Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:14 ќ 2:26 [mendengus] 2:30 [musik] 2:34 Brail TV. 2:41 Bismillahirrahmanirrahim. 2:42 Asalamualaikum warahmatullahi 2:43 wabarakatuh. 2:45 Allahumma [mendengus] sholli ala 2:46 sayyidina Muhammad wa ali sayyidina 2:47 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 2:49 lagi hari ini hari Senin tanggal 28 2:52 Muharam 1443 Hijriah atau 2:56 6 September 2:58 2021. Seperti biasa Radio Solatim 3:01 kembali menampilkan acara jendela 3:03 sekolah. Kali ini kita 3:06 hadirkan siswa-siswa dari sekolah ee 3:12 apa namanya? Insan Mandiri. 3:14 alumni juga ada alumni juga nanti ya SMA 3:17 IMC Insan Mandiri Cibubur 3:21 dan mereka-mereka yang sudah lama di 3:24 asrama di sini ada Gamial yang hobinya 3:29 futsal asalnya Padang juga Rangga 3:33 Prabowo kelas 11 ketua OSIS SMA. 3:38 [mendengus] Oke. Ee asalamualaikum 3:40 Gamiel. Waalaikumsalam 3:42 juga Rangga. Selamat datang di studio 3:44 Rasil. 3:45 Iya. 3:46 Oke, sekarang saya mau tanya ke Gami 3:49 dulu ya. Gamil. Ee Gamil sudah berapa 3:52 lama di asrama? 3:53 Udah 2 tahun dari kelas 7 3:55 dan dua 3:56 sekarang kelas 8. 3:57 Jadi di asrama ini ada dua gedung ya? 3:59 Iya. 4:00 Satu gedung isinya ada berapa kamar itu? 4:02 Satu gedung. 4:03 Satu gedung ada 4:04 enam kalau salah ya. 4:06 Satu satu kamar berapa orang? 4:08 Ee satu kamar delapan orang. 4:10 Gimana? Nyaman enggak di asrama? 4:11 Ee nyaman. 4:13 Kamar mandi rebutan enggak? Kalau 4:15 ee enggak salah ada dibagi-bagi gitu. 4:17 Oh, gitu. Terus untuk menempatkan ee 4:20 barang-barang Mbak buku dan lain-lain 4:23 gimana? 4:24 Itu sudah diatur. Jadi taruh di kolong 4:26 kasur bisa, terus di tempat yang sudah 4:28 ditentuin juga bisa. 4:29 He. Suka ada pengawasan enggak kerapian 4:32 gitu? Ada. 4:33 Ada. Ada 5R 4:35 apa? 4:36 5R. 4:36 5R itu apa aja? ringkas, rapi, rawat, 4:40 rajin, resik. [tertawa] 4:43 Gambil termasuk yang 5R ya. 4:45 Iya. 4:46 Masyaallah. 4:48 Ee sudah hafal berapa juz nih 4:51 ngomong-ngomong? 4:52 2 juz. 4:53 2 juz. Alhamdulillah. 4:56 Ee apa namanya? Kegiatannya apa aja di 4:59 asrama itu? 5:01 Di asrama kegiatannya dibagi dua. He. 5:03 Dari jam 15.00 sampai jam . itu salat 5:08 asar. 5:09 He. 5:09 Sesudah salat asar ada kegiatan 5:11 Almasurat. 5:12 Sesudah itu sesudah almurat ada choice 5:15 activity atau 5:18 kegiatan yang kita mau seperti 5:20 berolahraga atau misalkan istirahat, 5:23 makan dan lain-lain. 5:24 Heeh. Nah, cita-citanya apa nih ya? Gami 5:28 cita-citanya pengin jadi dokter. 5:30 Dokter. Wah, masyaallah. 5:32 ee untuk mencapai cita-citanya itu apa 5:37 yang sudah dilakukan oleh Gamel? 5:40 Belajar dengan giat. 5:41 Belajar dengan giat. Dokternya dokter 5:43 spesialis apa dokter apa? 5:45 Dokter yang umum. 5:46 Umum ya. Oke. Ini mau nanti rencana mau 5:49 di mana? Mau di UI apa di mana? 5:51 Ee penginnya sih di UI. 5:53 Di UI ya. Oke. Iwan Nawat. Kami baru 5:57 saja berbincang-bincang dengan Kami Miel 5:59 ini ee kelas 8B 6:03 I 6:03 ya 6:04 yang punya cita-cita ingin menjadi 6:07 dokter Kenapa pilih dokter? 6:09 Terinspirasi dari ayah. 6:11 Oh iya dokter juga 6:13 inspirasi yang bagaimana yang yang 6:16 yang terkesan itu 6:18 kayak banyak nolong banyak orang gitu. 6:21 [tertawa] 6:21 Masyaallah kalau bisa gratis ya. 6:24 Iya. 6:25 Luar biasa mulia sekali ya Cita T Gamil 6:28 untuk menjadi dokter ee karena banyak 6:32 menolong orang. Oke, di sini juga ada 6:35 Rangga. Rangga nih hobinya masak loh. 6:37 Asalamualaikum Rangga. 6:38 Waalaikumsalam. 6:39 Rangga Giri Prabowo kelas 11 ketua OSIS 6:43 SMA. 6:44 Iya. 6:44 Bagaimana bisa terpilih menjadi ketua 6:46 OSIS? Ada ada ininya enggak? Ada 6:48 kampanyenya enggak? 6:49 Ada. Ada kampanyenya. Jadi ee sekitar 6:52 bulan Februari atau enggak Maret Heeh. 6:55 Itu ee kita sudah menyiapkan ee visi 6:58 misi kita, terus moto kita, terus 7:00 program apa sih yang ingin kita buat 7:02 nanti ke depannya ketika kita sudah 7:04 menjadi ketua OSIS dan ee setelah semua 7:08 sudah jadi visi misi, moto dan juga 7:11 program kerja barulah kita kampanyekan 7:13 kepada siswa-siswa dan juga guru-guru 7:15 yang ada di sekolah gitu. itu untuk 7:17 menyusun programnya berapa lama? Itu 7:21 kalau ee saya pribadi sebenarnya untuk 7:23 menyusun program itu berjalan karena kan 7:26 waktu itu sempat masih ee online lalu ee 7:31 sekarang offline gitu. Jadi untuk 7:33 program kerja itu berjalan karena ee 7:35 mood-nya anak-anak di sekolah itu kan 7:37 berbeda-beda gitu. Jadi 7:39 kalau untuk secara online kan kita 7:40 enggak bisa ngelihat oh anak ini 7:42 mood-nya lagi kayak gimana kan kita 7:43 enggak bisa ngelihat. He. 7:44 Nah, ketika offline barulah saya mulai 7:47 menelaah ee anak-anak nih mood-nya kayak 7:49 gimana dan maunya tuh seperti apa gitu. 7:51 Jadi untuk program kerja juga sampai 7:54 sekarang masih berjalan. Iya. 7:55 Disesuaikan. 7:57 Jadi apa yang paling ditekankan di 7:58 program itu? 8:00 Kalau untuk saya pribadi ee pertama itu 8:03 mengembangkan kreativitas anak-anak 8:05 dengan adanya program kerja yaitu moral. 8:08 He. 8:08 Jadi ee di sekolah kita ini kan ee 8:13 banyak tembok yang kosong gitu. Jadi ee 8:16 untuk memperindah tembok juga kan kita 8:18 harus berkreasi, berkreativitas gitu. 8:21 Nah, dengan adanya program moral ini 8:23 insyaallah ee OSIS akan membantu se kuat 8:28 tenaga untuk anak-anak mengembangkan 8:30 kreativitasnya. 8:31 Hm. Mural yang eh tembok yang di mana? 8:35 Di lapangan futsal atau di mana? Ee 8:37 untuk sementara ini mungkin kita 8:38 berjalan di daerah asrama dulu gitu. 8:41 Entar tembok yang di samping asrama 8:43 kayu, terus ada tembok di lantai 4 8:47 asrama baru gitu. 8:48 Terus perizinannya gimana untuk boleh 8:50 dicoret-coret gitu? 8:51 Oh, untuk kalau untuk periz perizinannya 8:54 ee alhamdulillah sudah disetujui oleh 8:56 asrama dan juga sekolah gitu. 8:57 He. 8:58 Karena ee mau bagaimanapun kan anak-anak 9:01 pasti bosan gitu ngelihat apaan sih masa 9:03 sekolah gini-gini aja gitu. Nah, makanya 9:06 kami dari OSIS membantu untuk biar 9:08 anak-anak enggak bosan gitu dengan cara 9:10 program morural tersebut dan izinnya 9:12 juga sudah di perizinkan oleh sekolah 9:14 dan juga asrama tentunya. 9:16 Akhirnya bisa terlaksana berapa moral 9:19 untuk sekarang? Sebenarnya belum 9:21 terlaksana karena itu juga saya baru 9:24 memikirkannya sekitar 1 bulan yang lalu 9:27 karena melihat anak-anak 9:28 yang sepertinya sudah mulai bosan gitu 9:30 di asrama. Apalagi ee kelas dari kelas 7 9:33 sampai kelas ee 8 itu masuk duluan kan. 9:38 Jadi sudah kelihatan kayak wah kayaknya 9:40 anak-anak sudah mulai bosan nih gitu. 9:42 Langsunglah saya ee menghubungi Ustaz 9:45 Arif dan juga kepala sekolah untuk 9:46 membuat program moral tersebut gitu. 9:48 Ustaz Arif adalah kepala asrama ya. 9:50 Iya. 9:51 Mm. Kemudian cita-citanya apa nih Rangga 9:54 Prabowo? 9:55 Untuk cita-cita sebenarnya awalnya saya 9:57 ingin jadi ahli sejarah. 9:59 H. Jadi karena saya emang suka sejarah 10:02 apalagi sejarah Indonesia gitu, cuman 10:05 untuk ayah sendiri itu kurang mendukung 10:08 untuk sejarah karena kalau menurut ayah 10:10 sejarah itu lebih rumit karena harus 10:13 sering membaca gitu. Kebetulan saya 10:15 orangnya kurang suka membaca gitu. 10:17 Nah, terus ayah mengarahkan untuk gimana 10:20 kalau misalkan jadi pengacara. Awalnya 10:22 saya enggak mau karena saya maunya 10:24 tataboga jurusan perhotelan. He. 10:26 Terus makin ke sini kok asik juga gitu 10:30 ee jadi pengacara, jadi ahli hukum gitu. 10:33 Akhirnya saya memutuskan ya udah deh 10:35 saya bergerak di ee pengacara aja gitu. 10:38 Hm. Oke. Ini ee Rangga Giri Prabowo juga 10:43 hobinya masak. Sudah masakan apa aja 10:44 yang dikuasain? 10:46 Ee 10:48 kayak opor ayam, terus habis itu sayur 10:51 asem. Makan-makanan kampung sih 10:53 sebenarnya. He makanan kota kayak ee 10:56 rawon gitu-gitu. 10:58 Belajar dari siapa? 11:00 Ee kalau untuk belajar iya langsung dari 11:01 ibu karena ee kebetulan ibu juga dulu 11:04 orang tuanya punya katering dan pintar 11:07 masak juga gitu. 11:08 Heeh. Sudah pernah didemo di teman-teman 11:12 belum ya? Sudah merasakan belum 11:13 teman-teman masakan dari Rangga Giri 11:16 Prabowo ini? Kalau untuk ee demo ke 11:19 teman-teman sebenarnya belum karena 11:21 waktunya juga susah. Tapi kalau untuk 11:24 makanan dari Ibu udah pernah teman-teman 11:26 ngerasain. [tertawa] 11:28 [terkesiap] 11:29 Oke. Baik Iwan Nawat. Itu tadi 11:32 bincang-bincang kita dengan Gami Rifat 11:35 Atari dan juga Rangga Giri Prabowo. 11:38 Karena kita ngambil tema santri mengabdi 11:41 untuk negeri. Tadi ee Gamil cita-cita 11:45 menjadi dokter. Dokter ya. Iya. 11:48 Nah, Rangga ingin menjadi pengacara, 11:51 pengacara yang jago masak. Oke, kami 11:54 akan kembali setelah yang berikut ini. 11:57 [mendengus] 12:05 [musik] Hasil TV 12:21 waqul'alu fasayarallahu 12:24 amalakum wa rasuluhu wal mukminun 12:30 wasaturadduna 12:32 ilaimil 12:34 ghaibi wasah 12:40 bima kuntum 12:43 tamalun 12:49 [musik] 12:58 [musik] 12:59 sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 13:02 perhatian Allah dan rasul-Nya. 13:05 Jika perhatian dari atasan, pejabat, 13:07 [musik] 13:08 dan orang-orang yang berkuasa saja sudah 13:11 bisa membuat kita kegirangan. Bagaimana 13:14 jika perhatian itu datang dari pencipta 13:17 alam semesta beserta ciptaannya yang 13:20 paling indah, yaitu Baginda Nabi? 13:25 Apalagi yang kita cari di dunia selain 13:27 dua hal tersebut? 13:34 Perhatian tadi bisa didapat hanya jika 13:36 kita beramal saleh apapun bentuknya. 13:40 [musik] 13:40 Bisa dengan tenaga, harta, pemikiran, 13:44 dan lain sebagainya. 13:47 Namun amalan yang paling menyenangkan 13:49 baginda Nabi adalah memperjuangkan 13:52 ajarannya, meneruskan perjuangan beliau, 13:56 berdakwah di jalannya. 13:59 [musik] 14:02 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 14:05 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 14:08 bersama-sama berjuang bersama Radio 14:11 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 14:14 rekening berikut. 14:18 [musik] 15:06 [musik] 15:10 Brail TV 15:16 Radio Silaturahim yang dipancarkan dari 15:18 Jalan Masjid Silaturahim 36 Kalimangis 15:21 Cibu Bur masih di acara Jendela Sekolah 15:23 di mana kami menghadirkan siswa-siswa 15:26 dari Insan Mandiri Cibubur. 15:30 Ee mereka adalah orang-orang berasrama 15:33 ya ee yang mereka punya cita-cita 15:36 pokoknya santri mengabdi untuk negeri. 15:39 Baik, di sini juga ada kepala asrama 15:41 yaitu Ustaz Arif. Asalamualaikum Ustaz 15:43 Arif. 15:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 15:45 wabarakatuh. 15:45 Kita temanya kan santri mengabdi untuk 15:48 negeri. Bisa dijelaskan? 15:50 Baik. Eh, terima kasih Pak Krisna, para 15:53 pendengar yang berbahagia bahwa 15:55 sebenarnya peran santri dan para ulama 15:57 untuk negara ini begitu luar biasa. 16:00 Betul. 16:00 Mulai dari para tokoh-tokoh dulu 16:02 memperjuangkan proklamasi dari Kiai 16:04 Hasyim Asy'ari, kemudian putra beliau K. 16:07 H. Abdul Wahid dan beberapa tokoh-tokoh 16:10 yang lainnya. Nah, ini kenapa kita 16:13 angkat tema santri mengabdi untuk 16:16 negeri. Kami ingin me-refresh 16:18 santri-santri sekarang bahwa peran 16:21 santri untuk negeri ini memang 16:22 benar-benar berarti gitu, Pak Kris. 16:25 Nah, maka sekolah kita ini kan sekolah 16:27 yang ee menghargai potensi setiap anak, 16:30 setiap manusia yang kreatif, inovatif, 16:33 dan produktif. Melihat kata produktif, 16:36 jadi Pak Munif sering menyampaikan ke 16:38 kita bahwa kita harus punya produk gitu. 16:40 Nah, maka salah satu misi dari sekolah 16:43 kita adalah ada namanya desain 16:45 cita-cita. He. 16:46 Jadi, kami kumpulkan di Tesmir itu 16:49 cita-cita anak itu apa. Kami catat, kami 16:52 rangkum sebagai student file anak-anak 16:55 itu. Nah, nanti kami bisa pendekatan 16:57 lewat ee file tersebut, lewat kayak 17:01 sekarang kayak tadi dijelaskan beberapa 17:03 anak-anak kita cita-citanya jadi dokter, 17:05 kemudian pengacara yang dulu ketika saya 17:08 nyantri paling ustaz enggak jauh-jauh 17:11 burung ngaji gitu. [tertawa] Tapi 17:13 sekarang anak-anak cita-citanya luar 17:14 biasa. Bahkan ada yang menjadi ahli 17:17 teknis kereta kayak Nabih kemarin cerita 17:19 dia ingin jadi teknis ahli kereta. Kan 17:22 di santri sepertinya aneh gitu loh. Ee 17:25 sekolah kita kebetulan adalah sekolah 17:27 yang membantu memantik ee potensi 17:31 anak-anak dalam rangka sebenarnya untuk 17:33 mengabdi kepada negeri. Nah. Nah, di 17:35 desain cita-cita ini ee apalagi kemarin 17:39 baru momen hari ulang tahun ee 17:42 Indonesia, Republik Indonesia. Jadi saya 17:44 mendidik ke anak-anak bahwa dakwah Islam 17:46 itu bisa dari lewat mana saja gitu loh. 17:49 Cita-citanya dia harus dikejar dengan 17:52 sungguh-sungguh. Nanti setelah tercapai 17:55 posisi apapun yang dia dapat dia harus 17:57 dakwah untuk Islam gitu. Nah, saya kasih 17:59 tahu ke teman-teman yang ee SMA gitu, 18:02 cita-cita kamu jangan takut mau menjadi 18:04 apa di lingkungan santri. Jangan takut 18:06 gitu. Saya sering ngobrol sama Abu 18:07 karena ini kan saya sebagai pengasuhnya 18:09 sekalian gitu di kelas 12. Saya juga 18:11 ikut terjun mengasuh anak-anak kelas 12. 18:14 Saya list beberapa cita-citanya aneh 18:17 jadi polisi gitu loh. Kalau kalau 18:19 sebenarnya kan santri polisi kan kayak 18:21 enggak nyambung gitu loh, Pak Kris. 18:22 Santri ya ustaz, santri ya mubaligh apa 18:25 itu tapi ini jadi polisi. Kemudian saya 18:27 tanya ke Abu gimana kenapa harus jadi 18:29 polisi gitu? Karena saya ingin menjadi 18:31 udara segar di kepolisian, Ustaz. 18:33 Masyaallah. [tertawa] Jadi itu dia 18:36 menaikkan ee nama polisi yang mungkin 18:39 ada sebagian ee beranggapan tidak baik 18:42 polisi itu negatif gitu. Nah, ee Abu 18:45 saya kasih masukan, Bu. Polisi itu harus 18:49 dekat dengan Allah. Jadi berbuat 18:52 seadil-adilnya melindungi rakyat. 18:54 Kemudian di asrama polisi itu harus 18:57 dibangun suasana religi, keislaman. 19:00 Mulailah saat itu belajar 19:02 sedikit-sedikit ilmu yang didapat dari 19:04 asrama itu ya. Contoh kecil seperti 5R 19:08 tadi yang disebutkan oleh Ari tadi mulai 19:10 dari merapikan tempat tidur, kemudian 19:13 kedisiplinan makan, kedisiplinan mandi. 19:15 Kan di asrama itu Pak Kris harus serba 19:17 disiplin. Karena kan mandi harus 19:20 disiplin. Kalau enggak disiplin dia 19:21 ketinggalan nanti kegiatan berikutnya. 19:23 Makan juga sama. Kalau enggak disiplin 19:25 ya lauknya kesikat sama yang lainnya. 19:27 [tertawa] 19:28 Jadi memang sederhana kehidupannya 19:31 sederhana hanya ngantri makan, ngantri 19:33 mandi, membersihkan kamar ee tidur, 19:36 kamar mandi. Itu yang kegiatan-kegiatan 19:39 kehidupan sehari-hari. Tapi nanti 19:40 insyaallah ketika dia hidup 19:42 bermasyarakat, ilmu-ilmu yang sederhana 19:45 itu akan dipakai seumur hidup dia gitu. 19:47 Selain dia mendalami tentang 19:49 keagamaannya gitu. Mungkin saya sedikit 19:52 prolog itu nanti biar anak-anak yang 19:54 menjelaskan bagaimana sih cita-cita 19:56 mereka. 19:56 Baik. Alhamdulill. Terima kasih Ustaz 19:58 Arif. Beliau adalah kepala asrama Hsan 20:04 Mandiri Cibur. Baik, sekarang sini ada 20:06 Lukman Hakim kelas 12 IPS yang hobinya 20:10 futsal. Asalamualaikum Lukman. 20:13 Waalaikumsalam, Pak. 20:14 Masyaallah. Jadi cita-citanya apa nih, 20:17 Lukman Hakim? 20:19 Ee cita-citanya insyaallah jadi prajurit 20:22 TNI, Pak. 20:23 TNI ya? 20:24 Dari IPS bisa ya? Ya, enggak ini bisa 20:27 ya? 20:27 Ee alhamdulillah bisa, Pak. 20:28 Hm. Kenapa ee pengin menjadi TNI? 20:33 Karena cita-cita dari kecil dan juga ee 20:37 transpirasi dari Pak Prabowo. 20:40 Masyaallah. Gitu. 20:42 Iya. 20:42 Inspirasi apanya? Gagahnya atau apa? 20:44 Ee iya. Semangat perjuangannya untuk 20:47 mempertahankan NKRI. salah satunya jadi 20:51 operasi komando operasi militer termuda. 20:55 He. 20:56 Di mana? Di Timur waktu itu. 21:00 Dan juga ee beliau menjadi komando 21:04 pasukan khusus atau di singkat Kopasus. 21:07 Mungkin 21:09 dari itu saya juga terinspirasi untuk 21:12 pengin jadi prajurit TNI. 21:14 Oke. Jadi jalurnya melalui AKMIL atau 21:16 apa? ee Tasis Bintara. 21:19 Di Bintara di Sukabumi. Di mana? 21:21 Ee di Surabaya. 21:23 Di Surabaya. Masyaallah. 21:26 Terus ee nanti kalau sudah jadi polisi, 21:29 lalu apa yang kira-kira akan dilakukan? 21:32 Ee mungkin 21:34 sekalian menanamkan apa yang diberikan 21:38 di asrama seperti ee kan di asrama IMC 21:42 kita juga menghafal Al-Qur'an. Jadi kita 21:45 ingin ee terutama saya ingin 21:50 membawa udara segar seperti yang 21:52 dibilang Ustaz Arif, TNI dijadikan ee 21:56 institusi negara yang lebih islami lagi 22:00 seperti ee 22:02 dan juga bisa menyebarkan agama Islam 22:05 tentunya. 22:06 Masyaallah. Sekarang sudah berapa juz 22:09 yang sudah dihafal? 22:10 Alhamdulillah 12. 22:12 12 juz. Wow. 22:15 Lukman Hakim yang sudah 12 juz 22:17 cita-citanya ingin menjadi polisi ya. 22:20 TNI. 22:21 TNI. 22:21 Iya. 22:22 TNI. Oke. 22:24 Ee terus apa yang sudah dilakukan untuk 22:28 mencapai cita-cita itu? 22:30 Ee setiap sore binsik yang bisa dikenal 22:37 bina fisik seperti lari 22:40 ee putar muter lapangan gitu. terus push 22:43 up, pull up 22:45 seperti 22:47 latihan-latihan fisik lainnya itu 22:49 biasanya dilakukan di sore hari. Karena 22:51 seperti yang jelasin di sama Amil eh 22:55 Gamil tadi ee kalau sore kan ada waktu 22:57 bebas. 22:58 Nah, itu saya milihnya buat latihan 23:00 untuk TNI ke depannya. 23:02 Masyaallah. Luukman Hakim punya famili 23:05 yang sudah di TNI? 23:07 Ee belum, Pak. 23:08 Belum ada ya? 23:09 Belum. [tertawa] 23:11 Jadi kalau lupa nanti jadi TNI jadi 23:13 satu-satunya dari keluarga ya. 23:15 Iya. 23:16 Oke. Baik. Sekarang saya ke Abu Tala 23:18 nih. Abu Tala. Asalamualaikum Abu Tala. 23:21 Waalaikumsalam Pak Tala. Cita-citanya 23:24 apa? 23:24 Insyaallah jadi polisi. 23:26 E kenapa jadi polisi? 23:28 Insyaallah sih mau yang membawa udara 23:31 segar ya ke kepolisian. 23:32 Heeh. 23:33 Yang kita lihat sekarang kan kayak 23:35 polisi tuh kayak masyarakat kayak kurang 23:38 gimana gitu sama polisi kan. He. 23:40 Nah, insyaallah kita insyaallah saya tuh 23:42 akan membawa polisi 23:44 diangkat lagiah namanya untuk mengayomi 23:48 masyarakat agar masyarakat lebih percaya 23:50 kepada kepolisian. 23:51 Polisi juga banyak yang bagus-bagus yang 23:54 pintar ngaji juga banyak kan. 23:55 Iya. 23:56 He. 23:57 Tapi sekarang kayak masyarakat tuh kayak 23:58 yang dikit-dikit polisi direkam, 24:01 diviralkan [tertawa] 24:02 kayak kasihan aja gitu. 24:04 Oke. Jadi, terus apa yang sudah 24:07 dilakukan untuk mencapai cita-cita itu? 24:10 Baru mulai dari hal-hal kecil sih, Pak. 24:12 Kayak tadi jogging 24:14 rapi dari diri sendiri, terus perawatan 24:18 tubuh, terus membentuk tubuh. 24:21 Lebih rajin lagilah. Makanya saya masuk 24:23 ke Insan Mandiri. 24:25 Oke. Ee sudah hafalannya? 24:28 Alhamdulillah sudah 5 juz. 24:29 5 juz. Masyaallah. Ngafalin tiap kapan 24:32 itu? 24:32 Setiap subuh. 24:33 Setiap subuh. Oh, 24:35 tambah-tambah terus. Ada setoran enggak? 24:37 Iya, ada. setiap magrib dan subuh setor 24:39 kepada siapa? 24:40 Kepada Ustaz Arif. 24:41 Ustaz Arif dan tetangga ya. 24:42 Polisi-polisi saya Arif. 24:44 Oh. [tertawa] 24:45 Karena tadi ingin membawa udara segar ke 24:49 dunia kepolisian. Jadi anak-anak yang 24:51 polisi-polisi ini saya pegang hafalannya 24:53 gitu. 24:54 Jadi kalau saya tegaskan kan kamu polisi 24:56 enggak mau ditegaskan gimana kamu 24:57 menegasin orang gitu. 24:58 Oke. Ada enggak tokoh polisi yang 25:01 diudolakan? 25:03 Bukan tokoh polisi sih, tokoh TNI. 25:05 TNI 25:06 Jenderal Sudirman 25:07 ya. Sudirman. 25:08 Iya. [tertawa] 25:10 Apa yang terkesan dari Jena Sudirman? 25:12 Dari kepemimpinannya, 25:14 dari ketakwaan dan keimanannya. 25:17 Sedang berperang tetap melakukan 25:18 sunah-sunah seperti puasa Senin Kamis, 25:21 tidak meninggalkan salat duhanya 25:24 dan tetap salat tahajud. 25:26 Masyaallah, 25:28 luar biasa nih. 25:30 Keren [berdehem] ya 25:30 anak-anak kita nih. Luar biasa ya. 25:33 Oke. Ee ee Ustaz sendiri sebagai kepala 25:37 asrama 25:38 apa yang 25:40 dilakukan sayaak pasti akan mendukung 25:44 semua cita anak-anak gitu loh. Karena 25:46 pada muara terakhirnya adalah untuk 25:49 dakwah Islam Pak Kris gitu. 25:51 Jadi sekali lagi kebetulan sekolah kita 25:53 memang didesain untuk memantik bakat 25:56 anak-anak dan potensi mereka gitu. He 25:58 mau pemain basket pun mau seperti ee apa 26:03 ya di lingkungan-lingkungan yang musik 26:05 misalkan musik nih 26:06 sebagian mengatakan masa santri main 26:08 musik kalau saya 26:10 selama itu tidak melanggar ee 26:12 kegiatan-kegiatan yang menjauhkan diri 26:15 dari Allah ya gak masalah gitu loh 26:17 salat tetap salat berjamaah kalau 26:19 waktu-waktu luang dia bermain atau 26:21 membekali diri merekalah membangun SDM 26:23 mereka sama kualitas untuk mencapai 26:25 cita-citanya gitu loh 26:27 ada cita kita-cara menjadi YouTuber 26:28 enggak? 26:29 Banyak banyak. [tertawa] 26:31 Ada namanya Atilah itu malah sekarang 26:33 dia sudah mulai ngonten di TikTok, Pak. 26:36 He. 26:36 Nah, jadi cuman enggak sempat enggak 26:38 muat kursinya gitu [tertawa] 26:40 komplit di sini. Jadi memang sekolah 26:42 yang dibuat Pak Munif itu ya tadi 26:44 memanusiakan manusia. Jadi semua manusia 26:47 terus cita-cita apa lagi yang banyak 26:49 diminati oleh adik-adik ini? 26:53 Variatif sih, Pak Gris. Variatif ya. 26:55 Karena kan yang jelas yang saya beda 26:58 dengan beberapa pesan yang lain, 27:00 cita-cita anak-anak sekarang ini tidak 27:03 hanya fokus kepada cita-cita diniah itu, 27:06 Pak. 27:07 Jadi, cita-cita yang teknik sipil, 27:09 kemudian ingin menjadi interior room. 27:13 H 27:13 ee ahli ada ahli gizi, ada ingin menjadi 27:16 khusus 27:17 ee apa? Desainer green host. Jadi dia 27:21 hanya fokus hanya untuk meneliti 27:23 tanaman-tanaman yang ini tanaman dalam 27:26 apa luar maksudnya di di rumah apa di 27:29 dalam luar itu anak-anak sampai ke arah 27:32 sana. Saya senang-senang aja karena 27:34 [tertawa] 27:34 ternyata apa ya umat Islam kalau 27:37 misalkan ee menghargai setiap potensi 27:40 anak-anak yang tadi bervariatif itu akan 27:42 Islam bisa masuk ke mana saja gitu loh. 27:45 Bisa dakwahnya ke mana saja. Cara kita 27:47 bisa mengetahui potensi anak-anak apakah 27:49 dari pengakuan mereka sendiri atau ada 27:51 indikasi lain? 27:52 Ada ada testmul intelligent research. 27:55 Jadi sebelum masuk itu kita ada 27:57 observasi. Nah, di situlah kita 27:59 interview orang tua, anak ee supaya 28:02 nanti pengawalan kita dan pengasuhan 28:05 kita sesuai dengan cita-cita mereka 28:08 gitu. 28:09 Oke. Baik. Kembali ke Lukman atau Abu 28:11 Talah. Buku-buku apa yang sudah dibaca 28:14 sehubungan dengan cita-cita kalian ini? 28:19 Buku Nusantara Berkisah dari Ustaz Heri 28:21 Nordi. [tertawa] 28:25 Ee sudah sudah khatam ya? 28:27 Belum. [tertawa] 28:29 Kalau ini Lukman apa? 28:32 Buku Prabowo. [tertawa] 28:35 Pengar Prabowo ni luar biasa nih. Oke. 28:39 [mendengus] Hmm. Tinggi berapa? Ting 28:40 tinggi 28:41 tinggi kurang lebih 170-an. 28:44 Oh, jadi udah inilah pemada ya masuknya. 28:49 Terus ee 28:51 olahraga yang disukai 28:53 futsal tadi salah satunya terus voli. 28:56 Heeh. 28:56 Berenang lagi mencoba untuk menyukai. 28:59 Soalnya kan salah satu 29:01 ee tes yang dilakukan di Bintara 29:04 nantinya ee termasuk renang. 29:06 Heeh. 29:08 Terus mungkin itu 29:09 kecintaan kepada negeri ini bagaimana? 29:13 Sangat 29:13 sangat ya [tertawa] 29:15 nikmati enggak 29:18 di rumah bendera masih terpasang apa 29:20 sudah dicopot nih? Sudah mulang 29:22 September ini. 29:23 Wah saya ke sini ee bertepatan dengan 17 29:27 Agustus. 29:28 Oh gitu. Belum tahu lagi ya. 29:31 Jadi ini di asrama lagi ya? 29:32 Di asrama 29:33 ini sudah tatap muka ya? sudah tatap 29:34 muka tapi sangat dijaga prokesnya, Pak. 29:37 Protokol kesehatannya ketat. 29:39 H 29:39 karena memang situasi saat ini ya 29:42 perkembangan info COVID kan masih belum 29:45 selesai gitu. 29:47 Kalau film-film perang suka enggak? 29:50 ee suka seperti 17 Agustus terus 29:54 kemudian 29:56 filmnya Jenderal Sudirman juga 29:58 nonton 30:00 sama 30:02 yang 30:03 kemerdekaan 17 Agustus itu alhamdulillah 30:06 hampir semua pernah nonton. 30:09 Oke, Iwan dan kita ngambil tema santri 30:12 mengabdi untuk negeri. Oke, kami akan 30:15 kembali setelah yang berikut ini. 30:25 Hasil di 30:32 [musik] 31:23 Brazil [musik] 31:30 Radio Silaturahim yang dipancarkan jal 31:32 jaran Masjid Silaturahim 36 Kalimagi 31:35 Cibubur. Masih di acara jendela sekolah. 31:38 Kami menghadirkan adik-adik SMA dari 31:43 Insan Mandiri Cibubur. 31:46 Kita mengambil tema santri Mengabdi 31:49 untuk negeri. Mereka adalah orang-orang 31:51 yang sekolahnya secara boarding school 31:54 dan cita-citanya tadi ada yang polisi, 31:56 ada yang TNI. Sekarang ee kami 31:59 menghadirkan di sini ada Ahmad Zidan, 32:03 kemudian ada Iqbal Basing. 32:06 Asalamualaikum Zidan. Waalaikumsalam, 32:08 Ustaz 32:08 Ahmad Zaidan ya? 32:09 Muhammad. 32:10 Hah? 32:11 Muhammad Zaidan. 32:11 Oh, Muhammad Zaidan. Maaf, salah. Salah 32:13 nyatat saya. Muhammad Zaidan. 32:16 Cita-citanya apa? 32:17 TNI. 32:18 TNI. Kenapa? 32:19 Iya. Ee 32:21 dari Om sih. Jadi Om saya tuh ada yang 32:23 TNI gitu. 32:24 Apa yang bari dari paling berkesan dari 32:26 TNI? 32:27 Ee kata dia tuh pengalamannya banyak. 32:30 Jadi kayak 32:31 ee kayak saya saya mau aja gitu kayak 32:34 pengalaman ngambil-ngambil pengalaman 32:36 dari dia. 32:37 Terus dia tuh suka ee ngasih tahu kalau 32:41 dia tuh sering ee apa pergi-pergi ke 32:44 mana-mana, jaga-jaga di perbatasan. Ee 32:46 tapi seru ketemu orang banyak. 32:48 Oh, itu menarik ya? 32:49 Iya menarik itu menurut saya. 32:51 Terus apa yang sudah dilakukan untuk 32:53 mencapai cita-cita itu? 32:55 Eh, saya sudah berusaha latihan fisik. 33:00 Walaupun menurut saya melihat melihat 33:02 teman-teman yang lain juga belum 33:04 seberapa lah. 33:05 He. 33:06 Saya ee latihan saya sama mereka gitu. 33:08 He. 33:08 Ee seperti jogging, 33:12 push up, sit up, ee terus kayak ee pull 33:18 up gitu, Ustaz. Kalau tokoh TNI yang di 33:21 ini 33:21 tokoh TNI saya ee Ahmad Yani. 33:24 Ahmad Yani. 33:24 Ahmad Yani. 33:26 Kenapa? 33:27 Karena dia pemberani. 33:29 Oh. 33:30 Ee karena dia ee apa ya? Dia selalu 33:33 menolak ee apa ya 33:36 ee perintah PKI walaupun dia seorang 33:40 panglima angkatan darat seperti itu. 33:42 [berdehem] 33:43 Oke. Baik. Itu tadi Muhammad Zaidan yang 33:47 cita-cita menjadi TNI. 33:49 Udah berapa ini juz yang 33:52 eh baru 1 juz setengah 33:53 1 juz seteng. Oke. Baik. Sekarang kepada 33:57 Iqbal Basing ya. Ini alumni ya asal dari 34:01 Maluku Utara. 34:02 Iya. 34:03 Rumah dari jarak dari rumah ke laut 34:05 berapa lama? Sekitar 5 menit sampai. 34:09 Oh dekat 34:10 enak. Ke hutan dekat ke laut dekat. Jadi 34:13 saya tinggalnya ke tengah-tengah. 34:15 Oh ke hutan dekat. Keut dekat dekat. 34:17 [tertawa] 34:18 Di hutan masih ada hewan-hewan ini 34:19 enggak buas enggak? 34:21 Ee alham masih ada. 34:22 Masih ada seperti apa? 34:24 Ya kayak kayak babi hutan gitu-gitu. 34:27 Masih ada sampai sekarang 34:28 ular gitu masih ada. 34:29 Ular masih ada. 34:30 Suka masuk hutan enggak? 34:32 Pernah. Iya sering sering 34:33 sering masuk. 34:34 Ngapain 34:35 ya? Kayak ambil palah cengkeh buat 34:37 dijual nanti. 34:38 Oh 34:39 ya. Dulu dulu kebiasaan pas waktu kecil 34:40 kayak gitu. 34:41 Emang tuh boleh diambil umum gitu. 34:43 Ee gimana ya? Belum soalnya itu tanahnya 34:46 belum belum yang punya belum ini belum 34:49 di belum ada yang punya sertifikatnya 34:52 jadi bebas aja untuk umum. 34:54 Kalau ke laut gimana suka nangkap ikan 34:56 di laut? 34:56 Suka alhamdulillah. 34:57 Hm. Tiap hari selalu makan ikan. 34:59 Hampir tiap hari. 35:00 Tiap hari. 35:01 Kalau makan ikan di sini pasti kurang 35:03 cocok dan kurang segar ya kali ya. 35:04 [tertawa] 35:04 Iya. 35:05 Oke. Cita-citanya Iqbal Bay Asing. 35:10 Alhamdulillah. E insyaallah jadi polisi. 35:13 Polisi. Sekarang sudah alumni ya? 35:15 Iya, alhamdulillah alumni. Angkatan 7uh. 35:17 Angkatan 7uh. Sekarang apa? 35:18 Kuliah apa? 35:19 Ee belum. Sekarang sekarang saya 35:21 mengabdi di INS Mandiri jadi walasama. 35:24 Oh, 35:24 kelas 8. 35:25 Masyaallah. 35:27 Terus apa saja yang sudah dilakukan 35:29 untuk mencapai cita-citanya itu? Eh, 35:31 alham alhamdulillah tiap pagi kita 35:34 olahraga ke ke pull up 35:36 push up. Tadi saya sama sering sama si 35:39 Abu. 35:40 Hm. 35:40 Tiap pagi tiap pagi sore yang kata kata 35:44 Ananda hari tadi kan waktu sore kosong 35:46 tuh 35:46 ya. Kita manfaatin untuk olahraga, pull 35:48 up, sit up, jogging. 35:50 Tinggi. Tinggi berapa? 35:52 Tinggi 100. 35:55 Wih, masuk. [tertawa] 35:58 [terkesiap] 35:59 Oke. Terus tokoh TNI yang disukain 36:02 siapa? 36:03 Ee alhamdulillah Bapak saya sih soalnya 36:04 Bapak saya ee polisi juga. Alhamdulillah 36:07 bagian kasat narkoba. 36:08 Oh, kasat narkoba di Maluku Utara. 36:10 Iya, di Maluku Utara bagian provinsi ee 36:12 kabupaten. 36:13 Ada pengalaman apa selama menjadi kasat 36:15 di sana? 36:16 Ee alhamdulillah sering ini dulu pernah 36:19 kasus ee dulu pas Natal. 36:22 Heeh. 36:22 Jadi ada kasus suatu saat ada pemuda ini 36:25 miras. 36:26 Heeh. 36:27 Miras-miras gitu. Dia sempat mau bunuh 36:29 ini mau bunuh ke apa p camatnya di situ. 36:32 Nah, terus bapak saya datang. 36:34 Bapak saya datang 36:35 ee pas itu juga ini ada pas apa namanya? 36:39 Lagi ibadah di gereja. 36:41 He. 36:42 Pas ibadah di gereja bapak saya tunggu 36:44 selesai ibadah bapak saya masuk 36:46 ngumumin. Kata Bapak saya gini, 36:48 "Stop miras." Soalnya di setiap agama 36:50 itu miras itu diharamkan, 36:52 enggak dibolehkan untuk miras. 36:55 itu sih. 36:55 Oh, jadi terkesan. Air ketangkap enggak 36:58 itu? 36:58 Eh, ketangkap tiga orang. 37:00 Heeh. Tiga orang. 37:02 Iya. 37:03 Ngomong-ngomong Maluku Utara gimana 37:04 kabarnya sekarang? 37:05 Ee alhamdulillah baik. 37:07 Kondusif suasananya ya? 37:08 Iya. Zona hijau juga. 37:09 Oh, zona hijau juga. 37:11 Iya, zona hijau. Jadi ya di sana 37:13 aman-aman aja. Alhamdulillah 37:14 sudah ada konflik-konflik sudah tidak 37:16 ada lagi 37:16 konflik antara agama. Alhamdulillah. 37:18 Enggak. Oke. Terakhir kapan ke Maluku 37:22 Utara? 37:23 ee terakhir 37:25 tahun kemarin. 37:27 Iya, tahun kemarin. 37:28 Tahu ee dari Maluku Utara tahu informasi 37:30 mengenai Insan Mandiri Cibubur dari 37:32 mana? 37:32 Saya itu pas dulu saya tahunya dari 37:35 bupati. Soalnya di program di kampung 37:38 saya itu ada 3 tahun sekali ngirim 37:40 santri 20 orang. 37:42 Dia tiap-tiap angkatan pertama tuh 37:45 dikirimnya ke Thailand. 37:46 Hmm. 37:47 Alhamdulillah saya dapatnya di sini. 37:48 [tertawa] 37:50 [terkesiap] 37:51 Oke. Gimana kesan-kesannya mengenai Isan 37:54 Mandiri Cibubur? 37:55 Ee alhamdulillah sekolahnya guru-gurunya 37:58 ramah, baik ya dapat pengalaman juga 38:00 banyak. Ee sering pengalaman sama 38:03 teman-teman soalnya dari ada yang dari 38:05 Sabang sampai Merauk, ada dari Makassar, 38:07 Aceh ya dapat pengalaman banyaklah 38:09 sekolahnya Sandiri. 38:11 Oke. Baik, Inaanawat, kami perlu 38:13 informasikan nomor HP yang bisa hubungi 38:16 untuk menanya-nanya lebih lanjut 38:17 mengenai IMC Insan Mandiri Cibubur mulai 38:20 dari SMP dan SMA. Ini hanya untuk siswa 38:23 saja ya. 38:25 Nomornya hubungi Pak Jo di 0812 38:30 27 [mendengus] 38:32 0907 38:36 0812 38:38 27 38:41 097 38:44 0812 38:46 2709 38:49 2907 38:51 Bapak Jo. 38:54 Oke. [mendengus] Ee Ustaz Arif 38:57 luar biasa ini murid-muridnya, [tertawa] 39:00 cita-citanya macam-macam. 39:03 Ternyata cukup banyak juga yang 39:04 cita-cita menjadi polisi atau TNI ya. 39:06 Banyak polisi kan saya ambil beberapa 39:09 saja. 39:09 Kenapa? Heeh. 39:10 Ee ya tadi bahwa yuk bantu Islam dari 39:14 segala lini. 39:15 Heeh. 39:15 Islam sekarang harus diangkat. Ee dulu 39:18 pernah jaya di sekitar 600 700 tahun. 39:22 Nah, ini saya didik anak-anak kembalikan 39:26 sejarah bahwa Islam adalah penguasa 39:27 dunia gitu 39:29 dengan modal teladan akhlak Rasulullah 39:32 yang sebagai media dakwah yang menurut 39:34 saya sangat luar biasa, Pak Kris. Jadi 39:36 kita misalkan hanya modal karakteristisk 39:39 ee akhlak yang mulia itu kita bisa 39:41 dakwah di manapun. Enggak perlu ngomong 39:42 banyak. 39:43 H 39:44 semisal ke masjid kita ambil sendal kita 39:46 rapikan. Dan itu hanya hanya sekedar itu 39:48 orang akan melihat loh itu 39:50 ee orang itu tekun banget ya misalkan 39:52 rapi banget ya peduli banget ya hanya 39:54 dengan merapikan sandal itu contoh kecil 39:56 itu makan baca bismillah setelah makan 39:58 cuci tang sebelum makan cuci tangan 40:01 hal-hal yang sederhana hanya secara ee 40:03 pembangunan karakteristik insyaallah itu 40:05 bisa menjadi media dakwah buat kita 40:08 masalah ya oke lagi mau disampaikan 40:12 kesan-kesannya 40:14 [tertawa] 40:16 Oke, kelihatannya kita sudah dibatasi 40:19 oleh waktu. Ustaz Arim, ada lagi mau 40:20 disampaikan? 40:21 Ee saya ingin menyampaikan dan mohon doa 40:24 kepada para pendengar semua bahwa 40:27 sekolah ini adalah sebagai wadah untuk 40:30 membantu mencerdaskan anak bangsa dan 40:33 memang sekolah kami tidak perketat dalam 40:37 ee proses masuknya Pak Kris. Kita the 40:40 best proses, bukan the best input. 40:42 Sekali lagi, karena sekali lagi Allah 40:44 menciptakan manusia itu dengan penuh 40:47 kesempurnaan dan keistimewaan. 40:49 Tidak ada manusia yang tidak sempurna. 40:52 Jadi, penciptaan Allah itu memang 40:55 benar-benar sempurna. Kalau bahasa kita 40:58 adalah tidak ada produk yang gagal dari 41:01 Allah. Semua orang punya potensi 41:03 masing-masing. Nah, sekolah kita mencoba 41:06 untuk membantu mungkin para pendengar, 41:09 ayah, bunda di mana pun berada yang 41:12 kesulitan ee mendidik anaknya di rumah 41:15 dengan berbeda pandangan dan paradigma 41:17 cita-cita dengan orang tuanya. ee 41:19 silakan gabung sama kami. Ee kami akan 41:22 coba bantu berikan solusi bahwa ini loh 41:25 anak-anak yang menurut Bapak, Ibu 41:28 pendengar di mana pun berada ee tidak 41:30 nyambung dengan saya. Mari kita 41:32 bareng-bareng didik anak kita biar 41:34 menjadi manusia yang manfaat untuk agama 41:36 terutama. Karena ya 41:39 kita sederhana dengan dalil khairun nas 41:41 anfaum linas. Ee sebaik-baiknya manusia 41:44 adalah yang bisa menebar manfaat untuk 41:46 yang lain. Mungkin itu, Pak. 41:47 Masyaallah. Ya, mudah-mudahan cita-cita 41:50 adik-adik kita bisa berhasil ya. Amin. 41:53 Menjadi TNI yang takwa, yang hafal Quran 41:55 dan mempraktikkannya. Ya, amin. 41:57 Oke, sekali lagi saya umumkan nomor HP 42:00 yang Anda bisa hubungi untuk Anda 42:01 bertanya lebih lanjut mengenai IMC Insan 42:04 Mandiri Cibubur. Ini nomornya 0812 42:08 27 42:11 0907 42:14 0812 42:16 279 42:18 2907 42:20 Bapak Jo. Baik, terima kasih ee Muhammad 42:24 Zaidan, Iqbal. 42:27 Basing, 42:29 Satari tentu saja, kemudian juga yang 42:30 lain-lainnya Gamil, kemudian Rangga Giri 42:35 Prabowo, Lukman Hakim, Abdul Tal dan 42:40 lain-lain. Terima kasih. Terima kasih. 42:42 Mudah-mudahan tercapai cita-citanya. 42:44 Saya Muhammad Krishna Anis Mualim 42:46 kemudian Neza. Mohon pamit. Wabillahi 42:48 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 42:49 warahmatullahi wabarakatuh.