Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Brail TV. 0:11 [musik] 0:16 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 0:18 subhanahu wa taala. Tiba kita di sesi 0:20 dialog spesial topik berita edisi hari 0:23 Jumat. Kita sudah terhubung dengan 0:25 narasumber kita Ustaz Abdullah Heha 0:28 Mahua di ujung telepon. Halo. 0:30 Asalamualaikum warahmatullahi 0:31 wabarakatuh, Bang Dula. 0:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:35 wabarakatuh, Mas Angga. [berdehem] 0:37 Bagaimana Jumat pagi hari ini? Sehat ya, 0:39 Bang Dola? Ya. 0:40 E sehat. Cuma apa namanya ada ratusan 0:43 ribuan anak-anak keracunan sama MBG. 0:48 Tapi satu anak saja yang protes, yaitu 0:50 anak Krakat itu yang protes. 0:53 Masyaallah. 0:53 Dan saya dapat saya dapat dampaknya 0:55 yaitu mulai batuk-batuk. 0:58 Dan sekarang ee saya sekarang di Ambon 1:01 sekarang ada silaturahim. 1:03 Oh, jangan lupa pakai masker ya, Bang 1:05 Dula ya. 1:06 Wah, [tertawa] 1:08 semoga selalu sehat terus nih, Bang Dola 1:10 nih. 1:11 Bang Dula, kita menyoroti beberapa hal e 1:13 tadi sudah disinggung bahkan gitu ya 1:16 ee masalah ee MBG gitu ya. Ini menyeruak 1:20 terus disoroti gitu ya. ee kehilangan 1:24 nir empatinya bukan hanya pemerintah ini 1:27 yang kehilangan ee empati, yang 1:30 kehilangan nurani, ternyata semua yang 1:34 terlibat gitu ya di produksi MBG-nya 1:36 juga gitu. Dari mulai atasnya sampai ke 1:40 bawahnya korban terus berjatuhan gitu 1:43 ya. Eh ternyata ee ee apa istilahnya ya? 1:48 Jubir-jubir pemerintah juga ini sekarang 1:50 malah bertambah. banyak nih yang 1:52 menunggung apa yang yang 1:54 apa mendukung MBG gitu ya, mendukung e 1:57 COPD gitu ya. Jadi suara-suara kritikan, 2:00 suara-suara 2:01 untuk ee segera MBG ini dievaluasi 2:04 tantangannya makin berat ini. Ee Bang 2:06 Dula, bagaimana Bang Dola melihat ee apa 2:10 ya istilahnya itu jaringan yang kuat ini 2:12 gitu ya mempertahankan ee MBG gitu ya ee 2:16 dari semua kekurangannya, dari semua 2:20 kelemahannya seperti tidak berdaya 2:22 masyarakat ini. Terus yang kedua, Bang 2:24 Dula, kita juga ingin ee menyoroti kalau 2:27 tadi jaringan sekarang ini urusan kasus 2:31 korupsi kuota haji kan merembet terus. 2:35 Saya teringat kalau dulu tuh ada kasus 2:38 ee buku tulisan gitu ya, gurita cekas. 2:42 Nah, sekarang nih hampir-hampir mirip 2:44 gurita, korupsi, haji. 2:46 Menteri-menterinya sekarang KPK juga 2:48 lagi menulusi lagi nih, mantan menteri 2:50 Menpora lah atau sekarang juga ada 2:52 Nusran Wahid juga yang masuk ke radar 2:55 gitu ya. Belum lagi radar-radar lainnya. 2:57 Jadi aliran dananya bukan hanya di satu 2:59 yang pernah kita singgung ke Solo tapi 3:02 banyak sekali aliran ke mana-mana gitu 3:04 ya. Nah, ini dua hal ini dulu. E, Bang 3:07 Dula bagaimana perlu menyorotinya? Ya. 3:09 Yang pertama soal MBG. 3:13 Di dalam teori fisika kalau kita 3:17 apa namanya menekan tembok maka ada 3:21 reaksi balik yang sama. Nah, seperti 3:24 itu. Jadi aksi minus reaksi seperti itu. 3:28 Jadi karena MBG itu adalah program 3:30 unggulan dari Prabowo seperti itu. 3:34 Sehingga demikian maka ee mau dan tidak 3:38 mau harus dipertahankan dengan alasan 3:40 apapun. 3:41 H 3:42 saya sudah 2 hari di Ambon ini saya 3:44 mendengar cerita tentang korban-korban 3:48 dari MBG cukup banyak. H 3:50 kemarin pagi saya 3:52 kuliah umum di UMPTI Visipol UMPTI 3:56 dan pertanyaan pertanyaan dari mahasiswa 3:59 bahkan juga dari para dosen itu 4:01 mempersoalkan MBG. 4:02 H. Jadi saya ee menjelaskan bahwa 4:07 sebenarnya saya kisahkan kembali 4:10 pengalaman saya di Malaysia yang saya 4:11 pernah ceritakan bahwa ketika anak saya 4:14 SD kelas 1 pulang bawa roti panjang 4:18 dengan kotak ee 4:21 susu yang tinggi itu. Saya tanya anak 4:23 saya semua murid dapat? Enggak, cuma 4:25 beberapa orang. Ternyata ee saya baru 4:29 tahu bahwa waktu pendaftaran sekolah itu 4:33 ee saya isi formulir itu penghasilan R 4:36 bulan R500. Karena saya baru berapa 4:38 bulan di Malaysia belum ada pekerjaan 4:40 tetap jadi saya isi R500. 4:42 He. 4:42 Jadi salah seorang saya mengatah, "Iya 4:44 pantas." Saya bilang, "Kenapa?" Itu 4:46 miskin. Kalau RM500 itu miskin. 4:48 He. 4:48 Ee jadi kalau minimal itu RM800. Ras 4:52 berarti 3,2 juta kan itu dianggap miskin 4:55 sehingga kemudian diberikan santunan 4:58 berupa roti dan ee susu 5:02 apa namanya susu. Nah, jadi itulah 5:04 MBG-nya Malaysia itu 40 tahun yang lalu. 5:08 4 tahun jadi langsung sekolah. Nah, 5:10 [berdehem] karena itu kepada ee para 5:13 dosen dan para masuk umpati kemarin saya 5:15 katakan kalau MPG dilakukan karena itu 5:18 harga mati bagi Prabowo karena itulah 5:20 yang membuat dia terpilih seperti itu. 5:22 Maka kemudian 5:24 ada skala prioritas yang itu daerah 3T 5:28 terdepan terluar termiskin. 5:30 He. 5:31 Jadi misalnya di Papua sana, kemudian di 5:34 Aceh, di Kalimantan Utara, 5:36 di daerah terluar, terdepan, termiskin. 5:39 H. 5:40 Nah, kemudian bukan melalui apa yang 5:44 disebut dengan SPPG dan seterusnya, tapi 5:48 langsung melalui seperti bansos. Jadi, 5:51 Kementerian Sosial itu sudah punya data. 5:54 Iya. 5:55 Orang miskin, separuh miskin dan 5:57 seterusnya. Jadi kemudian sehingga tidak 6:00 keluar biaya, 6:01 tidak keluar biaya 6:02 apa, beli sepatu, beli kaos, beli apa 6:05 segala macam karena ee sekolah langsung 6:08 itu 6:08 perangkatnya sudah ada. 6:10 ee dikirim langsung kepada yang 6:12 bersangkutan dan orang tua lebih tahu 6:16 apa keperluan anak-anaknya, kebutuhan 6:18 anaknya. Coba ee Mas Angga 6:21 Jakarta itu kan semua murid sekolah SD 6:24 sampai SMA Jakarta terima kan? 6:27 He. 6:27 Padahal orang Jakarta itu cuma 4,0 6:31 kom 4,03% 6:34 orang miskin Jakarta 6:36 kalau Papua itu 30% orang miskin. He. 6:39 Kalau Maluku itu 14, sekian%. Itu 6:42 menurut data BPS. 6:44 Iya. 6:44 Tapi kalau menurut data wellbank itu kan 6:47 60,2% 6:49 orang Indonesia miskin kan. 6:50 Nah, seperti itu. 6:52 Ee jadi dengan begitu Depsos sudah punya 6:55 data. Okelah kita pakai data yang dari 6:58 BPS. 6:59 He. 7:00 Nah, maka kemudian itu bisa diproses. 7:03 Yang seperti itu sudah berjalan selama 7:05 proyek SB dikirimkan. maka orang tua 7:08 bisa menggunakan untuk keperluan apa 7:10 sebab apa ada 7:12 ee misalnya ee pengalaman saya seperti 7:15 sebagai orang Ambon itu kan ee saya 7:18 makan nasi itu waktu saya kecil itu 7:21 hanya pada hari Jumat. 7:22 Hm. 7:22 Jadi hari Jumat itu di kampung saya itu 7:25 raya kecil yang selain hari Jumat makan 7:28 sag, makan ubi, makan singkong seperti 7:31 itu. Jadi 7:32 seminggu sekali ya nasinya ya? 7:34 Iya. e seminggu sekali seperti itu. Jadi 7:36 di Papua Barat itu orang tidak familiar 7:39 dengan nasi, orang familiar dengan 7:41 papeda. Papeda itu dari sagu kemudian 7:43 buat seperti kanji begitu apa kemudian 7:46 dengan buah ikan apa segala macam. 7:48 Jadi daerah-daerah itu tidak bisa 7:50 disamaatakan seperti yang dilakukan oleh 7:52 MBG. Nah, karena itu saran saya adalah 7:56 supaya lewat depos seperti bansos untuk 8:00 daerah terluar, terdepan, termiskin. 8:03 Maka kemudian efisiensi yang dimaksudkan 8:05 Prabowo itu tercapai. 8:06 H. 8:06 Nah, kalau 8:09 tipologi dari Prabowo adalah efisiensi, 8:13 maka kemudian 8:15 hampir separuh daripada APBN untuk 8:18 pendidikan dibawa ke MBG itu bukan 8:20 efisiensi. 8:21 Nah, ketua MBG yang ditangkap itu kan R 8:24 miliar 1 hari penghasilan. 8:26 Iya. Sementara guru honorer di 8:29 daerah-daerah pedalaman di Papua, di 8:31 Maluku atau di apa namanya Kalimantan 8:34 500.000 sebulan. Tidak setiap bulan 8:36 terima, beberapa bulan baru terima. 8:38 Terus ini ketua MDG R miliar 1 hari 8:41 seperti itu. 8:42 Itu e 8:43 teori efisiensi dari mana seperti itu. 8:46 Nah, itu soal MDG. Kalau misalnya 8:49 sekarang menteri-menteri bereaksi dan 8:51 seterusnya karena mereka itu perlu tetap 8:54 jadi menteri. 8:56 Tetap jadi menteri maka harus mendukung 8:58 program BOS-nya. Kalau tidak program 8:59 BOS-nya bisa kemudian direspel seperti 9:02 itu. Jadi ini persoalan 9:04 ee perut sebenarnya, bagaimana perut 9:06 seperti itu. Sehingga kemudian ya apapun 9:09 maunya apa namanya ee bos ya seperti ada 9:13 cerita lucu apa namanya 9:16 ee seorang pimpinan hutan yaitu ee 9:21 harimau. [berdehem] 9:23 Kemudian panggil apa namanya ee kambing 9:26 apa namanya ee 9:29 laksanakan ini. Ee tapi kemudian kambing 9:33 tidak melaksanakannya, maka dimakan oleh 9:35 harimau itu. 9:36 He. 9:36 Begitu juga 9:39 rusa datang ee laksanakan. Nah, dia 9:43 tidak mau dimakan rusak. Kemudian si 9:45 kancil datang, dia bilang, "Laksanakan 9:48 ini. Saya ikut saja kemauan Bapak raja." 9:52 Maka dia bebas seperti itu. Jadi itu 9:54 ilustrasi tentang bagaimana orang yang 9:57 menghamba kepada bosnya dia selamat. 10:00 yang melawan dihabisin seperti itu. Nah, 10:04 putusan MK sudah menetapkan bahwa tidak 10:07 boleh menggunakan anggaran pendidikan. 10:09 Hm. 10:09 Anggaran pendidikan. Sehingga begitu 10:11 maka ee seharusnya Prabowo sadar sudah 10:15 ada tapi MKK kan menggunakan bahasa yang 10:18 halus kan 2027 10:19 bahasa halus 10:20 seper 10:21 iya bahasa halus bahag 10:24 APPN. H. 10:25 Nah, sehingga begitu maka kemudian harus 10:28 dilakukan 10:30 ee revitalisasi dengan cara seperti yang 10:32 saya katakan tadi itu melalui depsos 10:35 dalam bentuk bansos. 10:36 Iya. Iya. 10:36 Itu MPG. 10:38 Nah, disoroti sebelum ke situ Bang Dula 10:41 Afan ee disoroti disoroti masalah 10:43 kebijakan, sekarang disoroti juga 10:44 masalah e respon kan respon ee pemimpin 10:47 ini ketika MBG ini banyak masalahnya 10:50 juga banyak kasusnya gitu ya. terbaru 10:52 1700 anak dan guru di Sidoarjo. Nah, ini 10:56 seolah-olah ee penguasa itu meremehkan 10:59 tragedi kemanusiaan demi menutupi 11:01 bobroknya BGN dan juga menutupi vendor 11:05 kroni-kroninya. Apakah ini bisa 11:08 dikatakan kejahatan kepemimpinan yang 11:10 paling tidak bertanggung jawab? Bang 11:11 Dul, 11:13 dulu saya anggap yang paling jahat itu 11:15 Jokowi. 11:17 Tapi baru tahun kedua ini sayaanggap 11:19 Prabowo tidak kalah jahat dari Jokowi. 11:21 [mendengus] 11:22 Coba kasus Sumatera Utara, 11:25 hm. 11:26 Sumatera Barat dan Aceh itu 15 orang 11:29 lebih yang korban. 11:30 Iya. 11:32 Tidak mau ditetapkan sebagai bencana 11:34 nasional. 11:35 Hm. 11:36 Ee kemudian ada 60 kom sekian triliun 11:39 kerugian negara karena kerusakan 11:41 infrastruktur itu Oktober tahun lalu. 11:44 Hm. 11:45 Dianggap itu sepele saja 1500 orang. 11:49 Bukan ayam itu, Mas Angga. 11:51 Itu manusia. 11:52 Mereka punya keluarga, punya anak, istri 11:54 dan seterusnya. Tapi tidak mau 11:56 ditetapkan sebagai bencana nasional. 11:57 Kenapa? 11:58 Kalau bencana nasional berarti 12:00 pemerintah pusat harus turunkan anggaran 12:03 karena bencana nasional. Sementara 12:06 anggaran itu sudah pas-pas. Sekarang itu 12:09 kita sudah tambah lagi utang bunga utang 12:13 500 lebih triliun untuk tahun 2026 ini. 12:17 Jadi problemnya adalah bagaimana dalam 12:20 teori bisnis itu Mas Angga. 12:23 Kalau warung tutup maka tidak ada 12:25 penghasilan masuk. Warung buka ada 12:27 penghasilan. Karena itu Mas Angga ingat 12:30 Ramadan tahun yang lalu. 12:31 Heeh. itu kan orang tua protes mereka 12:34 melatih anak-anaknya SD apalagi SMP 12:37 untuk puasa tapi tetap saja dikasih MPG 12:41 seperti itu. 12:42 Saya ditanya sama mahasiswa saya 12:44 kenapa bulan Ramadan tetap? Ya, ini kan 12:47 bisnis. Kalau Anda punya warung tutup 12:49 tidak ada penghasil masuk, maka Ramadan 12:51 pun seperti itu. 12:53 Nah, Ramadan kemarin ini 12:56 kritikan dari masyarakat, maka tetap 12:58 saja dibuat tapi kasih dalam bentuk 13:00 makanan untuk nanti buka seperti berarti 13:03 kan 13:04 ee toko tidak tutup kan 13:06 cuma diubah karena ini bis 13:08 karena ini bisnis seperti itu. Nah, jadi 13:11 oleh karena itu maka ee sensitivitas 13:16 dari pemerintah itu sangat lemah dan ini 13:19 bisa dibawa ke MK 13:22 untuk krisis kemanusiaan seperti itu. 13:24 agar supaya kebijakan MBG itu meskipun 13:28 MK sudah putuskan tapi kemudian ee bisa 13:32 dibawa lagi ke apa namanya 13:34 lembaga-lembaga terkait agar supaya 13:36 kemudian ee tidak dilakukan oleh MBGE 13:40 tapi dilakukan oleh DPSOS dalam bentuk 13:42 bangsos seperti itu. Itu salah satu 13:44 caranya seperti itu. sehingga mungkin 13:47 muka Prabowo tidak hilang sama sekali ee 13:50 tapi tidak merugikan masyarakat, tidak 13:52 merugikan negara dan seterusnya dan yang 13:54 penting tidak mengorbankan rakyat-rakyat 13:56 yang keracunan dan seterusnya. 13:58 Kemudian ada yang juga sampai meninggal 14:00 seperti itu. Begitu Mas Angg. H. 14:04 Kedua, kita beralih ke gurita kasus haji 14:06 ini, Bang Dulah ya, sampai ke ee 14:09 merembet ke dia anggota DPR urusan minta 14:13 jatah gitu dari tahun 2023 sampai 2024 14:16 itu bagaimana Bang Dula? 14:19 Jadi ee saya sudah berapa kali sebutkan 14:23 ini soal haji ini. Jadi saya 14:27 haji pertama kali dengan Nyonya itu 14:29 2008. 14:30 Hm. 14:31 2008. Ee terus kemudian di dalam apa 14:36 namanya ee proses ee semacam 14:40 penjelasan-penjelasan dari ee 14:43 Kementerian Agama khususnya [berdehem] 14:45 di apa daerah Depok itu disebutkan ada 14:49 uang ini, uang ini dan seterus. 14:51 Terus ee saya bilan ini transport ke 14:55 bandara 14:57 koper-koper itu harus dibayar 14:59 sekian-sekian. 15:01 Saya tanya sama orang Departemen Agama 15:05 Kota Depok itu yang dibayar honor ini 15:08 orang swasta atau pegawai negeri? Dia 15:11 bilang pegawai negeri. Loh, kenapa 15:14 pegawai negeri dikasih honor? Kan dia 15:16 sudah digaji 15:17 untuk menjalankan tugas itu. 15:19 Terus dia bilang bahwa ini di luar jam 15:21 kerja jadi tidak ada anggarannya. Saya 15:23 katakan kalau begitu buat anggarannya. 15:25 Hm. 15:25 Anggarannya ee supaya kemudian diajukan 15:28 kepada Kementerian Agama bahwa proses 15:31 angkut barang apa segala macam seperti 15:32 itu. Itu catatan pertama saya bahwa ada 15:36 masalah dalam korupsi di haji ini. Satu. 15:40 Iya. Iya. Yang kedua, ketika di Madinah 15:42 waktu acara penjelasan-penjelasan 15:46 waktu apa namanya proses pelatihan dan 15:48 penjelasan itu kan disebutkan nanti di 15:51 Madinah itu makanannya ayam apa sahabat 15:54 macam-macamlah yang enak-enak seperti 15:56 itu. 15:57 Ketika di Madinah 16:00 sayurnya kol rebus kemudian ikan asin. 16:05 Ikan asin. Terus kemudian komplain kan 16:09 para jemaah itu. Terus apa kata jawab 16:11 orang Kementerian Agama? Oh ini supaya 16:13 mengingatkan kampung, supaya ingat 16:15 kampung apa namanya. 16:17 Apa urusannya kampung dengan menu 16:19 makanan yang sudah dijanjikan seperti 16:21 itu? 16:22 Hanya salah seorang peserta yang kerja 16:24 di pemda DKI beritahu saya, 16:28 "Bang, saya mau periksa dapur di bawa. 16:30 Bisa enggak?" Ya, silakan periksa. H 16:32 dia datang kan semua tukang masa, tukang 16:36 parkir apa itu kan orang Indonesia kan 16:38 jadi bisa bahasa Indonesia. 16:39 Iya. 16:40 Dia tanya orang dapur itu bilang bahwa 16:42 anggarannya sekian ratus riyal tapi 16:45 sampai ke mereka itu separuh separuh. 16:48 H. 16:48 Jadi dari situ sudah dimakan separuh. 16:51 Begitu juga dengan hotel seperti itu. 16:54 Itu apa namanya? ee mereka dapat 16:57 keuntungan dari hotel seperti itu. Jadi 16:59 memang ee itu problem. Sudah itu ketika 17:03 di Madinah dijelaskan oleh orang kantor 17:06 agama itu, Kementerian Agama itu bahwa 17:09 nanti di Makkah itu kita berapa berapa 17:12 hari di Makkah kemudian wisata terus 17:16 langsung ke Arafah. 17:18 Hm. He. 17:18 Saya bilang, "Pak, menurut Sunda kita 17:21 harus ke Mina dulu satu malam baru 17:25 kemudian ke 17:28 Arafah." Beliau bilang, "Belum ada 17:31 tendanya, jadi kita enggak bisa harus 17:34 langsung." 17:35 Saya karena baru pertama kali datang ke 17:37 Arab Saudi itu, jadi saya percaya saja. 17:39 Percaya saja. 17:39 Terus sampai di 17:41 Iya. Sampai di Mekah kan ada wisata kan? 17:44 Wisata pergi ke Arpat, ke Mina dan 17:46 seterusnya. He. 17:47 Sampai di Mina saya lihat loh ini sudah 17:48 ada anunya ee kemah-kemahnya sudah ada. 17:52 Loh, kenapa dibilang belum ada kemahnya? 17:55 Kalau Arafah memang dipasang ketika 17:58 musim maju, tapi kalau Mina itu sudah 18:00 ada permanen. Saya terus berpikir 18:03 sebagai orang KPK, 18:04 heeh. 18:04 lah kalau ini 200.000 orang, satu hari 18:09 makan tiga kali, 18:10 he, 18:10 satu kali makan 10 riyal, 200.000 ribu 18:13 orang sudah berapa ee juta apa namanya 18:17 miliar riyal. 18:18 Kemudian sewa bas siwa bis itu berapa 18:21 ratus bis satu bis berapa ee ratus riyal 18:25 itu sudah berapa. He. 18:26 Jadi berarti bukan karena tidak ada 18:30 kema, tapi itu adalah cara untuk 18:32 mengorupsi dana dari jemaah itu baru 18:35 terus ke arah seperti itu. Jadi memang 18:38 itu dari dulu begitu sehingga kemudian 18:41 tiga Menteri Agama kan hatrik ini kan 18:44 tiga Menteri Agama 18:45 hatrick 18:45 ditangkap oleh apa namanya 18:47 iya 18:48 aparat penegak hukum 18:51 baik mengenai dana haji baik mengenai 18:55 makanan haji baik mengenai 18:57 sewa hotel dan seterusnya seperti itu. 19:00 Sehingga kemudian KPK kan mengusulkan 19:03 waktu saya masih di KPK termasuk salah 19:04 satu khusus saya itu supaya ikut model 19:08 jadi ada tabung haji jadi itu semacam 19:12 BUMN seperti itu. 19:13 Nah, sehingga akhirnya kemudian ee 19:15 Prabowo menciptakan Kementerian Agama, 19:18 Kementerian Haji dan Umrah. Tapi 19:20 sistemnya tetap sistem lama. 19:22 Hanya beda Kementerian dipisahkan 19:24 Kementerian Agama tapi sistemnya tetap 19:26 sistem yang lama. Jadi tidak berubah. 19:28 Jadi cuma ganti baju, 19:30 tapi orangnya seperti sama situ. Nah, 19:32 oleh karena itu maka 19:35 saya berharap karena ada beberapa orang 19:37 mantan KPK di sana, mereka sekarang coba 19:40 bersih-bersihkan seperti itu. 19:42 Nah, 19:42 nah 19:44 saya [mendengus] khawatir nanti kalau 19:46 luar biasanya serangan dari atas, dari 19:49 kiri, dari kanan, bisa-bisa kemudian 19:51 teman-teman yang di KPK di sana ini, 19:54 mereka ini kan korban Jokowi kan. He. 19:57 Jadisa korban yang 75 orang korban Joko 20:01 itu ee kemudian beberapa ditempatkan di 20:05 apa namanya ee Kementerian Haji dan 20:08 Umrah itu. Nah, kalau mereka tetap 20:10 laksanakan seperti apa yang mereka 20:12 laksanakan di KPK ee bisa-bisa kemudian 20:14 mereka juga di disingkirkan, dipecat 20:17 seperti itu. Yang penting bisnisnya 20:20 pemerintah, bisnisnya oligarki, 20:22 bisnisnya orang-orang yang selama ini 20:24 apa punya keuntungan besar di haji itu 20:26 akan berjalan terus. Tapi saya berharap 20:29 bahwa masyarakat perlu mendukung, 20:31 perlu mendukung Kementerian Haji dan 20:33 Umur untuk melakukan 20:34 pembersihan-pembersihan yang ada supaya 20:36 kemudian ee umat Islam yang coba ada 20:40 tukang beca yang satu hari itu cuma 20:43 dapat Rp2.000 R.000. Terus kemudian dia 20:46 makan 5.000, 15.000 istrinya, istrinya 20:50 simpan di bawah kasur, di bawah bantal. 20:52 Nanti sudah ratusan ribu baru dia simpan 20:54 ke bank. 20:55 Sampai puluhan tahun 20:57 baru pergi haji. 20:59 Itu ada satu tukang beca di Kota Malang 21:02 atau kota Solo 21:03 seperti begitu. Nah, jadi orang yang 21:05 tukang beca petani ngelayan puluhan 21:09 tahun simpang terus kemudian uangnya itu 21:11 sudah dipakai kemudian akhirnya dicuri 21:14 oleh orang-orang yang tidak bertanggung 21:16 jawab. Ini baru berapa hari lalu itu ada 21:18 lagi yang umrah gagal karena enggak tahu 21:21 karena apa ya e modelnya sama seperti 21:23 itu juga. 21:24 Nah, jadi itu problem-problem seperti 21:27 itu sehingga harus total 21:29 betul 21:30 pembersihan secara total. Jadi yang 21:32 punya travel umro itu kalau tidak memang 21:35 memenuhi persyaratan ya ee harus 21:38 dihentikan seperti 21:40 Nah, yang makin yang makin menyedihkan 21:43 lagi Bang Dulah ya kalau tadi perlu ada 21:46 ee pembersihan total, penanganan total, 21:49 yang paling menyedihkan lagi 21:51 jadi para pemangku ataupun para 21:54 pejabatlah bisa katakan ya dari mulai 21:57 eksekutif dan juga legislatifnya ketika 22:00 melihat ee ee haji ini menjadi sebuah 22:04 proyek menghasilkan uang besar itu di di 22:07 pikirannya beranggapan bahwa saya bisa 22:10 dapat enggak sih dari situ gitu ya. saya 22:13 bisa ngambil enggak sih dari situ? Ini 22:15 masalahnya tuh pikiran para pejabat bisa 22:18 dikatakan begitu karena kita lihat 22:19 terbaru kan yang di hasil persidangan 22:22 terbaru Isfah Abdillah Aziz atau Gus 22:25 Alex mengatakan bahwa ada 24 anggota 22:27 panjak komisi 8 DPR yang minta oleh-oleh 22:30 sampai 3.000 rial per orang gitu kan. 22:33 Berarti ini udah pejabat-pejabatnya 22:35 ngelihatnya oh saya dapat apa nih dari 22:37 kasus itu begitu Bang Dula. 22:39 Ya, problemnya itu kan kita harus lihat 22:43 ke akar masalah. 22:45 Akar masalah itu adalah karena biaya 22:49 untuk jadi anggota DPR, DPRD, biaya 22:52 untuk menjadi bupati, Walikota, 22:54 Gubernur, Menteri, Presiden itu mahal 22:57 sekali, Mas Angga. 22:58 Mahal sekali. sehingga ketika terpilih 23:01 jadi anggota DPR, DPRD, Bupati, 23:03 Gubernur, Walikota Presiden Wakil 23:04 Presiden harus mengembalikan kan 23:07 biaya yang dikeluarkan seperu. Jadi ini 23:09 proyek proyek proyek bisnis seperti itu. 23:11 Jadi misalnya [berdehem] 23:12 saya berapa kali waktu lalu saya katakan 23:15 ee Pemilu 2024 kemarin itu suara 23:19 terbanyak yang diperoleh oleh Calek itu 23:21 dari Sulawesi Selatan yaitu 200.000 23:24 suara terbanyak di Indonesia. Saya tanya 23:26 sama teman orang Makassar, berapa 23:28 dihabiskan? 200 M. Bayangkan, Mas Angga, 23:31 200 M. Satu suara 1 juta 200 M. Nah, 23:35 problemnya kan ketika di jadi anggota 23:37 DPR dia harus kembalikan kan 23:39 h 23:40 apa namanya kerugian itu. Nah, karena 23:42 itu ternyata caranya adalah dia dapat 23:44 berapa dapur MD SPG, SPPG itu. 23:48 Nah, sehingga kemudian bisa kembalikan. 23:50 Jadi, oleh karena itu kalau MBG 23:52 dihentikan maka mereka-mereka yang punya 23:54 dapur-dapur ini ee jadi masalah karena 23:56 tidak bisa mengembalikan itu. Nah, 23:58 karena itu ketika anggota DPR juga 24:00 meminta apa sekian real satu orang sama 24:04 itu karena dia juga harus dapatkan uang 24:07 untuk mengembalikan biaya apa namanya ee 24:10 yang dikeluarkan 24:12 waktu [berdehem] 24:13 apa namanya pilek seperti itu. 24:16 hasil survei terakhir bahwa kalau dulu 24:20 2019 itu untuk jadi anggota DPR pusat 24:23 itu harus minimal 5 M. Sekarang sudah 50 24:26 M. Yang kemarin itu 50 M. 24:28 Sampai 100 M untuk menjadi anggota DPR 24:30 pusat dari daerah pemilihan Jakarta. 24:32 Jadi memang akar persoalan itu adalah 24:36 pemilu Pilkada Pilpres itu. Nah, untuk 24:39 itu maka saya selalu anjurkan di 24:41 berbagai kesempatan bahwa kembali ke 24:43 Undang Dasar yang asli. Undang-undang 4 24:46 yang asli itu adalah Presiden, Wakil 24:49 Presiden dipilih oleh MPR, 24:51 Gubernur dipilih oleh DPR tingkat 1, 24:53 Bupati walikota dipilih oleh DPR tingkat 24:55 du. Kalau masih ada manipul KPK bisa 24:58 proses. Nah, sebab apa? Sudah terjadi 25:01 pengalaman beberapa tahun yang lalu. KPK 25:03 tangkap 42 dari 45 anggota DPRD Kota 25:08 Malang satu bis diangkut ke Jakarta. 25:10 Iya. Jadi kalau misalnya untuk Gubernur 25:12 DKI itu 100 anggota DPR, maka berarti 25:16 harus dapat 51 suara untuk menang. Kalau 25:19 51 orang itu masih mi politik, maka KPK 25:22 bisa tanggap 51 orang sekaligus satu 25:25 bis. Begitu di pemilihan presiden, Wakil 25:27 Presiden itu pertama biayanya murah cuma 25:30 berapa hari sidang sudah itu kemudian 25:32 kalau masih ada manipulik ee KPK bisa 25:35 pantau apa namanya memonitor hanya cuma 25:39 kurang lebih 1000 orang itu bisa 25:40 dipantau. Kalau Pilpres kemudian Pilkada 25:43 yang sampai jutaan orang enggak mungkin 25:45 KPK akan memproses seperti itu. Jadi 25:48 kuncinya adalah kembali ke nas 45 asli. 25:51 Tentu saja dengan adendum beberapa 25:53 adendum misalnya kalau masa jabatan itu 25:56 ditetapkan dua periode itu adendum saja. 25:59 Meskipun dalam Islam 26:01 khalifah itu tidak dibatas masa 26:02 periodenya. 26:03 Abu Bakar meninggal selama jadi 26:07 khalifah. Umar ee meninggal jadi 26:10 khalifah. Utsman meninggal jadi 26:12 khalifah. Ali bin Abi Thalib meninggal 26:13 jadi khalifah. Jadi dalam Islam itu 26:17 meskipun baru satu hari jadi khalifah, 26:19 meskipun satu hari baru jadi gubernur, 26:21 bupati, walikota, meskipun satu hari 26:23 baru jadi presiden, tapi kalau sudah 26:26 melanggar konstitusi, melanggar 26:28 peraturan langsung dimaksulkan meskip 26:30 baru 1 hari. 26:31 Iya. Sebaliknya kalau tidak melanggar 26:33 konstitusi, tidak melanggar peratur 26:34 perundangan, selama itu dia masih bisa 26:36 melaksanakan tugas tetap saja seperti 26:39 itu. Nah, sehingga biaya pemudahan itu 26:42 bisa hilang atau berkurang seperti 26:44 begitu Mas Angga. Soal hadis. Baik. 26:47 Baik. Sebagai penutup Bang Dolah ini ee 26:50 pertanyaan saya itu ketika KPK ungkap 26:54 fenomena jaringan koruptor yang 26:57 lingkaran korupsinya itu orang-orang 26:59 dekat dengan keluarga. 27:01 rekan kerja sampai kolega politik gitu 27:05 ya. Tadi disinggung juga mengenai ee 27:07 kroni-kroni proyeknya pemerintah. Kita 27:10 melihat masalah terbesar para pejabat 27:12 negeri ini adalah menentukan skala 27:15 prioritas. Ada bencana di mana-mana tapi 27:18 introspeksinya malah minim. Muhasabahnya 27:21 enggak ada malah makin jumawa. Bagaimana 27:24 penutup dari Bang Dula supaya eh para 27:27 pemangku negeri ini tuh introseksilah, 27:30 muhasabahlah begitu. Bagaimana Bang 27:31 Dola? 27:32 Iya. ee para pendengaran yang ada 27:37 Indonesia bahkan luar negeri. Insyaallah 27:40 karena hari Jumat berkah ini kita harus 27:42 perhatikan di dalam Islam itu disunahkan 27:46 setelah salam baik salat wajib maupun 27:49 salat sunat kita disunahkan bacakan 27:53 astagfirullahalazim astagfirullahalazim 27:55 astagfirullahalim. 27:57 Kalau diajarkan di kampung-kampung ee 28:01 ucapkan istigfar tiga kali. Tapi hadis 28:04 yang saya temukan bahwa Nabi itu satu 28:06 hari 70 kali. Hadis yang mengatakan 100 28:09 kali beristigfar. Hm. 28:10 Artinya bahwa antara nanti Jumat ini 28:14 kita salat 28:17 memuhasabah, menganalisis, mengevaluasi 28:19 apa yang kita lakukan subuh tadi sampai 28:21 zuhur. Nah, asar kita salat kita 28:24 evaluasi apa yang kita antara zuhur dan 28:26 asar begitu terus magrib, isya dan subuh 28:28 seperti itu. Jadi artinya bahwa kalau 28:31 orang yang tidak melakukan muhasabah 28:34 berarti dia tidak sadar bahwa dia bukan 28:36 muslim yang baik. Kalau muslim yang baik 28:39 dia salat, maka dia paham tentang 28:41 salatnya. Maka kemudian muhasabah. Nah, 28:43 muhasabah hasilnya adalah pasti ada 28:46 kelemahan, pasti ada kekurangan, pasti 28:48 ada kelebihan. Nah, kelemahan-kelemahan 28:51 dan kekurangan itu harus diperbaiki. 28:53 Maka selalu saya katakan dalam Al-Qur'an 28:56 ayat surat Albaqarah 28 itu kan Allah 28:59 berfirman, 29:01 "Ya 29:05 ya, 29:13 orang-orang beriman masuk Islam secara 29:14 totalitas, komprehensif, jangan parsial. 29:18 Sing maka jangan kita misalnya kalau 29:21 soal politik bukan Islam, kalau ekonomi 29:24 bukan Islam, e kalau salat baru Islam. 29:27 Itu tidak begitu. Seperti nabi itu 29:29 panglima, nabi itu kepala negara, nabi 29:33 itu politisi, nabi itu negara. Nabi 29:35 kalau bukan politisi Hudaibiyah tidak 29:38 mendatangkan kemenang umat Islam. Hanya 29:39 2 seteng tahun Mas Angga Hudaibiyah. 29:42 Seluruh Jasir Arab masuk Islam. H 29:43 kalau Nabi bukan seorang politisi, maka 29:46 beliau tidak tetapkan piagam Madinah 29:47 yang mengandung 49 pasat tentang 29:50 hubungan antara Ansar, Muhajirin, 29:52 Yahudi, Nasrani dan Badui. Jadi, oleh 29:55 karena itu maka harus kita lakukan 29:57 evaluasi dan kemudian perbaikan. Nah, 29:59 orang yang melakukan perbaikan hasil 30:01 evaluasi itu akan mendapatkan pendek 30:04 hidayah dari Allah sehingga terus 30:06 seperti bola salju dari ke puncak gunung 30:10 kecil seperti kelereng. He. 30:12 Tapi dia menggelinding sampai di bawah 30:14 besar seperti bola kasti. Nah, itu yang 30:16 dimaknul kapak. Jadi besar tapi bulat. 30:20 Besar bulat bukan gapeng dan seterusnya. 30:23 Nah, saya berharap pada Jumat berkah ini 30:25 para pendengar khususnya yang ada di 30:28 Indonesia ee kita manfaatkan hari Jumat 30:30 nanti untuk kita muhasabah, kita 30:33 evaluasi dan satu hal yang penting Mas 30:36 Angga dimulai dari keluarga. H 30:38 ee kata Allah dalam surat ee apa 30:41 namanya? Eh sebutkaninaum. 30:47 Hai orang-orang yang beriman, lindungnya 30:49 dirimu dan api neraka yang penjaganya ee 30:53 yang bahan bakarnya dari batu dan 30:56 manusia yang penjaganya itu galak-galak 30:59 kejam dan seterusnya. Karena itu maka 31:01 kalau kita kasih makan anak istri kita 31:03 dari uang haram, apakah uang haji, uang 31:07 apa saja, uang MBG, maka kemudian 31:10 terbentuklah sel-sel dalam tubuh diri 31:12 kita, tubuh anak istri kita yang menjadi 31:15 barang haram. Maka akhirnya semua tidak 31:18 akan terima. Apapun salat kita, apapun 31:21 haji kita, apapun umrah kita, tidak 31:24 diterima. Karena dalam kaidah Islam itu 31:27 barang haram tidak bisa digunakan. untuk 31:30 infak, sedekah atau zakat sekalipun 31:33 harus dari barangal. Begitu Mas Angga 31:36 buat para pendengar. 31:38 Baik, Bang Do. Terima kasih banyak ini 31:40 dialognya di pagi hari ini. Semoga Bang 31:41 Dulo selalu sehat. Insyaallah kita jumpa 31:43 lagi Jumat depan. 31:45 Asalamualaikum warahmatullahi 31:47 wabarakatuh. 31:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 31:49 wabarakatuh.