Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:06 [Tepuk tangan] 0:11 [Musik] 0:16 [Tepuk tangan] 0:22 [Musik] 0:26 [Tepuk tangan] 0:32 [Musik] 0:44 Berasil 0:46 TV untuk Islam yang 0:54 satu. Alhamdulillahiabbil alamin hamdan 0:57 kirsiron thyiban mubarokan fi kama 0:58 yuhibbu rbuna waard asyhadu alla ilaha 1:01 illallah wahdahu la syarikalah wa 1:03 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 1:04 rasuluh. Asalamualaikum warahmatullahi 1:07 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 1:08 radio silaturahim dan juga pemirsa rasil 1:10 visual yang dirahmati Allah. Semoga 1:12 beran dalam keadaan sehat walafiat. 1:14 Alhamdulillah saya Muhammad Fahri 1:14 ditemani Oni dan juga Anis Mualim hadir 1:17 di acara sirah sahabat bersama Ustaz 1:19 Komruddin Bahsyuni. Alhamdulillah beliau 1:21 studio. Kita sapa saja Iwan Hawat. 1:23 Asalamualaikum warahmatullahi 1:24 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:26 warahmatullah wabarakatuh. Kabar sehat, 1:29 Ustaz? Ya, alhamdulillah. Alhamdulillah 1:30 sehat, sehat. Dan sudah siap untuk 1:32 memberikan kisah-kisah sahabatnya di 1:34 pagi hari ini, Ustaz. Ya, insyaallah. 1:35 Dan kisah sahabat yang akan Ustaz bedah 1:38 adalah mengenai sahabat Umer bin Sa'ad. 1:42 Dan nanti untuk Anda yang bergabung, 1:43 silakan Anda bisa kirimkan pertanyaan 1:44 Anda melalui SMS kami di 1:49 0811999720 atau telepon kami di 1:51 02184515. 1:53 S du silakan Ustaz ya. 1:57 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:58 warahmatullahi wabarakatuh. 2:01 Innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu 2:04 wastagfiruh wa naud nauzubillahi min 2:06 syururi anfusina wasiati a'malina. May 2:09 yahdillah fala mudillalah wam yudlil 2:12 fala hadiyaalah. Ashadu alla 2:15 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 2:17 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 2:19 rasuluh. Amma ba'd. 2:21 Para pendengar Radio Rasil di mana saja 2:24 berada dan pamiarsa TV Rasil yang selalu 2:30 mengikuti kajian-kajian sirah sahabat. 2:34 Alhamdulillah pagi hari 2:36 ini kita membedah 2:40 kembali sosok seorang sahabat yang 2:44 namanya Umair bin Sa'ad 2:49 yang sebelumnya 2:51 kita membahas juga tentang beberapa 2:55 sahabat seperti 2:58 Said, kemudian lagi ada lagi Umir bin 3:02 Wahab 3:03 Nah, sekarang Umair bin Sa'ad. 3:07 H kok banyak nama sama? H. Memang orang 3:12 Arab ini kalau ada orang yang 3:15 saleh apalagi mereka sampai mendapatkan 3:19 syahadah, kematian syahid, maka 3:23 anak-anak mereka diberi nama dengan nama 3:28 orang-orang yang syahid. 3:32 seperti 3:35 itu mempunyai anak itu anaknya diberi 3:40 dengan nama-nama orang-orang saleh. Iya. 3:44 Nah, ini berkaitan dengan ini. Ada 3:48 seorang sahabat Nabi namanya Umair bin 3:51 Sa'ad. Bagaimana sih kisahnya Umir bin 3:54 Sa'ad ini? 3:56 Beliau dari sejak kecil dididik oleh 4:00 orang 4:01 tuanya. 4:02 Namun orang tua 4:05 beliau dipanggil oleh Allah terlebih 4:08 dahulu, yaitu Saad. 4:13 Nah, dalam 4:16 keyatiman dan kekurangan yang dia alami 4:20 dalam perjalanan 4:22 hidupnya, baik dari segi segi makan, 4:25 minum, dan lain sebagainya ya namanya 4:28 orang yatim iya ya kita sudah pahamlah 4:34 bagaimana mereka merindukan kasih sayang 4:37 orang tuanya sementara orang tua yang 4:39 diharapkan sudah tiada. 4:42 Ya, kalaupun ada hanya sebelah dari ibu, 4:44 sementara belayan orang tua laki atau 4:47 bapak 4:48 tiada. Maka untuk menggantikan kasih 4:52 sayang ayah yang sudah kembali kepada 4:55 Allah, maka 4:57 ibunya akhirnya 4:59 memutuskan punya suami 5:01 lagi. Maka suaminya yang kedua ini 5:04 namanya 5:07 Julas. Julas ini memang termasuk orang 5:09 kaya. 5:11 Dan ia setelah menikah dengan ibunya 5:13 Umir itu punya perilaku yang sangat 5:16 baik. Sehingga Umir tidak dijadikan 5:20 seperti orang mengatakan anak tiri. 5:24 Dia jadikan seperti anaknya 5:27 sendiri. Dia rangkul, dia sayangi. Tidak 5:31 hanya ibunya yang ia sayangi, termasuk 5:34 anaknya pun. Maka kebutuhan makan, 5:36 minum, pakaian terpenuhi semuanya. 5:40 Maka 5:42 lama-kelamaan ee Julas 5:44 ini tidak merasa lagi kehilangan kasih 5:47 sayang karena sudah tergantikan dengan 5:50 bapak tirinya tadi namanya Jullas. Jas. 5:55 Nah. 5:57 Nah, waktu berkembang dan terus 6:00 berjalan. 6:03 Maka pada 6:08 usia Sa'ad atau Umair bin Sa'ad waktu 6:12 usia 10 6:14 tahun, kita kan bisa membayangkan usia 6:17 10 tahun tuh biasa usia kelas 5 ya atau 6:21 kelas 4. 6:24 Nah, beliau itu Umar ee Umer 6:29 tadi masuk Islam. 6:32 dalam usia seperti tadi 10 tahun. 10 6:35 tahun. Nah, iman 6:38 meresap ke dalam hatinya yang paling 6:42 dalam. Akar-akar iman tertanam sangat 6:47 kuat dan dahannya pun menjulang sampai 6:52 menyentuh langit. 6:55 Ini komentar dari 7:00 Syekh Mahmud Almisri buku dalam kitabnya 7:04 yang dia tulis Ashabur Rasul jilid kedua 7:08 pada halaman 159. 7:12 Jadi dia bagaimana 7:14 menggambarkan salah seorang sahabat Nabi 7:18 yang namanya Umair bin Sa'ad. 7:24 Nah, Umir hidup dengan tenang dan 7:29 tentram. Bagaimana tidak? Sementara dia 7:32 hidup dengan hati yang penuh dengan 7:36 kecintaan kepada Allah dan Rasulullah 7:39 sallallahu alaihi wasallam. 7:43 ayat-ayat yang sering dia kumandangkan, 7:46 yang sering dia baca seperti dalam surah 7:49 almujadilah ayat 7:52 22, 7:54 yaitu la tajidu kauma yukminuna billahi 7:57 wal yaumil akhir yuwadduna man 8:01 haddallaha wa 8:02 rasulah walau kanu abaahum abnaahum 8:07 ikhwanahum aas asiratahum dan 8:10 selanjutnya ayat 8:14 Kemudian beliau 8:16 juga 8:18 sering atau pernah mendengar nasihat 8:22 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 8:24 Kata 8:25 Rasulullah, aqu oral iman almwalatu 8:30 fillah wal muadah fillah wal hubbu 8:33 fillah wal bugdu fillah. 8:38 Tali simpul iman yang paling kuat adalah 8:42 wala wala karena 8:45 Allah dan 8:48 baro karena Allah 8:50 juga. Mencintai karena Allah dan 8:54 membenci pun karena Allah. 8:58 Ini pernyataan Rasulullah yang dia 9:00 dengar 9:01 bahwa tali simpul yang paling 9:05 kuat dalam keimanan seseorang adalah 9:09 almuwalatu fillah. Berwala kepada Allah. 9:13 Loyalitas kepada Allah tinggi. Wal 9:17 muadzah billah. Dan 9:20 baro kepada selain Allah begitu 9:24 tinggi. Wal hubbu fillah. 9:27 Kecintaan 9:28 berdasarkan kalimah Allah begitu menguat 9:32 wal bugdu fillah dan benci karena dia 9:36 melanggar hukum Allah. Maka itu pun 9:39 menjadi sandaran bagi seorang yang 9:41 bernama Umair bin Sa'ad. Saad. Bagaimana 9:47 ini kisah 9:49 ini yang tadi disebutkan 9:53 ayat-ayatnya dan lain sebagainya? 9:57 Jadi pada tahun ke9 dari 10:02 kenabian, Rasulullah sallallahu alaihi 10:05 wasallam menginstruksikan kepada seluruh 10:08 kaum muslimin agar ikut 10:11 berjihad untuk memerangi orang 10:15 Nasrani. Seluruh 10:17 muslimin baik di Kota Madinah maupun di 10:21 kota Makkah itu dianjurkan agar mereka 10:25 ikut gabung memberikan infak, sodqah 10:29 dalam menjalankan syariat Allah untuk 10:32 berangkat ke negeri yang nun jauh di 10:35 sana. Yaitu satu tempat yang kita kenal 10:39 namanya Tabuk. Perang Tabuk ya. 10:42 Nah, 10:44 maka Rasulullah mengutus beberapa orang 10:48 untuk menyebarkan berita ini bahwa Rasul 10:51 dengan para sahabatnya akan berangkat ke 10:53 Tabuk maka diperlukan biaya yang cukup 10:56 besar. Nah, 10:58 sementara kalau ada peristiwa-peristiwa 11:00 yang lainnya yang menyangkut peperangan 11:03 itu tidak pernah Rasul memberitahukan. 11:05 He. Tapi ini kok beda ini mah justru 11:07 diberitahukan bahkan dihimbau 11:10 orang-orang agar mendaftar serta 11:13 memberikan bantuan dalam pelaksanaan 11:16 jihad fisabilillah. 11:19 Nah, di situlah keimanan 11:23 teruji. Yang kaya, yang miskin, yang 11:27 sederhana teruji itu. Maka orang-orang 11:30 yang imannya kuat seperti Utsman bin 11:34 Affan, 11:36 Abdurrahman bin Auf, Umar bin Khattab, 11:39 Abu Bakar As-Siddiq, Asim dan lain 11:42 sebagainya. 11:44 Maka tercatat dalam buku ini yang 11:48 ditulis oleh Mahmud Almisri yaitu 11:51 peristiwa yang sangat 11:53 mengagumkan yaitu di sini Abdurrahman 11:57 bin 11:57 Auf salah seorang sahabat Nabi membawa 12:02 200 ukiah perak. H 12:06 Abu Bakar membawa seluruh 12:10 hartanya dan dia hanya meninggalkan 12:13 Allah dan Rasul-Nya untuk 12:16 keluarganya. Harta Abu Bakar ketika itu 12:19 sebesar 4.000 dirham. 12:24 Masyaallah. Dialah yang pertama membawa 12:28 hartanya sebagai sedekah. 12:31 Umar datang dengan membawa setengah 12:35 hartanya. Al-Abbas datang membawa harta 12:39 yang sangat 12:41 banyak. Thhah bin 12:43 Ubaidillah, Saad bin Ubadah, Muhammad 12:47 bin Maslamah juga datang membawa 12:51 sedekahnya. Asim bin Addi memberikan 90 12:56 wasak kurma. 12:59 Orang-orang berbondong-bondong membawa 13:02 sedekah ke mereka sedikit pun. Apakah 13:07 itu hartanya sedikit maupun hartanya itu 13:10 banyak. Hingga di antara mereka ada yang 13:13 hanya memberikan satu atau dua mood 13:18 karena itulah yang dia miliki. Artinya 13:21 di samping orang yang banyak ada juga 13:23 yang sedikit. He. 13:26 Bahkan ada kaum wanita yang merelakan 13:29 gelang yang ada di tangan, gelang yang 13:32 ada di kaki, gelang yang ada di lengan, 13:36 kalung, cincin, anting untuk diinfakkan 13:41 kepada Rasulullah sallallahu alaihi 13:44 wasallam. 13:46 Bahkan ada 13:47 pula orang yang datang karena 13:50 keinginannya tinggi enggak bawa apa-apa 13:52 karena memang enggak punya. 13:55 Sehingga hal ini disebutkan oleh Allah 13:57 dalam surah 13:59 at-Taubah ayat 14:02 ke-92. La ajidu ma ahmilukum alaihi 14:05 tawallau aunuhum tafidu minadami hazanan 14:09 alla yajidu ma yunfiun. 14:12 Aku tidak memperoleh kendaraan untuk 14:15 membawamu." Lalu mereka kembali, 14:18 sedangkan mata mereka bercucuran air 14:20 mata karena sedih. Disebabkan mereka 14:24 tidak memperoleh apa yang mereka 14:27 infakkan untuk di jalan Allah. 14:31 Para pendengar Radio Silaturahim yang 14:33 dimuliakan Allah dan pemiarsa TV 14:37 Rasil. Dari peristiwa yang tadi 14:41 disebutkan, belum lagi salah seorang 14:44 sahabat Nabi yang cukup dikenal yaitu 14:47 Utsman bin Affan. 14:50 Beliau membawa harta kekayaan yang di 14:54 luar yang lain. Di sini 14:57 disebutkan 14:59 beliau membawa 15:01 harta 15:03 berupa 15:05 yaitu kendaraan 15:08 sebanyak 15:10 Masyaallah saya enggak tega 15:14 yaitu 900 ekor unta. 15:19 Bisa 15:19 dibayangkan ditambah dengan 100 ekor 15:24 kuda. 900 unta 100 kuda. 100 kuda 15:28 berarti berapa? 1.000. 1000. 15:31 Belum lagi beliau memberikan 15:35 uang. 15:39 Maka 15:41 kemudian di sini disebutkan ternyata 15:45 berapa uang yang berikan? 1.000 dinar. H 15:48 1000 dinar berapa rupiah tu? Kalau 1 15:50 dinar Rp3 juta. Heeh. Kalau 1.000? 3 15:53 miliar ya. Waduh sudah 15:56 miliaran. Itu dari Utsman. Belum 16:00 kendaraan tadi. He. Unta belum kuda. 16:03 Kaya banget tadi. Masyaallah. Kay raya. 16:06 Maka dengan harta yang diberikan Utsman 16:08 kepada Nabi untuk menyongsong 16:11 tabuk. Apa kata Nabi? Nabi bersabda, 16:14 "Madar Utsman. 16:17 Maila baal 16:19 yaum. 16:20 Utsman sejak hari ini tidak akan lagi 16:24 sengsara. Masyaallah. Jadi dengan banyak 16:28 memberikan infak sodqah kepada Nabi, 16:33 maka Allah melewati lisan Rasulnya 16:35 menjamin bahwa orang itu tidak akan 16:38 miskin dan tidak akan melarat lagi. Dan 16:40 ternyata Utsman sampai pulang kepada 16:43 Allah tetap menjadi orang kaya raya. 16:46 Nah, nah dengan 16:49 melihat berbagai macam sahabat 16:51 memberikan bantuan kepada Rasulullah. 16:54 Nah, jelaskan menyaksikan. Hm. Kata 16:57 jelas nih bapak saya mana 17:00 ya? Teu 17:02 datang-datang ai batur nu jauh datang 17:05 ieu nu dekut ieu bapak saya. Kenapa 17:09 kok teu nonghol-nonghol 17:12 acan kalau bahasa kita ya? Heeh. Yang 17:16 lain ada yang bawa unta, ada yang bawa 17:20 kuda, bawa puluhan karung, makanan. 17:25 Makanan berupa kurma. 17:28 Ada yang bawa lainnya, "Bapak saya 17:32 mana?" Kata siapa? Kata Umir bin Sa'ad 17:36 yang dia dirawat oleh Jullas. Julas. 17:40 Heeh. 17:42 Inilah yang menjadikan renungan dia. 17:45 Kenapa ya? Kalau hartanya itu dia 17:48 pegang siapa? Umir. Dia enggak akan 17:52 disuruh, dia akan bekerja sendiri. Tapi 17:54 kan harta itu bukan harta dia, harta 17:57 bapaknya. Nah, di sinilah 18:00 dia 18:02 akhirnya dengan hati yang sangat 18:08 mendebar ingin berbicara kepada 18:10 bapaknya. Gimana 18:12 ini? Apa saya berkata kasar? Enggak 18:14 mungkin. Dia yang membesarkan saya, dia 18:16 yang merawat saya. Masa dengan gara-gara 18:19 masalah ini saya retak hubungan dengan 18:21 ayah 18:22 saya. 18:24 Akhirnya pada suatu 18:26 saat Umair bin Sa'ad langsung 18:31 menghadap 18:32 kepada bapaknya yang bernama Jullas. 18:41 Nah, dalam 18:44 perbincangan 18:46 antara Umer dengan ayahnya 18:52 jelas 18:53 Umer di sini ditulis oleh 18:58 penyusun peristiwa yang bersejarah yang 19:01 disaksikan oleh U dengan kedua mata 19:05 kepalanya berupa pengorbanan, pemberian, 19:10 kedermawanan yang terbentang di depan 19:13 matanya seolah-olah sebagai khayalan 19:15 yang tidak 19:16 terjadi selain di alam mimpi. Peristiwa 19:20 itu tetap dia rekam dengan mata hatinya 19:24 sehingga dia pulang ke rumah dengan 19:27 membawa pertanya pertanyaan yang belum 19:29 dia temukan 19:30 jawabannya. Apa yang membuat julas tidak 19:34 mau berinfak? 19:37 Padahal dia memiliki harta kekayaan 19:39 dalam jumlah yang 19:41 besar. Jadi pulang ke rumah memendam 19:45 satu pertanyaan. Kalau bahasa gampang 19:47 saya, kunaon ieu Bapak hese y 19:50 ngaluarkeun duit, ngeluarkeun harta 19:52 koket amat ya. Padahal kaya ya. Padahal 19:55 kaya raya. Iya. Yang lain yang tidak 19:58 seperti Bapak saya kelihatan. He. 20:01 Ujug-ujug bro 20:03 ngeluarkeun tina bahunya. Bleg. Ih. I 20:07 Bapak saya duit teu ketempok, barang teu 20:10 ketempo. Ah, saya balik ke imah. 20:14 Ahah. Maka pada saat Umar memendam 20:18 pertanyaan tersebut, 20:20 tiba-tiba dia melihat jelas berada di 20:24 hadapannya. 20:26 Dia pun memanfaatkan kesempatan yang 20:28 tidak tergantikan oleh suasana yang 20:31 lain. Dia mulai menceritakan apa yang 20:35 dilihatnya bahwa para sahabat 20:39 berlomba-lomba untuk memberi, berkorban 20:43 dan berinfak. 20:45 Artinya dia sampaikan berita. Iya. Wih, 20:49 si fulan saya lihat datang kepada Nabi 20:52 menyerahkan ini, si fulan menyerahkan 20:53 ini, si fulan menyerahkan 20:56 ini. Umir punya duga bahwa saat itu 21:02 Julas akan berangkat pula menginfakkan 21:06 hartanya. Gampangnya mudah-mudahan julas 21:10 ter panggil datang kepada Nabi bawa 21:15 hartanya. Itu harapan Umir. Iya. 21:18 Tapi apa yang 21:20 terjadi? Justru Umir 21:23 dikejutkan dengan kalimat yang terlontar 21:26 dari 21:27 julas yang membuatnya spontan keluar 21:31 dari lingkaran orang-orang Islam. 21:35 Artinya secara zahir dia murtad. 21:39 Apa? Julas berkata kepada Umir, "Demi 21:43 Allah." Nah, ini 21:47 laki-laki ini yang dimaksud Nabi 21:51 Muhammad adalah orang yang benar dalam 21:56 perkataannya, 21:58 niscaya kami lebih buruk daripada 22:01 keledai. 22:03 Maksudnya gini, kalau Nabi Muhammad ini 22:06 benar, benar apa yang diucapkannya, 22:10 berarti saya yang lebih buruk daripada 22:13 keledai. Keledai. 22:16 Ini kan pertanyaan mengandung sialakama. 22:19 H. 22:21 Maksudnya Um tercengang dengan apa yang 22:24 dia dengar. Dia sama sekali tidak pernah 22:28 membayangkan orang seperti Julas yang 22:31 telah berumur dan mempunyai akal sehat 22:33 bisa melantorkan kalimat seperti itu. 22:37 Sebuah kalimat yang langsung 22:38 mengeluarkan orang yang 22:42 mengatakannya, memasukkannya ke dalam 22:45 kekuburan melalui pintu yang sangat 22:48 lebar 22:50 tadi. 22:52 layaknya mesin hitung canggih yang mampu 22:54 menghitung dengan cepat semua masalah 22:57 yang diserahkan kepadanya. Begitulah 23:00 akal anak muda ini bergerak memikirkan 23:03 apa yang mesti dia lakukan. Dia melihat 23:06 bahwa mendiamkan dan menutupnutup 23:09 perihal julas merupakan pengkhianatan 23:12 kepada Allah dan rasulnya dan menugakan 23:15 Islam di mana orang-orang munafik 23:18 membuat makar dan konspirasi untuk 23:20 menghancurkannya. 23:23 Jadi 23:24 setelah Umir mendengar pernyataan jelas 23:29 ini kalau saya enggak sampaikan kepada 23:32 Nabi, H berarti saya khianat. Iya. 23:37 Terus apa yang saya 23:40 lakukan? Apakah saya 23:42 pendam? Apakah saya mendahulukan 23:44 kepentingan Allah dan Rasul-Nya? H. Nah, 23:47 dilema ya. Jadi 23:49 ini antara apa yang dia dengar dari 23:53 mulut ayah tirinya 23:56 dan dari apa yang dilakukan para sahabat 23:58 di depan mata dia ini terjadilah sesuatu 24:02 yang 24:04 dikatakan 24:06 jauh dari 24:08 panggang atau jauh antara bumi dan 24:14 langit. Apa yang terjadi? Akhirnya 24:17 singkatnya Jul Umir langsung menghadap 24:20 Nabi. 24:23 Dia ceritakan apa yang dia 24:26 dengar bahwa dia 24:28 berkata 24:31 kata Umir melaporkan tentang 24:35 jalas. Umir mendengar jelas berkata, 24:38 "Demi 24:39 Allah kalau laki-laki yang dimaksud Nabi 24:43 Muhammad adalah orang yang benar. 24:47 dalam 24:48 perkataannya, maka kami lebih buruk 24:51 daripada keledai. 24:55 Artinya dia tidak percaya Nabi Muhammad 24:57 sebagai utusan utusan Allah. Cuma 25:01 bahasanya ya enggak begitu. Itu tadi 25:04 kiasan gitu ya. Kiasan tuh. Tapi ini kan 25:07 racun ini. He. 25:10 Jadi dia melemparkan kalau Muhammad itu 25:14 benar saya lebih buruk. 25:17 Waduh. Maka setelah dilaporkan Nabi 25:21 dengar 25:22 terus dipegang oleh 25:25 Nabi. Ya udah, kata Nabi, "Saya terima 25:28 laporanmu. Saya akan 25:30 panggil." Dipanggillah dia oleh Nabi 25:32 melalui orang lain. Jadi enggak enggak 25:34 disuruh anaknya manggil. Iya. 25:37 Nah, akhirnya sampailah Umir dipanggil 25:42 juga. Julas juga dipanggil. 25:46 Kata Nabi di depan Julas, 25:49 "Jelas Umir telah 25:53 menyampaikan apa yang kau katakan 25:55 tentang sesuatu hal yang menurut Umir ya 26:00 tidak baiklah." Iya katakan 26:04 itu 26:07 begitu 26:08 dilamporkan 26:10 jelas 26:13 seolah-olah enggak menganggap itu 26:15 masalah besar. Dia anggapnya remeh. 26:17 Bahkan dia berkata secara zir 26:20 kasarnya, "Wahai Rasulullah, saya enggak 26:23 pernah ngatakan tuh dia bikin-bikin." 26:25 Wah. He. 26:28 Nah, begitu dia bilang begitu. 26:32 Bah dia yang istilah baha kita rekayasa. 26:35 He bohong bicaranya itu. Umar langsung 26:38 wajahnya merah marah ya. 26:42 Waduh. Kemudian air matanya 26:45 mulai 26:46 membasahi dadanya, membasahi 26:50 bajunya. Nah, orang-orang yang ada di 26:52 sekitar itu yang ternya melihat julas 26:55 akhirnya melihat Umir. Loh, 26:59 nangis. Kalau bahasa agamanya nih nih 27:01 jangan-jangan ini pelapor hoak nih palsu 27:04 ya palsu e orang yang dilapornya enggak 27:07 merasa bahkan bersumpah demi Allah k 27:11 waduh 27:14 nah orang-orang yang menyaksikan 27:17 persidangan yang tadinya mereka melihat 27:20 julas kemudian julas membantah laporan 27:23 itu, akhirnya berbalik pandangan kepada 27:26 Umer. Akhirnya Umar merasa, "Wah, merasa 27:29 disudutkan saya nih. Kok jadi 27:32 saya ya Allah?" Nah, di tengah-tengah 27:36 itulah Umir berdoa kepada Allah, "Ya 27:38 Allah, turunkan ayat kepada Nabimu. Saya 27:42 kalau istilah bahasa gampangnya, saya t 27:45 ng 27:47 buuat-buat. Ini kuping saya yang 27:50 dengar. Kok dia bisa beraninya bersumpah 27:54 lagi dengan nama Allah. 27:56 Saya tidak mengatakan seperti apa yang 27:58 diatakan 28:00 Umir. Nah, temulah 28:04 kecurigaan. Jangan-jangan ini pengadu 28:07 domba nih. Ini 28:09 tapi ajaibnya apa? Di tengah-tengah 28:12 suasana Umir mengharapkan turunnya 28:14 wahyu, tiba-tiba 28:17 Nabi berubah sikapnya. 28:21 Nabi diam 28:23 kemudian dan para sahabat paham di saat 28:26 itu Nabi sedang menerima wahyu. Nah, 28:30 Umir semakin semangat harapannya. 28:33 Mudah-mudahan Allah turunkan wahyu 28:36 nih. Akhirnya benar juga harapan Umar 28:40 itu. Wahyu. Ada wahyu. Allah di saat itu 28:43 menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad 28:46 sallallahu alaihi wasallam. 28:49 Kemudian Nabi berkata kepada Umir, di 28:55 antaranya 28:58 begini. Kata 29:00 Nabi, 29:02 "Saya wahai 29:04 hadirin, dalam keadaan 29:07 ini wahyu telah turun kepada saya, 29:12 maka saya bacakan." Dibacalah firman 29:14 Allah yaitu yang tercantum dalam surah 29:18 at-Taubah ayat 74. Attabah. 29:22 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Yahlifuna 29:25 billahi ma 29:27 qolu walaqad qolu kalimatal kufri wa 29:32 kafaru ba'da islamihim. 29:35 Wahammu bima lam 29:37 yanalu w naqomu illa 29:41 agnahumullahuasuluhu 29:46 minadubuirum 29:48 wawallau 29:50 yadbhumullahuaban alima fid dunya wal 29:53 akhirah w lahum fil ardi min waliy wala 29:58 nasir 29:59 artinya mereka orang munafik itu 30:02 bersumpah dengan nama Allah. 30:06 Bayangkan bahwa mereka tidak mengatakan 30:09 sesuatu yang menyakiti Nabi 30:13 Muhammad. Sungguh mereka telah 30:16 mengucapkan perkataan kekafiran dan 30:19 telah menjadi kafir setelah Islam 30:23 dan menginginkan apa yang mereka tidak 30:26 dapat 30:27 mencapainya. Dan mereka tidak mencela 30:30 Allah dan Rasul-Nya. Sekiranya Allah dan 30:33 rasulnya telah melimpahkan karunia 30:35 kepada mereka, maka jika mereka 30:40 bertobat, itu adalah lebih baik bagi 30:42 mereka. Dan jika mereka berpaling, 30:45 niscaya Allah akan mengazab mereka 30:47 dengan azab yang pedih di dunia dan 30:50 akhirat. Dan mereka tidak mempunyai 30:53 pelindung dan tidak pula penolong. 30:59 jelas begitu dibacakan gemetar. Hm. 31:03 Merasa ya. 31:05 Merasa karena apa yang telah dia dengar 31:08 dari lisannya 31:10 hampir terlipat karena ketakutan. H. 31:15 Jadi yang dia dengar dari apa yang 31:17 diucapkan oleh Nabi ayat tadi itu 31:21 lisannya kayak kelu kayak melipat ke 31:23 dalam 31:25 itu. Kenapa? 31:27 Demikian karena rasa takut yang begitu 31:29 besar menimpa dirinya. Waduh, kalau 31:32 bahasa saya, "Aduh, jangan-jangan saya 31:35 dipotong lisan saya 31:37 nih." Saya langsung dijawab oleh Allah 31:40 melalui firmannya. Kemudian dia bilang, 31:43 "Aku bertobat wahai Rasulullah. Aku 31:47 bertobat wahai 31:48 Rasulullah." Umir, 31:51 "Benar wahai Rasulullah." 31:54 dia 31:55 ngomong jadi dia aku bertebat ya 31:58 Rasulullah dia ulanglah kemudian Umir 32:01 benar ya Rasulullah padahal tadi 32:03 dibilangnya enggak ngaku Umir pembuat 32:06 hoak 32:08 Umir berdustus dusta akhirnya dia 32:11 ngomong sendiri sekarang Umir benar Umir 32:14 benar masyaallah jadi kalau cerita kwak 32:18 hari ini memang ada dulu juga ada ada 32:20 dulu juga ada ya nah ini sahabat yang 32:23 jujur yang enggak pernah bicara dusta 32:26 justru dia yang disudutkan. He. Akhirnya 32:28 Allah bongkar justru yang suka banyak 32:31 ngomong itulah yang banyak dosanya. 32:33 Heeh. Akhirnya ngaku sendiri. Dia bilang 32:35 jelas ee Umir yang selama ini dikatakan 32:38 dusta ternyata dia bilang, "Umir, benar 32:40 saya yang salah." gitu. Heeh. 32:43 Kata dia, "Aku bertobat wahai 32:47 Rasulullah. Aku termasuk orang yang 32:50 berdusta. 32:51 Aku memohon kepada Allah agar menerima 32:54 tobatku dan aku menjadikan diriku 32:57 sebagai tebusanmu, ya 33:00 Rasulullah. Pada saat itulah Rasulullah 33:03 mendekati anak muda ini. Nah, 33:07 setelah Umir disebut oleh bapaknya Umir 33:12 yang benar, kemudian Nabi mendekati 33:16 Umair yang tadi beberapa saat dia 33:19 seolah-olah disudutkan. 33:21 dan 33:22 dipojokkan bahwa dialah pengumbar 33:27 beritawa. Ternyata Rasul 33:31 menjawab dengan ucapan yaitu yang datang 33:35 wahyu kepada beliau. Kemudian Nabi 33:38 berkata begini. 33:40 Jadi Rasulullah mendekati 33:44 Umir, air mata kebahagiaan menetes di 33:48 pipinya. Wajahnya bersinar dan 33:51 berseri-seri karena cahaya iman. 33:54 Rasulullah memegang telinga Umar dengan 33:57 lembut dan beliau berbisik kepadanya, 34:01 "Anak muda, 34:04 telingamu telah menangkap apa yang 34:08 engkau dengar dengan baik dan 34:11 Rabbmu 34:14 membenarkanmu." Coba 34:16 bayangkan Rasulullah dengan santun 34:19 berkata di telinga Umar. Kata 34:22 Rasulullah, "Wahai anak 34:28 muda, telingamu telah menangkap apa yang 34:32 engkau dengar dengan baik dan Rabbmu pun 34:37 membenarkanmu." Masyaallah, ini kalimat 34:40 indah sekali ya. 34:42 Rasulullah tidak berlebihan memujinya, 34:46 tapi ternyata berita yang dijadikan 34:50 seolah-olah 34:52 menodai orang yang bernama Julas, 34:56 akhirnya oleh Allah 34:58 diklarifikasikan dengan turunnya wahyu 35:01 dan di situlah 35:03 kemudian jelas 35:06 membayar perilakunya yaitu dengan 35:09 bertobat kepada Allah Subhanahu 35:11 wa taala. Dan Umir akhirnya menjadi 35:15 hamba Allah yang zuhud zuhud dan menjadi 35:19 hamba Allah yang ahli 35:20 ibadah, ahli dalam ketaatan. Sehingga 35:24 akhirnya di zaman Umar bin Khattab, Umar 35:29 mencari orang yang pas untuk menjadi 35:32 wali atau istilah sekarang menjadi 35:34 gubernur di daerah Syam. 35:37 Maka akhirnya Umar memilih Umir Pirsaan 35:41 untuk menjadi wali di sana. 35:45 Setelah berjalan 1 tahun, Umar ngirim 35:49 surat kepada Umir agar Umir datang 35:52 membawa harta fai. Hm. 35:55 Kemudian diterima surat ini oleh Umir. 35:58 Kemudian dia bilang sama pembantunya, 36:01 "Saya akan menuju Madinah akan 36:03 melaporkan apa yang saya selama jadi 36:06 pemimpin di negeri ini." Bayangkan jalan 36:09 kaki dari Syam ke Madinah. Jauh. Iya. 36:13 Jauhlah. Emangnya dari Cilongsi ke 36:18 Rasil ini antara Madinah negeri Syam. He 36:22 bayangkan itu mungkin ribuan kilo itu 36:26 hujan kaki. Jalan kaki enggak pakai unta 36:28 enggak ya? Enggak boro-boro jan kaki 36:31 sampai juga itu ke Madinah. Umar kaget. 36:35 Kata Umar, "Apa kamu enggak bawa 36:38 kendaraan? Kenapa kamu enggak minta?" 36:41 Apa jawabannya? 36:44 Saya tidak memberitahu kepada mereka 36:47 agar mereka memberikan harta dan saya 36:49 pun tidak minta kepada mereka. H. 36:51 Masyaallah. Ini zuhudnya ini kata Umar, 36:56 "Mana kalau istilah kita mah mana nih 37:00 harta yang kau dapatkan dari umatmu 37:02 selama 1 tahun?" Apa dia bilang? Semua 37:05 harta sudah aku kembalikan kepada 37:08 haknya. Bukorro, masakin sudah aku 37:10 berikan. Oh, 37:12 iya. Terus sekarang gimana? Sekarang 37:15 saya minta sudah berhenti aja. 37:18 Saya berhenti jadi gubernurnya. Hm. Jadi 37:21 walinya. Kalau sekarang orang baru 1 37:23 tahun diberhentikan ngamuk sekarang 37:26 protes. Justru dia lebih baik saya 37:28 berhenti aja dah. Kenapa? Sudah cukuplah 37:31 saya memimpin umat. 37:32 Sudah. Akhirnya kata Umar, "Kamu kalau 37:35 gini gimana?" 37:37 Ya, kalau memang engkau menghendaki saya 37:41 tempatkan jangan di kota lah. H di desa 37:44 aja dah biar gampang ya. Artinya di 37:46 pinggirnya aja dah enggak apa-apa. Ya 37:47 sudah boleh. Artinya dia diizinkan oleh 37:51 Umar. Kemudian tempat yang tadi 37:54 ditinggal dia diganti. Nah, Umar masih 37:56 ada perhatian nih Umar ini benar apa 37:59 enggak nih? Dia ngirim seseorang utusan 38:03 terus dia bawa hadiah uang di kantong 38:07 itu. He uang dinar 38:10 dirham. Dia datang orang yang yang 38:13 datang kepada Umar namanya Haris. Haris. 38:17 Haris begitu datang ke tempat Umir 38:19 ketemu kata Umir, "Ris, kalau bahasa 38:22 kita nyimpang heula 38:25 atuh. Mampir dulu lah." Oh, boleh dia. 38:27 Padahal niatnya mau ke rumah dia cuma 38:30 gayanya enggak seperti gitu. Ya boleh 38:32 dah saya datang. Padahal dia utusan 38:34 khalifah itu untuk ya sebagai intelijen 38:37 lah melihat gimana. Akhirnya dia bertamu 38:41 selama 3 hari. 38:43 Nah, begitu dia 38:48 bertamu. Nah, Haris kan 38:51 melihat tiap makan makan. Nah, sementara 38:56 Umir karena yang dimakan cuma itu. He. 38:59 Sehingga dia menahan lapar, lebih baik 39:02 dia mendahulukan tamunya. 39:05 Dia akhirnya ngomong, "Coba kalau 39:07 sekiranya 39:09 kamu artinya setelah ini kamu pindah ke 39:12 tempat yang lain, pasti saya sedikit 39:15 terkurangi." Haris kan merasa. He. 39:18 Berarti dengan kehadiran saya dia 39:21 terbebani. He. Kata dia, "Umer nih saya 39:26 ada pesanan dari khalifah nih kepada 39:30 engkau." Diam aja. Apa? Pas dibuka. Uang 39:35 uang dinar 39:37 dirham itu teriak dia 39:41 kalau bahasa orang mah ngagoak 39:43 kenapa tahu ngagoak bunga 39:47 apa kaget enggak ada gitu kata istrinya 39:51 ada apa 39:52 sih nih lihat kan kalau bahasa kita 39:57 fulus 39:59 ya Allah kata istrinya eh kalau urusan 40:03 Nanti masyarakat sama aku dah aku bisa 40:05 menyelesaikan digunting bawahnya. He kan 40:08 digunting bawah kan bocor tuh. He sudah 40:11 bocor kan keluar tuh satu persatu kan 40:12 uang logam tuh. Heeh. Uang dari emas dan 40:15 dari perakham. Panggil itu anak-anak 40:18 yatim panggil pokok dibagiin sama dia. 40:21 Nah Haris yang menyaksikan bengong. 40:25 Emangnya untuk mereka untuk dia. 40:28 Dibagikan sama istrinya sama dia 40:31 juga. Oh. Akhirnya dia nyesiakan untuk 40:34 perlunya. Selesai dia pulang laporan 40:36 sama Umar. Kata Umar, 40:38 "Gimana?" "Iyalah saya kagum nih Umir 40:42 ini memang bukan orang pecinta dunia." 40:44 Iya. Orang dikasih uang bukannya senang, 40:47 bahkan dia seolah-olah ketakutan. 40:49 Akhirnya apa? Istrinya langsung ambil 40:51 operagikan. 40:54 Oh iya ya. Berarti Umar enggak salah 40:56 tuh. Dia tidak berani makan uang rakyat. 40:59 He tidak berani uang syubhat dia makan. 41:03 Dia harus bersih. Itulah 41:05 perjalanan Umir bin Saad dalam menempuh 41:09 kehidupannya. Mudah-mudahan kita yang 41:11 selalu mendengar kisah-kisah sahabat 41:13 Nabi mengikuti jejak para sahabat 41:16 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 41:19 Demikian waluminkum. Wasalamualaikum 41:21 warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana? 41:23 Demikian kisah sahabat Umir bin Sa'ad 41:25 yang luar biasa juhudnya Ustaz ya. dan 41:27 juga tadi e lebih difokuskan kepada 41:29 kejujuran beliau ya walaupun ayah 41:31 tirinya walaupun salah tetap aja 41:32 diadukan ke rasul karena kesalahan 41:35 tersebut. Di mana yang ingin bergabung 41:36 silakan Anda bisa kirimkan SMS atau 41:38 WhatsApp Anda di 41:42 0811999720 atau telepon kami di 41:45 0218451512. Kami segera kembali. 41:48 [Musik] 41:57 Rasil 41:59 TV untuk Islam yang 42:06 satu. Siro sahabat yang dipandu oleh 42:09 Ustaz Komarudin Masyuni mengenai sahabat 42:11 Umir bin Sa'ad yang telah disampaikan 42:14 dan sudah banyak SMS yang masuk dan 42:15 WhatsApp yang masuk. Terima kasih 42:16 banyak. Saya akan bacakan satu persatu. 42:18 Ini datang yang pertama komentar dari 42:20 Ibu Liza Milhada. Asalamualaikum 42:22 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 42:23 Kemudian Waalaikumsalam warahmatullahi 42:24 wabarakatuh, Bu Lisna. Masyaallah, 42:26 sungguh-sungguh kedermawanan dan 42:28 keikhlasan para sahabat untuk berinfak 42:30 sangat-sangat menjadi pelajaran buat 42:32 umat saat ini. Amin ya Allah ya rabbal 42:34 alamin. Tadi juga mungkin kisah yang 42:36 perang Tabuk itu, Ustaz ya. Perang Tabuk 42:37 yang semua umat mengumpulkan hartanya 42:39 untuk keperluan perang ya. Subhanallah. 42:41 Dan dari Bapak atau Ibu Albar di 42:44 Cikarang. Asalamualaikum warahmatullahi 42:45 wabarakatuh. Waalaikumsalam 42:46 warahmatullahi wabarakatuh. Eh, 42:49 bagaimana hubungan selanjutnya antara 42:51 Umair dan ayah angkatnya setelah Umair 42:53 memberikan keterangan tentang beliau 42:55 kepada Rasul? Apakah semakin baik atau 42:57 sebaliknya, Ustaz? Karena kita tahu di 42:59 zaman sekarang hati sama mulut atau 43:01 lidah berbeda. He. Nah, gimana, Ustaz? 43:04 Apakah dendam atau gimana nih ayahnya? 43:07 Karena 43:09 ayahnya langsung oleh 43:12 Nabi 43:14 diberikan 43:15 penjelasan. Karena ayat tadi mengatakan 43:18 jika mereka bertobat. Nah, jika bertobat 43:21 ada karena ada kalimat jika mereka 43:23 bertobat 43:25 maka mereka akan diampuni. Tapi kalau 43:27 mereka tetap tidak bertobat itu azab 43:31 dunia dan azab akhirat. Hm. Maka 43:33 akhirnya dia berkata, "Ya Rasulullah, 43:36 saya 43:37 bertobat. Saya bertobat." Berarti kan 43:39 dia menyadari. Sehingga dengan kalimat 43:43 itulah akhirnya dia berubah dan tidak 43:47 menimbulkan apapun setelah kejarin. 43:50 Artinya tidak ada dendam lagi. Kenapa? 43:53 Karena dia berbuat itu memang karena 43:54 kedustaan yang dia buat. Dan dia 43:57 mengakui kedustaan yang dia buat itu dia 44:00 terima. H karena dia berkata, "Saya ini 44:03 dusta memang UR yang 44:06 benar, julas yang salah." Ah, mengaku 44:09 ya. Itulah. Jadi, setelah di hadapkan 44:14 antara anak dan bapak ya, kalau kita mah 44:16 sekarang beda lagi ya. Kadang kala 44:19 padahal masalahnya kecil dianggapnya 44:20 gede. Nah, mestinya orang sekarang itu 44:23 mengikuti bagaimana Nabi dan para 44:26 sahabatnya pada menghadapi satu masalah. 44:28 Ya, kalau sudah selesai ya sudah enggak 44:30 usah 44:31 demamdeman, enggak usah cium apa caki 44:34 apa caci makian enggak usah ya saling 44:38 relalah membuka hati masing-masing. Ah 44:40 itulah masyarakat wahyu itu seperti itu. 44:43 Demikian tetap hubungannya baik terjaga, 44:45 Ustaz. Ya. Baik. Iya. C sekarang juga 44:46 banyak Ustaz yang mungkin sumpah demi 44:48 Allah tapi berdusta. Itu gimana Ustaz? 44:50 Oh iya itu sama. Itu sifat munafik. Tapi 44:53 takut dengan ayat tersebut ya. Heeh. 44:55 Iya, karena terlalu banyak dosa jadi 44:57 enggak takut sama dosanya. Kalau jelas 44:59 mungkin masih mending ya langsung 45:01 bertobat. Iya. Alhamdulillah. Ini SMS 45:04 terakhir karena Ustaz mungkin ada acara 45:05 lagi selain Ustaz ya. Iya. Dari Bapak 45:07 Hasan di Jakarta Timur. Asalamualaikum 45:09 Ustaz. Waalaikumsalam Pak Hasan. Pak 45:11 Ustaz, Umir masuk Islam pada usia 10 45:13 tahun. Apakah pada masa itu sudah banyak 45:15 anak-anak di usia tersebut masuk Islam? 45:18 Nah, bagaimanakah pemahaman mereka pada 45:19 usia belia itu, Ustaz? Iya. 45:22 Kalau di zaman Rasul 45:24 tuh orang-orang yang masuk Islam yang 45:27 usianya masih kecil itu banyak. Anas bin 45:30 Malik usia 10 tahun, Ali bin Abi Thalib 45:33 9 tahun, Irbad bin Sariyah masih 10 45:37 tahun, 11 tahun. Masih banyak itu. 45:40 Banyak. 45:41 Bahkan dalam peristiwa perang 45:44 Uhud itu mereka datang kepada Nabi 45:49 anak-anak di bawah umur. Bayangkan kalau 45:51 bahasa orang mah ngantri itu anak-anak. 45:54 Ih kalau bahasa orang Jawa Barat ieu 45:58 barudak loba kaderek naon ieu masuk 46:01 Islam. Wah ternyata mereka daftar ingin 46:04 ikut jihad fisabilillah. Hm. Waktu 46:07 perang Uhud. Jadi kan di bawah umur itu 46:09 enggak boleh, Ustaz. Oh iya kan ditanya 46:11 oleh Nabi beradaha umur maneh gitu 46:13 bahasa kita 12 encan can laku mundur 46:17 aduh datang lagi. Kamu berapa umurnya? 46:23 14 belum sampai umurnya 15 kata Rambi 46:26 boleh. Waduh datang lagi. Kamu berapa? 46:29 13 belum ya? Belum. 46:32 Nah, waktu orang tadi itu dikatakan 46:35 umurnya belum sampai, begitu disekuang 46:37 nangis dia. H 46:40 kita nangis, "Ya Rasulullah, apa anda 46:41 enggak percaya kepada saya? Lihat 46:43 kemampuan saya." Apa kata Nabi, "Ayo 46:45 madu adik kakak." Heeh. Berantem di 46:48 hadapan Nabi. Di coba diuji artinya uji 46:51 cobalah boksing mereka. He. Kalau 46:53 silap-silap bak bik 46:57 btinya dua-duanya hebat nih. Kata Nabi, 47:00 "Kalau gitu kamu masuk. 47:02 Adapun nanti di sono mungkin tidak 47:05 ditaruh di depan. Mungkin bagian untuk 47:07 ngebersihin, untuk 47:10 mempersiapkan. Datang lagi nih anak muda 47:13 kelihatan parakel-parakal tuh. Uh, 47:17 lincah. Mau apa? Mau daftar ya 47:19 Rasulullah. 47:21 Umurnya belum sampai 15 tahun lah. Terus 47:24 kamu kok masuk? Ya saya pengin ya 47:26 Rasulullah pengin jadi syuhada. Waduh, 47:30 bayangkan udahlah kamu enggak bisa. 47:32 Jangan masa sih itu boleh katanya. Ya, 47:35 saya kan sudah lihat kemampuannya. Ah, 47:37 baik kalau gitu engkau pengin tahu 47:38 kemampuan saya langsung itu kayak 47:41 olahragawan. Heeh. Badannya langsung 47:43 keret bineraga gitu. Bukan binaga 47:46 diangkat perkel. Wah. H. Kayak ada 47:51 petinju kelas kakak itu kayak kumpu. 47:54 Wah. 47:55 kata Nabi, "Oh, boleh boleh boleh kamu 47:57 boleh masuk." Kalau Umir juga termasuk, 47:59 Ustaz ikutan waktu 10 tahun itu. Ah, dia 48:02 tidak termasuk waktu itu. Cuma ada salah 48:04 seorang sahabat Nabi seperti Irbad bin 48:07 Syariah itu. Irbad bin Syarah kan waktu 48:09 itu kok masuk daftar tuh. Heeh. Lihat 48:11 kata Nabi, "Oh, kamu belum bisa masih 48:14 anak muda. 48:15 Keluar-keluar tuh." 48:18 Nah, ini artinya banyak anak-anak muda 48:20 di zaman Rasulullah sallallahu alaihi 48:21 wasallam secara umum mereka belum ee 48:25 tapi begitu mereka tertarik dengan Islam 48:27 mereka ikut ke dalamnya. Tapi kalau 48:29 dalam urusan jihad tempur di medan 48:31 perang mereka tidak diizinkan oleh 48:34 Rasulullah kecuali pada hal-hal tertentu 48:36 saja. Ya, artinya orang itu memang 48:39 kelihatan sebangatnya tinggi dan ada 48:41 manfaatnya. Kalaupun mereka tidak 48:43 ditempatkan di medan depan, mereka di 48:45 pasukan belakang mungkin untuk bagian ee 48:48 snack, bagian konsum dan sebagainya. 48:51 Yang penting mereka ikut dalam rel jihad 48:53 bisabil. Demikian diajak gitu ya. 48:55 Subhanallah. Ustaz, kita dibatasi waktu 48:57 mungkin ee disimpulkan pembahasan di 48:58 pagi hari ini. Cukup cukup ya. Terima 49:00 kasih Ustaz atas kisah Sahabat Umir bin 49:02 Saad. Semoga menginspirasi kita semua 49:03 Iwan Hawat. Begitu luar biasa sahabat 49:05 Umir ini ee ketawa duanya dan semangat 49:08 juangnya terhadap Islam. Semoga 49:10 bermanfaat bagi kita semuanya. Saya 49:11 Fahri dan Oni juga Anis pamit. 49:13 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 49:15 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 49:16 ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi 49:18 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 50:28 [Musik] 50:37 Brail 50:39 TV untuk Islam yang satu. 50:46 [Musik]