Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:12 Brazil TV 0:25 [musik] 0:33 [musik] 0:37 [musik] 0:44 Asalamualaikum warahmatullahi 0:45 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:47 rahimakumullah. 0:49 Alhamdulillah wasyukurillah kita 0:51 dipertemukan kembali di acara ruang 0:54 kesehatan radio silaturahim yang 0:56 mudah-mudahan mempersoasi kita semua 0:59 untuk bisa melangkah lebih ringan 1:01 mendapatkan sehat lahir dan batin ya. 1:04 Dan untuk hari ini yang akan membersamai 1:09 kita adalah 1:11 Prof. Dr. Candra Yoga Aditama. 1:16 Beliau 1:17 terakhir informasi yang kami terima itu 1:20 menerima penghargaan Ahmad Bakri 21 ya 1:25 pada Agustus 2025 yang lalu di bidang 1:28 kesehatan atas kontribusi beliau yang 1:31 begitu besar di dalam meningkatkan 1:33 literasi kesehatan masyarakat khususnya 1:36 selama dan setelah pandemi Covid ya. Dan 1:40 untuk hari ini, Ikhwan Akhwat, topik 1:44 yang akan dibahas oleh Dr. Yoga adalah 1:49 dampak kebakaran bagi kesehatan. 1:55 Nah, ini sesuatu yang bisa jadi juga ee 1:58 perlu sekali untuk kita simak sepenuh 2:02 hati, sepenuh rasa. Tidak lupa salam 2:04 selawat kita lantunkan untuk junjungan 2:07 umat kekasih kita Muhammad Rasulullah. 2:10 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 2:12 kita mendapatkan syafaat beliau dan 2:15 dipertemukan dengan beliau di saat yang 2:18 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 2:21 Dr. Yoga Aditama sudah ada di ujung 2:25 sana. Asalamualaikum warahmatullahi 2:28 wabarakatuh, Dok. 2:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:31 wabarakatuh. 2:32 Terima kasih kesediaannya hadir di sini. 2:35 Jadi persisnya dampak kebakaran bagi 2:38 kesehatan memang perlu banget kita ee 2:41 ketahui nih, Dok. Silakan, 2:45 ya. Jadi yang pertama 2:48 nama saya itu Candra Yoga Aditama. 2:50 Begitu. Jadi kalau mau dipotong ambil 2:52 yang depannya, jangan ambil yang 2:53 belakang. 2:53 Dokter Candra bukan dokter yoga ya. Maaf 2:56 belakangnya jadi bingung saya. Itu itu 2:59 poin pertama. Poin kedua ee 3:03 sebenarnya tadinya judulnya lebih luas 3:06 dari bukan lebih luas lebih spesifik 3:08 dari itu karena pada waktu judul ini 3:10 dibuat sedang ada kebakaran hutan. Nah, 3:14 walaupun yang terjadi adalah bukan hanya 3:16 soal kebakaran hutan, tapi kemudian ada 3:18 lagi asap dari asap vulkanik dari Gunung 3:22 Anak Rakatau. Jadi, sebenarnya ada dua 3:24 aspek yang yang terjadi. Walaupun kalau 3:27 mau mundur lagi beberapa waktu yang lalu 3:30 ada juga kebakaran 3:32 tempat pembuongan sampah di Jakarta dan 3:34 saya kira beberapa sesudah itu 3:36 tertanggulangi ada lagi tempat kebakaran 3:39 tempat pembongan sampah di di Jawa Timur 3:41 atau Jawa Tengah saya lupa. Jadi kita 3:43 balik lagi ke cerita yang kebakaran 3:46 hutan. Jadi, kebakaran hutan dan lahan 3:47 itu sudah terjadi beberapa bulan dan 3:50 sampai sekarang masih terjadi. Beritanya 3:52 agak mereda bukan mereda agak tertutup 3:55 sedikit pada waktu ada ee letusan anak 3:58 Gunung Krakato. Tetapi karena letusan 4:01 anak Gunung Krakatau kemudian juga 4:02 merendah beritanya, maka kalau kita 4:05 lihat hari ini berita itu muncul kembali 4:07 karena memang kebakaran hutan masih 4:08 terjadi dan masih cukup luas. kebakaran 4:11 hutan itu terjadi pada dasarnya 4:14 karena dua faktor yang berhubungan satu 4:17 dengan lainnya. Katakanlah begitu ya. 4:18 Yang pertama memang ada kemarau panjang 4:20 dan bukan hanya kemarau yang yang 4:23 panjang tapi juga ada eh climate change 4:27 begitu. Ada Elnino yang tahun ini 4:31 elninonya memang memang berat dan bahkan 4:33 bahkan diberi nama Elninho Godzilla. 4:36 Jadi memang ada dampak lingkungan yang 4:40 yang 4:41 memungkinkan situasi menjadi lebih 4:43 sulit. Tetapi walaupun ada panas yang 4:47 tinggi, walaupun ada Elninho, walaupun 4:48 ada Elninho Godzilla, tentu kebakaran 4:52 hutan terjadi karena ada yang membakar. 4:53 Jadi ada faktor ulah manusia di sini. 4:56 Ya, ulah manusia itu ada yang membakar 4:58 karena berbagai keperluan dan kemudian 5:01 itu bertemu dengan Elinyo yang sedang 5:05 ganas-ganasnya katakanlah begitu 5:07 sehingga akhirnya terjadilah kebakaran 5:08 meta dan makin lama makin luas seperti 5:11 sekarang ini. Saya kalau mau mundur ke 5:14 jauh ke belakang ya saya itu lulus 5:17 dokter tahun 1980 ya. Jadi mungkin 5:21 ee pendengar juga sebagian belum lahir 5:24 begitu ya. Nah, waktu saya lulus 1980 5:27 itu saya kerja di salah satu puskesmas 5:29 di Riau dan Puskesmas saya itu itu 5:32 puskesmas baru belum pernah artinya dia 5:34 bangunan baru sehingga di sekitarnya tuh 5:36 masih alang-alang 5:38 belum ada perumahan begitu ya dan saya 5:41 ingat sekali pada suatu siang atau suatu 5:43 pagi begitu bukan pagiah agak siang itu 5:46 alang-alang yang di sebelah Puskesmas 5:47 itu sebenarnya memang sudah ada 5:49 kebakaran waktu itu ini 19 ingat ini 5:51 1980 ya mungkin 81 82 lah Ya, isu 5:55 kebakaran tentu belum sebesar sekarang 5:57 ini, tapi kebakaran sudah terjadi pada 5:59 waktu itu. Nah, se se sejalan dengan 6:02 kebakaran terjadi di beberapa tempat, 6:05 tiba-tiba api di maksud saya alang-alang 6:07 yang ada padang alang-alang yang ada di 6:09 sebelah puskesmas itu terbakar dari 6:11 pinggir jalan raya sana, ya. Jadi kita 6:14 orang pegawai pus mencobalah siram-siram 6:17 air begitu tapi tidak berhenti-berhenti 6:19 karena alang-alang itu dia melebar 6:22 dengan sangat cepat gitu ya. Dan karena 6:25 kita bingung karena lama-lama bisa 6:26 terbakar puskesmasnya begini akhirnya 6:28 kita memanggillah orang setempat itu 6:30 tolonglah dibantu memadamkan api 6:32 dipadamkan api itu. 6:34 Dan apa yang dia lakukan? Dia sama 6:36 sekali tidak menyiram api itu. Tapi 6:39 alang-alang pada sudut-sudut tertentu 6:42 itu dia babat. 6:44 sehingga api itu tetap terbakar. Tapi 6:46 begitu sampai ke tempat yang sudah 6:47 alang-alangnya dibabat itu apinya 6:49 berhenti. 6:51 Saya hanya ingin menyampaikan bahwa 6:54 memadamkan api itu memang bukan urusan 6:56 yang sederhana. Kalau zaman sekarang 6:57 mungkin butuh teknologi, pakai kapal 6:59 terbang, pakai pakai macam-macam. Saya 7:01 dengar pakai tepunglah. Tapi dari dulu 7:03 efek memadamkan e cara memadamkan api 7:05 itu memang ada kebakaran hutan. Maksud 7:07 saya itu sudah terjadi dan dilakukan 7:09 dengan berbagai cara. Ini soal kebakaran 7:11 hutan ya. Ya, saya tidak mau masuk 7:14 tentang ee hal yang kedua yang sayaak 7:16 saya ingat tahun 1980 he 7:18 itu sebagai dokter pusma saya pertama 7:21 kali membuat surat edaran begitu kan 7:23 saya waktu itu baru lulus dokter 7:24 Istingga tentu saja belum menguasai 7:26 terlalu banyak soal administrasi tapi 7:28 saya ingat surat edaran yang saya buat 7:30 pertama kali adalah kepada warga untuk 7:32 hati-hati bukan hanya kebakaran kananya 7:35 karena di daerah Riau itu kan tanahnya 7:36 tanah gambut jadi saya bilang hati-hati 7:39 kalau menginjak tanah karena kasus yang 7:40 ada di poskus pada seperti itu adalah 7:43 orang menginjak ee rumput gambut dan 7:46 akhirnya kakinya terbakar dengan sekam 7:49 panas yang ada di di tanah itu. 7:52 Oke. Jadi ini ilustrasi saja sedikit 7:54 tentang kebakaran hutan itu sudah sudah 7:56 sejak lama terjadi sejak tahun sekian. 7:59 Masih mau ilustrasi lagi sedikit sebelum 8:00 sampai ke pembicaraan ini. Saya itu 8:03 adalah jadi sudah tahun 1980 itu saya 8:07 lulus dokter kemudian saya menjadi 8:09 dokter spesialis baru dan saya tahun 19 8:13 mungkin 90-an itu jadi ketua perhimpunan 8:17 dokter Paru Indonesia. Saya cerita ini 8:19 bukan mau menceritakan saya jadi ketua. 8:21 Cuma saya ingin menyampaikan bahwa pada 8:22 waktu itu saya tidak inget tahunya, tapi 8:24 awal-awal 2000 itu terjadi juga 8:25 kebakaran atau akhir 9899 itu terjadi 8:28 kebakaran yang sangat besar di Sumatera. 8:32 Dan kami para dokter itu selalu setiap 8:34 tahun mengadakan pertemuan ilmiah atau 8:36 kongres dan itu tempatnya pindah-pindah. 8:38 Kebetulan waktu itu tempatnya di 8:39 Palembang 8:40 sehingga pesawat terbang tidak bisa 8:42 terbang tentu saja seperti sekarang. Dan 8:44 saya ingat sekali waktu itu saya bersama 8:46 seorang saya bawa pimpinan Kementerian 8:48 Kesehatan waktu itu. Kita naik bus dari 8:51 Jakarta ke sana dan sepanjang jalan itu 8:52 tidak kelihatan apa-apa dan itu 1998 8:57 1999. Sekarang sudah 2026 masalahnya 9:00 tetap saja berulang setiap tahun. Jadi 9:02 sebelum kita lihat dampaknya maka kita 9:04 mesti tahu bahwa ujungnya e sori awalnya 9:07 itu adalah kebakaran hutan yang tidak 9:09 pernah tertangani secara komprehensif. 9:12 Jadi kalau ini kita bicara seperti ini 9:15 di radio rasil tahun ini bukan tidak 9:17 mungkin tahun depan kita akan bicara 9:19 topik yang sama karena kebakaran hutan 9:20 masih terus terjadi. 9:22 Jadi selain menangani dampak pada 9:24 manusia sebenarnya 9:25 kita mengharapkanlah ya menghimbau lewat 9:27 ee radio tercinta kita ini supaya ada 9:30 upaya dari awal untuk mencegah itu 9:32 jangan sampai terjadi. Karena kalau 9:33 sudah terjadi ya kayak seperti sekarang 9:35 ini masalahnya jadi berkepanjangan. Jadi 9:37 mudah-mudahan tahun depan ini bisa 9:40 dilakukan antisipasi. Biasanya kan kita 9:42 begitu baru ribut kalau sudah terjadi 9:45 padahal harusnya kan ditangani sejak 9:46 awal sejak itu sebelum terjadi supaya 9:48 jangan terjadi. Sori ini ngulang tur 9:50 lebih panjang karena saya ingin membawa 9:52 kita semua ke hal yang lebih mendasar 9:54 ketimbang hanya melihat dampak 9:55 kesehatannya saat ini. Entar tahun depan 9:57 bicara lagi dampak kesehatan. 9:58 It's oke, Dok. Silakan lanjut. 10:02 Nah, kemudian yang ke berikutnya soal 10:04 asap kebakaran hutan. Asam pembakaran 10:07 hutan itu terdiri dari ya katakanlah 10:09 tiga atau empat komponen. Komponen 10:12 pertama yang disebut sebagai partikel. 10:14 Partikel itu adalah bahan padat yang 10:16 keluar pada bersama dengan ee asap 10:19 kebakaran hutan itu. Partikel itu 10:22 ukurannya beda-beda. Tetapi 10:26 yang lebih kecil yang lebih berbahaya 10:28 untuk ee paru dan pernapasan. Kenapa? 10:31 Kalau partikelnya ukuran kecil, dia bisa 10:33 masuk sampai ke dalam paru-paru yang 10:35 paling dalam. Kalau ukurannya besar, 10:37 besar itu saya bicara mikron ya. Mikron 10:39 itu berapa? 0,00 sekian cm. Jadi kita 10:42 tentu kita tidak bicara partikel yang 10:43 bisa dilihat dengan mata ya. Partikel 10:45 yang kecil yang bisa masuk pernapasan. 10:47 Kalau partikel itu ukurannya 10 mikron 10:49 atau 5 mikron, maka Allah Subhanahu wa 10:51 taala sudah menyediakan saringan. Dia di 10:53 hidung dia akan tertahan atau di bulu 10:56 hidung akan tertahan, saluran napas 10:58 napas kecil juga akan tertahan. Tetapi 11:00 kalau ukurannya kecil sekali yang 11:02 ukurannya 2,5 mikro, maka dia akan 11:05 menembus segala pertahanan yang di 11:07 hidung di saluran napas itu akhirnya 11:09 bisa masuk ke dalam paru-paru jauh ke 11:11 dalam paru-paru yang disebut sebagai 11:13 alveolus. Alveolus itu ee ee adalah 11:17 gelembung dalam paru-paru yang menjadi 11:19 tempat pertukaran. Jadi kalau kita 11:21 menghis paru-paru itu kan tugasnya 11:23 menghisap bukan bertugasnya kita 11:25 menghisap udara bebas dari luar oksigen 11:28 yang masuk ke dalam tubuh kita ke dalam 11:31 paru-paru kemudian di tempat yang 11:32 namanya alfeilus itu oksigen itu 11:34 dimasukkan ke dalam pembuluh darah 11:36 supaya untuk kehidupan kita bisa beredar 11:38 sementara CO2 yang ada dalam puhul darah 11:40 itu dikeluarkan lewat alus itu keluar. 11:42 Saya kira semua orang sudah tahu itu. 11:44 Nah, kalau ada partikel itu yang yang 11:47 diedarkan bukan lagi si oksigen atau 11:49 atau bersama-sama oksigen akan diedarkan 11:52 partikel PM 2,5 itu ke seluruh tubuh 11:54 dengan menyembulkan segala akibatnya. 11:56 Itu masalah yang pertama PM ya. Masalah 11:58 yang kedua ada juga gas selain oksigen 12:01 yang harusnya masuk saja harusnya kan 12:03 yang masuk oksigen saja begitu ya. Tapi 12:05 kalau ada polusi udara masuklah gas-gas 12:07 lain, sulfur dioksida, nitrogen oksida, 12:10 ozon dan sebagainya. Dan oksigen bahan 12:13 gas-gas itu juga akan masuk ke dalam 12:14 pembuluh darah dan menimbulkan berbagai 12:16 masalah. Yang ketiga, jadi pertama 12:19 adalah partikel, yang kedua adalah gas, 12:21 yang ketiga adalah bahan-bahan lain. 12:23 Nah, bahan-bahan lain ini tergantung 12:24 dari kebakarannya. Kalau kebakaran 12:26 hutan, maka kar yang terbakar pohon dan 12:30 sebagainya begitu ya. sehingga akan ada 12:32 bahan-bahan yang kita sebut sebagai 12:34 bahan organik walaupun juga ada bahan 12:36 inorganik, bahan nonorganik. Nah, 12:38 berbagai komponen bahan itulah yang 12:40 kemudian oleh WHO disebut sebagai toxic 12:44 mix atau campuran toksik ya katakanlah 12:47 campuran beracun yang menimbulkan 12:49 berbagai masalah pada tubuh manusia 12:51 karena dia masuk bukan hanya di paru dan 12:53 salar napas juga beredar ke seluruh 12:54 tubuh manusia. Itu yang kebakaran hutan. 12:59 Tetapi karena sekarang bukan tetapi saya 13:01 tambahkan juga karena sekarang sedang 13:03 terjadi kebakaran maksud saya debu atau 13:06 abu akibat asam ee ee letusan 13:11 gerak 13:11 berapi, maka komponennya sedikit ada ada 13:13 beda juga walaupun ada banyak yang sama. 13:16 Misal saja partikelnya sama yang ukuran 13:18 2,5. Hanya saja di dalam di dalam ee ee 13:22 abu atau debu gedung berberapi ini yang 13:24 sudah banyak dibicarakan ada partikel 13:27 silika yang seperti katanya seperti kaca 13:30 yang yang tajam yang tentu menimbulkan 13:32 iritasi juga di paru dan saluran napas. 13:35 Selain itu juga ada juga ada ee e 13:39 berbagai gas yang tadi sulfur dioksida 13:42 ee ozon dan sebagainya. Jadi itu 13:44 kira-kira perbedaan tapi pada dasarnya 13:47 itulah yang ada di di udara. Nah, 13:49 sebelum berkepanjangan 13:51 kalau kita ada dugaan makanan itu 13:55 makanan itu tercemar maka kita dapat 13:57 dengan mudah mencari makanan yang lain. 14:00 Itu satu. He. 14:01 Kedua, kalau kita juga menduga minuman 14:04 tercemar, maka kita bisa dengan mudah 14:05 mencari minuman yang lain. Atau kita 14:07 menundalah makan minum kita tunda, kita 14:10 tunggu sampai ada makanan dan minuman 14:12 yang lebih bersih. Itulah yang kita 14:14 konsumsi. Tetapi kalau udara di sekitar 14:17 kita tercemar, kita tidak punya pilihan 14:18 lain. Walaupun kita tahu tercemar, 14:20 walaupun kita tahu ini kotor gara-gara 14:22 kebakaran hutan, walaupun kita tahu ini 14:24 kotor karena ada abu gunung berapi, kita 14:28 harus hisab. mau tidak mau tidak 14:32 dipilah dengan yang lain karena kita 14:33 tidak punya pilihan lain 14:35 dan juga kita tidak bisa menunda. 14:37 Kenapa? Karena kalau makan atau minum 14:38 kita bisa tunda sejam lagi deh, 2 jam 14:40 lagi kita tunda laparnya begitu ya. 14:42 Tetapi kalau bernapas itu terjadi 14:44 sepanjang waktu dalam 24 jam. Jadi mau 14:48 tidak mau kita harus menghirup udara 14:50 yang tidak bersih itu selama 24 jam 14:52 dengan segala akibatnya. Itu poin yang 14:54 penting juga untuk melihat dampak buruk 14:57 dari 14:58 polusi dalam hal ini karena kebakaran 15:00 hutan atau kebakaran e asap gunung 15:02 berarti. Nah, sekarang kita lihat ee ee 15:07 dampaknya ya. 15:09 Kalau bicara dampaknya ada beberapa yang 15:11 mungkin terjadi karena dia masuk melalui 15:14 karena kan ini ee asap atau abu yang di 15:17 luar ya sehingga dia sebagian besar akan 15:19 masuk ke dalam paru atau saluran napas. 15:22 Dan untuk itu paling tidak ada tiga 15:23 dampaknya. Dampak yang pertama adalah 15:26 iritasi. Iritasi itu artinya saluran 15:28 napas itu yang tadinya hanya dimasuki 15:30 oksigen yang bersih itu sekarang 15:32 dimasuki dengan bahan-bahan yang 15:33 macam-macam yang kalau kebakaran 15:36 ee gunung berapi ada debu silika, ada 15:38 bahan toksikmik dan sebagainya. sehingga 15:41 saluran napas yang harusnya ee menerima 15:44 udara yang bersih sekarang menerima 15:45 udara yang kotor dan dia kalau mau pakai 15:47 bahasa yang mudah tergesek-gesek 15:49 katakanlah begitu dengan udara kotor 15:51 ini. Sehingga masalah yang pertama 15:53 adalah terjadi iritasi. Iritasi itu 15:56 tergores-gores atau tergosok-gosok atau 15:59 ya begitu 16:02 terangsang dengan bahan-bahan yang 16:05 harusnya tidak melihat keluhan seperti 16:07 batuk atau mungkin berdahak. atau juga 16:10 mungkin kayak tenggorok atau kalau 16:13 banyak banget yang terhisab misalnya 16:15 kita ada di daerah di di dekat dengan 16:18 gunung berapi bukan tidak mungkin 16:19 seperti rasa tercekik bahkan di 16:21 kepustakaan disebut ada asfiksia 16:23 tercekik beneran tapi ini untuk orang 16:25 yang betul-betul ada di gunung berapi ya 16:27 bukan yang kita sekian puluh kilometer 16:29 ini ya itulah yang terjadi pada yang 16:31 yang pertama yang iritasi yang kedua 16:34 akan mungkin dan sering sekali terjadi 16:36 terutama yang di kebakaran hutan kita 16:37 sudah lihat atau ee baca baca di 16:40 berbagai 16:42 media terjadi infeksi yang dikenal yang 16:45 selalu disebut-sebut adalah ISPA. ISPA 16:47 itu adalah kepanjangan dari infeksi 16:49 saluran pernapasan akut ini. Jadi bukan 16:52 infeksi satuan pernapasan atas ya, 16:54 infeksi saluran pernapasan akut. Karena 16:56 infeksi bukan saluran [mendengus] 16:58 pernapasan atas saja, dia infeksi sama 17:00 pernapasan atas dan juga infeksi sama 17:01 pernapasan bawah yang ada di paru-paru. 17:03 Sehingga masalahnya adalah ini terjadi 17:05 akut begitu terhirup bahan berbahaya itu 17:09 asap maksud saya asap atau debu itu 17:10 kemudian beberapa waktu terjadi infeksi. 17:13 Nah, infeksi ini kalau ISPA dan saya 17:16 kira jumlahnya sudah mungkin puluhan 17:18 ribu atau lebih di daerah-daerah yang 17:21 terpapar dengan kebakaran hutan, 17:24 maka tentu saja kalau makanya nanti saya 17:27 akan menganjurkan untuk segera diatasi. 17:29 Kalau tidak diatasi dengan baik bukan 17:31 tidak mungkin ISPA ini infeksi ini akan 17:33 berlanjut. Kalau berlanjut dia bisa 17:35 terjadi infeksi yang lebih berat bahkan 17:37 bisa terjadi hal seperti pneumonia 17:39 misalnya tentu dengan dampak yang lebih 17:41 besar lagi. Itu hal yang kedua. Hal yang 17:44 ketiga masih di paru dan salar napas ini 17:47 he 17:48 ee ada kita teman-teman kita dan saya 17:50 juga kira pendengar berhasil yang memang 17:53 sudah punya penyakit paru kronik 17:54 sebelumnya. Katakan karena misalnya yang 17:57 banyak kita kenal itu asma. Asma kalau 18:00 nama nama lengkapnya tuh asma bronkial 18:02 begitu ya. Jadi asma ini 18:06 adalah keluhan yang sesak napas begitu. 18:08 Dan kalau pada saat itu, begitu juga ada 18:11 penyakit yang dikenal walaupun tidak 18:13 belum terlalu populer namanya penyakit 18:15 paru obstruktif chronic atau chronic 18:18 obstructive pulmonary disease. Ini juga 18:21 penyakit paru yang keluhannya adalah 18:23 sesok napas. Nah, yang orang asma ini 18:26 itu sebenarnya bukan sebenarnya pada 18:28 kenyataannya dia itu tidak ada keluhan 18:30 sama sekali kalau tidak dalam serangan. 18:32 Jadi kalau orang asma tidak dalam 18:35 serangan, dia beraktivitas penuh 18:37 sebagaimana biasa seperti tidak ada 18:38 asma. Bahkan beberapa 18:41 ee ee olahragawan baik yang nasional 18:44 maupun internasional bahkan juara 18:46 olimpiade sekalipun itu adalah pasien 18:49 asma. Karena mereka memang tidak ada 18:50 keluhan kalau serangan astman tidak 18:52 tidak timbul. 18:54 Nah, tetapi kalau kemudian harus 18:56 menghisap asap kebakaran hutan atau ee 19:00 abu debu dari gunung berapi ini, maka si 19:03 asma yang tadinya tenang akhirnya bisa 19:06 ter 19:08 muncul kembitu ya. Kalau bahasa ilmu 19:11 kedokterannya kita sebut sebagai 19:13 eksaserbasi 19:14 karena timbullah tercetuslah serangan 19:17 asmanya, tercetuslah serangan sesaknya 19:19 baik pada yang asma maupun pada PPOK. 19:22 Jadi akhirnya orangnya jadi sesak dan 19:24 kalau sesak terus berkepanjangan dengan 19:27 ee polusi yang ada di luar maka sesaknya 19:29 jadi berkepanjangan. Itu tiga kejadian 19:33 pada paru dan salur nafas. Tetapi 19:36 abu itu juga asap kebakaran hutan itu 19:39 tidak hanya kita hirup tetapi juga bisa 19:41 nempel di kulit, bisa nempel di mata, 19:43 terutama yang yang yang ee abu atau debu 19:46 gunung berapi ya. sehingga itu bisa 19:48 menimbulkan juga iritasi di mata dan di 19:50 kulit dengan berbagai masalahnya. Di 19:53 mata saya kira sudah banyak disebut, 19:55 jangan digosok-gosok karena bisa terjadi 19:57 ee ee ee peradangan, bisa terjadi 19:59 konsumtivitis dan sebagainya. Itu itu 20:01 hal yang kedua. Hal yang ketiga yang 20:03 mungkin terjadi dari kesehatan adalah 20:05 seperti tadi sudah kita bicarakan, 20:08 bahan-bahan berbahaya itu menyebar ke 20:10 seluruh tubuh. Bukan hanya masuk paru, 20:12 bukan hanya nempel di kulit, bukan hanya 20:13 nempel di mata, tapi lewat paru masuk ke 20:16 alvirus dan menyebar ke seluruh tubuh. 20:17 Dan itu bisa menimbulkan gangguan di 20:19 berbagai alat tubuh. Ya, ee kalau kita 20:22 ikuti pendapat WHO, maka dia bisa 20:25 menimbulkan gangguan jantung dan paru 20:27 namanya atau kardioresirasi. He 20:29 itu kalau kalau yang yang tapi juga 20:32 banyak laporan tentang yang yang abu 20:36 ee ee vulkanik ini menimbulkan keluhan 20:39 sakit kepala ee ee apa namanya 20:42 disessus-disiness apa kayak keliengan 20:44 begitu ya. Nah, itu juga dampak yang 20:47 yang mungkin terjadi akibat dari abu 20:50 atau polusi udara ini. Selain itu, jadi 20:54 pertama adalah paru, kedua mata dan 20:56 kulit, ketiga alat tubuh lain secara 20:59 keseluruhan. Nah, selain itu saya ambil 21:03 ini bukan bukan katanya lagi nih ya. 21:05 Kita lihat saja pada waktu sekarang ini 21:08 bukan bukan sekarang, minggu yang lalu 21:09 itu airport itu ditutup. Saya ambil 21:12 contohnya walaupun ini hanya salah satu 21:14 contoh airport itu tutup sehingga kita 21:16 baca di kita lihat di media itu ada 21:18 orang yang mau pergi enggak jadi pergi 21:20 dan orang pergi itu macam-macam 21:21 alasannya kan ada yang ada yang mau 21:23 jalan-jalan kalau jalan-jalan barangkali 21:25 okelah tunda jalan-jalannya tapi ada 21:27 yang pergi buat sekolah dan itu sekolah 21:29 sudah harus memulai di sana e dia dapat 21:32 LPDP saya lihat di televisi mau ke 21:35 Amerika lewat Turki jadi masalah begitu 21:38 cuman kalau buat kita terutama ini 21:40 karena ini adalah ee Rasil begitu ya. 21:43 Ada jemah umrah yang sudah siap 21:45 berangkat. Dan kita tahu jemaah umrah 21:47 kita ini ee sebagian dari jemaah umrah 21:51 itu sama sekali belum pernah ke tanah 21:52 suci dan mungkin baru pertama kali akan 21:54 pergi ke ke terbang ke luar negeri. Dan 21:57 dengan persiapan yang sangat panjang 21:59 tiba-tiba pada hari Hnya ada ada situasi 22:02 seperti ini sehingga kebakaran e 22:04 keberangkatnya ditunda. Pada waktu itu 22:06 kan tidak jelas ditunda sampai kapan. 22:07 Walaupun sekarang alhamdulillah bara 22:09 sudah dibuka. Artinya saya ingin 22:11 mengatakan bahwa asap kebakaran hutan 22:13 ini ee begitu juga ee abu vulkanik ini 22:17 bisa menimbulkan stres pada orang, 22:19 gangguan mental dan sebagainya. Ini yang 22:21 vulkanik untuk mereka yang di kebakaran 22:24 hutan maka sudah kita baca juga di 22:27 berbagai media bahwa asap kebakaran 22:29 hutan itu sudah dekat ke rumah penduduk 22:31 sehingga tentu yang punya rumah takut ya 22:32 ini kalau rumah dia kebakaran bagaimana 22:34 seperti yang saya cerita 22:36 ilustrasi saya pertama dulu di pus saya 22:38 kalau kebakar bagaimana gitu apalagi 22:39 kalau rumah orang kan dia jadi ada aspek 22:42 kesehatan mental juga yang mungkin 22:43 terganggu dengan dengan dampak 22:46 kembakaran ini. Jadi itu kira-kira ee 22:48 apa saja kandungannya dan apa saja ee ee 22:53 dampak yang mungkin terjadi. Nah, yang 22:55 terakhir tentu apa yang mesti kita 22:57 lakukan gitu ya. 23:00 Ee 23:02 polusi udara itu 23:05 ada berbagai indikatornya. apa em ee ee 23:10 yang seperti saya sampaikan tadi 23:12 partikelnya sekian, ozonnya mungkin 23:14 sekian, NO-nya sekian, SO2-nya sekian, 23:17 tapi kalau itu kan jadi sangat sangat 23:19 detail begitu ya. Nah, tetapi sebenarnya 23:21 di dunia sudah ada kategori bukannya di 23:24 dunia Indonesia juga sudah ada 23:24 kategorisasinya. Polisi darah saat ini 23:27 sangat membahayakan, membahayakan, 23:29 sedang, kurang membahayakan, sehat 23:32 misalnya ini contoh kategorisasi saja. 23:34 Ini bisa berubah dari tempat ke tempat. 23:36 Nah, jadi kalau kalau ditanya apa yang 23:38 perlu dilakukan sebenarnya saya sangat 23:40 mengharapkan agar pemerintah membuat 23:43 bukan mempublikasikan 23:45 seberapa besar polusi yang ada saat ini 23:47 di masing-masing tempat dan itu 23:48 diberikan beritakan secara rutin setiap 23:51 hari. Kenapa? Karena kita anggota 23:54 masyarakat jadi bisa bersikap dengan 23:55 lebih lebih jelas. Oh, sekarang ini lagi 23:57 sangat membahayakan. Jadi sama sekali 23:59 jangan keluar rumah. Oh, sekarang ini 24:00 sedang apa namanya statusnya sedang. 24:03 Jadi mana yang boleh keluar rumah, mana 24:04 yang tidak. Jadi informasi tentang 24:07 kebakaran 24:08 asap, debu, apapun juga namanya yang 24:10 terwujud dalam polusi udara itu saya 24:12 sangat mengusulkan untuk disampaikan di 24:14 di kepada masyarakat. Kenapa ini saya 24:17 ingatkan lagi? Karena saya beberapa yang 24:20 lalu kebetulan diwawancara oleh salah 24:22 satu stasiun televisi. 24:24 He. 24:25 Dan kebetulan pada waktu kan dia pakai 24:28 dua layar ya. Layar pertama kita yang 24:29 diwawancara, layar kedua yang live dari 24:31 lapangan. yang naik dari lapangan itu si 24:34 si reporternya itu mengatakan bahwa ini 24:36 indikator polisi udaranya lagi rusak. 24:39 Nah, kalau itu itu hal seperti itu 24:41 kelihatannya hal yang kecil itu sangat 24:42 penting. Jadi yang perlu dilakukan 24:45 pertama kali adalah kita harus tahu 24:47 masyarakat harus tahu seberapa besar 24:48 polusi yang ada. Dengan kata lain, 24:50 pemerintah harus memberitahukan kepada 24:52 kita dan ini jangan hanya cuman cuman 24:54 sekali. Maksudnya dia dilakukan setiap 24:57 hari. Itu poin pertama. Sekarang poin 25:01 kedua, apa yang mesti kita lakukan 25:02 sebagai masyarakat? Nah, kalau bicara 25:04 kebakaran hutan sebenarnya sebelum 25:06 kebakaran hutan di Indonesia terjadi 25:08 tahun ini itu ada kebakaran hutan juga 25:10 di Eropa. Dan karena ada kebakaran hutan 25:12 di Eropa yang cukup besar waktu itu WHO 25:14 Eropa yang mengeluarkan pernyataan. Jadi 25:16 WHO ini di dunia itu ada tujuh kantor 25:20 ya, kantor yang besar maksud saya. Jadi 25:22 ada WHO pusat di Genewa. Selain WHO 25:25 pusat di Genewa ada WHO regional 25:27 namanya. Enam regional. Ada Asia 25:28 Tenggara, Western Pasifik, Afrika. Salah 25:31 satunya adalah WHO Eropa. Jadi statement 25:34 dari WHO itu bisa keluar dari WHO pusat, 25:36 bisa keluar dari WHO masing-masing 25:39 regional ini. Nah, si WHO Eropa itu 25:41 mengeluarkan beberapa anjuran karena ada 25:44 kebakaran hutan di tempat dia. Anjuran 25:46 pertama yang dia keluarkan adalah ini 25:48 untuk orang Eropa ya, hindari 25:52 ee agar menghindar dari tempat kebakaran 25:54 hutan. itu kan enak diucapkan dan 25:56 mungkin bisa dilakukan di Eropa, tapi 25:57 kalau di kita kan tidak mungkin 25:58 dilakukan. Orang tinggal di situ, jadi 26:01 tidak mungkin dia harus pergi dari 26:02 kotanya. Jadi anjuran yang pertama ini 26:04 memang mudah diucapkan, tapi praktis 26:06 tidak bisa dilaksanakan kalau 26:08 di negara seperti itu. Anjuran 26:11 berikutnya, nah ini yang mungkin kita 26:12 lakukan walaupun juga tidak mudah adalah 26:15 sedapat mungkin membatasi aktivitas 26:17 fisik di luar ruangan. Sekali lagi ini 26:20 juga mudah diucapkan. Tapi kalau anak 26:21 harus sekolah, orang harus kerja, orang 26:24 harus mencari nafkah, orang harus 26:25 jualan, tentu tidak sesederhana itu. 26:27 Tapi ini okelah, ini bisa kita 26:29 pertimbangkan. Makanya ini berhubungan 26:31 dengan ee anjuran tadi yang pertama 26:33 supaya kita tahu kalau kita tahu 26:35 seberapa besar ee polusi yang ada, kita 26:38 bisa menyesuaikan soal aktivitas fisik 26:40 di luar ruangan. Ini saya mau ambil 26:42 ilustrasi sedikit ya. Ini ini hal yang 26:45 nyata saja. Hari Minggu itu saya ini 26:48 kalau hari Minggu tuh naik sepeda. Rumah 26:51 saya itu di Cilandak. Saya naik sepeda 26:53 ke bunderan hais pulang lagi ke Cilak 26:55 sekitar ya 25 kadang-kadang sampai 26:57 harmoni 30 kilo dan itu saya lakukan 26:59 setiap hari Minggu sebagai bagian dari 27:01 olahraga. Saya juga senang aja naik 27:03 sepeda. Nah kemarin itu waktu kebakaran 27:05 hutan eh sori waktu agul mekanik saya 27:07 tadi paginya pagi hari waktu berangkat 27:09 jam .00 itu saya tidak tahu. Jadi, habis 27:10 salat subuh saya tidak tahu bahwa ini 27:12 ada situasi se se sebesar itu gitu ya. 27:16 Jadi saya jalan naik sepeda rumah saya 27:18 dari C anak itu mungkin sekitar 0.30 27:21 He. 27:23 Sampai di ini untuk yang Jakarta ya 27:25 tentu saja pendengar Jakarta tentu tahu 27:27 harusnya sampai hari tapi entah kenapa 27:29 sesudah Jembatan Semanggit itu saya 27:31 berputar di daerah karet itu dan saya 27:33 pulang jadi saya sampai rumah mungkin 27:35 sekitar 0.30 9 pada itu pada waktu saya 27:37 sampai rumah di HP saya ini penuhlah 27:40 pertanyaan dari wartawa bagaimana 27:41 menghindari asap abu vulkanik saya 27:43 bilang saya aja yang lansia barusan 27:45 jalan jadi itu itu kesalahan yang saya 27:46 lakukan karena saya tidak mendapatkan 27:48 informasi bahwa sudah terjadi abu 27:50 vakanik yang punya dampak sampai ke 27:52 Jakarta untungnya pada waktu itu carfe 27:54 di hari Minggu yang kemarin itu ditutup 27:55 jam 09.00 karena pemerintah rupanya tahu 27:58 ini memang abunya 28:00 ee ee ee tinggi sehingga jam 09.00 28:02 ditutup yang harusnya jam 10.00. Tapi 28:04 kan orang se sudah kadung jalan dari 28:06 pagi-pagi ya, karena pagi-pagi tidak 28:08 diumumkan. Mungkin kalau lebih pagi 28:09 diumumkan tentu orang tidak jalan ya 28:12 alhamdulillah tidak punya dampak yang 28:13 buruk pada kesehatan saya kemarin hari 28:15 Minggu itu. Tapi ini salah satu contoh 28:17 tentu saja kita harus batasi aktivitas 28:19 fisik yang tidak 28:21 sangat diperlukan ya. Olahraga itu kan 28:23 bisa bisa lakukan di dalam rumah tidak 28:25 harus naik sepeda. Tapi karena saya 28:26 tidak tahu makanya saya pergi seperti 28:28 itu. Begitu juga hal-hal yang lain. Jadi 28:31 saya dapat mungkin aktivitas fisik yang 28:32 berlebihan. Jangan kita kerjakan di luar 28:34 rumah. Yang ketiga, yang ketiga atau 28:37 keempat saya lupa. Kalau harus keluar 28:40 rumah maka gunakan masker. Karena masker 28:43 ini sedikit banyak tentu membantu. 28:45 Kenapa saya sengaja gunakan kata sedikit 28:47 banyak? Karena kita mesti tahu bahwa 28:49 partikel yang ada itu sangat kecil 28:51 sekali. Sehingga masker itu sama sekali, 28:55 bukan sama sekali, masker itu tidak 28:57 sepenuhnya menjamin bahwa seseorang 28:59 tidak akan terkena tidak bisa menghirup 29:01 asap atau debu. itu mungkin akan tetap 29:03 masuk tapi jumlahnya bisa dikurangi. 29:05 Karena itu gunakanlah masker. Orang 29:07 kemudian bertanya apakah masker biasa 29:10 atau N95? 29:12 Makin bagus maskernya makin besar 29:14 proteksinya sehingga kalau mungkin N95 29:16 tentu lebih baik. Tapi kalau tidak ada, 29:18 silakan gunakan masker biasa. Tapi 29:21 sekali lagi masker ini N95 sekalipun 29:24 tidak menjamin sepenuhnya bahwa bahaya 29:27 itu tidak tidak masuk ke dalam ee dampak 29:31 asap ee asap itu debu itu tidak masuk ke 29:34 dalam parparu. Ini hanya salah satu 29:35 upaya untuk 29:38 memproteksi diri. Nah, kemudian sesudah 29:41 itu 29:42 yang 29:44 berikutnya yang banyak dibicarakan 29:45 terutama pada waktu Abu Vulkanik ya 29:47 adalah apakah di dalam rumah kita harus 29:53 menyumbat semua lubang yang ada begitu 29:55 ya. Nah, ini kembali berhubungan dengan 29:58 yang pertama tadi. Kita harus tahu 29:59 seberapa besar dampak di luar. Pada 30:02 waktu hari Minggu, Senin, Selasa itu 30:04 saya dihubungi banyak wartawan. Saya 30:06 bilang itu sekarang belum perlu 30:08 dilakukan. Tentu saja jendela jangan 30:10 dibuka lebar-lebar. Jendela pintu 30:13 ditutup gitu tapi harus pakai nyumpel, 30:15 pakai sela-sela pada waktu itu sih belum 30:17 perlu dilakukan. Kalau di luar sangat 30:20 besar maka mungkin hal itu perlu 30:21 dilakukan. Tapi saat itu belum perlu 30:23 dilakukan. Nah, yang berikutnya adalah 30:28 ee kalau ada keluhan. Jadi begini kan 30:31 orang kalau ada keluhan batuk sesak 30:33 begitu biasanya kita bilang cobalah 30:35 tunggu beberapa hari kalau tidak membaik 30:37 pergilah ke petugas kesehatan. Tapi 30:39 kalau asap kebakaran hutan sedang 30:41 pekat-pekatnya untuk teman-teman yang 30:43 sekarang masih terdampak mungkin di 30:45 Kalimantan, mungkin sebagian Sumatera 30:46 atau pada waktu 3 atau 4 hari kemarin 30:49 ada debu vulkanik yang yang melanda enam 30:52 provinsi itu, maka di teman-teman yang 30:54 ada di provinsi itu kalau ada keluhan 30:56 kalau saya menganjurkan untuk segera 30:58 berobat kesehatan enggak usah ditunggu 2 31:00 3 hari gitu. Nah, kemudian yang 31:03 berikutnya satu sebelum terakhir yang 31:05 berikutnya lagi adalah pada mereka yang 31:08 ada penyakit kronik tentu saja mereka 31:10 punya kemungkinan ter kena dampak lebih 31:13 besar dan untuk itu dan dan biasanya 31:15 sebagian besar teman-teman yang ada 31:17 berbagai penyakit kronik ini sudah 31:20 konsumsi obat secara rutin 31:21 bertahun-tahun. Nah, saya sangat 31:22 menganjurkan agar kalau sedang ada asap 31:26 kebakaran hutan seperti yang masih 31:27 terjadi saat ini hari-hari ini di 31:29 berbagai tempat di Jakarta tadi pagi 31:31 saya baca di koran juga masih terus 31:33 terjadi. Maka hubungilah petugas 31:35 kesehatan untuk tanyakan obat yang 31:37 selama ini dikonsumsi apakah tetap atau 31:39 tidak. Karena bukan tidak mungkin 31:40 obatnya itu diubah atau obatnya tetap 31:43 tapi frekuensinya di di lebih sering 31:47 atau juga dosisnya diubah atau caranya 31:50 diubah gitu ya. Tadi saya bicara tentang 31:53 asma, maka asma itu misalnya saya ambil 31:54 contoh ini salah satu contoh saja ini 31:56 bukan hanya asma untuk berbagai penyakit 31:58 lainnya. Asma itu orang menggunakan 32:01 inher itu obat yang disemprotkan itu 32:03 atau dihisap itu itu ada dua jenisnya. 32:06 Ada jenis yang namanya controller, ada 32:08 jenis yang namanya relever. Nah, pada 32:10 keadaan asap kebakaran hutan atau abu 32:12 vulkanik, maka yang controller itu harus 32:15 digunakan lebih rutin secara rutin 32:17 benar-benar kemudian relever dipakai 32:19 kalau ada serangan. Itu itu salah satu 32:22 contoh bagaimana perubahan pemakaian 32:24 obat yang diperlukan. Nah, yang terakhir 32:28 adalah tentang pola hidup sehat. 32:30 Bagaimanapun juga orang akan kalau daya 32:33 tahan kalau kita sehat dan daya tahan 32:35 tubuh kita baik, maka kemungkinan 32:37 terkena berbagai dampak akan lebih 32:39 besar. Jadi 32:41 memang ee ee ee pola hidup sehat ini 32:44 harus terus kita kita jaga ada atau 32:46 tidak adanya abu atau debu. Tapi dalam 32:50 keadaan seperti sekarang ini di mana ada 32:53 adufkanik beberapa hari yang lalu dan 32:54 juga ada kebakaran hutan maka marilah 32:57 kita jaga kesehatan dengan baik. Karena 33:00 sekali lagi kalau artinya makan bergizi 33:02 istirahat yang cukup dan sebagainya 33:04 karena kalau itu kita lakukan maka daya 33:06 tahan tubuh akan lebih baik dan tentu 33:09 saja selain yang yang tadi sudah saya 33:11 sampaikan, kita jangan menambah polusi 33:14 lagi. Artinya untuk yang merokok 33:16 berhentilah merokok karena kita tahu 33:18 merokok itu menimbulkan dampak bagi 33:20 kesehatan dan itu menghisap langsung 33:23 asap yang ada bahan berbahaya ke dalam 33:25 paru dan sar napas. di luar pun sedang 33:28 ada polusi. Jangan lagi ditambah dengan 33:29 dengan polisi buatan seperti asap rokok 33:33 itu. Apalagi ya itu. Nah, saya mau tutup 33:38 ee apa yang ingin saya sampaikan dengan 33:41 minggu lalu ya kan hari Minggu kemarin 33:44 itu kan yang itu ya yang saya cerita 33:46 naik sepeda itu ya. Minggu sebelumnya 33:49 itu saya sedang ke Cianjur itu kebetulan 33:53 ada teman yang punya peternakan koi di 33:55 sana ya. Jadi istri saya itu suka koi. 33:58 Jadi saya pergilah ke Cianjur untuk 33:59 lihat peternakan koi itu. Ini saya kasih 34:01 ilustrasi supaya enggak terlalu serius. 34:03 Nah, waktu saya lagi di peternakan KI 34:05 itu saya dihubungi oleh salah satu 34:07 televisi lagi 34:08 karena ada 34:10 oh itu bukan hari Minggu dengan hari 34:11 Jumat karena ada petugasem pemadam 34:15 kebakaran hutan yang meninggal pada 34:16 waktu itu baru satu. Minggu minggu 34:18 berikutnya minggu lalu juga ada satu 34:20 lagi sudah ada dua dan bukan tidak 34:21 mungkin ini sudah ada yang lain gitu. 34:24 Nah, jadi untuk orang yang bertugas memb 34:28 kebakaran hutan apalagi kalau kalau dia 34:30 ada relawan, ada hal-hal lain yang perlu 34:32 dipersiapkan selain yang tadi sudah kita 34:34 bahas. 34:36 Yang pertama kita mesti artinya begini, 34:38 kalau ada kebakaran hutan, terutama 34:40 hutan ya, karena kalau gunung berapi kan 34:42 kita tidak bisa kendalikan itu 34:44 sepenuhnya ee fenomena alam. Tapi kalau 34:46 kebakaran hutan, maka 34:49 walaupun kita pakai masker, membatasi di 34:53 luar ruangan, obat disiapkan segala 34:54 macam, masalahnya tidak akan selesai 34:56 selama asapnya masih ada. Karena itu 34:58 cara yang terbaik tentu pangkalnya mesti 35:00 harus diatasi, yaitu kebakaran hutannya 35:03 harus dipadamkan. Tadi di awal kita 35:05 bahkan bicara lebih pangkal lagi. Jangan 35:07 sampai ada kebakaran hutan di 35:08 tahun-tahun mendatang. Sekarang pangkal 35:11 ee asap ee api itu harus dipadamkan. 35:13 Jadi kita sangat menghargai kerja-kerja 35:16 para relawan dan petugas pemadam 35:18 kebakaran itu. Apalagi kalau relawan 35:19 mereka yang bercibaku katakanlah begitu 35:22 untuk memadamkan kebakaran itu. Nah, 35:25 tapi kalau sampai kemudian ada yang 35:27 wafat tentu kita sangat berdukacita 35:30 begitu. Semoga arwahnya diterima oleh 35:32 Allah Subhanahu wa taala di tempat yang 35:34 mulia di sisinya. Tapi bagaimana untuk 35:36 mencegah supaya jangan sampai hal yang 35:38 serupa terjadi di hari-hari kemudian. 35:40 Nah, pada waktu itu di wawancara di 35:42 salah satu televisi itu saya sampaikan 35:44 beberapa anjuran. 35:46 Anjuran yang pertama adalah untuk mereka 35:49 yang akan jadi relawan karena mereka ini 35:50 kan betul-betul pergi ke tengah hutan. 35:52 Jadi dia menghadapi asap itu di pusatnya 35:55 bukan seperti kita yang ada di kota yang 35:57 menerima asap sekian jauh dari dari 36:00 hutannya. Yang pertama mereka harus 36:02 dicek dulu kesehatan secara lengkap. 36:04 Apakah mereka fit artinya sehat atau 36:07 tidak sehat untuk bisa pergi ee ke 36:10 tengah hutan untuk memerankan kebakaran 36:12 hutan itu. Itu pemeran kesehatan itu 36:14 harus dilakukan. Itu yang pertama 36:16 sehingga dan itu secara menyeluruh 36:17 begitu ya. Nah, selain itu maka setiap 36:20 hari sebelum berangkat kalau saya sih 36:22 menganjurkan mereka diperiksa lagi 36:24 kesehatannya. Tentu yang setiap pagi ini 36:26 enggak perlu pemeriksaan sangat lengkap, 36:27 tapi katakanlah pemeriksaan sederhana 36:30 mungkin tensi, nadi, ee denj jantung dan 36:33 keadaan umum saja. Sehingga walaupun dia 36:36 secara umum adalah fit, tapi pada pada 36:39 pagi itu dia maksud saya secara umum dia 36:42 sehat, tapi pada pagi itu dia fit untuk 36:44 untuk bekerja. Itu poin kedua. Poin 36:47 ketiga, tentu teman-teman pemadam atau 36:50 relawan ini sangat semangat ya untuk 36:51 menghadapi kebekan hutan karena mereka 36:53 tahu dampaknya di kampungnya mungkin 36:55 rumahnya, tetangganya terancam sehingga 36:57 mereka sangat semangat. Tetapi sangat 37:01 semangat ini kan manusia ada batas 37:02 kemampuan fisiknya ya. Dari dua yang 37:05 dari dua yang wafat itu disebutkan juga 37:07 mereka kelelahan. Jadi harus tetap 37:08 diatur jam kerja yang benar. Jangan 37:11 karena kita bersemangat menadap 37:14 kebakaran hutan yang kita lakukan sangat 37:16 berlebih-lebihan begitu maksudnya di 37:18 luar kemampuan fisik akibatnya kita 37:21 jatuh sendiri runtuh sendiri seperti hal 37:23 yang yang tidak kita ingin jadi saya 37:26 kira manajemennya harus mengatur supaya 37:28 mereka jangan sampai terlalu lelah dan 37:30 bisa melakukan tugasnya dan dihip ya 37:33 diatur sekian jam kembali. Kalau toh 37:36 dalam sekian jam jadwalnya ternyata ada 37:38 keluhan yang sangat berat, ya enggak 37:40 usah tunggu sampai selesai jamnya, dia 37:42 harus kembali ditukar juga dengan orang 37:44 yang lain. Itu itu poin berikutnya. 37:47 Kemudian 37:49 yang berikutnya adalah kalau memang 37:52 sudah terjadi sudah terjadi kecelakaan e 37:56 bukan kecelakaan ya, artinya dampak pada 37:58 petugas madang barangan itu saya sangat 38:00 menganjurkan pengobatan yang diberikan 38:02 itu adalah pengobatan yang prima karena 38:04 sekali lagi mereka itu pahlawan. mereka 38:05 itu yang langsung masuk ke lapangan. 38:07 Jadi tidak bisa dikerjakan ee pengobatan 38:10 yang artinya berikanlah prioritas yang 38:12 sangat tinggi untuk penanganan mereka. 38:14 Kalau perlu di rumah sakit yang sang 38:16 lebih tinggi dirujuk segera rujuk naik 38:19 apa kek cari 38:21 beri prioritas agar mereka mendapat 38:23 pengobatan yang sangat maksimal sehingga 38:25 bisa ditangani dengan baik. Begitu. 38:27 Kemudian ada pertanyaan juga kan katanya 38:30 mereka dikasih makanan nutrisi. Tentu 38:32 saja makanan nutrisi itu baik saja 38:35 diperlukan dan ee untuk mereka 38:37 bepergian. Tapi yang hal-hal yang saya 38:39 sebutkan tadi itu merupakan hal yang 38:41 penting supaya mereka bisa bekerja 38:43 dengan baik dan bisa membantu bukan 38:44 membantu berjibaku melakukan pemanam 38:47 kebakaran. Saya kira itu yang ingin saya 38:49 sampaikan ee ee dari berbagai aspek itu. 38:52 Mudah-mudahan kita bisa melihat ee ee 38:56 halnya baik yang lebih 38:59 yang yang lebih spesifik seperti gejala 39:01 sebagainya maupun hal yang lebih makro 39:04 tentang polusi udara maupun hal yang 39:05 lebih besar lagi bagaimana kita bisa 39:07 mencegah supaya ini jangan terjadi dari 39:10 tahun dari waktu ke waktu dari tahun ke 39:12 tahun hal yang sama terus berulang. Itu 39:14 sementara silakan. 39:16 Masyaallah. Terima kasih dr. Candra dan 39:19 Ikhwan akhwat. Apa yang dibahas ini bisa 39:22 jadi memang sedang di dalam ee benak 39:26 kita seperti Boleh langsung ke 39:28 pertanyaan ya, Dok, ya. 39:30 Silakan. 39:31 Ee ini ada yang bertanya terkait dengan 39:34 Tunggu sebentar. Mana tadi? 39:40 Kalau seandainya 39:42 memang 39:44 udara sedang tidak sehat sekarang ini 39:46 akibat adanya 39:49 letusan krakatau itu masih bisakah kita 39:54 berolahraga pagi, Dok? Saya masih 39:56 bimbang nih dari kemarin belum jalan 39:58 sama sekali dari rumah. Iya. 40:02 Ya, seperti yang tadi sudah kita 40:03 sampaikan sebenarnya olahraga pagi 40:06 apabila olahraga pagi itu tergantung 40:08 dari seberapa besar polusi udara yang 40:10 ada. Sayangnya kita memang tidak 40:12 mendapatkan informasi yang lengkap 40:14 bagaimana situasi yang ada apalagi di 40:15 daerah kita 40:16 gitu ya. Mungkin ada informasi yang 40:18 mengat sekarang sedang ada polisi tapi 40:19 kan itu makro sekali. Kalau bisa per 40:21 kota akan lebih bagus apalagi kalau 40:23 misalnya bukan hanya per kota. Kalau 40:24 kayak Jakarta ini, Jakarta Utara 40:26 selatan, barat timur itu kalau ada 40:28 informasi itu bisa akan bisa menjadi 40:30 panduan apakah kita aktivitas fisika 40:32 atau tidak di luar ruangan. Memang kita 40:35 bisa cari ya ee di di HP kita ini ada 40:38 data tentang air quality index. Jadi 40:40 kalau kalau mau bisa dilihat di situ air 40:42 quality index itu sedang berapa 40:43 angkanya. Begitu. Ee ee kemarin saya 40:47 hari ini terusang tadi pagi enggak 40:49 sempat lihat kemarin angkanya 101. 101 40:51 itu menunjukkan bahwa itu ee sedang tapi 40:55 punya risiko untuk mereka yang kelompok 40:57 resiko tinggi. 40:58 H 40:58 kalau enggak salah 150 itu bahaya, 200 41:00 itu sangat berbahaya. Jadi ee kalau 41:03 misalnya kita pakaiah angka yang kemarin 41:05 101 begitu ya, itu berisiko untuk mereka 41:07 yang kelompok resiko tinggi. Saya 41:08 umurnya umur saya sekarang 71. Jadi saya 41:10 mestinya tahu diri kalau 101 itu saya 41:12 jangan aktivitas, jangan olahraga di 41:14 luar ruangan. Jadi kalau nanti hari kan 41:17 saya naik sepeda itu hari Minggu ya kan 41:19 freeday nanti hari Minggu itu 101 ya 41:21 saya jangan naik sepeda mestinya saya 41:22 olahraga dalam ruangan saja tapi kalau 41:24 di bawah 100 okelah tapi kalau sudah 150 41:27 apalagi kalau sudah 200 misalnya maka 41:30 mungkin memang baiknya untuk tidak 41:31 melakukan olahraga pagi di luar ruangan 41:33 seperti yang ditanyakan itu. Jadi itu 41:35 akan tergantung dari situasi polusi yang 41:37 ada di luar. Walaupun walaupun juga 41:40 tergantung dari sensitivitas seseorang 41:41 ya karena sensitivitas seorang itu bisa 41:43 beda-beda terhadap masalah yang ada. 41:45 Tapi tentu saja kalau polusi udara 41:47 sedang tinggi-tingginya maka tentu kita 41:48 baik untuk membatasi aktivitas fisik di 41:50 luar ruangan. Cuma saya hanya ingin 41:52 menyampaikan bahwa polusi udara memang 41:55 tidak semata-mata terjadi karena 41:57 kebakaran hutan atau abu vulkanik. 41:59 kebakaran. Polisi ini bisa terjadi 42:01 karena kendaraan bermotor. Polisi ini 42:03 terjadi karena karena 42:05 industri dan sebagainya. Eh, 42:08 saya ini 42:10 tinggal di India 5 tahun nih. Jadi 42:12 sesudah saya pensiun dari pegawai negeri 42:14 sipil, saya kerja di WHO dan kantornya 42:16 di India 5 tahun. Di India itu setiap 42:19 bulan November itu maksud saya di 42:20 Jundelli bukan di India. Di Jundelli itu 42:23 asap kebakaran e sori polusi udara 42:25 sedang tinggi-tingginya dan dia bukan 42:26 200 dia beratus-ratus angkanya. 42:28 Heeh. Kenapa? Karena pada saat saat itu, 42:31 ini contoh saja, ilustrasi saja, New Dai 42:33 itu semacam relatif lembah. Walaupun 42:36 walaupun dia tidak lembah, tapi relatif 42:37 lembah begitu artinya rendah dari 42:40 sekitarnya. Di mana pada bulan itu 42:42 petani di provinsi-provinsi sekitarnya 42:44 sedang membakar hutan juga di sana untuk 42:46 me 42:48 meembuka 42:50 ladang mereka sehingga asapnya pergi ke 42:52 kota. 42:53 Yang kedua, suasana kelembaban sedang 42:57 sedang tidak tidak kondusifnya terhadap 42:59 terhadap situasi yang ada sehingga 43:02 akibatnya polusi makin tinggi. Yang 43:04 ketiga 43:06 pada bulan-bulan itu ini kan mereka 43:08 agamanya Hindu ya. Jadi di itu sedang 43:10 ada perayaan pada bulan-bulan itu di 43:12 mana pada perayaan itu mereka gunakan 43:14 buat pasang mercon, kebang api segala 43:16 macam yang polinya jadi tinggi sekali 43:18 dan itu luar biasa tingginya. Sehingga 43:20 saya ingat pada waktu itu sudah sekian 43:22 tahun saya di sana pemerintah 43:23 menghentikan upacara seperti mak bukan 43:25 upacara yang dihentikan kembang api apa 43:27 mercon itu dihentikan karena mercon itu 43:29 betul-betul membuat seluruh kota ter 43:31 terpolusi. Jadi yang mau saya sampaikan 43:34 ee ee ee apa namanya polusi udara bukan 43:38 hanya karena kebakaran hutan dan juga 43:41 dan juga ee Abdul Fulani. Mumpung 43:44 ngomong begini saya teruskan sedikit ya. 43:46 He. 43:46 Nah, dampak dari karena tadi belum saya 43:48 sebut, dampak dari asap kebakaran hutan 43:51 atau albu hulkanik pada seseorang itu 43:54 tergantung dari beberapa faktor. 43:56 Pertama, seberapa pekat dia yang tadi 43:57 kita sebut air quality indexnya tinggi 43:59 apa enggak tinggi. Makanya kita perlu 44:01 tahu datanya. Itu satu. Tapi yang kedua 44:03 tergantung frekuensinya. Maksudnya 44:06 apakah orang itu walaupun sudah tahu di 44:08 luar ada polisi tinggi dia pergi keluar 44:10 rumah apa enggak kan itu tergantung 44:12 frekuensinya. Yang ketiga tergantung 44:14 lamanya. Apakah kebakaran hutan ini 44:16 terjadi cuman seminggu berhenti, apakah 44:17 terjadi sampai 2 3 bulan, tentu 44:19 dampaknya berbeda-beda gitu. 44:21 Yang keempat memang tergantung juga dari 44:24 kemungkinan proteksi yang kita gunakan 44:27 dengan baik, pasker dan sebagainya. Yang 44:29 kelima tergantung dari daya tahan tubuh 44:32 seseorang tentu. Nah, tapi ada faktor 44:34 keenam yaitu faktor cuaca yang tadi 44:36 sedikit banyak sudah kita bahasan itu 44:37 yang sudah yang pemerintah coba lakukan. 44:39 Artinya kalau toh ada abu vulkanik tapi 44:42 kemudian ada hujan maka situasi bisa 44:45 lebih terkendalikan. Masalahnya sekarang 44:46 kalau yang kebakaran hutan itu 44:48 sebenarnya juga yang maaf yang vulkanik 44:52 ini kan memang sekarang muslim yang 44:53 tidak ada hujan. 44:54 Jadi upaya mendatangkan hujan saat ini 44:56 itu hal yang baik. Karena kalau hujan 44:58 terjadi, maka ee ee abu atau debu itu 45:01 bisa dikendalikan sehingga dampak ke 45:03 kita juga bisa bisa dikurangin. Artinya 45:05 kalau menjawab pertanyaan tadi kalau 45:06 kita lihat situasi kalau memang 45:08 kebetulan katakanlah pas subuh hujan 45:10 dari jam .00 sampai jam 0.00, nah jam 45:12 .00 jalan aman 45:14 akan 45:14 jauh lebih aman ketimbang tidak ada 45:16 hujan begitu ya. Silakan saja olahraga 45:18 dengan baik. 45:20 Oke. Jadi itu tadi yang tanya Pak Budi 45:22 ya. Mudah-mudahan kalau memang 45:24 kondisinya ada hujan, bolehlah olahraga 45:27 di luar. Ini pertanyaan dari Ibu Sri 45:30 nih, Dok. 45:32 N 95 masker itu belinya di mana, Mbak 45:35 Nuning? Tanyain dong. Dan harganya 45:37 berapaan? Soalnya pengin ganti masker 45:39 yang keren. Oke, gimana, Dok? 45:43 Saya kira di mana-manana. Saya enggak 45:44 tahu belinya di mana. Maksud saya bukan 45:45 saya enggak tahu beli di mana, di tempat 45:47 penjual masker ada yang masker yang N95, 45:49 ada yang tidak N95. Tapi sekali lagi 45:51 saya ingin menyampaikan di sini karena 45:53 jangan sampai juga salah persepsi 45:56 ee harus pakai K95 tidak juga ya. Tapi 45:59 kalau ada masker biasa juga 46:00 silakan-silakan saja digunakan asal kita 46:02 membatasi diri kapan keluar ruangan ee 46:05 kalau kalau tidak diperlukan. Tapi 46:08 sekali lagi kalau masker N95 ada dan mau 46:10 digunakan tentu baik dan belinya 46:12 harganya saya enggak tahu berapa. Ee nah 46:14 karena sudah ngomong ini saya jadi ingat 46:16 satu hal lain k selain pertanyaan maskar 46:18 orang juga bertanya tentang 46:20 apa namanya air filter penjerni udara 46:23 yang ada yang yang di dalam rumah. 46:25 He. 46:26 Ee apakah diperlukan alat penjernih apa 46:29 sih namanya? ee ya pokoknya alat yang 46:32 bisa membersihkan udara yang ada di 46:33 dalam rumah waktu COVID banyak orang 46:35 yang punya itu. Nah, jawabannya ada dua. 46:39 Nomor satu tentu saja alat penjernih 46:41 udara yang ada dalam ruangan itu 46:43 berfungsi. Tapi apakah fungsinya optimal 46:46 atau tidak akan tergantung dari seberapa 46:48 besar debu atau abu yang masuk. 46:50 Jadi bahwa dia ada dan bermanfaat tentu 46:52 ada manfaatnya. Tapi sekali lagi hampir 46:54 sama seperti masker manfaatnya tentu 46:56 tidak bisa menjamin 100% kalau kita ada 46:59 dalam ruangan kita pasang alat penjen 47:01 udara itu artinya udar udara dalam 47:03 ruangan itu bersih itu tidak juga itu 47:05 poin pertama dan berhubungan dengan poin 47:07 pertama datanglah ke poin kedua yang 47:10 artinya kalau kita punya alat itu di 47:12 rumah saat ini silakan gunakan tapi 47:13 kalau tidak punya tidak perlu sengaja 47:15 dibeli karena ini tidak akan juga 100% 47:18 menjamin udah di rumah kita akan bersih 47:20 hampir sama seperti95 kalau kita 47:24 ada ee akses dan mau beli silakan beli, 47:27 tapi kalau enggak silakan gunakan ee 47:29 masker biasa. Begitu juga ee alat 47:31 penjerni ruangan itu air purifier maksud 47:33 saya. Kalau ada di rumah silakan gunakan 47:35 sekarang tapi kalau enggak ada ya enggak 47:36 usah spesial beli karena situasi 47:38 pebakaran hutan atau ee abu vulkanik 47:41 yang ada sekarang ini. 47:43 Baik. Jadi kalau memang ada yang jual 47:45 dan tidak sulit didapat, silakan dicari 47:48 ya yang tadi. Oke, ini yang berikutnya, 47:51 Dok. ee mungkin agak sedikit mm kurang 47:56 pas dengan yang dibahas. Tapi tetangga 48:00 saya itu semalam kebakaran, Dok, sampai 48:03 harus memanggil truk pemadam kebakaran. 48:06 Nah, akhirnya pagi tadi diketahui 48:08 penyebabnya karena nyolokin charger di 48:11 listrik. Masa iya sih, Dok? Mohon 48:13 penjelasan dong. Heeh. 48:16 ee ya seperti disampaikan bahwa ini 48:18 tentu bukan hubungan dengan kita, tapi 48:20 kita tahu bahwa 48:23 ee ee sumber kebakaran itu bisa 48:25 macam-macam. Tadi kan katanya nyolokin 48:28 charger, tapi kan bukan tidak mungkin 48:30 charger itu dicolok ke apa namanya stop 48:33 kontak yang sudah disambung-sambung gitu 48:35 ya. Stop kontak dari dari sumbernya 48:37 sambung pakai kabel kabel ke tempat lain 48:40 kabel. sehingga artinya bukan bukan 48:43 bukan nyolok ya, tapi karena ee ee 48:46 berbagai aspek listrik. Tapi sekali lagi 48:49 saya bukan bukan ahli pemad kebakaran, 48:51 bukan ahli listrik. Saya tidak tahu tapi 48:53 kalau kita kita 48:56 patuilah rekomendasi dari instalasi 48:59 listrik mana yang perlu dipakai e supaya 49:02 aman. Bagaimanapun keamanan di kita di 49:05 rumah kita itu kan hal yang utama. Jadi 49:07 ee tolong dijaga keamanan itu. Tetapi 49:10 aspek kesehatannya kalau ada kebakaran 49:12 di dalam rumah seperti yang terjadi di 49:14 sebelah itu, maka tentu kemungkinan 49:16 bahayanya yang pertama yang paling 49:20 berbahaya kalau kena apinya langsung ya. 49:23 Dan kalau kita lihat di berbagai media 49:24 kan biasanya justru orang yang ingin ya 49:28 ibu ingin anaknya bayinya tertinggal 49:30 dalam kamar, ibunya masuk akhirnya 49:32 anaknya kena terbakar, ibunya juga kena 49:34 terbakar. Itu poin pertama. atau memang 49:37 dia dalam dalam ruangan yang tidak bisa 49:39 keluar dari dari kebakaran. Itu poin 49:42 kedua adalah kalau kejatuhan benda-benda 49:44 di dalam rumah karena terbakar ininya 49:47 jatuh dan atapnya jatuh dan sebag. Tapi 49:48 poin ketiga adalah sesuai dengan yang 49:50 kita bahas ya. Kalau asapnya begitu 49:52 besar dan orang itu terperangkap dalam 49:54 ruangan yang penuh asap, maka dia bisa 49:56 terjadi asap yang masuk sangat 49:58 sangat-sangat banyak sehingga saluran 50:00 napasnya tercekik begitu ya sehingga 50:02 terjadi asfiksia. itu juga bisa 50:04 menimbulkan gangguan kesehatan yang yang 50:06 sangat berat. Jadi memang memang kalau 50:09 ada kebakaran harus segera keluar, tapi 50:11 kan kadang-kadang ya kalau keluar kita 50:13 harus menembus api atau kena kena balok 50:17 dan itu hal lain lagi yang lebih 50:19 kompleks kalau mau kita bicarakan. 50:21 Baik. Emm mudah-mudahan rumah kita 50:26 colokan listriknya enggak ada yang 50:27 sambung-menyambung ya, Dok. Biar aman. 50:29 Karena ee ngcharge charger itu kan 50:32 kayaknya kebutuhan kita semua. Oke, Dok. 50:35 Kita sudah ada di penghujung. Jadi, 50:36 closing ideanya silakan. 50:39 Oke, jadi ada tiga ingin saya sampaikan 50:41 sebagai katakanlah closing statement. 50:43 Nomor satu kita tahu bahwa polusi udara 50:47 itu terjadi ee akibat berbagai sebab. Ee 50:50 sekarang memang memang terjadi akibat 50:52 kebakaran hutan dan ee ee ee debu 50:55 vulkanik. Tapi sebenarnya juga terjadi 50:58 karena berbagai hal yang tadi sudah kita 51:00 bahas mau mobil, industri, bahkan juga 51:03 asap rokok yang ada gitu. Nah, itu 51:06 karena itu kita harus kendalikan supaya 51:08 ee polusi udara ini bukan ee jangan 51:11 terus terjadi. Untuk itu misalnya untuk 51:13 pemerintah, kita harapkan agar tahun 51:15 depan jangan sampai ada lagi kebakaran 51:17 hutan. Untuk kita orang perorang ya 51:19 janganlah merokok. Mudah-mudahan ini 51:20 bisa salah satu ee tag comet yang di 51:22 bawah dan juga saya sangat mengcurkan 51:24 untuk tidak membakar sampah secara 51:25 terbuka di halaman rumah itu menimbulkan 51:28 ee asap yang tidak perlu. Itu poin 51:30 pertama. Poin kedua yang tadi kita sudah 51:32 bahas juga adalah bahwa kalau ada 51:34 makanan atau minuman yang tercemar maka 51:36 kita bisa menggunakan makanan minuman 51:38 yang lain atau kita bisa tunda makan 51:40 atau minum. Sementara kalau polis 51:41 saudara memang mau tidak mau harus kita 51:43 hisap dengan segala akatnya. Dan 51:45 dampaknya sudah kita bicarakan cukup 51:47 luas tadi. Karena itu memang harus 51:49 dihindari kalau bisa jangan ada polusi. 51:51 Kalau tok sedang ada polusi, maka 51:53 dilakukanlah ee upaya-upaya kemungkinan 51:56 penanggulangan seperti yang tadi kita 51:57 bahas. Nah, tapi yang ketiga di atas 51:59 segalanya saya sangat menganjurkan para 52:02 pendengar yang tercinta untuk memberi 52:04 prioritas tinggi pada kesehatan. Kita 52:07 tahu pada waktu COVID misalnya semua 52:09 orang berpikir tentang kesehatan. Saya 52:11 tahu bahwa hukum itu penting, ekonomi, 52:13 politik itu penting, tapi ingat bahwa ee 52:16 kesehatan ini adalah anugerah Allah yang 52:18 sangat besar. Kalau kalau tahu tidak mau 52:21 dibilang salah satu yang paling besar. 52:23 Karena kalau orang tidak sehat, maka 52:26 cerita hukum, ekonomi, politik segala 52:28 macam itu jadi berhenti semua. He. 52:30 Jadi ee ee apa yang Allah berikan kepada 52:32 kita untuk bisa tetap hidup sehat, bisa 52:35 melakukan acara di rasil ini, bisa 52:37 mendengarkan ini dengan baik, itu 52:39 anugerah Allah yang harus kita bukan 52:41 hanya kita syukuri, tapi harus kita 52:43 jaga. Jadi perilaku hidup bersih dan 52:45 sehat harusnya merupakan bagian dari 52:48 kegiatan kita sehari-hari untuk ya ee 52:51 mensyukuri dan juga menjaga apa yang 52:53 Allah berikan pada kita. Terima kasih. 52:56 Terima kasih sekali dr. Candra Yoga 52:59 Adicama dengan bahasannya terkait dengan 53:02 dampak kebakaran bagi kesehatan. Apalagi 53:05 asap-asap dari Krakatau yang meletus 53:08 kemarin dan sampai saat sini masih 53:10 menjadi bagian dari yang harus kita ee 53:12 amati, Dok. Sekali lagi terima kasih. 53:15 Insyaallah kita punya kesempatan untuk 53:18 berbagi informasi terkait dengan 53:20 kesehatan ya, Dok, ya. Asalamualaikum 53:22 warahmatullahi wabarakatuh. 53:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:26 wabarakatuh. 53:42 Di hari Ahad, 13 September 2026 jam 0.30 53:48 sampai jam 11.00, tempatnya di Masjid 53:52 Silaturahim. Bersama siapa? Pematerinya 53:55 adalah Ustaz Alfan Sunardi, MPd. 54:01 Mudah-mudahan karena ini semua untuk 54:03 umum, kehadiran Anda ditunggu di Masjid 54:06 Silaturahim 54:08 di Cibubur ya. Sekali lagi Ahad 13 54:12 September 2026. Baik, kita sudahi 54:17 kebersamaan di ruang kesehatan kali ini. 54:21 Nanti kita lanjut dengan acara 54:23 berikutnya. Billahi taufik wal hidayah. 54:25 Wasalamualaikum warahmatullahi 54:27 wabarakatuh.