Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:06 [musik] 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:15 warahmatullahi wabarakatuh. 0:17 Alhamdulillahabbilamin 0:19 wasatu wasalamu sayidina Muhammad wa 0:22 alihibihi ajmabi 0:24 zidni ilma allahumf bima alamtani waimni 0:28 mafani warzuqni ilman yangi. Dipancarkan 0:32 dari jalan masjid silaturahim nomor 36 0:34 Kalimangges Cibubur Bekasi, radio 0:37 silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 0:40 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 0:42 Allah subhanahu wa taala, apa kabar Anda 0:44 di malam hari ini? Semoga di mana pun 0:47 saja Anda berada yang dapat mendengarkan 0:50 dan menyimak siaran kami, kabar Anda 0:53 selalu dalam keadaan sehat walafiat. 0:56 Hari Ahad malam 28 Desember 2025. Saya 1:02 Angga Aminudin ditemani oleh Fakri di 1:04 operator, ada Ondi di kameramen. Kembali 1:08 hadir Ikhwan Ahot dalam acara buka mata 1:11 buka telinga ini edisi yang kedua di 1:15 bulan Desember 1:17 2025 bersama narasumber kita Dr. Sarbini 1:21 Abdul Mor, relawan dan direktur 1:25 Indonesian for Peace and Humanitarian. 1:28 Asalamualaikum warahmatullahi 1:29 wabarakatuh, Dr. Ben. 1:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:32 wabarakatuh, Kang Angga. 1:33 Bagaimana kabarnya, Dok, malam hari ini? 1:35 Alhamdulillah, alhamdulillah sehat. 1:37 Walaupun hujan tetap sehat. 1:38 Iya, Dok. Ya, Jaboretabek sepertinya 1:41 sampai ke daerah Bandung, Jawa Barat ini 1:43 hujan terus, Dok, malam hari ini. 1:45 Betul. 1:47 Dan ini sepertinya ee penutup tahun nih, 1:51 Dok, ya. Acara kita buka mata, buka 1:53 telinga nih. 1:54 Iya. Maka tamu pun spesial kita malam 1:56 ini. 1:57 Makanya tamu spesial. Siapa tamu kita di 1:59 malam hari ini, Dokter Ben. 2:01 Nah, ini tamu kita enggak sembarangan 2:03 ini. Ini beliau adalah orang yang sudah 2:05 panjang di dunia diplomasi beliau ini. H 2:09 dan beliau terakhir jadi duta besar di 2:12 Afrika Selatan dan juga beliau orang 2:15 yang punya kontribusi besar mendirikan 2:17 rumah sakit Indonesia di Myanmar. 2:20 Betul. 2:21 Nah, beliau adalah 2:23 Bapak Duta Besar Salman Alfarisi. 2:27 Nah, dulu waktu kita pas Raja Salman ke 2:30 Jakarta dulu, kita sering bercanda nih. 2:32 Nah, kita enggak ketemu sama Raja 2:33 Salman, ketemu sama Pak Salman. 2:35 [tertawa] 2:37 Kalau ini bukan MBS kalau yang ini ya. 2:40 Baik, bersama kita ini ya ee Bapak Dr. 2:44 Salman Alfarisi, M. Duta Besar Afrika 2:48 Selatan ee 2018-2022 2:51 ya. Asalamualaikum Pak Dr. Salman. 2:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:56 wabarakatuh. Ee senang sekali tentu saja 2:59 bergabung dengan program yang sangat ee 3:02 bagus ini. Terutama saya berkesempatan 3:05 untuk reuni dengan dr. 3:08 yang dulu begitu ke tolnya ee dengan 3:12 berbagai macam kerumitan bisa akhirnya 3:15 membangun rumah sakit di Myanmar. 3:17 Alhamdulillah saya cuman bantu 3:19 dikit-dikit yang kerja keras kan dokter 3:21 Suni sebetulnya. 3:23 Masyaallah 3:25 hubungan tetap terus berjalan ya dengan 3:27 dokter Ben ya. Dan di malam hari ini Pak 3:30 Salman diundang di acara buka mata, buka 3:32 telinga dan kita akan 3:35 apa yang ee fokus pembahasan kita drter 3:38 B. 3:40 Nah, hal yang menarik kenapa kita undang 3:42 beliau adalah kita melihat bahwa Afrika 3:45 Selatan itu salah satu negara yang 3:47 sangat getol memilah Palestina. 3:49 H. 3:50 Nah, kalau Afrika Selatan muslim kita 3:51 bisa paham tapi ini bukan muslim. mereka 3:54 bela Palestina dan yang gerak pertama 3:57 yang mengajukan Israel ke lembaga ee 3:59 pengadilan internasional juga adalah 4:01 Afrika Selatan. Ini menarik saya pikir 4:04 karena ee sebuah negara yang bukan 4:07 muslim di ujung dunia selatan tapi 4:11 sampai hari ini mereka sangat ee 4:12 konsisten memilih Palestina dan mereka 4:15 itu siap resiko menerima apapun dari 4:17 Amerika. Ini saya saya pikir hal yang 4:19 luar biasa. Nah, oleh sebab itu kita 4:21 undang besar Pak Salman untuk beliau ken 4:24 karena beliau lama di sana mungkin ada 4:27 ada apa hal-hal yang sangat istimewa 4:30 sehingga bangsa ini begitu ee begitu 4:34 kuat membeda Palestina. Itu satu. Yang 4:36 kedua adalah kita ketahui bahwa di 4:38 Afrika Selatan itu kan ada keturunan 4:40 Indonesia terutama kalau enggak salah 4:42 saya di Capton. Dan 4:44 ini kita juga bisa bertanya pada ee Pak 4:47 Salman kira-kira apa kontribusi mereka 4:49 atau bagaimana peran-peran e muslim 4:51 Indonesia yang ada di sana. Ini menarik 4:54 ini karena karena Afrika Selatan mungkin 4:56 kita agak asing ya. Maka kita pada topik 4:58 kali ini kita coba buka Afrika Selatan 5:00 sehingga pendengar kita ee bisa paham 5:03 bahwa di Afrika Selatan pun yang jauh 5:05 dari jarak dari kita mereka punya 5:07 komitmen yang ee sungguh-sungguh dalam 5:09 membela Palestina dan juga ada juga 5:12 komunitas muslim di sana yang juga punya 5:14 peran yang cukup signifikan dalam ee 5:16 memperjuangkan kemerdekaan bangsa 5:18 mereka. Saya pikir itu eh Kang Angka 5:21 yang perlu kita diskusikan pada pada 5:23 kesempatan hari ini malam hari ini. Oke, 5:27 Dr. Ben pembukanya tadi sudah 5:28 disampaikan ikhwan akhwat ee pendengar 5:31 di mana pun saja Anda berada, Anda juga 5:32 bisa bergabung di acara kami. Silakan 5:34 nanti Anda bisa sampaikan pertanyaan 5:37 ataupun komentar yang kami bahas di 5:39 acara buka mata buka katilnya di malam 5:41 hari ini. kirimkan ke nomor WhatsApp di 5:45 0811999720. 5:51 Baik, saya akan ke Pak Dubes dulu ya, 5:54 Pak Salman Alfarisi. 5:56 Eh, selain kita melihat Afrika Selatan 5:59 ini kan sebenarnya telah lama menjadi 6:01 pendukung vokal bagi perjuangan 6:03 Palestina ya. yang terbaru memang ada 6:05 peran juga seperti di dari Afrika 6:07 Selatan ini ee dengan terjadinya 6:10 gencatan senjata sekarang gitu ya antara 6:12 ee Israel dan ee Palestina. Namun 6:16 kondisinya kita lihat juga terakhir itu 6:18 walaupun statusnya genjatan senjata tapi 6:21 korban ratusan bahkan tercatat terakhir 6:24 itu lebih dari 400 warga syahid selama 6:27 gencatan senjata. Nah, perhatian ee 6:31 dunia ee saat ini juga kan ee melihat 6:33 bagaimana peta sebenarnya negara-negara 6:35 yang mendukung Palestina secara nyata 6:38 ataupun secara lip service gitu. Nah, 6:41 Afrika Selatan ini menjadi sorotan 6:43 apalagi bagi 6:45 para aktivis di Indonesia gitu ya. eh 6:48 dalam beberapa catatan peran orang-orang 6:50 Afrika Selatan saja ketika global Sumut 6:53 Flotila kemarin ketemu dengan eh cucu 6:56 Nelson Mandela gitu ya dengan dengan 6:58 keturunannya dan keluarganya gitu ya. 7:00 Dan kami tuh melihat ee Afrika Selatan 7:02 tuh sebenarnya memang memang mendampingi 7:06 Palestina terus gitu. Nah, kami ingin 7:08 lebih lebih dalam gitu melihat sosok 7:11 Afrika Selatan gitu ya dengan statusnya 7:13 sekarang sebagai ee negara yang bisa 7:17 dikatakan sebagai negara salah satu 7:19 negara maju di Afrika Selatan. Pak 7:21 Salman Alfarisi melihat negara Afrika 7:22 Selatan ini bagaimana peta politiknya 7:25 lalu berani gitu ya terus mendukung 7:27 Palestina. Memulai dari mana Pak Salman 7:29 akan ee membuka tentang Afrika Selatan 7:31 ini? 7:33 Baik, mungkin ee ee 7:35 bismillahirrahmanirrahim ee terima kasih 7:37 dengan e dengan ee undangan yang 7:40 diberikan kepada saya untuk bergabung 7:41 dalam kembali lagi bergabung dalam 7:44 program ini. Saya kira ini sangat baik 7:46 untuk membantu ee memberikan penjelasan 7:50 yang ke ya sedapat mungkin lebih detail 7:54 kepada masyarakat mengenai 7:56 kondisi-kondisi kekinian yang kita 7:59 hadapi terutama dalam konteks e 8:02 geopolitik yang memang dinamikanya 8:04 begitu luas. Mengenai Afrika Selatan 8:07 sendiri ee saya menggaris bawahi apa 8:10 yang tadi disampaikan oleh dr. besar 8:12 bini bahwa Afrika Selatan ini ee menjadi 8:16 ee salah satu ee negara nonmuslim yang 8:21 memang memiliki ee dukungan yang sangat 8:24 kuat kepada Palestina dan tentu saja itu 8:29 ee juga bukan ee tanpa risiko karena 8:33 memang dalam situasi di mana Afrika 8:36 Selatan saat ini sedang ee berjuang 8:40 untuk membangun ekonominya nya justru ee 8:43 karena sikap ee pro Palestina yang 8:46 begitu kuat ee ini juga membuat ee ee 8:51 apa macam ketidak ee ee cocokan ee 8:57 terutama ee dari Amerika ee mengenai 9:00 sikap-sikap ee Afrika Selatan yang 9:02 selama ini. ee meskipun ada 9:05 alasan-alasan lain yang yang sering 9:07 diungkapkan oleh Presiden Trump, tapi 9:10 saya kira ee faktor ee kekuatan pro 9:13 Palestina yang begitu kuat ini juga 9:15 menjadi salah satu perhitungan kenapa 9:18 negara-negara seperti Amerika Serikat 9:20 tidak terlalu suka ee dengan ee dengan 9:23 Afrika Selatan. Bahkan Presiden Trump 9:26 pada KTT G20 kemarin tidak mau datang ee 9:31 ke ke ee apa Johannesburg untuk 9:35 bergabung dengan para kepala ee para 9:37 kepala negara dan pemerintahan yang 9:40 hadir pada KT tersebut. ini ini salah 9:43 satu sikap ee yang sangat antipati 9:45 terhadap terhadap ee Afrika Selatan 9:48 meskipun ada apa alasan-alasan lain yang 9:51 dikemukakan oleh ee apa ee Kementerian 9:54 Luar Negeri ee Amerika Serikat. Kenapa 9:57 ee Afrika Selatan begitu getol kepada 10:00 Palestina? saya kira tidak luput dari ee 10:05 sejarah ee perjuangan ee melawan 10:08 Aparhead yang ee yang ee memang ee 10:15 menumbuhkan kesewenang-wenangan 10:17 ee dan ee ketidakadilan 10:20 ee para apa ee pemerintah kulit putih 10:24 ketika itu terhadap ee ee bangsa Afrika 10:27 Selatan terutama kulit hitam. Nah, ini 10:29 saya kira ee bentuk perjuangan yang yang 10:34 terwariskan hingga kini yang yang 10:36 membuat mereka sangat bertahan untuk ee 10:40 ee sangat besar pro Palestinanya. Saya 10:44 kira bukan cuman pro Palestina saja yang 10:46 yang terjadi. Ee Afrika Selatan juga 10:49 sangat sangat e getol dalam ee mendukung 10:53 Kuba ee yang ee sudah sekian puluh tahun 10:57 diembargo oleh Amerika Serikat dan 10:59 banyak negara. Lalu dia juga eh sangat 11:02 eh pro kepada 11:05 eh Venezuela yang sekarang sedang 11:07 dikuyo-kuyo juga dengan Amerika Serikat. 11:10 Tapi ee dengan ee Palestina memang ini 11:13 sesuatu yang yang sangat besar. Ee pihak 11:17 pemerintah juga selalu tidak 11:19 henti-hentinya selalu menyampaikan ee 11:23 dukungannya kepada Palestina secara 11:25 resmi, baik itu melalui pernyataan 11:27 Presiden, pernyataan Menteri luar 11:29 negeri, maupun pernyataan ee berbagai 11:31 pejabat yang yang ada di sana. Nah, 11:35 bahkan ee 11:37 adalah Afrika Selatan yang dengan gagah 11:40 berani membawa isu ee genosida ee ke 11:45 Mahkamah Internasional. Karena memang 11:47 bagi mereka ee ee apa ee menjadi Afrika 11:53 Selatan adalah eh ada satu ungkapan yang 11:58 yang sangat bagus sekali. For South 12:00 Africa silent in the face of injustice 12:04 is not neutrality. It is a betrayal of 12:07 history. Jadi eh apa eh diam terhadap eh 12:13 ketidakadilan itu bukan tidak akan 12:16 disebut sebagai netralitas, tapi itu 12:19 sebuah ee apa? pengkhianatan terhadap ee 12:23 sejarah sejarah perjuangan mereka. ini 12:26 sangat ini sangat sangat sangat kuat 12:28 sekali pernyataan-pernyataan itu 12:30 sehingga di tingkat masyarakat pun eh 12:33 kampanye eh boikot deement dan sanction 12:38 itu juga sangat sangat besar sekali. 12:40 Bahkan ee berbagai ee demonstrasi 12:43 terjadi di berbagai kota besar di di 12:46 Afrika Selatan, di Johannesburg, di 12:48 Pretoria, di Capown ee semua terjadi 12:51 dengan sangat sangat spontan karena bagi 12:54 mereka sejarah perjuangan terhadap 12:57 Aparheid itu sesuatu yang menjadi nilai 13:02 ee demokrasi, nilai ee apa ee ee human 13:08 right yang memang betul-betul mereka 13:10 pertahankan. Oleh karena itu, 13:12 pelanggaran terhadap hukum humaniter ee 13:16 internasional yang dilakukan oleh ee PAL 13:19 ee oleh Israel ee melalui ke apa 13:23 genosidanya itu membuat ee baik 13:26 pemerintah maupun masyarakat di Afrika 13:28 Selatan bersatu untuk membawa 13:32 persoalannya ke tingkah Mahkamah 13:35 Konstitusi, mahkamah ee internasional. 13:42 Iya. Ya, itu e itu itu barangkali ee 13:45 sekedar pembuka dari diskusi kita 13:49 Selatan ya. Jadi negara satu-satunya di 13:52 dunia ini yang berani mengajukan Israel 13:55 ke mahkamah internasional atau ICG 13:58 dengan dakwaan merupakan genosida dan 14:01 kejahatan perang. ee Pak Salman 14:03 bagaimana melihat 14:06 ada perasaan kesamaan yang dirasakan 14:10 oleh Afrika Selatan ketika menyinggung 14:13 eh apartade gitu ya. Nah, sejarah 14:17 apart-nya Afrika Selatan lalu mereka 14:20 merasa sepenanggungan dengan apa yang 14:21 dilaku apa yang dirasakan oleh ee rakyat 14:24 ee Palestina. Sebenarnya bagi masyarakat 14:26 Afrika Selatan sendiri itu pembicaraan 14:28 tentang Palestina itu seperti apa sih 14:30 yang ee Pak Salman berdasarkan 14:32 pengalaman Pak Salman di sana? 14:34 Ya, apa yang dilakukan oleh Israel saat 14:37 ini adalah praktik-praktik 14:39 praktik-praktik aparid yang ee dulu 14:43 dirasakan oleh bangsa Palestina ee oleh 14:46 bangsa Afrika Selatan. Jadi sangat wajar 14:50 dan sangat ee logik bagi masyarakat 14:54 Afrika Selatan untuk menuntut ee agar 14:57 masalah itu ee menjadi perhatian tidak 15:01 saja menjadi perhatian ee Afrika 15:03 Selatan, tapi juga menjadi perhatian 15:05 internasional untuk ee mengembalikan ee 15:09 keadilan ee kepada ee masyarakat 15:12 Palestina. ini yang saya kira ee tidak 15:15 akan ee mereka ee apa ya ee den, tidak 15:19 akan mereka ee lupakan apa yang yang 15:24 terjadi di masa-masa lalu dan sekarang 15:27 di dilakukan oleh Israel terhadap ee 15:29 bangsa Palestina. 15:32 H 15:33 dari sisi pemerintahan sendiri dari 15:35 mulai presiden, kementerian, kalau kita 15:37 kan lihat dari beberapa ee berita ya, 15:39 Pak Salman ya, 15:40 secara politik kan pemerintahan Amerika 15:42 Selatan ini dari mulai presidennya, 15:44 menteri ee menteri-menterinya, salah 15:46 satunya menteri ee luar negeri ya, yang 15:48 kita lihat juga begitu vokal gitu ya. 15:50 pernah juga debat di PBB untuk 15:53 sudah ma Palesina secara politiknya 15:55 kalau di Afrika Selatan sendiri ee 15:59 bagaimana Pak Salman melihat 16:01 ya sangat kuat ee baik di tingkat ee 16:04 pemerintahan presiden dan para 16:06 menterinya maupun ee ee apa di parlemen 16:11 saya kira mereka tidak ee akan ee 16:15 membiarkan ee bangsa Palestina menderita 16:20 sebagaimana mereka menderita ee pada 16:23 masa-masa perjuangan melawan Aparaid ee 16:26 hingga awal ee tahun 90-an. Saya kira ee 16:31 bagi masyarakat Afrika Selatan mengingat 16:35 Aparheid itu baru secara resmi ee di 16:38 dibubarkan atau di di hentikan pada 1994 16:43 itu belum terlalu lama untuk ee 16:46 betul-betul hilang di ingatan mereka dan 16:49 sejarah itu ee tentu saja menjadi alat 16:53 perjuangan juga bagi ee partai-partai 16:55 politik di sana untuk untuk selalu 16:58 mengingatkan betapa apa ketidakadilan 17:00 itu bukan sesuatu hal yang patut 17:03 dijunjung tinggi oleh oleh ee bangsa 17:06 Afrika Selatan dan 17:09 ee konstitusi mereka betul-betul 17:11 konstitusi yang menjamin em apa eh human 17:15 right sehingga ee hal-hal yang memang ee 17:21 mencerminkan kesewenang-wenangan itu 17:23 mereka tidak akan tinggal diam untuk 17:27 menyelesaikan. Nah, eh 17:30 bagi masyarakat Afrika Selatan eh ini 17:34 juga ada ungkapan eh bahwa Palestine is 17:37 not a distant issue of foreign policy. 17:40 It is life moral memory shaped by 17:44 Aparhead. Jadi eh mereka selalu 17:48 mengaitkan jadi Palestina itu bukan 17:50 masalah sekedar ee kebijakan luar negeri 17:54 bagi mereka. Jadi itu bukan bukan 17:56 sesuatu yang yang semata-mata ee menjadi 18:01 ee isu pemerintah dalam rangka 18:02 melaksanakan kebijakan ee luar 18:04 negerinya, tapi itu ee sesuatu yang 18:07 sudah masuk dalam kehidupan moral 18:11 mereka. 18:13 Sekitar memori mereka itu betul-betul 18:15 dibentuk 18:17 oleh perjuangan mereka melawan Aparid. 18:19 Jadi ini sesuatu yang yang sangat sangat 18:24 dalam sebetulnya bukan semata-mata lip 18:27 service ee seperti tadi di di dikatakan 18:30 banyak negara. Jadi sekedar retorika ee 18:34 ee politik luar negeri tapi ee dari sisi 18:38 ee kebani keberanian untuk bertindak ee 18:41 ee tidak tidak tercermin dengan sangat 18:45 baik. 18:48 Dan salah satu juga yang kita lihat 18:50 keserusiannya 18:51 disksi oleh Amerika Serikat tapi maju 18:54 terus ini ya Pak Sal. 18:55 Iya. Iya betul. 18:59 Iya. 19:00 Kalau kepopuleran ee pemerintahannya 19:03 sendiri di dalam negeri di Afrika 19:06 Selatan sendiri gitu ya ketika 19:08 ee membawa isu membela Palestina dari 19:12 rakyat sendiri bagaimana itu? Terus juga 19:14 negara-negara Afrika lain melihat Afrika 19:16 Selatan sekarang itu seperti apa 19:18 sebenarnya, Pak Sal? ya ee saya kira 19:21 pemerintahnya ee tetap komitmen ee 19:24 komitmennya ee sangat tinggi. tentu saja 19:27 ee tentu ee sejauh yang mereka bisa 19:31 lakukan ee termasuk dalam dalam konteks 19:34 mereka membawa ke ASJ, saya kira itu ee 19:38 itu bentuk yang sangat real bagi mereka 19:41 untuk ee membawa isu Palestina itu 19:44 betul-betul serius dan ee ya dengan 19:48 berbagai upaya yang mereka lakukan, 19:50 dengan berbagai macam ee upaya diplomasi 19:54 yang mereka lakukan, mereka mendapatkan 19:56 dukungan dari banyak negara ee untuk 19:58 memberikan ee apa ee testimoni dalam 20:03 konteks ee apa pengadilan internasional 20:06 itu. Nah, ini ini semua juga dilakukan. 20:09 Nah, kalau selama saya waktu itu di sana 20:13 hampir setiap kegiatan ee setiap pidato 20:17 oleh menteri atau oleh presiden 20:20 tidak lepas dari ee kalimat ee dukungan 20:25 terhadap Palestina. meskipun acaranya 20:27 bukan masalah masalah-masalah politik, 20:29 kadang-kadang masalahnya ekonomi, 20:31 masalahnya lingkungan hidup, tapi selalu 20:34 ada sisipan-sisipan 20:36 bagaimana mereka mendukung Palestina, 20:38 bagaimana mereka tidak akan 20:41 melupakan perjuangan rakyat Palestina, 20:43 sebagaimana mereka tidak akan melupakan 20:45 perjuangan mereka sendiri dalam rangka 20:48 ee mengatasi ee ee melawan Aparheid 20:52 ketika mereka dijajah oleh bangsa kulit 20:55 putih ketika itu. 20:58 Baik, Pak Salman. Saya akan ke Dr. Band 21:01 terlebih dahulu ya. Ee Dr. Band, jadi 21:04 kalau secara keseluruhan ini kebijakan 21:07 luar negerinya Afrika Selatan terhadap 21:10 ee Palestina kan 21:12 mencerminkan sekali gitu ya, bahwa 21:15 eh Afrika Selatan itu konsisten gitu ya. 21:17 Apalagi melihat sejarahnya. Nah, sejarah 21:20 yang perlu kita tahu nih ya eh Dr. Ben 21:23 mengenai bagaimana perjuangan Afrika 21:25 Selatan ee melalui tokoh-tokohnya gitu 21:28 ya sampai bawa semangat itu gitu untuk 21:31 membela e Palestina kan pembicaraan 21:33 Palestina berarti pembicaraan global 21:34 gitu ya Afrika Selatan. Bagaimana Dr. 21:36 Ben ee dari sejarah para pejuang-pejuang 21:38 ini 21:40 ya memang memang ee pembilian ee 21:44 Afrika Selatan ke Palestina seperti kata 21:46 Pak Salman itu e tangga itu memang 21:49 berkaitan sangat sejarah mereka, sejarah 21:51 panjang mereka, sejarah yang sangat 21:53 pahit buat mereka. Nah, sehingga mereka 21:56 itu terbentuklah satu ee apa ya? satu 21:58 satu ee pemikiran bahwa yang namanya 22:02 nasib ee Palestina sama mereka ini ada 22:04 ada kemiripan sama masuk apa ee rasialis 22:08 ya rasialis. Kita ketahui bahwa ketika 22:11 ee Afrika Selatan dibawa di bawah kulit 22:14 putih itu ee orang-orang Inggris itu 22:16 jadi orang-orang kulit hitam memang 22:18 betul-betul menjadi orang kelas kelas 22:21 kelas ketiga lah sama kayak kita dulu 22:22 masa Belanda ya Belanda kan gitu kan 22:24 artinya kalau pertama putih, kedua Arab 22:27 sama Cina yang kelas 3 pribumi sama 22:29 anjing itu kan sama binatang tu sama tuh 22:32 kelas 3 masa pemerintahan Belanda jadi 22:34 sebenarnya apa yang terjadi di Palestina 22:36 ini mengikat memori lama mereka nih 22:40 Kanggap lama mereka itu dan sehingga 22:43 mereka muncul satu yang namanya ee 22:45 kesadaran kolektif dari ee warga Afrika 22:48 Selatan ya baik dari atas sampai bawah 22:52 bahwa tugas mereka juga adalah untuk 22:53 membebaskan Palestina seperti yang 22:55 mereka yang mereka alami hari ini gitu 22:57 loh. Saya pikir bukan persoal agama ya. 23:00 Walaupun agama mereka bukan muslim, tapi 23:03 kesamaan nasib inilah yang membuat 23:04 mereka punya komitmen yang tinggi. Dan 23:06 yang yang lebih yang lebih hebatnya lagi 23:08 Afrika Selatan adalah bukan hanya 23:10 membela Palestina, dia juga berani 23:11 menantang Israel. Itu kan brid brid itu 23:14 kan S itu kan South Afrika, South Afrika 23:18 Selatan ya. 23:20 Jadi, jadi Afrika Selatan ini bukan 23:22 hanya dia membela persina Gangga, tapi 23:24 juga dia masuk dalam satu komunitas 23:25 dunia yang oposisi dengan Amerika. Ada 23:28 Brazil itu, ada Cina, ada Rusia juga ada 23:31 Afrika Selatan gitu loh. Artinya artin 23:34 diaud salah satu pelopor pelopor ee 23:36 negara-negara yang memang beroposisi 23:39 dengan LCD lah ya atau yang dipimpin 23:42 oleh Amerika. Saya pikir ini keberanian 23:43 ini luar biasa. Jadi 23:45 sama awal-awalnya seperti Indonesia 23:47 merdeka dari Belanda itu kan Soekarno 23:49 itu kan masti dan para menteri ee rakyat 23:52 itu kan masih merasakannya bagaimana 23:53 aroma penjajahan kan. Jadi jadi ee 23:57 Soekarno itu kan berani tampil 23:59 membebaskan Afrika dari imperialis itu 24:02 karena memang merasa senasib dengan apa 24:04 yang dialami Afrika saat itu. Dan saya 24:07 pikir ini juga sama halnya yang 24:08 dilakukan oleh Afrika Selatan hari ini 24:10 adalah untuk membaskan Palestina. Jadi 24:12 saya ingat betul ee Kang enggak bagai 24:14 hubungan erat antara Nelson Mandela itu 24:16 dengan Isra Arafat. 24:18 Hrafat 24:19 kalau berkunjung ke Afrika Selatan dia 24:21 ngomongnya kencang. Dia tuh ngomong 24:24 kenceng. 24:24 Iya. I 24:25 dan karena hubungan personal inilah juga 24:28 ee menjadi satu ee satu apa namanya? 24:31 Satu 24:33 kekuatan ya kekuatan bersama bahwa 24:35 pemimpin mereka dulu punya hubungan baik 24:37 kemudian anak cucu mereka juga mempunyai 24:39 hubungan baik. Jadi sekarang adalah 24:40 event-event internasional untuk memba 24:42 Palestina tidak heran yang namanya anak 24:45 cucu Nes Manila selalu hadir di situ kan 24:48 hadir bersama teman-temannya untuk 24:50 menjurkan pemilihan Palestina dan ini 24:52 kita mengapresiasi karena apa Afrika 24:55 Selatan bukan bukan negara ter belakang 24:57 ya ya Pak ya mereka kan negara maju kan 25:00 maju negara maju mereka eak enggak jadi 25:03 di Afrika di Afrika tuh 25:04 Afrika Selatan termasuk ee negara 25:06 pandang Pak ya pandang dan kita harus 25:08 ingat juga tangga bahwa Israel dia itu 25:12 punya kepentingan untuk bisa masuk ke 25:13 Afrika. 25:14 H 25:15 jadi kepentingan Afrika untuk bisa untuk 25:18 ee apa istilahnya menaklukkan tanda 25:20 petiklah Afrika ya kemarin pengakuan 25:22 Somali land itu kan bentuk daripada 25:24 intervensi 25:26 ee kesudan ya itu kan kan itu kan bagian 25:29 dari intervensi Israel untuk menguasai 25:30 Afrika. Nah, saya yakin bahwa Afrika 25:32 Selatan adalah negara terdepan dalam e 25:35 menjadi buffer lah untuk menghambat 25:38 intervensi politik e Israel di Afrika. 25:41 Ini ini saya pikir ee kang bahwa ee 25:44 merasa senasib inilah yang menjadi ee 25:47 kekuatan ee daripada Afrika Selatan ee 25:51 membela Palestina dan mereka tidak 25:53 membela dalam konteks politik tapi 25:55 kemanusia saya lebih ke kemanusiaan. 25:58 Jadi ee orang-orang Afrika Selatan ini 26:00 dia enggak membeda-bedakan antara Hamas, 26:02 Fatah, ee J Islam dan sebagainya itu 26:05 enggak enggak enggak masuk dalam 26:06 perangka mereka. Yang penting Palestina 26:08 harus harus merdeka. Karena 26:10 saya pikir kemanusiaan di atas 26:12 segala-segalanya tuh, Kangga. Jadi untuk 26:14 untuk melihat bahwa perjuangan Palestina 26:16 ini harus harus di ini harus 26:18 diperjuangkan secara maksimal. Dan 26:20 makanya dia dia politik luar negeri 26:22 kadang-kadang berbeda dengan beberapa 26:24 negara Arab dan mulia Palestina. 26:27 Hm. itu gitu, Kak. 26:29 Kira-kira persamaannya kalau sama 26:32 Indonesia apa, Dok, yang bisa dilihat 26:34 nih ya antara Afrika Selatan dengan 26:36 Indonesia yang memang sama-sama 26:38 mendukung Palestina gitu loh ya. 26:41 Kalau istilah kalau kalau istilah silat 26:42 padang itu Kang 26:44 kalauat sudah jurus harimau langsung dia 26:46 to the po ya kan langsung dia menghantam 26:49 Israel sizi kan. Tapi kalau Indonesia 26:52 itu pencat silatnya banyak 26:53 bunga-bunganya. [tertawa] 26:57 Bunga-bunganya banyak. 26:58 Tapi memang punya punya komitmen yang 27:00 sama antara kita sama sama selatan. Tapi 27:03 mungkin ee kultur beda ya. Maka seperti 27:06 kata Pak Salman tadi itu bahwa ee dalam 27:09 banyak event-event yang tidak ada 27:10 hubungan dengan politik pun tentang ng 27:12 Palestina itu sama seperti Bu Retno dulu 27:15 kan. Bu Redno apapun saya ngomong 27:16 Palestina aja kan. I. 27:18 Nah, ini yang memang sekarang roh ini 27:20 mungkin sedikit ee ee sedikit berkurang. 27:23 Nah, ini tugas Pak Salman lah sebagai 27:25 senior kan untuk bisa memberikan 27:27 semangat untuk 27:29 KU hari ini. Dan saya lihat ee mereka 27:32 lebih jelas Kang ya. 27:34 Iya. 27:34 Dalam perjuangan mereka jelas dan mereka 27:36 dengan resiko apapun. Nah, ini kita 27:38 apresiasi. Nah, kalau kita kita tetap 27:41 juga membela membela Palestina tapi 27:43 enggak se enggak apa ya enggak sevokal 27:46 enggak seberani Afrika Selatan. Ini ini 27:48 saya lihat 27:51 sampai sejauh ini reaksi ee Israel 27:54 kepada ee Afrika Amerika Selatan yang 27:57 paling dikhawatirkan itu apa, Dok? 28:00 Selain kalau Amerika kan tadi ya 28:01 sanksi-sanksi kan Donald Trump itu 28:03 mengancam dengan itu. Kalau e Israel 28:06 sendiri 28:08 analisanya bagaimana, Dok? 28:10 Saya gini, Kang. Kalau misalnya Israel 28:12 kan akan maksimal dia apakah menjatuhkan 28:15 pemerintahannya. Kalau misalnya antara 28:17 pemerintahan dengan rakyat itu ada ada 28:19 buffer zone artinya enggak enggak enggak 28:22 enggak apa ya enggak menyatu ya itu dia 28:24 punya kekuatan untuk menjatuhkan 28:25 pemerintahan itu diganti dengan 28:27 pemerintah yang lain yang pro Israel. 28:29 Tapi ketika pemerintahnya bersatu dengan 28:31 rakyat dia punya komitmen yang sama 28:32 membela Palestina ini susah juga Israel 28:35 untuk untuk masuk di situ untuk 28:37 menggoyakkan itu agak susah juga. Karena 28:39 apa? Karena ada persatuan, ada unity di 28:41 antara ee pemerintah dengan rakyat. Dan 28:45 ee pengalaman sejarah ketika seperti 28:47 kata Pak Salman tadi itu pengalaman 28:48 sejarah ini enggak bisa dilupakan karena 28:50 sejarah yang pahit mereka itulah yang 28:52 menanamkan ee kebersamaan lah. Ada 28:55 senasib sama seperti Indonesia dulu 28:57 senasib untuk memperjuangkan kemerdekaan 28:59 kan ada konvinsi Asia Afrika nomblok 29:02 segala macam itu kan bagian dari 29:04 penyatuan negara-negara yang senasib 29:05 sepenanggungan lah istilahnya ya. 29:07 Makanya Israel tidak bisa tidak bisa 29:09 melakukan ee apa ya sanksi atau 29:12 intervensi-intervensi militer atau apa. 29:13 Enggak, tidak bisa. Paling-paling dia 29:15 bisa hanya ee mengecam, mengutuk segala 29:18 macam kan. 29:19 Itu yang bisa dilakukan oleh oleh 29:21 Israel. Tapi lebih dari itu saya pikir 29:22 enggak bisa. atau bisa juga melalui 29:25 tangan-tangan yang lain kan 29:26 tangan-tangan Amerika mungkin bisa jadi 29:28 untuk seperti itu. Nah, makanya ee 29:33 siapa yang ditolak sama Amerika itu ya 29:35 artinya artinya Amerika ya artinya 29:38 berani melakukan seperti itu. Ee Kang ee 29:42 jadi lebih dari itu enggak bisa enggak 29:44 bisa dilakukan apa-apa dari dari ee dari 29:47 sera untuk untuk Afrika Selat. 29:48 Mungkin saya juga bisa menambahkan Dr. 29:50 Sarbini. 29:51 Iya, silakan Pak Salman. ee jangan kita 29:55 juga tidak boleh lupa bahwa sebetulnya 29:59 ee Israel dengan ee Afrika Selatan itu 30:01 punya hubungan diplomatik yang sudah 30:03 sejak lama. Jadi itu ee dibentuk pada 30:07 kalau enggak salah ee 1949 30:11 ee sudah sangat lama sehingga ee bagi 30:16 Afrika Selatan mereka juga bisa 30:18 melakukan berbagai macam ee tekanan dan 30:22 dan mungkin juga konsultasi karena 30:25 memang ee mempunyai hubungan diplomatik 30:28 sehingga ee ini juga menjadi faktor yang 30:31 yang ee menjadikan Afrika Selatan ee ee 30:36 bisa menyampaikan ee berbagai macam ee 30:40 apa ee konsern baik konsern dari ee 30:42 konstituen ee domestiknya maupun konsern 30:45 dari konstituen ee ee ee 30:48 internasionalnya. 30:50 ee Afrika Selatan tadi sudah disebut 30:53 oleh oleh ee eh Dr. Sarbini eh adalah eh 30:59 salah satu pendiri bricks. yang ini ee 31:02 bricks itu ada ee Rusia dan Cina yang 31:05 tentu saja 31:06 sangat ee ee getol juga ee apa memiliki 31:12 ee posisi yang sangat kuat ee bagaimana 31:15 mereka tidak ingin ee apa ee Israel ee 31:19 membabi buta seperti apa yang terjadi 31:21 sekarang. Dan tentu juga negara-negara 31:24 selatan ee Afrika umpamanya ee ee apa 31:27 Afrika Selatan masih diperhitungkan di 31:30 benuh Afrika. Kalau ee selain Nikria, 31:33 Mesir ee itu itu saya kira ee ini juga 31:36 menjadi ee faktor kuat di mana ee ee 31:41 Afrika Selatan juga bisa memberikan daya 31:44 tekan yang yangaya 31:46 daya tekan diplomatik yang yang sangat 31:49 baik ee ee bagi Israel untuk ee tidak ee 31:55 melakukan hal-hal yang di luar ee ee 31:59 hal-hal yang yang yang yang di luar ee 32:02 apa kemanusiaan tentu saja meskipun 32:05 ee tidak mudah untuk itu tapi 32:07 bagaimanapun juga Afrika Selatan ee 32:09 punya jalur komunikasi at the same time 32:12 Afrika Selatan juga ee mempunyai ee daya 32:16 tekan ee dengan mempertimbangkan 32:18 berbagai konstituen ee domestik dan 32:20 internasionalnya. ini yang saya kira 32:22 membedakan antara Indonesia ee salah 32:24 satu pembeda antara Indonesia dengan 32:26 Afrika Selatan ini. 32:27 Nah, bagi kita tentu ee komitmen kita 32:31 saya kira sama dengan Afrika Selatan. 32:33 Kita tetap mendukung Palestina sampai ee 32:37 ee ee Palestina ee mempunyai ee negara 32:41 yang merdeka dan berdaulat. Ee namun 32:43 tentu saja em sebagai ee bagian ee dari 32:49 ee diplomatic bridge eh kita juga punya 32:52 kendala karena kita memang tidak punya 32:54 hubungan langsung dengan dengan Israel 32:58 dalam hal ini. Nah, memang ee setelah 94 33:02 ee hubungan diplomatik antara Afrika 33:05 Selatan dengan Israel ee cukup ee apa 33:10 orientasinya berbeda. Akhirnya 33:12 e bahkan ketika Israel meragukan ee 33:15 berbagai tindakan termasuk ee apa 33:18 penguasaan terhadap ee apa tanah-tanah 33:21 Palestina, mereka memanggil duta 33:23 besarnya dan tidak ee menempatkan duta 33:27 besar untuk sekian lama. ee sebagai 33:30 bentuk diplomatik protes terhadap 33:32 terhadap Afrika Selatan. ee sementara 33:36 apa ee mereka juga pernah apa mengusir 33:40 ee salah satu diplomat ee dari dari 33:43 Afrika Selatan ke apa untuk pulang ee 33:47 persona nongrata karena memang 33:50 ee dianggap melakukan berbagai macam ee 33:52 apa ee tindakan-tindakan yang 33:55 undiplomatik yang ini ini semuanya 33:58 menjadi salah satu bentuk daya tekan ee 34:01 Afrika Selatan terhadap terhadap Israel. 34:03 ya. Dan em Afrika Selatan kan juga 34:07 diperhitungkan di di antara 34:08 negara-negara Afrika yang tentu saja ee 34:11 mereka juga ee sering melakukan 34:14 lobi-lobi baik itu melalui ee African 34:17 Union maupun berbagai ee apa ee 34:21 organisasi subregional untuk melakukan 34:23 posisi bersama ee dalam rangka membuat 34:27 sikap yang keras antara negara-negara 34:30 Afrika terhadap terhadap ee apa ee ee 34:34 Israel tentu saja. sayangnya 34:36 kadang-kadang kan memang seperti Mesir 34:38 itu 34:39 ee tidak mudah untuk melakukan ee sikap 34:43 keras kepada kepada Israel karena 34:46 berbagai macam pertimbangan yang yang 34:48 bagi Mesir juga mungkin ee sangat 34:51 penting untuk untuk melakukan 34:53 kehati-hatian ee karena memang 34:56 bagaimanapun juga ee ada ee 34:59 pertimbangan-pertimbangan 35:01 ee ekonomi dan dan ee dan politis yang 35:05 membuat Mesir kadang-kadang ee tidak 35:07 yang seperti kita harapkan. Jadi ee 35:10 mungkin mereka punya pertimbangan 35:11 sendiri yang tentu saja itu perlu di ee 35:14 apa ee ee studi yang yang berbeda. Tentu 35:17 saja. 35:20 Sekarang kita lihat hubungan diplomatik 35:21 Amerika Selatan dan Israel itu ini kalau 35:24 media menyebutnya di formulasi dingin 35:26 karena tegang gitu ya. Apalagi sejak 35:30 sejak Oktober 2023. Tapi Pak Salman 35:34 karena tadi disinggung juga sedikit 35:36 tentang bricks ya, sebenarnya bagaimana 35:39 sih posisi Afrika Selatan itu yang 35:42 sebagai anggota bricks eh juga sebagai 35:45 gerakan eh nonblok gitu ya mempengaruhi 35:49 eh sikapnya yang propalesin gitu. Kira 35:51 motif terbesar atau motif utamanya di 35:53 balik keputusan Afrika Selatan yang ee 35:56 terus mendukung Palestina sampai 35:58 mengajukan kasus genosa terhadap Israel 36:00 itu bagaimana sebenarnya Pak Salman? ee 36:02 sebetulnya ee mungkin ee apa eh dua 36:05 faktor yang berbeda. Bagaimana Afrika 36:07 Selatan dengan break dan bagaimana 36:09 Afrika Selatan dengan Palestina. saya 36:11 kira 36:12 ee sudah sangat ee apa ee ee apa jelas 36:16 ee diskusi kita tadi bagaimana Afrika 36:20 Selatan itu tidak pernah akan melupakan 36:22 sejarah ee ee Aparheid ee apa mereka ee 36:29 mereka mengalami ee penderitaan masa itu 36:31 dan mereka tidak ingin penderitaan itu 36:34 di ee diderita oleh ee orang lain 36:39 terutama ee yang yang saat ini ee belum 36:42 ada adalah ee ee ee Palestina. Nah, ini 36:48 ini saya kira ee satu hal yang lain. 36:50 Nah, dengan break saya kira ini kan 36:53 bagian ee anggota-anggota break eh yang 36:56 awal adalah sebetulnya kan bagian dari 36:59 ee G20 37:01 Afrika Selatan, India ee lalu Rusia dan 37:05 Cina itu kan bagian G20 ini tentu saja 37:09 mereka 37:11 adalah satu kelompok yang memiliki 37:13 kepentingan bersama bagaimana mereka ee 37:17 akan mencoba apa menerobos 37:20 atau 37:22 me me melawan terhadap ee status ko yang 37:25 selama ini ee di ee dominasi oleh 37:29 Amerika dan negara-negara Eropa terutama 37:32 di dalam ee sistem keuangan 37:34 internasional. Nah, mereka ingin ee loh 37:37 jangan begitu dong. Kita juga sebagai 37:39 kekuatan-kekuatan 37:40 yang sekarang ini sedang sedang apa 37:43 meningkat, kita juga tentu saja e 37:46 menginginkan satu sistem keuangan dan 37:49 sistem ekonomi yang yang ee yang yang 37:52 adil di dunia. Nah, oleh karena itu 37:54 mereka bersatu, mereka membuat ee satu 37:58 ee berbagai macam ee apa langkah dalam 38:02 rangka untuk menghadapi ee dominasi ee 38:05 negara-negara ee Barat. Nah, oleh karena 38:08 itu mereka selalu mengupaya ee apa 38:11 mencoba untuk menyuarakan the global so 38:14 eh negara-negara berkembang. Jadi, suara 38:16 negara-negara berkembang. Bahkan India 38:18 ketika menjadi tuan rumah juga 38:20 mengatakan bahwa India ingin ee 38:23 menjadikan ee apa ee ee suara ee 38:27 negara-negara berkembang itu lebih 38:28 terdengar ee di di ee ee masyarakat 38:33 internasional dan Afrika Selatan pun 38:35 memiliki komitmen yang sama untuk itu. 38:38 Nah, break akhirnya ee berkembang ee dan 38:42 sekarang anggotanya juga semakin banyak 38:44 bahkan sekarang melakukan moratorium 38:46 karena mereka tidak ingin 38:48 ee serta-merta menerima banyak anggota 38:50 termasuk Malaysia juga belum belum masuk 38:53 sebagai anggota ee satu-satunya negara 38:56 ee apa em negara di ee mana di Asia 39:02 Tenggara dan Indonesia yang sudah 39:04 menjadi bagian dari itu 39:06 ee ee itu itu menjadi sangat penting 39:10 karena kekuatannya menjadi bertambah. 39:12 Nah, karena kekuatan bricks yang yang 39:15 semakin menguat, nah Afrika Selatan lalu 39:20 Cina dan dan Afrika ee dan Rusia tentu 39:23 saja bisa memanfaatkan kekuatan ini 39:26 menjadi ee apa ee daya tekan ee terhadap 39:31 ee berbagai macam ee inisiatif-inisiatif 39:35 Barat yang kurang adil ee terhadap 39:39 negara-negara 39:40 ee apa berkembang Ang dan ini juga akan 39:44 mengatasi ee berbagai macam ee embargo 39:48 ataupun tekanan-tekanan ekonomi kepada 39:50 negara-negara yang selama ini tidak 39:52 begitu disuai oleh negara Barat, 39:53 terutama pamanya seperti 39:56 ee apa Rusia, Iran dan sebagainya. Nah, 40:00 karena ada kekuatan-kekuatan seperti 40:02 India, seperti Cina, jadi ee ee apa 40:05 global ee supply change-nya tidak tidak 40:09 sepenuhnya terputus karena ee 40:11 negara-negara berkembang ini kan 40:13 sekarang juga mampu untuk melakukan ee 40:16 produksi ee substitusi dari dari ee 40:20 bahan baku yang selama ini hanya 40:22 didominasi oleh negara-negara maju. Nah, 40:24 ini bahkan mereka sekarang sudah menjadi 40:26 ancaman besar bagi negara-menegara maju 40:29 terutama ee Cina. Ee produk-produk ee 40:33 industri Cina sekarang sudah merambah ke 40:35 berbagai sektor dan apabila mereka 40:39 menekan Cina ee Cina juga bisa menekan 40:42 dengan ee melakukan apa ee limitasi 40:45 terhadap ee ekspor ee produk-produk Cina 40:48 yang sangat dibutuhkan oleh ee industri 40:51 ee di negara-negara maju. ini saya kira 40:54 menjadi kekuatan yang sekarang ini ee 40:56 mau tidak mau harus diperuntungkan oleh 40:59 Amerika dan negara-negara sekutunya. Ini 41:02 saya kira saya dua hal yang berbeda tapi 41:04 bisa ee terkait pada satu titik di mana 41:08 ee kepentingan dari negara-negara 41:10 berkembang ee itu ee ee apa di 41:14 ee di apa ya ee di di persimpangan jalan 41:18 terustu. 41:18 Betul. Betul. Jadi istilahnya itu Afrika 41:21 Selatan tuh sudah sadar diri gitu ya, 41:23 dia mau melawan Israel itu posisi dia 41:26 tuh sudah posisi saya begini loh gitu 41:27 ya. 41:28 Iya. 41:28 Namun secara domestik Pak Salman ya 41:31 secara domestik atau secara dalam 41:33 negerilah ee kalau kita kan masyarakat 41:37 itu ee melihat Afrika itu kan negara 41:40 yang sejarah-sejarah banyak sekali 41:43 konflik ya. Apalagi konflik-konflik 41:44 perang saudara, internal, kesungguhan. 41:46 Kalau di Afrika Selatan sendiri itu 41:48 konflik-konflik internal itu sekarang 41:50 tuh seperti apa sebenarnya dengan 41:52 lepasnya lalu majunya negara ini gitu 41:56 ya. Lalu ada pengaruh-pengaruh juga 41:57 mungkin dari tokoh-tokoh Islam walaupun 41:59 bukan negara Islam gitu ya. 42:01 Ya, kalau dari konflik etnis ee sofa 42:06 sudah tidak terlalu menjadi ee persoalan 42:08 besar saat ini. memang ada sinofobia ee 42:12 ketika ee ee ee jadi pada bulan Juli 42:17 tahun 2 ee 22 ee atau 202 ee 2022 waktu 42:23 itu terjadi kerusuhan ee sosial 42:27 ee karena memang ee di samping ada 42:30 masalah-masalah politik ketika itu 42:32 penekanan terhadap ee salah satu faksi 42:35 ee di partai penguasa yang yang sangat 42:38 sangat ee kuat ketika ketika itu, tapi 42:40 juga ada kecemburuan dalam konteks ee ee 42:44 ekonomi di antara ee rakyat ee dari di 42:48 antara ee warga Afrika Selatan ee ee 42:53 berhadapan dengan ee warga-warga 42:55 Somalia, warga-warga ee ee Zimbabwe ee 43:00 yang memang kebetulan secara ekonomi 43:02 mereka ee apa maju karena memang rajin 43:06 untuk melakukan ee banyak toko-toko 43:08 Somalia, toko-toko toko atau ee apa ee 43:12 ee tenaga kerja dari Zimbabwe karena 43:14 mereka lebih murah tapi juga lebih etos 43:17 kerjanya masih tinggi sehingga mereka 43:19 juga cukup menguasai ee pasar di ee apa 43:23 ee pasar tenaga kerja dan pasar apa ya 43:25 ee kekuatan ekonomi di Afrika Selatan. 43:28 Nah, ini terjadi ee apa pergesekan 43:31 pergesekan di antara mereka. Tapi ee 43:34 sofa ee bisa diatasi dari sisi ee etnis 43:37 saya kira ee ee cukup ee apa kondusif. 43:42 Cuman persoalan yang sekarang dihadapi 43:44 oleh Afrika Selatan adalah persoalan 43:46 ekonomi. Pengangguran sangat besar. ee 43:49 penangguran itu ee ee 27% ee tinggi 43:54 sekali ee bahkan 43:56 di antara 27% itu 65% ee itu 44:00 pengangguran ee pada usia ee remaja ini 44:06 ini yang yang sebetulnya memicu ee 44:09 konflik sosial yang yang apa 44:11 persoalan-persoalan sosial yang tentu 44:14 saja sangat tinggi. Jadi saya kira 44:16 persoalan tantangan utama pemerintahan 44:18 Afrika Selatan sekarang ini bagaimana 44:20 mereka melakukan ee recovery terhadap 44:22 ekonomi. Ee tapi dari sisi apa sosial 44:27 kemasyarakatan 44:29 ee ya meskipun dengan sangat ee 44:32 struggling mereka mencoba untuk ee lebih 44:36 ee apa ya lebih bersatu, lebih baik ee 44:41 saling bersahabat. memang ekonominya 44:43 menjadi persoalan ee isu energi menjadi 44:46 sangat ee sangat ee dominan karena apa 44:50 ya pelayanan listriknya mereka juga 44:53 terbatas. Em air juga menjadi persoalan 44:56 akhir-akhir ini. Ini ini 44:58 persoalan-persoalan yang memang dari 45:02 sisi ee ekonomi perlu diatasi oleh ee 45:05 Afrika Selatan. tetapi dari ee secara 45:08 umum ee ee cukup stabil bahkan ee 45:13 politiknya juga presiden e apa ee 45:17 presiden yang sekarang kayaknya mampu 45:20 untuk melakukan pengelolaan ee dalam 45:23 konteks bagaimana membangun koalisi yang 45:25 yang lebih baik dan bisa diterima oleh 45:28 masyarakat secara luas. saya kira ee 45:30 upaya mereka cukup ee bisa dihargai. 45:33 Hanya memang ee apa ya kehidupan 45:37 ekonominya menjadi tantangan besar yang 45:41 karena pengangguran begitu besar 45:43 akhirnya menimbulkan persoalan-persoalan 45:45 sosial terutama kriminalitas yang 45:48 tinggi. 45:52 Iya. 45:57 Halo, Pak Salman. 45:59 Ius ya seperti ini 46:01 tadi tadi disinggung oleh dr. Sarbini 46:04 mengenai ee diaspora kita mengenai ee ee 46:08 kita menyebutnya sebagai Kepai. Jadi 46:11 orang-orang Melayu di ee di ee di apa e 46:15 di ee ee Teluk ee apa ee ee Teluk 46:21 Afrika. Nah, ini menarik sebetulnya tadi 46:25 sebelum diskusi di ee apa live tadi kita 46:30 sempat diskusi bagaimana 46:32 ee Islam datang ke Afrika Selatan itu ee 46:36 bukan dari Arab tapi ee Islam datang ke 46:39 Afrika Selatan itu dari Indonesia. ee 46:42 Syekh Yusuf datang pada abad ke-16 ke 46:45 Afrika Selatan ee sebagai ee apa ee 46:50 buangan politik ee oleh VOC ketika itu. 46:53 Em 46:55 beliau belum belum belum cukup bisa 46:58 melakukan karena terbatas ee ruang 47:01 geraknya. Tapi ketika ada Tuan Guru dari 47:06 Ternate yang sama-sama dibuang ee 47:08 setelah ee pada abad 17 ee Tuan Guru ee 47:14 cukup aktif karena Tuan Gurulah yang 47:17 pertama-pertama mendirikan madrasah, 47:20 mendirikan ee ee apa ee masjid-masjid 47:25 awal yang sampai sekarang masih ada. Dan 47:27 Tuan Guru juga menerbitkan ee Musfa 47:30 Al-Qur'an ee pertama di ee di di Afrika 47:34 Selatan. ee meskipun ada juga ee tulisan 47:38 sejarah yang mengatakan bahwa ee Syekh 47:40 Yusuf juga menulis ee Quran dan bahkan 47:44 menghadiahkan satu mushaf Al-Qur'an 47:47 kepada Gubernur ee jenderal ee ee Kepton 47:51 ketika itu. Nah, yang menarik dari ee 47:56 dari peristiwa itu adalah 47:59 bahwa terutama Tuan Guru, Tuan Guru 48:01 karena mengadakan ee apa madrasah adalah 48:05 ee pelopor dari ee penghapusan 48:08 perbudakan ketika itu penghapusan 48:11 perbudakan lalu ee dan akhirnya 48:16 generasi beralih generasi ee adalah ee 48:21 kelompok-kelompok ee madrasah itulah 48:23 yang akhirnya ee bisa memberikan apa ee 48:28 motivasi karena mereka juga berjuang 48:30 pejuang Tuan Guru pejuang Syekh Yusuf 48:32 pejuang bahkan Syekh Yusuf itu tangkap 48:35 ketika ee Syekh Yusuf itu ee membantu ee 48:40 apa raja sepuh di ee di di ee apa ee di 48:45 Banten untuk melawan penjajah ketika 48:47 itu. Ee nah itu ee apa ya ee semangat 48:54 anti penjajahan itulah yang yang 48:56 sebetulnya diturunkan oleh ee kedua ee 49:00 paling tidak ee kedua ee apa ee ulama 49:04 tersebut ee dengan para pengikutnya yang 49:06 yang itu menginspirasi para pemuda 49:09 ee Afrika Selatan ee ketika mereka ee 49:13 mulai sadar akan ee perlunya mereka 49:17 berjuang melawan lawan Aparhead. Jadi ee 49:20 inspirasi untuk melawan Aparhead ee itu 49:23 juga ee ee ee seperti ee ee dapat 49:27 dikatakan ee 49:30 Indonesia melalui Syekh Yusuf dan Tuan 49:33 Guru mempunyai andil besar untuk itu. 49:36 Lalu, oleh karena itu mereka juga 49:39 memperhitungkan sekali ee apa ee spirit 49:43 dari 49:45 KA tahun ee 55 49:48 yang yang ini menjadikan ee Afrika 49:51 Selatan 49:52 ee sadar betul bahwa kemerdekaan harus 49:55 harus harus di diperjuangkan 49:59 dan ee itu sangatinspirasi. Nah, ini 50:02 yang saya katakan sebagai ee deviden 50:04 politik ee ee Dr. Sarwini yang saya kira 50:09 harus kita manfaatkan sebaik mungkin ee 50:12 dalam membina hubungan yang lebih 50:14 produktif antara Afrika Selatan dengan 50:16 Indonesia. Karena karena kita mempunyai 50:19 spirit yang sama, e, spirit perjuangan 50:21 yang sama. Ee namun em saya harus akui 50:26 ee belum banyak yang bisa kita lakukan 50:29 dalam rangka ee pembinaan diaspora 50:32 sebagai kekuatan besar dalam membangun 50:35 ee jembatan hubungan hubungan kedua 50:37 negara yang lebih produktif ke depan. 50:41 Iya. Berarti sejarahnya memang cukup ee 50:44 erat gitu ya. 50:46 Iya. bagaimana tadi sampai ee merubah 50:49 gitu ya sistem perjuangan suatu ee 50:51 negara gitu tokoh-tokoh. Ikhwan akhwat 50:54 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, 50:56 saat ini Anda sedang menyimak siaran 50:59 live buka mata buka telinga membahas 51:03 dukungan Afrika Selatan untuk Palestina 51:06 bersama Dr. Sarbini Abdul Murad dan juga 51:09 tamu kita di malam hari ini Bapak Dr. 51:11 Salman Alfarisi, MA. Kami mengundang 51:15 Anda, Iwan Akhwat untuk bergabung 51:16 bersama kami. Silakan sampaikan 51:19 pertanyaan ataupun 51:22 komentarnya ke nomor WhatsApp Rasil di 51:24 081199720. 51:31 Baik, Dokter Ben, kita akan jeda dulu 51:35 sejenak, Dok, ya. Dan juga Pak Salman 51:37 kita akan rehat sejenak dan Ihon Ahot. 51:40 Kita akan kembali di sesi kedua dengan 51:42 menjawab pertanyaan-pertanyaan yang 51:44 masuk dari Anda. Tetaplah bersama kami. 51:46 Kami akan segera kembali. 51:50 [musik] 51:55 [musik] 52:04 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 52:07 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 52:09 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 52:10 Terima kasih masih bersama kami dalam 52:13 siaran live buka mata buka telinga 52:17 bersama Dr. Sarbini Abdul Murad dan juga 52:19 tamu kita di malam hari ini Bapak Duta 52:21 Besar Salman Alfarisi dan membahas 52:25 mengenai Afrika Selatan yang mendukung 52:29 ee Palestina. Saya akan ee membacakan 52:32 beberapa atensi dari pendengar ini. Ada 52:35 Ibu Mani di Bekasi. Asalamualaikum 52:37 warahmatullahi wabarakatuh. 52:38 Alhamdulillah selalu menyimak radio 52:41 Rasil siaran di malam hari ini. Lalu ada 52:44 juga Ibu Ani C Hudaifah. Alhamdulillah 52:47 insyaallah hadir menyimak acara buka 52:49 mata buka telinga di malam hari ini 52:51 bersama drter Ben Sukabumi menyimak ini 52:54 dari Ibu eh Mariati. Begituun juga ada 52:59 ee Eyang Sri ya. Asalamualaikum 53:01 warahmatullahi wabarakatuh. Semoga para 53:04 narasumber dan perurasil selalu dalam 53:07 rahmat dan rida Allah Subhanahu wa 53:09 taala. Izin bertanya, kalau Afrika 53:12 Selatan dengan gigihnya membela 53:14 Palestina 53:16 dibandingkan dengan negara-negara Islam 53:20 yang ada di Timur Tengah, bahkan ada 53:23 yang tutup mata bahkan tutup telinga. 53:27 Apalagi sekarang kondisi Masjid Al-Aqso 53:30 juga pembantaian warga Palestina. selalu 53:33 terus terjadi yang katanya dikatakan 53:35 genjatan senjata tapi kebrutalan Zionis 53:38 terus-menerus. 53:40 Menurut Dr. Band dan juga Bapak Salman, 53:44 kapan Afrika Selatan ini tuntutannya 53:48 terhadap Israel bisa dikatakan berhasil? 53:52 Mohon penjelasan. Mohon maaf. 53:55 Baik, saya ke Dr. dulu ya. dr menjawab 53:58 pertanyaan dari Eyang Sri ini 54:03 ya memang ee dalam sebuah perjuangan 54:06 kita enggak pernah ee berpikir ya 54:08 mungkin mungkin belum tidak pernah 54:09 berpikir untuk berhasil ya tapi yang 54:12 penting proses harus didalui. Jadi 54:14 mungkin itu yang dilakukan oleh Afrika 54:16 Selatan. Mereka terus membela Palestina 54:18 tanpa berpikir bahwa mereka menang atau 54:20 kalah. Karena menangkal itu bukanlah 54:23 bukanlah hal yang penting, tapi ada 54:24 proses 54:25 ee proses menunjukkan bahwa solidaritas 54:28 sesama ee negara yang pernah menjadi 54:31 bagian di apart dunia ini merupakan satu 54:34 hal yang sangat ee apa ya sangat penting 54:37 bagi Palestina. Palestina merasakan 54:38 bahwa wah ini ada yang bantu saya ini ya 54:41 artinya punya punya apa ya punya 54:43 kedekatan kedekatan yang yang begitu 54:45 luar biasa yang yang ditunjukkan oleh 54:47 Afrika Selatan. Nah, maka dalam konteks 54:49 ini saya pikir bukan apakah nanti 54:52 Benjaminnya dihukum atau Israel disanksi 54:54 atau apa, kenang kita enggak berpikir di 54:56 sana ya. Karena lembaga-lembaga 54:57 internasional itu selalu di di belakang 55:00 itu Israel. Jadi bagaimana misalnya eh 55:03 Karim Khan ya eh SC itu ketua SCJ itu 55:07 teror itu kan kemudian visa ditari 55:09 segala macam. Ini banyak banyak ee apa 55:13 ya? Banyak ee ujian bagi para para hakim 55:17 di lembaga itu. Tapi ya harus dilakukan 55:20 gitu loh. Karena kalau kita pikir bahwa 55:22 ah kapa kita kita ee menuntut Israel 55:26 misalnya enggak ada hasilnya gagal 55:28 terus. 55:28 Tapi enggak enggak enggak berpikir 55:30 seperti itu ya. Artinya semua pihak 55:32 adalah kita harus melakukan sesuatu dan 55:35 itu ada bagian pressure untuk menegah 55:36 Israel bahwa dunia enggak suka apa yang 55:39 lakukan itu bahasanya. 55:41 apa ini melanggar aspek kemanusiaan, 55:44 aspek hukum semua melanggar harus 55:46 dilakukan sama seperti misalnya kapal 55:48 Marmara tahun berapa itu 2011 nah 55:51 artinya Turki menuntut kita menuntut oh 55:54 enggak ada hasilnya ya enggak apa-apa 55:55 yang penting 55:57 dunia enggak boleh diam gitu ya sama 55:58 seperti misalnya blokade Gaza ada 56:00 Flotila datang ramai-ramai berhasil 56:02 enggak enggak berhasil tapi harus 56:04 dilakukan gitu loh nah ini yang 56:05 dilakukan oleh Afrika Selatan artinya 56:07 mereka menganggap bahwa kita harus 56:09 melakukan sesuatu 56:10 Nah, artinya mereka merasakan yang 56:11 bagaimana dulunya ketika mereka 56:13 mengalami apart enggak ada dunia yang 56:15 bantu mereka. Itu sangat sedih ya. Atau 56:17 ada beberapa negara yang bantu mereka 56:19 dan mereka merasa bahagia gitu. Nah, nah 56:22 perasaan-perasaan itulah yang mereka 56:23 coba terapkan untuk untuk Palestina. 56:26 Sebagai itu gitu masangga. 56:28 H. 56:30 Baik, Pak Salman. Kira-kira ee bagaimana 56:33 Afrika Selatan ini melakukan tuntutan 56:36 orang melihat ya keberhasilannya mungkin 56:39 sangat jauh gitu ya. Tapi dari 56:40 perjuangan ini apa yang bisa kita ambil 56:43 pelajaran Pak Salman? Kira 56:45 ya seperti tadi dikatakan oleh dr. saat 56:48 ini bahwa proses perjuangan tidak boleh 56:51 berhenti karena memang ee di situlah 56:54 sebetulnya kunci kita untuk melakukan ee 56:58 apa ee penekanan kepada Israel. Jangan 57:00 salah. ee dulu negara-negara Arab ee 57:03 pernah berhasil untuk melakukan ee apa 57:06 ee penekanan terhadap Israel ketika 57:08 negara-negara Arab masih bersatu untuk 57:11 melakukan embargo minyak ketika itu. 57:14 Bahkan tidak cuman Israel yang menjadi 57:16 sasaran ketika itu. Negara-negara Barat 57:18 juga ee ee kacau karena memang ee mereka 57:22 juga cukup ee tertekan dengan dengan 57:25 seperti itu. Nah, oleh karena itu 57:27 sebetulnya kekuatan bersama yang yang 57:31 tentu saja bisa menjadikan Israel jera 57:35 setidak-tidaknya atau tuun tidak 57:38 melakukan ekspansi. apa yang dilakukan 57:40 Israel akhir-akhir ini dengan dengan 57:43 model-model David impera apa eh apa 57:46 memecah belah negara-negara Islam itu ee 57:50 itu harus diakui ee sebagai kekuatan 57:52 yang luar biasa yang yang 57:55 ee sadar atau tidak negara-negara Islam 57:57 juga ee dipecah belah ee yang seperti 58:01 itu apa yang dilakukan oleh ee di 58:03 Somaliland dengan pengakuan terhadap ee 58:06 Somaliland yang sekarang masih dalam 58:08 status konflik ini kan juga menjadi ee 58:11 sesuatu yang tidak bisa kita pungkiri 58:14 itu sebagai satu bentuk em apa eh DVD 58:19 imperat kita di Indonesia disadari atau 58:22 tidak sebetulnya di tingkat grass root 58:24 kita juga sudah mulai di di ee 58:27 diudek-udek ya ya di mulai mulai 58:31 mulai dibuat ee berbagai kelompok yang 58:33 memang pro Israel ee ee apa ee dan dan 58:38 dan yang sayangnya mereka tidak bisa 58:41 memisahkan antara Israel sebagai apa? 58:44 penganut ee agama Yahudi maupun ee 58:47 Israel sebagai kelompok Zionis yang yang 58:50 tentu saja kita ee tidak ingin 58:53 ee Zionis ee berkuasa. Yang ini yang 58:55 yang saya kira menjadi persoalan yang 58:58 sangat ke kita ee apa ee khawatirkan. 59:03 Kekuatan Israel kan sebetulnya adalah 59:05 kekuatan lobi, kekuatan network, dan 59:07 kekuatan ekonomi yang memang sudah 59:10 merambah ke mana-mana. 59:12 I 59:12 negara-negara Arab dikatakan sebagai 59:15 diam 1000 bahasa ee 59:18 ee hanya di retorika. 59:20 Ya, mungkin karena bagaimana ee ee modal 59:26 apa ya kapital dari negara-negara Arab 59:28 itu juga dikelola oleh bank-bank ee ee 59:31 ee Yahudi ya. yang mau tidak mau 59:34 mereka juga ingin ee apa ee kekayaannya 59:37 tidak tidak hilang ee begitu saja. Di 59:41 samping juga ee di mana sih ee negara 59:44 Arab yang tidak menjadi ee basis ee 59:47 militernya Amerika. 59:49 Bahkan Irak pun ketika dibom itu ee apa 59:53 ee 59:54 ee yang dibom adalah apa ee military 59:57 base-nya Amerika, tapi yang suruh ee 1:00:00 keluar uang Irak kan. ee ee yang suruh 1:00:02 keluar Irang adalah Qatar. Ketika Qatar 1:00:05 dibom oleh ee ee Iran. Nah, 1:00:08 yang tentu ee dari sisi militer yang 1:00:12 masih ee kita bisa harapkan besar adalah 1:00:16 tentu saja untuk saat ini ee mau jujur, 1:00:19 mau tidak mau tidak adalah Iran yang 1:00:22 masih mempunyai apa ee kekuatan yang 1:00:25 kadang-kadang di luar perhitungan oleh 1:00:27 Israel. dan Iran ini juga mempunyai 1:00:29 proxi yang yang sangat sangat kuat e di 1:00:33 apa di Yaman dengan autinnya lalu ee 1:00:37 yang selalu mencoba untuk membuat 1:00:40 situasi di Laut Merah tidak pernah damai 1:00:43 dan ee dan dan Hizbowah yang ada di 1:00:47 Lebanon yang ini ee bagi Israel juga 1:00:51 kekuatan yang tidak bisa disepelekan. 1:00:54 Nah, proksi-proksi ini ee 1:00:57 kita mau mengakui atau tidak, kita mau 1:01:00 jujur atau tidak adalah ee fraksi-faksi 1:01:04 faksi-faksi yang yang 1:01:07 menjadi daya tekan terhadap terhadap 1:01:10 Israel ee saat ini. Tapi kekuatan Israel 1:01:13 memang memang ya meskipun negara kecil 1:01:16 bagaimanapun juga karena memang diaspora 1:01:18 mereka ee di mana-mana di Amerika 1:01:21 diaspor ee Israel itu adalah penguasa ee 1:01:24 yang sebenarnya di di Amerika dan mereka 1:01:28 juga memiliki apa ee pabrik-pabrik 1:01:31 senjata yang luar biasa canggihnya. Nah, 1:01:34 ini ini ee kekuatan-kekuatan yang memang 1:01:37 ee mau tidak mau ee kita harus ber ee 1:01:42 berhadapan ee secara secara frontal dan 1:01:46 betul yang tadi dikatakan oleh ee dr. 1:01:48 Sarbini, proses tidak harus berhenti. 1:01:51 Jadi, kita harus harus berjuang ee di 1:01:54 darat, di laut, di udara ee untuk 1:01:57 benar-benar bisa menekan ee Israel. 1:02:00 gencatan senjata yang yang dipelopori 1:02:03 oleh Trump ee ternyata juga tidak 1:02:06 efektif sama sekali dan ee Trump juga 1:02:09 tidak berbuat apa-apa ketika genjatan 1:02:11 senjatanya tidak efektif. 1:02:13 Yang penting bagi Trump dia sudah bisa 1:02:15 mempelopori sebuah genjatan senjata. itu 1:02:18 adalah kredit bagi dia untuk ee 1:02:21 mendapatkan apa ee 1:02:23 ee Nobel price. Nah, itu kan sebetulnya 1:02:26 tujuannya Trump kan itu. 1:02:28 Nah, 1:02:29 entah Israel agak mau deh kamu melakukan 1:02:33 ee apa ee genjatan-jenjata biar biar itu 1:02:37 menjadi kredit saya dan sebagainya. Nah, 1:02:40 ee dia melakukan perdamaian di Kamboja, 1:02:42 menekan Thailand untuk mau melakukan ee 1:02:45 gencatan senjata dan sebagainya. Nah, 1:02:48 ini kan sebetulnya ee kredit-kredit yang 1:02:50 memang dikumpulkan oleh Trump ketika ee 1:02:54 apa genjatan secara tidak efektif di ee 1:02:57 di Gaza ternyata juga ee tidak ada 1:03:01 seriousness untuk mengatasi persoalan 1:03:04 ini. Jadi apakah ee kita ragu bahwa 1:03:08 ternyata ee peace prosesnya itu tidak 1:03:12 apa menjadi daya tekan ee karena tidak 1:03:16 memiliki mungkin ee elemen-elemen yang 1:03:18 bisa menekan ee pihak-pihak tertentu 1:03:21 yang yang mungkin kalau yang melakukan 1:03:24 apa ee ee ee apa bitrial terhadap ee 1:03:29 perjanjian kencatan senjata itu adalah 1:03:31 ee Palestina tentu saja akan 1:03:34 beda lagi. di-Y dengan dengan sangat 1:03:36 ini. Tapi ketika yang melakukan 1:03:38 ee betrial terhadap ee 1:03:41 senjata-senjatanya itu Israel, ternyata 1:03:43 juga masyarakat internasional juga tidak 1:03:46 terlalu tidak terlalu ee kuat untuk 1:03:49 menekan Israel lebih lanjut. ya sekedar 1:03:52 ya betul bahwa resolusi PBB ee semuanya 1:03:58 ee apa ee mendukung Palestina tapi 1:04:01 ternyata di lapangan tidak seindah yang 1:04:05 dia tertulis di resolusi. 1:04:10 Baik, selanjutnya ini saya akan ke Pak 1:04:13 Ahmad ya di Bogor. Asalamualaikum 1:04:16 warahmatullahi wabarakatuh. 1:04:19 Dr. Sarbini tadi mengatakan macam jurus 1:04:22 pencak silat ya, Indonesia dan juga 1:04:26 Afrika Selatan. 1:04:28 Dari sisi perdagangan saya baca di 1:04:30 berita sepertinya terjadi kontradiksi. 1:04:35 Hubungan politik memburuk, namun 1:04:38 perdagangan meningkat. Afrika Selatan 1:04:41 secara terbuka ada hubungan perdagangan. 1:04:44 Indonesia secara tertutup diam-diam. ada 1:04:47 juga hubungan perdagangan bagaimana ini? 1:04:50 Oke, drotter M. 1:04:53 Ya, memang memang kita sejak sejak lama 1:04:56 sudah sudah berteriak SP up bahwa ada 1:04:59 ada hubungan-hubungan bisnis ilegal 1:05:01 antara antara Indonesia dengan Israel. 1:05:06 Demikian juga dengan Turki ya. Turki 1:05:08 demikian juga secara politik mereka 1:05:10 vokal membela Palestina mengejam tapi 1:05:13 bisnis kan jalan 1:05:15 minyak segala macam masih masih pasti 1:05:17 dari Turki dan ini yang agak agak sulit 1:05:19 ya agak sulit saya pikir Afrika Selatan 1:05:21 juga enggak jauh sulit dari Indonesia 1:05:23 karena masalah yang namanya bisnis itu 1:05:25 enggak mengenal teritorial dia masalah 1:05:27 itu kan dia lintas segala lintas lintas 1:05:29 agama lintas negara segala macam 1:05:31 dan ini karena memang agak sulit untuk 1:05:34 kita membuat satu komitmen yang yang 1:05:36 sungguh-sungguh untuk tidak melak 1:05:37 melakukan bisnis-bisnis di belakang itu 1:05:40 ada backstick lah. Contoh dalam ee tahun 1:05:43 2000 7 Oktober 2023 sampai dengan hari 1:05:46 ini transaksi perdagangan Indonesia sama 1:05:49 Israel kan naik meningkat gitu kan 1:05:50 meningkat. Kita lihat apakah rakyat 1:05:52 Indonesia enggak vokal, vokal. Apakah 1:05:54 pemerintah enggak vokal, vokal tapi 1:05:56 bisnis [tertawa] jalan langsung. 1:05:57 Ini kenapa enggak ada enggak ada pihak 1:05:59 yang bisa mengontrol secara baik ya agar 1:06:03 ini juga tidak bisa tidak boleh 1:06:04 dilakukan gitu loh. Artinya jangan ada 1:06:06 ada ilegal bisnis itu artinya ya melalui 1:06:10 Singapura masuk segala macam ya. Artikan 1:06:12 ini berlaku ini kepada pah bahwa ini 1:06:16 yang hal yang yang terjadi hari ini yang 1:06:18 memang 1:06:19 dialami oleh banyak negara sama seperti 1:06:21 Saudi Arabia, Mesir misal gitu ya. 1:06:23 Bagaimana transasi minyak luar biasa 1:06:25 dari Mesir dengan Israel gitu ya. Ini 1:06:27 ini benar kata Pak Ahmad bahwa ini ini 1:06:30 problematika lain ya yang 1:06:33 bisa kita nilai bahwa ee kita ini 1:06:36 seperti enggak sungguh-sungguh ya. 1:06:38 Artinya sisi politik kita kelihat 1:06:40 sepertinya kita serius, tapi sisi lain 1:06:42 kita sepertinya enggak serius. Dan saya 1:06:44 dengan beberapa pihak saya katakan 1:06:46 demikian kenapa kita nih K ngomong apa 1:06:49 tapi ke departemen lain ngomong apa gitu 1:06:52 loh. 1:06:53 Contoh misalnya ada ee masalah ada warga 1:06:55 negara Israel yang di Bali misalnya itu 1:06:58 kan itu kan bukan bukan ranahnya dia 1:07:00 perlu ranahnya imigrasi 1:07:03 atau muka yang di Cianjur gitu ya. Jadi 1:07:06 sebenarnya ini semua pihaknya harus 1:07:08 turun gitu. Nah, maka kita pernah undang 1:07:10 ee Bang Madani Alisera salah satu 1:07:12 undang-undang RUU Undang-Undang BDS itu 1:07:15 yang diancang oleh PKS. Tapi sampai hari 1:07:17 ini kan belum belum ada kedengaran ya. 1:07:19 Dan undang-undang itu sepertinya sangat 1:07:23 sangat soft ya. Artinya K diterapkan ini 1:07:25 enggak enggak ada enggak ada sanksi 1:07:27 seperti Undang-Undang orumas lah gitu 1:07:29 ya. himbauan-himbauan repot juga ini itu 1:07:33 gitu gitu ee ee enggak enggak. 1:07:39 Baik, ini pertanyaan selanjutnya dari 1:07:41 Bapak Pepen ya di Jakarta. 1:07:44 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:45 wabarakatuh. Alhamdulillah menyimwak 1:07:47 acara di malam hari ini. Semoga Afrika 1:07:52 Selatan itu konsisten dan selalu 1:07:55 mendukung Palestina sampai Palestina itu 1:07:58 merdeka. Dan saya salut dan bangga tadi 1:08:01 diceritakan punya pahlawan seperti Syekh 1:08:04 Yusuf dan juga Tuan Guru yang 1:08:07 menyebarkan Islam di Afrika Selatan dan 1:08:10 juga sebagian di benua Afrika. Pelajaran 1:08:14 apa kira-kira bagi kita bangsa Indonesia 1:08:17 tentang peran perjuangan ini? 1:08:22 Saya ke Pak Salman. Pak Salman bisa 1:08:24 dijawab dari Pak 1:08:25 Baik. Saya kira itulah ee apa ya 1:08:29 pelajaran yang pertama yang yang tentu 1:08:30 saja ee kita bisa ambil adalah hikmah. 1:08:35 Jadi ketika para tokoh ee ulama dan 1:08:40 sekaligus politisi sekaligus pejuang ee 1:08:43 pahlawan kita itu dulu dibuang ke Afrika 1:08:47 Selatan itu seakan-akan mereka 1:08:50 diasingkan dari dari tanah ee tumpah 1:08:53 darahnya sendiri. Tapi ternyata ee itu 1:08:57 membawa hikmah yang luar biasa. akhirnya 1:09:00 ee mereka bisa mengenalkan Islam dan 1:09:03 nilai-nilai perjuangan kepada ee bangsa 1:09:06 Afrika ketika itu dan terutama tentu 1:09:08 saja bangsa Afrika Selatan. Nah, 1:09:11 interaksi di antara para ee budak dan 1:09:14 para apa ee buangan yang dulu dari 1:09:18 berbagai negara itu tentu saja juga 1:09:20 sangat sangat ee berpengaruh dalam 1:09:23 rangka apa ee pengajaran terhadap 1:09:26 nilai-nilai ee perjuangan, nilai-nilai 1:09:29 keislaman, akhlak dan sebagainya. Ee 1:09:32 bahkan tadi sudah saya sampaikan 1:09:35 perintis dari ee anti perbudakan di 1:09:38 Afrika Selatan adalah dimulai ee ee dari 1:09:43 ee apa ee madrasah yang didirikan oleh 1:09:47 ee ee ee Tuan Guru ee ketika itu ee para 1:09:53 ee sudagar muslim yang sudah cukup maju 1:09:57 diminta untuk ee membebaskan ee budak 1:10:00 dari dari ee dari berbagai ee keluarga 1:10:04 yang masih memiliki perbudakan. Nah, ini 1:10:08 ini satu satu hikmah yang luar biasa 1:10:10 kita ee peroleh dan ee hikmah kedua 1:10:14 tentu saja ee kita punya tokoh seperti 1:10:16 Syekh Yusuf yang tidak cuma menjadi ee 1:10:20 pahlawan nasional Indonesia, tapi ee 1:10:22 beliau juga didobatkan sebagai pahlawan 1:10:25 nasional Afrika Selatan. Jadi beliau 1:10:27 mempunyai dua gelar pahlawan ee ee dan 1:10:31 ini sebetulnya bagi kita adalah betapa 1:10:34 ee nenek moyang kita dulu sudah memulai 1:10:38 ee ee model perjuangan internasional 1:10:40 yang yang luar biasa, diplomasi ee 1:10:44 publik yang sudah dilakukan ee sejak 1:10:46 dulu kala yang yang tentu saja itu 1:10:48 memperkenalkan Indonesia kepada 1:10:50 bangsa-bangsa Afrika. bahkan ee beberapa 1:10:54 ee kosakata di ee di ee apa ee bahasa 1:11:00 Africans namanya itu ada banyak sekali 1:11:03 menggunakan ee kosakata ee bahasa 1:11:05 Indonesia dan dan bahasa Melayu dan ini 1:11:09 saya kira saya kira bentuk perjuangan 1:11:11 yang sangat luar biasa. Yang kedua ee 1:11:15 yang hikmah ee berikutnya adalah ee 1:11:18 bagaimana ee kita bisa melihat betapa 1:11:22 nilai-nilai perjuangan ee yang diajarkan 1:11:25 oleh ee para ulama kita ee itu ee ee 1:11:29 menginspirasi dari perjuangan ee bangsa 1:11:32 yang Afrika ee melawan ketidakadilan. ee 1:11:36 dan itu semua tentu saja sangat sangat 1:11:40 qurani ee karena ee ee seluruh pesan 1:11:44 yang ada dalam Quran kita yang 1:11:46 disampaikan oleh para ulama itu adalah 1:11:48 ee menentang berbagai macam ee apa 1:11:52 intoleransi, menentang berbagai macam ee 1:11:56 apa ee ee ketidakadilan dan 1:11:59 kesewenang-wenangan. Dan itu itu 1:12:01 diajarkan sampai sekarang dan dan itu 1:12:06 mengilhami para pemuda ee Afrika Selatan 1:12:09 ketika itu untuk melawan aparatid ini 1:12:12 dan dan dan ternyata spirit semacam itu 1:12:15 masih 1:12:17 ee tertanam ee di ee bangsa Afrika 1:12:21 Selatan. ini yang saya kira penting 1:12:24 untuk terus kita ee kita gaungkan 1:12:27 sehingga hubungan kita dengan Afrika 1:12:29 Selatan benar-benar ee ee ee apa ya ee 1:12:34 bisa sustainable. Nah, alhamdulillah 1:12:37 ketika saya di sana ee paling tidak KBRI 1:12:41 bisa meneripkan ee dua buku. Yang 1:12:44 pertama adalah mengenai Syekh Yusuf. 1:12:46 Yang kedua mengenai ee tuan guru yang 1:12:49 yang itu tentu saja ee ee ee bisa di 1:12:53 dikembangkan lebih lanjut ee di kemudian 1:12:55 hari dengan dukungan ee penelitian yang 1:12:57 lebih baik. Nah, ini yang sebetulnya 1:13:02 ke depan harus kita manfaatkan ee 1:13:05 sebagai ee tali penghubung antara ee apa 1:13:10 pengikat ee di antara Afrika Selatan 1:13:12 dengan Indonesia dan ee kita bisa 1:13:16 memanfaatkan Afrika Selatan juga dalam 1:13:18 konteks ee perjuangan kita untuk apa 1:13:21 melawan ee Israel ee dalam rangka ee 1:13:24 kemerdekaan Palestina. karena 1:13:27 ee mereka sangat sangat hormat juga 1:13:30 dengan Indonesia dengan dengan ee apa 1:13:33 konferensi Afrikanya dengan dengan 1:13:36 berbagai macam ee upaya yang selama ini 1:13:39 dilakukan oleh Indonesia ee ee melawan 1:13:43 apa penjajahan Israel terhadap ee 1:13:45 Palestina. 1:13:48 Baik, selanjutnya ada pertanyaan dari ee 1:13:51 hamba Allah di Bekasi. Asalamualaikum 1:13:54 warahmatullahi wabarakatuh. 1:13:57 Terima kasih para narasumber di malam 1:13:58 hari ini. Langkah Afrika Selatan selain 1:14:04 mendukung proses hukum di ICC terhadap 1:14:08 Israel, juga ada musi parlemen 1:14:12 yang menyetujui untuk menutup kedutaan 1:14:16 Israel dan mengutus hubungan sampai 1:14:18 genjatan senjata di Gaza tercapai. 1:14:22 Bagaimana Afrika Selatan itu dia 1:14:24 menjelaskan posisinya yang vokal 1:14:26 mendukung Palestina tapi tetap 1:14:29 mempertahankan hubungan dengan 1:14:31 negara-negara barat yang sebagian besar 1:14:33 negara-negara barat itu pro Israel. Oke, 1:14:37 saya ke Dr. Ben dulu. Bagaimana dokter 1:14:38 Ben? 1:14:40 Nah, memang ee ini dua hal yang saya 1:14:42 pikir dua hal yang harus kita bedakan 1:14:45 ya, bahwa ee tidak semua negara-negara 1:14:48 Barat juga mendukung Israel kan. 1:14:51 Sekarang mudah-mudahan berapa banyak 1:14:52 negara-negara Barat mengakui ee 1:14:53 Palestina sebagai entitas sebuah negara. 1:14:57 Jadi yang vokal, yang masih vokal itu 1:14:59 kan pemerintah Amerika gitu. Tapi kalau 1:15:01 warga Amerika itu kan pecah ya. Tapi 1:15:04 saya yakin mayoriti itu pendukung 1:15:06 Palestina dengan kemenangan Zoahra 1:15:08 Mamdani kan membuktikan bahwa New York 1:15:10 ya katanya basis Yahudi 1:15:12 tapiota terpilih Muslim dan memang ee 1:15:17 ini harus harus harus dibedakan enggak 1:15:19 dibedakan misalnya di G7 ya itu kan cuma 1:15:21 Itali ya Itali yang ya masih 1:15:24 mempertahankan ee apa ya masih vokal lah 1:15:27 membela membela Israel tapi 1:15:28 negara-negara gitu juga lain itu kan 1:15:31 mulai mulai mendukung Palestina Mah Maka 1:15:34 saya lihat ee 1:15:36 Afrika Selatan Afrika Selatan ini kan 1:15:38 diperhitungkan ya dari dari jumlah 1:15:40 penduduknya dari perkapitanya kemudian 1:15:43 hasil hasil tambangnya dan sebagainya 1:15:45 ya. Jadi negara yang diperuntungkan oleh 1:15:48 bar negara-negara yang memang di situ 1:15:49 tuh banyak hal yang bisa dibutuhkan oleh 1:15:51 mereka kan. Tapi kalau misalnya 1:15:53 negaranya kering kerontang misalnya 1:15:55 enggak ada apa-apa mungkin enggak ada 1:15:57 yang lirik ya. Nah, makanya Afrika bukan 1:16:00 negara yang yang ee yang yang 1:16:03 miskin tapi negara kaya, negara maju dia 1:16:06 senjata-senjata pun dia juga bisa bisa 1:16:09 juga dan mungkin industri militer pun 1:16:11 dia lebih bagus dari dari Indonesia. 1:16:13 Maka saya pikir ee ee seperti Turki ya, 1:16:17 Turki punya hubungan diplomatik dengan 1:16:19 Israel tapi tetap fok menyerang Israel 1:16:22 atau Venezuela misal kanuela punya 1:16:24 hubungan diplomatik tapi tetap vokal 1:16:26 mereka itu e Palestina. Jadi ada dua hal 1:16:28 yang entitas yang berbeda ya. Tapi 1:16:30 memang ada juga yang 1:16:33 ee enggak mau taho jangankan orang lain 1:16:36 seperti Uni Emirat Arab ya. M itu kan 1:16:38 muslim ya, itu kan puyang kepala kita 1:16:40 pikir negara 1:16:42 menjadi bukan cuma membela Israel 1:16:44 menjadi agennya sudah menjadi agennya 1:16:47 Israel itu. Nah ini kira-kira kita sakit 1:16:50 kepala mikin negara Unira satu ini kan. 1:16:52 Jadi waktu kita masih respek sama Afrika 1:16:54 Selatan daripada uni Arab niak 1:16:59 kakak gitu kakak. Hm. Baik, Pak Salman. 1:17:04 Apakah ada tambahan, Pak Salman untuk 1:17:06 pertanyaan? 1:17:07 Iya, saya kira ee ya hubungan diplomatik 1:17:10 ee tentu saja ee ee banyak pertimbangan 1:17:14 yang harus dikatakan. ee tadi sudah saya 1:17:16 singgung bahwa hubungan diplomatik 1:17:18 antara ee em ee Israel dengan e dengan 1:17:24 Afrika Selatan itu sudah dibangun ee 1:17:26 sejak lama dan tentu saja 1:17:28 pada masa Aparhead ee ee itu ee 1:17:31 hubungannya sangat intensif bahkan ee 1:17:35 ketika ee Afrika Selatan di masa Parhead 1:17:38 itu ee dikucilkan dari dunia 1:17:41 internasional ee Afrika Selatan itu 1:17:45 menjadi basis bagi industri strategis 1:17:47 Afrika Selatan. Ee dulu kalau kita ee 1:17:51 apa ee ee banyak sekali ee apa 1:17:56 produk-produk senjata yang yang dulu di 1:17:58 diproduksi di Afrika Selatan dan 1:18:00 sekarang bahkan pabrik-pabriknya masih 1:18:02 berdiri dengan baik. Em nah cuma ee 1:18:07 Afrika Selatan juga ee tidak begitu saja 1:18:10 ee ee setelah setelah aparah haid tumbak 1:18:14 tidak begitu saja menghapuskan hubungan 1:18:17 diplomatik itu, tapi memanfaatkan dengan 1:18:21 dengan ee dengan ee secara terukur. ee 1:18:25 pernah menarik duta besarnya dan hanya 1:18:28 mengisi kedutaannya dengan dengan 1:18:30 pejabat-pejabat yang ee tidak ee apa 1:18:34 tidak ee berstatus ee kuat, tidak bukan 1:18:38 pejabat tinggi tapi pada tingkat 1:18:40 diplomatik yang serendah mungkin. Nah, 1:18:43 ini ini bentukbentuk protes ee daripada 1:18:47 ee hubungan diplomatik itu. Jadi 1:18:49 menganggap bahwa hubungan ee Afrika 1:18:52 Selatan tidak terlalu serius. ee ee 1:18:55 terhadap ee mengenai hubungan diplomatik 1:18:57 dengan Afrika dengan Israel. Nah, dari 1:19:01 sisi perdagangan memang ee termasuk 1:19:04 Indonesia saya kira kita juga tidak 1:19:06 punya hubungan diplomatik tapi tidak 1:19:07 menutup ee apa ee ee apa ee hubungan 1:19:13 perdagangan di antara kedua negara 1:19:15 negara-negara. Karena bagaimanapun juga 1:19:17 ee Israel mempunyai basis industri yang 1:19:20 yang cukup kuat ee terutama di bidang ee 1:19:23 teknologi tinggi. Mau tidak mau ada 1:19:26 kebutuhan-kebutuhan yang tidak bisa 1:19:27 dihindari ee untuk 1:19:30 ee melakukan perdagangan itu. Itu yang 1:19:31 yang saya kira menjadi kunci kenapa 1:19:34 banyak negara masih tetap melakukan 1:19:36 perdagangan dengan Israel. ee tapi juga 1:19:40 ee seperti ee organisasi konferensi 1:19:44 Islam ee kerja sama Islam pernah 1:19:47 melakukan ee apa seruan embargo terhadap 1:19:50 produk-produk Israel di ee produk-produk 1:19:54 Israel di wilayah-wilayah ee pendudukan, 1:19:58 tapi juga kurang efektif terus terang 1:20:00 saja karena memang ketika negara-negara 1:20:03 seperti Indonesia meminta daftar produk 1:20:06 ee Israel dari negara ee wilayah-wilayah 1:20:09 pendudukan itu apa saja itu tidak pernah 1:20:12 akurat sehingga kita juga tidak bisa 1:20:14 melakukan embarko yang ke esensial ee 1:20:18 tapi ee tidak jelas apakah itu 1:20:20 diproduksi di daerah pendudukan atau 1:20:22 diproduksi di apa ee di Israel ee 1:20:26 sendiri. ini yang hal-hal semacam itu 1:20:28 kadang-kadang juga harus kita akui, 1:20:30 harus ee kita sendiri juga konsisten 1:20:33 ketika kita harus melakukan embarko ya 1:20:36 ee yang ya yang pas yang jelas. Nah, 1:20:39 Teman beberapa ee langkah embarko yang 1:20:43 dilakukan ee oleh ee banyak negara 1:20:48 terhadap produk-produk yang memang 1:20:51 memiliki hubungan erat dengan ee 1:20:52 dukungan terhadap Israel. dari Scity 1:20:56 efektif, tapi dari sisi lain juga ee 1:20:59 menimbulkan persoalan-persoalan sosial 1:21:01 yang tentu saja 1:21:03 ee kita juga perlu ee mempersiapkan 1:21:06 alternatif bagaimana mengatasi 1:21:08 persoalan-persoalan sosial itu. Nah, ini 1:21:10 yang saya kira PR-PR besar yang yang 1:21:13 harus kita lakukan dan dan ee itu tadi 1:21:16 yang kembali kepada Dr. ee bini tadi 1:21:21 kita perlu ee tetap melaksanakan proses 1:21:25 ini. 1:21:26 Jangan kita berhenti melakukan proses 1:21:29 perjuangan ini. 1:21:32 Baik, itu pertanyaan-pertanyaan yang 1:21:34 bisa kita jawab di acara malam hari ini 1:21:37 dan Iwan mohon maaf at pertanyaan dan 1:21:40 komentar yang belum sempat kita bacakan 1:21:43 ya karena keterbatasan waktu Bapak 1:21:45 Salman Alfarisi dan juga Dr. kita sudah 1:21:48 di penghujung waktu sebagai penutup saya 1:21:51 ke Pak Salman dulu. Penutup dari seluruh 1:21:53 bahasan kita yang ingin di ee sampaikan 1:21:56 kepada seluruh pendengar. Apa dari Pak 1:21:57 Salman? 1:21:59 ya ee saya kira em kita harus tetap 1:22:03 memperkuat girah kita ee untuk ee tetap 1:22:07 berjuang ee baik itu berjuang melalui 1:22:10 doa dan melalui ee apa ee ee apa ee baik 1:22:16 harta maupun ee apa ee tenaga kita dalam 1:22:21 rangka kita membantu em ee 1:22:23 saudara-saudara kita di Palestina. di 1:22:26 sisi lain kita juga ee dengan berbagai 1:22:29 macam ee apa pemikiran yang kita miliki, 1:22:32 kita bisa bisa menyumbangkan ee 1:22:34 pemikiran ee untuk lebih memperkuat 1:22:38 kebijakan nasional kita dalam rangka 1:22:40 lebih konsisten dan lebih ee kuat dalam 1:22:43 rangka ee apa ee mendorong kemerdekaan 1:22:48 Palestina dan bagaimana kita juga bisa 1:22:51 memperkuat tekanan kita terhadap ee 1:22:53 Israel yang memang ee ee semakin 1:22:56 sewenang-wenang ini. Saya kira itu yang 1:22:58 penting harus kita lakukan dan dan 1:23:00 ketika bangsa ini kompak ee dan kita 1:23:04 bisa membangun ee kekompakan yang sama 1:23:07 dengan bangsa-bangsa yang lain ee saya 1:23:09 yakin ee bahwa pada satu saat ee ee kita 1:23:15 ee bisa membang apa ya membantu 1:23:18 kemerdekaan Palestina. bangsa Israel 1:23:21 memang kalau di ee bangsa Yahudi kalau 1:23:24 kita lihat di Quran memang 1:23:26 bangsa yang yang cukup istimewa karena 1:23:29 memang mereka mempunyai ee ee apa ya 1:23:32 kepandaian yang yang yang diakui 1:23:35 sebetulnya. Cuman di sisi lain juga 1:23:38 mereka punya kesombongan yang luar biasa 1:23:40 yang 1:23:40 yang Allah tidak akan rida 1:23:42 ee untuk mereka ee selalu ee 1:23:46 mempertahankan kesombongannya. 1:23:49 Baik, selanjutnya drter Ben penutup dari 1:23:52 Dr. Ben dari seluruh bahasan kita apa 1:23:54 dari dokter? 1:23:56 Iya, saya menarik seperti yang 1:23:58 disampaikan oleh ee Pak Salman tadi 1:24:01 bahwa ee kita harus membangun aliansi ya 1:24:04 aliansi historis ya antara Indonesia 1:24:06 dengan Afrika Selatan. karena keberadaan 1:24:09 ee misalnya ee orang-orang orang-orang 1:24:14 ee Indonesia di sana itu merupakan salah 1:24:16 satu aset yang bisa kita coba 1:24:17 kembangkan. Kemudian secara politik luar 1:24:20 negeri pun Indonesia punya kemiripan 1:24:22 dengan Afrika Selatan. Saya pikir ini 1:24:24 ini adalah sangat potensi untuk dibaca 1:24:27 oleh pemerintah agar ee Indonesia bisa 1:24:29 membuat poros ya poros yang yang lebih 1:24:32 dekat dengan Afrika Selatan karena ee 1:24:34 komitmen ee Afrika Selatan membela 1:24:37 Palestina kemudian berani menantang 1:24:39 hegemoni Barat. Saya pikir ini satu hal 1:24:41 yang perlu kita belajar mengambil spirit 1:24:45 dari Afrika Selatan. Dan selanjutnya 1:24:48 juga ee kita juga harus ee mengapresiasi 1:24:52 ya walaupun Afrika Selatan ini bukan ee 1:24:54 bukan majorita majoriti muslim tapi 1:24:57 mereka punya toleransi yang tinggi 1:24:59 dengan 1:25:01 antar pengandung beragama. Kemudian juga 1:25:03 mereka itu punya fleksibilitas dalam 1:25:07 dalam berhubungan dengan negara-negara 1:25:09 yang 1:25:10 apa ya yang punya komitmen yang kuat 1:25:13 untuk pemila Palestina. Saya pikir itu 1:25:15 ee Kangga yang bisa saya kita ambil 1:25:16 kesimpulan dan juga berterima kasih 1:25:19 dengan informasi-informasi ini 1:25:20 disampaikan oleh Pak Salman dan ini hal 1:25:22 yang baru bagi mungkin bagi sebagian 1:25:24 pendengar rasil bahwa ada komunitas 1:25:28 muslim di sana yang sampai hari ini ee 1:25:31 punya pengaruh pengaruh yang besarlah 1:25:33 terhadap ee datang kehidupan sosial 1:25:36 beragama yang ada di Afrika dan itu 1:25:38 datang dari tuan guru dan ee dari ulama 1:25:41 kita dari Indonesia. Saya pikir itu, 1:25:43 Kang. 1:25:44 Baik, Dr. 1:25:46 Dan juga Pak Salman terima kasih banyak 1:25:49 sudah bersama kami di acara buka mata 1:25:51 buka di malam hari ini. 1:25:54 Dan ee ikhwan akhwat yang dirahmati 1:25:56 Allah subhanahu wa taala. Demikianlah 1:25:58 acara buka mata buka telinga di malam 1:26:00 hari ini. Semoga apa yang kami sampaikan 1:26:03 bermanfaat bagi Anda semua. 1:26:06 Terima kasih banyak atas kebersamaan 1:26:07 Anda dan mohon maaf atas segala 1:26:09 kesalahan kata kami undur diri. Billahi 1:26:11 taufik wal hidayah. Subhanakallahumma 1:26:13 wabihamdika asadu alla ilahailla anta 1:26:15 astagfiruka waubu ilai. Asalamualaikum 1:26:17 warahmatullahi wabarakatuh.