Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Allahbil 0:05 [musik] 0:18 alamin [berdehem] 0:19 wasalatu wasalamu ala sayyidina Muhammad 0:22 waa alihibihi ajmain rbi zidni ilma 0:25 Allahumfani bimaamtani waimni mafani 0:29 warzuqni Ni Ilman yang dipancarkan dari 0:32 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:34 Kalimbanggis, Cibur, Bekasi, radio 0:37 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 0:40 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 0:43 Allah subhanahu wa taala. Apa kabar Anda 0:45 di malam hari ini? Di mana saja Anda 0:48 berada? Harapan kami dan juga doa kami 0:52 Anda selalu dalam keadaan sehat 0:54 walafiat. Senang sekali di malam hari 0:56 ini saya Angga Aminudin ditemani oleh 0:59 Fahri di operator, ada juga Neza di 1:02 kameramen. Iwan Awat kami dapat menyapa 1:05 Anda kembali dalam acara buka mata buka 1:09 telinga. Kami hadir di pekan kedua bulan 1:13 Juli 1:15 2026. Kita masuki hari yang ke-12 ya di 1:18 bulan Juli 2026 dan acara buka mata buka 1:21 telinga kita bersama Dr. Sarbini Abdul 1:25 Murad. Alhamdulillah beliau telah 1:27 bergabung bersama kami melalui ee 1:30 aplikasi Zoom. Asalamualaikum 1:31 warahmatullahi wabarakatuh, Dr. Ben. 1:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:35 wabarakatuh, Mas Angga, 1:37 bagaimana? Sehat kabarnya, Dok? 1:39 Alhamdulillah sehat walafiat 1:41 nih di sela-sela kesibukannya ya. 1:43 Alhamdulillah kita dapat kembali 1:44 livenya. siaran kita ya, Dok ya. 1:47 Iya. Iya. Ini maaf nih kalau agak 1:49 mengganggu sedikit kan ini di lokasi 1:51 enggak di rumah nih, di hotel lagi. 1:54 Iya, iya iya yang penting aman nih, Dok, 1:57 siaran BMBT-nya ya. Karena topik kita di 1:59 malam hari ini mengangkat mengenai 2:02 gagalnya gencatan senjata 2:05 Iran versus Amerika dan juga dampak 2:08 global. Memang ini dinamis sekali gitu. 2:10 bahkan update-update-nya itu terus 2:12 mengalami perubahan-perubahan. 2:14 Ee, Drter Ben, dari topik ini kita 2:18 menghadirkan tamu siapa, Dok, di BMBT 2:21 malam hari ini? 2:22 Masyaallah, ini temu spesial sahabat 2:25 lama saya 2:26 yang beliau ahli dengan tentang hubungan 2:28 internasional sekarang jadi lagi dosen 2:31 di Paramadina. Beliau Dr. Wahid Rintuan. 2:35 Nah, beliau inium rekan-rekan sekalian. 2:37 Waalaikumsalam. 2:40 sampai ketemu di PMBT yang mudah-mudahan 2:43 pendengar bisa kritis, bisa puas dengan 2:46 apa yang akan beliau karena beliau 2:48 sangat ahli di bidang hubungan 2:49 internasional. 2:50 Ini tamu spesial kita nih, Mas sekarang 2:53 [tertawa] 2:54 spesial ya, Dr. Wahid Ridwan. Oke. 2:57 Lembagaan Pik. 2:59 Selamat datang, Dr. Wahid. Ee Dr. Ben 3:04 sebagai pembuka sebenarnya latar 3:06 belakang apa, Dok? kita mengangkat topik 3:08 mengenai gagalnya genjatan ee senjata 3:10 Iran versus Amerika Serikat dan dampak 3:12 terhadap global ini, Dok? 3:15 Ya, Mas ini kayak kayak lucu-lucu ya 3:18 kayaknya si 3:20 lucu-lucu ya artinya perang berhenti. 3:22 Perang berhenti kayak kayak apa ya? 3:24 Kayak 3:24 enggak berpikir bahwa ini ada dampak 3:26 global yang luar biasa. Jadi serangan 3:28 Iran hari ini kan sangat menggoncangkan 3:30 dunia kan. Kemudian ujungnya akan ada 3:33 perjanjian di Swiss artinya sepakat ke 3:36 kedua belah pihak untuk ee apa melakukan 3:39 genjatan senjata selama ee 60 hari. Tapi 3:43 hanya berapa hari dibatalkan oleh Trump. 3:46 Jadi ini sangat sungguh kita apa 3:49 sayangkan ya bahwa komitmen ini tidak 3:51 tidak kuat dalam mengimplementasi 3:54 genjatan senjata. Memang memang ada 3:56 namanya hal-hal yang perlu di disepakati 3:59 nantinya ya. Tapi kan ee saya pikir 4:01 dalam sebuah perjanjian genca, kedua 4:04 belah pihak ini kan harus benar-benar ee 4:06 apa ya ee berkomitmen gitu ya. Ini kan 4:09 hal yang sangat apa ya sangat kita 4:11 sayangkanlah artinya dampak bukan hanya 4:13 di Timur Tengah tapi juga dampak ke 4:15 Indonesia. Nah, inilah maka kita pada 4:18 kesempatan ini kita mencoba untuk 4:20 mengkaji lebih dalam ini Mas Angga ee 4:23 kira-kira apa pengaruhnya terhadap 4:25 Indonesia khususnya atau memang terhadap 4:26 dunia atau memang ujungnya gimana sih 4:28 ujungnya ini apa enggak berujung atau 4:30 gimana nih ceritanya ini. Nah, maka kita 4:32 minta nanti pada 4:34 ee Pak Mas Wahid Wah Ridwan bisa untuk 4:39 bagaimana men pandangan beliau selaku 4:40 seorang yang memang konsern di bidang 4:42 hubungan internasional. Kira gitu Mas 4:44 Rangga. 4:45 Siap. Baik. 4:46 Berarti saya akan langsung saja nih ke 4:48 ee Pak Wahid Ridwan ya. Baik Pak Wahid. 4:51 Kita melihat 4:53 mengenai ee Iran versus Amerika Serikat 4:56 sekarang ini ya memang situasi itu 4:58 berkembang sangat cepat gitu ya. Apalagi 5:01 kalau misalkan kita sebagai media kan 5:03 dan juga sebagai ee masyarakat gitu. 5:05 kita hanya memantau ee sumber-sumber ee 5:08 pemberitaan gitu ya ee berita-berita 5:10 yang mainstream maupun juga ee info-info 5:13 dari ee media sosial yang memang kita 5:15 lihat ee terverifikasi gitu 5:17 akun-akunnya. Cuman kita melihat begini 5:19 ee Pak Wahid ya, yang namanya perang 5:22 gitu ya, displacement jutaan orang ee 5:25 korban sipil itu terus bertambah gitu 5:28 ya. Belum lagi kita melihat ee kerusakan 5:30 e infrastruktur yang semakin ee meluas. 5:33 Namun ketegangan-ketegangan ini gitu ya, 5:36 naik turunnya itu karena apa? Lalu 5:38 apakah betul-betul kita melihat 5:40 negosiasi ee teknis ini masih terjadi 5:44 atau peluangnya bagaimana gitu ya? Dan 5:46 juga kita melihat juga gentar senjata 5:48 ini sebenarnya ee sebenarnya apa 5:51 tampilan apa sih dari seorang Trump gitu 5:53 ya dan juga Iran kan waspada terus 5:56 apalagi kemarin show force tuh ya dengan 5:58 pemakaman ee eh almarhum Ali Hama ini 6:02 gitu. bagaimana? Wah, itu luar biasa 6:04 gitu ya. S force-nya ee Iran dan 6:06 pejabat-pejabatnya juga dengan 6:08 komentar-komentarnya. Tapi Amerika 6:10 dengan watak sebagai ee negeri adidaya 6:13 tetap aja gitu. Bagaimana ingin ee 6:16 mukanya di hadapan dunia-dunia ini tetap 6:19 terlihat. Bagaimana Pak Wahid 6:20 menganalisa ini semua? Monggo. Oke, 6:23 makasih Mas Angga, Mas Dokter. 6:25 Asalamualaikum warahmatullahi 6:26 wabarakatuh pendengar dan pemirsa TV 6:29 maupun radio Arsabisrohli sodri 6:31 waassirli amri wahlul uqdatan lisani 6:34 yafqahu qoli. Emuh 6:38 lebih menarik itu malah kalau kita 6:41 hubungkan 6:43 kita kita sebut perang gitu aja dulu ya. 6:45 Sebelahnya itu belum belum perang ya. 6:47 maksudnya yang terjadi sekarang ini 6:49 Amerika, Iran ee Israel itu masih belum 6:53 perang sebenarnya ya. Ee [mendengus] 6:55 konteksnya tidak itu konteksnya itu 6:57 military excursion istilahnya. Nanti 7:00 saya bisa berbicara ada panjang tentang 7:01 istilah ini ya. 7:03 Tapi maksudnya tadi yang lebih menarik 7:04 itu coba kita lihat itu World Cup di 7:07 sana ini ya. 7:09 Nah, 7:09 jadi Piala dunia sekarang itu ada di 7:11 sana. Wah, 7:12 iya 7:12 Ronaldo sudah ada kemudian 60% wah sudah 7:15 macam-macam gitu ya. belum lagi yang 7:17 desain ya. 7:18 Tapi dalam sejarah em 7:22 skirmis gitu ya atau atau military 7:26 excursion tadi yang saya sebut itu em 7:29 bagi para akademisi hubungan 7:32 internasional ini nih praktik yang 7:34 sangat menarik ya. Meskipun sebenarnya 7:35 sedihlah apapun persoalannya yang 7:38 namanya perang itu berdampak buruk ya 7:41 bagi semua orang, bagi semua bangsa, 7:44 semua aspek ya. em kemanusiaan terutamah 7:48 itu korban yang paling sangat terimbas 7:52 gitu ya. Jadi apapun alasannya 7:57 AS Israel Iran ini adalah sebuah 8:01 apa ya kalau saya menyebutnya 8:03 menyebutnya itu em 8:06 tragedi kemanusiaan yang yang dalam abad 8:11 modern ini itu sangat-sangat 8:13 menyedihkan. Tetapi ada pelajaran yang 8:15 sangat berharga ya. Pelajaran itu adalah 8:18 bahwa yang namanya Iran dengan segala 8:21 kondisi, situasi dan treatmen ya 8:24 perlakuan yang dikenakan ya puluhan 8:28 tahun lebih dari 45 tahun itu masih 8:32 tetap bisa tegak berdiri. Nah, itulah 8:34 yang itu pelajaran yang berharga bagi 8:37 semua bangsa ya, termasuk bangsa kita 8:39 sendiri. Saya enggak tahu dari sisi mana 8:42 bangsa Indonesia bisa belajarnya. 8:44 Nampaknya amat sangat jauh. Padahal 8:46 kalau kita melihat dari peradabannya ya 8:48 sama-samalah ya kita mempunyai akar 8:51 peradaban yang sangat 8:54 dalam juga ya. Tapi kalau dibanding 8:56 dengan peradaban Persia ya cukup jauh. 8:58 Nah, kalau berkenaan dengan situasi yang 9:01 berkembang ini, ini memang kita semua ya 9:05 akademisi ini juga 9:09 out of 9:11 you know ya logic gitu, Mas. Ketika di 9:14 luar 9:15 ketika iya ada persetujuan ya. Jadi di 9:19 dalam negosiasi itu 9:22 pencapaian resolusi konflik itu 9:26 ee nanti saya berikan contoh ketika 9:28 Muhammadiyah itu terlibat di dalam 9:30 negosiasi dengan Moro itu ya itu 9:34 kalau pihak satu dengan pihak yang lain 9:36 itu tidak bertanda tangan itu biasa ya. 9:40 Jadi kadang misalkan dalam konteks ini 9:42 ya, Amerika tidak tanda tangan ya dalam 9:45 sebuah pertemuan ee kemudian Irannya 9:49 menandatangani dokumen itu kan. Mereka 9:51 bertemu tuh sudah sangat sering ya ee 9:54 terutama yang di Islam Abad di Pakistan 9:57 ee paling akhir sebelum Swiss 9:59 penandatanganan berdua itu itu di Qatar 10:02 di Doha. 10:03 Artinya 10:05 yang pertemuan terakhir itu yang tadi 10:07 disebutkan oleh Mas Dokter ee Gata 10:10 Sejata 60 hari pembukaan Hormus ee Selat 10:13 Hormus itu itu isi di dalam sebuah 10:17 perjanjian MOU ya masih MoU ee MoU itu 10:21 sangat-sangat rentan ya. saya dalam 10:23 sebuah wawancara di TV sebelumnya itu 10:26 ini masih sangat jauh jangan berpikir 10:28 kemudian ini selesai itu baru MOU yang 10:31 ditandatangani itu kecuali misalkan 10:34 comprehensive agreement atau apa 10:38 misalkan ya cooperation 10:40 eh agreement misalkan. Nah itu itu baru 10:42 level yang tinggi. Kemarin itu baru MOU 10:46 jadi sangat masih sangat rentan. Tetapi 10:48 artinya pada tahapan itu sebenarnya 10:51 ketika dua-duanya oh ya dan juga jangan 10:53 berpikir ketika mereka itu berada di 10:55 Islam abad misalkan itu kemudian mereka 10:57 duduk bersama gitu ya dalam satu meja 10:59 gitu makan bersama enggak? 11:02 Saya amat sangat yakin meskipun saya 11:04 enggak di Islam Abad 11:05 itu mereka ada di Islam Abad tetapi 11:08 mereka tidak dalam satu ruangan bahkan 11:10 mungkin tidak saya sangat yakin tidak 11:13 dalam satu hotel 11:15 h 11:15 jadi representasi ada tetapi mereka 11:18 tidak tatap muka jadi yang bingung itu 11:20 ya mediatornya tuh perdana menteri sama 11:23 sama jenderalnya Pakistan itu. yang 11:27 bolak-balik bolakbalik bolak-balik gitu 11:29 dan itu biasa dalam sebuah negosiasi 11:32 itu. Nah, perang ini atau military 11:35 excursion ini memang agak berbeda. 11:37 Berbeda dengan perang Ukraina, Rusia 11:40 misalkan itu jelas perang mereka enggak 11:42 ada celah negosiasi gitu ya. Heeh. 11:45 Dan satu perkataan-pernyataan Putin itu 11:48 yang yang menarik itu ya. Beliau 11:51 mengatakan kalau misalkan ya Rusia itu 11:57 mengirankan seperti Amerika lakukan, apa 12:01 yang dunia akan katakan misal itu 12:04 menarik sekali. Artinya apa? Sebenarnya 12:06 Rusia tuh bisa saja 12:09 mengirankan Ukrain itu tuh sangat mudah 12:12 gitu, enggak komparel sama sekali 12:15 sebenarnya. Ee [mendengus] 12:16 apalagi kalau misalkan NATO menarik gitu 12:19 dari situ gitu ya. Tapi kan ya itu tadi 12:23 ya em 12:25 diplomasi-diplomasi 12:27 ee apa namanya channel-channel yang 12:30 lainlah kehidupan bernegaranya Rusia 12:32 tentu dia akan menjadi apa istilahnya ya 12:35 aral yang sangat sangat berat ya yang 12:38 melintang ya oleh dunia gitu. Makanya 12:41 dia ya dia dilatihin aja Ukraina mau apa 12:43 dilatiin. Tapi untuk Iran sama AS ini 12:47 kan berbeda. 12:49 Ini dua-duanya sama-sama kuat ya. Ee 12:52 [mendengus] 12:53 itu salah perhitungan besar Amerika. 12:55 Sangat-sangat salah perhitungan besar. 12:57 Dia pikir bisa gitu ya. 13:00 Dan dalam banyak ee 13:03 apa istilahnya itu em berita-berita 13:07 internasional itu permohonan 13:10 Israel untuk Amerika menyerang Iran itu 13:12 kan sudah sejak lama sejak Barack Obama 13:16 itu tapi enggak pernah mau. Hanya 13:17 sekarang aja itu dia Trump itu. 13:21 Nah, Trump orangnya memang seperti itu 13:23 ya. Jadi dia memang merasa 13:26 ya mungkin kita pun akan karakter 13:29 seperti itu kali ya. Kalau misalkan 13:30 orang itu sudah kaya ee merasa memang 13:34 public figure ee dalam partai yang kuat 13:39 ya dalam sebuah posisi negara yang himon 13:43 ee secara global gitu ya. Akhirnya saya 13:45 kira kita semua pun akan berperilaku 13:48 seperti Trump gitu. 13:50 Cuman karena kita berada di luar saja. 13:53 Nah, parahnya itu adalah 13:56 Israel ini, gitu. Jadi akan lebih banyak 14:01 kompor-kompor ya, ya dalam bahasa tanda 14:03 kutip [tertawa] ya kompor-kompor 14:05 termasuk yang terakhir itu ya. He. 14:07 Ee jadi kita ambil ketika MU itu sudah 14:12 selesai di penandatangannya kan semuanya 14:15 terpisah ya ee mereka representasi aja 14:19 ketika ada di Swiss sebelumnya sudah 14:22 Trump menandatangani ketika di Prancis 14:24 kemudian eh 14:27 Iran juga di di tehennya baru kemarin eh 14:30 baru kemudian mereka ee di Swiss itu. 14:33 Tetapi 2 hari setelah itu kan langsung 14:36 [berdehem] 14:37 Israel menyerang Libanon padahal sudah 14:39 disebut ya. Dan saya juga sebelum itu 14:42 saya sudah memberikan komentar juga. 14:44 Jadi genjata senjata yang 30 hari atau 2 14:47 minggu pal 2 minggu kemudian 30 hari 14:50 yang kemarin itu 60 hari kesepakatannya. 14:52 Nah, ketika yang 2 minggu pun itu sudah 14:54 saya komentari. Jadi maksudnya yang 14:57 genjata senjata itu secara menyeluruh. 15:00 Artinya Israel enggak boleh macam-macam 15:02 juga ke Lebanon. gitu. Meskipun yang ke 15:05 Gaza itu masih belum begitu banyak 15:06 ditanggapi ya oleh Iran. Maksudnya ee 15:12 karena ada faksi tersendiri yang Gaza 15:15 itu tidak langsung seperti yang 15:19 Hizbullah lah ya yang Libanon ke Iran ya 15:23 mangsinya. Jadi bagi mereka bagi Iran 15:26 itu tetap harus menjadi bagian gitu. 15:29 Nah, itu yang tidak pernah menjadi 15:32 perhatian Amerika dan Israel tetap saja 15:34 gitu ya. selalu merancang padahal 15:36 mengatakan ya genjatan senjata itu ya 15:39 memang definisi genjatan senjata ituang 15:41 betul-betul berhenti ya bukan berarti oh 15:44 enggak kan genjatan senjatanya hanya 15:45 dengan Iran berarti kita tidak boleh 15:47 menyerang ke Iran saja bukan yang 15:49 namanya gentasan senjata memang letak 15:51 senjata dua-duanya meletakkan senjata 15:53 jadi dia tidak boleh mengangkat senjata 15:55 lagi ke manaun gitu nah mereka itu 15:59 maksud saya Israel sama Amerika dia 16:01 menterjemahkan ya dengan Iran saja tapi 16:04 dengan Lebanon dia masih tetap bisa ya 16:06 enggak bisa namanya gentar senjata harus 16:08 diletakkan senjata itu. Nah, itulah yang 16:10 kemudian menurut saya Mas 16:13 betrayal-bitrayal itu ya 16:15 pengkhianatan-pengkhianatan yang 16:16 terjadi, pelanggaran pelanggaran yang 16:19 terjadi itulah yang kemudian membuat ee 16:23 apa namanya situasi ini terus memburuk 16:28 gitu ya. Ee di awal saya sudah 16:32 menyampaikan sebenarnya eskalasi itu 16:35 belum belum terjadi ya, tapi tensi terus 16:38 meningkat ya. Kemudian saya mengat oke 16:41 ini eskalasi mulai bisa dilihat karena 16:43 Israel mulai membuat serangan ke Libanon 16:47 gitu ya. Tetapi apapun kita 16:51 kalau boleh menyimpulkan ya saya sendiri 16:53 ya sebagai ee seorang akademisi 16:58 dari mulai awal terjadinya konflik ya 28 17:02 Februari ya itu sebenarnya dunia pun ya 17:07 atau orang dalam tanda kutip ya waras 17:10 itu sudah pasti memahami ya Iran itu 17:14 berada di pihak yang betul-betul di atas 17:16 angin dan dia berhak untuk 17:18 mempertahankan diri ya karena dia 17:20 diserang dulu dan yang diserang itu buat 17:23 titik peradaban ya peradaban sebagai 17:27 orang tua yang memang spiritual 17:29 readernya itulah yang Imam Khomaid Ali 17:33 Khumaini diserang. Yang kedua titik di 17:36 mana generasi-generasi 17:38 ya pelanjut itulah sekolah nginap itu 17:43 ya. dari dua poin itu sudah dilihat dari 17:47 sisi apapun itu sudah gak ada 17:49 pembenarannya gitu. Itu sebuah kesalahan 17:53 besar gitu ya termasuk di dalam wacana 17:57 kemanusiaan. Jadi begitu Mas Mas Angga. 18:00 Jadi sekarang ini orang mau dibelokan 18:03 apapun 18:04 untuk membela Amerika dan Israel itu 18:09 enggak enggak masuk agama. Meskipun ada 18:12 juga tokoh Indonesia yang gitu 18:13 menggebu-gebu membelanya. 18:16 [tertawa] 18:17 Ada ya di sini ya? 18:20 Ada saja. 18:20 Tapi yang yang Pak Wahid lihat 18:22 sebenarnya Amerika Serikat itu yang 18:25 paling dituntutlah sekarang gitu ya. 18:27 Yang paling dituntut oleh Amerika 18:28 Serikat terhadap Iran yang menolak untuk 18:31 ee menyerah ini 18:32 apa sebenarnya bahwa 18:35 isunya tuh kan sebenarnya berkutat di 18:38 dua yang hal penting ya. meskipun 18:41 kemudian buntut dan rentetannya itu bisa 18:43 saja ee mereka buat-buat gitu ya. Jadi 18:47 yang pertama nuklir itu isu yang sang 18:50 sebenarnya tapi selalu diungk 18:52 diungkit-ungkit 18:53 dan sekarang Araksi itu menteri luar 18:56 negeri itu cerdas luar biasa ya. Narasi 19:00 apapun yang keluar dari Amerika Israel 19:04 itu dengan sangat mudah dipatahkan dalam 19:06 hitungan menit dan itu logik. Betul. 19:10 Iya. Iya, iya. 19:11 Ya, itu logik betul. Saya enggak pernah 19:13 enggak usah mengungkap beberapa hal yang 19:15 pernah di disampaikan ya, tapi selalu ya 19:19 ee apa [mendengus] yang disampaikan 19:21 oleh Araksi itu sangat logik. Yang kedua 19:25 itu Hormus. 19:28 Selat Hormus. 19:30 Jadi dengan alasan apapun mau memakai 19:33 hukum internasional yang manapun untuk 19:37 dalam tanda kutip pengelolaan Selat 19:39 Hormus itu tetap milik Iran. Dia tidak 19:42 bisa dan Oman lah ya. 19:44 [berdehem] 19:45 ada celah di situ yang merupakan memang 19:49 ee 19:51 apa istilahnya ya area internasional ya, 19:54 tapi bukan yang dibuat garis oleh Iran 19:56 itu. Seperti kemarin ketika ada ee kapal 20:00 induknya Amerika itu. Itu kan dia jauh 20:03 dari Hornus 20:04 itu masih di selat yang [berdehem] 20:07 dekat dengan Oman sini dan dia pun 20:09 enggak berani mendekat dekat sana itu. 20:13 Nah, bagi Iran saya yakin Selaturus itu 20:19 jauh lebih dahsyat impactnya daripada 20:22 nuklir. 20:24 Iya. 20:25 Jadi itu senjata yang sangat obvious ya, 20:28 senjata yang sangat sangat jelas gitu 20:31 ya. Ee dan Amerika maupun dunia global 20:34 enggak bisa dia mengugat-ugat. 20:37 itu berdasarkan UN Clause misalkan 20:39 United Nation apa itu yang yang tentang 20:42 batas laut dari darat itu tetap saja itu 20:47 akan menjadi haknya Iran dan karena dia 20:49 punya hak ya ya macam kita dengan dengan 20:52 Selat Malaka lah ya mungkin dokter yang 20:55 orang Aceh ini dokter Sarbini banyak 20:58 tahu macam Selat Malaka itu kan yang 21:02 mengatur hanya 21:05 Indonesia dan Malaysia ya. Jadi ya 21:08 semacam itu sajalah ya kita dan itu 21:11 menjadi senjata yang sangat ampuh dan 21:13 Iran sangat adil di situ sebenarnya. Ee 21:17 dan alasan Amerika yang hari-hari ini 21:20 itu dia membuat retaliation itu karena 21:24 yang pertama waktu itu kalau enggak 21:25 salah kapalnya India ee di turun. 21:29 Kemudian yang kedua itu kapalnya 21:32 kapal yang berbendera Israel kalau 21:33 enggak salah itu juga. Nah, karena 21:35 serangan itu kemudian Amerika 21:37 pembalasnya ya bagi Iran kan mudah 21:39 sekali untuk mematakan kan kita sudah 21:41 sepakati di dalam MOU itu hanya Selat 21:45 Hormus akan tetap terbuka ya untuk semua 21:49 kecuali Amerika dan Israel tapi itu 21:51 dengan izin-in 21:54 fair itu mereka juga sepakat itu. Jadi 21:57 kalau yang lain-lain misalkan sudah 21:59 diingatkan, saya kira tentu Iran pun 22:01 ketika menurun ee kapal-kapal itu bukan 22:06 tanpa sebab atau tanpa alasan ya. Pasti 22:10 ada alasan dan 22:12 setiap langkah Iran itu terukur. Saya 22:14 yakin ya selalu terukur. Jadi ee apa 22:18 yang harus dia perbuat dan karena apa 22:21 dia berbuat itu 22:22 sudah ada pattern-nya gitu. 22:26 Dan itu sebuah strategi yang menurut 22:28 saya bagus. Saya bukan berarti 22:31 dalam konteks ini melihat 22:34 memberatkan di satu pihak dan [berdehem] 22:37 itu secara ilmiah pandangannya seperti 22:39 itu. [tertawa] 22:41 Jadi di dalam apa teori-teori hubungan 22:44 internasional misalkan yang konflik 22:45 resolusi tadi itu ya eh itu ada misalkan 22:49 ada teori CPM confident building 22:51 measures itu artinya apa? yang perlu 22:54 dibangun itu terust ya, kepercayaan. 22:57 Kepercayaan itu datang dari mana? Harus 22:59 datang dari dua-duanya. Kalau yang satu 23:01 dengan yang lain itu tidak percaya, ya 23:03 akan selalu begitu adanya 23:05 kecurigaan-kecurigaan konflik lagi kan 23:07 begitu. Nah, negosiasi yang semacam itu 23:11 tuh kan sangat alot ya. Makanya Pakistan 23:14 itu luar biasa. Dia mempunyai peran ya 23:17 di dalam 23:19 dan meskipun ada situasi seperti ini 23:21 masih saling menyerang, saya yakin itu 23:24 jalur-jalur negosiasi mereka masih 23:26 jalan. Ya, jalan. 23:28 Saya masih yakin itu mereka masih 23:30 berkomunikasi. 23:32 Ee biasanya ketika ada konflik-konflik 23:35 yang ee yang muncul, nah mediatornya tuh 23:39 yang biasanya pusing itu 23:42 menteri Pakistan sama jenderal siapa 23:45 itu? 23:46 Kalau tadi disebut bahwa ini baru 23:49 sekedar MOU 23:51 ya 23:51 berarti belum ada belum ada base 23:54 agreement-nya gitu ya. Kalau dalam 23:55 negosiasi ini 23:57 ee itu bisa dijadikan sebagai agreement 24:00 awal ya, tetapi kan komitmen itu rendah. 24:04 Maksudnya ketika MoU itu 24:09 legal standing itu masih belum belum 24:13 berlaku 24:15 ya. Jadi secara hukum ee nasional 24:20 masing-masing negara maupun hukum 24:22 internasionalnya itu tidak berlaku di 24:25 dalam MOU. Jadi ya kemudian mereka 24:27 biasanya kemudian ya ini kan baru MoU. 24:30 Tapi sebenarnya ketika MoU itu sudah 24:32 disepakati itu awal yang sangat bagus 24:35 gitu. Jadi 24:39 ee itu perlu makanya kan itu dibatasi 60 24:42 hari ya. Semoga di dalam 60 hari itu 24:44 terjadi sebuah perkembangan-perkembangan 24:47 tras yang tadi saya sampaikan itu 24:49 menjadi lebih bagus menjadi meningkat 24:51 gitu. Tapi kan yang terjadi 2 hari 24:54 setelah MOU Israel nyerang Libanon kan 24:58 tentu marah Iran Anda ini kok 25:01 malah enggak mau menjaga gitu kan. Forum 25:05 sudah dibuka gitu. 25:07 Ee beberapa kapal waktu itu sudah sudah 25:09 bisa melewati gitu. Tapi karena kemudian 25:13 adanya 25:14 pelanggaran-pelanggaran ini kemudian 25:16 ditutup. Sekarang ini ditutup surat 25:18 urpus 25:19 ditutup lagi. Dan itu tadi seperti yang 25:21 Mas Angga sampaikan kalau sudah hormus 25:23 itu ditutup itu memang impactnya pada 25:26 pada 25:28 global. Tapi Trump tahu itu karena dia 25:32 main bisnis juga di situ. Iya 25:34 gitu. dia dia paham mereka itu, Pak. 25:39 Kira-kira begitulah, Mas. 25:42 Iya. Apakah Amerika juga berarti harus 25:44 menertibkan 25:45 Israel ya dalam hal ini ee apa 25:50 tindakan-tindakan dia nih di Gaza ni mau 25:52 sudah, sudah kan, Mas? Itu ya sehari 25:54 setelah MoU itu Trump enggak nyuekin 25:58 ketanya. 26:00 Nah, dia agak sensi. Nah, ini ya kadang 26:02 saya itu [mendengus] gimana nih Israel. 26:04 Jadi dia agak sensi itu ketika katanya 26:08 Israel memberitahu dia kalau dia menjadi 26:10 target ee pembunuhan oleh Iran. Kemudian 26:15 di media sosial ramai karena sudah ada 26:17 gambar gini gini 26:19 itu kan bisa juga 26:21 dia sendiri yang membuat 26:23 Israel. Wallahuam. Ya, saya tidak mau 26:25 juga menganalisis jauh tentang itu. 26:27 Tetapi 26:28 maksudnya begini. 26:31 sebagai bangsa yang beradab ya saya 26:33 sangat sangat amat yakin ya. 26:37 Em 26:38 saya dua kali ke Irak ya. Masangga itu 26:43 melewati itu hanya 5 km 26:47 ketika Jenderal Sulaimani itu dibunuh. 26:51 itu dib sengaja di 26:53 jadi 5 km dari tempat itu kalau nanti 26:56 Mas Angga mau ke Irak juga masih 26:58 melewati karena di sebelahnya itu 27:00 mobilnya itu masih dibuat sebagai icon 27:03 jadi 5 km dari situ baru bandara Irak ya 27:06 Baghdad sori bandara Baghdad 27:10 itu yang paling 27:12 apa ya istilahnya ya tragedi gitulah ya 27:15 yang sebegitu saja Iran tidak dendam 27:20 Ya, itu jelas-jelas itu operasi 27:24 mosad dan 27:25 dan pelanggaran sekali itu ya. Oh, 27:28 bangetlah Mas. Itu sudah tamu ya. Tapi 27:31 kan memang 27:33 Irak itu waktu itu kan masih dikuasai 27:35 Amerika ya. 27:36 Iya. 27:36 Sekarang sekarang sekarang aja agak 27:38 loose ya. Agak agak kuat pemimpinn. 27:41 Jadi itu tamu di negara. Tapi memang 27:43 kalau berbicara Irak apalagi yang 27:46 daerah-daerah selatan lah ya. Karbala, 27:48 Najav dan itu kan memang sudah kayak 27:49 Iran. 27:51 Jadi foto-foto gambar-gambar itu 27:52 pemimpin Iran semua. Kadang kita melihat 27:55 ini negeri Iran apa Irak ya sebenarnya 27:57 ya. Tapi fotonya tapi foto-foto toko 27:59 Irak juga ada gitu. Nah itu saya anggap 28:02 sebagai salah satu contohnya aja Mas 28:04 Angangga itu sekelas jenderal yang 28:06 sangat dihormati enggak dendam ya. 28:09 He. 28:10 Tapi kemudian misalkan oh itu kan 28:11 jenderal sekarang ini kan pemimpin 28:13 besarnya spiritual. Saya yakin enggak 28:15 enggak dendam. Jadi enggak ada itu 28:18 ancoman itu 28:20 mereka bangsa yang beradab ya. Jadi 28:23 justru 28:25 itu malah menjadi apa ya amunisi 28:29 spiritual bagi Iran. 28:30 He 28:31 gitu. Jadi kayak kita dululah waktu 28:34 perang-perang revolusi, perang-perang 28:36 penjajah gitu ya. Ee satu mati tumbuh 28:40 1000 ya. Seperti itulah kira-kira ya. 28:42 1000. Iya. Iya. 28:43 Iya. Nah, jadi bangsa-bangsa yang 28:45 beradab itu mempunyai nilai-nilai 28:49 spiritual 28:50 ya dan psikologis yang sangat kuat. 28:53 Tidak 28:55 satu mati balas satu itu enggak jadi 28:59 saya gak samanya. Nah, Trump nampaknya 29:01 sensitif gitu. 29:04 Jadi dia merasa 29:07 ya orang itu kalau sudah merasa salah 29:09 dan merasa terancam kan kena sedikit aja 29:13 itu udah 29:14 emosional bukan emosional kira gitulah 29:17 kira-kira masa enggak ya 29:19 sama pekan lalu juga Pak Wahid kan 29:21 media-media Barat juga 29:24 ee banyak mengangkat ketika pemakaman ya 29:28 pemakaman 29:30 itu di luar di luar ekspektasi bahkan di 29:32 luar dugaan Amerika Serikat sendiri. 29:35 Wah, kok seesar itu gitu ya, anemonya 29:38 gitu ya. Jadi prediksi-prediksi Amerika 29:40 tuh salah terus itu tentang Iran tuh 29:42 sepertinya. Bagaimana, Pak? 29:44 Em 29:46 sebenarnya sih kalau apa ya kalau hanya 29:50 sekedar info gitu ya, bahwa akan di apa 29:56 dihormati dan akan menjadi iktion yang 30:00 luar biasa gitulah ya. dan bagaimana 30:02 kemudian masyarakat itu akan 30:04 menyangkutnya itu saya kira pemerintah 30:07 Amerika dan masyarakatnya paham itu. 30:12 anak 30:15 ee 30:16 tetapi memang kalau sudah dibungkus 30:20 dengan persoalan 30:22 bijakan dan 30:25 apa namanya ee 30:29 apa istilahnya itu ya keyakinan ya 30:31 pemimpin gitu ya kemudian itu dijadikan 30:35 sebuah persepsi akhirnya yang muncul 30:38 hanya yang keluar dari pemimpinnya gitu. 30:42 Si di seolah-olah oh ter oh kok sampai 30:44 segitu. Saya yakin yang info akan 30:48 seperti itu dan mungkin akan lebih ada 30:52 pasti Mas 30:54 cuman ya 30:57 orang Amerika itu 31:00 gimana ya menggambarkannya ya. Saya kan 31:02 punya ibu angkat di sana ya. Saya pernah 31:03 tinggal di sana gitu. Jadi 31:05 orang Amerika itu meemang dia merasa 31:07 besar. 31:08 Iya. Ya. 31:10 Tetapi sebenarnya kebesaran dia itu ya 31:13 ya ada di dalamnya itu saja. 31:15 Orang Amerika itu kecuali yang para 31:17 profesor ya penelitian mereka keluar ke 31:20 Kanada pun itu tidak masyarakat kata 31:22 Amerika itu. 31:24 Hm. 31:24 Jadi saya terkungkung aja di di 31:27 negerinya itu karena mereka yang 31:29 menganggap semuanya ada, kenapa saya 31:30 harus keluar gitu. 31:31 Oh gitu ya. 31:33 Iya. Jadi termasuk pemikiran-pemikiran 31:35 bagi dia ya Amerika is great begitu ya. 31:38 Tapi dia enggak enggak bisa melihat 31:41 yang sebenarnya di luar Amerika itu apa. 31:45 Berarti tergantung pasukan informasi itu 31:47 mempengaruhi mereka ya informasi. 31:50 Iya betul. Dan Trump itu termasuk orang 31:53 yang yang di kategori itu ya. Mereka kan 31:56 orang-orang apa kulit putih yang ee 32:01 istilahnya itu memang 32:04 ya sudahlah menganggap Amerika itu sudah 32:07 segala-galanya gitu ya. 32:09 Kecuali yang imigran gitu ya. Eh, 32:14 ya seperti Mayor apa Mamdani itu atau 32:17 dulu Barack Obama itu itu lain 32:20 perspektifnya itu sangat luas gitu loh. 32:24 Yang orang 32:26 orang-orang aslinya gituah. 32:28 Orang aslinya itu justru. 32:30 Nah, gitulah kira-kira Mas Sangga. Jadi 32:34 perspektif-perspektif yang muncul dari 32:36 karakter yang semacam itu, itulah yang 32:39 menurut saya kurang kurang 32:40 menguntungkan. 32:41 Iya. I betul. 32:44 Nah, sebelum ke dokter Band tadi menarik 32:45 di awal ya sebenarnya 32:48 eh kaitan dengan konflik ini tuh 32:51 sekarang nih yang lagi happening di 32:52 Amerika dan juga Meksiko ya, Kanada ya. 32:58 Bahkan media ada yang menyebut. Jadi 33:00 ketika Iran masuk menjadi konsenta 33:03 konsensan jadi disebut itu world cup 33:05 gitu ya. Bukan jadi world cup tapi 33:07 [tertawa] 33:09 soalnya ya konflik konfliknya 33:11 dibawa-bawa gitu oleh perang gitu ke ke 33:14 Piala Dunia. Jadi kayak kayak mengubah 33:16 Piala Dunia kok jadinya acara olahraga 33:18 murni sekarang kok kelihatan gitu pang 33:20 politik apalagi presiden FIFA enggak 33:22 bisa apa-apa kan 33:25 kita tahu tuh meme-meme ketika Trump 33:27 nelpon presiden FIFA itu kan hal lucu 33:30 jadinya kan 33:32 betul 33:34 ya itu kan apa ya Mas Angangga ya 33:37 artinya 33:39 FIFA ini kan sudah 4 tahun sebelumnya ya 33:43 jadi kita sebenarnya juga tidak bisa 33:45 langsung mengaitkan ee dengan perang 33:50 Iran, Amerika [berdehem] ini ya. Karena 33:52 itu maksudnya 33:54 apakah karena perang ini kemudian 33:58 situasi atau fenomena yang yang sekarang 34:00 muncul itu seperti itu yang terjadi ya. 34:03 Jadi itu kan sedih itu Iran itu Iran 34:06 nginap di Meksiko tapi dia bertanding di 34:08 Amerika dan ya meskipun itu tetap bisa 34:11 dilintasi dengan perbatasan tapi 34:13 ia itu enggak enggak fair juga tapi 34:15 artinya yang semacam itu ya atau 34:18 sekarang ini misalkan yang Mesir 34:20 sebegitu diperlakukan ya ee 34:25 ee itu kan bukan desain yang dari awal 34:28 ya maksudnya 34:30 desain bahwa World Cup itu akan 34:32 dilaksanakan di Meksiko, Amerika, dan 34:35 Kanada. Itu kan keputusan 4 tahun yang 34:37 lalu. 34:38 Iya. [tertawa] 34:38 Sebelum perang ini perang Iran ini kan 34:41 baru kemarin 2 Februari tanggal 28 gitu 34:44 ya. Jadi kita tidak boleh 34:46 mengait-maitkan dalam konteks ee sebab 34:49 akibat tetapi bahwa fenomena itu muncul 34:54 ya. Ee bisa jadi karena fenomena perang 34:59 ini mungkin gitu. 35:02 Yang jelas untuk perlakuan terhadap 35:05 squot-nya atau apa ee ee grupnya Iran 35:10 itu pasti ya. Dan menurut saya juga yang 35:14 Mesir itu ya itu rekayasa itu. 35:18 Hm. 35:19 Atau kita mengikuti bahasa-bahasa Mesos 35:22 itu memperampokan itu karena sudah 35:25 sangat jelas dan kemudian itu membuat 35:27 orang saya ini kan enggak 35:28 pecinta-pecinta bola amat ya. Tapi kalau 35:31 sudah World Cup kan pengin nonton 35:32 banget. Tapi setelah kejadian itu udah 35:34 enggak enggak minat nonton 35:38 meskipun nonton di TV [tertawa] 35:42 sepak bola juga begitu gara-gara 35:45 enggak minat nonton karena kayak begitu. 35:49 Iya iya 35:51 gitulah. Nah oke kita boleh balik lagi 35:54 ke isu perang lagiah. 35:55 Oh saya jelaskan sedikit gini tadi Mas 35:57 Sangga ya. He. 35:58 Jadi saya bertemu dengan mantan diplomat 36:01 lah. Ee jadi istilah perang itu belum 36:06 sampai pada tahapan itu. Karena kalau 36:08 peran war itu pemerintah Amerika harus 36:11 mendapatkan persetujuan kongres. Wajib. 36:14 Iya. mendapat persetujuan anggarannya 36:16 berapa ee 36:20 apa istilahnya itu kuasa presiden itu 36:22 sejauh mana itu diatur semua di dalam 36:24 itu ya kalau memang itu dideklarasikan 36:27 sebagai war sebagai perang ya tetapi 36:30 tidak ada itu ya maksudnya pemerintahan 36:33 Trump tidak pernah mendapatkan tidak 36:35 pernah meminta dan tidak pernah ada 36:37 persetujuan dari kongres nah itulah 36:39 kemudian tadi saya sampaikan itu 36:40 istilahnya itu hanya military excursion 36:44 Persoalannya 36:46 military excursion itu biasanya itu 36:47 hanya 2 3 minggu 1 bulan lah. Itu yang 36:50 terjadi di Venezuela kemarin 36:52 ya. Masih dalam konteks PR ini yang 36:54 Presiden Maduro sampai diculik itu 36:56 military excursion sama itu sebenarnya 36:58 misi yang dijalankan di Venezuela. Tram 37:01 [berdehem] berpikir itu bisa dijalankan 37:04 di 37:05 Iran. 37:06 He 37:07 gitu 37:08 meleset total. 37:10 Iya 37:10 iya tidak sama sekali. gitu dan sampai 37:13 hari ini masih terus berlangsung dan 37:15 saya kira tu panjang 37:18 saya kira panjang. 37:19 Oke, Pak Wahid, saya akan ke Dr. Band. 37:22 Dr. Band ini military exposion gitu ya 37:25 menurut Pak W. 37:27 Apakah Iran juga menganggapnya eh maksud 37:30 saya Israel juga menganggapnya seperti 37:32 itu gitu ya? Bagaimana Dr. Ben? 37:35 memang ada aturan-aturan internasional 37:37 seperti yang disebutkan oleh ee Mas 37:39 Wahid tadi itu. Tapi persoalan ini kan 37:41 realita itu kan enggak seperti itu. Jadi 37:44 okelah ya itu masalah istilah ya masalah 37:45 enggak. Tapi kan yang namanya perang itu 37:47 kan tetap seperti definisi banyak orang 37:50 ya. Ada pembantaian kemudian ada 37:53 pembohoman segala macam gitu kan. Jadi 37:57 benar kata-kata Mas Wahid tadi itu bahwa 37:58 itu kan istilah-istilah istilah-istilah 38:00 mungkin istilah-istilah internasional 38:02 konversi nasional yang harus apa yang 38:03 harus dilakukan oleh semua negara ketika 38:05 dia hendak melakukan sebuah perang 38:07 misalnya kan. Nah tapi hari ini kita 38:09 lihat ee Masangga bahwa Amerika ini kan 38:12 tidak mampu untuk mewujudkan 38:14 implementasi dari apa yang telah 38:15 disepakati kan. Memang pada awal kita 38:18 lihat bahwa butir-butir perjanjian ini 38:20 kan sangatsangat merugikan Amerika. 38:22 Kesar seperti itu dan memalukan Amerika. 38:25 Nah, maka pada awal saya sudah katakan 38:27 bahwa saya enggak yakin Amerika ini akan 38:30 mengikuti mengikuti perjanjian itu. 38:32 Karena ini kan karena dicekek kan 38:34 dicekek karena situasi ekonomi harus 38:37 harus segera dilonggarkan maka yang 38:40 dilakukan oleh Trump adalah ya damai. 38:42 Tapi mungkin diadia mungkin ya kita 38:44 harus perang lagi gitu loh. J memang ee 38:47 pengaruh-pengaruh zionis ini enggak 38:48 enggak bisa kita lepaskan. Jadi kita 38:52 melihat bagaimana misalnya ee Trump sama 38:54 sama Minyamit ini kan misalnya 38:56 bertengkar tanah petik ya. Mereka tuh 38:58 ada beda cara menangani ee masalah Iran 39:01 ini kan. Artinya kalau eh Benjamin 39:04 Benjamin mengatakan bahwa ya harus 39:05 lanjut perang tapi Trump ya harus damai 39:08 atau Israel harus ngikut gitu loh. Nah, 39:10 tapi kan realitanya bahwa 39:12 kekuatan-kekuatan Zionis di Kapitol Hill 39:15 ataupun misalnya di White House ini 39:17 enggak bisa dipungkiri bahwa eh Amerika 39:20 harus harus perang gitu loh. 39:22 Harus perang tanpa memperhatikan 39:23 bagaimana misalnya situasi ekonomi 39:26 masyarakat Amerika. Nah, maka di situ 39:27 saya lihat ada egoisme ya, egoisme 39:29 Israel yang tidak peduli gitu loh, 39:31 enggak peduli dengan nasib rakyat 39:33 Amerika. Mungkin dari luar kita lihat 39:35 Amerika ini wah gitu kan. Tapi realita 39:37 kita lihat bahwa rakyat Amerika hari ini 39:39 bukan rakyat Amerika yang dulu ya. 39:40 Mereka juga mengalami masalah-masalah 39:42 ekonomi, krisis ekonomi apalagi dengan 39:44 naik harga harga harga minyak gitu kan. 39:47 Itu kan juga menekan ee kehidupan 39:49 ekonomi mereka. Nah, seperti pada awal 39:51 saya katakan Masangga sampai kapan gitu. 39:55 Artinya bagaimana misalnya e Saudi 39:57 Arabia sudah kepercayaan dia dengan 39:59 Amerika kan sehingga Arab Saudi Arab 40:02 Saudi e melarang menggunakan pangkalan 40:04 Amerika pangkalan mereka untuk bisa apa 40:08 menempatkan e pasukan pesukan Amerika 40:11 menyerang Iran misalnya. 40:13 Tapi kalau kita lihat bahwa Kuwait 40:15 misalnya itu memang negara yang tidak 40:17 bisa menolak karena dia karena dia 40:19 memang e secara sejarah memang dia punya 40:22 hutang budi yang besar dengan 40:24 dengan Amerika atau Bahin sebagai pusat 40:26 ee pangkalan apa ee armada kelima 40:30 Amerika. Dia juga sangat lemah dalam 40:31 konteks ini karena karena ee komposisi 40:34 antara Syiah sama Sni ini kan jomplang. 40:38 Pemerintahannya Sundi, rakyatnya Syiah. 40:39 Jadi kalau dia melawan maka ya tidak 40:42 yakin bahwa didasti mereka akan 40:44 bertahan. Jadi saya lihat Mas Rengga 40:46 bahwa ada landscape politik yang akan 40:49 berubah sehingga kalau kita lihat media 40:51 hari ini banyak pesawat-pesawat 40:52 tangkir-tangkir atau pesawat tempur 40:54 Amerika yang dipindahkan atau digeser ke 40:57 Benengurion ke Israel. ini merupakan 41:00 respon dari negara-negara bahwa mereka 41:02 enggak mau negara mereka itu digunakan 41:04 ee sebagai basis ee menyerang e Iran 41:07 gitu. itu enggak maka saya lihat bahwa 41:09 ini ini harus ada harus ada apa ya harus 41:11 ada satu kesimpulan gitu lohnya maunya 41:14 apa gitu mau 41:15 iya atau mau apa gitu 41:19 gitu ee 41:20 hmm kalau mau dilihat juga dampak ee 41:24 luas ya eh Dr. Dan baru-baru ini terjadi 41:27 setelah dua dekade memimpin pemerintahan 41:30 di Gaza itu kan Hamas kan menyampaikan 41:31 niatnya menyerahkan pengelolaan wilayah 41:34 ke kementerian sementara yang didukung 41:37 oleh Amerika. Ada komunitas nasional 41:39 juga untuk Gaza gitu ya. Ee walaupun ada 41:43 ee tidak ada janji pelucutan senjata 41:45 seperti yang dituntut oleh ee Israel dan 41:47 juga Amerika Serikat. Apakah ini salah 41:50 satu ee dampak luas gitu, Dokter Band, 41:53 dari konflik eh Iran versus Amerika? 41:58 Tapi saya lihat ini ada dua hal yang 42:00 berbeda, Mas Sangga. Memang 42:02 ee apa ya penyerahan kekuasaan ya apa 42:04 istilahnya itu komite komite Gaza, 42:07 administrasi Gaza 42:09 ke 42:10 apa e Hamas menyerahkan kekuasaan. Ya, 42:14 itu kan bagian dari poin kesepakatan 20 42:16 butir itu, Mas Angga. Jadi 42:18 ya memang ini hal-hal yang memang sudah 42:19 disepakati dan dan tidak ada kaitan 42:22 dengan ee antara perang Iran sama 42:25 Amerika itu kan punya 42:27 punya apa ya punya cerita yang berbeda 42:29 dan memang ini juga mungkin nanti bisa 42:32 kita diskusikan nih Masang karena memang 42:35 ee walaupun sudah ada penyerah kekuasaan 42:37 tapi realita di lapangan kita lihat 42:39 bahwa pembantai jalan terus kan kemudian 42:42 e 42:43 bantuan masih dihambat dan sebagainyaah 42:46 makanya nya masih panjang ceritaangga 42:48 ini. Apalagi kita lihat Libanon hari ini 42:50 kan seingga sengkom sudah mengirimkan 42:52 tim tinjau lah ke Libanon untuk 42:55 pengiriman pasukan Amerika 42:57 katanya itu untuk menjamin apa 42:59 memastikan bahwa Israel menarik diri 43:01 dari selatan. Tapi saya enggak enggak 43:03 yakin itu. Kita bukan orang bodoh. Dunia 43:05 ini enggak bodoh. Jadi pengiriman 43:07 tim-tim Amerika dan nanti akan diikuti 43:09 dengan pasukan Amerika dari Bahrain itu 43:11 ada bentuk daripada penguasaan selatan 43:13 kan dari untuk memastikan bahwa selatan 43:15 itu e sah dikuasai oleh tentara tentara 43:18 Libanon. Itu mungkin mungkin ada agak 43:20 ada kisah cerita lain masangga walaupun 43:22 ada ada masih ada irisan dengan 43:24 trilateral perjanjian antara 43:28 eh plus Amerika. 43:31 Iya. Iya. Ya. Baik. Saya ke Pak Wahid. 43:34 E, Pak Wahid, apakah ee Iran seperhatian 43:38 itu kepada Palestina ya, khususnya Gaza 43:41 gitu ya, ketika dia berkonflik dengan 43:43 Israel dan juga ee Amerika membawa nama 43:46 Palestina dan Gaza ini bagi Iran tuh 43:48 bagaimana sebenarnya Pak 43:50 ee [berdehem] saya kira kalau kita 43:52 berbicara negara ya kita agak sedikit 43:56 kesampingkan dulu ideologinya. H 43:59 ee apalagi nanti kalau ideologi gitu ya. 44:02 Bagi saya negara terutama yang di Timur 44:05 Tengah ya ee kita masukkan Iran juga 44:08 Timur Tengah lah meskipun sebenarnya itu 44:10 bukan ya. Beliau di Persia maksudnya 44:13 negara ini ada di Persia. [berdehem] 44:15 Em itu Iran lah satu-satunya 44:19 ya dari 22 negara Arab ya ditambah yang 44:23 lainnya lah boleh gitu ya. Itu saya kira 44:26 yangang komitmen luar biasa terhadap 44:29 perjuangan 44:31 Palestina itu Irak. Saudi saya yakin 44:34 membantu banyaklah ya kita pahami 44:36 mungkin meskipun enggak banyak terekspos 44:38 ya. Banyak finansial itu Saudi banyak 44:41 membantu Mas enggak jangan 44:43 jangan dianggap enggak juga ya. 44:45 Iya. tetapi Iran allut 44:49 hanya saja nah ini yang yang dari sisi 44:52 state ya tadi saya katakan negara dari 44:54 sisi ideologi 44:56 ini saya mengikuti Mas saya diundang 44:58 untuk konferensi ee kemerdekaan 45:02 Palestina itu oleh mereka sampai di 45:05 Johannesburg 45:06 H 45:06 Afrika Selatan itu tahun 2023 45:09 iya 45:09 saya ke sana dan saya agak kaget tapi 45:15 takjub ya. Jadi perjuangan-perjuangan 45:19 Palestina itu oleh kelompok ini he 45:23 ya [berdehem] 45:24 itu hampir murni 45:28 tidak ideologi 45:29 ya. 45:30 Ada orang sosialis di situ, ada orang 45:32 komunis bahkan. 45:33 Iya 45:34 ya di Yohanesburg itu sudah sampai 45:35 sekarang. Dan ada [berdehem] Yahudi 45:37 Ortodoks yang memang tidak suka dengan 45:39 Zionis 45:41 itu mengumpul di situ dan gerakannya 45:43 masif. 45:45 yang membawa pertama kali ke ICC itu 45:48 pasca Johannesburg itu. 45:50 Nah, kemudian 45:53 ada keputusan dari judge eh Netanyahu 45:56 sebagai war kriminal. 46:00 Itu itu pertama kali saya ikut dengan 46:02 mereka. Kemudian Karbala dua kali saya 46:05 diundang juga oleh mereka untuk kem jadi 46:07 komitmen ee Iran luar biasa. hanya untuk 46:10 yang di terkait dengan perang ini itu 46:14 mereka masih menunggu tapi komitmen 46:16 sudah diberitahukan ya maksudnya Mas 46:19 Angga ini ada dua perang yang berbeda ya 46:23 satu memang 46:25 Amerika yang dikompori oleh Israel 46:27 dengan Iran 46:28 H 46:29 ya ketika saya berbicara Amerika itu 46:32 bukan dari Amerikanya tapi dari Bahrain, 46:35 Kuwait, ampa Arab Saudi, 46:37 di pangkalan-pangkalan Amerika maksud 46:40 I itu kan Amerika gitu. 46:43 Dia bukan menyerang dari negaranya, 46:45 tapi dia menyerang dari Bahrain, 46:47 dari White, 46:50 dari satelit-satelitnya. 46:51 [tertawa] 46:52 Iya. Jadi yang dari pronsi satelitnya 46:55 tadi itu 46:57 perang Amerika atau military excursion 47:00 Amerika, 47:02 Iran. [berdehem] 47:03 Sementara yang lain ya Palestina atau 47:06 Hamas ini tadi dengan Israel dan Israel 47:09 dengan Lebanon. 47:12 Hm. 47:13 Jadi itu dua apa ya istilahnya ya? Dua 47:16 kapling yang berbeda gitu. 47:18 H. 47:19 Tetapi Iran pun sebenarnya gak mau dia 47:22 sekarang-sarang ini aja dia 47:24 kemarin-kemarin juga ada beberapa kali 47:26 sih dia menyerang ke Tel Afif ya. I. 47:29 Tapi ketika pertama kali sebagai balasan 47:31 dari 28 Februari itu yang Amerika yang 47:35 Iran diserang di dua titik itu ya Imam 47:38 Khomini sama sekolah Minep itu yang 47:41 dibalas apa? Yang dibalas kan yang di 47:43 panglan-pangkalan Amerikanya bukan di 47:45 Israel 47:46 bukan di Tel Afif 47:48 ya. Dia serang langsung Bahrin karena 47:50 tahu dari mana 47:53 serangan-serangan yang ke ke Iran itu 47:56 awal kan. Kemudian dari Kuwait ee dari 48:00 Saudi ya. Kemudian 48:03 dari 48:05 mana lagi itu? Ada enam kalau enggak 48:07 salah pangkalan yang di sekitar itu 48:08 semua. Nah, tapi kemudian karena Israel 48:10 terlibat baru Iran menyerang ke Haifa 48:14 kemudian menyerang ke Tel Afif. sekarang 48:16 ini memang Afif karena 48:19 ya gampangnya pemicunya itu Israel itu 48:22 berita-berita bohong dan yang dan 48:24 segalanya itu. Nah, 48:27 termasuk di dalam MOU itu kan belum ya 48:32 kita semua tidak ada yang tahu ya. Saya 48:33 pun tidak yakin 45 butir atau awalnya 48:36 tuh hanya 7 5 7 kemudian katanya 14 sori 48:41 45 48:42 14 butir itu enggak ada orang yang tahu 48:45 iya 48:46 yang tahu itu hanya Trump Netahu sama 48:50 Mujtaba 48:52 dan tidak akan dipublish ya 48:54 enggak dipublish jadi yang 48:56 beredar-beredar itu ya mungkin mungkin 48:58 mungkin gitu ya mungkin tapi formally 49:02 enggak ada yang tahu. Nah, itu apakah 49:04 maksud saya ada poin Palestina di situ? 49:07 Tetapi pernah disampaikan kan Araksi 49:10 juga komitmen terhadap ee kemerdekaan 49:13 Palestina itu ya tetap menjadi prioritas 49:17 perjuangan Iran 49:19 gitu Masangga. Jadi 49:22 saya sangat yakinlah meskipun tidak bisa 49:24 dikaitkan langsung dengan ee situasi 49:27 yang sekarang ini terjadi. Tetapi saya 49:29 kira 49:31 apalagi kalau yang kita berbicara di 49:33 sini nih Mas ya. 49:34 Iya. 49:35 Ee kita berbicara Karbala Najab gitu ya. 49:39 Pokoknya bagian-bagian selatan yang yang 49:41 dekat dengan Iran itu ke Palestinanya 49:44 itu hampir 100% mereka 49:46 tu 49:47 dukungan terhadap Palestina itu. 49:51 W laut betul mereka itu. H 49:53 tapi ini memang kelompok-kelompok Syiah 49:55 semuanya gitu hampir mayoritas lah. Ada 49:59 ada Suninya juga ya tetapi mayoritynya 50:02 mereka. 50:04 Itu kira-kira situasinya Mas. Jadi ee 50:08 kalau saya ditanya siapa komitmen negara 50:10 ya dalam konteks negara itu di Jazirah 50:13 Arab itu yang paling mendukung kepada 50:15 Palestina saya kira Iran. 50:16 Hul. 50:18 Oke. Ini pertanyaan yang saya ee jadi 50:23 pertanyaan banyak masyarakat juga gitu 50:25 ya. ee Indonesia ini 50:29 di apa ya langkah-langkah diplomasinya 50:32 sekarang gitu ya ee Pak Wahid kok 50:34 berubah sekali gitu. Berubah sekali. Ada 50:38 ketakutan posisi sekarang nih. Takut 50:41 sama Trump, takut sama apakah benar? 50:44 Apakah betul seperti itu, 50:47 [tertawa] 50:48 ya? Ini memang yang namanya diplomasi 50:50 itu kan melekat pada individunya ya. H 50:55 meskipun kita punya platform ya bebas 50:58 aktif kemudian 51:01 ee 51:04 nonblok gitu ya. Tetapi ketika dia sudah 51:08 berada di dalam tangan seseorang ya 51:11 pemimpinnya 51:12 ya tergantunglah bagaimana pemimpin itu 51:15 ee menjalankannya. 51:18 Tetapi memang kalau saya melihat ee 51:22 kebijakan [berdehem] luar negeri kita di 51:26 era sekarang ini 51:29 kecenderungan ke ini pemerintah ya 51:32 Masangga ya 51:33 karena rakyatnya jauh jauh berbeda. 51:37 Kalau pemerintah memang agak enggak 51:38 tahulah saya agak agak jauh lah 51:41 gampangnya ya. Jadi 51:45 sangat disayangkan. Tapi dunia 51:48 internasional pun tahu semacam ini. 51:51 Heeh. 51:51 Jadi saya sih enggak terlalu 51:54 kepo, enggak terlalu apa galau juga 51:58 enggak. Totalap ya rakyatnya ke mana, 52:01 pemerintahnya ke mana ya dan bagaimana 52:04 dua-duanya 52:06 ee 52:07 let's say support each other gitu ya. 52:10 Jadi 52:12 sayanya menyayangkan gitu saja. Kenapa 52:14 gitu ya enggak disatukan suara itu? Ee 52:18 rakyat ke mana ya? Karena katanya kan 52:20 pemerintahan-pemerintahan untuk rakyat 52:22 ya. Rakyat mendukung pemerintahan. 52:24 He. 52:25 Em di Amerika itu misalkan mereka ada 52:29 perubahan atau perbedaan ya ee di dalam 52:34 apa istilahnya itu polisi kenegaraannya 52:38 ya, tetapi suara rakyatnya itu 52:41 betul-betul menggema di kongresnya 52:45 gitu. 52:46 Jadi meskipun tetap misalkan kalah ya 52:50 dalam konteks aksi dan persepsi itu 52:53 akhirnya pemerintah White House misalkan 52:56 tetapi suara kongres itu tetap menggema 52:59 gitu kalau misalkan ada yang berbeda. 53:02 Iya. 53:03 Nah kalau di sini kan enggak gitu itu 53:05 yang disayangkan gitu. Jadi akhirnya 53:08 kemudian ya 53:09 ya pokoknya dunia internasional tahulah. 53:11 Makanya Iran pun ketika misalkan yang 53:14 kemarin itu ya saat pengeburan 53:17 ee rakyat Indonesia ada di hati kami ya 53:20 karena di mereka tahu pemerintahnya 53:22 seperti apa gitu. 53:24 Iya iya iya. 53:26 Baik dokter B sebelum saya menyapa ke 53:28 pendengar gitu ya. Masyarakat dunia tahu 53:32 Dok gitu ya ee Indonesia itu seperti 53:34 apa, masyarakatnya gimana gitu ya 53:37 pemimpinnya gimana. Tapi untuk yang 53:40 namanya perhatian. Nah, ini kan 53:43 sepertinya harus ada tadi ee 53:45 keberpihakan yang jelas menurut drter B 53:47 dijaga oleh Indonesia apa nih, Dok? 53:51 Ya, soalnya Sangga itu kan 53:53 secara konstitusi kita kan bebas aktif 53:55 ya. 53:56 Kemudian hubungan kita sama Iran 53:58 bukanlah hubungan baru tapi hubungan 54:00 kita sangat lama. 54:01 Kita sama-sama diang. Kemudian banyak 54:04 halah banyak hal yang kita sama Iran 54:06 punya kesamaan sama negara muslim gitu 54:08 ya. Nah, sebenarnya sebelumnya Pak 54:12 Presiden sekarang dulu hubungan secara 54:14 bilateral kemudian secara politik itu 54:16 selalu searah selalu searah antara 54:19 Indonesia dengan Iran kan. Tapi sekarang 54:22 ini kan melalui mengalami perubahan 54:24 sehingga politik luar negeri kita ini 54:25 kan politik yang yang bebas tanah petik, 54:29 aktif tanah petik kan. ini enggak enggak 54:31 bebas 100% gitu loh. Artinya ada ada 54:33 pergeseran. 54:35 Nah, kita lihat juga bagaimana misalnya 54:36 kemukil hari ini misalnya orang pada 54:39 pulang dia baru datang ke Iran kan 54:41 ketika di I baru datang dia kan. 54:44 Jadi, 54:45 jadi saya lihat gini mas memang ada 54:47 kegamangan ya saya liat gamang gitu 54:49 bagaimana bagaimanapun juga KL ini kan 54:52 berpenyet tangan pemerintah artinya RI1 54:54 lah ya. Jadi ketika Erik S1 misalnya 54:58 tidak melakukan agresivitas ataupun dia 55:00 lebih lebih apa ya tidak melakukan 55:03 kritikan misalnya kepada Amerika ketika 55:05 Amerika melanggar hukum internasional 55:07 menyerang Iran ya. Jadi Kemb enggak 55:09 mungkin juga melakukan penyerahan 55:11 mengkritik Amerika kan karena memang 55:13 [berdehem] 55:14 eh bagaimana P presiden ee arahan 55:18 presiden sangat menentukan luar 55:20 Indonesia [berdehem] 55:24 tidak apa ya tidak mengatakan bahwa 55:27 Indonesia ini adalah negara yang 55:29 menganut politik aktif seperti yang 55:31 disampaikan oleh Bu Hatta tahun 1948. 55:34 Nah, makanya kita melihat bagaimana 55:36 orang sudah pada pulang baru datanglah 55:38 menteri luar negeri kita sama ketua MPR. 55:41 Iya. Iya. 55:42 Jadi enggak enggak ada untung juga masa 55:44 enggak enggak enggak dapat ayat 55:45 Al-Qur'an kita kan karena Al-Qur'an ayat 55:48 munafikun juga kita. 55:50 Iya. [tertawa] 55:51 Bubar soalnya itu ya. Oke. Baik drter 55:54 Ben. Ee saya akan ke pendengar. Ikhwan 55:56 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 55:58 taala. Saat ini Anda sedang menyimak 56:00 siaran live buka mata, buka telinga, 56:03 gagalnya gencatan senjata Iran peus 56:06 Amerika dan Dapak Global bersama 56:08 narasumber kita Dr. Sarbini Abdul Murad, 56:11 Direktur Indonesia for Peace and 56:14 Humanity dan juga Dr. Wahid Ridwan, 56:17 lembaga kebijakan publik Universitas 56:20 Paramadin. Dan di sini sudah ada Pak 56:22 Budi ya yang menyampaikan atensinya, 56:24 menyimak siaran di malam hari ini. 56:26 Begituun ada Ibu Mani di Bekasi. 56:29 menyampaikan WhatsApp-nya. 56:30 Asalamualaikum warahmatullahi 56:31 wabarakatuh. Alhamdulillah insyaallah 56:33 selalu menyimak siaran Rasil terutama 56:36 sekarang acara buka mata buka telinga. 56:39 Jazakumullahu khair para penyiar dan 56:41 juga kru serta narasumber semuanya 56:45 semoga selalu diberikan kesehatan. Ada 56:47 juga Ibu Ani Cudai. Bismillah. Menyimak 56:50 di Radio Silaturahim AM 720 siaran malam 56:54 hari ini. Pertanyaan dari Pak Amsir 56:58 Tabrani di Kemang, Jakarta. 57:00 Asalamualaikum warahmatullahi 57:01 wabarakatuh. Saya mau bertanya kepada 57:04 dua narasumber. 57:05 Apakah Amerika Serikat dan Israel itu 57:08 sudah kebal hukum? Ya, kok PBB itu 57:11 seperti tidak tidak ada artinya sama 57:13 sekali. Menurut saya lebih baik PBB itu 57:16 dibubarkan saja. Kalau tidak ada 57:18 perannya buat apa? Jazakallah khair 57:21 jaza. Baik, saya ke Pak Fahid dulu ya. 57:24 Dari Pak Amir Tabrani ini 57:28 ee 57:30 itu sudah lama, Mas. 57:34 Itu itu tidaknya dalam apa fenomena dan 57:38 kondisi perang hari ini. Lama sekali. Ee 57:42 tapi ada satu yang bagus ya ee yang saya 57:45 sampaikan kepada ee penanya ee dan 57:48 pemirsa maupun pendengar sekalian dari 57:51 dua ceramah yang pernah disampaikan di 57:53 universitas kami oleh Pak SBI dan Pak ee 57:55 Hasan Wirayuda itu 57:58 tapi memang agak apa ya susah untuk bisa 58:01 menerimanya ya tapi 58:03 ya itulah yang seharusnya kemudian dan 58:05 apa yang sampai hari ini terjadi yakni 58:09 PBB itu payung besar ya. Jadi dunia ini 58:14 memang perlu ada BBB apapun situasinya. 58:18 Nah, payung besar itu kata Pak SBY 58:20 maupun Pak Wirayuda itu sudah tidak 58:24 bolong lagi tapi banyak sekali 58:26 bolongnya. 58:28 Banyak 58:28 payung itu sudah banyak. Kalau kurang 58:30 kehujanan itu sudah pasti basah puy 58:34 tetapi payung tetap harus berkembang. 58:38 H. Nah, jadi ya ini mungkin wah itu 58:41 jawaban diplomat dan tapi situasinya 58:44 seperti itu. Saya bisa menjawab yang 58:46 lain lagi. Begini Mas, ini logik aja ya. 58:49 Jadi kalau kita misal wah itulah 58:50 bubarkan itu lima yang mempunyai hak 58:52 veto tidak semudah itu. 58:55 Karena lima negara itu pun sebenarnya 58:57 kontribusi besar terhadap pembiayaan 58:59 PBB. Sama juga mengapa sekretariat ASEAN 59:02 itu ada di Jakarta. Karena waktu Pak 59:05 Harto itu beliau disegani dan yang 59:08 paling kontribusi besar terhadap ASEAN 59:10 itu Indonesia. 59:13 Mengapa UN headquarter atau apa namanya 59:16 kantor PBP itu ada di New York ya kan 59:19 memang Amerika 59:20 dia yang besar dia yang mendanai gitu. 59:22 Jadi tidak tidak semudah kita 59:24 menggunakan logik akademik itu enggak 59:27 enggak apa enggak sepadan ya. Apa 59:31 ada sebuah negara yang bisa lima negara 59:34 itu mempunyai hak veto padahal yang 59:36 lainnya semua menyetujui misalkan. 59:38 Itulah sistemnya seperti itu ya Bapak 59:41 memang kita boleh mengadakan mengatakan 59:44 itu tidak adil tapi konsensusnya dari 59:46 awal berdirinya PBBang seperti itu gitu 59:49 ya. Dan memang sangat tidak adil ketika 59:51 semua negara Tarulah waktu dulu ee 59:56 Palestina masuk di UNESCO itu itu hampir 59:58 145 negara dari 193 anggota BBP tapi 1:00:02 ketika difeto satu negara enggak jadi. 1:00:04 Iya. Iya. 1:00:06 Jadi ya tapi maka sistemnya seperti itu 1:00:08 ya. Jadi 1:00:10 memang sudah ada reformasi, kewajan, 1:00:12 reformasi PBB dan lain tapi tidak 1:00:14 semudah ini tadi yang saya sampaikan ya 1:00:17 me mengikuti logik ya, tapi karena ada 1:00:21 aspek-aspek yang lain gitu. Jadi 1:00:23 aspek-aspek termasuk tadi pendanaan dan 1:00:26 segalanya lah ya itu menjadi juga 1:00:29 mengapa 1:00:30 ee PBB dengan sistemnya seperti yang 1:00:34 sekarang ini. Kira-kira jawabannya 1:00:37 seperti itulah Masangga. 1:00:38 Baik dokter Ben ada tambahan Dok. Nah 1:00:41 kalau dokter Ben ini logic realistik ya. 1:00:44 [tertawa] 1:00:45 Ya memang 1:00:48 [berdehem] 1:00:49 memang gini memang banyak orang yang 1:00:50 minta agar ada ada reasi ya. Tapi kalau 1:00:53 bubar terlalu ekstrem ya kalau bubar 1:00:55 memang ada ee beapa reformasi yang 1:00:57 diminta. Misal contoh misalnya Cina apa 1:00:59 ee masuknya misalnya India sebagai salah 1:01:02 satu anggota dewan keamanan misalnya kan 1:01:05 atau 1:01:07 misalnya mewakili Afrika misalnya 1:01:08 artinya sekarang kan lima lima yang 1:01:10 pegang seperti kata Dr. Bait tadi itu 1:01:12 kalau misalnya cuma oke sat Amerika ya 1:01:15 kayak misalnya se seperti misalnya 1:01:17 serangan ke rapah misalnya kan 1:01:18 rapah ke itu ketika Amerika selesai 1:01:21 semua jadi memang seperti kata Wahid 1:01:24 tadi memang enggak enggak fair memang 1:01:25 enggak enggak adil tapi tapi gimana 1:01:27 caranya untuk untuk merubah ini kan dan 1:01:31 Bung Karno kan karena saking kesalnya 1:01:32 dia keluar di Genevo sama dia kan 1:01:35 tapi artinya permintaan tadi itu untuk 1:01:37 membubarkan bukan cerita baru sejaksejak 1:01:40 lama memang ee ee kita kecewa sama sama 1:01:43 PBB. Jadi, jadi apa yang dilakukan oleh 1:01:45 Bung Karno ini sama seperti yang 1:01:47 pertanyaan tadi itu kekecewaan yang 1:01:48 sangat mendalam terhadap ee sepak 1:01:50 terjang BBB yang memang tidak 1:01:52 menguntungkan ya untungkan ya 1:01:54 negara-negara tertentu. Saya begitu, 1:01:56 Mas. 1:01:56 Tapi setelah keluar masuk lagi akhirnya 1:01:58 juga pas dokter. 1:02:00 Iya 1:02:01 kan sekarang membarat di PBP setelah itu 1:02:03 masuk lagi dia sampai hari ini masuk 1:02:06 jadi anggota BBP. [tertawa] 1:02:08 Iya. Iya. 1:02:10 Ya, Pak. Karena pernah keluar Indonesia 1:02:12 menyatakan keluar dari PBP. 1:02:13 Iya. I 1:02:14 sampai setelah itu masuk lagi sampai 1:02:15 hari ini. [tertawa] 1:02:20 Baikbaik. Selanjutnya ada Ibu Maryati di 1:02:23 Sukabumi. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:24 wabarakatuh. 1:02:26 Kami di Sukabumi menyimak. Terima kasih 1:02:29 acara BMBT malam ini dengan 1:02:31 narasumbernya yang sangat informatif. 1:02:34 Terima kasih cerita-ceritanya, Pak 1:02:36 Wahid. Free Palestine dan kami sangat 1:02:38 berharap pada Iran. Bisakah? Wah, tanda 1:02:41 tanya. [tertawa] Oke, Pak Wahid. Gimana, 1:02:43 Pak? 1:02:45 Ee 1:02:47 kalau kita berbicara 1:02:50 logic material, ya artinya logika dalam 1:02:54 hitung-hitungan kasat mata. 1:02:58 Sepanjang 1:03:00 Wu ini Amerika Israel itu 1:03:06 seperti ini, 1:03:08 dia akan alot ya. Tetapi bukan tidak 1:03:10 berarti tidak mungkin tetapi kalau 1:03:14 misalkan ada movement yang lain misalkan 1:03:17 secara politik ya 1:03:18 bukan bukan material. Material itu yang 1:03:20 maksud saya tadi itu persenjataan ya 1:03:23 ee persenjataan dan ee lobi Zionis ya. 1:03:27 Tapi kalau ada keputusan politik ya 1:03:31 misalkan 1:03:33 Israel ini kan berdiri 48 [berdehem] 1:03:36 ya yang memang itu merupakan ee hibah 1:03:39 dari Inggris gitu. Kalau Inggris 1:03:42 misalkan dia mengatakan, "Oh iya saya 1:03:44 ter kita ternyata salah." sebagaimana 1:03:47 orang Australia mengatakan memohon maaf 1:03:50 pada burizin ya ee atau beberapa negara 1:03:55 yang lain itu artinya ada ada 1:03:58 keputusan politik global yang memang 1:04:01 betul-betul substansial 1:04:04 itu dia akan menjadi apa ee penambah 1:04:09 peluru untuk infapalsnya itu 1:04:14 segera keyakinan saya 1:04:17 amat sangat ya pasti merdeka ya. 1:04:20 H 1:04:21 kita tunggu waktu saja. Saya 1:04:25 em 1:04:26 banyak dengan beberapa vaksinah ya 1:04:29 termasuk yang akhir-akhir ini saya 1:04:31 [berdehem] dengan ee teman-teman di 1:04:33 namanya GCRB ini global Caign to return 1:04:36 to Palestine. 1:04:38 Jadi kampanye global untuk kembali ke 1:04:40 Palestina. Ini teman-teman ee kantornya 1:04:44 ada di Beirut tapi memang ini 1:04:46 teman-teman ee proksi Iran. Ee tapi ini 1:04:51 itu tadi isinyalah orang-orang kiri, 1:04:53 orang sosialis, orang komunis 1:04:55 apa aja ada gitu. 1:04:56 Syiah mayoritas, Suni, banyak. Saya 1:04:59 Suni, ya. Saya 1:05:00 mewakili Muhammadiyah Indonesia gitu ya. 1:05:04 Tetapi memang menurut saya yang dia di 1:05:07 frontlinen-nya 1:05:09 saya kira Iran ya. 1:05:11 itu secara negara maupun secara 1:05:13 masyarakat ya. [berdehem] 1:05:16 Indonesia 1:05:19 masyarakatnya luar biasa. Apalagi di 1:05:21 bawah Mas Dokter itu ya luar biasa 1:05:24 usaha-usaha kita itu. 1:05:25 Iya. Iya. [mendengus] 1:05:26 Em 1:05:27 cuman kan kita secara politik kurang 1:05:30 kuat ya. Jadi saya juga kadang sedikit 1:05:33 autokritik juga. Bolehlah kita tuh demo 1:05:36 sampai berjuta-juta orang ya. Tapi harus 1:05:39 juga ada dukungan dana atau apa gitu 1:05:41 yang yang perlu disumbangkan. Kalau 1:05:43 hanya mengumpulkan orang berjuta-juta 1:05:45 enggak banyak ininya masa enggak enggak 1:05:47 banyak impactnya juga [tertawa] 1:05:50 kepada kemerdekaan ee Palestina itu 1:05:53 gitu. Tapi negara yang mengambil peran 1:05:57 untuk itu ya. itu bagaimana eh whatever 1:06:01 it is lah Pak Pak 1:06:03 Presiden mengatakan kita spot to state 1:06:06 ya untuk sementara itu aja dulu enggak 1:06:08 apa-apa tapi saya menulis di buku yang 1:06:11 di komandoi oleh siapa ini Mas eh dari 1:06:16 MUI itu saya menulis satu solusi negara 1:06:18 itu one state solution 1:06:20 Prof Sudaroto ya yang menulis itu ya 1:06:23 iya kalau yang yang banyak sekali 1:06:24 penulisnya itu saya nulis satu di situ 1:06:26 dan dengan judul Nakbah ketiga maksudnya 1:06:29 yang serangan ee Taufan Al-Aqsa itu 1:06:33 tanggal 27 1:06:35 Oktober eh tanggal 7 Oktober 2023 itu 1:06:39 saya sebut sebagai nakbah ketiga ya. 1:06:41 Tapi itu sebagai ini saja gitu ya, 1:06:44 sebagai simbol saja. Tapi itu memang 1:06:46 betul-betul well design ya serangan itu 1:06:49 ee dan satu solusi negara Palestina. 1:06:53 Jadi bentuknya ya CMostate istilahnya ya 1:06:56 ee kosmopolitan negara kosmopolitan. 1:07:00 Jadi apa Palestina bahwa nanti ada 1:07:02 pejabat yang dari Israel dari ini 1:07:05 silakan saya. Tapi negara itu namanya 1:07:07 negara Palestina gitu. Jadi negara 1:07:09 Israel ya enggak ada gitu. Dulunya 1:07:12 negara hanya Palestina. 1:07:14 Nah itu macam utopis. Tapi 1:07:19 ya kita semua kan tidak tahu. 1:07:20 Iya. 1:07:21 Desain Allah itu ya. apa ya yang terbaik 1:07:24 ee dalam kapasitas [berdehem] saya 1:07:26 sebagai akademisi saya tulis seperti itu 1:07:29 satu solusi negara Palestina. 1:07:33 Hm. Oke, selanjutnya saya akan ke 1:07:36 WhatsApp dari Pak Sentosa di 0896505. 1:07:42 Sekian-sekian. Asalamualaikum 1:07:43 warahmatullahi wabarakatuh. Dr. Ben, 1:07:46 mohon informasinya sebenarnya sekarang 1:07:49 ini ee kontrol sumber daya dan juga 1:07:53 kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Gaza 1:07:56 itu seperti apa? Karena isu-isu dunia 1:08:00 itu seperti melupakan mereka. Bagaimana, 1:08:03 Dokter Ben? Oke. 1:08:05 Ya memang memang belum ada belum ada 1:08:08 perubahan yang signifikan 1:08:09 belum ada perubahan 1:08:11 situasi kondisi di Gaza artinya 1:08:13 upaya-upaya genosida yang dilakukan 1:08:15 Israel terus berlanjut misalnya 1:08:16 penembakan bomboman kemudian ee blokade 1:08:21 ee koridor kemanusiaan sehingga bantuan 1:08:24 itu enggak masuk. ini kan bagian 1:08:25 genosida juga. Genosida kan bukan hanya 1:08:27 membunuh dengan peluru, tapi juga dengan 1:08:30 menahan bantuan juga bagian dari 1:08:31 genosida ya. Dan ini tetap berlangsung 1:08:34 walaupun sudah ada yang namanya komite 1:08:35 peralihan tuh ya 1:08:37 ee administrasi Gaza tapi ceritanya 1:08:40 masih ada. Bahkan kita lagi pertemuan di 1:08:43 hotel ini jadi kita bicarakan itu jadi 1:08:46 maunya Israel apa gitu loh. Menyerahkan 1:08:49 ee kekuasaan Ham sudah serahkan kepada 1:08:51 Israel. Artinya selesai. Jadi sekarang 1:08:53 tugas dari pihak ist adalah membuka ee 1:08:57 koridor kemanusiaan sehingga obat-obatan 1:08:59 makanan ini kan bisa 1:09:01 bisa masuk dan menjadi kebutuhan dasar 1:09:03 bagi warga Gaza dan ini tidak dilakukan. 1:09:06 Jadi jadi tetap seperti hari yang yang 1:09:10 kemarin-kemarin kondisi tetap dan makin 1:09:12 memperhatinkan hari [berdehem] ini lebih 1:09:13 memperhatinkan karena sekarang ini 1:09:16 bagaimana misalnya pergesaran warga dari 1:09:18 utara ke selatan dan itu dekat pantai 1:09:21 laut. Bayangkan mereka 2 juta orang 1:09:23 didesak ke selatan agar apa? Agar mereka 1:09:26 nanti keluar dari Gaza. Jadi, jadi tugas 1:09:29 masih panjang e kita untuk bisa membantu 1:09:32 Gaza sehingga mereka menemukan 1:09:34 kedamaian, kebahagiaan seperti yang kita 1:09:36 rasakan hari ini. 1:09:39 Hm. Baik, ada Ibu Tini menyampaikan 1:09:42 WhatsApp-nya. Asalamualaikum 1:09:43 warahmatullahi wabarakatuh, Kang Angga 1:09:45 dan juga Pak Dr. eh Wahid Ridwan dan 1:09:48 juga Dr. Pen. Salam saya untuk Pak Amsir 1:09:52 Tabrani. Jangankan Amerika dan Israel, 1:09:55 Pak, yang kebal hukum. Wong 1:09:57 pejebat-pejebat di Indonesia aja banyak 1:09:58 yang kebal hukum kok. Ya, oke. Iya, but 1:10:01 [tertawa] 1:10:03 selanjutnya ini ada Pak Ahmad ya di 1:10:07 Tapos Depok. Asalamualaikum 1:10:09 warahmatullahi wabarakatuh. 1:10:12 kepada para narasumber sebenarnya siapa 1:10:14 yang diuntungkan 1:10:17 dan juga dirugikan dari konflik yang 1:10:20 terus-menerus antara Amerika, Israel 1:10:22 versus Iran. Mengapa Cina dan Rusia itu 1:10:26 juga 1:10:28 seperti abu-abu, perhatian terhadap AS 1:10:31 juga mikirin energinya? Oke, bagaimana 1:10:34 saya ke Pak Wahid dulu ya. [berdehem] 1:10:37 Em 1:10:39 dalam situasi perang itu gak ada yang 1:10:43 beruntung ya siapapun 1:10:45 ee termasuk pemenangnya. 1:10:48 Ee saya selalu 1:10:51 berkeyakinan untuk konteks perang yang 1:10:54 sedang berlangsung ini ya Iran lah ya 1:10:57 yang ee boleh kita katakan sebagai 1:11:01 pemenang. Tetapi apakah itu kemudian 1:11:05 menjawab 1:11:06 kebahagiaan, kesenangan dan lain-lain? 1:11:09 Saya kira juga enggak, Mas. H. 1:11:11 Karena Iran pun banyak korban saya kira 1:11:14 di atas 6.000 itu. Sementara Amerika itu 1:11:19 hanya diumumkan 19 tentaranya. 1:11:22 Dan Iran itu kalau setiap kali memberi 1:11:26 balasan, serangan balasan itu dia tidak 1:11:28 pernah mentarget sipil. Dia pernah 1:11:30 dikritik ketika mdone dan merudal sebuah 1:11:34 hotel di Kuwait itu dan di Arab Saudi 1:11:37 itu dikritik itu tempatnya sipil. Iran 1:11:41 mengatakan, "Tapi saya tidak membunuh 1:11:43 sipil. Saya mencari atau rudal itu 1:11:46 mencari tentara-tentara Amerika yang ada 1:11:48 di hotel itu," gitu. 1:11:49 H. 1:11:50 Jadi artinya terukur sekali gitu ya. 1:11:53 Sementara di pihak Iran korbannya banyak 1:11:56 sipil ya, banyak fasilitas umum. Jadi 1:11:59 meskipun saya anggap sebagai 1:12:01 pemenangnya, tetapi ya banyak kerusakan 1:12:04 juga gitu ya. Jadi artinya memang tidak 1:12:07 ada yang diuntungkan dalam situasi 1:12:09 bahkan kerugiannya jauh lebih besar dan 1:12:11 yang paling besar kerugian kemanusiaan. 1:12:15 Jadi kemanusiaan betul-betul terkoyak di 1:12:18 abad modern seperti ini dengan adanya 1:12:21 perang ini ya. Jadi karena 1:12:23 individu-individu seperti trau 1:12:26 itulah yang membuat peradaban dan 1:12:29 kemanusiaan itu betul-betul terjerembap 1:12:31 ya karena ee tragedi kemanusiaan ini 1:12:36 em sudah ribuan saya kira ee yang 1:12:39 menjadi ikon tentu memang siswa-siswa SD 1:12:43 di Minap itu ya. 1:12:44 Iya. dan tentu Ali Humeni 1:12:47 ya [berdehem] sekolah itu tetapi ada 1:12:49 banyak ee sipil juga belum lagi yang 1:12:52 impact 1:12:54 karena situasi ini ya ee termasuk 1:12:57 Indonesia ya ee 1:13:00 kalau sudah saya enggak yakin ketika BBM 1:13:04 naik yang 1:13:06 yang sudah seperti ini nanti kemudian 1:13:08 turun enggak pernah ada ceritanya jadi 1:13:11 jangan terbuai kalau ada Meri yang 1:13:13 mengatakan nanti menjadi 10.000. Nah, 1:13:16 enggak enggak ada cerita itu. 1:13:19 Baik. Baik. 1:13:19 Kecuali betul-betul 1:13:22 Malaysia pernah ya betul-betul karena 1:13:25 naik ketika turun ya turun dia 1:13:27 betul. Iya. I 1:13:29 kalau di Indonesia per cerita itu ada 1:13:32 penurunan 1:13:34 ya. Nanti kalau ada alhamdulillahlah 1:13:36 artinya berarti logik berbicara gitu. 1:13:39 Nah, kira-kira itulah ya Mas Angga ya 1:13:41 jawabannya ya. 1:13:43 Oke, Dok. Ben, ada tambahan, Dok? Karena 1:13:46 tadi disebut juga tuh Rusia, Cina gitu 1:13:49 ya. Kalau 1:13:51 kita lihat memang ekonomi kan Cina diom 1:13:56 Cina ini kan orang mra yang untung dia 1:13:58 Cina. Tapi kalau Iran tetap rugi, 1:14:00 Amerika tetap rugi kan. Rakyat Amerika 1:14:03 ini kan babak belur gara-gara gara-gara 1:14:05 perang ini secara babur juga tiga-tiga 1:14:08 seperti dikatakan oleh dr. Rohai tadi 1:14:09 itu tiga-tiganya ini memang 1:14:11 babak belur. Nah, kita enggak lihat 1:14:13 Rusia ya. Rusia ini kan lagi perang nih 1:14:15 sama Ukrain kan. Jadi dia pun lagi 1:14:16 bermasalah. Tapi saya lihat Cina itu 1:14:18 diuntungkan karena Cina ini memang 1:14:20 ee berapa persen itu dari dari Iran 1:14:24 semua ekspor minyaknya impor minyak dari 1:14:26 Iran semua dan bagi Cina bagi Iran Cina 1:14:30 itu lebih spesial dia tu untuk apa 1:14:33 mendapatkan diskon segala macam kan in 1:14:35 untung untung memang memang 1:14:38 contoh-contoh gini ya ee Mas misalnya 1:14:41 kalau misalnya situasi normal orang 1:14:43 membeli membeli minyakkan dengan tarif 1:14:46 harga yang ditetapkan kan oleh produsen 1:14:49 kok Cina enggak karena Iran enggak bisa 1:14:51 jual ke negara lain ya kan 80% kan ke 1:14:54 Cina negara lain kan enggak mau terima 1:14:57 sanksi Amerika. Nah, jadi 1:15:00 jadi harga di bawah itu 1:15:04 Mas Sangga saya nambahin sedikit ini Mas 1:15:05 ya. Tadi menarik itu saya 1:15:07 terlewat yang yang apa? 1:15:09 Boleh boleh Pak 1:15:10 Iya yang negara-negara 1:15:12 ee seperti [berdehem] Cina, Rusia dan 1:15:14 Korea Utara ya. 1:15:16 Jadi kalau dalam konflik ee global yang 1:15:20 seperti ini itu ada istilah involving 1:15:23 parties gitu ya atau pihak-pihak yang 1:15:26 terlibat. Nah, dalam konteks perat 1:15:30 itu ada istilahnya triti ya, ada 1:15:33 perjanjian itu janj lama sekali itu 1:15:36 tahun 1684 1:15:38 ya ee itu perjanjian tentang 1:15:42 emah 1:15:44 lupa lagi saya namanya sebuah kota di 1:15:46 Jerman itu ee yang yang mengakui adanya 1:15:50 nation state itu artinya ketika sebuah 1:15:54 negara itu tidak tidak dalam parti ya, 1:15:57 tidak dalam pihak yang terlibat ya, dia 1:16:00 tidak bisa Mas. Makanya kemarin ketika 1:16:02 ada kedutaan besar Korea yang di Iran 1:16:06 itu terkena serangan Israel itu Korea 1:16:09 Utara bisa terlibat karena 1:16:13 gampangnya ya 1:16:14 negaranya dia yang sebenarnya itu adalah 1:16:17 ee perwakilan ya itu ditarget ya artinya 1:16:22 dia berhak untuk bisa terlibat. Nah, 1:16:25 Cina dan Rusia 1:16:27 kecuali kedutaannya ya dibom misalkan 1:16:29 dirudel oleh Israel dia bisa terlibat di 1:16:32 situ terlibat 1:16:33 karena ada 1:16:34 iya karena ada kepentingan nasionalnya 1:16:36 yang menjadi 1:16:38 i 1:16:38 korban gitu sepanjang itu tidak ada gak 1:16:40 boleh mereka tapi kalau sering anda 1:16:43 mendukung mengini ya dalam konteks yang 1:16:45 lain gitu tapi bukan secara langsung 1:16:48 gitu ya terlibat di dalam konflik itu 1:16:53 dalam lingkungan internasionalnya 1:16:55 seperti itu. 1:16:56 Selanjutnya saya Oke, Pak. Selanjutnya 1:16:59 saya ingin menyapa Ibu Nurjana ya. 1:17:02 Alhamdulillahir alamin menyimak dari 1:17:04 Austral, dari Sydney, Kangga ada juga 1:17:07 Ibu Lise. Asalamualaikum. Saya menyimak 1:17:09 buka mata, buka telinga di malam hari 1:17:12 ini. Terima kasih Rasil dan juga seluruh 1:17:14 narasumbernya. 1:17:15 Oke, ini kita sudah dibatasi oleh eh 1:17:19 waktu ya, Pak Wahid dan juga Dr. Band. 1:17:22 Eh, sebagai pertanyaan terakhir juga ini 1:17:25 ada beberapa pendengar juga yang 1:17:26 menyampaikan ee termasuk saya perlu 1:17:28 untuk closing statement-nya sebenarnya 1:17:30 masa depan perjanjian dan juga 1:17:31 perdamaian apakah negosiasi eh Trump 1:17:35 dengan Iran ini masih ee realistis gitu 1:17:38 ya. Lalu ke arah ke depannya itu apakah 1:17:41 ini mempercepat ee istilahnya itu 1:17:45 dinamikanya di kawasan di Timur Tengah 1:17:47 atau bagaimana gitu. Oke, saya dari Pak 1:17:49 Wahid dulu 1:17:50 ya. Saya masih optimis ee dan saya amat 1:17:54 sangat yakin di balik serangan-serangan 1:17:56 ini ee komunikasi itu mereka masih tetap 1:17:59 jalin. Ee saya kira patut bersyukur ya 1:18:03 semoga Pakistan tetap kuat. Perdana 1:18:05 Menteri dan ee Jenderal siapa itu yang 1:18:08 ee sebagai point of kontaknya ya. Dan 1:18:13 saya kira duha juga perlu terlibat 1:18:15 secara intensif. Jadi em biar saja yang 1:18:21 apa namanya ini pelanggaran-pelanggaran 1:18:23 itu ya artinya bukan membiarkan itu 1:18:26 [berdehem] memang baiknya tidak terjadi 1:18:28 ya saling serang ee tetapi membangun 1:18:31 kepercayaan ini ee lebih bagi lebih baik 1:18:34 dan lebih lebih tertuju lagi sehingga 1:18:37 memang betul-betul konflik ini ya 1:18:40 berakhir kemudian 1:18:43 ee semuanya 1:18:45 menjadi lebih normal lah Ya, saya kira 1:18:47 kawasan Timur Tengah memang kalau 1:18:50 pangkalan-pangkalan Amerika ini sudah 1:18:54 keluar saya kira akan lebih lebih aman 1:18:57 ya. Mereka lebih baik membuat fakta 1:19:00 pertahanan sendiri. Jadi apa sih yang 1:19:02 ditakutkan mereka itu gitu ya. Kalau 1:19:05 Iran, Iran sekarang sudah sangat 1:19:06 terbuka. Mereka tinggal ajak komunikasi 1:19:08 saja gitu ya. ini autokritik ya saya 1:19:11 bagi bagi negara-negara Timur Tengah. 1:19:13 Tetapi khusus untuk yang ee pengakhiran 1:19:17 konflik ini saya kira negosiasi yang 1:19:19 masih dimediatori oleh ee Pakistan saya 1:19:22 kira saya masih optimis ya akan semoga 1:19:25 dalam waktu pendeklah mereka 1:19:28 bertemu lagi ya untuk bisa membincang 1:19:30 lebih serius lagi gitu Mas dokter. 1:19:35 Baik, [berdehem] 1:19:37 Dr. Band. Dari Dr. Band bagaimana 1:19:40 sekaligus penutupnya? Sama sama seperti 1:19:43 eh ee Mas Wid bahwa memang pasti ada 1:19:46 ujunglah punya ujung walaupun agak 1:19:48 muter-muter ya, tapi pasti agak ada 1:19:50 finish [berdehem] 1:19:52 ya, Mas. Kak gitu ya, Mas ya. Arti pasti 1:19:54 ada finishnya. Kita yakinlah pasti. 1:19:56 Iya, persis persis persis. 1:19:59 Hmm. 1:20:03 Oke. Baik. Terima kasih banyak kepada 1:20:06 Bapak Dr. Wahid Ridwan sebagai 1:20:09 narasumber tamu kita di acara malam hari 1:20:11 ini. Dan juga terima kasih banyak dr. 1:20:13 Ben ini BMBT kita berlanjut terus. 1:20:16 Insyaallah kita jumpa lagi 2 pekan yang 1:20:19 akan datang ya. Dan ikhwan akhwat, 1:20:21 demikianlah acara buka mata buka telinga 1:20:23 kita di malam hari ini. Semoga apa yang 1:20:25 disampaikan dan juga didiskusikan dengan 1:20:27 dua narasumber kita itu bermanfaat bagi 1:20:30 Anda semua. Terima kasih banyak atas 1:20:32 kebersamaan Anda. Mohon maaf atas segala 1:20:34 kesalahan kata dari studio kami undur 1:20:36 diri. Billahi taufik wal hidayah. 1:20:38 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:20:40 ilahailla anta astagfiruka waubu ilaik. 1:20:43 Asalamualaikum warahmatullahi 1:20:44 wabarakatuh. 1:20:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:20:47 wabarakatuh. 1:21:15 Yeah.