Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Jadi, setan tidak senang ketika ada
- orang
- mendengarkan hal-hal yang baik.
- La tasma'u li hadzal Qur'an wal ghau
- fihi la'allakum taghlibun.
- Kata Allah Subhanahu wa ta'ala.
- Orang-orang kafir menyatakan, "Jangan
- kau dengarkan Qur'an.
- Tetapi, buatlah gaduh
- ketika ada orang sedang baca Qur'an agar
- kalian
- itu
- eh men dapatkan kemenangan menghadapi
- orang Islam."
- Jadi,
- kenapa orang lebih senang mendengarkan
- musik?
- Mungkin minimalnya ada tiga ini
- penyebabnya.
- Satu, dia tidak tahu
- bahwasanya Qur'an itu bisa menenangkan.
- Yang kedua, karena nafsu. Nafsu ini ada
- dua, dari diri diri sendiri maupun eh
- dari setan.
- Jadi, setan tidak senang ketika ada
- orang
- mendengarkan hal-hal yang baik.
- Dalam sebuah hadis disebutkan, ketika
- ada suara azan
- karena orang yang mendengarkan azan
- ini akan dibukakan oleh Allah
- pintu surga, tujuh pintu surga.
- Lewat pintu mana saja dia ingin masuk,
- disilakan.
- Nah, setan goda
- supaya kita tidak mendengarkan
- azan. Sehingga orang coba saja banyak
- orang yang dengarkan
- eh
- azan. Walau azan paling berapa menit, 10
- menit. Rasanya lama
- benar. Nah, itu di tas yang kedua. Nah,
- yang ketiga karena lingkungan.
- Eh, lingkungannya biasa
- eh ingar bingar
- ya akhirnya dia tidak mau, tidak bisa
- mendengarkan Quran.
- Memang Quran ini sebetulnya satu bacaan
- yang mau dibaca
- di mana saja, itu dia sesuai. Tapi
- karena memang lingkungan kadang-kadang
- yang tidak mau sesuai,
- maka tidak bisa dia mendengarkan Quran.
- Contoh saja orang yang di night club.
- Nah, itu. Enggak ada yang mereka
- dengerin Quran, tapi mereka maunya
- mendengarkan yang lain. Itulah sebabnya.
- Oleh karena itu mari kita buat situasi
- lingkungan kita untuk bisa
- mendengarkan Alquran.