Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:09 [musik] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. 0:17 Asalamualaikum warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:22 wasatu wasalamu ala sayyidina Muhammad 0:25 waa alihi ajmbi 0:29 Allah 0:34 dipancarkan dari jalan masjid 0:35 silaturahim nomor 36 Kalimangis Cibubur 0:38 Bekasi radio silaturahim dan rasil TV 0:40 untuk Islam yang satu ikhwan akhwat yang 0:43 dirahmati Allah subhanahu wa taala 0:45 pendengar dan pemirsa di mana saja Anda 0:48 berada semoga kabar Anda di malam malam 0:50 hari ini dalam keadaan sehat walafiat. 0:53 Malam di bulan Ramadan, hari Ahad, 22 0:58 Februari 0:59 2026, kami hadir saya Angga Aminudin 1:03 ditemani oleh Muhammad Fahri dan juga 1:07 Oni di studio. Kami hadir dalam acara 1:11 buka mata buka telinga bersama 1:14 narasumber kita Dr. Sarbini Abdul Murad, 1:18 Direktur Indonesia for Peace and 1:22 Humanity. telah bergabung bersama kami 1:24 melalui aplikasi Zoom di siaran online 1:27 malam hari ini. Asalamualaikum 1:28 warahmatullahi wabarakatuh, Dr. Ben. 1:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:32 wabarakatuh, Mas Angga 1:33 marhaban ya Ramadan, Dok. 1:35 Amin. Amin. Amin. Mudah-mudahan lebih 1:37 baik kita kali ini. 1:38 Amin. Ini kalau Rasil ee saumnya 1:42 sebagian sudah dari hari Rabu, Dok, ya. 1:45 Jadi kita sudah masuk hari yang ke liima 1:49 ini. 1:50 Baik, dokter, kita memasuki ee pekan 1:56 keempat ya di bulan eh ketiga di bulan 1:59 Februari 2026. Jadwalnya buka mata buka 2:02 telinga. Kita akan angkat topik apa di 2:06 dialog atau di obrolan kita malam hari 2:09 ini, Dok? Yang waktunya bergeser nih, 2:11 Dok, ya. Karena kita masuk bulan Ramadan 2:13 ada ibadah untuk ee salat tarawih. Kita 2:16 geser ke jam 21.00 ya sampai jam 22 2:19 sampai jam 10.00 malam nanti kita akan 2:22 angkat topik apa nih dari drkter B? 2:25 Ya, memang ini ya kecuang obrolan 2:28 obrolan malam lah, obrolan bulan Ramadan 2:31 ini memang ee kita perhatikan memang 2:35 perkembangan ee dunia ini luar biasa 2:38 dinamisnya nih. Mangga di luar apa? Di 2:41 luar ee kejaran kita. 2:44 Jadi ketika Pak Prabowo diundang ke 2:47 Oason tanggal 19 2:50 ee Februari eh salah satunya adalah 2:53 menatangani tarif, kemudian bicara 2:56 masalah bop. 2:58 Nah, kemudian juga masalah pasukan yang 3:01 akan ditempatkan di Gaza. Jadi, banyak 3:04 judul-judul yang harus diselesaikan oleh 3:06 Bapak Presiden ketika pemindung ke waso. 3:09 Nah, makanya pada kesempatan ini kita 3:11 coba satu-satulah kita kita bicara 3:12 karena sampai dengan hari sepertinya 3:14 enggak enggak seles-selesai masalah. 3:16 Terus orang membicarakan masalah bop, 3:18 masalah tentara kita di sana. H. 3:20 Kemudian awalnya kita satu negara, terus 3:23 dilupakan ada empat negara lain ada 3:25 Kopo, Albania, Kajstan, Maroko. 3:28 I. 3:29 Nah, kemudian komandannya itu Amerika 3:31 yang punya pasukan ya kan di Amerika 3:33 komandannya berarti kita wakil komandan. 3:36 Jadi kita lihat juga apa Usama Hamdan ya 3:41 tanda petik ngancam gitu kan ngancam 3:43 gitu ya. 3:44 Ya kami sudah mengkomunikasikan kepada 3:46 Indonesia ya. ya. Artinya kita kaji 3:48 ulanglah untuk bisa menempatkan pasukan 3:51 di Gaza. Karena ee secara logika 3:54 sederhana aja itu Masangga kalau 3:56 misalnya memang ada pasukan asing 3:58 ditempakkan di sebuah negara itu kan 4:00 introvensi gitu kan namanya masuk ke 4:03 wilayah orang, teori-teori orang gitu 4:05 kan. 4:06 Nah, jadi saya ingat betul gini Mas 4:07 Angga. Saya ingat betul ee waktu 4:12 apa tsunami tahun 2004. 4:14 Iya. 4:15 itu minggu kalau enggak salah minggu 4:17 pertama itu masuk tentara Amerika itu 4:19 banyak banget masuk ke AJ tentara 4:21 Amerika 4:23 jadi ee saya sebagai warga negara 4:25 Indonesia risih saya melihat tentara 4:27 Amerika saya mau perang aja ya ke negara 4:29 kita didudiduki gitu loh artinya sebagai 4:31 warga negara saya merasakan kok enggak 4:34 nyaman saya itu kok ada pasukan asing di 4:36 tanah ee Indonesia gitu apalagi di tanah 4:39 kelahiran saya gitu kan. Nah waktu itu 4:41 saya ee masih bisa komunikasi sama Pak 4:43 DK. Dikka itu kan wakil wapres pertama 4:46 ya saya komunikasi sama beliau saya 4:48 sampaikan apa kegundahan saya gitu loh 4:52 ini kok ada ya oke mereka datang untuk 4:54 bantu tapi kalau senjata lengkap 4:56 kemudian ada kapal induk dekat apa 4:58 perayaan Aceh ini kan sepertinya gimana 5:00 gitu ya. Nah, tapi beliau cepat ee 5:03 menengkapi kemudian beliau mengkas tempo 5:06 1 bulan untuk segera hengkang dari Aceh. 5:09 Nah, makanya saya melihat juga perasaan 5:11 ini juga dirasakan saya bikin oleh warga 5:14 Gaza ya, bukan cuma Hamas ya, warga Gaza 5:17 pasti juga ee berpikir bahwa loh kenapa 5:20 ada tentara asing di situ di negara saya 5:23 gitu kan. Nah ee ancar-ancar kan 5:26 Indonesia akan ditempatkan di Rafa ya. 5:27 Rafa itu kan relatif lebih aman. Tapi 5:29 walau walau bagaimanapun kan jelas mesti 5:32 stabilisasi 5:34 tugasnya jelas melucuti senjata gitu 5:36 kan. Tu enggak mungkin dong TNI bukan 5:38 MBG di sana ya kan atau melakukan 5:41 sunatan massa di sana itu kan 5:43 I 5:44 iya kanak mungkin jadi memang tugas 5:46 seperti itu kan. Nah ini yang yang saya 5:49 pikir Sya sebagai manusia yang cinta 5:52 konstitusi kita risau ya. Artinya kenapa 5:55 misalnya Prabowo enggak enggak ee enggak 5:57 peka dengan kritikan kan bukan cuma satu 6:00 dua orang yang mengkritik kan ini kan 6:01 semua semua orang semua lembaga semua ya 6:06 semua hampir semua orang yang yang 6:08 memberikan masukan kepada Pak Presiden 6:10 sehingga untuk mengkaji ulang gitu 6:12 mengaji ulang penempatan pasukanisa di 6:14 sana gitu kan. Nah saya enggak tahu 6:17 apakah Pak Prabowo membaca atau 6:20 mendengar kritikan-kritikan ini kan 6:21 sehingga menjadi bahan evolusi beliau. 6:24 Nah, seperti-septinya nih Masangga 6:26 kayaknya ee apa anjing mengongkong 6:28 kafilah berlalu sepertinya kan enggak 6:30 enggak di enggak digubris malahan beliau 6:32 mengat bangga mengatakan bahwa akan 6:34 dipegang oleh bintang satu kita wakil 6:37 komandan ya kita akan mencari orang yang 6:39 tepat untuk bisa mengomando itu kan ya 6:42 mungkin 1 du bulan ke depan mungkin akan 6:43 ada pergerakan pasukan ini ini saya 6:46 pikir luar biasa dan di samping itu 6:48 masang enggak kita lihat juga bahwa DPR 6:50 kan mingkem 6:52 ya iya I sebagai check and balance 6:55 sebenarnya tuh untuk pengerangan pasukan 6:57 sebanyak itu ya DPR harus harus mewakili 7:00 aspirasi masyarakat kan bukan mewakili 7:03 aspirasi pemerintah. Nah, berkesan 7:06 masang enggak bahwa DP itu adalah 7:08 pembenaran apa yang dilakukan oleh 7:10 pemerintah kan. Ini yang kita sayangkan 7:12 sebenarnya. Nah, sebenarnya sebagai 7:14 wakil rakyat dia kan harus memperhatikan 7:17 denyut nadi, denyut pembicaraan ya kan 7:21 yang dilakukan oleh rakyat ini kan harus 7:22 disambung sebagai penyambung lidah 7:25 rakyat DPR ini kan. Nah, sekarang 7:27 mingkem enggak ada kok enggak ada 7:30 statement-stat mempertanya 7:31 mempertanyakan secara tajam. itu kan 7:33 banyak melanggar konstitusi kan 7:35 konstitusi yang saya pikir banyak 7:37 dilanggar oleh oleh presiden dan 7:39 presiden sebagai pengawal konstitusi 7:41 sebenarnya ini kan harus diangkat oleh 7:42 DPR untuk mempertanyakan atau bisa jadi 7:45 dibuat sedang istimewa untuk melakukan 7:48 interpelasi ya untuk mempertanyakan 7:50 maksudnya apa gitu kan bahwa kita kita 7:53 ini kan seperti didorong oleh Trump 7:55 sangga didorong sama si Trump ini 7:58 mendekatkan Indonesia dengan Israel tapi 8:00 bendera kan Israel sama Indonesia kan 8:03 sama-sama ini itu kan sudah sudah jelas 8:05 kan bahwa ada upaya-upaya apa ya ada 8:08 seperti ada satu rencana terselubung 8:10 yang ada di pikiran si Trump itu untuk 8:13 mendorong agar Indonesia terus 8:14 berkomunikasi terus tambah dekat sama 8:16 Israel. Kita bayangkan bagaimana markas 8:19 ISF di Israel kan Guard itu 8:23 beapa kilo dari perbatasan koordinasi 8:25 pasti di situ kan pasti ke situ kan 8:27 enggak mungkin koordinasi sama Amerika 8:29 to pasti ada Israel di situ kan 8:31 h 8:32 nah jadi saja ada satu unsur yang memang 8:34 sudahudah udah ya udah melunaklah kita 8:38 dengan dengan adanya Israel di situ. Ini 8:41 ini saya pikir ini benar-benar 8:42 berterabakan dengan pembukaan konstitusi 8:45 kita ini kan menghapuskan penjajahan 8:48 menj dihapuskan loh enggak artinya apa 8:50 Israel kan harus dihapuskan kalau sesuai 8:52 sesuai dengan kompetitisi itu kan 8:54 dihapuskan Israel bahasa bahasa 8:56 terangnya seperti itu sebenarnya nah ini 8:59 ini yang perlu kita kaji masangga terus 9:00 kemudian kita juga melihat sebelumnya 9:03 ada warga negara Indonesia kan yang 9:04 dirilis oleh sebuah ee apa ya 9:07 lembaga di setelah itu 9:09 ada satu orang dan ee kita lihat juga 9:11 beberapa ee di apa di matos ada 9:15 foto-foto foto dia satu orang yang yang 9:17 ini sebenarnya harus dicari tahu oleh 9:19 h 9:19 oleh pemerintahnya sudah 2 tahun 3 tahun 9:21 di sana kan. Jadi kalau si sirio dari 9:24 Briung Aceh kemudian si si apa si Satria 9:27 Kumbara ini kan dia udah main di 9:29 internet kan dia dia ngomong sendiri 9:32 orang tahu kan dicabutegaraannya 9:35 tapi kan konteks Israel kan lebih lebih 9:37 beda enggak pertama kita ada hubungan 9:39 diplomati dengan Israel 9:41 yang kedua apa yang lukan IDF itu 9:42 benar-benar ee di luar di luar apa ee ak 9:47 sehat lah ya melakukan genosida di 9:49 kemudian bagaikan ee si Benjaminnya ada 9:51 dua hukum ee sebenarnya dihukum ya apa 9:53 hukuman dari ya. Nah, samp itu ini dalam 9:57 diskusi ini kita harus harus cari tahu 9:59 sebenarnya siapa sih ini orang nih. Itu 10:02 sebenarnya kalau dicari oleh imigrasi 10:03 gampang sebenarnya gampang sekali kok 10:05 mau ya dikejar. Jadi maka maka dalam hal 10:08 ini masat ada ambivalensi pemerintah 10:10 dalam 10:12 masalah ee konflik ini ada abivalensi. 10:14 Jadi 10:16 tidak seunya misalnya pemerintah ini ee 10:18 mendukung total Palestina, tapi masih 10:20 juga memberikan ruang kepada Israel ee 10:24 agar apa ya agar 10:27 apa istilahnya itu ada ruang un Israel 10:29 yang Indonesia bisa komunikasi dan masih 10:31 mengharapkan bahwa Israel bisa merubah 10:34 mindset ya dengan solusi dua negara. 10:36 Nah, kita lihat pidato ya ee Prabowo di 10:40 Winto kemarin enggak ada kan tercap 10:42 kata-kata solusi dua negara kan. 10:43 Iya. Iya. Iya. 10:44 Jadi ada mengatakan bahwa mungkin beliau 10:46 ee terlalu semangat lupa atau waktunya 10:49 terlalu singkat untuk bisa mengucapkan 10:51 itu gitu kan dibandingkan sama negara 10:53 Arab. Nah, ini ini saya lihat ee sungguh 10:56 sangat aduh terpikir makanya kita Mas 11:00 bayangkan ya kalau kita ditempatkan di 11:02 Gaza kemudian terjadi clash apakah 11:05 diculik tentara kita atau ditembak atau 11:08 apa ini kan bayangkan kita bisa 11:10 bayangkan kan 11:11 dan pasti publik kita itu enggak membela 11:13 TNI pasti 11:15 publik kita itu menyalahkan pemerintah 11:17 kenapa menjoroki menepakkan pasukan 11:19 Indonesia di area yang sudah diingatkan 11:21 jangan ditumpakkan di situ kan pasti ee 11:24 apa ya kata-kata itu akan diulang lagi 11:26 oleh oleh publik kepada pemerintah. Kau 11:30 bahasa Betawinya lu gua sudah bilang lu 11:32 jangan tempakkan di situ gitu kan. Jadi 11:35 jadi ini yang yang sangat 11:37 mengkhawatirkan kita bersama. Kita 11:39 enggak mau terjadi clash itu kan. 11:40 Bagaimana dua TNI ini muslim dia punya 11:43 misi yang mulia kemudian ee Gaza itu 11:47 saudara kita juga kita enggak mau akan 11:49 ada hal-hal yang tidak kita inginkan. 11:52 Tapi kalau misalnya pemberian memaksakan 11:54 untuk menempatkan pasukan di situ, 11:57 peluang untuk terjadi eh clash ini 11:59 sangat sangat terbuka. Bukan cuma 12:01 pasukan Indonesia kan, Kosovo juga, 12:04 Albania, Kajastan, Maroko juga punya 12:06 peluang yang sama 12:08 akan terjadi clash dengan Israel dan itu 12:10 semua negara-negara muslim kan. Kita 12:12 melihat bagaimana Albania sama Kosovo 12:16 itu kan itu kan karena ya ada yang 12:19 mengatakan bahwa ini strategi Turki kan 12:21 ketika Turki enggak diberi oleh Israel 12:24 maka ee Turki menyodorkan Albania sama 12:26 Kosovo karena kan dua negara itu bekas 12:29 ee koloninya ee Turki kan. Jadi jadi 12:32 banyak yang menyampaikan seperti itu. 12:34 Coba Kajastan. Kajastan ini kan 12:35 sebenarnya itu Turki kan ee secara etnis 12:38 dulu berasalkan dari sonong Kajastan 12:40 kan. He. 12:41 Kemudian Maroko. Maroko sebenarnya itu 12:43 ee negeri muslim yang sangat rakyatnya 12:46 sangat mencintai Palestina sebenarnya. 12:48 Tapi ee Raja Raja Muhammad ini kan ya 12:51 memang sangat juga hubungan sama Israel 12:54 kira-kira persan polisario kan Sahara 12:57 Barat yang mau tidak mau ee apa Maroko 13:00 mendekatkan ee posisinya secara politik 13:03 ke Israel untuk mendapatkan pengakuan 13:06 Amerika bahwa Sara Barat itu adalah 13:08 bagian daripada ee Maroko. Ini saya 13:11 lihat Masga yang memang 13:13 iya 13:14 ee akan panjang cerita ini. Hm. 13:17 BOP makin panas ya, Dok ya. ini saya ee 13:21 mengawali dengan bagaimana media-media 13:24 di Indonesia, begituun juga media-media 13:27 ee global ya, media internasional 13:31 melihat apa yang dilakukan oleh Presiden 13:34 Indonesia yang sekarang ini ya Presiden 13:36 ee Prabowo 13:38 itu 13:40 ee apa istilahnya itu disang-sangga apa 13:44 enggak gitu, Dok, gitu ya. ini kok i 13:47 terprediksi atau tidak nih untuk masalah 13:49 Palestina nih. Waktu sebelum dia menjadi 13:52 ee presiden terus sekarang sudah jadi 13:54 presiden. 13:56 Kok begini gitu ya? Apakah itu banyak 13:58 yang kaget atau memang sudah kebaca? 14:00 Bimana, Dok? 14:02 Ya. 14:04 Ee kalau kita eh flashback ya, 14:08 flashback. 14:09 Iya. 14:09 Jadi, jadi saya kalau orang mengatakan 14:10 bagaimana Anda perang PR untuk Palestina 14:13 kita memfashback Mas Angga. gini orang 14:16 itu di otak orang akan terbentuk satu 14:19 persepsi di otaknya itu kan itu 14:21 dipengaruhi oleh pendidikan, dipengaruhi 14:23 oleh interaksi sosial dia dipengaruhi 14:25 oleh ee rumah tangga. Jadi kan banyak 14:28 faktor kan yang mempengaruhi eh persepsi 14:30 dia terhadap satu satu objek atau seb 14:33 satu satu subjek gitu kan. Nah, kalau 14:35 kita melihat bahwa ee Prabowo ini kan 14:38 dari dulu memang punya ee sudah punya 14:41 interaksi ya dengan dengan Israel kadang 14:43 beliau juga kan alumni alumni ee Amerika 14:47 ya, alumni Amerika beliau dan beliau 14:49 segi pendidikannya itu kan banyak di 14:51 luar banyak pendidikan barat kan baik 14:53 SMP, SD, SMP itu pendidikan Barat 14:55 walaupun di di pernah di Singapura dan 14:57 di Malaysia tapi pendidikannya itu ad 14:58 pendidikan Barat. Nah, jadi ee persepsi 15:02 Prabowo adalah melihat bahwa Israel 15:03 sebenarnya itu adalah ee negara maju, 15:07 negara yang yang positif lah ya, maju 15:10 apa ya, hebat dan sebaginya kan. 15:13 Nah, kemudian e Israel juga adalah 15:14 negara yang ee didukung dibackup oleh 15:17 Amerika. Jadi persepsi itu terbentuk 15:19 oleh beliau sebenarnya kitaah bagaimana 15:21 misalnya masangga pembebasan Sandra eh 15:24 Lorena dulu ya. Lorena itu pengasa 15:26 santra peneliti Amerika di Papua dulu 15:29 ya. 15:30 Ini kan komandan itu komandan pembebasan 15:32 itu kan Prabowo waktu itu beliau kata 15:34 saya dia dan eh komandan Kopasus ya 15:37 itu beberapa alat itu kan dibeli itu kan 15:39 dari dari Israel. 15:40 Hm. 15:41 Atau atau kita lihat juga waktu beliau 15:42 misalnya Menahan ya itu beliau juga 15:45 berinteraksi dengan pejabat-pejabat e 15:47 Israel. Sebenarnya beliau tu enggak 15:49 punya buffer ya enggak punya buffer 15:50 untuk berkomunikasi atau berinteraksi 15:53 dengan Israel. Nah, jadi jadi beliau itu 15:55 yang namanya aturan-aturan protokoler 15:58 bagaimana sebuah negara ee tidak apa 16:00 yang harus dilakukan ketika ketemu 16:02 negara yang tidak diakui misalnya itu 16:03 beliau itu agak agak kurang kurang care 16:06 hal seperti itu ya. misalnya ketika ada 16:08 KTT eh pertahanan regional ya security 16:11 regional di Bahren misalnya beliau 16:13 komunikasi bicara dengan salah seorang 16:15 petinggi Israel dan itu menjadi berita 16:17 di media-media Israel karena bagi beliau 16:19 beliau apa salahnya gitu kan karena yang 16:22 saya semua adalah bentuk daripada embryo 16:25 pendekatan embrio untuk Palestina 16:27 merdeka gitu kan. Jadi jadi ee yang 16:30 mereka yang beliau lakukan semua itu 16:32 adalah bagian daripada persiapan untuk 16:34 kemerdekaan Palestina. Jadi beliau 16:36 memang punya pandangan seperti itu. 16:38 Polisnya harus merdeka 16:40 tapi dengan cara-cara beliau gitu. Dan 16:41 maka dari langkah-langkah beliau bop 16:43 misalkan kemudian ISF saya mengambil 16:45 kesimpulan bahwa sebenarnya Prabowo itu 16:48 masih masih blank ya, masih kabur dia 16:51 masih remang-remang untuk apa tahu 16:54 persoalan detail ee persoalan regional, 16:56 konflik regional di di Middle E. Beliau 16:59 itu masih remang-remang, Mas Angangga. 17:00 Jadi apa yang beliau katakan itu, itu 17:03 adalah bentuk daripada analisis beliau 17:05 yang diremang-remang itu. Contoh misal 17:07 gini ya, bagi kita kita melihat bahwa 17:10 raja Raja Abdullah bin Husin itu, Raja 17:13 Yordania itu adalah ya sekutu dekat ee 17:16 Israel gitu kan. Kemudian Asisi sekutu 17:18 dekat Israel, kemudian kni Emirat ya, 17:20 kemudian Qatar dan sebagainya. Tapi bagi 17:22 beliau, bagi beliau mungkin sisi pandang 17:24 yang beda. Beliau melihat bahwa ya Raja 17:27 Abdullah itu ya orang yang komit untuk 17:28 kemerdekaan Palestina. B punya penangan 17:30 yang yang beda. Makanya bisa juga 17:32 masuk-masukkan dari Raja Raja Abdullah 17:34 kan. Raja Abdullah bisa masukmasukkan 17:36 dalam dalam konteks konflik Palestina 17:38 Israel. Kitaak bisa punggir itu masang 17:41 enggak? Jadi, jadi inilah ada benturan, 17:43 ada bentukbenturan ee cara berpikir 17:46 nalar berpikir antara kita warga warga 17:48 Indonesia dengan Pak Prabowo. Jadi, maka 17:50 kita ngomong apapun masalang enggak 17:52 tentang Palestina persisi beliau adalah 17:54 ini saya punya cara loh untuk memerdeka 17:56 Palestina walaupun masalnya kesannya 17:59 menurut beliauah zigzag ya beliau lagi 18:01 ber politik. Contoh gini beliau kan 18:03 memuji-muji si trum Amerika ya. 18:04 Amerikalah sahabat kita selamanya 18:06 politik bla bla bla. 18:07 Okelah, saya pikir itu bukan sesuatu 18:09 yang yang mengkhawatirkan. Saya anggap 18:11 aja ini adalah bagian dari eh apa 18:14 bluffing atau bluffing atau ya basa-basi 18:17 diplomasilah untuk menyenangkan sitram 18:19 kan. Sitram kan suka dipuji, suka 18:21 diangkatkan suka dikritik. Ya, ini 18:23 bentuk dari puji puji-pujian. Oke lu 18:25 muji oke muji-muji. Tapi jangan pula 18:27 rugi kita gitu loh. Kita muji untuk 18:29 mendapatkan apa yang kita harapkan dari 18:32 dari pujian itu kan. Nah, ini muji tapi 18:34 kita enggak dapat apa-apa. Maka kita 18:36 dapat kasarnya itu dapat ee apa ya? 18:39 dapat kosongnya gitu loh. Nah, maka 18:42 kemarin itu saya ada teman dari Kemu itu 18:44 mengirim apa berita ee bagaimana 18:47 misalnya Pak Sugo eh mendu melakukan apa 18:51 ya buat surat ya surat Augas dia ngomong 18:55 di depan pindu Israel secara tegas 18:58 mengatakan eh ini lagu ini sudah 19:00 sebagainya. pendapat saya, saya bilang 19:03 oke bagus kita mengapresiasi karena 19:05 karena Kemu tahu bahwa dalam berapa hal 19:07 saya sering mengkritik NU kan. Tapi 19:09 ketika dia mengatakan itu on the track, 19:11 ya kita harus mendukung dong. Masa kita 19:13 mengatakan kita mencari celah celah, wah 19:15 enggak benar itu. Wah, itu bukan itu 19:17 basa-basi aja itu pura-pura kita enggak 19:19 seperti kita apresiasi. Tapi saya 19:21 katakan begini, yang paling penting 19:22 adalah dia itu harus tatis, taktis dan 19:25 konsisten gitu loh. Jadi, jadi bagaimana 19:29 Indonesia bisa menciptakan atau 19:31 meng-create momen-momen apapun momen 19:33 yang enggak ada pun kita ada-adain untuk 19:35 bicara tentang Palestina. Jadi dari 19:37 masang saya lihat bahwa apa yang duk 19:40 oleh Pak Prob itu analisis ya analisis 19:42 itu adalah bahwa itu adalah spontanitas 19:45 beliau ya ketika ditawarkan ee 19:47 ditawarkan masuk bop spontan 19:50 langsungi kan tanpa beliau pikir kan 19:52 kita anggap positiflah walaupun ada juga 19:54 pemisi-pemisi beliau yang seperti kita 19:56 kita dengar bahwa ada orang-orang bule 19:58 di situ kan 20:00 nah itulah okelah kita itu nanti ada ada 20:03 sisi lain kita bicara sama jadi 20:05 oke Oke. 20:08 Oke. Anda Anda apa? Anda ee 20:12 istilahnya ee 20:15 spontan tapi harus ingat bahwa 20:18 ada konsekuensi gitu loh. Anda pemimpin 20:20 gitu loh. Anda nih bukan bukan ee apa ya 20:23 bukan ketua NGO gitu kan yang ketika 20:26 salah ada orang yang memperbaiki kan ini 20:29 kan presiden masang gak boleh. Kalau 20:32 hal-hal yang supaya menyangkut tentang 20:33 kedaulatan negara, terus keamanan dan 20:37 sebagainya yang mikir duluah sama 20:38 seperti Eropa kan sama seperti Eropa 20:40 mikir-mikir dulu diskusi kan bisa 20:41 ngomong entar Mister Trump saya saya kan 20:44 punya rakyat 280 juta rakyat saya saya 20:47 harus ngobrol duluah sama institusi DPR 20:49 bla bla tokoh-tokoh masyarakat jangan 20:51 sampai nanti itu saya disalahin kakang 20:53 itulah bahasanya enggak langsung spontan 20:55 nah makanya masangga 20:56 ketika beliau mengundang tokoh-tokoh ni 20:59 kan itu karena sudah terlanjur kan telah 21:02 terlanjur masuk kemudian diundang tokoh 21:06 untuk mendapatkan legitimasi kanasi 21:09 kan itu aja makan dari beberapa tokoh 21:12 yang yang ee dapat informasi saya bahwa 21:15 ya kita duda kayak orang makanlah 21:17 gitu-gobrol bla bla bla bla bla pulang 21:19 itu kan ya udah apalagi ada organisasi 21:22 besar yang memang sejak dulu pro dekat 21:24 sama Israel kan ya jadilah jadi kosong 21:27 saya jadi ambyar semua jadi [tertawa] 21:30 dua 21:31 Nah, di tengah-tengah sedang ee makin 21:34 panasnya board office gitu ya, 18 21:38 Februari yang lalu kan ee Prabowo hadir 21:41 gitu ya di rapat ee lanjutan ee anggota 21:47 BOP, rapat anggota yang diselenggarakan 21:50 ee lebih dari 20 ee negara ini ya. ada 21:53 pembahasan-pembahasan yang memang ee 21:56 terkait penggalangan dana rekonstruksi 21:58 jalur Gaza. Nah, ini ditunggu-tunggu 22:00 oleh media nih siapa yang akan bicara ee 22:03 kalau dari pejabatnya Indonesia. 22:05 Akhirnya kan mereka ke Kemenlu tuh 22:07 bicara tuh akhirnya gitu dikutip oleh 22:09 berbagai media. Namun, Dok, orang juga 22:11 kan melihat apalagi di sini e media itu 22:13 memberitakan gitu ya, ee Indonesia 22:16 banyak sekali suara-suara yang meminta 22:19 khususnya dari masyarakat, dari pengamat 22:21 gitu ya, meminta presiden udah keluar 22:24 gitu ya, keluar dari board office gitu. 22:27 Tapi yang ditunjukkan oleh ee pemimpin 22:30 negeri ini kan malah [tertawa] 22:31 istilahnya itu digambarkan oleh para 22:33 pengamat itu menunjukkan kekacauan 22:35 politik luar negerinya Prabowo lah gitu 22:37 ya. Karena ada satu ada satu hal gitu 22:41 yang paling dikritisi oleh para pengamat 22:44 itu ee Dok e ketika kenapa pemerintahan 22:48 ee pemimpin saat ini gitu ya mereka 22:51 seperti mereduksi kejahatan kemanusiaan 22:53 yang dilakukan oleh Israel gitu ya yang 22:55 didukung oleh Amerika Serikat gitu kayak 22:58 tutup mata gitu. Kita kan dengar Donald 23:01 Trump itu pernah mengatakan di forum 23:03 gitu ya, oh dijadikan headline banyak 23:06 dunia. I don't need international law 23:08 gitu ya. Dia enggak butuh hukum 23:10 internasional. Apalagi ini pengangkangan 23:12 hukum hamnasional kan kalau misalkan 23:15 terus merapat nih istilahnya Prabowo 23:17 kepada ee Trump ya seperti mempermalukan 23:20 gitu. Mempermalukan Indonesia sebagai 23:23 Presiden Dewanham kan baru baru ini, Dok 23:25 ya. Indonesia jadi presiden Dewan HAM PB 23:27 gitu. ini di mana gitu ya ee nama itu. 23:31 Lalu juga dua seperti hal eh Mang Matad 23:35 itu melihat ini presiden kayaknya lupa 23:37 sejarah gitu ya. Apalagi beberapa 23:40 pembahasan kita juga dengan beberapa 23:42 narasumber kan kata mengkhianati 23:44 semangat dan nilai-nilai rakyat 23:46 Indonesia juga yang selama ini miha 23:47 Palestina kan bersuara juga gitu. Wah 23:50 Presiden ini kok gimana nih sekarang? 23:51 Tetapi yang menarik, Dok, gitu, ya. Ee 23:55 majalah Tempo itu edisi hari ini itu 23:59 mereka ee majalah ini mengangkat 24:01 mengenai pelobi asing di dekat Presiden 24:04 hingga muncul nama dari mulai Ken Brokes 24:07 gitu ya, lalu juga nama-nama lain. Tadi 24:11 disinggung sedikit gitu ya, apakah di 24:13 lingkungan Presiden Prob ini sangat 24:15 mempengaruhi? Salah satunya adalah 24:17 pelobi-pelobi asing yang kalau kita 24:19 lihat latar belakangnya ya latar 24:20 belakang barat gitu ya. Nah, kalau dari 24:23 pertaruhan 24:25 pertaruhan 24:27 apa istilahnya itu lobi internasionalnya 24:30 ee Prabowo, apakah sebegitunya, Dok? Dia 24:33 harus merapat kepada Amerika dan dia 24:35 mengabaikan suara-suara dari rakyatnya 24:38 sendiri, dari pengamatnya sendiri gitu, 24:40 dari orang-orang yang begitu paham. 24:42 Bagaimana, Dok, melihat ini? 24:44 ee kita melihat secara komprehensif 24:47 yaangga ya. Jadi jadi memang kalau kalau 24:51 di di Amerika kalau ada sebuah 24:53 keputusan-keputusan 24:55 yang akan diambil dan diputuskan oleh 24:58 seorang seorang presiden atau oleh 24:59 sebuah ee apa ya apakah kongres atau 25:03 gitu ya, mereka memang melakukan 25:04 penelitian yang begitu dalam, begitu 25:06 dalam, sangat detail sekali. Jadi, jadi 25:09 itu memang adalah tim memang untuk untuk 25:10 melakukan ee kajian-kajian itu kan 25:13 apapun yang semuanya itu punya berdampak 25:15 besar. Nah, tentang Prabowo saya melihat 25:18 bahwa dulu saya berpikir bahwa ini 25:20 adalah kepolosan kepolosan Prabowo. 25:23 Okelah mungkin mungkin enggak 100% salah 25:26 juga enggak 100% benarga bahwa saya 25:29 memang setelah saya mendapatkan 25:31 informasi ada pembesi asing dan itu 25:33 sangat dekat sama beliau, 25:35 maka ada beberapa analisis yang coba 25:37 saya kaji ulang gitu saja. Jadi memang 25:40 ee orang yang dekat orang yang apa ya, 25:42 orang yang orang barat ini yang dekat 25:45 sama Bogor itu pasti punya misi kan. 25:47 H 25:48 pasti punya pasti ada misilah. Saya 25:51 yakin betul ada dikirim atau yang 25:53 menjadi ee apa ya enggak mungkin datang 25:56 dari orang awal atau akademisi 25:58 mengunakan penelitian se enggak saya 26:00 enggak pernah percaya kalau untuk bule 26:01 itu saya enggak percaya. 26:03 Saya enggak pernah percaya. Sama seperti 26:04 juga ada saya lupa namanya orang 26:05 Indonesia yang melakukan penelitian eh 26:08 apa ya tentang radikalisme di Filipina 26:12 Selatan juga saya enggak mungkin dia 26:13 datang sini pasti ada sponsor lah itu 26:15 kebetulan. 26:17 Nah jadi jadi saya lihat bahwa 26:19 orang-orang lingkarnya 26:20 lingkar-lingkarnya Prabowo itu tidak 26:22 tidak curiga dengan satu orang. Jadi 26:24 enggak belajar ya bagaimana seorang 26:26 Israel yang bisa masuk ke lingkaran 26:28 elitnya Iran. Jadi, jadi mereka enggak 26:30 pernah belajar gitu ya, bahwa tapi 26:32 terakhir ketahuan ketahuan bahwa adalah 26:34 dia adalah bagian daripada ajennya Mab 26:38 yang mencoba untuk tahu secara dalam ee 26:41 sosiologi, antropologi juga keamanan di 26:43 di 26:45 Tahiran sampai dia bisa wawancara yang 26:47 namanya eh rahbar ya atau pemimpin 26:50 tertinggi sampai anak pemimpin tertinggi 26:52 bisa dikomunikasi dekat sama dia kan 26:54 sama sekar blok seari ini kan dia bisa 26:57 masuk rumah bisa merubah keputusan 26:59 presiden macam-macam. Saya saya kaju 27:02 bahaang enggak jadi memang ada okelah 27:05 ada kepolosan presiden ya karena faktor 27:07 usia juga kita enggak bisa pungungkiri 27:09 tangga bahwa 27:10 e karakter orang ini kan mempengaruhi 27:12 cara mengambil besar ya tapi juga kita 27:15 bisa memungkiri bahwa ada pondisi yang 27:18 kuat sehingga perbowo itu mengambil 27:21 jarak yang kontroversi dengan dengan 27:23 rakyatnya gitu loh tadi ini kok ngotot 27:26 nih orang kok ngotot dia dengan sikap 27:28 dia gitu kan padahal Lah 27:30 i 27:30 sudah semua enggak setuju. Mungkin kalau 27:32 Jokowi dia dia akan batalin kalau Jokowi 27:34 ya. Tapi kalau Prabowo dia karena 27:37 karena dia punya background yang mungkin 27:39 militer ya militer kemudian dia orang 27:41 yang apa confident over confident ya 27:43 menurut saya itu. Jadi ya sudahlah dalam 27:45 terus saya kan punya niat baik untuk 27:47 memerdekakan Palestina kan. 27:49 Jadi dia mengkesempelkan mengesampingkan 27:52 ee apa ya kritikan-kritikan tulus dari 27:55 rakyatnya. Jadi, jadi 27:57 J ketika rayanya mengkritik dia kan 28:00 bukan berarti kita nih tidak suka dengan 28:02 dia kan. Jadi memang lu bahaya gitu loh. 28:05 Ini enggak masa kita masuk di bop 28:08 kemudian ngomong perdamaian sama orang 28:11 yang menghancurkan perdamaian kan nalar 28:13 sederhana kita nih kan enggak masuk kita 28:16 ngomong ketutupi Gaza sama orang yang 28:18 menghancurin menghancurin Gaza gitu kan. 28:21 Ini hal-hal seperti ini saya pikir agak 28:24 agak agak aneh aja kalau bisa seorang 28:27 presiden itu tidak tidak scare itu. 28:30 Kenapa orang dekatnya itu tidak bisa 28:32 membisikan? Ya wajar ajaalah yang 28:34 namanya apa? Malalang boys lah itu kan 28:37 anak muda mungkin ya. Ya mungkin kayak 28:40 Teddy atau Pasio atau Yugiono ya udahlah 28:44 yang penting gua aman gitulah bahasa 28:46 sederhana gua aman yang penting 28:48 Indonesia enggak blur bangetlah gitu kan 28:51 cuma lembam-lembam dikit enggak 28:52 apa-apalah di Indonesia itu jangan 28:53 hancur banget gitu kan. Jadi, jadi 28:55 enggak ada orang yang memang secara ee 28:58 apa ya, secara argumentatif itu 29:00 menyampaikan kepada beliau ya. Artinya 29:02 ngapain dari situ baru duduk sama orang 29:05 yang bakar rumah kita gitu loh. 29:08 Kan apalagi si si Gedionar bilang tegas 29:11 dipol jangan terlibat Palestina di situ. 29:13 Di kita enggak ngomong masalah ee 29:15 Palestina kan. Jadi ini cukup aneh dan 29:18 saya agak agak prihatin masang enggak 29:21 melihat skenario skenario ini kan. Jadi 29:24 contoh misal gini Masak misal Indonesia 29:26 ini kan di Rafa kemudian di Kosovoya kan 29:29 di Gaza Utara ada beberapa 29:32 jadi kan ini kan benar-benar sebuah 29:34 skenario yang memang untuk merubah Gaza 29:37 itu menjadi Gaza baru versinya Benyamin 29:39 kan ini saya ngeri loh saya ngeri 29:42 artinya apa artinya ujungnya itu ya 29:45 Hamas ya harus bertindak ini kan dia mau 29:48 mau mengambil mengambil sebagian tanah 29:50 Gaza untuk dijadikan ee apa ya kayak 29:54 resot apa gitu oleh oleh oleh Israel 29:56 kan. Jadi ya mereka harus bertindak. 29:58 Maka maka saya jujur saya katakan bahwa 30:02 ini ke depan ni akan banyak 30:04 cerita-cerita yang yang bikin bikin kita 30:07 kaget, syok, ngarah segala macam maka 30:10 sampai ada yang ngomong dios kan 30:13 minta kepada Pak Presiden yang 30:14 pidato-pidat lah bisa gibah bisa 30:17 mengurangi pahala puasa kami. Jadi 30:19 sampai segitunya 30:22 kita lihat. Nah, itu statement statement 30:24 dari dari Sugionoga mengatakan bahwa du 30:28 dua apa 17 triliun itu enggak enggak 30:31 wajib kan enggak wajib ya wajib kalau 30:33 menjadi ee menjadi apa anggota tetap ya 30:37 kita enggak tahu mereka kan statement 30:38 memerintah kan susah kita pegang 30:40 susah 30:41 kadang kalau udah sudahudah sekali 30:42 misalnya e tangga apa ya kita enggak 30:45 berbohong itu ada kesengajaan ya nanti 30:48 kalau sekali sudah enggak bener itu jadi 30:51 kita masih masih mempertanya tanyakan 30:52 apakah [tertawa] pernyataan ee 30:54 pemerintah ini ee serius atau memang 30:58 bagian daripada diplomasi untuk 30:59 menenangkan warga di mana ya kita enggak 31:02 usah inilah enggak usah bingung-bingung, 31:04 enggak usah khawatir 17 itu enggak akan 31:07 dikasih dong ini uang itu untuk 31:09 operasional apa macam-macam kok sudah 31:12 perangkat tentara uang engak apa kita 31:14 kita belum ada statement yang jelas dari 31:17 citram kan 31:18 kita kan dari no kalau Trump bilang 31:20 besok transfer bilang 31:22 Indonesia kan 31:25 itu kan semua bisa bisa terjadi 31:29 ya media-media asing pun bingung melihat 31:31 akrobat saya melihat akrobatnya 31:32 akrobatnya Prabowo yang 31:34 iya 31:34 yang yang memang ee menurut saya akrobat 31:37 yang terlalu nekad ya nekad ini yang apa 31:40 ya banyak ee banyak korbanlah nantinya 31:43 yang ya kita lihat langsangan nanti 31:45 bagaimana ke depan ini ya per kuburan 31:47 ini 31:48 bagaimana 31:50 oke dokter Band. Ikhwan akhwat yang 31:53 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Saat 31:55 ini Anda sedang menyimak siaran live, 31:58 siaran langsung buka mata buka telinga 32:03 bersama Dr. Sarbini Abdul Murad. Board 32:07 office makin panas. WNI bergabung dengan 32:12 IDF. Kami mengundang Anda, Ikhwan Ahwat. 32:15 silakan untuk menyampaikan pertanyaan 32:17 ataupun komentarnya ee nimbrung ya di 32:20 acara obrolan kita malam hari ini. 32:22 Kirimkan ke nomor WhatsApp Rasil di 32:24 081199720, 32:30 Dok. Ada satu hal juga yang dilihat gitu 32:32 ya. Ini kan jelas-jelas perubahan 32:34 kebijakannya pemerintahan Prabowo gitu 32:36 ya. 32:38 pemiras selalu beralasan bahkan jajaran 32:41 kabinetnya gitu mengatakan bahwa ini 32:43 langkah strategis gitu. Langkah 32:44 strategis atau sebenarnya ini reaksi 32:49 reaksi benar-benar 32:52 ee tanpa 32:54 ini tanpa perhitungan atau memang reaksi 32:57 yang betul-betul dengan perhitungan dari 32:59 seorang ee Prabowo gitu terhadap 33:01 dinamika geopolitik sekarang yang 33:03 terjadi gitu. Apalagi pembahasan tentang 33:06 perubahan kebijakan luar negeri 33:07 Indonesia ini kan sekarang dilihat ada 33:10 yang mengatakan ya pragmatis gitulah 33:13 isu-isu tentang Palestinanya malah 33:16 dikesampingkan gitu ya. Bagaimana Dok 33:18 perubahan kebijakan pemerintah ini? 33:21 Ya, saya pikir bukan perubahan ya, Pak 33:23 ya. Arti Indonesia tetap ya tetap 33:25 Indonesia eh punya komitmen ya untuk 33:28 solusi dua negara. Komitmen Indonesia 33:30 yang memang saya pikir itu menjadi 33:31 sebuah ee apa ya strategi politik luar 33:35 negeri Indonesia untuk Palestina. Jadi 33:37 jadi ini saya lebih saya lihat cenderung 33:41 ini adalah ee ee apa ya ee presiden 33:45 mencoba mencari jalan pintas ya. Jangan 33:48 pintas menurut dia menurut beliau tuh 33:51 ini jalan pintas dengan bop mungkin 33:52 dalam waktu dekat Palestina akan 33:54 merdeka. Jadi beliau punya punya satu 33:56 asumsi punya satu apa mimpi ya ini lama 33:58 lagi nih Palestina akan merdeka nih 34:00 dengan gua masuk bopya ini beliau kami 34:04 kita masuk BOP ini untuk memerdekakan 34:06 Palestina kan jadi mereka punya beliau 34:09 punya frame bahwa dengan ini saya masuk 34:11 nah ini kesempatan sebenarnya untuk bisa 34:13 merdeka Palestina 34:14 jadi ini yang saya pikir apa ya terlalu 34:17 mimpinya terlalu tinggi enggak terlalu 34:19 tinggi ya 34:20 apa ya yang memang realitanya Palestina 34:24 kan didukung sudah hampir ee sedikit 34:26 lagi hampir penuh semua negara PBB kan 34:29 kita enggak merdeka 34:31 kita enggak merdeka ya. Jadi artinya PBB 34:33 sebagai lembaga lembaga 34:36 internasional yang diakui itu tidak 34:39 mampu memerdekakan Palestina ketika 34:41 Israel dan Amerika tidak setuju 34:43 Palestina merdeka. Nah, apalagi bopak 34:46 gitu kan. Jadi kita lihat bahwa ini 34:48 bukan perubahan strategi eh bukan bukan 34:50 e bahwa bukan Indonesia bergeser dari ee 34:54 kedekatan dengan Palestina, tapi ada 34:56 sisi lain bahwa Indonesia mencoba untuk 34:58 masuk ke sisi Israel. Jadi jadi ee 35:01 seperti kata-kata Prabowao, kita harus 35:04 memberi garansi keamanan buat Israel 35:07 kalau kita ingin apa? Memerdekakan 35:08 Palestina gitu. Garansi kemerdekaan. 35:10 Jadi kan ada ada logika yang menurut 35:13 kita ini kok kok enggak nyambung logika. 35:16 Artinya bagaimana kita memberikan 35:17 garansi keamanan untuk Israel yang buah 35:20 masalah kan Israel bukan bukan Palestina 35:23 bukan negara Arab gitu kan. Jadi, jadi 35:26 beliau kalau istilah saya gini, Mas 35:28 beliau tahu masalah, tahu masalah tapi 35:30 analisisnya tuh bertabrakan dengan 35:33 dengan masalah yang jadi solusinya 35:35 enggak ada bahasa terangnya itu ada 35:36 masalah tapi solusinya salah gitu loh. 35:39 Saya sering katakan begini, kita ee 35:41 Indonesia mau memerdekakan pesan ibarat 35:43 sebuah jalan kita menuju ke kemerdekaan 35:45 tapi salah jalan terus nyasar ya 35:47 nyasar-nyasar jadi enggak 35:49 nyampai-nyampai ke tujuan atau tembusnya 35:52 ke mana gitu loh. Jadi, jadi antara yang 35:55 dipikirkan yang dieksekusi ini enggak 35:58 enggak punya satu kutub yang sama nih, 36:02 ee Mas. 36:06 Oke, saya akan ke beberapa pendengar ini 36:10 yang menyimak siaran di malam hari ini 36:13 ya. Ini ada Pak Abdullah di Depok. 36:16 Asalamualaikum warahmatullahi 36:17 wabarakatuh. menyimak siaran di malam 36:20 hari ini. Begituun ini hamba Allah di 36:23 Jakarta. Asalamualaikum warahmatullahi 36:25 wabarakatuh 36:26 di malam Ramadan menyimak obrolan buka 36:29 mata buka telinga di malam hari ini. Oke 36:33 sementara itu ini juga dari hamba Allah 36:36 ya di Bekasi tidak menyebutkan nama. 36:39 Asalamualaikum warahmatullahi 36:41 wabarakatuh. 36:42 Dr. Band ini mengenai BOP ada yang 36:46 menilai bahwa langkah-langkah yang 36:47 dilakukan oleh Presiden 36:51 itu sangat strategis bahkan ada yang 36:54 mencontohkan seperti langkah-langkah di 36:57 perjanjian Hudaibiyah. Nah, bagaimana 36:59 menurut Dokter [tertawa] 37:04 sempat ada beritanya loh, Dok? Iya, 37:05 betul. 37:06 Iya, iya iya iya iya iya iya. 37:09 Gimana, Dok? Ada ada Ustaz Ustaz Fahmi 37:12 Salim ya beliau langsung protes tuh 37:15 nikikan sama 37:17 sama apa e Firaun Nabi Musa gitu kan. 37:21 Jadi, jadi memang ada beberapa orang 37:23 agamawan lah agamawan dia ya yang 37:26 mengkaitkan ke sana. Tapi menurut saya 37:28 itu enggak nyambung gitu. Beda kan nabi 37:32 lah. Jadi 37:32 jadi ee 37:35 enggak enggak salah karena memang ada 37:37 juga sebagian ada orang kita di kalangan 37:39 umat Islam yang melihat seperti itu 37:41 enggak? Artinya kita ee ya mungkin kita 37:44 kita salah mungkin mungkin nanti 37:45 akhirnya ada kebenarannya. Kemudian Pak 37:47 Prabowo ini kan ee punya strategi segala 37:50 macam ini itu mungkin sekarang ee 37:53 dianggap salah ke depan benar. Ada juga 37:55 yang mengatakan demikian, ada juga yang 37:56 pragmatis kan. Ya sudahlah ini 37:58 cara-caranya yang paling yang paling ee 38:00 satu-satu cara yang paling tepat untuk 38:02 memerdekakan Palestina dengan masuk 38:03 menjadi ee anggota BOP. Ada juga 38:06 penangan ee pangan seperti itu sebagai 38:09 tapi nalarnya nalarnya Mas kita kan 38:11 nalar nalarnya itu enggak nyambung punya 38:15 sama bop itu kita kita sambung-sambung 38:17 enggak nyambung-nyambung. 38:20 Jadi saya saya pikir ini enggak enggak 38:23 enggak saya enggak apa kurang sepakat ya 38:24 kalau memang kita dicekat di sana 38:29 juga ee lihat bagaimana 38:32 kalau dari efek-efek yang bisa dilihat 38:36 ya salah satunya 38:38 ee kalau untuk hubungan ee Indonesia dan 38:42 Amerika sebenarnya sangat diharapkan 38:44 oleh Indonesia tuh apa sih dengan 38:47 menuruti dalam kata tanda petik menuruti 38:50 keinginannya Trump gitu ya. Karena orang 38:52 juga melihat kan ini Prabowo ini sangat 38:55 menuruti apa yang diminta oleh Trump 38:57 karena enggak mau kehilangan mitranya 38:59 yaitu Amerika Serikat. Jadi diajak 39:01 apapun ee dia mau gitu ya. Efek-efek 39:03 lain e itu kan di berita-beritanya ya 39:06 bagaimana hubungan e Indonesia dan 39:08 Amerika di berbagai hal gitu akhirnya 39:10 bisa ee terjalin lebih lebih panjang 39:13 lagi. Apakah betul ini tujuannya, Dok, 39:15 gitu ya. dengan menyampingkan rasa ee 39:18 tadi ee akar akar historis perjuangan 39:22 Indonesia bersama Palestina, Dok 39:24 dikorbankan 39:26 ya kita yang pasti maksudnya kita enggak 39:27 enggak bisa enggak enggak tahu persisnya 39:29 apa di hati dia atau apa di hatinya 39:32 tapi dari dari cara pendekatan dia 39:35 dengan terang khususnya itu saya pikir 39:37 kok berlebihan ya sebenarnya kesannya 39:39 tuh kayak kita kayak cuconguk gitu loh 39:41 menjadi kayak kayak kok ditarik-tarik 39:43 kita gitu loh ya kita terlalu lemah 39:45 adalah melakukan lobi diplomasi dengan 39:48 terap jauhlah undang-undang jelas ya 39:51 semua yang namanya ee barang-barang yang 39:53 yang makanan gitu, minuman atau kosmetik 39:57 itu harus ada label haram eh label halal 39:59 dari negara bersangkutan misalnya mereka 40:01 mungkin sana sana siapa lembaga apa yang 40:03 diakui gitu ya ininya enggak mampu loh 40:06 masal 40:07 ini untuk mengungkulkan bahwa ini kan 40:08 undang-undang ini kedaulatan kami muslim 40:11 terbesar ekspor daging babi ke Indonesia 40:14 jadi enggak Ada kekeh enggak ada yang 40:17 kekeh untuk untuk ini. Maka maka di sini 40:19 kita menyayangkan sebenarnya seorang 40:20 presiden ya yang yang beliau pidato yang 40:22 sangat menggebu-gebu katakan anti asing 40:25 anantiasing gitu enggak 40:27 itu kok enggak nyambung gitu kan. Jadi 40:30 lama-lama kita berpikir ini persis ini 40:32 ngomong nih tahu enggak di apa diomongin 40:33 kadang-kadang kita pikir sampai ke sana. 40:37 Jadi jadi cepat sekali apa ya tallu 40:40 dalam sebuah perjanjian e dengan Amerika 40:42 ya. Artinya dia harus tahu bahwa ini 40:44 Amerika loh. Amerika kita berdapat sama 40:46 Amerika. Tapi jangan ada keku apa satu 40:49 rasa takut kepada mereka dengan 40:51 dampak-dampak kan kalau kita ngomong 40:53 kalau kita dari teman-teman yang yang 40:55 pernah ketemu Prabowo kan sering 40:56 mengatakan bahwa ini kepentingan 280 40:58 rakyat juta rakyat Indonesia bagaimana 41:00 bagaimana ini itu kan oke bagus bagus 41:03 tapi kan enggak enggak enggak gitu-gitu 41:05 banget sih enggak sampai kok menjatuhkan 41:07 kewibawaan harga diri kemudian 41:09 kedaulatan kita gitu enggak gitu-gitu 41:11 banget dalam menyelamatkan itu gitu loh 41:13 apa kita enggak punya cara-cara yang 41:14 lebih elegan menang elegan kalau Ah, 41:17 elegan gitu loh. Jadi, jadi ini yang 41:19 yang saya pikir ya ee harus disampaikan 41:21 ke Presiden bahwa ee kita yang 41:25 persoalkan misalnya beliau puji-puji 41:26 Trump ya enggak ada masalah puji-puji 41:28 itu kan bagian bagian dari diplomasi ya. 41:29 Tapi ketika mengikuti semua apa yang 41:32 diminta oleh si Trump ini, wah ini yang 41:36 saya pikir 41:38 yang sangat kita sayangkanlah ya. 41:41 Sayangkan kok segitu. Dan dan juga kita 41:44 saya selalu katakan sekarang setiap ada 41:46 ada wawancara saya bilang katakan gini 41:48 jangankan salah dan salahkan Prabowo 41:50 ansih saya bilang tapi salahkan DPR 41:53 cekel ini enggak bekerja dengan baik. 41:55 Jadi kalau DPR yang ngomong mungkin 41:57 mungkin tanggapan Prabowo akan lebih apa 42:00 lebih ee lebih didengarlah daripada 42:02 warga yang warga yang lain ee yang 42:05 mengkritik beliau. Nah, maka check and 42:06 balance ini harus bekerja dengan dengan 42:08 baik sesuai dengan konstitusi 42:10 undang-undang. Jadi ketika pemerintah 42:13 melakukan sesuatu jangan sesuatu itu 42:14 yang memang mengganggu kedaulatan kita 42:17 baik kedaulatan hukum, pendidikan macam 42:19 itu yang ya yang ya DPR harus harus ee 42:23 memberikan respon sebbaikbagai ee apa di 42:27 atas aturan undang-undang sebagai cheek 42:28 and balance ini tidak bekerja. Sama 42:31 seperti misalnya 42:32 ee masa Pak Jokowi kan jadi kan enggak 42:36 enggak bekerja dan sekarang disalahin 42:37 kan. Oh, masalah KPK itu DPR DPR lagi. 42:42 DPRnya enggak bisa berkitah. Jadi 42:44 artinya apa ya? Ya sama-sama salahlah. 42:46 Artinya enggak enggak mungkin Anda ee 42:49 benar di situ salah kan satu paket dari 42:52 pemerintahan. Nah, maka maka itu 42:54 Masangga kita kita mencoba untuk 42:56 mengingatkan terus, pick up terus dengan 42:58 dengan apa yang dilakukan oleh Pak 42:59 Presiden. Apapun ee Masang Gayang itu 43:02 memang ee apa ya yang bisa tadi itu bisa 43:06 menjatuhkan nama baik Indonesia, 43:08 kemudian mengganggu kedaulatan, 43:09 keamanan, hukum atau apapun yang menurut 43:13 kita harus kita sampaikan harus 43:15 sampaikan. Saya pikir sebagai warga 43:16 negara kita enggak bisa diam enggak 43:19 bisa diam melihat sesuatu yang memang di 43:20 depan kita itu ee mengganggu kepentingan 43:23 bangsa dan negara ini. 43:26 Ada satu narasi yang selalu disampaikan 43:30 oleh bop gitu ya, oleh 43:33 anggota-anggotanya, oleh 43:34 pejabat-pejabatnya 43:36 ee untuk menormalisasi gitu ya, untuk 43:38 membawa kedamaian. Tapi ada satu ee 43:42 literasi yang sepertinya itu ingin 43:44 dihilangkan gitu. 43:46 bahwa tindakan Zus Israel di Palestina 43:47 itu adalah penjajahan. Jadi kata-kata 43:49 penjajahan itu seolah-olah enggak ada 43:51 gitu, Dok, gitu ya. Bahwa di sana kan 43:53 terjadi penjajahan bahkan terjadi ee 43:56 genocide gitu ya. Jadi teriakan 43:58 kemerdekaan untuk Palestina itu gitu ya 44:01 itu seperti kabur gitu ya dengan adanya 44:04 isu-isu ini. Bagaimana Dok hilangnya ee 44:07 narasi ini? Sepertinya 44:09 kan si si Benyamin kan pidato tangga. 44:12 Hm. 44:13 Pal ee Israel itu enggak sama seperti 44:15 Indonesia yang dijajah oleh Belanda. 44:18 Kami ini kembali ke negara kami. Bukan 44:20 sah beda sama Indonesia. Dan itu dia 44:23 ucapkan itu. Tapi enggak menjaga. Kami 44:26 kan mengambil negara hak kami lagi 44:28 gitu kan. Dia punya punya narasi-narasi 44:30 kitabiah yang 44:31 yang yang disampaikan oleh si. Nah, saya 44:34 pikir Masangga kalau misalnya Indonesia 44:36 dari awal ya dari awal itu vokal dalam 44:38 Israel mungkin enggak mau mengajak kita 44:41 kan. Gimana gajahnya orang? Orang nih 44:44 buat resek banget nih negara nih ya kan 44:46 resek nih. Enggak mungkin kita ajak di 44:48 BOP kalau kita ajak ni tambah resek nih 44:50 kan. 44:51 Nah sama seperti Malaysia kan. Malaysia 44:53 gitu. Malaysia melihat 20 butir ee 44:55 perjanjian damai itu kan wah ini ngacu 44:58 semua nih. Maka mereka enggak terlibat 45:00 di situ kan. H 45:01 dan Indonesia kan punya pandangan beda 45:03 kan beda pandangan masuk. Dan saya pikir 45:06 ya kita apresiasilah dengan Sugeno 45:08 ngomong kemarin bahwa ada ada genosida 45:10 kemudian dia mengecam terjadinya ee apa 45:13 ya ee perapasan aset-aset atau properti 45:16 ee Palestina di tepi barat misalnya ya 45:19 kita apresiasi itulah tapi dengan cara 45:21 ini har konsisten dan kalau konsisten 45:22 gini kan sayaama bingung juga dia kan 45:25 wah ini ada orang di dalam engak 45:26 mengerti-ngerti guanya ini kan 45:28 jadi Marco Rubio ngomong gitu saya pikir 45:31 Sugi sudah bagus untuk hal ini ya tapi 45:34 dengan catatan sekali lagi adalah 45:36 poinnya harus terus continue kontinue 45:38 taktis ya sehingga ee Indonesia punya 45:40 komitmen komitmen bahwa ya solusi dua 45:43 negaralah ya komitmen yang realistis 45:46 untuk ukuran hari ini. Jadi gitu Mas 45:48 Angga. He. 45:51 Ini juga kita lihat ee kondisi 45:55 Gazel Dok memasuki bulan ee Ramadan. 45:59 Kalau komentar 46:01 Presiden itu tentang gencatan senjata 46:05 yang diapresiasi positif gitu ya. 46:07 Sementara di Gaza sendiri memasuki 46:10 Ramadan itu teror cekaman ke apa 46:13 mencekam dan juga pembunuhan malah terus 46:16 ee terjadi. sepertinya ada yang ee ingin 46:22 dibangun gitu oleh media-media ee Barat 46:26 ee media-media Zionis ee khususnya bahwa 46:29 masyarakat dunia itu apalagi masyarakat 46:32 Indonesia itu biar lupakan dulu deh 46:34 kondisi real Gazanya gitu ya. Biar 46:37 mereka bicara tentang isu yang kami 46:39 angkat gitu ya. Bahkan kalau perlu ee 46:42 bantuan isu-isu lain gitu ya itu bakal 46:45 terkikis dengan sendirinya. Bagaimana, 46:48 Dok, melihat kondisi sekarang ini, Dok? 46:52 Nah, saya saya akan lebih curiga gini. 46:54 Saya curiga ya, bahwa sebenarnya ada 46:57 yang bisi, ada yang bisi sama Pak 46:59 Presiden itu bisikan yang salah gitu. 47:01 H. 47:02 Jadi apa yang terjadi di Gaza itu 47:03 sebenarnya agak ada direduksi ya, ada 47:05 diedit sama kondisi ini sebenarnya. Jadi 47:09 maka dengan ada si Karin Buk dia itu 47:11 adalah bagian dari CIA C yang memang 47:14 dipelentin di situ kan dengan peneliti 47:17 dengan bisnis segala macam ya. Ini 47:19 sebenarnya itu kalau presiden salah 47:21 ngomong berarti kan dia salah informasi 47:23 ya. He. Jadi mungkin mungkin begini ya, 47:26 mungkin sama BOP ada berapa ribu orang 47:29 ee orang-orang Gaza di segala macam 47:32 direduksi diedit sama si pondisi ini. 47:35 Pok benar Pak memang ada pembunuhan tapi 47:37 enggak semayak dulu suka berkurang 47:40 h kan ada ada editing ya diedit yang 47:42 masuk informasi ke ke Pak Presidagi kan 47:45 sama-sama ketahui bahwa untuk informasi 47:48 ke presiden ini kan enggak semua pintu 47:50 bisa bisa masuk kan jadi saya lagi 47:52 masang bahwa eh presiden memang satu 47:55 sisi itu memang beliau itu enggak enggak 47:57 tahu katakan pada awal enggak tahu 47:59 secara utuh peristiwa yang terjadi di 48:01 Gesa sampai dengan hari ini dan yang 48:04 enggak tahu enggak tahu enggak enggak 48:05 enggak bisa memahami secara komprehensif 48:07 peristiwa demi peristiwa day per day ya 48:09 yang terjadi di casa sehingga beliau ee 48:13 stem beliau itu kita kok gini ya kok 48:15 presiden ngomong gini ya ini semua 48:17 adalah bentuk dari dipanjak ke 48:20 ketidaktahuan beliau sehingga ee apa ya 48:24 sehingga beliau ee menyampaikan sebuah 48:26 informasiin informasi itu yang enggak 48:27 enggak tepat gitu. 48:29 Hm. 48:31 Ini sepertinya yang perlu diuarakan. 48:34 Ee terus ee ya, Dokter ya, kalau dari 48:37 sikap-sikap ee negara-negara lain, Dok, 48:39 mengelihat ee perkembangan ini ee 48:42 perkembangan ee BOT gitu ya, itu 48:44 bagaimana, Dok, sebenarnya? 48:47 Kalau Vatika jelas menolak, kan? 48:49 H 48:49 Vatika jelas menolak, Eropa jelas 48:51 Vatikan itu ya. 48:52 Erita baik yang Vatikan menolak ya, 48:54 pasti Vastikan punya punya pertimbangan 48:56 tersendiri ya. Jadi dia tahu bahwa 48:58 gereja-gereja Katolik itu dihajar sama 49:00 Israel kan. Jadi ee tahulah bahwa enggak 49:04 enggak mungkin eh kami masuk menjadi 49:06 bahagia atau member bop sedangkan apa 49:08 yang dilakukan Israel yang menghancurkan 49:10 juga properti-poperti ee Katolik kan. 49:13 Jadi jadi ee negara-negara lain masuk 49:15 Eropa saya itu Masangga mereka tuh ee 49:19 mempelajari mempelajari dengan detail ee 49:22 butir-butir itu apakah ini tepat dan 49:24 sebagainya. Nah, makanya Prabowo enggak 49:26 kan dia belum baca apa-apa langsung ya 49:28 itu kan ya. Nah, ini yang terjadi bahwa 49:31 belajar dari pengalaman itu ee itu semua 49:34 adalah bahwa Indonesia harus bisa 49:36 evaluasi. Jadi, jadi kita jangan 49:37 sungkan-sungkan juga melihat dalam ee 49:40 apa ya satu okelah selama 1 tahun kalau 49:43 memang keberadaan Indonesia di BOP ini 49:45 enggak dianggap oleh Israel dan oleh 49:47 Amerika enggak apa kita mempertahankan 49:49 kan. Jadi, jadi saya pikir BOP ini bukan 49:52 ee bukan keputusan ee permanen, tapi 49:56 harus ada evaluasi-evaluasi secara ee 49:58 bertahap sehingga 50:00 kita bisa mengambil keputusan ke depan 50:02 bahwa ee kita ditipu oleh Amerika. 50:06 Itulah diolasi Trump kan ee pasal BOP 50:10 ini. Nah, makanya kalau misalnya enggak 50:11 ada evaluasi masang enggak kemudian ada 50:13 pemisi-pemisi mengatakan bahwa ee 50:15 tentara Indonesia di sana sangat sangat 50:17 efisien belakang-bagang yang tembak itu 50:19 cuma ya mungkin ee orang-orang yang 50:22 tidak senang segala macam ini itu kan 50:24 jadi jadi bisa juga ya pembisian 50:26 presiden enggak tahu semua informasi kan 50:27 enggak semua terserap madia 50:29 sama seperti ini kata kata ee Sugiono 50:32 kan 50:33 ee untuk masuk tentara di sebuah ee jadi 50:36 skipping sebuah negara di sampai ada 50:38 izin dari pihak musuh yang berperang 50:40 kemudian PBB kemudian kan negara negara 50:43 setempat. 50:44 Nah, negara setempat itu kan Fatah kan 50:46 ee PE otorita Palestina artinya bukan 50:49 bukan dari dari Hamasnya tapi dari 50:52 otoriti Palestina. Jadi okelah e 50:54 otoritas Palestina memberi izin. Oh, 50:55 enggak apa-apa belum masuk aja kan 50:58 bagafnya 51:01 apa yang untuk pelaksanaannya kan Ali 51:03 Hamid itu kan orangorang orang-orang di 51:05 bidatah ya kan. Oke masuk tidak. Jadi, 51:08 jadi ini dianggap oleh oleh Indonesia. 51:10 Bisa jadi ini adalah satu respon positif 51:13 dari Palestina. Artinya Palestina 51:15 memberi kami adalah restu untuk menjadi 51:17 bahagian ee apa ya komunitas 51:19 internasional untuk melakukan 51:20 stabilisasi di di Gaza. Karena 51:24 pihak-pihak otorita Palestina juga punya 51:25 kepentingan kan agar Hamas musuh tanda 51:28 petik ya musuh mereka itu bisa diikuti. 51:32 Oke. Ada Ibu Mariati dari Sukabumi. 51:35 Asalamualaikum warahmatullahi 51:36 wabarakatuh. 51:38 Dr. Ben mohon pencerahannya. 51:40 Bukankah setiap keputusan Presiden harus 51:43 ada persetujuan DPR kaitannya dengan 51:46 kebijakan? Apakah memutuskan menjadi 51:50 anggota BOP kalau DPR sendiri? Apakah 51:53 suaranya mereka itu setuju atau 51:55 bagaimana? Atau keputusan ini memang hak 51:59 prokratif Presiden Sukron? 52:02 Iya, Bu Mariati. Bagus pertanyaan Bu 52:04 Mariati. Eh memang semestinya seperti 52:07 itu, Bu. Karena ini kan keputusan besar, 52:09 ya. Keputusan besar yang harus 52:11 melibatkan stakeholder Presiden yaitu 52:14 DPR sebenarnya. Tapi persoalan hari ini 52:16 adalah DPR kan sudah berkoalisi di 52:18 pemerintah. Semua berkoalisi, cuma dua 52:20 partai yang enggak berkoalisi kan. 52:22 Enggak koalisi enggak oposisi enggak. 52:23 Enggak jelas juga ni partai. 52:25 Nah, jadi karena berkoalisi jadi weh 52:29 pekuh di situ kan. Jadi DPR hari ini 52:31 menjadi e stempel legitimasi sama kayak 52:34 DPR Pak Harto kan tidak sesuai tugasnya 52:38 ya. 52:38 Heeh. Heeh. Kalauang DPR ini adalah 52:41 wakil rakyat sebenarnya ketika rakyat 52:43 sudah gelisah melihat ini dia harus 52:45 merespon dan logikanya sedang seperti 52:46 itu. Nah, makanya hari ini enggak 52:49 sebenarnya benar kata Bu Bu Mariati di 52:50 bawah ini ini adalah keputusan besar 52:54 yang menyang ee apa minta hubungan kita 52:58 dengan dengan internasional kemudian 53:01 berkaitan sama konstitusi. Nah, 53:03 sebenarnya Presiden wajib untuk 53:05 berkonsultasi atau berdiskusi atau 53:08 berkomunikasi dengan DPR atau kalau 53:09 misalnya Presiden ee enggak sempat ya 53:12 DPRnya maambil inisiatif mempertanyakan 53:14 ini. Jadi enggak boleh misalnya ee DPR 53:17 membiarkan ee masalah itu terus 53:20 berlarut, berlarut, dan berlarut tanpa 53:22 ada ujung ujung ujung penyelesaiannya. 53:25 Karena memang secara undang-undang DPR 53:26 yang mampu untuk menyetop ini semua. 53:29 Nah, ini persoalan karena koalisi itu 53:30 Masangga dan koalisi ini sehingga ewuh 53:33 pekeewuh kan 53:34 untuk bisa DPR bisa melakukan ee apa 53:37 tugas-tugas konstitusi dia gitu loh. 53:41 Oke, itu pertanyaan terakhir dari Bu 53:44 Maratia. Ini sebentar lagi kita sudah 53:47 pukul ee 22 ini, Dok. Sebagai penutup, 53:51 Dok, dari obrolan kita di malam hari 53:54 ini. Seberapa besar menurut Dr. Ben 53:59 pengaruh sikap pemimpin sebuah negara 54:02 gitu ya 54:04 ee terhadap ee rakyatnya. Contoh dalam 54:07 isu Palestina kalau ada pimpinan suuh 54:10 negara kita kan kalau di ASEAN nih bisa 54:12 lihat ya ee Singapura itu kan dia yang 54:16 mendukung Israel ya dan dia tidak 54:18 mendukung Palestina. 54:20 Nah, kira-kira sikap pemimpin sebuah 54:23 negara itu apakah sangat berpengaruh 54:25 terhadap 54:27 sikap rakyatnya? 54:29 Kalau rakyatnya misalkan dia mendukung 54:32 sementara pemimpinnya enggak, apakah 54:33 bisa tuh pemimpin itu akan mempengaruhi 54:35 rakyatnya gitu ya dengan kekuasaannya, 54:37 dengan apanya atau kebalikannya? Dalam 54:40 isu Palestina ini bagaimana menurut 54:41 dokter sebagai penutupnya, Dok? 54:44 ee kalau kita tarik ke Indonesia bahwa 54:47 ee antara pemimpin ya presiden yaanglah 54:50 presiden dengan rakyat memang selama ini 54:52 itu selalu 54:54 beririsan ya, berkorelasi ya tapi 54:56 walaupun beda cara pandang, beda jalan 54:59 tapi ee punya komitmen yang sama tanda 55:03 petik lah ya ee masa isu-isu Palestina 55:06 gitu. Walaupun kita meyakini bahwa 55:09 presiden ini tidak tidak totalitas dalam 55:11 hal ini kita menganggap tidak totalitas 55:12 ya masal geotermal nanti mungkin kita 55:15 bisa diskusi ke depan masang e 55:17 geothermal kan kemudian masalah ee poli 55:20 visa segala macam ini menandakan bahwa 55:23 sebenarnya pemerintah enggak serius 55:24 misalnya masalah ini kan jadi ketika 55:26 rakyat serius pemerintah enggak serius 55:28 masang enggak ini sebenarnya 55:29 mempengaruhi juga nih artinya 55:30 konsistensi hal-hal tertentu 55:32 mempengaruhi masangga jadi rakyat kan 55:35 cuma bisa melakukan protes by ya tapi 55:38 kan yang punya power, yang punya 55:40 otoritas itu kan negara, itu kan 55:42 pemerintah. Jadi kalau bisa 55:44 pemerintahnya itu konsisten tanpa ada 55:46 apa ya ada speak up dari rakyah pun ini 55:49 sudah dilakukan oleh pemerintah. 55:52 Di Malaysia dia walaupun rakyat Malaysia 55:54 mungkin galak juga ya tapi enggak 55:56 segalang Indonesia tapi karena 55:57 pemerintahnya itu lebih galak dari 55:59 rakyatnya untuk isu Palestina jadi 56:01 rakyat enggak enggak terlalu enggak 56:03 terlalu berkomentar ya kan. 56:05 Contoh misalnya gini saya misalnya 56:07 tiba-tiba 56:08 eh geotherma saya menang Israel kata 56:10 perba marah kapa harus menang Israel ini 56:14 kan artinya kan langsung 56:17 langsung kita kan wah hebat ni presiden 56:19 kita tanpa ngomong kan bersuara hari 56:22 ketika pemerintah hari ini tidak 56:24 bersuara dan arahnya itu akrobatangga 56:28 jadi inilah dituntut hari ini kita harus 56:31 speak up nih masang 56:33 terus speak 56:34 sampai ee Palestina merdeka. 56:38 Pikap terus tanpa henti, tanpa lelah ya, 56:41 Dok ya. 56:42 Tanpa tanpa lela hal. 56:44 Baik, terima kasih Dr. Ben atas 56:47 dialognya di malam hari ini menemani 56:49 ikhwan dan akhwat di ibadahnya di bulan 56:52 Ramadan 1447 56:54 Hijriah. Insyaallah kita jumpa lagi dua 56:58 pekan ke depan ya, Dr. Ben ya. 57:02 Iya. Mudah-mudahan drter selalu sehat. 57:04 Ihon. Demikianlah acara buka mata buka 57:07 telinga kita di malam hari ini bersama 57:09 Dr. Sarbini Abdul Murad di acara buka 57:12 mata buka telinga. Semoga apa yang kami 57:15 sampaikan bermanufat bagi Anda. Terima 57:17 kasih atas kebersamaan Anda. Kami undur 57:19 diri. Mohon maaf atas segala kesalahan 57:21 kata. Billahi taufik wal hidayah. 57:23 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 57:24 alla ilahailla anta astagfiruka waubu 57:27 ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi 57:29 wabarakatuh.