kita diskusikan juga 25:48 selain apa drone kita akan apa ee apa 25:53 melaksanakan juga festival 25:54 layang-layang. mungkin di dalam festival 25:56 nanti ee insyaallah tanggal 27 September 26:00 sampai 3 Oktober ini kita sampaikan ke 26:03 teman-teman mungkin disisipkan kegiatan 26:05 lomba layeng-layang itu. He 26:07 itu 26:08 agar lebih menarik itu. 26:09 Oke, 26:09 makasih Pak Heru. 26:11 Baik. Kadang tanya di sana di sekitar 26:14 masjid itu ada apa saja? Apakah ada 26:17 tempat ee kafe atau warung-warung yang 26:20 buat 26:22 santai? Waduh. 26:23 Iya. Alhamdulillah. Ini sebuah berkah ya 26:26 untuk kita semua khususnya masyarakat di 26:29 sana. [mendengus] 26:30 Dengan adanya Masjid Pantai Bali sudah 26:32 ada kafe ee mungkin di chat ee kapel 26:36 tulisannya cupel lah Cu itu kafe yang 26:39 alhamdulillah ramai dikunjungin. Bahkan 26:41 ee beberapa tahun lalu sempat menjadi 26:44 kafe teramai kedua sejemrana. 26:47 Oh. 26:47 Ini yang kelola anak-anak muda, 26:49 anak-anak muslim dan ee termasuk ee 26:53 donatur masjid juga. Hm. Dan jemanan ini 26:55 ya kabupaten ya? 26:56 Iya, kabupaten. 26:57 Kabupaten Nah, jaraknya dari masjid pun 26:59 cukup dekat. Hanya jalan sekitar 100 m. 27:02 Nah, dan ada yang menarik juga di 27:05 samping kafe ini ee informasinya ee yang 27:08 sedang sekarang ada reklamasi akan 27:10 dibangun hotel. 27:12 Artinya apa? Ternyata ee prospek 27:14 [berdehem] ke depan ini cukup menarik. 27:17 Masjid Pantai Bali. Apalagi Masjid 27:18 Pantai Bali itu enggak jauh dari ee 27:21 Pelabuhan Internasional Pengamban. Ee 27:25 jadi ke depan ee kita yakin bahwa ini 27:29 jadi salah satu ee destinasi wisata 27:32 muslim di Bali yang menarik ini. 27:33 Oke, 27:35 Pak Firman dan Kang Dedi ee kapan ada 27:38 festival lagi dan apa saja yang 27:40 disajikan dalam festival itu? Silakan. 27:45 Festival ini sebenarnya setiap tahun 27:47 kita lakukan 27:48 dan untuk tahun ini kita ngadakan di 27:51 bulan September ya. 27:52 September. 27:53 Di bulan September dan festival ini 27:56 memang ee banyak kegiatan yang dilakukan 28:00 baik di darat maupun di lautnya sendiri 28:05 dan di udara juga gitu kan ya. Nah, itu 28:08 ee cukup banyak lah ya kan ya. Dan itu 28:13 bisa berlangsung 2 3 hari ya. 28:15 Iya. 28:15 Ee kemarin itu ee sampai 4 hari. 28:18 Oh, terakhir. Jadi ee alhamdulillah saya 28:21 tambahkan izin ee ini cukup menarik 28:24 mungkin satu-satunya masjid yang 28:26 menyelenggarakan kegiatan yang 28:27 melibatkan daratan, lautan dan udara. 28:30 [tertawa] 28:31 Karena Istiqlal enggak bisa melakukan 28:33 enggak punya laut. J 28:34 daratannya apa, udaranya apa? [tertawa] 28:36 Ajabar juga enggak bisa lakukan. Jadi ee 28:39 di daratan itu kita mengadakan pawe 28:42 pawe pun ee pesertanya itu muslim 28:45 nonmuslim karena sekolah ee sekolah 28:49 negeri 28:50 gabungan semua campuran dengan penduduk 28:53 itu pawe. Lalu ada tabligbar, ada UMKM 28:57 itu diikuti nonmusim juga UMKM 29:00 lain-lainnya. Heeh. lah ee lomba-lomba 29:03 lah lomba di daratan 29:05 [berdehem] di lautan kita kegiatannya 29:07 adalah lomba mancing yang waktu itu ikut 29:11 ee kepala dinas ee dinas e informasi 29:16 diskominfo jemrana nonmuslim juga ikut e 29:19 lomba mancing itu. Heeh. 29:21 Lalu ee lomba dayung sampan, lomba 29:25 jukung perahu layar itu. Heeh. Nah, di 29:27 udara drone itu. Heeh. Dan insyaallah ee 29:30 tahun ini akan kita lengkapi dengan 29:32 lomba laeng gitu. Heeh. Biar lebih 29:34 menarik di udara itu. 29:35 Oke. Saya penasaran dengan Masjid Pantai 29:39 Bali. Bisakah kami lihat di YouTube-nya 29:41 atau di website-nya? 29:43 Oh, alhamdulillah. Ee di kalau di Google 29:46 Map Masjid Pantai Bali ee ada. Lalu di 29:50 YouTube-nya juga di YouTube banyak itu 29:53 ee Masjid Pantai Bali atau Festival 29:56 Masjid Pantai Bali ada banyak tuh. kita. 29:58 Oke. Jadi bisa dilihat ya itu 30:02 bagaimana sejarahnya Masjid Pantai Bali 30:06 kok bisa 30:08 diadakan di sana, bisa dibangun di sana? 30:12 Silakan, Pak Raman. 30:14 Kalau ee izin kalau ziarahnya itu 30:17 kebetulan waktu itu saya jadi narasumber 30:20 itu Masjid out of the box. 30:22 H. Jadi ini dalam situasi krisis ya ee 30:27 krisis ee moneter dan COVID. H 30:30 waktu itu komunikasi ini akhirnya lebih 30:33 banyak online. Nah, ketika pengajian ee 30:36 saya nyampaikan ee tema Masjid of the 30:39 Tobok. Eh, karena pengalaman kami di 30:43 Salman, di Jakarta, di Depok, Nangani 30:45 Masjid, e ada teman dari ITB itu ngajak 30:49 saya untuk jadi narasumber. Ketika kita 30:52 sampaikan ada seorang Habib yang 30:54 tertarik. Heeh. tertarik teman-teman 30:57 itu. Lalu menyampaikan di Bali ini ada 31:00 lokasi yang ee ee terpencil ee ada 31:04 Masjid lama tampun 61 tapi enggak 31:06 berkembang karena memang penduduknya ee 31:09 kurang mampuah saya enggak nyebut 31:11 namanya. Kurang mampu tertinggal. Nah, 31:13 kita ee coba berdayakan di sana. Nah, ya 31:16 bismillah lah. Ee ini adalah sebuah 31:20 tanda kutip keajaiban karena Masjid Pant 31:23 Bali dibangun dengan berbagai 31:25 keterbatasan. Kalau PA pakai FS atau 31:28 studi kelayakan 31:29 saya sampaikan jelas enggak layak. 31:32 Kenapa? Satu ee dananya waktu itu ee 31:37 enggak ada karena kondisi krisis, 31:39 kondisi Covid. Oh, kedua kondisinya pada 31:42 saat itu COVID. Ya. Yang ketiga ee 31:44 daerahnya terpencil 31:46 lalu kita berada jauh dari Bali. Ee yang 31:50 keempat ee di tempat yang mayoritas 31:54 nonmuslim. 31:55 Yang kelima SDM-nya kita waktu itu 31:59 enggak ada yang kenal. H 32:00 awalnya enggak ada. Tapi alhamdulillah 32:03 ee keraguan e ini semua bisa kita 32:07 buktikan sampai hari ini. Alhamdulillah 32:10 yang kita sampaikan juga di sana 32:12 insyaallah masjid ini akan besar jadi 32:14 tingkat nasional. Bahkan ketika peresmen 32:18 kemarin kita publish internasional juga. 32:21 Jadi ada sekitar 36 media yang ee 32:24 mengekspus Masjid Pantai Bali ketika ee 32:27 peresmian oleh Pak Jka dan Pak Fadhul 32:30 Imansyah ee Kepala BPKH bulan Februari 32:33 sebelum Ramadan ini akhirnya viral. 32:36 Bahkan ee bulan kemarin di luar dukaan 32:39 kita di hari biasa kita enggak ada 32:41 undangan. Ternyata ketika jema jembrana 32:44 sejembrana 32:46 pulang ngantar haji ninja haji 32:47 istilahnya itu semua ke masjid pantai 32:50 Bali. He. 32:51 Jadi kolabakan ini termasuk ee kita 32:54 bersyukur juga dengan kehadiran ee tahun 32:58 lalu Pak Kiai Jazir dari Joko Karyan. 33:02 Beliau dua kali hadir di sana 33:04 dan awalnya cukup mengagetkan juga mau 33:06 membawa 300 orang. 33:08 Wah 33:09 300 orang rombongan 33:11 ee Jogo Karyan. Apresiasi salut untuk 33:13 beliau. Mudah-mudahan jadi bagian amal 33:16 jariah beliau dan kemping juga beliau 33:19 ee kamping di sana. Ee kita awalnya ragu 33:24 kita masjid belum selesai ee kondisi 33:26 kita enggak ada dana. ee bagaimana 33:30 nampung tapi bismillah dengan keyakinan 33:32 ini bisa terwujud termasuk festival 33:35 beberapa kali festival ini kita ee 33:38 terusang aja dananya belum ada tapi 33:41 modal keyakinan itu dengan jarur 33:43 langitlah insyaallah ee bisa terwujud 33:46 dan kita berharap juga dari pendengar 33:49 radio silaturahim yuk kalau mau bantu 33:52 sama-sama dakwah di wali dengan 33:54 terbukalah kita 33:55 masyaallah 33:56 bersama radio silaturahim itu 33:57 ini adaanya nya nomor teleponnya yang 33:59 bisa dihubungi nomor telepon berapa? 34:00 Siapa yang silakan nomor telepon 34:02 boleh? Ee nomor eh saya atau Kang Dedi? 34:04 Heeh. Eh 08 34:06 08 34:07 Heeh 13 kali 1 34:10 74 34:11 74 34:12 778 34:13 778 34:14 Heeh Firmansyah 34:15 Pak Firmansyah ya 0811ya 34:19 3 kali 7478 34:23 0811 34:25 satunya tiga kali 7478 34:28 I 34:29 Bapak Firman Syahdimi. Oh iya, saya 34:31 sampai ee saya tambahkan juga. 34:33 Alhamdulillah endorser kita adalah 34:36 tokoh-tokoh nasional 34:37 yang awalnya ee teman-teman ee ragu 34:41 apakah ini masjid bisa besar bisa 34:43 tingkat nasional ya. Alhamdulillah 34:46 endoser kita adalah Pak JK, 34:48 Bang Fadli Zon, Pak Samsi Ali 34:51 ee apa Bang Sandiaga Uno. Heeh. 34:55 Itu Pak Kiai Yasir. Heeh. Bakti Nasir. 34:58 Alhamdulillah itu. 34:59 Oke. Jadi saya tambahkan juga ee Pak 35:03 Krisna, kebetulan memang ee tawaran 35:08 untuk membangun masjid di Jembrana itu 35:12 diberikan kepada orang-orang yang memang 35:14 menyukai tantangan 35:16 dan punya keyakinan walaupun enggak 35:21 punya uang. 35:21 Iya, betul. [tertawa] 35:22 Betul. 35:23 Tetapi karena melihat ada sesuatu yang 35:25 menarik. 35:26 Hm. Maka itu tantangan diterima. 35:29 H. 35:29 Nah, sebenarnya kan nama masjidnya 35:31 Raudatul Jannah. 35:32 Raudatul Jannah. Ratul jannah. Tetapi 35:34 karena dari 35:34 kurang Bali ya. 35:35 Orang Bali 35:36 enggak kurang Bali gitu. 35:37 Kurang kurang Bali. [tertawa] 35:39 Makanya kemudian begitu kita datang dan 35:42 membangun masjid yang lebih besar lagi 35:44 di samping masjid itu karena memang 35:46 masjidnya sudah mulai terkena abrasi ya. 35:49 Terkena abrasi. Maka kita bangun masjid 35:51 yang baru, yang lebih besar itu ee kita 35:54 namakan dengan nama yang baru, Masjid 35:56 Pantai Bali. 35:58 Biar kemudian langsung 36:00 orang mengenalnya dengan cepat bahwa ini 36:03 ada masjid di pantai dan di Bali. 36:06 [tertawa] 36:06 Ini branding kita ini 36:08 brandingnya jadi lebih mudah. 36:10 Alhamdulillah. 36:12 Nama ini jadi cukup menguat. 36:14 satu-satunya masjid di Provinsi Bali 36:17 yang memang menyandang nama seperti itu. 36:20 Dan karena di yayasan sendiri kita 36:24 menggunakan nama masjid ee Pantai 36:27 Nusantara 36:28 ini sebenarnya jadi pilot project. 36:31 sehingga kita berharap visi kita ke 36:33 depan itu kita ingin membangun ee masjid 36:36 pesisir di daerah daerah lain yang 36:40 kira-kira memang ee sama seperti di 36:43 Jembrana ini kalau pakai studi 36:46 visibility itu kayaknya enggak masuk 36:48 gitu, [tertawa] enggak layak gitu kan 36:49 ya. 36:50 Masyaallah. Tapi ternyata kita bisa 36:52 lakukan sesuatu bareng-bareng sama teman 36:54 yang lain dan banyak dukungan dari 36:56 masyarakat dan para tokoh 36:58 itu membuat keramaian di situ. 37:00 Oke. 37:01 Dan kalau sudah ada keramaian ekonomi 37:03 jalan. 37:04 Nah, itu yang kita jadi target. Karena 37:05 benar kata Pak Firmansyah, kebanyakan 37:08 masjid pesisir di Indonesia itu di 37:10 daerah-daerah dengan ekonomi yang agak 37:13 mengkhawatirkan gitu. Dan saya lihat 37:16 sendiri, saya sendiri dari pesisir ya di 37:18 Sumatera Utara sana itu saya lihat 37:20 sendiri pesisir-pesisir itu kalau sudah 37:23 ekonominya rendah, tingkat kejahatannya 37:25 juga meninggi. 37:26 Hm. 37:27 Nah, itu jangan sampai itu terjadi. 37:30 Makanya kalau kemudian kita tinaikkan 37:32 tingkat ekonomi masyarakat di pesisir, 37:35 mudah-mudahan tingkat kejahatan juga itu 37:37 otomatis akan berkurang. 37:40 Itu yang kemudian menjadi target kita 37:42 dan pilot projectnya di Bali. kita 37:45 berharap juga bisa meng-handle ee 37:48 pesisir-pesisir se-Indonesia. Itu 37:51 sebabnya kita sangat ee sangat santai 37:54 saja walaupun para pengurusnya di 37:57 yayasan itu berada kota-kota yang lain 38:00 dan kita selalu mengelolanya secara 38:02 online karena memang dari awal kita 38:04 memang harus membiasakan diri 38:07 mengelola ee sebuah masjid dan nanti 38:09 banyak masjid itu secara digital. Jadi 38:12 secara ee kerja digital kita cukup 38:16 kencanglah ya, cukup terbiasa sehingga 38:18 bisa mengelola masjid 38:20 event dari jarak jauh gitu kan. 38:22 [tertawa] 38:22 Mudah-mudahan itu jadi pembelajaran juga 38:24 buat teman-teman yang lain. 38:26 Oke, Iwan Wan Awat kami masih 38:27 berbincang-bincang dari teman-teman ee 38:31 pantai Bali namanya keren pantai Masjid 38:34 Pantai Bali. Ini ada maming. 38:37 Asalamualaikum. Apakah ada shuttle bus 38:39 yang menjemput dari airport atau dari 38:42 mana? 38:43 Iya, terima kasih. Ee insyaallah ke 38:46 depan memang ke arahnya sana. He. 38:48 Jadi ee 38:50 berbagai kendala ya karena ini ee apa 38:53 untuk akses 38:55 insyaallah kita ee saya coba berbagai 38:59 modal transportasi saya coba baik itu 39:01 pesawat ee base ee naik umum juga naik 39:05 apa angkutan darurat sana seperti Metro 39:08 Mini juga saya pernah naikin itu agar 39:11 kalau ada yang tanya insyaallah saya 39:12 bisa jawab 39:13 cara dari dari kalangan apa ee ee bawah 39:18 sampai atas itu bisa ee kalau dari atas 39:20 mungkin ee lewat ee pesawat ke Murahi 39:24 bisa atau turun dari Banyuwangi ee 39:28 kendaraan langsung juga bisa. Nah, kalau 39:31 dari yang mungkin ekonominya pas-pasan 39:34 mungkin bisa dari Denpasar pun naik umum 39:37 ada bis yang sampai jemrana. ee memang 39:40 dari masuknya itu ada kendala dan 39:43 insyaallah mohon doanya ee kami 39:45 dipercaya oleh Pak Bupati untuk ee 39:47 membangun masjid lagi nih. E bupatinya 39:50 non muslim tapi ee mengusulkan kita 39:52 untuk bangun masjid ee di pinggir jalan 39:55 raya juga ee kalau masjid pantai Bali ke 39:58 dalam. Insyaallah nanti ee kalau kita 40:00 punya rezeki kita akan ee membuat feeder 40:05 dari masjid yang di jalan utama jalan 40:07 nasional itu ke masjid pantai Bali. 40:09 Heeh. 40:09 Jadi mempermudah orang yang ee pengin 40:13 hiburan tapi kondisi uang pas-pasan. 40:16 [tertawa] 40:16 Insyaallah kita akan bantu sana. 40:19 Oke. Dari Bapak Rudi. Bagaimana kondisi 40:22 jalan di sana? Apakah mulus atau 40:25 bagaimana dari Bapak Rudi? 40:27 Alhamdulillah ee kondisi jalan mulus. 40:30 Sudah bis sudah bisa masuk. Jadi base 40:33 sampai ke masjid ya 40:34 sampai ke masjid. Jadi bis pertama masuk 40:37 adalah dari Joko Karyan. 40:39 Hm. 40:39 Rombongan Joko Karyan itu ada yang naik 40:42 bis, ada yang naik ee mobil. Banyak naik 40:45 mobil ya. Ada pesawat, ada yang apa ee 40:49 lewat daerah juga. Dan apresiasi untuk 40:52 almarhum ketika kami mau menservis 40:55 beliau enggak mau di hotel. Beliau 40:57 penginnya di tenda dan di masjid 40:59 tidurnya almarhum Pak ee Kiai Yasir. 41:03 Dan kita bersyukur juga diberi 41:06 kesempatan Allah bertemu persis seminggu 41:09 sebelum beliau wafat saya bertemu 41:10 menyampaikan bahwa lokasi tempat beliau 41:14 ee di tendanya itu sekarang jadi 41:17 pelatarannya ee miniatur Masjidil Haram. 41:20 Masyaallah. 41:20 Beliau senang itu. Heeh, senang. 41:22 Alhamdulillah. 41:23 Oke. Dari Bapak Irfan, bagaimana kondisi 41:26 salat Jumat di sana? Apakah banyak 41:27 jemaahnya dan mereka datang dari mana 41:30 saja? Dari Bapak Irfan. 41:32 Iya. Ee pada awalnya memang sepi itu kan 41:36 memang ee masjid ini lokasinya di 41:39 pelosok. 41:40 He. 41:41 Pelosok yang ee terbatas dibatasin 41:44 lautan, dibatasin oleh perkebunan 41:46 kelapa. Heeh. Tapi alhamdulillah ee 41:49 sekarang banyak yang apa dari luar yang 41:54 apa yang ingin wisata itu sekalian sal 41:57 cuma di sana. Heeh. Jadi perkembangannya 42:00 cukup signifikan lah dan ee perolehan ee 42:05 trom jumnya juga naik apa 300% lah. 42:09 [tertawa] 42:11 [terkesiap][berdehem] 42:11 Alhamdulillah kita senang dapat kabar 42:14 dari DKM sana yang semula ee ya kita 42:18 buka terserang ee semula itu sebelum 42:21 peresmian hanya R00.000. 42:24 Tapi ketika sampai sekarang itu 42:26 rata-rata perjumpaannya bisa sampai Rp3 42:28 juta. H. 42:29 Alhamdulillah. 42:30 Salaming. Kalau bisa di airport dan 42:33 pasar sudah ada informasi mengenai 42:37 masjid pantai Bali banner atau brosur 42:40 sehingga memudahkan para turis untuk 42:42 bisa ke sana. Ini saran 42:44 insyaallah. He saran yang bagus. 42:46 Oke. 42:46 Sudah sempat kita diskusikan. Mungkin 42:48 Kang Dedi bisa nambahkan kan? Heeh. 42:52 Kalau memang ee informasi itu dari 42:54 Airford itu memang sedang diusahakan 42:57 cuman kan memang butuh izin dan butuh 42:59 dana yang luar biasa. [tertawa] 43:02 Yang sementara ini yang baru kita bisa 43:04 lakukan itu bekerja sama dengan 43:07 anak-anak masjid ya. Jadi remaja masjid 43:10 di Masjid Pantai Bali tersebut. ee kita 43:14 bangun ee melakukan promosi itu melalui 43:18 sosial media. 43:19 Jadi ada di IG, ada di TikTok, bahkan di 43:22 Facebook juga mereka akan bikin 43:25 konten-konten yang kemudian untuk 43:27 menyebarluaskan 43:29 ee branding Masjid Pantai Bali ini 43:32 sehingga makin banyak yang tertarik dan 43:34 mencoba mencari sendiri. Jadi 43:38 kita menargetkan begitu terutama muslim 43:42 ya begitu terutama muslim begitu dia ke 43:44 Bali maka dia merasa akan belum lengkap 43:48 kalau belum ke Masjid Pantai Bali. 43:51 Masjid Pantai Bali. 43:54 Jangan lupa kalau Anda ke Bali mampir ke 43:56 Masjid Pantai Bali yang berada 44:00 di mana? Jembrana ya? Desa Cupel. 44:03 Jembrana. Iya. Jembrana Desa Cupel ya. 44:06 Ada yang tanya, apakah di Jembrana juga 44:07 ada masjid lain selain masjid pantai 44:09 Bali? 44:10 Iya. Ee ada itu. Kalau di Jembrana 44:12 relatif banyak 44:13 karena mayoritas muslim di Bali memang 44:15 di Karangas Asem di Jembrana. Heeh. 44:18 H. 44:18 Jembrana Klungkung juga itu. Heeh. Nah, 44:21 ini jembrana cukup menarik juga karena 44:24 ee pejabat-pejabatnya cukup toleran lah, 44:27 cukup welcome dengan keberadaan kita dan 44:30 ee 44:32 saya kira cukup ee relevan juga karena 44:35 [mendengus] sebagian besar pengunjung 44:36 dari Jawa, dari NTB yang kembali itu 44:40 muslim. 44:41 Oh, mampir sana. ini ee sayang kalau 44:44 tidak kita fasilitasi dengan sebuah 44:47 titik sebuah ee ekon ee destinasi wisata 44:50 yang ee kita sediakan setelah mungkin ee 44:53 berkunjung ke berbagai tempat di Bali ya 44:56 ee kita harapkan ya paling tidak umat 44:59 Islam yang dari Jawa mampir ke Masjid 45:01 Pantai Bali. 45:02 [tertawa] 45:03 Oke. 45:03 Jadi kalau ditambahkan secara demografi 45:07 sebenarnya Jembrana ini muslimnya cukup 45:10 banyak 45:11 sekitar 25% lah ya cukup banyak sehingga 45:15 masjid-masjid juga 45:16 ee cukup banyak di Jembrana. 45:19 Cuma memang belum ada yang menjadi 45:21 ikonik yang membuat kemudian bahkan 45:24 orang di luar Jembrana itu tertarik 45:26 untuk ke Jembrana. Dan tentu Pak Bupati 45:30 menjadi sangat tertarik kalau sesuatu 45:34 lokasi even namanya pun masjid itu 45:37 membuat orang tertarik untuk datang. Itu 45:39 berarti ee menghidupkan ekonomi di 45:43 Jembrana gitu. Ee ini yang menjadi daya 45:47 tarik luar biasa gitu. Walaupun ada 45:49 beberapa masjid yang lain, tetapi masjid 45:52 pantai Bali yang kemudian dibranding 45:54 agar menghadirkan orang bahkan dari luar 45:56 jembrana. Hm. Heeh. Saya ngebayang 46:01 di sana pasti souvenirnya bagus-bagus. 46:04 Gelas-gelas yang masjid tapi ada 46:06 motif-motif Balinya, kaos-kaos, 46:09 topi-topi. 46:11 Hmm. Barangkali kreatifnya 46:14 mesti canggih ini katanya. 46:16 Iya. Ya, terima kasih. Kita sudah 46:18 membuat inovasi yang salah satunya yang 46:20 saya pakai ini. 46:21 Oh, [tertawa] iya ya. Kopfnya tapi anu 46:24 ya. 46:24 Iya. Pak Kiai Jazir juga pakai ee ini 46:27 kita mau memperkenalkan kopiah jemrana 46:29 yang mungkin selama ini belum ada kopia 46:32 [tertawa] 46:32 ini. Ini ini seperti inilah ee 46:34 gambarannya yang saya pakai. 46:36 Ee selain itu memang ada produk tenun 46:40 yang ee dikelola oleh ee teman-teman 46:43 muslim dan nonmuslim itu ee tenun 46:46 jemrana ini cukup ee cukup unik, cukup 46:49 ee kreatif juga. itu akan kita angkat 46:52 juga melalui masjid ini. Nah, 46:54 [mendengus] ee inovasi lainnya adalah ee 46:58 omplok omplok layar yang tadi layar dan 47:01 ada ini miniatur ee oleh-oleh yang 47:04 berupa perahu-perahu yang dibuat oleh 47:06 anak-anak itu. 47:07 Jadi ada apa? Jukung mini 47:09 dari kayu. Dari kayu 47:10 ee dari kayu gabungan kayu sama bambu 47:13 jukung mini. 47:15 Nah, insyaallah ee di festival nanti 47:16 akan kita lombakan 47:18 ee karena ee cukup menarik bagian anak 47:21 itu. 47:22 Dari jukung mini. Heeh. 47:24 Oke. Ini ada minta detailnya. 47:26 Pemandangan di masjid pantai Bali apa? 47:29 Di depan apa? Sebelah kanannya apa? 47:31 Sebelah kiri belakangnya apa? [tertawa] 47:34 Dia pengin gambaran 47:37 sebelah kanan. sebelah kanannya apa 47:38 sebelah? 47:39 Iya. Gambaran dari Masjid Pantai Bali ee 47:43 yang itu ada yang pasti ada satu titik 47:47 yang hanya ada di Masjid Pantai Bali 47:49 adalah ee miniatur Masjidil Haram dan ee 47:53 yang ada Ka'bahnya. Kedua ee 47:57 ada pemandangan laut yang cukup menarik 47:59 karena barat ya. 48:01 Iya. Itu terlihat Pulau Jawa. 48:03 Oh. 48:04 Heeh. Ee jadi kalau malam pun ada 48:05 lampu-lampu dari Jawa itu kelihatan. 48:07 Heeh. 48:08 H. Banyuangi ya apa? 48:09 Banyuangi. Banyuwangi. Heeh. 48:12 Banyuwangi. Lalu ee kalau dari masjid ya 48:15 sebelah kiri itu ada kafe e sekitar 48:17 enggak sampai 100 m lah. 50 itu 100 m 48:21 itu ada kafe yang banyak anak-anak muda, 48:23 turis juga sudah mulai berkunjung ke 48:25 sana. ee sebelah kanan memang ee itu ada 48:30 lokasi yang masih apa masih ee tanda 48:34 kutip masih perawan lah. Itu kalau kita 48:37 kembangkan cukup keren karena ee 48:39 landscape-nya itu menarik. Heeh. Cuma ee 48:43 belum dioptimalkan itu. Heeh. 48:45 Masih keterbatasan. 48:46 Sebenarnya pergebunan kelapa ya di 48:47 sebelah timurnya apa di belakang itu 48:49 apa? 48:49 Ee pergebunan kelapa. 48:50 Perburan kelapa ya. 48:51 Heeh. Utara sampai timur itu perburan 48:53 kelapa. Heeh. 48:55 Waduh, indah sekali ya. Ee kalau di 48:59 YouTube-nya itu Masjid Pantai Bali 49:03 atau Festival Masjid Pantai Bali. Heeh. 49:05 Wah, fantas biaya pantai Bali. Masjid 49:09 Pantai Bali ini. Boleh tahu? Mohon maaf 49:11 biayanya dari mana untuk membangun ini? 49:13 Waduh. [tertawa] 49:16 Ya, saya sampaikan ke teman-teman ini ee 49:20 biayanya itu semua jalur dari langit 49:23 lah. [tertawa] 49:25 Karena dari awal ee ketika saya ke sana 49:28 pun ee 49:30 dana dari KM itu hanya sekitar ee Rp0 49:33 juta. Heeh. 49:34 Tapi bagaimana mimpi ini bisa terwujud? 49:37 R juta kurang sekali ya. 49:38 Hanya kurang sekali. Dan ini sekarang 49:40 sudah sekitar total dengan kegiatan 5 M 49:43 sudah lebih lah itu. 49:44 Hm. Ee tapi modalnya itu tadi keyakinan. 49:47 Jadi kalau kita belajar dari ee Nabi 49:51 Ibrahim 49:51 he 49:52 luar biasa itu Nabi Ibrahim dari Irak ke 49:54 Palestina ke beberapa negara sampai ke 49:57 titik Makkah bangun Masjidil Haram itu 50:02 zaman dulu enggak ada Google. 50:04 He [tertawa] 50:04 enggak ada peta juga. Tapi dengan modal 50:07 keyakinan jalur langit itu enggak pakai 50:10 peta, enggak pakai nyampai. 50:12 Nah, bisa bangun juga yang ee bangun 50:15 satu bangunan ya, melanjutkan 50:17 pembangunan dari Nabi Adam ya ee satu 50:19 Ka'bah itu pun ee dengan model apa 50:22 adanya dan keyakinan. 50:24 Bahkan ketika ee berseru untuk haji itu 50:28 kan enggak ada orang. Hm. 50:29 Tapi dengan modal keyakinan yang seperti 50:31 ini hasilnya sama yang kita lakukan. 50:34 Walaupun banyak yang meragukan, banyak 50:36 tidak percaya, ee jauh dari Jakarta dan 50:40 jauh dari apa teman-teman lainnya, 50:42 alhamdulillah bisa terwujud gitu. 50:44 Oke. Dari Bapak, Bapak Koko, siapa saja 50:47 pejabat pemerintah yang sudah kata atau 50:50 orang-orang terkenal yang suka ke sana? 50:52 Siapa saja? 50:52 Nah, 50:53 kalau itu yang sudah ya ee 50:56 ee adalah Pak Marungkar, artis 50:59 ee Bu Nini Elkarim. 51:02 Hm. He. 51:02 Lalu Pak Fadul Imansyah ini Kepala BPKH. 51:05 He. 51:06 Heeh. Memang Februari lalu Pak JK itu 51:09 sudah pengin ke sana 51:10 untuk peresmian tanggal 7 Februari 51:14 ketika ee ajudannya empat orang 51:16 protokoler ee apa Pak Jika dari Denpasar 51:21 ke Jembrana mengeluh. 51:23 Jauh. Kasihan Pak Jika kalau sana 51:25 akhirnya kita cari alternatif lewat 51:27 Banyuwangi 51:28 ee itu lebih mudah lebih cepat. Tapi 51:31 wallahu alam terkendala oleh ee waktu 51:33 itu ee hujan besar dan akhirnya beliau 51:37 online dengan Pak Bupati. Heeh. 51:39 Ee tapi beliau berniat tetap ingin ke 51:41 sana. 51:42 Jadi kalau yang sudah itu ee tadi yang 51:44 saya sampaikan Pak Masukar, 51:46 Bu Nini Alkarim ee dan Pak Fadul 51:49 Imansyah. Nah, kenapa ini tadi 51:51 disinggung mana film? ini bagian dari ee 51:55 keindahan Islam lah. E ini yang jarang 51:58 dilakukan ada 5E tadi, edukasi, ada 52:03 ekonomi, ada ekologi. Ekologi ini kita 52:05 bekerja sama dengan IT dan ee ITB. Ee 52:10 kemarin Profesor Nyoman Bogek dan 52:13 Profesor Sahril dari guru besar ITB 52:16 datang ee bulan kemarin untuk nanganin 52:18 abrasi itu. Heeh. Lalu E4 empati yang e 52:21 yang terakhir yang jarang dilakukan oleh 52:23 masjid adalah entertain. Heeh. Nah, 52:26 termasuk program kita entertain adalah 52:28 menghadirkan sutradara 52:30 ee menghadirkan ee bintang-bintang film 52:33 ke sana. 52:33 Hm. 52:34 Ee untuk ngangkat ee marwahnya masjid 52:37 bahwa masjid ini bukan hanya memberikan 52:40 keindahan, keberkahan untuk khusus umat 52:42 Islam, tapi nonmuslim pun bisa 52:45 ee bisa menikmatinya lah. 52:47 Warna cat masjid ini apa? ee cat 52:49 kebanyakan putih dan hijau 52:52 e krem putihnya krem. Heeh. 52:55 Baik Iwan dan Nawat kami masih 52:57 berbincang-bincang dari teman-teman 52:59 pengurus masjid pantai Bali yang keren 53:03 ini banyak pengin lihat fotonya nih. 53:05 Mesti Neza bisa tampilkan foto-fotonya. 53:09 He foto-foto Masjid Bali. 53:11 Oke. Ee 53:14 ee 53:17 ada paket tour ke arah sana enggak dari 53:19 Jakarta? Waduh. 53:21 Iya. 53:22 Tantangan nih. 53:22 Betul. Jadi ee beberapa travel sudah 53:26 kita hubungin ee saya enggak nyebut 53:28 nanti karena untuk [tertawa] promosi ya. 53:31 ee sudah ee minat juga ee insyaallah 53:34 untuk festival ini sudah bekerja sama 53:36 dengan itu travel-travel yang 53:38 bersangkutan untuk ee tur ke masjid 53:40 pantai Bali itu. Heeh. Oke. Sebenarnya 53:43 kita lagi menseleksi ya. 53:44 Iya [tertawa] betul istilahnya gitu. itu 53:47 kesannya kok sombong nyeleksi ada 53:50 beberapa yang minat baik itu travel haji 53:52 umrah maupun travel untuk wisata itu. 53:57 Oke. 53:59 Ee di counter itu mesti ada coklat untuk 54:03 kerja sama masjid dengan pabrik cokelat 54:06 di sana dan khas 54:07 masjid pantai Bali. 54:09 Oke, 54:10 silakan dijawab. 54:11 Iya. nya ya. Itu baru rencana kita kan 54:14 ya memang ada niat ke sana bahwa 54:17 kontor-kontor itu memang akan dipenuhi 54:19 oleh ee UMKM di Bali dan diharap juga 54:23 menjadi ciri khas Masjid Pantai Bali 54:25 terutama memang coklat ya cokelat dan 54:28 produk-produk dari kelapa kelapa buah 54:31 itu juga cukup menarik sehingga 54:33 teman-teman ee di sana di yayasan itu 54:36 melakukan banyak pelatihan agar kemudian 54:39 masyarakat di sana itu bisa melakukan 54:41 mengolah sendiri He. 54:43 Kemudian kita ajarin juga urusan 54:45 brandingnya sehingga ee bisa terbangun 54:48 UMKM yang terkait dengan kelapa, terkait 54:52 dengan cokelat, dan juga sebenarnya 54:57 ini ya agar-agar laut itu apa produk 55:00 laut i 55:02 rumput laut. Rumput laut itu juga sangat 55:03 luar biasa di Jembrana itu luar biasa 55:06 rumput lautnya termasuk kualitas tinggi 55:08 juga itu belum 55:09 belum dimanfaatkan maksimal. 55:12 Nah, kita juga nanti akan masuk ke situ 55:14 agar kemudian itu menjadi produk 55:16 unggulan buat Jembrader. He. 55:18 Paling tidak ee jadi oleh-oleh yang yang 55:22 berkesan ya kalau datang ke Masjid 55:24 Pantai Bali. 55:26 Iya. Jamur rumput laut yang sudah ada 55:28 teman yang sudah ngembangkan sana sudah 55:30 ada pelatihannya juga. 55:32 Heeh. 55:33 Kalau bisa teman-teman dari Masjid 55:34 Pantai Bali undang ee 55:37 penceramah-penyemahan terkenal seperti 55:39 Abdul Somad, Ustaz di Hidayat atau Dasad 55:43 supaya mereka juga ikut berpromosi. 55:46 Wah, 55:46 iya 55:47 itu saran 55:48 ya. Makasih. Ee kalau Ustaz Adida, saya 55:51 sudah bertemu langsung mungkin karena 55:53 beliau masih sibuk. 55:54 Heeh. Lalu ee endorser kita Mama Dedik 55:58 itu mudah-mudahan bulan Desember sana. 56:00 Heeh. He. 56:01 Jadi endorser pertama kita adalah 56:02 Mamade. Ee saya sudah bulan kemarin ee 56:07 bertemu beliau. Mudah-mudahan beliau 56:09 bisa berkenan hadir apa ee tablig akbar 56:13 di ee Masjid P Bali. 56:15 Oke. 56:16 Adakah sejadah yang khas Bali yang 56:18 dibuat di sana? Sejadah yang khas Bali 56:22 itu 56:22 e baru peci ya? 56:24 Iya. Baru peci ini 56:26 ya. Insyaallah ee insyaallah nanti akan 56:28 kita kembangkan. Terima kasih, Mbak 56:30 masukannya. Ini masih baru peci ini. Ini 56:33 pun masih terbatas. 56:33 K pantai Bali ini banyak yang bisa 56:35 digarap karena kan di Bali itu orangnya 56:38 kreatif-kreatif ya. Iya, insyaallah. 56:39 Oh, iya. Jadi, festival budaya nanti itu 56:42 apa saja yang akan ditampilkan? 56:43 Iya. Ee ya tadi saya sampaikan di 56:46 daratan itu ada bawe. Ee malamnya itu 56:49 biasanya kita ada pawe obor. 56:51 Heeh. 56:52 Lalu ee paginya ada pawai yang diikutin 56:54 oleh umat Islam dan nonmuslim lah. 56:57 Karena ee SD-nya SD negeri dan 56:59 masyarakat umum lah. Ada puncak. Lalu 57:02 ada juga ee busana ee ini nelayan tempo 57:07 dulu. 57:08 Nelayan tempo dulu. 57:09 Nanayan tempo dulu. Jadi ada apa ya 57:12 fashion show [tertawa] tempo dulu kayak 57:14 apa itu? 57:16 Jadi yang ada yang bawa bakul ada 57:18 pokoknya ini ya zaman dulu nelayan. 57:20 Heeh. Lalu ini ee terutama yang kemarin 57:25 ee ee tahun lalu menang adalah ee 57:27 produk-produk dari sampah. Jadi ada 57:30 anak-anak muda yang dari membuat busana 57:33 dari kresek itu 57:34 pakaian-paket kresek itu yang ee 57:36 juaranya itu tahun lalu. 57:38 Lalu ada drum juga. 57:40 Ada drumand. Heeh. Tablig kabar ada 57:42 lomba-lomba untuk ee azan, lomba 57:45 menggambar untuk anak-anak ada. Lalu ee 57:49 peta seni juga ada peta seni. Nah, untuk 57:52 di lautan seperti tadi saya sampaikan 57:54 ada lomba mancing, lomba dayung sampan, 57:58 lomba perahu layar itu. Heeh. Itu di 58:01 udara drone insyaallah kita lengkapi 58:03 juga layang-layang itu. Heeh. 58:05 Tambahin nanti lomba menyelam juga kali 58:07 ya. [tertawa] 58:09 Insyaallah. Oh, ya. Ada workshop juga 58:11 biasanya ada kayak pelatihan membuat 58:13 jamu. Ee waktu itu 58:15 ee 58:16 jamu yang sudah diproduksi oleh 58:19 masyarakat dijual waktu itu sempat itu 58:21 dalam satu festival bisa habis 500 lebih 58:24 kup itu. Heeh. 58:25 Masyaallah. 58:25 Jamu. Heeh. Itu 58:27 jadi potensial juga untuk pengembangan 58:29 jamu. Heeh. 58:30 Oke. 58:33 Apakah festival itu akan diadakan di 58:35 masa libur supaya kami di Jakarta bisa 58:38 ikut ke sana? Wah, itu masa libur enggak 58:40 itu ya? 58:41 Ee kalau itu bukan masa libur, tapi ya 58:44 memang pas liburan ya tanggal 27 58:47 September itu hari ee Ahad tanggal 3 58:53 biasanya maraton ee dari Jumat Sabtu 58:55 Minggu lalu ee berakhir di hari Sabtu. 58:58 Heeh. 58:59 Sabtu seminggu berikutnya itu. He 59:01 tanggal 3. He 3 Oktober itu hari libur 59:04 juga. Heeh. Ini yang tanya berapa meter 59:08 jarak masjid ke pantainya? 59:10 Iya, 59:12 jarak masjid ke pantai itu sekarang 59:14 semakin dekat. Dulu itu ratusan karena 59:16 apa? Ee di lahan penduduk ee pemungkinan 59:21 itu tenggelam. 59:22 Oh. 59:22 Kena berasi. Makanya ini ee cukup cukup 59:26 riskan juga menurut Profesor Sahril dari 59:31 guru besar ITW itu kalau dibiarkan 59:33 masjid ini sekitar ee 10 15 tahun lagi 59:37 habis 59:38 masjid lama itu 59:40 yang akan kita jadikan situs budaya. 59:43 Hm. 59:43 Jadi ee kita sedang berusaha keras untuk 59:46 ee penanganan abasi. Kita juga sudah 59:48 mengajukan ke BUPR bekerja sama dengan 59:51 Palai Pantai Provinsi Bali. Sudah ada 59:53 penelitiannya juga. Cuma memang belum 59:56 terealisasi ini ee operasi. Jadi 59:58 jaraknya sekarang itu ee sekitar ee 1520 1:00:03 m lah kalau dulu. 1:00:04 Oh dekat sekali ya. 1:00:05 Dekat sekali. Memang keuntungan kita di 1:00:07 tebing. 1:00:09 Ee di tebing pun ee yang awalnya banyak 1:00:11 yang ini jadi kendala justru kita balik 1:00:14 jadi keuntungan. Karena apa? Kalau di 1:00:18 daerah lain di Banyuwangi, di daerah air 1:00:22 kuning itu lomba perahu layar itu ee 1:00:25 datar ininya 1:00:26 ee pantainya. Nah, kalau kita tebing 1:00:29 justru di tebing ini kita akan memb 1:00:31 jadi kalau lihat maut ke bawah gitu. 1:00:33 Iya. Kita akan ee bangun semacam 1:00:36 ambiitater lah ee panggung seperti apa 1:00:39 ee teater itu seperti panggung untuk 1:00:42 nonton 1:00:42 ee teater ataupun stadion. Jadi nanti ee 1:00:48 melihat cloudnya lebih enak. Heeh. Dan 1:00:50 bisa camping juga di situ. 1:00:52 Ee ketika ee Joko Karyan ee hadir 300 1:00:56 orang, campingnya ya di Tebing juga itu 1:00:59 ada. 1:00:59 Oke. Apa usaha dari 1:01:03 panitia untuk mengajak turis-turis asing 1:01:06 juga ke sana? 1:01:08 Iya. 1:01:09 Mong 1:01:09 dari Bapak Saoka nih. 1:01:13 Kalau untuk ngajak turis asing ya ee 1:01:16 kemungkinan 1:01:17 karena memang kita juga punya tidak 1:01:20 punya dana yang tidak terbatas gitu 1:01:22 sehingga kita akan lebih banyak 1:01:24 menggunakan sosmat. He 1:01:25 kita sosm. Nah, biasanya sosm ini kita 1:01:29 ee lakukan iklan itu ee per target. Jadi 1:01:34 kita akan targetkan untuk turis asing 1:01:36 itu sebenarnya yang paling rajin ke Bali 1:01:39 itu dari turis-turis yang mana aja. 1:01:42 He. 1:01:42 Dan selain yang muslim, yang 1:01:45 nonmuslimnya mana yang memungkinkan 1:01:48 mereka itu lewat Gilimanuk? 1:01:50 He. 1:01:51 Karena ini kita menargetkan sebenarnya 1:01:53 buat turis yang melewati Gilimanuk dari 1:01:56 [berdehem] Banyuwangi ke Denpasar. itu 1:01:58 yang menjadi target yang sangat sangat 1:02:01 utama diprioritaskan karena kalau dia 1:02:04 melewati Gilimanuk 1:02:06 maka cukup hanya sekitar 10 20 menit 1:02:11 sudah bisa nyampai 1:02:12 he 1:02:12 ke Masjid Pantai Bali untuk kemudian 1:02:15 bisa menikmati 1:02:17 ee pantainya kalau beliau tidak bisa 1:02:20 menikmati masjidnya gitu kan ya. 1:02:22 Oke. 1:02:23 Iya. tambahan ini 1:02:24 ee jadi ada zamannya Bang Sandi itu ada 1:02:29 program 3B 1:02:31 jadi ee Bali Barat ini Jembrana ya Bali 1:02:33 Barat ada Banyuwangi dan Bali Utara 1:02:36 itu ada kerja sama 3B ini untuk 1:02:39 pariwisatanya. Heeh. Dan sudah mulai di 1:02:42 digalakkanlah untuk ini. Dan satu 1:02:44 keunggulan lagi di ada akses langsung 1:02:47 dari Banyuwangi ke ee Denbas lewat B. 1:02:51 Nah, kita berharap kalau ada investor 1:02:54 yang ee bisa bantu kita, kita akan ee di 1:02:58 depan masjid Pantai Bali itu kita pengin 1:03:00 ada ee dermaga itu. 1:03:02 Hm. 1:03:02 Kita bangun dermaga agar bot-bot ini 1:03:05 yang dari Banyuwangi ee mampir sehingga 1:03:08 ke situ ya, 1:03:09 merapat ke sini. Heeh. Atau sebelum 1:03:11 nyampai ke pengambengannya merapat ke 1:03:13 sini. Heeh. Insyaallah dengan adanya itu 1:03:15 pertumbuhan jemrana khususnya Masjid 1:03:17 Pantai Bali akan semakin ee 1:03:20 berkembanglah itu. 1:03:21 Oke, lihat aja jemana coklatnya. 1:03:23 Coklatnya terkenal loh sampai diekspor 1:03:25 ke Swiss ya. [mendengus] 1:03:27 Oke. Ee kelihatannya kita sudah diwat 1:03:30 oleh waktu. 1:03:31 Ee terima kasih Mas Firman Syahdi mih 1:03:35 juga Bapak Dedi Rahman. Terakhir ada 1:03:38 yang mau disampaikan 1:03:40 sebelum kita berpisah ini? 1:03:41 Iya. Sebelum berbisa kami dari 1:03:45 ee tim masjid Pantai Bali yang ee atau 1:03:48 dari Yayasan Masjid Pantai Nusantara 1:03:50 yang diberi amanah oleh masyarakat untuk 1:03:53 ee membangun dan mengelola mes pantai 1:03:55 ini. Sekali lagi mengucapkan terima 1:03:57 kasih kepada pendengar setia Radio 1:04:01 Silaturahim dan juga Radio Silaturahim 1:04:03 yang keren ini. Mudah-mudahan tambah 1:04:05 sukses, tambah berkah, 1:04:07 dan insyaallah ee Islam yang rahmatan 1:04:09 lil amin bisa kita wujudkan di ee Bali 1:04:12 ini. 1:04:12 Terima kasih. 1:04:13 Baik, kami akan bacakan nomor telepon 1:04:15 yang Anda bisa hubungi untuk 1:04:16 bertanya-tanya mengenai Masjid Pantai 1:04:20 Bali di mana gimana caranya untuk bisa 1:04:22 ke sana. Ini nomor teleponnya Bapak 1:04:25 Firmansyah Dimi nomornya 0811. 1:04:31 Bapak Firman Sinmin adalah ketua Yayasan 1:04:35 Masjid 1:04:36 Pantai 1:04:37 Pantai Nusantara. Kami ulangi lagi. 1:04:40 08111 1:04:42 satunya tiga kali. Kemudian 74 778 1:04:47 08111 1:04:50 7478 1:04:53 0811174778. 1:04:58 Masjid Pantai Bali. 1:05:00 Bisa saya dengan satu ayat? 1:05:01 Silakan. Silakan. 1:05:02 I ini adalah bagian perwujudan kita 1:05:04 semua agar kita semua bisa menjadi 1:05:08 orang-orang yang dicintai oleh Allah. 1:05:10 Inallah yuhibbadina yuqtil 1:05:15 marsus. Terima kasih. Billahi taufik 1:05:17 walhidayah wabah. Alalamualaikum 1:05:19 warahmatullahi wabarakatuh. 1:05:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:22 wabarakatuh. Terima kasih Mas 1:05:24 Firansyahdimi juga Bapak Dedi Rahman 1:05:28 sebagai ketua departemen media dan 1:05:31 komunikasi Yayasan Masjid Pantai 1:05:33 Nusantara. Mudah-mudahan banyak yang 1:05:36 berminat untuk ke sana ya. 1:05:37 Oke saya Muhammad Krishna kemudian dan 1:05:41 Algi mohon pamit. Wabillahi taufik 1:05:43 walhidayah. Asalamualaikum 1:05:44 warahmatullahi wabarakatuh.