Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:16 warahmatullahi wabarakatuh. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin wasatu 0:20 wasalamu ala sayidina Muhammad waa 0:23 alihibihi ajmbi 0:25 zidni Allah 0:31 dipancarkan dari jalan Masjid 0:34 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:36 Bekasi Radio Silaturahim dan Rasil TV 0:39 untuk Islam 1. Ikhwan akhwat yang 0:42 dirahmati Allah subhanahu wa taala apa 0:44 kabar Anda di malam hari ini? Semoga 0:46 dalam keadaan sehat walafiat. Senang 0:49 sekali saya Angga Aminudin ditemani oleh 0:52 Fakri di meja operator. Ada juga Ondi di 0:54 kameramen. Kami hadir hari Ahad 8 0:58 Februari 2026. Ini Ahad yang kedua ya di 1:03 bulan ini kami hadir dalam acara buka 1:06 mata buka telinga bersama narasumber 1:09 kita Dr. Sarbini Abdul Murad direktur 1:13 Indonesia for Peace and Humanity. 1:16 Asalamualaikum warahmatullahi 1:17 wabarakatuh, Dr. Ben. 1:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:21 wabarakatuh, Masangga. Alhamdulillah. 1:23 Apa kabar nih? 1:25 Kita bisa mengundang lagi nih, Dok, ya. 1:27 Alhamdulillah. 1:27 I alhamdulillah. sepertinya makin 1:31 ee apa ya polemiknya lalu juga ee 1:36 dinamikanya mengenai board of Palestine 1:40 nih bukan hanya secara global tapi di 1:42 dalam negeri juga Dok kayak tambah 1:45 hangat aja tambah panas saja menyeret 1:47 ormas-ormas soalnya Dok 1:52 jadi topik kita di malam hari ini tuh 1:54 BOP board of peace dan relevansi 1:58 Kemerdekaan Palestina. Tamu siapa yang 2:01 kita undang di malam hari ini, Dok? 2:03 Iya, Mas. Masyaallah ini tamu penting 2:06 ini 2:07 yang sama-sama kita mendatangani ee 2:10 penolakan bop ini 2:12 ya. Ya. Sebab itu kita undang pada 2:14 kesempatan yang malam hari ini untuk ee 2:17 sama-sama kita bicarakan masalah BOP 2:19 ini. Karena BOP ini sepertinya ini apa 2:22 kita katakanlah 2:24 produk haram ya yang menimbulkan polemik 2:27 di mana-mana ini. 2:28 Oleh sebab itu pada kesempatan ini kita 2:30 undang seorang 2:32 penyanyi, seorang pernah politisi, 2:35 seorang seniman, dan sekarang alas belia 2:39 seorang pembela Palestina. 2:41 Iya. Beliau adalah Mbak Anisa Teresia 2:44 Eben 2:46 Ebenze. 2:48 Eh, malam hari ini kita undang beliau 2:50 ya, kita ajak untuk diskusi sebagai 2:53 pencerahan bagi para pendengar durasil 2:56 yang mudah-mudahan dengan kehadiran 2:57 beliau maka menguatkan barisan kita 2:59 untuk terus kita belia Palestina. Bnya 3:03 masyaallah syadid. Kata orang Arab 3:05 syahid benar-benar teguh dengan pemil 3:08 Palestina enggak yang tadi saya tanya 3:11 beliau enggak umrah nih ke Yerusalem? 3:13 Enggak katanya nih memang pegang fatwai 3:17 enggak mau menyerahkan uang sedolar pun 3:19 untuk saya. Masyaallah beliau itu 3:21 masangga sekarang bersama kita nih 3:23 beliau. 3:24 Oke. Telah bersama kita Mbak Nisa Teres 3:27 ya. Asalamualaikum Mbak Tere. 3:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:32 wabarakatuh. Masyaallah, sehat-sehat 3:34 semuanya ya, Dr. Band, Aki, Angga dan 3:37 semua yang menyaksikan. Insyaallah 3:40 diberikan barokah ya. Allahumma 3:42 bariklana fi Syak'ban wabigna Ramadan. 3:44 Amin. Allahum amin. 3:46 Amin. Amin. Amin. 3:47 Nih senang nih ya, Mbak. Saya ngambil 3:50 manggilnya Mbak Anisa apa Mbak Tere? 3:51 Mbak Tere aja ya. 3:53 Boleh Mbak Tere. Kalau sama bocil-bocil 3:56 alhamdulillah sekarang kami dikasih 3:57 amanah untuk membersamai anak-anak 4:00 belajar Iqra. biasanya dipanggilnya 4:02 Umanisa. Tapi kalau sama mamah-mamahnya 4:04 dipanggilnya Kak Tere gitu. Tere. 4:08 [tertawa] 4:09 Alhamdulillah nih bisa bersama dokter B 4:11 ya di acara buka mata buka telinga. Jadi 4:13 ini Dr. Ben sekarang punya acara nih 4:15 acara baru rasil nih BMBT. Apa yang 4:19 tidak diungkap di publik ataupun yang 4:22 tidak diberitakan di media di acara buka 4:26 mata buka telinga ini kita sampaiin nih 4:28 begitu ya, Dok ya? 4:30 Iya. Iya benar sama. 4:31 Iya 4:32 terbuka semua nih. 4:33 Terbuka semuanya. 4:36 Ee ini cukup ramai juga di media sosial, 4:38 Dok, ya. Karena banyak mantan pejabat 4:41 lalu juga aktivis gitu ya yang terus 4:43 menyoroti tentang ee ee bop ini. Banyak 4:47 yang menilai bahwa ini bukan dewan 4:49 perdamaian gitu ya. Jangan disebut atau 4:52 ditulis dewan perdamaian deh. Kalau 4:54 misalkan ini tidak ada perwakilan 4:56 Palestina sama sekali gitu ya. Lalu juga 4:59 apa yang diinginkan oleh Amerika dan 5:01 Israel itu pengendalian secara utuh gitu 5:05 walaupun lewat ee tangan e Amerika. 5:08 Tentu saja sebagai pembuka, Dok, bop dan 5:12 relevansi kemerdekaan Palestina ini apa, 5:15 Dok, pembukanya dari dokter? 5:19 I eh kita bersama beberapa teman-teman 5:23 ada Prof. Daro, kem ada Mas Ansor, 5:25 [mendengus] 5:26 kemudian saya, kemudian Mbak Wanda, 5:29 kemudian Mbak Teri. Kita buat petisi 5:31 nih, Mas Angka. Petisi bahwa kita 5:33 menolak kita menolak sama sekali yang 5:35 namanya bop ini memang enggak relevan 5:38 sama sekali dengan situasi kondisi yang 5:40 memang kita lihat sekarang ini enggak 5:42 ada progres apapun terhadap ee pembelaan 5:45 terhadap Palestina. Nah, jadi jadi kita 5:47 menilai ya sebagai warga negara kita 5:50 pick up ya, kita menilai bahwa 5:52 sepertinya kok enggak ada manfaatnya 5:54 buat Palestina apalagi ya buat Indonesia 5:57 juga mungkin ada mudaratnya nanti. Maka 5:59 kita buat petisi itu masangga kita 6:02 sebarkan semua ee sehingga ini adalah 6:04 bagian dari pencerahan kita ee terhadap 6:07 ee publik ya, bahwa ee 6:11 ee warga Indonesia atau umat Islam 6:14 khususnya itu menolak gitu loh. Jadi, 6:16 Pak Prabowo ini memutuskan sesuatu, 6:19 beliau memutuskan dulu baru kemudian 6:22 mengajak berunding yang lain. Jadi 6:24 biasanya orang kan ee berpikir dulu, 6:26 berunding dulu, diskusi dulu, kemudian 6:29 baru maju untuk memutuskan ee atau masuk 6:31 atau tidak yang sebagai member ini. Nah, 6:34 oleh sebab itu, Mas Angga kita melihat 6:36 bahwa ee kenapa 6:39 ada bop atau okelah jangan bop, tapi 6:42 setelah perdamaian di di Samsek ini 6:45 sepertinya kok enggak ada progres apapun 6:47 yang dilakukan terutama oleh P 6:49 Indonesia. Karena dari pertemuan dengan 6:51 para tokoh ee Prabo mengatakan bahwa 6:55 kalau tidak ada manfaat bagi Palestina 6:58 dan Palestina jauh dari kemerdekaan, 7:01 kita akan keluar. Saya pikir itu itu 7:04 statement yang kontraproduktif masangga. 7:06 Saya pikir ya karena memang ee kita 7:08 melihat ya kemarin tanggal 2 Februari 7:11 ada pemboman ya korbannya masyaallah 7:14 bersama-sama 7:16 tapi statementnya ya Allah sangat-sangat 7:19 smooth sangat smooth. Malahan saya baca 7:22 tuh pernyataan amekn beliau mengatakan 7:24 bahwa saya kami khawatir dengan serangan 7:27 mengkhawatirkan serangan Israel. Ya 7:29 Allah mengkhawatirkan. Jadi 7:31 statementstem ini benar-benar 7:32 menunjukkan bahwa tidak ada pembelaan 7:34 terhadap ee aksi-aksi yang dilakukan 7:36 Israel yanguran ini kayaknya, Dok, ya. 7:40 Iya. Keluarga sipil di masangga. Padahal 7:43 padahal ini masuk fase-fase perdamaian. 7:45 Nah, maka oleh sebab itu kita meragukan 7:47 meragukan bahwa bop ini akan menjadi 7:50 salah satu atau ala atau instrumen 7:53 Indonesia untuk menekan Israel. kita 7:55 sangat meragukan karena banyak 7:57 event-event yang memang kita lihat tidak 7:59 ada satu langkah yang progresif yang 8:02 dilakukan oleh pemerintah untuk ee 8:04 aksi-aksi yang nyata untuk menahan 8:06 serangan Israel itu sebagai pemukan itu, 8:09 Masangga. ee kita lihat juga bagaimana 8:11 misalnya ee para datang dengan semangat 8:16 45 ya, tapi kita ketika Pak Presiden 8:20 kayak kerupuk 8:22 dokter B enggak diundang kemarin, Dok. 8:24 Tapi saya dengar ya, 8:26 dokter B enggak diundang kemarin 8:27 gimana? 8:28 Enggak diundang kemarin. 8:30 Kalau jadi jadi masalah masalah masalah 8:32 besar masa enggak jadi masalah [tertawa] 8:34 ya. Nah, jadi sebenarnya ee apa kok bisa 8:38 seperti ini dan dan dan kita meyakini 8:40 bahwa ini tidak mewakili rakyat 8:41 Indonesia dan ini mewakili lebih 8:44 cenderung mewakili pribadi masing-masing 8:45 ya, bukan mewakili ormas mereka juga. 8:47 Karena kita lihat setelah ada pengakuan 8:49 atau penerimaan itu ya penolakan di 8:51 mana-mana arti enggak berhenti penolakan 8:54 sebikir itu Masangga sebagai pembung 8:56 dari dari saya. 8:58 Baik dokter Ben itu karena tadi disebut 9:01 juga nama Prof. eh Sudaroto ya. Makanya 9:05 ketika ada berita pertemuan Ormas dan 9:08 juga tokoh-tokoh MUI dengan Presiden, 9:11 lalu statementnya MUI kok bertolak 9:13 belakang dengan statement pertama yang 9:15 dikeluarkan oleh ee bidang hubungan luar 9:17 negeri, rekan saya di Akso King Group 9:19 tuh langsung eh japri Profesoro, ini 9:23 berita ini benar enggak? Ternyata 9:24 Profesoroto aja enggak tahu gitu. Baru 9:25 mau baru mau dikonfirmasi gitu ya. Nah, 9:28 jadi ada ada perbedaan. 9:32 Tapi saya melihatnya begini ee kepada ee 9:35 Mbak Tere. Jadi sepertinya setelah kita 9:38 melihat bagaimana board of peace di 9:41 dalam negeri ini jadi ee polemik karena 9:44 kan memang yang ee mendukung pemerintah, 9:48 mendukung sikap pemerintah juga banyak 9:50 gitu ya. Yang menolak juga tentu saja 9:52 lebih banyak lagi. Jadi seperti ada 9:55 gelombang gitu, Mbak. Jadi ada gelombang 9:58 ee pihak-pihak yang sepertinya ingin 10:00 ditonjolkan. Oh, ini mendukung keputusan 10:02 presiden gitu ya. Ada pihak-pihak yang 10:05 memang mengkritisi sekali gitu, menolak 10:07 keputusan ee Presiden. Lalu sementara 10:10 secara ee global gitu ya, negara-negara 10:13 Eropa mah ada sikap sendiri gitu ya. 10:15 Negara-negara Timur Tengah yang 10:16 bergabung juga itu sudah terserah 10:18 Amerika lah. Nah, gelombang-gelombang 10:20 ini ee apa sebenarnya yang perlu kita ee 10:23 jaga? fokusnya itu harus ke Palestina 10:25 deh. Jangan sampai keganggu dengan 10:28 dinamika politiknya, manuver-manuvernya. 10:31 Oke, Mbak Teri, bagaimana melihat ee bop 10:33 ini? Monggo. 10:35 Baik, [berdehem] bismillah. Terkait 10:37 dengan word of eh kok of salah ya 10:40 bahasanya. Eh, word of apa tadi? 10:44 [tertawa] Word of peace of 10:48 peace 10:48 eh peace of Gaza ya. Everybody wants a 10:51 piece of Gaza. Sebenarnya itu kan kalau 10:54 dalam eh letterl ya 10:56 yang menjadi agenda Trump, Tony Blair, 11:01 saya Whitkov, Husner ya dan ee 11:05 apa namanya orang-orang yang ada di 11:07 balik itu semua sebenarnya agendanya 11:10 adalah ingin ikut mengambil bagian dalam 11:15 upaya neokonal ee kolonialisme di Gaza. 11:19 pasca pembantaian genosida setelah 11:24 mereka membangunkan umat sedunia lewat 11:26 Tufanul Aqsanya 11:28 gitu 11:29 ya kan. [berdehem] Nah, sayangnya 11:32 message besar yang disampaikan para 11:33 pejuang untuk membangunkan umat ini 11:36 enggak semuanya nyampai, banyakan 11:39 tulalit ya termasuk ke orang-orang yang 11:42 sudah lebih dulu normalisasi hubungan 11:44 dengan Zionis. Makanya kayak di Uni 11:47 Emirat Arab ya ee mana lagi ee Bahrain 11:51 terus ee ya sejumlah ada berapa belas 11:54 negara yang katanya majoriti muslim tapi 11:57 malah ada di sisi penjajah. Ini 12:00 membuktikan bahwa 12:03 yang merdeka itu cuman Gaza. Kita semua 12:06 tersandera. Tersandera oleh apa? Oleh 12:09 tadi ketakutan politik kah? Ya katanya 12:11 nanti kalau enggak kita di Venezuelain 12:13 ya. Itu kan ketahuan banget ya. berarti 12:15 kita secet itu imannya gitu ya kan. 12:18 Terus ee tapi kalau misalnya enggak ikut 12:20 ini kesempatan besar untuk Indonesia 12:22 ambil bagian dalam ke dalam membangun 12:26 kemerdekaan untuk Palestina. Emang lupa 12:28 tahun '8 ee 1988 kan Palestina udah self 12:32 proclaim tuh di Aljazair untuk 12:33 kemerdekaannya. 12:35 Jadi berarti kan sebenarnya kita sendiri 12:37 yang sudah mengakui kedaulatannya 12:38 Palestina justru sedang menghianat di 12:40 Palestina ya enggak sih? dengan berada 12:42 satu kubu sama Netaniaahu loh yang ada 12:46 di board office undangan khusus dari 12:49 Trump. [berdehem] 12:50 Coba itu logika asas berpikirnya berarti 12:53 udah 12:54 apa logical poly-nya itu dahsyat banget 12:56 gitu. Kegagal berpikiran orang-orang 12:58 yang menganggap bahwa POP ini adalah 13:00 sebuah eh bentuk terbaru manuver terkini 13:04 diplomasi Indonesia untuk Palestina. No 13:07 big no. Kenapa? Karena yang sejatinya 13:09 [berdehem] 13:10 terjadi adalah Indonesia sedang stabbing 13:14 apa? Nusuk-nusuk Palestina dari depan 13:16 belakang kiri kanan semua arah. 13:19 Nauzubillah 13:20 ya. Kenapa kita bisa sebodoh itu? Karena 13:24 kita terjajah secara pemikiran. Kalau 13:26 kata Prof Abdul Fathwa 13:28 liberate landber 13:32 dengan apa? Dengan knowledge yang 13:34 benar-benar sumbernya nyambung sampai ke 13:36 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 13:38 Kalau sekarang kita belajar nih ya, 13:40 mohon maaf lahir batin ya. Ee saya bukan 13:42 orang yang ee apa alim dalam hal ini, 13:45 tapi alhamdulillah Allah izinkan saya 13:48 belajar tentang Baitul Maqdis langsung 13:50 dari pakarnya dari Prof. Abdul Fath 13:51 Alwaisi dan kita menyaksikan betul bahwa 13:54 100 tahun lebih ini ya peradaban Islam 13:57 itu carut-marut karena apa? Terjadinya 14:00 nakbah intelektual, bencana besar 14:02 intelektual. Ketika orang-orang yang 14:04 seharusnya menjadi garda terdepan yang 14:06 membela Baitul Maqdis Ardul Muqaddasah 14:09 malah salaman dengan tangan-tangan penuh 14:11 darah para penjajah. Kalau ingat 14:13 bagaimana Syarif Husein dengan lugunya 14:16 menerima ee usul Mmahan ya waktu itu ya 14:19 yang dilanjut sama siapa eh 14:24 siapa namanya? Eh Edward of Arabia itu 14:27 eh Edward Lawrence ya, Lawrence of 14:29 Arabia lalu mendlare Arab Revolt untuk 14:33 melepaskan diri dari Utsmaniyah agar 14:37 bisa menguasai wilayah tanah suci di 14:41 Haramain dan plus juga maksudnya Baitul 14:44 Maqdis. Enggak tahunya dia dicepain kan 14:47 sama Inggris gitu. Itu kan sudah 14:49 pelajaran ya pattern Al-Qur'an selalu 14:51 ngajarin kita untuk berpikir dengan akal 14:54 sehat. mengambil hikmah dari peristiwa 14:55 yang terjadi dan belajar supaya enggak 14:59 ulang lagi itu cycle yang salah. 15:02 Ternyata kita enggak belajar. Kenapa? 15:04 Karena mayoritas umat muslim saat ini 15:06 khususnya di Indonesia bahkan 15:07 literasinya jadinya literasinya berapa 15:10 kemarin? Nomor dua dari akhir 15:12 ya kan. Terus orang-orangnya semakin 15:16 lama semakin enggak ngerasa terkoneksi 15:19 dengan perjuangan di di Palestina karena 15:22 menganggap oh ini kan urusan 15:25 domestik dari masing-masing state gitu 15:28 ya. Berpikirnya terfragmentasi 15:30 seolah-olah ini urusan antar negara 15:34 saja. Padahal Rasulullah sallallahu 15:36 alaihi wasallam juga sudah mengatakan 15:38 bahwa urusan umat muslim itu adalah ee 15:41 urusan semua kita gitu ya. Kalau ada 15:44 salah satu bagian tubuh yang sakit 15:45 harusnya kita yang ada di bagian tubuh 15:48 lainnya ikut merasakan sakit. Tapi saat 15:51 ini kita semua sedang bakal gitu ya. 15:55 Jadi lagi enggak enggak ini enggak 15:57 enggak enggak punya enggak punya sense 15:59 of belonging bahwa tanah yang menjadi 16:02 saksi diperjalankannya Rasulullah 16:04 sallallahu alaihi wasallam dalam 16:05 peristiwa Isra Mikraj. Tanah ini sedang 16:08 berdarah-darah memanggil orang-orang 16:11 muhsin yang insyaallah bisa jadi thaifah 16:13 mansurah untuk membebaskan Baitul Maqdis 16:16 ketiga kalinya. Tapi sayangnya hanya 16:19 sedikit yang mendengar. Mudah-mudahan 16:20 yang sedikit itu adalah kita. Wallahuam. 16:23 H 16:26 kita lihat ada pandangan yang akhirnya 16:29 dilihat ee sederhana nih ketika 16:32 pemerintah sikapnya kan sekarang ee mau 16:35 bersama-sama dengan ee Amerika gitu ya. 16:38 sederhananya itu cuma dilihat begini 16:39 aja, pro atau dia kontra gitu ya sama 16:42 sikap-sikap ee pemerintah ini. Sementara 16:45 tadi kalau kita lihat pertanggungjawaban 16:48 ee secara ee moral ini kan darah 16:51 Palestina ini jadi seolah-olah itu 16:54 dianggap ee tidak penting. Nah, Mbak 16:57 Teri melihat ee bagaimana ee sebenarnya 17:01 pengaruh gitu ya, pengaruh besar 17:03 pimpinan-pimpinan gitu ya kepada 17:06 tokoh-tokoh perjuangan gitu ya, kepada 17:09 organisasi-organisasi yang fokus kepada 17:11 pembelaan Palestina atau ee kepada 17:14 pihak-pihak yang selama ini tuh ee 17:17 konsisten gitu sama perjuangan Palestina 17:19 gitu. Ini dampaknya kira-kira dari 17:21 prokontra ini apa? Kalau bateri lihat 17:23 ya, Mbak 17:28 ya. Ee alhamdulillah saya melihat ini 17:31 adalah salah satu cara Allah untuk 17:33 memfilter kita mana yang bisa layak 17:36 untuk naik level. level iman, level 17:40 ketaatan, level kekuatan, sumutnya kayak 17:43 apa, teguhnya kayak apa, supaya bisa 17:45 mendekati paling enggak sepersekian dari 17:47 kualitas rakyat Gaza yang sudah Allah 17:50 jamin ada sekelompok umatnya Rasulullah 17:52 sallallahu alaihi wasallam yang selalu 17:53 berada dalam kebenaran dan itu ada di 17:54 Baitul Maqdis dan tepi-tepinya. 17:56 Nah, 17:57 dengan adanya simplifikasi dan logika 17:59 yang tak berdasar untuk apa? untuk 18:02 membuat seolah-olah yang kritis terhadap 18:04 pandangan board office ini kemudian 18:08 menjadi apa namanya ee 18:11 menjadi sebuah 18:14 apa pilihan ganda gitu ya. Mending ganda 18:17 binomial ya benar atau salah gitu ya. 18:19 Kalau ganda kan ada empat ya biasanya 18:21 gitu. Ini lebih parah lagi. Ini 18:23 membuktikan bahwa sebenarnya 18:26 orang-orang yang saat ini 18:29 ee berkuasa dengan segala wahannya, 18:32 dengan segala mm ya hubud dunianya itu 18:36 ya sedang berusaha apa ya ee dengan 18:40 kepanikannya tersendiri sedang berusaha 18:42 untuk 18:43 membuat label gitu. Seolah-olah kalau 18:46 yang enggak sama, enggak mengikuti 18:49 pemerintah itu adalah orang-orang yang 18:52 ee mendukung teroris gitu ya kan. 18:55 arahnya ke sana kan seperti yang 18:56 dilakukan Trump lewat ICE-nya kepada 19:00 orang-orang di ee apa di 19:04 warga negara di sana juga yang mulai 19:06 dari Mahlud Mahmud Qolil kalau enggak 19:08 salah saya waktu itu ya 19:09 mahasiswa-mahasiswa yang Prof Palestine 19:11 waktu itu ditangkapin dan akhirnya 19:13 berujung sama ee warga negaranya sendiri 19:16 ditangkapin bahkan dibunuh ya Alex 19:17 Pretty kemarin kan dibunuh dan itu 19:19 menjadi gong buat 19:20 orang-orang warga negara di Amerika 19:22 Serikat sendiri untuk bangun dan sadar 19:24 bahwa helo ternyata negara saya negara 19:27 kami, negara kita nih lagi dipimpin oleh 19:29 pedofil gila gitu. 19:31 H 19:31 ya mereka sedang berusaha juga gitu. 19:34 Cuman saya enggak tahu nih di Indonesia 19:35 sesadar itu enggak gitu karena 19:38 biasanya mereka temenan sama yang sekufu 19:40 kan. 19:40 Hm. 19:41 Heeh. Nah, jadi kalau kita lihat 19:44 sekarang ini adalah momen kalau buat 19:46 saya challenge sekaligus momen untuk 19:49 pembuktian 19:51 apakah kamu benar layak di barisan ini? 19:54 barisan yang guroba, barisan yang akan 19:56 megang panasnya bara api seperti yang 19:59 dilakukan oleh Gaza karena dia terus 20:01 bertahan dalam kebenaran atau kamu akan 20:04 jadi orang-orang yang merugi, 20:06 orang-orang yang celaka karena memilih 20:08 jadi pendusta. Dan itu enggak pandang 20:10 mulu ya walaupun kamu punya ilmu bisa 20:13 juga kamu terperosok di situ. Karena ini 20:16 adalah ujian akhir zaman. Ujungnya apa? 20:18 Fitnah dajal. Wallahong alam. 20:21 Heeh. ini pasti ada hubungannya juga 20:23 tadi karena disinggung ee penjajahan ee 20:26 pemikiran gitu. Berarti ini hasilnya 20:29 gitu ya, bahwa umat muslim ini udah 20:31 sangat lama gitu pemikirannya ee 20:34 terjajah. Jadi gampang untuk di disetir, 20:38 dimanipulasi, bahkan dipranda. 20:41 Ee dan apalagi tentang ee perjuangan dan 20:45 juga kepuluan terhadap palakso gitu ya 20:47 ee bateri. Ya, 20:48 betul sekali. Karena memang ya makanya 20:50 kita dikasih ayat pertamanya kan iqra 20:52 bismi rabbikalladzi khalaq gitu ya. 20:54 Supaya apa? kita tuh kritis, kita tuh ee 20:58 pay attention gitu kan, sadar gitu bahwa 21:03 di semua ee keputusan atau peristiwa 21:06 yang terjadi di sekitar kita dalam 21:07 setiap waktunya itu ada tanda ee ada 21:10 kodenya Allah untuk berpikir gitu kan. 21:13 Disuruh juga tuh di surat Ali Imran kita 21:15 disuruh pelajarin dalam pergantian siang 21:18 dan malam segala macam ya. Kita disuruh 21:20 mikir, "Afala yatadabbarunal Quran, 21:23 afala taqilun." Itu kan semua kode ya 21:25 dari Allah ya buat kita yang mau 21:27 mempercayai Al-Qur'an untuk menggunakan 21:30 otak kita, hati kita seoptimal mungkin 21:33 agar bisa menganalisa dan mensintesa 21:36 serta mengambil keputusan dari semua 21:39 fenomena yang saat ini terjadi. Karena 21:41 fenomena fitnah duaimah itu ya emang 21:43 begitu. Orang baik malah ditangkap. 21:45 Kanin banyak sekarang. He 21:47 ya kan malah korbannya malah yang 21:50 ditangkap ya pencepetnya malah apa tuh 21:54 kemarin keluarga pencopetnya bilang 21:55 punya hak asasi ya kan kayak gitu ya 21:57 sekarang banyak banget tuh fenomena 21:58 kayak gitu jadi 22:00 ya kita jangan pusing jangan pusing 22:02 terus kita harus gimana dong buat office 22:04 tapi kan mereka ee apa dukung sama 22:08 negara sama ulama 22:10 jangan khawatir dari dulu metodenya para 22:12 anbiya tuh begitu Nabi Ibrahim alaihi 22:14 salam 22:15 ngadapin siapa? 22:16 Hm. ngapin raja Namrud ya kan kisahnya 22:20 sama sampai Nabi Isa alaihi salam 22:22 ngadapin siapa? Ngadapin Pontius Pilatus 22:25 sama semua modelnya. Raja-raja zalim itu 22:28 dihadapi oleh para pemegang kebenaran. 22:32 Nah, pertanyaannya apakah kita siap 22:34 untuk terus tadi sumut stad fastness 22:37 teguh di atas kebenaran? Karena kita 22:40 tahu kita bertransaksinya sama Allah 22:43 yang nanti ujungnya ya kita mau tiket 22:46 gold tiket. Dan saya sendiri kalau 22:49 misalnya lagi mulai mulai apa ya 22:52 longgar, mulai pusing gitu biasanya saya 22:54 suka ngulang-ulang tuh ee statementnya 22:57 Abu Ubaid. 22:58 H 23:00 kita tuh dipanggil dari kapan? Dari 23:02 bikin lagu tuh kan ya Jakarta Tangir kan 23:05 bikin lagu tuh waktu itu tuh waktu 23:06 awal-awal e belum belum Tuhan Asa. itu 23:10 itu kode gitu. Terus terakhir sebelum 23:13 Abu Baid ditemukan syahid 23:15 kan sudah bilang ya kami akan berhadapan 23:17 dengan kalian wahai para 23:19 pengkhianat-pengkhianat gitu. 23:21 H 23:21 saya sih enggak rida kalau di akhirat 23:23 nanti dikategorikan pengkhianat 23:25 dan kita pasti akan ditanya. Wallahuam. 23:29 Ee tapi saya yakin saudara-saudara kita 23:31 di Gaza itu sudah 23:34 punya doa-doa mustajab yang siap dijawab 23:36 sama Allah. Karena mereka bilang, "Ainal 23:38 muslimun, ainal arab." Mana nih 23:41 orang-orang ngakunya umatnya Rasulullah 23:43 sallallahu alaihi wasallam. Kami di sini 23:45 berdarah dararah. Kalian di sana 23:47 bisa-bisanya ya joget-joget sama 23:48 Syakira, joget-joget sama apalah itu ya 23:51 yang di sana kan kemarin tuh. 23:52 Terus lagi kita malah sibuk sendiri 23:55 gitu. Ditambah lagi pejuangnya malah 23:57 diframing sebagai teroris. 24:00 Ini kan sebenarnya pola yang sama ya. 24:01 Kalau kita belajar dengan berbagai ee 24:04 data-data sejarah juga, Nelson Mandela 24:05 juga disebutnya teroris sampai akhirnya 24:07 diubah tuh statementnya. 24:09 Banyak sekali manipulasi-manipulasi data 24:12 yang dilakukan oleh pemilik kekuasaan 24:16 untuk agenda-agenda kekuasaannya. Dan 24:19 yang paling mengerikan memang saat ini 24:20 adalah elite cooperation. bagaimana 24:22 mereka menggunakan tokoh-tokoh sentral 24:24 yang dianggap sebagai ee apa ee 24:29 apa tokoh berpengaruh untuk opinion 24:31 leader 24:32 dikuasai gitu. Leader dikuasai by by 24:36 apa? By power dengan cara 24:38 eh represi kan sangat mungkin ya diancam 24:41 atau di 24:43 diberikan eh luxury seperti 4000 m di 24:47 kawasan HI misalnya ya kan 24:49 gitu. Nah, tapi balik lagi mereka kan 24:51 juga akan ketemu Tuhannya masing apa ee 24:54 masing-masing akan ketemu sama Allah, 24:55 ketemu sama Tuhannya. 24:56 Ya itu 24:57 silakan urusan mereka masing-masing. 24:59 Tapi kalau saya pribadi, saya memilih 25:01 untuk siap bertugas ribat sampai Allah 25:05 panggil saya pulang atau Allah izinkan 25:08 saya menjadi saksi bahwa Baitul Maqdis 25:11 akan dimenangkan Allah. 25:14 Masyaallah. Eh, sebelum saya ke dokter, 25:17 satu hal lagi ini eh Mbak Tere waktu pas 25:20 gelombang suara masyarakat ee dunia itu 25:24 mendukung Palesina dan betul-betul ee 25:27 melawan kebiadaban zionis ya, genocide 25:29 beberapa waktu yang lalu, itu kan 25:32 harapan kita tuh kita seperti ee wah 25:35 kita bisa bareng-bareng nih gitu ya. Ee 25:38 pemerintahnya juga sikapnya cukup keras 25:40 gitu ya. Lalu tokoh-tokohnya juga 25:43 tokoh-tokoh ee influencer ataupun e 25:45 tokoh-tokoh bangsa gitu ya, sepertinya 25:47 senada nih gitu ya. Wah ini kita akan 25:49 bareng nih eh enggak tahunya dalam hanya 25:53 waktu beberapa saja gitu ya. Tahu-tahu 25:55 pemerintahannya berbeda sikap, 25:57 tokoh-tokohnya juga langsung berbeda 25:59 haluan gitu ya. Nah, kira-kira 26:02 perjuangannya akhirnya kan tadinya kita 26:04 mau berhadapan langsung nih eh harus 26:06 berhadapan lagi dengan yang sesama 26:08 muslimnya juga berhadapan dengan sesama 26:10 sesama sukunya juga ini gimana bater 26:12 melihat ee ternyata perjuangan ini ee 26:15 sangat berat gitu atau bagaimana 26:19 ya sekali lagi alhamdulillah kita sedang 26:21 dihadapkan sama Allah fenomena yang 26:23 terjadi di Umi Palestina 26:27 bahwa saudara-saudara kita yang di Gaza 26:29 itu kan yang paling purif Ya, makanya 26:31 ada afdolu apa? Ee afdolu jihad, 26:34 arribat, afdolu ribat, ee asqolan gitu 26:37 ya. Sebaikbaiknya jihad adalah ribat, 26:40 sebaik-baik ribat adalah di Askqalan 26:41 yang saat ini wilayah Askqalan itu 26:44 wilayah Gaza sudah occupied by Zionis 26:47 ya. 26:48 Tapi kita enggak memungkiri juga bahwa 26:51 wilayah-wilayah di sekitar ee Ocupide 26:53 Palestina termasuk di West Bank itu kan 26:55 banyak sekarang sudah tersusupi ya 26:58 karena ee 26:59 ya itu tadi ee setan ee apa beraksi 27:04 dengan caranya gitu ya sehingga h 27:07 eh kondisinya sangat amat kompleks. 27:09 Kalau yang di tepi barat, makanya banyak 27:11 mustaribin gitu ya, orang-orang yang 27:13 kemudian jadi pengkhianat gitu. Dan 27:17 ee ya bahkan kita tahulah ada sejumlah 27:19 kisah korupsi-korupsi yang juga ee 27:23 dialami oleh Palestine Authority gitu. 27:25 Dan itu yang saat ini sebenarnya kalau 27:27 buat saya pribadi ini Allah sedang 27:29 menggambarkan itu terjadi di negeri 27:30 kita. 27:31 Hm. 27:32 Gitu. Dan tugas kita apa? Tugas kita ya 27:36 tadi teguh aja, teguh berikhtiar. Karena 27:39 memang Allah mengas apa memberikan 27:41 cobaan itu kan untuk ngecek kan emang 27:45 gampang masuk surga sebelum ada ujian ee 27:49 buat kamu seperti yang dilakukan kepada 27:51 orang-orang terdahulu gitu kan. Nah, 27:53 jadi 27:54 ini adalah moment of ee proof gitu ya 27:59 buat kita. Kita mau enggak diaku sebagai 28:03 jundullah gitu, sebagai penolong agama 28:04 Allah. 28:06 Kalau dikasih ujian aja kita sudah 28:08 ngabur, kita udah tadi tuh udah flip 28:11 gitu ya, switching pindah ke kubu yang A 28:14 gitu. Cek amat dong gitu. Padahal kita 28:17 diminta yang Allah suka apa sih? 28:20 Hal yang sederhana, amal yang istiqamah. 28:24 Ahsanu amala. Bukan banyak-banyakan 28:26 amal. Ahsan dengan keistikamahan. Dan 28:30 itulah yang dicontohkan oleh Gaza kepada 28:32 dunia. Sehingga masyaallah tabarakallah 28:34 berbondong-bondong orang-orang di Barat 28:37 sekarang lagi berusaha untuk masuk agama 28:40 Allah. Ada 4 juta loh. Pasca Tufanul 28:42 Aqsa, Eropa berbondong-bondong masuk 28:44 agama Allah. Sementara di Indonesia la 28:46 haula wala quwwata illa billah 28:48 decreasing terus. 28:49 Baik itu karena makin sekuler, baik itu 28:51 juga karena ada upaya-upaya 28:53 misionarisasi. Ya, apapun itu yang 28:55 terjadi faktanya kita bukan lagi muslim 28:58 terbesar di dunia. No. 29:00 Hm. 29:00 Itu kode kalau buat saya. Kode buat apa? 29:03 Buat berpikir. Karena di surat ee 29:05 apa? Surat Almaidah 54 salah satunya 29:07 yang saya ingat. Kalau kamu mundur kata 29:10 Allah gampang aja diganti sama kaum yang 29:12 lain. Dan saya enggak mau jadi kaum yang 29:14 tergantikan. Saya pengin satu barisan 29:16 sama para mukawamah yang jelas-jelas 29:20 memberikan apa? indikator bahwa 29:24 pulangnya mereka itu disambut sama para 29:26 malaikat seperti itu ya. dengan ee 29:29 kasturinya dan sebagainya. 29:33 Masyaallah, [tertawa][terkesiap] Dr. 29:34 Ben. Wah, ini kita lihat bagaimana ee 29:37 sebenarnya 29:39 ini jadi tes kualitas gitu ya bagi para 29:42 ee pejuang yang menyuarakan Maribela 29:44 Palesin, Maribela Alaqso dinamika yang 29:47 terakhir terjadi ini. DTI juga kira-kira 29:52 bagaimana ee ini kan 29:55 urusan keberanian kita gitu ya, 29:59 menegakkan keadilan gitu ya. Sekarang 30:01 walaupun dari tubuh kaum musliminnya 30:04 seperti ini gitu ya, lalu atau musuhnya 30:06 terlihat lebih kuat. Yang perlu 30:08 dievaluasi apa sih, Dok? Kira-kira dari 30:10 dokter B 30:13 gini Mas. He. 30:14 Jadi peng perjalanan pengalaman saya itu 30:19 ee yang apa melihat masalah ini masangga 30:23 bahwa orang itu kan punya sudut pandang 30:26 yang berbeda melihat persoalan di 30:28 Palestina itu 30:29 enggak sama satu sama yang lain. Nah, 30:31 kalau seperti kata e Mbak Teri ini kan 30:34 ee itu sebenarnya hakikat sebenarnya 30:36 yang harus kita lihat ya apa ada sangat 30:38 mendasar sekali dalam dalam mulia 30:40 persoalan di Gaza. Tapi ada juga pada 30:42 sisi lain, pada barisan lain itu ada 30:45 Yang Mulia bahwa sisi-sisi politik ya, 30:47 sisi politik misalnya kata-kata eh 30:50 solusi apa? Solusi dua negara itu sa 30:52 solution ya kan. 30:54 Itu solusi dua negara itu kan solusi 30:56 politik yang memang kita milai itu 30:58 adalah satu upaya-upaya sudah hopess 31:00 yang dilakukan oleh negara-negara Arab 31:02 dalam rangka untuk memerdekakan atau 31:04 melepaskan Palestina dari penjajahan 31:06 Israel. Nah, nah maka saya lihat e 31:08 enggak arah-arah barisan yang yang 31:11 menurut saya itu ya sangat pragmatis 31:13 adalah melihat solusi negara itu 31:15 di mana solusi itu ee Israel menolak 31:18 solusi itu, Palestina juga sebahagian 31:20 menolak solusi itu. Jadi ini tiba-tiba 31:23 ajaib ajaib aja solusi datang dari dari 31:25 orang lain. Artinya yang masa yang 31:27 persoalan yang lain kemudian yang 31:29 memunculkan yang memunculkan solusi pun 31:31 negara yang lain. Nah, maka ada sebuah 31:33 pertemuan terbatas dalam saya katakan 31:35 begini ya, eh suka tidak suka, enak 31:38 enggak enak ya saya akan katakan. Saya 31:40 bilang dan ini ee mungkin ya saya enggak 31:44 akan ceritakan di luar forum ini karena 31:46 sangat sensitif dan mungkin 31:48 saudara-saudara pun 31:49 tidak akan walaupun mengakui kebenaran 31:51 akan mungkin mengungkapkan di luar bahwa 31:54 solusi untuk untuk penyelesaian masalah 31:57 Palestina cuma satu cara Iran. Saya 32:00 bilang itu solusi yang paling yang 32:02 paling mantap itu solusi utama solusi 32:05 yang paling yang paling gitu adalah 32:07 perang memang Israel 32:09 perang 32:09 enggak ada su kan suci kayak gasing nih 32:12 mangga muterm enggak ada hidungnya kan. 32:15 Nah, jadi sebenarnya solusi dua 32:16 negaranya adalah solusi di mana 32:18 negara-negara sudah hopeless seperti 32:21 kata kata tadi ee Mbak Teri ya artinya 32:23 nilai-nilai ideologi perjuangan, 32:25 nilai-nilai jihad ini sudah terkubur 32:27 jauh. Jadi enggak ada satu resep yang 32:30 tepat untuk mengatakan bahwa ya harus 32:33 perang enggak bisa ya. Jadi politiklah 32:35 solusinya sampai hari ini kan enggak 32:37 selesai. Jadi ini solusi saya solusi 32:40 ajaiblah solusi solusi ajaib yang memang 32:43 tidak bisa menyelesaikan masalah 32:44 Palestina ini. Nah, makanya saya 32:47 memahami betul ya kenapa misalnya ketika 32:49 teman-teman ya sebelum ketemu Bapak 32:52 Presiden itu ngomongnya vokal 32:54 i 32:55 tapi setelah ketemu Bapak Presiden 32:56 jadinya jadi berbeda gitu. Nah, kalau 32:58 kita ambil positifnya mangga bahwa ee 33:01 menurut informasi teman-teman bahwa ee 33:04 memang monolog gitu ya, monolog presiden 33:06 yang menyampaikan kemudian ee tidak ada 33:09 suatu diskusi ya mungkin kalau ada 33:11 diskusi bisa jadi ee bisa jadi ee ada 33:14 cerita lain ya. ini enggak ada diskusi 33:16 enggak ada beberapa pertanyaan yang 33:19 menurut kata orang beberapa pertanyaan 33:20 dari Pak Kiai tapi ini kiai kiai 33:22 pesantren mereka tuh bukan bukan ngomong 33:24 bopi ngomong tentang nasib pesantrennya 33:27 bagaimana baga ini jadi enggak enggak 33:29 nyambung ceritanya jadi 33:31 jadi yang berangkal ke sana itu dengan 33:33 minim literasi enggak minim literasi 33:35 kemudian minim argumentasi 33:39 dan kemudian ee apa ya ewuh pekwuh yang 33:43 suungkan dengan [berdehem] presiden. H 33:45 jadi ada juga yang berpersangka positif 33:48 terhadap Firaun dunia pada sitamnya ada 33:51 juga yang berp jadi kumpulan-kumpulan 33:54 cerita seperti ini Mas Agak jadi tidak 33:56 [berdehem] menimbulkan satu kekuatan 33:57 yang mengatakan Pak keluar Pak 34:00 kita bisa bayangkan 17 triliun masang 34:02 enggak kita harus serahkan uang 34:03 dan tidak merdeka kita keluar ini kan 34:06 statement Pak Presiden ini kan artinya 34:09 statementnya sekarang kan beliau enggak 34:10 tahu masalah gitu loh apa sih masalah di 34:12 Palestina beberapa statement-statement 34:14 yang beliau sampaikan itu adalah 34:16 menggambarkan bahwa sebenarnya beliau 34:17 tidak tidak terlalu dalam memahami 34:19 prosal Palestina. 34:20 Walaupun ada beberapa apa cerita-cerita 34:23 yang tidak bisa disebarkan yang 34:24 disampaikan oleh Bapak Presiden, okelah 34:26 kita apresiasi pemilian beliau terhadap 34:28 Palestina ya. Tapi kalau kalau seperti 34:30 ini gimana? Kalau uang dasar uang 17 34:33 triliun artinya gimana nih yang 34:36 hancurkan siapa? Yang harus bangun 34:38 siapa? H. 34:39 Jadi, jadi 34:40 ini memang ada ancaman. Saya tahu 34:42 ancaman dari Citra bahwa kalau keluar 34:44 ada ancaman itu kan ancaman itu apakah 34:46 kita ketika diancam kita takut itu kan 34:49 jadi aneh ya. Jadi, jadi aneh jadi 34:51 ketika kita ditantang ya kita harus 34:53 menantang dengan cara-cara cara-cara 34:56 kita. Okelah kita bukan negara kuat ya, 34:58 tapi kita punya cara untuk bisa 35:00 menangkis atau melakukan argumentasi 35:03 tram ini kan. Nah, dari pembicaraan pun 35:06 teman-teman saya saring bahwa ada 35:08 kekhawatiran ya, kekhawatiran Indonesia 35:10 kalau keluar dari bop. Nah, kekhawatiran 35:13 yang berlebihan inilah masangga sehingga 35:16 ee ada pemenaran tanah petik ya 35:18 dilakukan oleh tokoh-tokoh dan para 35:20 memelu dan mantanu. Karena ada 35:22 kekhawatiran andai kata keluar risiko 35:24 seperti ini dan saya bertanggung jawab 35:26 dengan 270 juta rakyat di Indonesia bla 35:29 bla bla bla sekalian dan itu tanggung 35:31 jawab saya. saya saya akan saya akan 35:34 melakukan ini demi kalian gitu. Nah, 35:36 persoalan hari ini kenapa lo masuk gitu 35:39 loh yang sudah masuk 35:42 sekarang baru diskusi gitu loh kan gitu 35:44 persoalan besar. Nah, maka saya di 35:45 pertemuan-pertemuan saya katakan bahwa 35:47 MLU hari ini tu melu yang paling buruk 35:50 dalam perjalanan ee Indonesia setelah ee 35:53 Orde Baru saja kan kalau kita ranking 35:55 saya bilang ranking pertama itu adalah 35:56 Ali Alakas Sugion ranking paling bawah. 35:59 Jadi, jadi karena kemampuan melu yang 36:02 minim eh apa ya literasi tentang 36:05 persoalan Palestina ditambah dengan eh 36:08 Mas Wapres yang memang beliau 36:11 kata orang hayu hayu sendiri ya, Mas 36:13 Wapres ini beliau enggak tahu masalah 36:15 siapa Probowo enggak ada mitra diskusi 36:17 ya jadi ambil keputusan sendiri 36:20 masalah undangat tokoh-tokoh untuk 36:22 gimana cara bisa masalah nih kayak gitu 36:25 ya kayak gitu Mas 36:27 minim literasi itu jadi ee ee kalimat 36:30 yang ee ee ironi gitu ya, Dok ya. Ironi 36:33 sekali gitu ya di posisi jabatan yang 36:36 sangat strategis, masalah yang begitu 36:37 krusial tapi minim minim ee ee literasi 36:41 malah terjadi gitu ya. Ini kayaknya apa 36:44 ya penjajahan pemikirannya sudah ke 36:46 semua sektor nih ya ee dokter ya kalau 36:49 kita singgung. Ee terus juga kita lihat, 36:52 Dok ee 36:55 di ini dilansir Aljazirah ya terbaru 36:59 gitu ya dalam beberapa pekan terakhir 37:02 bahkan isu board office itu ee menguat 37:05 tapi korban-korban 37:07 dari rakyat Gaza terus jatuh Dok. 37:09 Beberapa ee bulan ini aja sudah 500 37:12 warga Gaza. Terakhir serangan masih 37:14 terus-menerus. 37:16 yang dilihat dari respon ini berbeda 37:20 sekali, Dok, respon-respon dari 37:21 negara-negara ee Arab maupun 37:23 negara-negara Islam juga negara-negara 37:25 ee Eropa pagi setelah ada isu tentang 37:28 board office ini suaranya makin kecil 37:30 dong. Sebelumnya banyak kan ngecam, 37:32 ngecam ngecam ngecam gitu ya. Sekarang 37:34 kok korbannya terus tapi kecamannya 37:36 makin minim. Ini tanda bahwa ee 37:40 langkah-langkah mereka ini berhasil ya 37:43 untuk meredam suara. Bagaimana, Dok? 37:46 Ya gini mas kita lihat ya bagaimana Pak 37:48 Promo mengatakan bahwa ee kekerasan 37:52 sudah berkurang kemudian ee bantuan 37:54 makanan sudah masuk full gitu ya 37:57 begitulah. Jadi ini menggambarkan bahwa 38:00 beliau kan enggak enggak enggak ngerti 38:02 ya, 38:03 enggak ngerti dan 38:04 dan bayangkan Masang ya bahwa enggak ada 38:08 upaya-upaya yang yang serius dan tegas 38:11 yang bisa kita lihat satu indikasi bahwa 38:14 kita senang oh ada ada respon dari 38:16 pemerintah untuk mengatasi ee persoalan 38:19 ini. Ini kan kena respon sama sekali. 38:21 Kita ngomong negara Arab ya. Negara Arab 38:22 tuh memang kan mereka negara otoriter 38:24 ya. Artinya rakyat tu kita kita bisa 38:27 pahami bahwa orang-orang Aram itu kan 38:28 orang-orang yang sangat terdepan ya 38:30 untuk membela-membela Palestina. Tapi 38:31 ketika ee rezim tidak mengizinkan suara 38:35 mereka, mereka membungkam suara rakyat. 38:37 Jadi kekritisan rakyat ini kan berhenti 38:39 di situ. Dan kita lihat Eropa hari ini 38:41 masang enggak dengan perusahan 38:42 Greenland-nya kan Greenland-nya kemudian 38:45 persoalan mas Jeffre Abstent ini kan ini 38:48 semua masa-masa seenggaja dimunculkan 38:50 saja dimunculkan sehingga apa yang 38:52 dilakukan Israel kan lebih leluasa 38:54 karena memang karena enggak ada enggak 38:55 ada buffer buffer yang bisa e bisa ee 38:58 menghambat eh apa ya kegilaan daripada e 39:02 Bam. 39:03 Jadi, jadi jujur saya katakan bahwa ya 39:07 kita okelah kita percaya bahwa presiden 39:09 punya maksud baik ya kita percaya itu 39:11 dia punya maksud baik 39:12 h 39:12 tapi ini besar loh sangat besar loh dan 39:15 dia masih percaya dengan Uni Emirat Arab 39:17 dia percaya sama raja Husein dia percaya 39:20 sama eh Asisi itu dia enggak tahu siapa 39:23 Asisi dalam konteks Palestina dia enggak 39:25 tahu siapa Abdullah Husein itu. Oh, 39:27 Abdullah itu sahabat saya dulu sama-sama 39:29 latihan komando di Amerika. 39:31 Dia menolong saya tu kan Uni Emirat 39:33 siapa? Dia enggak tahu peta yang enggak 39:35 enggak tahu peta. Jadi, jadi dia bisa 39:37 enggak bisa mengambil sebuah kesimpulan 39:39 dari sebuah cerita-cerita yang memang 39:41 bersiweran sekarang di media. Jadi ini 39:44 saya lihat masangga sekarang ini memang 39:46 Prabowo alone ya. Saya sendiri dia dalam 39:49 menangani masalah Palest ini enggak ada 39:51 masukanmasukan yang akurat, yang detail 39:54 yang bisa menggugah dia itu tidak 39:56 melakukan ee hal-hal yang bisa membuat 39:58 bundaran banyak bagi Palestina. Saya ter 40:01 ketemu sama teman-teman Palestina 40:02 mengatakan, "Loh ini kok seperti itu ya 40:04 kan." 40:05 Ialah saya katakan bahwa ya memang 40:08 presiden kami ini untuk luar negeri ini 40:10 memang lebih aktif ya. Jadi beliau itu 40:13 memutuskan sesuatu itu adalah memutuskan 40:15 pribadi sendiri ya. Kemudian tinggal 40:17 Kemblu mencari dalil ayat untuk 40:19 membenarkan keputusan presiden. Itu yang 40:21 terjadi hari ini. 40:22 He 40:23 gitu Mas Angga. 40:24 Oke. Saya akan ke Mbak Tere lagi. Ee 40:28 Mbak Tere ini kan aksi-aksi pembelaan 40:32 harus terus berjalan ya. Suara-suara 40:35 untuk ee menentang kezaliman juga harus 40:37 terus lantang. bagaimana materi menjaga 40:40 ee aktivitas para pejuang nih ya ee yang 40:44 mereka tuh terus mengkampanyekan 40:45 pembelaan terhadap ee Palestina di dalam 40:48 negeri maupun di ee luar negeri untuk ee 40:51 menjaga aksi-aksi itu bagaimana ee Mbak 40:53 Teri lepas dari dinamika politik global 40:56 maupun internasional. 40:59 Iya. Baik. Jadi kalau kita bicara 41:01 tentang aksi ini bahan bakarnya kan 41:03 harus punya literasi ya. Jadi enggak 41:06 mungkin FOMO. Kebanyakan pergerakan aksi 41:09 di Indonesia. Kenapa semakin terus 41:10 meredup? Karena cuman ikut-ikutan 41:12 emotional 41:14 apa ya? Emotional reaction ya. Karena 41:16 lagi ramai eh lagi demo ramai-ramai yuk 41:19 ikut yuk gitu. 41:21 Makin lama makin dikit. Beda dengan 41:23 saudara-saudara kita di Eropa atau di 41:25 Amerika yang ketika mereka tercerahkan 41:28 lewat literasi mereka berjuang 41:31 totalitas. Karena mereka biasanya sampai 41:33 titik darah penghabisan untuk membela 41:35 kebenaran gitu ya. Makanya ada 41:36 encampment di kampus-kampus gitu ya. Dan 41:39 sekarang, sekarang ini saya dapat kabar 41:41 yang Itali ya lagi terus nih yang panas 41:44 ya dan ee enggak cuman itu ya maksudnya 41:47 banyak negeri lain ya kayak di Inggris 41:48 juga dia tiap weekend itu ee konsisten 41:51 gitu ya 41:52 ee bergerak secara 41:54 ee organik ya 42:01 enggak enggak didesain gitu enggak 42:03 enggak di itu ya bahkan di Jerman itu 42:05 Subhanallah ya saya ngelihatnya luar 42:07 biasa ya sudah dipukulin sedemikian rupa 42:10 gitu sama polisi-polisi mereka yang 42:12 ditraining langsung oleh Israel, tapi 42:14 mereka tetap tetap sumut gitu, tetap 42:17 teguh gitu. Nah, makanya kalau buat 42:19 teman-teman yang alhamdulillah hatinya 42:21 masih terus dipaudkan sama Allah untuk 42:23 berjuang untuk Palestina, untuk Baitul 42:25 Maqdis, ayo kita level up lagi dari segi 42:28 literasinya. Literasi ini ee dimensinya 42:30 banyak. Tidak hanya literasi dalam aspek 42:32 keimanan atau teologis, tapi juga 42:34 literasi dalam aspek historical ee 42:37 geopolitik. termasuk di antaranya gitu 42:39 ya supaya paham gitu bahwa ee konselasi 42:43 yang terjadi ini walaupun memang ee apa 42:48 dibumbui oleh banyakbanyak ee istilahnya 42:52 ee ingredien gitu, tapi konsep besarnya 42:55 nyata. It's all about occupation. Ini 42:57 tentang penjajahan ya, story of the 43:00 stolen land. Bagaimana orang-orang yang 43:03 katanya eh apa? People without land eh 43:08 discover a land without people gitu kan. 43:10 Mereka selalu membuat narasi palsu yang 43:12 bahkan oleh Ilen Pape sendiri seorang 43:15 historian Israel sendiri udah mengatakan 43:18 itu hoaks gitu terus kok bisa-bisanya 43:21 kita malah yang mengamini gitu. Itu kan 43:23 sebuah kebodohan nyata ya. Nah, dari 43:25 situ kita harusnya update terus. 43:27 Termasuk juga ketika kita ee menambah 43:30 literasi tentang bagaimana kejahatan ee 43:34 kemanusiaan, daftar kejahatan 43:36 kemanusiaan yang telah dilakukan oleh 43:37 Israel sebuah negara halu ini dengan 43:42 apa? Dengan dalih khasbara mereka bahwa 43:45 it's all because Palestinian did the 43:48 Tufanul Aqsa gitu kan. Selalu mereka 43:50 bilang it's all about eh se of Oktober 43:53 gitu. emang sebelum 7 Oktober enggak ada 43:56 apa-apa. Terus itu apa nakbah? Apa itu 43:59 Naqsa? Ya, yum yum kipur terus ee 44:02 intifadoh. Itu semua kan hasil dari 44:07 ee 44:09 sebuah pembantaian sistemik gitu yang 44:11 dilakukan oleh Israel di-support penuh 44:14 oleh Amerika Serikat ee Inggris dan 44:16 Eropa sehingga saudara-saudara kita di 44:19 Palestina itu kehilangan hak hidup gitu. 44:22 Dan itu harusnya 44:24 secara internasional ee covenant gitu 44:26 ya, itu hak untuk melawan itu hak yang 44:29 legit loh yang dimiliki oleh siapapun di 44:32 muka bumi ini. 44:34 Kok kita sudah tahu ada pembantaian dan 44:37 kita juga punya ee konstitusi jelas ya, 44:40 bahwa kita 44:43 itu menolak segala bentuk penjajahan ya 44:45 kan ee dalam pembukaan undang-undang 44:49 dasar kita jelas. Terus kok kita bisa ya 44:51 diam-diam aja gitu ngelihatin 44:53 saudara-saudara kita udah lebih dari 44:54 73.000 Ibu syahid dan ya kalau mereka 44:58 yang pelaku genosidah yang enggak heran 44:59 orang mereka anak mereka aja mereka ee 45:02 recehin bahkan mereka makan sendiri itu 45:04 dengan file-file abstra kita akan tahu 45:06 tuh akhirnya bagaimana Allah membuka ya 45:09 waru makarullah wallahuirul makirin ini 45:11 kan sama Allah sudah dikasih lihat ini 45:13 loh 45:14 propaganda mereka itu kacau semua itu 45:18 semuanya pasti akan sesuai di surat 45:20 Al-Isra ya pasti akan Allah runtuhkan 45:23 ini kita tadi sudah ngelihat episod 45:25 sudah akhirnya zionis. Cuman kita sudah 45:28 ngeny ngyaksiin ini, masa iya sih kita 45:29 cuman diam terpaku, bengong-bengong aja. 45:31 Ya ayolah do something. By apa? Eh by 45:35 konsen kita sadar bahwa saya punya 45:38 syakilat ini nih. Saya punya kemampuan 45:40 ini nih. Oke. Saya bisanya ee mungkin 45:42 enggak bisa sampai turun ke lapangan 45:44 kayak Kak Wanda Hamida gitu yang turun 45:46 sampai ke apa e ke laut Mediterania 45:49 gitu. Ya udah saya nulislah di gadget 45:51 saya karena kan melihat kemungkaran 45:53 enggak bisa dengan tangan. Ya udah 45:55 dengan dengan lisan ya lisan versi 45:57 tulisan gitu ya. Atau mungkin saya 45:59 enggak bisa berbuat banyak ya sudah saya 46:01 nyiapin anak saya untuk peduli tentang 46:03 Baitul Maqdis. 46:05 H 46:05 coba bayangin ada berapa perempuan di 46:07 Indonesia kalau misalnya semua ibu sadar 46:11 untuk menyiapkan generasi pembebasnya 46:13 dari rumah, 46:15 kita enggak usah perlu lama-lama. Nanti 46:17 2 3 4 tahun lagi kita yang berangkat 46:19 bantuin saudara-saudara kita. Itu 46:21 kemenangan insyaallah di depan mata. 46:23 Iya. Iya. Iya. 46:24 Pertanyaannya kita itu punya iman enggak 46:26 untuk itu? Itu yang harus dijawab oleh 46:28 setiap yang mengaku muslim. 46:30 Hm. Nah, ditambah lagi api-api 46:33 perjuangan itu banyak yang nyiramin gitu 46:36 ya. 46:37 Iya. Tapi kan kalau kita tahu bahwa 46:41 ini semua kan drama-drama kehidupan ini 46:43 kan memang Allah siapin ya. 46:46 He. 46:46 Untuk ngelihat mana yang serius, mana 46:48 yang enggak. dramaturgi ini pasti akan 46:51 kita saksikan gitu bahwa akan ada 46:54 orang-orang kayak Pinokio gitu, kan ada 46:57 orang-orang yang jadi pelengkap 46:58 penderita gitu. 47:00 Tapi orang-orang yang mau jadi 47:02 pengikutnya Nabi Muhammad sallallahu 47:04 alaihi wasallam itu adalah orang-orang 47:06 yang Allah siapkan untuk jadi hero. Coba 47:08 kita baca sirah para ee sahabat sahabi 47:11 ya. dari awalnya orang-orang yang bahkan 47:15 ya kebayang enggak sih bunuh anak 47:17 sendiri, 47:18 bikin tuhan-tuhan sendiri kan gitu kan 47:21 ya kan kalau kisahnya Umar bin Khattab 47:22 itu kan hal yang paling lucu apa saya 47:25 bikin Tuhan terus apa itu Tuhannya saya 47:26 makan terus hal yang paling sedih apa ee 47:29 saya bunuh anak saya sendiri lah 47:31 itu orang-orang kayak gitu sama Allah 47:33 disibgah dengan Al-Qur'an sehingga dia 47:35 bisa membebaskan Baitul Maqdis awalnya 47:37 dia sendiri sangsi kalau dia bisa 47:40 ngelawan Romawi 47:41 berarti kan membuktikan apa? It's all 47:42 about mental state. Nah, sekarang 47:44 Indonesia dan seluruh belahan dunia lagi 47:47 diisuin sama mental state eh apa? E 47:50 mental health issue itu sebenarnya 47:52 akal-akalannya zionis. 47:53 Biar apa? Biar kita sudah kalah sebelum 47:55 berperang. 47:57 Berapa banyak sekarang yang perempuan 47:59 isunya ee saya punya isu inner charge, 48:01 sementara yang laki-laki jadi tulang 48:03 lunak. Ya kan? Itu kan agendanya Zionis 48:05 untuk menghancurkan umat muslim dari 48:08 mulai di nuclear family. 48:10 Iya. I 48:11 jadi enggak heran hasilnya output-nya 48:13 adalah pemimpin-pemimpin yang enggak 48:15 berkualitas. 48:16 Saya enggak mau menjustifikasi pemimpin 48:19 saat ini ya, karena pasti dia punya 48:22 skenario hidupnya sendiri. Tapi saya 48:23 yakin setiap orang punya pilihan dan 48:25 ketika dia memilih untuk satu bagian 48:28 dengan para eh genosider ini, 48:31 h 48:32 ya dia sudah punya konsekuensi. 48:33 Konsekuensinya nyata karena dalam 48:35 Al-Qur'an jelas ya nanti pemimpinnya 48:37 juga bakal ditanyain kan. 48:39 Iya 48:39 ya. Dan dan yang ngikut juga ditanyain 48:42 ngapain ngikut? Tahu salah. H 48:44 minimal kita beraksi untuk berlepas diri 48:46 di hadapan Allah nanti di akhirat 48:48 insyaallah. 48:50 Baik. 48:54 Ikhwan akhwat pendengar dan juga 48:56 pemirsa, saat ini Anda sedang menyimak 48:58 siaran live acara buka mata buka telinga 49:02 POP dan relevansi kemerdekaan Palestina 49:05 dengan narasumber kita dr. Sarbini Abdul 49:07 Morad dan juga Mbak Anisa Teresia. Umi 49:11 Anisa. Nah, I Ah kami mengundang Anda 49:13 untuk bergabung. Silakan sampaikan 49:15 pertanyaan ataupun komentarnya ke nomor 49:17 WhatsApp Rasil di 0811999720. 49:22 Saya akan ke beberapa atensi dulu dari 49:25 pendengar yang sudah masuk di malam hari 49:28 ini. Ada Pak Indra Astono. Alhamdulillah 49:31 menyimak hasil siaran BMBT di malam hari 49:34 ini. Mantap. Selanjutnya juga ini ada 49:36 Ibu Fani. Asalamualaikum warahmatullahi 49:38 wabarakatuh. selalu mengikuti acara buka 49:41 mata buka tinggal di malam hari ini. 49:43 Selamat tugas semua kruasil. Barakallah. 49:46 Ada juga nih Ibu Mani. Alhamdulillah Mas 49:49 Angga bisa menyimak acara buka mata buka 49:52 telinga di malam hari ini. Mendengarkan 49:54 narasumbernya yang muslimat. 49:56 Alhamdulillah baik Bu Mani itu ee 50:01 Mbak Anisa Teresia Bu Mani narasumber 50:03 kita. Lalu juga ini ada Ibu Sri. 50:06 Asalamualaikum warahmatullahi 50:08 wabarakatuh. 50:10 Eh, Dr. Ben dan juga Mbak Tere. 50:13 Ringkasnya 50:14 Gaza ini akan dirampok lalu dijual ke 50:19 mana-mana. Yang menjadi korban selalu 50:22 rakyat Palestina. 50:24 Oke, saya langsung saja nih ya ke dokter 50:29 B dulu, Dok. Yang Sri langsung 50:31 memberikan ee WhatsApp-nya ini ya 50:35 ringkasnya. dengan bop ini gaza ini 50:38 dirampok gitu ya secara struktural 50:40 begitu Dok 50:42 ya memang memang kan sudah dirancang 50:44 sama si si Puser kan bahwa 50:47 akan dibawa seperti kan gaza dibagi tiga 50:50 nih Mas Angga ada hijau, kuning sama 50:52 merah hijau buah properti 50:55 sama-sama kita lihatlah akan 50:56 bangunan-bangunan yang menurut mereka 50:58 sangat indah gitu kan jadi semua warga 51:01 Gaza ditumpuk di di selatan semuanya 51:03 jadi ini sudah sudah sudah akal-akalan 51:06 yang sangat busuk sebenarnya yang kita 51:08 yang kita lihat ya. 51:09 H 51:10 bahwa ee Gaza ini kan bukan untuk 51:12 diperbal 51:14 di jualbelikan sebenarnya itu. Jadi jadi 51:18 memang ee saya pikir ya kita harus 51:22 melakukan apa yang bisa kita lakukan 51:24 [mendengus] sebagai apa ya sebagai orang 51:26 yang pernah berkecimpung 51:29 di dunia dunia apa? dunia perjuangan nih 51:34 sampai ee ya saya pikir ya kita harus 51:36 lakukan apapun yang bisa kita lakukan. 51:37 Jadi, jadi kalau selemah-lemah iman itu 51:39 ya artinya ya berdoalah. Artinya berdoa 51:41 kan selemah-lemah iman. Kalau dalam 51:42 Islam jangan sampai sudah enggak 51:44 berjuang tapi orang berjuang di di 51:47 istilahnya ditikam dari belakang atau di 51:49 dibully-bully itu yang yang kita bisa 51:52 melihatlah bagaimana orang membully ya 51:54 membully orang-orang yang 51:55 yang banyak Palestina. Ngapain jauh-jauh 51:57 dalam negeri aja tuh di Tamiang, di 51:59 Aceh, di Sumara banjir di mana 52:01 macam-macam. 52:02 Jadi memang ada orang-orang yang memang 52:03 enggak tahu masalah kemudian 52:06 akan tahu masalah. Jadi ya itu yang yang 52:09 menjadi masalah ya. Ya, ya, Anda mau 52:11 bantu ya sudah kirim doalah 52:12 selemah-lemah. enggak usah terlalu speak 52:15 up yang enggak benar gitu loh. Jadi ee 52:18 bisa melemahkan sebagian orang atau Anda 52:20 memberi andtil yang salah [berdehem] 52:22 kepada publik untuk melihat sisi yang 52:24 tidak benar gitu loh. Nah, memang memang 52:26 dalam perjuangan ya masing-masing diuji 52:29 masang ya ada yang di pertama diuji di 52:34 artinya kita melihat ini adalah 52:35 berbahaya maka kita pick up maka kita 52:37 berapa berapa kali kita buka masalah bop 52:40 ini ya jadi baga publik ini paham betul 52:42 bahwa ee 52:45 Amerika dan lagi menyusun sebuah 52:47 skenario yang sangat halus yang sangat 52:49 licik ya kita harus hati-hati dan kita 52:52 harus mengatasi itu semua tapi kayak itu 52:54 Masak 52:55 Iya Iya. Ini senada nih tadi dengan yang 52:57 Sri juga ya dari hamba Allah tidak 52:59 menyebutkan nama apa yang dilakukan oleh 53:03 Trump CS bop itu hanya namanya saja yang 53:07 indah tapi jelasnya itu ingin 53:10 menghancurkan rakyat Gaza dan Palestina. 53:13 Oke, Mbak Teris komentarnya. 53:18 Iya. Jadi kita harus ee lihat dulu 53:22 paradigmanya dari paradigma ruhiyah apa 53:24 paradigma zahir. Kalau zahir iya emang 53:27 Gaza sekarang sedang dicaplok sana sini 53:30 ya dicaplok oleh para pemimpin ee 53:33 negeri-negeri kolonial modern gitu ya 53:35 dengan ide apa eh real estate-nya Kusner 53:40 gitu kan bikin Gaza baru yang bentuknya 53:42 lebih mirip Las Vegas gitu ya tempat 53:44 maksiat terbaru yang ditujukan untuk 53:47 para crazy rich mungkin untuk 53:48 teman-teman alumni Abstein Files-nya 53:50 eh Trump kali ya kita enggak tahu tuh 53:53 ya ee jadi 53:55 praktik 53:56 ya enggak buat rakyat Gaza juga. Raket 53:58 Gaza juga pasti akan tersingkirkan 54:00 sebagaimana metodologi neokolonialisme 54:03 yang sudah berlaku di berbagai 54:07 h 54:08 berbagai tempat ya termasuk di Indonesia 54:10 kan ya kayak di Pak Jayapura dan 54:14 tempat-tempat yang saat ini sedang 54:15 dikuasai oleh ide or teknologis ya 54:20 dengan panas buminya. Nah, 54:23 itu aspek ee yang zahir ya. Tapi kita 54:26 enggak bisa memungkiri secara ruhiah itu 54:29 Gaza enggak akan pernah terkalahkan. 54:32 Sudah dijamin sama Allah bahwa orang 54:34 paling paling teguh, paling bagus 54:37 imannya di akhir zaman, iman tuh adanya 54:39 di Syam. Khususnya di mana? yaitu tempat 54:42 ribas terbaik di Gaza. Maka kalau kita 54:46 ngelihatnya dengan kacamata optimisme, 54:49 harusnya kita melihat bahwa ini bentar 54:52 lagi janji Allah akan ditepati. 54:55 Mereka kan sudah kelihatan nih bagaimana 54:57 peradaban Barat ini sudah sebobrok itu. 55:00 Bahkan sampai orang-orang di warga 55:02 negara sendiri sudah enggak percaya sama 55:05 ee kamuflase mereka apalah dengan 55:07 sistem-sistem palsunya mereka itu 55:09 katanya demokrasi demokrazi dan segala 55:11 macam ya kan. 55:13 Iya. 55:14 Peradaban Barat sudah mau runtuh. 55:16 Pertanyaannya, apakah peradaban Islam 55:18 siap untuk kembali mengambil [berdehem] 55:21 kesempatan itu untuk menjadi panglima 55:24 tertinggi di bumi Allah ini? agar kita 55:26 bisa menjadi orang-orang yang ya itu 55:29 dalam ee filosofi paling mendalam di 55:32 surat Albaqarah 30 kan kita memang 55:34 disuruh jadi ee pemimpin-pemimpin yang 55:39 menjalankan keadilan gitu ya rahmatan 55:41 lil alamin dengan konsep Islam yang 55:44 ee intinya adalah tadi itu ee memberikan 55:48 ruang hidup ee koeksis yang indah gitu 55:52 ya, tidak membully yang minoritas 55:55 tapi tetap memperlihatkan bahwa ini loh 55:58 jalan yang diridai Allah gitu. Nah, itu 56:01 makanya penting buat kita 56:04 memahami secara komprehensif 56:07 ini bukan sekedar penjajahan 56:10 h 56:11 tanah kita nih lagi dijajah akal kita 56:13 yang dijajah. Makanya segitu banyak 56:16 negeri Arab padahal kalau mau kompak 56:18 yaah berapa banyak sih Zionis paling 56:20 mentok Rp15 juta plus plus sama ee 56:23 orang-orang yang tersebar dengan dua 56:25 kewarganegaraan 56:26 kita punya berapa banyak lebih dari 2 56:29 miliar 56:31 cuman memang kata Allah 56:35 itu sunatullahnya yang dikit yang lain 56:37 yang banyak 56:38 maka bersyukurnya jadi yang sedikit 56:41 gitu jadi ee Gaza ini adalah 56:45 parameter parameter untuk dunia. Bahwa 56:50 apa yang terjadi di Gaza sangat mungkin 56:53 terjadi di seluruh belahan dunia 56:54 lainnya. Kalau kita terus diam jadi 56:57 setan bisu, enggak berusaha untuk 56:59 berdiri di atas kebenaran melawan 57:00 kezaliman. 57:01 Iya, umat ini harus siap gitu ya. Dan 57:04 ternyata sekarang umatnya belum siap. 57:08 Oke, saya akan ke Pak Abdullah di Depok. 57:12 Asalamualaikum warahmatullahi 57:14 wabarakatuh. 57:15 Ee bop itu cuman satu cara aja dari 57:19 berbagai macam cara yang akan dilakukan 57:22 oleh Zionis Yahudi. Umat ini harus 57:26 waspada karena kita ini pasti menjadi 57:29 target. Apalagi Indonesia. Pelan-pelan 57:32 pejabatnya 57:34 disusupi supaya korup rakyatnya juga 57:38 tidak peduli dengan sesama. selalu umat 57:40 ini dijauhkan dari nilai-nilai 57:42 Al-Qur'an. Salut untuk para pejuang. 57:45 Terima kasih. Rasil. Oke, 57:48 Dr. Ben boleh komen terlebih dahulu dari 57:50 Pak Abdullah ini di Depok. 57:53 Ya, memang memang memang gitu Mas Angga. 57:55 Intinya 57:56 ya saya pikir seperti kata materi tadi 57:58 itu ya harus kita kuatkan keimanan kita 58:01 masang. Keimanan kita harus kuat, 58:02 literasi kita harus kuat. 58:05 Jadi ee apapun yang menyentuh Palestina 58:08 harus kita kuasai. Kita bukan hanya 58:10 mendapatkan dari satu sumber, tapi 58:12 banyak sumber kita harus tahu. Nah, 58:14 sehingga langkah-langkah kita ke depan 58:16 itu akan lebih tertata, akan tepat, 58:18 enggak enggak nyimpang gu ya. Artinya 58:20 ketika ada trouble kita enggak mundur, 58:22 tapi ada trouble kita akan mencari jalan 58:24 untuk bisa mencapai itu. 58:26 Jadi semua itu masang saya pikir adalah 58:28 ee bagaimana konsistensi kita melihat 58:31 bahwa membela Palestina ini adalah fardu 58:33 ain. Seperti kata Syekh Sukordowi ya, 58:35 bahwa hari ini membela Palestina itu 58:37 adalah fardu ain. Nah, fardu ini akan 58:39 ditanya oleh Allah apakah kamu melakukan 58:41 atau tidak? Ya, minimal kita ber punya 58:43 jawaban ya Rabb, aku sudah melakukan 58:45 ini, ini dan ini. Jadi, jadi jadi ini 58:48 bagian jawab. Jadi kalau kita anggap 58:50 bahwa ee masalah Palestina ya itu 58:54 masalah jauh-jauh anggara Arab itu saya 58:56 pikir bukanlah satu pernyataan seorang 58:58 muslim ya. Muslim yang mana Nabi 59:02 mengatakan bahwa muslim itu kan 59:03 bersaudara satu luka semua luka. Jadi 59:06 ketika Peristian dibantai sama seperti 59:08 dibantai orang-orang yang ada di 59:10 Indonesia. J itu saya pikir masangga. 59:14 He baik. 59:17 Saya ini selanjutnya ada Pak Beni ya di 59:19 Bekasi. Asalamualaikum warahmatullahi 59:22 wabarakatuh. Ini konteks board office 59:25 itu kan pemerintah beralasan fungsinya 59:29 sebagai 59:31 pembentuk untuk perdamaian. Nah, yang 59:34 menempatkan Amerika sebagai aktor 59:37 utamanya atau aktor sentralnya. Jangan 59:40 bicara perdamaian deh sama Amerika. 59:43 semua negara yang dimasuki oleh Amerika 59:46 Serikat itu pasti hancur. Bagaimana ee 59:50 kita sebagai warga negara Indonesia ini 59:53 kan langsung berkontra dan juga bertolak 59:55 belakang dengan para pemimpin. 59:59 Oke, itu aja dari Pak dari dari 1:00:02 Pak Beni ya. Saya ke materi dulu. 1:00:05 Bagaimana materi? 1:00:07 [berdehem] 1:00:09 Iya. Saya sudah jadi teringat sama hadis 1:00:11 yang 1:00:12 apa Rasulullah sallallahu alaihi 1:00:13 wasallam mengingatkan bahwa ada yang 1:00:15 lebih bahaya daripada fitnah dajal. 1:00:17 Hm. 1:00:19 Heeh. [berdehem] Yaitu fitnah ee ulama 1:00:21 masuk gitu ya. Dan ya subhanallah 1:00:25 sekarang memang umat sedang dibuat 1:00:27 semakin bingung karena tadi aktor-aktor 1:00:30 yang seharusnya memberikan suluh 1:00:31 penerang buat umat untuk jadi cuan dalam 1:00:35 ee mengambil fatwa. Sekarang kan sudah 1:00:37 digoyang juga ya gitu ya. Jadi memang PR 1:00:41 besar kita adalah bagaimana agar kita 1:00:43 siap ya di tengah badai yang makin 1:00:47 dahsyat ini kita punya akal sehat untuk 1:00:51 bisa membedakan mana yang benar mana 1:00:54 yang salah gitu. Dan kalaupun kita harus 1:01:00 menyampaikan kebenaran itu kepada 1:01:02 pemimpin yang tidak benar, H 1:01:05 ya itu adalah bagian dari jihad. Kan 1:01:07 sebaik-baiknya jihad salah satunya itu 1:01:08 ya mengingatkan apa pemimpin yang yang 1:01:11 tersesat gitu. Dan itu yang dicontohkan 1:01:14 sama para ulama kan ya. Kalau kita lihat 1:01:16 Imam Ahmad ya, Imam ee apa namanya? 1:01:20 Para nabi ee ee orang-orang yang 1:01:23 berjalan di jalan kebenaran itu punya 1:01:25 tugas seperti itu. Menyampaikan 1:01:27 kebenaran agama Allah tapi tentunya 1:01:29 dengan skill yang harus juga mumpuni 1:01:32 gitu ya. Kalau saat ini kita ada di 1:01:34 posisi-posisi yang diamanahkan Allah 1:01:36 untuk ee bisa berdialog melakukan 1:01:39 diskursus dengan orang-orang yang ada di 1:01:41 tempat-tempat strategis dia lakukan 1:01:43 tugas kita. H 1:01:44 sebenarnya itu sih yang harus juga kita 1:01:46 mulai optimalkan. Jadi iddad almafi ini 1:01:49 pemahaman tentang pengetahuan ee yang 1:01:52 benar apa Baitul Maqdis sesuai dengan 1:01:54 Al-Qur'an dan Asunah harus dibackup juga 1:01:56 dengan ee apa asasi ya. bahwa kita harus 1:02:00 punya strategi dan strategi ini enggak 1:02:02 bisa tuh ee apa namanya dilakukan secara 1:02:06 perorangan gitu. Strategi ini harus 1:02:08 melibatkan unsur-unsur yang lain agar 1:02:12 semua mendapatkan peran yang signifikan 1:02:15 untuk melakukan perubahan kolektif yang 1:02:18 nyata gitu. Karena 1:02:19 ya Allah juga bilang kan bahwa 1:02:21 pertolongan Allah bersama dengan jemaah 1:02:23 gitu. kita enggak bisa ee solo karir 1:02:25 gitu dalam dalam upaya untuk memb 1:02:28 kebenaran. Kita harus melakukan ini 1:02:29 bersama-sama agar perubahannya nyata. 1:02:32 Mungkin itu sih kalau saya yang ee bisa 1:02:34 saya share gitu ya. Jadi jangan cuma 1:02:36 saleh sendiri juga kita harus berusaha 1:02:38 membangunkan yang lain yang belum sadar. 1:02:41 Nah itu dokter Ben kita jangan salh 1:02:44 sendiri, jangan berdua sendiri. Makanya 1:02:46 ada ada juga tuh yang pakai ee 1:02:49 tageline-nya berjuang bergerak ee 1:02:52 berjamaah. Nah, dalam hal ini kan kita 1:02:54 juga perlu ada ini sepertinya, Dok, ya, 1:02:56 kepemimpinan moral dan juga intelektual. 1:03:00 Disinggung tadi sampai ke strategi 1:03:02 inisiasi oleh Mbak Tere. Ee jadi bukan 1:03:05 cuman paksaan ee politik gitu, apalagi 1:03:08 bicara tentang common sense eh 1:03:10 masyarakat internasional. Bagaimana, 1:03:12 Dok, dari Dr. Ben? [berdehem] 1:03:15 Iya. Ya, benarbenar Mas. Jadi, jadi 1:03:18 memang ee 1:03:20 sekarang ini kita kan krisis 1:03:21 kepemimpinan Mas enggak pemimpinnya 1:03:23 antara apa yang Bandung satuya Bandung 1:03:25 yang harus sama. Itu memang agak agak 1:03:27 sedikit kewalahan untuk mencari ee 1:03:30 pemimpin yang sempurna. Tapi ya kita 1:03:32 yakin masih banyak ya, masih banyak yang 1:03:33 belum muncul dan memang dengan 7 Oktober 1:03:36 ini kan serangan ini kan memunculkan 1:03:38 banyak tokoh-tokoh sebenarnya itu yang 1:03:40 dulunya memang mereka tu sepi untuk 1:03:42 mendiskusikan masa Palestina. Tapi 1:03:44 setelah melihat bagaimana ee peristiwa 1:03:46 apa yang terjadi di sana kan muncullah 1:03:48 kesadaran mereka, muncul perhati 1:03:50 perhatian 1:03:52 daripada tokoh-tokoh nih ya. Maka 1:03:53 seperti yang kata Mbak Ceri tadi itu 1:03:56 artinya memang kita jangan berangkat 1:03:58 dengan kekosongan ya, enggak ada 1:03:59 literasi apapun ya yang sehingga ee kita 1:04:02 nih ikut-ikutan ketika orang demo datang 1:04:06 untuk selfie itu cari konten gitu, tapi 1:04:09 setelah itu ya enggak ada girahnya ya. 1:04:12 Beda sama di Eropa. Eropa itu kan bukan 1:04:14 muslim ya. Terserah mereka melihat sisi 1:04:15 kemanusiaan. Artinya ada sisi yang 1:04:17 mereka perjuangkan. Ya, jadi kita 1:04:19 kasihan dengan ee orang-orang Katolik 1:04:22 dan Kristen di Indonesia. Karena 1:04:24 terlihat bahwa mereka juga korban di 1:04:26 sana. itu mereka tuh enggak sevokal 1:04:28 orang-orang Eropa ya. Okelah 1:04:30 mereka melihat bahwa itu adalah ee 1:04:33 tanah-tanah ee kaum muslimin. Tapi kan 1:04:35 mereka harus tahu bahwa di sana juga 1:04:37 banyak orang-orang Katolik ya, 1:04:38 orang-orang Kristen yang diperlakukan 1:04:40 yang sangat tidak adil dan juga 1:04:42 mengalami kekerasan ya. Jadi jadi saya 1:04:45 lihat bukan unat Islam yang harus 1:04:47 membangkit tapi kesadaran ini juga harus 1:04:48 di di stimulus ya pada ee non non ee non 1:04:53 Islam ya. sehingga ee kita satu kata 1:04:56 dalam melihat ini jang sampai ada apa 1:04:59 upaya-upaya yang dilakukan oleh 1:05:01 orang-orang yang pro Israel di Indonesia 1:05:03 semakin banyak mereka itu 1:05:05 yang e yang mencoba untuk memecah 1:05:07 belelahkan kita dalam melihat 1:05:08 persoalan-persoalan yang terjadi hari 1:05:10 ini dan mencoba untuk membersihkan ya 1:05:12 membersihkan bahwa sebenarnya bukan 1:05:14 Israel pelakunya gitu ya cuma 1:05:16 membesar-besarkan 7 Oktober itu ya 1:05:19 memang di sini perlu literasi sehingga 1:05:21 ketika muncul ada counter tek itu ya 1:05:24 kita bisa tahu ya apa maksud arah ke 1:05:27 mana kira-kira gitu itu Mas Angka. 1:05:29 Baik ini saya akan ke WhatsApp 1:05:31 selanjutnya di 08122470 1:05:33 sekian-sekian tidak menyebutkan nama. 1:05:36 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:37 wabarakatuh. Dr. Sarbini menurut saya 1:05:41 posisi Indonesia sekarang ini sudah 1:05:44 bergeser 1:05:46 dari pembela keadilan Palestina secara 1:05:50 substantif. Tapi sekarang ini hanya 1:05:55 menjaga stabilitas geopolitik semata 1:05:58 oleh pemerintahan sekarang. Bagaimana 1:06:00 menurut dokter? Oke, 1:06:03 langsung ke dokter B ini 1:06:06 eh saya masih berpikir positif ya 1:06:08 terhadap Probowo. Artinya 1:06:10 beliau yang saya tahu ya dari 1:06:13 informasi-informasi yang dapatkan dari 1:06:14 teman-teman beliau itu beliau itu komit 1:06:16 membeda Palestina. H. 1:06:18 Jadi sebenarnya itu gak masalah bop ini 1:06:20 ada kesalahan, ada kepolosan, keluguhan 1:06:23 keluguhan beliau jadi ada yang dorong, 1:06:26 ada ada yang jerokin beliau ya. 1:06:29 Tapi ee memang ada progres pergeseran 1:06:32 sedikit. Iya. Kenapa? Karena memang mu 1:06:35 hari ini itu memang kita pahami ee agak 1:06:39 agak bocil lah masalah luar negeri agak 1:06:41 bocil. Ya. Saya sering katakan bahwa 1:06:44 ee melu rasa ajudan gitu ya. Jadi memang 1:06:47 ada di back up sama wamelu Pak Anis 1:06:49 semata kan yang yang bisa meng-cover ee 1:06:52 scopnya Timur Tengah misalnya itu jadi 1:06:54 enggak enggak seluruhnya salah juga yang 1:06:56 dikatakan tadi bahwa ee ada pergeseran 1:06:59 tapi secara substantif memang Indonesia 1:07:01 ee masihmasih m-back ya masih memback ke 1:07:03 Palestina tapi tadi itu saya katakan 1:07:06 ituu ada kesalahan ya kesalahan teknis 1:07:09 yang saya itu sangat fatal ya menjadi 1:07:11 anggota BOP dengan pemahaman yang keliru 1:07:13 dari dari Prabowo karena Prabowo ini kan 1:07:16 Dia ada temannya itu raja raja Abdullah. 1:07:18 Raja Abdullah ini kan orang antengnya 1:07:20 Israel. Dia enggak ngerti ya kalau 1:07:21 dijorokin sama Abdullah enggak ngerti. 1:07:23 Dia sahabat dalam semua hal kan. 1:07:26 H 1:07:26 atau ini Emirat misalnya kan saya pikir 1:07:28 itu sahabat sahabat abadi kan. Jadi, 1:07:31 jadi sebenarnya di sini perlu saya Pak 1:07:33 Presiden membuka saluran ya bisa juga 1:07:36 Pak Presiden panggil Mbak Teri yang 1:07:38 berdiskusi masalah ini kan sehingga 1:07:40 semangat jihad juga Pak Presiden untuk 1:07:43 bisa digunakan pemil gitu Mas Angka 1:07:47 apa ccle juga ccle itu mempengaruhi ya 1:07:50 jadi sepertinya ccle pimpinan-pimpinan 1:07:52 negara ini harus sama ccle pejuang tapi 1:07:54 mereka juga enggak mau sama ccle pejuang 1:07:57 bagaimana e Mbak Tere ini lingkungan 1:07:59 kita mempengaruhi apa yang kita pikir 1:08:00 pikirkan apa yang kita perjuangkan. 1:08:02 Begitu mungkin Mbak Teri. 1:08:04 Iya. Bismillah. Saya jadi ingat ya 1:08:05 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:08:06 pernah bilang kamu itu ya sebagaimana 1:08:09 agama teman-teman kamu. Makanya kalau 1:08:12 kamu mau agak bermutu ya temenanlah sama 1:08:14 para penjual minyak wangi. Walaupun 1:08:15 enggak bisa bikin minyak wanginya 1:08:17 minimal ikut wangi gitu kan. 1:08:19 Jangan sampai ketemunya sama. Iya kan 1:08:22 gitu kan ya. Rasulullah sallallahu 1:08:23 alaihi wasallam sendiri sudah ngasih 1:08:24 kisi-kisinya gimana panduan ee berteman 1:08:27 gitu. Jangan sampai salah ccle. Jadinya 1:08:30 kita jadi ikutan ee ya ikutan dungu gitu 1:08:35 ya. Kalau pakai kataannya 1:08:37 Rocky Grung [tertawa] gitu. Jadi ya 1:08:40 memang kan itu kan faktanya bayinahnya 1:08:42 nyata ya tinggal buka aja 1:08:44 scrolling-srolling itu juga sudah 1:08:45 kelihatan gitu. Cuman kan ada 1:08:48 orang-orang yang saking tidak punya 1:08:50 referensinya sehingga untuk connecting 1:08:52 the dot saja enggak bisa gitu. Nah, 1:08:54 mungkin kita husnuzon barangkali Bapak 1:08:57 Presiden kita termasuk yang jenis itu 1:08:58 gitu ya saat ini. Makanya harusnya ada 1:09:01 orang-orang yang bisa feeding beliau 1:09:03 dengan ilmu-ilmu yang tepat gitu. Kalau 1:09:07 kita lihat Aljulani itu kan kenapa kayak 1:09:09 bisa terus terus apa punya positioning 1:09:12 walaupun ee saat ini fitnahnya cukup 1:09:14 dahsyat gitu ya. karena di sekitar dia 1:09:17 orang-orang yang memang benar-benar 1:09:19 punya kapasitas dan kapabilitas untuk 1:09:21 memberikan masukan-masukan yang 1:09:24 bermanfaat untuk dia benar-benar 1:09:26 berfungsi sebagai seorang ulil amri 1:09:27 gitu. Dan emang ya enggak bisa 1:09:29 dipungkirin ya beliau emang seorang 1:09:31 hafiz Quran juga gitu. Jadi 1:09:34 alhamdulillah keberkahannya beda gitu 1:09:35 ya. Nah, mungkin ini adalah salah satu 1:09:38 momen sih kalau saya buat buat saya ya 1:09:40 ini karena saya selalu suka untuk 1:09:43 berkontemplasi ya dari dulu tuh saya 1:09:44 karakternya gitu mungkin ini momen untuk 1:09:47 setiap warga negara Indonesia untuk 1:09:49 doain presidennya supaya bisa 1:09:53 mendapatkan cahaya kebenaran insyaallah 1:09:54 mau masuk bulan Ramadan siapa tahu gitu 1:09:56 kan tring gitu dapat hidayah ya kan kita 1:09:59 kan enggak tahu loh apapun bisa terjadi 1:10:02 ya itu kalau aspek ruhiyahnya tapi aspek 1:10:05 ee zahirnya ya kita harus bersuar lah. 1:10:07 Enggak mungkin diam aja. He iya betul 1:10:09 Pak Presiden Board of ya enggak bisa. 1:10:12 Kita harus suarakan kebenaran itu 1:10:15 walaupun pahit walaupun ada konsekuensi. 1:10:18 Ya kan memang itu tujuannya kenapa ada 1:10:20 Al-Qur'an membedakan yang hak dan yang 1:10:23 batil. Kenapa kita disuruh jadi 1:10:25 Nasrullah pola penolong agama Allah? 1:10:27 Supaya kita nanti bisa masuk surga lewat 1:10:29 jalur tadi tuh. Jalur ee apa? Jalur 1:10:32 khusus. Kalau insyaallah ee syahid di 1:10:34 jalan Allah gitu, kenapa kita pusing? 1:10:37 Amin. 1:10:37 Kenapa kita takut? Kan gitu 1:10:39 pertanyaannya. Berarti kita kenahan 1:10:41 dong. Nah, itu pertanyaan yang harus 1:10:43 dijawab kepada diri masing-masing. 1:10:46 Baik, saya ke WhatsApp terakhir ini ya 1:10:50 dari Ibu Siti ini ya. Asalamualaikum 1:10:53 warahmatullahi wabarakatuh. 1:10:56 Sekarang kondisi Gaza sendiri bagaimana? 1:10:59 Ya, berita terakhir itu pintu perbatasan 1:11:03 Rafah dibuka. Apakah betul-betul ada 1:11:06 bantuan yang masuk atau memang sekarang 1:11:11 kondisi Gaza dengan pasukan-pasukan 1:11:14 Hamasnya itu sudah tidak ada. Oke, 1:11:16 bagaimana Dr. Ben dari Ibu Siti? Ya 1:11:20 memang kita lihat ya berita itu bahwa 1:11:22 Rafa dibuka berikan via Mesir itu untuk 1:11:26 ee evakuasi dari dari dalam ke luarga. 1:11:30 Jadi istilah SKK membuka keran ya pintu 1:11:34 [berdehem] 1:11:35 Anda harus keluar gitu ya keluar untuk 1:11:37 tidak masuk lagi gitu kira bukan bukan 1:11:39 bantuan bantuan makanan bukan bantuan 1:11:41 lain-lain suka sembako bukan tapi memang 1:11:43 dievakuasi orang 1:11:45 ee Gaza keluar jadi itu yang terjadi ya 1:11:49 memang enggak ada kontrol enggak ada 1:11:52 kontrol 1:11:53 h 1:11:53 enggak ada kontrol sekarang nih jadi 1:11:56 siapapun yang masuk gas semua harus ada 1:11:58 isi Israel iniang Mang-udang enggak 1:12:00 sudahudah enggak bebas. Jadi, jadi kita 1:12:02 kasihan kasihan banget. Jadi kalau 1:12:03 dibilang bahwa ada perubahan situasi 1:12:05 kondisi baik itu kosong yang orang yang 1:12:08 ngomong itu orang yang enggak paham 1:12:10 masalah. Jadi kalau ngomong gitu 1:12:12 presiden enggak enak ya presiden ngomong 1:12:13 gitu ya. Presiden yang ngomong gitu kan 1:12:14 membaik apa membaik makudnya makudnya 1:12:18 ukuran kematian orang memang apa manusia 1:12:21 itu enggak enggak ada satu dengan 1000 1:12:24 kan sama aja nyawa nyawa orang. Jadi 1:12:26 memang enggak ada perbaikan sama sekali 1:12:28 hari ini, tapi karena 1:12:30 media mungkin sudah lelah jenuh, jadi 1:12:33 enggak semua mengangkat atau memang 1:12:34 skenario-skenario lain. Dan itu kondisi 1:12:37 enggak ada berubah sama sekali, apalagi 1:12:38 musim dingin di Masangga kita lihat 1:12:40 bayi-bayi. Ya Allah kitaak enggak tega 1:12:43 untuk bisa menarasikan. Enggak tega 1:12:46 intinya saya memprihatikan 1:12:49 itu Mas. 1:12:51 Oke. Baik. itu menjadi WhatsApp terakhir 1:12:53 yang bisa kita jawab dari Ikhwanan 1:12:55 Akhwat. Namun ini ada WhatsApp dari 1:12:57 Uniita Abbas. Asalamualaikum. Salam buat 1:13:02 Sister dari Uni ya. Oke dari Uniita 1:13:06 Abbas nih buat Sister Tere katanya. Ya, 1:13:09 sebagai e penutup saya akan ke ee Mbak 1:13:12 Teri dulu dari seluruh bahasan kita. 1:13:14 Penutup dari Mbak Teri apa yang ingin 1:13:16 diingatkan kepada ee seluruh pendengar 1:13:19 dan pemirsa Raso? 1:13:21 Ya, bismillah. Jangan salah kode ya, 1:13:23 Teman-teman semua yang menyimak. E itu 1:13:25 tadi ada Uni. Masyaallah. Asalamualaikum 1:13:27 Uni ya. Ee kita sering diskusi juga 1:13:30 banyak saat ini orang-orang yang salah 1:13:32 kode. Yang teman disangka lawan, yang 1:13:34 lawan disangka teman. Enggak bisa bedain 1:13:36 pejuang 1:13:37 ee penjaga Gaza ya yang selama ini 1:13:40 bantuin penduduk Gaza untuk bisa terus 1:13:42 berdiri tegak menjaga kebenaran malah 1:13:45 difame sebagai terorisnya. Dan kalau 1:13:47 kita dengan lugunya mengikuti itu 1:13:49 berarti la quata illa billah. Berarti 1:13:52 kita sudah mendeklarasikan diri kalau 1:13:54 kita adalah di pasukan musuh. Nah, 1:13:57 makanya untuk bisa membedakan kita nih 1:13:58 di pasukan yang mana. Karena nanti dajal 1:14:00 juga gitu ngasih surga padahal isinya 1:14:02 neraka. Nah, kalau kita salah kode 1:14:04 bisa-bisa, nauzubillah kita ada di 1:14:06 pasukan 1:14:07 aduh amit-amit nauzubillah. Jangan 1:14:09 sampai kita tahu-tahu ada di pasukan 1:14:10 Dajjal kita sangka itu di pasukan 1:14:12 pembela kebenaran. Makanya tugas pertama 1:14:15 yang dikerjain baca dengan nama Tuhanmu 1:14:17 yang menciptakan. Berarti enggak cuman 1:14:19 baca tajwid, tapi lakukan tugas kita 1:14:22 tadabur. Kita baca tuh tafsir-tafsirnya 1:14:25 kita diskur apa diskursus dengan 1:14:27 orang-orang yang paham ya, dengan 1:14:29 guru-guru yang masih punya ee 1:14:32 kesambungan ilmu dan ee sambung akhlak 1:14:36 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 1:14:37 wasallam. Ya walaupun sekarang memang 1:14:38 jadinya lebih langka gitu tapi pasti ada 1:14:41 kok. minta sama Allah, "Ya Allah, 1:14:42 tunjukkan kepadaku cahaya ya, agar aku 1:14:45 ketemu nih ee warasyatul anbiya nih, 1:14:47 orang-orang yang masih punya energi 1:14:49 kenabian di era yang penuh dengan fitnah 1:14:52 duhaimah ini." Supaya apa? Supaya kita 1:14:55 bisa punya kacamata filter yang bersih 1:14:58 untuk bisa ngelihat yang ini salah nih, 1:15:00 eh ini benar. Terus kita jadi tahu how 1:15:03 to do. Jadi apa ya? Habis ini kita mesti 1:15:06 ngapain ya? Sebenarnya itu ada di 1:15:08 Al-Qur'an, tapi kita kan enggak punya 1:15:09 kemampuan untuk ekstraksi Al-Qur'an 30 1:15:11 juz dengan bahasanya yang sangat tinggi. 1:15:13 Kita perlu panduan. Panduan yang paling 1:15:15 gampang, lihatlah orang-orang yang 1:15:17 berjuang di Gaza itu parameternya. 1:15:20 Kalau saya lihat, kita sekarang lagi 1:15:23 kehilangan sosok tadi kepemimpinan ya, 1:15:25 Dokter P sudah bilang karena kita enggak 1:15:27 punya tadi enggak punya ikatan akidah 1:15:30 yang kuat. Orang-orang di Gaza satu 1:15:32 syahid tek langsung tuh Saleh Aljafarawi 1:15:35 syahid adiknya langsung standby. Aku 1:15:36 menggantikan. Coba kalau di Indonesia 1:15:38 misalkan ya bismillahirrahmanirrahim 1:15:40 saya pulang syahid. Siapa yang gantiin? 1:15:41 Wallahualam belum tahu. Karena kita 1:15:44 belum mensiapkan sistematika yang kuat 1:15:46 untuk tadi menyiapkan umat bangun 1:15:50 menyambut 1:15:52 momentum pergantian peradaban yang sudah 1:15:54 Allah siapkan saat ini. Jadi jangan 1:15:57 cuman bengong. Ambil per lakukan tugas 1:16:00 kita iddad almarifi. Idad asiasi. Siapin 1:16:04 askar terbaik kita mulai dari rumah 1:16:06 kita, diri kita sampai Allah siapkan 1:16:09 apa? Golden ticket untuk kita 1:16:11 sekeluarga. Iskariman almut syahidan 1:16:14 pulang ke jannah. Allahu Akbar. 1:16:16 Masyaallah. Allahu Akbar. Dr. Ben. 1:16:19 Penutup dari Dr. Ben. 1:16:22 Iya. Ee dari saya saya pikir ee apa yang 1:16:26 disampaikan oleh materi itu luar biasa. 1:16:28 Itu menjadi apa? Modal masukan buat kita 1:16:30 semua. Bahwa dalam perjuangan kita harus 1:16:33 punya arah, punya tujuan dan semuanya 1:16:34 mencari rida Allah. Jadi kalau kita rida 1:16:36 Allah itu paling enak, paling gampang. 1:16:38 Karena kalau ada apa-apa di jalan atau 1:16:41 dalam perjuangan ada trouble kita enggak 1:16:43 menyimpang dari apa yang kita 1:16:44 perjuangkan. Dan sekali lagi kalau 1:16:46 memangmemang enggak setuju dengan 1:16:48 perjuangan, maka janganlah menusuk dari 1:16:51 belakang. Jadi selemah-lemah iman 1:16:53 berdoalah. Enggak sanggup berdoa dan 1:16:55 diamlah. Jadi jangan sampai ee bisa 1:16:58 mengganggu barisan perjuangan yang telah 1:17:00 disusun oleh umat Islam pada saya pikir 1:17:03 itu, Mas Angka. 1:17:05 Baik, terima kasih banyak kepada para 1:17:08 narasumber kita di malam hari ini. Mbak 1:17:11 Anisa Tresa terima kasih banyak Dr. Ben 1:17:14 juga ya terima kasih banyak nih. Semoga 1:17:16 apa yang disampaikan di malam hari ini 1:17:18 bermanfaat untuk ikhwan dan akhwat. 1:17:20 Demikianlah ikhwan akhwat acara buka 1:17:23 mata buka telinga kita di malam hari 1:17:25 ini. Sekali lagi saya sampaikan terima 1:17:27 kasih banyak kepada e kedua narasumber 1:17:30 dan juga terima kasih banyak kepada Anda 1:17:32 yang [berdehem] telah bergabung bersama 1:17:33 kami. Kami undur diri. Mohon maaf atas 1:17:36 segala kesalahan kata. Billahi taufik 1:17:38 wal hidayah. Subhanakallahumma 1:17:40 wabihamdika asadu alla ilahailla anta 1:17:42 astagfiruka waubuik. Asalamualaikum 1:17:45 warahmatullahi wabarakatuh.