Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] Brail TV, 0:15 [musik] 0:29 ikhwan Ikhwan akhwat rahimakumullah. 0:32 Alhamdulillah kita dapat bersama-sama di 0:35 acara yang merupakan bagian dari kita 0:39 para wanita ya. Tapi semua bisa 0:42 menyimaknya dan mudah-mudahan semua 0:45 sehat walafiat, bugar, aman terkendali. 0:49 Hari ini Mbak Wolin enggak bisa hadir. 0:52 Jadi, Noning yang akan temani Ustazah 0:54 Herlini untuk hadir di acara kita ini. 0:59 Beliau sudah ada di seberang sana. 1:01 Asalamualaikum warahmatullahi 1:03 wabarakatuh. 1:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07 wabarakatuh. Sehat, Mbak Ning? 1:10 Alhamdulillah. Kalau enggak enggak duduk 1:11 di sini. 1:12 Alhamdulillah. Masyaallah. 1:15 Iya. meskipun kondisi di ee tanah 1:19 tercinta kita ini agak sedikit 1:21 membingungkan, 1:23 tapi kita semua bersemangat bagaimana 1:26 menata perasaan kita, menata semangat 1:29 kita. Sesuai dengan obrolan di off air 1:33 tadi, kita mau bicara soal menata hati 1:36 ya. 1:37 Insyaallah mudah-mudahan bisa tertata 1:40 hati kita, Mbak Nuning. Insyaallah. 1:43 Masyaallah. Jadi, ikhwan akhwat, 1:46 bagaimana menata hati kita di suasana, 1:50 di situasi, di kondisi apapun juga 1:53 sehingga hati tetap tertata. Yuk, kita 1:57 simak dengan telinga jiwa kita. Silakan, 1:59 Ustazah. 2:01 Bismillahirrahmanirrahim. 2:04 Alhamdulillah. Alhamdulillahilladzi 2:07 alafa baina qulubina faasbahna binikmati 2:11 ikhwana. Ya rabbana lakal hamdu bil 2:14 islam. Ya rabbana lakal hamdu bil iman. 2:18 Ya rabbana lakal hamdu bil quran lakal 2:21 hamdu bil ahli wal mua. 2:29 Allahumma shi wasallim wabarik ala 2:31 sayyidina Muhammadin waa alihi wa asih 2:35 aj Allahumma inna nasaluka rid wal 2:38 jannah wa naubika min sakika amin ya 2:42 rabbal alamin. Alhamdulillah kita 2:46 mengucapkan memanjatkan puja-puji syukur 2:50 hanya kepada Allah Subhanahu wa taala 2:53 yang saat ini kita diberikan hidayah 2:56 yang mahal. Hidayah itu yaitu nikmat 2:59 iman dan nikmat Islam. 3:00 Alhamdulillahiabbil 3:02 alamin. Ee kita tahu dalam pembahasan 3:05 menata hati ya, kita tahu bahwa Allah 3:08 telah mengatur seluruh urusan baik alam 3:12 ini, baik manusia, seluruh aspek 3:15 kehidupan termasuk ee dalam diri kita 3:19 sendiri. Jadi Allah telah membuat 3:22 aturannya bagaimana yang terkait dengan 3:24 hubungan muamalah, bagaimana kita 3:28 terhadap diri kita. Itu semuanya diatur. 3:30 Tidak ada yang tidak diatur ya. 3:32 Bagaimana kehidupan kita dalam beramal 3:36 sosial, beramal individual, semuanya 3:39 juga. Nah, termasuk apa yang kita bahas 3:42 di kajian siang ini. Yuk, kita najis 3:45 bina min saah. Kita duduk sejenak 3:47 beriman sesaat ya. bagaimana kita menata 3:50 hati ya. Ee ini semua sudah diatur. Maka 3:53 dalam sebuah ee firman Allah surat 3:57 Al-An'am ayat 120. 4:02 Innalladina yaksibunalma 4:06 bimau ya. 4:08 Tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang 4:11 tersembunyi. Sesungguhnya orang yang 4:14 mengerjakan dosa kelak akan diberi 4:16 pembalasan pada hari kiamat disebabkan 4:19 apa yang mereka telah kerjakan. Jadi 4:22 artinya di sini Allah ee telah mengatur 4:26 kita, telah memberikan rambu-rambu, 4:30 larangan, perintah, dan termasuk di sini 4:33 tinggalkan dosa yang zahir, yang batin. 4:37 Ternyata yang tersembunyi pun juga harus 4:39 dijaga dosanya. Ya, tinggalkan semua 4:42 dosa-dosa yang zahir dan yang batin. 4:45 Jadi, dosa itu tidak hanya dibuat oleh 4:47 anggota tubuh saja, bahkan dosa yang 4:50 terbesar itu dilakukan oleh batin kita. 4:53 BTIN kita itu maksudnya hati ya, hati. 4:56 Jadi, orang-orang yang mengerjakan 4:58 perbuatan dosa itu pasti akan dibalas 5:01 oleh Allah ya ee di yaumul hisab nanti, 5:03 di yaumil akhir nanti. Maka Allah 5:05 perintahkan kita menjaga diri. menjaga 5:08 diri dari kesalahan, dari dosa, dari 5:11 kemaksiatan, dari apapun yang telah 5:14 diatur oleh Allah. Ya, tidak hanya ee 5:17 dilakukan oleh anggota tubuh, tapi juga 5:19 oleh hati kita. Nah, ini inilah sebabnya 5:22 di dalam Islam itu maksiat atau dosa itu 5:25 ada dua. Pertama yang ee tadi zahir ya, 5:29 wu zirni winah. Jadi kemaksiatan zahir. 5:33 Zahir itu artinya yang terlihat, yang 5:36 tampak, yang terdengar, yang tergerak, 5:38 yang teras. Pokoknya yang benar-benar 5:40 aktivitas kita lahir itu zahir namanya 5:43 yang tampak. Ya, itu yang pertama kita 5:46 diperintahkan untuk meninggalkan maksiat 5:48 dari ee zahir. Yang kedua, batin. 5:52 Artinya kemaksiatan yang dilakukan oleh 5:54 batin kita, maksudnya hati kita. Jadi 5:57 dalam Islam itu ee semuanya diatur ya ee 6:01 apa yang menjadi ee rambu rambu dan 6:05 larangan tuh di di benar-benar Allah itu 6:08 atur semuanya. Subhanallah. Maka kalau 6:12 kita lihat lagi ya sebenarnya Allah 6:14 lihat tuh bukan zahir kita tapi batin 6:16 ya. Surah Alhujurat ya eh inna 6:18 khalaqnakum minakarin wa unta gitu ya. 6:21 Ya inqakarin 6:23 waakumu. 6:27 Nah, di sini inakumallahium 6:32 inallahimunir. 6:33 Jadi di sini Allah menjelaskan kepada 6:35 kita bahwa Allah telah menciptakan kita 6:37 semuanya dari laki-laki dan perempuan 6:40 bersuku, berbangsa, ya saling mengenal 6:42 untuk saling mengenal. Maka yang paling 6:45 mulia di sisi Allah di antara kalian itu 6:48 adalah orang-orang yang bertakwa. Jadi 6:50 takwa itu kan ada attaqwa hahuna gitu 6:52 ya. Takwa itu ada di sini ya. Makanya 6:55 wuirni wina tinggalkan dosa yang zahir 6:58 dan dosa yang batin. Jadi itulah 7:00 sebabnya ee kalau kita lihat lagi ee 7:04 seperti 7:05 apa ada ulama itu menjelaskan ya eh amal 7:09 zahir launh makbulah. Amal badan itu 7:13 tidak akan diterima tanpa perantaraan 7:16 amalan hati. Jadi karena hati itu raja, 7:20 sedangkan anggota badan itu prajurit. 7:22 Jadi bila sang raja itu buruk, maka 7:25 buruk pulalah seluruh perilaku prajurit. 7:28 Itu yang kalau hadis itu sudah jelas 7:30 banget ya, sudah kita kenal Mbak Nuning 7:32 ya. Alil jasad mudgah itu ya. Ketahuilah 7:35 dalam jasad itu ada segumpal dagingnya 7:38 itu ya itu hati. Jadi amalan hati ini ee 7:43 memiliki kedudukan yang sangat luar 7:45 biasa, sangat agung. Bisa dikatakan 7:48 bahwa pahala dari amalan hati itu jauh 7:51 lebih besar daripada pahala yang 7:53 dilakukan oleh amalan badan. Sebagaimana 7:56 dosa dosa hati itu jauh lebih berat 8:00 daripada dosa badan. Nah, itulah 8:02 sebabnya ee kita dapatkan ya dosa kufur, 8:06 dosa munafik itu lebih besar daripada 8:09 dosa zina, riba, minum khamar, judi, dan 8:11 lain-lain sebagainya. Ya kan? Kalau 8:14 judi, zina, ee minum khamar ya itu kan 8:19 dosa ya, dosa besar. Tapi dosa kufur itu 8:22 adalah kayak kemunafikan itu kan adanya 8:24 di hati. Maka ee hati itu memiliki 8:28 beberapa fungsi utama tuh sangat penting 8:30 ya. Itu sumber keimanan tuh dari hati 8:32 dulu. Jadi hati itu dianggap sebagai 8:35 pusat keimanan, 8:37 pusat keikhlasan seseorang. Jadi 8:40 keberadaan iman yang tulus itu berada di 8:42 hati. 8:43 Ya kan iman itu ada tiga sebenarnya ya. 8:46 Diyakini dengan hati, diucapkan dengan 8:48 lisan, dibuktikan dengan perbuatan. Nah, 8:52 kalau misalnya lisannya bagus mengatakan 8:55 kami beriman terus kemudian bukti dari 8:58 anggota tubuhnya juga membuktikan, tapi 9:00 hatinya mengingkari. Jelas itu kufur ya, 9:03 munafik orang munafik. Maka hati itu 9:06 sumber keimanan, pusat keikhlasan 9:09 seseorang. Atau kayak misalnya perasaan 9:11 dan niat misalnya ya. itu kan hati itu 9:14 kan tempat lahirnya niat dan perasaan. 9:17 Niat yang baik untuk beramal saleh pasti 9:19 berasal dari hati yang bersih. Makanya 9:22 kita enggak bisa nilai hati orang. Kalau 9:24 bilang kalau misal kita lihat dari sisi 9:26 tampilannya kayaknya gimana gitu ya, 9:28 Mbak Nuneng ya. Kita langsung menjudge. 9:31 Ah, tuh orang kayaknya hatinya baik deh 9:33 karena ee tampilannya. Belum tentu juga. 9:35 Itu kan yang tahu hanya Dia dan Allah. 9:38 Maka hati itu sumber keimanan. Perasaan 9:41 dannya itu kan mulai adanya di hati. 9:43 Penerimaan dan penolakan tuh juga di 9:45 hati. Jadi hati itu fungsinya untuk 9:47 menerima kebaikan atau menolak kebaikan. 9:50 Kan hati. Jadi seorang muslim yang 9:52 diharapkan memiliki hati yang baik itu 9:56 insyaallah pasti akan dibuktikan ya 9:58 dengan perbuatannya ya. Jadi hati itu 10:01 tempat apa ya perenungan ya. Jadi 10:03 fungsinya sebagai alat merenung 10:04 ayat-ayat Allah itu hati. Kalau hati 10:07 yang ingat kepada Allah pasti dirinya 10:09 akan tenang. 10:11 Hati itu tempat pengendalian diri ya. 10:12 Jadi peran hati itu luar biasa ya. 10:15 Bagaimana menata hati. Nah, oleh karena 10:17 itu ee para ulama itu menjelaskan bahwa 10:21 kemaksiatan batin itu lebih parah dari 10:25 kemaksiatan zahir. Kenapa? Pertama ya 10:28 karena hati itu pokok kerusakan zahir 10:31 dan batin. Intinya apa? Sumber ya hati 10:34 itu standar kebaikan amalan seseorang 10:37 ya. Kan tadi hadisnya kan sudah 10:39 disinggung ya. 10:51 Jadi jasad ini di dalamnya tuh ada 10:54 segumpal daging. Jadi itu kalau dia baik 10:58 seluruh jasadnya juga baik. Tapi kalau 11:01 rusak seluruh jasadnya juga rusak. Jadi 11:04 hati hati itu menjadi asas kebaikan, 11:07 asas kerusakan. Jika orang yang hatinya 11:11 rusak itu pasti berdampak kepada 11:14 kerusakan anggota tubuhnya. Makanya hati 11:16 itu merupakan titik pusat pandangan 11:19 Allah kan. Inna akromakumallahum 11:23 yang Allah muliakan di antara kalian tu 11:25 kan yang bertakwa. Takwa itu takqwa 11:27 hakuna gitu. Jadi di sini bagaimana 11:30 Allah hanya melihat hati seseorang ya. 11:32 Bila bersih niaknya pasti Allah terima 11:34 amalnya. Tapi kalau hatinya kotor itu 11:36 Allah otomatis amalnya itu pasti ditolak 11:38 ya. 11:39 Jadi sekali lagi dosa lahir itu ee 11:43 penyebab utamanya tuh dari hatinya ya. 11:46 Jadi kalau kita lihat ya dosa pertama 11:49 kali di dunia ini, di langit dan di bumi 11:53 itu kata Ibnu Jaziyah itu adalah dosa 11:57 hasad. Nah, dosa hasad pertama. 12:00 Contohnya hasadnya iblis. Iblis itu kan 12:04 hasad kepada Nabi Adam alaihi salam. 12:06 Padahal sama-sama hamba Allah. Padahal 12:08 kalau kita lihat imannya iblis itu 12:10 mungkin lebih beriman kali ya dari kita 12:12 orang kita bicara dengan Allah ya Allah 12:14 langsung memerintahkan usudu li adam 12:16 langsung ya komunikasi ya ee langsung 12:19 itu Allah memberikan perintah kepada 12:22 iblis tapi iblisnya ketika diperintah 12:25 artinya kalau dilihat keimanannya kepada 12:28 Allah iblis tuh beriman kepada Allah 12:31 tapi dia mengingkari dan tidak nurut 12:33 sama Allah ya ketika diperintahkan sujud 12:36 dia enggak mau sujud 12:37 Kemudian Allah sampaikan dalam surat 12:39 Alaf ayat 12 yang menjadi pelajaran buat 12:42 kita. 12:51 Nah, ini diabadikan Allah kata-kata 12:53 iblis ini. Kenapa kamu tidak mau sujud 12:56 kepada Adam ketika aku perintahkan kamu 12:58 sujud? Jawabannya apa? Anairu. Saya 13:01 lebih baik daripadanya. Engkau ciptakan 13:03 saya dari api, sedang dia engkau cipta 13:06 engkau ciptakan dari tanah. Nah, ini apa 13:08 namanya kalau bukan hasad? Ya, hasad itu 13:11 dari mana? Dari hati kan ya? Hatinya itu 13:14 penuh kehasatan, kedengkian, 13:16 ketidaksukaan gitu ya. Nah, itu hati ya. 13:20 Hasad itu sumbernya tuh di hati itu 13:22 hasadnya iblis. Jadi, kejahatan pertama 13:26 dalam sejarah ee kehidupan ini adalah 13:29 hasad. Hati, bersumber dari hati. Iblis 13:31 itu dengki kepada Nabi Adam. Kemudian 13:34 terhadap anak-anak Adam itu Qobil. 13:37 Membunuh Habil karena apa? Karena hasad, 13:40 karena dengki. Kan hati juga tuh ada di 13:43 hati ya. Jadi masyaallah itu diabadikan 13:46 Allah dalam Alquran ya. 13:48 Adam Adam bilqban 13:57 ak. Jadi ceritakanlah kata Allah ya ee 14:01 diper ceritakan kisah kedua putra Adam 14:04 Qabil dan Habil. Nah, jadi ketika 14:06 disuruh berkurban yang salah satunya 14:09 diterima satuya enggak. Ternyata ee 14:12 dengkilah hati yang eh Qobil ini ya yang 14:15 mengatakan laulan aku akan bunuh kamu 14:19 gitu. Jadi itu hasad hasad sejarah 14:21 kedengkian yang pertama kali terjadi di 14:24 anak cucu Adam itu kedengkian itu hati. 14:27 Nah, jadi memang hati itu ee sumber ya 14:32 segala sumber. Tbatti 14:35 kan, tapi ternyata lebih sulit tobat 14:39 dari hati ketimbang tobat dari dosa 14:42 zahir. 14:44 Kalau dosa zahir itu kan yang tampak 14:46 dosa. Kalau Nabi Adam kan dosa ya. 14:48 Dosanya apa sih? Dosa juga. Nabi Adam 14:50 diperintahkan Allah jangan makan buahdi 14:53 dimakan juga kan tuh dosa. Tapi kan 14:55 zahir anggota tubuh makan makan gitu ya 14:58 zahir. Jadi kemaksiatan dan dosa zahir 15:02 itu lebih mudah ketimbang tobat dari 15:06 dosa ee batin. Misalnya orang yang 15:09 berzina, orang yang minum khamar, orang 15:11 yang mencuri, kemudian ee dia bertobat 15:14 nasuha, dia berjanji tidak akan 15:16 mengulanginya lagi. itu kan maksiat dosa 15:19 ya. Itu lebih mudah dilakukan ketimbang 15:23 kemaksiatan batin. Maksudnya apa 15:25 kemaksiatan batin? Kalau ya maksiat b 15:28 kan adanya di hati gitu ya. Kalau 15:30 tobatnya benar-benar enggak nasuha, 15:32 kalau benar-benar tidak menyesal itu 15:34 sulit ya. Kalau zahir kan berhenti 15:36 sudah. Tapi hati coba. Ya Allah kalau 15:39 kita perhatikan tobat ee hati itu 15:41 ternyata lebih besar ya kan. Kalau ee 15:44 dalam ee Ibnu Qayyim itu menjelaskan ya, 15:46 Mbak, dosa-dosa besar itu seperti ria, 15:49 ujub, sombong itu ya ee apa yang fakr 15:55 bangga ya. Itu kan dosa-dosa zahir, 15:58 dosa-dosa apa? Maaf, dosa-dosa batin itu 16:00 putus asa itu kan dari batin ya, dari 16:03 hati. tidak mengharapkan rahmat Allah, 16:06 merasa aman dari makar Allah, gembira 16:09 atas penderitaan kaum muslimin, senang 16:11 atas musibah yang menimpa mereka. Itu 16:14 kan hati semua tuh. Ee senang itu kan 16:17 rasa ya, rasa hati ya tersebarnya 16:19 kemaksiatan di tengah-tengah umat Islam. 16:22 Dengki terhadap anugerah Allah kepada 16:24 mereka. Berangan-angan agar anugerah itu 16:27 hilang dari mereka. itu kan semuanya 16:28 dosa-dosa yang disebabkan oleh ee batin 16:32 itu ternyata statusnya jauh lebih haram, 16:35 lebih dosa ketimbang dosa yang dilakukan 16:38 oleh zahir, zina, minuman keras, ya 16:41 dosa-dosa yang tampak itu kan bisa 16:44 berhenti. Tapi kalau hati ya Allah, maka 16:47 bisa jadi Mbak hati seseorang itu 16:49 berlumuran dosa, tapi tidak 16:51 menyadarinya. Nah, bisa jadi walaupun 16:53 mungkin orang itu walaupun misalnya 16:56 orang itu termasuk orang-orang yang 16:58 menjaga penampilan zahirnya mungkin 17:00 dengan menutup aurat gitu ya atau dia ee 17:04 perilakunya sesuai dengan sunah gitu ya 17:06 katanya yang sunah gitu ya tapi dia 17:09 tidak bisa menjaga hatinya itu bisa jadi 17:11 seperti itu karena memang luar biasa 17:13 berat itu sangat sulit itu menjaga dosa 17:17 agar tidak berdosa bapin kita hati kita 17:20 nah bisa jadi ada orang yang mencela 17:22 membuka aib saudaranya. Mungkin ada 17:25 orang yang membuka aib saudaranya yang 17:26 berdosa. Ya, bisa jadi dia lebih besar 17:29 dosanya membuka aib saudaranya daripada 17:32 saudaranya yang dicela tersebut. Bisa 17:35 jadi saudaranya yang telah berbuat 17:37 kemaksiatan tersebut bertobat kepada 17:40 Allah. Ya, tapi orang yang membuka aib, 17:43 yang mencela, yang menggibahnya di 17:45 belakangnya itu kan masih juga itu 17:47 enggak berasa kalau itu dosa. Diomongin 17:49 aja di belakangnya. Itu kan dosa besar. 17:51 Itu dosa yang disebabkan oleh hatinya. 17:55 Maka dosa jadi kata Ibnu Qayyim ini luar 17:58 biasa ya. Beliau menyebutkan bahwa dosa 18:02 engkau mencela saudaramu karena 18:05 melakukan sesuatu dosa bisa jadi lebih 18:08 besar dan lebih parah daripada dosa 18:11 saudaramu itu. Karena dalam celaanmu itu 18:14 terdapat perasaan taub akan ketaatanmu. 18:19 Kamu merasa diri kamu suci, enggak 18:21 seperti yang orang yang saudara yang 18:23 kamu cela. kamu secara tidak langsung 18:26 membanggakan dirimu, menyebut-nyebut 18:28 dirimu, mengklaim dirimu bersih dari 18:31 dosa dengan sombongnya. Sementara di 18:34 sisi lain kamu merendahkan saudaramu itu 18:37 sudah jatuh ke dalamnya. Artinya tanpa 18:39 disadari kadang-kadang kita mencela 18:41 orang itu, Mbak ya kita tanpa kita 18:45 sadari kita merasa diri kita sudah 18:46 bersih dari dosa. Paling enak kan kalau 18:49 ngomongin orang ya, Mbak ya, mencela 18:50 orang gitu ya. Padahal kita juga belum 18:53 tentu bersih kan, kita juga belum tentu 18:56 ee suci, belum tentu juga bisa terlepas 18:59 dari ee apa yang dicela itu kalau itu 19:02 terjadi pada diri kita. Nauzubillah 19:04 minzalik. Jadi ini menunjukkan bahwa 19:07 amalan hati itu jauh lebih berat 19:10 daripada amalan zahir. Ya, semua orang 19:12 bisa saja puasa ya, beribadah puasa. 19:15 Semua orang juga bisa bangun salat 19:17 malam. Semua orang juga bisa salat ya 19:19 sesuai dengan sunah Nabi. Semua orang 19:21 juga bisa berpakaian sebagaimana yang 19:23 disunahkan oleh Nabi. Tapi betapa banyak 19:26 di antara kita yang tahu akan bahayanya 19:29 ri namun masih juga terperosok dengan 19:32 ria. Ya, bangga kalau dipuji sehingga 19:36 jadi besar kepala kayaknya gimana gitu 19:38 ya, Mbak ya? Jadi apa ya? Merasa gimana 19:42 gitu ya. Mungkin ee di antara kita tahu 19:46 bagaimana bahayanya ujub ya, takjub ee 19:49 dirinya tuh ya, tapi tetap aja bangga 19:51 dengan amalan, dengan karya sendiri. 19:53 Siapa dulu dong gitu ya. 19:55 Astagfirullahalazim. 19:57 Ya kadang-kadang enggak menyadari ketika 19:59 kita menyampaikan misalnya pencapaian 20:01 keberhasilan dari keluarga kita, anak 20:04 kita atau siapapun dari kita terselip 20:06 rasa siapa dulu gitu ya. Nah itu jadi 20:09 itu sulit sekali dideteksi. Itu kan 20:11 hati. Mungkin banyak yang sudah hafal 20:14 sabda Nabi misalnya, "La tagdab gitu 20:17 ya." Tapi ternyata hati itu susah 20:20 bersabar ya, Mbak. Masyaallah. Sulit 20:22 menerima takdir Allah pada tahu gitu ya. 20:25 Masyaallah. Dan kita juga bisa jadi 20:27 mengilmui ya. Kita tahu, kita paham 20:30 bahwa semua takdir dan keputusan Allah 20:33 itu yang terbaik bagi kita. Tapi tetap 20:36 aja kadang-kadang suka suzon sama Allah. 20:39 Pasti Allah itu kan di hati enggak 20:40 ngomong tapi hati kan ya Allah. Jadi 20:44 banyak sekali kita sudah paham ilmunya 20:47 tapi ya Allah kita memang harus 20:50 hati-hati karena setan itu mengalir di 20:52 aliran darah kita. Waduh 20:54 bisikan-bisikannya. 20:56 Nah oleh karena itu ee kita selain 20:58 berbicara tentang ee menata hati itu kan 21:03 hati itu juga punya amalannya. Amalan 21:06 hati. Kalau anggota tubuh kan ada amalan 21:09 tata caranya kan ngikutin sunah Nabi ya. 21:11 Tapi kalau amalan hati ini yaitu pertama 21:14 beriman. Beriman itu artinya meyakini 21:18 dengan sepenuh hati akan keberadaan 21:22 Allah, kemahakuasaan Allah, keagungan 21:25 Allah, keyakinan bahwa Allah melihat 21:28 kita. Itu kan rasa ya. Itu itu iman. Itu 21:31 iman. Amalnya hati itu beriman. Beriman 21:33 kepada malaikat sebagai hamba Allah yang 21:36 mulia yang memantau kita, yang hadir 21:39 bersama kita walaupun kita tidak 21:41 melihatnya. Beriman kepada para rasul, 21:44 anbiya yang diutusnya kepada 21:46 kitab-kitabnya, beriman kepada hari 21:48 akhir. Itu kan semuanya ee bab iman tuh 21:51 kan ya di situ di hati kan iman 21:54 keyakinan yang penuh. Nah, itu kemudian 21:57 amalan hati bisa juga bersabar ya 22:00 artinya kekuatan dan ketenangan hati. 22:02 dalam menghadapi semua cobaan yang Allah 22:05 berikan. Makanya Allah memerintahkan 22:07 orang-orang yang beriman tuh untuk sabar 22:09 ya. Sabar. Kemudian carilah istainu 22:12 bisobri wasah. Jadi agar sabar amalan 22:15 hati itu bisa bersabar bantu dengan 22:17 salat. Nah salat itu kan amalan fisik 22:19 ya, amalan ee zahir. Jadi di sini memang 22:23 luar biasa tuh amalan sabar itu enggak 22:25 bisa kalau enggak diiringi dengan salat 22:27 dan salat itu juga kalau enggak diiringi 22:29 sabar juga sulit. Kemudian berniat itu 22:31 juga amalan hati, berniat. Jadi 22:34 pekerjaan hati yang menentukan apakah 22:37 suatu pekerjaan yang dilakukan termasuk 22:39 ibadah atau tidaknya itu dari niat. Nah, 22:42 itu kan amalan hati. Kalau pekerjaan 22:45 ibadah atau aktivitas atau apapun kita 22:47 lakukan untuk ee mengharapkan rida 22:51 Allah, pahala Allah, maka amal itu 22:54 menjadi ibadah. Tapi kalau kita jadikan 22:56 hanya sekedar ya pekerjaan biasa tanpa 23:00 ada diselipkan niat karena Allah jadi ee 23:03 ada jadi amalan kayak gini aja Mbak. 23:06 Kita sekarang kan ee lagi live ya Mbak 23:09 ya. Duduk dengar itu kalau bagi yang 23:11 pendengar ya duduk dengar diam dengar 23:14 menyimak gitu ya. Dari awal niatnya apa 23:16 sih? Kalau niatnya itu dari awal, ah 23:20 daripada enggak ngapa-ngapain, lumayan 23:21 dengerin siapa tahu dapat ilmu gitu ya 23:24 sudah dapat ilmu terus ada pada 23:26 bengang-bengong sudah dengerinlah gitu 23:28 ya. Nah itu semua dimulai dari kalau 23:30 kita ingin dapat berlipat kali anugerah 23:34 dari Allah berupa pahala itu kita 23:36 niatkan semuanya karena Allah. Makanya 23:38 tadi najelis bina nummin saah. Yuk kita 23:42 duduk sejenak beriman sesaat kita 23:43 lakukan karena Allah itu pahalanya luar 23:45 biasa tuh. Jadi sekali lagi semuanya 23:47 kembali kepada niat ya. Menata hati itu 23:50 ya dimulai dari niat. Kita lakukan 23:53 semuanya karena Allah nilainya pahala. 23:56 Ibu-ibu yang di rumah tuh yang 23:57 kerjaannya seputar kasur dapur sumur 23:59 misalnya ya itu 24:01 tiga UR. 24:03 Tiga UR ya. Cuman begitu-gitu aja kan 24:06 masa ya kayak begitu-gitu aja kayak 24:08 amalan yah begitu aja. itu jangan dikira 24:11 pahalanya tidak besar. Itu pahalanya 24:14 akan luar biasa berlipat ganda kalau itu 24:17 dilakukan untuk mencari rida Allah. 24:19 Subhanallah. Jadi enggak ada yang 24:21 sia-sia di sisi Allah kalau kita niatkan 24:23 semuanya karena Allah gitu. Jadi niat. 24:26 Jadi niat itu fungsinya salah satunya 24:28 adalah pembeda antara adah dengan 24:31 ibadah. Adah itu tradisi kebiasaan 24:35 dengan ibadah. Jadi seluruh kebiasaan, 24:37 seluruh tradisi, seluruh pekerjaan yang 24:39 hari-harian kalau kita niatkan karena 24:41 Allah semuanya jadi ibadah. Nah, itu kan 24:44 di hati mulainya ya. Jadi, itulah 24:46 sebabnya agar kita bisa menjaga ee hati, 24:51 menata hati kita [berdehem] ya. Ya itu 24:53 di antaranya dengan cara apa? Dengan 24:56 cara fokuskan semua amal karena Allah. 24:59 Insyaallah hatinya luar biasa tuh ya. 25:01 Berpahala amalnya. Jadi mulai dari niat 25:04 ya, kemudian hindari penghinaan ya, 25:07 apapun yang bersifat merendahkan, 25:11 ejekan, penghinaan, 25:14 celaan, cemoohan, apapun bentuknya 25:18 terhadap seseorang ya, apakah itu 25:20 terkait dengan kepribadiannya, bentuk 25:22 tubuhnya, apapun kita hindarkan. jangan 25:25 pernah melakukan itu. Karena ini masalah 25:28 ini masalah yang ee yang dianggap dengan 25:30 apa ya celaan itu ya penghinaan itu. 25:32 Jadi itu nanti berdampak kepada hati 25:35 kita. Hati kita itu akan merasakan lebih 25:38 baik gitu ya. Karena biasanya orang 25:40 kalau mencela orang lain kan menganggap 25:41 dirinya bersih. Yang ada nanti kan 25:43 munculnya apa? perasaan ya orang itu 25:45 sakit hati bahkan ya kalau ya kalau 25:49 sudah bermain di hati itu repot lah. 25:50 Makanya Rasulullah itu memberikan kita 25:53 nasihat ya la tasubbu ashabi ya termasuk 25:56 kita enggak boleh mencela sahabat Nabi 25:58 siapapun dia. Kalau ikut sahabat Nabi 26:00 jangan dicela ya. Bah ras mengatakan 26:11 jangan kalian cela, sahabatku. Kalau 26:13 seandainya salah seorang dari kalian 26:16 berinfak emas sebesar Uhud, ya maka 26:19 tidak akan menyamai infak mereka ya. 26:22 Mereka berinfak kurma atau gandum atau 26:24 apapunlah ya. Walaupun hanya dengan dua 26:26 genggam atau segenggam tangan tuh enggak 26:28 pernah bisa ee menyamai mereka. Jadi 26:31 artinya jaga jaga hati karena memang 26:36 masyaallah itu yang menata hati itu jadi 26:38 hati itu berbuat baik pahalanya besar, 26:41 berbuat salah dosanya juga besar itu 26:42 semuanya dari hati ya. Nah, ini Mbak 26:45 jadi amal zahir itu 26:48 nilainya lebih ee besar atau kecilnya 26:51 itu tergantung dari amalan hati ya. Jadi 26:53 yang tahu masalah amalan hati itu hanya 26:58 orang yang bersangkutan. Kita enggak 26:59 bisa nilai orang. kita tidak bisa 27:01 melihat orang dari tampilan zahirnya 27:03 gitu, Mbak ya. Ee selain itu juga untuk 27:08 menjaga hati atau untuk menata hati itu 27:11 jangan ikut campur urusan pribadi orang 27:14 lain. Maksudnya 27:17 urusan yang urusan dia sendiri enggak 27:19 usah ikut campurlah kalau tidak apa 27:22 berkaitan dengan kita. Itu kan urusan 27:23 dia. Dia mau bagaiman pun ya e 27:26 kelakuannya gitu enggak usah terusik. 27:28 Itu dia gitu ya. Kadang-kadang kita kan 27:31 ngelihat orang langsung komen, "Ya, 27:32 hati-hati. 27:34 Ini bahaya juga buat hati kita kalau 27:36 suka gampang komen-komen gitu ya. 27:38 Termasuk juga ee menghindari 27:40 pembandingan, membandingkan ya. 27:43 Menghindar itu kan amalan hati. jangan 27:44 sampai membandingkan ee kita dengan 27:47 orang lain atau siapapun ya atau ee 27:50 membandingkan jasa kebaikan, penampilan 27:53 gitu ya, kedudukan tuh enggak usah 27:55 dibanding-bandingkan lah. Jadi nanti ada 27:57 yang ee kita hargai karena mungkin 28:01 kedudukannya tapi yang ini tidak kita 28:03 hargai itu kan nanti akan timbul itu 28:05 membandingkan atau membandingkan hidup 28:06 kita dengan hidup kakak kita, 28:08 keluarganya gitu. itu juga ee amalan 28:11 hati bahaya juga itu muncul nanti ee 28:13 rasa tidak ikhlas, tidak rida dengan 28:16 takdir Allah itu kan hati juga ya. Jadi 28:20 ee ini luar biasa nih masalah-masalah 28:22 hati ini jangan munggit masa lalu tuh 28:24 kalau ee dalam kondisi kita dalam 28:28 keadaan mungkin masa lalunya itu aib ya 28:30 udahlah tutup buku ceritanya kita ke 28:33 depan ya. Jadi setiap kita kan pasti 28:36 punya masa lalu ya. Ya sudahlah kita kan 28:37 ke depan hidup kita. Dunia ini berapa 28:39 lama ya? Paling sekitar 60 70 tahun 28:42 usianya ee umat Muhammad sallallahu 28:43 alaihi wasallam. Yang panjang itu adalah 28:45 ke depannya itu alam barzakh kemudian 28:49 alam akhirat. Tuh wah lama itu, Mbak. 28:51 Kalau di alam barzakh aja itu sejak Nabi 28:55 Adam tuh sudah di alam barzakh tuh sudah 28:57 berapa abad tahun yang lalu ya? 29:00 Sudah berapa abad? Berabad-abad yang 29:01 lalu Nabi Adam meninggal masih di alam 29:03 barzakh. Kita belum ke alam barzakh ya, 29:05 Mbak ya. Paling usia kita berapa sih? 29:08 Paling usia Nabi umat Muhammad 29:10 sallallahu alaihi wasallam tuh 60 sampai 29:11 70. Bain sitin waabin ya. Nah, itu kakek 29:16 moyang kita aja masih di alam barzakh. 29:18 Nah, belum lagi nanti di yaumil akhir. 29:21 Di yaumil akhir itu lama hisabnya itu 29:23 50.000 tahun. Ternyata masa depan kita 29:26 tuh masih panjang. Karena masa depan 29:28 kita masih panjang dan belum jelas 29:30 posisi kita di mana, maka kita hindari 29:33 mengingkut-ingkit kesalahan atau aib 29:36 atau kekurangan masa lalu kita. Kalau 29:38 itu buruk, kita tinggal bertobat ya kita 29:41 ee baik, kita ee sembunyikan aib masa 29:44 lalu. Kemudian kita perbaiki, kita 29:47 berharap Allah mengampuni kita. Jadi 29:49 enggak usah di diungkit-ungkit lagi, 29:51 apalagi disebar, apalagi di apa 29:53 diviralkan ya punya masa lalu dengan 29:56 mantan suami misalnya gitu ya. Sakit 29:59 sekali gitu ya. Terus aja 30:01 diungkit-ungkit buat apa? Udah udah udah 30:03 selesai kan. Jadi untuk menjaga 30:06 kewarasan hati dan untuk kebersihan hati 30:09 udah tidak mengungkit masa lalu. 30:12 Kemudian jangan mengambil hak orang ya. 30:15 Jadi jangan menikmati hak orang yang 30:16 bukan milik kita itu nanti ya hati kita 30:19 kebahagiaan itu kan jadi ini ya jadi 30:21 akan sulit kita mendapatkan kebahagiaan 30:24 apabila masih ada hak-hak orang pada 30:26 diri kita termasuk juga ee jangan pernah 30:30 menghina mencelak ya mentertawakan itu 30:33 semua rambu-rambu sudah ada dalam surat 30:35 Alhujurat itu ya ayat 11 dan 12 itu ya 30:38 kemudian termasuk dalam hal tampilan 30:40 fisik ini untuk menati kita agar 30:43 mudah-mudahan bisa bersih 30:44 Jangan pernah ee berkomilan. 30:50 Mungkin ada bau badan, bau mulut gitu, 30:52 Mbak ya. Masyaallah. 30:54 Kadang-kadang dalam hati nih orang ini 30:56 kan suka ngomong gitu ya. Apalagi nanti 30:59 gibah lagi ngomong di belakang [tertawa] 31:01 ya. Padahal dia tuh kok bawa jengkol 31:02 gitu misalnya 31:05 ya. Jadi ini memang ee kita perlu 31:07 mengontrol apa lisan kita ya ee dari 31:10 penilaian karena ini kaitannya dengan 31:12 hati seakan-akan. hati kita tuh udah 31:15 benar aja kayaknya gitu ya dengan mudah 31:17 orang ya. Jadi ee menata hati ini 31:21 penting dan kita tidak tahu ya bagaimana 31:24 akhir dari kehidupan kita karena 31:26 Allahlah yang membolak-balikkan hati 31:28 kita. Maka kita mulai menata hati ya 31:31 dengan tentu saja sesuai dengan apa yang 31:34 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 31:36 perintahkan kepada kita. menjaga hati, 31:38 [berdehem] 31:39 kebersihannya, 31:41 tidak ee menjauhkannya dari 31:43 kotoran-kotorannya seperti ria, ujub, 31:46 sombong, takabur, munafik, iri, danki 31:49 banyak banget tuh amalan-amalan hati. 31:51 Semoga Allah membersihkan hati kita dan 31:53 tentu saja ee kita minta bantuan kepada 31:57 Allah agar Allah menjaga hati kita. 31:59 Biasanya doa yang diajarkan Rasul itu ya 32:03 ee Allah mafsi takwaha. Ya Allahniakan 32:06 aku ketakwaan. Wakiha. Engkaulah yang 32:09 mensucikannya. Anta khairun man zakaha 32:12 anta walidauha wa maulaha. Engkaulah 32:14 yang menjaganya, engkaulah yang menjaga 32:17 membimbingnya. Engkaulah yang 32:19 menguasainya. Jadi artinya semua yang 32:22 bisa berkehendak membersihkan hati kita 32:25 itu hanya Allah. Maka kita minta kepada 32:27 Allah agar menjaganya. Wallahuam bawab. 32:29 Begitu Mbak. 32:31 Masyaallah. Jadi, ikhwan akhwat, 32:34 segumpal daging yang disebut hati tadi 32:37 perannya luar biasa sekali ya. 32:39 Kelihatannya sih semua sudah kita 32:41 jalankan ibadah seoptimal mungkin, tapi 32:47 kok di dalam lubuk hati yang paling 32:50 dalam ada aja sesuatu yang membuat kita 32:55 ee apa mau dibilang memberontak bukan. 32:58 Tetapi masalah kan selalu hadir dan 33:02 masalah yang datang biasanya harusnya 33:04 mematangkan kita, mendewasakan kita. 33:07 Tetapi biasanya yang tergerak dulu, yang 33:11 em sibuk dulu itu hati kita. Ya, 33:15 mudah-mudahan ya kita akan mampu untuk 33:19 melakukan amal badan atau fisik kita ini 33:22 enggak sia-sia karena amal hati kita 33:25 jaga. Ustaz Zah boleh kita langsung ke 33:28 pertanyaan dulu ya. 33:29 I silakan. 33:31 Baik ini. Asalamualaikum ustazah. Saya 33:36 Hendra dari Tangerang. Akhir-akhir ini 33:39 saya sering merasa gelisah, cemas 33:42 mikirin masa depan. 33:44 Pekerjaan ekonomi yang enggak menentu. 33:48 Hati jadi enggak tenang, Ustazah. bahkan 33:51 sering overthinking. Gimana dong 33:54 menguatkan tawakal kita kepada Allah 33:57 agar ujian ini bisa dihadapi dengan hati 34:00 yang tenang? Terima kasih. 34:03 Iya. Masyaallah. Subhanallah ya. Dengan 34:06 kondisi kita saat ini jadi ya hati jadi 34:11 cemas terhadap masa depan ya kondisi ya. 34:15 Jadi ee ketika kita kembali kepada apa 34:18 yang telah disampaikan oleh Rasulullah 34:21 sallallahu alaihi wasallam ya jika hati 34:24 tidak tenang itu kan ada Mbak ya hati 34:27 ya. Heeh. Maka kembalikan kepada Allah. 34:29 Artinya apa? Kegelisan kegelisahan hati 34:32 itu banyak sebabnya ya. Apakah kita 34:36 bergantung atau tergantung kepada 34:38 manusia, kepada makhluk atau sudahkah 34:41 kita gantungkan hati kita kepada Allah? 34:43 Jadi kalau kita memikirkan musibah, 34:47 ujian, cobaan, tapi kita belum 34:50 kembalikan kepada siapa yang memberikan 34:52 kita ujian cobaan, mungkin di situ ada 34:54 kegelisahan. Makanya jaminan ini jaminan 34:58 halal, jaminan mutu ini benar-benar 35:00 1000%. Coba deh, gitu ya. Ala 35:03 bidikrillahi tmainnul qulub. Ingatlah 35:08 hanya dengan mengingat Allah hati 35:10 menjadi tentram. Ya. Jadi ee jadi kalau 35:14 masa depan kita itu kita pikirkan sampai 35:18 kita ee mungkin abai ya dalam bersandar 35:22 kepada Allah. Coba deh salatnya perbaiki 35:25 dulu deh ya. Coba deh perbanyak istigfar 35:27 dulu, jaga salat lima waktu. Ini 35:29 benar-benar salat ya apa benar-benar ee 35:33 perbanyak baca Quran. Intinya tuh 35:35 mendekat kepada Allah yang maha melihat 35:37 yang telah menciptakan kita. ee kita 35:40 mendekatkan diri kepadanya. Hanya 35:42 Allahlah sumber ketenangan kita. Nah, 35:45 nanti kalau kita sudah jadikan Allah 35:46 sebagai satu-satunya gantungan kita, 35:50 backup kita, yang m-backup kita, nanti 35:52 Allah akan memberikan ketenangan kepada 35:54 kita. Kita minta kepada Allah untuk 35:55 memberikan solusi. Ada aja Allah berikan 35:57 solusinya, insyaallah. Jadi artinya itu 36:00 dulu yang pertama ya menggantungkan 36:03 harapan kepada Allah. Artinya 36:05 kadang-kadang kan orang tuh ee ketika 36:08 ada masalah kan dia hanya melihat 36:11 permasalahannya tapi tidak melihat siapa 36:13 yang memberikan permasalahan itu. Kalau 36:15 hukum di di dunia ini, di alam ini, di 36:18 dunia ini kan ada ee sunatullah ya, 36:21 hukum sebab akibat itu pasti ada. Itu 36:24 tuh memang di dunia itu hukumnya sebab 36:26 akibat. Sunah kauniah ada sebab, ada 36:28 akibat. Kalau sakit kenapa sakit enggak? 36:30 Karena tidak menjaga tidak menjaga 36:32 kesehatan ya sakit kan gitu ya. sebab 36:34 akibat. 36:35 Tapi Allah itu musabibul asbab itu tidak 36:38 terkait dengan sebab akibat. Itu Allah 36:41 akan itu untuk Allah itu tidak tidak 36:43 sama seperti makhluk. Maka oleh karena 36:46 itu menggantungkan harapan hati kita 36:49 kepada pencipta kita tuh sangat penting. 36:52 Jadi kalau hati gelisah, resah, coba deh 36:55 hubungan kita dengan Allah seperti apa 36:56 gitu ya. Kemudian ee yang kedua enggak 36:59 kalah penting juga itu berteman dengan 37:01 orang-orang yang saleh. Artinya punya 37:04 komunitas yang bisa memberikan 37:07 kesejukan, yang bisa menambahkan iman 37:10 kepada kita. Lingkungan yang mencari 37:13 solusi. Jadi bukan mempermasalahkan ee 37:16 mempermasalahkan solusi gitu ya. Mencari 37:19 solusi kan ada orang ada solusi kayak 37:21 dipermasalahkan lagi ya. Jadi bagaimana 37:24 komunitas itu penting supaya menenangkan 37:26 hati. Jadi ketika melihat dan merasakan 37:30 ya bagaimana kondisi saat ini ya Allah 37:33 luar biasa ya kalau berpikir duniawi 37:35 mungkin kita mikir gimana ya utang 37:37 negara gini sampai bayi juga kena harus 37:40 [tertawa] bayar punya hutang juga nanti 37:42 gimana masa depan terus gimana kan 37:43 mikirnya tuh kan jadi sampai cemas 37:45 sendiri jadinya karena kita melihat dari 37:48 sisi ee kita sebagai ee hamba Allah ya 37:52 dengan penuh permasalahan tapi ketika 37:54 kita kembalikan kepada Allah dengan 37:57 tentu saja mendekatkan diri kemudian 37:59 mencari ee apa komunitas yang baik 38:03 kemudian berusaha artinya wakulia malu 38:05 aja 38:06 ya untuk beramal aja bekerja aja 38:08 berusaha aja Allah akan dan rasulnya 38:11 akan melihat usaha kita jadi kalau kita 38:13 banyakan ya apalagi kondisi kayak 38:15 sekarang banyakan diskusi apa segala 38:17 enggak ada jalan keluarnya kan Mbaknya 38:20 banyak phkphk akhirnya ngumpul sesama 38:22 orang yang phphk ya ngobrol akhirnya kan 38:24 bisa gimana mana lebih baik kan kita 38:27 berusaha untuk mencari solusinya seperti 38:29 apa sambil kita ee mendekatkan diri 38:32 kepada Allah. Pernah ada seorang 38:35 sahabat ya punya hutang kan ada hadis 38:38 Nabi itu kalau ee bacalah doa ini supaya 38:40 terhindadat hutang gitu ya. Nah, 38:42 akhirnya dia baca doa itu cuma di masjid 38:45 aja. Gimana mau dapati [tertawa] dari 38:47 Allah hanya berdoa tapi tidak usaha. 38:50 Karena hukum sebab akibat itu harus kita 38:52 ee jalani di dunia ini. Hukum sebab 38:54 akibat. Enggak bisa kita hanya berdoa 38:56 kemudian Allah berikan ee solusi ya. 39:00 Kita doa itu ya ee sebab akibatlah 39:03 setiap pasti Allah akan membantu kita 39:06 ketika kita berusaha ikhtiar. Itu 39:08 penting. Jadi sekali lagi dengan kondisi 39:11 saat ini ya hati ketika tidak tenang 39:15 muncul overthinking ya. Coba dicek 39:18 sejauh mana kita dekat kepada pemilik 39:20 hati. Ketika kita dekat kepada pemilik 39:24 hati, mudah-mudahan Allah berikan kita 39:27 solusi, Allah berikan kita jalan keluar 39:29 yang terbaik. 39:33 Wallaham begitu kali, Mbak ya. 39:35 Masyaallah. Jadi, hati kita milik Allah. 39:39 Kalau ikhwan akhwat merasa ada yang 39:41 mencuri hati, itu lain lagi, ya. 39:43 [tertawa] 39:45 Jadi masalah yang datang mudah-mudahan 39:47 bisa membuat kita menjadi semakin 39:49 tangguh, kuat menghadapi rintangan 39:52 dan kalau bisa sih mendewasakan kita ya, 39:55 Ustazah ya. Kemudian ini pertanyaan 39:58 berikutnya dari 40:03 siapa nih? Mbak Fatimah yang ada di 40:05 Bekasi. 40:07 Ustazah, mohon dong gimana caranya yang 40:10 paling efektif untuk bisa mengobati hati 40:14 yang kadang-kadang ee terusik gitu kalau 40:19 melihat keberhasilan orang lain. 40:21 Tetangga gimana gitu jadi ngiri. Saya 40:25 ingin sekali punya hati yang bersih, 40:27 ikut bahagia. Kalau ada orang lain 40:28 bahagia, ikut menikmati kebahagiaan 40:31 orang lain. Bukannya malah iri gitu ya. 40:33 Mohon bimbingannya, Ustazah. Terima 40:35 kasih banyak. Yuk, Mbak Fatimah kita 40:37 dengerin. 40:38 Masyaallah. Masyaallah. Ya, jadi memang 40:42 kadang-kadang ya itulah godaan setan ya. 40:45 Ada aja ya ee hati tuh jadi 40:47 kadang-kadang terusik juga lah. Kita 40:50 sama pernikahannya misalnya contoh ya, 40:53 sama-sama 5 tahun usia pernikahan tapi 40:56 dia sudah bisa beli rumah tuh gitu ya. 40:59 Kok dia begini-gini akhirnya ngelihat 41:00 suaminya yah ternyata suami saya 41:02 begini-gini aja. Jadi gimana mau artinya 41:05 dia banding-bandingkan barangkali begitu 41:07 ya. 41:07 Iya. 41:07 Nah, ini memang ee makanya Allah 41:11 menurunkan ayat eh surat ya agar kita 41:16 terhindar dari hasad. Itu namanya hasad 41:18 ya dengki ya. Dalam surat Alfalaq itu 41:21 kan wamin syarri hasidin idza hasad ya 41:24 berlindung kepada ee kepada Allah ya 41:28 dari kejahatan dengki ketika dia dengki, 41:30 ketika dia hasad. Jadi ini menunjukkan 41:32 bahwa hasad itu ada sebenarnya dan kita 41:36 wajib berlindung kepada Allah ya karena 41:38 hati itu ee gampang berubah-rubah ya. 41:43 Jadi bagaimana caranya ya agar kita 41:45 tidak ee bisa menata hati agar tidak 41:48 mudah untuk ee hasad ya kalau bahasanya 41:51 itu kan hasad ya dengki ya. Yang pertama 41:54 tentu saja kita mengimani rukun iman itu 41:59 yang ada enam dan di antaranya iman 42:02 kepada ee kepada Allah pasti ya itu yang 42:05 pertama dan utama. Jadi meyakini bahwa 42:09 semua urusan itu berada di tangan Allah. 42:12 Jadi tidak ada satu orang pun yang mampu 42:16 mengurus kita. Artinya mengatur kita. 42:19 Semua urusan itu urusan Allah. Allah 42:21 yang memberikan rezeki kepada kita. 42:23 Allah yang memberikan kita ujian, 42:25 cobaan. Sudah menakar rezeki kita dari 42:29 Allah tuh sudah menentukan semuanya 42:30 untuk kita. Nah, ketika tetangga kita 42:33 atau saudara kita Allah berikan 42:36 karunianya yang mungkin melebihi dari 42:39 apa yang telah Allah berikan kepada 42:40 kita, kita yakini, "Oh, berarti memang 42:43 rezekinya seperti itu." Jadi intinya 42:44 gini, ini salah satunya kan Allah itu 42:46 razak ya. Allah itu pemberi rezeki. 42:48 Allah telah tetapkan rezeki untuk 42:51 hamba-hambanya. Jadi ketika hambanya 42:55 sudah ditetapkan oleh Allah rezeki 42:56 kemudian ternyata banyak besar dan 42:59 berlipat ya kita meyakini bahwa Allah 43:01 itu adalah pemberi rezeki. Itu sudah 43:03 takdir dia. Kita alhamdulillah ya 43:05 mudah-mudahan Allah juga berikan kita 43:06 rezeki. Itu tuh enggak ada masalah. itu 43:09 meyakini itu. Jadi ee misalkan ada 43:11 rezeki kita misalnya diambil sama orang 43:13 dicuri, digarong gitu ya, di 43:16 dibegal atau apa, yakinlah bahwa rezeki 43:20 kita enggak akan berkurang. Itu nanti 43:22 Allah akan gantikan dengan cara yang 43:23 lain. Jadi enggak akan berkurang rezeki 43:25 kita karena dicuri orang. Yait jalannya 43:28 aja Allah akan gantikan dengan cara yang 43:29 lain. Jadi ini semua urusan itu berada 43:32 di tangan Allah. Itu keyakinan itu 43:33 memang iman ya. iman kepada ee Allah, 43:36 kepada takdir, kepada ya itu memang 43:39 dibutuhkan ee iman itu kan butuh tiga 43:43 hal ya. Jadi tadi mengilmui, 43:46 kemudian berusaha untuk meyakini dan 43:49 kita berusaha untuk mengamalkan. Nah, 43:51 untuk mengobati hati tadi ya kita minta 43:53 pada Allah doa agar hati kita 43:55 dibersihkan. Kemudian kita meyakini 43:59 bahwa ini sudah takdir Allah. Allah itu 44:02 memberikan karunia kepada sebagian 44:05 hambanya, tidak kepada yang lain. Nah, 44:07 ini ada yang menarik, Mbak. Kita 44:09 contohkan deh kisah ee sahabat Nabi. 44:12 Sahabat Nabi itu kan ada yang di yang 44:14 namanya ahlusfah yang tinggal di Masjid 44:17 Nabawi yang kondisi ekonominya tuh 44:20 sangat ee memprihatinkan. Jadi karena 44:23 enggak punya rumah tinggalnya di masjid 44:25 gitu ya. 44:26 Ee saleh gitu. Saleh. Sahabat Nabi itu 44:28 kan masih saleh ya. Tapi ada sahabat 44:31 Nabi yang diberikan rezeki. Nah, jadi 44:33 sahabat yang di alus sufah ni datang 44:35 kepada Nabi curhat gitu ya. 44:37 Ya Rasulullah itu sahabat-sahabat ya 44:41 ahlusur 44:42 apa namanya orang-orang yang diberikan 44:45 karunia itu diborong semua 44:48 bil ujur gitu ya. Mereka salat seperti 44:51 kami, mereka sodqah seperti kami gitu 44:53 ya. ee mereka tuh melakukan ibadah 44:56 seperti kami. Cuman bedanya mereka punya 44:58 harta, mereka bisa berhaji, berzakat, 45:00 berinfak, bersedekah gitu ya. Nah, kami 45:03 yang enggak bisa itu, tapi keamalan kami 45:05 mereka kerjakan. Nah, mungkin itu tuh 45:07 bisa perbandingan yang luar biasa. 45:09 Mereka datang kepada Nabi itu ngirinya 45:11 bukan ngiri kok dia diberikan harta ya. 45:13 Bukan itu. 45:14 Yang disampaikan kepada Rasul itu adalah 45:18 memanfaatkan rezeki yang Allah berikan 45:20 untuk kebaikan. itu kami juga pengin 45:23 begitu punya harta kemudian kami bisa 45:25 berhaji, berinfak, bersedekah, berderma 45:27 dan segala macam. Jadi kalau bisa rasa 45:31 kita melihat orang-orang berhasil tuh 45:33 bukan seperti tapi kemanfaatan apa eh 45:36 pengin deh punya jadi ATM bisa bantu 45:39 orang-orang kayak gitu tuh boleh tuh ya 45:41 enggak ada masalah tuh boleh. Sahabat 45:43 Nabi juga begitu ya Rasulullah mereka 45:45 sudah borong semuanya pahala. Nah, tapi 45:47 Rasulullah memberikan solusi. Solusinya 45:49 tuh adalah solusi ruh. 45:52 Kalian mau enggak mengamalkan? Kalau 45:54 kalian amalkan tuh kalian memiliki 45:56 kelebihan lebih dari mereka tuh lebih 45:58 utama dari mereka dari apa yang mereka 45:59 miliki. Nah, diajarkan oleh Nabi itu ya 46:02 bacalah 33 kali setelah selesai salat 46:05 fardu tuh ya subhanallah 33 kali 46:08 alhamdulillah 33 kali Allahu Akbar itu 46:12 ya. Akhirnya mereka tuh ngamalin. 46:15 Jadi ini termasuk ee keutamaan membaca 46:18 itu ya, membaca tasbih gitu ya, tahmid, 46:21 takbir itu ya. Setelah salat fardu itu 46:24 ee mendapatkan seluruh kebaikanlah ya 46:28 seperti pahalanya haji, umrah, infak, 46:29 sodqah ya. [tertawa] 46:31 Nah, terus mereka amalkan itu 46:34 ya. Ternyata orang-orang kaya sahabat 46:36 Nabi itu kan juga mereka kan punya 46:38 prinsip fasabikirat, berlomba-lomba 46:41 dalam kebaikan. Dengar juga tuh habis 46:43 salat dibaca itu tuh gitu mereka 46:45 ngamalin enggak langsung pergi tuh habis 46:47 salat mereka juga zikir ya ternyata yang 46:51 sahabat Nabi ah sufah ini melihat ya 46:53 dibaca juga gitu ya mereka juga amalkan 46:57 e Rasul datang lagi kepada Nabi 46:58 Rasulullah mereka amalkan apa yang telah 47:00 engkau wajarkan Rasulullah senyum 47:03 artinya apa telah memberikan karunianya 47:07 kepada sebagian kalian jadi artinya di 47:09 sini bahwa untuk menghind dari hati yang 47:13 tanda kutip ya hasad atau dengki kepada 47:16 karunia dari orang lain. Kita kembalikan 47:19 bahwa Allahlah yang memberikannya dan 47:22 takdir kita itu berbeda-beda. Yang Allah 47:25 perhatikan dan Allah nilai itu adalah 47:27 ketakwaan. Kemudian kita doakan. Jadi 47:30 ini sangat penting buat kita untuk 47:33 meminimalisir rasa hati yang tanda kutip 47:36 hasad atau dengki kepada orang itu 47:38 dengan doa, "Ya Allah, mudah-mudahan 47:41 mereka istikamah. Ya Allah, aku juga mau 47:43 kayak gitu gitu ya. Engkau berikan 47:45 mereka karunia ya Allah, aku juga mau 47:47 mudah-mudahan Engkau sehatkan mereka." 47:49 Jadi, doakanlah. Jadi, mendoakan orang 47:51 itu adalah membersihkan hati kita 47:53 insyaallah ya. Mendoakan setiap kebaikan 47:56 yang diterima oleh orang lain. Kita 47:58 lihat ya. Kita doakan misalnya ada 48:01 keberhasilan mungkin anaknya hafiz atau 48:03 hafidah rumah tangganya sepertinya kalau 48:06 kita lihat kan suka ada tuh Mbak ya 48:08 kalau lihat-lihat di 48:09 media sosial tuh kayaknya keluarga 48:11 bahagia ya anaknya penghafal Quran semua 48:15 kayaknya suaminya sayang deh sama 48:17 istrinya kayak gitu ya 48:18 pas lihat takdir kita kok begini sih nah 48:20 kita doakan ya Allah mudah-mudahan 48:22 Engkau berikan keistikamahan kepada 48:24 mereka dan Engkau berikan kebahagiaan 48:26 kepada kam itu sangat efektif untuk 48:29 menghabiskan ee godaan-godaan setan agar 48:33 kita dengki insyaallah. Jadi, doakan, 48:35 doakan agar hati kita jadi bersih ya. 48:39 Sehingga kita mampu menghilangkan 48:41 kotoran-kotoran kita. Berusaha ya untuk 48:44 ee merasa bahagia ketika orang 48:46 mendapatkan kebahagiaan ya. Jadi ini 48:48 hati ini memang perlu dijaga ya. Dijaga 48:50 dari segala macam maksiat ya. Kecuali 48:52 kecuali kalau kita sudah melakukan 48:54 maksiat itu menjaga hati itu sulit. 48:56 makanan makanan kita makanan yang haram. 48:59 Kita melakukan perbuatan-perbuatan dosa 49:02 itu ya maksiat. Nah, itu memang sulit 49:04 seperti mudah bergibah, mudah mencela. 49:08 Nah, itu tuh memang butuh ee apa ya 49:11 usaha yang maksimal untuk membersihkan 49:14 hati dari kotoran-kotorannya. Ya, 49:16 begitu, Mbak. 49:18 Heeh. Jadi sesibuk apapun atau sekeren 49:22 apapun sesuatu yang kita tinggalkan saat 49:25 salat setelah salam jangan buru-buru 49:27 bangun ya. Biarpun itu bola lagi asik 49:29 banget gitu. [tertawa] 49:31 Bukan lantas jalan ya. Allahum antas 49:33 salam itu lagi lantas jalan gitu. 49:36 Oke. Ini dari Ibu Yeti Setiawati 49:38 bertanya. Asalamualaikum 49:41 ustazah. 49:43 Gimana caranya menegur orang yang bau 49:47 mulut dan badannya enggak enak banget 49:50 karena ya begitu deh jarang mandi kali. 49:54 Bagaimana caranya agar enggak menambah 49:56 dosa? Eh, niatnya baik ya. Tapi kalau 50:00 caranya salah bisa dosa gitu. [tertawa] 50:03 Silakan jawabannya ditunggu. 50:05 Jadi yang pertama yang kita perlu pahami 50:08 adalah innamal a'malu bin niat. Semua 50:12 tergantung niat. Jadi menegur orang yang 50:15 bau badan, bau mulut itu memang 50:19 hati-hati ya untuk menyampaikannya. 50:21 Hati-hati. Pertama jaga dulu hati kita 50:24 ini. Kita menyampaikan jangan sampai ada 50:27 rasa kita tuh lebih wangi, lebih baik 50:30 dari dia ya. Nah itu jaga dulu hatinya. 50:33 ini karena kita sayang dengannya, karena 50:36 kita tidak ingin dia itu di ee apa ya di 50:39 secara tidak langsung dispelein, 50:41 disindir-sindir gitu ya. Maka pertama 50:44 tentu hati-hati ya menyampaikannya 50:47 secara pribadi. Jangan depan orang, 50:49 pelan-pelan. Tapi ada lombak kasus ya 50:51 ini benar ini kejadian sudah lama nih 50:54 dengan teman saya ya 50:55 ee agak bau badan gitu badannya ya. 50:57 Terus karena untuk ee apa namanya? 51:00 mengingatkan dia belikan itu tuh yang 51:03 MBK itu, Mbak, menghilangkan ba keringat 51:06 ya. 51:06 Terus dia dia ngomong enggak di depan 51:08 orang ya pelan-pelan, "Mbak, maaf ya, 51:11 ini buat bisa dipakai nih buat Mbak 51:13 gitu. Niatnya tuh supaya dia pakai itu 51:16 supaya tidak bau ya ternyata 51:19 penerimaannya tidak positif. Terus 51:22 emangnya saya marah-marah, waduh ini 51:24 salah lagi ya." Jadi intinya ee pertama 51:28 menyampaikannya secara pribadi ee 51:30 mempergunakan bahasa yang lembut gitu 51:32 ya. Kemudian ee apa ya? Sampaikan dengan 51:37 Mbak mau enggak ini gitu ya. Apa saya 51:39 punya ini di rumah ada nih Mbak bisa 51:41 pakai nih habis mandi nih bagus deh 51:43 gitu. Enggak usah disebut-sebut. Mohon 51:45 maaf ya Mbak Mbak baunya [tertawa] 51:46 jangan 51:48 langsung aja nih bisa bagus loh ini. 51:49 Enak loh baunya Mbak. Nah kalau misalnya 51:51 bau mulut ya kasih aja permen. Kasih 51:54 permen gitu ya. Terus kemudian ee apa 51:58 atau mungkin kalau kita punya beli 52:00 mendingan kita berikan langsung ya obat 52:03 kumur-kumur atau apa gitu ya atau kita 52:05 berdua gitu ee cerita gitu biarkan 52:09 dengar cerita saya kemarin tuh sakit 52:11 gigi ya tapi benar jangan bohong ya 52:12 ceritanya [tertawa] terus agak ini deh 52:15 sakit kayaknya mempengaruhi ini deh ee 52:18 apa bau mulut saya pakai ini loh Mbak 52:20 jadi kita ya caranya aja deh ya 52:22 mengungkapkannya intinya jaga hati dulu 52:25 Ya. Jadi kalau misalnya mau mampu 52:28 tergantung orangnya ya kan ada orang 52:30 yang ceplos-cepllos baik biasa aja ada 52:32 orang yang sensitif. Nah, ini agak repot 52:34 nih yang sensitif. Tapi kalau yang agak 52:36 terbuka kita bisa pertama kita minta 52:38 maaf dulu. Maaf ya, Mbak. Maaf ya, Bu. 52:41 Ee sebenarnya saya enggak enak loh ee 52:43 menyampaikannya ee maaf Ibu lagi sakit 52:45 gigi ya gitu. [tertawa] 52:47 Emang kenapa enggak? Ini sepertinya ya 52:51 kayak gitu deh ngomongnya ya. Ya, 52:53 intinya caranya sebaik mungkinlah gitu 52:56 ya, Bu. 52:58 Masyaallah. 52:59 Sebenarnya kalau punya ilmunya Mbak Mbak 53:01 Nuning, itu Rasulullah kan sudah 53:03 menyatakan ya, 53:04 jangan salat bersama kami di sini bagi 53:07 yang memakan makanan bawang gitu ya. 53:09 Artinya Rasul tuh melarang sahabat yang 53:13 mempengaruhi ee saudara yang lain. Kan 53:16 terganggu tuh terganggu dengan bawa 53:19 badannya. Jadi yang memakan bawang itu 53:21 ada isyarat supaya ke masjid itu wangi. 53:25 Justru kalau ke masjid itu bau, bau 53:27 badan, bau mulut, itu berarti dia tidak 53:30 mengamalkan ee apa yang diperintahkan 53:32 Nabi. Itu yang pertama. Kemudian yang 53:34 kedua, dia telah menyakiti 53:35 saudara-saudaranya. 53:37 Kan menyakiti itu enggak boleh juga, 53:38 Mbak. Kan sebaik bahkan menyenangkan 53:40 orang lain idhi surur itu ibadah. 53:44 Memasukkan rasa senang kepada orang lain 53:46 itu ibadah. Tapi kalau sebaliknya 53:48 memasukkan rasa tidak suka kepada orang 53:50 lain, kayaknya ada masalah deh di situ 53:52 ya. H 53:54 betul enggak? 53:55 Iya. Kalau kasih MBK kurang 53:57 menyenangkan, kasih parfum boleh kali 53:59 ya. 54:00 Masyaallah pahalanya besar itu kalau 54:01 dipakai ya, Mbak. 54:02 Enggak usah ngomong tapi kasih aja kan 54:05 terus dipakai. 54:06 Mudah-mudahan merasa ya. 54:08 Heeh. Jadi yang berikutnya ini dari ee 54:12 Ibu Rahma di Jakarta Selatan. Ustazah, 54:16 di zaman media sosial sekarang ini sulit 54:19 ya dan menata hati 54:22 membagikan momen-momen yang baik, 54:25 kegiatan sosial ataupun apapun itu niat 54:28 awalnya mau memotivasi orang lain sih. 54:32 Tapi kalau ada yang muji tahu enggak 54:35 hati ini rasanya senang terus gimana 54:38 biar enggak terjebak kria atau haus 54:40 pujian? Ohoh. Mohon nasihatnya Ustazah. 54:45 Iya. Jadi memang ee hati itu tergantung 54:49 situasi dan kondisinya ya. Kalau pas 54:53 dipuji oleh orang gitu ya, makanya 54:56 Rasulullah itu pernah menyampaikan 54:59 kepada para sahabat itu Rasulullah 55:01 mengatakan aku eh ma jadi eh in 55:06 ak ma akikum asir asg sungguh yang 55:10 paling aku khawatirkan atas kalian itu 55:13 adalah syirik kecil. Nah, terus kemudian 55:15 sahabat bertanya Rasulullah maksudnya 55:17 apa syirik kecil itu? Ar tu ria. Jadi 55:21 riak itu kan seperti semut hitam yang 55:24 berjalan di malam gelap yang gulita di 55:27 atas batu yang hitam itu enggak oh 55:29 enggak kelihatan deh. Pokoknya 55:31 benar-benar ee tidak kelihatan itu ri 55:33 memang kita khawatir itu. Maka bagaimana 55:36 caranya? Rasulullah mengajarkan doa ya 55:38 Mbak ya pagi dan petang. Mungkin pada 55:40 hafal sudah hafal semua insyaallah. 55:42 Allahumma inna naud naubika minus 55:44 bikaaian naamagfiruka 55:47 lima laamuh. Itu di antaranya doanya 55:49 pagi petang. Ya Allah aku berlindung 55:51 padamu dari dosa syirik yang aku ketahui 55:53 dan aku mohon ampun kepadaMu dari dosa 55:56 syirik yang tidak aku ketahui. Nah itu 55:58 dengan berdoa kepada Allah. Kemudian 56:00 untuk ee tidak terjebak ya niat awal itu 56:03 kan karena Allah 56:05 untuk posting supaya orang termotivasi. 56:08 Bahkan jangan hanya itu aja juga niatkan 56:11 pahala jariah 56:13 ya. Mudah-mudahan orang yang membaca ini 56:16 ee kemudian dia mengerjakannya itu kan 56:18 pahala buat kita pahala jariah. Terus 56:19 kemudian yang lihat termotivasi untuk 56:21 berbuat baik itu kan pahala jariah. Maka 56:23 agar tidak terjebak ee kepada ini setan 56:26 nih yang suka goda-godain ya memasukkan 56:29 ke hati kita luruskan niat sebelum kita 56:32 beramal, saat kita sedang beramal dan 56:36 setelah kita beramal. Artinya kita 56:39 tanyakan diri kita ini karena apa, Ya 56:41 Allah? Karena Engkau ya Allah. Sku gak 56:42 ada yang muji ya Allah. Pujian hanya 56:44 kembali kepadaMu ya Allah. Aku tidak 56:46 akan terpengaruh dengan pujian ya Allah. 56:47 Semuanya karena Engkau yang memberikan 56:49 aku kemampuan untuk berbuat baik. Ya 56:51 kayak gitu aja. Jadi terus kita dialog 56:53 sama Allah ya. Dan tentu saja 56:56 ee lebih diutamakan amal yang 56:58 tersembunyi. Jadi kalau ada 57:00 posting-posting mungkin ya enggak perlu 57:02 pakai wajah kita kali ya. H 57:04 ee apa misalnya ya enggak usah pakai 57:07 inilah ya tampilan apa ya misalnya lagi 57:10 umrah tawaf ini lagi tawaf ini ya kalau 57:13 khawatir gitu ya tidak bisa menjaga hati 57:16 sebaiknya dihindari ya ee kemudian kita 57:19 beramal tuh enggak enggak tergantung 57:21 pujian atau celaan jadi ada pujian ada 57:25 celaan tetap kita beramal karena Allah 57:27 ya karena kita enggak enggak akan 57:29 terpengaruh 57:30 kalau dii semakin gesit kalau dicela 57:33 akhirnya nya berhenti. Enggak begitu. 57:35 Mau dipuji, mau tidak, insyaallah jalan 57:37 terus gitu ya. Dan tentu saja ee tadi 57:41 doa ya mohon kepada Allah agar tadi ee 57:44 supaya Allah menerima amal kita. Makanya 57:47 setelah selesai kita beramal saleh kita 57:49 doa langsung sama Allah. Rabbana 57:51 taqobbal minna innaka antas samiul alim 57:55 watb alaina innaka ant tawwaburahim. 57:58 Minta ya Allah terimalah amalku. Nabi 58:00 Ibrahim aja berdoa begitu. Nabi loh yang 58:03 diperintahkan Allah. 58:04 Kita juga dong, apalagi kita gitu ya. 58:07 He. Baik. Ini dari Depok tidak 58:11 disebutkan namanya. Saya kecewa sekali 58:14 yang sangat dalam karena dikhianati 58:17 rekan bisnis yang sudah dipercaya 58:19 bertahun-tahun. 58:21 Rasanya sakit hati, dongkol, susah 58:25 banget memaafkan dia. Apa yang harus 58:28 saya lakukan untuk menata hati ini agar 58:31 ikhlas dan menganggap ini semua sebagai 58:34 takdir serta bisa hilang rasa benci dan 58:38 dendam saya? Terima kasih. 58:41 Masyaallah. Masyaallah. Ya, memang sakit 58:45 ya kalau kita dikhianati ya. He 58:48 artinya pengkhianat itu menjadi penyebab 58:50 hati luka ya, Mbak. 58:53 Dalam hal 58:54 masyaallah teman bisnis, teman hidup itu 58:57 siapapun itu kalau ee dikhianati itu 59:00 memang luar biasa. Makanya dalam 59:02 Al-Qur'an kan wafu bil uquud itu kan 59:05 ditekankan Allah ya, setialah pada 59:07 janji. Jadi memang ee untuk kita setia 59:12 kepada janji itu memang perintah dari 59:15 Allah. Nah, bagaimana dengan 59:17 pengkhianatan? Ee teman-teman ee kita 59:20 lihat sebenarnya ini adalah bagian dari 59:23 ujian ya, ujian untuk ee kita agar bahwa 59:28 hidup itu enggak semuanya 59:31 apa namanya? Lancar, pasti ada kendala, 59:34 ya. Jadi artinya dikhianati teman bisnis 59:36 itu kalau kita lihat dari kehidupan di 59:39 dunia itu manusiawi sebenarnya. Karena 59:41 apa? Karena para nabi pun pernah 59:43 menghadapi pengkhianat-pengkhianat ya, 59:45 penolakan, pengingkaran ya. Kalau kita 59:48 kalau melihat ujian tuh ya dikhianati 59:51 hanya ini. Alhamdulillah enggak lainnya 59:53 ya. Enggak enggak bukan yang mengkhianat 59:54 tuh bukan pasangan hidup kita ya, hanya 59:57 teman bisnis ya. Ya, patah satu tumbuh. 1:00:00 E artinya mudah-mudahan Allah berikan 1:00:03 ganti teman yang lebih setia, teman 1:00:04 bisnis yang lebih setia lagi ya. Maka ee 1:00:08 langkah yang kita lakukan memang mudah 1:00:10 ya, Mbak ya, membicarakannya, Mbak ya. 1:00:11 Kalau merasakannya itu kan lebih parah 1:00:14 ya. 1:00:15 Artinya paling tidak kita punya konsep 1:00:17 lah, punya teori ya, bahwa 1:00:19 kita mengakui rasa sakit itu di hadapan 1:00:21 Allah. Ngomong aja sama Allah, doa aja 1:00:24 sama, "Ya Allah, sakit gitu ya. Ya 1:00:27 Allah, enggak nyangka ya gitu." 1:00:28 Sebagaimana ee kalau kita melihat Nabi 1:00:31 Ayub Alaih Salam ketika diberikan ujian 1:00:35 ya sedih juga apalagi ujiannya berat. 1:00:38 Seluruh anaknya meninggal hartanya habis 1:00:41 ya anaknya itu ada 11 orang ya semuanya 1:00:43 meninggal hartanya sebanyak apapun habis 1:00:46 enggak hanya itu. Dirinya pun sakit itu 1:00:48 kayaknya ujian yang berat. Nah itu juga 1:00:49 ngadu sama Allah. Innama asku eh ini 1:00:52 Nabi Yakub ya bukan Nabi Ayub. Kalau 1:00:53 Nabi Ayub itu ee inni masanur itu 1:00:57 penyakit ya. Kalau Nabi Yakub itu inama 1:00:59 asniallah. 1:01:02 Sesungguhnya aku hanya mengadukan 1:01:03 kesusahanku dan kesejahku kepada Allah. 1:01:06 Jadi ngadu aja sama Allah. Ungkapan aja 1:01:07 perasaan kita. Ya Allah saya sakit hati. 1:01:10 Ya Allah saya dengam. Ya Allah ya Allah 1:01:12 bersihkan hatiku. Ya Allah aku tidak 1:01:13 kayaknya ngomong deh sama Allah deh. 1:01:14 Nanti Allah mudah-mudahan berikan ee 1:01:17 solusi yang terbaik. Jadi ngadunya sama 1:01:19 Allah ya. Minta Allah ee yang akan 1:01:23 menyelesaikannya ya kan. Artinya gini. 1:01:26 Siapa yang berbuat itu konsep hidup ya, 1:01:28 siapa yang berbuat dia juga akan 1:01:30 merasakan apa yang dia buat gitu ya. 1:01:32 Jadi siapa yang menanam dia yang menuai. 1:01:34 Nah, sekarang kita mau bagaimana mau 1:01:36 dendam harta kita enggak kembali 1:01:38 semuanya akan apa-apa. Jadi kan percuma 1:01:40 juga. Jadi bagaimana solusi kita 1:01:44 kembalikan kepada Allah yang telah 1:01:45 memberikan kita ujian seperti ini dan 1:01:48 ini kita jadikan pelajaran ya. Jadi 1:01:51 artinya ini menjadi pelajaran penting 1:01:54 dan berharga buat kita. bahwa tentu saja 1:01:57 kita tidak sepenuhnya bergantung ya 1:02:01 kepada ee atau mempercayai sampai 100% 1:02:04 kepada siapapun. Makanya percayanya pada 1:02:06 Allah ya pada manusia mah begitulah 1:02:09 banyak pengkhianat gitu ya. Jadi jangan 1:02:12 biarkan ee pengkhianat atau teman-teman 1:02:15 kita ini ee ya jangan sampai kejadian 1:02:18 lagi buat ya buat kita dan buat yang 1:02:20 lain ya. Kemudian perbanyak istigfar 1:02:23 kemudian minta ganti sama Allah. Allah 1:02:25 itu sebaik-baik pemberi ee ee apa yang 1:02:28 dibutuhkan oleh hambanya. Apalagi yang 1:02:30 dizalimi kan. Jadi kan ini kan terzalimi 1:02:33 kan jadinya ya. 1:02:34 He 1:02:35 kan terzalimi orang yang dizalimi oleh 1:02:38 saudaranya karena pengkhianatan itu kan 1:02:40 berarti posisinya itu dizalimi. Dakwatul 1:02:43 mazlum doa orang yang terzalimi itu 1:02:45 makbul. Maka minta yang terbaik-baik ya 1:02:49 minta yang terbaik Allah berikan 1:02:50 gantinya insyaallah ini kan musibah ya. 1:02:53 Apalagi dapat benturan pertama musibah 1:02:55 tuh jangan lupa tuh baca doa. Allahumni 1:02:58 musibatifir 1:03:00 minha. Ya Allah berikan aku pahala dari 1:03:02 musibahku ini dan berikan aku ganti yang 1:03:04 lebih baik daripadanya. Jadi 1:03:06 mudah-mudahan insyaallah siapa yang 1:03:08 menanam dia menuai. Kembalikan kepada 1:03:09 Allah yang akan memberikan ee 1:03:11 penyelesaiannya. 1:03:13 Jadi insyaallah mudah-mudahan ee kalau 1:03:15 bisa diselesaikan dengan baik, 1:03:17 diselesaikan misalnya ya mungkin 1:03:20 menempuh jalan musyawarah, mediasi atau 1:03:22 apalah secara manusiawi itu ya kalau 1:03:24 tidak bisa juga orangnya kabur atau 1:03:27 bagaimana yang minta Allah yang 1:03:28 menggantikan semuanya insyaallah minta 1:03:31 dihilangkan rasa dendam artinya di minta 1:03:34 Allah jadikan ini sebagai amal saleh 1:03:37 investasi kita insyaallah mudah-mudahan 1:03:40 ya. Iya. 1:03:42 Mudah-mudahan kita betul-betul 1:03:45 mampu karena apapun yang berat yang 1:03:48 datang menghampiri kehidupan kita 1:03:50 mudah-mudahan tidak membuat kita 1:03:52 menyerah ya. Dan kita sudah ada di 1:03:54 penghujung acara. Kita simak closing 1:03:57 ideanya dari Ustazah Herlini. Ya, 1:04:00 pendengar yang dirahmati Allah. 1:04:03 Menata hati itu sangat penting karena 1:04:05 hati ini adalah bagian dari raja, bagian 1:04:10 dari motor asas dari kehidupan kita. 1:04:14 Mudah-mudahan kita diberikan Allah 1:04:15 kemampuan untuk menjaga tidak hanya 1:04:18 kesalehan zahir kita, tapi juga 1:04:21 kesalehan batin kita. Karena dimulai 1:04:24 dari hati ini bagaimana kita mengelola 1:04:26 hidup kita, mengelola diri kita. 1:04:29 Bagaimana hati ini adalah pusat dari 1:04:33 kebaikan yang akan mempengaruhi seluruh 1:04:36 aktivitas kita. Dan kita tahu yaim. 1:04:43 Hari di mana tidak bermanfaat lagi harta 1:04:45 dan anak-anak kecuali orang yang datang 1:04:47 kepada Allah dengan hati yang bersih. 1:04:49 Semoga Allah membersihkan hati kita, 1:04:51 menjaga menjaga hati kita dengan 1:04:53 kotoran-kotorannya dan memasukkan kita 1:04:56 ke dalam surganya dalam keadaan hati 1:04:58 kita bersih tanpa ada rasa dendam, iri, 1:05:02 dengki, hasad. Semoga Allah menjadikan 1:05:04 kita hamba-hambanya yang bertetangga 1:05:07 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 1:05:08 wasallam karena kebersihan hati kita. H 1:05:12 astagfirullahi wakum. Asalamualaikum 1:05:14 warahmatullahi wabarakatuh. 1:05:17 Waalaikumsalam warahmatullah 1:05:19 wabarakatuh. Terima kasih sekali Ustazah 1:05:22 Herlini yang memberikan nutrisi jiwa 1:05:25 yang lezat banget ya ikhwan akhwat. hari 1:05:27 ini. Yang jelas amal fisik kita tanpa 1:05:31 amal hati semuanya sia-sia. 1:05:35 Dan satu lagi yang mesti kita genggam 1:05:37 erat, dosa batin itu sulit sekali 1:05:40 diampuni. Mudah-mudahan kita sanggup 1:05:43 lebih baik dibanding dengan waktu-waktu 1:05:47 yang sudah kita lewati, Ustazah. Terima 1:05:48 kasih banyak. Billahi taufik wal 1:05:51 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:05:53 wabarakatuh.